Anda di halaman 1dari 8

NO PERTANYAAN JAWABAN

1. Bagaimana prosedur pengkajian status gizi pasien di rumah sakit?


Status gizi dinilai dengan menggunakan MST (Malnutrition Screening Tools) untuk pasien usia
diatas 18 tahun, Modifikasi STRONG Kids untuk pasien anak usia 1bulan sampai 18 tahun
Dan Skrining khusus Ibu Hamil/ Nifas
MST Malnutrition Screening Tools
(untuk Dewasa usia > 18 tahun)
NO PARAMETER SKOR HASIL
1 Apakah pasien mengalami penurunan berat badan yang
tidak diinginkan selama 6 bulan terakhir
a. Tidak ada penurunan berat badan 0
b. Tidak yakin / tidak tahu / baju terasa longgar 2
c. Jika Ya, berapa penurunan berat badan tersebut
i. 1 5 kg 1
ii. 6 10kg 2
iii. 11 15 kg 3
iv. > 15 kg 2

2 Apakah asupan makan berkurang karena tidak nafsu


makan ?
0
a. Tidak
1
b. Ya
TOTAL SKOR
3 Pasien dengan diagnose khusus Ya Tidak
(DM/ Gangguan fungsi Tiroid/ Infeksi kronik/ Lain lain,
sebutkan .. )
Bila skor 2 atau pasien dengan diagnosis/ kondisi
khusus dilakukan pengkajian lanjut oleh Dietisien
Sudah dibaca dan diketahui oleh dietisien :
Ya, Pukul Tidak
Format Skrining Gizi
Modifikasi STRONG Kids
(untuk Anak Usia 1 bulan 18 tahun )

Jawaban ( Skor
)
NO PERTANYAAN
Tidak Ya
(0) (1)
1 Apakah pasien tampak kurus ?
2 Apakah ada penurunan berat badan selama 1 bulan
terakhir ? (Berdasarkan penilaian obyektif data
berat badan bila ada ATAU penilaian subyektif
orang tua pasien) ATAU
Untuk bayi < 1 tahun : berat badan tidak naik selama
3 bulan terakhir ?
3 Apakah terdapat SALAH SATU dari kondisi berikut ?
1. Diare 5 kali/ hari dan/ atau muntah > 3
kali/ hari dalam seminggu terakhir
2. Asupan makanan berkurang selama 1
minggu terakhir
4 Apakah terdapat penyakit atau keadaan yang
mengakibatkan pasien beresiko mengalami
malnutrisi
(Stomatitis, ISPA, Riwayat orang tua DM, Diare, dll)

Catatan :
Pada pasien baru Poliklinik seringkali Diagnosa
belum diketahui, untuk mengisi pertanyaan ini,
perawat dapat menanyakan diagnose kepada
dokter .
SKOR
TINDAK LANJUT
(Lihat table interpretasi skor)
TABEL
INTERPRETASI SKOR
INTERVENSI
SKOR RISIKO RAWAT INAP DILUAR
RAWAT INAP HCU
RUANG ANAK
Berapapun skor, pasien Konsul DPJP , untuk
mendapat Asuhan Gizi Anak Asuhan gizi anak
45 Tinggi Terintegrasi yang dilakukan Terintegrasi
oleh DPJP Gizi
(Formulir Terintegrasi)
Ulangi asessement(Re
Asessemen) 3 hari
13 Sedang
kemudian oleh
Monitoring pasien selanjutnya Dietisien.
akan ditentukan oleh DPJP Ulangi asessement (Re
Gizi, apakah cukup Asessemen) 7 hari
0 Rendah
dilakukan oleh dietisien atau kemudian oleh dietisien
perlu rawat bersama
Format Skrining Gizi
IBU HAMIL / NIFAS
Ada 4 pertanyaan, bila salah satu pertanyaan dijawab Ya, maka akan dilakukan
pengkajian lanjut oleh Dietisien

1. Apakah asupan makan berkurang karena tidak nafsu makan ?


Ya Tidak
2. Ada gangguan metabolisme ?
(DM, Gangguan fungsi tiroid, infeksi kronis seperti HIV / AIDS. TB, Lupus. Lain
lain, sebutkan )
Ya Tidak
3. Pertumbuhan berat badan kurang atau lebih selama kehamilan ?
Ya Tidak
4. Nilai HB < 10g / dl atau HTC < 30 % ?
Ya Tidak

Keterangan :
Yang dimaksud dengan asupan makan kurang adalah pasien makan lebih sedikit
dari biasanya(kurang dari 50 %) selama 5 hari atau lebih Total Score (Jika
jawaban Ya 1 dilakukan pengkajian lanjut oleh dietisien)
Untuk asessemen gizi lebih lanjut dilakukan oleh ahli gizi dengan mengacu
padaPedoman Asuhan Gizi Terstandar (PAGT).
2. Bagaimana prosedur pengkajian nyeri di rumah sakit?
Pengkajian rasa nyeri menggunakan Neonatal Infants Pain Scale (NIPS) untuk usia < 1 tahun,
FLACCS untuk usia 1-3 tahun, Wong Baker Faces Rating Scale untuk usia > 3 tahun dan
Numeric Scale untuk dewasa. Behavioural rating scale , dipakai pada :
Pasien bayi, anak, dan dewasa di ruang rawat intensif/ kamar operasi/ ruang rawat inap yang tidak
dapat di nilai menggunakan Numeric Rating Scale dan Wong Baker FACES PAIN SCALE

NEONATAL INFANTS PAIN SCALE


(NIPS)

PARAMETER TEMUAN
NILAI
Ekspresi Santai 0
wajah Meringis 1
Menangis Tidak menangis 0
Merengek 1
Menangis kuat 2
Pola bernafas Santai 0
Perubahan bernafas 1
Lengan Santai 0
Fleksi / Extensi 1
Kaki Santai 0
Fleksi / Extensi 1
Keadaan Tertidur / Bangun 0
Rangsang Rewel 1
an

Pada bayi premature, ditambahkan dua para meter lagi yaitu


Heart Rate dan Saturasi Oksigen.
Heart Rate 10% dari baseline 0
11 20% dari baseline 1
>20% dari baselie 2
Saturasi Tidak diperlukan oksigen tambahan 0
Oksigen Penambahan oksigen diperlukan 1

SKOR 0: Tidak nyeri 1 2 :Nyeri Ringan 3 4 :Nyeri Sedang > 4


: Nyeri Berat

FLACCS

KATEGORI PARAMETER

0 1 2

Tidak ada ekspresi Sering untuk cemberut


WAJAH
Sesekali meringis atau
konstan, rahang,ditarik,
tertentu atau senyum mengerutkan kening
tidak tertarik bergetar dagu.
KAKI
Normalposisi atau Tidak nyaman, gelisah, Menendang, atau kaki
santai tegang disusun
Berbaring dengan Menggeliat,
tenang, posisi normal, Melengkung, kaku
ACTIVITAS menggeser maju
bergerak dengan
mundur, tegang
mudah
Erangan atau Menangis terus, teriakan
Tidak ada teriakan
MENANGIS rengekan, atau isak tangis; sering
(terjaga atau tertidur)
keluhan sesekali keluhan
Diyakinkan oleh Sulit untuk konsol atau
CONSOLABILITAS Konten, santai menyentuh sesekali, kenyamanan atau sedang
memeluk, berbicara; distractable

SKOR 0 : Tidak nyeri 1-3 : Nyeri ringan 4-6 : Nyeri sedang 7-10 : Nyeri hebat

WONG BAKER FACES RATING SCALE&NUMERIC SCALE


Behavioural rating scale

Kategori Skor Skor


0 1 2
Wajah Otot wajah Otot wajah Sering meringis
santai tegang, dengan
menangis rahang
terkatup
Kegelisahan Tenang, santai, Sesekali Sering gelisah
pergerakan gelisah, diikuti
normal sesekali seluruh
berganti anggota
posisi badan
Tonus otot Tidak ada Peningkatan Kekakuan otot
ketegangan tonus otot,
pada otot/ reaksi jari
rileks tangan
dan kaki
Bicara Tidak ada Sesekali Terus- menerus
bicara mengeran menangis,
abnormal g, merintih
merintih, mengerang
menangis
Kenyamanan Terlihat santai Nyaman Sulit
dengan ditenangkan
sentuhan dengan
apapun
Total ./10
3. Kapan asesmen awal harus Asesmen medis dan keperawatan awal diselesaikan dalam
diselesaikan? waktu 1x24 jam setelah pasien masuk sebagai pasien rawat
inap
Asesmen medis awal yang dilakukan sebelum pasien masuk
sebagai pasien rawat inap atau sebelumprosedur rawat jalan di
rumah sakit tidak berlangsung lebih dari 30 hari atau riwayat
kesehatan telahdiperbarui dan pemeriksaan fisik diulang.
Asesmen medis awal yang dilakukan sebelum pasien masuk
sebagai pasien rawat inap atau sebelumprosedur rawat jalan di
rumah sakit tidak berlangsung lebih dari 30 hari atau riwayat
kesehatan telahdiperbarui dan pemeriksaan fisik diulang.
Untuk asesmen yang berusia kurang dari 30 hari, perubahan-
perubahan signifikan dalam kondisi pasiensemenjak asesmen
dicatat dalam rekam medis pada saat penerimaan pasien
sebagai pasien rawat inap.