Anda di halaman 1dari 53

1

KATA PENGANTAR

Untuk yang pertama dan yang utama kami panjatkan puji syukur kepada Allah
SWT, bahwasannya telah dapat tersusun Diktat Ekonomi Kelas VII yang dipergunakan
untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pendekatan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan ( KTSP ).

Dalam penyusunan buku diktat ini, diharapkan dapat mempermudah proses balajar
mengajar dalam sesuai dengan standar kelulusan ( SKL ).

Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah
membantu demi terselesainya penyusunan diktat ini. Mudah-mudahan diktat ini bermanfaat
bagi siapa saja yang berkenan menggunakannya. Saran dan kritik untuk penyempurnaan
diktat ini sangat kami harapkan demi perbaikan pada edisi selanjutnya.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ----------------------------------------------------------------------------------- 1

DAFTAR ISI --------------------------------------------------------------------------------------------- 2

BAB 1 MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSAL DAN MAKHLUK EKONOMI YANG

BERMORAL ----------------------------------------------------------------------------------- 3

A. Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral -------------- 3


B. Perilaku Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan ---------------------------------- 4
Rangkuman ----------------------------------------------------------------------------------- 8
Evaluasi Bab 1 ------------------------------------------------------------------------- 9

BAB 2 MOTIF DAN PRINSIP EKONOMI ----------------------------------------------------- 11

A. Tindakan Ekonomi ------------------------------------------------------------------------- 11


B. Motif Ekonomi ------------------------------------------------------------------------- 12
C. Prinsip Ekonomi ------------------------------------------------------------------------- 13
Rangkuman ----------------------------------------------------------------------------------- 13
Evaluasi Bab 2 ------------------------------------------------------------------------- 15

SOAL-SOAL UJIAN SEMESTER GANJIL ------------------------------------------------------ 17

BAB 3 POLA KEHIDUPAN MANUSIA DI PERMUKAAN BUMI ------------------------ 20

A. Mata Pencaharian Penduduk ------------------------------------------------------ 20


B. Penggunaan Lahan di Pedesaan dan Perkotaan ---------------------------------- 22
C. Pola Persebaran Permukiman Penduduk -------------------------------------------- 22
Rangkuman ----------------------------------------------------------------------------------- 23
Evaluasi Bab 3 -------------------------------------------------------------------------- 25

BAB 4 KEGIATAN POKOK EKONOMI ------------------------------------------------------ 27

A. Konsumsi ----------------------------------------------------------------------------------- 27
B. Produksi ----------------------------------------------------------------------------------- 29
C. Distribusi ----------------------------------------------------------------------------------- 32
Rangkuman ----------------------------------------------------------------------------------- 34
Evaluasi Bab 4 ------------------------------------------------------------------------- 35

BAB 5 PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA -------------------------------------------- 37

A. Pengertian Perusahaan dan Badan Usaha -------------------------------------------- 37


B. Jenis-jensi Perusahaan ---------------------------------------------------------------- 38
C. Jenis-jenis Badan Usaha ---------------------------------------------------------------- 38
D. Fungsi Badan Usaha ---------------------------------------------------------------- 41
Rangkuman ------------------------------------------------------------------------------------ 42
Evaluasi Bab 5 -------------------------------------------------------------------------- 43

BAB 6 KREATIVITAS DALAM KEHIDUPAN EKONOMI ----------------------------------- 45

A. Pengertian Kreativitas ---------------------------------------------------------------- 45


B. Kretivitas dalam Kehidupan Ekonomi --------------------------------------------- 46
C. Kewirausahaan -------------------------------------------------------------------------- 46
Rangkuman ------------------------------------------------------------------------------------ 47
Evaluasi Bab 6 -------------------------------------------------------------------------- 48

SOAL-SOAL UJIAN SEMESTER GENAP ------------------------------------------------------- 49

DAFTAR PUSTAKA ------------------------------------------------------------------------------------- 53

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


3

BAB I
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
DAN MAKHLUK EKONOMI YANG BERMORAL

Standar Kompetensi
Memahami usaha manusia memnuhi kebutuhan

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mempu mendeskripsikan manusia sebagai makhluk
sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana
melakukan tindakan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi berbagai macam
kebutuhan.

Kata Kunci
Makhluk sosial, makhluk ekonomi, kebutuhan, tindakan ekonomi yang bermoral.

Peta Konsep

Manusia Sebagai
Makhluk Sosial dan
Ekonomi yang
Bermoral

Manusia sebagai Perilaku Manusia


Tindakan Ekonomi
Makhluk Sosial dan dalam Memenuhi
Yang Bermoral
Makhluk Ekonomi Kebutuhan

Apabila kita amati kehidupan manusia sehari-hari, mereka disibukkan dengan


berbagai pekerjaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Misalnya seorang petani
pergi ke sawah untuk menggarap sawahnya atau seorang penjual sayur pergi ke pasar
untuk berjualan. Kesemuanya itu adalah tindakan ekonomi yang dilakukan untuk memnuhi
kebutuhan hidupnya.
Dalam melakukan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhannya, manusia sebagai
makhluk ekonomi sekaligus makhluk sosial dituntut untuk dapat melakukan tindakan yang
bermoral. Bagaimana sikap manusia yang bermoral itu ? Mari kita pelajari bab berikut ini.

A. Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Makhluk Ekonomi yang Bermoral


Setiap manusia berusaha memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu manusia dikatakan
sebagai makhluk ekonomi. Dalam memenuhi kebutuhannya itu sering terjadi interaksi
sosial atau hubungan antar manusia. Maka manusia disebut makhluk sosial.

A.1. Manusia sebagai Makhluk Sosial


Sejak dilahirkan, bahkan sejak masih dalam kandungan manusia membutuhkan
orang lain. Demikian juga setelah dewasa manusia tidak dapat hidup sendiri., apalagi
untuk memnuhi berbagai kebutuhannya yang beraneka ragam. Sebagai contoh, untuk
dapat memakan sesuap nasi ada banyak individu yang terlibat mulai dari petani,
pedagang, pegawai pabrik pupuk, pegawai penggilingan padi, sopir dan sebagainya.
Karena itu manusia disebut sebagai makhluk sosial (homo socius) yang artinya makhluk
yang selalu hidup bermasyarakat.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


4

A.2. Manusia sebagai Makhluk Ekonomi


Manusia disebut sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) yaitu makhluk
yang bertindak berdasarkan pertimbangan rasional dan selalu berusaha mencari
keuntungan untuk dirinya sendiri. Sebagai contoh, seorang konsumen berusaha untuk
memperoleh barang yang kualitasnya paling baik dengan harga paling murah, demikian
juga seorang produsen ingin memperoleh keuntungan yang besar dengan modal yang
sangat kecil.

Kata Ekonomi berasal dari bahasa latin Oikonomia. Kata ini terbentuk dari kata
Oikos yang berarti rumah tangga dan Nomos yang berarti aturan. Jadi Oikonomia atau
Ekonomi memiliki arti aturan rumah tangga, baik rumah tangga keluarga yang terdiri dari
ayah, ibu dan anak, rumah tangga negara maupun rumah tangga perusahaan.
Kata Ekonomi pertama kali diperkenalkan oleh Xenophon yang merupakan salah seorang
filosof berkebangsaan Yunani.

B. Perilaku Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan


B.1. Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kebutuhan manusia banyak ragamnya dan
selalu bertambah seiring dengan perubahan tingkat kebudayaan. Semakin tinggi tingkat
kebudayaannya maka semakin banyak pula kebutuhannya.

Kebutuhan manusia dapat dibagi menjadi beberapa golongan, yaitu ;


a. Menurut Intensitasnya
1) Kebutuhan Primer
Yaitu kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi karena berhubungan dengan
kelangsungan hidup dan kehidupan seseorang. Apabila kebutuhan ini tidak terpenuhi
mungkin perkembangan fisik dan mental manusia akan terganggu
Contohnya : makanan, pakaian, perumahan.

2) Kebutuhan Sekunder
Yaitu kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi, dan merupakan
pelengkap dari kebutuhan primer dimana pemenuhannya akan membuat seseorang
terlihat lebih sempurna.
Contoh : radio, televisi dan lain-lain.

3) Kebutuhan Tersier
Yaitu kebutuhan yang sifatnya untuk kepuasan atau memenuhi kesenangan, maka
tidak semua orang sanggup memenuhi kebutuhan ini.
Contoh : mobil mewah, perhiasan dan lain-lain.

b. Menurut Sifatnya
1) Kebutuhan Jasmani
Yaitu kebutuhan yang sifatnya material atau kebendaan dan ditujukan untuk
memuhi kepentingan jasmani.
Contoh ; sandang, pangan dan papan.

2) Kebutuhan Rohani
Yaitu kebutuhan spiritual yang sifatnya kejiwaan.
Contoh ; rekreasi, kasih sayang, pendidikan dan lain-lain.

c. Menurut Waktu
1) Kebutuhan Sekarang (masa kini)
Yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini dan tidak bisa ditunda.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


5

Contoh : obat ketika sedang sakit, makan disaat lapar.


2) Kebutuhan Masa yang Akan Datang
Yaitu kebutuhan jangka panjang dan pemenuhannya dapat ditunda.
Contoh : tabungan hari tua, asuransi kesehatan.

d. Menurut Subyeknya
1) Kebutuhan individu
Yaitu kebutuhan perseorangan.
Contoh : cangkul bagi seorang petani, ballpoint untuk seorang pelajar.
2) Kebutuhan Kolektif
Yaitu kebutuhan untuk kepentingan bersama.
Contoh : masjid, rumah sakit, sekolah dan lain-lain

e. Menurut Wujudnya
1) Kebutuhan Material
Yaitu kebutuhan terhadap benda-benda berwujud.
Contoh : pakaian, perumahan dan lain-lain.
2) Kebutuhan Spiritual
Yaitu kebutuhan terhadap benda-benda tidak berwujud.
Contoh : kesenian, agama, keindahan dan hiburan.

B.2. Barang dan Jasa


Segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat pemuas atau pemenuhan
kebutuhan manusia disebut barang atau jasa. Barang merupakan alat pemuas kebutuhan
yang berwujud, sementara jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud.
Barang sebagai alat pemuas kebutuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Barang menurut wujud atau sifatnya
1) Barang konkrit atau berwujud, misalnya sepatu, pakaian, dan makanan.
2) Barang abstrak atau tidak berwujud, misalnya pelayanan dokter dan pelayanan
pendidikan.

b. Barang menurut pemiliknya


1) Barang privat, adalah barang milik pribadi misalnya rumah dan mobil.
2) Barang publik, adalah barang milik masyarakat atau milik umum misalnya
rumah sakit dan sarana ibadah.

c. Barang menurut kegunaannya


1) Barang konsumsi, yaitu barang yang untuk dikonsumsi langsung misalnya
makanan dan pakaian.
2) Barang produksi, yaitu barang yang digunakan untuk menghasilkam barang
lebih lanjut misalnya mesin-mesin dan kendaraan umum.

d. Barang menurut hubungannya dengan barang lain


1) Barang substitusi, yaitu barang yang fungsinya dapat menggantikan fungsi
barang lain misalnya balpen dengan pinsil.
2) Barang komplementer, yaitu barang yang fungsinya saling melengkapi
misalnya kompor dan minyak tanah

e. Barang menurut cara memperolehnya


1) Barang ekonomi, yaitu barang yang untuk memperolehnya dibutuhkan
pengorbanan misalnya emas, makanan dan pakaian
2) Barang Nonekonomi, yaitu barang bebas yang jumlahnya tidak terbatas
sehingga untuk memperolehnya tidak memerlukan pengorbanan misalnya
udara dan sinar mata hari

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


6

3) Barang illith, yaitu barang apabila jumlahnya berlebihan akan menimbulkan


bencana misalnya api pada saat kebakaran atau air pada saat banjir.

f. Barang menurut proses produksi


1) Barang dasar/bahan mentah, yaitu barang yang belum diolah atau belum
mengalami proses produksi misalnya benang.
2) Barang setengah jadi, yaitu barang yang sudah diproses tapi belum merupakan
barang yang siap pakai misalnya kain
3) Barang jadi, yaitu barang hasil produksi yang siap dipakai untuk memenuhi
kebutuhan misalnya baju.

g. Barang menurut kualitasnya


1) Barang superior, yaitu barang yang selain memiliki kualitas yang tinggi juga
memberikan gengsi dan prestise bagi pemakainya misalnya perhiasan mewah.
2) Barang inferior, yaitu barang dengan kualitas rendah.

Barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan memiliki kemampuan yang
berbeda-beda dalam memuaskan kebutuhan manusia. Kemampuan barang dalam
memenuhi kebutuhan manusia inilah yang disebut dengan guna barang.
Guna barang terdiri dari :
a. Guna dasar (elementary utility)
Adalah kemampuan suatu barang karena barang tersebut merupakan bahan dasar
untuk membuat barang lain. Contohnya kayu untuk mebel, bijih besi untuk
membuat pipa besi.

b. Guna bentuk (form utility)


Adalah kegunaan barang yang terjadi karena adanya perubahan bentuk terhadap
barang tersebut. Contohnya kain dirubah menjadi baju.

c. Guna tempat (place utility)


Adalah bertambahnya guna suatu barang karena mengalami perubahan tempat.
Contohnya AC akan benmanfaat bila berada di tempat yang panas.

d. Guna waktu (time utility)


Adalah kegunaan barang yang terjadi karena adanya perubahan waktu. Contohnya
paying akan bermanfaat pada waktu musim hujan.

e. Guna milik (possession utility)


Adalah kegunaan suatu barang setelah barang itu dimiliki. Contoh cangkul yang
masih di toko tidak begitu berguna, tetapi setelah dimilki oleh petani maka cangkul
itu sangat berguna

B.3. Usaha Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan

Manusia adalah makhluk yang berakal, dimana pikiran dan kesadarannya


berkembang sesuai dengan tuntutann hati nurani. Oleh karenanya manusia selalu
berusaha agar setiap kebutuhannya dapat terpenuhi dengan hasil yang lebih baik.
Menurut Frederik List, dalam memenuhi kebutuhannya manusia melalui beberapa
tahapan, yaitu ;
1. Masa berburu
2. Masa bertani dan beternak
3. Masa bertani, beternak dan kerajinan tangan
4. Masa bertani, beternak, industri dan berdagang

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


7

Pada mulanya perdagangan dilakukan dengan cara menukar suatu barang dengan
barang lainnya, dan kegiatan ini disebut barter. Pada saat ini kegiatan barter sudah sangat
jarang dilakukan, sebagai gantinya maka kegiatan perdagangan dilakukan dengan
menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Uang diartikan sebagai sesuatu yang dapat
diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang dan jasa. Dengan menggunakan
uang kita akan lebih mudah melakukan perdagangan.

B.4. Tindakan Ekonomi yang Bermoral


Manusia merupakan makhluk yang memiliki akal dan pikiran yang sempurna. Di
satu sisi sebagai makhluk ekonomi dituntut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan
pertimbangan rasional dan selalu berusaha mencari keuntungan untuk dirinya sendiri,
namun sebagai makhluk sosial maka tindakan yang kita lakukan selayaknya tidak hanya
untuk kepentingan pribadi semata, tetapi juga harus memperhatikan orang lain serta harus
bermakna bagi masyarakat.

Tugas Individu :

1. Buatlah daftar kebutuhan pribadi kamu berdasarkan pengelompokkan macam-


macam kebutuhan untuk jangka waktu satu minggu.

2. Berilah contoh tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam memenuhi


kebutuhan hidupnya yang dapat dikategorikan sebagai tindakan ekonomi
yang bermoral !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


8

Rangkuman :

Manusia disebut sebagai makhluk sosial (homo socius) yang artinya makhluk yang
selalu hidup bermasyarakat.

Manusia disebut sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) yaitu makhluk yang
bertindak berdasarkan pertimbangan rasional dan selalu berusaha mencari
keuntungan untuk dirinya sendiri

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia untuk


mempertahankan kelangsungan hidupnya

Kebutuhan manusia dapat dibagi menjadi bebrapa golongan, yaitu :


1. Menurut Intensitasnya : a. Kebutuhan primer
b. Kebutuhan sekunder
c. Kebutuhan tersier.

2. Menurut Sifatnya : a. Kebutuhan jasmani


b. Kebutuhan rohani.

3. Menurut Waktu : a. Kebutuhan sekarang


b. Kebutuhan masa yang akan dating

4. Menurut Subyeknya : a. Kebutuhan individu


b. Kebutuhan kolektif.

5. Menurut Wujudnya : a. Kebutuhan material


b. Kebutuhan spiritual.

Glosarium

Homo socius artinya manusia sebagai makhluk social yang selalu hidup
dengan manusia lainnya (bermasyarakat)
Homo economicus artinya manusia adalah makhluk yang selalu
berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
Barang Konkrit artinya barang berwujud/nyata dapat dilihat, diraba,
Barang Abstrak artinya barang tidak berwujud/ tidak nyata sehingga
tidakdapat dilihat, diraba
Elementary utility adalah guna barang berdasarkan bahan dasar
Form utility adalah guna barang berdasarkan perubahan bentuk
Place utility adalah guna barang berdasarkan perubahan tempat
Time utility adalah guna barang berdasarkan perubahan waktu
Possession utility adalah guna barang berdasarkan perubahan pemilik

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


9

Evaluasi Bab I
Pilihan Ganda

1. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat hidup sendiri tetapi memerlukan keberadaan
orang lain. Oleh karena itu manusia disebut juga sebagai .
a. homo erectus c. homo socius
b. homo ekonomicus d. homo sapiens

2. Istilah ekonomi pertama kali diperkenalkan oleh .


a. Adam Smith c. Hermann Heinrich Gossen
b. Xenophon d. Albert L. Meyers

3. Kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi oleh manusia untuk mempertahankan


kelangsungan hidupnya disebut
a. primer c. tersier
b. sekunder d. individual

4. bat bagi orang yang sedang sakit termasuk kedalam kelompok kebutuhan .
a. kebutuhan masa depan c. kebutuhan individual
b. kebutuhan sekarang d. kebutuhan spiritual

5. Berikut ini adalah pasangan dari barang komplementer.


a. balpen dan pinsil c. sekolah dan rumah sakit
b. sepatu dan sandal d. kompor dan minyak tanah

6. Barang yang dalam memperolehnya diperlukan pengorbanan atau biaya disebut


a. barang ekonomi c. barang illith
b. barang bebas d. barang superior

7. Contoh kegunaan barang berdasarkan waktu (time utility) adalah.


a. cangkul setelah berada di tangan petani
b. kipas angina di tempat yang panas
c. paying disaat hujan
d. kain setelah dijahit menjadi baju

8. Proses tukar menukar barang dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup pada
masyarakat tradisional disebut .
a. pasar c. jual beli
b. barter d. gadai

9. Awal pemenuhan kebutuhan manusia hanya ditujukan pada .


a. keluarga c. makanan
b. makanan dan minuman d. sandang, pangan dan papan

10. Ekonomi diartikan sebagai berikut ini .


a. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kekayaan
b. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
ketenaran
c. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kemakmuran
d. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kebahagiaan

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


10

B. Uraian

1. Mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial ?


2. Jelaskan perbedaan antara manusia sebagai makhluk sosial dan manusia sebagai
makhluk ekonomi !
3. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan ?
4. Jelaskan penggolongan kebutuhan berdasarkan intensitasnya !
5. Berikan contoh tindakan manusia yang termasuk tindakan ekonomi yang bermoral.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


11

BAB 2
MOTIF DAN PRINSIP EKONOMI

Standar Kompetensi
Memahami usaha manusia memnuhi kebutuhan

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mempu mengidentifikasi tindakan ekonomi
berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana
melakukan tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi.

Kata Kunci
Tindakan ekonomi, motif ekonomi, prinsip ekonomi.

Peta Konsep

Motif dan
Prinsip Ekonomi

Tindakan Ekonomi Motif Ekonomi Prinsip Ekonomi

Akar permasalahan ekonomi dalam kehidupan manusia yaitu ketidak


seimbangan antara jumlah barang dan jasa dengan jumlah kebutuhan manusia. Untuk
mengatasi permasalahan ekonomi tersebut diperlukan pemikiran-pemikiran dan upaya-
upaya sehingga ketidak seimbangan itu bisa diatasi yang kemudian munculah ilmu
ekonomi dan istilah-istilah ekonomi lainnya. Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari bab
berikut ini.

A. Tindakan Ekonomi
Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa untuk mengatasi permasalahan
ekonomi maka munculah Ilmu ekonomi. Albert L. Meyers mendefinisikan ilmu
ekonomi sebagai berikut : Ilmu Ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang
mempersoalkan kebutuhan dan pemuasan kebutuhan manusia . Sementara Prof. Dr.
J.L. Mey Jr. menyatakan bahwa : Ilmu Ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari usaha manusia ke arah kemakmuran.
Dari uaraian di atas dapat disimpulkan bahwa Ilmu ekonomi adalah ilmu yang
mempelajari usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya untuk
mencapai kemakmuran.

1. Pengertian Tindakan Ekonomi.


Tindakan ekonomi adalah tindakan yang dilakukan manusia untuk memenuhi
kebutuhannya melalui pertimbangan yang rasional dalam menentukan suatu pilihan
diantara beberapa kemungkinan.

2. Tindakan Ekonomi yang Rasional

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


12

Pada saat memasuki tahun ajaran baru, kamu memiliki uang Rp. 150.000,00.
Apa yang akan kamu lakukan, jika pada saat itu kamu ingin mengganti bola basketmu
dengan yang baru dan pada saat yang bersamaan tas sekolahmu sudah rusak, serta
ada pula keinginan untuk membeli sebuah telepon genggam (HP).
Dengan uang sebesar Rp. 150.000,00 tadi, kebutuhan mana saja yang harus
dipenuhi ?
Apakah kamu akan tetap membeli bola basket, padahal bola basketmu masih
cukup bagus untuk digunakan. Atau membeli telepon genggam seharga Rp.
450.000,00, yang tentu saja tidak cukup.
Maka pilihan yang paling rasional adalah membeli tas sekolah yang baru dan
sisanya untuk membeli kebutuhan lain yang lebih penting.
Sudahkan kamu bertindak secara rasional dalam memnuhi kebutuhan-
kebutuhanmu ?

B. Motif Ekonomi

1. Pengertian Motif Ekonomi


Setiap tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh manusia dalam memenuhi
kebutuhannya bisaanya didorong oleh sebab-sebab atau alasan tertentu. Dorongan
atau alasan yang ada pada diri manusia untuk melakukan tindakan ekonomi itulah
yang disebut dengan motif ekonomi. Contohnya seorang pedagang akan berusaha
memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya agar pelanggannya
bertambah banyak dan usaha semakin maju.
Beberapa motif ekonomi yang mendorong seseorang melakukan tindakan
ekonomi diantaranya :
a. Motif untuk mencari keuntungan
Adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang
untuk mendapatkan keuntungan.

b. Motif untuk meningkatkan kemakmuran


Adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang
untuk memperoleh kemakmuran yang lebih dibandingkan dengan sebelumnya.

c. Motif untuk memperoleh kekuasaan


Adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang
yang sudah kaya tetapi ingin menambah kekayaannya lagi agar dapat
mencapai kekuasaan serta untuk menguasai orang-orang yang berada di
bawahnya.

d. Motif untuk memperoleh penghargaan


Adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang
untuk memperoleh kekayaan yang banyak agar mendapat penghargaan dari
masyarakat.

2. Perbedaan Motif Ekonomi dan Non Ekonomi


Dalam melakukan tindakan atau kegiatannya, manusia tidak selalu didasari
oleh motif ekonomi. Terkadang motif sosial mendasari tindakan yang dilakukan oleh
manusia. Sebagai contoh, seseorang membantu anak yatim atau pembangunan
tempat ibadah tanpa mengharapkan imbalan, pujian atau penghargaan. Motif itu
disebut sebagai motif non ekonomi.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


13

C. Prinsip Ekonomi

1. Pengertian Prinsip Ekonomi


Prinsip adalah dasar untuk berfikir dan bertindak. Prinsip ekonomi diartikan
sebagai dasar yang dijadikan pegangan oleh setiap manusia untuk melakukan
tindakan ekonomi, yaitu dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil yang
semaksimal mungkin.

Macam-macam penerapan prinsip ekonomi :


a. Prinsip Konsumen
Konsumen selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga
tercapai kepuasan yang sebesar-besarnya dengan penghasilan yang
diperolehnya.

b. Prinsip Produsen
Produsen sangat memegang teguh prinsip ekonomi dalam menetapkan barang
apa dan berapa banyak barang atau jasa yang harus diproduksi untuk
memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

2. Tindakan Ekonomi yang Berdasarkan Prinsip Ekonomi


Prinsip ekonomi menjadi dasar dari tindakan ekonomi yang akan dilakukan oleh
seseorang. Misalnya seseorang yang akan membuka toko maka ia harus memilih
lokasi yang strategis sehingga dapat mendatangkan keuntungan yang besar
dibandingkan dengan modal yang dikeluarkannya.
Jadi seseorang dikatakan memiliki prinsip ekonomi jika ia selalu menghitung
untung rugi untuk setiap tindakan yang dilakukannya.
Sudahkah kalian menggunakan prinsip ekonomi dalam setiap tindakan
ekonomi yang kalian lakukan ?

Tugas Kelompok.

Buatlah daftar tindakan ekonomi yang kamu lakukan berikut motifnya. Bandingkan
hasilnya dengan jawaban temanmu dan diskusikan !

Rangkuman :
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia dalam
memenuhi kebutuhannya untuk capai kemakmuran.
Tindakan ekonomi adalah tindakan yang dilakukan manusia untuk memenuhi
kebutuhannya melalui pertimbangan yang rasional dalam menentukan suatu
pilihan diantara beberapa kemungkinan.
Motif ekonomi adalah dorongan atau alasan yang ada pada diri manusia untuk
melakukan tindakan ekonomi.
Prinsip ekonomi diartikan sebagai dasar yang dijadikan pegangan oleh setiap
manusia untuk melakukan tindakan ekonomi

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


14

Glosarium
Prinsip ekonomi adalah dasar yang dijadikan pegangan oleh setiap
manusia untuk melakukan tindakan ekonomi
Motif ekonomi adalah sebab-sebab yang menjadi dorongan atau alas
an seseorang dalam melakukan tindakan ekonomi
Tindakan rasional adalah tindakan yang didasrakan kepada hasil
pemikiran dan perhitungan akal sehat
Konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai
guna suatu barang atau jasa
Konsumen adalah orang yang melakukan kegiatan konsumsi
Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah nilai
guna suatu barang atau jasa
Produsen adalah orang yang melakukan kegiatan produksi

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


15

Evaluasi Bab 2
A. Pilihan Ganda
1. Masalah pokok dalam ekonomi adalah .
a. kemiskinan c. kebodohan
b. kelangkaan d. pengangguran

2. Pada hakikatnya manusia dalam kehidupan di dunia tidak akan terlepas dari.
a. keluarga c. kebutuhan
b. tindakan ekonomi d. motif ekonomi

3. Dorongan atau alasan seseorang melakukan tindakan ekonomi disebut .


a. tindakan ekonomi c. prinsip ekonomi
b. motif ekonomi d. hukum ekonomi

4. Manusia dikatakan sebagai makhluk ekonomi, karena setiap manusia berusaha .


a. memenuhi kebutuhannya c. memperoleh penghargaan
b. memperoleh kekayaan d. memcahkan masalahnya

5. Mendirikan panti asuhan untuk menampung anak yatim piatu termasuk tindakan
ekonomi yang bermotif .
a. keuntungan c. penghargaan
b. kekuasaan d. sosial

6. Perilaku yang sifatnya nonekonomis, contohnya .


a. Ibu membeli barang-barang antik walaupun harganya mahal
b. Ayah pergi ke kantor dengan menumpang mobil teman supaya lebih hemat
c. Ayah lebih suka naik mobil umum supaya bias menghemat
d. Andri menyisihkan uang jajannya untuk ditabung

7. Dengan modal yang terbatas, berusaha memperoleh laba yang sebesar-besarnya.


Sikap ini disebut.
a. politik ekonomi c. prinsip ekonomi
b. motif ekonomi d. Hukum ekonomi

8. Menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan termasuk prinsip ekonomi yang


harus dimiliki oleh .
a. pedagang c. produsen
b. ekonom d. konsumen

9. Jika harga turun maka permintaan terhadap barang dan jasa akan meningkat.
Kalimat ini dikenal sebagai .
a. hukum permintaan c. hukum pertukaran
b. hukum penawaran d. hukum perdagangan

10. Nelayan pergi ke laut, petani pergi ke sawah, guru pergi mengajar. Kegiatan yang
mereka lakukan adalah untuk .
a. memperoleh kepuasan c. mengatasi kelangkaan
b. memperoleh penghasilan d. memenuhi kebutuhan

B. Uraian

1. Apakah arti ilmu ekonomi ?


2. Apa yang dimaksud dengan tindakan ekonomi ?

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


16

3. Berikan contoh macam-macam motif ekonomi !


4. Jelaskan perbedaan antara tindakan yang berdasarkan motif ekonomi dan motif
non ekonomi !
5. Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi ?

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


17

SOAL-SOAL UJIAN SEMESTER GANJIL


A. Pilihan Ganda

1. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat hidup sendiri tetapi memerlukan


keberadaan orang lain. Oleh karena itu manusia disebut juga sebagai .
a. homo erectus c. homo socius
b. homo ekonomicus d. homo sapiens

2. Istilah ekonomi pertama kali diperkenalkan oleh .


a. Adam Smith c. Hermann Heinrich Gossen
b. Xenophon d. Albert L. Meyers

3. Kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi oleh manusia untuk mempertahankan


kelangsungan hidupnya disebut
a. primer c. tersier
b. sekunder d. individual

4. Obat bagi orang yang sedang sakit termasuk kedalam kelompok kebutuhan .
a. kebutuhan masa depan c. kebutuhan individual
b. kebutuhan sekarang d. kebutuhan spiritual

5. Berikut ini adalah pasangan dari barang komplementer.


a. balpen dan pinsil c. sekolah dan rumah sakit
b. sepatu dan sandal d. kompor dan minyak tanah

6. Barang yang dalam memperolehnya diperlukan pengorbanan atau biaya disebut


a. barang ekonomi c. barang illith
b. barang bebas d. barang superior

7. Contoh kegunaan barang berdasarkan waktu (time utility) adalah.


a. cangkul setelah berada di tangan petani
b. kipas angina di tempat yang panas
c. paying disaat hujan
d. kain setelah dijahit menjadi baju

8. Proses tukar menukar barang dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup pada
masyarakat tradisional disebut .
a. pasar c. jual beli
b. barter d. gadai

9. Awal pemenuhan kebutuhan manusia hanya ditujukan pada .


a. keluarga c. makanan
b. makanan dan minuman d. sandang, pangan dan papan

10. Ekonomi diartikan sebagai berikut ini .


a. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kekayaan
b. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
ketenaran
c. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kemakmuran
d. kagiatan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai
kebahagiaan

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


18

11. Masalah pokok dalam ekonomi adalah .


a. kemiskinan c. kebodohan
b. kelangkaan d. pengangguran

12. Pada hakikatnya manusia dalam kehidupan di dunia tidak akan terlepas dari.
a. keluarga c. kebutuhan
b. tindakan ekonomi d. motif ekonomi

13. Dorongan atau alasan seseorang melakukan tindakan ekonomi disebut .


a. tindakan ekonomi c. prinsip ekonomi
b. motif ekonomi d. hukum ekonomi

14. Manusia dikatakan sebagai makhluk ekonomi, karena setiap manusia berusaha .
a. memenuhi kebutuhannya c. memperoleh penghargaan
b. memperoleh kekayaan d. memcahkan masalahnya

15. Mendirikan panti asuhan untuk menampung anak yatim piatu termasuk tindakan
ekonomi yang bermotif .
a. keuntungan c. penghargaan
b. kekuasaan d. sosial

16. Perilaku yang sifatnya nonekonomis, contohnya .


a. Ibu membeli barang-barang antik walaupun harganya mahal
b. Ayah pergi ke kantor dengan menumpang mobil teman supaya lebih hemat
c. Ayah lebih suka naik mobil umum supaya bias menghemat
d. Andri menyisihkan uang jajannya untuk ditabung

17. Dengan modal yang terbatas, berusaha memperoleh laba yang sebesar-besarnya.
Sikap ini disebut.
a. politik ekonomi c. prinsip ekonomi
b. motif ekonomi d. Hukum ekonomi

18. Menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan termasuk prinsip ekonomi yang


harus dimiliki oleh .
a. pedagang c. produsen
b. ekonom d. konsumen

19. Jika harga turun maka permintaan terhadap barang dan jasa akan meningkat.
Kalimat ini dikenal sebagai .
a. hukum permintaan c. hukum pertukaran
b. hukum penawaran d. hukum perdagangan

20. Nelayan pergi ke laut, petani pergi ke sawah, guru pergi mengajar. Kegiatan yang
mereka lakukan adalah untuk .
a. memperoleh kepuasan c. mengatasi kelangkaan
b. memperoleh penghasilan d. memenuhi kebutuhan

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


19

II. Uraian

1. Mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial ?


2. Jelaskan perbedaan antara manusia sebagai makhluk sosial dan manusia
sebagai makhluk ekonomi !
3. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan ?
4. Jelaskan penggolongan kebutuhan berdasarkan intensitasnya !
5. Berikan contoh tindakan manusia yang termasuk tindakan ekonomi yang
bermoral.
6. Apakah arti ilmu ekonomi ?
7. Apa yang dimaksud dengan tindakan ekonomi ?
8. Berikan contoh macam-macam motif ekonomi !
9. Jelaskan perbedaan antara tindakan yang berdasarkan motif ekonomi dan motif
non ekonomi !
10. Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi ?

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


20

BAB 3
POLA KEHIDUPAN MANUSIA DI PERMUKAAN BUMI

Standar Kompetensi
Memahami kegiatan ekonomi masyarakat

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mempu mendeskripsikan pola kegiatan ekonomi
penduduk, penggunaan lahan dan pola permukiman berdasarkan kondisi fifik
permukaan bumi.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang kegiatan
ekonomi penduduk yang beraneka ragam dan berbeda antara vdi suatu daerah
dengan daerah lainnya karena pengaruh kondisi fisik permukaan bumi yang berbeda-
beda.

Kata Kunci
Kegiatan ekonomi, mata pencaharian, pola penggunaan lahan, pedesaan dan
perkotaan.

Peta Konsep

Pola Kehidupan Manusia


di Permukaan Bumi

Mata Pencaharian Penggunaan Lahan di Pola dan Persebaran


Penduduk Pedesaan dan Perkotaan Permukiman Penduduk

A. Mata Pencaharian Penduduk


A.1. Mata Pencaharian di Bidang Pertanian
Pertanian diartikan sebagai kegiatan mengolah tanah dengan bentuan
kesuburannya untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk diperdagangkan.
Kegiatan pertanian ini meliputi :
Pertanian Rakyat
Sebagai negara agraris, mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai
petani, yang dikelompokkan lagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
1). Pertanian Tidak Menetap ( Ladang Berpindah)
Pola ini merupakan pola yang masih primitif dan belum menggunakan pupuk
serta masih mengandalkan air tadah hujan.

2). Pertanian Non Komersial


Pola pertanian yang sudah menetap, tetapi hasil yang diperoleh hanya untuk
memenuhi kebutuhan sendiri.

3). Pola Tanaman Komersial


Pola pertanian ini mengusahakan tanaman komersial untuk diperdagangkan.
Perikanan

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


21

Sebagaian besar wilayah Indonesia terdiri dari lautan, sehingga Indonesia


memiliki potensi yang sangat besar di bidang perikanan laut. Disamping itu potensi
perikanan darat juga tidak kalah besarnya, tinggal bagaimana kita mengolahnya
dengan baik. Perikanan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1). Perikanan Darat
Merupakan kegiatan perikanan yang diusahakan di daratan, misalnya kolam,
waduk, danau, sawah, sungai maupun tambak.

2). Perikanan Laut


Merupakan kegiatan perikanan yang memanfaatkan potensi ikan yang ada di
laut dengan menggunakan berbagai peralatan untuk menangkap ikan. Baik itu
yang tradisional maupun yang sudah modern.

Kehutanan
Kehutanan di Indonesia merupakan salah satu sumber daya alam yang
memerlukan penanganan yang baik. Apalagi hutan-hutan di Indonesia termasuk jenis
hutan tropis yang memiliki jenis tumbuhan yang beraneka ragam. Banyak hasil hutan
yang dapat diambil manfaatnya bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia misalnya
berbagai jenis kayu, rotan, getah dan lain sebagainya.

Peternakan
Secara umum peternakan di Indonesia dapat dibagi menjadi tiga kelompok,
yaitu :
1). Peternakan hewan besar, meliputi peternakan sapi, kerbau dan kuda.
2). Peternakan hewan kecil, meliputi peternakan kambing, domba, babi dan kelinci.
3). Peternakan unggas, meliputi peternakan ayam, itik, merpati dan burung puyuh.

Tugas Individu :

1. Sebutkan jemis peternakan yang ada di lingkungan sekitar tempat


tinggalmu !
2. Apa yang dimaksud dengan hujan buatan ?

A.2. Mata Pencaharian di Bidang Non Pertanian


Mata pencaharian di bidang nonpertanian maerupakan kegiatan manusia di luar
bidang pertanian. Kegiatan ini meliputi :
a. Pertambangan
Kegiatan pertambangan merupakan kegiatan manusia dalam mengambil,
mengolah dan memanfaatkan barang tambang yang ada di perut bumi.
Menurut kepentingan Negara, kegiatan pertambangan dibagi menjadi 3 tiga,
yaitu :
1). Golongan A, yaitu golongan strategis untuk pertahanan dan keamanan
Negara misalnya minyak bumi, batu bara, uranium dan timah putih.
2). Golongan B, yaitu golongan vital yang dapat menjamin hajat hidup orang
banyak misalnya emas, perak, magnesium dan batu bara.
3). Golangan C, yaitu golongan yang tidak termasuk golongan A maupun B,
misalnya batu gamping, batu apung, kaolin serta pasir sungai.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


22

b. Industri
Industri adalah kegiatan yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah
jadi atau barang jadi yang memiliki nilai dan manfaat bagi masyarakat. Di Indinesia
kegiatan industri digolongan menjadi beberapa golongan, yaitu :
1. Aneka Industri
2. Industri kimia dasar
3. Industri kecil
4. Industri pariwisata

c. Perdagangan
Perdagangan diartikan sebagai kegiatan jual beli barang dan jasa untuk
memenuhi kebutuhan hidup tanpa mengalami perubahan apapun terhadap barang dan
jasa tersebut. Perdagangan dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
1. Perdagangan kecil
2. Perdagangan sedang atau menengah
3. Perdagangan besar

d. Jasa
Kegiatan jasa merupakan kegiatan ekonomi yang menyediakan pelayanan jasa
kepada masyarakat dengan tujuan memperoleh imbalan. Contoh kegiatan ini adalah
penyediaan rumah makan, biro perjalanan, usaha transportasi dan lain-lain.

B. Penggunaan Lahan di Pedesaan dan Perkotaan


Penggunaan lahan diartikan sebagai upaya pemanfaatan oleh manusia
terhadap lahan dalam rangka memnuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi geografis
Indonesia yang berbeda antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya memungkinkan
penggunaan lahan disesuaikan dengan potensi yang ada di wilayah tersebut. Sebagai
contoh penggunaan lahan di pedesaan berbeda dengan penggunaan lahan di
perkotaan.

1. Pedesaan
Desa adalah kesatuan wilayah yang didiami oleh sekelompok masyarakat
dengan sistem pemerintahan sendiri dan dikepalai oleh kepala desa. Secara umum
pedesaan memiliki ciri-ciri, masyarakatnya masih kuat rasa kebersamaannya dan
memegang teguh asas gotong royong, mata pencaharian penduduk pada umumnya di
bidang pertanian. Penggunaan lahan di pedesaan lebih banyak digunaan untuk
pertanian, baik berupa sawah, ladang ataupun kebun.

2. Perkotaan
Perkotaan merupakan daerah perumahan dengan bangunan-bangunan yang
merupakan kesatuan tempat kediaman. Secara umum masyarakat perkotaan
memilikim ciri-ciri, rasa individualistis dan materialistis yang kuat, corak kehidupan dan
matapencaharian yang lebih heterogen. Penggunaan lahan di perkotaan pada
umumnya digunakan untuk industri, perdagangan maupun kantor-kantor pemerintahan.

C. Pola dan Persebaran Permukiman Penduduk


Pola persebaran permukiman penduduk dipengaruhi oleh beberapa faktor,
diantaranya :
Kesuburan tanah
Iklim
Topografi
Sumber daya alam
Fasilitas umum

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


23

Pola permukiman penduduk di Indonesia dibagi 3 macam, yaitu :


1. Pola Permukiman Memanjang (Linier)
Pola ini adalah pola dengan bentuk berupa rumah-rumah yang berderet
memanjang mengikuti alur sungai, garis pantai, alur jalan atau jalan kereta api.

a. Pola Permukiman Memanjang Alur Sungai


Pola ini terbentuk berupa deretan rumah-rumah yang letaknya memanjang
mengikuti alur sungai sebagai sumber air yang sangat dibutuhkan manusia.

b. Pola Permukiman Memanjang Pantai


Pola ini terbentuk berupa deretan rumah-rumah yang letaknya memanjang
mengikuti garis pantai, dengan alasan memudahkan menuju ke laut untuk
menangkap ikan kaena pada umumnya penduduk daerah pantai
bermatapencaharian sebagai nelayan.

c. Pola Permukiman Memanjang Jalan


Pola ini terbentuk berupa deretan rumah-rumah yang letaknya memanjang di
sebelah kanan dan kiri jalan dengan alas an kemudahan dalam mendapatkan
akses transportasi.

d. Pola Permukiman Memanjang Jalan Kereta Api


Pola ini terbentuk berupa deretan rumah-rumah yang letaknya memanjang
mengikuti jalur kereta api dengan alasan memudahkan menjangkau sarana
transportasi.

2. Pola Permukiman Terpusat (Nukleated)


Pola Permukiman ini biasanya berkelompok mengelilingi fasilitas yang sangat
dibutuhkan oleh masyarakat misalnya sumber air. Pola misalnya ini banyak terdapat di
sekitar pegunungan.

3. Pola Permukiman Menyebar (Dispersed)


Pola ini memiliki bantuk tidak teratur dan bisaanya terdapat di daerah-daerah
yang kurang subur.

Tugas Individu :
1. Termasuk pola permukiman apakah lingkungan tempat tinggalmu?
2. Sebutkan daerah-daerah di Indonesia yang pola permukimannya
banyak berbentuk memanjang alur sungai dan memanjang pantai!

Rangkuman :
Indonesia adalah negara agraris dengan penduduknya yang sebagaian besar
bermatapencaharian di bidang pertanian.
Penggunaan lahan di pedesaan pada umumnya digunakan di bidang pertanian
sedangkan di perkotaan digunakan untuk perkantoran, industri dan pertokoan.
Pola persebaran permukiman penduduk dipengaruhi oleh faktor kesuburan tanah,
iklim,topografi, sumber daya alam dan ketersediaan fasilitas umum.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


24

Glosarium
Hutan tropis adalah hutan yang berada di daerah katulistiwa yang
mendapat curah hujan yang cukup banyak
Strategis adalah hal-hal yang berhubungan dengan pertahanan dan
keamanan negara
Vital adalah hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan umum
Iklim adalah keadaan hawa di suatu daerah dalam jangka waktu yang
lama
Topografi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi dan
ketinggian tanah di suatu daerah
Nukleated artinya terpusat
Linier artinya garis lurus

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


25

Evaluasi Bab 3
A. Pilihan Ganda
1. Pola pertanian yang hasilnya ditujukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri
disebut .
a. pola pertanian tidak menetap c. pola pertanian non komersial
b. pola pertanian komersial d. pola pertanian terpadu

2. Yang termasuk pola perikanan tumpang sari adalah .


a. keramba c. kolam air deras
b. mina padi d. tambak

3. Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang banyak diusahakan oleh
masyarakat Indonesia. Peternakan kambing termasuk ke dalam kelompok .
a. peternakan hewan besar c. peternakan hewan menengah
b. peternakan hewan kecil d. peternakan hewan unggas

4. Pertambangan yang termasuk ke dalam pertambangan golongan C adalah .


a. minyak bumi c. emas
b. batu bara d. batu gamping

5. Biro perjalan termasuk ke dalam jenis usaha di bidang .


a. jasa c. industri
b. perdagangan d. ekstraktif

6. Perhatikan pernyataan berikut ini :


1. gotong royong masih sangat kuat
2. materialistis
3. mata pencaharian sebagian besar di bidang pertanian
4. individualistis
5. kebersamaan sangat kuat
Yang merupakan ciri masyarakat perkotaan adalah .

a. 1,2 dan 3 c. 2 dan 4


b. 1 dan 3 d. 3, 4 dan 5

7. Yang bukan faktor yang mempengaruhi pola persebaran permukiman penduduk


adalah .
a. iklim c. topografi
b. kesuburan tanah d. keamanan

8. Pola permukuman penduduk yang biasanya berkelompok mengelilingi fasilitas


yang sangat dibutuhkan penduduk yang disebut .
a. pola memanjang pantai c. pola permukiman terpusat
b. pola memanjang sungai d. pola permukiman menyebar

9. Pola permukiman terpusat banyak terdapat di daerah .


a. pantai c. dataran rendah
b. perkotaan d. pegunungan

10. Pola persebaran permukiman di Kalimantan kebanyakan adalah berbentuk.


a. memanjang pantai c. menyebar
b. memanjang sungai d. terpusat

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


26

B . Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan pertanian ?


2. Sebutkan 3 macam pengelompokan peternakan yang ada di Indonesia !
3. Sebutkan perbedaan penggunaan lahan di pedesaan dengan di perkotaan !
4. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pola persebaran permukiman
penduduk ?
5. Apa yang dimaksud dengan pola permukiman memanjang alur sungai ?

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


27

BAB 4
KEGIATAN POKOK EKONOMI

Standar Kompetensi
Memahami kegiatan ekonomi masyarakat

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mampu mendeskripsikan pola kegiatan
konsumsi, produksi dan distribusi barang dan jasa.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang kegiatan
manusia dalam memenuhi kebutuhannya berupa kegiatan konsumsi, produksi dan
distribusi barang dan jasa

Kata Kunci
Kegiatan ekonomi, konsumsi, produksi, faktor produksi, biaya produksi, distribusi,
Hukum Gossen.

Peta Konsep

Kegiatan Pokok
Ekonomi

Konsumsi Produksi Distribusi

Barang dan jasa sangat diperlukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya, dan untuk memperolehnya diperlukan adanya pengorbanan. Untuk itu kita
dapat saksikan setiap hari orang sibuk melakukan usaha atau kegiatan untuk
memperoleh penghasilan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kegiatan yang mereka lakukan beraneka ragam, ada yang menjadi petani, nelayan,
sopir, pedagang, guru, pengusaha, buruh pabrik dan lain sebagainya. Kegiatan yang
mereka lakukan disebut kegiatan ekonomi.
Secara garis besar kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia digolongkan
kedalam tiga kegiatan, yaitu kegiatan konsumsi, produksi dan distribusi. Ketiga
kegiatan tersebut saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya. Untuk
melihat hubungan antara ketiga kegiatan tersebut mari kita pelajari bab berikut ini.

A. Konsumsi
Kalau kalian pergi ke pasar, di sana akan ditemukan kegiatan jual beli. Misalnya
seseorang yang ingin membeli sepatu maka ia akan memilih dan membeli sepatu yang
disukainya. Atau seorang pelajar pergi ke toko buku untuk membeli buku tulis, dia akan
memilih dan membeli buku yang disukainya. Kegiatan membeli sepatu dan buku yang
kemudian dipergunakan merupakan kegiatan konsumsi.
Jadi apa yang dimaksud dengan kegiatan konsumsi ?

1. Pengertian Kegiatan Konsumsi


Dalam pengertian sehari-hari, konsumsi sering dihubungkan dengan makanan
dan minuman. Dalam pengertian ekonomi, konsumsi adalah kegiatan mengurangi atau
menghabiskan nilai guna sutu barang atau jasa. Sementara orang yang melakukan

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


28

kegiatan konsumsi disebut konsumen. Barang dan jasa yang dikonsumsi disebut
barang konsumsi.
Jika suatu barang atau jasa dikonsumsi secara terus menerus maka manfaat
atau kegunaan barang atau jasa tersebut akan semakin berkurang. Gejala ini
dikemukakan oleh Hermann Heinrich Gossen dan dikenal sebagai Hukum Gossen I
yang berbunyi :
Bila pemenuhan suatu kebutuhan dilakukan secara terus menerus, tambahan
kepuasan itu akan semakin berkurang hingga akhirnya dicapai titik kepuasan.

Hukum Gossen I berlaku apabila kita mengonsumsi satu jenis barang atau jasa
saja. Untuk kegiatan mengonsumsi beberapa jenis barang dan jasa , Hukum Gossen I
dilengkapi dengan Hukum Gossen II yang berbunyi :
Seseorang akan senantiasa memenuhi berbagai macam kebutuhan sampai pada
tingkat intensitas yang sama
Dari uraian Hukum Gossen I dan II di atas dapat kita simpulkan bahwa
sebaiknya seseorang tidak hanya bernafsu memenuhi keinginan satu jenis barang saja
tetapi harus dapat mengalihkannya pada barang atau jasa lain dengan menerapkan
skala prioritas.

2. Tujuan Kegiatan Konsumsi


Kegiatan konsumsi adalah kegiatan menggunakan, memakai atau
menghabiskan nilai guna suatu barang dan jasa baik secara berangsur-angsur
maupun secara sekaligus. Jadi tujuan kegiatan konsumsi adalah memenuhi kebutuhan
sehingga dicapai kepuasan yang maksimal. Untuk tujuan itulah manusia bekerja,
mencari penghasilan sebagai sumber dana untuk membiayai pengeluaran
konsumsinys
Hubungan antara besarnya penghasilan dengan konsumsi dapat dirumuskan
dalam persamaan matematika berikut ini :

Y=C+S

Y = Income atau pendapatan


C = Consumption atau konsumsi
S = Saving atau tabungan
Besarnya konsumsi tergantung dari besarnya pendapatan, semakin tinggi
pendapatan seseorang makin banyak jumlah dan jenis barang dan jasa yang
dikonsimsinya, atau sebaliknya semakin kecil pendapatan seseorang semakin sedikit
jumlah dan jenis barang dan jasa yang dikonsumsinya.

Konsumsi dapat diperbesar dengan 2 cara, yaitu :


1. Menambah jumlah pendapatan, hal ini hanya dapat dilakukan dengan kerja
keras.
2. Mengurangi bagian untuk tabungan, hal ini mengandung resiko berkurangnya
tabungan untuk investasi.

Hubungan antara Konsumsi, Pendapatan dan Tabungan dijelaskan oleh Engel,


seorang sarjana ekonomi Jerman sebagai berikut:
Semakin kecil pendapatan, semakin besar bagian pendapatan itu ditujukan untuk
konsumsi dan sebaliknya semakin besar pendapatan semakin besar bagian
pendapatan itu ditujukan untuk tabungan.
Dari pernyataan tersebut maka akan dapat dimengerti mengapa orang miskin
tetap miskin dan yang kaya semakin kaya. Orang miskin menghabiskan seluruh
pendapatannya untuk keperluan konsumsi dan orang kaya tabungannya semakin
besar.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


29

3. Motif Konsumsi
Motif konsumsi adalah faktor yang mendorong seseorang melakukan kegiatan
konsumsi. Beberapa motif konsumsi antara lain :
Motif untuk memenuhi kebutuhan fisik.
Motif untuk memperoleh kepuasan maksimal
Motif ingin memperoleh rasa aman
Motif ingin memperoleh penghargaan
Motif ingin memperoleh kemakmuran

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi


Dalam melakukan kegiatan konsumsi, seorang konsumen akan melakukan
beberapa pertimbangan yang dipengaruhi beberapa faktor, yaitu :
a) Tingkat Pendapatan
Semakin besar pendapatan seseorang, maka tingkat konsumsinya juga akan
semakin tinggi.
b) Harga Barang dan Jasa
Jika harga barang naik sementara pendapatan tetap maka seseorang
cenderung membeli barang dengan jumlah yang semakin sedikit.
c) Selera Konsumen
Selera akan menentukan seseorang mengonsumsi barang dan jasa yang
lebih disukainya
d) Sifat barang
Pada barang yang bersifat sebagai substitusi, jika harag barang utama naik
maka permintaan terhadap barang substitusi meningkat. Contohnya pada
saat harga minyak tanah naik, ibu-ibu menggantinya dengan kayu bakar.
e) Mode atau Trend
Pada saat mode suatu barang sedang ngetrend, maka tingkat konsumsi
terhadap barang itu semakin tinggi.
f) Adat Istiadat
Adat istiadat di suatu daerah akan mempengaruhi tingkat konsumsi suatu
barang dan jasa. Sebagai contoh, orang Bali akan lebih banyak
mengonsumsi aneka atribut untuk melakukan upacara adat dibandingkan
dengan orang Jawa.

5. Konsumsi Rumah Tangga, Perusahaan dan Pemerintah


Dalam kegiatan konsumsi, siapa saja yang pihak yang melakukannya ?
Karena sistem ekonomi memiliki tiga pelaku kegiatan ekonomi, yaitu rumah tangga,
perusahaan dan pemerintah maka pelaku kegiatan konsumsi adalah ketiga pelaku
ekonomi tersebut dan masing-masing mengonsumsi barang dan jasa yang berbeda-
beda.

B. Produksi
Setiap orang berkeinginan untuk memenuhi segala kebutuhannya sesuai
dengan yang diharapkan. Namun dengan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang
tersedia dibandingkan dengan kebutuhan maka manusia harus melakukan pekerjaan
yang sesuai dengan bakatnya agar dapat memenuhi kebutuhannya yang bermacam-
macam.

1. Pengertian Kegiatan Produksi


Menurut ilmu ekonomi, kegiatan produksi adalah setiap kegiatan untuk
menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi
kebutuhan manusia. Sementara orang yang melakukan kegiatan produksi disebut
produsen. Barang atau jasa yang dihasilkan disebut produk.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


30

Jadi kegiatan produksi tidak selalu harus membuat barang yang baru, tetapi
menambahkan sesuatu trhadap barang itu agar menjadi berguna juga termasuk
kegiatan produksi.

2. Tujuan Produksi
Secara umum tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam
rangka mencapai kemakmuran. Dengan meningkatnya jumlah produksi berarti akan
meningkatkan kesempatan kerja, peningkatan kesempatan kerja akan meningkatkan
pendapatan, peningkatan pendapatan akan mendorong permintaan hasil produksi.
Apabila ini terus berlangsung maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi
nasional yang pada akhirnya masyarakatpun menjadi makmur.

3. Faktor-faktor produksi
Kegiatan produksi dapat berjalan jika ada sumber daya ekonomi atau yang
lebih dikenal sebagai faktor-faktor produksi. Faktor produksi adalah segala sesuatu
yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan produksi.

Faktor-faktor produksi digolongkan menjadi 4, yaitu :


Sumber Daya Alam
Faktor sumber daya alam mutlak ada dalam setiap proses produksi. Yang
tergolong sumber daya alam adalah ;
o Tanah
o Air
o Barang tambang
o Iklim
Tenaga Kerja
Tenaga kerja adalah tindakan yang disumbangkan manusia bauk berupa
jasmani maupun rohani untuk melakukan kegiatan produksi.

Menurut sifatnya, tenaga kerja dibagi menjadi dua, yaitu :


1) Tenaga kerja jasmani, yaitu tenaga kerja yang mengandalkan kekuatan fisik
2) Tenaga kerja rohani, yaitu tenaga kerja yang mengandalkan pikiran manusia
untuk menghasilkan produk.
Menurut kualitasnya, tenaga kerja dibedakan menjadi :
1) Tenaga kerja terdidik (Skilled Labour)
Yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan terlebih dahulu dalam waktu
yang cukup lama. Contoh dokter, guru, arsitek.

2) Tenaga kerja terlatih (Trained Labour)


Yaitu tenaga kerja yang telah menjalani pelatihan agar dapat melaksanakan
pekerjaannya. Contoh : sopir dan montir.

3) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (Unskilled Untrained Labour)
Yaitu tenaga kerja yang tanpa menjalani pendidikan dan pelatihan sudah dapat
melaksanakan pekerjaannya. Contoh ; tukang sapu, kuli bangunan dan
pesuruh.
Modal
Modal adalah alat atau benda yang dipergunakan dalam kegiatan produksi.
Berdasarkan wujudnya, modal dibagi menjadi:
1) Modal konkrit, yaitu modal yang dapat dilihat dan dipergunakan dalam
proses produksi. Contohnya mesin dan bangunan.
2) Modal abstrak, yaitu modal yang tidak berwujud tetapi sangat dirasakan
hasilnya dalam proses produksi. Contoh : perizinan, good will, hak cipta
dan merk dagang.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


31

Berdasarkan sifatnya, modal dibagi menjadi :


1) Modal tetap, yaitu modal yang dapat dipakai berulang-ulang dalam
proses produksi. Contohnya gedung, meson dan kendaraan
2) Modal lancar, yaitu modal hanya sekali dipakai dalam proses produksi.,
contohnya bahan baku, bahan pembantu dan bahan bakar.
Berdasarkan fungsinya, moadal dibagi menjadi ;
1) Modal pribadi, yaitu modal yang dimiliki oleh perseorangan yang
digunakan dalam kegiatan produksi. Contohnya uang, saham dan tanah.
2) Modal masyarakat, yaitu modal yang dimiliki dan dipergunakan oleh
masyarakat. Contohnya gedung pemerintah, pasar dan sekolah.
Kewirausahaan
Kewirausahaan merupakan sumber daya manusia yang professional atau orang
yang ahli dalam mengorganisir dan mengombinasikan sumber daya ekonomi
dalam kegiatan produksi. Sehingga kewirausahaan ini tidak kalah pentingnya
dibandingkan dengan faktor-faktor produksi yang lain.

4. Pembagian Produksi
Dalam melaksanakan kegiatan produksi diperlukan tempat atau lapangan.
Tempat melaksanakan kegiatan produksi disebut bidang produksi, yang terdiri dari :
a. Ekstraktif
Adalah bidang produksi yang memungut langsung hasil alam tanpa
melakukan pengolahan lebih lanjut. Misalnya perikanan laut, penggalian
pasir dan pertambangan.
b. Agraris
Adalah bidang produksi yang mengolah alam seperti pertanian,
perkrbunan, perikanan darat serta peternakan.
c. Industri dan Kerajinan
Adalah bidang produksi yang mengolah bahan mentah menjadi barang
setengah jadi atau barang jadi, misalnya indstri tekstil, industri elektronik
dan industri pariwisata.
d. Perdagangan
Adalah bidang produksi yang mengumpulkan dan menyalurkan hasil
produksi kepada yang membutuhkannya dengan tujuan memperoleh
keuntungan. Contohnya toko, kios dan perusahaan ekspor impor.
e. Konstruksi
Adalah bidang produksi yang bergerak dalam bidang perencanaan
pembangunan
f. Jasa
Adalah bidang produksi yang membantu dan memperlancar dalam proses
produksi lainnya tanpa membuat barang. Contoh perbankan,
pengangkutan, reparasi.

5. Peningkatan Jumlah dan Mutu Produksi


Peningkatan jumlah dan mutu produksi dikenal pula dengan istilah perluasan
produksi. Usaha-usaha ini dimulai dari tingkat sederhana sampai menggunakan
teknologi sesuai dengan tingkat perkembangan dan budaya manusia.
Upaya perluasan produksi apat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a) Intensifikasi
Yaitu usaha meningkatkan hasil produksi dengan memanfaatkan sebaik-
baiknya sumber daya yang ada tanpa menambah sumber daya yang lain.
b) Ekstensifikasi
Yaitu usaha meningkatkan hasil produksi dengan menambah pemakaian
jumlah sumber daya.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


32

c) Diversifikasi
Yaitu cara memperluas usaha dengan manambah jenis produksi.

6. Rasionalisasi
Yaitu cara meningkatkan produksi dengan meningkatkan manajemen dan
teknologi.

C. Distribusi
Dari pembahasan sebelumnya dapat kita pahami bahwa kegiatan konsumsi
adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang dan
jasa sedangkan kegiatan produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai
guna suatu barang atau jasa. Bagaimana agar barang yang dihasilkan oleh produsen
dapat sampai ke tangan konsumen ?

1. Pengertian Distribusi
Suatu barang yang dihasilkan oleh produsen tidak akan bermanfaat jika tidak
sampai ke tangan konsumen, sementara kalian tahu bahwa lokasi produsen dengan
konsumen tidak saling berdekatan. Sehingga perlu ada yang melakukan kegiatan
menyalurkan atau menyebarluaskan barang-barang hasil produksi tersebut dari
produsen ke konsumen. Kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke
konsumen sehingga barang tersebut dapat berguna dan bermanfaat disebut kegiatan
distribusi. Orang atau badan usaha yang melakukan kegiatan distribusi disebut
distributor atau lembaga distribusi.

2. Tujuan Kegiatan Distribusi


Tujuan kegiatan distribusi adalah mempersempit jarak antara produsen dengan
konsumen sehingga terjadi keseimbangan penyebaran barang dan jasa yang
dihasilkan antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya.

3. Fungsi Distribusi
a. Menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen
Yaitu dapat mendekatkan konsumen dengan barang yang dibutuhkannya
sekaligus melayani kepentingan produsen menyalurkan barannya kepada pihak
yang membutuhkannya.

b. Memecahkan persoalan perbedaan tempat


Yaitu menyalurkan barang yang melimpah di suatu tempat ke tempat lain yang
urangan.

c. Memecahkan persoalan perbedaan waktu


Yaitu mengumpulkan hasil produksi pada saat melimpah dan menyalurkannya
da saat dibutuhkan.

4. Bentuk-bentuk Saluran distribusi


Untuk menjamin kelancaran penyaluran barang dan jasa dari produsen ke
konsumen maka diperlukan lembaga distribusi.
Ada tiga golongan lembaga distribusi yang terlibat dalam distribusi, yaitu :
a. Pedagang
Yaitu orang yang melakukan kegiatan pembelian dan penjualan barang atas
resiko sendiri dengan tujuan memperoleh keuntungan. Pedagang ini dibedakan
menjadi tiga macam, yakni :
1. Pedagang besar (wholeleseller)
Disebut juga grosir, yaitu orang yang melakukan pembelian dalam jumlah
besar dari produsen untuk dijual kembali kepada pedagang eceran, atau

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


33

sebaliknya membeli dari produsen kecil untuk dijual dalam partai besar
kepada produsen (pabrik).

2. Pedagang menengah
Pedagang yang membeli dari pedagang besar atau dari produsen untuk
dijual kepada konsumen atau pedagang eceran.

3. Pedagang eceran (retailer)


Yaitu pedagang yang membeli dari pedagang besar atau grosir untuk dijual
secara eceran kepada konsumen .
Macam-macam pedagang eceran :
a) Toko Pengecer umum
b) Toko Pengecer Khusus
c) Toko Serba Ada (Departemen Store)
d) Super Market (Toko Swalayan)
e) Mail Order House
f) Koperasi Konsumsi

b. Perantara Khusus
Perantara Khusus ini meliputi :
1. Agen (Agency)
Adalah perantara perdagangan yang mendapat kekuasaan dari perusahaan
untuk bertindak atas nama perusahaan dalam hubungannya dengan pihak
ketiga (konsumen)

2. Makelar
Adalah perantara yang disumpah yang melakukan pembelian atau
penjualan untuk/dari orang lain atas nama orang lain yang memberi kuasa.

3. Komisioner (Commision Merchant)


Adalah adalah perantara pedagang yang tidak disumpah untuk melakukan
pembelian atau penjualan untuk orang lain atas nama sendiri.

Tugas Individu :

Gambarkan proses distribusi sebuah produk mulai dari produsen hingga


sampai di tangan konsumen !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


34

Rangkuman :

Kegiatan yang secara langsung menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu
barang atau jasa disebut konsumsi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi antara lain pendapatan,
harga barang dan jasa, selera konsumen, sifat barang, mode atau trend dan adapt
istiadat
Hukum Gossen I : Bila pemenuhan suatu kebutuhan dilakukan secara terus-
menerus, tambahan kepuasan itu akan semakin berkurang, hingga akhirnya
dicapai titik kepuasan
Hukum Gossen II : Seseorang akan senantiasa memenuhi berbagai macam
kebutuhan sampai pada tingkat intensitas yang sama
Kegiatan untuk menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa
disebut produksi
Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke
konsumen sehingga bermanfaat.
Faktor-faktor produksi meliputi sumber daya alam, tenaga kerja, modal dan
kewirausahaan

Glosarium
Konsumsi adalah kegiatan untuk menghabiskan atau mengurangi nilai guna
suatu barang atau jasa
Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah nilai guna suatu
barang atau jasa
Distribusi adalah kegiatan untuk menyalurkan barang atau jasa dari produsen
kepada konsumen
Nilai guna adalah kemampuan barang dalam memenuhi kebutuhan
Good will adalah nama baik yang dimilki suatu perusahaan
Wholeseller adalah pedagang besar yang melakukan pembelian dan penjualan
dalam jumlah besar
Retailer adalah pedagang eceran yang berhubungan langsung dengan
konsumen
Mail order house adalah perdagangan yang dilakukan dengan cara
menawarkan barang yang dimiliki dengan cara mengirim daftar harga , jenis
dan kualitas barang kepa calon pembeli
Mode adalah ragam/cara terbaru tentang sesuatu pada suatu waktu tertentu

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


35

Evaluasi Bab 4
A. Pilihan Ganda

1. Pengertian kegiatan konsumsi adalah .


a. menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa
b. memakai atau menghabiskan nilai guna suatu barang dan jasa
c. menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen
d. menambah nilai guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan

2. Yang termasuk kegiatan konsumsi adalah .


a. pedagang sayur berkeliling menjual dagangannya
b. nelayan menangkap ikan di laut
c. Irma menulis buku pada buku tulis yang baru dibelinya
d. ibu membuat kue untuk dijual di pasar

3. Berdasarkan rumus Y= C + S
Dimana Y : pendapatan C : konsumsi S : tabungan
Jika Y bertambah dan C tetap maka nilai S akan .
a. tetap c. berkurang
b. bertambah d. berkurang lalu bertambah

4. Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi, kecuali .


a. jenis kelamin c. pendapatan
b. selera konsumen d. harga barang dan jasa

5. Pengertian kegiatan produksi adalah.


a. menghasilkan barang dan jasa
b. memakai atau menghabiskan nilai guna suatu barang dan jasa
c. menambah nilai guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan
d. menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen

6. Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut.


a. konsumen c. distributor
b. produsen d. pelanggan

7. Bidang produksi yang bergerak dalam bidang perencanaan pembangunan adalah :


a. perdagangan c. jasa
b. industri d. konstruksi

8. Upaya mempertinggi produktivitas dengan memberdayakan faktor-faktor produksi


yang ada disebut .
a. intensifikasi c. diversifikasi
b. ekstensifikasi d. rasionalisasi

9. Di bawah ini yang termasuk tenaga kerja terlatih adalah .


a. guru c. montir
b. dokter d. kuli bangunan

10. Seorang ahli ekonomi yang mengemukakan teori tentang kepuasan konsumen atas
kegiatan konsumsinya adalah .
a. Hermann Heinrich Gossen c. Thomas Robert Malthus
b. Adam Smith d. Thomas Aquinas

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


36

11. Orang atau lembaga yang menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke
konsumen disebut .
a. konsumen c. distributor
b. produsen d. distribusi

12. Tujuan kegiatan distribusi adalah .


a. menghasilkan barang dan jasa
b. memakai atau menghabiskan nilai guna barang dan jasa
c. mempersempit jarak antara produsen dan konsumen
d. menambah nilai guna barang dan jasa

13. Orang yang melakukan pembelian dalam partai besar dari produsen untuk dijual
kepada pedagang eceran disebut.
a. agency c. wholeseller
b. retailer d. commisio merchant

14. Perusahaan yang berusaha meningkatkan hasil produksinya dengan cara


memberdayakan sumber daya yang ada tanpa menambah yang baru disebut .
a. ekstensifikasi c. intensifikasi
b. diversifikasi d. rasionalisasi

15. Perilaku konsumtif harus kita hindari. Perilaku konsumtif berarti konsumsi yang.
a. rendah c. normal
b. berlebihan d. menguntungkan

B. Soal Uraian

1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi


2. Sebutkan bunyi Hukum Gossen I !
3. Mengapa setiap orang harus melakukan kegiatan produksi
4. Menurut pendapatmu, apa yang akan terjadi jika tidak ada kegiatan distribusi ?
5. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan produsen untuk meningkatkan jumlah
dan mutu produksi !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


37

BAB 5
PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA

Standar Kompetensi
Memahami kegiatan ekonomi masyarakat

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mampu mendeskripsikan peran badan usaha
termasuk koperasi sebagai tempat berlangsungnya proses produksi dalam kaitannya
dengan pelaku ekonomi.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang perbedaan-
perbedaan serta kelebihan dan kekurangan dari berbagi bentuk badan usaha dan
perusahaan.

Kata Kunci
Perusahaan , badan usaha, pelaku ekonomi, lapangan usaha, koperasi,
BUMN/BUMS.

Peta Konsep

Perusahaan dan
Badan Usaha

Pengertian
Jenis-jenis Jenis-jenis Badan Fungsi Badan
Perusahaan dan
Perusahaan Usaha Usaha
Badan Usaha

Adanya kemajuan dan perkembangan yang dialami oleh masyarakat diikuti


dengan berkembang dan bertambahnya kebutuhan terhadap berbagai macam barang
dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan yang kemudian memunculkan kegiatan
ekonomi berupa kegiatan produksi dan distribusi. Siapakah yang berperan dalam
melakukan kegiatan produksi dan distribusi tersebut? Mari kita pelajari bab berikut ini.

A. Pengertian Perusahaan dan Badan Usaha


Dalam dunia usaha kita mengenal dua istilah, yaitu perusahaan dan badan
usaha. Kedua istilah itu sering dianggap sama, padahal tidaklah demikian.
Menurut definisinya, badan usaha adalah kesatuan yuridis dan ekonomis yang
bertujuan mencari keuntungan dan laba. Sedangkan perusahaan adalah kesatuan dari
faktor-faktor produksi yang bertujuan menghasilkan barang dan jasa.
Dari definisi di atas maka akan terlihat perbedaan fungsi, tujuan dan bentuk antara
perusahaan dan badan usaha.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


38

Perbedaan Badan Usaha Perusahaan

Fungsi Mengurus dan mengelola Alat badan usaha untuk mencari


perusahaan keuntungan

Tujuan Mencari keuntungan Memproduksi barang dan jasa

Bentuk Berdasarkan kepemilikan : BUMN Pabrik, toko, kios


dan BUMS.
Berdasarkan bentuk hukum : PT,
CV, Firma, Yayasan dan koperasi

B. Jenis-jenis Perusahaan
Pernahkan kamu memperhatikan kehidupan ekonomi di berbagai daerah ?
Apakah sama kegiatan ekonomi yang dilakukan di daerah-daerah tersebut ?
Jika kamu perhatikan secara seksama maka akan kamu jumpai berbagai jenis
perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi. Dari berbagi jenis perusahaan itu,
berdasarkan lapangan usahanya dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Perusahaan Ekstraktif ( Pertambangan)
Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang kegiatan usahanya mengambil atau
mengumpulkan barang-barang yang disediakan oleh alam. Contoh : pengeboran
minyak, pertambangan bijh besi, perak dan tembaga, penggalian pasir dan lain-lain

2. Perusahaan Agraris (Pertanian)


Perusahaan agraris adalah perusahaan yang kegiatan usahanya mengolah tanah
dengan bantuan kesuburannya. Contoh : pertanian tanaman padi, perkebunan dan
perikanan.

3. Perusahaan Industri
Perusahaan industri adalah perusahaan yang kegiatan usahanya mengolah bahan
mentah menjadi bahan baku, bahan setengah jadi ataupun menjadi barang jadi.

4. Perusahaan Perdagangan
Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang kegiatan uasahanya melakukan
transaksi jual beli barang dan jasa tanpa merubah sifat dan bentuk barang dengan
tujuan mencari keuntungan.

5. Perusahaan Jasa
Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatan usahanya memberikan
pelayanan jasa.

C. Jenis-jenis Badan Usaha


Badan usaha dibedakan menadi dua kelompok, yaitu badan usaha berdasarkan
kepemilikannya dan badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya:
Berdasarkan kepemilikannya badan usaha dibedakan menjadi :
a. Badan Usaha Milik Swasta
Adalah badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh swasta.

b. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)


Adalah badan usaha yang modalnya berasal dari kekayaan Negara yang
disisihkan.
Tujuan BUMN adalah :
1) melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat umum
2) mencari keuntungan sebagai sumber pendapatan bagi Negara
3) menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


39

Berdasarkan UU No. 9 tahun 1969 BUMN dibagi menjadi 3 macam:


1) Perusahaan Jawatan (Perjan)
Perusahaan Jawatan memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
- sumber modal dari APBN departemen yang bersangkutan
- status pegawainya adalah pegawai negeri
- dipimpin oleh seorang kepala bagian dari departemen atau instansi yang
bersangkutan

2) Perusahaan Negara Umum (Perum)


Perusahaan Negara Umum memiliki cirri.ciri sebagai berikur :
- sumber modal diperoleh dari penyisihan APBN
- status pegawainya adalah pegawai perusahaan negara
- dipimpin oleh seorang direksi
- ditujukan memperoleh keuntungan bagi perusahaan
- dapat bergerak bebas sebagimana perusahaan swasta

3) Perusahaan Negara Perseroan (Perseroan terbatas)


Perusahaan Perseroan memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
- sumber modal terdiri dari lembaran sahan yang dimilki oleh pemerintah
minimal 50% dan sisanya dimilki oleh swasta
- status pegawainya adalah pegawai swasta
- ditujukan untuk memupuk keuntungan perusahaan
- dipimpin oleh seorang direksi
- bergerak secara leluasa sehingga dapat bersaingbebas dengan
perusahaan swasta

c. Badan Usaha Campuran


Adalah badan usaha yang modalnya merupakan patungan antara pemerintah dan
pihak swasta, bisaanya dengan komposisi modal 51% dari pemerintah dan sisanya
dari swasta.

d. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)


Adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah Propinsi ataupun
pemerintah daerah Kota dan kabupaten dengan tujuan memenuhi kebutuhan
masyarakat daerah setempat serta sebagai sumber pendapatan daerah yang
bersangkutan untuk membiayai pembangunan daerahnya.

Berdasarkan bentuk hukumnya, badan usaha dibedakan menjadi :


a. Badan Usaha Perseorangan
Adalah badan usaha yang modal, pengelolaan dan tanggung jawabnya dipikul
oleh pemiliknya secara perseorangan.

Kelebihan dan kelemahan badan usaha perseorangan.


Kelebihan Kelemahan

1. Mudah mendirikannya karena 1. Modalnya kecil sehingga sulit


modalnya kecil. berkembang
2. Pemilik sekaligus sebagai pimpinan 2. Kemampuan pengelolaan perusahaan
perusahaan. terbatas.
3. Keuntungan seluruhnya menjadi hak 3. Risiko kerugian perusahaan ditanggung
pemilik perusahaan. sendiri oleh pemilik perusahaan.
4. Keputusan dapat diambil dengan 4. Kemajuan perusahaan sangat
cepat tergantung kepada kemampuan pemilik
perusahaan.

b. Persekutuan Firma (Fa)


Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd
40

Adalah perusahaan yang merupakan gabungan dari beberapa pemilik modal yang
secara bersama-sama mendirikan perusahaan dengan satu nama dimana setiap
anggota bertanggung jawab penuh atas semua hutang perusahaan.

Kelebihan dan kelemahan badan usaha Firma:


Kelebihan Kelemahan

1. Risiko kerugian ditanggung 1. Modal yang sudah ditanam sukar


bersama. diambil.
2. Pemimpin perusahaan dibagi 2. Tanggung jawab anggota tidak terbatas.
menurut keahlian anggota. 3. Kerugian akibat seseorang, ditanggung
3. Kelangsungan jalannya oleh anggota lain.
perusahaan lebih terjamin. 4. Secara hukum tidak ada pemisahan
antara harta perusahaan dan harta
pribadi.

c. Persekutuan Komanditer (CV)


Adalah suatu bentuk kerja sama antara dua orang atau lebih untuk menjalankan
usaha. Anggota CV terdiri dari dua macam :
1) Anggota Aktif, yaitu anggota yang menyetor modal dan ikut menjalankan
perusahaan.
2) Anggota Pasif, yaitu anggota yang menyetor modal tapi tidak ikut
menjalankan perusahaan.

Kelebihan dan kelemahan badan usaha CV

Kelebihan Kelemahan

1. Kebutuhan modal mudah terpenuhi. 1. Mudah terjadi perselisihan.


2. Tanggung jawab anggota terbatas. 2. Risiko perusahaan menjadi tanggung
3. Pemilik modal memiliki saham. jawab sekutu aktif.
3. Keputusan sukar diambil.
4. Para sekutu tidak mudah menarik
modal yang telah disetorkan.

d. Perseroan Terbatas (PT)


Adalah perseroan yang didirikan oleh beberapa orang yang menanamkan
modalnya dalam bentuk saham. Keuntungan dari pemilikan saham disebut Deviden
dan dibagikan setiap akhir tahun pada saat Rapat umum Pemegang Saham (RUPS)

Kelebihan dan kelemahan Perseroan Terbatas

Kelebihan Kelemahan

1. Mudah mengambil modal dengan 1. Biaya operasional sangat besar.


cara menjual saham. 2. Pajak atas laba sangat besar.
2. Risiko ditanggung sesuai besar 3. Kurangnya rasa memiliki terhadap
kecilnya saham. perusahaan karena modal dimiliki oleh
3. Ada pemisahan antara pemilik dan banyak orang.
pengurus perusahaan.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


41

e. Koperasi
Adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum
dengan kegiatan usaha berlandaskan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan
ekonomi yang berdasar atas kekeluargaan.
Prinsip-rinsip koperasi adalah sebagai berikut ;
a) Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
b) Pengelolaan bersifat demokratis.
c) Pembagian keuntungan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil
sesuai jasa setiap anggota.
d) Kemandirian.
e) Pemberian baas jasa terhadap modal.
f) Kerja sama antar koperasi.
Koperasi dapat dibedakan menjadi koperasi primer dan koperasi sekunder.
Koperasi Primer adalah koperasi yang beranggotakan perorangan dengan
junlah anggota minimal 20 orang pada saat pendirian.
Koperasi sekunder adalah koperasi yang beranggotakan koperasi sedikitnya 3
koperasi pada saat pendirian.

Dilihat dari jenis kegiatan usahanya koperasi dibedakan menjadi :


a. Koperasi Produksi, yang kegiatannya menghasilkan suatu barang.
b. Koperasi Konsumsi, yang kegiatan usahanya memenuhi dan menyediakan
kebutuhan sehari-hari anggotanya.
c. Koperasi Kredit, yang kegiatan usahanya menerima simpanan dan
memberikan pinjaman bagi anggotanya.
d. Koperasi Serba Usaha, yang kegiatan usahanya meliputi kegiatan produksi,
konsumsi dan kredit.

f. Yayasan
Yayasan merupakan salah satu kegiatan sekelompok manusia yang bertujuan
meningkatkan kesejahteraan anggota dan tidak semata-mata mencari keuntugan.

Yayasan ada dua macam, yaitu :


a. Yayasan pemerintah, yang kegiatannya dibiayai oleh pemerinrah.
b. Yayasan swasta, yang kegiatannya dibiayai oleh swasta dan sebagaian oleh
pemerintah.

Setelah mengetahui penggolangan badan usaha berdasarkan tanggung jawab


pemiliknya, apabila seseorang akan mendirikan badan usaha tentunya ia harus
memikirkan dan mempertimbangkan bentuk badan usaha apa yang akan ia pilih.

D. Fungsi Badan Usaha


Dalam pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui bahwa setiap
manusia akan berusaha untuk mencari keuntungan bagi dirinya sesuai dengan cirinya
sebagai makhluk ekonomi, namun manusia harus juga memperhatikan manusia
lainnya sebagai perwujudan dari makhluk sosial. Oleh karena itu badan usaha yang
didirikan oleh seseorang tidak selalu berorientasi ekonomi, tapi ada juga yang
berorientasi sosial.
Berdasarkan fungsinya, badan usaha dibagi menjadi dua golongan :
a. Badan usaha yang bersifat komersial, jika kegiatan usahanya semata-mata
mencari keuntungan.
b. Badan usaha yang bersifat sosial, jika kegiatannya ditujukan untuk dinikmati
oleh masyarakat umum.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


42

Tugas Kelompok.

Diskusikan dengan teman-temanmu jika akan mendirikan badan usaha di


lingkungan sekolah, bentuk badan usaha apa yang paling cocok ?

Rangkuman :

Badan usaha adalah kesatuan yuridis dan ekonomis yang bertujuan mencari
keuntungan dan laba.

Perusahaan adalah kesatuan dari faktor-faktor produksi yang bertujuan


menghasilkan barang dan jasa

Jenis-jenis Perusahaan: perusahaan ekstraktif, agraris, industri, perdagangan


dan jasa

Jenis-jenis badan usaha berdasarkan kepemilikannya : Badan Usaha Milik


Swasta (BUMS), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badab Usaha Campuran
dan Badan Usaha milik Daerah (BUMD).

Jenis-jenis badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya : badan usaha


perseorangan, persekutuan firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas,
koperasi dan yayasan.

Fungsi badan usaha : bersifat komersial dan bersifat sosial.

Glosarium

Yuridis adalah berdasarkan pandangan hukum


SHU (Sisa Hasil Usaha) adalah keuntungan yang diperoleh
koperasi yang berasal dari selisih antara pendapatan dengan
beban.
Koperasi primer adalah koperasi yang anggotanya adalah orang
perorang
Koperasi sekunder adalah koperasi yang anggotanya terdiri dari
beberapa koperasi

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


43

Evaluasi Bab 5
A. Pilihan Ganda
1. Salah satu perbedaan antara badan usaha dan perusahaan dapat dilihat dari
bentuknya. Di bawah ini yang merupakan bentuk dari badan usaha adalah .
a. toko c. BUMN
b. kios d. pabrik

2. Mengolah bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi merupakan
kegiatan usaha di bidang.
a. ekstraktif c. jasa
b. agraris d. industri

3. Melayani kebutuhan masyarakat umum, sumber pendapatan keuangan negara,


menciptakan lapangan kerja merupakan tujuan dari .
a. BUMN c. BUMD
b. BUMS d. Badan Usaha Campuran

4. Perusahaan yang merupakan gabungan dari beberapa pemilik modal yang secara
bersama-sama mendirikan suatu perusahaan dengan satu nama dimana setiap
anggota bertanggung jawab penuh atas semua hutang perusahaan merupakan
perusahaan yang berbentuk .
a. perusahaan perseorangan
b. persekutuan firma (Fa)
c. persekutuan komanditer (CV)
d. perseroan terbatas

5. Perusahaan yang terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif adalah .
a. Perjan c. CV
b. perum d. PT

6. Perusahaan yang mempertanggung jawabkan jiwa dan barang-barang dari bahaya


dan bencana yaitu perusahaan .
a. industri c. asuransi
b. transportasi d. distribusi

7. Berikut ini adalah kelebihan dari perusahaan yang berbentuk firma, kecuali
a. Risiko kerugian ditanggung bersama.
b .Pemimpin perusahaan dibagi menurut keahlian anggota.
c. Kelangsungan jalannya perusahaan lebih terjamin.
d.Tanggung jawab anggota terbatas.

8. Koperasi Indonesia diatur dalam .


a. UU No. 12 tahun 1969
b. UU No. 12 tahun 1967
c. UU No. 25 tahun 1992
d. UU No. 25 tahun 1967

9. Koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang kebutuhan sehari-hari bagi


anggotanya adalah .
a. koperasi produksi c. koperasi kredit
b. koperasi konsumsi d. koperasi serba usaha

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


44

10. Tokoh ekonomi yang dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia adalah .
a. Prof. Dr. Soemitro Djajohadikusumo
b. Prof. Dr. JB. Sumarlin
c. Ir. Sukarno
d. Drs. Moh. Hatta

B. Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan perusahaan ?


2. Sebutkan jenis-jenis perusahaan !
3. Apa perbedaan antara sekutu aktif dan sekutu pasif dalam persekutuan
komanditer ?
4. Jelaskan pengelompokan badan usaha menurut badan hukumnya !
5. Sebutkan jenis-jenis koperasi berdasarkan kegiatan usahanya !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


45

BAB 6
KREATIVITAS DALAM KEHIDUPAN EKONOMI

Standar Kompetensi
Memahami kegiatan ekonomi masyarakat

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajarai bab ini, kamu mampu mendeskripsikan gagasan kreatif dalam
tindakan ekonomi untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan.

Manfaat Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, kamu akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana
mencari dan mengungkapkan gagasan yang kreatif dan inovatif dalam melakukan
tindakan ekonomi sehingga dapat menumbuhkan kemandirian.

Kata Kunci
Kreativitas, kreatif, mandiri dan kewirausahaan.

Peta Konsep

Kreativitas dalam
Kehidupan Ekonomi

Kreativitas dalam
Pengertian Kreativitas Kewirausahaan
Kehidupan Ekonomi

Dalam perkembangan dunia yang saat ini memasuki era globalisasi dimana
persaingan di segala aspek kehidupan akan semakin ketat. Termasuk persaingan di
dunia usaha dan tenaga kerja akan semakin terbuka dan kompetitif. Untuk itu kita
harus memiliki kreativitas hidup yang tinggi sehingga mampu bersaing, minimal di
negara dan lingkungan kita sendiri. Maka dari itu mari kita pelajari bab berikut ini.

A. Pengertian Kreativitas
Kalian tentu sudah sering mendengar kata kreatif bukan ? Apakah yang
dimaksud dengan kreatif dan kreativitas itu ?
Kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan atau membuat
sesuatu hal. Ciptaan itu tidak perlu seluruh produknya baru, dapat saja berupa
gabungn dari beberapa produk yang sudah ada sehingga menghasilkan barang
dengan kegunaan yang baru. Sementara orang yang dapat menciptakan sesuatu hal
itu dikatakan orang yang kreatif.
Dapatkah kita menjadi orang yang kreatif ?
Tentu saja bisa, karena manusia memiliki kemampuan untuk berpikir sehingga
memiliki potensi untuk menciptakan sesuatu. Tetapi potensi itu harus terus
dikembangkan agar dapat menunjukkan hasil yang nyata.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


46

Ciri-ciri orang yang kreatif diantaranya :


1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
2. Memiliki kemauan untuk berubah.
3. Terbuka terhadap ide-ide baru.
4. Memiliki etos kerja yang tinggi.
5. Memiliki motivasi yang kuat untuk berprestasi.

B. Kreativitas dalam Kehidupan Ekonomi


Salah satu permasalahan ekonomi yang paling mendasar adalah kesenjangan
antara jumlah kebutuhan yang tidak terbatas dibandingkan jumlah alat pemuas
kebutuhan yang terbatas, sehingga diperlukan tindakan kreatif untuk dapat
memecahkan dan mengatasi permasalahan ekonomi tersebut.
Kreativitas dalam kehidupan ekonomi dapat berupa tindakan, gagasan, produk-
produk maupun karya-karya dalam kegiatan ekonomi misalnya kegiatan produksi,
konsumsi maupun distribusi. Kreativitas itu akan muncul dan berkembang jika sering
dilatih dan dibisaakan.

C. Kewirausahaan
Kewirausahaan merupakan terjemahan dari bahasa Inggris entrepreneurship
yang berarti kemampuan dalam berpikir dan berperilaku inovatif yang menjadi dasar
dalam menghadapi tantangan hidup.
Keahlian kewirausahaan meliputi kemampuan untuk mengatur dan
memanfaatkan faktor-faktor produksi agar dapat menghasilkan barang-barang yang
dibutuhkan masyarakat.

Ciri-ciri Wirausaha :
1. Berpikir positif
2. Berani mengambul risiko
3. Memiliki etos kerja yang tinggi
4. Memiliki dedikasi tinggi
5. Jujur dan bertanggung jawab

Syarat-syarat Menjadi Wirausaha ;


1. Memiliki sikap mental yang positif
2. Memilki daya pikir kreatif
3. Bertindak inovatif
4. Memiliki motivasi
5. Mengenal risiko dan persaingan

Dengan semangat kewirausahaan pada akhirnya akan menumbuhkan


kemandirian dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan, sehingga pada akhirnya
akan menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


47

Rangkuman :

Kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan atau membuat


sesuatu hal.
Kreativitas dalam kehidupan ekonomi dapat memcahkan dan mengatasi
permasalahan kelangkaan sumber daya pemuas kebutuhan.
Kewirausahaan berarti kemampuan dalam berpikir kreatif dan berperilaku inovatif
yang menjadi dasar dalam menghadapi tantangan hidup.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


48

Evaluasi Bab 6
A. Pilihan Ganda

1. Kemampuan untuk menciptakan atau membuat sesuatu hal disebut.


a. kreativitas
b. inovasi
c. kreasi
d. kreatif

2. Yang bukan ciri-ciri orang kreatif adalah .


a. memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
b. memiliki kemauan untuk berubah
c. memiliki etos kerja yang tinggi
d. puas dengan hasil yang sudah diperoleh

3. Kemampuan dalam berpikir dan berperilaku inovatif dalam menghadapi


tantangan hidup disebut .
a. wirausaha
b. wiraswasta
c. wirapraja
d. wurautama

4. Arman membeli sepatu dari uang saku pribadi merupakan contoh kemandirian
dalam kegiatan.
a. produksi
b. konsumsi
c. distribusi
d. inovasi

5. Usaha mandiri dikenal pula dengan istilah .


a. pendapatan
b. wiraswasta
c. konsumtif
d. produktif

B. Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan kreativitas?


2. Jelaskan cciri-ciri orang kreatif menurut pendapat kamu !
3. Berikan contoh kreativitas dalam kehidupan ekonomi
4. Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan ?
5. Sebutkan syarat-syarat menjadi wirausaha !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


49

SOAL-SOAL UJIAN SEMESTER GENAP

I. Pilihan Ganda
1. Pola pertanian yang hasilnya ditujukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri
disebut .
a. pola pertanian tidak menetap c. pola pertanian non komersial
b. pola pertanian komersial d. pola pertanian terpadu

2. Yang termasuk pola perikanan tumpang sari adalah .


a. keramba c. kolam air deras
b. mina padi d. tambak

3. Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang banyak diusahakan oleh
masyarakat Indonesia. Peternakan kambing termasuk ke dalam kelompok .
a. peternakan hewan besar
b. peternakan hewan kecil
c. peternakan hewan menengah
d. peternakan hewan unggas

4. Pertambangan yang termasuk ke dalam pertambangan golongan C adalah .


a. minyak bumi c. emas
b. batu bara d. batu gamping

5. Biro perjalan termasuk ke dalam jenis usaha di bidang .


a. jasa c. industri
b. perdagangan d. ekstraktif

6. Perhatikan pernyataan berikut ini :


1. gotong royong masih sangat kuat
2. materialistis
3. mata pencaharian sebagian besar di bidang pertanian
4. individualistis
5. kebersamaan sangat kuat
Yang merupakan ciri masyarakat perkotaan adalah .
a. 1,2 dan 3 c. 2 dan 4
b. 1 dan 3 d. 3, 4 dan 5

7. Yang bukan faktor yang mempengaruhi pola persebaran permukiman penduduk


adalah .
a. iklim c. topografi
b. kesuburan tanah d. keamanan

8. Pola permukiman penduduk yang mengelilingi suatu fasilitas umum yang sangat
dibutuhkan masyarakat disebut .
a. pola memanjang pantai c. pola permukiman terpusat
b. pola memanjang sungai d. pola permukiman menyebar

9. Pola permukiman terpusat banyak terdapat di daerah .


a. pantai c. dataran rendah
b. perkotaan d. pegunungan

10. Pola persebaran permukiman di Kalimantan kebanyakan adalah berbentuk.


a. memanjang pantai c. menyebar
b. memanjang sungai d. terpusat

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


50

11. Penggunaan lahan yang cocok untuk daerah pegunungan adalah .


a. perikanan darat c. peternakan ayam
b. perkebunan teh d. pembuatan tambak

12. Usaha pertanian yang hasilnya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan sendiri
dan tidak untuk dijual disebut .
a. pertanian sawah c. pertanian nonkomersial
b. pertanian komersial d. pertanian tidak menetap

13. Bahan galian pasir sungai termasuk kategori .


a. golongan A c. golongan C
b. golongan B d. golongan organic

14. Pola permukiman terpusat bisaanya terdapat pada bentang lahan .


a. gurun c. pantai
b. pegunungan d. dataran rendah

15. Tujuan kegiatan konsumsi adalah.


a. menghasilkan barang dan jasa
b. menyalurkan baerang dan jasa
c. meningkatkan nilai guna barang dan jasa
d. mengurangi nilai guna barang dan jasa

16. Kegiatan produksi menurut pengertian ekonomi adalah.


a. menghasilkan barang atau jasa baru
b. meningkatkan nilai guna barang atau jasa
c. menyebarluaskan barang atau jasa
d. memanfaatkan kegunaan suatu barang atau jasa

17. Orang atau perusahaan yang menyalurkan barang atau jasa dari pabrik sampai
ke tangan masyarakat disebut .
a. produsen c. distribusi
b. konsumen d. distributor

18. Faktor produksi yang berasal dari sumber daya manusia adalah .
a. alam c. mesin-mesin
b. kewirausahaan d. modal

19. Tenaga kerja yang termasuk kelompok tenaga kerja terlatih adalah .
a. sopir c. dokter
b. guru d. buruh

20. Pengertian badan usaha adalah .


a. organisasi ekonomi tempat berlangsungnya proses produksi
b. kesatuan ekonomis dan yuridis yang bertujuan memperoleh laba
c. badan hukum yang bertujuan sosial
d. badan hukum yang bertujuan semata-mata mencari untung

21. Perusahaan perseorangan pada umumnya sulit berkembang, karena .


a. daerah kerjanya terbatas c. biaya operasionalnya rendah
b. modal usahanya terbatas d. pemimpinnya kurang cakap

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


51

22. Badan usaha yang memiliki dua macam anggota, yaitu sekutu aktif dan sekutu
pasif adalah badan usaha berbentuk .
a. firma c. perseroan
b. perseorangan d. komanditer

23. badan usaha yang memperoleh modalnya dengan cara menjual saham adalah
a. persekutuan firma
b. persekutuan komanditer
c. perusahaan perseroan
d. perusahaan perseorangan

24. Kekuasaan tertinggi dalam badan usaha koperasi terletak pada.


a. pengurus c. dewan pengawas
b. badan pemeriksa d. rapat anggota

25. Perusahaan Negara yang berbentuk perum adalah


a. Perusahaan Listrik Negara c. Perusahaan Pertamina
b. Perusahaan Telekomunikasi d. Perhutani

26. Kemampuan untuk mencipta atau membuat sesuatu disebut .


a. kreativitas
b. kreatif
c. inovasi
d. intervensi

27. Perhatikan sifat-sifat manusia berikut ini :


1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
2. tidak mau menerima gagasan orang lain
3. Terbuka terhadap ide-ide baru
4. Memiliki etos kerja yang tinggi
5. Ingin hidup senang saja
Orang yang kreatif memiliki cciri-ciri yang ditunjukkan oleh nomor .
a. 1, 2 dan 3 c. 1, 2, 3 dan 4
b. 1, 3 dan 4 d. 1, 2, 3 dan 5

28. Kreativitas dalam kegiatan ekonomi sangat berguna untuk.


a. mencari kesenangan hidup
b. mencari solusi persoalan hidup
c. mencari tantangan hidup
d. mencari persoalan hidup

29. Kemampuan dalam berpikir kreatif dan berperilaku inovatif yang menjadi dasar
dalam menghadapi tantangan hidup disebut .
a. kewirausahaan c. produksi
b. kreativitas d. inventif

30. Orang-orang yang memiliki keahlian mengelola faktor-faktor produksi disebut .


a. pengusaha c. direktur
b. manajer d. pemimpin

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


52

II. Uraian
1. Mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial ?
2. Jelaskan perbedaan antara manusia sebagai makhluk sosial dan manusia sebagai
makhluk ekonomi !
3. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan ?
4. Jelaskan penggolongan kebutuhan berdasarkan intensitasnya !
5. Berikan contoh tindakan manusia yang termasuk tindakan ekonomi yang bermoral.
6. Apakah arti ilmu ekonomi ?
7. Apa yang dimaksud dengan tindakan ekonomi ?
8. Berikan contoh macam-macam motif ekonomi !
9. Jelaskan perbedaan antara tindakan yang berdasarkan motif ekonomi dan motif non
ekonomi !
10. Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi ?
11. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi
12. Sebutkan bunyi Hukum Gossen I !
13. Mengapa setiap orang harus melakukan kegiatan produksi
14. Menurut pendapatmu, apa yang akan terjadi jika tidak ada kegiatan distribusi ?
15. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan produsen untuk meningkatkan jumlah dan mutu
produksi !
16. Apa yang dimaksud dengan perusahaan ?
17. Sebutkan jenis-jenis perusahaan !
18. Apa perbedaan antara sekutu aktif dan sekutu pasif dalam persekutuan komanditer ?
19. Jelaskan pengelompokan badan usaha menurut badan hukumnya !
20. Sebutkan jenis-jenis koperasi berdasarkan kegiatan usahanya !

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd


53

Daftar Pustaka

1. Ahman, Eeng. 2004. Ekonomi Untuk SMA Kelas I. Bandung : Grafindo Media Pratama
2. Hadiwijaya, H. 2001. Modal Koperasi. Bandung : Pionir Jaya.
3. Poerwadarminta, W.J.S. 1983. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : PN Balai
Pustaka.
4. Putong, Iskandar. 2002. Ekonomi Mikro dan Makro, edisi 2. Jakarta : Ghalia Indonesia
5. Usman, Mardan dkk. 1994. Ekonomi Untuk SMU Kelas 1. Jakarta : PT Arie lima
6. Winardi. 1988. Pengantar Ilmu Ekonomi. Bandung : Tarsito
7. Winardi. 1985. Pengantar Ilmu Ekonomi Teoritika Modern. Bandung : Tarsito.

Ekonomi SMP Kelas VII Disusun Oleh : Budi D. Hikmatulloh, S.Pd