Anda di halaman 1dari 9

TUGAS MATA KULIAH

METODOLOGI PENELITIAN
TERMINOLOGI PENELITIAN ILMIAH

DOSEN :

Prof. Ir. Ngakan Putu Sueca, MT.Ars, Ph.D

MAHASISWA :

I Made Prem Hari Kwicandra

1504205011

Kelas A

JURUSAN ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS UDAYANA

2017/2018
1. Penelitian

Riset atau penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi


yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk
menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian, diakses tanggal 3 oktober 2017)

Dari Kutipan diatas maka, penelitian menurut saya merupakan suatu


kegiatan yang terkait dengan aturan dilakukan secara langsung dan terus
berlanjut sampai mendapatkan tujuan yang diinginkan

2. Proses Penelitian

Proses Penelitian : suatu kegiatan yang dilakukan yang bersifat sistematis


saat melakukan sebuah penelitian. Dimana proses-proses penelitian tersebut
dijabarkan sebagai berikut :

- Identifikasi masalah : menetapkan atau menentukan suatu masalah yang ingin


dibahas sehingga dapat menjadi acuan dan batasan batasan atau tolak ukur
dalam sebuah penelitian
- Perumusan Masalah : setelah menentukan masalah maka, kemudian masalah
tersebut dipilah lalu dijabarkan secara singkat dan padat agar dapat dibuat
pembahasannya
- Penulusuran Pustaka : sebuah langkah awal yang digunakan untuk
mengumpulkan suatu data secara umum sesuai dengan pokok bahasan yang
telah dibuat
- Rancangan Penelitian: merencanakan atau mengatur segala penataan yang
akan dilakukan dalam penelitian sesuai dengan teknik dan metode penelitian
yang ada
- Pengumpulan data : suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan
data- data/objek yang diteliti yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
sesuai dengan rancangan penelitian
- Pengolahan data : data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan
dikelompokkan secara berurutan sehingga dapat diterima oleh akal pikiran
manusia sesuai dengan rancangan penelitian yang ditetapkan
- Penyimpulan Hasil : Sebuah pendapat yang didapat dan dibuat oleh peneliti
berdasarkan data-data dari objek yang telah diteliti, dikumpulkan dan diolah
sesuai dengan rancangan penelitian. Kesimpulan ini bersifat faktual objektif dan
transparan.

3. Konsep Dasar Penelitian

Konsep adalah Hasil abstraksi dari realitas empirik, yang ada di alam
mental / pikiran Gagasan menyebabkan timbulnya konsep. Konsep
menggambarkan suatu himpunan gejala tertentu yang dikelompokkan /
dikategorikan ke dalam suatu kesatuan karena kesamaan ciri tertentu.
Mudahnya konsep adalah ide-ide, penggambaran hal-hal atau benda-benda
atau pun gejala-gejala sosial, yang dinyatakan dalam istilah atau kata. (Bersiap.
Blog, 2015, Konsep Penelitian, http://blog.bersiap.com/informasi/defenisi-
konsep-secara-lengkap-termasuk-unsurnya)

menurut Soedjadi (2000:14), Konsep adalah ide abstrak yang dapat


digunakan untuk mengadakan klasifikasi atau penggolongan yang pada
umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangkaian kata (lambang
bahasa).

Dari kutipan diatas maka, konsep dasar penelitian menurut saya adalah
suatu ide atau gagasan dasar yang dimiliki oleh peneliti yang bersifat abstrak
mengenai suatu kejadian atau gejala yang terjadi yang nantinya disederhanakan
secara jelas ke dalam suatu permasalahan dalam penelitian, sehingga dapat
diukur secara empiris (berdasarkan pengalaman, percobaaan atau pengamatan
yang telah dilakukan)

4. Penelitian dan Penyelidikan

Penelitian dan penyelidikan, merupakan kata yang memiliki kemiripan


makna sinonim. Hal itu dapat kita buktikan pula melalui KBBI yang
menyejajarkan kata makna kedua kata tersebut dalam makna dari kata riset.
Dalam KBBI Edisi IV (2014:1177) riset dimaknai sebagai penyelidikan
(penelitian) suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah untuk
meningkatkan pengetahuan dan pengertian, mendapatkan fakta yang baru, atau
melakukan penafsiran yang lebih baik.
Namun, sepertinya hal itu tidak berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.
Terdapat sekat pemisah di antara keduanya. Kata penelitian dalam
aplikasinya lebih banyak berkaitan dengan hal-hal yang berbau ilmiah di
bidang pendidikan. Sementara, kata penyelidikan (penyidikan) lebih condong
kepada hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas kepolisian atau aparatur
negara. Singkatnya, kata penelitian dianggap milik akademisi dan kata
penyelidikan adalah milik polisi. (Widyono. Hanputro, 2016, Penelitian dan
Penyelidikan, http://saluransebelas.com/penelitian-dan-penyelidikan/, diakses
tanggal 3 oktober 2017)

Dari Kutipan diatas, menurut saya penelitian dan penyelidikan adalah


sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan suatu kebenaran yang dapat
dipertanggungjawabkan atau untuk memperoleh jawaban dari suatu masalah
yang dapat dilakukan secara ilmiah, dimana dalam hal ini penelitian tersebut di
kelompokkan untuk mencari hal hal yang bersifat ilmiah dalam lingkup
pendidikan sedangkan penyelidikan dilakukan untuk memperoleh suatu
kebenaran dimana kebenaran yang dimaksud disini yaitu bersifat hukum seperti
tindak pidana dan sebagainya.

5. Terminologi Penelitian

Terminologi Penelitian : Terminologi (bahasa Latin: terminus) atau


peristilahan adalah ilmu tentang istilah dan
penggunaannya. Istilah (Arab: , iil) adalah kata dan
gabungan kata yang digunakan dalam konteks tertentu. Kajian terminologi
antara lain mencakup pembentukannya serta kaitan istilah dengan
suatu budaya. Ahli dalam terminologi disebut dengan juruistilah "terminologist"
dan kadang merupakan bagian dari bidang penerjemahan.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Terminologi, diakses tanggal 4 oktober 2017)

Dari Kutipan diatas Terminologi Penelitian menurut saya adalah suatu ilmu
yang membahas dan mempelajari tentang istilah-istilah atau bahasa atau makna
lain yang ada dalam suatu penelitian. Istilah-istilah yang ada dalam penelitian
yaitu :

Metodologi Penelitian :

Merupakan sebuah cara untuk mengetahui hasil dari sebuah


permasalahan yang spesifik, dimana permasalahan tersebut disebut juga
dengan permasalahan penelitian. (Hidayat. Anwar, 2016, Metodologi
Penelitian, https://www.statistikian.com/2016/11/metodologi-
penelitian.html, diakses tanggal 4 oktober 2017)

Dari kutipan diatas maka metodologi penelitian menurut saya adalah


Suatu metode-metode yang digunakan peneliti untuk mendapatkan data
yang diperlukan dari sebuah persoalan penelitian

Metode penelitian :

Tata cara yang dimiliki dan dilakukan oleh peneliti dalam rangka untuk
mengumpulkan informasi atau data serta melakukan investigasi terhadap
data yang telah didapatkan tersebut. (Hidayat. Anwar, 2017, Metode
Penelitian, https://www.statistikian.com/2017/02/metode-penelitian.html)

Dari kutipan diatas maka metode penelitian menurut saya adalah suatu
tatanan langkah-langkah peneliti untuk mendapatkan data-data/objek yang
ingin diteliti serta melakukan peninjauan/percobaan terhadap data yang
didapat untuk memperoleh kebenaran yang relevan.

Studi kasus :

Bimo Walgito (2010: 92) studi kasus merupakan suatu metode untuk
menyelidiki atau mempelajari suatu kejadian mengenai perseorangan
(riwayat hidup). Pada metode studi kasus ini diperlukan banyak informasi
guna mendapatkan bahan-bahan yang agak luas.Metode ini merupakan
integrasi dari data yang diperoleh dengan metode lain.

Dari Kutipan diatas, pengertian studi kasus menurut saya adalah suatu
tindakan/cara unutk menguji atau menginvestigasi suatu kejadian individu
secara mendalam dan terperinci, dimana sasaran penelitian dapat berupa
manusia, latar, peristiwa dan dokumen-dokumen yang betujuan untuk
memahami objek penelitian tersebut.

Populasi :

Keseluruhan subyek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua


elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan
penelitian populasi atau studi populasi atau study sensus (Sabar, 2007).
Sedangkan menurut Sugiyono pengertian populasi adalah wilayah
generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono,2011:80).

Dari kutipan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Populasi adalah


subyek/obyek penelitian yang bersifat heterogen dan menyeluruh yang
dapat berupa manusia maupun benda alam disekitarnya yang memiliki
kualitas dan karakteristik/sifat tertentu yang dipelajari oleh peneliti.

Sampel :

Sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi


tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut
prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. (N. Sora, 2015,
Sampel Dalam Penelitian, http://www.pengertianku.net/2015/03/pengertian-
populasi-dan-sampel-serta-teknik-sampling.html, diakses tanggal 4 Oktober
2017)

Dari Kutipan diatas maka menurut saya pengertian dari sampel adalah
bagian kecil yang mewakili suatu populasi untuk memudahkan peneliti
dalam melakukan kegiatannya untuk mengumpulkan data. Sampel yang
akan diambil dari populasi itu harus benar-benar dapat mewakili dan
dijadikan dasar dalam penelitian.

Teknik Sampling :
Sebuah metode atau cara yang dilakukan untuk menentukan jumlah dan
anggota sampel. Setiap anggota tentu saja wakil dari populasi yang dipilih
setelah dikelompokkan berdasarkan kesamaan karakter. Teknik sampling
yang digunakan juga harus disesuaikan dengan tujuan dari penelitian.
(Dahlan. Ahmand, 2015, Teknik Sampling,
http://www.eurekapendidikan.com/2015/09/defenisi-sampling-dan-teknik-
sampling.html, Diakses Tanggal 4 Oktober 2017)

Dari kutipan diatas, maka teknik sampling adalah tata cara yang
digunakan peneliti untuk menentukan bagian kecil atau yang mewakili dari
sampel tersebut sesuai dengan tujuan dari penelitian, dimana sampel yang
dipilih harus dapat merepresentasikan populasi tersebut berdasarkan
kesaaman karakternya.

Ukuran Sampel :

Besarnya jumlah sampel yang harus diambil dari populasi dalam suatu
kegiatan penelitian sangat tergantung dari keadaan populasi itu sendiri,
semakin homogen keadaan populasinya maka jumlah sampel semakin
sedikit, begitu juga sebaliknya.( Angraini. Lusi, 2011, Ukuran Sampel,
http://lusi-angraini.blogspot.co.id/2011/12/populasi-dan-sampel.html,
diakses tanggal 4 Oktober 2017)

Dari Kutipan diatas, maka ukuran sampel menurut saya adalah jumlah
sampel yang didapat dari populasi dalam suatu penelitian, dimana
ditentukan oleh bagaimana keadaan dari populasi dalam penelitian itu
sendiri.

Validitas :

Berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan
dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukam fungsi ukurannya
(Azwar 1986). Selain itu validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan
bahwa variabel yang diukur memang benar-benar variabel yang hendak
diteliti oleh peneliti (Cooper dan Schindler, dalam Zulganef, 2006).
Dari Kutipan diatas maka validitas menurut saya adalah suatu alat ukur
dalam penelitian yang memiliki fungsi ukur yang tepat dan cermat yang
dapat mendeteksi perbedaan kecil yang diukurnya sehingga menjadi suatu
patokan yang digunakan oleh peneliti.

Reliabilitas :

Sugiharto dan Situnjak (2006) menyatakan bahwa reliabilitas menunjuk


pada suatu pengertian bahwa instrumen yang digunakan dalam penelitian
untuk memperoleh informasi yang digunakan dapat dipercaya sebagai alat
pengumpulan data dan mampu mengungkap informasi yang sebenarnya
dilapangan. Sedangkan Ghozali (2009) menyatakan bahwa reliabilitas
adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator
dari peubah atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal
jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil
dari waktu ke waktu.

Dari kutipan diatas, maka reliabilitas menurut saya adalah suatu


pengukuran yang dilakukan berulang-ulang untuk mendapatkan hasil yang
sama atau konsisten sehingga dapat mengungkap informasi yang benar dan
terpercaya.

Analisa kualitatif :

Menurut (Bogdan & Biklen, 1982) adalah uapaya yang dilakukan


dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-
milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskanya, mencari
dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang
dipelajari, dan memetuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.

Dari Kutipan diatas, pengertian analisa kualitatif menurut saya adalah


suatu cara untuk memecahkan atau menguraikan suatu data yang bersifat
deskriptif atau tidak dapat dihitung dengan menggunakan angka, menjadi
lebih kecil sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh orang lain

Analisa Kuantitaif :
Adalah suatu analisa yang digunakan untuk mengetahui kadar suatu zat
(Svehla, 1985). Analisa Kuantitatif berkaitan dengan penetapan beberapa
banyak suatu zat tertentu yang terkandung dalam suatu sampel. Zat yang
ditetapkan tersebut, yang sering kali dinyatakan sebagai konstituen atau
analit, menyusun sebagian kecil atau sebagian besar sampel yang di
analisis (Day and Underwood, 2002)

Dari Kutipan diatas, pengertian analisa kualitatif menurut saya adalah


suatu cara untuk memecahkan atau menguraikan suatu data yang bersifat
dapat diukur dengan ukuran tertentu atau sesuatu yang bersifat dapat
dihitung dengan menggunakan angka, menjadi lebih kecil sehingga dapat
lebih mudah dipahami oleh orang lain

Sampling Eror :

Sebagai kesalahan sampling atau kesalahan pengambilan sampel. Dan


dalam kenyataannya, setiap metode pemilihan sampel dapat dipakai
tergantung pada permasalahan dan karakteristik populasi atau objek yang
ditinjau. (Agung. I Gusti Ngurah, 2003, Statistika Penerapan Metode Analisis
Untuk Tabulasi Sempurna dan Tak Sempurna, Jakarta, PT RajaGrafindo Persada.
diakses tanggal 4 Oktober 2017)

Dari kutipan diatas menurut saya pengertian daei sampling eror adalah
suatu kesalahan sampel yang tidak dapat ditejermahkan dalam kehidupan
sehari-hari karena data dari parameter populasinya atau tolak ukur yang
digunakan tidak valid atau tidak sesuai sehingga memberikan data yang
tidak meyakinkan.