Anda di halaman 1dari 317

2015

DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR


TAHUN 2015
PROFIL KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

Buku ini diterbitkan oleh

DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR


JL. A. YANI 118 SURABAYA
Telp. (031) 8280715 / 8280910 / 8299056
Fax. (031) 8290423 / 8299056
Website : http://dinkes.jatimprov.go.id
Email : info@dinkesjatim.go.id / humas@dinkesjatim.go.id
PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan; Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo;


Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek; Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung;
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar; Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri;
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang; Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang;
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember; Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi;
Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso; Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo;
Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo; Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo; Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto;
Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang; Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk;
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun; Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi; Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro;
Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban; Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik; Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang; Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep; Dinas Kesehatan Kota Kediri;
Dinas Kesehatan Kota Blitar; Dinas Kesehatan Kota Malang;
Dinas Kesehatan Kota Probolinggo; Dinas Kesehatan Kota Pasuruan;
Dinas Kesehatan Kota Mojokerto; Dinas Kesehatan Kota Madiun;
Dinas Kesehatan Kota Surabaya; Dinas Kesehatan Kota Batu;
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur;
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur :
Seksi Kesehatan Keluarga; Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus;
Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang; Seksi Pemberantasan Penyakit;
Seksi Penyehatan Lingkungan; Seksi Promosi Kesehatan; Seksi Gizi;
Seksi Pencegahan, Pengamatan Penyakit dan Penanggulangan Masalah Kesehatan;
Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan; Seksi Pembiayaan Kesehatan;
Seksi Perencanaan, Pendayagunaan dan Pengembangan SDM Kesehatan;
Sub Bagian Penyusunan Program;
Seksi Informasi dan Penelitian Pengembangan Kesehatan;
SAMBUTAN
KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Taala, bahwa buku Profil
Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 ini dapat diterbitkan setelah beberapa lama
berproses dalam penyusunannya. Disadari sepenuhnya bahwa penyusunan buku Profil
Kesehatan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena beberapa kendala dalam
pengelolaan data dan informasi di tingkat kabupaten/kota dan juga di tingkat Provinsi serta
dikarenakan proses penyusunan atau pengumpulannya belum sepenuhnya memanfaatkan
sarana elektronik/teknologi informasi.
Atas terbitnya Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2015, kami
memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota dan jajarannya, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan
jajarannya, Tim Penyusun Profil Kesehatan di lingkunan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Timur yang telah berupaya memberikan kontribusinya, serta kepada semua pihak yang telah
membantu memberikan data dan informasi guna penyusunan buku Profil Kesehatan ini.
Di tahun mendatang, kiranya Buku Profil Kesehatan dapat diterbitkan lebih awal dengan
memuat data dan informasi berkualitas, serta tetap memperhatikan kedalaman analisa dan
konsistensi datanya, sehingga buku Profil Kesehatan ini dapat dijadikan rujukan penting dan
utama dalam proses manajemen pembangunan kesehatan khususnya di Jawa Timur.
Semoga Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2015 ini dapat bermanfaat bagi semua
pihak, baik di lingkungan pemerintahan, akademisi, organisasi profesi, swasta serta
masyarakat umum yang membutuhkan informasi di bidang kesehatan. Kami tetap
mengharapkan kritik, saran atau masukan dari para pembaca guna penyempurnaan Profil
Kesehatan di masa datang.
Surabaya, 2016

i
DAFTAR ISI

SAMBUTAN KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR i


DAFTAR ISI ii
DAFTAR LAMPIRAN iv
DAFTAR GAMBAR xi
DAFTAR TABEL xiv
BAB 1 PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Sistematika Penyajian 2
BAB 2 GAMBARAN UMUM JAWA TIMUR 3
2.1 Kondisi Geografis dan Administrasi 3
2.2 Topografi 4
2.3 Hidrografi 5
2.4 Iklim 5
2.5 Kependudukan 5
BAB 3 SITUASI DERAJAT KESEHATAN 7
3.1 Angka Kematian (Mortalitas) 7
3.2 Angka Kesakitan (Morbiditas) 10
3.3 Status Gizi Masyarakat 25
BAB 4 SITUASI UPAYA KESEHATAN 29
4.1 Pelayanan Kesehatan Dasar 29
4.2 Pelayanan Kesehatan Keluarga 30
4.3 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut 41
4.4 Pelayanan Kesehatan Rujukan dam Khusus 43
4.5 Ketersediaan Obat 43
4.6 Perbaikan Gizi Masyarakat 45
4.7 Perilaku Masyarakat 47
4.8 Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat 48
4.9 Pelayanan Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Dasar 49
BAB 5 SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN 51
5.1 Sarana Kesehatan 51
5.2 Tenaga Kesehatan 57
5.3 Anggaran Kesehatan 58
BAB 6 PENUTUP

ii
LAMPIRAN

iii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Luas Wilayah, Desa/Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah


Tangga dan Kepadatan Penduduk Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 2 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur,
Lampiran 3 Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Melek Huruf Menurut
Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 4 Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 5 Jumlah Kematian Neonatal,Bayi dan Balita Menurut Jenis Kelamin
dan Kabupaten /Kota
Lampiran 6 Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur dan Kabupaten/Kota
Lampiran 7 Jumlah Kasus Baru TB BTA+ seluruh Kasus TB,TB pada anak dan
CNR dan Kabupaten/Kota
Lampiran 8 Jumlah Kasus dan Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+ Menurut
Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 9 Jumlah Angka Kesembuhan dan Pengobatan lengkap TB Paru BTA+
serta Keberhasilan Pengobatan Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten / Kota
Lampiran 10 Penemuan Kasus Pneumonia Balita Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 11 Jumlah Kasus Baru H4, AIDS dan Syphilis Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 12 Persentase Donor Darah Diskrining Terhadap H4 Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 13 Kasus Diare yang Ditangani Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 14 Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 15 Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun dan Cacat Tingkat 2 Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 16 Jumlah Kasus dan Angka Pre5alensi Penyakit Kusta Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 17 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat RFT Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 18 Jumlah Kasus AFP ( Non Polio ) Menurut Kabupaten / Kota

iv
Lampiran 19 Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 20 Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 21 Jumlah Kasus DBD Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 22 Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 23 Penderita Filariasis Ditangani Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 24 Pengukuran Tekanan Darah Penduduk 18 Tahun Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten / Kota
Lampiran 25 Pemeriksaan Obesitas Menurut jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 26 Cakupan Deteksi dini Kanker leher Rahim dengan Metode 4A dan
Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Klinik ( CBE ) dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 27 Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB menurut jenis Kejadian
Luar Biasa ( KLB) dan Kabupaten/Kota
Lampiran 28 Kejadian Luar Biasa ( KLB ) di Desa Kelurahan yg ditangani 24 jam
Lampiran 29 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil,Persalinan di Tolong Tenaga
Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Menurut Kabupaten /
Kota
Lampiran 30 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Ibu Hamil Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 31 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Wanita Usia Subur Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 32 Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan Tablet FE 1 dan FE 3 Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 33 Jumlah dan Persentase Penanganan Komplikasi Kebidanan dan
Komplikasi Neonatal Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 34 Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 35 Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 36 Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 37 Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 38 Cakupan Kunjungan Neonatal Menurut Kabupaten/Kota

v
Lampiran 39 Jumlah Bayi yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 40 Cakupan Pelayanan Kesehatan Bayi Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 41 Cakupan Desa / Kelurahan Un4ersal Child Immunization ( UCI )
Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 42 Cakupan Imunisasi Hepatitis B 7 Hari dan BCG Pada Bayi Menurut
Kabupaten / Kota
Lampiran 43 Cakupan Imunisasi DPT- HB / DPT HB-Hib, Polio,Campak dan
Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 44 Cakupan Pemberian 5itamin A Pada Bayi dan Anak Balita Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 45 Jumlah Anak 0 -23 Bulan ditimbang Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 46 Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 47 Jumlah Balita Di Timbang Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 48 Cakupan Kasus Balita gizi Buruk yang Mendapatkan Perawatan
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 49 Cakupan Pelayanan Kesehatan ( Penjaringan ) Siswa SD & Setingkat
Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 50 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 51 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan Setingkat
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota
Lampiran 52 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Menurut Jenis Kelamin
dan Kabupaten/Kota
Lampiran 53 Cakupan Jaminan Kesehatan Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota
Lampiran 54 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan
Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan
Lampiran 54.1 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan
Gangguan Jiwa di Puskesmas
Lampiran 54.2 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan
Gangguan Jiwa di Rumah Sakit

vi
Lampiran 54.3 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan
Gangguan Jiwa di Sarana Kesehatan Lainnya
Lampiran 55 Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit
Lampiran 56 Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit
Lampiran 57 Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat ( Ber
PHBS ) Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 58 Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 59 Penduduk dengan Akses Berkelanjutan Terhadap Air Minum
Berkualitas ( Layak ) Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 60 Persentase Kualitas Air Minum di Pelayanan Air Minum yang
Memenuhi Syarat Kesehatan
Lampiran 61 Penduduk Dengan Akses Terhadap Fasilitas yang Layak ( Jamban
Sehat ) Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 62 Desa yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Lampiran 63 Persentase Tempat Tempat Umum Memenuhi Syarat Kesehatan
Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 64 Tempat Pengelolaan Makanan ( TPM ) Menurut Status Higiene
Sanitasi
Lampiran 65 Tempat Pengelolaan Makanan Di Bina dan Uji Petik
Lampiran 66 Persentase Ketersedian Obat dan 5aksin
Lampiran 67 Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan
Lampiran 68 Persentase Sarana Kesehatan ( Rumah Sakit) Dengan Kemampuan
Pelayanan Gawat Darurat ( GADAR ) Le5el 1 Menurut
Kabupaten/Kota
Lampiran 69 Jumlah Posyandu Menurut Strata per Kabupaten/Kota
Lampiran 70 Jumlah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 71 Jumlah Desa Siaga Menurut Kabupaten / Kota
Lampiran 72 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 72.1 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 72.2 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit
Lampiran 72.3 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan di Yankes Lain

Lampiran 72.4 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan di Klinik di Institusi Diknakes /
Diklat
Lampiran 72.5 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan di Klinik di Dinas Kesehatan
Kab/ Kota
Lampiran 72 Jumlah Posyandu Menurut Strata per Kabupaten/Kota

vii
Lampiran 73 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 73.1 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 73.2 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit
Lampiran 73.3 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan di Sarana
Pelayanan Kesehatan Lain
Lampiran 73.4 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan di Klinik di
Institusi Diknakes / Diklat
Lampiran 73.5 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan di Klinik di Klinik
di Dinas Kesehatan Kab / Kota
Lampiran 74 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan
Lampiran 74.1 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Puskesmas
Lampiran 74.2 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Rumah Sakit
Lampiran 74.3 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan Lain
Lampiran 74.4 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Institusi Diknakes/Diklat
Lampiran 74.5 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 75 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan
Lampiran 75.1 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 75.2 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit
Lampiran 75.3 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan di Sarana Kesehatan Lain
Lampiran 75.4 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan di Institusi Diknakes/Diklat
Lampiran 75.5 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan di
Fasilitas Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 76 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 76.1 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 76.2 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit
Lampiran 76.3 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan di Sarana Kesehatan Lain
Lampiran 76.4 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan di Institusi Diknakes/Diklat
Lampiran 76.5 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan di Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota
Lampiran 77 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 77.1 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan di Puskesmas

viii
Lampiran 77.2 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan di Rumah
Sakit
Lampiran 77.3 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan di Sarana
Kesehatan Lain
Lampiran 77.4 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan di Institusi
Diknakes/Diklat
Lampiran 77.5 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan di Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 78 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 78.1 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan di
Puskesmas
Lampiran 78.2 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan di Rumah
Sakit
Lampiran 78.3 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan di Sarana
Kesehatan Lain
Lampiran 78.4 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan di Institusi
Diknakes/Diklat
Lampiran 78.5 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan di Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 79 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan
Lampiran 79.1 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 79.2 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan di Rumah
Sakit
Lampiran 79.3 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan di Sarana
Kesehatan Lain
Lampiran 79.4 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan di Institusi
Diknakes/Diklat
Lampiran 79.5 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan di Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 80 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas
Kesehatan
Lampiran 80.1 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas
Kesehatan di Puskesmas
Lampiran 80.2 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas
Kesehatan di Rumah Sakit
Lampiran 80.3 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas

ix
Kesehatan di Sarana Kesehatan Lain
Lampiran 80.4 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas
Kesehatan di Institusi Diknakes/Diklat
Lampiran 80.5 Jumlah Tenaga Penunjang / Pendukung Kesehatan Di Fasilitas
Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Lampiran 81 Anggaran Kesehatan Kabupaten / Kota

x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Peta Administrasi Provinsi Jawa Timur
Gambar 2.2 Peta Topografi Provinsi Jawa Timur
Gambar 2.3 Piramida Persentase Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Provinsi Jawa Timur Tahun 2014
Gambar 3.1 Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKI (per 100.000
Kelahiran Hidup) Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2015
Gambar 3.2 AKI Per Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 3.3 Proporsi Penyebab Kematian Ibu Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 3.4 Perkembangan Persentase CDR dan Success Rate TB Provinsi Jawa
Timur Tahun 2010-2014
Gambar 3.5 Perkembangan Kasus HIV, AIDS dan Jumlah Kematian Provinsi Jawa
Timur Tahun 2010 - 2015
Gambar 3.6 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Faktor Resiko Penderita Provinsi
Jawa Timur Tahun 2014 dan 2015
Gambar 3.7 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin Penderita Provinsi
Jawa Timur Tahun 2010 dan 2015
Gambar 3.8 Persentase Cakupan Penemuan Kasus Pneumonia Provinsi Jawa
Timur Tahun 2010 - 2015
Gambar 3.9 Cakupan Pneumonia per Kabupaten/Kota tahun 2015
Gambar 3.10 Cakupan Penemuan Kasus Diare per Bulan Provinsi Jawa Timur
Tahun 2009 - 2015
Gambar 3.11 Sebaran Jumlah Penderita Malaria Import Provinsi Jawa Timur Tahun
2015
Gambar 3.12 Jumlah Penderita Klinis Filariasis Kronis di Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 3.13 Penemuan Kasus Kronis Filariasis di jawa Timur Tahun 2015
Gambar 3.14 Perkembangan Kasus Campak Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 -
2015
Gambar 3.15 Perkembangan Kasus Difteri dan Distribusi Kasus Difteri di Provinsi
Jawa Timur Tahun 2011 - 2015
Gambar 3.16 Perkembangan Kasus TN dan Kematian akibat TN di Provinsi Jawa
Timur Tahun 2010 - 2015
Gambar 3.17 Perkembangan Persentase Status Gizi Balita BB/U di Provinsi Jawa
Timur Tahun 2009 - 2015
Gambar 3.18 Perkembangan Prevalensi Status Gizi Balita BB/U di Provinsi Jawa

xi
Timur Tahun 2009 - 2015
Gambar 3.19 Perkembangan Kasus Gizi Buruk di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011
- 2015
Gambar 4.1 Perkembangan Jumlah Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap di
Puskesmas Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 - 2015
Gambar 4.2 Perkembangan Persentase Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K1
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2015
Gambar 4.3 Cakupan K1 Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 4.4 Perkembangan Persentase Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K4
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2015
Gambar 4.5 Perkembangan Persentase Cakupan Pertolongan Persalinan oleh
Tenaga Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2015
Gambar 4.6 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan per
Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 4.7 Perbandingan Jumlah Desa dan Jumlah Bidan Tinggal di Desa
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2015
Gambar 4.8 Perkembangan Persentase Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015
Gambar 4.9 Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani Provinsi Jawa Timur 2015
per Kabupaten/Kota
Gambar 4.10 Perkembangan Persentase Cakupan KN Lengkap Provinsi Jawa
Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.11 Perkembangan Persentase Cakupan Neonatal Komplikasi Ditangani
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.12 Perkembangan Persentase (Cakupan)Kunjugan Bayi Provinsi Jawa
Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.13 Cakupan Peserta KB Aktif Terhadap PUS Menurut Kabupaten/Kota
Tahun 2015
Gambar 4.14 Persentase Jenis Kepesertaan KB Aktif 2015
Gambar 4.15 Perkembangan Cakupan Desa/Kelurahan UCI Provinsi Jawa Timur
Tahun 2011 2015
Gambar 4.16 Perkembangan Hasil Program Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.17 Perkembangan Hasil Program UKGS (Perawatan Gigi) Provinsi Jawa
Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.18 Perkembangan Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 pada Ibu Hamil

xii
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.19 Perkembangan Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak
Balita Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
Gambar 4.20 Cakupan Kepesertaan JKN Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Gambar 5.1 Perkembangan Persentase Strata Posyandu Provinsi Jawa Timur
Tahun 2011-2015
Gambar 5.2 Diagram Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan di
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 2015

xiii
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Pencapaian Program Pemberantasan Penyakit Kusta Provinsi Jawa
Timur Tahun 2010-2015
Tabel 3.2 Pencapaian Hasil Kinerja Program DBD Provinsi Jawa Timur Tahun
2015
Tabel 3.3 Pencapaian Hasil Kinerja Program Malaria Provinsi Jawa Timur Tahun
2010 - 2015
Tabel 3.4 Pencapaian Hasil Kegiatan Penemuan Kasus Filariasis di Provinsi
Jawa Timur Tahun 2009 - 2015
Tabel 3.5 Survey Endemisitas Di Jawa Timur Dengan Hasil Positif Antigen (Mf >
1 %)
Tabel 3.6 Hasil Kegiatan Survey (Tas) Pada Anak Sekolah Di Jawa Timur
Pada Tahun 2015
Tabel 5.1 Jumlah Rumah Sakit Berdasarkan Kepemilikan di Provinsi Jawa Timur
Tahun 2015
Tabel 5.2 Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan di Provinsi Jawa
Timur Tahun 2012-2015
Tabel 5.3 Jumlah dan Rasio Tenaga Medis, Paramedis, dan Tenaga Kesehatan
Lainnya di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

xiv
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang optimal. Dalam konstitusi organisasi kesehatan dunia yang bernaung di bawah
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), disebutkan bahwa salah satu hak asasi manusia
adalah memperoleh manfaat, mendapatkan dan atau merasakan derajat kesehatan setinggi-
tingginya, sehingga Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi dan
Kabupaten/Kota dalam menjalankan kebijakan dan program pembangunan kesehatan tidak
hanya berpihak pada kaum tidak punya, namun juga berorientasi pada pencapaian
Millenium Development Goals (MDGs).
Untuk mendukung keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan tersebut, salah
satunya dibutuhkan adanya ketersediaan data dan informasi yang akurat bagi proses
pengambilan keputusan dan perencanaan program. Selain itu, Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 17 Ayat 1 menyebutkan bahwa
pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan akses terhadap informasi, edukasi dan
fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya. Pada Pasal 168 juga menyebutkan bahwa untuk menyelenggarakan
upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan yang dilakukan
melalui sistem informasi dan melalui kerjasama lintas sektor, dengan ketentuan lebih lanjut
akan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Sedangkan pada pasal 169 disebutkan
pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh akses terhadap
informasi kesehatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Salah satu produk dari penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan adalah Profil
Kesehatan Provinsi yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk
memantau dan mengevaluasi pencapaian program. Sejalan dengan penyusunan Profil
Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini, di tingkat Kabupaten/Kota juga disusun Profil Kesehatan
Kabupaten/Kota sebagai salah satu paket penyajian data/informasi kesehatan yang
lengkap. Dengan kata lain, penyusunan Profil Kesehatan disusun secara berjenjang, dimulai
dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 1


Profil Kesehatan berisi data/informasi derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumber
daya kesehatan serta data/informasi lainnya yang menggambarkan kinerja sektor kesehatan
di suatu wilayah, baik pemerintah maupun swasta selama satu tahun.
Akhirnya dengan pembangunan yang intensif, berkeninambungan dan merata,
serta didukung dengan data/informasi yang tepat, maka diharapkan pembangunan di bidang
kesehatan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya
masyarakat Jawa Timur.

1.2 SISTEMATIKA PENYAJIAN


Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 terdiri dari beberapa bagian,
yakni sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan.
Bab ini berisi penjelasan latar belakang pembangunan kesehatan, maksud dan tujuan
penyusunan Profil Kesehatan serta sistematika penyajiannya.

Bab II Gambaran Umum.


Bab ini menyajikan gambaran umum Provinsi Jawa Timur meliputi keadaan geografis, data
kependudukan dan informasi umum lainnya.

Bab III Situasi Derajat Kesehatan.


Bab ini berisi uraian tentang berbagai indikator derajat kesehatan yang mencakup angka
kematian, angka/umur harapan hidup, angka kesakitan dan status gizi masyarakat.

Bab IV Situasi Upaya Kesehatan.


Bab ini menguraikan pelaksanaan program pembangunan di bidang kesehatan, yang
meliputi pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan (dan penunjang),
pemberantasan penyakit menular, perbaikan gizi masyarakat serta pembinaan kesehatan
lingkungan dan sanitasi dasar.

Bab V Situasi Sumber Daya Kesehatan.


Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, kefarmasian dan
perbekalan kesehatan, anggaran kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.

Bab VI Penutup.

Lampiran Data Profil Kesehatan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 2


BAB 2
GAMBARAN UMUM JAWA TIMUR
2.1 KONDISI GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI
Provinsi Jawa Timur terletak di bagian timur Pulau Jawa yang memiliki luas wilayah
daratan 47.959 km2 (sumber Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur). Jawa Timur
berada pada 1110 hingga 1144 Bujur Timur (BT) dan 712 hingga 848 Lintang Selatan
(LS) dengan batas wilayah sebagai berikut :
sebelah utara : Laut Jawa
sebelah selatan : Samudera Hindia
sebelah barat : Selat Bali
sebelah timur : Provinsi Jawa Tengah

Gambar 2.1 Peta Administrasi Provinsi Jawa Timur

Sumber : http://navperencanaan.com/appe/peta/viewmap?prov_code=jatim
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2013

Provinsi Jawa Timur memiliki 229 pulau, yang terdiri dari 162 pulau bernama dan
67 pulau tidak bernama, dengan panjang pantai sekitar 2.833,85 km. Pulau Madura
merupakan pulau terbesar yang saat ini sudah terhubung dengan wilayah daratan Jawa
Timur melalui jembatan Suramadu. Di sebelah timur Pulau Madura terdapat gugusan
pulau-pulau, yang paling timur adalah Kepulauan Kangean dan yang paling utara adalah

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 3


Kepulauan Masalembu. Di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, terdapat 2 (dua) pulau kecil,
yakni Nusa Barung dan Pulau Sempu. Sedangkan di bagian utara terdapat Pulau Bawean
yang berada 150 km sebelah utara Pulau Jawa. Kabupaten Banyuwangi memiliki wilayah
paling luas di antara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jawa Timur.
Secara administratif, Provinsi Jawa Timur terdiri dari 29 kabupaten, 9 kota, 662
kecamatan dan 8.505 desa/kelurahan (dapat dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel
1). Kabupaten Malang memiliki kecamatan terbanyak (33 kecamatan) dan Kabupaten
Lamongan dengan desa/kelurahan terbanyak (474 desa/kelurahan).

2.2 TOPOGRAFI
Gambar 2.2 Peta Topografi Provinsi Jawa Timur

Sumber : http://navperencanaan.com/appe/peta/viewmap?prov_code=jatim
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2013

Letak ketinggian wilayah di Provinsi Jawa Timur dari permukaan air laut terbagi
menjadi 3 (tiga) bagian yaitu :
Dataran tinggi (> 100 meter dari permukaan air laut) meliputi :
Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten
Bondowoso, Kabupaten Magetan, Kota Blitar, Kota Malang dan Kota Batu
Dataran sedang (45-100 meter dari permukaan air laut) meliputi :
Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten
Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun,
Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bangkalan, Kota Kediri dan Kota Madiun.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 4


Dataran rendah (< 45 meter dari permukaan air laut) meliputi :
Kabupaten Pacitan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten
Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto,
Kabupaten Jombang, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten
Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan,
Kabupaten Sumenep, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto dan
Kota Surabaya.

2.3 HIDROGRAFI
Provinsi Jawa Timur memiliki 2 (dua) sungai terpenting, yaitu Sungai Brantas dan
Sungai Bengawan Solo. Sungai Brantas memiliki mata air di daerah Malang dan sampai di
Mojokerto terpecah menjadi 2 (dua) yaitu Kali Mas dan Kali Porong yang keduanya
bermuara di Selat Madura. Sementara Sungai Bengawan Solo berasal dari Provinsi Jawa
Tengah dan bermuara di Kabupaten Gresik.
Di lereng Gunung Lawu di dekat perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah
terdapat Telaga Sarangan, yang merupakan sebuah danau alami. Selain itu, juga terdapat
bendungan di Provinsi Jawa Timur antara lain Bendungan Sutami dan Bendungan Selorejo
yang keduanya digunakan untuk irigasi, pemeliharaan ikan dan pariwisata.

2.4 IKLIM
Provinsi Jawa Timur memiliki iklim basah. Dibandingkan dengan wilayah Pulau
Jawa bagian barat, Jawa Timur pada umumnya memiliki curah hujan yang relatif lebih
sedikit. Curah hujan rata-rata 1.900 mm per tahun, dengan musim hujan selama 100 hari.
Suhu rata-rata berkisar antara 21-34 C. Suhu di daerah pengunungan relatif lebih rendah
dan bahkan di daerah Ranu Pani (lereng Gunung Semeru) suhu mencapai minus 4 C, yang
menyebabkan turunnya salju lembut.

2.5 KEPENDUDUKAN
Berdasarkan data hasil proyeksi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, jumlah
penduduk Provinsi Jawa Timur tahun 2015 sebesar 38.847.561 jiwa dengan rincian jumlah
penduduk laki-laki 19.172.610 jiwa dan penduduk perempuan 19.674.951 jiwa. Daerah
dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Kota Surabaya (2.848.583 jiwa), sedangkan
jumlah penduduk paling sedikit adalah Kota Mojokerto (125.703 jiwa). Kepadatan penduduk
di kota relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kabupaten. Kota Surabaya memiliki
kepadatan penduduk tertinggi dengan 8.728,08 km/jiwa.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 5


Gambar 2.3 Piramida Persentase Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Sumber : Proyeksi Jumlah Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2015


Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, 2015

Dari grafik piramida di atas, komposisi penduduk terbesar adalah kelompok umur 15-19
tahun, yakni 4,21 % laki-laki dan 4,07 % perempuan. Sedangkan komposisi penduduk paling
sedikit adalah kelompok umur 60-64 tahun, yakni 1,87 % laki-laki dan 1,90 % perempuan.
(Data kependudukan lebih detail dapat dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 2 .

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 6


BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Situasi derajat kesehatan di Provinsi Jawa Timur digambarkan empat indikator


pembangunan kesehatan, yaitu Angka Kematian (Mortalitas), Angka/Umur Harapan Hidup,
Angka Kesakitan (Morbiditas) dan Status Gizi Masyarakat.

3.1 ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)


Peristiwa kematian pada dasarnya merupakan proses akumulasi akhir (outcome)
dari berbagai penyebab kematian langsung maupun tidak langsung. Kejadian kematian di
suatu wilayah dari waktu ke waktu dapat memberikan gambaran perkembangan derajat
kesehatan masyarakat, di samping seringkali digunakan sebagai indikator dalam penilaian
keberhasilan program pembangunan dan pelayanan kesehatan.
Data kematian di komunitas pada umumnya diperoleh melalui data survei kerena
sebagian besar kejadian kematian terjadi di rumah, sedangkan data kematian di fasilitas
kesehatan hanya memperlihatkan kasus rujukan. Perkembangan tingkat kematian di tahun
2015 akan diuraikan di bawah ini.
3.1.1 ANGKA KEMATIAN IBU (AKI)
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dampak Kegiatan
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), di samping Angka Kematian Bayi (AKB). AKI dan AKB
merupakan indikator keberhasilan pembangunan daerah dan juga digunakan sebagai salah
satu pertimbangan dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Gambar 3.1 Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKI (per 100.000 Kelahiran Hidup)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2015

ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) PER 100.000 KH JAWA TIMUR


TREND AKI JATIM 2011 SD 2015 MENURUN

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota Tahun 2009 - 2015


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 7


Angka Kematian Ibu di Jawa Timur cenderung menurun tiga tahun terakhir. Hal ini
bisa dipahami mengingat selama ini telah dilakukan dukungan dari provinsi ke
kabupaten/kota berupa fasilitasi baik dari segi manajemen program KIA maupun sistem
pencatatan dan pelaporan, peningkatan klinis keterampilan petugas di lapangan serta
melibatkan multi pihak dalam pelaksanaan program KIA. Menurut MDGs tahun 2015, target
untuk AKI sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup. Pada tahun 2015, AKI Provinsi Jawa
Timur mencapai 89,6 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini mengalami penurunan
dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 93,52 per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan
gambaran AKI per Kabupaten/Kota di Jawa Timur pada tahun 2015 adalah sebagai berikut.

Gambar 3.2 AKI Per Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
200,00
180,00
160,00
140,00
120,00
100,00 89,60
80,00
60,00
40,00
20,00
-

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota Tahun 2015


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 3.2 menunjukkan bahwa AKI pada tahun 2015 tertinggi terdapat di
Kabupaten Bondowoso yaitu sebesar 188 per 100.000 kelahiran hidup atau kematian ibu
pada tahun 2015 di Kabupaten Bondowoso sebanyak 19 orang. Sedangkan AKI terendah
ada di Kabupaten Madiun yaitu sebesar 41,9 per 100.000 kelahiran hidup atau kematian ibu
pada tahun 2015 di Kabupaten Madiun sebanyak 4 orang. Walaupun capaian AKI di Jawa
Timur sudah memenuhi target Renstra dan MDGs, AKI harus tetap selalu ditekan. Berikut
proporsi penyebab terjadinya kematian ibu.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 8


Gambar 3.3 Proporsi Penyebab Kematian Ibu
Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Pendarahan Ekl Infeksi Jantung Lain-lain

26% 25%

12%
31%

6%

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 3.3 menunjukkan bahwa penyebab tertinggi kematian ibu pada tahun
2015 adalah Eklampsia yaitu sebesar 31% atau sebanyak 162 orang. Sedangkan penyebab
paling kecil adalah infeksi sebesar 6% atau sebanyak 34 orang.

3.1.2 ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB)


Keadaan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) yang
diperoleh dari laporan rutin relatif sangat kecil, sehingga data AKB yang dikeluarkan oleh
Badan Pusat Statistik (Provinsi Jawa Timur) diharapkan mendekati kondisi di lapangan.
Untuk mencapai target MDGs, dukungan lintas program dan lintas sektor serta organisasi
profesi yang terkait upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi sangat
diharapkan.
Masalah yang terkait dengan KIA, bahwa mulai tahun 2005 sd tahun 2015 ada
kecenderungan AKB(sumber BPS Jatim) stagnan di angka 30 per 1.000 KH, kalau pada
tahun 2005 pada posisi 36,65 per 1.000 KH sedangkan pada tahun 2012 pada posisi
28,31dan tahun 2013 AKB pada posisi 27,23 sedangkan tahun 2014 AKB 26,66, sedangkan
pada tahun 2015 25,3 angka dari BPS Prov. AKB Jatim sampai dengan tahun 2015 masih
diatas target MDGs.

3.2 ANGKA KESAKITAN (MORBIDITAS)


Selain menghadapi transisi demografi, Indonesia juga menghadapi transisi
epidemiologi yang menyebabkan beban ganda. Di satu sisi, kasus gizi kurang serta
penyakit-penyakit infeksi, baik re-emerging maupun new-emerging disease masih tinggi.
Namun di sisi lain, penyakit degeneratif, gizi lebih dan gangguan kesehatan akibat

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 9


kecelakaan juga meningkat. Masalah perilaku tidak sehat juga menjadi faktor utama yang
harus dirubah terlebih dahulu agar beban ganda masalah kesehatan teratasi.
Angka kesakitan (Morbiditas) pada penduduk berasal dari community based data
yang diperoleh melalui pengamatan (surveilans), terutama yang diperoleh dari fasilitas
pelayanan kesehatan melalui sistem pencatatan dan pelaporan rutin serta insidentil.
Sementara untuk kondisi penyakit menular, berikut ini akan diuraikan situasi beberapa
penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian, termasuk penyakit menular yang
dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dan penyakit yang memiliki potensi untuk menjadi
Kejadian Luar Biasa (KLB).

3.2.1 PENYAKIT MENULAR LANGSUNG


3.2.1.1 TUBERKULOSIS (TB)
Capaian indikator program, Provinsi Jawa Timur menempati urutan kedua di
Indonesia dalam jumlah penemuan penderita TB BTA positif kasus baru (di bawah Jawa
Barat). Akan tetapi dari angka penemuan kasus baru BTA positif (Case Detection
Rate/CDR), Provinsi Jawa Timur menempati urutan kedelapan dari 33 provinsi di Indonesia.
CDR pada tahun 2015 adalah 56%, dengan jumlah kasus TB BTA positif sebanyak 23.456
penderita. Target CDR yang ditetapkan adalah minimal 70%. Dari sisi kesembuhan
penderita yang diobati, angka yang didapatkan adalah 84%. Angka tersebut merupakan
data pasien yang diobati pada tahun 2014 yang telah menyelesaikan keseluruhan
pengobatannya. Target kesembuhan yang ditetapkan adalah 85%. Sedangkan angka
keberhasilan (Success Rate) penderita TB BTA positif kasus baru di Jawa Timur pada
tahun 2015 sudah sebesar 91%, sedangkan taget yang ditetapkan adalah lebih dari 90%.
Dengan succes rate >90%, menggambarkan semakin banyak masyarakat yang
menderita TB yang menyelesaikan pengobatan sampai tuntas. Mayoritas penderita TB
adalah usia produktif, sehingga dengan sembuh dan tuntasnya pengobatan masyarakat
dari penyakit TB berarti produktifitas mereka bisa meningkat dan mereka bisa hidup secara
normal di masyarakat. Maka impact-nya adalah masyarakat Jawa Timur terbebas dari TB
dan masalah-masalah sosial ekonomi yang diakibatkan karena penyakit TB.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 10


Gambar 3.4 Perkembangan Persentase CDR dan Success Rate TB
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2014

Persentase

Case Detection Rate


Tahun

Sumber : Laporan Program TB


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3.2.1.2 KUSTA
Secara umum prevalensi rate di Jawa Timur terjadi penurunan yaitu 1,10 menjadi
1,02 per 10.000 penduduk dimana memang penemuan kasus baru di sebagian besar
kabupaten/kota. Kecuali di Kabupaten Pamekasan dan Lumajang ada peningkatan 19,6%
dan 51,2% jika dibandingkan penemuan baru tahun 2014. Hal ini terjadi karena adanya
kegiatan Intensified Case Finding (ICF) yang dilakukan di 15 Puskesmas dengan sararan
masing-masing 10 lokasi. Pemilihan lokasi ini berdasarkan lokasi endemis (selama 3 tahun
berturut-turut ditemukan kasus baru). Hal ini mengindikasikan bahwa jika upaya penemuan
penderita dilakukan secara intensif dilokasi yang tepat kemungkinan masih akan
menemukan penderita baru mengingat prosentase cacat 2 dan anak masih cukup tinggi.
Keberhasilan pengobatan (RFT rate) tahun 2015 telah melebihi target (> 90%).
Secara komulatif mulai awal program sampai dengan akhir Desember 2015 penderita Kusta
yang dapat menyelesaikan pengobatan dengan MDT sebanyak 136.544 penderita Kusta.
Untuk pencapaian RFT rate di tingkat provinsi mencapai 91,1%, sedangkan pencapaian
RFT rate sebesar > 90% ada di 22 kabupaten/kota.
Untuk pencapaian program baik berdasarkan target Rencana Strategis, indikator
kinerja dari rencana kerja dan target program secara lengkap tergambar pada tabel berikut :

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 11


Tabel 3.1 Pencapaian Program Pemberantasan Penyakit Kusta
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015

Sumber : Laporan Program Kusta


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3.2.1.3 HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DAN ACQUIRED


IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (AIDS)
Sampai dengan Desember 2015, jumlah kasus AIDS yang dilaporkan adalah
14.498 orang, dan 32.646 kasus HIV. Dari jumlah tersebut 3.381 (23,3%) diantaranya
meninggal dunia. Angka tersebut sesungguhnya jauh lebih kecil dibandingkan angka yang
sebenarnya terjadi, dan dari hasil estimasi sampai dengan tahun 2012 diperkirakan jumlah
ODHA di Jawa Timur mencapai 57.321 orang. Dan sejak September 2003, Provinsi Jawa
Timur ditetapkan sebagai wilayah dengan prevalensi HIV yang terkonsentrasi bersama 5
(lima) provinsi lainnya, yaitu DKI Jakarta, Papua, Bali, Riau dan Jawa Barat.
Secara teoritis WHO membagi tingkat epidemi HIV menjadi 3 tingkat, yaitu :
1. Tingkat epidemi HIV rendah (low level epidemic), dimana prevalensi HIV pada
kelompok risiko tinggi masih di bawah 5%.
2. tingkat epidemic HIV terkonsentrasi (concentrated level epidemic), dimana pada
sub populasi tertentu (kelompok risiko tinggi) seperti kelompok Pekerja Seks
Komersial (PSK), kelompok Injecting Drug Users/Use (IDU), kelompok Waria,
Narapidana di Lembaga Permasyarakatan dan sebagainya, prevalensi HIV sudah
lebih dari 5% secara konsisten (dalam beberapa tahun pengamatan) dan atau
prevalensi HIV pada ibu hamil masih di bawah 1%.
3. tingkat epidemic HIV meluas (generalized level epidemic), dimana pada wilayah
dengan tingkat epidemic HIV terkonsentrasi ditambah prevalensi HIV pada ibu
hamil sudah lebih dari 1%.
Berdasarkan waktu, maka nampak sekali pesatnya peningkatan jumlah penderita
HIV/AIDS dari waktu ke waktu. Kalau tahun 1989 hanya 1 orang penderita yang dilaporkan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 12


maka mulai tahun 1999 meningkat tajam sekali dari tahun ke tahun dan jumlahnya terus
bertambah hingga Desember 2015.
Penambahan kasus AIDS dari tahun ke tahun sebagian besar berasal dari faktor
seksual. Sampai Desember 2015 secara kumulatif kasus AIDS yang dilaporkan sebanyak
14.498 kasus, dimana 3.381 (23,3%) diantaranya sudah meninggal. Sedangkan Kasus HIV
yang ditemukan melalui VCT ( KTS dan KTIP ) sebanyak 32,646 kasus.
Dari 38 kabupaten/kota semua sudah melaporkan adanya kasus AIDS berdasarkan
tempat asal penderita di seluruh kabupaten/kota; Berdasarkan tempat tinggal sebagian
besar ditemukan di Kota Surabaya,Kab Malang Kabupaten Pasuruan,. Kabupaten Gresik
dan Kabupaten Jember,
Namun sangat disadari bahwa kasus AIDS tersebut masih jauh lebih sedikit
dibandingkan kasus yang sesungguhnya mengingat tidak seluruh kasus AIDS yang ada
atau baru sebagian kecil yang dilaporkan (under reported).
Ditinjau dari cara penularan pada kasus AIDS dari data laporan Surveilans nampak
bahwa, faktor risiko yang tertinggi adalah heteroseksual 11.526 (79.5%) kasus, kemudian
penggunaan narkoba suntik (IDU) 1.713(11,8%) kasus dan homoseksual 558 (3,9%) kasus
yang selama ini mendominasi sebagai faktor risiko. Dan yang perlu mendapat perhatian
adalah kasus AIDS sudah nampak penularan dari ibu ke janinnya 529 (3,7%) kasus.

Gambar 3.5 Perkembangan Kasus HIV, AIDS dan Jumlah Kematian


Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 13


Gambar 3.6 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Faktor Resiko Penderita
Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 dan 2015

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan jenis kelamin, kasus AIDS sampai dengan tahun 2015 didominasi
kelompok laki-laki sebesar 8,979 kasus (61,9 %) dan wanita sebesar 5.519 kasus (38,1 %).
Namun proporsi perempuan cenderung mengalami peningkatan secara tajam dari tahun ke
tahun. Dan dari segi kelompok umur, maka kasus AIDS didominasi oleh kelompok umur
seksual aktif, yang tertinggi adalah kelompok usia 25-29 tahun 3.279 kasus, disusul
kelompok usia 30-34 tahun dengan 3.137 kasus, serta kelompok usia 35-39 tahun dengan
2.150 kasus. Disamping itu kasus HIV sudah ada yang manifestasi menjadi AIDS di
kalangan anak-anak dengan 499 kasus usia 0-9 tahun.

Gambar 3.7 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin Penderita


Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 - 2015

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 14


3.2.1.4 PNEUMONIA
Dengan adanya perubahan target sasaran menjadi 4,45% balita diharapkan
cakupan penemuan pneumonia meningkat. Dari grafik terlihat bahwa pada tahun 2015
terjadi peningkatan cakupan pneumonia diatas 50% walaupun belum mencapai target
nasional yang telah ditentukan. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik
pelaksana program maupun pengambil kebijakan serta masyarakat.

Gambar 3.8 Persentase Cakupan Penemuan Kasus Pneumonia


Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015

Sumber : Laporan Program Pneumonia


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2015, dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, masih terdapat 2
kabupaten/kota yang capaiannya dibawah 10% yaitu Kab. Sampang dan Kota Probolinggo.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik cakupan penemuan penderita Pneumonia di
Jawa Timur tahun 2015 sebagai berikut :

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 15


Gambar 3.9 Cakupan Pneumonia per Kabupaten/Kota tahun 2015

250,00 235,71
214,40
198,57
200,00 184,52

150,41
150,00 134,99 138,67
119,48 113,89
110,16 107,66
97,77
100,00 88,21 82,91
79,4578,18 77,8871,00 79,09 80,53
58,27 63,5656,19 63,80
50,28 52,14
43,44
39,27 37,2232,44
50,00 27,56
20,77 13,62 18,96 14,27 17,23
6,81 8,36 12,57

0,00

Sumber : Laporan Program Pneumonia


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3.2.1.5 DIARE
Cakupan pelayanan penyakit Diare dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir
cenderung meningkat, dimana pada tahun 2013 mencapai 118,39 %, dan sedikit menurun
pada tahun 2014 menjadi 106 % dan meningkat menjadi 110,66 % pada tahun 2015. Hal ini
terjadi karena penurunan angka morbiditas dari tahun 2012 yang sebesar 411/1.000
penduduk menjadi 214/1.000 penduduk pada tahun 2013.

Gambar 3.10 Cakupan Penemuan Kasus Diare per Bulan


Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2015

Sumber : Laporan Program Diare


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 16


Dari grafik 3.10 di atas terlihat bahwa mulai tahun 2009 sampai dengan tahun
2015, capaian penemuan kasus diare cenderung meningkat setiap tahunnya. Dan dari trend
perbulan kasus Diare selama tahun 2009 2015, perlu diwaspadai terjadinya peningkatan
kasus pada bulan Februari, Juli, dan Nopember. Puncak kasus terjadi awal tahun yaitu
bulan Januari. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik pelaksana
program maupun pengambil kebijakan serta masyarakat.
Kualitas tata laksana program Diare dari sisi pelaporan dalam kurun waktu 7
(tujuh) tahun terakhir belum seluruhnya mencapai target karena angka penggunaan Oralit
kurang dari 100 % dan angka penggunaan infus lebih besar dari 1 %.

3.2.2 PENYAKIT MENULAR BERSUMBER BINATANG


3.2.2.1 DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
Insiden rate (Incidence Rate) atau Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue
(DBD) di Jawa Timur pada tahun 2015 sebesar 54,18 per 100.000 penduduk, mengalami
peningkatan dibandingkan tahun tahun 2014 yakni 24,1 per 100.000 penduduk. Angka ini
masih di atas target nasional 49 per 100.000 penduduk.
Dilihat dari angka kesakitan DBD tahun 2015, di beberapa kabupaten/kota terjadi
peningkatan jumlah penderita DBD dibandingkan sebelumnya.

Tabel 3.2 Pencapaian Hasil Kinerja Program DBD


Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
No Indikator Satuan Target Realisasi
per 100.000
1 Angka Kesakitan (Incidence Rate) 49 54,18
penduduk
2 Angka Kematian (Case Fatality Rate) Persen 1 1,37
Sumber : Laporan Program DBD
Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dari tabel 3.1, angka kematian atau Case Fatality Rate (CFR) DBD tahun 2015
sebesar 1,37% , hal tersebut menunjukkan DBD di Jawa Timur diatas target < 1%.
DBD di Jawa Timur cenderung meningkat terkait dengan kepadatan penduduk,
mobilitas penduduk, urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, perilaku masyarakat dan
ketersediaan air bersih. Masih tingginya angka kesakitan dan kematian DBD menunjukkan
bahwa masih perlu peningkatan diagosa dini dan tata laksana kasus DBD yang adekuat di
fasilitas kesehatan.
Wilayah dengan Case Fatality Rate melebihi 1 % mencapai 18 kabupaten/kota. Di
Jawa Timur, gerakan Satu Rumah Satu Jumantik untuk mendukung kemandirian
masyarakat dalam pencegahan penularan DBD dicanangkan oleh Gubernur Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 17


pada bulan Desember 2015, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Dengan demikian diharapkan keterlibatan semua pihak dan komitmen lintas sektor dalam
penanggulangan DBD di Jawa Timur dapat terintegrasi.

3.2.2.2 MALARIA
Tujuan program pengendalian malaria di Indonesia adalah mencapai Eliminasi
Malaria pada tahun 2030, sedangkan di Jawa Timur pada tahun 2019. Sampai tahun 2015
di Jawa Timur terdapat 35 kabupaten/ kota yang sudah mencapai Eliminasi Malaria. Tiga
kabupaten yang belum eliminasi adalah Pacitan, Madiun dan Trenggalek. 2 Kabupaten yaitu
Madiun dan Pacitan sudah diusulkan dan dinilai untuk mendapatkan sertifikat eliminasi
malaria tahun 2016.

Gambar 3.11 Sebaran jumlah penderita malaria import Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Sumber : Laporan Program Diare


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Tabel 3.3 Pencapaian Hasil Kinerja Program Malaria


Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015
No Indikator Satuan 2010 2011 2012 2013 2014 2015
Jumlah Sediaan Darah
1 ribuan 56,1 23,6 35,4 31,9 28,43 15.31
Diperiksa
2 ABER persen 1.06 0,46 1,8 0,1 0,1 0,0
3 SPR persen - - 3.3 3,4 2,1 1,8
4 Penderita Malaria orang 947 1.222 1.074 1.070 592 282

5 API permil 0,18 0,24 0,2 0,028 0,015 0,007


Proporsi Plasmodium
6 persen 46,5 50,7 35.7 32,1 39,8 26,2
Falsiparum
Proporsi Kasus
7 persen 10.67 11,7 0,8 0,1 13,7 0,0%
Indigenous

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 18


8 Proporsi Malaria Import persen 85.4 87,4 92,4 99,9 86,3 100%
9 Desa HCI desa 2 2 2 1 1 0
Sumber : Laporan Program Malaria
Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Penemuan Penderita malaria dari tahun 2014 ke 2015 terus mengalami penurunan,
tahun 2014 sebanyak 608 penderita malaria import, tahun 2015 sebanyak 282 penderita
malaria import. Tren penurunan ini dari sisi penemuan perlu mendapatkan perhatian yang
cukup, mengingat apakah jumlah penderita malaria di wilayah Jawa Timur sudah tercatat
dengan baik dan apakah angka tersebut mendekati jumlah sebenarnya.

3.2.2.3 FILARIASIS
Program pemberantas penyakit Filariasis diupayakan sampai tidak menjadi
masalah kesehatan masyarakat lagi.. Pada tahun 2000 WHO telah menetapkan
kesepakatan global untuk melakukan Eliminasi Filariasis pada tahun 2020. Indonesia
sepakat untuk melaksanakan Eliminasi Filariasis secara bertahap dimulai pada tahun 2002 .
Di Jawa Timur total kasus kaki gajah/Filariasis Klinis Kronis tercatat sampai
dengan tahun 2015 sejumlah 380 kasus tercatat di 34 Kabupaten/ Kota dan 4 Kabupaten
yang belum melaporkan penemuan kasus Filariasis antara lain Kabupaten Gresik, Kota
Mojokerto, Kota Batu dan Kota Bitar

Gambar 3.12 Jumlah Penderita Klinis Filariasis Kronis di Jawa Timur Tahun 2015

Jumlah penderita Klinis Filariasis Kronis di Jawa Timur sampai


dengan bulan Desember tahun 2015 sebanyak 380 kasus yang
tersebar di 34 Kab/kota pada 197 kecamatan dan 286
desa/kelurahan

Tidak ditemukan kasus


1 s/d 9 kasus Pencapaian Tahun
CapaiaIndikator
10 s/d 20 kasus 2013 2014 2015
Lebih dari 20 kasus
Mikrofilaria rate (< 1%) 0% 0% 0%
Sumber : Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 19


Gambar 3.13 Penemuan Kasus Kronis Filariasis di Jawa Timur Tahun 2015

80
70
60
50
40
30
20
10
0
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
Sumber : Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Tabel 3.4 Capaian Hasil Kegiatan Penemuan Kasus Filariasis di Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 - 2015

No Capaian hasil kegiatan 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

1 Kab/Kota melaksanakan 30 32 32 32 33 33 34
program P2 Filariasis (dg
kasus)
2 Prosentase Kabupaten/ Kota 80 % 84 % 84 % 84 % 86 % 86 % 89 %
melaksanakan program P2
Filariasis

3 Rekapitulasi kasus Klinis 263 293 319 341 358 364 380
Limfadema kronis

4 Kasus Klinis Filariasis kronis 20 30 26 22 17 6 16


yang baru ditemukan atau
terlaporkan
5 Mikro filaria Rate (MR) dari 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0%
hasil pemeriksaan darah jari
keluarga dan tetangga sekitar)
Sumber : Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Kegiatan Survei Endemisitas (Survei Darah Jari) dengan menggunakan


pemeriksaan mikrokopis dan Rapid Diagnostic Tes (RDT) tipe ICT (Antigen Broncofty

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 20


tes) yang telah dilaksanakan di Jawa Timur mulai tahun 1990 sampai dengan 2014 di 37
Kabupaten/Kota meliputi 102 kecamatan dan 136 Desa/Kelurahan
Berdasarkan hasil kegiatan survey darah jari di atas pada tahun 2009 dan 2010 di
beberapa lokasi survey menunjukkan positif Antigen < 1 % dengan perincian sebagai
berikut:

TABEL 3.5 Hasil Survey Endemisitas Di Jawa Timur Dengan Hasil Positif Antigen (Mf > 1 %)
Tahun Kabupaten/kota Lokasi Positif Antigen
(ICT)
2009 Kab Trenggalek Desa Ngadisuko dan Desa 11 %
Malasan Kec Durenan
2009 Kabupaten Kediri Desa Kampung Baru Kec. Kepuh 1%

2010 Kab Madiun Desa Doho, Kec. Dolopo; 18%


Desa Betek, Kec. Madiun 0%
2010 Kab Pacitan Desa Kalipelus Kec. Kebonagung 8%
Desa Ngromo Kec Kebonagung 8%
Desa Belah kec. Donorojo 15%
Kec. Donorojo 10%
2010 Kota Kediri Desa Bangsal, Kec. Pesantren 1%
Desa Pakunden, Kec. Pesantren 2%
Desa Semampir, Kec. Kota 11%
Desa Ringinanom, Kec. Kota 9%
2010 Kab Bondowoso Desa Sempol dan Prajekan Lor, 0%
Kec. Prajekan
Desa Leprak, Kec. Klabang 3%
Desa Lumutan, Kec. Botolinggo 7%
2010 Kab Sumenep Desa Tanjung, Kec. Saronggi 3%
Desa Talang, Kec. Saronggi 1%
Desa Pasongsongan, Kec. 0%
Pasongsongan 0%
Desa Panaongan,
Kec.Pasongsongan
Sumber : Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Data hasil kegiatan diatas pada tahun 2015 melaksanakan kegiatan mini
Transmission Assesment Survey (mini TAS) atau surveypengukuran tingkat penularan di 5
kabupaten/kota yang dari tasil survey endemisitas tahun 2010 pada bulan September 2015.
5 Kabupaten/Kota diatas antara lain Kabupaten Bondowoso, Pacitan, Madiun, Sumenep
dan Kota Kediri telah dilaksanakan survey ulang untuk mengklasifikasi hasil survey tahun
2010 dengan metoda lain untuk memastikan tingkat penularan (TAS)

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 21


Survey ulang di 5 lokasi tersebut diatas ditambah 1 kabupaten dengan kasus
tertinggi di Jawa Timur (Kabupaten Lamongan) adalah survei cluster untuk remapping yang
digunakan oleh WHO STAG-NTD M&E working group yang telah digunakan di Ethiopia.
Di 6 Kabupaten/Kota diatas dilakukan survey dengan masing-masing 30 cluster
(berbasis sekolah) dengan sasaran survei anak usia 9 -12 tahun yang pada umumnya ada
di kelas 5 dan 6 SD/MI (negeri dan swasta) menggunakan pemeriksaan antigen (ICT) dan
antibody filarial (Brugia Rapid) untuk khusus di Jawa Timur.

Tabel 3.6 Hasil Kegiatan Survey (Tas) Pada Anak Sekolah Di Jawa Timur Pada Tahun 2015

Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Kabupaten Kabupaten


HASIL TEST
Pacitan Madiun Lamongan Kediri Bondowoso Sumenep
A. ICT
Jumlah ICT
490 498 508 506 510 477
negative
Jumlah ICT positif 0 0 0 0 0 0
Invalid 15 8 6 1 0 9
Total Sampel 505 506 514 507 510 486
B. BRUGIA
Jumlah BR
498 505
negative 505 505 506 483
Jumlah BR positif 0 0 0 0 0 0
Invalid 7 1 9 2 4 3
Total Sampel 505 506 514 507 510 486
Sumber : Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Untuk Kabupaten Trenggalek dan Kediri akan dilaksanakan survey untuk


konfirmasi yang akan dilaksanakan tahun 2016

3.2.3 PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I)


3.2.3.1 CAMPAK
Campak adalah penyakit yang disebabkan virus Morbili, yang disebarkan melalui
droplet bersin/batuk dari penderita. Gejala awal dari penyakit ini adalah demam, bercak
kemerahan, batuk-pilek, mata merah (conjunctivitis) yang kemudian menimbulkan ruam di
seluruh tubuh.
Kasus Campak mengalami peningkatan dari tahun 2009 sampai dengan tahun
2011. Pada tahun 2011 telah dilakukan Kampanye Campak untuk mengurangi kasus ini,
sehingga di tahun 2012 kasus Campak mengalami penurunan menjadi 1.085 kasus. Pada
tahun 2013, kasus Campak meningkat mencapai 2.529 dan pada tahun 2014 kembali turun
sejumlah 762 kasus, sedangkan di tahun 2015 mengalami peningkatan kembali mencapai
2268 kasus.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 22


Grafik perkembangan kasus campak tampak fluktuatif dan membentuk siklus dua
tahunan. Untuk mencegah kenaikan kasus di tahun tahun yang akan datang, diperlukan
peningkatan pembinaan secara terpadu, koordinasi dan kemitraan dengan organisasi massa
yang ada.
Campak dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 digambarkan dalam gambar
3.15 di bawah ini. Sedangkan data jumlah kasus Campak bisa dilihat di Lampiran Data Profil
Kesehatan Tabel 20.
Gambar 3.14 Perkembangan Kasus Campak
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Laporan Program Surveilans Campak


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3.2.3.2 DIFTERI
Difteri merupakan kasus re-emerging disease di Jawa Timur karena kasus Difteri
sebenarnya sudah menurun di tahun 1985, namun kembali meningkat di tahun 2005 saat
terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Bangkalan. Sejak saat itulah, penyebaran
Difteri semakin meluas dan mencapai puncaknya pada tahun 2012 sebanyak 955 kasus
dengan 37 kematian karena Difterisudah tersebar di 38 kabupaten/kota (dapat dilihat di
Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 21).
Pada tahun 2015, kasus Difteri mengalami penurunan menjadi 255 kasus dengan
11 kematian karena Difteri. Kota Surabaya memiliki kasus terbanyak, yakni 27 kasus, diikuti
Kabupaten Sidoarjo (24 kasus) dan Kabupaten Bangkalan (19 kasus).
Upaya yang dilakukan untuk menekan kasus Difteri adalah dengan melakukan
imunisasi dasar pada bayi dengan vaksin Difteri-Pertusis-Tetanus dan Hepatitis B (DPT-
HB). Vaksin tersebut diberikan 3 (tiga) kali yaitu pada umur 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan.
Selain itu, karena terjadi lonjakan kasus pada umur anak sekolah maka imunisasi tambahan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 23


Tetanus Difteri (TD) juga diberikan pada anak Sekolah Dasar (SD) dan sederajat kelas 4-6
serta Sekolah Menengah Pertama (SMP)).

Gambar 3.15 Perkembangan Kasus Difteri dan Distribusi Kasus Difteri di Provinsi Jawa Timur
Tahun 2011 2015

Sumber : Laporan Program Surveilans Difteri


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3.2.3.3 TETANUS NEONATORUM (TN)


Tetanus Neonatorum (TN) adalah penyakit yang disebabkan Clostridium Tetani
pada bayi (umur < 28 hari) yang dapat menyebabkan kematian. Penanganan Tetanus
Neonatorum tidak mudah, sehingga yang terpenting adalah upaya pencegahan melalui
pertolongan persalinan yang higienis dan imunisasi Tetanus Toxoid (TT) ibu hamil serta
perawatan tali pusat.
Gambar 3.16 Perkembangan Kasus TN dan Kematian Akibat TN
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015

Sumber : Laporan Program Surveilans TN


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 24


Seperti yang digambarkan pada grafik 3.16 di atas, TN mengalami penurunan
kasus pada tahun 2014 terdapat 33 kasus, sedangkan pada tahun 2015 hanya sejumlah 22
kasus dengan kasus kematian sejumlah 13 orang.

3.2.3.4 ACUTE FLACID PARALYSIS (AFP) NON POLIO


AFP merupakan kondisi abnormal ketika seseorang mengalami penurunan
kekuatan otot tanpa penyebab yang jelas kemudian berakibat pada kelumpuhan.
Sedangkan Non Polio AFP adalah kasus lumpuh layuh akut yang diduga kasus Polio
sampai dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium bukan kasus Polio. AFP Rate Non
Polio dihitung berdasarkan per 100.000 penduduk/populasi anak usia < 15 tahun. Di tahun
2015 , angka AFP Rate Non Polio Jawa Timur sebesar 1,67 (atau 181 kasus). Angka ini
mengalami penurunan dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 2,83 (atau 254 kasus).
Angka AFP Rate pada tahun 2015 ini tidak mencapai target nasional yang ditetapkan oleh
Kementerian Kesehatan RI sebesar minimal 2/100.000. Hal tersebut dikarenakan petugas
surveilans aktif ke Rumah Sakit Umum Daerah kurang maksimal. Data jumlah kasus AFP
Non Polio dan AFP Rate Non Polio masing-masing kabupaten/kota dapat dilihatdiLampiran
Data Profil Kesehatan Tabel 18.

3.3 STATUS GIZI MASYARAKAT


Status gizi masyarakat dapat diukur melalui indikator-indikator, antara lain Bayi
dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Status gizi balita, anemia gizi besi pada ibu dan
pekerja wanita, serta Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Status gizi balita
merupakan salah satu indikator MDGs yang perlu mendapatkan perhatian dan akan banyak
dibahas (di samping BBLR) pada sub bagian berikut ini.

3.3.1 STATUS GIZI BALITA


Salah satu indikator kesehatan yang dinilai keberhasilan pencapaiannya dalam
MDGs adalah status gizi balita. Status gizi balita dapat diukur berdasarkan umur, berat
badan (BB), tinggi badan (TB). Ketiga variabel ini disajikan dalam bentuk tiga indikator
antropometri, yaitu : Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U)
dan Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 25


Gambar 3.17 Perkembangan Persentase Status Gizi Balita BB/U
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2015

3,0
2,0
2,7 2,5 2,3 2,2
1,0 2,0 1,8
0,0

Sumber : Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2009, 2010, 2012, 2013 dan 2014
Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Timur memiliki kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) untuk mengukur ketiga indikator
tersebut. Adapun hasil PSG untuk indicator BB/U tahun 2009 2015 disajikan pada gambar
3.17 di atas.
Salah satu indikator yang digunakan untuk melihat keberhasilan program gizi
adalah berat badan menurut umur ( BB / U ) yang menunjukkan ada tidaknya masalah gizi di
suatu wilayah kerja. Grafik di atas menunjukkan bahwa di Jawa Timur masalah gizi buruk (
BB/U < -3 SD ) terus mengalami penurunan (perbaikan).
Dibandingkan dengan rata-rata angka nasional tahun 2015 ( 3,7 % ), maka angka
di Jawa Timur termasuk jauh lebih baik ( 1,8% ). Hasil ini tidak lepas dari upaya-upaya
penanggulangan gizi buruk yang telah dijalankan dari tahun ke tahun, baik dalam bentuk
intervensi langsung seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), perawatan gizi buruk,
maupun intervensi tidak langsung seperti pendidikan gizi kepada masyarakat, peningkatan
kapasitas petugas gizi, pembentukan kelompok-kelompok pendukung ASI dan sebagainya.
Indikator yang kedua adalah prealensi stunting yang menunjukkan masalah gizi
yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 26


Gambar 3.18 Perkembangan Prevalensi Status Gizi Balita BB/U
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2015

34
32
30
28
26
24
2010 2012 2013 2014 2015
Sumber : Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2010, 2012, 2013 2014, dan 2015
Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Indikator stunting, merupakan indikator yang digunakan untuk melihat masalah gizi
pada kurun waktu lama (kronis). Grafik di atas menunjukkan bahwa kecenderungan
prevalensinya dari tahun ke tahun, mulai tahun 2010 juga mengalami penurunan
(perbaikan). Pada tahun 2015, prealensi di Jawa Timur (27,0%), berada jauh dibawah angka
nasional (37%). Upaya-upaya yang telah dilakukan di Jawa Timur berkaitan dengan
penurunan angka stunting adalah berkaitan dengan perbaikan gizi di masa 1000 Hari
Pertama Kehidupan (HPK), antara lain dengan semakin gencarnya sosialisasi ASI-Eksklusif,
pendidikan gizi untuk ibu hamil, pemberian TTD untuk ibu hamil, IMD, Pemberian Makan
pada Bayi dan Anak (PMBA), pemberian mikro nutrien (taburia) dan perbaikan program
penyehatan lingkungan.

3.3.2 KASUS GIZI BURUK


Kasus gizi buruk dapat diperoleh dari indikator berat badan menurut tinggi badan
(BB/TB). Data tersebut diperoleh dari laporan masyarakat, kader Posyandu atau kasus-
kasus yang langsung dibawa ke tempat-tempat pelayanan kesehatan yang ada di
Puskesmas dan rumah sakit. Adapun hasil pemantauan perkembangan kasus gizi buruk di
Jawa Timur disajikan pada gambar 3.21.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 27


Gambar 3.19 Perkembangan Kasus Gizi Buruk
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2012 terjadi peningkatan jumlah kasus gizi buruk di Jawa Timur, yaitu
dari tahun 2011 sebesar 8.410 kasus meningkat menjadi 11.056 kasus, sedangkan dari
tahun 2013 hingga tahun 2015 terus mengalami penurunan yakni sebesar 6.015 kasus. Ada
beberapa kemungkinan terjadinya penurunan jumlah kasus tersebut, antara lain semakin
gencarnya petugas gizi di masyarakat untuk menemukan secara dini kasus gizi buruk di
lapangan. Kegiatan pelatihan pemantauan gizi Puskesmas, peningkatan surveilans dan
kegiatan bulan timbang merupakan upaya penemuan kasus gizi buruk secara dini yang
cukup efektif.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 28


BAB 4
SITUASI UPAYA KESEHATAN

Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, perlu dilakukan upaya


pelayanan kesehatan yang melibatkan masyarakat sebagai individu dan masyarakat
sebagai bagian dari kelompok atau komunitas. Upaya kesehatan mencakup upaya-upaya
pelayanan kesehatan, promosi kesehatan, pemeliharaan kesehatan, pemberantasan
penyakit menular, pengendalian penyakit tidak menular, penyehatan lingkungan dan
penyediaan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pengamanan sediaan farmasi dan
alat kesehatan, penanggulangan bencana dan sebagainya. Upaya kesehatan di Provinsi
Jawa Timur tergambar dalam uraian di bawah ini.

4.1 PELAYANAN KESEHATAN DASAR


Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pelayanan kesehatan dasar yang cepat,
tepat dan efektif diharapkan dapat mengatasi sebagian masalah kesehatan masyarakat.
Pada uraian berikut dijelaskan jenis pelayanan kesehatan dasar yang diselenggarakan di
sarana pelayanan kesehatan.

4.1.1 KUNJUNGAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR


Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan dalam beberapa
bentuk diantaranya rawat jalan dan rawat inap. Pada tahun 2015 jumlah masyarakat yang
telah memanfaatkan pelayanan Puskesmas sebanyak 20.261.932 orang untuk rawat jalan
dan 442.049 orang untuk rawat inap. Trend pemanfaatan Puskesmas oleh masyarakat
dalam mencari pertolongan kesehatan pada tahun 2011 sampai dengan 2015 terlihat pada
gambar dibawah ini. Berdasarkan gambar 4.14 menunjukkan bahwa trend jumlah kunjungan
rawat jalan dan rawat inap mengalami fluktuasi. Pada tahun 2015, kunjungan rawat jalan di
Puskesmas sebesar 20.261.932 kunjungan dan sebagian besar (57%) adalah pengunjung
perempuan, sedangkan pasien Rawat Inap sebanyak 442.059 pasien dan sebagian besar
(54%) berjenis kelamin perempuan.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 29


Gambar 4.1 Perkembangan Jumlah Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap di Puskesmas
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
24.605.285
25.000.000 22.140.143
20.756.022 20.579.633 20.261.932
20.000.000

15.000.000 Rawat Jalan


10.000.000 Rawat Inap

5.000.000 371.819 422.510 512.386 528.595 442.059


-
2011 2012 2013 2014 2015

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang,


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Puskesmas merupakan garda depan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan


dasar. Masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
Puskesmas juga semakin memberikan pelayanan yang berkualitas dan untuk menjamin
perbaikan mutu tersebut dilakukan melalui mekanisme akreditasi. Akreditasi Puskesmas
menilai tiga kelompok pelayanan di Puskesmas yaitu Administrasi Manajemen, Upaya
Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan.Jika standar-standar tersebut
terpenuhi, maka akan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berkunjung ke
Puskesmas.

4.2 PELAYANAN KESEHATAN KELUARGA


Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanatkan bahwa
upaya kesehatan ibu ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga mampu melahirkan
generasi yang sehat dan berkualitas, serta dapat mengurangi angka kematian ibu sebagai
salah satu indikator Renstra dan MDGs. Upaya kesehatan ibu sebagaimana dimaksud pada
Undang-Undang tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
Kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan kegiatan prioritas mengingat
terdapat indikator dampak, yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)
yang merupakan indikator keberhasilan pembangunan daerah, khususnya pembangunan
kesehatan. Indikator ini juga digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam
menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Untuk melihat kinerja kesehatan ibu dan anak, maka perlu untuk melihat secara
keseluruhan indikator kesehatan ibu dan anak, diantaranya :

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 30


4.2.1 CAKUPAN PELAYANAN IBU HAMIL K1
Kegiatan KIA merupakan kegiatan Prioritas mengingat terdapat indikator dampak
yaitu AKI dan AKB yang merupakan indikator keberhasilan pembangunan daerah, Indikator
ini juga digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan Index
Pembangunan Manusia (IPM).
Untuk melihat kinerja Kes. Ibu dan anak maka kita perlu untuk melihat secara
keseluruhan Indikator Kes. Ibu dan Anak, yaitu :
a. Kesehatan Ibu yaitu mencakup indikator Cakupan K1, Cakupan K4, Cakupan
Linakes, Cakupan Komplikasi Kebidanan ditangani, Cakupan Pelayanan Nifas.
b. Cakupan K1
Berdasarkan data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak
(KIA), capaian cakupan ibu hamil K1 Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 adalah 98,75 %.
Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 96,20 %. 11
(sebelas) Kabupaten/Kota memiliki capaian 100 % yaitu Kabupaten Sumenep, Kabupaten
Jember, Kabupaten Sampang, Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo,
Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Malang
dan Kabupaten Sidoarjo.Terdapat peningkatan dari tahun 2015 bahwa terdapat sebanyak 4
(empat) kabupaten/kota yang memiliki capaian 100 %. Capaian cakupan K1 terbesar dimiliki
oleh Kabupaten Sumenep yakni sebesar 104,35 %. Namun, tidak sama seperti tahun 2014
dimana Kota Blitar memiliki cakupan terendah, kali ini Kabupaten Nganjuk memiliki cakupan
terendah di tahun 2015 yakni sebesar 90,42 %. Cakupan K1 per kabupaten/kota dapat
dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 29.

Gambar 4.2 Perkembangan Persentase Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K1


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 31


Target Propinsi untuk K1 pada tahun 2015 adalah 97 %. Adapun Capaian masing-
masing Kabupaten / Kota adalah sebagai berikut :

Gambar 4.3 Cakupan K1 Provinsi Jawa Timur Tahun 2015


120,00 104,35
103,05
101,18
100,84
100,40
100,21
100,02
100,01
100,00
100,00
100,00
99,95
99,68
98,99
98,92
98,84
98,75
98,67
98,52
98,49
98,43
98,36
97,92
97,91
97,64
97,41
97,31
97,03
96,97
96,81
96,76
96,65
96,15
96,12
94,67
94,45
92,24
91,25
90,47
100,00

83,67
80,00

60,00

40,00

20,00

0,00
Jember

Kediri

Ponorogo
Sumenep

Trenggalek

Gresik

Malang (M)
Ngawi
Bojonegoro
Sampang

Tuban

Blitar

Batu (M)
Pasuruan (M)
PROVINSI

Probolinggo

Pacitan
Madiun

Mojokerto
Malang

Kediri (M)
Situbondo

Pamekasan

Jombang

Nganjuk
Lumajang
Lamongan

Magetan

Banyuwangi
Probolinggo (M)
Sidoarjo

Madiun (M)
Pasuruan

Bondowoso

Blitar (M)

Blitar (M)
Mojokerto (M)

Tulungangung
Surabaya (M)

Bangkalan

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 4.3 menjelaskan bahwa terdapat 13 Kabupaten / Kota yang di bawah


target Propinsi, Kab./Kota dengan pencapaian terendah Kota Blita 83,67 % tertinggi Kab.
Sumenep 104,35 %. Disarankan untuk Kab./Kota dibawah rata-rata Propinsi adalah agar
melakukan sweeping pada bumil di wilayah kerjanya dengan melakukan ANC terpadu agar
penyakit penyerta pada bumil dapat terdeteksi lebih awal dan dapat kontak dengan petugas
/ Bidan pada trimester I agar Bumil mendapatkan pelayanan yang berkualitas seperti
mendapatkan Fe1. Masalah pencatatan yang terjadi adalah bahwa K1 belum sesuai dengan
Fe1 yang diberikan pada Bumil.

4.2.2 CAKUPAN PELAYANAN IBU HAMIL K4


Capaian cakupan ibu hamil K4 Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 adalah 91,24
%. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 88,7 %.
Capaian cakupan ibu hamil K4 tertinggi dimiliki oleh Kota Surabaya yakni sebesar 98,41 %
dan terendah dimiliki oleh Kabupaten Nganjuk yakni sebesar 81,26 %

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 32


Gambar 4.4 Perkembangan Persentase Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K4
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
120,00

98,41
97,60
97,15
96,08
95,60
95,02
94,72
93,82
93,79
92,85
92,57
92,40
92,32
92,25
92,11
91,83
91,83
91,70
91,41
91,24
91,04
90,96
100,00

90,08
89,71
89,01
88,89
88,46
88,31
88,11
87,75
87,67
86,50
85,56
85,40
85,35
85,14
82,94
81,49
81,26
80,00

60,00

40,00

20,00

0,00
Banyuwangi

Tulungangung

Bojonegoro

Mojokerto
Situbondo
Jombang

Nganjuk
Lumajang
Lamongan

Bangkalan
Sidoarjo

Pasuruan

Bondowoso
Sumenep

Ponorogo
Kediri
Madiun (M)

Tuban

Trenggalek
Mojokerto (M)

Probolinggo (M)

Sampang
Ngawi
Madiun

Malang (M)
Surabaya (M)

Batu (M)
Malang

Probolinggo
PROVINSI
Pamekasan

Pasuruan (M)
Jember
Magetan

Kediri (M)

Gresik
Blitar

Pacitan
Blitar (M)
Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 4.4 menjelaskan bahwa 8 Kab./Kota yang belum mencapai target, dimana
target cakupan K4 untuk tahun 2015 adalah sebesar 87%. Hal ini bisa dikarenakan bumil
yang kontak pada petugas kesehatan banyak yang tidak pada Trisemester pertama (K1
Murni) sehingga masih perlu kunjungan rumah yang lebih intensif oleh bidan serta kemitraan
bidan dan dukun perlu untuk lebih ditingkatkan.

4.2.3 CAKUPAN PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN


Capaian cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (Linakes) untuk
Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 mencapai 95,81 %. Angka ini mengalami peningkatan
dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 92,45 %. Seperti yang ditunjukkan gambar 4.3 di
bawah ini, cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan mengalami peningkatan
dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. Namun terdapat pengecualian di tahun 2012
yang mengalami penurunan capaian. Namun, dari sisi angka absolut (jumlah) capaian Jawa
Timur mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, seperti yang disajikan pada
gambar 4.3.

Gambar 4.5 Perkembangan Persentase Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 33


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 4.6 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan per Kabupaten/Kota
Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan gambar 4.6, 18 Kabupaten/Kota yang belum mencapai target cakupan


Persalinan oleh Tenaga Kesehatan (Linakes) pada tahun 2015, disarankan untuk
Kabupaten/Kota yang belum mencapai target perlu melakukan pemetaan dan pemantauan
dimulai dari ibu hamil dengan melibatkan multi pihak, disamping itu bidan di desa yang
menempati desa masih perlu ditingkatkan mengingat 9.186 bidan di desa hanya 85,81 %
yang menempati desa.
Gambar 4.7 Perbandingan Jumlah Desa dan Jumlah Bidan Tinggal di Desa

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 34


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.2.4 CAKUPAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DITANGANI


Berdasarkan gambar 4.8 , dapat dilihat bahwa cakupan komplikasi kebidanan
ditangani selalu mengalami kenaikkan pada setiap tahunnya. Pada tahun 2015 cakupan
komplikasi kebidanan ditangani sebesar 94,74%.

Gambar 4.8 Perkembangan Persentase Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani


Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 35


Gambar 4.9 Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani Provinsi Jawa Timur 2015 per Kabupaten/Kota
160,00

133,71
124,40
140,00

118,51
117,07
116,87
116,26
110,60
107,89
106,06
104,64
120,00

102,66
100,00
99,85
99,73
99,60
98,71
98,32
97,89
97,83
97,72
96,46
94,44
94,16
93,10
91,45
90,78
90,48
89,53
88,24
100,00

86,36
85,52
85,39
84,04
83,43
82,89
81,29
78,67
68,30
67,75
80,00

60,00

40,00

20,00

0,00
Mojokerto
Situbondo

Jombang

Nganjuk
Lumajang

Lamongan

Bangkalan
Sidoarjo
Pasuruan

Banyuwangi

Tulungangung
Trenggalek
Bojonegoro

Mojokerto (M)

Sampang

Probolinggo (M)
Surabaya (M)
Probolinggo

PROVINSI
Jember

Pamekasan

Pasuruan (M)
Magetan

Bondowoso
Ponorogo

Sumenep
Gresik

Kediri
Madiun (M)

Tuban
Ngawi

Pacitan
Blitar

Madiun

Malang (M)
Batu (M)
Malang

Kediri (M)

Blitar (M)
Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 4.9 menjelaskan bahwa masih 3 Kabupaten yang belum mencapai target,
untuk itu perlu penguatan Puskesmas PONED agar cakupan komplikasi kebidanan dapat
ditangani dapat mencapai target selanjutnya. Daerah-daerah yang masih di bawah target
pada umumnya kelengkapan Tim PONED perlu dilengkapi, sehingga perlu dilakukan
pelatihan untuk melengkapi Tim PONED yang sdh tidak lengkap, sedangkan simulasi
PONED perlu untuk segera dilakukan agar tetap dapat melakukan penanganan komplikasi
kebidanan.

4.2.5 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL (KN) LENGKAP


Cakupan Kunjungan Neonatal (KN) Lengkap sebagai salah satu program
Kesehatan Anak juga memiliki kasus yang sama dengan indikator-indikator program
Kesehatan Ibu terkait perubahan sasaran. Tahun 2015 masih terdapat 18 kabupaten/kota
yang belum mencapai target 97% dan capaian cakupan terendah dimiliki oleh Kota Blitar
(90,51 %) dan capaian cakupan terbesar dimiliki oleh Kabupaten Sumenep (106,02 %).
Namun, pada tahun 2015, cakupan KN Lengkap mengalami peningkatan menjadi 97,81 %.
Angka ini telah mencapai target (95 %) dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun
2014.
Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan angka cakupan indikator ini adalah
dengan fasilitasi, baik dari segi manajemen program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) maupun
pencatatan dan pelaporan, peningkatan klinis keterampilan petugas di lapangan serta
melibatkan multi pihak dalam pelaksanaan program dimaksud. Kabupaten/Kota yang belum
mencapai target diharapkan melakukan pelayanan neonatal yang berkualitas dengan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 36


memulai pemetaan serta pemantauan mulai ibu hamil serta melakukan pelayanan AnteNatal
Care (ANC) yang berkualitas. Selain itu Bidan perlu melakukan Kunjungan Rumah dan
mendapatkan muatan kompetensi yang sesuai dengan profesinya.

Gambar 4.10 Perkembangan Persentase Cakupan KN Lengkap


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.2.6 CAKUPAN NEONATAL KOMPLIKASI DITANGANI


Pada tahun 2015, Angka cakupan Neonatal Komplikasi yang tertinggi terdapat
pada Kabupaten Banyuwangi dengan angka 104,42 sedangakan yang terendah adalah
Kota Blitar dengan angka 67,79. Terdapat 14 (Empat Belas) kabupaten/kota yang belum
mencapai target (80 %) pada tahun 2015 yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto,
Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pacitan,
Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Nganju, Kabupaten Kediri, Kabupaten Ponorogo,
Kabupaten Lumajang, Kabupaten Tuban, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Malang.
Meskipun hanya 14 Kabupaten/Kota yang belum mencapai target, namun perlu divalidasi
lagi tentang fungsi Puskesmas PONED bagi Kabupaten/Kota yang cakupannya kurang dari
75 %, hal ini perlu dilakukan mengingat banyak Tim PONED yang sudah tidak lengkap
karena mutasi atau Promosi ke Puskesmas yang bukan PONED.
Angka Provinsi Jawa Timur untuk cakupan neonatal komplikasi ditangani adalah
80,00%. Jika dilihat dari perkembangan cakupan indikator ini, terdapat peningkatan setiap
tahun. Seperti yang tersaji pada gambar 4.11.

Gambar 4.11 Perkembangan Persentase Cakupan Neonatal Komplikasi Ditangani

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 37


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.2.7 CAKUPAN (KUNJUNGAN) BAYI


Target pelayanan bayi paripurna selama 5 (lima) tahun telah tercapai. Pelayanan
bayi ini berkaitan erat dengan cakupan KN Lengkap. Cakupan (kunjungan) bayi Provinsi
Jawa Timur pada tahun 2015 mencapai 96,98 %, dan terdapat 13 kabupaten/kota belum
mencapai target yang ditentukan (95 %). Kabupaten/kota tersebut adalah Kota Blitar, Kota
Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ponorogo, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten
Ngawi, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kota Kediri, Kabupaten Jember,
dan Kota Probolinggo. Angka cakupan kunjugan bayi tertinggi pada tahun 2015 terdapat
pada Kabupaten Banyuwangi dengan angka 104,42 dan yang terendah terdapat pada
Kabupaten Blitar dengan angka 67,79. Bagi kabupaten/kota yang belum mencapai target
perlu dilakukan peningkatan pelayanan yang berkualitas pada Bayi Paripurna yang sdh
mendapat ASI Ekslusif, Vit A serta pelayanan lain sehingga bayi mendapatkan pelayanan
yang berkualitas..
Angka cakupan Kunjungan Bayi Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 yaitu 92,58
%. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat trend penurunan pada tahun 2015 seperti
yang tersaji pada gambar 4.12 di bawah ini.

Gambar 4.12 Perkembangan Persentase (Cakupan)Kunjugan Bayi

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 38


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.2.8 PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB)


Hasil capaian cakupan KB Aktif untuk 3 Kabupaten yaitu kab. Probolinggo, Kab.
Blitar dan Kab Bangkalan masih dibawah target ( 65 % ). Hal ini bisa disebabkan
kepesertaan KB aktif banyak yang menggunakan metode jangka pendek, sehingga angka
droup out akan tinggi. Sedang untuk kab. Madiun , kab. Bondowoso, Kab. Lamongan, kab
Ponorogo dan kab. Mojokerto hasil antara 70 % - 80 %. Walaupun hasil ini tinggi tetapi tidak
bisa menggambarkan kinerja yang bagus, mengingat ada PUS yang hamil, infertil dan lain-
lain.
Gambar 4.13 Cakupan Peserta KB Aktif Terhadap PUS
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2015

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 39


Sedangkan untuk gambaran jenis kepesertaan KB Aktif 2015 terlihat bahwa
kepesertaan KB masih didominasi oleh Non MKJP ( Metode Kontrasepsi Jangka Panjang )
dari pada yang MKJP, yang mana hal ini berpengaruh pada keberlangsungan ber KB.

Gambar 4.14 Persentase Jenis Kepesertaan KB Aktif 2015

1,7
0,8
11,4 2,1
17,3 IUD
MOP
8,3
MOW
IMPLANT
SUNTIK
PIL
KONDOM
58,4

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015

4.2.9 PELAYANAN IMUNISASI


Pelayanan imunisasi merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemutusan
mata rantai penularan pada Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Indikator yang digunakan untuk menilai keberhasilan program imunisasi adalah angka UCI
(Universal Child Immunization).
Pada awalnya UCI dijabarkan sebagai tercapainya cakupan imunisasi lengkap
minimal 80% untuk tiga jenis antigen yaitu DPT3, Polio dan Campak. Namun sejak tahun
2003, indikator perhitungan UCI sudah mencakup semua jenis antigen, yakni BCG 1 (satu)
kali, DPT 3 (tiga) kali, HB 3 (tiga) kali, Polio 4 (empat) kali dan Campak 1 (satu) kali.
Adapun sasaran program imunisasi dalah bayi (0-11 bulan), ibu hamil, Wanita Usia Subur
(WUS) dan murid SD.Upaya peningkatan kualitas imunisasi dilaksanakan melalui
kampanye, peningkatan skill petugas imunisasi, kualitas penyimpanan vaksin dan sweeping
sasaran.
Cakupan desa/kelurahan UCI di Jawa Timur tahun 2015 sebesar 76,47 %. Angka
ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2014 (yakni 87,50%). Adapun trend capaian
cakupan desa/kelurahan UCI dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 disajikan pada
gambar 4.15 di bawah ini.

Gambar 4.15 Perkembangan Cakupan Desa/Kelurahan UCI

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 40


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2011 2014


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

4.3 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut merupakan setiap penyelenggaraan Upaya
Kesehatan Gigi dan Mulut yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut,
mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan gigi dan mulut
perorangan, keluarga, kelompok atau masyarakat secara paripurna, terpadu dan
berkualitas. Pada tahun 2015, tindakan tumpatan gigi sebesar 153.206 orang, sedangkan
pencabutan sebesar 166.504 orang. Tumpatan merupakan bentuk perawatan terhadap gigi
berlubang berupa penambalan/aplikasi, sedangkan pencabutan merupakan pengangkatan
gigi tetap dari jaringan mulut sebagai bentuk perawatan gigi berlubang yang sudah tidak
dapat ditumpat/ditambal. Rasio Tumpatan dibandingkan Pencabutan Gigi Tetap di Provinsi
Jawa Timur sebesar 0,92. Rasio tumpatan dengan pencabutan gigi tetap menunjukkan
tingkat motivasi masyarakat dalam mempertahankan gigi geliginya. Dari Tahun 2011 hingga
2015, rasio tumpatan dengan pencabutan gigi tetap semakin meningkat. Hal tersebut
menunjukkan bahwa semakin semakin meningkatnya perhatian terhadap kesehatan gigi.
Kabupaten/kota dengan rasio tumpatan/pencabutan tertinggi adalah Kota Madiun yaitu 3,98.

Gambar 4.16 Perkembangan Hasil Program Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 41


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
250.000 218.685
0,83
216.502 0,77
201.922 0,92
0,88
200.000 0,64
138.439 166.504
140.313
150.000 166.998 166.968
153.206
100.000 121.706

50.000

-
2011 2012 2013 2014 2015
Tumpatan Pencabutan Rasio tumpatan dengan
pencabutan gigi tetap

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang,


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pemeriksaan gigi terhadap anak SD/MI melalui program Usaha Kesehatan Gigi
Sekolah (UKGS) terhadap kesehatan gigi dan mulut semakin meningkat sehubungan
dengan jumlah murid SD/MI mengalami peningkatan. Di tahun 2015 jumlah murid SD/MI
yang diperiksa sebanyak 1.274.178 anak. Jumlah murid yang perlu mendapatkan perawatan
meningkat sebesar 95.409 anak (21%) dari tahun 2014 sebanyak 462.832 anak sedangkan
pada tahun 2015 sebanyak 558.241 anak. Murid yang perlu mendapatkan perawatan,
namun tidak mendapatkan perawatan sebanyak 193.754 siswa (35%). Oleh karenanya,
diperlukan kerjasama antara petugas kesehatan dengan pihak sekolah untuk meningkatkan
pengetahuan dan kesehatan tentang pentingnya kesehatan gigi.

Gambar 4.17 Perkembangan Hasil Program UKGS (Perawatan Gigi)


Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015
700.000
600.000 554.917 575.284 558.241
500.000 462.832
402.098
400.000
300.000 394.587 390.931 364.487
261.133 305.400
200.000
100.000
-
2011 2012 2013 2014 2015

Perlu Mendapatkan Perawatan Mendapatkan Perawatan

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang,


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.4 PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN KHUSUS

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 42


Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor44 Tahun2009,rumah sakit merupakan
institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan
secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap,rawat jalan dan gawat
darurat.Dan berdasarkanPeraturan Menteri Kesehatan RI 856/Menkes/SK/IX/2009
klasifikasi pelayanan gawat darurat terdiri dari :
- Gawat darurat level IV sebagai standar minimal untuk rumah sakit kelas A
- Gawat darurat level III sebagai standar minimal untuk rumah sakit kelas B
- Gawat darurat level II sebagai standar minimal untuk rumah sakit kelas C
- Gawat darurat level I sebagai standar minimal untuk rumah sakit kelas D
Jumlah RS Pemerintah di Jawa Timur tahun 2015 ini berjumlah 70 RS terdiri dari
Kelas A 4 RS, Kelas B 28 RS, Kelas C 30 RS danKelas D 8 RS. Berdasarkan tingkat
efisiensi, RS yang ideal adalah Rata-rata BOR RS pemerintah yaitu 66 % dan TOI : 3,2 hari
sedangkan untuk BTO rata-rata : 55 hari yang seharusnya idealnya pemakaian TT dalam 1
tahun adalah 40-50 kali dan ALOS RS pemerintah rata-rata 4 hari yang seharusnya ideal 6-
9 hari.
Data pasien keluar hidup dan mati digunakan untuk mengukur angka GDR dan
NDR dimana rata-rata GDR Rumah Sakit Pemerintah 44,7 % dan NDR 38 % dimana
menunjukkan kualitas pelayanan di Rumah Sakit pemerintah masih cukup rendah karena
sebagai rujukan dari beberapa kasus Rumah Sakit.

4.5 KETERSEDIAAN OBAT


Obat merupakan salah satu komoditi kesehatan yang memiliki peranan
pentingdalam pelaksanaan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Obat harus tersedia
secara cukup, baik item dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan obat,
sehingga pelayanan kesehatan tidak terhambat. Sesuai dengan salah satu tujuan yang
tercantum dalam Kebijakan Obat Nasional (KONAS) yang tertuang dalam Kepmenkes No
189/Menkes/SK/III/2006, yaitu ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan obat
utamanya obat esensial dijamin oleh pemerintah, maka sudah menjadi komitmen bahwa
pemerintah turut serta dalam upaya penyediaan obat untuk masyarakat, utamanya melalui
sarana kesehatan milik pemerintah. Hal ini juga sejalan dengan Nawacita Presiden RI pada
butir kelima dengan programnya berupa Program Indonesia Sehat, utamanya terkait pada
pilar penguatan pelayanan kesehatan, dalam hal ini melalui terjaminnya ketersediaan obat
dan vaksin sesuai kebutuhan. Indikator ketersediaan obat merupakan salah satu indikator
yang ditetapkan untuk mengukur kinerja Kementerian Kesehatan RI melalui Dirjen
Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Penilaian Indikator Ketersediaan Obat Tahun 2015
dihitung dari data ketersediaan 144 item obat dan vaksin dengan rincian terdiri dari 135 item
obat dan 9 item vaksin yang bersifat esensial untuk pelayanan kesehatan dasar. Obat-

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 43


obatan yang masuk dalam daftar penilaian indicator ketersediaan obat tersebut tercantum
dalam Formularium Nasional (FORNAS) yang merupakan daftar obat yang menjadi
pedoman untuk penyediaan kebutuhan obat secara nasional. Adapun pengumpulan data
ketersediaan obat ini dihitung melalui upaya penyediaan obat yang dilakukan oleh Instalasi
Farmasi Kab/Kota untuk memenuhi kebutuhan obat dan vaksin di Puskesmas. Nilai
ketersediaan obat ini dilakukan dengan cara:

_ _ _ _
100%
_ _ _ _ _ _

Berdasarkan pengumpulan data ketersediaan obat144 item obat dan vaksin pada
tahun 2015 dapat diketahui nilai Ketersediaan Obat secara akumulasi dari 30 Kab/Kota di
JawaTimur dapat diketahui bahwa besar nilai ketersediaan obat dan vaksin yaitu sebesar
95,10 %. Jenis obat yang disediakan oleh masing-masing kabupaten/kota bervariasi
mengikuti pola penyakit yang terdapat pada kabupaten/kota. Sedangkan terhadap tingkat
ketersediaan dari masing-masing jenis obatnya disebabkan oleh kendala proses pengadaan
obat di masing-masing kabupaten/kota, Bebepara jenis obat seperti ; karbamazepin tablet
200mg, Efedrin tablet 25 mg, gliseril guaiakolat tablet 100 mg dan furosemid tablet 40 mg
terjadi kekosongan nasional pada e katalog. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan
menggantikan obat-obat padanannya. Secara umum tingkat keteersediaan obat di
kabupaten/kota rata-rata 96%. Hal ini menunjukkan bahwa obat dan vaksin yang dianggap
esensial untuk pelayanan dasar sesuai dengan yang tercantum dalam table ketersediaan
obat dan vaksin telah tersedia secara cukup. Dari table ketersediaan obat yang ada dapat
dilihat bahwa profil nilai persentase ketersediaan obat dan vaksin tiap kab/kota akan
berbeda satu dengan lainnya. Hal ini dapat disebabkan karena adanya kebutuhan obat dan
vaksin yang berbeda-beda pada masing-masing daerah. Beberapa kab/kota menunjukkan
nilai ketersediaan pada item obat tertentu sebesar 0 %, hal ini menunjukkan bahwa obat
tersebut tidak tersedia pada daerah itu. Akan tetapi bukan berarti bahwa kebutuhan akan
obat tersebut tidak terpenuhi, namun dapat disebabkan karena tidak adanya kebutuhan
akan obat tersebut dari masyarakat sehingga obat tersebut tidak disediakan oleh sarana
pemerintah, dalam hal ini melalui Instalasi Farmasi Kab/Kota. Sebaliknya pada beberapa
item obat dapat dilihat bahwa nilai ketersediaannya mencapai lebih dari 100% yang
menunjukkan bahwa obat tersebut tersedia dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat
akan obat tersebut. Prosentase yang sangat besar tersebut dikarenakan setiap Instalasi
Farmasi dipersyaratkan minimal persediaan untuk 18 bulan kedepan.

4.6 PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 44


Masyarakat di Jawa Timur dan di Indonesia pada umumnya masih dihadapkan
pada masalah gizi ganda, yaitu masalah Gizi Kurang dalam bentuk : Kurang Energi Protein
(KEP), Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), Anemia Gizi Besi (AGB) dan Kurang
Vitamin A (KVA), serta masalah Gizi Lebih yang erat kaitannya dengan penyakit-penyakit
degeneratif. Berbagai upaya perbaikan gizi telah dilakukan di Jawa Timur dalam upaya
menanggulangi masalah gizi kurang tersebut, sedangkan untuk masalah gizi lebih, masih
dilakukan secara individu.

4.6.1 PENCAPAIAN PENIMBANGAN BALITA (D/S)


Partisipasi masyarakat dalam perbaikan gizi bagi balita dapat ditunjukkan dari
indikator jumlah balita yang ditimbang dibagi jumlah sasaran balita (D/S). Tahun 2015 di
Jawa Timur angka D/S tercatat sebesar 79% (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 47).
Pencapaian ini lebih tinggi dibanding dengan pencapaian tahun 2014 sebesar 77.75%.
Peningkatan angka D/S ini disebabkan oleh karena adanya peningkatan kinerja petugas
kesehatan yang bersinergi dengan stakeholder yang ada di masyarakat, terutama peran Tim
Penggerak PKK.
Berdasarkan data pada Lampiran Profil Kesehatan Tabel 47, bahwa pencapaian D/S
di Jawa Timur semua kabupaten/kota pencapaiannya di atas 60%. Kabupaten Sidoarjo
merupakan Kabupaten yang cakupan D/S nya paling kecil yaitu sebesar 60,15%,
sedangkan Kabupaten Lamongan memiliki cakupan D/S paling tinggi yaitu sebesar 91,99%

4.6.2 PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN ANEMIA GIZI BESI


Upaya pencegahan dan penanggulangan Anemia Gizi Besi dilaksanakan melalui
pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang diprioritaskan pada ibu hamil, karena
prevalensi Anemia pada kelompok ini cukup tinggi. Di samping itu, kelompok ibu hamil
merupakan kelompok rawan yang sangat berpotensi memberi kontribusi terhadap tingginya
Angka Kematian Ibu (AKI).

Gambar 4.18 Perkembangan Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 pada Ibu Hamil
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 45


Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dalam Pencegahan Anemia Gizi pada ibu hamil dilakukan suplementasi TTD dengan
dosis pemberian sehari sebanyak 1 (satu) tablet (60 mg Elemental Iron dan 0,25 mg Asam
Folat) berturut-turut minimal 90 hari selama masa kehamilan. Pada tahun 2013, persentase
cakupan ibu hamil di Jawa Timur yang mendapatkan TTD sebanyak 30 tablet sebesar 96,92
% dan yang mendapat 90 tablet sebesar 89,82 % (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel
32).

4.6.3 PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A PADA BAYI DAN BALITA


Cakupan pemberian kapsul vitamin A di Jawa Timur tahun 2015 pada bayi sebesar
98,76 %, anak balita sebesar 92,26 % dan pada balita sebesar 93,24 % (Lampiran Data
Profil Kesehatan Tabel 44). Gambaran cakupan pemberian kapsul vitamin A pada bayi dan
anak balita selama 4 (empat) tahun terakhir dapat dilihat pada gambar 4.23 di bawah ini.

Gambar 4.19 Perkembangan Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak Balita
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

4.6.4 CAKUPAN ASI EKSKLUSIF

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 46


ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan dan minuman lain sampai
bayi berusia 6 bulan, kemudian pemberian ASI harus tetap dilanjutkan sampai bayi berusia
2 (dua) tahun walaupun bayi sudah makan.
Berdasarkan data dari Kabupaten/Kota diketahui bahwa cakupan bayi yang
mendapat ASI Eksklusif di Jawa Timur tahun 2015 sebesar 68,8 % (Lampiran Data Profil
Kesehatan Tabel 39). Cakupan tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun
2014 (72,89 %).

4.7 PERILAKU MASYARAKAT


Menurut teori Blum, salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan
derajat kesehatan adalah perilaku, karena ketiga faktor lain seperti lingkungan, kualitas
pelayanan kesehatan maupun genetika kesemuanya masih dapat dipengaruhi oleh perilaku.
Banyak penyakit yang muncul juga disebabkan karena perilaku yang tidak sehat. Perubahan
perilaku tidak mudah untuk dilakukan, namun mutlak diperlukan untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat. Untuk itu, upaya promosi kesehatan harus terus dilakukan agar
masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat
harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yaitu rumah tangga.

4.7.1 PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT


Persentase rumah tangga yang ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS)
didapatkan dari jumlah rumah tangga yang melaksanakan 10 indikator PHBS dibagi dengan
rumah tangga yang dipantau. Sepuluh indikator tersebut adalah :
1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan,
2. Bayi diberi ASI Eksklusif,
3. Balita ditimbang setiap bulan,
4. Menggunakan air bersih,
5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun,
6. Menggunakan jamban sehat,
7. Memberantas jentik di rumah sekali seminggu,
8. Makan sayur dan buah setiap hari,
9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari,
10. Tidak merokok di dalam rumah.
Hasil kegiatan pemantauan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui hasil
survey PHBS tatanan Rumah Tangga tahun 2015 menunjukkan bahwa Rumah Tangga
yang ber PHBS 54.5%. Hal tersebut bila dibanding tahun 2014 sebesar 50,6% mengalami

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 47


kenaikan sebesar 3.9 %.Dari hasil kegiatan survei PHBS prioritas masalahnya adalah
merokok dalam rumah dan ASI eksklusif.

4.8 PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT


4.8.1 PEMBIAYAAN KESEHATAN
Gambar 4.20 Cakupan Kepesertaan JKN
Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Sumber : Seksi Pembiayaan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan tabel di atas diperoleh gambaran bahwa dari 38.847.561 jiwa penduduk
Jawa Timur pada akhir tahun 2015 yang telah menjadi peserta JKN sebanyak 55,95%, di
atas target yang telah ditetapkan sebagai Indikator Kinerja Utama Gubernur sebesar 50%.
Keberhasilan pencapaian target ini karena kerjasama lintas sektor terkait dan meningkatnya
kesadaran masyarakat terhadap JKN. Namun demikian masih didapatkan jumlah yang
cukup besar dari penduduk Jawa Timur yang masih belum terdaftar sebagai peserta JKN
44,05% sehingga masih diperlukan kerja keras untuk mencapai target universal health
coverage pada akhir tahun 2019.
Provinsi Jawa Timur masih melaksanakan Jaminan Kesehatan Daerah bagi
masyarakat miskin dan tidak mampu yang belum masuk JKN dengan pembiayaan secara
sharing dana antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada akhir tahun 2015 peserta
Jamkesda pemegang kartu sebanyak 699.623 jiwa, karena terdapat 5 Kabupaten/Kota yang
telah mengintegrasikan peserta Jamkesda kartu ke BPJS Kesehatan yaitu Kota Malang,
Kota Probolinggo, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 48


Di samping peserta pemegang Kartu, Jamkesda juga menjamin peserta dari kondisi
khusus yang terdiri dari penderita dan mantan penderita kusta, seniman, Penderita Jiwa
yang dipasung, penghuni panti (milik Pemerintah Provinsi), gelandangan, anak terlantar,
penghuni Lapas / Rutan, penderita Hemofilia, Thalasemia, Kelainan Kongenital, Gagal
ginjal yang memerlukan cuci darah, gizi buruk, KIPI dan pengungsi Sampang selama masih
di penampungan dengan pembiayaan 100% oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

4.9 PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR


Untuk memperkecil resiko terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan sebagai
akibat dari lingkungan yang kurang sehat, telah dilakukan berbagai upaya untuk
meningkatkan kualitas lingkungan. Beberapa indikator yang menggambarkan kondisi
lingkungan antara lain rumah sehat, TUPM, air bersih dan sarana sanitasi dasar seperti
pembuangan air limbah, tempat sampah dan kepemilikan jamban serta sarana pengolahan
limbah di sarana pelayanan kesehatan.
Dalam upaya peningkatan kondisi penyehatan lingkungan dan sanitasi dasar di Jawa
Timur telah dilaksanakan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM
adalah kegiatan yang menitikberatkan pada upaya preventif dan promotif terpadu melalui
upaya memicu dan mempertahankan keberlanjutan perubahan perillaku masyrakat hidup
bersih dan sehat, sehingga peran aktif masyarakat dalam penyediaan sanitasi dasar melalui
3 ( tiga ) komponen STBM yang terdiri dari : upaya menciptakan kebutuhan (demand),
penyediaan layanan ( supply) dan penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling
environtment). Ketiga komponen STBM tersebut menjadi landasan strategi pelaksanaan
untuk pencapaian 5 (lima) pilat STBM sebagai berikut :
1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3. Pengolahan air minum dan makanan rumah tangga (PAMM-RT)
4. Pengolahan Sampah Rumah Tangga (PS-RT)
5. Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT).
6. Terkait dengan pilar 1 (Stop Buang Air Besar Sembarangan) hingga bulan
Nopember tahun 2016, akses sanitasi di Povinsi Jawa Timur sudah mencapai
82,88 % sedangkan desa yang sudah mencapai status ODF (Open defecation
free) mencapai 2005 desa (25,96 %) dari 7724 desa (profil kesehatan 2016) di
Jawa Timur.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 49


4.9.1 RUMAH SEHAT
Rumah Sehat adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan
yaitu memiliki jamban sehat, tempat pembuangan sampah, sarana air bersih, sarana
pembuangan air limbah, ventilasi baik, kepadatan hunian rumah sesuai dan lantai rumah
tidak dari tanah.
Pada tahun 2015 telah dilakukan pembinaan rumah sehat pada 2.083.731 rumah
atau 20,7% dari jumlah rumah yang ada di Jawa Timur, dari pembinaan tersebut tercatat
1.316.251 rumah dinyatakan sehat atau 60,71% dari jumlah yang di bina. Sehingga tahun
2015 terdapat 6.429.881 atau 63,66 % dari seluruh rumah yang ada di Jawa Timur telah
menjadi rumah yang memenuhi syarat atau rumah sehat. Cakupan tertinggi rumah sehat
adalah Kabupaten Jember dengan cakupan 92,61%. Sedangkan cakupan terendah
ditempati oleh Kabupaten Sumenep dengan cakupan 4,87 %. Namun secara keseluruhan
masing-masing Kabupaten/Kota mengalami peningkatan.
Untuk meningkatakan cakupan rumah sehat di Jawa Timur, telah dilakukan pemberdayaan
masyarakat dengan menggunakan metode partisipatory. Metode tersebut menggantikan
pemberian stimulan yang tahun kemarin masih diberikan kepada warga kurang mampu dan
resiko tinggi penyakit berbasis lingkungan. Hal ini membuktikan bahwasanya masyarakat
sudah mulai mengetahui bahwa rumah/hunian yang sehat tidak harus mewah.

4.9.2 PENYELENGGARAAN AIR MIMUM


Pengambilan sampel air minum dilaksanakan berdasarkan hasil inspeksi sanitasi
yaitu terhadap air minum dengan system perpipaan, depot air minum dan air minum bukan
jaringan perpipaan dengan resiko pencemaran sedang dan rendah. Frekwensi inspeksi
sanitasi dilakukan pada musim kemarau dan musim hujan.
Penyelenggara air minum adalah badan usaha milik Negara/ badan usaha milik
daerah, koperasi, badan usaha swasta, usaha perorangan, kelompok masyarakat dan atau
individual yang melakukan penyelenggaraan penyediaan air minum.
Hasil penyelenggaraan air minum, di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 terdapat 4.636
penyelenggara air minum. Dan telah dilakukan pemeriksaan sampel air sejumlah 4.596
sampel. Pemeriksaan yang dilakukan adalah meliputi pemeriksaan fisik , bakteriologis dan
kimia. Dari 6.180 sampel yang diperiksa, yang sudah memenuhi syarat berjumlah 4.96
sampel (74,37 %).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 50


BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

Sumber daya kesehatan merupakan salah satu pendukung di segala level pelayanan
kesehatan. Dan dengan terpenuhinya sumber daya kesehatan, diharapkan juga dapat
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat akan
terjaga. Pada bab ini, situasi sumber daya kesehatan akan menyajikan gambaran sarana
kesehatan, tenaga kesehatan dan anggaran kesehatan.

5.1 SARANA KESEHATAN


Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas pelayanan, Puskesmas didukung oleh
jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas kesehatan. Jaringan pelayanan
Puskesmas terdiri atas Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling dan bidan desa,
sedangkan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan terdiri atas klinik, rumah sakit, apotek
laboratorium dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.Adapun kondisi sarana kesehatan di
Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 dapat digambarkan berikut ini.

5.1.1 PUSKESMAS DAN JARINGANNYA


Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan sampai ditingkat
Kecamatan. Sampai dengan tahun 2015, jumlah Puskesmas di Provinsi Jawa Timur yang
sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan sebanyak 960 unit yang terdiri dari 588
puskesmas rawat inap dan 372 puskesmas non rawat inap. Puskesmas pembantu
memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja
Puskesmas. Jumlah Puskesmas pembantu di Jawa Timur sebanyak 2268 pustu.
Puskesmas Keliling memberikan pelayanan kesehatan yang sifatnya bergerak (mobile)
untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan bagi masyarakat di wilayah kerja
Puskesmas yang belum terjangkau oleh pelayanan dalam gedung Puskesmas. Jumlah
puskesmas keliling di Jawa Timur pada tahun 2015 sebanyak 1179.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas dan pendekatan akses pelayanan
kesehatan kepada masyarakat, pemerintahan Provinsi Jawa Timur melakukan terobosan
(program ICON) yaitu :
1. Puskesmas PLUS (Penyedia Layanan Unggulan Spesialis).
Puskesmas PLUS diprioritaskan untuk Puskesmas PONED dengan tambah
jadwal kunjungan dokter spesialis kandungan dan spesilais anak, 2 (dua) kali

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 51


seminggu yaitu sekali kunjungan untuk dokter spesialis kandungan dan sekali untuk
kunjungan dokter spesialis anak. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Rumah
Sakit Umum (RSU) Kabupaten/Kota atau dokter spesialis yang praktek mandiri
(swasta) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Program Puskesmas PLUS
bertujuan mendekatkan pelayanan spesialis ke masyarakat, diharapkan dapat
menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa
Timur
2. Puskesmas Pembantu yang melayani Gawat Darurat dan Observasi (Pustu
Gadarsi).
Adalah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dilengkapi oleh alat kesehatan
sesuai dengan kebutuhan Gadar dan Observasi. Tenaga kesehatan yang berada di
Pustu tersebut mendapatkan pembekalan ketrampilan tentang Gawat Darurat.
Dengan adanya Pustu Gadarsi diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat
kecelakaan maupun penyakit lain.
3. Pengembangan Fungsi Polindes menjadi Ponkesdes.
Merupakan perluasan fungsi pelayanan Pondok Bersalin Desa (Polindes)
menjadi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) yang memberikan pelayanan
kesehatan dasar dengan menempatkan tenaga perawat. Tenaga kesehatan yang
berada di Ponkesdes terdiri dari 1 (satu) orang Bidan yang sudah ada sebelumnya
dan 1 (satu) orang perawat. Keberadaan Ponkesdes ini, diharapkan pelayanan
kesehatan dasar yang ada di desa menjadi optimal dengan adanya pembagian tugas
dan fungsi antara Bidan dan Perawat. Ponkesdes di Jawa Timur sebanyak 3213
Ponkesdes.

5.1.2 RUMAH SAKIT


Rumah sakit sebagai salah satu penyelenggara pelayanan kesehatan telah
mengalami banyak kemajuan, di mana salah satunya dapat dilihat dari jumlah rumah sakit
yang semakin bertambah. Rumah sakit pemerintah terdiri dari kelas A, B, C dan D. Dimana
Rumah Sakit Pemerintah kelas A sebanyak 4 Rumah Sakit, Kelas B sebanyak 28 Rumah
Sakit, Kelas C sebanyak 30 Rumah Sakit, dan Kelas D sebanyak 8 Rumah Sakit. Untuk
rincian jumlah Rumah Sakit Berdasarkan Kepemilikannya di Provinsi Jawa Timur pada
Tahun 2015 bisa dilihat di tabel 5.1.
Tabel 5.1 Jumlah Rumah Sakit Berdasarkan Kepemilikan
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
No. Jenis Kepemilikan 2014
1. Rumah Sakit Pemerintah 70
2. Rumah Sakit Swasta 254
3. Rumah Sakit TNI/Polri 26

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 52


4. Rumah Sakit BUMN 15
Total 365
Sumber :
Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

5.1.3 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)


Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) adalah suatu upaya
kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan bersama masyarakat, guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Berbagai macam UKBM seperti Posyandu Balita,
Posyandu Lansia, Poskesdes, Polindes, Posbindu PTM ,dll telah berkembang di Jawa
Timur.
Poskesdes merupakan wadah berkembangnya kegiatan Desa Siaga Aktif.
Seharusnya jumlah Poskesdes sama dengan jumlah Desa Siaga, namun terdapat 99,7 %
Poskesdes sehingga masih 0,3 % Desa Siaga belum ada Poskesdesnya.
Jumlah Polindes tahun 2015 sebanyak 3.980, dimana jumlah ini menurun seiring
dengan meningkatnya jumlah Ponkesdes ( Pondok Kesehatan Desa ) di Jawa Timur yang
merupakan program prioritas Gubernur. Polindes berkembang menjadi Ponkesdes dengan
penambahan 1 orang perawat .
Jumlah Posbindu tahun 2015 sebanyak 2.625 dimana jumlah ini sudah meningkat
dibanding tahun 2014 (521 Posbindu) dan sudah menyebar di setiap Puskesmas di Jawa
Timur karena 1 Puskesmas wajib mengembangkan 1 Posbindu. Dengan semakin
meningkatnya kasus penyakit tidak menular, dimana sudah menyerang penduduk usia
muda maka jumlah Posbindu ini harus semakin ditingkatkan dengan meningkatkan jejaring
dengan lintas program dan lintas sektor terkait.

5.1.3.1 POSYANDU
Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya
masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam
pembangunan bidang kesehatan. Terutama kegiatan peningkatan tumbuh kembang bayi
dan balita, kesehatan dasar bagi para ibu hamil, ibu menyusui dan wanita usia subur.
Jawa Timur mempunyai jumlah Posyandu yang sangat fantastis, sampai dengan
akhir tahun 2015 total Posyandu berjumlah 46.267. Secara kuantitas, dalam kurun waktu
lima tahun terakhir posyandu tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, karena
keberadaan posyandu sudah mencukupi ratio pelayanan 1 posyandu dapat melayani 67
balita. Namun secara kualitas, berdasarkan tingkat perkembangan posyandu strata purnama
dan mandiri (PURI) menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2015 posyandu Puri mencapai
67,58%.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 53


Gambar 5.1 Perkembangan Persentase Strata Posyandu
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 2015

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Di Jawa Timur peningkatan kualitas posyandu ini diikuti oleh peningkatan layanan
holistik integratif dengan inovasi yang disebut sebagai Taman Posyandu yaitu posyandu
berstrata purnama dan mandiri dengan tambahan layanan stimulasi pendidikan oleh PAUD
dan parenting edukasi oleh BKB. Sampai dengan tahun 2015, terdapat 12.227 Taman
Posyandu yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota.

5.1.3.2 DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIF


Suatu Desa dan Kelurahan Siaga bisa menjadi Desa dan Kelurahan Siaga Aktif jika
memenuhi 8 (delapan) kriteria berdasarkan Pedoman Desa dan Kelurahan Siaga Aktif
Keputusan Menteri Kesehatan RI. Nomor 1519/Menkes/SK/X/2010.
Tahapan Desa Siaga Aktif di Jawa Timur tahun 2015 yaitu Strata Pratama sejumlah
3.923 (46,14 %), Madya 3.198 (37,62 %), Purnama 1.093 (12, 85 %) dan Mandiri 162 (1,9
%). Dibandingkan dengan data tahun 2014 sudah terlihat Strata Pratama (55,94 %) & Strata
Madya (33,16 %) menurun dan bergerak menuju peningkatan kualitasnya dengan adanya
kenaikan persentase Strata Purnama (9,68 % ) dan Strata Mandiri (1,22). Brarti pembinaan
kualitas Desa Siaga Aktif menunjukkan keberhasilannya, dengan meningkatnya
prosentase stratanya

5.1.4 SARANA FARMASI DAN PERBEKALAN KESEHATAN


Sarana farmasi dan perbekalan kesehatan tergolong menjadi 3 (tiga) kategori antara
lain:

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 54


a. Sarana produksi, meliputi: Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional, Usaha
Kecil Obat Tradisional, Industri Alat Kesehatan.
b. Sarana distribusi, meliputi: Pedagang Besar Farmasi (Pedagang Besar Farmasi
Pusat dan Pedagang Besar Farmasi Cabang) dan Penyalur Alat Kesehatan
(Penyalur Alat Kesehatan Pusat dan Cabang).
c. Sarana pelayanan kefarmasian, meliputi: Apotek dan Toko Obat.
Sarana farmasi dan perbekalan di Provinsi Jawa Timur tahun 2012 s/d 2015 seperti
terlihat pada tabel dibawah ini

Tabel 5.2 Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan


di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 2015
TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN
NO. JENIS SARANA
2012 2013 2014 2015
1. Industri Farmasi 46 47 46 48
2. Industri Obat Tradisional 15 15 17 21
3. Usaha Kecil Obat Tradisional 229 221 221 226
4. Industri Alat Kesehatan 28 29 34 36
5. Pedagang Besar Farmasi 348 366 385 392
6. Apotek 3085 3339 3583 3673
7. Toko Obat 374 433 442 465
8. Penyalur Alat Kesehatan 230 325 378 402
Sumber :
Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 5.2 Diagram Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan


di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 2015

Sumber :
Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 55


Jumlah sarana farmasi dan perbekalan kesehatan setiap tahunnya secara umum
bertambah jumlah nya. Hal ini karena adanya pengajuan permohonan izin baru dari
masyarakat/perusahaan, terutama usaha Pedagang Besar farmasi, Apotek dan Penyalur
Alat Kesehatan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan atau kebutuhan obat-
obatan dan alat kesehatan di sarana pelayanan kesehatan maupun oleh masyarakat.Untuk
sarana produksi obat tradisional, penambahan jumlah nya tidak terlalu banyak, hal ini
dikarenakan perusahaan yang mengajukan izin tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah
ditentukan, baik dari aspek sanitasi/kebersihannya, lokasi sarana produksi maupun
penyediaan seorang penanggungjawab teknis yang bekerja full time (tidak merangkap
disarana lain)
Beberapa jenis izin Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan diterbitkan oleh
Kementerian Kesehatan RI, seperti Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional, Industri alat
kesehatan, Pedagang Besar Farmasi, dan Penyalur Alat Kesehatan, sedangkan Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Timur hanya memberikan rekomendasi setelah melakukan
verifikasi dokumen dan pemeriksaan setempat ke sarana yang mengajukan permohonan
izin. Izin Usaha Kecil Obat tradisional, Pedagang Besar Farmasi Cabang, Penyalur Alat
Kesehatan Cabang diterbitkan oleh UPT Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) Provinsi Jawa
Timur, sedangkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menerbitkan rekomendasi setelah
melakukan verifikasi dokumen permohonan dan pemeriksaan setempat ke sarana yang
mengajukan permohonan izin Izin Apotek dan toko obat diterbitkan oleh Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota atau oleh UPTSA atau P2T bagi kabupaten/Kota yang sudah melakukan
pelayanan perizinan secara terpadu. Setiap tahun ada pengajuan permohonan izin untuk
sarana farasi dan perbekalan kesehatan, namun demikian ada juga beberapa sarana
farmasi yang sudah berizin tapi mengajukan penutupan dikarenakan sudah tidak aktif, tidak
memiliki penanggungjawab teknis atau bangkrut.
Jumlah sarana farmasi dan perbekalan kesehatan setiap tahunnya secara umum
bertambah jumlah nya. Hal ini karena adanya pengajuan permohonan izin baru dari
masyarakat/perusahaan, terutama usaha Pedagang Besar farmasi, Apotek dan Penyalur
Alat Kesehatan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan atau kebutuhan obat-
obatan dan alat kesehatan di sarana pelayanan kesehatan maupun oleh masyarakat.Untuk
sarana produksi obat tradisional, penambahan jumlah nya tidak terlalu banyak, hal ini
dikarenakan perusahaan yang mengajukan izin tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah
ditentukan, baik dari aspek sanitasi/kebersihannya, lokasi sarana produksi maupun
penyediaan seorang penanggungjawab teknis yang bekerja full time (tidak merangkap
disarana lain)
Beberapa jenis izin Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan diterbitkan oleh
Kementerian Kesehatan RI, seperti Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional, Industri alat

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 56


kesehatan, Pedagang Besar Farmasi, dan Penyalur Alat Kesehatan, sedangkan Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Timur hanya memberikan rekomendasi setelah melakukan
verifikasi dokumen dan pemeriksaan setempat ke sarana yang mengajukan permohonan
izin. Izin Usaha Kecil Obat tradisional, Pedagang Besar Farmasi Cabang, Penyalur Alat
Kesehatan Cabang diterbitkan oleh UPT Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) Provinsi Jawa
Timur, sedangkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menerbitkan rekomendasi setelah
melakukan verifikasi dokumen permohonan dan pemeriksaan setempat ke sarana yang
mengajukan permohonan izin Izin Apotek dan toko obat diterbitkan oleh Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota atau oleh UPTSA atau P2T bagi kabupaten/Kota yang sudah melakukan
pelayanan perizinan secara terpadu. Setiap tahun ada pengajuan permohonan izin untuk
sarana farasi dan perbekalan kesehatan, namun demikian ada juga beberapa sarana
farmasi yang sudah berizin tapi mengajukan penutupan dikarenakan sudah tidak aktif, tidak
memiliki penanggungjawab teknis atau bangkrut.

5.2 TENAGA KESEHATAN


Sumber daya manusia kesehatan merupakan bagian penting dari upaya peningkatan
pembangunan kesehatan bangsa. Pada pelaksanaannya, pemerintah memegang peranan
dalam mengatur perencanaan, pengadaan, pendayagunaan, pembinaan dan pengawasan
mutu tenaga kesehatan. Menurut Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan menyatakan bahwa tenaga kesehatan merupakan bagian dari SDM Kesehatan
terdiri dari tenaga medis, tenaga psikologi klinis, tenaga keperawatan, tenaga kebidanan,
tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga
gizi, tenaga keterapian fisik, tenaga keteknisian medis, tenaga teknik biomedika, tenaga
kesehatan tradisional dan tenaga kesehatan lainnya. Jumlah tenaga kesehatan pada table
5.3 di bawah ini.

Tabel 5.3 Jumlah dan Rasio Tenaga Medis, Paramedis dan Tenaga Kesehatan Lainnya
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015
Jenis Tenaga Kesehatan Jumlah Rasio (%)
a. tenaga medis;
- dokter spesialis 6395 16
- dokter umum 5694 15
- dokter gigi 1935 5
b. tenaga psikologi klinis; - -
c. tenaga keperawatan; 32982 85
d. tenaga kebidanan; 22113 57
e. tenaga kefarmasian; 4251 11
f. tenaga kesehatan masyarakat; 760 2
g. tenaga kesehatan lingkungan; 1033 3

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 57


h. tenaga gizi; 1573 4
i. tenaga keterapian fisik; 738 2
j. tenaga keteknisian medis; 878 2
k. tenaga teknik biomedika; 2822 7
l. tenaga kesehatan tradisional; - -
dan
m. tenaga kesehatan lain. - -
Sumber :
Seksi P3SDMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

5.3 ANGGARAN KESEHATAN


Pembiayaan kesehatan sebagaimana disebutkan dalam Undanng-Undang Nomor 36
Tahun 2009 tentang Kesehatan adalah besarnya dana yang harus disediakan untuk
menyelenggarakan dan atau memanfaatkan berbagai upaya kesehatan yang diperlukan
oleh perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat yang bertujuan untuk penyediaan
pembiayaan kesehatan yang berkesinambungan dengan jumlah yang mencukupi, teralokasi
secara adil, dan termanfaatkan. Sumber biaya kesehatan dapat dibedakan menjadi
pembiayaan yang bersumber dari anggaran pemerintah dan pembiayaan yang bersumber
dari anggaran masyarakat.
Anggaran kesehatan di Provinsi Jawa Timur merupakan anggaran yang
pembiayaannya bersumber dari anggaran Pemerintah Daerah Provinsi JawaTimur (APBD
Provinsi), APBN maupun bantuan luar negeri (BLN). Alokasi APBD Provinsi untuk bidang
kesehatan yang terdistribusi pada 18 SKPD pada tahun 2015 adalah sebesarRp.
3.652.808.613.640,- yang terdiri dari Rp. 522.758.673.939 untuk belanja tidak langsung
(14%) dan Rp. 3.130.049.939.701 untuk belanja langsung (86%). Adapun alokasi belanja
langsung untuk bidang kesehatan ini teralokasi 14,95% dari APBD Provinsi Jawa Timur dan
persentase alokasi belanja langsung ini meningkat dibandingkan dengan alokasi di tahun
2014 sebesar 14,22%. Sebagaimana amanat UU No. 36/2009 pasal 171 (2) yang
menyebutkan bahwa besar anggaran kesehatan pemerintah daerah provinsi,
kabupaten/kota dialokasikan minimal 10% dari anggaran pendapatan dan belanja daerah di
luar gaji, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memenuhi amanat ini meskipun
sebagian besar alokasi anggaran tersebut dipergunakan untuk pelayanan rujukan. Secara
keseluruhan, alokasi anggaran kesehatan ini telah terealisasi sebesar 92%. Disamping
APBD Provinsi, pembiayaan kesehatan di Provinsi Jawa Timur juga berasal dari APBN dan
Bantuan Luar Negeri (BLN). Anggaran yang bersumber APBN berupa Dana Alokasi Khusus
(DAK) yang diperuntukkan bagi pelayanan rujukan dengan alokasi sebesar Rp.
10.307.670.000,- dan dekonsentrasi yang diperuntukkan bagi dinas kesehatan provinsi
sebesar Rp. 75.915.527.000,-. Sedangkan BLN yang dikelola oleh Dinas Kesehatan
Provinsi Jawa Timur berasal dari Global Fund untuk program HIV/AIDS dan TB serta NLR

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 58


(Netherlands Leprosy Relief) untuk penanganan kusta di Jawa Timur melalui East Java
Leprosy Control Project.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 59


BAB VI
PENUTUP
Penyediaan data dan informasi di bidang kesehatan yang berkualitas sangat diperlukan
sebagai masukan dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan pemerintahan,
organisasi profesi, akademisi, swasta dan pihak terkait lainnya. Di bidang kesehatan, data
dan informasi juga merupakan sumber daya strategis bagi pimpinan dan organisasi dalam
penyelengaraan Sistem Informasi Kesehatan (SIK).

Namun, sangat disadari bahwa saat ini Sistem Informasi Kesehatan masih belum
optimal dalam pemenuhan kebutuhan data dan informasi. Terlebih dalam masa
desentralisasi (atau otonomi daerah) ini dimana proses pengumpulan data dan informasi
dari kabupaten/kota atau lintas sektor relatif lebih sulit. Hal ini berimplikasi pada kualitas
data dan informasi yang disajikan dalam Buku Profil Kesehatan ini masih belum sesuai
dengan harapan. Walaupun demikian, Buku Profil Kesehatan ini diharapkan dapat
memberikan gambaran keadaan kesehatan masyarakat Jawa Timur dan capaian kinerja
pelayanan kesehatan yang telah dilakukan beserta aspek-aspek pendukung lainnya.

Buku Profil Kesehatan sering kali belum mendapatkan apresiasi yang layak, karena
belum dapat menyajikan data dan informasi kesehatan sesuai yang diharapkan oleh pihak-
pihak yang berkepentingan dan yang membutuhkan. Oleh karena itu, perlu adanya
terobosan dan ide-ide baru dalam mekanisme penyusunan, baik dimulai dari masa
pengumpulan data, proses validasi data serta dalam tahap analisa data, yang nantinya akan
menghasilkan suatu publikasi data dan informasi pembangunan kesehatan, serta dapat
membawa manfaat bagi dunia kesehatan di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015 60


RESUME PROFIL KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah #REF! Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 8501 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk ######## ######## 38.847.561 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,5 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km 2 797,8 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 44,2 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 97,4 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 292.381 300.107 592.488 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 6 6 6 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal - - 4.126 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 0 0 7 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati - - 1.937 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 0 0 3 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
16 Jumlah Balita Mati 0 0 2.383 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 0 0 4 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 515 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 87 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6

B.2 Angka Kesakitan


ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 15.308 10.879 26.187 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 58,46 41,54 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 79,84 55,29 67,41 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 27.184 21.195 48.379 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 141,79 107,73 124,54 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 3,92 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 17,82 12,87 10,97 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ 68,23 70,70 84,27 % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ 8,66 8,30 11,96 % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 76,89 79,00 96,23 % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan 1,95 1,04 1,49 per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 78,54 73,52 76,83 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 2.499 1.895 4.394 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 1.702 1.028 2.730 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kematian karena AIDS 305 205 510 Jiwa Tabel 11
24 Jumlah Kasus Syphilis 204 164 368 Kasus Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV 0,23 0,04 0,23 % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 0,00 0,00 0,00 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 2302 1609 3911 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 12,01 8,18 10,07 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 8,46 % Tabel 15
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 11,66 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 1,17 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 1,35 0,65 0,99 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 94,66 97,18 95,88 % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 87,13 96,06 90,46 % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 2,01 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 154 97 255 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri 4 % Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis 67 127 194 Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 426 128 554 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) 0 % Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 16 6 22 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum 59 % Tabel 19
Jumlah Kasus Campak 1068 1200 2268 Kasus Tabel 20
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
Case Fatality Rate Campak 0% Tabel 20
Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 21 20 41 Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 51,60 49,52 53,62 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 5,21 4,04 4,44 % Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria 0,32 3,57 0,18 % Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 1 1 1 per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi 12,73 17,11 15,16 % Tabel 24
35 Persentase obesitas 11,61 #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 25
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 3,46 % Tabel 26
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 0,66 % Tabel 26
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 99,28 % Tabel 28

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 99 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 91,24 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 95,81 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 94,76 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 79,81 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 42,77 % Tabel 30
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 89,82 % Tabel 32
46 Penanganan komplikasi kebidanan 94,74 % Tabel 33
47 Penanganan komplikasi Neonatal 84,47 75,65 80,00 % Tabel 33
48 Peserta KB Baru 10,93 % Tabel 36
49 Peserta KB Aktif 84,44 % Tabel 36
50 Bayi baru lahir ditimbang 96 89 92 % Tabel 37
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) - - 0,33 % Tabel 37
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 104,48 96,44 100,41 % Tabel 38
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 101,57 94,14 97,81 % Tabel 38
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 69,14 69,11 69,13 % Tabel 39
55 Pelayanan kesehatan bayi 92,45 92,72 92,58 % Tabel 40
56 Desa/Kelurahan UCI 76,47 % Tabel 41
57 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 9,79 9,63 9,71 % Tabel 43
58 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 8,82 9,25 9,03 % Tabel 43
59 Bayi Mendapat Vitamin A 97,11 100,48 98,76 % Tabel 44
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A 91,13 93,42 92,26 % Tabel 44
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
61 Baduta ditimbang 82,60 84,38 83,47 % Tabel 45
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 0,55 0,55 0,55 % Tabel 45
63 Pelayanan kesehatan anak balita 72,46 73,52 72,98 % Tabel 46
64 Balita ditimbang (D/S) 78,07 80,07 79,05 % Tabel 47
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 0,73 0,80 0,76 % Tabel 47
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 48
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat #DIV/0! #DIV/0! 85,81 %
Tabel 49
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,92 Tabel 50
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal - sekolah Tabel 51
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi - sekolah Tabel 51
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) - - - % Tabel 51
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) - - - % Tabel 51
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut - - - % Tabel 51
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 55,22 57,56 56,49 % Tabel 52

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase

75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan - - - % Tabel 53


76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan - - - % Tabel 54
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap - - - % Tabel 54
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 4,62 3,28 3,93 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 2,47 1,73 2,09 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 54,86 % Tabel 56
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 51,43 Kali Tabel 56
82 Turn of Interval (TOI) di RS 3,20 Hari Tabel 56
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 3,81 Hari Tabel 56

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


87 Rumah Tangga ber-PHBS 54,52 % Tabel 57

C.4 Keadaan Lingkungan


88 Persentase rumah sehat 69,11 % Tabel 58
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 58,88 % Tabel 59
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 56,96 % Tabel 60
91 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 48,50 % Tabel 61
92 Desa STBM 10,27 % Tabel 62
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 76,98 % Tabel 63
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 61,06 % Tabel 64
TPM tidak memenuhi syarat dibina 104,92 % Tabel 65
TPM memenuhi syarat diuji petik 35,24 % Tabel 65

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 98,00 RS Tabel 67
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus 14,00 RS Tabel 67
96 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 588,00 Tabel 67
97 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 372,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas Keliling 1.179,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas pembantu 2.268,00 Tabel 67
98 Jumlah Apotek 619,00 Tabel 67
99 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100,00 % Tabel 68
100 Jumlah Posyandu 46.267,00 Posyandu Tabel 69
101 Posyandu Aktif 67,58 % Tabel 69
102 Rasio posyandu per 100 balita 1,58 per 100 balita Tabel 69
103 UKBM
Poskesdes 8.475,00 Poskesdes Tabel 70
Polindes 3.980,00 Polindes Tabel 70
Posbindu 2.625,00 Posbindu Tabel 70
104 Jumlah Desa Siaga 8.376,00 Desa Tabel 71
105 Persentase Desa Siaga 98,53 % Tabel 71

D.2 Tenaga Kesehatan


106 Jumlah Dokter Spesialis - - - Orang Tabel 72
107 Jumlah Dokter Umum - - - Orang Tabel 72
108 Rasio Dokter (spesialis+umum) - per 100.000 penduduk Tabel 72
109 Jumlah Dokter Gigi + Dokter Gigi Spesialis - - - Orang Tabel 72
110 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) - per 100.000 penduduk
111 Jumlah Bidan - Orang Tabel 73
112 Rasio Bidan per 100.000 penduduk - per 100.000 penduduk Tabel 73
113 Jumlah Perawat - - - Orang Tabel 73
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
114 Rasio Perawat per 100.000 penduduk - per 100.000 penduduk Tabel 73
115 Jumlah Perawat Gigi - - - Orang Tabel 73
116 Jumlah Tenaga Kefarmasian - - - Orang Tabel 74
117 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan - - - Orang Tabel 75
118 Jumlah Tenaga Sanitasi - - - Orang Tabel 76
119 Jumlah Tenaga Gizi - - - Orang Tabel 77

D.3 Pembiayaan Kesehatan


120 Total Anggaran Kesehatan ########## Rp Tabel 81
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota - % Tabel 81
122 Anggaran Kesehatan Perkapita - Rp Tabel 81
TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KABUPATEN/KOTA WILAYAH KECAMATAN DESA + RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN PENDUDUK
(km 2) KELURAHAN TANGGA TANGGA per km 2
1 2 4 5 6 7 8 9 10
1 KAB. PACITAN 1387,58 12 166 5 171 550.986 173.289 3,18 397,08
2 KAB. PONOROGO 1371,78 21 281 26 307 867.393 238.858 3,63 632,31
3 KAB. TRENGGALEK 1261,4 14 152 5 157 689.200 212.082 3,25 546,38
4 KAB. TULUNGAGUNG 1150,4 19 257 14 271 1.021.190 300.041 3,40 887,68
5 KAB. BLITAR 1588,8 22 220 28 248 1.145.396 - #DIV/0! 720,92
6 KAB. KEDIRI 1386,05 26 343 1 344 1.546.883 449.997 3,44 1116,04
7 KAB. MALANG 3238,27 33 378 12 390 2.544.315 741.201 3,43 785,70
8 KAB. LUMAJANG 1790,86 21 198 7 205 1.030.193 286.243 3,60 575,25
9 KAB. JEMBER 3293,34 31 226 22 248 2.407.115 711.771 3,36 730,90
10 KAB. BANYUWANGI 5781,18 24 189 28 217 1.594.083 497.968 3,20 275,74
11 KAB. BONDOWOSO 1560,1 23 209 10 219 761.205 255.813 2,98 487,92
12 KAB. SITUBONDO 1638,41 17 132 4 136 669.713 208.754 3,21 408,76
13 KAB. PROBOLINGGO 1696,17 24 325 5 330 1.140.480 322.799 3,53 672,39
14 KAB. PASURUAN 1474,07 24 341 24 365 1.581.787 430.659 3,67 1073,07
15 KAB. SIDOARJO 714,243 18 322 31 353 2.117.279 607.885 3,48 2964,37
16 KAB. MOJOKERTO 692,15 18 299 5 304 1.080.389 383.397 2,82 1560,92
17 KAB. JOMBANG 1159 21 302 4 306 1.240.985 368.211 3,37 1070,74
18 KAB. NGANJUK 1224,331 20 264 20 284 1.041.716 - #DIV/0! 850,85
19 KAB. MADIUN 1010,86 15 198 8 206 676.087 248.607 2,72 668,82
20 KAB. MAGETAN 688,8 18 207 28 235 627.413 191.729 3,27 910,88
21 KAB. NGAWI 1295,98 19 213 4 217 828.783 249.712 3,32 639,50
22 KAB. BOJONEGORO 2307,05 28 419 11 430 1.236.607 463.060 94,60 536,01
23 KAB. TUBAN 1820,28 20 311 17 328 1.152.915 372.718 3,09 633,37
24 KAB. LAMONGAN 1812,8 27 462 12 474 1.187.795 347.866 3,41 655,23
25 KAB. GRESIK 1094,34 18 330 26 356 1.256.313 - #DIV/0! 1148,01
26 KAB. BANGKALAN 1260,3 18 273 8 281 954.305 234.200 4,00 757,20
27 KAB. SAMPANG 1233,3 14 180 6 186 936.801 216.737 4,32 759,59
28 KAB. PAMEKASAN 792,67 13 178 11 189 845.314 219.028 3,86 1066,41
29 KAB. SUMENEP 2093,47 27 330 4 334 1.072.113 324.511 3,30 512,12
30 KOTA KEDIRI 63,4 3 0 46 46 280.004 44.194 6,34 4416,47
31 KOTA BLITAR 32,57 3 0 21 21 137.908 42.934 3,21 4234,20
32 KOTA MALANG 110,1 5 0 57 57 851.298 228.678 3,72 7732,04
33 KOTA PROBOLINGGO 56,667 5 0 29 29 229.013 - #DIV/0! 4041,38
34 KOTA PASURUAN 36,58 4 0 34 34 194.815 48.514 4,02 5325,72
35 KOTA MOJOKERTO 16,46 2 0 18 18 125.706 - #DIV/0! 7637,06
36 KOTA MADIUN 33,23 3 0 27 27 174.995 878.413 3,24 5266,18
37 KOTA SURABAYA 326,37 31 0 154 154 2.848.583 942.756 3,02 8728,08
38 KOTA BATU 199,09 3 19 5 24 200.485 - #DIV/0! 1007,01

JUMLAH (KAB/KOTA) 48692 664 7724 777 8501 38.847.561 11.242.625 3,46 797,81

Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/Kota


- sumber lain... (sebutkan)
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6

1 0-4 1.493.678 1.436.212 2.929.890 104,00


2 5-9 1.553.737 1.479.468 3.033.205 105,02
3 10 - 14 1.556.318 1.490.163 3.046.481 104,44
4 15 - 19 1.577.605 1.516.423 3.094.028 104,03
5 20 - 24 1.492.757 1.484.485 2.977.242 100,56
6 25 - 29 1.416.020 1.447.582 2.863.602 97,82
7 30 - 34 1.434.519 1.504.960 2.939.479 95,32
8 35 - 39 1.465.804 1.530.977 2.996.781 95,74
9 40 - 44 1.457.061 1.513.488 2.970.549 96,27
10 45 - 49 1.387.973 1.463.304 2.851.277 94,85
11 50 - 54 1.237.112 1.312.159 2.549.271 94,28
12 55 - 59 1.047.331 1.065.029 2.112.360 98,34
13 60 - 64 790.742 791.423 1.582.165 99,91
14 65 - 69 533.042 596.083 1.129.125 89,42
15 70 - 74 362.086 459.191 821.277 78,85
16 75+ 366.825 584.004 950.829 62,81

JUMLAH 19.172.610 19.674.951 38.847.561 97,45


ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 44

Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/kota


- Sumber lain... (sebutkan)
TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH PERSENTASE
NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS 0
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
2 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
b. SD/MI 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
c. SMP/ MTs 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
d. SMA/ MA 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
e. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
g. AKADEMI/DIPLOMA III 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR) 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: (sebutkan)
TABEL 4

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH KELAHIRAN
KABUPATEN/KOTA JUMLAH LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN
PUSKESMAS
HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 3.193 20 3.213 3.350 21 3.371 6.543 41 6.584
2 KAB. PONOROGO 21 31 5.456 43 5.500 5.461 44 5.504 10.917 87 11.004
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.501 29 4.530 4.559 29 4.588 9.060 58 9.118
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.320 42 7.362 7.699 44 7.743 15.019 86 15.105
5 KAB. BLITAR 22 24 8.677 56 8.733 8.647 56 8.703 17.324 112 17.436
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.414 52 12.466 12.326 52 12.378 24.740 104 24.844
7 KAB. MALANG 33 39 18.444 76 18.520 18.261 75 18.336 36.705 151 36.856
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.523 71 7.595 7.888 75 7.962 15.411 146 15.557
9 KAB. JEMBER 31 49 17.924 152 18.076 18.552 157 18.709 36.476 309 36.785
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.891 94 11.984 12.011 94 12.106 23.902 188 24.090
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 4.922 87 5.009 5.187 92 5.279 10.109 179 10.288
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.600 35 4.635 4.835 37 4.872 9.435 72 9.507
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 9.019 54 9.073 9.470 57 9.527 18.489 111 18.600
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.691 63 12.754 12.933 64 12.997 25.624 127 25.751
15 KAB. SIDOARJO 18 26 18.117 50 18.168 17.948 50 17.997 36.065 100 36.165
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.138 50 8.188 8.155 51 8.206 16.293 101 16.394
17 KAB. JOMBANG 21 34 9.841 81 9.922 9.946 82 10.028 19.787 163 19.950
18 KAB. NGANJUK 20 20 7.403 50 7.452 7.492 50 7.543 14.895 100 14.995
19 KAB. MADIUN 15 26 4.712 16 4.728 4.840 17 4.857 9.552 33 9.585
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.071 28 4.099 4.290 29 4.319 8.361 57 8.418
21 KAB. NGAWI 19 24 5.388 35 5.423 5.635 36 5.671 11.023 71 11.094
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.868 81 8.948 9.070 82 9.153 17.938 163 18.101
23 KAB. TUBAN 20 33 8.271 60 8.332 8.479 62 8.540 16.750 122 16.872
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.504 23 8.527 9.008 25 9.033 17.512 48 17.560
25 KAB. GRESIK 18 32 10.058 22 10.080 10.230 23 10.253 20.288 45 20.333
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.974 5 7.979 8.724 5 8.729 16.698 10 16.708
27 KAB. SAMPANG 14 21 8.297 97 8.394 8.734 102 8.836 17.031 199 17.230
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.508 27 6.535 6.884 28 6.912 13.392 55 13.447
29 KAB. SUMENEP 27 30 7.415 65 7.480 8.179 72 8.251 15.594 137 15.731
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.131 6 2.137 2.146 7 2.153 4.277 13 4.290
31 KOTA BLITAR 3 3 1.016 9 1.025 1.033 9 1.042 2.049 18 2.067
32 KOTA MALANG 5 15 5.780 33 5.813 5.943 34 5.977 11.723 67 11.790
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.810 17 1.828 1.869 18 1.886 3.679 35 3.714
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.603 8 1.611 1.629 8 1.637 3.232 16 3.248
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.061 9 1.070 1.097 9 1.106 2.158 18 2.176
36 KOTA MADIUN 3 6 3.301 31 3.332 3.527 33 3.560 6.828 64 6.892
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.944 70 22.014 22.493 72 22.565 44.437 142 44.579
38 KOTA BATU 3 5 1.596 11 1.607 1.576 10 1.586 3.172 21 3.193

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 292.381 1.759 294.140 300.107 1.810 301.917 592.488 3.569 596.057
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) 6,0 6,0 6,0

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 5

JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH KEMATIAN
KABUPATEN/KOTA LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO
ANAK ANAK ANAK
NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 KAB. PACITAN 42 19 6 25
2 KAB. PONOROGO 120 59 5 64
3 KAB. TRENGGALEK 59 27 4 31
4 KAB. TULUNGAGUNG 98 65 17 82
5 KAB. BLITAR 151 65 10 75
6 KAB. KEDIRI 160 68 19 87
7 KAB. MALANG 206 102 18 120
8 KAB. LUMAJANG 149 56 16 72
9 KAB. JEMBER 229 73 27 100
10 KAB. BANYUWANGI 123 85 9 94
11 KAB. BONDOWOSO 133 62 14 76
12 KAB. SITUBONDO 76 45 13 58
13 KAB. PROBOLINGGO 170 121 38 159
14 KAB. PASURUAN 178 65 12 77
15 KAB. SIDOARJO 162 71 30 101
16 KAB. MOJOKERTO 161 57 22 79
17 KAB. JOMBANG 169 67 20 87
18 KAB. NGANJUK 110 90 18 108
19 KAB. MADIUN 85 51 9 60
20 KAB. MAGETAN 63 38 10 48
21 KAB. NGAWI 79 39 4 43
22 KAB. BOJONEGORO 201 122 16 138
23 KAB. TUBAN 189 77 7 84
24 KAB. LAMONGAN 89 42 4 46
25 KAB. GRESIK 77 19 1 20
26 KAB. BANGKALAN 122 39 9 48
27 KAB. SAMPANG 161 70 9 79
28 KAB. PAMEKASAN 28 20 5 25
29 KAB. SUMENEP 40 18 2 20
30 KOTA KEDIRI 19 7 2 9
31 KOTA BLITAR 14 11 2 13
32 KOTA MALANG 101 39 9 48
33 KOTA PROBOLINGGO 77 28 3 31
34 KOTA PASURUAN 21 19 3 22
35 KOTA MOJOKERTO 13 7 2 9
36 KOTA MADIUN 8 12 4 16
37 KOTA SURABAYA 235 77 47 124
38 KOTA BATU 8 5 0 5

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 4.126 1.937 446 2.383


ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 0 0 0 0 0 0 0 0 7 3 1 4

Sumber: . (sebutkan)

Keterangan : - Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKN/AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KEMATIAN IBU

NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
< 20 20-34 < 20 20-34 < 20 20-34 < 20 20-34
35 tahun JUMLAH 35 tahun JUMLAH 35 tahun JUMLAH 35 tahun JUMLAH
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
1 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 KAB. PACITAN 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 3 1 3 1 5
2 KAB. PONOROGO 0 2 0 2 0 2 4 6 0 2 0 2 0 6 4 10
3 KAB. TRENGGALEK 0 2 0 2 0 0 0 0 1 4 3 8 1 6 3 10
4 KAB. TULUNGAGUNG 1 6 2 9 0 1 0 1 1 2 3 6 2 9 5 16
5 KAB. BLITAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 0 4 1 5 0 3 2 5 0 6 1 7 0 13 4 17
7 KAB. MALANG 0 2 5 7 0 2 4 6 1 14 2 17 1 18 11 30
8 KAB. LUMAJANG 1 4 1 6 2 4 1 7 1 8 2 11 4 16 4 24
9 KAB. JEMBER 1 6 2 9 0 8 2 10 1 7 5 13 2 21 9 32
10 KAB. BANYUWANGI 0 2 0 2 0 5 2 7 0 9 5 14 0 16 7 23
11 KAB. BONDOWOSO 1 3 0 4 1 4 0 5 0 10 0 10 2 17 0 19
12 KAB. SITUBONDO 1 2 1 4 0 1 0 1 1 6 1 8 2 9 2 13
13 KAB. PROBOLINGGO 0 10 3 13 1 3 0 4 0 7 2 9 1 20 5 26
14 KAB. PASURUAN 1 3 0 4 0 4 3 7 3 9 3 15 4 16 6 26
15 KAB. SIDOARJO 0 4 1 5 0 2 1 3 2 13 3 18 2 19 5 26
16 KAB. MOJOKERTO 0 4 0 4 0 4 2 6 0 8 1 9 0 16 3 19
17 KAB. JOMBANG 0 0 0 0 0 2 0 2 1 5 8 14 1 7 8 16
18 KAB. NGANJUK 0 0 1 1 1 4 0 5 1 4 1 6 2 8 2 12
19 KAB. MADIUN 0 1 0 1 0 1 2 3 0 0 0 0 0 2 2 4
20 KAB. MAGETAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 3 5 0 2 3 5
21 KAB. NGAWI 0 2 1 3 0 3 0 3 1 1 2 4 1 6 3 10
22 KAB. BOJONEGORO 1 6 1 8 0 6 0 6 0 5 4 9 1 17 5 23
23 KAB. TUBAN 0 6 6 12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 6 12
24 KAB. LAMONGAN 0 0 0 0 0 1 0 1 0 9 3 12 0 10 3 13
25 KAB. GRESIK 0 4 3 7 1 3 2 6 0 3 3 6 1 10 8 19
26 KAB. BANGKALAN 0 2 2 4 0 3 0 3 0 4 2 6 0 10 4 14
27 KAB. SAMPANG 0 3 0 3 1 3 2 6 1 2 2 5 2 8 4 14
28 KAB. PAMEKASAN 0 3 0 3 0 1 1 2 0 1 2 3 0 5 3 8
29 KAB. SUMENEP 1 2 0 3 0 0 0 0 1 2 1 4 2 4 1 7
30 KOTA KEDIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 3 0 1 2 3
31 KOTA BLITAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
32 KOTA MALANG 0 3 0 3 0 0 0 0 1 3 1 5 1 6 1 8
33 KOTA PROBOLINGGO 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 2 1 1 1 3
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 1 1 1 2 0 3 1 2 1 4
35 KOTA MOJOKERTO 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 2 0 2
36 KOTA MADIUN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 0 8 2 10 1 2 1 4 3 13 8 24 4 23 11 38
38 KOTA BATU 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 1 2 0 2 1 3

JUMLAH (KAB/KOTA) 8 96 33 137 8 74 30 112 23 167 75 265 39 338 138 515


ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 87
Sumber: . (sebutkan)
Keterangan:
TABEL 7

KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN /KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU TB BTA+ KASUS TB ANAK 0-
KECAMAT PUSKESM JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO 14 TAHUN
KABUPATEN/KOTA AN AS L P L P
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 268.896 282.090 550.986 66 46,15 77 53,85 143 167 54,75 138 45,25 305 3 0,98
2 KAB. PONOROGO 21 31 433.504 433.889 867.393 196 62,03 120 37,97 316 368 60,03 245 39,97 613 9 1,47
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 342.397 346.803 689.200 108 58,06 78 41,94 186 268 62,18 163 37,82 431 51 11,83
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 497.698 523.492 1.021.190 205 58,74 144 41,26 349 508 60,05 338 39,95 846 154 18,20
5 KAB. BLITAR 22 24 573.707 571.689 1.145.396 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 776.212 770.671 1.546.883 466 55,02 381 44,98 847 831 53,58 720 46,42 1.551 47 3,03
7 KAB. MALANG 33 39 1.278.511 1.265.804 2.544.315 458 58,49 325 41,51 783 662 57,92 481 42,08 1.143 70 6,12
8 KAB. LUMAJANG 21 25 502.920 527.273 1.030.193 378 53,47 329 46,53 707 561 52,09 516 47,91 1.077 101 9,38
9 KAB. JEMBER 31 49 1.182.817 1.224.298 2.407.115 1.183 55,64 943 44,36 2.126 1.691 54,06 1.437 45,94 3.128 155 4,96
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 793.018 801.065 1.594.083 500 60,10 332 39,90 832 997 55,82 789 44,18 1.786 78 4,37
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 370.588 390.617 761.205 189 46,78 215 53,22 404 288 47,45 319 52,55 607 13 2,14
12 KAB. SITUBONDO 17 17 326.500 343.213 669.713 322 56,20 251 43,80 573 507 55,53 406 44,47 913 62 6,79
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 556.301 584.179 1.140.480 374 53,97 319 46,03 693 572 53,56 496 46,44 1.068 10 0,94
14 KAB. PASURUAN 24 33 783.410 798.377 1.581.787 564 58,14 406 41,86 970 1.045 57,35 777 42,65 1.822 295 16,19
15 KAB. SIDOARJO 18 26 1.063.629 1.053.650 2.117.279 538 58,61 380 41,39 918 1.289 56,36 998 43,64 2.287 41 1,79
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 539.613 540.776 1.080.389 324 61,48 203 38,52 527 423 58,59 299 41,41 722 0 0,00
17 KAB. JOMBANG 21 34 617.194 623.791 1.240.985 358 62,26 217 37,74 575 656 57,29 489 42,71 1.145 1 0,09
18 KAB. NGANJUK 20 20 517.712 524.004 1.041.716 111 62,71 66 37,29 177 259 58,47 184 41,53 443 0 0,00
19 KAB. MADIUN 15 26 333.517 342.570 676.087 337 65,31 179 34,69 516 575 62,23 349 37,77 924 31 3,35
20 KAB. MAGETAN 18 22 305.486 321.927 627.413 203 64,04 114 35,96 317 272 56,78 207 43,22 479 1 0,21
21 KAB. NGAWI 19 24 405.113 423.670 828.783 210 66,88 104 33,12 314 320 64,65 175 35,35 495 14 2,83
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 611.313 625.294 1.236.607 503 58,69 354 41,31 857 658 57,82 480 42,18 1.138 0 0,00
23 KAB. TUBAN 20 33 569.324 583.591 1.152.915 356 56,69 272 43,31 628 482 55,66 384 44,34 866 4 0,46
24 KAB. LAMONGAN 27 33 576.812 610.983 1.187.795 565 58,79 396 41,21 961 1.132 54,27 954 45,73 2.086 125 5,99
25 KAB. GRESIK 18 32 622.824 633.489 1.256.313 406 60,69 263 39,31 669 774 50,65 754 49,35 1.528 15 0,98
26 KAB. BANGKALAN 18 22 455.710 498.595 954.305 317 59,70 214 40,30 531 522 58,00 378 42,00 900 22 2,44
27 KAB. SAMPANG 14 21 456.394 480.407 936.801 297 60,49 194 39,51 491 618 59,20 426 40,80 1.044 24 2,30
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 410.800 434.514 845.314 580 60,10 385 39,90 965 727 58,96 506 41,04 1.233 7 0,57
29 KAB. SUMENEP 27 30 509.791 562.322 1.072.113 522 57,17 391 42,83 913 928 55,70 738 44,30 1.666 83 4,98
30 KOTA KEDIRI 3 9 139.493 140.511 280.004 101 60,48 66 39,52 167 161 58,97 112 41,03 273 0 0,00
31 KOTA BLITAR 3 3 68.401 69.507 137.908 48 59,26 33 40,74 81 163 60,37 107 39,63 270 1 0,37
32 KOTA MALANG 5 15 419.713 431.585 851.298 284 58,08 205 41,92 489 751 54,98 615 45,02 1.366 68 4,98
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 112.689 116.324 229.013 88 55,35 71 44,65 159 178 54,10 151 45,90 329 0 0,00
34 KOTA PASURUAN 4 8 96.598 98.217 194.815 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 66 #DIV/0!
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 61.816 63.890 125.706 2.643 59,19 1.822 40,81 4.465 4.822 56,01 3.787 43,99 8.609 286 3,32
36 KOTA MADIUN 3 6 84.604 90.391 174.995 95 62,50 57 37,50 152 233 60,21 154 39,79 387 10 2,58
37 KOTA SURABAYA 31 62 1.406.683 1.441.900 2.848.583 1.384 59,40 946 40,60 2.330 2.688 56,72 2.051 43,28 4.739 34 0,72
38 KOTA BATU 3 5 100.902 99.583 200.485 29 51,79 27 48,21 56 88 55,00 72 45,00 160 15 9,38

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 19.172.610 19.674.951 38.847.561 15.308 58,46 10.879 41,54 26.187 27.184 56,19 21.195 43,81 48.379 1.895 3,92

CNR KASUS BARU TB BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 79,84 55,29 67,41

CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 141,79 107,73 124,54

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

TB PARU
KABUPATEN/KOTA SUSPEK % BTA (+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS BTA (+)
TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 175 129 1.718 21 10 161 12,00 7,75 9,37
2 KAB. PONOROGO 21 31 0 0 2.957 196 120 316 #DIV/0! #DIV/0! 10,69
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 1.201 1.108 2.309 108 68 176 8,99 6,14 7,62
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 0 0 1.093 205 144 349 #DIV/0! #DIV/0! 31,94
5 KAB. BLITAR 22 24 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 2.838 3.256 6.094 466 381 847 16,42 11,70 13,90
7 KAB. MALANG 33 39 5.843 4.382 10.225 560 427 987 9,58 9,74 9,65
8 KAB. LUMAJANG 21 25 2.247 3.871 8.118 458 325 783 20,38 8,40 9,65
9 KAB. JEMBER 31 49 12.246 12.783 25.029 1.183 943 2.126 9,66 7,38 8,49
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 849 857 1.706 500 332 832 58,89 38,74 48,77
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 2.749 2.469 5.218 189 215 404 6,88 8,71 7,74
12 KAB. SITUBONDO 17 17 0 0 5.611 322 251 572 #DIV/0! #DIV/0! 10,19
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 0 0 2.489 374 319 693 #DIV/0! #DIV/0! 27,84
14 KAB. PASURUAN 24 33 3.529 4.677 8.206 526 439 965 14,91 9,39 11,76
15 KAB. SIDOARJO 18 26 3.681 4.010 9.739 545 390 918 14,81 9,73 9,43
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 1.899 2.058 3.957 324 203 527 17,06 9,86 13,32
17 KAB. JOMBANG 21 34 2.936 3.311 6.247 358 217 575 12,19 6,55 9,20
18 KAB. NGANJUK 20 20 0 0 0 126 111 237 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 15 26 2.633 2.525 5.158 337 179 516 12,80 7,09 10,00
20 KAB. MAGETAN 18 22 1.812 1.709 3.521 203 114 317 11,20 6,67 9,00
21 KAB. NGAWI 19 24 0 0 4.059 210 104 314 #DIV/0! #DIV/0! 7,74
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 0 0 13.272 520 361 881 #DIV/0! #DIV/0! 6,64
23 KAB. TUBAN 20 33 2.448 1.946 4.394 356 272 628 14,54 13,98 14,29
24 KAB. LAMONGAN 27 33 3.656 3.997 7.653 565 396 961 15,45 9,91 12,56
25 KAB. GRESIK 18 32 0 0 6.135 407 263 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
26 KAB. BANGKALAN 18 22 2.597 2.829 5.426 317 214 531 12,21 7,56 9,79
27 KAB. SAMPANG 14 21 1.761 1.294 3.239 295 193 491 16,75 14,91 15,16
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 7.307 6.330 13.637 580 385 965 7,94 6,08 7,08
29 KAB. SUMENEP 27 30 3.419 2.722 1.049 522 391 913 15,27 14,36 87,04
30 KOTA KEDIRI 3 9 0 0 1.538 101 66 167 #DIV/0! #DIV/0! 10,86
31 KOTA BLITAR 3 3 717 467 1.184 48 33 81 6,69 7,07 6,84
32 KOTA MALANG 5 15 4.029 3.495 7.524 284 205 489 7,05 5,87 6,50
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 0 0 1.329 88 71 159 #DIV/0! #DIV/0! 11,96
34 KOTA PASURUAN 4 8 103 105 208 331 0,00 0,00 159,13
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 0 0 0 83 48 131 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 3 6 1.017 886 1.903 95 57 174 9,34 6,43 9,14
37 KOTA SURABAYA 31 62 16.616 1.384 946 2.330 #DIV/0! #DIV/0! 14,02
38 KOTA BATU 3 5 607 406 1.013 29 27 56 4,78 6,65 5,53
JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 72.300 71.621 199.574 12.885 9.220 21.903 17,82 12,87 10,97
TABEL 9

ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN,DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE) ANGKA KEBERHASILAN
(COMPLETE RATE) JUMLAH KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI PENGOBATAN
NO SELAMA PENGOBATAN
KABUPATEN/KOTA L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P L P L+P


1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 KAB. PACITAN 36 38 74 1 2,78 0 0,00 34 45,95 1 2,78 0 0,00 479 647,27 5,56 0,00 693,22 5 3 8
2 KAB. PONOROGO 197 94 291 173 87,82 83 88,30 256 87,97 0 0,00 0 0,00 12 4,12 87,82 88,30 92,10 0 0 0
3 KAB. TRENGGALEK 103 82 185 99 96,12 79 96,34 178 96,22 0 0,00 0 0,00 0 0,00 96,12 96,34 96,22 2 0 2
4 KAB. TULUNGAGUNG 224 153 377 0 0,00 0 0,00 322 85,41 0 0,00 0 0,00 40 10,61 0,00 0,00 96,02 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 418 324 742 346 82,78 269 83,02 615 82,88 0,00 0,00 0 0,00 82,78 83,02 82,88 0
7 KAB. MALANG 526 428 954 379 72,05 340 79,44 719 75,37 65 12,36 48 11,21 113 11,84 84,41 90,65 87,21 21 23 44
8 KAB. LUMAJANG 379 328 707 330 87,07 299 91,16 629 88,97 24 6,33 11 3,35 35 4,95 93,40 94,51 93,92 16 9 25
9 KAB. JEMBER 1.188 882 2.070 1.094 92,09 826 93,65 1.920 92,75 12 1,01 10 1,13 22 1,06 93,10 94,78 93,82 55 33 88
10 KAB. BANYUWANGI 531 369 900 0 0,00 0 0,00 824 91,56 0 0,00 0 0,00 19 2,11 0,00 0,00 93,67 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 409 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 24 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 509 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 11 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
13 KAB. PROBOLINGGO 421 388 809 372 88,36 357 92,01 729 90,11 7 1,66 3 0,77 10 1,24 90,02 92,78 91,35 20 16 36
14 KAB. PASURUAN 529 442 971 409 77,32 369 83,48 778 80,12 69 13,04 46 10,41 115 11,84 90,36 93,89 91,97 19 14 33
15 KAB. SIDOARJO 476 379 855 346 72,69 283 74,67 629 73,57 16 3,36 10 2,64 26 3,04 76,05 77,31 76,61 12 6 18
16 KAB. MOJOKERTO 316 246 562 312 98,73 229 93,09 541 96,26 4 1,27 14 5,69 18 3,20 100,00 98,78 99,47 0 2 2
17 KAB. JOMBANG 380 294 674 353 92,89 236 80,27 589 87,39 6 1,58 8 2,72 14 2,08 94,47 82,99 89,47 21 10 31
18 KAB. NGANJUK 126 111 237 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0
19 KAB. MADIUN 326 152 478 302 92,64 142 93,42 444 92,89 12 3,68 6 3,95 18 3,77 96,32 97,37 96,65 9 2 11
20 KAB. MAGETAN 203 114 317 154 75,86 143 125,44 297 93,69 3 1,48 1 0,88 4 1,26 77,34 126,32 94,95 5 5 10
21 KAB. NGAWI 193 145 338 164 84,97 123 84,83 287 84,91 14 7,25 13 8,97 27 7,99 92,23 93,79 92,90 5 2 7
22 KAB. BOJONEGORO 520 423 943 98 18,85 67 15,84 165 17,50 172 33,08 102 24,11 274 29,06 51,92 39,95 46,55 0 0 0
23 KAB. TUBAN 366 293 659 329 89,89 260 88,74 589 89,38 37 10,11 33 11,26 70 10,62 100,00 100,00 100,00 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 483 479 962 437 90,48 433 90,40 870 90,44 12 2,48 10 2,09 22 2,29 92,96 92,48 92,72 12 11 23
25 KAB. GRESIK 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 339 240 579 265 78,17 217 90,42 482 83,25 67 19,76 4 1,67 71 12,26 97,94 92,08 95,51 7 6 13
27 KAB. SAMPANG 245 196 441 135 55,10 124 63,27 259 58,73 50 20,41 38 19,39 88 19,95 75,51 82,65 78,68 8 2 10
28 KAB. PAMEKASAN 513 414 927 0 0,00 0 0,00 871 93,96 0 0,00 0 0,00 113 12,19 0,00 0,00 106,15 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 531 380 911 449 84,56 313 82,37 762 83,64 39 7,34 28 7,37 67 7,35 91,90 89,74 91,00 22 8 30
30 KOTA KEDIRI 82 58 140 0 0,00 0 0,00 109 77,86 0 0,00 0 0,00 13 9,29 0,00 0,00 87,14 0 0 0
31 KOTA BLITAR 49 40 89 39 79,59 27 67,50 66 74,16 1 2,04 1 2,50 2 2,25 81,63 70,00 76,40 4 2 6
32 KOTA MALANG 274 263 537 171 62,41 188 71,48 359 66,85 56 20,44 31 11,79 87 16,20 82,85 83,27 83,05 10 6 16
33 KOTA PROBOLINGGO 73 43 116 60 82,19 38 88,37 98 84,48 81 110,96 91 211,63 172 148,28 193,15 300,00 232,76 11 3 14
34 KOTA PASURUAN 150 134 284 144 96,00 128 95,52 272 95,77 121 80,67 127 94,78 248 87,32 176,67 190,30 183,10 15 3 18
35 KOTA MOJOKERTO 90 44 134 57 63,33 27 61,36 84 62,69 24 26,67 14 31,82 38 28,36 90,00 93,18 91,04 4 2 6
36 KOTA MADIUN 95 57 152 84 88,42 52 91,23 136 89,47 4 4,21 2 3,51 6 3,95 92,63 94,74 93,42 7 4 11
37 KOTA SURABAYA 1.227 846 2.073 829 67,56 631 74,59 1.460 70,43 103 8,39 79 9,34 182 8,78 75,96 83,92 79,21 84 33 117
38 KOTA BATU 33 32 65 12 36,36 17 53,13 29 44,62 8 24,24 10 31,25 18 27,69 60,61 84,38 72,31 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 11.642 8.911 20.553 7.943 68,23 6.300 70,70 17.320 84,27 1.008 8,66 740 8,30 2.458 11,96 76,89 79,00 96,23 374 205 579
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 2 1 1

Sumber: .. (sebutkan)
Keterangan:
TABEL 10

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PNEUMONIA PADA BALITA


KABUPATEN/KOTA JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO
PENDERITA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 KAB. PACITAN 18.140 17.292 35.432 2.913 2.712 1.577 11 0,38 6 0,22 17 1,08
2 KAB. PONOROGO 29.238 27.638 56.876 1.301 1.230 2.531 716 55,03 278 22,60 994 39,27
3 KAB. TRENGGALEK 23.583 22.860 46.443 1.049 1.017 2.067 1.049 99,96 774 76,09 1.823 88,21
4 KAB. TULUNGAGUNG 39.943 38.293 78.236 1.777 1.704 3.482 0 0,00 0 0,00 0 0,00
5 KAB. BLITAR 44.705 42.371 78.236 4.544 4.372 - 0,00 0,00 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 63.463 61.529 124.992 2.824 2.738 5.562 1.651 58,46 1.590 58,07 3.241 58,27
7 KAB. MALANG 100.131 96.962 197.094 4.456 4.315 8.771 1.580 35,46 1.265 29,32 2.845 32,44
8 KAB. LUMAJANG 37.816 36.377 74.193 1.683 1.619 3.302 1.375 81,70 1.248 77,08 2.623 79,45
9 KAB. JEMBER 93.866 91.079 184.945 4.177 4.053 8.230 4.512 108,02 4.554 112,36 9.066 110,16
10 KAB. BANYUWANGI 59.847 57.398 117.245 6.188 5.913 5.217 2.177 35,18 1.902 32,17 4.079 78,18
11 KAB. BONDOWOSO 26.519 25.806 54.225 1.226 1.187 2.413 1.455 118,71 1.428 120,27 2.883 119,48
12 KAB. SITUBONDO 23.425 22.550 45.975 2.343 2.255 4.598 1.539 65,70 1.383 61,33 2.922 63,56
13 KAB. PROBOLINGGO 45.395 44.050 89.445 2.020 1.960 3.980 287 14,21 255 13,01 542 13,62
14 KAB. PASURUAN 61.988 59.793 121.782 2.758 2.661 5.419 1.592 57,72 1.453 54,60 3.045 56,19
15 KAB. SIDOARJO 89.347 84.953 174.301 3.976 3.780 7.756 4.643 116,78 4.191 110,87 8.834 113,89
16 KAB. MOJOKERTO 43.558 41.722 85.280 1.938 1.857 3.795 2.821 145,53 2.887 155,50 5.708 150,41
17 KAB. JOMBANG 51.016 48.543 99.560 2.270 2.160 4.430 450 19,82 390 18,05 840 18,96
18 KAB. NGANJUK 40.345 38.870 63.391 1.433 1.388 2.821 1.142 79,71 1.055 76,00 2.197 77,88
19 KAB. MADIUN 24.408 23.154 47.562 2.441 2.315 4.756 2.505 102,63 2.145 92,64 4.650 97,77
20 KAB. MAGETAN 21.474 20.493 41.967 956 912 1.868 748 78,28 578 63,38 1.326 71,00
21 KAB. NGAWI 28.971 27.261 56.232 - - 2.502 147 #DIV/0! 210 #DIV/0! 357 14,27
22 KAB. BOJONEGORO 44.156 42.231 86.387 1.965 1.879 3.844 4.551 231,61 3.691 196,41 8.242 214,40
23 KAB. TUBAN 42.264 40.079 82.343 1.881 1.784 3.664 1.691 89,91 1.207 67,68 2.898 79,09
24 KAB. LAMONGAN 42.338 40.266 88.179 4.512 4.306 8.818 2.136 47,34 2.298 53,37 4.434 50,28
25 KAB. GRESIK 53.319 50.635 103.954 1.912 1.812 4.626 4.172 218,22 4.364 240,78 8.536 184,52
26 KAB. BANGKALAN 39.707 38.978 78.685 3.971 3.898 7.869 2.204 55,51 2.522 64,70 4.726 60,06
27 KAB. SAMPANG 38.621 38.233 78.200 3.902 3.918 7.820 139 3,56 98 2,50 237 3,03
28 KAB. PAMEKASAN 32.494 31.593 51.243 1.150 1.130 2.280 1.292 112,35 1.163 102,92 2.455 107,66
29 KAB. SUMENEP 36.383 35.593 71.976 1.584 1.619 3.203 552 34,85 0 0,00 552 17,23
30 KOTA KEDIRI 11.067 10.737 21.955 492 485 977 409 83,05 401 82,76 810 82,91
31 KOTA BLITAR 5.728 5.305 11.033 255 236 491 109 42,76 147 62,27 256 52,14
32 KOTA MALANG 31.468 30.047 61.515 1.416 1.352 2.768 1.155 81,56 611 45,19 1.766 63,80
33 KOTA PROBOLINGGO 9.492 9.313 18.805 422 414 837 0 0,00 0 0,00 0 0,00
34 KOTA PASURUAN 8.560 8.286 16.846 381 369 750 1.040 272,97 727 197,02 1.767 235,71
35 KOTA MOJOKERTO 5.285 5.135 10.420 235 229 464 350 148,82 293 128,22 643 138,67
36 KOTA MADIUN 6.373 6.245 12.618 665 649 562 560 84,21 555 85,52 1.115 198,57
37 KOTA SURABAYA 111.201 106.672 217.873 4.948 4.747 9.695 1.395 28,19 1.277 26,90 2.672 27,56
38 KOTA BATU 8.044 7.870 15.914 358 350 708 47 13,13 42 11,99 89 12,57

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.493.678 1.436.212 2.901.357 66.469 63.911 129.110 52.202 78,54 46.988 73,52049 99.190 76,82572

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS SYPHILIS

NO KELOMPOK UMUR PROPORSI PROPORSI PROPORSI


L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P L P L+P KELOMPOK
UMUR UMUR UMUR

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 4 TAHUN 54 46 100 2,28 49 21 70 2,56 6 2 8 2 8 10 2,72

2 5 - 14 TAHUN 18 18 36 0,82 21 19 40 1,47 0 4 4 0 1 1 0,27

3 15 - 19 TAHUN 49 55 104 2,37 16 17 33 1,21 3 3 6 16 4 20 5,43

4 20 - 24 TAHUN 277 223 500 11,38 108 75 183 6,70 16 13 29 45 11 56 15,22

5 25 - 49 TAHUN 1.752 1.331 3.083 70,16 1.277 774 2.051 75,13 230 160 390 129 73 202 54,89

6 50 TAHUN 349 222 571 12,99 231 122 353 12,93 50 23 73 12 67 79 21,47

JUMLAH (KAB/KOTA) 2.499 1.895 4.394 1.702 1.028 2.730 305 205 510 204 164 368

PROPORSI JENIS KELAMIN 56,87 43,13 62,34 37,66 59,80 40,20 55,43 44,57

Sumber: Profil Kabupaten / Kota


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 4 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
4 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPOR PROPOR PROPOR
SI SI SI
NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P KELOMP
OK OK OK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 3 0 3 3,09 1 0 1 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
3 KAB. TRENGGALEK 0 0,00 0 1 1 2,04 0 0 0 0 0,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 5 0 5 1,95 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 KAB. BLITAR 2 2 0 0
6 KAB. KEDIRI 3 0 3 1,49 1 0 1 1,79 0 0 0 0 0 0 0,00
7 KAB. MALANG 1 2 3 3 6 1 7 3 0 0 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 1 0 1 0.50 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,00
9 KAB. JEMBER 5 2 7 1 2 0 2 4 0 0 0 0 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 3 3 6 1 3 2 5 2 0 1 1 0 1 1 1
11 KAB. BONDOWOSO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 2 1 3 3 0 0 0
13 KAB. PROBOLINGGO 2 4 6 6 2 3 5 5 0 0 0 0 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 7 3 10 8.20 8 1 9 6.06 0 1 1 0 1 1 1
15 KAB. SIDOARJO 3 5 8 1,84 2 2 2,78 0 0 0 0 0 0 0,00
16 KAB. MOJOKERTO 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 2 1 3 2 0 0 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 1 0 1 5 1 0 1 1 1 0 1 0 0
19 KAB. MADIUN 0 1 1 3 2 0 2 4 1 0 1 0 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 0 0 0 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0 0 5 1 6 3 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 0 1 1 1 2 2 4 0 2 0 2 0 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 2 1 3 3 1 1 2 0 1 0 1 0 0 0 0
25 KAB. GRESIK 2 2 7 1 2 3 3 0 0 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 0 0 0 0 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 1 0 1 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 0 1 1 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 0 0 0 0 0 0 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0
32 KOTA MALANG 6 2 8 3 1 1 0 0 0 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 1 0 1 2 1 0 1 2 0 0 0 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 6 8 89
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 8 17 25 4 2 1 3 1 0 0 0 0 0 0 0
38 KOTA BATU 0 0 0 0 4 4 8 18 1 0 1 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 54 46 100 49 21 70 6 2 8 2 8 10
54,00 46,00 70,00 30,00 75,00 25,00 20,00 80,00
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 5 - 14 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
5 - 14 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPO PROPO PROPO
RSI RSI RSI
NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P KELOMP
OK OK OK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0 1 4 5 19,23 0 0 0 0 0 0 0
2 KAB. PONOROGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 KAB. TRENGGALEK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 1 1 0,4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 6 6 0 0
6 KAB. KEDIRI 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0
7 KAB. MALANG 2 2 2 2 3 5 0 0 0 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 0 0 0 0 0 2 2 5.56 0 0 0 0 0 0 0
9 KAB. JEMBER 4 3 7 1 0 1 1 2 0 1 1 0 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1
11 KAB. BONDOWOSO 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0 0 0 0 0
13 KAB. PROBOLINGGO 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 1 0 1 1 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 2 1 3 0,69 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 1 1 2 1 0 0 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 0 2 2 10 0 1 1 1 0 0 0 0 0
19 KAB. MADIUN 0 0 0 0 0 1 1 2 0 1 1 0 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 0 0 0 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0 0 1 2 3 2 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 1 1 2 2 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 0 1 1 1 2 2 4 4 0 1 1 0 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 3 3 5 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 0 0 0 0 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 0 2 2 18 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 1 1 3 1 1 3 0 0 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0 0
32 KOTA MALANG 2 1 3 1 0 0 0 0 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 1 0 1 2 1 0 1 2 0 0 0 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 4 3 7 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
38 KOTA BATU 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 18 18 36 21 19 40 0 4 4 0 1 1
50,00 50,00 52,50 47,50 0,00 100,00 0,00 100,00
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 15 - 19 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
15 - 19 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPOR PROPOR PROPOR
SI SI SI
NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P KELOMP
OK OK OK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
3 KAB. TRENGGALEK 0 0,00 2 2 6,06 0 0 0,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 3 2 5 1,95 1 0 1 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 KAB. BLITAR 0 0,00 1 1 3,03 0 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 2 3 5 2,48 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
7 KAB. MALANG 0 2 2 2 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0,00
8 KAB. LUMAJANG 0 13 13 6.53 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,00
9 KAB. JEMBER 10 9 19 3 1 0 1 2 1 0 1 4 2 6 18
10 KAB. BANYUWANGI 8 7 15 4 3 5 8 4 0 0 0 1 2 3 4
11 KAB. BONDOWOSO 2 3 5 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
13 KAB. PROBOLINGGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 0 1 1 1 0 2 2 2 0 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 5 3 8 1,84 0 0 0 0 0 0 0 4 0 4 7,27
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 1 1 1 0 0 0 0 #DIV/0!
18 KAB. NGANJUK 1 0 1 5 1 0 1 1 0 0 0 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 0 0 0 0 0 1 1 2 0 1 1 0 0 0 #DIV/0!
20 KAB. MAGETAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0 0 0 2 2 1 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 3 6 9 9 1 0 1 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
24 KAB. LAMONGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 0 #DIV/0! 0 0,00 0 0 #DIV/0!
27 KAB. SAMPANG 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 #DIV/0!
28 KAB. PAMEKASAN 0 1 1 9 1 1 2 4 1 1 2 0 0 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 1 1 3 1 1 3 1 1 0 0 0 #DIV/0!
30 KOTA KEDIRI 5 1 6 6 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 10
31 KOTA BLITAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,00
32 KOTA MALANG 5 0 5 2 0 #DIV/0! 0 3 0 3 23
33 KOTA PROBOLINGGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0 0 1 0 1 4 0 0 0 1 0 1 33
37 KOTA SURABAYA 4 3 7 1 3 3 6 2 0 0 0 2 0 2 3
38 KOTA BATU 0 0 0 0 1 1 2 4 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 49 55 104 16 17 33 3 3 6 16 4 20


47,12 52,88 48,48 51,52 50,00 50,00 80,00 20,00
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 20 - 24 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
20 - 24 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPO PROPO
PROPORS
RSI RSI
NO KABUPATEN/KOTA I
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P
KELOMPO
OK OK
K UMUR
UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0,00 1 0 1 3,85 0 0 0 0 0 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 2 2 4 4,12 1 4 5 2,99 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
3 KAB. TRENGGALEK 0 #DIV/0! 1 3 4 8,16 0 1 1 0 #DIV/0!
4 KAB. TULUNGAGUNG 10 6 16 6,23 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 KAB. BLITAR 0 0,00 6 1 7 3,83 1 1 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 16 14 30 14,85 2 4 6 10,71 0 2 2 0 1 1 1,49
7 KAB. MALANG 3 10 13 11 9 3 12 6 0 0 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 18 22 40 20.10 1 1 2 11.11 0 0 0 0 0 0 0,00
9 KAB. JEMBER 55 41 96 14 2 1 3 6 2 1 3 2 1 3 9
10 KAB. BANYUWANGI 21 30 51 12 8 8 16 7 1 0 1 10 8 18 22
11 KAB. BONDOWOSO 5 2 7 12 1 1 2 29 1 1 2 4 0 4 18
12 KAB. SITUBONDO 2 2 8 6 4 10 10 0 0 #DIV/0!
13 KAB. PROBOLINGGO 4 6 10 9 3 3 6 6 2 1 3 0 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 0 1 1 1 10 11 21 2 1 4 5 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 21 16 37 8,51 2 3 5 13,89 0 1 1 9 0 9 7,27
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 7 2 9 6 1 1 7 1 1 0 #DIV/0!
18 KAB. NGANJUK 1 2 3 15 2 1 3 3 0 0 0 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 1 2 3 8 2 1 3 6 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
20 KAB. MAGETAN 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 2 0 2 22 7 4 11 6 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 3 8 11 11 5 7 12 #DIV/0! 1 0 1 0 0 0 #DIV/0!
24 KAB. LAMONGAN 4 2 6 6 2 3 5 10 3 0 3 0 0 0 0
25 KAB. GRESIK 1 1 3 7 7 7 0 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 0 #DIV/0! 0 0,00 0 0 #DIV/0!
27 KAB. SAMPANG 2 1 3 10 1 0 1 4,17 0 0 0 0 #DIV/0!
28 KAB. PAMEKASAN 2 1 3 27 5 4 9 17 2 2 4 0 0 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 1 1 3 1 1 3 0 0 0 0 #DIV/0!
30 KOTA KEDIRI 16 2 18 17 2 1 3 10 0 0 0 1 0 1 10
31 KOTA BLITAR 2 0 2 50 1 0 1 20 0 0 0 0 0 0 0,00
32 KOTA MALANG 35 13 48 16 1 1 #DIV/0! 0 2 0 2 15
33 KOTA PROBOLINGGO 2 1 3 5 2 1 3 5 0 0 0 1 0 1 33
34 KOTA PASURUAN 0 2 2 20 2 1 3 9 1 0 1 0 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0
36 KOTA MADIUN 1 0 1 20 3 0 3 12 0 0 0 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 41 35 76 12 8 3 11 4 0 0 0 16 1 17 27
38 KOTA BATU 0 0 0 0 4 1 5 14 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 277 223 500 108 75 183 16 13 29 45 11 56


55,40 44,60 59,02 40,98 55,17 44,83 80,36 19,64
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 25 - 49 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
25 - 49 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPO PROPO PROPO
RSI RSI RSI
NO kabkota
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P KELOMP
OK OK OK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0,00 6 7 13 50,00 4 2 6 0 0 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 39 35 74 76,29 45 40 85 76,12 10 12 22 0 0 0 #DIV/0!
3 KAB. TRENGGALEK 0 #DIV/0! 12 21 33 67,35 1 1 2 0 #DIV/0!
4 KAB. TULUNGAGUNG 91 88 179 69,65 1 0 1 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 KAB. BLITAR 0 0,00 67 27 94 4,58 8 5 13 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 66 84 150 74,26 29 14 43 75,00 21 18 39 1 8 9 13,43
7 KAB. MALANG 17 12 29 14.57 86 43 129 83 2 2 4 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 68 48 116 58.29 7 6 13 72.22 1 4 5 0 0 0 0,00
9 KAB. JEMBER 268 211 479 72 18 14 32 67 11 12 23 15 9 24 73
10 KAB. BANYUWANGI 154 152 306 73 91 62 153 73 11 9 20 19 31 50 61
11 KAB. BONDOWOSO 18 26 44 75 3 2 5 71 3 2 5 16 2 18 82
12 KAB. SITUBONDO 13 5 18 72 39 31 70 73 3 1 4 0 #DIV/0!
13 KAB. PROBOLINGGO 46 33 79 74 50 21 71 73 23 12 35 0 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 0 0 0 0 91 52 143 0 7 5 12 0 3 3 7
15 KAB. SIDOARJO 199 121 320 73,56 20 16 36 72,22 3 2 5 26 9 35 63,64
16 KAB. MOJOKERTO 46 21 67 97 46 21 67 97 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 59 52 111 72 5 7 12 80 3 4 7 0 #DIV/0!
18 KAB. NGANJUK 7 5 12 60 35 29 64 80 2 5 7 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 5 25 30 79 23 10 33 69 7 5 12 0 0 0 #DIV/0!
20 KAB. MAGETAN 23 9 32 71 7 8 15 58 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 #DIV/0! 1 1 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 4 3 7 78 77 52 129 73 14 11 25 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 11 32 43 43 73 62 135 #DIV/0! 10 6 16 0 0 0 #DIV/0!
24 KAB. LAMONGAN 38 33 71 70 58 34 92 70 8 7 15 1 0 1 33
25 KAB. GRESIK 11 10 21 70 49 28 77 63 8 8 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 0 #DIV/0! 2 5 7 100,00 0 0 #DIV/0!
27 KAB. SAMPANG 16 9 25 81 16 6 22 91,67 2 1 3 0 #DIV/0!
28 KAB. PAMEKASAN 2 1 3 27 20 16 36 67 11 12 23 0 0 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 22 13 35 88 22 13 35 88 3 2 5 0 0 0 #DIV/0!
30 KOTA KEDIRI 44 23 67 64 19 8 27 90 8 2 10 7 1 8 80
31 KOTA BLITAR 2 0 2 50 1 2 3 40 1 1 2 0 0 0 0,00
32 KOTA MALANG 136 87 223 73 25 11 36 #DIV/0! 0 7 0 7 54
33 KOTA PROBOLINGGO 29 20 49 77,778 29 20 49 78 7 5 12 1 1 2 67
34 KOTA PASURUAN 6 2 8 80 18 10 28 91 3 3 6 1 0 1 71
35 KOTA MOJOKERTO 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0
36 KOTA MADIUN 2 2 4 80 12 3 15 60 12 2 14 1 1 2 67
37 KOTA SURABAYA 309 169 478 73 165 63 228 81 21 7 28 34 8 42 67
38 KOTA BATU 1 0 1 100 10 9 19 57 2 0 2 0 0 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.752 1.331 3.083 1.277 774 2.051 230 160 390 129 73 202
56,83 43,17 62,26 37,74 58,97 41,03 63,86 36,14
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN (USIA 50 TAHUN)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
50 TAHUN
HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN SYPHILIS
PROPOR PROPOR PROPOR
SI SI SI
NO kabkota
L P L+P KELOMP L P L+P KELOMP L P L+P L P L+P KELOMP
OK OK OK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0,00 1 6 7 26,92 0 0 0 0 0 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 10 6 16 16,49 12 11 23 20,90 4 5 9 0 0 0 #DIV/0!
3 KAB. TRENGGALEK 0 #DIV/0! 4 5 9 18,37 0 0 0 0 #DIV/0!
4 KAB. TULUNGAGUNG 36 15 51 19,84 2 0 2 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 KAB. BLITAR 0 0,00 8 7 15 4,25 3 2 5 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 8 6 14 6,93 4 3 7 12,50 4 1 5 0 57 57 85,07
7 KAB. MALANG 7 8 15 13 7 5 12 8 1 1 2 0 0 0 0,00
8 KAB. LUMAJANG 17 12 29 14.57 3 0 3 11.11 2 0 2 0 0 0 0,00
9 KAB. JEMBER 40 21 61 9 4 5 9 19 4 4 8 0 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 25 14 39 9 25 13 38 14 8 0 8 5 4 9 11
11 KAB. BONDOWOSO 2 0 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 4 1 5 20 10 3 13 14 0 0 0
13 KAB. PROBOLINGGO 9 3 12 11 10 4 14 14 3 0 3 0 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 4 5 9 7 9 5 14 9.09 0 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 39 50 89 14 7 3 10 11,11 1 0 1 2 5 7 12,73
16 KAB. MOJOKERTO 0 1 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 22 7 29 19 1 1 2 13 1 1 2 0 #DIV/0!
18 KAB. NGANJUK 1 0 1 5 10 1 11 14 1 0 1 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 1 3 4 11 7 1 8 17 3 0 3 0 0 0 #DIV/0!
20 KAB. MAGETAN 9 3 12 27 8 3 11 42 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0 0 16 10 26 15 1 0 1 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 11 22 33 33 14 4 18 #DIV/0! 2 2 4 0 0 0 #DIV/0!
24 KAB. LAMONGAN 13 8 21 21 8 5 13 16 4 2 6 2 0 2 67
25 KAB. GRESIK 4 2 6 20 13 8 21 22 2 2 4 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 0 #DIV/0! 0 0,00 0 0 #DIV/0!
27 KAB. SAMPANG 0 2 2 6 0 1 1 4,17 0 0 0 0 #DIV/0!
28 KAB. PAMEKASAN 1 0 1 9 4 3 7 13 2 1 3 0 0 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 2 2 5 2 2 5 0 0 0 0 #DIV/0!
30 KOTA KEDIRI 10 3 13 13 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
31 KOTA BLITAR 14 4 18 6 0 #DIV/0! 0 1 0 1 7,69
32 KOTA MALANG 14 4 18 6 2 2 #DIV/0! 0 1 0 1 8
33 KOTA PROBOLINGGO 6 3 9 14 6 3 9 14 0 1 1 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0 0 5 1 6 24 0 0 0 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 40 19 59 9 26 8 34 12 4 1 5 1 1 2 3
38 KOTA BATU 0 0 0 0 1 2 3 7 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 349 222 571 231 122 353 50 23 73 12 67 79
61,12 38,88 65,44 34,56 68,49 31,51 15,19 84,81
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

DONOR DARAH
UNIT TRANSFUSI SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING
NO DARAH CABANG POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR TERHADAP HIV
KABUPATEN/ KOTA L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 KAB. PACITAN 2925 1522 4.447 2.925 100,00 1.522 100,00 4.447 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
2 KAB. PONOROGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 KAB. TRENGGALEK 4481 3792 8.273 4.481 100,00 3.792 100,00 8.273 100,00 0,00 0,00 0 0,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 10481 6376 16.857 10.481 100,00 6.376 100,00 16.857 100,00 8 0,08 1 0,02 9 0,05
5 KAB. BLITAR 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 7094 6583 13.677 7.094 100,00 6.583 100,00 13.677 100,00 81 1,14 62 0,94 143 1,05
7 KAB. MALANG 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 KAB. LUMAJANG 12229 6452 18.681 12.229 100,00 6.452 100,00 18.681 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
9 KAB. JEMBER 19602 7594 27.196 19.602 100,00 7.594 100,00 27.196 100,00 42 0,21 20 0,26 62 0,23
10 KAB. BANYUWANGI 8743 4632 13.375 8.743 100,00 4.632 100,00 13.375 100,00 42 0,48 20 0,43 62 0,46
11 KAB. BONDOWOSO 3230 1257 4.487 3.230 100,00 1.257 100,00 4.487 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
12 KAB. SITUBONDO 4624 1373 5.997 4.552 98,44 1.326 96,58 5.878 98,02 8 0,18 4 0,30 12 0,20
13 KAB. PROBOLINGGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 6401 2316 8.717 6.401 100,00 2.316 100,00 8.717 100,00 33 0,52 15 0,65 48 0,55
15 KAB. SIDOARJO 27334 4590 31.924 27.334 100,00 4.590 100,00 31.924 100,00 40 0,15 16 0,35 56 0,18
16 KAB. MOJOKERTO 6793 6808 13.601 6.793 100,00 6.808 100,00 13.601 100,00 43 0,63 39 0,57 82 0,60
17 KAB. JOMBANG 12155 7268 19.423 12.084 99,42 7.230 99,48 19.314 99,44 21 0,17 7 0,10 28 0,14
18 KAB. NGANJUK 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 7535 5698 13.233 7.535 100,00 5.698 100,00 13.233 100,00 11 0,15 3 0,05 14 0,11
20 KAB. MAGETAN 3386 1366 4.752 3.386 100,00 1.366 100,00 4.752 100,00 1 0,03 0 0,00 1 0,02
21 KAB. NGAWI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 10673 4076 14.749 10.673 100,00 4.076 100,00 14.749 100,00 8 0,07 4 0,10 12 0,08
23 KAB. TUBAN 8102 1922 10.024 8.102 100,00 1.922 100,00 10.024 100,00 30 0,37 10 0,52 40 0,40
24 KAB. LAMONGAN 6470 2099 8.569 6.470 100,00 2.099 100,00 8.569 100,00 2 0,03 0 0,00 2 0,02
25 KAB. GRESIK 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 3788 7964 11.752 3.788 100,00 1.964 24,66 5.752 48,94 1 0,03 1 0,05 2 0,03
27 KAB. SAMPANG 2613 569 3.182 2.613 100,00 569 100,00 3.182 100,00 29 1,11 4 0,70 33 1,04
28 KAB. PAMEKASAN 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 757 781 1.538 757 100,00 781 100,00 1.538 100,00 3 0,40 0 0,00 3 0,20
30 KOTA KEDIRI 13778 3944 17.722 13.778 100,00 3.944 100,00 17.722 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
31 KOTA BLITAR 6437 3499 9.936 6.437 100,00 3.499 100,00 9.936 100,00 84 1,30 22 0,63 106 1,07
32 KOTA MALANG 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
33 KOTA PROBOLINGGO 6959 2402 9.361 6.959 100,00 2.402 100,00 9.361 100,00 17 0,24 2 0,08 19 0,20
34 KOTA PASURUAN 2295 1018 3.313 2.295 100,00 1.018 100,00 3.313 100,00 0,00 0,00 0 0,00
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 9836 4798 14.634 9.836 100,00 4.798 100,00 14.634 100,00 6 0,06 1 0,02 7 0,05
37 KOTA SURABAYA 113.910 32.206 146.116 113.910 100,00 32.206 100,00 146.116 100,00 234 0,21 50 0,16 284 0,19
38 KOTA BATU 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!

JUMLAH 322.631 132.905 455.536 322.488 99,96 126.820 95,42 449.308 98,63 744 0,23 50 0,04 1.025 0,23
Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

DIARE
JUMLAH PENDUDUK DIARE DITANGANI
NO JUMLAH TARGET PENEMUAN
KABUPATEN/KOTA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 KAB. PACITAN 268.896 282.090 550.986 6.553 6.755 11.791 5.446 83,10 6.083 90,06 11.529 97,78
2 KAB. PONOROGO 433.504 433.889 867.393 9.277 9.285 18.562 9.507 102,48 10.790 116,21 20.297 109,35
3 KAB. TRENGGALEK 342.397 346.803 689.200 7.327 7.422 14.749 7.248 98,92 8.048 108,44 15.296 103,71
4 KAB. TULUNGAGUNG 497.698 523.492 1.021.190 10.651 11.203 21.853 8.744 82,10 10.153 90,63 18.897 86,47
5 KAB. BLITAR 573.707 571.689 1.145.396 12.149 12.154 24.511 0,00 0,00 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 776.212 770.671 1.546.883 16.611 16.492 33.103 13.151 79,17 14.535 88,13 27.686 83,64
7 KAB. MALANG 1.278.511 1.265.804 2.544.315 27.360 27.088 54.448 25.565 93,44 28.137 103,87 53.702 98,63
8 KAB. LUMAJANG 502.920 527.273 1.030.193 10.762 11.284 22.046 12.090 112,34 13.069 115,82 25.159 114,12
9 KAB. JEMBER 1.182.817 1.224.298 2.407.115 25.312 26.200 51.512 28.730 113,50 32.308 123,31 61.038 118,49
10 KAB. BANYUWANGI 793.018 801.065 1.594.083 16.971 17.143 34.113 16.849 99,28 17.522 102,21 34.371 100,76
11 KAB. BONDOWOSO 370.588 390.617 761.205 7.931 8.359 16.290 14.442 182,11 16.873 201,85 31.315 192,24
12 KAB. SITUBONDO 326.500 343.213 669.713 6.987 7.345 14.332 11.885 170,10 13.783 187,66 25.668 179,10
13 KAB. PROBOLINGGO 556.301 584.179 1.140.480 11.905 12.501 24.406 14.558 122,28 16.184 129,46 30.742 125,96
14 KAB. PASURUAN 783.410 798.377 1.581.787 16.765 17.085 33.850 18.982 113,22 23.230 135,97 42.212 124,70
15 KAB. SIDOARJO 1.063.629 1.053.650 2.117.279 22.762 22.548 45.310 32.015 140,65 36.464 161,72 68.479 151,14
16 KAB. MOJOKERTO 539.613 540.776 1.080.389 11.548 11.573 23.120 16.944 146,73 18.018 155,70 34.962 151,22
17 KAB. JOMBANG 617.194 623.791 1.240.985 13.284 13.422 26.557 12.592 94,79 13.141 97,91 25.733 96,90
18 KAB. NGANJUK 517.712 524.004 1.041.716 11.078 11.213 22.293 8.875 80,11 10.714 95,55 19.589 87,87
19 KAB. MADIUN 333.517 342.570 676.087 7.137 7.331 14.468 7.262 101,75 7.961 108,59 15.223 105,22
20 KAB. MAGETAN 305.486 321.927 627.413 6.537 6.889 13.427 5.406 82,69 6.377 92,56 11.783 87,76
21 KAB. NGAWI 405.113 423.670 828.783 0 0 17.736 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0,00
22 KAB. BOJONEGORO 611.313 625.294 1.236.607 13.082 13.381 26.463 13.082 100,00 13.381 100,00 26.463 100,00
23 KAB. TUBAN 569.324 583.591 1.152.915 12.184 12.489 24.672 8.452 69,37 10.323 82,66 18.775 76,10
24 KAB. LAMONGAN 576.812 610.983 1.187.795 12.344 13.075 25.419 14.641 118,61 13.320 101,87 27.961 110,00
25 KAB. GRESIK 622.824 633.489 1.256.313 25.894 26.332 26.885 15.595 60,23 17.144 65,11 32.739 121,77
26 KAB. BANGKALAN 455.710 498.595 954.305 9.752 10.670 20.422 17.913 183,68 18.424 172,67 36.337 177,93
27 KAB. SAMPANG 456.394 480.407 936.801 9.767 10.281 20.048 14.079 144,15 14.962 145,53 29.041 144,86
28 KAB. PAMEKASAN 410.800 434.514 845.314 8.791 9.299 18.090 11.327 128,85 9.443 101,55 20.770 114,82
29 KAB. SUMENEP 509.791 562.322 1.072.113 10.910 12.034 22.943 7.700 70,58 8.460 70,30 16.160 70,43
30 KOTA KEDIRI 139.493 140.511 280.004 2.985 3.007 5.992 1.912 64,05 2.266 75,36 4.178 69,73
31 KOTA BLITAR 68.401 69.507 137.908 1.464 1.487 2.951 1.325 90,52 2.041 137,21 3.366 114,05
32 KOTA MALANG 419.713 431.585 851.298 8.982 9.236 18.218 7.667 85,36 8.876 96,10 16.543 90,81
33 KOTA PROBOLINGGO 112.689 116.324 229.013 2.412 2.489 4.901 2.798 116,03 2.865 115,09 5.663 115,55
34 KOTA PASURUAN 96.598 98.217 194.815 2.067 2.102 4.169 3.603 174,31 4.013 190,91 7.616 182,68
35 KOTA MOJOKERTO 61.816 63.890 125.706 1.323 1.367 2.690 2.720 205,61 3.165 231,49 5.885 218,76
36 KOTA MADIUN 84.604 90.391 174.995 1.794 1.922 3.745 3.314 184,71 4.118 214,27 7.432 198,46
37 KOTA SURABAYA 1.406.683 1.441.900 2.848.583 30.103 30.857 60.960 22.909 76,10 27.374 88,71 50.283 82,49
38 KOTA BATU 100.902 99.583 200.485 2.159 2.131 4.290 2.089 96,74 2.202 103,33 4.291 100,01

JUMLAH (KAB/KOTA) 19.172.610 19.674.951 38.847.561 414.919 425.451 831.338 421.417 101,6 465.767 109,5 887.184 106,7
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 214

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 14

KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN,DAN KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KASUS BARU
NO KABUPATEN/KOTA Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 0 1 1 7 4 11 7 5 12
2 KAB. PONOROGO 1 2 3 38 12 50 39 14 53
3 KAB. TRENGGALEK 1 1 2 3 5 8 4 6 10
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 0 5 3 8 5 3 8
5 KAB. BLITAR 0 1 1 9 7 16 9 8 17
6 KAB. KEDIRI 1 1 2 23 16 39 24 17 41
7 KAB. MALANG 0 0 0 23 17 40 23 17 40
8 KAB. LUMAJANG 12 13 25 101 60 161 113 73 186
9 KAB. JEMBER 16 17 33 166 91 257 182 108 290
10 KAB. BANYUWANGI 4 1 5 32 20 52 36 21 57
11 KAB. BONDOWOSO 1 1 2 29 24 53 30 25 55
12 KAB. SITUBONDO 13 14 27 73 64 137 86 78 164
13 KAB. PROBOLINGGO 17 5 22 113 70 183 130 75 205
14 KAB. PASURUAN 6 13 19 90 71 161 96 84 180
15 KAB. SIDOARJO 5 7 12 51 20 71 56 27 83
16 KAB. MOJOKERTO 1 0 1 27 10 37 28 10 38
17 KAB. JOMBANG 7 3 10 57 28 85 64 31 95
18 KAB. NGANJUK 2 3 5 52 14 66 54 17 71
19 KAB. MADIUN 0 0 0 14 14 28 14 14 28
20 KAB. MAGETAN 1 0 1 25 13 38 26 13 39
21 KAB. NGAWI 0 2 2 27 12 39 27 14 41
22 KAB. BOJONEGORO 2 0 2 39 25 64 41 25 66
23 KAB. TUBAN 11 10 21 118 55 173 129 65 194
24 KAB. LAMONGAN 19 11 30 72 43 115 91 54 145
25 KAB. GRESIK 6 10 16 57 50 107 63 60 123
26 KAB. BANGKALAN 18 18 36 146 128 274 164 146 310
27 KAB. SAMPANG 12 23 35 222 145 367 234 168 402
28 KAB. PAMEKASAN 25 25 50 153 126 279 178 151 329
29 KAB. SUMENEP 49 69 118 193 159 352 242 228 470
30 KOTA KEDIRI 1 0 1 2 0 2 3 0 3
31 KOTA BLITAR 0 0 0 1 1 2 1 1 2
32 KOTA MALANG 1 2 3 3 4 7 4 6 10
33 KOTA PROBOLINGGO 1 2 3 12 7 19 13 9 22
34 KOTA PASURUAN 1 2 3 8 6 14 9 8 17
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 1 0 1 1 0 1
36 KOTA MADIUN 0 0 0 5 1 6 5 1 6
37 KOTA SURABAYA 3 2 5 67 25 92 70 27 97
38 KOTA BATU 0 0 0 1 0 1 1 0 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 237 259 496 2.065 1.350 3.415 2.302 1.609 3.911
PROPORSI JENIS KELAMIN 47,78 52,22 60,47 39,53 58,86 41,14
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 12,00671166 8,177911091 10,06755611

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KABUPATEN/KOTA PENDERITA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
KUSTA
JUMLAH % JUMLAH %
1 4 5 6 7 8
1 KAB. PACITAN 12 - 0,00 2 16,67
2 KAB. PONOROGO 53 1 1,89 13 24,53
3 KAB. TRENGGALEK 10 - 0,00 1 10,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 8 1 12,50 1 12,50
5 KAB. BLITAR 17 - 0,00 3 17,65
6 KAB. KEDIRI 41 3 7,32 4 9,76
7 KAB. MALANG 40 2 5,00 6 15,00
8 KAB. LUMAJANG 186 7 3,76 17 9,14
9 KAB. JEMBER 290 22 7,59 52 17,93
10 KAB. BANYUWANGI 57 5 8,77 6 10,53
11 KAB. BONDOWOSO 55 4 7,27 5 9,09
12 KAB. SITUBONDO 164 17 10,37 21 12,80
13 KAB. PROBOLINGGO 205 18 8,78 27 13,17
14 KAB. PASURUAN 180 15 8,33 18 10,00
15 KAB. SIDOARJO 83 4 4,82 13 15,66
16 KAB. MOJOKERTO 38 1 2,63 8 21,05
17 KAB. JOMBANG 95 2 2,11 20 21,05
18 KAB. NGANJUK 71 3 4,23 21 29,58
19 KAB. MADIUN 28 3 10,71 6 21,43
20 KAB. MAGETAN 39 3 7,69 11 28,21
21 KAB. NGAWI 41 1 2,44 6 14,63
22 KAB. BOJONEGORO 66 1 1,52 11 16,67
23 KAB. TUBAN 194 7 3,61 37 19,07
24 KAB. LAMONGAN 145 9 6,21 7 4,83
25 KAB. GRESIK 123 15 12,20 21 17,07
26 KAB. BANGKALAN 310 38 12,26 24 7,74
27 KAB. SAMPANG 402 55 13,68 35 8,71
28 KAB. PAMEKASAN 329 37 11,25 21 6,38
29 KAB. SUMENEP 470 40 8,51 26 5,53
30 KOTA KEDIRI 3 - 0,00 0 0,00
31 KOTA BLITAR 2 - 0,00 1 50,00
32 KOTA MALANG 10 1 10,00 0 0,00
33 KOTA PROBOLINGGO 22 2 9,09 0 0,00
34 KOTA PASURUAN 17 2 11,76 2 11,76
35 KOTA MOJOKERTO 1 - 0,00 0 0,00
36 KOTA MADIUN 6 - 0,00 1 16,67
37 KOTA SURABAYA 97 12 12,37 9 9,28
38 KOTA BATU 1 - 0,00 0 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 3.911 331 8,46 456 11,66


ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 1
Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KASUS TERCATAT
NO KABUPATEN/KOTA Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH

L P L+P L P L+P L P L+P


1 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 0 1 1 10 2 12 10 3 13
2 KAB. PONOROGO 0 3 3 40 13 53 40 16 56
3 KAB. TRENGGALEK 1 1 2 5 5 10 6 6 12
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 0 5 3 8 5 3 8
5 KAB. BLITAR 0 0 0 13 7 20 13 7 20
6 KAB. KEDIRI 1 1 2 23 16 39 24 17 41
7 KAB. MALANG 0 0 0 27 17 44 27 17 44
8 KAB. LUMAJANG 10 8 18 109 63 172 119 71 190
9 KAB. JEMBER 2 11 13 175 102 277 177 113 290
10 KAB. BANYUWANGI 2 0 2 30 20 50 32 20 52
11 KAB. BONDOWOSO 1 0 1 37 26 63 38 26 64
12 KAB. SITUBONDO 6 5 11 76 60 136 82 65 147
13 KAB. PROBOLINGGO 5 1 6 113 67 180 118 68 186
14 KAB. PASURUAN 4 12 16 87 73 160 91 85 176
15 KAB. SIDOARJO 3 2 5 54 22 76 57 24 81
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0 21 10 31 21 10 31
17 KAB. JOMBANG 3 1 4 57 32 89 60 33 93
18 KAB. NGANJUK 0 1 1 51 14 65 51 15 66
19 KAB. MADIUN 0 0 0 23 17 40 23 17 40
20 KAB. MAGETAN 0 0 0 24 13 37 24 13 37
21 KAB. NGAWI 0 2 2 29 14 43 29 16 45
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0 40 24 64 40 24 64
23 KAB. TUBAN 10 2 12 121 79 200 131 81 212
24 KAB. LAMONGAN 7 3 10 97 20 117 104 23 127
25 KAB. GRESIK 5 3 8 111 14 125 116 17 133
26 KAB. BANGKALAN 24 7 31 253 31 284 277 38 315
27 KAB. SAMPANG 11 3 14 305 43 348 316 46 362
28 KAB. PAMEKASAN 9 3 12 155 132 287 164 135 299
29 KAB. SUMENEP 24 35 59 199 166 365 223 201 424
30 KOTA KEDIRI 1 0 1 1 0 1 2 0 2
31 KOTA BLITAR 0 0 0 1 0 1 1 0 1
32 KOTA MALANG 1 1 2 7 4 11 8 5 13
33 KOTA PROBOLINGGO 0 1 1 24 9 33 24 10 34
34 KOTA PASURUAN 1 2 3 9 5 14 10 7 17
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 1 0 1 1 0 1
36 KOTA MADIUN 0 0 0 6 1 7 6 1 7
37 KOTA SURABAYA 3 2 5 105 35 140 108 37 145
38 KOTA BATU 0 0 0 2 0 2 2 0 2

JUMLAH (KAB/KOTA) 134 111 245 2.446 1.159 3.605 2.580 1.270 3.850
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 1,34567 0,645491 0,991053
Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


RFT PB RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PBa PENDERITA MBa
KABUPATEN/KOTA L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 KAB. PACITAN 12 24 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 7 3 10 3 43 5 167 8 80
2 KAB. PONOROGO 21 31 3 4 7 3 100 4 100 7 100 27 18 45 25 93 18 100 43 96
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 0 2 2 0 #DIV/0! 2 100 2 100 5 3 8 4 80 3 100 7 88
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 2 0 2 2 100 0 #DIV/0! 2 100 7 5 12 7 100 5 100 12 100
5 KAB. BLITAR 22 24 2 1 3 1 50 1 100 2 67 18 5 23 17 94 5 100 22 96
6 KAB. KEDIRI 26 37 2 3 5 2 100 3 100 5 100 12 7 19 12 100 7 100 19 100
7 KAB. MALANG 33 39 0 2 2 0 #DIV/0! 2 100 2 100 10 3 13 9 90 3 100 12 92
8 KAB. LUMAJANG 21 25 11 10 21 11 100 10 100 21 100 101 58 159 81 80 58 100 139 87
9 KAB. JEMBER 31 49 19 17 36 17 89 16 94 33 92 178 95 273 166 93 84 88 250 92
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 2 0 2 2 100 0 #DIV/0! 2 100 25 20 45 21 84 17 85 38 84
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 2 1 3 1 50 1 100 2 67 28 23 51 24 86 19 83 43 84
12 KAB. SITUBONDO 17 17 13 9 22 11 85 9 100 20 91 98 64 162 89 91 57 89 146 90
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 12 15 27 11 14 14 93 25 93 113 66 179 97 86 61 92 158 88
14 KAB. PASURUAN 24 33 16 21 37 16 100 21 100 37 100 127 72 199 109 86 74 103 183 92
15 KAB. SIDOARJO 18 26 3 3 6 3 100 2 67 5 83 28 16 44 25 89 14 88 39 89
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 3 1 4 3 100 1 100 4 100 35 32 67 35 100 32 100 67 100
17 KAB. JOMBANG 21 34 11 3 14 11 100 3 100 14 100 78 31 109 72 92 29 94 101 93
18 KAB. NGANJUK 20 20 4 2 6 4 100 2 100 6 100 39 19 58 38 97 18 95 56 97
19 KAB. MADIUN 15 26 0 2 2 0 #DIV/0! 2 100 2 100 23 12 35 21 91 12 100 33 94
20 KAB. MAGETAN 18 22 2 1 3 0 0 1 100 1 33 19 14 33 17 89 12 86 29 88
21 KAB. NGAWI 19 24 3 1 4 3 100 1 100 4 100 27 13 40 20 74 12 92 32 80
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 47 35 82 47 100 35 100 82 100
23 KAB. TUBAN 20 33 13 7 20 12 92 6 86 18 90 125 68 193 123 98 66 97 189 98
24 KAB. LAMONGAN 27 33 17 13 30 17 100 13 100 30 100 73 69 142 72 99 66 96 138 97
25 KAB. GRESIK 18 32 7 3 10 7 100 3 100 10 100 62 42 104 58 94 35 83 93 89
26 KAB. BANGKALAN 18 22 17 9 26 17 100 9 100 26 100 203 57 260 151 74 103 181 254 98
27 KAB. SAMPANG 14 21 35 31 66 34 97 31 100 65 98 216 131 347 170 79 109 83 279 80
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 9 16 25 9 100 16 100 25 100 121 100 221 114 94 99 99 213 96
29 KAB. SUMENEP 27 30 45 67 112 43 96 65 97 108 96 196 164 360 167 85 147 90 314 87
30 KOTA KEDIRI 3 9 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100
31 KOTA BLITAR 3 3 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 3 2 5 2 67 2 100 4 80
32 KOTA MALANG 5 15 2 0 2 2 100 0 #DIV/0! 2 100 11 2 13 11 100 1 50 12 92
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100 8 5 13 4 50 3 60 7 54
34 KOTA PASURUAN 4 8 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 9 5 14 7 78 4 80 11 79
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 4 0 4 4 100 0 #DIV/0! 4 100
36 KOTA MADIUN 3 6 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100 1 100 7 1 8 7 100 1 100 8 100
37 KOTA SURABAYA 31 62 6 3 9 5 83 2 67 7 78 85 35 120 66 78 28 80 94 78
38 KOTA BATU 3 5 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 262 248 510 248 94,7 241 97,2 489 95,9 2.176 1.295 3.471 1.896 87 1.244 96 3.140 90

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH JUMLAH KASUS


NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS PENDUDUK AFP
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4 5
1 KAB. PACITAN 12 24 113.492 6
2 KAB. PONOROGO 21 31 177.195 3
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 146.298 12
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 236.072 5
5 KAB. BLITAR 22 24 262.124 4
6 KAB. KEDIRI 26 37 369.586 8
7 KAB. MALANG 33 39 597.740 1
8 KAB. LUMAJANG 21 25 234.100 2
9 KAB. JEMBER 31 49 576.325 14
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 369.066 2
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 166.471 5
12 KAB. SITUBONDO 17 17 141.011 5
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 272.319 4
14 KAB. PASURUAN 24 33 380.033 1
15 KAB. SIDOARJO 18 26 516.743 9
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 254.985 20
17 KAB. JOMBANG 21 34 301.213 4
18 KAB. NGANJUK 20 20 240.961 0
19 KAB. MADIUN 15 26 144.726 4
20 KAB. MAGETAN 18 22 128.093 5
21 KAB. NGAWI 19 24 175.761 2
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 270.837 9
23 KAB. TUBAN 20 33 256.552 5
24 KAB. LAMONGAN 27 33 265.966 7
25 KAB. GRESIK 18 32 313.043 7
26 KAB. BANGKALAN 18 22 264.627 3
27 KAB. SAMPANG 14 21 267.162 15
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 212.518 2
29 KAB. SUMENEP 27 30 225.762 1
30 KOTA KEDIRI 3 9 63.278 1
31 KOTA BLITAR 3 3 32.462 1
32 KOTA MALANG 5 15 180.358 1
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 57.523 1
34 KOTA PASURUAN 4 8 50.076 1
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 29.852 1
36 KOTA MADIUN 3 6 37.635 2
37 KOTA SURABAYA 31 62 630.609 4
38 KOTA BATU 3 5 47.002 4

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 9.009.576 181


AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 2,01

Sumber: .. (sebutkan)
Keterangan:
Jml kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

Catatan : Jumlah penduduk < 15 tahun kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel9.009.576
2, yaitu sebesar:
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
JUMLAH KASUS PD3I
DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
KABUPATEN/KOTA JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
2 KAB. PONOROGO 21 31 1 0 1 0 0 0 0 44 10 54 0 0 0 0 0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4 3 7 0 0 1 1 20 8 28 0 0 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7 2 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 KAB. BLITAR 22 24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 26 37 6 0 6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 KAB. MALANG 33 39 4 5 9 0 0 0 0 24 6 30 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 21 25 1 0 1 0 3 4 7 0 0 0 0 1 0 1 1
9 KAB. JEMBER 31 49 4 4 8 0 2 1 3 5 6 11 0 1 0 1 0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 4 0 0 0 0 15 4 19 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 1 2 3 0 39 47 86 31 14 45 0 1 0 1 0
12 KAB. SITUBONDO 17 17 5 3 8 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 0 3 3 0 0 7 7 16 8 24 1 0 1 1 0
14 KAB. PASURUAN 24 33 8 4 12 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 15 9 24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 7 7 14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 21 34 0 2 2 0 7 7 14 0 0 0 0 0 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 20 20 5 5 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 KAB. MADIUN 15 26 0 3 3 0 0 0 0 20 5 25 0 0 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 18 22 3 1 4 0 0 0 0 6 0 6 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 19 24 3 1 4 0 2 5 7 15 5 20 0 0 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 6 3 9 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 20 33 3 1 4 1 5 0 5 17 5 22 0 1 0 1 1
24 KAB. LAMONGAN 27 33 3 0 3 1 2 1 3 22 3 25 0 1 0 1 1
25 KAB. GRESIK 18 32 0 0 11 3 14 0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 11 8 19 3 0 0 0 0 0 0 0 6 2 8 6
27 KAB. SAMPANG 14 21 1 0 1 1 2 0 2 31 14 45 0 2 2 4 1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 27 30 6 1 7 0 3 50 53 48 18 66 0 2 0 2 2
30 KOTA KEDIRI 3 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
31 KOTA BLITAR 3 3 6 0 6 0 0 0 0 28 4 32 0 0 0 0 0
32 KOTA MALANG 5 15 7 10 17 1 0 0 0 52 10 62 0 0 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 4 8 1 0 1 0 0 0 0 1 1 2 0 0 1 1 1
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 11 4 15 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
36 KOTA MADIUN 3 6 0 0 0 0 0 2 2 6 1 7 0 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 31 62 19 8 27 0 1 2 3 14 2 16 0 0 0 0 0
38 KOTA BATU 3 5 4 6 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 154 97 255 11 67 127 194 426 128 554 1 16 6 22 13
CASE FATALITY RATE (%) 4,31 0,18 59,09

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH KASUS PD3I

NO KABUPATEN/KOTA CAMPAK
POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 KAB. PACITAN 69 62 131 0 0 0 0 7 0 7
2 KAB. PONOROGO 36 47 83 0 0 0 0 0 0 0
3 KAB. TRENGGALEK 18 25 43 0 0 0 0 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 20 22 42 0 0 0 0 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 37 30 67 0 0 0 0 0 0 0
7 KAB. MALANG 10 14 24 0 0 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 11 6 17 0 0 0 0 0 0 0
9 KAB. JEMBER 45 59 104 0 0 0 0 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 16 23 39 0 0 0 0 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 10 1 11 0 0 0 0 0 0 0
13 KAB. PROBOLINGGO 9 3 12 0 0 0 0 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 207 281 488 0 0 0 0 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 3 1 4 0 0 0 0 3 2 5
18 KAB. NGANJUK 3 6 9 0 0 0 0 0 0 0
19 KAB. MADIUN 8 11 19 0 0 0 0 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 38 37 75 0 0 0 0 0 0 0
21 KAB. NGAWI 1 8 9 0 0 0 0 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 30 30 60 0 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 14 20 34 1 0 0 0 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 18 12 30 0 0 0 0 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 27 18 45 0 0 0 0 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 5 11 16 0 0 0 0 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 4 9 13 0 0 0 0 0 2 2
29 KAB. SUMENEP 42 36 78 0 0 0 0 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
32 KOTA MALANG 38 21 59 0 0 0 0 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 12 11 23 0 0 0 0 0 0 0
36 KOTA MADIUN 16 21 37 0 0 0 0 11 16 27
37 KOTA SURABAYA 296 359 655 0 0 0 0 0 0 0
38 KOTA BATU 22 15 37 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.068 1.200 2.268 1 0 0 0 21 20 41


CASE FATALITY RATE (%) 0,0

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 747 910 1.657 2 0 2 0,3 0,0 0,1
2 KAB. PONOROGO 397 376 773 0 0 5 0,0 0,0 0,6
3 KAB. TRENGGALEK 316 361 677 3 4 7 0,9 1,1 1,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 919 0 0 10 0,0 0,0 48,1
5 KAB. BLITAR 173 184 357 9 2 11 5,2 1,1 3,1
6 KAB. KEDIRI 392 310 702 3 4 7 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 KAB. MALANG 673 658 1.331 4 6 10 0,6 0,9 0,8
8 KAB. LUMAJANG 88 91 179 0 0 0 0,0 0,0 0,0
9 KAB. JEMBER 500 462 962 4 11 15 0,8 2,4 1,6
10 KAB. BANYUWANGI 522 474 996 4 5 9 0,8 1,1 0,9
11 KAB. BONDOWOSO 493 421 914 8 6 14 1,6 1,4 1,5
12 KAB. SITUBONDO 206 216 422 4 1 5 1,9 0,5 1,2
13 KAB. PROBOLINGGO 215 245 460 0 4 4 0,0 1,6 0,9
14 KAB. PASURUAN 375 311 686 14 14 28 3,7 4,5 4,1
15 KAB. SIDOARJO 331 270 601 14 15 29 4,2 5,6 4,8
16 KAB. MOJOKERTO 174 144 318 7 7 14 4,0 4,9 4,4
17 KAB. JOMBANG 335 311 646 6 9 15 1,8 2,9 2,3
18 KAB. NGANJUK 189 155 344 7 2 9 3,7 1,3 2,6
19 KAB. MADIUN 170 150 320 3 2 5 1,8 1,3 1,6
20 KAB. MAGETAN 84 71 155 2 1 3 2,4 1,4 1,9
21 KAB. NGAWI 426 389 815 4 2 6 0,9 0,5 0,7
22 KAB. BOJONEGORO 279 286 565 4 3 7 1,4 1,0 1,2
23 KAB. TUBAN 94 99 193 1 0 1 1,1 0,0 0,5
24 KAB. LAMONGAN 373 272 645 373 272 645 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
25 KAB. GRESIK 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 489 554 1.043 5 1 6 1,0 0,2 0,6
27 KAB. SAMPANG 291 346 637 11 3 14 3,8 0,9 2,2
28 KAB. PAMEKASAN 180 183 363 5 3 8 2,8 1,6 2,2
29 KAB. SUMENEP 496 538 1.034 7 6 13 1,4 1,1 1,3
30 KOTA KEDIRI 0 0 276 0 0 1 #DIV/0! #DIV/0! 0,4
31 KOTA BLITAR 52 45 97 0 1 1 0,0 2,2 1,0
32 KOTA MALANG 148 150 298 2 1 3 1,4 0,7 1,0
33 KOTA PROBOLINGGO 142 94 236 2 2 4 1,4 2,1 1,7
34 KOTA PASURUAN 107 120 227 0 0 0 0,0 0,0 0,0
35 KOTA MOJOKERTO 6 7 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
36 KOTA MADIUN 107 107 214 0 1 1 0,0 0,9 0,5
37 KOTA SURABAYA 263 377 640 7 6 13 2,7 1,6 2,0
38 KOTA BATU 60 57 117 0 0 0 0,0 0,0 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 9.893 9.744 20.832 515 394 925 5,2 4,0 4,4
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 51,6 49,5 53,6

Sumber: .. (sebutkan)
Ket:
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SUSPEK MENINGGAL CFR
KABUPATEN/KOTA POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 KAB. PACITAN 12 24 2 0 2 162 349 511 9 5,56 9 3 18,00 3,52 1 0 1 0 0 0
2 KAB. PONOROGO 21 31 38 1 39 38 1 39 38 100,00 1 100 1,00 2,56 0 0 0 0 0 0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 2.570 368 2.938 2.574 359 2.933 88 3,42 3 1 91,00 3,10 0 0 0 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 0 0 23 - - 23 - 0,00 - - 23,00 100,00 0 0 0 0 0 0
5 KAB. BLITAR 22 24 120 96 216 120 96 216 9 7,50 3 3 300,00 138,89 0 0 0 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 26 37 7 0 7 7 - 7 7 100,00 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
7 KAB. MALANG 33 39 544 0 544 23 0 23 23 100,00 0 0 23,00 0 0 0 0 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 21 25 - - - 17 - 17 17 100,00 - - 17,00 100,00 0 0 0 0 0 0
9 KAB. JEMBER 31 49 0 0 0 - - - - 0,00 - - - - 0 0 0 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 0 0 1.197 - - - 28 #DIV/0! 2 #DIV/0! ####### #DIV/0! 0 1 1 0 50 0,071429
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 2.694 2.606 5.300 2.694 2.606 5.300 - 0,00 - - #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 KAB. SITUBONDO 17 17 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 556.301 584.179 ######## - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 24 33 32 1 33 32 1 33 21 65,63 1 100 ####### ####### 0 0 0 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 7 0 7 7 - 7 4 57,14 - #DIV/0! 4,00 57,14 0 0 0 0 #DIV/0! 0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 539.613 540.776 ######## 5 - 5 5 100,00 - - - - 0 0 0 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 21 34 0 0 0 7 1 8 - 0,00 - - #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 KAB. NGANJUK 20 20 9 0 9 9 - 9 9 100,00 - #DIV/0! 9,00 100,00 0 0 0 0 #DIV/0! 0
19 KAB. MADIUN 15 26 22.107 3.662 25.769 22.107 3.662 25.769 34 0,15 2 0 36,00 0,14 0 0 0 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 18 22 3 0 3 3 - 3 - 0,00 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
21 KAB. NGAWI 19 24 8 1 9 8 1 9 1 12,50 4 400 25,00 277,78 0 0 0 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 3 1 4 3 1 4 4 133,33 - - 4,00 100,00 0 0 0 0 0 0
23 KAB. TUBAN 20 33 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 KAB. LAMONGAN 27 33 1 0 1 1 - 1 - 0,00 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
25 KAB. GRESIK 18 32 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 18 22 10 3 13 10 3 13 5 50,00 2 67 250,00 ####### 0 0 0 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 14 21 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 27 30 1.156 0 1.156 876 - 876 1 0,11 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
30 KOTA KEDIRI 3 9 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
31 KOTA BLITAR 3 3 3 0 3 4 - 4 4 133,33 - - 4,00 100,00 0 0 0 0 0 0
32 KOTA MALANG 5 15 84 49 133 84 49 133 - 0,00 - - - - 0 0 0 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
34 KOTA PASURUAN 4 8 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 3 6 0 0 0 - - - - 0,00 - - - - 0 0 0 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 31 62 4 1 5 4 1 5 4 100,00 1 20 5,00 100,00 0 0 0 0 0 0
38 KOTA BATU 3 5 0 0 0 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 ######## ######## ######## 28.795 7.130 35.925 311 1,08 28 0 ####### 3,09 1 1 2 0,321543 3,571429 0,180064
JUMLAH PENDUDUK BERISIKO
ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE ) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: .. (sebutkan)
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
KABUPATEN/KOTA
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 KAB. PACITAN 12 24 0 0 0 2 7 9
2 KAB. PONOROGO 21 31 0 0 0 15 17 32
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 1 1 2 14 13 27
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 0 0 0 1 2 3
5 KAB. BLITAR 22 24 0 0 0 12 4 16
6 KAB. KEDIRI 26 37 1 1 2 7 17 24
7 KAB. MALANG 33 39 0 0 0 13 26 39
8 KAB. LUMAJANG 21 25 0 0 0 0 3 3
9 KAB. JEMBER 31 49 4 1 5 7 3 10
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 0 0 0 10 5 15
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 0 1 1 0 11 11
12 KAB. SITUBONDO 17 17 0 0 0 1 6 7
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 1 1 2 3 7 10
14 KAB. PASURUAN 24 33 0 0 0 3 6 9
15 KAB. SIDOARJO 18 26 0 1 1 6 13 19
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 0 0 0 1 4 5
17 KAB. JOMBANG 21 34 0 0 0 2 7 9
18 KAB. NGANJUK 20 20 0 1 1 4 2 6
19 KAB. MADIUN 15 26 0 0 0 0 12 12
20 KAB. MAGETAN 18 22 0 0 0 0 2 2
21 KAB. NGAWI 19 24 0 0 0 5 0 5
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 0 0 0 6 6 12
23 KAB. TUBAN 20 33 1 0 1 2 2 4
24 KAB. LAMONGAN 27 33 1 0 1 26 31 57
25 KAB. GRESIK 18 32 0 0 0 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 0 0 0 1 2 3
27 KAB. SAMPANG 14 21 0 0 0 1 0 1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 0 0 0 3 0 3
29 KAB. SUMENEP 27 30 0 0 0 6 5 11
30 KOTA KEDIRI 3 9 0 0 0 1 3 4
31 KOTA BLITAR 3 3 0 0 0 0 0 0
32 KOTA MALANG 5 15 0 0 0 2 2 4
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 0 0 0 1 0 1
34 KOTA PASURUAN 4 8 0 0 0 0 1 1
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 0 0 0 0 0 0
36 KOTA MADIUN 3 6 0 0 0 0 1 1
37 KOTA SURABAYA 31 62 0 0 0 1 2 3
38 KOTA BATU 3 5 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 9 7 16 156 222 378


ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 1 1 1

Sumber: .. (sebutkan)
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

RAH PENDUDUK 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMASPENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI


JUMLAH PENDUDUK 15 TAHUN LAKI-LAKI + LAKI-LAKI +
NO KABUPATEN/KOTA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 58.317 55.175 113.492 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1.278 #DIV/0! 2.787 #DIV/0! 4.065 #DIV/0!
2 KAB. PONOROGO 91.279 85.916 177.195 112.879 35,21 160.649 48,62 273.528 42,02 15.641 13,85643 26.711 16,626932 42.352 15,483607
3 KAB. TRENGGALEK 74.678 71.620 146.298 21.557 8,22 33.510 12,35 55.067 10,32 2.434 11,290996 4.716 14,073411 7.150 12,984183
4 KAB. TULUNGAGUNG 120.477 115.595 236.072 65.238 18,40 133.636 34,61 198.874 26,85 7.907 12,120237 15.208 11,380167 23.115 11,622937
5 KAB. BLITAR 133.861 128.263 262.124 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 188.978 180.608 369.586 112.075 19,09 171.824 29,12 283.899 24,11 14.175 12,647781 23.756 13,825775 37.931 13,360737
7 KAB. MALANG 304.255 293.485 597.740 76.484 8,37 104.736 11,44 181.220 9,91 4.466 5,8390962 5.995 5,7239421 10.461 5,7725433
8 KAB. LUMAJANG 119.632 114.468 234.100 4.932 1,29 7.427 1,80 12.359 1,55 417 8,4549878 1.034 13,922176 1.451 11,740432
9 KAB. JEMBER 292.378 283.947 576.325 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
10 KAB. BANYUWANGI 188.677 180.389 369.066 10.328 1,82 12.909 2,20 23.237 2,02 2.902 28,098373 3.633 28,143156 6.535 28,123252
11 KAB. BONDOWOSO 84.829 81.642 166.471 89.636 33,20 128.988 43,88 218.624 38,77 23.687 26,425766 15.956 12,370143 39.643 18,132959
12 KAB. SITUBONDO 71.883 69.128 141.011 76.329 29,98 105.606 38,53 181.935 34,41 13.095 17,155996 15.296 14,484026 28.391 15,605024
13 KAB. PROBOLINGGO 138.291 134.028 272.319 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 194.588 185.445 380.033 131 0,03 338 0,07 469 0,05 44 33,587786 99 29,289941 143 30,490405
15 KAB. SIDOARJO 265.626 251.117 516.743 212.588 26,64 325.328 40,54 537.916 33,61 12.969 6,1005325 25.094 7,7134461 38.063 7,0760119
16 KAB. MOJOKERTO 130.372 124.613 254.985 9.981 8,77 17.600 15,33 27.581 12,06 4.511 45,195872 5.110 29,034091 9.621 34,882709
17 KAB. JOMBANG 154.402 146.811 301.213 112.036 26,05 165.279 37,05 277.315 31,65 17.730 15,82527 31.806 19,243824 49.536 17,862719
18 KAB. NGANJUK 123.029 117.932 240.961 8.778 2,37 17.398 4,54 26.176 3,47 4.290 48,87218 8.336 47,913553 12.626 48,235024
19 KAB. MADIUN 74.214 70.512 144.726 8.258 3,39 19.264 7,46 27.522 5,48 6.294 76,217002 13.910 72,207226 20.204 73,410363
20 KAB. MAGETAN 65.443 62.650 128.093 68.799 30,51 110.641 44,95 179.440 38,05 5.805 8,4376226 14.997 13,55465 20.802 11,592733
21 KAB. NGAWI 89.511 86.250 175.761 1.778 #DIV/0! 3.880 #DIV/0! 5.658 #DIV/0! 1.567 88,132733 2.761 71,159794 4.328 76,493461
22 KAB. BOJONEGORO 138.747 132.090 270.837 7.345 1,73 12.385 2,81 19.730 2,28 3.680 50,10211 5.354 43,229713 9.034 45,78814
23 KAB. TUBAN 131.601 124.951 256.552 49.435 12,06 80.947 18,71 130.382 15,48 3.345 6,766461 6.051 7,4752616 9.396 7,2065162
24 KAB. LAMONGAN 136.334 129.632 265.966 5.910 1,34 11.821 2,46 17.731 1,92 1.775 30,033841 3.365 28,466289 5.140 28,988777
25 KAB. GRESIK 160.809 152.234 313.043 0,00 0,00 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 135.419 129.208 264.627 5.817 1,84 6.997 1,91 12.814 1,88 726 12,48066 792 11,319137 1.518 11,846418
27 KAB. SAMPANG 136.556 130.606 267.162 130.182 40,70 149.400 42,71 279.582 41,75 10.521 8,0817625 12.609 8,439759 23.130 8,2730648
28 KAB. PAMEKASAN 108.137 104.381 212.518 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 114.700 111.062 225.762 188.699 50,86 168.659 39,47 357.358 44,76 10.526 5,578196 11.067 6,5617607 21.593 6,0424001
30 KOTA KEDIRI 32.281 30.997 63.278 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
31 KOTA BLITAR 16.912 15.550 32.462 15.641 31,87 35.652 69,56 51.293 51,12 2.750 17,581996 5.665 15,889712 8.415 16,405747
32 KOTA MALANG 92.073 88.285 180.358 12.025 3,69 72.645 21,28 84.670 12,70 4.058 33,746362 21.377 29,426664 25.435 30,040156
33 KOTA PROBOLINGGO 29.171 28.352 57.523 59.507 71,25 67.825 77,10 127.332 74,25 5.593 9,3988942 7.783 11,47512 13.376 10,504822
34 KOTA PASURUAN 25.799 24.277 50.076 22.967 32,44 33.217 44,92 56.184 38,82 14.876 64,771193 20.851 62,772075 35.727 63,589278
35 KOTA MOJOKERTO 15.316 14.536 29.852 9.160 21,05 21.686 46,76 30.846 34,32 9.160 100 21.686 100 30.846 100
36 KOTA MADIUN 19.279 18.356 37.635 17.738 28,97 11.041 16,31 28.779 22,32 903 5,0907656 1.427 12,924554 2.330 8,0961812
37 KOTA SURABAYA 322.102 308.507 630.609 506.067 63,68 312.264 37,40 818.331 50,22 48.066 9,4979486 89.271 28,588299 137.337 16,782567
38 KOTA BATU 23.777 23.225 47.002 0 0,00 0 0,00 0 0,00 2.328 #DIV/0! 3.972 #DIV/0! 6.300 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.603.733 4.405.843 9.009.576 2.022.301 43,93 2.503.552 56,82 4.525.852 50,23 257.519 12,733962 428.475 17,114686 685.994 15,157234

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 25

PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DAN DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


KABUPATEN/KOTA JARINGANNYA BERUSIA 15 TAHUN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 144 #DIV/0! 174 #DIV/0! 318 #DIV/0!
2 KAB. PONOROGO 342.225 347.973 690.198 5.479 1,60 8.885 2,55 14.364 2,08 312 5,69 1096 12,34 1408 9,80
3 KAB. TRENGGALEK 18.272 31.250 49.522 5.781 31,64 13.001 41,60 18.782 37,93 1017 17,59 2473 19,02 3490 18,58
4 KAB. TULUNGAGUNG 92.197 174.897 267.094 1.206 1,31 1.817 1,04 3.023 1,13 90 7,46 100 5,50 190 6,29
5 KAB. BLITAR 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 147.799 225.633 373.432 3.513 2,38 14.692 6,51 18.205 4,88 1336 38,03 5651 38,46 6987 38,38
7 KAB. MALANG 117.645 140.730 258.375 8.274 7,03 11.575 8,22 19.849 7,68 161 1,95 405 3,50 566 2,85
8 KAB. LUMAJANG - - 426.065 193 #VALUE! 1.521 #VALUE! 1.714 0,40 85 44,04 795 52,27 880 51,34
9 KAB. JEMBER 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 KAB. BANYUWANGI 0 0 0 3.710 #DIV/0! 7.258 #DIV/0! 10.968 #DIV/0! 1075 28,98 4214 58,06 5289 48,22
11 KAB. BONDOWOSO 2.978 4.204 7.182 4.204 141,17 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 454 10,80 802 #DIV/0! 1256 #DIV/0!
12 KAB. SITUBONDO 254.617 274.085 528.702 30.960 12,16 55.775 20,35 86.735 16,41 972 3,14 1859 3,33 2831 3,26
13 KAB. PROBOLINGGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 579.772 604.480 1.184.252 34 0,01 301 0,05 335 0,03 8 23,53 182 60,47 190 56,72
15 KAB. SIDOARJO 662.912 814.191 1.477.103 81.665 12,32 144.596 17,76 226.261 15,32 9024 11,05 24595 17,01 33619 14,86
16 KAB. MOJOKERTO 13.472 12.584 26.056 1.635 12,14 1.851 14,71 3.486 13,38 409 25,02 435 23,50 844 24,21
17 KAB. JOMBANG 267.725 345.233 612.958 29.651 11,08 31.176 9,03 60.827 9,92 4941 16,66 5363 17,20 10304 16,94
18 KAB. NGANJUK 394.973 407.072 802.045 8.778 2,22 17.398 4,27 26.176 3,26 0 0,00 0 0,00 0 0,00
19 KAB. MADIUN 169.115 363.489 532.604 1.981 1,17 11.879 3,27 13.860 2,60 400 20,19 3440 28,96 3840 27,71
20 KAB. MAGETAN 121.565 170.080 291.645 25.362 20,86 39.803 23,40 65.165 22,34 2439 9,62 3718 9,34 6157 9,45
21 KAB. NGAWI 0 0 0 388 #DIV/0! 2.592 #DIV/0! 2.980 #DIV/0! 56 14,43 1015 39,16 1071 35,94
22 KAB. BOJONEGORO 286.525 286.902 573.427 4.532 1,58 8.197 2,86 12.729 2,22 660 14,56 1188 14,49 1848 14,52
23 KAB. TUBAN 52.517 76.034 128.551 5.372 10,23 8.889 11,69 14.261 11,09 1921 35,76 2684 30,19 4605 32,29
24 KAB. LAMONGAN 21.123 40.100 61.223 5.043 23,87 9.396 23,43 14.439 23,58 1277 25,32 2292 24,39 3569 24,72
25 KAB. GRESIK 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 21.529 24.127 45.656 1.086 5,04 1.319 5,47 2.405 5,27 258 23,76 426 32,30 684 28,44
27 KAB. SAMPANG 168.868 216.425 385.293 47.614 28,20 65.782 30,39 113.396 29,43 79 0,17 173 0,26 252 0,22
28 KAB. PAMEKASAN 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 179.264 160.328 339.592 179.264 100,00 160.328 100,00 339.592 100,00 53 0,03 45 0,03 98 0,03
30 KOTA KEDIRI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
31 KOTA BLITAR 36.825 55.911 92.736 132 0,36 225 0,40 357 0,38 21 15,91 72 32,00 93 26,05
32 KOTA MALANG 0 0 0 10.959 #DIV/0! 78.720 #DIV/0! 89.679 #DIV/0! 3696 33,73 32128 40,81 35824 39,95
33 KOTA PROBOLINGGO 83.518 87.972 171.490 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1946 #DIV/0! 4083 #DIV/0! 6029 #DIV/0!
34 KOTA PASURUAN 119.023 160.355 279.378 431 0,36 861 0,54 1.292 0,46 314 73,14 625 72,59 939 72,68
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0 55 #DIV/0! 341 #DIV/0! 396 #DIV/0! 55 100,00 341 100,00 396 100,00
36 KOTA MADIUN 7.131 12.523 19.654 1.199 16,81 3.563 28,45 4.762 24,23 228 19,02 853 23,94 1081 22,70
37 KOTA SURABAYA 857.497 903.278 1.760.775 35.690 4,16 34.333 3,80 70.023 3,98 25112 70,36 32874 95,75 57986 82,81
38 KOTA BATU 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 15 #DIV/0! 67 #DIV/0! 82 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 5.019.087 5.939.856 10.958.943 504.191 10,05 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 58.558 11,61 134.168 #DIV/0! 192.726 #DIV/0!

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PEMERIKSAAN LEHER RAHIM


KABUPATEN/KOTA PEREMPUAN IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DAN PAYUDARA
USIA 30-49 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 KAB. PACITAN 12 24 86554 0 0,00 18 #DIV/0! 67 #DIV/0!
2 KAB. PONOROGO 21 31 134373 1.741 1 66 3,79 35 2,01
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 110055 35 0 0 0,00 0 0,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 168633 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 KAB. BLITAR 22 24 177283 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 244437 5.883 2 188 3,20 39 0,66
7 KAB. MALANG 33 39 397620 1.433 0 23 1,61 15 1,05
8 KAB. LUMAJANG 21 25 170555 1.038 1 10 0,96 5 0,48
9 KAB. JEMBER 31 49 377588 968 0 21 2,17 1 0,10
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 258519 6.832 3 123 1,80 0 0,00
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 123727 367 0 40 10,90 25 6,81
12 KAB. SITUBONDO 17 17 110140 2.125 2 92 4,33 15 0,71
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 186229 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 24 33 263665 89 0 1 1,12 0 0,00
15 KAB. SIDOARJO 18 26 373245 3.226 1 231 7,16 17 0,53
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 178134 167 0 9 5,39 0 0,00
17 KAB. JOMBANG 21 34 196038 1.636 1 95 5,81 23 1,41
18 KAB. NGANJUK 20 20 166650 2.472 1 152 6,15 12 0,49
19 KAB. MADIUN 15 26 110325 4.971 5 101 2,03 7 0,14
20 KAB. MAGETAN 18 22 96693 1.234 1 31 2,51 2 0,16
21 KAB. NGAWI 19 24 133681 7.656 6 33 0,43 36 0,47
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 206742 3.633 2 4 0,11 34 0,94
23 KAB. TUBAN 20 33 190032 13.688 7 136 0,99 46 0,34
24 KAB. LAMONGAN 27 33 196599 4.580 2 283 6,18 53 1,16
25 KAB. GRESIK 18 32 211722 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 18 22 139191 1.856 1 153 8,24 4 0,22
27 KAB. SAMPANG 14 21 134496 1.179 1 2 0,17 6 0,51
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 134862 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 KAB. SUMENEP 27 30 187390 58 0 0 0,00 0 0,00
30 KOTA KEDIRI 3 9 43586 1.600 4 16 1,00 5 0,31
31 KOTA BLITAR 3 3 21649 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
32 KOTA MALANG 5 15 128583 1.611 1 68 4,22 23 1,43
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 37670 874 2 42 4,81 4 0,46
34 KOTA PASURUAN 4 8 31599 298 1 23 7,72 0 0,00
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 20799 1 0 0 0,00 76 5.788,77
36 KOTA MADIUN 3 6 28442 1.666 6 18 1,08 3 0,18
37 KOTA SURABAYA 31 62 480518 10.818 2 916 8,47 0 0,00
38 KOTA BATU 3 5 32136 178 1 5 2,81 1 0,56

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 6.290.160 83.913 1 2.900 3,46 554 0,66

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


WAKTU KEJADIAN (TANGGAL) JUMLAH PENDERITA KELOMPOK UMUR PENDERITA JUMLAH KEMATIAN ATTACK RATE (%) CFR (%)
JENIS KEJADIAN TERANCAM
NO JUMLAH JUMLAH
LUAR BIASA
KEC DESA/KEL DIKETAHUI DITANGGU- AKHIR L P L+P
0-7 8-28 1-11 1-4 5-9 10-14 15-19 20-44 45-54 55-59 60-69 70+
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
LANGI HARI HARI BLN THN THN THN THN THN THN THN THN THN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: (sebutkan)
TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KLB DI DESA/KELURAHAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DITANGANI
KABUPATEN/KOTA JUMLAH %
<24 JAM
1 2 3 4 5 6
1 KAB. PACITAN 12 24 20 20 100,00
2 KAB. PONOROGO 21 31 19 19 100,00
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 34 34 100,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 5 5 100,00
5 KAB. BLITAR 22 24 0 0 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 9 9 100,00
7 KAB. MALANG 33 39 37 37 100,00
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7 7 100,00
9 KAB. JEMBER 31 49 21 21 100,00
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 5 5 100,00
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 25 25 100,00
12 KAB. SITUBONDO 17 17 20 20 100,00
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 14 14 100,00
14 KAB. PASURUAN 24 33 8 8 100,00
15 KAB. SIDOARJO 18 26 32 32 100,00
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 14 14 100,00
17 KAB. JOMBANG 21 34 1 1 100,00
18 KAB. NGANJUK 20 20 0 0 #DIV/0!
19 KAB. MADIUN 15 26 14 14 100,00
20 KAB. MAGETAN 18 22 20 20 100,00
21 KAB. NGAWI 19 24 6 6 100,00
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 20 20 100,00
23 KAB. TUBAN 20 33 17 17 100,00
24 KAB. LAMONGAN 27 33 15 15 100,00
25 KAB. GRESIK 18 32 0 0 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 18 22 23 23 100,00
27 KAB. SAMPANG 14 21 28 25 89,29
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 31 31 100,00
29 KAB. SUMENEP 27 30 12 12 100,00
30 KOTA KEDIRI 3 9 3 3 100,00
31 KOTA BLITAR 3 3 10 9 90,00
32 KOTA MALANG 5 15 21 21 100,00
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 2 2 100,00
34 KOTA PASURUAN 4 8 4 4 100,00
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 0 0 #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 3 6 12 12 100,00
37 KOTA SURABAYA 31 62 35 35 100,00
38 KOTA BATU 3 5 10 10 100,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 554 550 99,28

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 29

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS


PERSALINAN MENDAPAT IBU NIFAS
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES YANKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 KAB. PACITAN 12 24 7.783 7351 94,45 6455 82,94 7.429 6544 88,09 6.467 87,05 6.530 87,90
2 KAB. PONOROGO 21 31 12.493 12075 96,65 10806 86,50 11.925 10900 91,40 10.854 91,02 11.603 97,30
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 10.201 10201 100,00 9024 88,46 9.738 9061 93,05 8.909 91,49 - 0,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 17.184 16674 97,03 15415 89,71 16.403 15008 91,49 14.999 91,44 14.198 86,56
5 KAB. BLITAR 22 24 19.127 18906 98,84 17674 92,40 18.257 17331 94,93 16.865 92,38 - 0,00
6 KAB. KEDIRI 26 37 27.455 26808 97,64 25289 92,11 26.207 24680 94,17 24.667 94,12 24.075 91,86
7 KAB. MALANG 33 39 43.292 43292 100,00 42251 97,60 41.324 41545 100,53 41.516 100,46 24.361 58,95
8 KAB. LUMAJANG 21 25 16.296 16079 98,67 14505 89,01 15.556 15352 98,69 15.250 98,03 14.269 91,73
9 KAB. JEMBER 31 49 40.623 41861 103,05 34586 85,14 38.776 35951 92,71 35.437 91,39 34.630 89,31
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 25.753 25216 97,91 23839 92,57 24.583 23874 97,12 23.779 96,73 23.414 95,24
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 11.494 11185 97,31 9366 81,49 10.971 9452 86,15 9.217 84,01 10.014 91,28
12 KAB. SITUBONDO 17 17 10.098 10119 100,21 9260 91,70 9.639 9355 97,05 9.300 96,48 8.669 89,94
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 19.647 19139 97,41 17311 88,11 18.754 18105 96,54 17.124 91,31 18.595 99,15
14 KAB. PASURUAN 24 33 26.750 26858 100,40 24695 92,32 25.534 25392 99,44 25.189 98,65 24.544 96,12
15 KAB. SIDOARJO 18 26 38.285 38285 100,00 36783 96,08 36.545 36049 98,64 36.048 98,64 34.720 95,01
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 18.732 17734 94,67 15998 85,40 17.880 16287 91,09 16.281 91,06 - 0,00
17 KAB. JOMBANG 21 34 21.868 21510 98,36 19990 91,41 20.874 19798 94,85 19.753 94,63 18.592 89,07
18 KAB. NGANJUK 20 20 17.400 15742 90,47 14140 81,26 16.609 14890 89,65 14.857 89,45 14.323 86,24
19 KAB. MADIUN 15 26 10.447 10230 97,92 9593 91,83 9.972 9314 93,40 9.302 93,28 9.240 92,66
20 KAB. MAGETAN 18 22 9.218 9118 98,92 8465 91,83 8.799 8360 95,01 8.356 94,97 8.230 93,53
21 KAB. NGAWI 19 24 12.352 11877 96,15 11127 90,08 11.790 11023 93,49 11.023 93,49 10.807 91,66
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 18.975 18688 98,49 16756 88,31 18.112 17982 99,28 17.946 99,08 16.870 93,14
23 KAB. TUBAN 20 33 18.087 18078 99,95 16964 93,79 17.265 16759 97,07 16.735 96,93 15.845 91,78
24 KAB. LAMONGAN 27 33 18.144 18147 100,02 17346 95,60 17.320 17285 99,80 17.281 99,77 16.811 97,06
25 KAB. GRESIK 18 32 22.834 21949 96,12 20036 87,75 21.796 20128 92,35 19.565 89,76 - 0,00
26 KAB. BANGKALAN 18 22 17.283 17108 98,99 15943 92,25 16.498 16460 99,77 16.023 97,12 13.297 80,60
27 KAB. SAMPANG 14 21 16.882 17082 101,18 15007 88,89 16.114 16219 100,65 15.645 97,09 16.356 101,50
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 14.077 14078 100,01 13207 93,82 13.437 13408 99,78 12.856 95,68 12.304 91,57
29 KAB. SUMENEP 27 30 15.809 16496 104,35 14975 94,72 15.091 14915 98,83 13.804 91,47 15.082 99,94
30 KOTA KEDIRI 3 9 4.789 4634 96,76 4356 90,96 4.572 4261 93,20 4.258 93,13 4.218 92,26
31 KOTA BLITAR 3 3 2.423 2211 91,25 2073 85,56 2.313 2061 89,11 2.061 89,11 1.895 81,93
32 KOTA MALANG 5 15 13.512 12463 92,24 11846 87,67 12.898 11703 90,73 11.696 90,68 11.040 85,59
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 4.131 4070 98,52 3761 91,04 3.943 3675 93,20 3.663 92,90 4.087 103,65
34 KOTA PASURUAN 4 8 3.700 3582 96,81 3158 85,35 3.532 3220 91,17 3.212 90,94 3.095 87,63
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 2.289 2253 98,43 2175 95,02 2.185 2160 98,86 2.160 98,86 2.102 96,20
36 KOTA MADIUN 3 6 2.772 2763 99,68 2693 97,15 2.646 2608 98,56 2.608 98,56 2.586 97,73
37 KOTA SURABAYA 31 62 47.856 48260 100,84 47095 98,41 45.680 44273 96,92 44.259 96,89 41.161 90,11
38 KOTA BATU 3 5 3.496 3390 96,97 3246 92,85 3.337 3172 95,06 3.161 94,73 2.688 80,55

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 643.557 635.512 98,75 587.209 91,24 614.304 588.560 95,8 582.126 94,8 490.251 79,80591

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KABUPATEN/KOTA TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 KAB. PACITAN 7.783 2 0,0 1 0,0 18 0,2 87 1,1 259 3,3 365 4,7
2 KAB. PONOROGO 12.493 21 0,2 50 0,4 249 2,0 1.072 8,6 1.261 10,1 2.632 21,1
3 KAB. TRENGGALEK 10.201 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
4 KAB. TULUNGAGUNG 17.184 0 - 0 - 79 0,5 463 2,7 1.732 10,1 2.274 13,2
5 KAB. BLITAR 19.127 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
6 KAB. KEDIRI 27.455 57 0,2 235 0,9 1.852 6,7 5.212 19,0 6.706 24,4 14.005 51,0
7 KAB. MALANG 43.292 56 0,1 173 0,4 835 1,9 2.889 6,7 7.499 17,3 11.396 26,3
8 KAB. LUMAJANG 16.296 23 0,1 126 0,8 740 4,5 2.104 12,9 7.240 44,4 10.210 62,7
9 KAB. JEMBER 40.623 240 0,6 530 1,3 3.311 8,2 6.328 15,6 5.886 14,5 16.055 39,5
10 KAB. BANYUWANGI 25.753 6 0,0 93 0,4 381 1,5 995 3,9 2.319 9,0 3.788 14,7
11 KAB. BONDOWOSO 11.494 1.608 14,0 1.608 14,0 2.369 20,6 3.225 28,1 2.848 24,8 10.050 87,4
12 KAB. SITUBONDO 10.098 35 0,3 291 2,9 922 9,1 1.734 17,2 1.496 14,8 4.443 44,0
13 KAB. PROBOLINGGO 19.647 2.051 10,4 3.438 17,5 4.665 23,7 3.689 18,8 1.652 8,4 13.444 68,4
14 KAB. PASURUAN 26.750 762 2,8 1.072 4,0 1.230 4,6 1.992 7,4 3.363 12,6 7.657 28,6
15 KAB. SIDOARJO 38.285 3 0,0 27 0,1 209 0,5 2.501 6,5 23.977 62,6 26.714 69,8
16 KAB. MOJOKERTO 18.732 370 2,0 311 1,7 862 4,6 1.063 5,7 12.260 65,4 14.496 77,4
17 KAB. JOMBANG 21.868 8 0,0 4 0,0 144 0,7 763 3,5 1.868 8,5 2.779 12,7
18 KAB. NGANJUK 17.400 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
19 KAB. MADIUN 10.447 0 - 27 0,3 149 1,4 710 6,8 1.172 11,2 2.058 19,7
20 KAB. MAGETAN 9.218 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
21 KAB. NGAWI 12.352 0 - 4 0,0 47 0,4 490 4,0 1.535 12,4 2.076 16,8
22 KAB. BOJONEGORO 18.975 80 0,4 220 1,2 926 4,9 2.745 14,5 4.877 25,7 8.768 46,2
23 KAB. TUBAN 18.087 191 1,1 231 1,3 822 4,5 3.288 18,2 6.312 34,9 10.653 58,9
24 KAB. LAMONGAN 18.144 1.253 6,9 1.271 7,0 1.469 8,1 4.193 23,1 19.011 104,8 25.944 143,0
25 KAB. GRESIK 22.834 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
26 KAB. BANGKALAN 17.283 1.754 10,1 1.901 11,0 2.267 13,1 1.953 11,3 1.822 10,5 7.943 46,0
27 KAB. SAMPANG 16.882 5.458 32,3 5.357 31,7 3.668 21,7 1.816 10,8 5.372 31,8 16.213 96,0
28 KAB. PAMEKASAN 14.077 579 4,1 795 5,6 1.341 9,5 3.126 22,2 3.531 25,1 8.793 62,5
29 KAB. SUMENEP 15.809 97 0,6 69 0,4 115 0,7 167 1,1 140 0,9 491 3,1
30 KOTA KEDIRI 4.789 - - - - - 0 -
31 KOTA BLITAR 2.423 122 5,0 25 1,0 332 13,7 641 26,5 949 39,2 1.947 80,4
32 KOTA MALANG 13.512 0 - 159 1,2 461 3,4 843 6,2 3.024 22,4 4.487 33,2
33 KOTA PROBOLINGGO 4.131 598 14,5 465 11,3 2.149 52,0 3.354 81,2 5.676 137,4 11.644 281,9
34 KOTA PASURUAN 3.700 0 - 0 - 48 1,3 162 4,4 271 7,3 481 13,0
35 KOTA MOJOKERTO 2.289 0 - 2 0,1 82 3,6 639 27,9 2.308 100,8 3.031 132,4
36 KOTA MADIUN 2.772 5 0,2 21 0,8 38 1,4 100 3,6 1.436 51,8 1.595 57,5
37 KOTA SURABAYA 47.856 414 0,9 833 1,7 2.238 4,7 5.849 12,2 19.804 41,4 28.724 60,0
38 KOTA BATU 3.496 0 - 0 - 3 0,1 21 0,6 65 1,9 89 2,5

JUMLAH (KAB/KOTA) 643.557 15.793 2,5 19.339 3,0 34.021 5,3 64.214 10,0 157.671 24,5 275.245 42,8

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 KAB. PACITAN 12 24 86.554 67 0,1 187 0,2 734 0,8 1.735 2,0 2.940 3,4
2 KAB. PONOROGO 21 31 134.373 114 0,1 293 0,2 1.197 0,9 2.471 1,8 3.489 2,6
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 110.055 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 168.633 9 0,0 29 0,0 2.145 1,3 3.735 2,2 13.072 7,8
5 KAB. BLITAR 22 24 177.283 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
6 KAB. KEDIRI 26 37 244.437 356 0,1 991 0,4 2.306 0,9 3.617 1,5 5.315 2,2
7 KAB. MALANG 33 39 397.620 256 0,1 1.704 0,4 3.178 0,8 10.071 2,5 19.032 4,8
8 KAB. LUMAJANG 21 25 170.555 55 0,0 303 0,2 2.541 1,5 7.617 4,5 12.537 7,4
9 KAB. JEMBER 31 49 377.588 80 0,0 364 0,1 1.346 0,4 5.182 1,4 7.834 2,1
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 258.519 392 0,2 807 0,3 2.860 1,1 6.658 2,6 24.994 9,7
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 123.727 7.573 6,1 11.992 9,7 17.236 13,9 15.603 12,6 24.063 19,4
12 KAB. SITUBONDO 17 17 110.140 321 0,3 2.001 1,8 5.536 5,0 6.929 6,3 7.251 6,6
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 186.229 1.564 0,8 2.679 1,4 5.045 2,7 4.840 2,6 3.444 1,8
14 KAB. PASURUAN 24 33 263.665 554 0,2 599 0,2 1.218 0,5 1.734 0,7 1.854 0,7
15 KAB. SIDOARJO 18 26 373.245 1.219 0,3 19.940 5,3 6.906 1,9 17.432 4,7 191.570 51,3
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 178.134 420 0,2 802 0,5 1.544 0,9 5.090 2,9 102.806 57,7
17 KAB. JOMBANG 21 34 196.038 17 0,0 49 0,0 332 0,2 1.406 0,7 3.203 1,6
18 KAB. NGANJUK 20 20 166.650 648 0,4 489 0,3 1.232 0,7 648 0,4 2.998 1,8
19 KAB. MADIUN 15 26 110.325 0 - 3 0,0 201 0,2 815 0,7 1.381 1,3
20 KAB. MAGETAN 18 22 96.693 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
21 KAB. NGAWI 19 24 133.681 63 0,0 669 0,5 2.778 2,1 6.304 4,7 10.105 7,6
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 206.742 1.689 0,8 3.843 1,9 8.862 4,3 13.991 6,8 60.613 29,3
23 KAB. TUBAN 20 33 190.032 1.059 0,6 1.205 0,6 855 0,4 2.577 1,4 8.122 4,3
24 KAB. LAMONGAN 27 33 196.599 1.137 0,6 2.211 1,1 5.990 3,0 11.833 6,0 485.492 246,9
25 KAB. GRESIK 18 32 211.722 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
26 KAB. BANGKALAN 18 22 139.191 2.587 1,9 2.802 2,0 3.506 2,5 3.282 2,4 15.173 10,9
27 KAB. SAMPANG 14 21 134.496 3.919 2,9 3.952 2,9 4.618 3,4 3.476 2,6 105.057 78,1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 134.862 93 0,1 87 0,1 109 0,1 81 0,1 64 0,0
29 KAB. SUMENEP 27 30 187.390 21 0,0 27 0,0 38 0,0 69 0,0 44 0,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 43.586 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
31 KOTA BLITAR 3 3 21.649 1.667 7,7 2.642 12,2 5.662 26,2 5.732 26,5 6.530 30,2
32 KOTA MALANG 5 15 128.583 0 - 148 0,1 434 0,3 1.010 0,8 3.034 2,4
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 37.670 155 0,4 247 0,7 520 1,4 2.585 6,9 3.479 9,2
34 KOTA PASURUAN 4 8 31.599 0 - 10 0,0 71 0,2 340 1,1 363 1,1
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 20.799 179 0,9 349 1,7 863 4,1 1.281 6,2 4.355 20,9
36 KOTA MADIUN 3 6 28.442 133 0,5 405 1,4 889 3,1 986 3,5 15.460 54,4
37 KOTA SURABAYA 31 62 480.518 2.912 0,6 1.185 0,2 7.559 1,6 22.188 4,6 103.652 21,6
38 KOTA BATU 3 5 32.136 2 0,0 1 0,0 21 0,1 70 0,2 5.628 17,5

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 6.290.160 29.261 0,5 63.015 1,0 98.332 1,6 171.388 2,7 ######## 20,0
Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 KAB. PACITAN 12 24 7.783 7351 94,45 6455 82,94
2 KAB. PONOROGO 21 31 12.493 12017 96,19 10750 86,05
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 10.201 10671 104,61 9224 90,42
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 17.184 16377 95,30 15102 87,88
5 KAB. BLITAR 22 24 19.127 18906 98,84 17674 92,40
6 KAB. KEDIRI 26 37 27.455 26837 97,75 25210 91,82
7 KAB. MALANG 33 39 43.292 42331 97,78 39732 91,78
8 KAB. LUMAJANG 21 25 16.296 16781 102,98 14609 89,65
9 KAB. JEMBER 31 49 40.623 41078 101,12 37691 92,78
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 25.753 24955 96,90 23510 91,29
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 11.494 10971 95,45 9448 82,20
12 KAB. SITUBONDO 17 17 10.098 9692 95,98 8978 88,91
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 19.647 19139 97,41 17311 88,11
14 KAB. PASURUAN 24 33 26.750 27140 101,46 24537 91,73
15 KAB. SIDOARJO 18 26 38.285 35937 93,87 34108 89,09
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 18.732 16189 86,42 15063 80,41
17 KAB. JOMBANG 21 34 21.868 20915 95,64 19525 89,29
18 KAB. NGANJUK 20 20 17.400 15720 90,34 14338 82,40
19 KAB. MADIUN 15 26 10.447 10256 98,17 9645 92,32
20 KAB. MAGETAN 18 22 9.218 9038 98,05 8603 93,33
21 KAB. NGAWI 19 24 12.352 11872 96,11 11129 90,10
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 18.975 18047 95,11 16507 86,99
23 KAB. TUBAN 20 33 18.087 17269 95,48 16695 92,30
24 KAB. LAMONGAN 27 33 18.144 17743 97,79 16482 90,84
25 KAB. GRESIK 18 32 22.834 21252 93,07 19926 87,26
26 KAB. BANGKALAN 18 22 17.283 16124 93,29 15746 91,11
27 KAB. SAMPANG 14 21 16.882 17086 101,21 15007 88,89
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 14.077 14436 102,55 13190 93,70
29 KAB. SUMENEP 27 30 15.809 15442 97,68 13937 88,16
30 KOTA KEDIRI 3 9 4.789 4223 88,18 4064 84,86
31 KOTA BLITAR 3 3 2.423 2164 89,31 1958 80,81
32 KOTA MALANG 5 15 13.512 12449 92,13 11829 87,54
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 4.131 4045 97,92 3730 90,29
34 KOTA PASURUAN 4 8 3.700 3512 94,92 3092 83,57
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 2.289 2253 98,43 2175 95,02
36 KOTA MADIUN 3 6 2.772 2763 99,68 2693 97,15
37 KOTA SURABAYA 31 62 47.856 47483 99,22 45248 94,55
38 KOTA BATU 3 5 3.496 3270 93,54 3102 88,73

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 643.557 623.734 96,91977556 578.023 89,81690821

Sumber: (sebutkan)
TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PERKIRAA PENANGANAN
PERKIRAAN NEONATAL PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL
N BUMIL KOMPLIKASI JUMLAH LAHIR HIDUP
JUMLAH KOMPLIKASI
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS DENGAN KEBIDANAN L P L+P
IBU HAMIL KOMPLIKA
SI S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 KEBIDANA
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 KAB. PACITAN 12 24 7.783 1.557 1651 106,064 3.453 3.622 7.075 518 543 1.061 371 71,6 367 67,5 738 69,5
2 KAB. PONOROGO 21 31 12.493 2.499 2961 118,506 5.676 5.681 11.357 851 852 1.704 665 78,1 649 76,2 1.314 77,1
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 10.201 2.040 2006 98,3237 4.607 4.667 9.274 691 700 1.391 621 89,9 534 76,3 1.155 83,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 17.184 3.437 2968 86,3594 7.614 8.008 15.622 1.142 1.201 2.343 1.052 92,1 926 77,1 1.978 84,4
5 KAB. BLITAR 22 24 19.127 3.825 0 0 8.709 8.679 17.388 1.306 1.302 2.608 - 0,0 - 0,0 - 0,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 27.455 5.491 4689 85,3943 12.524 12.435 24.959 1.879 1.865 3.744 1.540 82,0 1.332 71,4 2.872 76,7
7 KAB. MALANG 33 39 43.292 8.658 8547 98,7134 19.776 19.580 39.356 2.966 2.937 5.903 2.835 95,6 2.708 92,2 5.543 93,9
8 KAB. LUMAJANG 21 25 16.296 3.259 3809 116,869 7.232 7.583 14.815 1.085 1.137 2.222 939 86,6 825 72,5 1.764 79,4
9 KAB. JEMBER 31 49 40.623 8.125 8989 110,639 18.147 18.783 36.930 2.722 2.817 5.540 3.419 125,6 3.040 107,9 6.459 116,6
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 25.753 5.151 4795 93,0959 11.647 11.765 23.412 1.747 1.765 3.512 1.873 107,2 1.596 90,4 3.469 98,8
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 11.494 2.299 2080 90,482 5.087 5.362 10.449 763 804 1.567 498 65,3 438 54,5 936 59,7
12 KAB. SITUBONDO 17 17 10.098 2.020 2348 116,261 4.475 4.705 9.180 671 706 1.377 634 94,4 620 87,9 1.254 91,1
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 19.647 3.929 5254 133,71 8.712 9.149 17.861 1.307 1.372 2.679 1.004 76,8 873 63,6 1.877 70,1
14 KAB. PASURUAN 24 33 26.750 5.350 5350 100 12.044 12.274 24.318 1.807 1.841 3.648 1.325 73,3 1.160 63,0 2.485 68,1
15 KAB. SIDOARJO 18 26 38.285 7.657 6024 78,6731 17.485 17.320 34.805 2.623 2.598 5.221 1.292 49,3 1.187 45,7 2.479 47,5
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 18.732 3.746 4042 107,89 8.505 8.524 17.029 1.276 1.279 2.554 786 61,6 692 54,1 1.478 57,9
17 KAB. JOMBANG 21 34 21.868 4.374 4367 99,8491 9.887 9.993 19.880 1.483 1.499 2.982 1.393 93,9 1.270 84,7 2.663 89,3
18 KAB. NGANJUK 20 20 17.400 3.480 2830 81,3218 7.861 7.957 15.818 1.179 1.194 2.373 979 83,0 814 68,2 1.793 75,6
19 KAB. MADIUN 15 26 10.447 2.089 1756 84,0433 4.685 4.812 9.497 703 722 1.425 666 94,8 564 78,1 1.230 86,3
20 KAB. MAGETAN 18 22 9.218 1.844 1736 94,1636 4.080 4.300 8.380 612 645 1.257 633 103,4 507 78,6 1.140 90,7
21 KAB. NGAWI 19 24 12.352 2.470 2892 117,066 5.489 5.740 11.229 823 861 1.684 751 91,2 707 82,1 1.458 86,6
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 18.975 3.795 4721 124,401 8.527 8.723 17.250 1.279 1.308 2.588 1.292 101,0 1.165 89,0 2.457 95,0
23 KAB. TUBAN 20 33 18.087 3.617 3018 83,4301 8.120 8.323 16.443 1.218 1.248 2.466 994 81,6 970 77,7 1.964 79,6
24 KAB. LAMONGAN 27 33 18.144 3.629 3619 99,7299 8.010 8.485 16.495 1.202 1.273 2.474 1.190 99,0 1.131 88,9 2.321 93,8
25 KAB. GRESIK 18 32 22.834 4.567 4405 96,457 10.291 10.467 20.758 1.544 1.570 3.114 1.302 84,3 1.235 78,7 2.537 81,5
26 KAB. BANGKALAN 18 22 17.283 3.457 2342 67,7544 7.503 8.209 15.712 1.125 1.231 2.357 800 71,1 805 65,4 1.605 68,1
27 KAB. SAMPANG 14 21 16.882 3.376 3305 97,8853 7.477 7.870 15.347 1.122 1.181 2.302 1.028 91,7 907 76,8 1.935 84,1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 14.077 2.815 2659 94,4448 6.219 6.578 12.797 933 987 1.920 826 88,5 743 75,3 1.569 81,7
29 KAB. SUMENEP 27 30 15.809 3.162 2704 85,5209 6.834 7.538 14.372 1.025 1.131 2.156 740 72,2 661 58,5 1.401 65,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 4.789 958 936 97,724 2.169 2.185 4.354 325 328 653 318 97,7 303 92,5 621 95,1
31 KOTA BLITAR 3 3 2.423 485 331 68,3038 1.093 1.110 2.203 164 167 330 129 78,7 136 81,7 265 80,2
32 KOTA MALANG 5 15 13.512 2.702 2180 80,669 6.056 6.228 12.284 908 934 1.843 671 73,9 709 75,9 1.380 74,9
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 4.131 826 750 90,7771 1.848 1.907 3.755 277 286 563 205 74,0 186 65,0 391 69,4
34 KOTA PASURUAN 4 8 3.700 740 653 88,2432 1.668 1.696 3.364 250 254 505 203 81,1 208 81,8 411 81,5
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 2.289 458 470 102,665 1.023 1.058 2.081 153 159 312 142 92,5 153 96,4 295 94,5
36 KOTA MADIUN 3 6 2.772 554 507 91,4502 1.218 1.302 2.520 183 195 378 163 89,2 180 92,2 343 90,7
37 KOTA SURABAYA 31 62 47.856 9.571 9533 99,6009 21.484 22.021 43.505 3.223 3.303 6.526 3.099 96,2 3.128 94,7 6.227 95,4
38 KOTA BATU 3 5 3.496 699 708 101,259 1.599 1.579 3.178 240 237 477 218 90,9 184 77,7 402 84,3

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 643.557 128.711 121935 94,7352 288.836 296.216 585.052 43.325 44.432 87.758 36.596 84,5 33.613 75,6 70.209 80,0

Sumber: (sebutkan)
TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI,MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PESERTA KB AKTIF
KABUPATEN/KOTA MKJP NON MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS OBAT MKJP + % MKJP +
KON LAIN NON MKJP NON MKJP
IUD % MOP % MOW % IM PLAN % JUMLAH % % SUNTIK % PIL % VAGI % % JUMLAH %
DOM NYA
NA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 KAB. PACITAN 12 24 18.565 20,6 259 0,3 4.340 4,8 6.530 7,2 29.694 32,9 1.212 1,3 50.267 55,8 8.958 9,9 0,0 0,0 60.437 67,1 90.131 100,0
2 KAB. PONOROGO 21 31 41.773 30,1 524 0,4 7.622 5,5 10.895 7,9 60.814 43,9 3.939 2,8 61.630 44,5 12.250 8,8 0,0 0,0 77.819 56,1 138.633 100,0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 6.530 6,7 223 0,2 5.194 5,3 9.329 9,6 21.276 21,8 1.942 2,0 54.180 55,6 20.074 20,6 0,0 0,0 76.196 78,2 97.472 100,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 9.704 6,9 324 0,2 3.917 2,8 9.789 7,0 23.734 17,0 3.806 2,7 80.361 57,4 32.079 22,9 0,0 0,0 116.246 83,0 139.980 100,0
5 KAB. BLITAR 22 24 38.546 26,3 540 0,4 6.048 4,1 5.741 3,9 50.875 34,7 978 0,7 72.317 49,3 22.532 15,4 0,0 0,0 95.827 65,3 146.702 100,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 26.551 13,7 514 0,3 11.050 5,7 18.050 9,3 56.165 29,0 2.286 1,2 109.485 56,6 25.420 13,1 0,0 0,0 137.191 71,0 193.356 100,0
7 KAB. MALANG 33 39 38.571 10,9 534 0,2 16.024 4,5 48.480 13,8 103.609 29,4 5.154 1,5 176.599 50,1 66.921 19,0 0,0 0,0 248.674 70,6 352.283 100,0
8 KAB. LUMAJANG 21 25 18.810 11,6 581 0,4 6.278 3,9 34.351 21,2 60.020 37,0 2.749 1,7 69.994 43,1 29.572 18,2 0,0 0,0 102.315 63,0 162.335 100,0
9 KAB. JEMBER 31 49 32.563 9,0 498 0,1 4.874 1,3 23.505 6,5 61.440 17,0 2.801 0,8 186.572 51,5 111.553 30,8 0,0 0,0 300.926 83,0 362.366 100,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 14.305 6,8 364 0,2 4.416 2,1 19.959 9,5 39.044 18,5 3.302 1,6 121.473 57,6 47.089 22,3 0,0 0,0 171.864 81,5 210.908 100,0
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 19.454 16,9 1.499 1,3 1.633 1,4 10.788 9,4 33.374 29,0 2.870 2,5 55.201 48,0 23.615 20,5 0,0 0,0 81.686 71,0 115.060 100,0
12 KAB. SITUBONDO 17 17 1.383 1,4 1.841 1,8 2.434 2,4 10.795 10,7 16.453 16,3 1.086 1,1 59.000 58,4 24.533 24,3 0,0 0,0 84.619 83,7 101.072 100,0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 28 0,0 908 0,5 8.060 4,9 20.986 12,6 29.982 18,1 1.296 0,8 108.603 65,5 26.032 15,7 0,0 0,0 135.931 81,9 165.913 100,0
14 KAB. PASURUAN 24 33 6.804 3,0 1.157 0,5 5.175 2,2 18.885 8,2 32.021 13,9 2.582 1,1 140.480 61,0 55.216 24,0 0,0 0,0 198.278 86,1 230.299 100,0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 24.630 7,6 2.659 0,8 17.328 5,3 20.612 6,4 65.229 20,1 5.566 1,7 198.585 61,3 54.724 16,9 0,0 0,0 258.875 79,9 324.104 100,0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 11.790 7,1 298 0,2 10.572 6,4 10.267 6,2 32.927 19,8 1.217 0,7 109.241 65,6 23.015 13,8 0,0 0,0 133.473 80,2 166.400 100,0
17 KAB. JOMBANG 21 34 12.664 7,5 801 0,5 9.842 5,9 13.005 7,7 36.312 21,6 2.332 1,4 106.086 63,1 23.309 13,9 0,0 0,0 131.727 78,4 168.039 100,0
18 KAB. NGANJUK 20 20 26.717 15,4 1.083 0,6 10.790 6,2 16.725 9,6 55.315 31,9 3.161 1,8 90.349 52,1 24.669 14,2 0,0 0,0 118.179 68,1 173.494 100,0
19 KAB. MADIUN 15 26 18.767 17,9 58 0,1 3.593 3,4 7.351 7,0 29.769 28,4 1.091 1,0 60.460 57,7 13.554 12,9 0,0 0,0 75.105 71,6 104.874 100,0
20 KAB. MAGETAN 18 22 17.915 22,4 230 0,3 5.929 7,4 5.353 6,7 29.427 36,8 1.420 1,8 43.910 54,9 5.207 6,5 0,0 0,0 50.537 63,2 79.964 100,0
21 KAB. NGAWI 19 24 24.010 21,0 221 0,2 4.661 4,1 10.820 9,4 39.712 34,7 761 0,7 62.066 54,2 11.975 10,5 0,0 0,0 74.802 65,3 114.514 100,0
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 12.583 6,4 554 0,3 5.837 3,0 17.051 8,6 36.025 18,2 2.459 1,2 124.706 63,2 34.266 17,4 0,0 0,0 161.431 81,8 197.456 100,0
23 KAB. TUBAN 20 33 16.443 9,0 389 0,2 4.721 2,6 19.579 10,8 41.132 22,6 2.511 1,4 116.948 64,2 21.512 11,8 0,0 0,0 140.971 77,4 182.103 100,0
24 KAB. LAMONGAN 27 33 11.260 6,8 447 0,3 3.865 2,3 16.017 9,6 31.589 18,9 2.214 1,3 94.287 56,5 38.718 23,2 0,0 0,0 135.219 81,1 166.808 100,0
25 KAB. GRESIK 18 32 8.696 4,8 296 0,2 6.291 3,5 12.533 7,0 27.816 15,5 2.136 1,2 117.043 65,2 32.433 18,1 0,0 0,0 151.612 84,5 179.428 100,0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 1.367 1,3 206 0,2 1.933 1,8 7.775 7,4 11.281 10,8 1.417 1,4 61.985 59,1 30.156 28,8 0,0 0,0 93.558 89,2 104.839 100,0
27 KAB. SAMPANG 14 21 1.586 1,0 293 0,2 945 0,6 9.952 6,1 12.776 7,9 2.735 1,7 114.149 70,5 32.350 20,0 0,0 0,0 149.234 92,1 162.010 100,0
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 1.003 1,0 195 0,2 1.192 1,2 6.617 6,6 9.007 9,0 1.629 1,6 71.149 71,1 18.222 18,2 0,0 0,0 91.000 91,0 100.007 100,0
29 KAB. SUMENEP 27 30 3.135 1,8 3.062 1,8 5.792 3,3 19.608 11,2 31.597 18,1 8.112 4,7 106.585 61,1 28.041 16,1 0,0 0,0 142.738 81,9 174.335 100,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.770 8,6 73 0,2 2.150 6,6 2.617 8,1 7.610 23,5 1.840 5,7 17.856 55,2 5.047 15,6 0,0 0,0 24.743 76,5 32.353 100,0
31 KOTA BLITAR 3 3 5.655 31,8 196 1,1 237 1,3 1.447 8,1 7.535 42,4 875 4,9 6.574 37,0 2.804 15,8 0,0 0,0 10.253 57,6 17.788 100,0
32 KOTA MALANG 5 15 14.590 14,1 0 0,0 1.394 1,3 5.969 5,7 21.953 21,1 1.374 1,3 65.512 63,1 14.991 14,4 0,0 0,0 81.877 78,9 103.830 100,0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 4.039 13,2 259 0,8 1.796 5,9 4.696 15,3 10.790 35,2 500 1,6 13.377 43,6 5.999 19,6 0,0 0,0 19.876 64,8 30.666 100,0
34 KOTA PASURUAN 4 8 2.771 10,9 225 0,9 1.275 5,0 2.686 10,5 6.957 27,3 700 2,7 12.959 50,8 4.885 19,2 0,0 0,0 18.544 72,7 25.501 100,0
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 2.832 15,8 74 0,4 971 5,4 992 5,5 4.869 27,2 909 5,1 9.333 52,1 2.804 15,7 0,0 0,0 13.046 72,8 17.915 100,0
36 KOTA MADIUN 3 6 5.259 22,6 160 0,7 2.559 11,0 1.189 5,1 9.167 39,4 1.322 5,7 10.709 46,1 2.046 8,8 0,0 0,0 14.077 60,6 23.244 100,0
37 KOTA SURABAYA 31 62 28.863 7,4 851 0,2 19.570 5,0 14.216 3,6 63.500 16,2 11.718 3,0 252.056 64,3 64.850 16,5 0,0 0,0 328.624 83,8 392.124 100,0
38 KOTA BATU 3 5 2.356 8,3 61 0,2 595 2,1 3.067 10,8 6.079 21,4 575 2,0 18.746 66,0 3.017 10,6 0,0 0,0 22.338 78,6 28.417 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 535.288 9,6 22.457 0,4 210.903 3,8 478.227 8,6 1.246.875 22,4 94.577 1,7 3.230.833 57,9 ######## 18,0 0 0,0 0 0,0 4.329.848 77,6 5.576.723 100,0

Sumber: .. (sebutkan)
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 35

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI,MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP
PUSKES % MKJP
NO KECAMATAN OBA LAI MKJP +
MAS + NON
KABUPATEN/KOTA IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % KONDOM % SUNTIK % PIL % T % N % JUMLAH % NON MKJP
MKJP
VAGI NY
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 NA
20 21 A
22 23 24 25 26 27
1 KAB. PACITAN 12 24 446 11,2 0 0,0 34 0,9 866 21,7 1.346 33,7 39 1,0 2.134 53,4 475 11,9 0,0 0,0 2.648 66,3 3.994 100,0
2 KAB. PONOROGO 21 31 2.276 19,4 19 0,2 270 2,3 1.473 12,6 4.038 34,5 459 3,9 5.812 49,6 1.408 12,0 0,0 0,0 7.679 65,5 11.717 100,0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 490 4,5 4 0,0 204 1,9 874 8,1 1.572 14,5 246 2,3 7.445 68,9 1.548 14,3 0,0 0,0 9.239 85,5 10.811 100,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 765 4,4 25 0,1 88 0,5 1.303 7,5 2.181 12,5 810 4,6 11.384 65,3 3.047 17,5 0,0 0,0 15.241 87,5 17.422 100,0
5 KAB. BLITAR 22 24 1.648 8,6 14 0,1 155 0,8 3.007 15,7 4.824 25,1 440 2,3 10.739 56,0 3.183 16,6 0,0 0,0 14.362 74,9 19.186 100,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 2.757 9,4 11 0,0 455 1,6 4.418 15,1 7.641 26,1 449 1,5 17.986 61,4 3.207 11,0 0,0 0,0 21.642 73,9 29.283 100,0
7 KAB. MALANG 33 39 734 4,7 124 0,8 311 2,0 3.769 24,1 4.938 31,6 706 4,5 5.877 37,6 4.099 26,2 0,0 0,0 10.682 68,4 15.620 100,0
8 KAB. LUMAJANG 21 25 1.246 5,4 6 0,0 182 0,8 3.174 13,9 4.608 20,1 636 2,8 14.289 62,4 3.365 14,7 0,0 0,0 18.290 79,9 22.898 100,0
9 KAB. JEMBER 31 49 3.353 3,7 19 0,0 479 0,5 6.556 7,1 10.407 11,3 1.277 1,4 50.538 55,1 29.490 32,2 0,0 0,0 81.305 88,7 91.712 100,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 1.669 5,4 24 0,1 319 1,0 4.046 13,0 6.058 19,5 529 1,7 18.737 60,4 5.704 18,4 0,0 0,0 24.970 80,5 31.028 100,0
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 174 1,2 23 0,2 57 0,4 1.488 10,3 1.742 12,1 178 1,2 10.032 69,5 2.487 17,2 0,0 0,0 12.697 87,9 14.439 100,0
12 KAB. SITUBONDO 17 17 82 0,7 49 0,4 139 1,2 686 5,7 956 8,0 149 1,2 8.738 73,1 2.114 17,7 0,0 0,0 11.001 92,0 11.957 100,0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 438 2,3 21 0,1 414 2,1 1.902 9,8 2.775 14,3 105 0,5 14.829 76,5 1.683 8,7 0,0 0,0 16.617 85,7 19.392 100,0
14 KAB. PASURUAN 24 33 1.299 3,6 8 0,0 407 1,1 2.044 5,7 3.758 10,5 581 1,6 20.574 57,7 10.758 30,2 0,0 0,0 31.913 89,5 35.671 100,0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 1.768 4,1 31 0,1 407 0,9 1.902 4,4 4.108 9,5 570 1,3 30.855 71,6 7.582 17,6 0,0 0,0 39.007 90,5 43.115 100,0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 1.108 7,6 18 0,1 405 2,8 1.604 11,0 3.135 21,4 159 1,1 9.905 67,6 1.449 9,9 0,0 0,0 11.513 78,6 14.648 100,0
17 KAB. JOMBANG 21 34 2.021 7,2 30 0,1 876 3,1 2.398 8,6 5.325 19,0 526 1,9 18.496 66,0 3.661 13,1 0,0 0,0 22.683 81,0 28.008 100,0
18 KAB. NGANJUK 20 20 1.292 6,3 37 0,2 1.169 5,7 2.834 13,8 5.332 25,9 1.149 5,6 12.225 59,4 1.892 9,2 0,0 0,0 15.266 74,1 20.598 100,0
19 KAB. MADIUN 15 26 728 8,4 0 0,0 181 2,1 1.006 11,6 1.915 22,1 125 1,4 5.646 65,1 985 11,4 0,0 0,0 6.756 77,9 8.671 100,0
20 KAB. MAGETAN 18 22 1.540 16,8 1 0,0 199 2,2 1.089 11,9 2.829 30,8 363 4,0 5.458 59,5 521 5,7 0,0 0,0 6.342 69,2 9.171 100,0
21 KAB. NGAWI 19 24 2.348 18,9 0 0,0 195 1,6 1.406 11,3 3.949 31,7 108 0,9 7.446 59,8 939 7,5 0,0 0,0 8.493 68,3 12.442 100,0
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 110 5,8 0 0,0 18 0,9 188 9,9 316 16,6 63 3,3 1.211 63,7 310 16,3 0,0 0,0 1.584 83,4 1.900 100,0
23 KAB. TUBAN 20 33 3.023 10,6 24 0,1 796 2,8 6.117 21,4 9.960 34,8 593 2,1 14.869 51,9 3.223 11,3 0,0 0,0 18.685 65,2 28.645 100,0
24 KAB. LAMONGAN 27 33 410 2,2 162 0,9 296 1,6 2.086 11,0 2.954 15,6 285 1,5 11.819 62,6 3.833 20,3 0,0 0,0 15.937 84,4 18.891 100,0
25 KAB. GRESIK 18 32 627 3,2 12 0,1 179 0,9 1.193 6,1 2.011 10,2 342 1,7 13.564 69,0 3.748 19,1 0,0 0,0 17.654 89,8 19.665 100,0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 263 1,6 7 0,0 122 0,7 1.069 6,5 1.461 8,9 278 1,7 10.625 64,4 4.127 25,0 0,0 0,0 15.030 91,1 16.491 100,0
27 KAB. SAMPANG 14 21 65 0,2 0 0,0 117 0,4 1.208 4,1 1.390 4,7 237 0,8 22.002 74,6 5.846 19,8 0,0 0,0 28.085 95,3 29.475 100,0
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 91 0,4 0 0,0 54 0,2 695 3,2 840 3,9 278 1,3 17.533 80,6 3.102 14,3 0,0 0,0 20.913 96,1 21.753 100,0
29 KAB. SUMENEP 27 30 34 0,1 2 0,0 34 0,1 679 2,0 749 2,2 232 0,7 23.563 69,9 9.152 27,2 0,0 0,0 32.947 97,8 33.696 100,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 340 7,4 34 0,7 224 4,9 482 10,5 1.080 23,6 342 7,5 2.357 51,5 795 17,4 0,0 0,0 3.494 76,4 4.574 100,0
31 KOTA BLITAR 3 3 377 21,3 114 6,4 72 4,1 105 5,9 668 37,7 175 9,9 657 37,1 273 15,4 0,0 0,0 1.105 62,3 1.773 100,0
32 KOTA MALANG 5 15 893 14,1 2 0,0 4 0,1 831 13,1 1.730 27,4 79 1,2 4.071 64,4 445 7,0 0,0 0,0 4.595 72,6 6.325 100,0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 210 6,4 0 0,0 27 0,8 601 18,3 838 25,5 107 3,3 1.748 53,2 595 18,1 0,0 0,0 2.450 74,5 3.288 100,0
34 KOTA PASURUAN 4 8 135 4,3 7 0,2 27 0,9 402 12,8 571 18,1 232 7,4 1.722 54,6 627 19,9 0,0 0,0 2.581 81,9 3.152 100,0
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 419 13,6 2 0,1 72 2,3 232 7,5 725 23,4 254 8,2 1.373 44,4 740 23,9 0,0 0,0 2.367 76,6 3.092 100,0
36 KOTA MADIUN 3 6 628 22,6 28 1,0 173 6,2 298 10,7 1.127 40,6 100 3,6 1.449 52,2 100 3,6 0,0 0,0 1.649 59,4 2.776 100,0
37 KOTA SURABAYA 31 62 2.883 5,6 68 0,1 921 1,8 1.605 3,1 5.477 10,6 3.060 5,9 38.277 73,8 5.034 9,7 0,0 0,0 46.371 89,4 51.848 100,0
38 KOTA BATU 3 5 243 10,2 3 0,1 39 1,6 228 9,6 513 21,5 45 1,9 1.603 67,3 221 9,3 0,0 0,0 1.869 78,5 2.382 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 38.933 5,4 929 0,1 10.121 1,4 65.864 9,1 115.847 16,1 16.306 2,3 457.588 63,4 131.768 18,3 0 0,0 0 0,0 605.662 83,9 721.509 100,0

Sumber: .. (sebutkan)
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 36

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
KABUPATEN/KOTA JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 KAB. PACITAN 12 24 93.668 3.994 4,3 90.131 96,2
2 KAB. PONOROGO 21 31 147.457 11.717 7,9 138.633 94,0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 117.164 10.811 9,2 97.472 83,2
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 173.602 17.422 10,0 139.980 80,6
5 KAB. BLITAR 22 24 194.717 19.186 9,9 146.702 75,3
6 KAB. KEDIRI 26 37 262.970 29.283 11,1 193.356 73,5
7 KAB. MALANG 33 39 432.534 15.620 3,6 352.283 81,4
8 KAB. LUMAJANG 21 25 175.133 22.898 13,1 162.335 92,7
9 KAB. JEMBER 31 49 409.210 91.712 22,4 362.366 88,6
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 270.994 31.028 11,4 210.908 77,8
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 129.405 14.439 11,2 115.060 88,9
12 KAB. SITUBONDO 17 17 113.851 11.957 10,5 101.072 88,8
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 193.882 19.392 10,0 165.913 85,6
14 KAB. PASURUAN 24 33 268.904 35.671 13,3 230.299 85,6
15 KAB. SIDOARJO 18 26 359.937 43.115 12,0 324.104 90,0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 183.666 14.648 8,0 166.400 90,6
17 KAB. JOMBANG 21 34 210.967 28.008 13,3 168.039 79,7
18 KAB. NGANJUK 20 20 177.092 20.598 11,6 173.494 98,0
19 KAB. MADIUN 15 26 114.935 8.671 7,5 104.874 91,2
20 KAB. MAGETAN 18 22 106.660 9.171 8,6 79.964 75,0
21 KAB. NGAWI 19 24 140.893 12.442 8,8 114.514 81,3
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 210.223 1.900 0,9 197.456 93,9
23 KAB. TUBAN 20 33 195.996 28.645 14,6 182.103 92,9
24 KAB. LAMONGAN 27 33 201.925 18.891 9,4 166.808 82,6
25 KAB. GRESIK 18 32 213.573 19.665 9,2 179.428 84,0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 162.232 16.491 10,2 104.839 64,6
27 KAB. SAMPANG 14 21 159.256 29.475 18,5 162.010 101,7
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 143.703 21.753 15,1 100.007 69,6
29 KAB. SUMENEP 27 30 182.259 33.696 18,5 174.335 95,7
30 KOTA KEDIRI 3 9 47.601 4.574 9,6 32.353 68,0
31 KOTA BLITAR 3 3 23.444 1.773 7,6 17.788 75,9
32 KOTA MALANG 5 15 144.721 6.325 4,4 103.830 71,7
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 38.932 3.288 8,4 30.666 78,8
34 KOTA PASURUAN 4 8 33.119 3.152 9,5 25.501 77,0
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 21.370 3.092 14,5 17.915 83,8
36 KOTA MADIUN 3 6 29.749 2.776 9,3 23.244 78,1
37 KOTA SURABAYA 31 62 484.259 51.848 10,7 392.124 81,0
38 KOTA BATU 3 5 34.082 2.382 7,0 28.417 83,4

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 6.604.085 721.509 10,9 5.576.723 84,4


Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


PUSKESM JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN L P L+P L P L+P
AS
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 3.453 3.622 7.075 3.372 97,6601 3.171 87,5 6.543 92,5 0 0,0 12 0,2
2 KAB. PONOROGO 21 31 5.676 5.681 11.357 5.676 100 5.241 92,3 10.917 96,1 0 0,0 61 0,6
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.607 4.667 9.274 4.740 102,879 4.378 93,8 9.118 98,3 0 0,0 26 0,3
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.614 8.008 15.622 7.677 100,831 7.319 91,4 14.996 96,0 0 0,0 38 0,3
5 KAB. BLITAR 22 24 8.709 8.679 17.388 - 0 0 0,0 0 0,0 #DIV/0! #DIV/0! 80 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.524 12.435 24.959 12.765 101,923 12.079 97,1 24.844 99,5 0 0,0 54 0,2
7 KAB. MALANG 33 39 19.776 19.580 39.356 21.057 106,477 20.480 104,6 41.537 105,5 0 0,0 92 0,2
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.232 7.583 14.815 7.970 110,199 7.441 98,1 15.411 104,0 0 0,0 52 0,3
9 KAB. JEMBER 31 49 18.147 18.783 36.930 20.569 113,348 17.982 95,7 38.551 104,4 0 0,0 90 0,2
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.647 11.765 23.412 12.389 106,372 11.513 97,9 23.902 102,1 0 0,0 52 0,2
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 5.087 5.362 10.449 5.159 101,415 4.950 92,3 10.109 96,7 0 0,0 67 0,7
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.475 4.705 9.180 4.876 108,95 4.490 95,4 9.366 102,0 0 0,0 26 0,3
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8.712 9.149 17.861 9.040 103,763 8.821 96,4 17.861 100,0 0 0,0 80 0,4
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.044 12.274 24.318 13.147 109,159 12.477 101,7 25.624 105,4 0 0,0 49 0,2
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.485 17.320 34.805 18.224 104,229 17.841 103,0 36.065 103,6 0 0,0 107 0,3
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.505 8.524 17.029 8.429 99,1025 7.965 93,4 16.394 96,3 0 0,0 69 0,4
17 KAB. JOMBANG 21 34 9.887 9.993 19.880 10.254 103,71 9.533 95,4 19.787 99,5 0 0,0 83 0,4
18 KAB. NGANJUK 20 20 7.861 7.957 15.818 7.861 100 7.957 100,0 15.818 100,0 0 0,0 54 0,3
19 KAB. MADIUN 15 26 4.685 4.812 9.497 4.886 104,292 4.666 97,0 9.552 100,6 0 0,0 28 0,3
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.080 4.300 8.380 4.368 107,053 3.993 92,9 8.361 99,8 0 0,0 36 0,4
21 KAB. NGAWI 19 24 5.489 5.740 11.229 5.805 105,768 5.423 94,5 11.228 100,0 0 0,0 42 0,4
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.527 8.723 17.250 8.970 105,189 8.280 94,9 17.250 100,0 0 0,0 108 0,6
23 KAB. TUBAN 20 33 8.120 8.323 16.443 8.728 107,491 8.144 97,8 16.872 102,6 0 0,0 94 0,6
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.010 8.485 16.495 8.917 111,32 8.595 101,3 17.512 106,2 0 0,0 39 0,2
25 KAB. GRESIK 18 32 10.291 10.467 20.758 - 0 0 0,0 0 0,0 #DIV/0! #DIV/0! 30 #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.503 8.209 15.712 - 0 0 0,0 0 0,0 #DIV/0! #DIV/0! 65 #DIV/0!
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.477 7.870 15.347 8.098 108,308 7.330 93,1 15.428 100,5 0 0,0 53 0,3
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.219 6.578 12.797 6.927 111,384 6.465 98,3 13.392 104,6 0 0,0 8 0,1
29 KAB. SUMENEP 27 30 6.834 7.538 14.372 8.101 118,541 7.493 99,4 15.594 108,5 0 0,0 11 0,1
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.169 2.185 4.354 2.143 98,7974 2.134 97,7 4.277 98,2 0 0,0 9 0,2
31 KOTA BLITAR 3 3 1.093 1.110 2.203 1.056 96,6443 993 89,4 2.049 93,0 0 0,0 4 0,2
32 KOTA MALANG 5 15 6.056 6.228 12.284 5.926 97,8478 5.797 93,1 11.723 95,4 0 0,0 45 0,4
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.848 1.907 3.755 1.923 104,075 1.735 91,0 3.658 97,4 0 0,0 40 1,1
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.668 1.696 3.364 1.662 99,639 1.586 93,5 3.248 96,6 0 0,0 4 0,1
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.023 1.058 2.081 1.093 106,808 1.065 100,7 2.158 103,7 0 0,0 5 0,2
36 KOTA MADIUN 3 6 1.218 1.302 2.520 1.310 107,524 1.210 93,0 2.520 100,0 0 0,0 2 0,1
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.484 22.021 43.505 24.692 114,934 24.091 109,4 48.783 112,1 0 0,0 87 0,2
38 KOTA BATU 3 5 1.599 1.579 3.178 240 15,0051 477 30,2 717 22,6 0 0,0 0 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 288.836 296.216 585.052 278.051 96,3 263.115 88,8 541.165 92,5 0 0,0 0 0,0 1.802 0,3

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 3.453 3.622 7.075 3.336 96,6 3.165 87,4 6.501 91,9 3.302 95,6 3.144 86,8 6.446 91,1
2 KAB. PONOROGO 21 31 5.676 5.681 11.357 5.648 99,5 5.241 92,3 10.889 95,9 5.498 96,9 5.186 91,3 10.684 94,1
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.607 4.667 9.274 4.692 101,8 4.322 92,6 9.014 97,2 4.607 100,0 4.322 92,6 8.929 96,3
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.614 8.008 15.622 7.677 100,8 7.319 91,4 14.996 96,0 7.459 98,0 7.116 88,9 14.575 93,3
5 KAB. BLITAR 22 24 8.709 8.679 17.388 8.832 101,4 8.467 97,6 17.299 99,5 8.722 100,1 8.384 96,6 17.106 98,4
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.524 12.435 24.959 12.555 100,2 11.969 96,3 24.524 98,3 12.300 98,2 11.720 94,3 24.020 96,2
7 KAB. MALANG 33 39 19.776 19.580 39.356 20.225 102,3 19.476 99,5 39.701 100,9 19.433 98,3 19.008 97,1 38.441 97,7
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.232 7.583 14.815 7.953 110,0 7.401 97,6 15.354 103,6 7.621 105,4 7.065 93,2 14.686 99,1
9 KAB. JEMBER 31 49 18.147 18.783 36.930 18.930 104,3 17.468 93,0 36.398 98,6 18.474 101,8 17.148 91,3 35.622 96,5
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.647 11.765 23.412 12.320 105,8 11.427 97,1 23.747 101,4 11.864 101,9 11.076 94,1 22.940 98,0
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 5.087 5.362 10.449 5.140 101,0 4.940 92,1 10.080 96,5 5.001 98,3 4.888 91,2 9.889 94,6
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.475 4.705 9.180 4.913 109,8 4.520 96,1 9.433 102,8 4.805 107,4 4.372 92,9 9.177 100,0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8.712 9.149 17.861 9.573 109,9 8.909 97,4 18.482 103,5 9.380 107,7 8.950 97,8 18.330 102,6
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.044 12.274 24.318 13.189 109,5 12.251 99,8 25.440 104,6 12.893 107,0 12.063 98,3 24.956 102,6
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.485 17.320 34.805 18.224 104,2 17.841 103,0 36.065 103,6 16.752 95,8 16.426 94,8 33.178 95,3
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.505 8.524 17.029 8.348 98,2 7.918 92,9 16.266 95,5 8.214 96,6 7.796 91,5 16.010 94,0
17 KAB. JOMBANG 21 34 9.887 9.993 19.880 10.184 103,0 9.499 95,1 19.683 99,0 10.120 102,4 9.452 94,6 19.572 98,5
18 KAB. NGANJUK 20 20 7.861 7.957 15.818 7.652 97,3 7.050 88,6 14.702 92,9 7.437 94,6 6.965 87,5 14.402 91,0
19 KAB. MADIUN 15 26 4.685 4.812 9.497 4.758 101,6 4.554 94,6 9.312 98,1 4.677 99,8 4.479 93,1 9.156 96,4
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.080 4.300 8.380 4.344 106,5 3.995 92,9 8.339 99,5 4.289 105,1 3.985 92,7 8.274 98,7
21 KAB. NGAWI 19 24 5.489 5.740 11.229 5.617 102,3 5.320 92,7 10.937 97,4 5.508 100,4 5.203 90,6 10.711 95,4
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.527 8.723 17.250 9.331 109,4 8.539 97,9 17.870 103,6 9.085 106,5 8.306 95,2 17.391 100,8
23 KAB. TUBAN 20 33 8.120 8.323 16.443 8.552 105,3 8.031 96,5 16.583 100,9 8.447 104,0 7.883 94,7 16.330 99,3
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.010 8.485 16.495 8.802 109,9 8.465 99,8 17.267 104,7 8.724 108,9 8.422 99,3 17.146 103,9
25 KAB. GRESIK 18 32 10.291 10.467 20.758 10.308 100,2 9.874 94,3 20.182 97,2 10.192 99,0 9.707 92,7 19.899 95,9
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.503 8.209 15.712 7.841 104,5 7.956 96,9 15.797 100,5 7.809 104,1 7.835 95,4 15.644 99,6
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.477 7.870 15.347 8.813 117,9 7.972 101,3 16.785 109,4 8.467 113,2 7.770 98,7 16.237 105,8
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.219 6.578 12.797 6.960 111,9 6.328 96,2 13.288 103,8 6.775 108,9 6.184 94,0 12.959 101,3
29 KAB. SUMENEP 27 30 6.834 7.538 14.372 7.912 115,8 7.340 97,4 15.252 106,1 7.970 116,6 7.267 96,4 15.237 106,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.169 2.185 4.354 2.151 99,2 2.150 98,4 4.301 98,8 2.138 98,6 2.123 97,2 4.261 97,9
31 KOTA BLITAR 3 3 1.093 1.110 2.203 1.061 97,1 979 88,2 2.040 92,6 1.042 95,4 952 85,7 1.994 90,5
32 KOTA MALANG 5 15 6.056 6.228 12.284 5.894 97,3 5.724 91,9 11.618 94,6 5.730 94,6 5.563 89,3 11.293 91,9
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.848 1.907 3.755 1.923 104,1 1.735 91,0 3.658 97,4 1.819 98,4 1.696 88,9 3.515 93,6
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.668 1.696 3.364 1.654 99,2 1.563 92,2 3.217 95,6 1.598 95,8 1.502 88,6 3.100 92,2
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.023 1.058 2.081 1.093 106,8 1.065 100,7 2.158 103,7 1.069 104,5 1.036 98,0 2.105 101,2
36 KOTA MADIUN 3 6 1.218 1.302 2.520 1.324 108,7 1.251 96,1 2.575 102,2 1.315 107,9 1.238 95,1 2.553 101,3
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.484 22.021 43.505 22.467 104,6 22.091 100,3 44.558 102,4 21.353 99,4 21.076 95,7 42.429 97,5
38 KOTA BATU 3 5 1.599 1.579 3.178 1.587 99,2 1.570 99,5 3.157 99,3 1.484 92,8 1.536 97,3 3.020 95,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 288.836 296.216 585.052 301.783 104,5 285.685 96,4 587.468 100,4 293.373 101,6 278.844 94,1 572.217 97,8

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI USIA 0-6 BULAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 3.610 3.326 6.936 1644 45,5 1777 53,4 3.421 49,3
2 KAB. PONOROGO 21 31 6.316 5.639 11.955 4905 77,7 4382 77,7 9.287 77,7
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.733 4.504 9.237 1812 38,3 1680 37,3 3.492 37,8
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.850 7.433 15.283 3592 45,8 3527 47,5 7.119 46,6
5 KAB. BLITAR 22 24 8.984 8.288 17.272 5470 60,9 5001 60,3 10.471 60,6
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.731 12.168 24.899 8501 66,8 8323 68,4 16.824 67,6
7 KAB. MALANG 33 39 19.843 18.995 38.838 12614 63,6 11831 62,3 24.445 62,9
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.195 6.840 14.035 6260 87,0 5776 84,4 12.036 85,8
9 KAB. JEMBER 31 49 18.091 17.701 35.792 15918 88,0 15403 87,0 31.321 87,5
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.489 10.849 22.338 10229 89,0 10489 96,7 20.718 92,7
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 4.861 4.603 9.464 3625 74,6 3529 76,7 7.154 75,6
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.686 4.623 9.309 3020 64,4 2790 60,4 5.810 62,4
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8.979 8.762 17.741 6291 70,1 6150 70,2 12.441 70,1
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.291 11.948 24.239 13732 111,7 12675 106,1 26.407 108,9
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.196 16.437 33.633 6842 39,8 6668 40,6 13.510 40,2
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.833 8.414 17.247 4713 53,4 4200 49,9 8.913 51,7
17 KAB. JOMBANG 21 34 10.487 9.878 20.365 9901 94,4 9424 95,4 19.325 94,9
18 KAB. NGANJUK 20 20 8.150 7.674 15.824 6497 79,7 6310 82,2 12.807 80,9
19 KAB. MADIUN 15 26 5.016 4.648 9.664 3323 66,2 3152 67,8 6.475 67,0
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.566 4.226 8.792 3000 65,7 2986 70,7 5.986 68,1
21 KAB. NGAWI 19 24 5.884 5.531 11.415 1594 27,1 1612 29,1 3.206 28,1
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.786 8.162 16.948 7438 84,7 7052 86,4 14.490 85,5
23 KAB. TUBAN 20 33 8.487 7.831 16.318 6045 71,2 5610 71,6 11.655 71,4
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.504 8.016 16.520 7956 93,6 7361 91,8 15.317 92,7
25 KAB. GRESIK 18 32 10.360 9.904 20.264 6397 61,7 6077 61,4 12.474 61,6
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.438 7.473 14.911 4377 58,8 4240 56,7 8.617 57,8
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.078 6.923 14.001 3311 46,8 3239 46,8 6.550 46,8
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.620 6.197 12.817 3977 60,1 3685 59,5 7.662 59,8
29 KAB. SUMENEP 27 30 7.155 7.001 14.156 7330 102,4 6775 96,8 14.105 99,6
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.329 2.347 4.676 1250 53,7 1212 51,6 2.462 52,7
31 KOTA BLITAR 3 3 1.171 1.145 2.316 788 67,3 719 62,8 1.507 65,1
32 KOTA MALANG 5 15 6.343 6.490 12.833 11673 184,0 11966 184,4 23.639 184,2
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.866 1.867 3.733 1196 64,1 1142 61,2 2.338 62,6
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.678 1.725 3.403 856 51,0 769 44,6 1.625 47,8
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.057 1.080 2.137 468 44,3 447 41,4 915 42,8
36 KOTA MADIUN 3 6 1.275 1.337 2.612 406 31,8 407 30,4 813 31,1
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.621 21.557 43.178 6068 28,1 6274 29,1 12.342 28,6
38 KOTA BATU 3 5 1.573 1.552 3.125 1039 66,1 995 64,1 2.034 65,1

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 295.132 283.094 578.226 204.058 69,1 195.655 69,1 399.713 69,1

Sumber: (sebutkan)
TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 3.610 3.326 6.936 3.328 92,2 3.267 98,2 6.595 95,1
2 KAB. PONOROGO 21 31 6.316 5.639 11.955 5.703 90,3 5.311 94,2 11.014 92,1
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.733 4.504 9.237 4.660 98,5 4.400 97,7 9.060 98,1
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.850 7.433 15.283 7.686 97,9 7.267 97,8 14.953 97,8
5 KAB. BLITAR 22 24 8.984 8.288 17.272 0 0,0 0 0,0 0 0,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.731 12.168 24.899 12.201 95,8 11.754 96,6 23.955 96,2
7 KAB. MALANG 33 39 19.843 18.995 38.838 19.627 98,9 19.423 102,3 39.050 100,5
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.195 6.840 14.035 7.198 100,0 6.668 97,5 13.866 98,8
9 KAB. JEMBER 31 49 18.091 17.701 35.792 17.537 96,9 16.449 92,9 33.986 95,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.489 10.849 22.338 11.823 102,9 11.503 106,0 23.326 104,4
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 4.861 4.603 9.464 4.706 96,8 4.606 100,1 9.312 98,4
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.686 4.623 9.309 4.612 98,4 4.305 93,1 8.917 95,8
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8.979 8.762 17.741 9.231 102,8 8.746 99,8 17.977 101,3
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.291 11.948 24.239 8.381 68,2 8.224 68,8 16.605 68,5
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.196 16.437 33.633 16.762 97,5 16.675 101,4 33.437 99,4
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.833 8.414 17.247 7.649 86,6 7.153 85,0 14.802 85,8
17 KAB. JOMBANG 21 34 10.487 9.878 20.365 10.172 97,0 9.876 100,0 20.048 98,4
18 KAB. NGANJUK 20 20 8.150 7.674 15.824 7.780 95,5 7.303 95,2 15.083 95,3
19 KAB. MADIUN 15 26 5.016 4.648 9.664 4.593 91,6 4.391 94,5 8.984 93,0
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.566 4.226 8.792 4.356 95,4 4.093 96,9 8.449 96,1
21 KAB. NGAWI 19 24 5.884 5.531 11.415 5.269 89,5 5.297 95,8 10.566 92,6
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.786 8.162 16.948 8.737 99,4 8.177 100,2 16.914 99,8
23 KAB. TUBAN 20 33 8.487 7.831 16.318 8.421 99,2 7.937 101,4 16.358 100,2
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.504 8.016 16.520 8.394 98,7 7.944 99,1 16.338 98,9
25 KAB. GRESIK 18 32 10.360 9.904 20.264 10.264 99,1 9.909 100,1 20.173 99,6
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.438 7.473 14.911 7.685 103,3 7.731 103,5 15.416 103,4
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.078 6.923 14.001 6.524 92,2 6.217 89,8 12.741 91,0
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.620 6.197 12.817 6.480 97,9 5.930 95,7 12.410 96,8
29 KAB. SUMENEP 27 30 7.155 7.001 14.156 7.318 102,3 7.052 100,7 14.370 101,5
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.329 2.347 4.676 2.246 96,4 2.159 92,0 4.405 94,2
31 KOTA BLITAR 3 3 1.171 1.145 2.316 888 75,8 682 59,6 1.570 67,8
32 KOTA MALANG 5 15 6.343 6.490 12.833 5.151 81,2 4.985 76,8 10.136 79,0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.866 1.867 3.733 1.819 97,5 1.714 91,8 3.533 94,6
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.678 1.725 3.403 1.621 96,6 1.557 90,3 3.178 93,4
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.057 1.080 2.137 992 93,9 997 92,3 1.989 93,1
36 KOTA MADIUN 3 6 1.275 1.337 2.612 1.246 97,7 1.239 92,7 2.485 95,1
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.621 21.557 43.178 20.293 93,9 20.162 93,5 40.455 93,7
38 KOTA BATU 3 5 1.573 1.552 3.125 1.505 95,7 1.380 88,9 2.885 92,3

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 295.132 283.094 578.226 272.858 92,5 262.483 93 535.341 92,6

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 41

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UNIVERSAL CHILD IMMUNIZATION (UCI) MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

%
JUMLAH
DESA/KELURAHAN DESA/KELU
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS DESA/KELU
UCI RAHAN
RAHAN
UCI
1 2 3 4 5 6
1 KAB. PACITAN 12 24 171 80 46,8
2 KAB. PONOROGO 21 31 307 162 52,8
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 157 113 72,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 271 231 85,2
5 KAB. BLITAR 22 24 248 230 92,7
6 KAB. KEDIRI 26 37 344 295 85,8
7 KAB. MALANG 33 39 390 337 86,4
8 KAB. LUMAJANG 21 25 205 151 73,7
9 KAB. JEMBER 31 49 248 186 75,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 217 211 97,2
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 219 128 58,4
12 KAB. SITUBONDO 17 17 136 106 77,9
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 330 249 75,5
14 KAB. PASURUAN 24 33 365 213 58,4
15 KAB. SIDOARJO 18 26 353 198 56,1
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 304 346 113,8
17 KAB. JOMBANG 21 34 306 237 77,5
18 KAB. NGANJUK 20 20 284 256 90,1
19 KAB. MADIUN 15 26 206 147 71,4
20 KAB. MAGETAN 18 22 235 207 88,1
21 KAB. NGAWI 19 24 217 153 70,5
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 430 422 98,1
23 KAB. TUBAN 20 33 328 255 77,7
24 KAB. LAMONGAN 27 33 474 463 97,7
25 KAB. GRESIK 18 32 356 290 81,5
26 KAB. BANGKALAN 18 22 281 139 49,5
27 KAB. SAMPANG 14 21 186 111 59,7
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 189 106 56,1
29 KAB. SUMENEP 27 30 334 183 54,8
30 KOTA KEDIRI 3 9 46 36 78,3
31 KOTA BLITAR 3 3 21 11 52,4
32 KOTA MALANG 5 15 57 35 61,4
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 29 22 75,9
34 KOTA PASURUAN 4 8 34 30 88,2
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 18 18 100,0
36 KOTA MADIUN 3 6 27 27 100,0
37 KOTA SURABAYA 31 62 154 103 66,9
38 KOTA BATU 3 5 24 14 58,3

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 8.501 6.501 76,5

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BAYI DIIMUNISASI
PUSKES JUMLAH LAHIR HIDUP Hb < 7 hari BCG
NO KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA MAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 3453 3622 7075 276 7,99 261 7,21 537 7,59 314 9,09 296 8,17 610 8,62
2 KAB. PONOROGO 21 31 5676 5681 11357 559 9,85 531 9,35 1090 9,60 574 10,11 465 8,19 1039 9,15
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4607 4667 9274 380 8,25 344 7,37 724 7,81 387 8,40 371 7,95 758 8,17
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7614 8008 15622 571 7,50 531 6,63 1102 7,05 636 8,35 637 7,95 1273 8,15
5 KAB. BLITAR 22 24 8709 8679 17388 653 7,50 614 7,07 1267 7,29 629 7,22 650 7,49 1279 7,36
6 KAB. KEDIRI 26 37 12524 12435 24959 988 7,89 911 7,33 1899 7,61 978 7,81 903 7,26 1881 7,54
7 KAB. MALANG 33 39 19776 19580 39356 1652 8,35 1605 8,20 3257 8,28 1561 7,89 1492 7,62 3053 7,76
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7232 7583 14815 660 9,13 611 8,06 1271 8,58 668 9,24 642 8,47 1310 8,84
9 KAB. JEMBER 31 49 18147 18783 36930 1015 5,59 904 4,81 1919 5,20 1160 6,39 1117 5,95 2277 6,17
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11647 11765 23412 849 7,29 800 6,80 1649 7,04 932 8,00 824 7,00 1756 7,50
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 5087 5362 10449 388 7,63 362 6,75 750 7,18 392 7,71 389 7,25 781 7,47
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4475 4705 9180 367 8,20 342 7,27 709 7,72 411 9,18 360 7,65 771 8,40
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8712 9149 17861 699 8,02 658 7,19 1357 7,60 754 8,65 674 7,37 1428 8,00
14 KAB. PASURUAN 24 33 12044 12274 24318 460 3,82 477 3,89 937 3,85 770 6,39 632 5,15 1402 5,77
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17485 17320 34805 704 4,03 615 3,55 1319 3,79 755 4,32 736 4,25 1491 4,28
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8505 8524 17029 1646 19,35 1621 19,02 3267 19,18 1663 19,55 1655 19,42 3318 19,48
17 KAB. JOMBANG 21 34 9887 9993 19880 734 7,42 657 6,57 1391 7,00 810 8,19 740 7,41 1550 7,80
18 KAB. NGANJUK 20 20 7861 7957 15818 444 5,65 441 5,54 885 5,59 610 7,76 611 7,68 1221 7,72
19 KAB. MADIUN 15 26 4685 4812 9497 482 10,29 482 10,02 964 10,15 491 10,48 464 9,64 955 10,06
20 KAB. MAGETAN 18 22 4080 4300 8380 664 16,27 133 3,09 797 9,51 595 14,58 251 5,84 846 10,10
21 KAB. NGAWI 19 24 5489 5740 11229 415 7,56 467 8,14 882 7,85 444 8,09 475 8,27 919 8,18
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8527 8723 17250 704 8,26 684 7,84 1388 8,05 706 8,28 659 7,56 1365 7,91
23 KAB. TUBAN 20 33 8120 8323 16443 597 7,35 539 6,48 1136 6,91 651 8,02 567 6,81 1218 7,41
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8010 8485 16495 655 8,18 637 7,51 1292 7,83 694 8,66 648 7,64 1342 8,14
25 KAB. GRESIK 18 32 10291 10467 20758 918 8,92 888 8,48 1806 8,70 956 9,29 952 9,10 1908 9,19
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7503 8209 15712 479 6,38 498 6,07 977 6,22 500 6,66 525 6,40 1025 6,52
27 KAB. SAMPANG 14 21 7477 7870 15347 572 7,65 552 7,01 1124 7,32 577 7,72 510 6,48 1087 7,08
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6219 6578 12797 496 7,98 444 6,75 940 7,35 533 8,57 528 8,03 1061 8,29
29 KAB. SUMENEP 27 30 6834 7538 14372 467 6,83 518 6,87 985 6,85 542 7,93 535 7,10 1077 7,49
30 KOTA KEDIRI 3 9 2169 2185 4354 167 7,70 186 8,51 353 8,11 168 7,75 208 9,52 376 8,64
31 KOTA BLITAR 3 3 1093 1110 2203 147 13,45 145 13,06 292 13,25 140 12,81 146 13,15 286 12,98
32 KOTA MALANG 5 15 6056 6228 12284 6205 102,45 5937 95,33 12142 98,84 6151 101,56 5835 93,69 11986 97,57
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1848 1907 3755 166 8,98 155 8,13 321 8,55 203 10,99 209 10,96 412 10,97
34 KOTA PASURUAN 4 8 1668 1696 3364 115 6,89 131 7,72 246 7,31 135 8,09 141 8,31 276 8,20
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1023 1058 2081 82 8,01 85 8,04 167 8,02 92 8,99 94 8,89 186 8,94
36 KOTA MADIUN 3 6 1218 1302 2520 96 7,88 94 7,22 190 7,54 156 12,80 138 10,60 294 11,67
37 KOTA SURABAYA 31 62 21484 22021 43505 2553 11,88 2504 11,37 5057 11,62 2348 10,93 2153 9,78 4501 10,35
38 KOTA BATU 3 5 1599 1579 3178 133 8,32 128 8,11 261 8,21 127 7,94 0,00 127 4,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 288836 296216 585052 29158 10,09 27492 9,28 56650 9,68 30213 10,46 28232 9,53 58445 9,99
Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK, DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BAYI DIIMUNISASI
KEC PUS JUMLAH BAYI
(SURVIVING INFANT)
DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4a CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO AMA KES
KABUPATEN/KOTA TAN MAS L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLA % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
H
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 KAB. PACITAN 12 24 3.610 3.326 6.936 360 9,97 319 9,59 679 9,79 360 9,97 330 9,92 690 9,95 281 7,78 286 8,60 567 8,17 282 7,81 289 8,69 571 8,23
2 KAB. PONOROGO 21 31 6.316 5.639 11.955 595 9,42 497 8,81 1.092 9,13 603 9,55 551 9,77 1.154 9,65 605 9,58 516 9,15 1.121 9,38 609 9,64 506 8,97 1.115 9,33
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.733 4.504 9.237 408 8,62 346 7,68 754 8,16 402 8,49 372 8,26 774 8,38 437 9,23 431 9,57 868 9,40 438 9,25 442 9,81 880 9,53
4 KAB. TULUNGAGUNG19 31 7.850 7.433 15.283 669 8,52 581 7,82 1.250 8,18 687 8,75 713 9,59 1.400 9,16 643 8,19 598 8,05 1.241 8,12 622 7,92 582 7,83 1.204 7,88
5 KAB. BLITAR 22 24 8.984 8.288 17.272 761 8,47 640 7,72 1.401 8,11 738 8,21 710 8,57 1.448 8,38 602 6,70 542 6,54 1.144 6,62 150 1,67 152 1,83 302 1,75
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.731 12.168 24.899 987 7,75 945 7,77 1.932 7,76 1.001 7,86 949 7,80 1.950 7,83 890 6,99 845 6,94 1.735 6,97 764 6,00 745 6,12 1.509 6,06
7 KAB. MALANG 33 39 19.843 18.995 38.838 1.615 8,14 1.621 8,53 3.236 8,33 1.636 8,24 1.574 8,29 3.210 8,27 1.604 8,08 1.526 8,03 3.130 8,06 1.586 7,99 1.526 8,03 3.112 8,01
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.195 6.840 14.035 731 10,16 617 9,02 1.348 9,60 779 10,83 717 10,48 1.496 10,66 672 9,34 610 8,92 1.282 9,13 724 10,06 677 9,90 1.401 9,98
9 KAB. JEMBER 31 49 18.091 17.701 35.792 1.365 7,55 2.035 11,50 3.400 9,50 1.422 7,86 1.347 7,61 2.769 7,74 1.216 6,72 1.035 5,85 2.251 6,29 24 0,13 13 0,07 37 0,10
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.489 10.849 22.338 892 7,76 809 7,46 1.701 7,61 908 7,90 881 8,12 1.789 8,01 866 7,54 768 7,08 1.634 7,31 261 2,27 261 2,41 522 2,34
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 4.861 4.603 9.464 399 8,21 366 7,95 765 8,08 420 8,64 418 9,08 838 8,85 370 7,61 389 8,45 759 8,02 379 7,80 373 8,10 752 7,95
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.686 4.623 9.309 430 9,18 353 7,64 783 8,41 427 9,11 357 7,72 784 8,42 365 7,79 398 8,61 763 8,20 342 7,30 525 11,36 867 9,31
13 KAB. PROBOLINGGO24 33 8.979 8.762 17.741 780 8,69 721 8,23 1.501 8,46 778 8,66 720 8,22 1.498 8,44 669 7,45 677 7,73 1.346 7,59 658 7,33 669 7,64 1.327 7,48
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.291 11.948 24.239 842 6,85 1.110 9,29 1.952 8,05 792 6,44 696 5,83 1.488 6,14 673 5,48 641 5,36 1.314 5,42 1.265 10,29 1.935 16,20 3.200 13,20
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.196 16.437 33.633 845 4,91 707 4,30 1.552 4,61 858 4,99 769 4,68 1.627 4,84 685 3,98 673 4,09 1.358 4,04 687 4,00 674 4,10 1.361 4,05
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.833 8.414 17.247 1.674 18,95 1.534 18,23 3.208 18,60 1.693 19,17 1.656 19,68 3.349 19,42 1.545 17,49 1.524 18,11 3.069 17,79 1.550 17,55 1.482 17,61 3.032 17,58
17 KAB. JOMBANG 21 34 10.487 9.878 20.365 907 8,65 736 7,45 1.643 8,07 883 8,42 791 8,01 1.674 8,22 720 6,87 677 6,85 1.397 6,86 441 4,21 411 4,16 852 4,18
18 KAB. NGANJUK 20 20 8.150 7.674 15.824 679 8,33 637 8,30 1.316 8,32 677 8,31 656 8,55 1.333 8,42 591 7,25 536 6,98 1.127 7,12 578 7,09 517 6,74 1.095 6,92
19 KAB. MADIUN 15 26 5.016 4.648 9.664 486 9,69 458 9,85 944 9,77 484 9,65 488 10,50 972 10,06 520 10,37 514 11,06 1.034 10,70 511 10,19 519 11,17 1.030 10,66
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.566 4.226 8.792 592 12,97 282 6,67 874 9,94 610 13,36 326 7,71 936 10,65 722 15,81 250 5,92 972 11,06 206 4,51 214 5,06 420 4,78
21 KAB. NGAWI 19 24 5.884 5.531 11.415 507 8,62 495 8,95 1.002 8,78 524 8,91 536 9,69 1.060 9,29 445 7,56 423 7,65 868 7,60 468 7,95 377 6,82 845 7,40
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.786 8.162 16.948 725 8,25 657 8,05 1.382 8,15 828 9,42 819 10,03 1.647 9,72 747 8,50 688 8,43 1.435 8,47 748 8,51 695 8,52 1.443 8,51
23 KAB. TUBAN 20 33 8.487 7.831 16.318 737 8,68 653 8,34 1.390 8,52 738 8,70 629 8,03 1.367 8,38 671 7,91 615 7,85 1.286 7,88 667 7,86 591 7,55 1.258 7,71
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.504 8.016 16.520 793 9,33 738 9,21 1.531 9,27 766 9,01 696 8,68 1.462 8,85 739 8,69 708 8,83 1.447 8,76 736 8,65 700 8,73 1.436 8,69
25 KAB. GRESIK 18 32 10.360 9.904 20.264 959 9,26 899 9,08 1.858 9,17 940 9,07 861 8,69 1.801 8,89 917 8,85 854 8,62 1.771 8,74 951 9,18 887 8,96 1.838 9,07
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.438 7.473 14.911 483 6,49 474 6,34 957 6,42 480 6,45 488 6,53 968 6,49 506 6,80 491 6,57 997 6,69 483 6,49 470 6,29 953 6,39
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.078 6.923 14.001 530 7,49 475 6,86 1.005 7,18 533 7,53 532 7,68 1.065 7,61 425 6,00 451 6,51 876 6,26 410 5,79 443 6,40 853 6,09
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.620 6.197 12.817 602 9,09 531 8,57 1.133 8,84 622 9,40 596 9,62 1.218 9,50 566 8,55 533 8,60 1.099 8,57 591 8,93 565 9,12 1.156 9,02
29 KAB. SUMENEP 27 30 7.155 7.001 14.156 545 7,62 543 7,76 1.088 7,69 546 7,63 534 7,63 1.080 7,63 488 6,82 516 7,37 1.004 7,09 469 6,55 610 8,71 1.079 7,62
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.329 2.347 4.676 181 7,77 166 7,07 347 7,42 175 7,51 182 7,75 357 7,63 147 6,31 148 6,31 295 6,31 139 5,97 169 7,20 308 6,59
31 KOTA BLITAR 3 3 1.171 1.145 2.316 155 13,24 158 13,80 313 13,51 155 13,24 170 14,85 325 14,03 165 14,09 178 15,55 343 14,81 156 13,32 154 13,45 310 13,39
32 KOTA MALANG 5 15 6.343 6.490 12.833 5.960 93,96 5.654 87,12 11.614 90,50 5.886 92,80 5.587 86,09 11.473 89,40 5.857 92,34 5.690 87,67 11.547 89,98 5.682 89,58 5.530 85,21 11.212 87,37
33 KOTA PROBOLINGGO5 6 1.866 1.867 3.733 188 10,08 164 8,78 352 9,43 196 10,50 200 10,71 396 10,61 177 9,49 158 8,46 335 8,97 125 6,70 129 6,91 254 6,80
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.678 1.725 3.403 143 8,52 136 7,88 279 8,20 145 8,64 136 7,88 281 8,26 141 8,40 167 9,68 308 9,05 137 8,16 160 9,28 297 8,73
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.057 1.080 2.137 95 8,99 85 7,87 180 8,42 96 9,08 89 8,24 185 8,66 92 8,70 98 9,07 190 8,89 92 8,70 98 9,07 190 8,89
36 KOTA MADIUN 3 6 1.275 1.337 2.612 140 10,98 145 10,85 285 10,91 141 11,06 133 9,95 274 10,49 79 6,20 93 6,96 172 6,58 80 6,27 93 6,96 173 6,62
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.621 21.557 43.178 2.409 11,14 2.271 10,53 4.680 10,84 2.424 11,21 2.420 11,23 4.844 11,22 1.937 8,96 1.899 8,81 3.836 8,88 1.897 8,77 1.888 8,76 3.785 8,77
38 KOTA BATU 3 5 1.573 1.552 3.125 107 6,80 120 7,73 227 7,26 109 6,93 125 8,05 234 7,49 130 8,26 123 7,93 253 8,10 128 8,14 124 7,99 252 8,06

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 295.132 283.094 578.226 31.276 10,60 29.678 10 60.954 11 31.462 10,66 29.754 10,51 61.216 10,59 28.905 9,79 27.269 9,63 56.174 9,71 26.036 8,82 26.195 9,25 52.231 9,03

Sumber: .. (sebutkan)
Keterangan: a = khusus provinsi yang menerapkan 3 dosis polio maka diisi dengan polio 3
TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
PUS
KECAM MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KES JUMLAH BAYI JUMLAH JUMLAH
KABUPATEN/KOTA ATAN L P L+P L P L+P L P L+P
MAS
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 KAB. PACITAN 12 24 3.610 3.326 6.936 3.275 90,72 3.348 100,66 6.623 95,49 14.530 13.966 28.496 14.141 97,32 13.593 97,33 27.733 97,32 18.140 17.292 35.432 17.805 98,15 16.941 97,97 34.746
2 KAB. PONOROGO 21 31 6.316 5.639 11.955 6.360 100,70 6.522 115,66 12.882 107,75 22.922 21.999 44.921 21.436 93,52 21.803 99,11 43.239 96,26 29.238 27.638 56.876 29.282 100,15 28.325 102,49 57.607
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 4.733 4.504 9.237 4.759 100,55 4.415 98,02 9.174 99,32 18.850 18.356 37.206 18.710 99,26 17.896 97,49 36.606 98,39 23.583 22.860 46.443 23.609 100,11 22.311 97,60 45.920
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 7.850 7.433 15.283 7.133 90,87 7.006 94,26 14.139 92,51 32.093 30.860 62.953 28.074 87,48 27.424 88,86 55.497 88,16 39.943 38.293 78.236 39.226 98,20 34.430 89,91 73.656
5 KAB. BLITAR 22 24 8.984 8.288 17.272 9.016 100,36 9.027 108,92 18.043 104,46 35.721 34.083 69.804 32.588 91,23 31.149 91,39 63.737 91,31 44.705 42.371 87.076 44.737 100,07 40.176 94,82 84.913
6 KAB. KEDIRI 26 37 12.731 12.168 24.899 11.561 90,81 11.581 95,18 23.142 92,94 50.732 49.361 100.093 44.702 88,11 43.933 89,00 88.634 88,55 63.463 61.529 124.992 62.293 98,16 55.514 90,22 117.807
7 KAB. MALANG 33 39 19.843 18.995 38.838 19.321 97,37 19.097 100,54 38.418 98,92 80.288 77.967 158.255 74.865 93,24 74.216 95,19 149.080 94,20 100.131 96.962 197.093 99.609 99,48 93.313 96,24 192.922
8 KAB. LUMAJANG 21 25 7.195 6.840 14.035 7.626 105,99 7.509 109,78 15.135 107,84 30.621 29.537 60.158 30.999 101,23 29.790 100,86 60.789 101,05 37.816 36.377 74.193 38.247 101,14 37.299 102,53 75.546
9 KAB. JEMBER 31 49 18.091 17.701 35.792 18.834 104,11 18.131 102,43 36.965 103,28 75.775 73.378 149.153 66.571 87,85 64.908 88,46 131.479 88,15 93.866 91.079 184.945 94.609 100,79 83.039 91,17 177.648
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 11.489 10.849 22.338 11.432 99,50 11.361 104,72 22.793 102,04 48.358 46.549 94.907 44.091 91,18 43.080 92,55 87.170 91,85 59.847 57.398 117.245 59.790 99,90 54.441 94,85 114.231
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 4.861 4.603 9.464 4.806 98,87 5.021 109,08 9.827 103,84 21.658 21.203 42.861 20.507 94,69 21.073 99,39 41.580 97,01 26.519 25.806 52.325 26.464 99,79 26.094 101,12 52.558
12 KAB. SITUBONDO 17 17 4.686 4.623 9.309 4.570 97,52 4.350 94,09 8.920 95,82 18.739 17.927 36.666 17.365 92,67 16.871 94,11 34.236 93,37 23.425 22.550 45.975 23.309 99,50 21.221 94,11 44.530
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 8.979 8.762 17.741 8.867 98,75 8.791 100,33 17.658 99,53 36.416 35.288 71.704 34.326 94,26 32.969 93,43 67.295 93,85 45.395 44.050 89.445 45.283 99,75 41.760 94,80 87.043
14 KAB. PASURUAN 24 33 12.291 11.948 24.239 12.590 102,43 12.069 101,01 24.659 101,73 49.697 47.845 97.542 46.111 92,78 46.215 96,59 92.325 94,65 61.988 59.793 121.781 62.287 100,48 58.284 97,48 120.571
15 KAB. SIDOARJO 18 26 17.196 16.437 33.633 15.001 87,24 15.186 92,39 30.187 89,75 72.151 68.516 140.667 57.386 79,54 56.658 82,69 114.044 81,07 89.347 84.953 174.300 87.152 97,54 71.843 84,57 158.995
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 8.833 8.414 17.247 9.243 104,64 9.009 107,07 18.252 105,83 34.725 33.308 68.033 30.858 88,86 30.424 91,34 61.282 90,08 43.558 41.722 85.280 43.968 100,94 39.433 94,51 83.401
17 KAB. JOMBANG 21 34 10.487 9.878 20.365 9.957 94,95 10.087 102,12 20.044 98,42 40.529 38.665 79.194 39.386 97,18 38.541 99,68 77.927 98,40 51.016 48.543 99.559 50.486 98,96 48.628 100,18 99.114
18 KAB. NGANJUK 20 20 8.150 7.674 15.824 7.968 97,77 7.595 98,97 15.563 98,35 32.195 31.196 63.391 29.414 91,36 28.683 91,94 58.097 91,65 40.345 38.870 79.215 40.163 99,55 36.278 93,33 76.441
19 KAB. MADIUN 15 26 5.016 4.648 9.664 4.462 88,96 4.452 95,78 8.914 92,24 19.392 18.506 37.898 17.616 90,84 17.400 94,02 35.015 92,39 24.408 23.154 47.562 23.854 97,73 21.852 94,37 45.706
20 KAB. MAGETAN 18 22 4.566 4.226 8.792 4.496 98,47 4.460 105,54 8.956 101,87 16.908 16.267 33.175 17.013 100,62 17.364 106,74 34.376 103,62 21.474 20.493 41.967 21.404 99,67 21.824 106,49 43.228
21 KAB. NGAWI 19 24 5.884 5.531 11.415 5.119 87,00 5.107 92,33 10.226 89,58 23.087 21.730 44.817 20.369 88,23 19.796 91,10 40.165 89,62 28.971 27.261 56.232 28.206 97,36 24.903 91,35 53.109
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 8.786 8.162 16.948 9.219 104,93 8.875 108,74 18.094 106,76 35.370 34.069 69.439 33.919 95,90 32.401 95,10 66.319 95,51 44.156 42.231 86.387 44.589 100,98 41.276 97,74 85.865
23 KAB. TUBAN 20 33 8.487 7.831 16.318 8.155 96,09 7.673 97,98 15.828 97,00 33.777 32.248 66.025 32.146 95,17 30.892 95,79 63.038 95,48 42.264 40.079 82.343 41.932 99,21 38.565 96,22 80.497
24 KAB. LAMONGAN 27 33 8.504 8.016 16.520 8.188 96,29 8.199 102,28 16.387 99,20 33.834 32.250 66.084 36.416 107,63 36.642 113,62 73.057 110,55 42.338 40.266 82.604 42.022 99,25 44.841 111,36 86.863
25 KAB. GRESIK 18 32 10.360 9.904 20.264 11.007 106,25 11.298 114,08 22.305 110,07 42.959 40.731 83.690 39.597 92,17 39.878 97,90 79.475 94,96 53.319 50.635 103.954 53.966 101,21 51.176 101,07 105.142
26 KAB. BANGKALAN 18 22 7.438 7.473 14.911 6.142 82,58 6.482 86,74 12.624 84,66 32.269 31.505 63.774 25.394 78,69 26.069 82,75 51.463 80,70 39.707 38.978 78.685 38.411 96,74 32.551 83,51 70.962
27 KAB. SAMPANG 14 21 7.078 6.923 14.001 7.313 103,32 7.318 105,71 14.631 104,50 31.543 31.310 62.853 26.219 83,12 26.595 84,94 52.814 84,03 38.621 38.233 76.854 38.856 100,61 33.913 88,70 72.769
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 6.620 6.197 12.817 5.731 86,57 6.054 97,70 11.785 91,95 25.874 25.396 51.270 18.763 72,52 19.112 75,26 37.876 73,87 32.494 31.593 64.087 31.605 97,26 25.167 79,66 56.772
29 KAB. SUMENEP 27 30 7.155 7.001 14.156 8.411 117,55 8.300 118,55 16.711 118,05 29.228 28.592 57.820 24.953 85,37 25.218 88,20 50.171 86,77 36.383 35.593 71.976 37.639 103,45 33.518 94,17 71.157
30 KOTA KEDIRI 3 9 2.329 2.347 4.676 2.040 87,60 2.072 88,26 4.112 87,93 8.738 8.390 17.128 8.581 98,20 8.476 101,03 17.057 99,58 11.067 10.737 21.804 10.778 97,39 10.548 98,24 21.326
31 KOTA BLITAR 3 3 1.171 1.145 2.316 1.119 95,56 1.097 95,81 2.216 95,68 4.557 4.160 8.717 3.339 73,27 3.280 78,85 6.619 75,93 5.728 5.305 11.033 5.676 99,09 4.377 82,51 10.053
32 KOTA MALANG 5 15 6.343 6.490 12.833 6.160 97,11 6.118 94,27 12.278 95,68 25.125 23.557 48.682 25.018 99,57 25.697 109,08 50.714 104,17 31.468 30.047 61.515 31.285 99,42 31.815 105,88 63.100
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 1.866 1.867 3.733 1.675 89,76 1.682 90,09 3.357 89,93 7.626 7.446 15.072 7.193 94,32 7.020 94,27 14.213 94,30 9.492 9.313 18.805 9.301 97,99 8.702 93,43 18.003
34 KOTA PASURUAN 4 8 1.678 1.725 3.403 1.696 101,07 1.693 98,14 3.389 99,59 6.882 6.561 13.443 6.525 94,81 6.221 94,81 12.745 94,81 8.560 8.286 16.846 8.578 100,21 7.914 95,50 16.492
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 1.057 1.080 2.137 966 91,39 898 83,15 1.864 87,23 4.228 4.055 8.283 3.548 83,90 3.513 86,63 7.061 85,24 5.285 5.135 10.420 5.194 98,28 4.411 85,90 9.605
36 KOTA MADIUN 3 6 1.275 1.337 2.612 1.201 94,20 1.281 95,81 2.482 95,02 5.098 4.908 10.006 4.902 96,16 4.779 97,36 9.681 96,75 6.373 6.245 12.618 6.299 98,84 6.060 97,03 12.359
37 KOTA SURABAYA 31 62 21.621 21.557 43.178 19.517 90,27 19.726 91,51 39.243 90,89 89.580 85.115 174.695 83.314 93,00 81.967 96,30 165.280 94,61 111.201 106.672 217.873 109.097 98,11 101.693 95,33 210.790
38 KOTA BATU 3 5 1.573 1.552 3.125 1.661 105,59 1.564 100,77 3.225 103,20 6.471 6.318 12.789 5.924 91,55 5.727 90,64 11.651 91,10 8.044 7.870 15.914 8.132 101,09 7.291 92,64 15.423

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 295.132 283.094 578.226 286.597 97,11 284.454 100,48 571.051 98,76 ####### ####### ######## ######## 91,13 1.077.262 93,42 ######## 92,26 1.493.678 ####### 2.929.890 1.485.143 99,43 ####### 94,81 2.846.859

Sumber: (sebutkan)
Keterangan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada Februari dan Agustus, maka perhitungan bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun
dihitung dengan mengakumulasi bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A di bulan Februari dan yang mendapat vitamin A di bulan Agustus
BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA

BALITA (6-59 BULAN)


MENDAPAT VIT A
L+P
%
30
98,06
101,29
98,87
94,15
97,52
94,25
97,88
101,82
96,05
97,43
100,45
96,86
97,31
99,01
91,22
97,80
99,55
96,50
96,10
103,00
94,45
99,40
97,76
105,16
101,14
90,18
94,68
88,59
98,86
97,81
91,12
102,58
95,73
97,90
92,18
97,94
96,75
96,91

97,17
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DILAPORKAN DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 7.239 6.766 14.005 5.454 5.394 10.849 75,3 79,7 77,5 40 0,7 33 0,6 73 0,7
2 KAB. PONOROGO 21 31 12.256 11.202 23.458 9.944 9.648 19.592 81,1 86,1 83,5 26 0,3 22 0,2 48 0,2
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 9.423 9.047 18.470 8.097 7.666 15.762 85,9 84,7 85,3 17 0,2 20 0,3 37 0,2
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 15.796 15.023 30.819 12.149 11.896 24.045 76,9 79,2 78,0 27 0,2 24 0,2 51 0,2
5 KAB. BLITAR 22 24 17.947 16.735 34.682 14.926 14.405 29.331 83,2 86,1 84,6 86 0,6 95 0,7 180 0,6
6 KAB. KEDIRI 26 37 25.428 24.457 49.885 19.748 19.264 39.012 77,7 78,8 78,2 106 0,5 111 0,6 216 0,6
7 KAB. MALANG 33 39 39.822 38.279 78.101 31.813 31.690 63.503 79,9 82,8 81,3 132 0,4 113 0,4 244 0,4
8 KAB. LUMAJANG 21 25 14.614 13.969 28.583 13.171 12.631 25.802 90,1 90,4 90,3 71 0,5 64 0,5 135 0,5
9 KAB. JEMBER 31 49 36.558 35.701 72.259 35.338 33.351 68.689 96,7 93,4 95,1 285 0,8 286 0,9 570 0,8
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 23.227 22.065 45.292 20.304 19.396 39.700 87,4 87,9 87,7 103 0,5 90 0,5 194 0,5
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 10.000 9.562 19.562 9.358 9.405 18.763 93,6 98,4 95,9 89 0,9 85 0,9 174 0,9
12 KAB. SITUBONDO 17 17 9.343 9.108 18.451 7.524 7.258 14.782 80,5 79,7 80,1 66 0,9 51 0,7 118 0,8
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 18.025 17.566 35.591 16.517 15.969 32.486 91,6 90,9 91,3 168 1,0 123 0,8 291 0,9
14 KAB. PASURUAN 24 33 24.604 23.848 48.452 19.341 20.123 39.465 78,6 84,4 81,5 47 0,2 53 0,3 100 0,3
15 KAB. SIDOARJO 18 26 34.790 33.163 67.953 23.185 23.049 46.234 66,6 69,5 68,0 147 0,6 180 0,8 328 0,7
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 17.562 16.747 34.309 14.968 14.626 29.595 85,2 87,3 86,3 64 0,4 81 0,6 145 0,5
17 KAB. JOMBANG 21 34 20.734 19.600 40.334 16.525 16.052 32.577 79,7 81,9 80,8 45 0,3 40 0,2 85 0,3
18 KAB. NGANJUK 20 20 16.257 15.451 31.708 14.855 14.220 29.074 91,4 92,0 91,7 79 0,5 83 0,6 162 0,6
19 KAB. MADIUN 15 26 9.919 9.293 19.212 7.703 7.553 15.255 77,7 81,3 79,4 31 0,4 25 0,3 56 0,4
20 KAB. MAGETAN 18 22 8.924 8.362 17.286 8.026 8.122 16.148 89,9 97,1 93,4 38 0,5 29 0,4 66 0,4
21 KAB. NGAWI 19 24 11.714 11.038 22.752 7.717 7.843 15.560 65,9 71,1 68,4 34 0,4 34 0,4 68 0,4
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 17.606 16.527 34.133 15.841 15.208 31.049 90,0 92,0 91,0 50 0,3 39 0,3 89 0,3
23 KAB. TUBAN 20 33 16.952 15.774 32.726 14.736 14.010 28.746 86,9 88,8 87,8 54 0,4 59 0,4 114 0,4
24 KAB. LAMONGAN 27 33 16.936 16.007 32.943 15.044 15.495 30.539 88,8 96,8 92,7 37 0,2 49 0,3 86 0,3
25 KAB. GRESIK 18 32 20.872 19.912 40.784 16.853 16.783 33.635 80,7 84,3 82,5 101 0,6 121 0,7 222 0,7
26 KAB. BANGKALAN 18 22 15.083 15.055 30.138 12.650 13.132 25.782 83,9 87,2 85,5 40 0,3 40 0,3 80 0,3
27 KAB. SAMPANG 14 21 14.459 14.241 28.700 12.290 12.260 24.549 85,0 86,1 85,5 139 1,1 133 1,1 272 1,1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 13.095 12.456 25.551 9.093 9.283 18.375 69,4 74,5 71,9 79 0,9 74 0,8 152 0,8
29 KAB. SUMENEP 27 30 14.362 14.052 28.414 13.183 12.805 25.988 91,8 91,1 91,5 73 0,6 88 0,7 161 0,6
30 KOTA KEDIRI 3 9 4.560 4.517 9.077 4.556 3.749 8.305 99,9 83,0 91,5 47 1,0 9 0,2 55 0,7
31 KOTA BLITAR 3 3 2.327 2.218 4.545 1.903 1.776 3.679 81,8 80,1 81,0 6 0,3 5 0,3 11 0,3
32 KOTA MALANG 5 15 12.609 12.535 25.144 8.911 8.841 17.752 70,7 70,5 70,6 38 0,4 37 0,4 75 0,4
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 3.743 3.729 7.472 2.482 2.489 4.971 66,3 66,7 66,5 5 0,2 7 0,3 12 0,2
34 KOTA PASURUAN 4 8 3.366 3.396 6.762 3.086 2.934 6.020 91,7 86,4 89,0 32 1,0 39 1,3 71 1,2
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 2.107 2.120 4.227 1.358 1.377 2.735 64,5 64,9 64,7 3 0,2 3 0,2 6 0,2
36 KOTA MADIUN 3 6 2.532 2.595 5.127 1.958 1.965 3.923 77,3 75,7 76,5 10 0,5 8 0,4 18 0,5
37 KOTA SURABAYA 31 62 43.592 42.721 86.313 35.202 34.860 70.062 80,8 81,6 81,2 252 0,7 261 0,7 513 0,7
38 KOTA BATU 3 5 3.164 3.113 6.277 2.785 2.727 5.512 88,0 87,6 87,8 14 0,5 17 0,6 31 0,6

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 591.547 567.950 1.159.497 488.595 479.252 967.847 82,6 84 83,5 2.680 0,5 2.629 0,5 5.308 0,5

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
KABUPATEN/KOTA L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 14.530 13.966 28.496 12.580 86,6 12.134 86,9 24.714 86,7
2 KAB. PONOROGO 21 31 22.922 21.999 44.921 18.219 79,5 17.445 79,3 35.664 79,4
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 18.850 18.356 37.206 16.128 85,6 15.445 84,1 31.573 84,9
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 32.093 30.860 62.953 27.715 86,4 26.767 86,7 54.482 86,5
5 KAB. BLITAR 22 24 35.721 34.083 69.804 0 0,0 0 0,0 0 0,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 50.732 49.361 100.093 40.963 80,7 40.534 82,1 81.497 81,4
7 KAB. MALANG 33 39 80.288 77.967 158.255 65.024 81,0 65.593 84,1 130.617 82,5
8 KAB. LUMAJANG 21 25 30.621 29.537 60.158 26.315 85,9 25.191 85,3 51.506 85,6
9 KAB. JEMBER 31 49 75.775 73.378 149.153 63.130 83,3 61.364 83,6 124.494 83,5
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 48.358 46.549 94.907 39.372 81,4 38.741 83,2 78.113 82,3
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 21.658 21.203 42.861 19.041 87,9 19.010 89,7 38.051 88,8
12 KAB. SITUBONDO 17 17 18.739 17.927 36.666 16.796 89,6 16.189 90,3 32.985 90,0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 36.416 35.288 71.704 32.956 90,5 31.239 88,5 64.195 89,5
14 KAB. PASURUAN 24 33 49.697 47.845 97.542 0 0,0 0 0,0 0 0,0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 72.151 68.516 140.667 54.333 75,3 54.213 79,1 108.546 77,2
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 34.725 33.308 68.033 30.219 87,0 28.921 86,8 59.140 86,9
17 KAB. JOMBANG 21 34 40.529 38.665 79.194 34.178 84,3 33.092 85,6 67.270 84,9
18 KAB. NGANJUK 20 20 32.195 31.196 63.391 20.837 64,7 20.248 64,9 41.085 64,8
19 KAB. MADIUN 15 26 19.392 18.506 37.898 16.053 82,8 15.699 84,8 31.752 83,8
20 KAB. MAGETAN 18 22 16.908 16.267 33.175 14.633 86,5 14.102 86,7 28.735 86,6
21 KAB. NGAWI 19 24 23.087 21.730 44.817 46 0,2 37 0,2 83 0,2
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 35.370 34.069 69.439 32.370 91,5 31.056 91,2 63.426 91,3
23 KAB. TUBAN 20 33 33.777 32.248 66.025 30.811 91,2 29.190 90,5 60.001 90,9
24 KAB. LAMONGAN 27 33 33.834 32.250 66.084 30.506 90,2 29.916 92,8 60.422 91,4
25 KAB. GRESIK 18 32 42.959 40.731 83.690 34.519 80,4 33.375 81,9 67.894 81,1
26 KAB. BANGKALAN 18 22 32.269 31.505 63.774 0 0,0 0 0,0 0 0,0
27 KAB. SAMPANG 14 21 31.543 31.310 62.853 27.176 86,2 26.264 83,9 53.440 85,0
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 25.874 25.396 51.270 21.756 84,1 21.243 83,6 42.999 83,9
29 KAB. SUMENEP 27 30 29.228 28.592 57.820 25.953 88,8 25.041 87,6 50.994 88,2
30 KOTA KEDIRI 3 9 8.738 8.390 17.128 0,0 0,0 0 0,0
31 KOTA BLITAR 3 3 4.557 4.160 8.717 2.688 59,0 2.605 62,6 5.293 60,7
32 KOTA MALANG 5 15 25.125 23.557 48.682 15.269 60,8 14.984 63,6 30.253 62,1
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 7.626 7.446 15.072 5.846 76,7 5.932 79,7 11.778 78,1
34 KOTA PASURUAN 4 8 6.882 6.561 13.443 5.393 78,4 5.263 80,2 10.656 79,3
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 4.228 4.055 8.283 3.688 87,2 3.781 93,2 7.469 90,2
36 KOTA MADIUN 3 6 5.098 4.908 10.006 4.932 96,7 4.733 96,4 9.665 96,6
37 KOTA SURABAYA 31 62 89.580 85.115 174.695 73.222 81,7 72.793 85,5 146.015 83,6
38 KOTA BATU 3 5 6.471 6.318 12.789 5.773 89,2 5.591 88,5 11.364 88,9

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 1.198.546 1.153.118 2.351.664 868.440 72,5 847.731 73,5 1.716.171 73,0

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BALITA
DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH BALITA DILAPORKAN (S)
KABUPATEN/KOTA JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB. PACITAN 12 24 18.140 17.292 35.432 14.106 13.696 27.802 77,76 79,20 78,47 148 1,05 124 0,91 272 0,98
2 KAB. PONOROGO 21 31 29.238 27.638 56.876 22.904 22.415 45.320 78,34 81,10 79,68 99 0,43 108 0,48 207 0,46
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 23.583 22.860 46.443 19.950 19.051 39.000 84,59 83,34 83,97 73 0,36 90 0,47 162 0,42
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 39.943 38.293 78.236 30.859 30.086 60.946 77,26 78,57 77,90 99 0,32 97 0,32 196 0,32
5 KAB. BLITAR 22 24 44.705 42.371 87.076 35.274 34.059 69.333 78,90 80,38 79,62 170 0,48 192 0,56 361 0,52
6 KAB. KEDIRI 26 37 63.463 61.529 124.992 43.853 43.586 87.439 69,10 70,84 69,96 253 0,58 290 0,67 543 0,62
7 KAB. MALANG 33 39 100.131 96.962 197.093 74.694 74.880 149.573 74,60 77,23 75,89 448 0,60 436 0,58 884 0,59
8 KAB. LUMAJANG 21 25 37.816 36.377 74.193 31.454 30.425 61.879 83,18 83,64 83,40 203 0,65 205 0,67 408 0,66
9 KAB. JEMBER 31 49 93.866 91.079 184.945 80.388 76.706 157.094 85,64 84,22 84,94 827 1,03 904 1,18 1.731 1,10
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 59.847 57.398 117.245 51.823 50.145 101.968 86,59 87,36 86,97 290 0,56 306 0,61 595 0,58
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 26.519 25.806 52.325 22.662 22.974 45.636 85,46 89,02 87,22 305 1,35 317 1,38 622 1,36
12 KAB. SITUBONDO 17 17 23.425 22.550 45.975 18.235 17.821 36.056 77,84 79,03 78,43 235 1,29 214 1,20 449 1,25
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 45.395 44.050 89.445 40.009 38.401 78.410 88,14 87,18 87,66 572 1,43 514 1,34 1.086 1,38
14 KAB. PASURUAN 24 33 61.988 59.793 121.781 47.734 49.664 97.399 77,01 83,06 79,98 611 1,28 674 1,36 1.285 1,32
15 KAB. SIDOARJO 18 26 89.347 84.953 174.300 52.459 52.376 104.834 58,71 61,65 60,15 398 0,76 470 0,90 868 0,83
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 43.558 41.722 85.280 34.440 33.703 68.144 79,07 80,78 79,91 251 0,73 307 0,91 558 0,82
17 KAB. JOMBANG 21 34 51.016 48.543 99.559 38.550 37.526 76.076 75,56 77,30 76,41 143 0,37 196 0,52 338 0,44
18 KAB. NGANJUK 20 20 40.345 38.870 79.215 32.933 32.100 65.033 81,63 82,58 82,10 259 0,79 276 0,86 534 0,82
19 KAB. MADIUN 15 26 24.408 23.154 47.562 18.452 18.204 36.656 75,60 78,62 77,07 85 0,46 93 0,51 178 0,49
20 KAB. MAGETAN 18 22 21.474 20.493 41.967 18.213 18.568 36.781 84,81 90,61 87,64 121 0,67 109 0,59 230 0,63
21 KAB. NGAWI 19 24 28.971 27.261 56.232 18.910 19.296 38.206 65,27 70,78 67,94 188 0,99 226 1,17 414 1,08
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 44.156 42.231 86.387 39.272 37.707 76.979 88,94 89,29 89,11 184 0,47 198 0,53 382 0,50
23 KAB. TUBAN 20 33 42.264 40.079 82.343 36.327 34.683 71.010 85,95 86,54 86,24 277 0,76 316 0,91 593 0,84
24 KAB. LAMONGAN 27 33 42.338 40.266 82.604 37.743 38.342 76.085 89,15 95,22 92,11 154 0,41 193 0,50 346 0,46
25 KAB. GRESIK 18 32 53.319 50.635 103.954 40.073 39.803 79.876 75,16 78,61 76,84 261 0,65 319 0,80 580 0,73
26 KAB. BANGKALAN 18 22 39.707 38.978 78.685 30.878 32.070 62.948 77,77 82,28 80,00 70 0,23 73 0,23 143 0,23
27 KAB. SAMPANG 14 21 38.621 38.233 76.854 30.416 30.558 60.974 78,76 79,92 79,34 377 1,24 371 1,22 748 1,23
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 32.494 31.593 64.087 21.326 21.724 43.049 65,63 68,76 67,17 228 1,07 245 1,13 473 1,10
29 KAB. SUMENEP 27 30 36.383 35.593 71.976 28.920 28.502 57.421 79,49 80,08 79,78 178 0,62 214 0,75 392 0,68
30 KOTA KEDIRI 3 9 11.067 10.737 21.804 8.765 8.747 17.512 79,20 81,47 80,32 70 0,80 66 0,75 136 0,78
31 KOTA BLITAR 3 3 5.728 5.305 11.033 4.200 4.016 8.216 73,32 75,70 74,46 21 0,49 14 0,35 35 0,42
32 KOTA MALANG 5 15 31.468 30.047 61.515 23.325 23.246 46.571 74,12 77,36 75,71 105 0,45 135 0,58 241 0,52
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 9.492 9.313 18.805 5.772 5.914 11.686 60,81 63,50 62,14 32 0,55 27 0,46 59 0,50
34 KOTA PASURUAN 4 8 8.560 8.286 16.846 7.474 7.248 14.722 87,32 87,47 87,39 93 1,24 87 1,19 179 1,22
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 5.285 5.135 10.420 3.222 3.348 6.569 60,96 65,19 63,04 12 0,36 13 0,40 25 0,38
36 KOTA MADIUN 3 6 6.373 6.245 12.618 5.403 5.459 10.862 84,78 87,42 86,09 21 0,39 26 0,47 47 0,43
37 KOTA SURABAYA 31 62 111.201 106.672 217.873 89.417 87.310 176.728 80,41 81,85 81,11 622 0,70 683 0,78 1.304 0,74
38 KOTA BATU 3 5 8.044 7.870 15.914 5.686 5.604 11.290 70,69 71,21 70,95 37 0,65 51 0,92 88 0,78

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 1.493.678 1.436.212 2.929.890 1.166.121 1.149.960 2.316.081 78,07 80,07 79,05 8.515 0,73 9.180 0,80 17.695 0,76

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

KASUS BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DITEMUKAN
KABUPATEN/KOTA L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB. PACITAN 12 24 31 36 67 31 100,0 36 100,0 67 100,0
2 KAB. PONOROGO 21 31 144 125 269 144 100,0 125 100,0 269 100,0
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 12 19 31 12 100,0 19 100,0 31 100,0
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 28 18 46 28 100,0 18 100,0 46 100,0
5 KAB. BLITAR 22 24 30 37 67 30 100,0 37 100,0 67 100,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 71 55 126 71 100,0 55 100,0 126 100,0
7 KAB. MALANG 33 39 63 68 131 63 100,0 68 100,0 131 100,0
8 KAB. LUMAJANG 21 25 354 262 616 354 100,0 262 100,0 616 100,0
9 KAB. JEMBER 31 49 110 126 236 110 100,0 126 100,0 236 100,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 326 332 658 326 100,0 332 100,0 658 100,0
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 68 74 142 68 100,0 74 100,0 142 100,0
12 KAB. SITUBONDO 17 17 150 88 238 150 100,0 88 100,0 238 100,0
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 224 174 398 224 100,0 174 100,0 398 100,0
14 KAB. PASURUAN 24 33 34 34 68 34 100,0 34 100,0 68 100,0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 15 8 23 15 100,0 8 100,0 23 100,0
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 75 168 243 75 100,0 168 100,0 243 100,0
17 KAB. JOMBANG 21 34 - 3 3 - #DIV/0! 3 100,0 3 100,0
18 KAB. NGANJUK 20 20 322 252 574 322 100,0 252 100,0 574 100,0
19 KAB. MADIUN 15 26 65 50 115 65 100,0 50 100,0 115 100,0
20 KAB. MAGETAN 18 22 129 89 218 129 100,0 89 100,0 218 100,0
21 KAB. NGAWI 19 24 46 31 77 46 100,0 31 100,0 77 100,0
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 43 25 68 43 100,0 25 100,0 68 100,0
23 KAB. TUBAN 20 33 167 184 351 167 100,0 184 100,0 351 100,0
24 KAB. LAMONGAN 27 33 73 74 147 73 100,0 74 100,0 147 100,0
25 KAB. GRESIK 18 32 67 70 137 67 100,0 70 100,0 137 100,0
26 KAB. BANGKALAN 18 22 113 127 240 113 100,0 127 100,0 240 100,0
27 KAB. SAMPANG 14 21 63 84 147 63 100,0 84 100,0 147 100,0
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 33 23 56 33 100,0 23 100,0 56 100,0
29 KAB. SUMENEP 27 30 15 8 23 15 100,0 8 100,0 23 100,0
30 KOTA KEDIRI 3 9 6 8 14 6 100,0 8 100,0 14 100,0
31 KOTA BLITAR 3 3 7 2 9 7 100,0 2 100,0 9 100,0
32 KOTA MALANG 5 15 49 51 100 49 100,0 51 100,0 100 100,0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 20 9 29 20 100,0 9 100,0 29 100,0
34 KOTA PASURUAN 4 8 22 17 39 22 100,0 17 100,0 39 100,0
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 - 2 2 - #DIV/0! 2 100,0 2 100,0
36 KOTA MADIUN 3 6 7 10 17 7 100,0 10 100,0 17 100,0
37 KOTA SURABAYA 31 62 125 157 282 125 100,0 157 100,0 282 100,0
38 KOTA BATU 3 5 3 5 8 3 100,0 5 100,0 8 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 3.110 2.905 6.015 3.110 100,0 2.905 100,0 6.015 100,0

Sumber: (sebutkan)
TABEL 49

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH MENDAPAT
NO KABUPATEN/KOTA KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
PELAYANAN
JUMLAH KESEHATAN %
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
(PENJARING
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 AN)
14 15
1 KAB. PACITAN 12 24 7.728 3.844 #DIV/0! 3.884 #DIV/0! 7.728 100,0 544 544 100,00
2 KAB. PONOROGO 21 31 12.928 6.535 #DIV/0! 6.226 #DIV/0! 12.761 98,7 700 697 99,57
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 12.109 6.300 #DIV/0! 5.809 #DIV/0! 12.109 100,0 569 569 100,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 16.720 8.793 #DIV/0! 7.959 #DIV/0! 16.676 99,7 778 778 100,00
5 KAB. BLITAR 22 24 18.409 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 18.409 100,0 907 907 100,00
6 KAB. KEDIRI 26 37 25.695 13.175 #DIV/0! 12.520 #DIV/0! 25.695 100,0 909 909 100,00
7 KAB. MALANG 33 39 48.167 20.237 #DIV/0! 18.096 #DIV/0! 48.167 100,0 1.498 1.498 100,00
8 KAB. LUMAJANG 21 25 15.910 8.122 #DIV/0! 7.788 #DIV/0! 15.910 100,0 756 756 100,00
9 KAB. JEMBER 31 49 41.990 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 39.550 94,2 1.412 1.412 100,00
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 27.952 14.071 #DIV/0! 13.881 #DIV/0! 27.952 100,0 1.078 1.078 100,00
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 12.659 6.384 #DIV/0! 6.169 #DIV/0! 12.553 99,2 618 618 100,00
12 KAB. SITUBONDO 17 17 9.967 5.149 #DIV/0! 4.808 #DIV/0! 10.008 100,4 531 531 100,00
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 17.972 9.401 #DIV/0! 8.571 #DIV/0! 17.972 100,0 999 999 100,00
14 KAB. PASURUAN 24 33 27.420 13.527 #DIV/0! 12.158 #DIV/0! 25.685 93,7 1.033 954 92,35
15 KAB. SIDOARJO 18 26 35.805 18.141 #DIV/0! 17.383 #DIV/0! 35.318 98,6 783 779 99,49
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 17.119 8.788 #DIV/0! 8.331 #DIV/0! 17.119 100,0 597 597 100,00
17 KAB. JOMBANG 21 34 21.612 11.000 #DIV/0! 10.281 #DIV/0! 21.281 98,5 836 835 99,88
18 KAB. NGANJUK 20 20 17.183 8.725 #DIV/0! 8.007 #DIV/0! 16.732 97,4 767 767 100,00
19 KAB. MADIUN 15 26 9.648 5.100 #DIV/0! 4.548 #DIV/0! 9.648 100,0 504 504 100,00
20 KAB. MAGETAN 18 22 9.646 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 9.633 99,9 571 571 100,00
21 KAB. NGAWI 19 24 12.875 6.775 #DIV/0! 6.024 #DIV/0! 12.799 99,4 668 668 100,00
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 18.675 9.510 #DIV/0! 9.165 #DIV/0! 18.675 100,0 1.032 1.032 100,00
23 KAB. TUBAN 20 33 18.734 8.961 #DIV/0! 8.584 #DIV/0! 18.579 99,2 791 791 100,00
24 KAB. LAMONGAN 27 33 18.801 9.524 #DIV/0! 9.277 #DIV/0! 18.801 100,0 1.181 1.181 100,00
25 KAB. GRESIK 18 32 23.052 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 23.052 100,0 808 808 100,00
26 KAB. BANGKALAN 18 22 115.643 10.114 #DIV/0! 9.493 #DIV/0! 19.516 16,9 750 669 89,20
27 KAB. SAMPANG 14 21 19.233 9.803 #DIV/0! 9.430 #DIV/0! 19.233 100,0 993 993 100,00
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 13.300 6.861 #DIV/0! 6.210 #DIV/0! 13.071 98,3 655 655 100,00
29 KAB. SUMENEP 27 30 16.474 6.528 #DIV/0! 6.828 #DIV/0! 13.187 80,0 1.243 1.243 100,00
30 KOTA KEDIRI 3 9 5.687 2.901 #DIV/0! 2.779 #DIV/0! 5.680 99,9 157 156 99,36
31 KOTA BLITAR 3 3 3.090 1.487 #DIV/0! 1.425 #DIV/0! 2.912 94,2 72 72 100,00
32 KOTA MALANG 5 15 16.646 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 16.646 100,0 323 323 100,00
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 3.994 1.995 #DIV/0! 1.911 #DIV/0! 3.906 97,8 136 136 100,00
34 KOTA PASURUAN 4 8 3.735 #DIV/0! #DIV/0! 3.735 100,0 90 84 93,33
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 3.008 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 3.008 100,0 72 72 100,00
36 KOTA MADIUN 3 6 3.707 1.965 #DIV/0! 1.742 #DIV/0! 3.707 100,0 90 90 100,00
37 KOTA SURABAYA 31 62 55.104 27.058 #DIV/0! 26.530 #DIV/0! 52.892 96,0 875 875 100,00
38 KOTA BATU 3 5 3.237 2.284 #DIV/0! 2.113 #DIV/0! 3.237 100,0 79 79 100,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 0 0 761.634 273.058 #DIV/0! 257.930 #DIV/0! 653.542 85,8 26.405 26.230 99,34
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT #DIV/0! #DIV/0! 85,8

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KECAMATAN PUSKESMAS PENCABUTAN GIGI RASIO TUMPATAN/
KABUPATEN/KOTA TUMPATAN GIGI TETAP
TETAP PENCABUTAN
1 2 3 4 5 6
1 KAB. PACITAN 12 24 2.350 2.567 0,9
2 KAB. PONOROGO 21 31 1.471 5.016 0,3
3 KAB. TRENGGALEK 14 22 3.810 2.731 1,4
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 3.094 4.350 0,7
5 KAB. BLITAR 22 24 1.529 4.696 0,3
6 KAB. KEDIRI 26 37 3.483 3.777 0,9
7 KAB. MALANG 33 39 3.921 9.401 0,4
8 KAB. LUMAJANG 21 25 4.321 4.017 1,1
9 KAB. JEMBER 31 49 5.521 8.742 0,6
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 6.717 8.131 0,8
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 3.174 4.244 0,7
12 KAB. SITUBONDO 17 17 1.265 2.117 0,6
13 KAB. PROBOLINGGO 24 33 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 24 33 4.558 4.795 1,0
15 KAB. SIDOARJO 18 26 14.339 8.346 1,7
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 2.163 3.380 0,6
17 KAB. JOMBANG 21 34 4.023 3.552 1,1
18 KAB. NGANJUK 20 20 3.523 7.870 0,4
19 KAB. MADIUN 15 26 2.815 3.764 0,7
20 KAB. MAGETAN 18 22 - - #DIV/0!
21 KAB. NGAWI 19 24 - - #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 2.336 4.825 0,5
23 KAB. TUBAN 20 33 2.565 6.117 0,4
24 KAB. LAMONGAN 27 33 6.259 5.375 1,2
25 KAB. GRESIK 18 32 - - #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 18 22 3.942 7.132 0,6
27 KAB. SAMPANG 14 21 687 6.272 0,1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 524 3.313 0,2
29 KAB. SUMENEP 27 30 1.658 4.196 0,4
30 KOTA KEDIRI 3 9 3.743 2.728 1,4
31 KOTA BLITAR 3 3 1.649 1.909 0,9
32 KOTA MALANG 5 15 - - #DIV/0!
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 2.881 1.099 2,6
34 KOTA PASURUAN 4 8 2.333 3.659 0,6
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 - - #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 3 6 3664 921 4,0
37 KOTA SURABAYA 31 62 47.018 26.181 1,8
38 KOTA BATU 3 5 1.870 1.281 1,5

JUMLAH (KAB/ KOTA) 664 960 153.206 166.504 0,9

Sumber: (sebutkan)
TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2015

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH


JUMLAH JUMLAH
SD/MI SD/MI JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KAB/KOTA JUMLAH DGN % MENDA %
SD/MI SIKAT PAT
GIGI YAN. L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
MASSAL GIGI
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 KAB PACITAN 544 38 7,0 544 100,0 24.239 22.953 47.192 - 0,0 - 0,0 33.037 70,0 - - 23.124 - 0,0 - 0,0 8.093 35,0
2 KAB PONOROGO 700 58 8,3 700 100 37.390 34.840 72.230 7.056 19 6.731 19 13.787 19 5.584 5.503 11.087 3.858 69 4.232 77 8.090 73
3 KAB TRENGGALEK 569 561 98,6 561 98,6 13.270 13.162 42.319 8.279 62,4 8.212 62,4 26.645 63,0 4.418 4.054 15.635 1.422 32,2 1.447 35,7 2.869 18,3
4 KAB. TULUNGAGUNG 777 759 97,7 753 96,9 47.829 47.190 95.019 27.435 57,4 26.443 56,0 53.878 56,7 9.618 10.930 20.548 6.913 71,9 7.879 72,1 14.792 72,0
5 KAB. BLITAR 951 321 33,8 752 79,1 38.055 37.294 75.349 6.421 16,9 6.715 18,0 13.136 17,4 357 409 766 367 102,8 393 96,1 760 99,2
6 KAB. KEDIRI 911 - 0,0 911 100,0 76.488 73.079 149.567 13.175 17,2 12.520 17,1 25.695 17,2 9.039 9.124 18.163 2.649 29,3 2.737 30,0 5.386 29,7
7 KAB. MALANG 1.680 1.228 73,1 1.020 60,7 82.389 81.756 164.145 38.261 46,4 31.478 38,5 69.739 42,5 8.332 8.911 17.243 3.367 40,4 4.198 47,1 7.565 43,9
8 KAB. LUMAJANG 756 453 59,9 593 78,4 50.256 47.953 98.209 14.770 29,4 15.073 31,4 25.659 26,1 5.612 5.894 12.027 3.738 66,6 4.963 84,2 9.156 76,1
9 KAB. JEMBER 1.325 1.325 100 1.325 100 141.460 - 141.460 84.072 59,43 - - 84.072 59,43 41.469 - 41.469 25.335 61,09 - - 25.335 61,09
10 KAB. BANYUWANGI 1.078 1.033 95,8 1.056 98,0 80.524 74.299 154.823 29.059 36,1 26.930 36,2 55.989 36,2 23.154 23.623 46.777 11.187 48,3 11.474 48,6 22.661 48,4
11 KAB. BONDOWOSO 623 623 100,0 610 97,9 40.948 32.321 73.269 23.252 56,8 21.098 65,3 44.350 60,5 9.129 5.800 14.929 9.129 100,0 5.800 100,0 14.929 100,0
12 KAB. SITUBONDO 535 513 95,9 1.389 259,6 24.773 25.749 55.956 10.004 40,4 11.747 45,6 21.751 38,9 4.781 5.050 9.831 2.915 61,0 3.412 67,6 6.327 64,4
13 KAB. PROBOLNGGO 999 0 0,00 0 0,00 9.401 8.571 17.972 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 1.033 1.009 97,7 1.009 97,7 82.178 77.741 159.919 13.590 16,5 12.222 15,7 25.812 16,1 13.414 12.063 25.477 13.414 100,0 12.063 100,0 25.477 100,0
15 KAB. SIDOARJO 775 775 100,0 775 100,0 107.084 103.115 210.199 64.706 60,4 59.997 58,2 124.703 59,3 32.711 31.046 63.757 26.349 80,6 25.476 82,1 51.825 81,3
16 KAB. MOJOKERTO 603 - 0,0 - 0,0 59.303 56.657 115.960 - 0,0 - 0,0 - 0,0 27.142 25.688 52.830 24.192 89,1 23.000 89,5 47.192 89,3
17 KAB. JOMBANG 831 229 27,6 793 95,4 55.762 54.640 110.402 12.651 22,7 13.075 23,9 25.726 23,3 5.935 5.648 11.583 3.486 58,7 4.744 84,0 8.230 71,1
18 KAB. NGANJUK 767 - 0,0 767 100,0 8.953 8.230 17.183 8.725 97,5 8.007 97,3 16.732 97,4 4.763 4.413 9.176 - 0,0 - 0,0 - 0,0
19 KAB. MADIUN 509 355 69,7 378 74,3 21.357 20.810 42.167 9.431 44,2 9.317 44,8 19.233 45,6 4.309 4.586 9.220 3.318 77,0 3.332 72,7 6.975 75,7
20 KAB. MAGETAN - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
21 KAB. NGAWI - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 1019 772 75,7605 1013 99,4112 42364 39544 81908 12510 29,52979 12226 30,9175 24736 30,1997 5238 5080 10318 2211 42,2107675 2346 46,1811 4557 44,1655
23 KAB. TUBAN 784 427 54,5 656 83,7 49.652 48.454 98.110 17.861 36,0 17.932 37,0 35.280 36,0 5.145 5.121 10.286 2.324 45,2 2.583 50,4 4.896 47,6
24 KAB. LAMONGAN 1.344 - 0,0 - 0,0 14.328 14.853 29.181 7.258 50,7 9.845 66,3 17.103 58,6 - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
25 KAB. GRESIK - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
26 KAB. BANGKALAN 750 572 76,3 572 76,3 - - 115.643 - #DIV/0! - #DIV/0! 49.154 42,5 - - 24.568 - #DIV/0! - #DIV/0! 10.544 42,9
27 KAB. SAMPANG 1.000 123 12,3 1.000 100,0 58.375 56.588 114.963 10.062 17,2 9.636 17,0 19.698 17,1 3.330 3.067 6.397 1.019 30,6 1.080 35,2 2.099 32,8
28 KAB. PAMEKASAN - - #DIV/0! - #DIV/0! - - 25.664 - #DIV/0! - #DIV/0! 25.464 99,2 - - 3.421 - #DIV/0! - #DIV/0! 234 6,9
29 KAB. SUMENEP 1.074 - 0,0 1.050 97,8 47.983 74.598 122.581 47.983 100,0 74.598 100,0 122.581 100,0 1.653 1.538 3.191 1.653 100,0 1.538 100,0 3.191 100,0
30 KOTA KEDIRI 154 144 93,5 144 93,5 15.101 15.082 30.183 9.107 60,3 10.099 67,0 19.206 63,6 3.088 3.146 6.234 2.413 78,1 2.742 87,2 5.155 82,7
31 KOTA BLITAR 72 - 0,00 72 100,00 9.217 8.890 18.107 1.445 15,68 1.280 14,40 2.725 15,05 892 866 1.758 419 46,97 417 48,15 836 47,55
32 KOTA MALANG - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
33 KOTA PROBOLINGGO 140 89 63,6 115 82,1 11.431 13.463 24.894 10.611 92,8 11.680 86,8 22.291 89,5 2.086 1.750 3.836 1.968 94,3 1.630 93,1 3.598 93,8
34 KOTA PASURUAN 86 75 87,21 75 87,21 19669 3735 #DIV/0! 3507 #DIV/0! 7242 36,82 1169 1247 2416 795 68,01 921 73,86 1716 71,03
35 KOTA MOJOKERTO - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
36 KOTA MADIUN 89 89 100 89 100 10.854 10.724 21.578 10.852 100 10.716 99,9 21.568 100 2.457 2.499 4.956 2.457 100 2.499 100 4.956 100
37 KOTA SURABAYA 877 694 79,13 793 90,42 193.052 176.682 369.734 108455 56,18 110995 62,82 219450 59,35 35162 36553 71715 25049 71,24 26852 73,46 51901 72,37
38 KOTA BATU 97 44 45,4 34 35,1 10.069 9.493 19.562 3.786 37,6 3.950 41,6 7.736 39,5 2.580 2.923 5.503 2.611 101,2 2.531 86,6 5.142 93,4
JUMLAH 23.452 12.309 52,49 19.549 83 2.935.117 614.552 546.029 1.274.178 558.241 364.487
TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS
0,00 JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 KAB PACITAN 12 24 44.082 53.012 97.094 4.395 9,97 9.227 17,41 13.622 14,03
2 KAB PONOROGO 21 31 66.711 77.967 144.678 26.549 39,80 31.652 40,60 58.201 40,23
3 KAB TRENGGALEK 14 22 48.958 53.493 102.451 29.360 59,97 33.658 62,92 63.018 61,51
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 66.388 73.447 139.835 19.031 28,67 29.037 39,53 48.068 34,37
5 KAB. BLITAR 22 24 81.795 87.300 169.095 44.851 54,83 35.707 40,90 80.558 47,64
6 KAB. KEDIRI 26 37 90.799 101.017 191.816 29.667 32,67 31.908 31,59 61.575 32,10
7 KAB. MALANG 33 39 144.609 163.955 308.564 99.858 69,05 121.060 73,84 220.918 71,60
8 KAB. LUMAJANG 21 25 59.504 68.987 128.491 38.996 65,54 39.538 57,31 78.534 61,12
9 KAB. JEMBER 31 49 136.820 156.399 293.219 57.900 42,32 68.934 44,08 126.834 43,26
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 102.274 113.554 215.828 89.090 87,11 94.352 83,09 183.442 84,99
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 46.448 60.018 106.466 25.000 53,82 35.615 59,34 60.615 56,93
12 KAB. SITUBONDO 17 17 37.041 46.711 83.752 27.734 74,87 35.244 75,45 62.978 75,20
13 KAB. PROBOLNGGO 24 33 55.949 70.399 126.348 18.225 32,57 22.572 32,06 40.797 32,29
14 KAB. PASURUAN 24 33 59.975 75.213 135.188 45.270 75,48 57.800 76,85 103.070 76,24
15 KAB. SIDOARJO 18 26 67.419 77.909 145.328 48.790 72,37 74.940 96,19 123.730 85,14
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 50.446 57.720 108.166 25.331 50,21 32.217 55,82 57.548 53,20
17 KAB. JOMBANG 21 34 63.732 76.364 140.096 24.830 38,96 50.748 66,46 75.578 53,95
18 KAB. NGANJUK 20 20 64.396 73.838 138.234 29.546 45,88 48.859 66,17 78.405 56,72
19 KAB. MADIUN 15 26 47.893 56.724 104.617 36.290 75,77 36.343 64,07 72.633 69,43
20 KAB. MAGETAN 18 22 49.217 61.729 110.946 16.158 32,83 23.144 37,49 39.302 35,42
21 KAB. NGAWI 19 24 57.148 67.815 124.963 28.451 49,78 33.137 48,86 61.588 49,28
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 71.383 84.970 156.353 45.846 64,23 53.426 62,88 99.272 63,49
23 KAB. TUBAN 20 33 56.948 73.499 130.447 42.796 75,15 43.789 59,58 86.585 66,38
24 KAB. LAMONGAN 27 33 65.797 83.273 149.070 39.456 59,97 48.486 58,23 87.942 58,99
25 KAB. GRESIK 18 32 46.136 57.399 103.535 32.936 71,39 40.738 70,97 73.674 71,16
26 KAB. BANGKALAN 18 22 44.240 59.786 104.026 17.996 40,68 20.063 33,56 38.059 36,59
27 KAB. SAMPANG 14 21 36.577 46.364 82.941 17.959 49,10 20.217 43,60 38.176 46,03
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 33.047 43.948 76.995 24.530 74,23 29.726 67,64 54.256 70,47
29 KAB. SUMENEP 27 30 55.939 75.941 131.880 44.709 79,92 52.875 69,63 97.584 73,99
30 KOTA KEDIRI 3 9 12.263 14.915 27.178 5.462 44,54 9.076 60,85 14.538 53,49
31 KOTA BLITAR 3 3 7.295 8.525 15.820 4.620 63,33 6.148 72,12 10.768 68,07
32 KOTA MALANG 5 15 36.309 43.381 79.690 15.234 41,96 17.000 39,19 32.234 40,45
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 9.207 11.395 20.602 6.312 68,56 8.124 71,29 14.436 70,07
34 KOTA PASURUAN 4 8 6.906 8.616 15.522 880 12,74 1.795 20,83 2.675 17,23
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 5.098 6.573 11.671 3.619 70,99 5.955 90,60 9.574 82,03
36 KOTA MADIUN 3 6 9.428 12.678 22.106 9.386 99,55 15.382 121,33 24.768 112,04
37 KOTA SURABAYA 31 62 104.386 114.778 219.164 49.044 46,98 70.416 61,35 119.460 54,51
38 KOTA BATU 3 5 10.132 11.089 21.221 7.296 72,01 10.279 92,70 17.575 82,82

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 2.052.695 2.430.701 4.483.396 1.133.403 55,22 1.399.187 57,56 2.532.590 56,49

Sumber: . (sebutkan)
TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 Jaminan Kesehatan Nasional 0 0 0 0,00 0,00 0,00

1.1 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 0 0,00 0,00 0,00

1.2 PBI APBD 0 0,00 0,00 0,00

1.3 Pekerja penerima upah (PPU) 0 0,00 0,00 0,00

1.4 Pekerja bukan penerima upah (PBPU)/mandiri 0 0,00 0,00 0,00

1.5 Bukan pekerja (BP) 0 0,00 0,00 0,00

2 Jamkesda 0 0,00 0,00 0,00

3 Asuransi Swasta 0 0,00 0,00 0,00

4 Asuransi Perusahaan 0 0,00 0,00 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0,00 0,00 0,00

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

SARANA JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO PELAYANAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

SUB JUMLAH I PUSKESMAS 7.524.181 10.260.423 20.261.932 179.171 180.126 442.059 230.504 204.812 456.774
0 0 0
SUB JUMLAH II RUMAH SAKIT 4.207.971 5.458.287 9.854.229 595.902 751.147 1.395.774 81.876 59.768 145.788
0 0 0
SUB JUMLAH III SARKES LAINNYA 1.401.528 1.933.204 3.347.281 50.901 46.497 98.413 9.215 9.605 18.820
JUMLAH PROVINSI 13.133.680 17.651.913 33.463.442 825.974 977.770 1.936.246 321.595 274.185 621.382
JUMLAH PENDUDUK PROVINSI 19.172.610 19.674.951 38.847.561 19.172.610 19.674.951 38.847.561
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 68,5 89,7 86,1 4,3 5,0 5,0

Sumber:Profil Dinas Kesehatan kab/Kota Tahun 2015


Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

SUB JUMLAH I PUSKESMAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0


0 0 0
SUB JUMLAH II RUMAH SAKIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH III SARKES LAINNYA 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH PROVINSI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH PENDUDUK PROVINSI 19.172.610 19.674.951 38.847.561 19.172.610 19.674.951 38.847.561
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

Sumber: (sebutkan)
Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
PUSKESMAS
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 KAB PACITAN 0 0 0
2 KAB PONOROGO 0 0 0
3 KAB TRENGGALEK 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 0 0 0
7 KAB. MALANG 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 0 0 0
9 KAB. JEMBER 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0
13 KAB. PROBOLNGGO 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 0 0 0
19 KAB. MADIUN 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0
23 KAB. TUBAN 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0
32 KOTA MALANG 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 0 0 0
38 KOTA BATU 0 0 0

SUB JUMLAH I 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: (sebutkan)
Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
RUMAH SAKIT
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 KAB PACITAN 0 0 0
2 KAB PONOROGO 0 0 0
3 KAB TRENGGALEK 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 0 0 0
7 KAB. MALANG 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 0 0 0
9 KAB. JEMBER 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0
13 KAB. PROBOLNGGO 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 0 0 0
19 KAB. MADIUN 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0
23 KAB. TUBAN 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0
32 KOTA MALANG 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 0 0 0
38 KOTA BATU 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH II 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: (sebutkan)
Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
SARKES LAIN
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 KAB PACITAN 0 0 0
2 KAB PONOROGO 0 0 0
3 KAB TRENGGALEK 0 0 0
4 KAB. TULUNGAGUNG 0 0 0
5 KAB. BLITAR 0 0 0
6 KAB. KEDIRI 0 0 0
7 KAB. MALANG 0 0 0
8 KAB. LUMAJANG 0 0 0
9 KAB. JEMBER 0 0 0
10 KAB. BANYUWANGI 0 0 0
11 KAB. BONDOWOSO 0 0 0
12 KAB. SITUBONDO 0 0 0
13 KAB. PROBOLNGGO 0 0 0
14 KAB. PASURUAN 0 0 0
15 KAB. SIDOARJO 0 0 0
16 KAB. MOJOKERTO 0 0 0
17 KAB. JOMBANG 0 0 0
18 KAB. NGANJUK 0 0 0
19 KAB. MADIUN 0 0 0
20 KAB. MAGETAN 0 0 0
21 KAB. NGAWI 0 0 0
22 KAB. BOJONEGORO 0 0 0
23 KAB. TUBAN 0 0 0
24 KAB. LAMONGAN 0 0 0
25 KAB. GRESIK 0 0 0
26 KAB. BANGKALAN 0 0 0
27 KAB. SAMPANG 0 0 0
28 KAB. PAMEKASAN 0 0 0
29 KAB. SUMENEP 0 0 0
30 KOTA KEDIRI 0 0 0
31 KOTA BLITAR 0 0 0
32 KOTA MALANG 0 0 0
33 KOTA PROBOLINGGO 0 0 0
34 KOTA PASURUAN 0 0 0
35 KOTA MOJOKERTO 0 0 0
36 KOTA MADIUN 0 0 0
37 KOTA SURABAYA 0 0 0
38 KOTA BATU 0 0 0

SUB JUMLAH I 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: (sebutkan)
Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 55
ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015
PASIEN KELUAR MATI
JUMLAH PASIEN KELUAR (HIDUP+ MATI ) PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO Kab / Kota 48 JAM DIRAWAT
TEMPAT TIDUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 KAB PACITAN 159 5.975 6.986 12.961 226 172 398 102 77 179 37,8 24,6 30,7 17,1 11,0 13,8
2 KAB PONOROGO 923 24.924 30.741 55.665 1.193 964 2.157 561 503 1.064 47,9 31,4 38,7 22,5 16,4 19,1
3 KAB TRENGGALEK 414 1.985 4.314 5.892 43 38 83 18 18 36 21,7 8,8 14,1 9,1 4,2 6,1
4 KAB. TULUNGAGUNG 1.383 17.550 21.154 38.704 1.272 1.071 2.343 857 693 1.550 72,5 50,6 60,5 48,8 32,8 40,0
5 KAB. BLITAR 300 1.398 1.979 17.609 83 70 956 59 37 523 59,4 35,4 54,3 42,2 18,7 29,7
6 KAB. KEDIRI 869 21.985 30.748 52.733 1.254 968 2.222 638 529 1.167 57,0 31,5 42,1 29,0 17,2 22,1
7 KAB. MALANG 2.213 55871 64314 120.185 1.023 1.034 2.057 493 411 904 18,3 16,1 17,1 8,8 6,4 7,5
8 KAB. LUMAJANG 497 19.079 22.245 41.324 983 878 1.861 244 368 612 51,5 39,5 45,0 12,8 16,5 14,8
9 KAB. JEMBER 1.478 36078 48475 84.553 1.451 1.320 2.771 1.113 995 2.108 40,2 27,2 32,8 30,8 20,5 24,9
10 KAB. BANYUWANGI 1.025 23969 28981 67.370 1.315 1.279 3.223 505 568 1.479 54,9 44,1 47,8 21,1 19,6 22,0
11 KAB. BONDOWOSO 342 8.217 11.332 19.549 414 387 801 146 151 297 50,4 34,2 41,0 17,8 13,3 15,2
12 KAB. SITUBONDO 441 2.277 2.718 30.223 17 13 1.141 10 10 537 7,5 4,8 37,8 4,4 3,7 17,8
13 KAB. PROBOLNGGO 90 3319 3618 6.937 133 92 225 33 28 61 40,1 25,4 32,4 9,9 7,7 8,8
14 KAB. PASURUAN 209 6.342 5.490 11.832 65 90 155 7 22 29 10,2 16,4 13,1 1,1 4,0 2,5
15 KAB. SIDOARJO 575 765 5.259 17.654 153 155 647 84 99 345 200,0 29,5 36,6 109,8 18,8 19,5
16 KAB. MOJOKERTO 305 3989 5420 14.116 117 111 441 52 32 189 29,3 20,5 31,2 13,0 5,9 13,4
17 KAB. JOMBANG 1.160 37325 38192 75.517 2.084 1.329 3.413 1.405 901 2.306 55,8 34,8 45,2 37,6 23,6 30,5
18 KAB. NGANJUK 706 19649 25742 49.915 1.092 1.170 2.384 512 554 1.188 55,6 45,5 47,8 26,1 21,5 23,8
19 KAB. MADIUN 332 8928 11018 19.946 337 274 611 144 124 268 37,7 24,9 30,6 16,1 11,3 13,4
20 KAB. MAGETAN 329 9.104 9.274 18.378 25 22 565 25 22 281 2,7 2,4 30,7 2,7 2,4 15,3
21 KAB. NGAWI 1.550 15.325 55.983 71.308 563 467 1.030 232 179 411 36,7 8,3 14,4 15,1 3,2 5,8
22 KAB. BOJONEGORO 919 24474 29956 62.249 1.183 1.102 2.477 598 524 1.224 48,3 36,8 39,8 24,4 17,5 19,7
23 KAB. TUBAN 621 17.061 20.589 37.650 922 839 1.761 406 435 841 54,0 40,7 46,8 23,8 21,1 22,3
24 KAB. LAMONGAN 953 29090 32767 61.857 1.434 1.279 2.713 833 785 1.618 49,3 39,0 43,9 28,6 24,0 26,2
25 KAB. GRESIK 1.178 - - 61.349 - - 1.928 - - 1.084 #DIV/0! #DIV/0! 31,4 #DIV/0! #DIV/0! 17,7
26 KAB. BANGKALAN 252 7.638 9.702 17.340 505 477 982 232 224 456 66,1 49,2 56,6 30,4 23,1 26,3
27 KAB. SAMPANG 200 - - 15.314 - - 413 - - 123 #DIV/0! #DIV/0! 27,0 #DIV/0! #DIV/0! 8,0
28 KAB. PAMEKASAN 456 5022 5241 28.076 138 113 1.248 94 68 1.080 27,5 21,6 44,5 18,7 13,0 38,5
29 KAB. SUMENEP 281 9.432 13.079 22.511 497 404 901 234 176 410 52,7 30,9 40,0 24,8 13,5 18,2
30 KOTA KEDIRI 1.263 28813 28900 57.713 2.079 2.092 4.171 760 734 1.494 72,2 72,4 72,3 26,4 25,4 25,9
31 KOTA BLITAR 573 17.967 19.779 37.746 567 708 1.275 828 447 1.275 31,6 35,8 33,8 46,1 22,6 33,8
32 KOTA MALANG 2.468 51.927 59.148 111.075 2.883 2.629 5.512 1.891 1.791 3.682 55,5 44,4 49,6 36,4 30,3 33,1
33 KOTA PROBOLINGGO 305 9.236 9.924 19.160 541 500 1.041 263 289 552 58,6 50,4 54,3 28,5 29,1 28,8
34 KOTA PASURUAN 274 17.875 553 213 #DIV/0! #DIV/0! 30,9 #DIV/0! #DIV/0! 11,9
35 KOTA MOJOKERTO 680 11.567 14.055 37.279 193 199 1.518 98 125 781 16,7 14,2 40,7 8,5 8,9 21,0
36 KOTA MADIUN 978 25.766 28.540 54.306 1.725 1.428 3.153 825 720 1.545 66,9 50,0 58,1 32,0 25,2 28,4
37 KOTA SURABAYA 8026 133.292 181.388 314.680 5.728 5.493 11.221 2.914 2.707 5.621 43,0 30,3 35,7 21,9 14,9 17,9
38 KOTA BATU 351 6.746 8.628 15.374 230 228 458 97 106 203 34,1 26,4 29,8 14,4 12,3 13,2

KABUPATEN/KOTA 35.078 702.085 895.679 1.803.925 32.468 29.395 70.809 17.313 15.452 37.736 4,6 3,3 3,9 2,5 1,7 2,1

Sumber: (sebutkan)
Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JUMLAH PASIEN KELUAR JUMLAH HARI JUMLAH LAMA


NO Kab / Kota BOR (%) BTO (KALI) TOI (HARI) ALOS (HARI)
TEMPAT TIDUR (HIDUP+ MATI ) PERAWATAN DIRAWAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 KAB PACITAN 159 12.961 33.931 40.172 58,5 81,52 1,86 3,1
2 KAB PONOROGO 923 55.665 222.196 179.061 66,0 60,31 2,06 3,2
3 KAB TRENGGALEK 414 5.892 69.117 76.029 45,7 14,23 13,92 12,9
4 KAB. TULUNGAGUNG 1383 38.704 161.325 151.463 32,0 27,99 8,87 3,9
5 KAB. BLITAR 300 17.609 76.842 71.237 70,2 58,70 1,85 4,0
6 KAB. KEDIRI 869 52.733 199.830 200.041 63,0 60,68 2,23 3,8
7 KAB. MALANG 2213 120.185 454.868 459.653 56,3 54,31 2,94 3,8
8 KAB. LUMAJANG 497 41.324 131.638 127.826 72,6 83,15 1,20 3,1
9 KAB. JEMBER 1478 84.553 322.399 286.217 59,8 57,21 2,57 3,4
10 KAB. BANYUWANGI 1025 67.370 212.825 180.109 56,9 65,73 2,39 2,7
11 KAB. BONDOWOSO 342 19.549 75.234 71.278 60,3 57,16 2,54 3,6
12 KAB. SITUBONDO 441 30.223 94.174 103.655 58,5 68,53 2,21 3,4
13 KAB. PROBOLNGGO 90 6.937 25.853 19.664 78,7 77,08 1,01 2,8
14 KAB. PASURUAN 209 11.832 3.667 3.645 4,8 56,61 6,14 0,3
15 KAB. SIDOARJO 575 17.654 104.309 111.875 49,7 30,70 5,98 6,3
16 KAB. MOJOKERTO 305 14.116 61.349 61.585 55,1 46,28 3,54 4,4
17 KAB. JOMBANG 1160 75.517 267.711 267.372 63,2 65,10 2,06 3,5
18 KAB. NGANJUK 706 49.915 185.182 195.885 71,9 70,70 1,45 3,9
19 KAB. MADIUN 332 19.946 62.553 62.610 51,6 60,08 2,94 3,1
20 KAB. MAGETAN 329 18.378 76.842 58.469 64,0 55,86 2,35 3,2
21 KAB. NGAWI 1550 71.308 63.831 65.053 11,3 46,01 7,04 0,9
22 KAB. BOJONEGORO 919 62.249 240.758 243.860 71,8 67,74 1,52 3,9
23 KAB. TUBAN 621 37.650 160.177 144.631 70,7 60,63 1,77 3,8
24 KAB. LAMONGAN 953 61.857 222.098 230.616 63,8 64,91 2,03 3,7
25 KAB. GRESIK 1178 61.349 225.113 204.414 52,4 52,08 3,34 3,3
26 KAB. BANGKALAN 252 17.340 65.077 63.556 70,8 68,81 1,55 3,7
27 KAB. SAMPANG 200 15.314 49.421 48.867 67,7 76,57 1,54 3,2
28 KAB. PAMEKASAN 456 28.076 92.948 93.425 55,8 61,57 2,62 3,3
29 KAB. SUMENEP 281 22.511 74.520 84.741 72,7 80,11 1,25 3,8
30 KOTA KEDIRI 1263 57.713 244.755 242.996 53,1 45,70 3,75 4,2
31 KOTA BLITAR 573 37.746 119.938 131.991 57,3 65,87 2,36 3,5
32 KOTA MALANG 2468 111.075 463.125 508.802 51,4 45,01 3,94 4,6
33 KOTA PROBOLINGGO 305 19.160 69.819 82.539 62,7 62,82 2,17 4,3
34 KOTA PASURUAN 274 17.875 70.792 73.919 70,8 65,24 1,63 4,1
35 KOTA MOJOKERTO 680 37.279 145.636 143.062 58,7 54,82 2,75 3,8
36 KOTA MADIUN 978 54.306 227.180 229.609 63,6 55,53 2,39 4,2
37 KOTA SURABAYA 8026 314.680 1593226 1.511.981 54,4 39,21 4,25 4,8
38 KOTA BATU 351 15.374 53.796 48.550 42,0 43,80 4,83 3,2

KABUPATEN/KOTA 35078 1803925 7.024.055 6.880.458 54,9 51,43 3,2 3,81415968

Sumber: (sebutkan)
Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

RUMAH TANGGA
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
JUMLAH
0,00 JUMLAH % DIPANTAU % BER- PHBS
DIPANTAU BER- PHBS
1 2 3 4 5 6 7 8
1 KAB PACITAN 12 24 173.289 37.816 21,8 23.031 60,9
2 KAB PONOROGO 21 31 238.858 43.854 18,4 24.529 55,9
3 KAB TRENGGALEK 14 22 221.310 47.565 21,5 13.885 29,2
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 300.351 67.534 22,5 28.178 41,7
5 KAB. BLITAR 22 24 442.351 25.190 5,7 13.098 52,0
6 KAB. KEDIRI 26 37 457.609 41.500 9,1 22.154 53,4
7 KAB. MALANG 33 39 741.201 64.192 8,7 19.768 30,8
8 KAB. LUMAJANG 21 25 303.337 5.250 1,7 2.043 38,9
9 KAB. JEMBER 31 49 696.912 139.382 20,0 89.176 64,0
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 505.851 118.659 23,5 56.239 47,4
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 255.813 54.307 21,2 10.895 20,1
12 KAB. SITUBONDO 17 17 244.592 44.211 18,1 8.981 20,3
13 KAB. PROBOLNGGO 24 33 322.718 16.322 5,1 3.482 21,3
14 KAB. PASURUAN 24 33 220.875 37.782 17,1 16.104 42,6
15 KAB. SIDOARJO 18 26 607.885 162.897 26,8 94.667 58,1
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 298.494 63.980 21,4 28.944 45,2
17 KAB. JOMBANG 21 34 348.045 82.763 23,8 45.058 54,4
18 KAB. NGANJUK 20 20 281.542 59.725 21,2 24.973 41,8
19 KAB. MADIUN 15 26 211.968 18.887 8,9 12.287 65,1
20 KAB. MAGETAN 18 22 191.729 61.877 32,3 38.549 62,3
21 KAB. NGAWI 19 24 114.655 35.398 30,9 13.864 39,2
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 463.060 299.406 64,7 164.562 55,0
23 KAB. TUBAN 20 33 342.534 106.471 31,1 74.787 70,2
24 KAB. LAMONGAN 27 33 347.866 135.661 39,0 88.126 65,0
25 KAB. GRESIK 18 32 275.028 59.443 21,6 48.803 82,1
26 KAB. BANGKALAN 18 22 253.976 47.068 18,5 29.960 63,7
27 KAB. SAMPANG 14 21 222.745 8.942 4,0 2.872 32,1
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 208.973 40.093 19,2 12.173 30,4
29 KAB. SUMENEP 27 30 421.238 12.737 3,0 4.032 31,7
30 KOTA KEDIRI 3 9 82.668 10.521 12,7 5.535 52,6
31 KOTA BLITAR 3 3 44.184 11.710 26,5 4.601 39,3
32 KOTA MALANG 5 15 186.353 15.767 8,5 8.674 55,0
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 65.999 61.544 93,2 37.577 61,1
34 KOTA PASURUAN 4 8 48.154 11.532 23,9 4.299 37,3
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 38.459 16.956 44,1 9.956 58,7
36 KOTA MADIUN 3 6 54.578 31.036 56,9 19.824 63,9
37 KOTA SURABAYA 31 62 878.413 223.584 25,5 160.758 71,9
38 KOTA BATU 3 5 125.172 2.930 2,3 984 33,6

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 11.238.785 2.324.492 20,7 1.267.428 54,5

Sumber
TABEL 58

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KABUPATEN / KOTA


PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

2014 2015
RUMAH MEMENUHI JUMLAH RUMAH DIBINA MEMENUHI RUMAH MEMENUHI
0,00 JUMLAH RUMAH DIBINA
KECAMAT PUSKES SYARAT (RUMAH SEHAT) RUMAH YANG SYARAT SYARAT (RUMAH SEHAT)
NO SELURUH
AN MAS BELUM
RUMAH
MEMENUHI
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 KAB PACITAN 12 24 146499 87.888 59,99 61.464 64.746 105,34 43.784 67,62 131.672 89,88
2 KAB PONOROGO 21 31 238858 162.346 67,97 75.905 32.897 43,34 23.667 71,94 186.013 77,88
3 KAB TRENGGALEK 14 22 192385 60.874 31,64 96.685 #DIV/0! 59.951 62,01 120.825 62,80
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 300041 193.088 64,35 106.953 51.933 48,56 12.678 24,41 205.766 68,58
5 KAB. BLITAR 22 24 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 393758 189.708 48,18 204.050 52.024 25,50 29.359 56,43 219.067 55,63
7 KAB. MALANG 33 39 693949 243.400 35,07 166.647 130.869 78,53 73.026 55,80 316.426 45,60
8 KAB. LUMAJANG 21 25 279942 121.059 43,24 162.307 85.309 52,56 52.395 61,42 173.454 61,96
9 KAB. JEMBER 31 49 667013 636.245 95,39 310.574 #DIV/0! 368.351 118,60 1.004.596 150,61
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 440875 229.670 52,09 201.135 99.195 49,32 39.394 39,71 269.064 61,03
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 245496 92.640 37,74 152.856 106.311 69,55 67.674 63,66 160.314 65,30
12 KAB. SITUBONDO 17 17 197531 76.929 38,95 120.602 87.998 72,97 46.829 53,22 123.758 62,65
13 KAB. PROBOLNGGO 24 33 297890 62.742 21,06 235.148 4.725 2,01 104 2,20 62.846 21,10
14 KAB. PASURUAN 24 33 392294,994 114.488 29,18 78.702 #DIV/0! 55.870 70,99 170.358 43,43
15 KAB. SIDOARJO 18 26 520650 330.230 63,43 335.533 108.704 32,40 57.281 52,69 387.511 74,43
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 264281 181.164 68,55 83.117 6.929 8,34 780 11,26 181.944 68,84
17 KAB. JOMBANG 21 34 325494 221.658 68,10 113.197 22.495 19,87 13.799 61,34 235.457 72,34
18 KAB. NGANJUK 20 20 283602,22 120.924 42,64 162.678 160.577 98,71 142.012 88,44 262.936 92,71
19 KAB. MADIUN 15 26 198136 135.427 68,35 62.709 17.143 27,34 10.168 59,31 145.595 73,48
20 KAB. MAGETAN 18 22 171363 107.669 62,83 63.694 35.959 56,46 20.495 57,00 128.164 74,79
21 KAB. NGAWI 19 24 231950 32.640 14,07 36.731 #DIV/0! 24.131 65,70 56.771 24,48
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 341638 238.891 69,93 102.752 74.614 72,62 1.313 1,76 240.204 70,31
23 KAB. TUBAN 20 33 315869 186.533 59,05 125.051 21.161 16,92 12.569 59,40 199.102 63,03
24 KAB. LAMONGAN 27 33 319483 230.935 72,28 88.548 40.926 46,22 16.942 41,40 247.877 77,59
25 KAB. GRESIK 18 32 272348 227.824 83,65 44.524 5.104 11,46 5.104 100,00 232.928 85,53
26 KAB. BANGKALAN 18 22 235138 129.185 54,94 119.812 #DIV/0! 90.537 75,57 219.722 93,44
27 KAB. SAMPANG 14 21 186744 31.338 16,78 82.464 37.010 44,88 18.284 49,40 49.622 26,57
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 177426 62.746 35,36 115.287 23.613 20,48 9.681 41,00 72.427 40,82
29 KAB. SUMENEP 27 30 298912 12.563 4,20 286.349 4.744 1,66 1.991 41,97 14.554 4,87
30 KOTA KEDIRI 3 9 62534 46.009 73,57 16.455 10.915 66,33 8.675 79,48 54.684 87,45
31 KOTA BLITAR 3 3 35138 13.110 37,31 21.489 19.717 91,75 11.278 57,20 24.388 69,41
32 KOTA MALANG 5 15 183921 140.815 76,56 42.277 6.599 15,61 5.237 79,36 146.052 79,41
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 61206 46.476 75,93 3.537 #DIV/0! 1.813 51,26 48.289 78,90
34 KOTA PASURUAN 4 8 45115 28.875 64,00 16.240 16.240 100,00 1.096 6,75 29.971 66,43
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 33248 29.237 87,94 4.011 4.011 100,00 55 1,37 29.292 88,10
36 KOTA MADIUN 3 6 43561 31.780 72,96 31.780 7.785 24,50 2.959 38,00 34.739 79,75
37 KOTA SURABAYA 31 62 654451 532.800 81,41 121.651 47.946 39,41 16.343 34,09 549.143 83,91
38 KOTA BATU 3 5 46109 20.828 45,17 25.281 18.627 73,68 13.139 70,54 33.967 73,67

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 9.794.849 5.410.734 55,24 3.432.155 2.052.868 59,81 1358763 66,19 6.769.498 69,11

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 59

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN PENDUDUK


DENGAN AKSES
PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) BERKELANJUTAN
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR GALI DENGAN POMPA SUMUR BOR DENGAN POMPA TERMINAL AIR MATA AIR TERLINDUNG PENAMPUNGAN AIR HUJAN TERHADAP AIR
MINUM LAYAK
KECAMATA PUSKESM MEMENUHI MEMENUHI
NO PENDUDUK

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
0,00 N AS MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT
SYARAT SYARAT

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 KAB PACITAN 12 24 550.986 13.963 240.531 8.378 202045,842 503 6.337 302 3.802 6259 65.792 3747 39424,2 0 - - 0,00 6044 90393 3626 54235,86 375 181372 225 108823,03 6052 55840 3631 33503,73 441835 80,19
2 KAB PONOROGO 21 31 867.393 16.142 54.822 11.573 43382,00 86.564 280.341 67.126 228.607 26810 95.234 22319 81987 0 - - 0,00 644 16594 279 10628,00 28 353 28 353,00 45535 161759 40513 147812,00 512769 59,12
3 KAB TRENGGALEK 14 22 689.200 64.847 270.017 55.036 225545,90 4.088 15.461 4.047 15.297 10283 34.790 10283 34790 0 - - 0,00 733 23420 729 23268,00 0 0 0 0,00 55256 210240 48083 196817,60 495718 71,93
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 1.021.190 39 103 43.771 115363,00 39.179 95.269 626.568 61 7486 34.702 5680 31033 0 - - 0,00 71 29154 63 27343,00 288 518 45 125,00 43238 114187 38916 94708,00 614527 60,18
5 KAB. BLITAR 22 24 1.145.396 0 0,00
6 KAB. KEDIRI 26 37 1.546.883 124.696 491.538 57.594 228.006 58.328 241.779 36.775 147.209 122642 462.552 97861 336496 1186 - 366 0,00 2 1387 1 661,00 3 9 4 12,00 43878 136589 35301 121490,00 833874 53,91
7 KAB. MALANG 33 39 2.544.315 140.062 1.093.405 68.867 264.183 57.152 230.801 46.836 179.640 5703 28.265 2608 22291,5 13 2.896 5 750,00 5889 45386 5046 34828,45 744 3187 489 1125,00 194438 786509 129702 513387,63 1300583 51,12
8 KAB. LUMAJANG 21 25 1.030.193 88.325 441.625 26.884 134.420 61.775 215.747 22.747 45.884 3907 10.414 2303 7559 2245 49.927 692 15143,00 1124 21387 3322 6839,00 547 2696 210 1024,00 88010 343855 31243 147599,00 358468 34,80
9 KAB. JEMBER 31 49 2.407.115 292.277 0 0 0,00 355.842 0 0 0 7238 - 0 0 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0,00
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 1.594.083 173.308 644.761 136.472 491031,13 43.534 158.192 35.509 121.104 4052 15.782 3524 13408 1 40 1 40,00 162 38148 11 37617,00 0 0 0 0,00 83836 324864 84832 250902,96 914103 57,34
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 761.205 45.533 136.599 38.703 116.109 1.581 4.743 1.344 4.032 2 1.000 2 1000 0 - - 0,00 186 93000 186 93000,00 0 0 0 0,00 25976 207035 25976 207035,00 421176 55,33
12 KAB. SITUBONDO 17 17 669.713 48.751 81.533 39.775 59.877 19.202 28.608 14.456 19.114 12808 19.257 9098 11274 0 - - 0,00 3164 21082 1825 16943,00 0 0 0 0,00 34920 40565 17560 19697,00 126905 18,95
13 KAB. PROBOLNGGO 24 33 1.140.480 35.666 308.964 35.642 308.784 9.901 92.973 9.901 85.388 49287 303.649 77774 303649 0 - - 0,00 475 7544 475 7744,00 679 1481 565 1481,00 81303 440279 81303 440671,29 1147717 100,63
14 KAB. PASURUAN 24 33 1.581.787 108.981 0 108.981 464.488 - 0 0 0 82910 - 82910 304264 0 - - 0,00 11565 0 11565 110205,00 0 0 0 0,00 86862 0 84835 529351,00 1408934 89,07
15 KAB. SIDOARJO 18 26 2.117.279 107.987 203.878 77.836 175.953 110.334 341.329 97.214 284.980 99610 281.500 93420 250236 53847 281.057 51.590 246623,00 68742 255526 65281 244032,00 76 540 76 540,00 85777 324287 79705 282687,00 1682744 79,48
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 1.080.389 109.797 453.559 109.797 453.559 72.245 310.124 72.245 310.124 16300 67.523 16300 67523 0 - - 0,00 5264 1638 5264 18371,36 182 563 127 508,00 34882 145111 34882 145111,00 995196 92,11
17 KAB. JOMBANG 21 34 1.240.985 133.015 514.677 125.667 463.642 44.536 148.884 38.300 133.519 78642 294.515 71532 266527 9 11.074 8 36,00 8 24432 4 24227,00 11 45 11 45,00 16541 79154 15981 82816,00 970812 78,23
18 KAB. NGANJUK 20 20 1.041.716 8.080 41.106 6.603 34.811 48.760 231.547 43.160 197.136 85406 216.456 77708 204173 0 - - 0,00 15 195 14 156,00 43 195 21 96,00 42870 180546 42121 173323,00 609695 58,53
19 KAB. MADIUN 15 26 676.087 12.003 41.528 9.921 33.895 47.659 167.258 44.521 153.149 71364 252.595 64228 228820 0 - - 0,00 13 152 12 123,00 43 195 21 108,00 39385 171895 38885 163620,00 579715 85,75
20 KAB. MAGETAN 18 22 627.413 7.290 37.054 6.883 36.577 50.447 197.884 41.049 175.318 11905 35.395 9871 36087 3 35 3 35,00 0 0 0 0,00 6023 26041 6023 26041,00 78818 337046 70795 306959,00 581017 92,61
21 KAB. NGAWI 19 24 828.783 65.069 260.276 42.295 168.088 63.953 255.812 41.569 166.278 0 - 0 0 30132 120.528 18.079 72316,80 84 336 84 336,00 698 2792 698 2792,00 16097 64388 16097 64388,00 474198 57,22
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 1.236.607 48.099 192.397 41.365 165.461 - 0 0 0 151554 606.215 130336 521345 14442 57.768 12.420 49680,48 6940 27760 5968 23873,60 2699 10795 2321 9283,70 97512 388070 84383 337530,30 1107174 89,53
23 KAB. TUBAN 20 33 1.152.915 39.681 221.863 39.490 220.050 23.017 118.010 21.895 113.412 29735 143.001 39345 145144 148 12.102 144 12466,00 1956 34767 2445 39548,00 2248 7314 2248 7110,00 63651 298126 62793 299103,00 836833 72,58
24 KAB. LAMONGAN 27 33 1.187.795 11333 110445 9651 89649,00 3440 32915 2818 26976,00 127282 927779 108357 867559,00 984184 82,86
25 KAB. GRESIK 18 32 1.256.313 24.703 0 20.503 0 3.438 0 2.854 0 81173 - 67374 0 557 - 462 0,00 480 0 398 0,00 15974 0 13258 0,00 102962 0 85458 0,00 0 0,00
26 KAB. BANGKALAN 18 22 954.305 61.410 0 61.410 0 - 0 0 0 8531 - 8531 0 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 88 0 88 0,00 17314 0 17314 0,00 0 0,00
27 KAB. SAMPANG 14 21 936.801 34.445 360.415 33.876 356.318 5.375 40.575 5.375 40.575 1648 20.140 1538 19335 0 - - 0,00 37 18500 37 18500,00 11181 66605 9596 58546,50 26487 139230 26482 139194,00 157100 16,77
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 845.314 32.137 232.282 19.821 153.404 30.934 181.985 24.582 119.653 11691 105.702 10826 87614 264 13.628 251 13520,00 2259 26982 2360 15582,00 910 6120 806 5410,00 10470 75146 10030 73054,00 468237 55,39
29 KAB. SUMENEP 27 30 1.072.113 13.749 618.703 6.939 312.254 8.729 261.881 5.649 169.162 5556 127.791 2495 56650 0 - - 0,00 12 975 12 975,00 12368 12368 12368 12368,00 45206 50395 111440 47711,00 599120 55,88
30 KOTA KEDIRI 3 9 280.004 7.389 8.246 7.381 8.238 62.062 62.283 62.096 62.287 0 - 0 0 0 - - 0,00 94 940 94 940,00 0 0 0 0,00 13077 13465 13077 13465,00 84930 30,33
31 KOTA BLITAR 3 3 137.908 25.454 50.043 19.111 86.004 - 0 0 0 5898 9.079 3944 6047 0 - - 0,00 1 77 1 77,00 0 0 0 0,00 3928 10992 3928 10992,00 103120 74,77
32 KOTA MALANG 5 15 851.298 37.345 148.143 13.017 63.343 95.783 391.487 30.117 139.161 0 - 0 0 0 - - 0,00 144 881 35 174,00 0 0 0 0,00 137349 623155 137349 644573,00 847251 99,52
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 229.013 3.728 16.776 3.356 15.102 14.172 63.774 12.755 57.397 9949 44.771 8457 38054,9 23 380 23 380,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 17127 77072 17127 77071,50 188005 82,09
34 KOTA PASURUAN 4 8 194.815 2.115 0 0 0 974 0 0 0 28781 - 0 0 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 6535 0 0 0,00 0 0,00
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 125.706 0 0,00
36 KOTA MADIUN 3 6 174.995 573 2.865 515 2.575 3.861 19.305 3.668 18.340 3954 19.770 3559 17491 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 36601 173647 36601 134702,00 173108 98,92
37 KOTA SURABAYA 31 62 2.848.583 81.638 355.978 21.178 138 14.680 59.430 7.917 0 2506 5.273 1364 300 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 876791 2826871 876791 2826871,00 2827309 99,25
38 KOTA BATU 3 5 200.485 - 0 0 0,00 - 0 0 0 0 - 0 0 0 - - 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 91 25340 91 25282,00 25282 12,61

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 38.847.561 2.008.296 7523687 1298640 5402646 1438608 4221819 1420577 2990627 1043590 3301162 928937 3132523 102870 549435 84045 410990 127441 891101 118789 899876 58648 356104 52046 262767 2686058 9753436 2511582 9418987 22871640 58,88

Sumber: (sebutkan)
TABEL 60

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

MEMENUHI SYARAT
0,00 JUMLAH JUMLAH
(FISIK, BAKTERIOLOGI,
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENYELENGGA SAMPEL
DAN KIMIA)
RA AIR MINUM DIPERIKSA
JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 KAB PACITAN 12 24 15 15 15 100,00
2 KAB PONOROGO 21 31 59 29 9 31,03
3 KAB TRENGGALEK 14 22 77 197 197 100,00
4 KAB. TULUNGAGUNG 19 31 214 166 95 57,23
5 KAB. BLITAR 22 24 #DIV/0!
6 KAB. KEDIRI 26 37 84 49 48 97,96
7 KAB. MALANG 33 39 33777 2206 210 9,52
8 KAB. LUMAJANG 21 25 132 503 170 33,80
9 KAB. JEMBER 31 49 572496 0 0 #DIV/0!
10 KAB. BANYUWANGI 24 45 254 150 109 72,67
11 KAB. BONDOWOSO 23 25 127 127 76 59,84
12 KAB. SITUBONDO 17 17 34 34 34 100,00
13 KAB. PROBOLNGGO 24 33 0 0 0 #DIV/0!
14 KAB. PASURUAN 24 33 13 204 140 68,63
15 KAB. SIDOARJO 18 26 20 21 16 76,19
16 KAB. MOJOKERTO 18 27 264325 254 95 37,40
17 KAB. JOMBANG 21 34 38 4 3 75,00
18 KAB. NGANJUK 20 20 290 104 84 80,77
19 KAB. MADIUN 15 26 84 42 31 73,81
20 KAB. MAGETAN 18 22 179 242 209 86,36
21 KAB. NGAWI 19 24 0 0 0 #DIV/0!
22 KAB. BOJONEGORO 28 36 519 232 189 81,47
23 KAB. TUBAN 20 33 50 19 19 100,00
24 KAB. LAMONGAN 27 33 462 206 177 85,92
25 KAB. GRESIK 18 32 618 320 211 65,94
26 KAB. BANGKALAN 18 22 118927 61 52 85,25
27 KAB. SAMPANG 14 21 35 9 9 100,00
28 KAB. PAMEKASAN 13 20 69 59 50 84,75
29 KAB. SUMENEP 27 30 191 105 80 76,19
30 KOTA KEDIRI 3 9 63 60 51 85,00
31 KOTA BLITAR 3 3 1 30 24 80,00
32 KOTA MALANG 5 15 35 35 31 88,57
33 KOTA PROBOLINGGO 5 6 54 18 17 94,44
34 KOTA PASURUAN 4 8 48 48 7 14,58
35 KOTA MOJOKERTO 2 5 66 66 43 65,15
36 KOTA MADIUN 3 6 72 70 59 84,29
37 KOTA SURABAYA 31 62 65 2332 2018 86,54
38 KOTA BATU 3 5 85 40 11 27,50

JUMLAH (KAB/KOTA) 664 960 993578 8057 4589 56,96

Sumber: (sebutkan)
TABEL 61
PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT JENIS JAMBAN, KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2015

JENIS SARANA JAMBAN PENDUDUK


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG DENGAN AKSES
SANITASI LAYAK

PENDUDUK
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
(JAMBAN SEHAT)

JUMLAH

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
NO

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
0,00 JUMLAH %

1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 KAB PACITAN 550986 13.636 44.968 10.186 33.552 74,61 69.044 229.089 51.371 170.547 74,45 - - - - #DIV/0! 80.711 271.754 59.190 199.255 73,3217 403354 73,21
2 KAB PONOROGO 867393 12.725 38.898 12.725 38.898 100,00 166.650 502.483 166.650 502.483 100,00 - - - - #DIV/0! 48.887 150.757 48.887 150.757 100 541380 62,41
3 KAB TRENGGALEK 689200 23.364 66.823 23.364 66.823 100,00 95.158 281.019 95.158 281.019 100,00 - - - - #DIV/0! 65.992 202.246 47.515 138.633 68,5467 486475 70,59
4 KAB. TULUNGAGUNG 1021190 29 721 25 651 90,29 142.711 569.516 142.711 569.516 100,00 28.530 113.491 18.134 72.536 63,91 65.446 261.233 46.410 185.640 71,063 828343 81,12
5 KAB. BLITAR 1145396 #DIV/0! #DIV/0!