Anda di halaman 1dari 11

PENDAHULUAN

SEJARAH SINGKAT KOMUNITAS BATMAN


Komunitas BATMAN adalah
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

ANGGARAN DASAR
KOMUNITAS BATMAN

BAB I
NAMA,WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1 : Nama
Komunitas ini bernama komunitas BATMAN

Pasal 2 : Waktu
Komunitas ini diresmikan di kota Ternate Kelurahan Tanah Tinggi RT 012/RW
003 Kecamatan Ternate Selatan, pada tanggal 1 Oktober 2017 untuk waktu yang
tidak terbatas.

Pasal 3 : Tempat Kedudukan


Komunitas ini berkedudukan di Kelurahan Tanah Tinggi RT 012/RW 003
Kecamatan Kota Ternate Selatan, Maluku Utara, Indonesia.

BAB II
YURISDIKSI, ASAS, CIRI DAN SIFAT

Pasal 1: YURISDIKSI
Komunitas ini tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia.

Pasal 2 : Azas
Komunitas ini berazaskan Pancasila

Pasal 3 : Ciri
Komunitas ini dibentuk dari kesadaran berkumpul pemuda-pemudi yang memiliki
kepedulian terhadap generasi muda Kelurahan Tanah Tinggi dan pemuda-pemudi
Kota Ternate umumnya.
Pasal 4 : Sifat
Komunitas ini bersifat kekeluargaan dan pengembangan potensi masing-masing
anggota dalam naungan komunitas ini, serta tidak mencari keuntungan
FINANSIAL PRIBADI atau KELOMPOK TERTENTU di luar komunitas ini.

BAB III
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan komunitas ini adalah untuk saling berbagi, belajar, dan
berdiskusi tentang wawasan pengetahuan yang kemudian berkembang sebagai
bagian komunitas masyarakat yang berkarya serta memperdayakan potensi semua
anggota untuk kesejahteraan masyarakat sehingga bermanfaat bagi bangsa dan
negara.

BAB IV
USAHA
Untuk mencapai maksud dan tujuannya, komunitas ini akan lebih menggiatkan
anggotanya untuk mengadakan aktifitas atau kegiatan yang bertujuan
memperdayakan potensi anggota.

BAB V
ATRIBUT DAN LOGO KOMUNITAS

Pasal 5 : BENDERA
BENDERA KOMUNITAS

Pasal 6 : LOGO
KOMUNITAS INI MEMILIKI LOGO
Pasal 7 : MAKNA LOGO
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
.
Pasal 8 : MOTTO KOMUNITAS BATMAN
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

BAB VI
STRUKTUR DAN PRINSIP KOMUNITAS

Pasal 9 : STRUKTUR KOMUNITAS


STRUKTUR KOMUNITAS BATMAN TERSUSUN SEBAGAI BERIKUT :

1. Pembina :
2. Ketua :
3. Sekretaris :
4. Bendahara :
5. Koordinator :
a.
b.
c.
6. Anggota :

Pasal 10 : PRINSIP KOMUNITAS

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


2. Demokrasi untuk mencapai musyawarah dan mufakat.
3. Sukarela dan gotong royong.
4. Saling menghormati dan rasa kepedulian sosial kepada sesama.
5. Patuh terhadap organisasi, struktur yang lebih rendah menghargai pada
struktur yang lebih tinggi.
6. Laporan anggota dari struktur yang lebih rendah wajib dipertimbangkan
sebagai masukan bagi pengambilan keputusan struktur yang lebih tinggi.
BAB VII
JENIS RAPAT, MEKANISME, DAN CARA MENGAMBIL KEPUTUSAN

Pasal 11 : Jenis Rapat Atau Musyawarah


1. Musyawarah Besar
a. Peserta Musyawarah besar mempunyai hak berbicara ketika diberikan
kesempatan oleh pimpinan sidang untuk memberikan penjelasan atau
pendapat.
b. Peninjau mempunyai hak bicara hanya bila diminta oleh pimpinan sidang
untuk memberikan penjelasan atau pendapat.

2. Rapat Kerja
a. Rapat kerja dipimpin oleh Ketua komunitas
b. Rapat Kerja dihadiri oleh Pengurus dan Pembina
c. Rapat kerja dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
d. Rapat kerja bertugas menilai pelaksanaan program kerja amanat mubes,
menyempurnakan, dan memperbaikinya untuk dilaksanakan pada sisa
priode kepengurusan selanjutnya. Mengadakan pembicaraan pendahuluan
tentang bahan-bahan musyawarah besar yang akan datang.

3. Rapat Pengurus komunitas


a. Rapat pengurus komunitas dihadiri oleh seluruh pengurus (Ketua, Wakil
Ketua, Ketua Harian, Sekretaris 1 dan 2, serta Seksi-seksi).
b. Rapat pengurus organisasi dilaksanakan sekurang-kurangnya satu bulan
sekali.
c. Rapat pengurus organisasi memiliki tugas dan wewenang yaitu:
memberikan laporan perkembangan organisasi internal dan eksternal,
melakukan evaluasi kerja organisasi, dan membuat rekomendasi kerja
harian organisasi.

Pasal 12 : Mekanisme Rapat


Mekanisme rapat terdiri atas:
a. Setiap rapat ditiap tingkatan harus dipimpin oleh seorang pemimpin rapat
didampingi seorang sekretaris.
b. Setiap rapat ditiap tingkatan harus didokumentasikan secara tertulis dan di
tanda tangani oleh pimpinan rapat dan sekretaris.
c. Setiap rapat ditiap tingkatan harus memiliki agenda rapat yang jelas dan
didasari pada laporan kerja struktur di bawahnya.

Pasal 13 : Kuorum Dan Pengambilan Keputusan


Kouta Forum dan Pengambilan Keputusan terdiri atas :
a. Rapat pengurus organisasi dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh 50% +
1 anggota aktif serta minimum satu anggota Pembina.
b. Dalam hal tidak dicapai kuorum peserta rapat yang hadir maka rapat
ditunda selama-lamanya satu minggu dari waktu yang ditentukan. Kuorum
peserta yang hadir masih tidak tercapai, maka rapat ditunda selama satu
jam untuk kemudian dilaksanakan rapat secara sah.
c. Rapat pengurus organisasi dilaksanakan untuk mencapai mufakat tentang
hal-hal yang akan diputuskan dan akan dilaksanakan.
d. Hasil rapat diputuskan dan disahkan setelah mendapat persetujuan dari
Pembina.

BAB VIII
ATURAN PERALIHAN DAN PENUTUP

Pasal 13
1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran
Rumah Tangga.
2. Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga merupakan satu kesatuan yang utuh
dan tidak dapat berdiri sendiri.

Pasal 14
1. Perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dilakukan
setelah mendapatkan persetujuan dari badan penasehat dan sekurang-
kurangnya 2/3 anggota pengurus serta 2/3 dari jumlah anggota diluar badan
pengurus inti.
2. Usulan perubahan disampaikan secara tertulis dan dilampirkan penjelasan rinci
serta diserahkan kepada badan pengurus komunitas selambat-lambatnya 7 hari
sebelum pelaksanaan.

Pasal 15
Apabila kemudia hari terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam Anggaran Dasar
ini, maka akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya oleh musyawarah
anggota.

Pasal 16
Anggaran dasar ini disusun dan diumuskan oleh Tim Perumus sebagai
pengembangan penerus yang dipilih pada pertemuan sebelumnya.

Pasal 17
Anggaran Dasar ini ditetapkan di Ternate, tanggal 4 Oktober 2017.

Pasal 18
Anggaran Dasar ini dikukuhkan pada pertemuan atau rapat perumusan pada
tanggal 4 Oktober 2017.

TIM PERUMUS
1. JUMARLAN 4. IKHSAN AGIL
2. WAHYUDI 5. FAISAL .M
3. M. REZA 6. M. GUNTUR
ANGGARAN RUMAH TANGGA
KOMUNITAS BATMAN

BAB 1
KEANGGOTAAN

Pasal 1 : Jenis-Jenis Anggota

Ayat 1
Anggota Penuh adalah anggota yang aktif dalam kegiatan atau aktifitas komunitas
dan tercatat sebagai anggota yang dibuktikan dengan adanya Nomor Induk
Anggota (NIA) dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

Ayat 2
Anggota Biasa adalah anggota yang pernah mengikuti kegiatan atau aktifitas
komunitas yang dilaksanakan oleh pengurus maksimal 7 kali kegiatan dan dapat
dibuktikan dengan Nomer Induk Anggota (NIA) dan belum memiliki Kartu Tanda
Anggota (KTA).

Ayat 3
Anggota Kehormatan adalah orang yang dianggap berjasa terhadap komunitas
atau tokoh-tokoh yang dianggap penting dalam perkembangan komunitas yang
selanjutnya disebut Dewan Kehormatan yang kemudian dapat dibuktikan dengan
Kartu Dewan Kehomatan.

Pasal 2 : Persyaratan Anggota


Syarat Menjadi Anggota Komunitas BATMAN Adalah :
1. Anggota Penuh dan Anggota Biasa
a. Mengisi formulir pendaftaran anggota.
b. Menyerahkan foto copy E-KTP/surat E-KTP.
c. Membayar iuran pendaftaran sebesar Rp. 5000.
d. Membayar iuran bulanan sebesar Rp. 10.000.
e. Berusia maksimal 35 thn.
f. Memiliki visi dan komitmen untuk memajukan komunitas BATMAN.
g. Bersedia mengikuti alur kerja yang telah ditetapkan komunitas.
h. Tidak membawa kepentingan politik atau golongan kedalam komunitas
BATMAN.
i. Mentaati AD/ART komunitas BATMAN serta mentaati peraturan-peraturan
komunitas BATMAN lainnya.
j. Tidak mengikuti lebih dari 1 (satu) komunitas setingkat dan sejenis untuk
menjaga loyalitas dan kesolidan komunitas.

2. Anggota Kehormatan
a. Memiliki jasa terhadap komunitas BATMAN.
b. Diusulkan menjadi anggota Kehormatan oleh anggota inti.
c. Tidak membawa kepentingan politik atau golongan kedalam komunitas
BATMAN.
d. Mentaati AD/ART komunitas BATMAN serta mentaati peratuan-peraturan
komunitas BATMAN lainnya.

3. Kartu Anggota
Setiap anggota komunitas BATMAN berhak mendapatkan kartu anggota sesuai
peraturan-peratuan atau mekanisme yang telah di atur dalam AD/ART.

4. Legalitas Kartu Anggota


a. Kartu anggota dapat dikeluakan oleh badan pengurus yang dibubuhi tanda
tangan Ketua dan Stempel Logo komunitas.
b. .......................................................................
c. ........................................................................
d. ........................................................................

.Pasal 3 : Hak dan Kewajiban Anggota


1. Hak Anggota Penuh
a. Dapat memilih dan dipilih menjadi pengurus inti sesuai dengan mekanisme
yang ada.
b. Mengeluarkan pendapat, saran dan usulan.
c. Menggunakan fasilitas organisasi dengan mekanisme yang telah ditentukan.
d. Dapat dilibatkan menjadi panitia event yang dilaksanakan komunitas
batman berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan
2. Hak Anggota Biasa
a. Dapat memilih anggota penuh menjadi pengurus inti komunitas, sesuai
mekanisme yang ada.
b. Tidak dapat dipilih menjadi pengurus inti komunitas
c. Mengeluarkan pendapat,saran dan usulan
d. Menggunakan fasilitas komunitas dengan meknisme yang telah ditentukan.
e. Dapat dilibatkan menjadi panitia event yang dilaksanakan komunitas
batman berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan
3. Hak Anggota Kehormatan
a. mengelurkan pendapat,saran dan usulan sesuai peraturan komunitas.
b. menggunakan fasilitas komunitas dengan mekanisme yang telah ditentukan
a. kewajiban anggota komunitas batman
a. anggota penuh, biasa dan kehormatan wajib menjaga dan menjunjung tinggi
nama baik komunitas.
b. anggota penuh dan anggota biasa wajib berpartisipasi aktif dalam kegiatan
komunitas batman dan mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi.
c. anggota penuh, biasa dan anggota kehormatan dilarang dengan keras
mencari keuntugan financial pribadi ,atau kepentingan politik, ataupun
gologan dengan dan selama menggunakan atribut serta nama komunitas
batman.
d. patuh dan tunduk pada ad/art yang telah ditetapkan
Pasal 4 : Penonaktifkan Anggota Komunitas BATMAN
a. melakukan tindakan atau perbuatan yang merugikan komunitas batman.
b. tidak mentaati ad/art komunitas batman serta peraturan-peraturan lainnya
yang telah ditetapkan.
c. penonaktifkan dapat bersifat sementara atau tetap.berdasarkan tingkat
ketidak displinan anggota
d. penonaktifkan sebagai anggota ,sah setelah dikeluarkan surat pemberhentian
oleh pengurus.
b. tindakan disiplin
a. peringatan tertulis yang dikelurkan oleh badan pengurus inti komunitas.
b. diberhentikan sebagai anggota komunitas batman, dan sah setelah
dikelurkan surat pemberhentian anggota komunitas batman.

BAB III
TATA KERJA PENGURUS

Pasal 5 : Tata kerja pengurus


a. Fungsi dan tugas-tugas diatur menurut wewenang dan jabatan masing-
masing.
b. Pembagian wewenang,uraian jabatan dan bidang-bidang ditetapkan dalam
rapat pengurus.

BAB IV
PEMILIHAN PENGURUS

Pasal 6 : pemilihan pengurus


Pemilihan badan pengurus dilakukan secara demokratis melalui musyawarah
besar anggota komunitas batman

BAB V
STRUKTUR BADAN KEPENGURUSAN KOMUNITAS BATMAN

Pasal 7 : Struktur Pengurus Komunitas BATMAN


1. Pengurus inti berjumlah minimal 4 (empat) orang yang berasal dari anggota
penuh yang terdiri atas ketua,sekretaris, bendahara dan seksi bidang
2. Jika ada event atau kegiatan sosial lainnya yang diselenggarakan oleh
komunitas batman, maka dapat dibuat susunan kepengurusan di luar pengurus
komunitas yang kemudian di sebut sebagai pengurus event atau panitia
pelaksana kegiatan
3. Selain ketua,sekretaris dan bendahara, pengurus komunitas boleh merangkap
tugas menjadi pengurus event atau kegiatan sosial lainnya yang
diselenggarakan oleh komunitas.
4. Anggota kehormatan masuk kedalam susunan penurus sebagai dewan
penasehat.
Pasal 8 : Persyaratan Pengurus Komunitas
1. Dipilih oleh anggota rapat musyawarah besar anggota batman
2. Pengurus komunitas adalah anggota penuh yang memenuhi persyaratan
dalam memperjuangkan kepentingan dan kemajuan komunitas tanpa
melanggar ad/art komunitas serta peraturan lainnya.

Pasal 8 : Hak,Kewajiban, Tugas, Wewenang Dan Tanggung Jawab Pengurus


1. Pengurus komunitas berkewajiban membuat program kerja dan agenda
kegiatan komunitas.
2. Pengurus komunitas bertugas melaksanakan program kerja komunitas
3. Pengurus komunitas dalam melaksanakan program kerja komunitas berhak
membuat kepengurusan event atau kegiatan sosial lainnya
4. Pengurus komunitas berkewajiban mengawasi pelaksanaan kerja
kepengurusan event atau kegiatan sosial lainnya.
5. Pengurus komunitas berhak memberhentikan anggota yang melakukan
pelanggaran-pelanggaran terhadap ketentuan komunitas, dan mengabaikan
peringatan dari pengurus.
6. Pengurus komunitas bertanggung jawab kepada musyawarah besar anggota

Pasal 9 : Masa Kepengurusan


1. Masa jabatan anggota pengurus komunitas adalah 1 tahun .
2. Anggota yang pernah menduduki jabatan ketua tidak dapat mencalonkan diri
sebagai ketua apabila pernah menjabat sebagai ketua sebanyak 2 kali dalam
komuintas batman
3. Anggota tidak diperkenankan menjabat sebagai ketua di komunitas atau
organisasi lainnya yang tidak setingkat dan sejenis secara bersamaan.
4. Pengurus komunitas dapat di berhentikan oleh musyawarah anggota dengan
persetujuan 2/3 +1 dari jumlah anggota komunitas batman.

BAB VI
RAPAT-RAPAT DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 10. Rapat Musyawarah Anggota


1. Pengambil keputusan tertinggi dit angan musyawarah anggota.
2. Musyawarah anggota dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam 6 bulan,
dan dipimpin oleh ketua komunitas.
3. Musyawarah anggota bertugas memilih dan menetapkan anggota pengurus
komunitas.
4. Musyawarah anggota dapat memberhentikan pengurus komunitas dengan
persetujuan 2/3 +1 dari jumlah anggota komunitas batman.
5. Musyawarah anggota mengesahkan rencana kerja pengurus komunitas dan
menilai pelaksanaannya.
6. Musyawarah anggota berhak memberikan pengarahan, pertimbangandan
teguran kepada dewan pengurus.
7. Keputusan musyawarah anggota diambil secara musyawarah mufakat, tetapi
apabila diperlukan dapat dilakukan pemungutan suara.
8. Musyawarah anggota dapat di adakan secara luar biasa dengan usulan dari
angota biasa atau pengurus komunitas jika di perlukan.

BAB VII
KEUANGAN

Pasal 11:
Keuangan komunitas berasal dari uang pendaftaran , iuran bulanan, serta dari
donatur.

Pasal 12:
Ketentuan mengenai uang pendaftaran dan uang iuran akan diputuskan dalam
keputusan pengurus komunitas.

BAB VIII
RANCANGAN KEGIATAN

Pasal 13: Kegiatan Rutin


Komunitas ini telah menetapkan secara garis besar beberapa kegiatan rutin yang
dilakukan tiap minggunya. program kerja dan agenda kegiatan komunitas ini
dirancang untuk dijalankan dalam jangka waktu 6 bulan (semester) dan akan
disesuaikan lagi untuk program kerja dan agenda kegiatan 6 bulan berikutnya.
Kegiatan rutin tersebut yaitu :
1. Diskusi Pemikiran atau Kajian Filsafat
2. Bedah Buku
3. Diskusi Publik
4. Kegiatan Sosial
5. ..............................
6. ..............................
7. ...............................

BAB I
X
ATURAN PERALIHAN / PENUTUP
Pasal 14:
Hal - hal lain yang belum ditetapkan dalam anggaran rumah tangga ini akan diatur
dalam keputusan terpisah.

Pasal 15:
Apabila kemudian hari terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam anggaran
rumah tangga ini, maka akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya oleh
musyawarah anggota.
Pasal 16:
Anggaran rumah tangga ini disusun dan dirumuskan oleh tim perumus
1. JUMARLAN 4. IKHSAN AGIL
2. WAHYUDI 5. FAISAL .M
3. M.REZA 6. M. GUNTUR

Pasal 17:
Anggaran rumah tangga ini ditetapkan di Ternate, pada tanggal........oktober 2017

Pasal 18:
Anggaran rumah tangga ini dikukuhkan pada .....................oktober 2017