Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Jeff Bezos
Pendiri dan CEO dari took online terbesar, Amazon.com

Sumber : The Everything Store: Jeff Bezos and The Age of Amazon by Brad
Stone

Elsa
21030115140133
S1-Teknik Kimia
Universitas Diponegoro

Kisah Hidup Jeff Bezos


Jeff Bezos dilahirkan pada tanggal 12 Januari 1964 di Albuquerque, New Mexico, Amerika
Serikat, ketika ibunya, Jacklyn Bezos masih remaja. Setelah lulus SMA, Jeff Bezos berencana
mendalami ilmu fisika dengan kuliah di Princeton University yang dalam perjalanannya Jeff Bezos
justru kembali tertarik dengan komputer elektro dan akhirnya Jeff Bezos lulus dengan gelar di
bidang Computer Science and Electrical Engineering.
Setelah lulus dari Pricenton, Jeff bekerja di Wall Street dalam bidang ilmu komputer. Lalu
ketika mendapatkan gelar pascasarjana, Jeff Bezos bekerja membangun jaringan perdagangan
internasional untuk sebuah perusahaan yang dikenal dengan Fitel. Disinilah semangat
kewirausahaannya mulai muncul, tapi Jeff Bezos tidak tergesa-gesa untuk memulai bisnisnya
sendiri. Dua tahun kemudian, Jeff Bezos pindah ke Bankers Trust dan bertanggungjawab untuk
mengembangkan aplikasi software untuk nasabah dana pensiun.
Inspirasi untuk bekerja mandiri selanjutnya datang ketika Jeff Bezos bekerja di sebuah
perusahaan finansial DE Shaw Company dimana Jeff Bezos dipercaya oleh David Shaw, pendiri
perusahaan tersebut, sebagai Senior Vice President. Bahkan, dalam sebuah wawancara dengan
Time, Shaw menggambarkan Jeff sebagai wirausahawan yang aneh. Wawancara yang dilakukan
pada 27 Desember 2003 ini merupakan penghormatan Shaw atas langkah Jeff yang memutuskan
untuk membangun dan mengoperasikan perusahaan sendiri di tahun 1994. Tahun 1995, Jeff Bezos
mulai mendirikan Amazon.com sebagai toko buku online yang dijalankan dari garasi rumahnya di
Seattle, Washington. Jeff Bezos sebelumnya telah melakukan penelitian dengan membuat daftar
20 perusahaan mail-order teratas dan mengamati bahwa tidak ada penerbit buku yang memiliki
mail-order karena membuat katalog yang komprehensif akan memerlukan ribuan halaman dan
akan memakan budget besar jika melakukan penawaran lewat email. Jeff Bezos percaya bahwa
perusahaan berbasis internet akan memiliki kemampuan untuk menawarkan pilihan lebih luas
secara dan substansial kepada konsumen di masa depan. Setelah melakukan studi ini, Jeff Bezos
rajin menghadiri konvensi tahunan American Booksellers Associaton untuk melakukan lobi-lobi
dengan beberapa penjual buku. Dalam menjalankan bisnis ini, kedua orangtua Bezos
mendukungnya dengan menginvestasikan tabungan pensiunnya sebenar US$ 300 ribu. Mereka
sepertinya tahu, dana sebesar itu akan mengantarkan anak mereka menjadi miliarder dunia.
Sebelum memutuskan nama Amazon, Bezos telah memilih nama Abrakadabra. Namun tampaknya
Jeff Bezos lebih menyukai nama Amazon karena terpukau dengan kemegahan sungai yang berada
di Brazil tersebut. Pada bulan Juni 1999 situs web Amazon.com mulai diujicoba dan pada 16 Juli
1999 dan mulai melayani konsumen di setiap negara bagian dan merambah 45 negara lain.
Selanjutnya, Amazon.com menjadi berita di berbagai media dan sebagai akibat dari publisitasnya
meningkat dengan cepat, Bezos akhirnya memiliki kantor operasional dan 6 gudang untuk
inventaris buku. Naluri bisnis Bezos tidak meleset, Amazon.com terus berkembang, bahkan setiap
tahunnya Jeff Bezos selalu berada di rangking orang terkaya dunia, meskipun selalu dalam kondisi
fluktuatif. Misalnya, pada tahun 1999 Jeff Bezos masuk ke dalam peringkat 19 dengan kekayaan
sebesar US$ 10,1 miliar, sebaliknya di tahun 2002 Jeff Bezos terpuruk di peringkat 293 dengan
kekayaan US$ 1,5 miliar. Di tahun 2007, Jeff Bezos kembali memperbaiki statusnya menjadi
peringkat 35 Advertisement dengan kekayaan sebesar US$ 8,7 miliar. Meskipun selalu tergusur
dalam peringkat 10 besar orang terkaya di seluruh dunia, setidaknya Jeff Bezos tetap saja bercokol
di peringkat paling bergensi ini setiap tahunnya. Sebagian besar kekayaan Bezos berasal dari
kepemilikan saham di Amazon.com.

Hal yang Menginspirasi


20 tahun silam Amazon.com yang dulu hanya menjual buku-buku melalui internet kini sukses
menjadi salah satu raksasa e-commerce di dunia dengan menjual berbagai jenis barang. Dari tahun
ke tahun pendapatan amazon.com terus berkembang. Menjadikan kekayaan Jeff Bezos menjadi
naik berlipat-lipat. Total kekayaan Jeff Bezos saat ini sekitar 86.7 Miliar Dollar pada tahun 2017
atau sekitar 1.156 Triliun rupiah. Total kekayaannya tersebut menjadikan posisi Jeff Bezos berada
diperingkat kedua dibawah Bill Gates dalam daftar orang terkaya di dunia.

Sifat-Sifat yang Dapat Diteladani


1. Berani mengambil risiko
2. Meminimalisir penyesalan
3. Persuasif (promosi dari mulut ke mulut)
4. Mengutamakan konsumen
5. Terus berinovasi
6. Bekerja keras.