Anda di halaman 1dari 9

INFORMASI JABATAN

1. Nama Jabatan : Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


2. Kode Jabatan : -
3. Unit Organisasi :
Eselon I :-
Eselon II : Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
Eselon III : -
Eselon IV :-
4. Kedudukan dalam Struktur Organisasi :

Kepala Dinas

Sekretaris
Kelompok Jabatan
Fungsional Tertentu

Kabid Kabid Kabid Kabid Kabid


Bina Jasa Konstruksi Bina Marga Tata Ruang Sumber Daya Air Cipta Karya

Kasi Pengaturan Jasa Konstruksi

Kasi Pemberdayaan Jasa Konstruksi

5. Ikhtisar Jabatan :
Memimpin pengendalian kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan
pengawasan pengaturan jasa konstruksi, pemberdayaan jasa konstruksi untuk mendukung pencapaian
hasil kerja yang selaras dengan tujuan organisasi sesuai dengan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan
Umum dan Tata Ruang agar pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan penataan
ruang dapat terlaksana dengan baik.
6. Uraian Tugas:
a. Merumuskan program pada Bidang Bina Jasa Konstruksi sesuai dengan rencana strategis sebagai
bahan pedoman pelaksanaan kegiatan pada Bidang;
Tahapan:
1) Mempelajari peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai rujukan penyusunan
program;
2) Mempelajari target kinerja yang telah ditetapkan dan capaian target tahun sebelumnya;

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


3) Mendiskusikan rencana program bidang dengan Pejabat di bawahnya;
4) Mensinkronkan dengan Renstra kementerian/lembaga, Renstra propinsi, RPJMD dan Renstra
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang;
5) Menyusun rancangan program Bidang Bina Jasa Konstruksi;
6) Mengkonsultasikan rancangan program bidang dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan
Tata Ruang;
7) Menyempurnakan dan menyampaikan rancangan program bidang sesuai saran Kepala Dinas
Pekerjaan Umum dan Tata Ruang;
8) Menginstruksikan Kepala Seksi menyusun rencana kegiatan berdasarkan rancangan program;
9) Menyampaikan rancangan program dan kegiatan bidang kepada Kepala Dinas melalui
Sekretaris;

b. Mendistribusikan tugas, memberi petunjuk dan menyelia pelaksanaan kegiatan/tugas Pejabat


pengawas, Pejabat pelaksana, dan Pejabat fungsional pada Bidang Bina Jasa Konstruksi sesuai
dengan program pada Bidang agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik;
Tahapan :
1) Mengidentifikasi rencana kegiatan masing-masing Seksi;
2) Mendistribusikan tugas dan kegiatan sesuai dengan tupoksi masing-masing Seksi;
3) Memberi arahan terhadap pelaksanaan tugas/kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pejabat di
bawahnya;
4) Menentukan target waktu penyelesaian;
5) Memeriksa laporan pelaksanaan kegiatan yang telah disusun oleh Pejabat di bawahnya;;

c. Merumuskan rancangan kebijakan daerah di bidang bina jasa konstruksi sesuai dengan norma,
standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah;
Tahapan:
1) Mempelajari dan memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan
kebijakan di bidang bina jasa konstruksi;
2) Memerintahkan Pejabat pengawas menyiapkan bahan perumusan rancangan kebijakan;
3) Mengoordinasikan penyiapan bahan dengan Pejabat di bawahnya;
4) Merumuskan rancangan kebijakan di bidang bina jasa konstruksi;
5) Menyinkronkan rancangan kebijakan dengan ketentuan yang berlaku;
6) Mengonsultasikan rancangan kebijakan dengan Kepala Dinas;
7) Menyempurnakan rancangan kebijakan;
8) Menyampaikan rancangan kebijakan kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.

d. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan penyusunan pedoman standar, dan pemberian


bimbingan, supervisi dan konsultasi pelaksanaan urusan bina jasa konstruksi agar proses
penyelenggaraan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan
Tahapan :
1) Mempelajari Standar Operasional Prosedur dan Kerangka Acuan Kegiatan sebagai pedoman
pengendalian kegiatan;
2) Menganalisis laporan penyelenggaraan bimbingan, supervisi, dan konsultasi pelaksanaan
urusan pemerintahan di bidang bina jasa konstruksi;
3) Mengonsultasikan pelaksanaan kegiatan penyusunan pemberian pedoman standard,
bimbingan, supervisi dan konsultasi bina jasa konstruksi kepada atasan;
4) Mendiskusikan pelaksanaan kegiatan dengan pihak terkait berdasarkan arahan dan persetujuan
kepala dinas;
5) Mengevaluasi pedoman, dan standard pelaksanaan urusan di bidang bina jasa konstruksi;
6) Mengevaluasi model/sistem pemberian bimbingan, supervisi, dan konsultasi pelaksanaan
urusan pemerintahan di bidang bina jasa konstruksi;
7) Melaporkan pelaksanaan kegiatan.

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


e. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pengaturan jasa konstruksi sesuai kewenangan Dinas
agar selaras dengan rencana pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah;
Tahapan :
1) Mempelajari Standar Operasional Prosedur dan Kerangka Acuan Kegiatan sebagai pedoman
pengendalian kegiatan;
2) Menganalisis laporan kegiatan dan usulan pengaturan jasa konstruksi dari Pejabat di bawahnya;
3) Mengonsultasikan pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Dinas;
4) Mendiskusikan pelaksanaan kegiatan dengan pihak terkait berdasarkan arahan dan persetujuan
Kepala Dinas;
5) Menyusun rancangan pola pengaturan jasa konstruksi;
6) Melaporkan pelaksanaan kegiatan.

f. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan jasa konstruksi sesuai kewenangan


Dinas agar selaras dengan rencana pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah;
Tahapan :
1) Mempelajari Standar Operasional Prosedur dan Kerangka Acuan Kegiatan sebagai pedoman
pengendalian kegiatan;
2) Menganalisis laporan kegiatan dan usulan pemberdayaan jasa konstruksi dari Pejabat di
bawahnya;
3) Mengonsultasikan pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Dinas;
4) Mendiskusikan pelaksanaan kegiatan dengan pihak terkait berdasarkan arahan dan persetujuan
Kepala Dinas;
5) Menyusun rancangan pola pemberdayaan jasa konstruksi;
6) Melaporkan pelaksanaan kegiatan.

g. Memberikan saran dan pertimbangan kepada Atasan langsung dalam rangka penyelesaian masalah
atau pengembangan strategi pada Bidang Bina Jasa Konstruksi;
Tahapan:
1) Mempelajari peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan tugas dan fungsi;
2) Mengidentifikasi permasalahan atau isu-isu yang berkembang;
3) Mengumpulkan data dan informasi mengenai permasalahan atau isu-isu yang berkembang;
4) Menganalisa data dan informasi;
5) Menyusun saran dan pertimbangan;
6) Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas.

h. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan pada Bidang
Bina Jasa Konstruksi sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;
Tahapan :
1) Melaksanakan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh Pejabat di
bawahnya;
2) Menelaah laporan pelaksanaan kegiatan yang telah disusun oleh Pejabat di bawahnya;
3) Mengidentifikasi permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan serta memberikan
masukan dan saran;
4) Mengevaluasi capaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh bawahan;
5) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan;

i. Melaksanakan pembinaan dan penilaian kinerja kepada Pejabat di bawahnya sesuai dengan norma,
standar, prosedur dan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar tugas pokok Dinas dapat
tercapai;
Tahapan :
1) Memberikan arahan kepada Pejabat di bawahnya terkait hak dan kewajibannya;
2) Mengevaluasi tingkat disiplin dan kinerja dari Pejabat di bawahnya;
3) Melakukan pembinaan kepada Pejabat di bawahnya dalam rangka meningkatkan kualitas
kinerjanya;
4) Memotivasi Pejabat di bawahnya agar meningkatkan kinerjanya;
5) Menilai kinerja Pejabat pejabat di bawahnya;

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


6) Menindak dan memberikan hukuman disiplin apabila terjadi pelanggaran sesuai dengan
kewenangannya;
7) Melaporkan kepada Atasan langsung apabila kewenangan penjatuhan hukuman disiplin
merupakan kewenangan Pejabat yang lebih tinggi;

j. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pada Bidang Bina Jasa Konstruksi;


1) Mengoordinasikan penghimpunan bahan/data kegiatan Bidang Bina Jasa Konstruksi;
2) Menganalisa bahan/data kegiatan;
3) Menyusun rancangan laporan pelaksanaan kegiatan;
4) Mengonsultasikan rancangan laporan kegiatan kepada Kepala Dinas;
5) Menyempurnakan rancangan laporan sesuai arahan.
6) Menyampaikan rancangan laporan kepada Atasan melalui sekretaris

k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan
ketentuan yang berlaku agar tugas kedinasan lain dapat terlaksana dengan baik;
Tahapan :
1) Menerima perintah tugas dari Atasan
2) Mempelajari tugas yang diberikan
3) Mengumpulkan bahan terkait tugas yang diberikan
4) Melaksanakan tugas
5) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas

7. Bahan Kerja:
No Bahan Kerja Penggunaan Dalam Tugas
1. Renstra K/L, Renstra propinsi, RPJMD Penyusunan rencana program bidang
dan renstra Dinas
2. Uraian tugas, RKA, DPA, target kinerja, Pendistribusian tugas kepada bawahan
rencana kerja Dinas
3. Telaahan Staf, Surat Masuk, instruksi Perumusan bahan kebijakan daerah pada
pimpinan, Data, Bahan rancangan urusan Bina Jasa Konstruksi
4. Juknis, Data bangunan, jalan lingkungan, Pengoordinasian penyelenggaraan kegiatan
drainase, sarana air bersih, DPA, LK penyusunan pedoman standard, dan
pemberian bimbingan, supervisi dan
konsultasi Bina Jasa Konstruksi
5. Renstra K/L, Renstra propinsi, RPJMD Pengoordinasian penyelenggaraan kegiatan
dan Renstra Dinas, Peraturan pengaturan jasa konstruksi
perundang-undangan, Naskah Dinas
Juknis, Profil Dinas, laporan kegiatan
sebelumnya
6. Renstra K/L, Renstra propinsi, RPJMD Pengoordinasian penyelenggaraan kegiatan
dan Renstra Dinas, Peraturan pemberdayaan jasa konstruksi
perundang-undangan, Naskah Dinas
Juknis, Profil Dinas, laporan kegiatan
sebelumnya.
7. Laporan identifikasi masalah, Pemberian saran dan pertimbangan kepada
pengaduan/keluhan/ berita atau laporan Atasan dan pengembangan strategi
di media cetak, media elektronik,
8. Rencana operasional kegiatan bidang, Pelaksanaan pengawasan, pengendalian
target kinerja, Laporan realisasi kegiatan
Seksi
9. Daftar Kehadiran, SKP, dan Target dan Pembinaan disiplin Pejabat di bawahnya
Capaian Kinerja
10. Laporan hasil pengendalian berkala Penyusunan laporan kegiatan
11. Undangan, disposisi Pelaksanaan tugas lain

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


8. Perangkat/Alat Kerja:
No Perangkat Kerja Digunakan Untuk Tugas
1. SOTK, Peraturan Perundang-undangan Menyusun rencana program bidang
2. Juknis, SOP Mendistribusikan tugas kepada bawahan
3. Juknis, SOP, Peraturan perundang- Menyiapkan bahan rumusan kebijakan bina
undangan, Naskah Dinas jasa konstruksi
4. SOP, peraturan perundang-undangan, Mengoordinasikan penyelenggaraan
surat keluar, surat tugas, telaahan staf
kegiatan penyusunan pedoman standard,
dan pemberian bimbingan, supervisi dan
konsultasi bina jasa konstruksi
5. Juknis, SOP, peraturan perundang- Mengoordinasikan penyelenggaraan
undangan, surat keluar, surat tugas, kegiatan pengaturan jasa konstruksi
telaahan staf
6. Juknis, SOP, peraturan perundang- Mengoordinasikan penyelenggaraan
undangan, surat keluar, surat tugas, kegiatan pemberdayaan jasa konstruksi
telaahan staf
7. Juknis, SOP, Peraturan perundang- Memberikan saran dan pertimbangan
undangan, Naskah Dinas kepada Atasan dan pengembangan strategi
8. SOP, KAK, peraturan perundangan, Mengawasi dan mengendalikan kegiatan
juknis
9. SOTK, SOP, peraturan perundang- Membina disiplin Pejabat di bawahnya
undangan
10. SOP, KAK, peraturan perundangan Menyusun laporan kegiatan
11. SOTK, Surat tugas Melaksanakan tugas lain

9. Hasil Kerja:
No Hasil Kerja Satuan Hasil
1. Rencana program bidang Dokumen
2. Rencana operasional kegiatan Bidang, evaluasi kinerja Dokumen
bawahan
3. Rancangan Perda/Perbup/Keputusan Bupati/Keputusan Dokumen
Kepala Dinas
4. Laporan pelaksanaan kegiatan pengoordinasian Dokumen
penyusunan pedoman, standard, pemberian bimbingan,
supervisi dan konsultasi pelaksanaan urusan bina jasa
konstruksi
5. Laporan pelaksanaan kegiatan pengoordinasian Dokumen
pengaturan jasa konstruksi
6. Laporan pelaksanaan kegiatan pengoordinasian Dokumen
pemberdayaan jasa konstruksi
7. Naskah Dinas Dokumen
8. Laporan pengawasan kegiatan Dokumen
9. Surat keputusan hukuman disiplin, laporan hasil Dokumen
pemeriksaan pelanggaran disiplin, penilaian prestasi kerja
10. Laporan realisasi kegiatan Bidang Bina Jasa Konstruksi Dokumen
11. Laporan Pelaksanaan Tugas Dokumen

10. Tanggung Jawab:


a. Ketepatan tindakan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program sehingga dapat
mencapai target dan tujuan yang diinginkan;
b. Ketepatan tindakan pembinaan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja Pejabat
pengawas;
c. Keakuratan data yang digunakan dalam merumuskan program;
Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi
d. Keakuratan laporan pelaksanaan program;
e. Keefektifan penggunaan anggaran sesuai aturan yang berlaku;
f. Keberhasilan dalam pelaksanaan program sesuai target yang ditetapkan;
g. Kelancaran pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan.

11. Wewenang:
a. Mengarahkan pelaksanaan tugas Pejabat di bawahnya;
b. Memastikan pencapaian target dan sasaran kegiatan;
c. Menolak memberikan informasi yang bersifat rahasia;
d. Memantau dan menilai kinerja Pejabat pengawas dan Pejabat pelaksana;
e. Menegur Pejabat di bawahnya sesuai kewenangan;
f. Menjatuhkan hukuman disiplin sesuai tingkat kewenangannya;
g. Mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan.

12. Korelasi Jabatan:


No Jabatan Unit Kerja/ Instansi Dalam Hal
1. Kepala Dinas Dinas PU & TR Konsultasi dan
Pelaporan
2. Sekretaris Dinas PU & TR Koordinasi/Konsultasi
dan Pelaporan
3. Kepala Bidang Dinas PU & TR Koordinasi
4. Kepala Seksi Dinas PU & TR Koordinasi/instruksi
5. Kepala Seksi/Pejabat Pelaksana Bidang Bina Jasa Instruksi
Konstruksi
6. Kepala Bagian Bina Ekonomi II Sekretariat Daerah Koordinasi
7. Pengurus Assosiasi Perusahaan Assosiasi Perusahaan Koordinasi
Jasa Konstruksi Jasa Konstruksi
8. Pengurus Assosiasi Profesi Jasa Assosiasi Profesi Jasa Koordinasi
Konstruksi Konstruksi

13. Kondisi Lingkungan Kerja:


No Aspek Faktor
1. Tempat kerja Di dalam ruangan
2. Suhu Dingin dengan perubahan
3. Udara Sejuk
4. Keadaan ruangan Cukup
5. Letak Datar
6. Penerangan Terang
7. Suara Tenang
8. Keadaan tempat kerja Bersih
9. Getaran Tidak ada

14. Resiko Bahaya:


No Fisik / Mental Penyebab
1.

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


15. Syarat Jabatan:
a. Pangkat/Gol. Ruang : Penata Tingkat. I, III/d (Minimal satu tingkat
dibawahnya/Penata, III/c)

b. Pendidikan : Minimal diploma IV atau Sarjana - Jurusan Teknik Sipil,


Teknik Arsitektur , atau jurusan lain yang relevan

c. Kursus/Diklat :
1) Penjenjangan : Pelatihan Struktural Kepemimpinan Administrator
2) Teknis : Diklat Manajemen Proyek Konstruksi, Diklat Sistem
Manajemen Mutu Konstruksi,

d. Pengalaman kerja : 1) Pengalaman pada Jabatan pengawas paling singkat 3


(tiga) tahun atau JF yang setingkat dengan Jabatan
pengawas sesuai dengan bidang tugas Jabatan yang
akan diduduki;

e. Pengetahuan kerja : 1) Mengetahui dan memahami tentang manajemen jasa


konstruksi;
2) Mengetahui dan memahami tentang Ilmu komunikasi,
motivasi dan advokasi;
3) Mengetahui dan memahami psikologis perilaku.

f. Keterampilan kerja : 1) Memiliki kemampuan komunikasi, informasi, edukasi dan


advokasi baik kepada Pejabat di bawahnya, mitra kerja,
Atasan maupun kepada masyarakat secara umum;
2) Memiliki kemampuan menganalisis permasalahan di
bidang konstruksi;
3) Memiliki kemampuan melakukan penilaian (verifikasi dan
validasi) di bidang konstruksi
4) Memiliki kemampuan menjadi instruktur yang menarik;
5) Memiliki ketrampilan berbicara yang baik dan memiliki
rasa percaya diri yang tinggi jika berbicara di hadapan
audience

g. Bakat kerja :
1) G (Intelegensi) : Kemampuan belajar secara umum;
2) V (Verbal) : Kemampuan untuk memahami arti kata-kata dengan
penggunaannya secara tepat dan efektif;
3) Q ( Ketelitian ) : Kemampuan menyerap perincian yang berkaitan dalam
bahasa verbal atau dalam tabel.
h. Temperamen kerja : 1) D (Kemampuan menyesuaikan diri menerima tanggung
jawab untuk kegiatan memimpin, mengendalikan atau
merencanakan);
: 2) R (Kemampuan menyesuaikan diri dengan kegiatan yang
berulang atau secara terus-menerus melakukan kegiatan
yang sama sesuai dengan perangkat prosedur, urutan
atau kecepatan tertentu);

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


: 3) T (Kemampuan meyesuaikan diri dengan situasi yang
menghendaki pencapaian dengan tepat menurut batas-
batas/indikator/kriteria, toleransi atau standar-standar
tertentu);
4) I (Kemampuan menyesuaikan diri untuk pekerjaan-
pekerjaan mempengaruhi orang lain terkait pendapat,
sikap atau pertimbangan mengenai gagasan);
5) F (Kemampuan menyesuaikan diri dengan kegiatan yang
mengandung penafsiran perasaan (Feeling), Gagasan
(Idea), atau fakta (Fact) dari sudut pandangan pribadi);
6) M (Kemampuan menyesuaikan diri dengan kegiatan
pengambilan kesimpulan, pembuatan pertimbangan atau
pembuatan keputusan berdasar kriteria yang dapat diukur
atau diuji).

i. Minat kerja : 1) Realistik (R)


2) Investigatif (I)
3) Konvensional (K)
4) Sosial (S)
j. Upaya fisik : 1) Duduk
: 2) Berbicara
: 3) Mendengar
4) Berjalan

k. Kondisi fisik :
1) Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan
2) Umur : -
3) Tinggi badan : -
4) Berat badan : -
5) Postur badan : -
6) Penampilan : Rapi

l. Fungsi Pekerjaan : 1) D0 (Memadukan data)


: 2) D1 (MengKoordinasikan data)
: 3) D2 (Menganalisis data)
4) O1 (Berunding)
5) O3 (Menyelia)
6) O5 (Mempengaruhi)
7) O8 (Menerima Instruksi)

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi


16. Prestasi Kerja yang diharapkan :
Jumlah Hasil Waktu
No Satuan Hasil
(Dalam 1 Tahun) Penyelesaian
1. Dokumen
2. Dokumen
3. Dokumen
4. Dokumen
5. Dokumen
6. Dokumen
7. Dokumen
8. Dokumen
9. Dokumen
10. Dokumen
11. Dokumen

17. Butir Informasi Lain :


.........................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................

Paser, ........................ 2017


Tim Analisis Jabatan,

Rustan T, SKM
NIP.19741213 199703 1 004

Mengetahui;

Kepala Dinas Kepala Bidang


Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Bina Jasa Konstruksi

Ir. Bachtiar Efendi, MT Ir. Hasanuddin, MM


NIP. 19600130 198903 1004 NIP. 196703061996031002

Informasi Jabatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi