Anda di halaman 1dari 2

RQA

ASIMILASI CO2

NAMA : ROSI CAHYANING WULAN

NIM : 160341606081

OFFERING :B

1. Apasajakah tipe dari fotosintetis


Jawab:
Berdasarkan tipe fotosintesis, tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar, yaituC3, C4, dan
CAM (crassulacean acid metabolism). Tumbuhan C4 dan CAM lebihadaptif di daerah panas
dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3. Namuntanaman C3 lebih adaptif pada kondisi
kandungan CO2 atmosfer tinggi. Sebagian besar tanaman pertanian, seperti gandum, kentang,
kedelai, kacang-kacangan, dankapas merupakan tanaman dari kelompok C3.

2. Jelaskan perbedaan C3 dan C4?


Jawab:

Berikut beberapa perbedaan dalam Fiksasi CO2 oleh tanaman C3,dan C4.

No Sifat-sifat C3 C4

1 Jalur utama fiksasi CO2 C3 C3 + C4

2 Hasil pertama fiksasi CO2 PGA Oksaloasetat

3 Molekul penerima CO2 RuBP PEP

4 Enzim pada fiksasi CO2 RuBP karboksilase PEP karboksilase

5 O2 sebagai penghambat fotosintesis ya Tidak

6 Fotorespirasi tinggi Rendah

7 Fotosintesis maksimum 10 40 ppm 30 90 ppm

8 Suhu opt. Fotosintesa 15 30 oC 30 45 oC

9 Kebutuhan cahaya untuk fotosintesis 10 40 % chy. Mthr. Pnh Cahaya matahari penuh

10 Reaksi stomata thd CO2 Kurang peka Lebih peka


3. Bagaimanakah mekanisme dari penghambatan yang ada di proses fotosintetis?
Jawab:

Mekanisme kerja MoA penghambat fotosintesis

Herbisida penghambat fotosintesis ini mengganggu dalam reaksi cahaya


Terjadi gangguan pada reaksi pemecahan air (Hill reaction) yang menghambat
pembentukan energi, sehingga tumbuhan tidak dapat berkembang
Reaksi cahaya tersebut ditandai dengan evolusi oksigen dan pembentukan energi
asimilasi yang dibutuhkan dalam reaksi gelap dalam bentuk NADPH dan ATP
Dibagi menjadi reaksi I (fotosistem I) dan reaksi II (fotosistem II)

Herbisida yang menghambat atau memodifikasi fotosintesis dapat diklasifikasikan menjadi:


penghambat transpor elektron, penghambat transfer energi, penghambat pelepasan, dan akseptor
elektron. Fiksasi karbon dioksida dalam fotosintesis dan asimilasi bukan fokus utama dari
penghambatan herbisida. Dari jumlah tersebut, hanya dua mekanisme biokimia telah jelas
menunjukkan untuk menjadi kepentingan utama dalam aksi herbisida dalam fotosintesis yaitu
penghambatan transpor elektron PS II dan pengalihan transfer elektron melalui PS I.

Penghambat transpor elektron PS II memiliki berbagai golongan kimia yaitu fenol, nitril,
pyridazinones, dll. Sementara semua kelompok-kelompok ini menghambat transpor elektron,
mereka memiliki mode kerja yang berbeda-beda. Nitrophenols dan fenol memiliki pelepasan
aktivitas, sedangkan menghambat pyridazinones biosintesis lipid dan karotenoid.

Herbisida menghalangi aliran elektron melalui PS II dan dengan demikian juga secara tidak
langsung menghalangi transfer energi eksitasi dari molekul klorofil ke pusat reaksi PS
II. Molekul klorofil bersemangat (singlet klorofil, yaitu 1chl) secara spontan
dariklorofil triplet (3chl) melalui transformasi energi non-radiasi klorofil, yang dikenal
sebagaiintersystem crossing (ISC), seperti yang ditunjukkan pada gambar di
bawah. 3chl (tripletklorofil) bereaksi dengan molekul oksigen dari oksigen singlet (1O2).

Triplet klorofil (3chl ) dan singlet oksigen (1O2 ) dapat memsisahkan hidrogen darilipid tak
jenuh, menghasilkan lipid radikal dan memulai rantai peroksidasi lipid. Lipid
danprotein kemudian teroksidasi, yang mengakibatkan hilangnya klorofil dan karotenoid dan
kebocoran membran, yang memungkinkan sel-sel dan organel sel cepat kering dan mati.