Anda di halaman 1dari 2

ASSESMEN PASIEN DEWASA RESIKO

JATUH

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. EndahDwiPutrianti
JAYANTI NIP.197811122008012009
1. Pengertian Merupakan proses menilai dan mengevaluasi serta mengambil tindakan
pada pasien yang mempunyai risiko jatuh di Unit Kerja Puskesmas Jayanti.
2. Tujuan Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah- langkah untuk mencegah
kejadian pasien dewasa resiko jatuh di Puskesmas Jayanti
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Jayanti No.440/ -PKM. JYT tentang kebijakan
pedoman dan penanganan risiko pasien jatuh di Puskesmas Jayanti
4. Referensi 1. UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 136.
2. PERMENKES No. 1438 Tahun 2010 tentang Standar pelayanan kesehatan.
3. PERMENKES No. 1691 Tahun 2011 tentang Keselamatan pasien.
5. Prosedur / 1. Dokter/ Perawat/ Bidan/ Petugas lain memperhatikan cara berjalan pasien (tidak
seimbang, sempoyongan, menggunakan tongkat)
Langkah-
2. Dokter dan perawat melakukan skrining pada setiap pasien di Puskesmas Jayanti
langkah 3. Pasien dengan risiko jatuh dengan gejala sebagai berikut: pasien tua,penurunan
kesadaran, kelemahan anggota gerak, kejang, riwayat penggunaan
alkohol, riwayat penggunaan obat psikotropika, Pasien PONED
4. Dokter/ perawat melakukan asesmen risiko jatuh pada pasien dewasa
menggunakan Morse Fall Scale
5. Pada kategori pasien dengan risiko tinggi, dilakukan pencegahan
dengan :
a. Memastikan tempat tidur/ brankard dalam posisi rendah dan roda terkunci
b. Menutup pagar tempat tidur/ brankard
c. Orientasikan pasien/ penunggu tentang lingkungan/ ruangan
d. Letakkan tanda Kewaspadaan Jatuh pada panel informasi pasien
e. Lakukan pemasangan fiksasi fisik apabila diperlukan dengan
persetujuan keluarga

1/3
6. Bagan Alir
ASSESMEN PASIEN DEWASA
RESIKO JATUH

IDENTIFIKASI/SKREENING PASIEN
PONED/LANSIA RESTI/PASIEN
RESTI JATUH

ASSESMEN DENGAN MORSE FALL


SCALE

PENCEGAHAN DENGAN:
- MENGUNCI BRANKAR/KURSI
RODA
- KUNCI PAGAR PEMBATAS
BRANKAR
- LETAKAN TANDA WASPADA
JATUH
- FIKSASI APABILA
DIPERLUKAN

8. Unit terkait 1. Poned


2. IGD Maternal
3. Poli Umum
4. Klinik Lansia
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait 2. Pencatatan dan Pelaporan Insiden KTD, KTC, KPC, KNC

2/3