Anda di halaman 1dari 5

SILABUS

MATA KULIAH ETNOSAINS DAN KEARIFAN LOKAL

OLEH
TIM PENGASUH MATA KULIAH ETNOSAINS DAN KEARIFAN LOKAL

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
2015
SILABUS

I. IDENTITAS MATA KULIAH


Program Studi: Pendidikan IPA (S1)
Mata Kuliah : Etnosains dan Kearifan Lokal
Semester :V
Kode MK : IPA1638
Semester :V
SKS : 2/2
Prasyarat :-
Dosen Pengampu :

II. CP. MAT KULIAH


A. CP Sikap
(1) Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat dan kualitas diri dengan cara saling mengisi melalui interaksi
dalam kelompok;
(2) Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat dan temuan orisinal orang lain;
(3) Bekerja sama dan memiliki kepekaan social serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
(4) Menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas;
(5) Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
(6) Menginternalisasi nilai-nilai Tri Hita Karana.

B. CP Pengetahuan
(1) Memahami hakikat dan bidang kajian etnosains;
(2) Memahami pengertian dan ruang lingkup kearifan lokal;
(3) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang pengobatan (tanaman herbal)
(4) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang pertanian (bercocok tanam)
(5) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang bioteknologi sederhana
(6) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang konservasi lingkungan;
(7) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang tata ruang (bangunan);
(8) Memahami etnosains dan kearifan lokal Bali dalam bidang social budaya dan spiritual;
(9) Merancang model pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal/ etnosains Bali.
C. CP Keterampilan Umum
(1) Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi
etnosains/ kearifan lokal Bali;
(2) Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
(3) Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah dalam bidang etnosains/kearifan lokal,
berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
(4) Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian etnosains dan kearifan lokal dalam bentuk karya tulis ilmiah (makalah);
(5) Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.

D. CP Keterampilan Khusus
(1) Mampu menyusun makalah etnosains dan kearifan lokal sesuai dengan topik yang dipilih;
(2) Mampu mengaplikasikan pemahaman dalam bidang etnosains dan kearifan lokal untuk menyelesaikan masalah serta mampu
beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.

III. Baris Besar Rencana Pembelajaran (GBRP)

No CP MK Indikator Pencapaian Ruang Lingkup Materi


1 A1,2,3,4,5,6 1. Memahami hakikat dan pengertian etnosains; 1. Hakikat dan pengertian
B1 2. Memahami bidang kajian etnosains; Etnosains;
C1,2,3,4,5 3. Membedakan pengertian etnometodologi, 2. Bidang kajian etnosains;
D1,2 etnografi, dan etnosains 3. perbedaan etnometodologi,
etnografi, dan etnosains.
2 A1,2,3,4,5,6 1. Menjelaskan pengertian kearifan lokal; 1. Pengertian kearifan lokal (local
B2 2. Mengidentifikasi ruang lingkup kearifan lokal; wisdom);
C1,2,3,4,5 3. Menganalisis kearifan lokal sebagai fenomena 2. Ruang lingkup kearifan lokal;
D1,2 keilmuan. 3. Kearifan lokal sebagai
fenomena keilmuan
3 A1,2,3,4,5,6 1. Memahami sains ilmiah dan sains masyarakat 3. Rekonstruksi sains ilmiah
B3 Bali dalam bidang pengobatan (tanaman berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 herbal) etnosains Bali dalam bidang
D1,2 2. Mengkomunikasikan rekonstruksi sains pengobatan (obat herbal)
No CP MK Indikator Pencapaian Ruang Lingkup Materi
ilmiah berbasis kearifan local/ etnosains Bali
dalam bidang pengobatan (obat herbal)
4 A1,2,3,4,5,6 1. Memahami sains ilmiah dan sains masyarakat 1 Rekonstruksi sains ilmiah
B4 Bali dalam bidang pertanian (bercocok tanam) berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 2. Mengkomunikasikan rekonstruksi sains ilmiah etnosains Bali dalam bidang
D1,2 berbasis kearifan local/ etnosains Bali dalam pertanian (bercocok tanam)
bidang pertanian (bercocok tanam)
5 A1,2,3,4,5,6 1 Memahami sains ilmiah dan sains 1. Rekonstruksi sains ilmiah
B5 masyarakat Bali dalam bidang bioteknologi berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 sederhana; etnosains Bali dalam bidang
D1,2 2 Mengkomunikasikan rekonstruksi sains bioteknologi sederhana.
ilmiah berbasis kearifan local/ etnosains Bali
dalam bidang bioteknologi sederhana.
6 A1,2,3,4,5,6 1. Memahami sains ilmiah dan sains masyarakat 1. Rekonstruksi sains ilmiah
B6 Bali dalam bidang konservasi alam; berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 2. Mengkomunikasikan rekonstruksi sains etnosains Bali dalam bidang
D1,2 ilmiah berbasis kearifan local/ etnosains Bali konservasi alam.
dalam bidang konservasi lingkungan alam
7 A1,2,3,4,5,6 1. Memahami sains ilmiah dan sains masyarakat 1. Rekonstruksi sains ilmiah
B7 Bali dalam bidang tata ruang (bangunan) berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 2. Mengkomunikasikan rekonstruksi sains ilmiah etnosains Bali dalam bidang
D1,2 berbasis kearifan local/ etnosains Bali dalam tata ruang (bangunan)
bidang tata ruang (bangunan)
8 A1,2,3,4,5,6 3. Memahami sains ilmiah dan sains masyarakat 2. Rekonstruksi sains ilmiah
B8 Bali dalam bidang sosial budaya dan spiritual berbasis kearifan local/
C1,2,3,4,5 4. Mengkomunikasikan rekonstruksi sains ilmiah etnosains Bali dalam bidang
D1,2 berbasis kearifan local/ etnosains Bali dalam sosial budaya dan spiritual.
bidang sosial budaya dan spiritual
9 A1,2,3,4,5,6 1. Merancang model pembelajaran IPA berbasis 1. Pengembangan model dan
B9 kearifan local/etnosains Bali; perangkat pembelajaran IPA
C1,2,3,4,5 2. Merancang perangkat pembelajaran IPA berbasis kearifan
D1,2 berbasis kearifan local/etnosains Bali local/etnosains Bali.
Buku Referensi:

Ahmadi, I.K dkk. 2012. Mengembangkan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dalam KTSP. Jakarta: Prestasi Pustaka

Sudarmin. 2013. Pendidikan Karakter: Etnosains dan Kearifan Lokal (Konsep dan Penerapannya dalam Penelitian dan
Pembelajaran Sains). Semarang: Swadaya Manunggal