Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH MENGHADAPI

PERSAINGAN
JANUARY 5, 2016 | NATASUMMER95

ANGGOTA KELOMPOK 7 :

Aji Nurseno
Ellsa
Muhamad Ganni
Natalia Novi H.R
Strategi (Bersaing) Bisnis 1
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dewasa ini, masalah manajemen pemasaran masih menjadi sorotan bagi
perusahaanuntuk tetap dapat bertahan di era persaingan saat ini. Kompetisi yang
bergerak cepatmengharuskan strategi perusahaan lebih dinamis dalam menghadapi
persaingan di pasar saatini, di mana dunia bisnis mengalami perubahan karena
persaingan dengan adanya pergeserankekuatan pasar dari pasar domestik menjadi
pasar regional dan akhirnya secara perlahan tapipasti menjadi pasar Global.
Konsekuensi dari perubahan ini akan membuat strategi menghadapi
persainganberkembang secara dinamis. Strategi awal dari suatu perusahaan akan
dibaca oleh pesaingnyadan ditentukan oleh langkah langkah selanjutnya dari
pesaingnya.

Kekuatan dari suatu perusahaan tidak hanya ditentukan dari langkah awal
yangdilakukan oleh perusahaan tetapi lebih pada seberapa baik suatu perusahaan
melakukanantisipasi antisipasi dari langkah langkah yang sedang dan akan
dilakukan olehpesaingnya serta mengantisipasi perpindahan kebutuhan konsumen
setiap saat .

1. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat

dirumuskan permasalahan sebagai berikut : Bagaimana

strategi menghadapi persaingandunia bisnis saat ini?

1. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui strategi-strategi dalam menghadapi persaingan dunia bisnis saat
ini.
Manfaat Penulisan
1. Secara teoritis diharapkan menjadi sebuah bahan perbandingan bagi
penulisanselanjutnya dan menjadi ilmu pengetahuan, khususnya
yangmenyangkut strategi dalam menghadapi persaingan di dunia bisnis.
2. Secara praktis diharapkan mampu memberikan sumbangan berupa masukan
informasibagi para pembaca khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi
Jurusan Manajemen. Danuntuk memenuhi sebagian persyaratan penilaian
dalam Mata Kuliah ManajemenPemasaran.

BAB II
PEMBAHASA
1. Kekuatan Persaingan
PERSAINGAN
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang
sama atau mirip dengan produk yang ditawarkan.

Kualitas manusia akan meningkat akibat adanya persaingan yang sehat. Manusia
pesaing adalah orang orang yang secara sadar berlatih dan bekerja keras untuk
bersaing dan memenang-kan persaingan itu. Persaingan yang tidak terkendali
dalam jalan positif akan menimbulkan perpecahan bahkan peperangan yang
menciptakan banyak korban baik jiwa maupun harta. Banyak ajaran dan nilai
spiritual yang mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai tanpa
menciptakan kekerasan yang merugikan, tetapi sejarah manusia telah mencatat,
bahwa manusia adalah pencipta kekerasan dan manusia memiliki karakter untuk
membangun dan sekaligus menghancurkan. Persaingan telah menciptakan ego dan
ketahanan diri untuk selalu survive dalam kehidupan yang keras ini.

Kelihatannya mengidentifkasi pesaing adalah tugas perusahan yang sederhana.


Namun cakupan pesaing actual dan potensial perusahaan sebenarnya jauh lebih
luas. Perusahaan lebih mungkin untuk dikalahkan oleh pesaingnya yang baru
muncul atau oleh teknologi baru, dibandingkan oleh pesaingnya saat ini.
Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet pelanggan
sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga
bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam
menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan
untuk terus-menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing.

1. Mengidentifikasi Pe
Mengidentifikasi pesaing sepertinya merupakan tugas sederhana perusahaan.
Akantetapi, kisaran pesaing actual dan potensial bisa menjadi jauh lebih luas.
Perusahaan bahkanlebih mungkin terpukul oleh pesaing yang baru muncul atau
teknologi baru ketimbang oleh pesaing sekarang. Pesaing-pesaing terdekat
perusahaan adalah mereka yang berusaha mEmuaskan pelanggan dan kebutuhan
yang sama serta mengajukan tawaran yang sama.Perusahaan juga harus
memerhatikan pesaing latennya, yang mungkin menawarkan cara baru untuk
memuaskan kebutuhan yang sama. Perusahaan harus mengidentifikasi pesaingnya
berdasarkan analisis industry dan analisis berdasarkan pasar.

Identifikasi Pesaing
Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing serta kekuatan dan kelemahan yang
mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta persaingan yan lengkap. Peta
persaingan ini digunakan untuk analisa pesaing secara tepat sasaran dan tidak salah
arah. Langkah pertama adalah dengan mengidentifikasi seluruh pesaing yang ada.
Identifikasi pesaing meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Jenis produk yang ditawarkan


Kadang-kadang sebuah perusahaan tertentu memiliki produk yang beragam. Tugas
perusahaan adalah mengidentifikasikan secara lengkap dan benar produk apa saja
yang dimilki oleh pesaing-pesaingnya. Identifikasikan siapa pesaing utama yang
terdekat serta pesaing lainya yang juga berpotensi mengancam perusahaan kita
sekarang dan di masa yang akan dating.

2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai (Market Share) pesaing


Untuk melihat besarnya pasar yang dikuasai pesaing, dapat dilakukan melalui
segmen pasar yang akan dimasuki. Dalam hal ini perusahaan harus mengestimasi
besarnya pasar dan market share masing-masing pesaing. Market share yang harus
diketahui adalah untuk masa sekarang dan di masa yang akan datang, baik yang
dikuasai pesaing maupun secara keseluruhan.

3. Identifikasi peluang dan ancaman


Dengan mengestimasi besarnya market share, akan kelihatan peluang yang ada
serta ancaman yang mungkin timbul sekarang dan di masa yang akan datang.
Setiap peluang harus dimasuki dan diusahakan untuk menciptakan peluang baru
yang sebesar-besarnya. Kemungkinan ancaman atau masalah yang timbul pun
harus segera diantisipasi sehingga tidak menimbulkan masalah.

4. Identifikasi keunggulan dan kelemahan


Identifikasi kelamahan dan keunggulan berarti memetakan atau mencari tahu
keunggulan dan kelemahan yang dimilki pesaing. Identifikasikan kelemahan dan
keunggulan pesaing dalam berbagai bidang, misalnya dalam hal kelengkapan
produk, mutu, kemasan, harga, distribusi, lokasi, serta promosi.

1. Menganalisis Pesain
Setelah mengidentifikasi para pesaing utamanya, perusahaan harus mengetahui
dengan pastikekuatan dan kelemahan serta tujuan strategis mereka.

Strategi
Sekelompok perusahaan yang menerapkan strategi yang sama atas pasar sasaran
tertentudinamakan kelompok strategis. Misalkan perusahaan ingin memasuki
industry alat-alat berat,maka terlebih dahulu ia membuat bagan kelompok strategis
yang didasarkan pada mutuproduk dan tingkat integrasi vertical.

Tujuan
Setelah perusahaan mengidentifikasi para pesaing utama dan strategis mereka, ia
harusmenanyakan: apa yang dicari masing-masing pesaing di pasar? Apa yang
mendorongmasing-masing perilaku pesaing? Ada banyak factor yang membentuk
tujuan pesaing,termasuk ukuran, sejarah, manajemen saat ini, dan situasi keuangan.
Jika pesaing itu adalahbagian dari perusahaan yang lebih besar, penting untuk
mengetahui apaka tujuan perusahaaninduk menjalankan perusahaan itu adalah
untuk memaksimalkan laba atau hanyamemerahnya?

Kekuatan dan Kelemahan


Perusahaan perlu mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan
masing-masingpesaing. Secara umum, setiap perusahan harus memantau tiga
variable ketika menganalisispara pesaingnya:

1. Pangsa pasar Pangsa pesaing atau pasar sasaran.


2. Pangsa ingatan Persentase pelanggan yang menyebut nama pesaing dalam
menanggapi
pertanyaan, Sebutkan perusahan pertama di industry ini yang ada di dalam
pikirananda.

1. Pangsa hati Persentase pelanggan yang menyebut nama pesaing dalam


menanggapi
pertanyaan, Sebutkan perusahaan yang produknya lebih Anda sukai untuk
dibeli.

Menyeleksi Pesaing
Setelah perusahaan melakukan analisis nilai pelanggannya, ia dapat
memusatkanserangannya pada salah satu kelas pesaing berikut ini:

Pesaing kuat vs lemah


Kebanyakan perusahaan mengarahkan sasaran mereka ke pesaing lemah.
Namunperusahaan juga harus bersaing dengan para pesaing yang kuat untuk
mendapatkan yangterbaik.

Pesaing dekat vs jauh


Kebanyakan perusahaan bersaing dengan pesaing yang paling menyerupai mereka.

Pesaing yang baik vs buruk


Setiap industry terdiri dari pesaing yang baik dan buruk. Perusahaan harus
mendukungpara pesaing yang baik dan menyerang para pesaing yang buruk.
Karena pesaing yangburuk berusahaa membeli pangsa pasar dari pada
mendapatkannya.

Beberapa hal yang perlu diketahui dari pesaing :


1. Kelengkapan mutu, desain dan bentuk produk
2. Harga yang ditawarkan
3. Saluran distribusi atau lokasi cabang yang dimiliki
4. Promosi yang dijalankan
5. Rencana kegiatan pesaing ke depan
Untuk mengetahui informasi tersebut, maka perusahaan perlu mengadakan analisis
pesaing dengan cara mengidentifikasikan pesaing. Tahap ini dilakukan untuk
mengetahui jumlah dan jenis serta kekuatan dan kelemahan dari pesaing.
Identifikasi ini meliputi:

1. Jenis produk yang ditawarkan


2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai
3. Identifikasi peluang dan ancaman
4. Identifikasi keunggulan dan kelemaha
Menentukan sasaran pesaing
Berdasarkan produk yang ditawarkan pesaing dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Pesaing dekat: perusahaan yang sama atau memiliki produk yang sejenis
2. Pesaing jauh: perusahaan yang memiliki produk yang mirip.
Tujuan menemukan sasaran pesaing adalah untuk arah gerak perusahaan dalam
menghambat laju pesaing.

Beberapa strategi yang dijalankan pesaing yaitu :


1. Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu, artinya menyerang
perusahaan yang dianggap lemah, baik dalam teknologi, jaringan ataupun
modal.
2. Pesaing langsung menyerang lawan yang kuat, penyerangan secara langsung
terhadap kelemahan yang dimiilki lawannya.
3. Strategi gerilya, yaitu strategi yang dilakukan pesaing dengan menembak
dari belakang dan lari. Strategi semacam ini biasanya dilakukan dengan
menunggu lawannya yang sedang lengah.
4. Strategi bertahan terhadap setiap serangan yang dilakukan lawan atau
mengimbangi serangan yang dilakukan lawan. Strategi ini seperti menunggu
lawan menyerang lebih dulu, namun bagi perusahaan yang lemah, hal ini
sangat berbahaya.
Lima kekuatan bersaing antara lain :
1. Ancaman pendatang baru
Yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain,
hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent
dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan
pemerintah dan switching cost.

2. Kekuatan tawar-menawar pemasok


Yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar,
diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.

3. Kekuatan tawar-menawar pembeli


Yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi,
kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi,
dan switching cost.

4. Ancaman produk subtitusi


Yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.

5. Persaingan di dalam industry


Yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya,
hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan
perbedaan strategi yang diterapkan.

kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan


dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan
situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.

Strategi menghadapi pesaing


Strategi menghadapi pesaing dapat dilakukan dengan cara melemahkan dan
menghancurkan pesaing dengan memasang strategi yang kompetitif. Untuk itu,
perusahaan perlu mengetahui terlebih dahulu posisi dan kondisi perusahaan.
Tujuannya adalah agar mengetahui siapa pesaing-pesaingnya dan dapat
menerapkan strategi yang tepat.

Bentuk persaingan terbagi menjadi empat tingkatan :


1. Persaingan merek, adalah produk-produk atau jasa yang bersaing secara
langsung menawarkan hal yang sama. Misalnya Teh Botol Sosro dan Fres
Tea.
2. Persaingan industri, adalah persaingan dalam satu industri, tidak hanya
satu produk saja. Misalnya Teh Botol Sosro industrinya tidak hanya industri
teh dalam botol, tetapi semua industri minuman. Karena itu pesaingnya
adalah juga Coca Cola, Aqua, dan lain-lain.
3. Persaingan bentuk, adalah persaingan dalam bentuk produk yang sama.
Misalnya persaingan antara Teh Botol Sosro dengan Susu Ultra, Yogurt, dan
lain-lain.
4. Persaingan generik. Adalah persaingan umum pada semua industri,
misalnya antara Teh Botol Sosro dengan Sari Roti, dan lain-lain.

Menentukan Sasaran Pesaing


pesaing ada dua jenis, yaitu :
Pesaing dekat adalah perusahaan yang memproduksi barang yang hampir
sejenis, seperti bank umum, BPR, bank syariah, atau bank asing.
Pesaing jauh adalah perusahaan yang memiliki produk yang mirip.
Contohnya pesaing untuk bank adalah lembaga keuangan yang kegiatanya memilki
kesamaan dengan bank seperti asuransi, pos giro, pegadaian, koperasi simpan
pinjam, leasing, money changer, atau dana pensiun.
Setelah kita mengetahui pesaing dan market share yang dikuasai, kita perlu
mengetahui sasaran dari pesaing dan siapa yang menjadi target mereka selanjutnya.
Sasaran pesaing antara lain memaksimalkan laba, memperbesar market share,
meningkatkan mutu produk, atau mungkin juga mematikan atau menghambat
pesaing lainnya.

Jika sasaran mereka memaksimalkan laba, perusahaan perlu mengetahui laba


jangka pendek atau laba jangka panjang dan apa tindakan yang akan mereka ambil.
Sasaran untuk memaksimalkan laba ini dapat dilakukan melalui peningkatan
kepuasan konsumen dengan berbagai cara, misalnya melalui pelayan atau harga
yang relatif murah.

Jika sasarannya untuk memperbesar, maka perusahaaan perlu mengetahui apakah


pertumbuhan market share yang dimiliki cukup besar. Biasanya, meningkatkan
market share dapat dilakukan dengan promosi yang cukup gencar dengan
diimbangi pembukaan cabang baru yang gencar pula. Sebagai contoh perusahaan 3
atau axis yang begitu gencar dalam mempromosikan produknya dengan diimbangi
keunggulan dari masing-masing produk itu sehingga cepat menarik konsumen.
Peningkatan merker share juga dapat dilakukan dengan cara penurunan harga
mengingat mereka memiliki biaya operasional yang relatif lebih rendah. Hal yang
juga perlu diselidiki adalah bahwa peningkatan market share dapat pula dilakukan
dengan cara mengambil market share pesaing lainya.

Peningkatan mutu produk bertujuan untuk menggaet pelanggan milik pesaing.


Peningkatan mutu produk ini dapat dilakukan dengan memberikan berbagai
kelebihan, baik pelayanan atau kelebihan lainnya. Misalnya, produk plus, bunga
yang kompetitif, frekuensi penarikan, jumlah jaringan, atau teknologi yang
dimiliki.

Identifikasi Strategi Pesaing


Ada beberapa macam strategi yang dijalankan, antara lain:

1) Strategi pemimpin pasar


Mayoritas industri memiliki satu perusahaan yang dikenal sebagai pemimpin
pasar.Perusahaan ini memiliki pangsa pasar terbesar dalam pasar produk yang
relevan. Keunggulan perusahaan ini dari perusahaan lainnya, pada umumnya
mencakup perubahan harga, pengenalan produk baru, pencakupan saluran
distribusi dan intensitaas promosi.

Perusahaan yang dominan selalu ingin tetap nomor satu. Sikap ini
mendorongnyauntuk mengambil tindakan ke tiga arah. Pertama, perusahaan harus
menemukan cara untuk mengembangkan jumlah permintaan keseluruhan. Kedua,
perusahaan harus menjaga tingkat pasar yang dikuasainya dengan cara bertahan
maupun menyerang dengan baik. Ketiga,berikutnya nanti perusahaan dapat
mencoba meningkatkan pangsa pasarnya meskipun luas pasar tidak berubah.

Bila pasar berkembang, biasanya perusahaan dominanlah yang memperoleh


manfaat terbanyak. Pada dasarnya, perusahaan yang memimpin akan mencari
pemakai baru, kegunaan baru dan penggunaan yang lebih banyak atas produknya.

Sementara mencoba memperluas pasar, perusahaan yang dominan tetap harus


melindungi usahanya secara terus menerus dari serangan lawan-lawannya.
Pemimpin bagaikan gajah terbesar dalam kelompok gajah yang diganggu oleh
kawanan lebah. Lebah terbesar terus menerus menganggu gajah si pemimpin.

Pemimpin harus dapat melakukan inovasi secara berkesinambungan. Pemimpin


pasar menerapkan prinsip militer tentang penyerangan. Pemimpin memegang
prakarsa, menentukan laju dan memanfaatkan kelemahan musuh. Pertahanan
terbaik adalah menyerang dengan baik.

Sasaran strategi bertahan adalah untuk mengurangi probabilitaas serangan,


mengalihkan serangan daerah yang kurang berbahaya, dan memperkecil intensitas.
Setiap serangan mungkin saja berbalik memperkecil laba yang akan
diperoleh.tetapi jumlah pengurangan tersebut sangat ditentukan oeh bentuk
tanggapan atau reaksi yang paling tepat dalam penetapan harga dan serangan
lainnya.

Strategi pemasaran merupakan salah satu bagian yang terpenting dan mempunyai
pengaruh yang sangat luas dan kuat terhadap kelancaran arus barang dan jasa yang
dimulai dari produsen sampai ke konsumen akhir yang dapat menciptakan
permintaan yang begitu efektif.

Perusahaan yang berhasil selalu berusaha mengenali pesaingnya sebaik mungkin


seperti yang dilakukannya terhadap para konsumen. Analisis dan situasi persaingan
akan membantu manajemen untuk memutuskan di mana akan bersaing dan
bagaimana menentukan posisi menghadapi pesaingnya pada setiap pasar sasaran.
Untuk mempersiapkan strategi pemasaran efektif, perusahaan harus mempelajari
pesaing aktual dan potensialnya. Perusahaan perlu mengidentifikasi strategi,
tujuan, kekuatan, kelemahan, dan pola reaksi pesaing.perusahaan juga perlu
mengetahui bagaimana merancang system intelijen kompetitif yang efektif,
pesaing mana yang akan dihadapi dan mana yang akan dihindari.

2) Strategi penantang pasar


Perusahaan-perusahaan yang menempati urutan kedua biasa disebut runner-up
atau penyusul (trailing firm). Perusahaan runner-up ini bisa memilih salah satu
dari dua penampilan. Mereka dapat menyerang market leader dan pesaing-pesaing
lainnya dalam suatu usaha yang gencar merebut pangsa pasar, perusahaan inilah
yang dinamakan penantang pasar atau Market Challenger. Atau mereka dapat
memilih bersikap nrimo, tidak menggoncangkan pasar dan disebut Market
Follower.

Suatu langkah awal yang harus dilakukan penantang pasar adalah menetapkan
sasaran strategis. Sasaran strategis dari kebanyakan penantang di pasar ialah
peningkatan pangsa pasar. Mereka menuju sasaran tersebut dengan harapan bahwa
hal itu akan menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi.

Pada dasarnya, penyerang dapat memilih salah satu jenis perusahaan :

Perusahaan menyerang pemimpin pasar.


Perusahaan menyerang perusahaan-perusahaan regional yang lebih kecil yang
kurang
berhasil serta kekurangan dana.

Ada lima strategi penyerangan yang bisa dilakukan, yaitu :


1. Serangan Frontal. Penyerang dikatakan melakuakan serangan frontal bila
ia mengerahkan massa dan kekuatannya tepat berhadapan dengan lawan. Ia
lebih menyerang kekuatan lawan daripada titik kelemahan lawan.
2. Serangan Melambung (Flank Attack). Daerah yang diperkirakan akan
diserang selalu memiliki pasukan yang terkuat. Itulah sebabnya daerah
sayap dan belakang sering lemah, sehingga merupakan daerah sasaran
musuh. Prinsip pokok dari serangan yang modern ialah kosentrasi kekuatan
untuk menyerang kelemahan.
3. Serangan Mengepung (Encirclement Attack). Merupakan kebalikan dari
serangan sisi, maka serangan mengepung merupakan usaha menembus
daerah pemasaran lawan.
4. Serangan Lintas (Bypass Attack). Serangan jenis ini adalah strategi
menyerang yang paling tidak langsung serta menjauhkan diri dari stiap
gerakan yang mengarah ke daerah pemasaran pesaing.
5. Serangan Gerilya. Khusus bagi perusahaan-perusahaan kecil, terutama
yang kekurangan modal yang ingin menyerang pasar, ada pilihan yang
tersedia, yaitu serangan gerilya. Perang gerilya dilancarkan dengan serangan
kecil dan terputus-putus pada berbagai wilayah lawan. Tujuannya
mengganggu dan mengacau lawan dan akhirnya memperoleh tempat
berpijak yang tepat.

3) Serangan pengikut pasar


Tidak semua perusahaan nomor dua berniat menantang perusahaan yang
memimpin pasar. Usaha untuk merebut konsumen milik para pemilik pasar tidak
pernah dianggap enteng oleh mereka ini. Bila tindakan perusahaan yang
menantang itu berupa penurunan harga, jasa pelayanan yang lebih baik atau
tambahan penampilan produk, maka denga cepat pemimpin pasar akan
menandinginya untuk melumpuhkan serangan.

Perusahaan pengikut selalu merupakan sasran utama dari serangan yang


dilancarkan oleh perusahaan penantang. Karena itu, perusahaan hendaknya selalu
menekan rendah biaya produksinya dan mengangkat kualitaas produk dan
pelayanannya. Begitu juga, dia harus cepat memasuki pasar baru, begitu peluang
terbuka.

Ada tiga strategi umum yang bisa dimanfaatkan :


Mengikuti dari dekat. Perusahaan pengikut berusaha menyamai perusahaan
pemimpin pada banyak mungkin segmen pasar dan wilayah bauran pemasaran.
Pengikut, tampaknya hampir-hampir seperti penantang, tapi hanya akan terjadi
konflik langsung.
Mengikuti dari jauh. Dalam strategi ini, perusahaan pengikut membuat
beberapa differensiasi, namun tetap mengikuti market leader dalam hal
pembaurang pasar yang
pokok, dan juga pembaruan produk, tingkat harga dan saluran distribus.
Perusahaan pengikut dengan strategi ini bisa diterima oleh market leader,karena
program pemasarannya tidak begitu terganggu dan karena pangsa pasar si pengikut
turut membantu si pemimpin untuk tidak dianggap sebagai monompoli pasar.
Mengikuti secara selektif. Perusahaan mengikuti dari dekat beberapa hal yang
dilakukan market leader, namun pada hal-hal yang lain perusahaan berjalan
sendiri. Perusahaan ini mungkin sangat inovatif, walaupun demikian, ia
menghindari persaingan langsung dan mengikuti banyak strategi pemimpin
pasar yang jelas akan menguntungkannya. Perusahaan semacam ini sering
tumbuh untuk menjadi penantang pasar di kemudian hari.
Ada bentuk spesifik pengikut pasar yang sangat parasitis dan sedang mengangkat
penerapannya di pasar tingkat dunia. Ini adalah perusahaan-perusahaan tiruan, atau
jiplakan produk yang populer di dunia.

4) Strategi penggarap relung pasar


Dalam hampir setiap industri, selalu terdapat perusahaan-perusahaan kecil yang
mengkhususkan diri pada sebagian dari pasar dan menghindari bentrok dengan
perusahaan- perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan kecil ini menempati
relung-relung pasar yang mereka layani dengan efektif melalui spesialisasi, dan
yang cendrung diabaikan perusahaan- perusahaan besar.

Strategi dalam menghadapi pesaing dalam pemasaran antara lain:


1. Strategi produk
Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan di pasar atribut seperti : warna,
bungkus, prestise perusahaan serta pelayanan perusahan yang dibeli konsumen
untuk dapat memberikan pemuas kebutuhannya.

2. Strategi penetapan harga


Harga merupakan sejumlah uang yang dikorbankan untuk mendapatkan sejumlah
kombinasi produk serta pelayanan yang menyertainya. Harga merupakan suatu
strategi bagi seorang penjual untuk mengadakan pembedaan penawaran produknya
dari pesaing, sehingga penetapan harga adalah salah satu bagian penting dalam
pemasaran.

Umumnya penjual mempunyai beberapa maksud dan tujuan dalam penetapan


harga produknya. Tujuan tersebut adalah:
Mendapat keuntungan maksimum
Target pengembalian investasi
Untuk mengurangi persaingan
Mempertahankan atau memperbaiki market share
3. Strategi promosi
Promosi merupakan kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk mendorong adanya
permintaan konsumen, promosi juga mempunyai hubungan yang erat sekali
dengan fungsi penjualan yang merupakan bagian dari pemindahan kepemilikan
barang atau jasa. Promosi adalah kegiatan untuk menciptakan atau mendorong
permintaan (creating or stimulation demand) dan mencari pembeli (finding
buyers), promosi dilaksanakan dengan pendekatan komunikasi yang bersifat
persuasi (persuasive) atau membujuk.

4. Strategi distribusi
Saluran distribusi (Channel of distribution) adalah saluran niaga yang terlibat
dalam proses penyerahan barang dari produsen ke tangan konsumen, dengan kata
lain adalah lembaga yang menyerahkan untuk dapat menghilangkan jurang
pemisah antara produsen dan konsumen

1. Strategi Bersaing untuk Para Pemimpin Pasar


Pemimpin pasar memiliki pangsa pasar terbesar di pasar produk yang relevan.
Untuk tetapbertahan menjadi perusahaan dominan, pemimpin mencari cara untuk
memperbesarpermintaan pasar keseluruhan dengan mencari pelanggan baru atau
penggunaan yang lebihbanyak dari pelanggan yang ada; kedua, berusaha
melindungi pangsa pasarnya saat inidengan cara pertahanan posisi, pertahanan
rusuk, pertahanan mendahului, pertahananserangan balik, pertahanan bergerak, dan
pertahanan mundur. Ketiga, berusaha memperluaspangsa pasarnya.

1. Strategi Bersaing Lainnya


RISIKO-RISIKO STRATEGI BERSAING GENERIK

RISIKO KEPEMIMPINAN BIAYA


Kepemimpinan biaya tidak bertahan :
Pesaing meniru

Teknologi berubah

Kepemimpinan biayamelapui

RISIKO DIFERENSIASI
Diferensiasi tidak bertahan:
Pesaing meniru

Basis bagi diferensiasi menjadi kurang penting bagi pembeli

RISIKO FOKUS
Strategi fokus ditiru:
Segmen sasaran menjaditidak menarik secara struktur

Struktur melapuk/terkikis

Permintaan manghilang

BAB III
KESIMPULAN
Untuk memperiapkan strategi bersaing yang efektif, perusahaan harus mempelajari
pesaing sertapelanggan actual dan potensioal. Perusahaan perlu mengidentifikasi
strategi, tujuan, kekuatan,dan kelemahan pesaing.Pesaing terdekat perusahaan
adalah mereka yang berusaha memuaskan pelanggan dan kebutuhanyang sama
serta mengajukan tawaran yang sama. Untuk menghadapi pesaing-
pesaing,perusahaan perlu menentukan strategi-strategi agar dapat bertahan di dunia
industry.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

http://indraputrabintan.blogspot.com/2013/03/analisis-situasi-pasar-dan-
analisis.html#.VTDrD9yUdR0
http://dewamakalah.blogspot.com/2013/04/pemasaran-bagin-pemimpin-
pasar.html