Anda di halaman 1dari 232

Versi 1.

INSTRUME
PEMETAAN MUTU PE
TERHADAP CAPAIAN STANDAR N

LPMP KALIMANTA
DIRJEN DIKDA
KEMENTERIAN PENDIDIKAN
2017
Acuan Mutu
Penjaminan mutu pendidikan mengacu pada standar sesuai peraturan yang berlaku. Acuan uta
Standar Nasional Pendidikan terdiri atas:
Standar Kompetensi Lulusan
Standar Isi
Standar Proses
Standar Penilaian
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Standar Pengelolaan
Standar Sarana dan Prasarana
Standar Pembiayaan
Kedelapan standar tersebut membentuk rangkaian input, proses, dan output. Standar Kompe- tensi Lu
penjaminan mutu pendidikan.

###
Acuan Mutu
Penjaminan mutu pendidikan mengacu pada standar sesuai peraturan yang berlaku. Acuan utama
Standar Nasional Pendidikan terdiri atas:
Standar Kompetensi Lulusan
Standar Isi
Standar Proses
Standar Penilaian
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Standar Pengelolaan
Standar Sarana dan Prasarana
Standar Pembiayaan
Kedelapan standar tersebut membentuk rangkaian input, proses, dan output. Standar Kompe- tensi Lulu
penjaminan mutu pendidikan.
uan utama adalah Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang telah ditetapkan sebagai kriteria minimal yang harus

tensi Lulusan merupakan output dalam rangkaian tersebut dan akan terpenuhi apabila input terpenuhi sepenuh
riteria minimal yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan dan penyelenggara pendidikan.

a input terpenuhi sepenuhnya dan proses berjalan dengan baik. Standar yang menjadi input dan proses dijabar
di input dan proses dijabarkan dalam bentuk indikator mutu untuk mempermudah kegiatan pemetaan mutu dala
iatan pemetaan mutu dalam
PETUNJUK PEN

PETUNJUK UMUM:
1
2
3
4
5

6.

CARA PENGISIAN :
1
PETUNJUK PENGISIAN

PETUNJUK UMUM:
Instrumen PMP LPMP KALIMANTAN TIMUR bertujuan untuk memetakan ketercapaian SNP pada ting
Tiap Satuan pendidikan mengisi 1 (satu) Instrumen yang mewakili responden sekolah
Dalam melaksanakan Pengisian Instrumen PMP ini sekolah menggali informasi dari pihak terkait, an
Isilah jawaban sesuai dengan instruksi yang diberikan secara jujur dan bertanggung jawab
Hasil dari Pemetaan Mutu di tingkat sekolah dibagi dalam 5 Tahap, yaitu :

Intrumen diisi oleh Team Pengembang Sekolah dan diverifikasi oleh Pengawas Pembina

CARA PENGISIAN :
ISILAH SESUAI PERNYATAAN PADA KOTAK YANG DISEDIAKAN

CONTOH 1. :

Berdoa sebelum dan setelah melakukan aktivitas

CONTOH 2. :

Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

CONTOH 3. :

Siswa menunjukkan kemampuan :


kreatif dalam menghasilkan karya
memodifikasi karya orang lain

CONTOH 4.
RPP yang disusun guru sesuai kompetensi keterampilan yaitu
menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak:

kreatif,
CONTOH 5. :

Pembelajaran tematik terpadu di SD disesuaikan dengan tingkat


perkembangan siswa. (Diisi Khusus SD)
K PENGISIAN INSTRUMEN

ercapaian SNP pada tingkat sekolah di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
en sekolah
asi dari pihak terkait, antara lain: Kepala Sekolah, Guru, Siswa, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah
anggung jawab
Tahap 1 (Kriteria untuk sekolah yang baru memenuhi 0 - dibawah 25% dari standar)
Tahap 2 (Kriteria untuk sekolah yang baru memenuhi 25% - dibawah 50% dari standar)
Tahap 3 (Kriteria untuk sekolah yang baru memenuhi 50% - dibawah 75% dari standar)
Tahap 4 (Kriteria untuk sekolah yang baru memenuhi 75% - dibawah 100% dari standar)
Tahap SNP (Kriteria untuk sekolah yang telah memenuhi 100% dari standar)
was Pembina

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%
90% (contoh diisi 90%)

Isilah
Rata-Rata
76 (contoh diisi 76)

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak
1 (contoh diisi 1)
0 (contoh diisi 0)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dari seluruh RPP
1 dengan 80% (dengan rentang 0
-100%)
(contoh diisi 1) (contoh diisi 80%)
Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dari seluruh
1 dengan 20%
Pembelajaran
(Untuk Jenjang yang sesuai (SD) disii 1 atau nol, untuk jenjang lainnya diisi 0 atau kosong)
limantan Utara

Pengawas Sekolah

h 25% dari standar)


wah 50% dari standar)
wah 75% dari standar)
wah 100% dari standar)
standar)
diisi 0 atau kosong)
IDENTITAS SEKOLAH

1 TAHUN PELAJARAN :
2 NAMA SEKOLAH :
3 NPSN :
4 ALAMAT :
5 KECAMATAN :
6 KABUPATEN :
7 PROVINSI :
8 HASIL AKREDITASI :
9 STATUS KEPEMILIKAN :
10 KEPALA SEKOLAH :
11 NO. TELP. / HP SEKOLAH / KEPSEK :
12 JENJANG :
13 TAHUN BERDIRI :
14 IMPLEMENTASI KURIKULUM :
15 VISI :
16 MISI :
IDENTITAS SEKOLAH

.
.
.
.
.
.
.
(TERAKREDITASI A / B / C / TIDAK TERAKREDITASI) NILAI
(SEKOLAH NEGERI / SWASTA)
.
.
(SD/SMP/SMA/SMK) *)
.
(KTSP 2006 / KTSP 2013)
.
1. .
2. .
3. .

Keterangan :
*) Wajib diisi sesuai jenjang : SD/SMP/SMA/SMK
TAHUN
STANDAR 1. S
Peraturan Menteri Pendidikan dan Ke

PERNYATAAN
1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap
1.1.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
Siswa memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YM
Taat menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing
Berdoa sebelum dan setelah melakukan aktivitas

1.1.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter


Siswa menunjukkan perilaku sikap berkarakter
Terlibat perkelahian antar siswa dan atau antar sekolah dan atau antar kelompok
Terlibat narkoba
Pornografi dan pornoaksi
Menjewer (oleh siswa)
Mencubit (oleh siswa)
Menendang (oleh siswa)
Memukul dengan tangan (oleh siswa)
Memukul dengan benda (oleh siswa)
Menghukum hingga jatuh sakit, pingsan (oleh siswa)
Melukai dengan benda berbahaya (oleh siswa)
Kekerasan fisik lain (oleh siswa)
Membandingkan dengan saudara/anak lain (oleh siswa)
Menghina dihadapan teman/orang lain (oleh siswa)
Kekerasan psikis lainnya (oleh siswa)

1.1.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap disiplin

Siswa
Bolos menunjukkan perilaku

Terlambat masuk sekolah


Tidak mengerjakan tugas yang diberikan
Tidak mematuhi tatatertib sekolah

1.1.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap santun


Siswa menunjukkan perilaku
Tidak menghormati guru dan orang lain yang lebih tua
Menggunakan kata-kata kotor dalam berkomunikasi
Membentak dengan suara keras dan kasar (oleh siswa)
Menyebut "bodoh","pemalas","nakal", dsb (oleh siswa)
Mencap dengan sebutan jelek/jahat (oleh siswa)

1.1.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur


Siswa menunjukkan perilaku
Mencontek saat ujian
Menyalin tugas dari pekerjaan temannya
Sering berbohong

1.1.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli


Siswa menunjukkan perilaku
Rendah partisipasi dalam gotong royong
Tidak ada kepedulian terhadap orang lain
Membuang sampah sembarangan
Tidak mau terlibat membersihkan lingkungan sekolah
Tidak mau menjaga dan memelihara tanaman

1.1.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri


Siswa menunjukkan perilaku
Tidak Berani mengemukakan pendapat
Tidak percaya diri tampil di depan umum

1.1.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap bertanggungjawab


Siswa menunjukkan perilaku
Vandalisme (perusakan seperti memecahkan, menghancurkan, mencoret-coret barang mili

1.1.9 Memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang hayat


Siswa menunjukkan perilaku
Tidak memiliki kemauan dalam mencari bahan/sumber belajar
Malas mengunjungi perpustakaan
Minat membaca yang rendah

1.1.10 Memiliki perilaku sehat jasmani dan rohani


Siswa menunjukkan perilaku
Minum minuman keras
Merokok
Tidak sportif

1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi Pengetahuan

1.2.1 Memiliki pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, metakognitif


Memiliki Prestasi dalam aspek pengetahuan untuk:
Tingkat Kabupaten
Tingkat Propinsi
Tingkat Nasional
Tingkat Internasional

Isilah
Jumlah peserta lulus UN/S :
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Matematika
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Kimia (Diisi Khusus SMA/SMK)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Biologi (Diisi Khusus SMP/SMA/SMK)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Fisika (Diisi Khusus SMA / SMK)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Geografi (Diisi Khusus SMA)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Sosiologi (Diisi Khusus SMA)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Ekonomi (Diisi Khusus SMA / SMK)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Sasta Bahasa Indonesia (Diisi Khusus SMA)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Antropologi (Diisi Khusus SMA)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Bahasa Asing (Diisi Khusus SMP/SMA/SMK)
Rata-rata Nilai UN/S Mata Pelajaran Teori Kejuruan (Diisi Khusus SMK)

Isilah
Jumlah peserta lulus UN/S dengan nilai minimal 65
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Mata Pelajaran Matematika
Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Mata Pelajaran Kimia (Diisi Khusus SMA/SMK)
Mata Pelajaran Biologi (Diisi Khusus SMP/SMA/SMK)
Mata Pelajaran Fisika (Diisi Khusus SMA / SMK)
Mata Pelajaran Geografi (Diisi Khusus SMA)
Mata Pelajaran Sosiologi (Diisi Khusus SMA)
Mata Pelajaran Ekonomi (Diisi Khusus SMA / SMK)
Mata Pelajaran Sasta Bahasa Indonesia (Diisi Khusus SMA)
Mata Pelajaran Antropologi (Diisi Khusus SMA)
Mata Pelajaran Bahasa Asing (Diisi Khusus SMP/SMA/SMK)
Mata Pelajaran Teori Kejuruan (Diisi Khusus SMK)
1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi Keterampilan
1.3.1 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kreatif

Siswa menunjukkan kemampuan :


kreatif dalam menghasilkan karya
memodifikasi karya orang lain
membuat kreasi sendiri sesuai dengan fasilitas yang tersedia
menulis dalam bahasa dan gaya sendiri
Memanfaatkan TIK dalam belajar
lainnya .

1.3.2 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak produktif

Siswa menunjukkan kemampuan :


membaca cepat dan membuat rangkuman dari informasi tertulis
meniru karya orang lain

1.3.3 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kritis

Siswa menunjukkan kemampuan :


Melakukan telaah secara kritis kritis terhadap teks atau buku
Melakukan pengamatan dengan bimbingan dan petunjuk yang jelas dari guru
bertanya dengan kritis
mengumpulkan data/informasi dari berbagai sumber
melakukan analisis

1.3.4 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak mandiri

Siswa menunjukkan kemampuan mencari informasi menggunakan :


Buku teks
Buku referensi di perpustakaan
Buku referensi lain di luar perpustakaan
Media massa (majalah, koran)
Internet
Lainnya (diisi) .

1.3.5 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kolaboratif

Siswa menunjukkan kemampuan :


membersihkan kelas
bergotong royong dalam aktifitas sekolah
organisasi kesiswaan
mengerjakan tugas belajar
mengerjakan aktifitas belajar dalam kelas

1.3.6 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak komunikatif

Siswa menunjukkan kemampuan :


Kesulitan dalam berinteraksi/berkomunikasi dengan orang lain
menyampaikan ide dan pendapat secara santun dan mudah dipahami
menyimak informasi secara tepat dan menyampaikan kembali dengan kalimat sendiri
mengajukan ide atau pertanyaan yang menunjukkan kreatifitas
membuat karya tulis dengan deskripsi yang berkesinambungan dan mudah dipahami
menyampaikan ide dan pendapat secara santun dan mudah dipahami

Siswa memiiki prestasi dalam aspek keterampilan terkait untuk:


Tingkat Kabupaten
Tingkat Propinsi
Tingkat Nasional
Tingkat Internasional
AN
mpetensi Lulusan

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%
Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku
sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah Jumlah siswa yang menunjukkan perilaku


sesuai pernyataan dalam skala 0 - 100%

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak
Banyaknya kali
Banyaknya kali
Banyaknya kali
Banyaknya kali

Isilah
Rata-Rata

Isilah Jumlah peserta lulus


dengan nilai minimal 65 (dalam %)
Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak
Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak
1

Isilah
1 Jika ya 0
Jika tidak
Banyaknya kali
Banyaknya kali
Banyaknya kali
Banyaknya kali
Belum SNP=Tahap 1
Belum SNP=Tahap 1
Belum SNP=Tahap 1
2.1
2.1.1
2.1.2
2.1.3
2.1.4
2.1.5
2.2
2.2.1

2.2.2.
2.2.3
2.2.4.

2.3.
2.3.1.
2.3.2
2.3.3.

2.3.4.
Indikator 1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan
Sub-Indikator 1. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi sikap
Pernyataan :

RPP yang disusun guru sesuai kompetensi sikap spiritual dan sosial untuk menghayati dan
ajaran agama yang dianutnya,
perilaku jujur,
perilaku disiplin,
perilaku santun,
perilaku peduli,
perilaku bertanggung jawab,
perilaku percaya diri,
perilaku sehat jasmani dan rohani,
perilaku pembelajar sepanjang hayat.

Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa / Handout yang disusun / digunakan guru sesuai komp
mengamalkan :
ajaran agama yang dianutnya,
perilaku jujur,
perilaku disiplin,
perilaku santun,
perilaku peduli,
perilaku bertanggung jawab,
perilaku percaya diri,
perilaku sehat jasmani dan rohani,
perilaku pembelajar sepanjang hayat.

Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor) disusun guru sesuai kompetensi sikap spiritual dan sos
ajaran agama yang dianutnya,
perilaku jujur,
perilaku disiplin,
perilaku santun,
perilaku peduli,
perilaku bertanggung jawab,
perilaku percaya diri,
perilaku sehat jasmani dan rohani,
perilaku pembelajar sepanjang hayat.

Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di KKG/MGMP bertujuan u


kompetensi sikap.

Guru Merancang penilaian sikap berupa :


Jurnal Penilaian
dokumen observasi
Penilaian diri
Penilaian antar teman

Terdapat program kegiatan ekstrakurikuler berupa kegiatan kagamaan, kegiatan krida,


Keagamaan
Kegiatan Krida
latihan olah Bakat
Latihan Olah Minat

Sub-Indikator 2. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi pengetahuan


Pernyataan :

RPP yang disusun guru sesuai kompetensi pengetahuan yaitu memahami, menerapkan, m
pengetahuan faktual,
pengetahuan konseptual,
pengetahuan prosedural,
pengetahuan metakognitif,

Buku pembelajaran / Lembar Kerja / handout yang disusun / digunakan guru sesuai kompe
menganalisis dan mengevaluasi:
pengetahuan faktual,
pengetahuan konseptual,
pengetahuan prosedural,
pengetahuan metakognitif,

Alat evaluasi (Soal) dan buku nilai (Rapor) yang disusun guru sesuai kompetensi pengetah
mengevaluasi:
pengetahuan faktual,
pengetahuan konseptual,
pengetahuan prosedural,
pengetahuan metakognitif,

Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di KKG/ MGMP untuk mem

Terdapat program kegiatan ekstrakurikuler berupa :


Kegiatan Ilmiah Remaja
Kegiatan Penguasaan Keilmuan dan Kemampuan Akademik
Kegiatan Penelitian dan rekayasa
Kelompok Pecinta Teknologi Informasi dan Komunikasi
Lainnya (tuliskan) .

Sub-Indikator 3. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi keterampilan


Pernyataan :

RPP yang disusun guru sesuai kompetensi keterampilan yaitu menunjukkan keterampilan b
kreatif,
produktif,
kritis,
mandiri,
kolaboratif,
komunikatif.

Buku Pelajaran / handout / Lembar Kerja Siswa yang disusun / digunakan guru sesuai komp
berfikir dan bertindak:
kreatif,
produktif,
kritis,
mandiri,
mandiri,
komunikatif.

Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor) yang disusun guru sesuai kompetensi keterampilan y
kreatif,
produktif,
kritis,
mandiri,
kolaboratif,
komunikatif.

Guru merancang penilaian keterampilan berupa


kinerja
proyek
produk
portofolio

Terdapat pengalaman pembelajaran dalam bentuk praktik di laboratorium penelitian se


peragaan atau pameran, pementasan karya seni dan lainnya.
Kegiatan Praktik di Laboratorium penelitian sederhana
Kegiatan Studi Wisata
Kegiatan Seminar / Workshop
Kegiata Peragaan atau pameraan
Kegiata pementasan Karya Seni
Lainnya (tuliskan) .

Sub-Indikator 4. Perangkat pembelajaran menyesuaikan tingkat kompetensi siswa


Pernyataan :

RPP yang disusun guru :


Memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Menyesuaikan tingkat keingintahuan siswa baik itu pada tingkat dasar, teknis, spesifik
Mencerminkan perilaku siswa sesuai dengan tahap perkembangannya.
Buku Pelajaran / handout / Lembar Kerja Siswa yang disusun / digunakan guru :
Memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Menyesuaikan tingkat keingintahuan siswa baik itu pada tingkat dasar, teknis, spesifik
Mencerminkan perilaku siswa sesuai dengan tahap perkembangannya.

Alat Evaluasi dan Buku Nilai yang disusun / digunakan guru :


Memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Menyesuaikan tingkat keingintahuan siswa baik itu pada tingkat dasar, teknis, spesifik
Mencerminkan perilaku siswa sesuai dengan tahap perkembangannya.

Bidang kajian pembelajaran bedasarkan bakat dan minat siswa untuk memecahkan masala
Ilmu Pengetahuan
Teknologi
Seni
Budaya dan Humaniora

Sub-Indikator 5. Perangkat pembelajaran menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran


Pernyataan :

RPP yang disusun guru :


Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SD/MI yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, dan negara. (Diisi Khusus Oleh SD/MI)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMP/MTs yaitu pada konteks diri s
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. (Diisi Khusus Oleh SMP/MTS)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMA /SMK yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. (Diisi Khusus

Menyesuaikan dengan yang dipelajari pada jenjang pendidikan dan sumber lain secara man

Menyesuakan dengan tahap perkembangan anak yang relevan dengan tugas yang diberika

Buku Pelajaran / handout / Lembar Kerja Siswa yang disusun / digunakan guru :
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SD/MI yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, dan negara. (Diisi Khusus Oleh SD/MI)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMP/MTs yaitu pada konteks diri s
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. (Diisi Khusus Oleh SMP/MTS)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMA /SMK yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. (Diisi Khusus
Menyesuaikan dengan yang dipelajari pada jenjang pendidikan dan sumber lain secara man

Menyesuakan dengan tahap perkembangan anak yang relevan dengan tugas yang diberika

Alat Evaluasi dan Buku Nilai yang disusun / digunakan guru :


Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SD/MI yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, dan negara. (Diisi Khusus Oleh SD/MI)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMP/MTs yaitu pada konteks diri s
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. (Diisi Khusus Oleh SMP/MTS)
Menyesuaikan dengan perkembangan siswa pada jenjang SMA /SMK yaitu pada konteks dir
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. (Diisi Khusus
Menyesuaikan dengan yang dipelajari pada jenjang pendidikan dan sumber lain secara man

Menyesuakan dengan tahap perkembangan anak yang relevan dengan tugas yang diberika

Indikator 2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur


Sub-Indikator 1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan melibatkan

Pernyataan :

Memiliki tim yang bertugas mengembangkan kurikulum sekolah.


Tim Pengembang Kurikulum meliputi seluruh guru mata pelajaran, konselor (guru Bimbin
penyelenggara pendidikan dibuktikan dengan dokumen penugasan.

Sekolah memiliki pedoman pengembangan kurikulum yang diketahui tim pengembang kuri

Sub-Indikator 2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan mengacu pada


Pernyataan :
Sekolah menyusun KTSP sendiri yang telah mengacu kepada:
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerin
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Kom
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar Isi
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Pros
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2016 tentang Penilaian
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 tahun 2016 tentang Kompetensi
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 tahun 2014 tentang KTSP pada p
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 tahun 2013 tentang Kerangka da
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 tahun 2013 tentang Kerangka da

Mengacu pada kerangka dasar yang meliputi:


Perumusan visi, misi, dan tujuan sekolah.

Pengorganisasian muatan kurikuler sekolah.

Pengaturan beban belajar siswa dan beban kerja guru pada tingkat ke- las.

Penyusunan kalender pendidikan sekolah.

Penyusunan silabus muatan atau mata pelajaran muatan lokal.


Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran setiap muatan pem- belajaran.

Dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah , potensi atau karakteristik daerah, sosial bu

Kondisi Sekolah

Potensi / Karakteristik daerah

Sosial Budaya Masyarakat Setempat

Kondisi Peserta Didik

Sub-Indikator 3. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan melewati t

Pernyataan :

Tahapan Analisis, mencakup:


Analisis ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kurikulum.
Analisis kebutuhan siswa, sekolah, dan lingkungan (analisis konteks).
Analisis ketersediaan sumber daya pendidikan.
Tahapan Penyusunan, mencakup:
Perumusan visi, misi, dan tujuan sekolah.
Pengorganisasian muatan kurikuler sekolah.
Pengaturan beban belajar siswa dan beban kerja guru pada tingkat ke- las.
Penyusunan kalender pendidikan sekolah.
Penyusunan silabus muatan atau mata pelajaran muatan lokal.
Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran setiap muatan pem- belajaran.
Tahapan penetapan yang dilakukan kepala sekolah berdasarkan hasil rapat dewan pendidik
Tahapan pengesahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenan
Kepala Sekolah bertanggungjawab atas tersusunnya KTSP.

Sub-Indikator 4. Perangkat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dikembangkan

Pernyataan :
Sekolah memiliki perangkat kurikulum meliputi:
Pedoman kurikulum
Pedoman muatan lokal
Pedoman kegiatan ektrakurikuler
Pedoman pembelajaran
Pedoman penilaian hasil belajar oleh pendidik
Pedoman sistem kredit semester
Pedoman bimbingan dan konseling
Pedoman evaluasi kurikulum
Pedoman pendampingan pelaksanaan kurikulum
Pedoman pendidikan kepramukaan

Warga sekolah mendapatkan akses untuk mengetahui perangkat KTSP yang dikemban

Indikator 3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan


Sub-Indikator 1. Sekolah menyediakan alokasi waktu pembelajaran sesuai struktur kurikulum

Pernyataan :
Durasi setiap satu jam pembelajaran antara lain:
Untuk SD adalah 35 menit (Diisi Khusus SD/MI)
Untuk SMP adalah 40 menit (Diisi Khusus SMP/MTs)
Untuk SMA adalah 45 menit (Diisi Khusus SMA/MA)
Untuk SMK adalah 45 menit (Diisi Khusus SMK/MAK)
Beban belajar per minggu dialokasikan sebagai berikut:
Kelas I 30 jam pelajaran (Diisi Khusus SD/MI)
Kelas II 32 jam pelajaran (Diisi Khusus SD/MI)
Kelas III 34 jam pelajaran (Diisi Khusus SD/MI)
Kelas IV, V, dan VI 36 jam pelajaran (Diisi Khusus SD/MI)
Kelas VII, VIII dan IX 38 jam pelajaran (Diisi Khusus SMP/MTs)
Kelas X 42 jam pelajaran (Diisi Khusus SMA/MA)
Kelas XI dan XII 44 jam pelajaran (Diisi Khusus SMA/MA)
Kelas X, XI dan XII 48 jam pelajaran (Diisi Khusus SMK/MAK)
Beban Belajar per semester dialokasikan sebagai berikut:
Kelas I, II, III, IV, V 18-20 minggu (Diisi Khusus SD/MI)
Kelas VI 18-20 minggu (semester ganjil); 14-16 minggu (semester genap); (Di
Kelas VII dan VIII 18-20 minggu (Diisi Khusus SMP/MTs)
Kelas IX 18-20 minggu (semester ganjil); 14-16 minggu (semester genap); (Di
Kelas X dan XI 18-20 minggu (Diisi Khusus SMA/MA/SMK/MAK)
Kelas XII 18-20 minggu (semester ganjil); 14-16 minggu (semester genap); (Di

Beban Belajar per tahun dialokasikan 36-40 minggu


Sekolah dapat menambah beban belajar 2 (dua) jam per minggu sesuai dengan kebutuhan
budaya, dan faktor lain yang dianggap penting.

Sub-Indikator 2. Sekolah mengatur beban belajar bedasarkan bentuk pendalaman materi

Pernyataan :

Bentuk pendalaman materi yang diatur berupa kegiatan pengarahan materi, penugasan te
Terdapat kegiatan penugasan terstruktur berupa pendalaman materi pembelajaran oleh
penyelesaian ditentukan oleh pendidik.
Terdapat kegiatan mandiri tidak terstruktur berupa pendalaman materi pembelajaran
waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh siswa.
Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri untuk SD, paling banyak 40% d
bersangkutan. (Diisi Khusus SD/MI)
Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri untuk SMP, paling banyak 50%
bersangkutan. (Diisi Khusus SMP/MTs)
Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri untuk SMA/SMK, maksi
pelajaran. (Diisi Khusus SMA/MA/SMK/MAK)

Sub-Indikator 3. Sekolah menyelenggarakan aspek kurikulum pada muatan lokal

Pernyataan :

Menyelenggarakan minimal 2 dari 4 aspek yang disediakan untuk mata pelajaran seni bud

Siswa mengikuti salah satu aspek yang disediakan untuk setiap semester, aspek yang diiku

Sub-Indikator 4. Sekolah melaksanakan kegiatan pengembangan diri siswa

Pernyataan :
Menyediakan layanan ekstrakurikuler wajb yaitu Pendidikan Kepramukaan
Menyediakan layanan ekstrakurikuler pilihan meliputi:
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),
Palang Merah Remaja (PMR),
Kelompok Ilmiah Remaja (KIR),
olah raga,
kesenian,
pembinaan kegiatan keagamaan,
dan lainnya sesuai dengan kondisi dan potensi sekolah.
Menyediakan bimbingan karier
2. STANDAR ISI
ayaan Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar Isi

Isilah

1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Lembar Kerja Siswa

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)

Isilah

1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah

1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Buku pembelajaran / Lembar Kerja
dengan dari seluruh Buku pembelajaran / Lembar Kerja
dengan dari seluruh Buku pembelajaran / Lembar Kerja
dengan dari seluruh Buku pembelajaran / Lembar Kerja

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat evaluasi dan Buku Nilai (dengan

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / Handout/ Lembar K

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (Rapor)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 -100%)

Isilah

1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah

1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)
dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K
dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

Isilah

1 = ya;
Persentase
0 = Tidak

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 -100%)

1 = ya;
Persentase
0 = Tidak

dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K

dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K

dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K


dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K

dengan dari seluruh Buku Pelajaran / handout / Lembar K

Isilah
1 = ya;
Persentase
0 = Tidak
dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

dengan dari seluruh Alat Evaluasi dan Buku Nilai (dengan

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)

jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)


jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Lembar Kerja Siswa / Handout (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)


uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

ngan rentang 0 -100%)


ngan rentang 0 -100%)
ngan rentang 0 -100%)
ngan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)


gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
mbelajaran / Lembar Kerja / handout (dengan rentang 0 -100%)
mbelajaran / Lembar Kerja / handout (dengan rentang 0 -100%)
mbelajaran / Lembar Kerja / handout (dengan rentang 0 -100%)
mbelajaran / Lembar Kerja / handout (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)


uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)


gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)

jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)


jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / Handout/ Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)


uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (Rapor) (dengan rentang 0 -100%)

ngan rentang 0 -100%)


ngan rentang 0 -100%)
ngan rentang 0 -100%)
ngan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)


gan rentang 0 -100%)
gan rentang 0 -100%)
jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)
jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)


uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)
uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)

gan rentang 0 -100%)

jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)


jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

jaran / handout / Lembar Kerja Siswa (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)

uasi dan Buku Nilai (dengan rentang 0 -100%)


Peratur

Indikator 1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan

Sub-Indikator 1. Perencanaan pembelajaran mengacu pada silabus yang telah dikembangka

Pernyataan :

Silabus dikembangkan dengan memuat komponen yang meliputi:


identitas mata pelajaran,

identitas sekolah,

kompetensi inti,

kompetensi dasar,

materi pokok,

kegiatan pembelajaran,

penilaian,

alokasi waktu,

sumber belajar.

Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi dan Panduan
pembelajaran pada setiap tahun ajaran tertentu.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dikembangkan dari silabus.

Sub-Indikator 2. Perencanaan pembelajaran mengarah pada pencapaian kompetensi

Pernyataan :
Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk
tahun ajaran tertentu.

Perencanaan pembelajaran (RPP) memuat:

Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan kompetensi dasar, dengan mengguna


pengetahuan, dan keterampilan;

Kompetensi Dasar sesuai dengan silabus.

Indikator pencapaian kompetensi mencakup pengetahuan, sikap dan ketrampilan

Materi dan metode pembelajaran yang menyesuaikan rumusan indikator pencapaian k

Sub-Indikator 3. Pendidik menyusun dokumen rencana dengan lengkap dan sistematis

Pernyataan :

Setiap guru bertanggungjawab menyusun silabus setiap mata pelajaran yang diampun

Guru dapat bekerjasama dengan KKG, MGMP, LPMP atau Pergurruan Tinggi

Setiap pendidik menyusun RPP yang terdiri atas komponen;

Identitas sekolah.

Identitas mata pelajaran.

Kelas/semester.

Materi pokok.

Alokasi waktu.

Tujuan pembelajaran.

Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.

Materi pembelajaran.

Metode pembelajaran.

Media pembelajaran.
Sumber belajar.

Langkah-langkah pembelajaran.

Penilaian hasil pembelajaran.

RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan 1 kali pertemuan atau

Memperhatikan prinsip penyusunan RPP yang meliputi:

Perbedaan individu siswa

Mendorong partisipasi aktif siswa

Berpusat pada siswa

Pengembangan budaya membaca dan menulis

Pemberian umpan balik dan tindak lanjut

Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antar komponen RPP

Mengakomodasi pembelajaran tematik terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lint

Menerapkan TIK

Sub-Indikator 4. RPP mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah

Pernyataan :

RPP dievaluasi oleh kepala sekolah

RPP dievaluasi oleh kepala pengawas

Sekolah memiliki dokumen evaluasi/telaah RPP.

Indikator 2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat


Sub-Indikator 1. Membentuk rombongan belajar dengan jumlah siswa sesuai ketentuan

Pernyataan :
Khusus SD : Rombel yang memiliki siswa lebih dari 28 orang sebanyak :
Khusus SMP : Rombel yang memiliki siswa lebih dari 32 orang sebanyak :
Khusus SMA/SMK : Rombel yang memiliki siswa lebih dari 36 orang sebanyak :

Sub-Indikator 2. Mengelola kelas sebelum memulai pembelajaran

Pernyataan :

Pada tiap awal semester, guru menjelaskan kepada siswa silabus mata pelajaran

Guru memulai proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan

Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;

Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi mate
lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang sisw

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya deng

Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan

Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus

Sub-Indikator 3. Pembelajaran Mendorong Siswa Mencari Tahu

Pernyataan :

Berpusat pada siswa


Pembelajaran yang mengembangkan rasa keingintahuan dan pemahaman baru bedasarka
Menerapkan modus belajar berbasis penyingkapan/penelitian.
Kegiatan diatur seperti siklus/spiral dimana setiap pertanyaan mengarah pada ide baru dan
Memulai dengan bertanya, menganalisis, memberi solusi atau jawaban yang tepat, be

Sub-Indikator 4. Pembelajaran menuju penguatan penggunaan pendekatan ilmiah


Pernyataan :

Pendidik mendorong siswa untuk melakukan pengamatan.

Pendidik mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan yang dapat di- jawab dengan pe

Pendidik mendorong siswa mengumpulkan informasi untuk menjawab pertanyaan yang

Pendidik membantu siswa menggunakan alat dan perlengkapan yang sesuai untuk me

Pendidik mendorong siswa untuk menarik kesimpulan dan memikirkan dengan kritis da

Pendidik mendorong siswa untuk menyampaikan dan mempertahankan hasil mereka kepad

Sub-Indikator 5. Pembelajaran Berbasis Kompetensi

Pernyataan :

Berfokus pada hasil pembelajaran yang mampu ditunjukkan oleh siswa.

Memfasilitasi siswa yang mampu menunjukkan penguasaan hasil pembelajaran terkait KD

Menyediakan akses materi pembelajaran kepada siswa untuk dapat mengembangkan

Melakukan penilaian sumatif secara berkala untuk mengidentifikasi hasil pembelajaran sisw

Lama ketuntasan pembelajaran beragam bergantung akan kecepatan setiap siswa dalam m

Sub-Indikator 6. Pembelajaran Terpadu

Pernyataan :

Pembelajaran tematik terpadu di SD disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. (Di

Proses pembelajaran di SMP disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang mulai mem
(Diisi Khusus SMP)

Karakteristik proses pembelajaran di SMA SMK secara keseluruhan berbasis mata pelajaran

Pengembangan konten pembelajaran yang mengintegrasikan antar disiplin ilmu merupaka


Sub-Indikator 7. Pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multidimensi

Pernyataan :

Berfokus pada siswa


Guru berperan sebagai fasilitator
Bekerjasama dalam kelompok

Model pembelajaran yang dilakukan meliputi:

Memulai dengan memberikan permasalahan kepada siswa untuk dipecahkan atau dipe
nyata.

Siswa menghimpun pengetahuan yang telah mereka miliki, merumus- kan pertanyaan tam

Siswa merencanakan pengumpulan informasi tambahan, melakukan penelitian yang di

Menyajikan hasil kesimpulan yang berisikan satu atau lebih solusi/jawa ban atas hasil te

Sub-Indikator 8. Pembelajaran menuju keterampilan aplikatif

Pernyataan :

Berfokus pada siswa dan karya/produk akhir yang dihasilkan.

Guru berperan sebagai fasilitator

Bekerjasama dalam kelompok

Model pembelajaran yang dilakukan meliputi:

Siswa menentukan tujuan menciptakan karya/produk akhir dan men- gidentifikasi penggun

Siswa meneliti topik yang diangkat, merancang karya/produk dan membuat perencan

Siswa melaksanakan pengerjaan, menyelesaikan permasalahan yang timbul dalam pen

Siswa menunjukkan karya mereka dan mengevaluasi penggunaannya.

Proses Pembelajaran yang dilaksanakan berdasarkan satu permasalahan kehidupan nya


Sub-Indikator 9. Pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat

Pernyataan :

Pembelajaran mengajarkan pada siswa untuk lebih menyadari dan menghargai proses yan

Menunjukkan bagaimana mengelola proses yang dilalui sebagai pembelajaran yang lebih e

Membantu siswa untuk menyiapkan diri dalam menyusun strategi bagi diri mereka sendiri

Mengenalkan dalam merumuskan strategi, memonitor dan mengevaluasi atas pembelajara

Sub-Indikator 10. Pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siap

Pernyataan :

Siswa berpastisipasi secara aktif.

Mengajak siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil.

Setiap siswa dalam kelompok mendapat kesempatan untuk berbagi pen- galaman dan pen

Memberikan pekerjaan rumah yang menuntut siswa untuk berkolaborasi dengan lingkunga

Sub-Indikator 11. Mengakui atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa.
Pernyataan :

Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respon dan hasil belajar siswa sela

Guru menyesuaikan pengaturan tempat duduk siswa dan sumber daya lain sesuai dengan

Guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa.

Sub-Indikator 12. Menerapkan metode pembelajaran sesuai karakteristik siswa


Pernyataan :

Kegiatan inti dilaksanakan guru dengan menggunakan metode pembelajaran ya

Mengunakan Metode pembelajaran antara lain:


ceramah,

demonstrasi,

diskusi,

belajar

mandiri,
simulasi,

curah pendapat,

studi kasus,

seminar,

tutorial,
deduktif, dan

induktif.

Sub-Indikator 13. Memanfaatkan media pembelajaran dalam meningkatkan efisiensi dan efek
Pernyataan :

Kegiatan inti dilaksanakan guru dengan menggunakan media pembelajaran yan


Menggunakan Media pembelajaran berupa alat bantu proses pembelajaran (misalnya TIK)

Sub-Indikator 14. Pembelajaran Berbasis Aneka Sumber Belajar


Pernyataan :

Kegiatan inti dilaksanakan guru dengan menggunakan sumber belajar yang disesuaikan de
Sumber belajar, dapat berupa:
buku,
media cetak dan elektronik,
alam sekitar, atau
sumber belajar lain yang relevan.

Sub-Indikator 15. Mengelola kelas saat menutup pembelajaran

Pernyataan :
Mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung.

Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.

Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individua

Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Mengakhiri pembelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan.

Indikator 3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembela

Sub-Indikator 1. Melakukan penilaian otentik secara komprehensif


Pernyataan :

Menilai kesiapan siswa, proses, dan hasil belajar secara utuh.


Guru dalam proses pembelajaran melakukan penilaian otentik secara komprehensif, ba
menggunakan: angket, observasi, catatan anekdot, dan refleksi.

Sub-Indikator 2. Memanfaatkan hasil penilaian otentik


Pernyataan :

Guru memanfaatkan hasil penilaian otentik untuk merencanakan program remedial, penga
Hasil penilaian otentik dimanfaatkan sebagai bahan untuk memperbaiki proses pembelajar

Sub-Indikator 3. Melakukan pemantauan proses pembelajaran


Pernyataan :

Dilakukan oleh kepala satuan pendidikan dan pengawas secara berkala dan berkelanju
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, da

Pemantauan proses pembelajaran dilakukan dengan cara :

Diskusi kelompok terfokus


Pengamatan
Pencatatan
Perekaman
wawancara
Dokumentasi

Sub-Indikator 4. Melakukan supervisi proses pembelajaran kepada guru


Pernyataan :

Kepala sekolah melakukan pengawasan dalam bentuk supervisi proses pembelajaran t

Terdapat bukti kegiatan memeriksa dokumen dalam pelaksanaan supervisi proses pembe
kepala sekolah.

Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah pada tahap :

Perencanaan
Pelaksanaan
Penilaian

Supervisi proses pembelajaran dilakukan dengan cara :

pemberian contoh
Diskusi
Konsultasi
Pelatihan

Sub-Indikator 5. Mengevaluasi proses pembelajaran


Pernyataan :

Evaluasi hasil pembelajaran dilakukan saat proses pembelajaran dan di akhir satuan

Hasil evaluasi akhir diperoleh dari gabungan evaluasi proses dan evaluasi hasil pembelajar

Sub-Indikator 6. Menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran


Pernyataan :

Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran disusun dalam
pendidik secara berkelanjutan.

Tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan dalam bentuk:

Penguatan dan penghargaan kepada guru yang menunjukkan kinerja yang memenuhi atau

Pemberian kesempatan kepada guru untuk mengikuti program Pengembangan Kep


andar Proses

Pilih
1 Jika ya
0 Jika
tidak
Persentase
dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

Persentase

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
0 Jika
tidak
Persentase
dengan dari seluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
0 Jika
tidak

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
0 = tidak

Persentase

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)


Isilah Sesuai Pernyataan

jumlah rombel
jumlah rombel
jumlah rombel

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)


Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
0 = tidak
Pilih
1 = ya
0 = tidak

Pilih
1 = ya
0 = tidak

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
Persentase
0 = tidak
dengan dari seluruh Alat Evaluasi (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Alat Evaluasi (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 = ya
0 = tidak
eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Silabus (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh RPP (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Pembelajaran (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
eluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Alat Evaluasi (dengan rentang 0 - 100%)

eluruh Alat Evaluasi (dengan rentang 0 - 100%)


Peraturan Me

Indikator 1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi

Sub-Indikator 1. Penilaian Mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan

Deskripsi:
Penilaian sikap dilakukan oleh pendidik untuk memperoleh informasi deskriptif mengen
Penilaian pengetahuan dilakukan untuk mengukur penguasaan pengetahuan sisw
Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa menerapkan peng
Penilaian pengetahuan dan keterampilan dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan/a

Sub-Indikator 2. Bentuk pelaporan penilaian sesuai dengan ranah yang dinilai

Pernyataan :

Hasil penilaian pencapaian pengetahuan dan keterampilan siswa disampaikan dala


Penilaian aspek sikap dilakukan dengan mendeskripsikan perilaku siswa.
Penilaian aspek pengetahuan dilakukan dengan melaporkan hasil penilaian dalam bentuk a
Penilaian aspek keterampilan dilakukan dengan melaporkan hasil penilaian dalam bentuk a

Indikator 2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel

Sub-Indikator 1. Jenis teknik penilaian yang digunakan obyektif dan akuntabel

Deskripsi:
Penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas dan tidak dipengaruhi subjektiv
Prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui ol
Penilaian dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi mekanisme, prosedur, teknik
Perangkat penilaian dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan

Sub-Indikator 2. Kelengkapan perangkat teknik penilaian


Deskripsi:
Instrumen penilaian yang digunakan oleh pendidik dalam bentuk penilaian berupa :

Tes
Pengamatan
Penugasan Baik Perseorangan maupun Kelompok
Lainnya ..

Instrumen penilaian yang digunakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk penilaian akhir
dan bahasa, serta memiliki bukti validitas empirik.
Sekolah Memiliki dokumen yang berisi dan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentinga
Prosedur Penilaian
Kroteria Penilaian
Dasar Pengambilan Keputusan

Indikator 3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti


Sub-Indikator 1. Menindaklanjuti hasil pelaporan penilaian

Deskripsi:
Ditindaklanjuti untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Ditindaklanjuti untuk melakukan perbaikan dan/atau penjaminan mutu pendidikan pada
Ditindaklanjuti untuk menetapkan kriteria ketuntasan minimal serta kriteria dan/ata
Program penilaian hasil belajar ditinjau secara periodik berdasarkan data kegagalan/kenda
Semua guru mengembalikan hasil kerja siswa yang telah dinilai.

Sub-Indikator 2. Melakukan pelaporan penilaian secara periodik

Deskripsi:

Kemajuan yang dicapai oleh peserta didik dipantau, didokumentasikan secara sistema
Sekolah melaporkan hasil belajar kepada orang tua peserta didik, komite sekolah, dan insti

Pelaporan proses belajar dan hasil belajar oleh pendidik dilakukan oleh wali kelas atau guru

Pelaporan penilaian dilakukan oleh pendidik disampaikan kepada peserta didik dan orang t
tentang skor disertai dengan deskripsi capaian kompetensi.
Pendidik memiliki dokumen laporan hasil penilaian pada setiap akhir semester atau tahun d

Laporan hasil penilaian pendidikan pada akhir semester dan akhir tahun ditetapkan dalam
Pendidikan dan hasil penilaian oleh Pendidik.

Indikator 4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek


Sub-Indikator 1. Instrumen penilaian aspek sikap

Deskripsi:
Penilaian aspek sikap dilakukan dengan teknik penilaian lain yang relevan dilakukan melalu

Jurnal
Lembar Pengamatan
Penilaian Diri
Penilaian Antar Teman

Sub-Indikator 2. Instrumen penilaian aspek pengetahuan

Deskripsi:
Penilaian aspek pengetahuan dilakukan sesuai dengan kompetensi yang dinilai melalui :

Tes tertulis

Tes Lisan

Penugasan

Sub-Indikator 3. Instrumen penilaian aspek keterampilan

Deskripsi:
Penilaian keterampilan dilakukan sesuai dengan kompetensi yang dinilai melalui :

Praktik
Proyek
Produk
Portofolio

Indikator 5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur


Sub-Indikator 1. Prosedur penilaian berdasarkan penyelenggara penilaian

Deskripsi:
Prosedur penilaian pendidikan dilakukan melalui:
Penilaian hasil belajar oleh pendidik
Penilaian hasil belajar oleh sekolah
Penilaian hasil belajar oleh pemerintah
Prosedur penilaian oleh Pendidik:
Pendidik menetapkan tujuan penilaian melalui telaah/analisis KI/KD
Pendidik menyusun kisi-kisi penilaian
Pendidik merancang instrumen dan pedoman penilaian
Pendidik melakukan analisis kualitas instrumen berkaitan dengan persebaran, tingkat kesu
Pendidik melakukan penilaian pada aspek sikap, pengetahu an dan keterampilan
Pendidik melakukan pengolahan dan analisis dan mengintepretasikan hasil
Pendidik melaporkan hasil penilaian
Pendidik memanfaatkan hasil penilaian
Prosedur penilaian oleh sekolah:
Sekolah menetapkan KKM
Sekolah menyusun kisi-kisi penilaian
Sekolah merancang instrumen dan pedom an penskoran
Sekolah melakukan analisis kualitas instrumen berkaitan dengan persebaran, tingkat
Sekolah melakukan penilaian pada aspek sikap, pengetahuan dan ket- erampilan
Sekolah melakukan pengolahan dan analisis dan meng-intepretasikan hasil
Satuan pendidik melaporkan hasil penilaian
Sekolah memanfaatkan laporan penilaian sebagai evaluasi pendidikan

Sub-Indikator 2. Prosedur penilaian dilakukan berdasarkan ranah yang akan dinilai


Deskripsi:
Penilaian aspek sikap dilakukan melalui tahapan:
mengamati perilaku siswa selama pembelajaran;
mencatat perilaku siswa dengan menggunakan lembar observasi/pengam
menindaklanjuti hasil pengamatan; dan
mendeskripsikan perilaku siswa.

Penilaian aspek pengetahuan dilakukan melalui tahapan:


menyusun perencanaan penilaian;
mengembangkan instrumen penilaian;
melaksanakan penilaian;
memanfaatkan hasil penilaian; dan
melaporkan hasil penilaian dalam bentuk angka dengan skala 0-100 dan deskripsi.

Penilaian aspek keterampilan dilakukan melalui tahapan:


menyusun perencanaan penilaian;
mengembangkan instrumen penilaian;
melaksanakan penilaian;
memanfaatkan hasil penilaian; dan
melaporkan hasil penilaian dalam bentuk angka dengan skala 0-100 dan deskripsi.

Sub-Indikator 3. Kelulusan siswa berdasarkan pertimbangan yang sesuai

Deskripsi:
Kenaikan kelas dan kelulusan siswa dari satuan pendidikan ditetapkan melalui rapat d
Pertimbangan penentuan kelulusan siswa:
Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
Ujian sekolah.
Ujian sekolah berstandar nasional.
Penilaian sikap.
Penilaian pengetahuan.
Penilaian keterampilan.
AIAN
Standar Penilaian Pendidikan

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh rapor (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh rapor (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh rapor (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh rapor (dengan rentang 0 - 100%)

Isilah
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Instrumen (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih

1 Jika ya
0 Jika tidak

Persentase
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Wali Kelas (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Wali Kelas (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih

1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih

1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika tidak

dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh Guru (dengan rentang 0 - 100%)

Isilah
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya
0 Jika Tidak
an rentang 0 - 100%)
an rentang 0 - 100%)
an rentang 0 - 100%)
an rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)

dengan rentang 0 - 100%)

kurang dari
25%

n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)
engan rentang 0 - 100%)

engan rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)

n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
n rentang 0 - 100%)
STANDAR 5.
Peratura
Peraturan Menteri Pendid
Peraturan Ment
Peraturan Mente
Peraturan Me
STANDAR 5. STAN
Peraturan Menteri
Peraturan Menteri Pendidikan Nasi
Peraturan Menteri Pendid
Peraturan Menteri Pendidi
Peraturan Menteri Pend

Indikator 1. Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan

Sub-Indikator 1. Berkualifikasi minimal S1/D4

Pernyataan :
Pendidik memiliki Kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau s
IV/S1 PGSD/PGMI) atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. (Diisi
Pendidik memiliki Kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau s
mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi (

Sub-Indikator 2. Rasio guru kelas dan guru mata pelajaran terhadap rombongan belajar seim

Pernyataan
Pendidik pada SD mengajar dengan rasio minimal jumlah siswa adalah 20:1. (Diisi Khusus
Pendidik pada SMP / SMA /SMK mengajar dengan rasio minimal jumlah siswa adalah 2

Sub-Indikator 3. Tersedia untuk tiap mata pelajaran

Pernyataan :

Guru di SD mencakup (Diisi Khusus SD) :

Guru Kelas
Guru Agama dan Akhlak Mulia
Guru Pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan
Jumlah kelas yang tidak memiliki guru sesuai dengan keperluan (Diisi Khusus SD) :
Jumlah mata pelajaran Agama dan PJOK yang tidak tersedia guru sesuai dengan kualifikasi
Jumlah mata pelajaran yang tidak tersedia guru sesuai dengan kualifikasi (Diisi Khusus S

Sub-Indikator 4. Bersertifikat pendidik

Pernyataan :

Guru memiliki sertifikat profesi guru sesuai jenjang pendidikannya.

Sub-Indikator 5. Berkompetensi pedagogik minimal baik


Pernyataan :

Pendidik Memiliki kompetensi dalam:

Mengintegrasikan karakteristik siswa dari aspek fisik, agama dan moral, sosial, kultural, em
Memilih teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang sesuai dengan karakteristi
Merancang kegiatan pembelajaran siswa berdasarkan kurikulum.
Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi serta bahan ajar untuk penyelenggaraan
Mengembangkan potensi siswa untuk mengaktualisasikan berbagai po- tensi yang dimiliki.
Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan siswa.
Melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar.
Menggunakan hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk eningkat- kan kualitas pembela
Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

Sub-Indikator 6. Pendidik Berkompetensi kepribadian minimal baik


Pernyataan :
Pendidik Memiliki kompetensi dalam:

Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesi
Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi siswa
Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga men- jadi guru, dan ras
Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Sub-Indikator 7. Berkompetensi profesional minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelaja
Menguasai kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindaka
Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengem

Sub-Indikator 8. Berkompetensi sosial minimal baik


Pernyataan :

Pendidik Memiliki kompetensi dalam:

Komunikasi sesama guru dibuktikan melalui pengamatan asesor selama visitasi.


Komunikasi guru dengan tenaga kependidikan dibuktikan melalui pengamatan asesor
Komunikasi guru dengan siswa dibuktikan melalui wawancara, observasi kelas, dan m
Komunikasi guru dengan orangtua dibuktikan melalui dokumen per- temuan berkala guru
Komunikasi guru dengan masyarakat dibuktikan melalui dokumen pertemuan guru dengan

Indikator 2. Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan


Sub-Indikator 1. Kepala Sekolah Berkualifikasi minimal S1/D4

Pernyataan :

Memiliki kualifikasi S1 atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau nonkependidikan

Sub-Indikator 2. Berusia sesuai kriteria saat pengangkatan

Pernyataan :
Berusia setinggi tingginya 56 tahun saat diangkat sebagai kepala sekolah

Sub-Indikator 3. Berpengalaman mengajar selama waktu yang ditetapkan

Pernyataan :

Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun menurut jenjan

Sub-Indikator 4. Berpangkat minimal III/c atau setara

Pernyataan :

Memiliki pangkat minimal III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetaraka
yayasan atau lembaga yang berwenang.

Sub-Indikator 5. Bersertifikat pendidik

Pernyataan :

Memiliki sertifikasi pendidik yang dikeluarkan oleh lembaga pendidik dan tenaga kependidi

Sub-Indikator 6. Bersertifikat kepala sekolah

Pernyataan :

Memiliki sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pem

Sub-Indikator 7. Berkompetensi kepribadian minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi tela
Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah.
Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala seko
Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.

Sub-Indikator 8. Berkompetensi manajerial minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan.


Mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan.
Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal.
Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efe
Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran sisw
Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optim
Mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam rangka pendayagunaan secara optimal.
Mengelola hubungan sekolah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sum
Mengelola siswa dalam rangka penerimaan siswa baru, dan penempatan dan pen
Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan
Mengelola keuangan sekolah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, transpar
Mengelola ketatausahaan sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah.
Mengelola unit layanan khusus sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan
Mengelola sistem informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program dan peng
Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan m
Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program sekolah sesuai pros

Sub-Indikator 9. Berkompetensi kewirausahaan minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah.


Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang e
Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya
Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dih
Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah sebagai su

Sub-Indikator 10. Berkompetensi supervisi minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme gu


Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan t
Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profes

Sub-Indikator 11. Berkompetensi sosial minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetensi dalam:

Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah


Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain.

Indikator 3. Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan


Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Administrasi

Pernyataan :

Sekolah memiliki kepala TAS (Tenaga Administrasi Sekolah).

Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi berkualifikasi minimal SMK / sederajat

Pernyataan :
Kepala TAS SD memiliki kualifikasi (Diisi Khusus SD):
Minimal lulusan SMK / sederajat dengan program studi yang relevan
Pengalaman kerja sebagai tenaga administrasi sekolah minimal 4 (empat) tahun.

Kepala TAS SMP memiliki kualifikasi (Diisi Khusus SMP):


Minimal lulusan D3 / sederajat dengan program studi yang relevan
Pengalaman kerja sebagai tenaga administrasi sekolah minimal 4 (empat) tahun.

Kepala TAS SMP memiliki kualifikasi (Diisi Khusus SMA / SMK):


Minimal lulusan S1 / sederajat dengan program studi yang relevan
Pengalaman kerja sebagai tenaga administrasi sekolah minimal 4 (empat) tahun.

Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi bersertifikat

Pernyataan :

Memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh p

Sub-Indikator 4. Tersedia Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi


Pernyataan :

Sekolah memiliki tenaga pelaksana urusan administrasi yang meliputi:

Sekolah memiliki jumlah pendidik dan tenaga kependidikan 50 orang atau lebih
Sekolah memiliki Pelaksana Urusan Administrasi Kepegawaian
Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan
Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana
Sekolah memiliki 9 (sembilan) rombongan belajar atau lebih
Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Pelaksana Urusan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan
Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan
Pelaksana Urusan Administrasi Kurikulum
Pelaksana Urusan Administrasi Umum
Penjaga Sekolah
Memiliki lahan kebun dengan luas 500 m2 atau lebih
Tukang Kebun
Tenaga Kebersihan
Sekolah memiliki kendaraan roda empat
Pengemudi
Pesuruh

Sub-Indikator 5. Memiliki Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi berpendidikan sesuai ke

Pernyataan :

Pelaksana Urusan Administrasi Kepegawaian berpendidikan minimal lulusan SMA/MA/SM


Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan minimal lulusan SMK/MAK, program studi relevan
Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana berpendidikan minimal lulusan SMA/M
Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah dan Masyarakat minimal lulusan SMA/MA
Pelaksana Urusan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan berpendidikan minimal lulusan
Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan berpendidikan minimal lulusan SMA/MA/SMK/MAK
Pelaksana Urusan Administrasi Kurikulum berpendidikan minimal lulusan SMA/MA/SMK/MAK
Pelaksana Urusan Administrasi Umum untuk SD/MI/SDLB berpendidikan minimal SMK/MAK/
Penjaga Sekolah berpendidikan minimal lulusan SMP/MTs atau sederajat.
Tukang Kebun berpendidikan minimal lulusan SMP/MTs atau sederajat.
Tenaga Kebersihan berpendidikan minimal lulusan SMP/MTs atau yang sederajat.
Pengemudi berpendidikan minimal lulusan SMP/MTs atau yang sederajat, memiliki SIM yang
Pesuruh berpendidikan minimal lulusan SMP/MTs atau yang sederajat.

Sub-Indikator 6. Berkompetensi kepribadian minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Memiliki integritas dan akhlak mulia


Memiliki etos kerja
Mengendalikan diri
Memiliki rasa percaya diri
Memiliki fleksibilitas
Memiliki ketelitian
Memiliki kedisiplinan
Memiliki kreativitas dan inovasi
Memiliki tanggung jawab
Sub-Indikator 7. Berkompetensi sosial minimal baik

Pernyataan :

Kepala tenaga administrasi sekolah memiliki kompetensi:

Bekerja sama dalam tim


Memberikan layanan prima
Memiliki kesadaran berorganisasi
Berkomunikasi efektif
Membangun hubungan kerja

Sub-Indikator 8. Berkompetensi teknis minimal baik

Pernyataan :

Kepala tenaga administrasi sekolah dan pelaksana urusan memiliki kompetensi

Melaksanakan administrasi kepegawaian


Melaksanakan administrasi keuangan
Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana
Melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat
Melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan
Melaksanakan administrasi kesiswaan
Melaksanakan administrasi kurikulum
Melaksanakan administrasi layanan khusus
Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Petugas layanan khusus memiliki kompetensi:
Menguasai kondisi keamanan sekolah
Menguasai teknik pengamanan sekolah
Menerapkan prosedur operasi standar pengamanan sekolah
Menguasai penggunaan peralatan pertanian dan atau perkebunan
Menguasai pemeliharaan tanaman
Menguasai teknik-teknik kebersihan
Menjaga kebersihan sekolah
Menguasai teknik mengemudi
Menguasai teknik perawatan kendaraan
Mengenal wilayah
Menguasai prosedur pengiriman dokumen dinas
Melayani kebutuhan rumah tangga sekolah

Sub-Indikator 9. Berkompetensi manajerial minimal baik


Pernyataan :

Kepala tenaga administrasi sekolah memiliki kompetensi:

Mendukung pengelolaan standar nasional pendidikan


Menyusun program dan laporan kerja
Mengorganisasikan staf
Mengembangkan staf
Mengambil keputusan
Menciptakan iklim kerja kondusif
Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya
Membina staf
Mengelola konflik
Menyusun laporan

Indikator 4. Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan


Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium

Pernyataan :

Sekolah memiliki kepala laboran

Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium berkualifikasi sesuai

Pernyataan :

Minimal sarjana (S1) untuk jalur guru.


Minimal diploma tiga (D3) untuk jalur laboran/teknisi.

Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium bersertifikat

Pernyataan :

Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yan

Sub-Indikator 4. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium berpengalaman sesuai


Pernyataan :

Minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum untuk jalur guru.


Minimal 5 tahun sebagai laboran atau teknisi untuk jalur guru.

Sub-Indikator 5. Tersedia Tenaga Teknisi Laboratorium

Pernyataan :

Memiliki tenaga teknisi laboratorium

Sub-Indikator 6. Memiliki Tenaga Teknisi Laboratorium berpendidikan sesuai ketentuan

Pernyataan :
Minimal lulusan program Diploma D2 sesuai dengan peralatan laboratorium, diselenggarak
Memiliki sertifikat teknisi laboratorium sekolah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yan

Sub-Indikator 7. Tersedia Tenaga Laboran

Pernyataan :
Memiliki tenaga laboratorium

Sub-Indikator 8. Memiliki Tenaga Laboran berpendidikan sesuai ketentuan

Pernyataan :
Minimal lulusan program Diploma 1 sesuai dengan jenis laboratorium, diselenggarakan ole
Memiliki sertifikat laboran sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah

Sub-Indikator 9. Berkompetensi kepribadian minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetesi:
Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, mantap, dan berakhlak mulia
Menunjukkan komitmen terhadap tugas

Sub-Indikator 10. Berkompetensi sosial minimal baik

Pernyataan :
Memiliki kompetesi:
Bekerja sama dalam pelaksanaan tugas
Berkomunikasi secara lisan dan tulisan

Sub-Indikator 11. Berkompetensi manajerial minimal baik

Pernyataan :
Memiliki kompetesi:
Merencanakan kegiatan dan pengembangan laboratorium sekolah
Mengelola kegiatan laboratorium sekolah
Membagi tugas teknisi dan laboran laboratorium sekolah
Memantau sarana dan prasarana laboratorium sekolah
Mengevaluasi kinerja teknisi dan laboran serta kegiatan laboratorium sekolah

Sub-Indikator 12. Berkompetensi profesional minimal baik

Pernyataan :

Memiliki kompetesi:

Menerapkan gagasan, teori, dan prinsip kegiatan laboratorium sekolah


Memanfaatkan laboratorium untuk kepentingan pendidikan dan penelitian di sekola
Menyiapkan kegiatan laboratorium sekolah
Merawat peralatan dan bahan di laboratorium sekolah
Merawat ruang laboratorium sekolah
Mengelola bahan dan peralatan laboratorium sekolah
Melayani kegiatan praktikum
Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium sekolah

Indikator 5. Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan


Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Pustakawan
Pernyataan :

Memiliki kepala tenaga pustakawan


Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berkualifikasi sesuai

Pernyataan :

Serendah-rendahnya diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk jalur guru
Berkualifikasi diploma dua (D2) Ilmu Perpustakaan dan Informasi bagi pustakawan
Berkualifikasi diploma dua (D2) non-Ilmu Perpustakaan dan Informasi bagi yang bukan pust

Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan bersertifikat

Pernyataan :

Memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah dari lembaga yg ditetapk

Sub-Indikator 4. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berpengalaman sesuai

Pernyataan :

Minimal 3 tahun untuk guru


Minimal 4 tahun di perpustakaan sekolah untuk yang bukan pustakawan

Sub-Indikator 5. Tersedia Tenaga Pustakawan

Pernyataan :

Memiliki sekurang-kurangnya satu tenaga perpustakaan sekolah

Sub-Indikator 6. Memiliki Tenaga Pustakawan berpendidikan sesuai ketentuan

Pernyataan :

berkualifikasi SMA atau yang sederajat


bersertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah dari lembaga yang ditetapkan
Sub-Indikator 7. Berkompetensi manajerial minimal baik

Pernyataan :

Kepala Tenaga pustakawan memiliki kompetensi:

Memimpin tenaga perpustakaan sekolah


Merencanakan program perpustakaan sekolah
Melaksanakan program perpustakaan sekolah
Memantau pelaksanaan program perpustakaan sekolah
Mengevaluasi program perpustakaan sekolah
Tenaga pustakawan memiliki kompetensi:
Melaksanakan kebijakan
Melakukan perawatan koleksi
Melakukan pengelolaan anggaran dan keuangan

Sub-Indikator 8. Berkompetensi pengelolaan informasi minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Mengembangkan koleksi perpustakaan sekolah


Mengorganisasi informasi
Memberikan jasa dan sumber informasi
Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

Sub-Indikator 9. Berkompetensi kependidikan minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Memiliki wawasan kependidikan


Mengembangkan keterampilan memanfaatkan informasi
Mempromosikan perpustakaan
Memberikan bimbingan literasi informasi

Sub-Indikator 10. Berkompetensi kepribadian minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Memiliki integritas yang tinggi


Memiliki etos kerja yang tinggi

Sub-Indikator 11. Berkompetensi sosial minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Membangun Hubungan sosial


Membangun Komunikasi

Sub-Indikator 12. Berkompetensi pengembangan profesi minimal baik


Pernyataan :

Memiliki kompetensi:

Mengembangkan ilmu
menerapkan standar etika (adil, tanggung jawab, relasi) yang baik dalam hubungannya de
Menunjukkan dan mempromosikan kebiasaan membaca
NAGA KEPENDIDIKAN
ang Standar Kepala Sekolah
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
andar Tenaga Administrasi Sekolah
ndar Tenaga Perpustakaan Sekolah
Standar Tenaga Laboran Sekolah

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak Persentase

dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak Persentase
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih Dengan Angka Sesuai Pernyataan dan Jenjang


Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika Tidak
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika Tidak
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika Tidak
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika Tidak
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)


dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
Persentase
0 Jika Tidak
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)
dengan dari seluruh pendidik (dengan rentang 0 - 100%)

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak

Pilih

1 Jika ya
0 Jika Tidak
entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)

entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
entang 0 - 100%)
STANDAR 6. STANDAR SA
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun

Indikator 1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai


Sub-Indikator 1. Memiliki kapasitas rombongan belajar yang sesuai dan memadai

Pernyataan:
Jumlah Rombongan Belajar (Diisi Khusus SD/MI)
Jumlah Rombongan Belajar (Diisi Khusus SMP/MTs)
Jumlah Rombongan Belajar (Diisi Khusus SMA/MA)
Jumlah Rombongan Belajar (Diisi Khusus SMK/MAK)

Sub-Indikator 2. Rasio luas lahan sesuai dengan jumlah siswa

Pernyataan
Luas lahan dapat menampung sarana dan prasarana untuk melayani jumlah rombongan be

Lahan untuk satuan pendidikan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap p
Jumlah Lantai dari Bangunan
Luas Lahan
Luas lantai Bangunan
Jumlah Peserta Didik

Sub-Indikator 3. Kondisi lahan sekolah memenuhi persyaratan

Pernyataan
Lahan terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan
penyelamatan dalam keadaan darurat.
Kemiringan lahan rata-rata kurang dari 15%, tidak berada di dalam garis sempadan sungai

Terhindar dari gangguan-gangguan pencemaran air, kebisingan dan pencemaran udara.


Lahan sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Peraturan Daerah tentang Renc
rencana lain yang lebih rinci dan mengikat, dan mendapat izin pemanfaatan tanah dari Peme
Lahan memiliki status hak atas tanah, dan/atau memiliki izin pemanfaatan dari pemegang
perundang-undangan yang berlaku untuk jangka waktu minimum 20 tahun.

Sub-Indikator 4. Rasio Luas Bangunan Sesuai dengan Jumlah Siswa

Pernyataan

Luas lantai bangunan dihitung berdasarkan banyak dan jenis program keahlian serta ban

Bangunan gedung memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap peserta d

Sub-Indikator 5. Kondisi Bangunan Sekolah Memadai

Pernyataan
Tata bangunan dengan koefisien dasar bangunan tidak melebihi 30 %, koefisien lantai ban
bebas bangunan sesuai Peraturan Daerah.
Bangunan memenuhi persyaratan keselamatan berikut.
Memiliki konstruksi yang stabil, kukuh, tahan gempa dan kekuatan alam lainnya.
Dilengkapi sistem proteksi pasif dan/atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulan
Bangunan memenuhi persyaratan kesehatan berikut.
Mempunyai ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.
Memiliki sanitasi meliputi saluran air bersih, saluran air kotor dan/atau air limbah, tempat s
Bahan bangunan yang aman bagi kesehatan pengguna dan ramah ling- kungan.
Fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman termasuk bagi penyandan
Bangunan memenuhi persyaratan kenyamanan berikut
Mampu meredam getaran dan kebisingan.
Setiap ruangan memiliki pengaturan penghawaan yang baik.
Setiap ruangan dilengkapi pencahayaaan sesuai dengan ketentuan un- tuk melakukan keg
Bangunan bertingkat memenuhi persyaratan berikut.
Maksimum terdiri dari tiga lantai.
Dilengkapi tangga yang mempertimbangkan kemudahan, keamanan, keselamatan, dan
Bangunan dilengkapi sistem keamanan berikut.
Peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat, dan jalur evakuasi jika terjad
Akses evakuasi yang dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi penunjuk arah yang
Alat pemadam kebakaran pada area yang rawan kebakaran.
Setiap ruangan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan.

Bangunan dilengkapi instalasi listrik dengan daya minimum 900 watt untuk SD, 1300 watt
Kualitas bangunan minimum permanen kelas B.
Bangunan sekolah baru dapat bertahan minimum 20 tahun.
Bangunan dilengkapi izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan sesuai ketentuan
Pemeliharaan ringan dan pemeliharaan berat dilakukan berkala.

Sub-Indikator 6. Memiliki ragam prasarana sesuai ketentuan

Pernyataan
Ruang pembelajaran umum meliputi:
Memiliki ruang kelas
Memiliki laboratorium IPA
Memiliki ruang perpustakaan
Memiliki tempat bermain/lapangan
Memiliki laboratorium biologi (Diisi Khusus SMA dan SMK)
Memiliki laboratorium fisika (Diisi Khusus SMA dan SMK)
Memiliki laboratorium kimia (Diisi Khusus SMA dan SMK)
Memiliki laboratorium komputer (Diisi Khusus SMA dan SMK)
Memiliki laboratorium bahasa (Diisi Khusus SMA dan SMK)
Ruang penunjang meliputi:
Memiliki ruang pimpinan
Memiliki ruang guru
Memiliki ruang UKS
Memiliki tempat ibadah
Memiliki jamban
Memiliki gudang
Memiliki ruang sirkulasi
Memiliki ruang tata usaha (Diisi Khusus SMP, SMA dan SMK)
Memiliki ruang konseling (Diisi Khusus SMP, SMA dan SMK)
Memiliki ruang organisasi kesiswaan (Diisi Khusus SMP, SMA dan SMK)
Menyediakan kantin yang layak
Menyediakan tempat parkir yang memadai
Menyediakan unit kewirausahaan dan bursa kerja (Diisi Khusus SMP, SMA dan SMK)

Indikator 2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap

Sub-Indikator 1. Memiliki Ruang Kelas Sesuai Standar

Pernyataan
Jumlah minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar kecuali untuk SMK a
Rasio minimum luas ruang kelas adalah 2 m2/siswa.
Luas minimum ruang kelas adalah 30 m2.
Lebar minimum ruang kelas adalah 5 m, kecuali SMK minimum 4 m.
Dilengkapi sarana terdiri dari:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Untuk SD terdapat peralatan pendidikan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah
Media pendidikan minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Sub-Indikator 2. Memiliki Laboratorium IPA sesuai standar


Pernyataan
Untuk SD :
Laboratorium IPA memanfaatkan ruang kelas
memiliki gedung laboratorium ipa
Dapat menampung minimum satu rombongan belajar,
Tersedia air bersih.

Untuk SMP :
Laboratorium IPA memanfaatkan ruang kelas
memiliki gedung laboratorium ipa
Dapat menampung minimum satu rombongan belajar,
Rasio minimum luas ruang laboratorium IPA untuk SMP adalah 2,4 m2/peserta didik dan un
Luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan
Tersedia air bersih.

Untuk SMA :
Laboratorium IPA memanfaatkan ruang kelas
memiliki gedung laboratorium ipa
Dapat menampung minimum satu rombongan belajar,
Luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan
Lebar minimum ruang laboratorium IPA adalah 8 m.
Tersedia air bersih.

Untuk SMK :
Laboratorium IPA memanfaatkan ruang kelas
memiliki gedung laboratorium ipa
Dapat menampung minimum setengah rombongan belajar,
Luas minimum ruang laboratorium minimum 64 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan
Lebar minimum ruang laboratorium IPA adalah 8 m.
Tersedia air bersih.
Dilengkapi sarana terdiri dari:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Peralatan pendidikan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta d
Untuk SMP dan SMK terdapat media pendidikan minimal yang tersedia dalam jumlah minim
Untuk SMK terdapat bahan habis pakai minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesua
Kelengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Sub-Indikator 3. Memiliki ruang perpustakaan sesuai standar

Pernyataan
Luas minimum sama dengan luas ruang kelas, kecuali SMK minimum 96 m2.
Lebar minimum adalah 5 m, kecuali SMK minimum 8 m.
Terletak di bagian sekolah yang mudah dicapai sekelompok ruang kelas.
Dilengkapi sarana terdiri dari:
Buku minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskripsi
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Media pendidikan minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya
Perlengkapan lainnya minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi ko
Pengelolaan perpustakaan sekolah perlu:
menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan bahan pustaka lain
merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya sesuai dengan kebut
membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja;
melengkapi fasilitas peminjaman antar perpustakaan, baik internal mau- pun eksternal;
menyediakan pelayanan peminjaman dengan perpustakaan dari sekolah lain baik ne

Sub-Indikator 4. Memiliki tempat bermain/lapangan sesuai standar

Pernyataan

Rasio minimum 3 m2/peserta didik.


Luas minimum untuk SD adalah 500 m2 dan untuk SMP, SMA dan SMK minimum 1000 m2.
Di dalam luasan tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolahraga berukuran 20 m
untuk SMP, SMA dan SMK
Ruang terbuka sebagian ditanami pohon penghijauan.

Berada pada tempat yang tidak mengganggu proses pembelajaran di kelas.

Tidak digunakan untuk tempat parkir.

Dilengkapi sarana peralatan Pendidikan dan perlengkapan lain minimal yang tersedia d

Sub-Indikator 5. Memiliki laboratorium biologi sesuai standar

Pernyataan
(Diisi Hanya untuk SMA dan SMK)
Menampung minimum setengah rombongan belajar SMK dan minimum satu rombongan be
Rasio minimum 2,4 m2/siswa SMK dan 3 m2/siswa SMK.
Luas minimum 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18m2 untuk S
termasuk ruang penyimpanan dan persiapan 16 m2.
Lebar minimum 5 m untuk SMA dan 8 m untuk SMK.
Dilengkapi sarana meliputi:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Alat Peraga, alat dan bahan percobaan minimal tersedia dalam rasio minimal jumlah per pe
Media pendidian minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya.
Bahan Habis Pakai minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisiny
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Sub-Indikator 6. Memiliki laboratorium fisika sesuai standar

Pernyataan
(Diisi Hanya untuk SMA dan SMK)
Dapat menampung minimum setengah rombongan belajar SMK dan min- imum satu rombo
Rasio minimum 2,4 m2/siswa SMA dan 3 m2/siswa SMK.
Luas minimum 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2 untuk SMA d
termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 16 m2 untuk SMK.
Lebar minimum 5 m untuk SMA dan minimum 8 m untuk SMK.
Dilengkapi sarana meliputi:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Peralatan pendidikan terdiri dari bahan dan alat ukur dasar serta lat
percobaan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per pe- serta didik sesuai desk
Media pendidian minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya.
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai
deskripsi kondisinya.

Sub-Indikator 7. Memiliki laboratorium kimia sesuai standar


(Diisi Hanya untuk SMA dan SMK)
Pernyataan
Dapat menampung minimum satu rombongan belajar SMA dan minimum setengah rombon
Rasio minimum 2,4 m2/siswa SMA dan 3 m2/siswa SMK.
Luas minimum 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2 untuk SMA d
penyimpanan dan persiapan 16 m2 untuk SMK.
Lebar minimum 5 m untuk SMA dan minimum 8 m untuk SMK.
Ruang laboratorium kimia dilengkapi sarana
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Peralatan pendidikan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta d
Media Pendidian minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya.
Bahan habis pakai minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisiny
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Sub-Indikator 8. Memiliki laboratorium komputer sesuai standar

Pernyataan
(Diisi Hanya untuk SMA dan SMK)
Dapat menampung satu rombongan belajar yang bekerja dalam kelompok per 2 siswa SMA
Rasio minimum 2 m2/siswa SMA dan 3 m2/siswa SMK.
Luas minimum 30 m2 untuk SMA dan 64 m2 termasuk luas ruang penyim- panan dan perba
Lebar minimum 5 m untuk SMA dan 8 m untuk SMK.
Dilengkapi sarana, meliputi:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Peralatan pendidikan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta d
Media Pendidikan minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Sub-Indikator 9. Memiliki laboratorium bahasa sesuai standar

Pernyataan
(Diisi Hanya untuk SMA dan SMK)
Dapat menampung minimum satu rombongan belajar SMA dan minimum setengah rombon
Rasio minimum 2 m2/siswa SMA dan 3 m2/siswa SMK.
Luas minimum 30 m2 untuk SMA dan 64 m2 untuk SMK.
Lebar minimum 5 m untuk SMA dan minimimum 8 m untuk SMK.
Dilengkapi sarana meliputi:
Perabot minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta didik sesuai deskrip
Peralatan pendidikan minimal yang tersedia dalam rasio minimal jumlah per peserta d
Media pendidian minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya.
Perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah minimal sesuai deskripsi kondisinya

Indikator 3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap d

Sub-Indikator 1. Memiliki Ruang Pimpinan Sesuai Standar

Pernyataan
Luas minimum 12 m2 kecuali untuk SMK adalah 18 m2.
Lebar minimum 3 m.
Mudah diakses oleh guru dan tamu sekolah, dapat dikunci dengan baik.
Dilengkapi sarana perabot dan perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah min

Sub-Indikator 2. Memiliki ruang guru sesuai standar

Pernyataan
Rasio minimum luas ruang guru 4 m2/pendidik
Luas minimum:
Untuk SD 32 m2.
Untuk SMP 48 m2.
Untuk SMA 72 m2.
Untuk SMK 56 m2.
Mudah dicapai dari halaman sekolah ataupun dari luar lingkungan sekolah, serta deka
Dilengkapi sarana perabot dan perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah min

Sub-Indikator 3. Memiliki ruang UKS sesuai standar

Pernyataan
Memiliki ruang UKS
Luas minimum 12 m2.
Dilengkapi sarana perabot dan perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam jumlah min

Sub-Indikator 4. Memiliki Tempat Ibadah Sesuai Standar

Pernyataan
Jumlah sesuai dengan kebutuhan
Luas minimum 12 m2 kecuali SMK luas minimum adalah 24 m2.
Dilengkapi sarana antara lain:
Lemari/rak 1 buah/tempat ibadah dengan ukuran memadai untuk me- nyimpan perlengkap
Perlengkapan ibadah yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Jam dinding 1 buah/tempat.

Sub-Indikator 5. Memiliki Jamban Sesuai Standar

Pernyataan
Minimum 1 unit untuk setiap 60 siswa pria SD dan 40 siswa pria SMP, SMA dan SMK.
Minimum 1 unit untuk setiap 50 siswa wanita SD dan 30 siswa pria SMP, SMA, dan SMK
Minimum 1 unit untuk guru.
Jumlah minimum setiap sekolah 3 unit.
Luas minimum 1 unit jamban 2 m2.
Berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan.
Tersedia air bersih di setiap unit jamban.
Tiap unit dilengkapi sarana meliputi:
Kloset jongkok 1 buah dengan saluran berbentuk leher angsa.
Tempat air 1 buah dengan volume minimum 200 liter berisi air bersih.
Gayung 1 buah
Gantungan pakaian 1 buah
Tempat sampah 1 buah

Sub-Indikator 6. Memiliki Gudang Sesuai Standar

Pernyataan
Luas minimum Gudang SD 18 m2, gudang SMP dan SMA 21 m2 dan gudang SMK adalah 24
Gudang dapat dikunci.
Tiap gudang dilengkapi sarana meliputi:
Lemari 1 buah berukuran memadai untuk menyimpan alat-alat dan arsip berharga.
Rak 1 buah berukuran memadai untuk menyimpan peralatan olahraga, kesenian, dan kete
Meja kerja 1 buah yang kuat, stabil, dan aman untuk gudang SMK.
Kursi kerja/stool 1 buah yang kuat, stabil, dan aman untuk gudang SMK.
Sub-Indikator 7. Memiliki Ruang Sirkulasi Sesuai Standar

Pernyataan

Koridor dengan luas minimum 30% dari luas total seluruh ruang pada bangunan, lebar

Koridor tanpa dinding pada lantai atas bangunan bertingkat dilengkapi pagar pengaman d

Bangunan bertingkat dengan panjang lebih dari 30m dilengkapi minimum dua buah tangga

Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidaklebih dari 25

Lebar minimum tangga 1,5 m untuk SD dan minimum 1,8 m untuk SMP, SMA dan SMK, ting
tangga 25 - 30 cm, dan dilengkapi pegangan tangan yang kokoh dengantinggi 85-90 cm.

Tangga yang memiliki lebih dari 16 anak tangga harus dilengkapi bordes dengan lebar min

Sub-Indikator 8. Memiliki Ruang Tata Usaha sesuai standar

Pernyataan
(Diisi Hanya untuk SMP, SMA dan SMK)
Rasio minimum luas ruang tata usaha 4 m2/petugas
Luas minimum 16 m2 untuk SMP dan SMA, untuk SMK adalah 32 m2.
Mudah dicapai dari halaman sekolah ataupun dari luar lingkungan sekolah serta dekat deng
Dilengkapi sarana terdiri dari perabot dan perlengkapan lain minimal yang tersedia dalam

Sub-Indikator 9. Memiliki ruang konseling sesuai standar

Pernyataan
Memiliki ruang UKS (Diisi Khusus SD)
Luas minimum 9 m2 untuk SMP dan SMA, untuk SMK adalah 12 m2. (Diisi Khusus SMP / S
Memberikan kenyamanan suasana dan menjamin privasi siswa.
Dilengkapi sarana perabot, peralatan konseling dan perlengkapan lain minimal tersedia da
Sub-Indikator 10. Memiliki ruang organisasi kesiswaaan sesuai standar
(Diisi Hanya untuk SMP, SMA dan SMK)
Pernyataan
Luas minimum ruang organisasi kesiswaan 9 m2 untuk SMP dan SMA, untuk SMK minimum
Dilengkapi sarana terdiri:
Meja 1 buah yang kuat, stabil, dan mudah dipindahkan.
Kursi 4 buah yang kuat, stabil, dan mudah dipindahkan.
Papan tulis 1 buah.
Lemari 1 buah yang dapat dikunci.
Kotak kontak 1 buah untuk mendukung operasioanal peralatan yang memerlukan daya list
Jam dinding
Tempat sampah

Sub-Indikator 11. Menyediakan kantin yang layak

Pernyataan
Menempati area tersendiri.
Luas total minimum 12 m2.
Memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan.
Memiliki sanitasi yang baik.
Menyediakan makanan dan minuman yang sehat dan bergizi untuk warga sekolah.

Sub-Indikator 12. Menyediakan tempat parkir yang memadai

Pernyataan
Menempati area tersendiri.
Mengikuti standar yang ditetapkan dengan peraturan daerah atau pera- turan nasional.
Memiliki sistem pengamanan.
Dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas sesuai dengan keperluan.
Dijaga oleh petugas khusus parkir.

Sub-Indikator 13. Sub-Indikator 37. Menyediakan unit kewirausahaan dan bursa kerja
(Diisi Hanya khusus untuk SMK)
Pernyataan
Sebagai wahana kewirausahaan yang memiliki:
ruang produksi/jasa,
sistem usaha sendiri,
pembukuan yang tertib dan transparan,
Sumber Daya Manusia,
profit.
Memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan kegiatan:
kerjasama dengan DUDI,
memasarkan lulusan,
melakukan seleksi,
penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan.
A
na Sekolah

Isilah sesuai Jenjang

rombel
rombel
rombel
rombel

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah Sesuai Pernyataan


lantai
m2 (meter persegi)
m2 (meter persegi)
orang

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
STANDAR
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 1

Indikator 1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan

Sub-Indikator 1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai ketentuan

Pernyataan :
Sekolah memiliki visi, misi, dan tujuan sekolah
Visi mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan pada warga sekolah dan se
Misi menjadi dasar program pokok sekolah dengan menekankan pada kualitas layana
Tujuan mengacu pada visi, misi, tujuan pendidikan nasional, standar kompetensi lulusan ya
Dirumuskan berdasarkan masukan dari warga sekolah, komite sekolah, dan pihak-piha
Diputuskan dalam rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah.
Ditetapkan oleh kepala sekolah dan disosialisasikan kepada semua warga sekolah dan piha
Ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan pendidikan.

Sub-Indikator 2. Mengembangkan rencana kerja sekolah dengan ruang lingkup sesuai k

Pernyataan :
Membuat rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan
Disusun sesuai rekomendasi hasil evaluasi diri sekolah.
Diputuskan dalam rapat dewan pendidik dengan memperhatikan masukan dari komite seko
Disahkan oleh penyelenggara pendidikan,
Dituangkan dalam dokumen tertulis yang mudah dibaca dan dipahami oleh pihak-piha
Rencana kerja jangka menengah menggambarkan:
tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkai- tan dengan mutu
perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan;
Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai:
kesiswaan;
kurikulum dan kegiatan pembelajaran;
pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya;
sarana dan prasarana;
keuangan dan pembiayaan;
budaya dan lingkungan sekolah;
peran serta masyarakat dan kemitraan;
rencana-rencana kerja lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan m

Rencana kerja tahunan dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA-S/
Disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah.

Sub-Indikator 3. Melibatkan pemangku kepentingan sekolah dalam perencanaan pengelolaa

Pernyataan :
Masukan pemangku kepentingan menjadi dasar rumusan visi sehingga selaras dengan

Masukan dari segenap pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah menjadi d

Mengakomodir masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan termasuk komite sekola
Menyosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan

Indikator 2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan

Sub-Indikator 1. Memiliki pedoman pengelolaan sekolah lengkap

Pernyataan :
Perumusan Pedoman pengelolaan Sekolah mempertimbangkan visi, misi dan tujuan sekola

Sekolah memiliki pedoman yang mengatur aspek pengelolaan meliputi:

KTSP.

Kalender pendidikan/akademik.

Struktur organisasi sekolah.


Pembagian tugas di antara guru.
Pembagian tugas di antara tenaga kependidikan.

Peraturan akademik.

Tata tertib sekolah.

Kode etik sekolah.

Biaya operasional sekolah.

Ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat

Pedoman pengelolaan KTSP, kalender pendidikan dan pembagian tugas pendidik dan tenag

Sub-Indikator 2. Menyelenggarakan kegiatan layanan kesiswaan

Pernyataan :
Dilaksanakan berdasarkan rencana kerja tahunan oleh penanggung jawab kegiatan yang d
Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses penerima
Petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses penerimaan peserta didik, meliputi :
kriteria calon peserta didik,
Mekanisme penerimaan peserta didik sekolah dilakukan
Orientasi peserta didik baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa

Memberikan layanan konseling kepada peserta didik oleh guru kelas atau guru BK.
Melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik;
Melakukan pembinaan prestasi unggulan;
Melakukan pelacakan terhadap alumni.
mempertanggungjawabkan pelaksanaan pada rapat sekolah dalam bentuk laporan

Sub-Indikator 3. Meningkatkan dayaguna pendidik dan tenaga kependidikan

Pernyataan :
Program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dikembangkan sesuai deng
Mendukung upaya:
promosi pendidik dan tenaga kependidikan;
pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan as- pirasi individu, k
penempatan tenaga kependidikan disesuaikan dengan kebutuhan baik jumlah maupun ku
mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan
Mendayagunakan:
kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan penge
Wakil kepala SMP melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala
Wakil kepala SMA/SMK bidang kurikulum bertugas dan bertanggung jawab sebagai pe
Wakil kepala SMA/SMK bidang sarana prasarana bertugas dan bertanggung jawabn mem
Wakil kepala SMA/SMK bidang kesiswaan bertugas dan bertanggung jawab sebagai pe
Wakil kepala SMK bidang hubungan industri bertugas dan bertanggung jawab membantu
Guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai agen pembelajaran yang :
memotivasi,
memfasilitasi
mendidik
membimbing
mengaktualisasikan potensi kemanusiaannya secara optimum;g

Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pen


Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu guru me
Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarak
Tenaga kebersihan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layan

Memberikan penghargaan untuk pendidik dan tenaga kependidikan.


Menilai kinerja pendidik dan tenaga kependidikan meliputi:
Kesesuaian penugasan dengan latar belakang pendidikan.
Keseimbangan beban kerja.
Keaktifan dalam pelaksanaan tugas.
Pencapaian prestasi.
Keikutsertaan dalam berbagai lomba dan menjadi juara misalnya guru/kepala sekolah

Sub-Indikator 4. Melaksanakan kegiatan evaluasi diri

Pernyataan :
Melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah.

Menetapkan prioritas indikator untuk mengukur, menilai kinerja, dan melakukan perba
Melaksanakan:

Evaluasi proses pembelajaran secara periodik, sekurang-kurangnya dua kali dalam setahu

Evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurang-kurangnya satu kali dalam s

Evaluasi diri sekolah dilakukan secara periodik berdasar pada data dan informasi yang sahi

Sub-Indikator 5. Membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lemba

Pernyataan :
Warga sekolah dilibatkan dalam pengelolaan akademik.
Masyarakat pendukung sekolah dilibatkan dalam pengelolaan non-akademik.
Terbatas pada kegiatan tertentu yang ditetapkan.
Menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, berkaitan dengan input, proses, out
Kemitraan SD dilakukan minimal dengan SMP serta dengan TK di lingkungannya.
Kemitraan SMP dilakukan minimal dengan SMA/SMK, SD, serta dunia usaha dan dunia indu
Kemitraan SMA/SMK dilakukan minimal dengan perguruan tinggi, SMP serta dunia usaha d
Sekolah melibatkan peran serta masyarakat dan kemitraan untuk mendukung program
Pendidikan.

Kesehatan.

Kepolisian.

Keagamaan dan kemasyarakatan.

Dunia usaha.

Pengembangan minat dan bakat

dan lainnya

Sistem kemitraan sekolah ditetapkan dengan perjanjian secara tertulis.

Sub-Indikator 6. Melaksanakan pengelolaan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran

Pernyataan :
Sekolah menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme pen
Sekolah menyusun peraturan akademik yang meliputi:
Persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru
Ketentuan mengenai ulangan, remedial, ujian, kenaikan kelas, dan kelulusan.
Ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar, laboratorium, perpus
Ketentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, wali kelas, dan kons
Sekolah menetapkan pedoman tata-tertib yang berisi:
tata tertib pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, termasuk dalam hal menggu
petunjuk, peringatan, dan larangan dalam berperilaku di sekolah, serta pemberian sangsi
Sekolah menetapkan kode etik yang memuat norma tentang:
hubungan sesama warga di dalam lingkungan sekolah dan hubungan antara warga sekola
sistem yang dapat memberikan penghargaan bagi yang mematuhi dan sangsi bagi yang m
prosedur tertulis mengenai pelaksanaan penciptaan suasana iklim dan lingkungan pendidi
Kode etik sekolah yang mengatur peserta didik memuat norma untuk:
menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya;
menghormati pendidik dan tenaga kependidikan;
mengikuti proses pembelajaran dengan menjunjung tinggi ketentuan pembelajaran da
memelihara kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan harmoni sosial di antara teman
mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi sesama;
mencintai lingkungan, bangsa, dan negara; serta
menjaga dan memelihara sarana dan prasarana, kebersihan, ketertiban, keamanan, keind
Kode etik sekolah yang mengatur guru dan tenaga kependidikan memasukkan laran
menjual buku pelajaran, seragam/bahan pakaian sekolah, dan/atau perangkat sekolah
memungut biaya dalam memberikan bimbingan belajar atau les kepada peserta didik;
memungut biaya dari peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang ber
melakukan sesuatu baik secara langsung maupun tidak langsung yang mencederai integri

Indikator 3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemim

Sub-Indikator 1. Berkepribadian dan bersosialisasi dengan baik

Pernyataan :
Bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah;
Bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif mengenai pelaksanaan kurikulum
Berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan mas
Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesu
Memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab.

Sub-Indikator 2. Berjiwa kepemimpinan


Pernyataan :
Membangun tujuan bersama.

Melibatkan guru, komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah serta peny

Menjalin kerja sama dan menanggapi kepentingan dan kebutuhan orang tua peserta didik

Sub-Indikator 3. Mengembangkan sekolah dengan baik

Pernyataan :
Mengembangkan motivasi pendidik dalam mengembangkan kompetensi.

Membantu, membina, dan mempertahankan lingkungan sekolah dan program pembelajara

Meningkatkan mutu pendidikan.

Menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi siswa.

Sub-Indikator 4. Mengelola sumber daya dengan baik

Pernyataan :
Mengambil keputusan berbasis data.
Menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah untuk mencipta

Sub-Indikator 5. Berjiwa kewirausahaan

Pernyataan :
Menjabarkan visi ke dalam misi target mutu;
Merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai;
Menganalisis tantangan, peluang, kekuatan, dan kelemahan sekolah;
Membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksa- naan peningka
Meningkatkan kreasi dan inovasi dalam mengembangkan kurikulum.
Memfasilitasi pengembangan, penyebarluasan, dan pelaksanaan visi pem- belajaran yang
Menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan menggunaka

Sub-Indikator 6. Melakukan supervisi dengan baik


Pernyataan :
Menjamin pelaksanaan mutu proses pembelajaran melalui pelaksanaan monitoring ata
Mengembangkan sistem penilaian dalam memantau perkembangan belajar siswa.
Melaksanakan dan merumuskan program supervisi, serta memanfaatkan hasil supervisi un

Indikator 4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen

Sub-Indikator 1. Memiliki sistem informasi manajemen sesuai ketentuan

Pernyataan :
Mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pen
Menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif dan mudah diakses;
Menugaskan guru / tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi berkaitan p
Melaporkan data informasi sekolah yang telah terdokumentasikan kepada Dinas Pendidikan

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Pilih
1 Jika ya 0 Jika Tidak
STANDAR 8. STAN
Perangkat Akre

Indikator 1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang

Sub-Indikator 1. Pembebasan biaya bagi siswa tidak mampu

Pernyataan :
Ada biaya yang dialokasikan untuk membantu siswa tidak mampu berupa:
pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan,

pemberian bea siswa, dan

bentuk biaya lainnya.


Meniadakan pungutan biaya operasional lain (biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uan
meliputi:
biaya ujian;

biaya praktikum;

biaya perpisahan;

biaya study tour;

Menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa sesuai peraturan resmi pemerintah/peme

Sub-Indikator 2. Terdapat daftar siswa dengan latar belakang ekonomi yang jelas

Pernyataan :
Terdapat data siswa tidak mampu.

Terdapat data siswa penerima beasiswa

Terdapat data riil pemasukan pembayaran dari orangtua siswa yang ada pada buku kas/la

Sub-Indikator 3. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu

Pernyataan :

Penetapan uang sekolah (iuran bulanan) mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangt


Sekolah melakukan bantuan subsidi silang kepada siswa yang kurang mampu secara
pendidikan (SPP), pemberian beasiswa dan sebagainya untuk membantu siswa dari keluarga
teratur dan berkelanjutan.

Bantuan pemerintah, pemerintah daerah, maupun lembaga lain dapat dimasukkan sebaga

Bila di sekolah tersebut tidak ada siswa dari keluarga yang kurang mampu artinya semuan

Indikator 2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan

Sub-Indikator 1. Terdapat biaya operasional non personil sesuai ketentuan

Pernyataan :

Memiliki standar biaya yang diperlukan untuk membiayai kegiatan operasional nonper

Terdapat standar biaya operasi nonpersonalia per sekolah/program keahlian, per rombonga
biaya alat tulis sekolah (ATS) dan bahan dan alat habis pakai (BAHP),
per sekolah/program keahlian

per rombongan belajar

per siswa

besaran presentase minimum biaya alat tulis sekolah (ATS) dan bahan dan alat habis paka

Pengambilan keputusan dalam penetapan besarnya dana yang digali dari masyarakat seba
pihak terkait

komite sekolah,
perwakilan guru
perwakilan tenaga kependidikan
perwakilan siswa
penyelenggara pendidikan/yayasan untuk swasta

Indikator 3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik


Sub-Indikator 1. Pengaturan alokasi dana yang berasal dari APBD/APBN/Yayasan/sumber

Pernyataan :
Menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional.

Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah mengatur:

sumber pemasukan, pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola;

penyusunan dan pencairan anggaran, serta penggalangan dana di luar dana investasi dan

kewenangan dan tanggungjawab kepala sekolah dalam membel- anjakan anggaran p


pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran, dilaporkan

Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat dapat berupa:


biaya dari calon siswa untuk dapat diterima sebagai siswa, dengan istilah antara lain: uang

sumbangan dari masyarakat (dunia usaha, komunitas agama, donatur) yang berupa infaq

bantuan pemerintah/pemerintah daerah misalnya Bantuan Operasional Sekolah, maupun

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan terkait sumbangan pendidikan atau dana dari ma

Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan secara transparan, da

Disusun sesuai dengan kaidah pelaporan keuangan.

Dilaporkan secara periodik kepada komite atau yayasan atau diaudit secara internal d

Sub-Indikator 2. Terdapat laporan pengelolaan dana

Pernyataan :
Memiliki pembukuan biaya operasional berupa buku kas umum yang berisikan seluruh
antara lain:
Buku pembantu kas yang mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatan- gani oleh Bendah
Buku pembantu bank yang mencatat tiap transaksi (baik cek, giro maupun tunai) dan dita
Buku pembantu pajak yang mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta m

Sub-Indikator 3. Memiliki laporan yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan

Pernyataan :
Terdapat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan; antara pedoman pengelolaa
yang telah dibelanjakan selama satu tahun sesuai dengan disertai bukti pelaporan.
Dipertanggungjawabkan dan dilaporkan kepada orangtua siswa, masyarakat, dan pemerint

Laporan dapat diakses oleh pemangku kepentingan melalui:

Media internet seperti website atau email

Majalah sekolah

Surat edaran

Rapat komite

dan lainnya, berupa .


Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak

Isilah
1 Jika ya 0 Jika Tidak
HASIL CAPAIAN PER STANDAR

SKL 0.00000 Belum SNP=Tahap 1 Capaian Sekolah


ISI 0.00000 Belum SNP=Tahap 1
PROSES 0.00000 Belum SNP=Tahap 1
PENILAIAN 0.00000 Belum SNP=Tahap 1 PEMBIAYAAN
PTK 0.00000 Belum SNP=Tahap 1
SARPRAS 0.00000 Belum SNP=Tahap 1
PENGELOLAAN 0.00000 Belum SNP=Tahap 1
PEMBIAYAAN 0.00000 Belum SNP=Tahap 1 PENGELOLAAN

SARPRAS

STANDAR
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap
1.1.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
1.1.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter
1.1.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap disiplin
1.1.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap santun
1.1.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur
1.1.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli
1.1.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri
1.1.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap bertanggungjawab
1.1.9 Memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang hayat
1.1.10 Memiliki perilaku sehat jasmani dan rohani
1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi Pengetahuan
1.2.1 Memiliki pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, metakognitif
1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi Keterampilan
1.3.1 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kreatif
1.3.2 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak produktif
1.3.3 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kritis
1.3.4 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak mandiri
1.3.5 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kolaboratif
1.3.6 Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak komunikatif

STANDAR ISI
Indikator 1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan
Sub-Indikator 1. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi sikap
Sub-Indikator 2. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi pengetahuan
Sub-Indikator 3. Perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi keterampilan
Sub-Indikator 4. Perangkat pembelajaran menyesuaikan tingkat kompetensi siswa
Sub-Indikator 5. Perangkat pembelajaran menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran
Indikator 2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur
Sub-Indikator 1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan melibatkan pemangku kepentin
Sub-Indikator 2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan mengacu pada kerangka dasar peny
Sub-Indikator 3. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan dengan melewati tahapan operasional p
Sub-Indikator 4. Perangkat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dikembangkan
Indikator 3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Sekolah menyediakan alokasi waktu pembelajaran sesuai struktur kurikulum yang berlaku
Sub-Indikator 2. Sekolah mengatur beban belajar bedasarkan bentuk pendalaman materi
Sub-Indikator 3. Sekolah menyelenggarakan aspek kurikulum pada muatan lokal
Sub-Indikator 4. Sekolah melaksanakan kegiatan pengembangan diri siswa

STANDAR PROSES
Indikator 1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Perencanaan pembelajaran mengacu pada silabus yang telah dikembangkan
Sub-Indikator 2. Perencanaan pembelajaran mengarah pada pencapaian kompetensi
Sub-Indikator 3. Pendidik menyusun dokumen rencana dengan lengkap dan sistematis
Sub-Indikator 4. RPP mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah
Indikator 2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat
Sub-Indikator 1. Membentuk rombongan belajar dengan jumlah siswa sesuai ketentuan
Sub-Indikator 2. Mengelola kelas sebelum memulai pembelajaran
Sub-Indikator 3. Pembelajaran Mendorong Siswa Mencari Tahu
Sub-Indikator 4. Pembelajaran menuju penguatan penggunaan pendekatan ilmiah
Sub-Indikator 5. Pembelajaran Berbasis Kompetensi
Sub-Indikator 6. Pembelajaran Terpadu
Sub-Indikator 7. Pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multidimensi
Sub-Indikator 8. Pembelajaran menuju keterampilan aplikatif
Sub-Indikator 9. Pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat
Sub-Indikator 10. Pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan
Sub-Indikator 11. Mengakui atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa.
Sub-Indikator 12. Menerapkan metode pembelajaran sesuai karakteristik siswa
Sub-Indikator 13. Memanfaatkan media pembelajaran dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran
Sub-Indikator 14. Pembelajaran Berbasis Aneka Sumber Belajar
Sub-Indikator 15. Mengelola kelas saat menutup pembelajaran
Indikator 3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran
Sub-Indikator 1. Melakukan penilaian otentik secara komprehensif
Sub-Indikator 2. Memanfaatkan hasil penilaian otentik
Sub-Indikator 3. Melakukan pemantauan proses pembelajaran
Sub-Indikator 4. Melakukan supervisi proses pembelajaran kepada guru
Sub-Indikator 5. Mengevaluasi proses pembelajaran
Sub-Indikator 6. Menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran

STANDAR PENILAIAN
Indikator 1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi
Sub-Indikator 1. Penilaian Mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan
Sub-Indikator 2. Bentuk pelaporan penilaian sesuai dengan ranah yang dinilai
Indikator 2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel
Sub-Indikator 1. Jenis teknik penilaian yang digunakan obyektif dan akuntabel
Sub-Indikator 2. Kelengkapan perangkat teknik penilaian
Indikator 3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti
Sub-Indikator 1. Menindaklanjuti hasil pelaporan penilaian
Sub-Indikator 2. Melakukan pelaporan penilaian secara periodik
Indikator 4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek
Sub-Indikator 1. Instrumen penilaian aspek sikap
Sub-Indikator 2. Instrumen penilaian aspek pengetahuan
Sub-Indikator 3. Instrumen penilaian aspek keterampilan
Indikator 5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur
Sub-Indikator 1. Prosedur penilaian berdasarkan penyelenggara penilaian
Sub-Indikator 2. Prosedur penilaian dilakukan berdasarkan ranah yang akan dinilai
Sub-Indikator 3. Kelulusan siswa berdasarkan pertimbangan yang sesuai

STANDAR PTK
Indikator 1. Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Berkualifikasi minimal S1/D4
Sub-Indikator 2. Rasio guru kelas dan guru mata pelajaran terhadap rombongan belajar seimbang
Sub-Indikator 3. Tersedia untuk tiap mata pelajaran
Sub-Indikator 4. Bersertifikat pendidik
Sub-Indikator 5. Berkompetensi pedagogik minimal baik
Sub-Indikator 6. Pendidik Berkompetensi kepribadian minimal baik
Sub-Indikator 7. Berkompetensi profesional minimal baik
Sub-Indikator 8. Berkompetensi sosial minimal baik
Indikator 2. Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Kepala Sekolah Berkualifikasi minimal S1/D4
Sub-Indikator 2. Berusia sesuai kriteria saat pengangkatan
Sub-Indikator 3. Berpengalaman mengajar selama waktu yang ditetapkan
Sub-Indikator 4. Berpangkat minimal III/c atau setara
Sub-Indikator 5. Bersertifikat pendidik
Sub-Indikator 6. Bersertifikat kepala sekolah
Sub-Indikator 7. Berkompetensi kepribadian minimal baik
Sub-Indikator 8. Berkompetensi manajerial minimal baik
Sub-Indikator 9. Berkompetensi kewirausahaan minimal baik
Sub-Indikator 10. Berkompetensi supervisi minimal baik
Sub-Indikator 11. Berkompetensi sosial minimal baik
Indikator 3. Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Administrasi
Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi berkualifikasi minimal SMK / sederajat
Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi bersertifikat
Sub-Indikator 4. Tersedia Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi
Sub-Indikator 5. Memiliki Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi berpendidikan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 6. Berkompetensi kepribadian minimal baik
Sub-Indikator 7. Berkompetensi sosial minimal baik
Sub-Indikator 8. Berkompetensi teknis minimal baik
Sub-Indikator 9. Berkompetensi manajerial minimal baik
Indikator 4. Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium
Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium berkualifikasi sesuai
Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium bersertifikat
Sub-Indikator 4. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium berpengalaman sesuai
Sub-Indikator 5. Tersedia Tenaga Teknisi Laboratorium
Sub-Indikator 6. Memiliki Tenaga Teknisi Laboratorium berpendidikan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 7. Tersedia Tenaga Laboran
Sub-Indikator 8. Memiliki Tenaga Laboran berpendidikan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 9. Berkompetensi kepribadian minimal baik
Sub-Indikator 10. Berkompetensi sosial minimal baik
Sub-Indikator 11. Berkompetensi manajerial minimal baik
Sub-Indikator 12. Berkompetensi profesional minimal baik
Indikator 5. Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Tersedia Kepala Tenaga Pustakawan
Sub-Indikator 2. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berkualifikasi sesuai
Sub-Indikator 3. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan bersertifikat
Sub-Indikator 4. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berpengalaman sesuai
Sub-Indikator 5. Tersedia Tenaga Pustakawan
Sub-Indikator 6. Memiliki Tenaga Pustakawan berpendidikan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 7. Berkompetensi manajerial minimal baik
Sub-Indikator 8. Berkompetensi pengelolaan informasi minimal baik
Sub-Indikator 9. Berkompetensi kependidikan minimal baik
Sub-Indikator 10. Berkompetensi kepribadian minimal baik
Sub-Indikator 11. Berkompetensi sosial minimal baik
Sub-Indikator 12. Berkompetensi pengembangan profesi minimal baik

STANDAR SARANA DAN PRASARANA


Indikator 1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai
Sub-Indikator 1. Memiliki kapasitas rombongan belajar yang sesuai dan memadai
Sub-Indikator 2. Rasio luas lahan sesuai dengan jumlah siswa
Sub-Indikator 3. Kondisi lahan sekolah memenuhi persyaratan
Sub-Indikator 4. Rasio Luas Bangunan Sesuai dengan Jumlah Siswa
Sub-Indikator 5. Kondisi Bangunan Sekolah Memadai
Sub-Indikator 6. Memiliki ragam prasarana sesuai ketentuan
Indikator 2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan Layak
Sub-Indikator 1. Memiliki Ruang Kelas Sesuai Standar
Sub-Indikator 2. Memiliki Laboratorium IPA sesuai standar
Sub-Indikator 3. Memiliki ruang perpustakaan sesuai standar
Sub-Indikator 4. Memiliki tempat bermain/lapangan sesuai standar
Sub-Indikator 5. Memiliki laboratorium biologi sesuai standar
Sub-Indikator 6. Memiliki laboratorium fisika sesuai standar
Sub-Indikator 7. Memiliki laboratorium kimia sesuai standar
Sub-Indikator 8. Memiliki laboratorium komputer sesuai standar
Sub-Indikator 9. Memiliki laboratorium bahasa sesuai standar
Indikator 3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap dan Layak
Sub-Indikator 1. Memiliki Ruang Pimpinan Sesuai Standar
Sub-Indikator 2. Memiliki ruang guru sesuai standar
Sub-Indikator 3. Memiliki ruang UKS sesuai standar
Sub-Indikator 4. Memiliki Tempat Ibadah Sesuai Standar
Sub-Indikator 5. Memiliki Jamban Sesuai Standar
Sub-Indikator 6. Memiliki Gudang Sesuai Standar
Sub-Indikator 7. Memiliki Ruang Sirkulasi Sesuai Standar
Sub-Indikator 8. Memiliki Ruang Tata Usaha sesuai standar
Sub-Indikator 9. Memiliki ruang konseling sesuai standar
Sub-Indikator 10. Memiliki ruang organisasi kesiswaaan sesuai standar
Sub-Indikator 11. Menyediakan kantin yang layak
Sub-Indikator 12. Menyediakan tempat parkir yang memadai
Sub-Indikator 13. Sub-Indikator 37. Menyediakan unit kewirausahaan dan bursa kerja

STANDAR PENGELOLAAN
Indikator 1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan
Sub-Indikator 1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai ketentuan
Sub-Indikator 2. Mengembangkan rencana kerja sekolah dengan ruang lingkup sesuai ketentuan
Sub-Indikator 3. Melibatkan pemangku kepentingan sekolah dalam perencanaan pengelolaan
Indikator 2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Memiliki pedoman pengelolaan sekolah lengkap
Sub-Indikator 2. Menyelenggarakan kegiatan layanan kesiswaan
Sub-Indikator 3. Meningkatkan dayaguna pendidik dan tenaga kependidikan
Sub-Indikator 4. Melaksanakan kegiatan evaluasi diri
Sub-Indikator 5. Membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain yang relevan
Sub-Indikator 6. Melaksanakan pengelolaan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran
Indikator 3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpian
Sub-Indikator 1. Berkepribadian dan bersosialisasi dengan baik
Sub-Indikator 2. Berjiwa kepemimpinan
Sub-Indikator 3. Mengembangkan sekolah dengan baik
Sub-Indikator 4. Mengelola sumber daya dengan baik
Sub-Indikator 5. Berjiwa kewirausahaan
Sub-Indikator 6. Melakukan supervisi dengan baik
Indikator 4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen
Sub-Indikator 1. Memiliki sistem informasi manajemen sesuai ketentuan

STANDAR PEMBIAYAAN
Indikator 1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang
Sub-Indikator 1. Pembebasan biaya bagi siswa tidak mampu
Sub-Indikator 2. Terdapat daftar siswa dengan latar belakang ekonomi yang jelas
Sub-Indikator 3. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu
Indikator 2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan
Sub-Indikator 1. Terdapat biaya operasional non personil sesuai ketentuan
Indikator 3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik
Sub-Indikator 1. Pengaturan alokasi dana yang berasal dari APBD/APBN/Yayasan/sumber lainnya
Sub-Indikator 2. Terdapat laporan pengelolaan dana
Sub-Indikator 3. Memiliki laporan yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan
Capaian Sekolah terhadap 8 SNP Capaian Sek
1.00000
SKL

PEMBIAYAAN ISI 0.75000


1.00
0.75
0.50 0.50000
0.25
PENGELOLAAN 0.00 PROSES 0.25000

0.00000
L I S
SK IS SE
O
SARPRAS PENILAIAN PR

PTK

NILAI DESKRIPSI
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
bertakwa kepada Tuhan YME 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


kompetensi sikap 0.00
kompetensi pengetahuan 0.00
kompetensi keterampilan 0.00
t kompetensi siswa 0.00
lingkup materi pembelajaran 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
mbangkan dengan melibatkan pemangku kepentingan 0.00
bangkan dengan mengacu pada kerangka dasar penyusunan 0.00
mbangkan dengan melewati tahapan operasional pengemabangan 0.00
kan yang dikembangkan 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
jaran sesuai struktur kurikulum yang berlaku 0.00
entuk pendalaman materi 0.00
pada muatan lokal 0.00
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


bus yang telah dikembangkan 0.00
ncapaian kompetensi 0.00
engkap dan sistematis 0.00
dan pengawas sekolah 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
h siswa sesuai ketentuan 0.00
0.00
0.00
pendekatan ilmiah 0.00
0.00
0.00
nnya multidimensi 0.00
0.00
0.00
a siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas. 0.00
belakang budaya siswa. 0.00
akteristik siswa 0.00
eningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran 0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


n, dan keterampilan 0.00
ah yang dinilai 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
if dan akuntabel 0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
h yang akan dinilai 0.00
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


0.00
adap rombongan belajar seimbang 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
lifikasi minimal SMK / sederajat 0.00
0.00
0.00
istrasi berpendidikan sesuai ketentuan 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
alifikasi sesuai 0.00
0.00
galaman sesuai 0.00
0.00
ndidikan sesuai ketentuan 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
ifikasi sesuai 0.00
0.00
alaman sesuai 0.00
0.00
sesuai ketentuan 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


esuai dan memadai 0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
ahaan dan bursa kerja 0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


uai ketentuan 0.00
ngan ruang lingkup sesuai ketentuan 0.00
alam perencanaan pengelolaan 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
kependidikan 0.00
0.00
serta masyarakat serta lembaga lain yang relevan 0.00
dan kegiatan pembelajaran 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00

0.00 Belum SNP=Tahap 1


0.00
konomi yang jelas 0.00
u siswa kurang mampu 0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
0.00
0.00 Belum SNP=Tahap 1
APBD/APBN/Yayasan/sumber lainnya 0.00
0.00
mangku kepentingan 0.00
Capaian Sekolah terhadap 8 SNP

I S K S
IS SE IA
N
PT RA AN AA
N
O LA P LA AY
PR NI
SA
R LO BI
PE GE M
P EN PE
PUSTAKA
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidik
Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNo. 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidik
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Ma
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Administrasi
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaa
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 26 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Laboran Sekolah/M
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana dan Prasara
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidi
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 69 Tahun 2009 Tentang Standar Biaya
Instrumen Akreditasi oleh BAN S/M

###
ng-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
uran Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 20
uran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan M
uran Menteri Pendidikan dan KebudayaanNo. 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Men
uran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompeten
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madr
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 26 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Laboran Sekolah/Madrasah
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan
uran Menteri Pendidikan Nasional No. 69 Tahun 2009 Tentang Standar Biaya
men Akreditasi oleh BAN S/M
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional PendidikanPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebuday
endidikan Dasar dan Menengah
didikan Dasar dan Menengah
endidikan
olah/Madrasah
ademik dan Kompetensi Guru
nistrasi Sekolah
ustakaan Sekolah/Madrasah
kolah/Madrasah
Prasarana Sekolah
Pendidikan oleh Satuan Pendidikan
ri Pendidikan dan Kebudayaan No. 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan M
n Pendidikan Dasar dan Menengah