Anda di halaman 1dari 23

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

MATA PELAJARAN : FISIKA


KELAS / SEMESTER : XI / GANJIL
SEKOLAH : SMA NEGERI 2 PONTIANAK

KALIMANTAN BARAT
2017

1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Negeri 2 Pontianak


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Elastisitas dan Hukum Hooke
Alokasi Waktu : 10 x 45 Menit

A. Kompetensi Inti
Kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect learning) pada pembelajaran. Kompetensi
pengetahuan dan kompetensi keterampilan melalui keteladanan, pembiasaaan, dan
budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan
dan kondisi peserta didik.
KI 1 KI 2
(SIKAP SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL)
1. Menghayati dan mengamalkan 2. Menunjukkan perilaku jujur,
ajaran agama yang dianutnya disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif,
dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia
KI 3 KI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis 4. Mengolah, menalar, dan menyaji
dan mengevaluasi pengetahuan dalam ranah konkret dan ranah
faktual, konseptual, prosedural, dan abstrak terkait dengan
metakognitif berdasarkan rasa ingin pengembangan dari yang
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dipelajarinya di sekolah secara
teknologi, seni, budaya, dan humaniora mandiri, bertindak secara efektif
dengan wawasan kemanusiaan, dan kreatif serta mampu
kebangsaan, kenegaraan, dan menggunakan metode sesuai
peradaban terkait penyebab fenomena kaidah keilmuan
dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

2
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2 Menganalisis sifat elastisitas bahan 3.2.1 Mendeskripsikan sifat elastisitas zat
dalam kehidupan sehari-hari padat
3.2.1 Menghitung tegangan tarik,regangan
tarik, modulus Young, modulus
geser, dan modulus Bulk.
3.2.2 Menganalisis hubungan antara
besaran-besaran elastisitas
(tegangan, regangan, dan modulus
elastisitas).
3.2.3 Menggunakan formulasi konsep
elastisitas (tegangan, regangan dan
modulus elastisitas) untuk
menyelesaikan kasus fisis.
3.2.4 Mendeskripsikan hukum Hooke
3.2.5 Mendeskripsikan hubungan Hukum
Hooke dengan modulus Young.
3.2.6 Menggunakan formulasi Hukum
Hooke untuk menyelesaikan kasus-
kasus fisis terkait elastisitas.
3.2.7 Menginterpretasi grafik tegangan-
tegangan dalam kaitannya dengan
keadaan elastisitas benda.
3.2.8 Menentukan konstanta pegas dari
grafik.
3.2.9 Mendeskripsikan susunan pegas seri.
3.2.10 Menentukan tetapan pegas
pengganti pada susunan pegas seri.
3.2.11 Menentukan tetapan pegas
pengganti pada susunan pegas seri.
3.2.12 Mendeskripsikan susunan pegas
paralel
3.2.13 Menentukan tetapan pegas
pengganti pada susunan pegas
paralel.

4.2 Melakukan percobaan tentang sifat 4.2.1 Merancang alat dan bahan dalam
elastisitas suatu bahan berikut presentasi kegiatan percobaan/ praktikum
hasil percobaan dan pemanfaatannya. tentang elastisitas zat padat dan
Hukum Hooke.
4.2.2 Melakukan percobaan/ praktikum
tentang elastisitas zat padat dan
Hukum Hooke.
4.2.3 Melakukan analisis data hasil
percobaan tentang elastisitas zat
padat dan Hukum Hooke.
4.2.4 Membuat laporan hasil tentang

3
elastisitas zat padat dan Hukum
Hooke.
4.2.5 Mempresentasikan hasil percobaan /
praktikum tentang elastisitas zat
padat dan Hukum Hooke.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model information search, dengan metode simulasi dan diskusi,
Pertemuan peserta didik dapat menganalisis sifat elastisitas bahan dalam
Pertama kehidupan sehari-hari, menganalisis konsep elastisitas, tegangan,
regangan, modulus elastisitas dan hukum hooke.
Melalui model inquiry learning, dengan metode diskusi dan simulasi,
Pertemuan peserta didik dapat menentukan konstanta pegas melalui percobaan
Kedua hukum Hooke, menentukan menyimpulkan percobaan hukum
Hooke
Melalui model discovery learning, peserta didik dapat menentukan
Pertemuan
konstanta pegas susunan seri dan susunan paralel, menyimpulkan
Ketiga
percobaan susunan seri dan susunan paralel pegas
Melalui model inquiry learning, peserta didik dapat melakukan
Pertemuan percobaan hukum Hooke, susunan seri dan susunan paralel pegas,
Keempat menyajikan hasil percobaan hukum Hooke dan percobaan susunan seri
dan paralel

4
D. Materi Pembelajaran

benda yang elastis: karet, pegas, kayu, dll


Faktual benda yang tidak elastis: plastisin, pasir, dll

pengertian elastisitas
Konseptual tegangan, regangan, dan modulus elastisitas
konstanta pegas

percobaan hukum hooke


Prosedural percobaan susunan seri dan paralel pegas

Menduga kekeliruan dan rekomendasi untuk memperbaiki


Metakognitif pelaksanaan percobaan agar hasilnya lebih teliti dan tepat

E. Metode Pembelajaran
1. Demonstrasi/Simulasi
2. Diskusi
3. Eksperimen
4. Ceramah

F. Media Pembelajaran
A. Laptop dan LCD
B. Power point dan media audio visual lainnya sesuai materi pembelajaran
C. Karet, neraca pegas, mistar, statif dan beban

G. Sumber Belajar
- Nugroho, A.P.,Indarti, dan Naila H.S. 2016. Fisika Peminatan Matematik dan Ilmu-
ilmu Alam untuk SMA/MA kelas XII. Surakarta : Mediatama
- LKS Hukum Hooke
- LKS susunan seri dan paralel pegas

5
H. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

1 Mengucapkan salam Karakter :


2 Absensi peserta didik Saling
3 Mengkondisikan kelas dan membuat kesepakatan menghorma
4 Apersepsi untuk memotivasi peserta didik dengan ti
demontrasi tentang materi yang akan diajarkan Disiplin
Bapak punya dua benda, yaitu karet dan plastisin. Coba Peduli
2 anak maju ke depan. Tolong tarik karetnya, setelah itu lingkungan 15
gantian menarik plastisin! Religius menit
5 Setelah itu ceritakan kepada teman-teman kalian, gejala Kepemimpi
apa yang terjadi! nan
6 Menyampaikan tujuan pembelajaran
7 Menjelaskan prosedur kegiatan yang akan dilakukan
peserta didik

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

A. Kegiatan Inti

1 Guru menanyakan berbagai fakta tentang apa yang Communicate 60


sudah diamati peserta didik pada saat kegiatan menit
demonstrasi
2 Peserta didik secara individu mencermati dan mencatat Literasi
berbagai fakta yang ditemukan pada saat kegiatan
demonstrasi
3 Berdasarkan apa yang sudah diamati pada saat kegiatan Critical
demonstrasi, peserta didik menghimpun pertanyaan thinking/HOTS
yang bersesuaian dengan apa yang sudah di amati
4 Guru menilai keterampilan peserta didik mengamati Colaborate
5 Peserta didik bertanya jawab tentang hal-hal yang Critical
berhubungan dengan peistiwa yang disajikan pada saat thinking/HOTS
kegiatan demonstrasi (apersepsi).
6 Guru menilai keterampilan peserta didik dalam hal Communicate
menanya
7 Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing- Critical
masing terdiri atas 4 orang thinking/HOTS

6
8 Peserta didik dalam kelompok diminta untuk
melakukan percobaan hukum Hooke sesuai dengan
langkah-langkah pada LKS
9 Masing-masing kelompok diberikan dua masalah yang
dapat diselesaikan dengan hukum Hooke
10 Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok Collaborate
dan membimbing/menilai menilai keterampilan
mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta
menilai kemampuan peserta didik menerapkan konsep
dan prinsip dalam pemecahan masalah
12 Peserta didik menyimpulkan hubungan antara Critical
perubahan panjang dengan besar gaya (skala pegas). thinking/HOTS
13 Kegiatan dilakukan untuk pegas lain yang berbeda
14 Masing-masing kelompok berdiskusi menghitung
konstanta pegas untuk kedua pegas/karet, kemudian
menyimpulkan kaitan antara kuat lemahnya
karet/pegas dengan besar kecilnya konstanta pegas
15 Guru membimbing/menilai kemampuan peserta didik Collaborate
mengolah data dan merumuskan kesimpulan
16 Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil Critical
hitungan dan kesimpulan diskusi thinking/literas
17 Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah i
18 Guru menilai kemampuan peserta didik berkomunikasi
lisan

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking 15


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS) menit
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi Communicate
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran Literasi
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang Religius
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran
dengan berdoa

Pertemuan Kedua

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

7
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
1 Mengucapkan salam Karakter :
2 Absensi peserta didik Saling
3 Mengkondisikan kelas dan membuat kesepakatan menghorma
4 Menagih dan mengingatkan tugas membaca ti
5 Menyampaikan tujuan pembelajaran Disiplin
6 Menjelaskan prosedur kegiatan yang akan dilakukan Peduli 15
peserta didik lingkungan menit
7 Melaksanakan pretes tentang modulus elastisitas dan Religius
susunan pegas Kepemimpi
nan

B. Kegiatan Inti
C.
1 Dua orang peserta didik diminta untuk memaparkan Communicate 60
hasi tugas baca tentang stress, strain, dan modulus menit
elastisitas
2 Siswa memiliki kesempatan untuk bertanya secara Critical
langsung dan beragam kepada sesama teman atau guru thinking/HOTS
sesuai dengan apa yang ingin ditanyakan Literasi
3 Guru menilai keterampilan peserta didik menanya Colaborate

4 Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing- Critical


masing terdiri atas 4 orang thinking/HOTS
5 Guru membagikan LKS dan alat bahan untuk percobaan
6 Kelompok diminta untuk mencoba menarik satu karet,
kemudian menarik tiga karet yang disusun seri dan tiga
karet yang disusun paralel
7 Setiap kelompok diberikan masalah sehari-hari yang Critical thinking
berkaitan dengan elastisitas dan susunan pegas
8 Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah modulus Critical thinking
elastisitas dan susunan pegas seri/paralel
9 Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok Collaboration
dan kemampuan menerapkan konsep dan prinsip
dalam pemecahan masalah dan keterampilan mencoba
instruksi kerja
10 Kelompok mendiskusikan hasil kegiatan tentang Critical
hubungan antara susunan pegas dengan kekuatan pegas thinking,
yang dirasakan creativity
11 Dengan fasilitasi guru, peserta didik merumuskan Communication
konstanta pegas seri dan paralel
12 Guru memulai keterampilan mengolah dan menalar Communication
Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil
diskusi
13 Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah Collaboration,

8
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
Guru menilai kemampuan peserta didik berkomunikasi communication
lisan

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking 15


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS) menit
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi Communicate
Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses
2 dan hasil pembelajaran Literasi
Peserta didik menerima informasi tentang rencana
3 untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang Religius
Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran
4 dengan berdoa

Pertemuan Ketiga

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

9
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
1 Mengucapkan salam dan berdoa Karakter : 15
2 Absensi peserta didik Saling menit
3 Mengkondisikan kelas dan membuat kesepakatan menghorma
4 Merefleksikan hasil pretest dan postest pertemuan ti
sebelumny Disiplin
5 Menagih dan meninggalkan tugas baca Peduli
6 Menyampaikan tujuan pembelajaran lingkungan
7 Menjelaskan prosedur kegiatan yang akan dilakukan Religius
peserta didik Kepemimpi
nan

D. Kegiatan Inti

1 Peserta didik membca kembali lembar kerja praktik Communicate


2 Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk Communicate
bertanya tentang prosedur/langkah kerja praktik yang
perlu dikonfirmasi
3 Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing- Communication
masing terdiri atas 4 orang
4 Peserta didik bekerja dalam kelompok sesuai langkah Critical
kerja dalam lembar kerja untuk mendapatkan data thinking/HOTS
5 Guru menilai keterampilan menggunakan alat, Critical
mengolah dan menyaji data, serta kerjasama dalam thinking/HOTS
kelompok
6 Kelompok mendiskusikan penyajjian dan pengolahan Critical
data serta menyiapkan bahan presentasi kelompok thinking/HOTS 60
7 Guru menilai kerjasama dan tanggungjawab peserta Communicate menit
didik dalam kerja kelompok
8 Dua perwakilan kelompok mempresentasikan hasil Communicate
kerja kelompok
9 Guru menanggapi hasil presentasi untuk memberi Colaborate
penguatan pemahaman dan atau mengklarifikasi
miskonsepsi
10 Setiap peserta didik menyiapkan laporan hasil Critical thinking
praktikum dengan perbaikan dan penyempurnaan
berdasarkan hasil diskusi
11 Peserta didik menyerahkan laporan praktikum 2 hari Creativity,
setelah praktikum selesai dilaksanakan critical thinking
12 Guru menilai keterampilan menyaji dan menalar, serta Collaborate

10
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
kesantunan dan kemampuan berkomunikasi

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS)
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses Comunicated 15
dan hasil pembelajaran menit
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana Literasi
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran Religius
dengan berdoa

Pertemuan keempat
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

1 Mengucapkan salam dan berdoa Karakter :


2 Absensi peserta didik Saling
3 Mengkondisikan kelas dan membuat kesepakatan menghorma
ti
Disiplin
Peduli
lingkungan
Religius
Kepemimpi 15
nan menit

4 Merefleksikan hasil laporan praktik yang sudah Literasi


terkumpul
5 Menagih dan mengingatkan tugas baca Communicate
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui presentasi
6 Menjelaskan prosedur kegiatan yang akan dilakukan Communicate
peserta didik

E. Kegiatan Inti
F.

11
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
1 Dua orang peserta didik dari kelompok yang dipilih Communicate 60
2 secara acak diminta untuk mempresentasikan tugasnya menit
3 Peserta didik lain dari kelompok berbeda bertanya dan Communicate
menanggapi presentasi
4 Satu peserta didik diminta menyampaikan refleksi Critical
pengalaman belajar tentang elastisitas thinking/HOTS
5 Guru menilai kemampuan menyaji dan menalar serta Communicate
komunikasi

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS)
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses Comunicated 15
dan hasil pembelajaran menit
3 Memberikan tuags baca untuk pertemuan berikutnya Literasi
tentan fluida
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran Religius
dengan berdoa

I. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
a. Pengetahuan: tes tertulis
b. Keterampilan: lembar observasi, portofolio, penilaian produk
c. Sikap: lembar observasi
2. Instrumen penilaian
Pengetahuan
- Instrumen tes (Lampiran 2)
Keterampilan
- Instrumen penilauan praktik (Lampiran 3)
- Instrumen penilaian kegiatan disukusi (Lampiran 4)
3. Contoh instrumen (terlampir)

12
Pontianak, Juli 2017
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 2 Pontianak Guru Mata Pelajaran Fisika

Dede Hidayat, S.Pd Udzaenah, S.Pd


NIP: NIP: 196604261989012003

13
LAMPIRAN 1: Materi Pelajaran

ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE


ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE

Elastisitas (benda elastis) adalah kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya
segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan). Misalnya plastisin
dan tanah liat. Benda yang tidak kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar dihilangkan disebut
benda tak elastic (benda plastis).
Jika gaya tarik pada pegas terus diperbesar hingga pada nilai F dan x tertentu, grafik akan
menyimpang dari bentuk lurus. Pada saat itu dikatakan batas linearitas sudah akan terlampaui. Jika gaya
F terus diperbesar hinggajauh melewati batas linearitasnya, pegas akan bertambah panjang dan tidak
kembali ke bentuk semula. Pada saat itu dikatakaan bahwa batas elastisitas atau batas kelentingan pegas
sudah terlampaui. Dan apabila gaya terus diperbesar lagi maka pegas akan putus. Dari uraian ditasn
dapat disimpulkan bahwa benda elastis mempuunyai batas elastisitas. Jika gaya yang diberikan ke benda
elastis mengakibatkan benda tersebut melampaui batas elastisitasnya maka benda tersebut tidak dapat
kembali ke ukuran semula.
Tegangan Dan Regangan

Peristiwa menegang dan meregangnya pegas ketika ditarik, sebenarnya dapat


pula dialami oleh benda lain seperti kawat, besi dan kayu.
Gambar memperlihatkan sebuah benda elastis yang berbentuk batang dengan
panjang l dan luas penampang A, ditarik dengan gaya F searah dengan
memanjangnya batang hingga bertambah panjang l. Dalam keadaan itu batang
mengalami tegangan.

Tegangan atau stress didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya yang


bekerja pada benda dan luas penampang benda. Secara matematis dirumuskan:

= .......................................................................(6.1)

Regangan atau strain didefinisikan sebagai perbandingan pertambahan panjang


batang dan panjang mula-mula. Secara matematis dirumuskan:

=
.......................................................................(6.2)

Keterangan: = regangan atau strain

14
l = pertambahan panjang (m)
l = panjang mula-mula (m)
= tegangan atau stress (N/m2)
F = gaya (N)
A = luas penampang batang (m2)

Karakteristik hubungan tegangan dan regangan untuk tiap-tiap benda pada umumnya berbeda,
tergantung pada jenis dan sifat benda. Perbandingan antara tegangan dan regangan benda disebut
modulus young atau modulus elastisitas dan dinyatakan denagn simbol E. Dirumuskan:

=
......................................................................(6.3)

Bentuk persamaan diatas adalah juga termasuk hukum hooke.


Dengan mensubsitusikan persamaan (6.1), (6.2) dan (6.3) diperoleh


=

.
= .................................................................(6.4)
.

Keterangan: E = modulus elastisitas atau modulus young (N/m2)

Tabel 3.2. berikut menyajikan modulud elastisitas beberapa bahan


No. Bentuk Modulus elastisitas
(N/m2)
1. Besi 100 x 109
2. Baja 200 x 109
3. Kuningan 100 x 109
4. Aluminium 70 x 109
5. Beton 20 x 109
6. Btu bara 14 x 109
7. Marmer 50 x 109
8. Granit 45 x 109
9. Nilon 5 x 109
10. Tulang (tungkai) 15 x 109

HUKUM HOOKE

15
Perhatikan gambar. Sebuah pegas diregangkan denagn gaya tarik F
hingga pegas itu bertambah panjang sebesar x.
Hukum Hooke yang dinyatakan oleh Robert Hooke berbunyi:
Jika gaya tarik F tidak melampaui batas elastisitas pegas, maka
pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) denagn
X gaya tariknya.

F Secara matematis, hukum Hooke dinyatakan sebagai berikut:


F = k . x .....................................................(6.5)

Keterangan: F = gaya tarik (N);


k = konstanta pegas (N/m);
x = pertambahan panjang pegas (m).
ENERGI POTENSIAL PEGAS

F Energi potensial pegas merupakan usaha yang dilakukan gaya tarik

F pegas F Newton selama memanjangnya pegas sejjauh x meter. Secara


matematis, hal tersebut dilukiskan denagn luas segitiga yang diarsir.
Ep = luas segitiga yang diarsir
= x . F
x
2
x
= F x = k x . x
Ep = k x2

Keterangan: Ep = energi potensial pegas bersatuan Joule (J)


SUSUNAN PEGAS
Beberapa buah pegas dapat disusun secara seri, paralel ataupun gabungan keduanya.
a. Susunan Seri
Prinsip susunan seri beberapa buah pegas adalah sebagai
berikut.
1) Gaya tarik yang dialami tiap pegas sama besarnya, dan
gaya tarik ini sama dengan gaya tarik yang dialami pegas
pengganti.
F1 = F2 = .... = F
2) Pertambahan panjang pegas pengganti seri x, sama dengan
total pertambahan panjang tiap-tiap pegas.

16
x = x2 + x1 +....
3) Kebalikan tetapan pegas pengganti seri (ks) sama dengan
total dari kebalikan tiap-tiap tetapan pegas.
1 1 1 1 1
= = + + .
1 2 3

Khusus untuk dua buah pegas


1 . 2
=
1 + 2
b. Susunan Paralel
Prinsip susunan paralel beberapa buah pegas adalah sebagai
berikut:
1) Gaya tarik pada pegas pengganti F sama dengan total gaya
tarik pada tiap pegas.
F = F1 + F2 + ....
2) Pertambahan panjang tiap pegas sama besarnya dan
pertambahan panjang ini sama dengan pertambahan
panjang pegas pengganti.
x1 = x2 = .... = x
3) Tetapan pegas pengganti paralel (kp) sama dengan total
dari tetapan tiap-tiap pegas yang disusun paralel.
kp = ki = k1 + k2 + k3 + ....

LAMPIRAN 2

LEMBAR KERJA PRAKTIKUM


HUKUM HOOKE
A. TUJUAN
Menentukan konstanta elastisitas pegas (k).
B. ALAT
1. Pegas
2. Statif
3. Penggaris
4. Beban gantung
17
C. SETTING ALAT

D. PROSEDUR PRAKTIKUM
1. Susunlah batang statif seperti pada gambar di atas!
2. Ukurlah massa beban gantung sebagai m0!
3. Gantungkan beban gantung pada pegas dan ukurlah panjang pegas tersebut
sebagai x0!
4. Tambahkan beban menjadi (m)!
5. Catatlah panjang pegas tersebut pada tabel data pengamatan di bawah ini!
m0 = . kg x0= . m g=9,8 m/s2
m-mo F = (m-mo)g x x = x xo
No Beban m (kg)
(kg) (N) (m) (m)
1
2
3
4
6. Ulangi langkah pada point ke-3 dengan massa beban yang berbeda!
7. Dari data yang diperoleh, buatlah grafik hubungan antara pertambahan panjang
x (sebagai sumbu X) dan perubahan gaya F (sebagai sumbu Y)!
8. Kurva yang diperoleh berbentuk garis (lurus/lengkung/parabola)?
9. Berdasarkan kurva diatas, berarti besarnya gaya F yang bekerja pada pegas
(berbanding lurus/berbanding terbalik/sama) dengan pertambahan panjang x
pegas.
10. Bagaimana rumusan matematis antara besarnya gaya F yang bekerja pada
pegas dengan pertambahan panjang x pegas berdasarkan grafik?
11. Berapakah nilai tetapan pegas yang dapat diketahui dengan menggunakan
persamaan gradien garis dari grafik di atas?
LAMPIRAN 2

Lampiran 2a
INSTRUMEN TES
PRETES/POSTES

A. Berilah tanda ceklis pada kolom Benar atau salah


No Pernyataan Benar Salah
1 Dalam keadaan apapun benda elastis pasti kembali ke bentuk
semula
2 Karet selalu bersifat elastis

18
3 Batang kayu selalu bersifat plastis
4 Satuan stress identik dengan Pascal
5 Kekuatan pegas dinyatakan dengan konstanta pegas
6 Menurut Hooke makin besar gaya pegas, semakin besar
pertambahan panjangnya

B. Jawablah pertanyaan berikut ini


1. Sebuah pegas mula-mula panjangnya 20,0 cm, ditarik dengan gaya 2,1 N
panjangnya menjadi 23,0 cm. Berapa besar konstanta pegas? Berapa besar gaya
pegas saat panjang pegas yang ditarik menjadi 25,0 cm?
.........................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................
.....................................................................

Lampiran 2b
INSTRUMEN TES
TES URAIAN
1. Sebuah beban 20 N digantungkan pada kawat yang panjangnya 3,0 m dan luas
penampangnya 8 x 10-7 m 2 hingga menghasilkan pertambahan panjang 0,1mm.
Hitung:
a. Tegangan
b. Regangan
c. Modulus elastis kawat

2. Perhatikan data percobaan berikut


Perhatikan data percobaan tentang pegas yang diberi beban (g = 10 m.s-2).
Percobaan Massa (gram) Panjang pegas
(cm)

19
1 50 32
2 100 34.5
3 250 42
4 x 45
a. Berapa konstanta pegas (k)!
b. Perkirakan nilai x pada percobaan ke 4
3. Grafik berikut menunjukkan hubungan antara gaya dan pertambahan panjang
suatu oegas. Jika pegas ditarik dengan gaya 12 N, pertambahan panjangnya
adalah............

4. Tiga buah pegas berkonstanta sama, disusun seperti gambar. Karena pengaruh
gaya F, susunan pegas meregang 6 cm. Besar konstanta pegas k adalah......

20
LAMPIRAN 3

INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK

Mata Pelajaran : Fisika


Kelas/Semester : XI MIA ..../1
Topik : Elastisitas dan Hukum Hooke
Waktu Pelaksanaan : ...................................................................................

Berilah tanda () pada kolom (4/3/2/1) dengan mengacu pada rubrik penilaian
psikomotor!

A
A1 A2 A3 4
No. Nama NA
4 32 14 3 21 4 3 2 14 3 2 1

...

Nilai Akhir (NA) = (A17) + (A26) + (A37) + (A45)

Rubrik Penilaian Psikomotor

Aspek
Skor Kriteria Pencapaian
Penilaian

A1: Merangkai alat percobaan sesuai dengan prosedur yang ada pada LKS serta
4
Merangkai alat rangkaian benar semua.

percobaan. Merangkai alat percobaan dengan prosedur yang ada pada LKS tetapi hanya
3
sebagian saja rangkaian yang benar.

2 Merangkai alat percobaan tidak sesuai prosedur yang ada pada LKS.

1 Tidak bisa merangkai alat percobaan sama sekali.

A2: Menunjukkan 3 kriteria (menggunakan neraca pegas sesuai aturan, mengkalibrasi


4
Menggunakan neraca pegas terlebih dahulu, dan cara memegang neraca pegas).

alat percobaan. 3 Menunjukkan 2 dari 3 kriteria menggunakan neraca pegas sesuai aturan,

21
mengkalibrasi neraca pegas terlebih dahulu, dan cara memegang neraca pegas).

Menunjukkan 1 dari 3 kriteria (menggunakan neraca pegas sesuai aturan,


2
mengkalibrasi neraca pegas terlebih dahulu, dan cara memegang neraca pegas)

1 Tidak bisa menunjukkan kriteria sama sekali.

A3: Menunjukkan 3 kriteria (melihat skala penunjuk secara tegak lurus, menulis hasil
4
Melakukan ukur, dan menulis satuan).

pengukuran. Menunjukkan 2 dari 3 kriteria (melihat skala penunjuk secara tegak lurus, menulis
3
hasil ukur, dan menulis satuan).

Menunjukkan 1 dari 3 kriteria (melihat skala penunjuk secara tegak lurus, menulis
2
hasil ukur, dan menulis satuan).

1 Tidak bisa menunjukkan kriteria sama sekali.

A4: 4 Merapikan alat percobaan dengan rapi serta menaruh pada tempatnya.

Merapikan alat 3 Merapikan alat percobaan kurang rapi serta menaruh pada tempatnya.

percobaan. 2 Merapikan alat percobaan dengan rapi, tetapi tidak menaruh pada tempatnya.

1 Tidak merapikan alat percobaan sama sekali.

22
LAMPIRAN 4

INSTRUMEN PENILAIAN KEGIATAN DISKUSI

Mata pelajaran : FISIKA


Kelas/Semester : XI MIA.../1
Topik : ..........................................
Waktu pelaksanaan : ..........................................

Aspek Pengamatan

pendapat teman
Mengemukakan

Menghargai
Jumlah Nilai
kerjasama

Toleransi
pendapat

Kreatif
NO Nama Skor (N= S x Ket
(S) 5)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Keterangan Skor:
4 = jika siswa menunjukkan aktivitas aspek yang dinilai lebih dari 3 kali
3 = jika siswa menunjukkan aktivitas aspek yang dinilai 2-3 kali
2 = jika siswa menunjukkan aktivitas aspek yang dinilai 1 kali
1 = jika siswa tidak menunjukkan aktivitas aspek yang dinilai

23