Anda di halaman 1dari 9

KHOTBAH JUMAT

GERAKAN DAN WAKTU SHOLAT MENGANDUNG TERAPI KESEHATAN


Disusun Untuk Memenuhi Syarat Sumpah Profesi Dokter
dan Lembaga Studi Islam Ke-Muhammadiyahan

Diajukan Kepada
dr. Noor Yazid AD, Sp.PA(K)
dr. Rochman Basuki, MSc

Disusun Oleh
Arya Bogi Kusumo
(H2A009004 )

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2016
Khotbah Pertama


.


.

Hadirin Jamaah salat Jumat rahimakumullah


Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia, hidayah dan
berjuta kenikmatan yang tak terhingga yang telah dianugerahkan kepada kita semua.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi
wa sallam, beserta para keluarga, sahabat, dan semua orang yang mengikutnya hingga akhir
zaman.
Saya sebagai khotib mewasiati diri sendiri dan jamaah sekalian marilah kita meningkatkan
iman dan takwa kita kepada Allah SWT dengan takwa yang sebenar-benarnya, yakni dengan
menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya
Muslimin Rahimakumullah
Sholat itu tiang agama
Dalam salah satu hadits Nabi disebutkan asholatu imanuddin, sholat itu adalah tiang
agama, mungkin secara lugoiviyah-nya adalah orang yang sholat adalah yang menghidupkan
agama dan orang yang tidak sholat adalah yang mematikan agama. Secara harfiah sholat
merupakan tiang agama, maka siapa yang sholat dia telah menegakkan agamanya, dan yang
tidak sholat berarti dia telah menghancurkan agamanya.
Kaum muslimin yang berbahagia
Menurut pandangan ulama-ulama tasawuf yang ditinjau dari filsafat Rasulullah SAW,
mengungkapkan sholat itu merupakan tiang agama. Agama memiliki 3 (tiga) pilar yaitu :
1. Iman
2. Ikhsan
3. Islam
Iman Aqidah dengan ilmu tauhidnya, ikhsan : tashawuf, moral akhlaknya dan Islam : syariah
ilmu fikihnya. Kalau dikatakan bahwa sholat merupakan tiang agama berarti sholat itu
menunjang keimanan, menunjang syariah dan menyempurnakan akhlak manusia. Kemudian
bagaimana letak Aqidah keimanan di dalam sholat itu terbagi menjadi 6 (enam) komitmen
iman di dalam sholat menurut khujjatul Islam, Imam Ghozali adalah :
1. Komitmen untuk membesarkan Allah SWT, itu merupakan isi sholat.
2. Komitmen untuk mengagungkan Allah SWT.
3. Komitmen untuk memuji Allah SWT.
4. Komitmen untuk mensucikan Allah.
5. Komitmen untuk mengesakan Allah.
6. Doa.
HADIRIN
Jadi semua ucapan dan gerakan sholat menjawab keenam komitmen tersebut. Kenapa berdiri,
mau membesarkan. Kenapa harus mengangkat tangan, cara kita untuk membesarkan. Ada
ruku, mau mengagungkan Allah, ada Itidal, untuk memuji Allah, ada Sujud untuk
mensucikan Allah. Kita duduk antara dua Sujud, adab untuk berdoa. Kita tahiyat untuk
mengesakan Allah, jadi semua dijawab baik ucapan maupun gerakan. Dalam ucapan pun
sama seperti iftitah adab berdoa, ada fatihah yang dirukunkan untuk memuji. Ada ayat yang
dibaca untuk mensucikan lagi.
Kaum muslim yang berbahagia
Pembentukan moral dan akhlak
Dalam fenomena keragaman di Indonesia ini ada kerawanan, banyaknya aliran-aliran sesat,
munculnya nabi-nabi palsu ini merupakan fenomena di akhir zaman. Memang Rasulullah
SAW mengungkapkan dalam hadits ada 71 golongan, yaitu 1 ke surga dan 70 ke neraka.
Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, 1 ke surga dan 71 ke neraka. Umatku terpecah
menjadi 73 golongan, yaitu 1 ke surga dan 72 ke neraka.
Maaasyiral Muslimin Sidang Jumat Rahimakumullah
Dalam hadits yang lain pun sudah diterangkan bahwa ciri-ciri hari kiamat, kata nabi tidak
akan terjadi kiamat sebelum dimunculkan 30 nabi palsu seperti dajjal. Dalam salah satu
penelitian dari Islamic center di London beberapa tahun yang lalu bahwa terungkap dari
bukti-bukti sejarah dan fakta yang mereka lihat, mereka teliti serta mereka pelajari selama 14
abad tidak kurang dari 10 nabi palsu sudah muncul dengan pengikut yang banyak termasuk di
Meksiko , ada Aulia Muhammad, di Pakistan ada Mirza Ghulam Ahmad, di India Utara ada
Sai Baba sudah mengaku nabi lagi dengan pengikutnya sudah jutaan orang. Diperkirakan
pada tahun 2016 ada yang mendakwahkan dirinya menjadi tuhan.
Asholatu imanuddin, sholat adalah tiang agama yaitu pilar agama adalah keimanan, dengan
keimanan itu akan menghidupkan sholat. Ikhsan, akhlak dan moral yang berarti ibadah sholat
itu akan membentuk akhlak dan moral. Jika dibahas satu persatu ada 9 (sembilan) gerakan
sholat yang dibahas oleh Imam Bukhori, dimana letak pembentukan moral dan akhlaknya.
Sujud mengajarkan manusia tawadhu rendah hati karena ada sifat sombong dan apa yang kita
banggakan semuanya pasti jatuh ke bawah. Harta jangan disombongkan karena tidak dibawa
mati, pangkat jangan disombongkan karena ada waktu pensiun. Ilmupun jangan
disombongkan karena dari Allah. Kegagahan tidak perlu dibanggakan karena ada waktu sakit,
semuanya itu perlu dilatih melalui ibadah Sujud. Ada ruku yang mengagungkan Allah, dan
kesempurnaan hanya milik Allah. Kita sadar pada waktu ruku karena manusia tidak ada yang
sempurna. Itidal untuk memuji Allah, agar supaya kita mau mensyukuri nikmat dan jangan
menjadi orang yang serakah dan kufur nikmat. Salam merupakan penjabaran dari silaturahmi
antara satu mukmin dengan mukmin yang lain. Sholat itu tiang agama adalah membentuk
iman, membentuk syariat dan membentuk moral. Makna syariat adalah untuk melatih
disiplin, selama ini kita hanya mengandalkan sisi fikihnya saja seperti wajib, haram, sunnah,
makruh dan mubah, tetapi kalau dilihat dari segi filsafat syariat ini justru akan memberikan
hikmah, dalam kehidupan kita.
Makanya di dalam Al quran tidak kurang dari 40 sasaran ayat sholat. Ada sholat yang
dihubungkan ibadah dengan doa, dengan keluarga, dengan ekonomi, dengan gerakan dan
dengan waktu.
Maaasyiral Muslimin Sidang Jumat Rahimakumullah
Sekarang ada pertanyaan kenapa Allah SWT menetapkan untuk melakukan sholat? Dalam
tafsir ilmiah Al Azhar Kairo, itu terbantu oleh penelitian dari ilmuwan Cina, kenapa Allah
menetapkan waktu-waktu sholat.
HIKMAH LAIN WAKTU SHOLAT





Fa'idza qadloytumushshalata fadzkuruullaha qiyamawwaqu'uudawa'ala junuubikum


fa'idza ithmanantum fa'aqiimuushshalata innashshalata kanat 'alalmu'miniina kitaban
mawquutan
Artinya:
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu
duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah
shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan
waktunya atas orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nisa' ayat 103)
HADIRIN
Penelitian para ilmuwan China dalam buku I Cing (Yi Jing) diungkapkan sistem kosmologi
yakni menghubungkan manusia dengan alam sebagai satu kesatuan. Dalam 24 jam terdapat
sejumlah periode bioritme (50 minor dan 5 mayor) Para ilmuwan sempat menyatakan
kekagumannya karena energi mayor justru keluar di awal waktu sholat.
1. Energi Api/Cahaya 12.00 s/d 18.00 (efektif 12.00 s/d 15.00) ==> (Jantung)
2. Energi Air 18.00 s/d 23.00 (efektif 18.00 s/d 20.00) ==> (Ginjal)
3. Energi Kayu 23.00 s/d 06.00 (efektif 23.00 s/d 04.00) (Racun dibadan)
4. Energi Udara 02.00 s/d 06.00 (efektif 02.00 s/d 04.00) ==> (Paru-paru)
5. Energi Logam 03.00 s/d 05.00
6. Energi Tanah 06.00 s/d 11.00 (efektif 06.00 s/d 09.00) ==> (Pencernaan)
Energi tersebut akan masuk melalui saraf telapak tangan (takbir) sehingga gerakan dan waktu
sholat sangat tepat untuk menerima energi dimaksud guna mengkonsumsi organ tubuh yang
pokok.
Ilmuwan China meyakini ada hubungan kosmis antara tubuh manusia dengan alam
sekitarnya. Dengan hubungan itu (energi dan magnetis manusia) terjadi sistem sirkulasinya
menjadi seimbang. Waktu sholat adalah waktu terapi, sementara gerakan sholat sangat
seimbang dengan interaksi organ dan alam. Sesuai dengan kadar medan energi alam dan
medan magnetis alam terhadap beberapa organ internal manusia.
Dalam gerakan sholat para ilmuwan Cina bahwa 9 (sembilan) gerakan sholat, atau disebut
dengan gerakan suprayoga karena energi itu akan masuk ke syaraf di tangan dan cara yang
paling tepat untuk menangkap energi itu karena kita takbir waktu mengawali sholat, takbir
waktu bangun dari ruku di situlah energi masuk. Menurut Rasulullah SAW meletakkan
pergelangan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri yang berarti tangan kiri dijepit oleh
jari tangan kanan, menjepit pembuluh balik tangan kiri yang menyebabkan pembuluh tangan
kanan mengembang selama imam membacakan al fatihah dan surah. Di saat kita mau ruku
tangan diangkat semprotan dari tangan kanan itu langsung ke telinga ke mata dan sebahagian
otak. Ruku meleturkan memori otak dan ginjal. Sujud menurut para ilmuwan Cina korener
dan oksigen, posisi Sujud pembuluh jantung mengembang. Duduk pada tahiyat awal mereka
mengatakan pembakaran mengefektifkan kelenjer keringat dan pencegahan pengapuran dan
tahiyat akhir menterapi keseimbangan dan wasir. Duduk antara dua Sujud mereka
menyebutnya duduk keperkasaan karena menarik syaraf dibawah lutut dan dipangkal paha.
Muslimin Rahimakumullah
Jadi kita tidak heran bahwa Allah menekankan gerakan sholat dan waktu sholat, ini
merupakan syariah yang menerapi kita dan harus diperhatikan dan itulah makna asholatu
imanuddin dan sholat merupakan tiang agama. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan
kemudahan bagi kita. Amien.
KHOTBAH KEDUA

Qolallahu ta'ala fil qur'anil karim


KHOTBAH PERTAMA
Innal hamda lillah, nahmaduhu wa nastaiinuhu, wa nastaghfiruhu, wa nauudzubillaahi min
syuruuri anfusinaa, wa min sayyiaati amaalinaa, mayyahdihillah, falaa mudhillalah, wa
mayyud lil falaa, haadiyalah
Asyhadu alla illa haillallah, wa asyhaduanna muhammadar rasulullah
Allahumma sholli alaa muhammadin wa alaa alihii wasokhbihi wa man tabiahum bi ihsaani
ilaa yaumiddiin.
Amabaad
FAYAIBADALLAH-UUSHIIKUM WA NAFSII BIT TAQUULLAAHI
WATAQUULLAAHA HAQQAA TUQAATIHI
WA LAA TAMUUTUNNAA ILLAA WA ANTUM MUSLIMUUN

AKHIR KHOTBAH PERTAMA


barakallah lii wa lakum fill quraanil kariim
wa nafanii wa iyyaakum bima fiihi minal aayaati wa dzikril hakiim. Aquulu qowlii hadzaa
wa astaghfirullaah lii wa lakum wa lisaa iril muslimiina min kulli dzambin fastaghfiruuh
yaghfirlakum innahu huwal ghafuurur rahiim

KHOTBAH KEDUA
Alkhamdulillah nahmaduhu wa nastaiinuhu, wa nastaghfiruhu, wa nauudzubillaahi min
syuruuri anfusinaa, wa min sayyiaati amaalinaa, mayyahdihillah, falaa mudhillalah, wa
mayyud lil falaa, haadiyalah
Asyhadu alla illa haillallah, wa asyhaduanna muhammadar rasulullah
Allahumma sholli alaa muhammadin wa alaa alihii wasokhbihi wa man tabiahum bi ihsaani
ilaa yaumiddiin.
Amabaad
Yaa ayyuhalladzina amanuttaqullaha Haqaa tuqaatihi
wa laa tamuutunna illa wa antum muslimuun
Waidza maridhtu fahuwa yasfiin

Hadirin marilah kita akhiri khotbah jumat ini dengan berdoa bersama-sama. Semoga
Allah SWT mengabulkan. Amin
Allahummagh fir lilmuslimiina wal muslimaati, wal muminiina wal muminaatil ahyaaI
minhum wal amwaati, innaka samiiun qoriibun mujiibud dawaati.
Allahumma arinalkhaqqa khaqqaa warzuqnattibaah
Wa arinaal baatila baatila warzuqnajtinabah

Robbana hablanaa min azwaajinaa wadzurriyyatinaa qurrotaayun wajalnaa lilmutaqiina


imaamaa
Allahumma a'inni 'ala dzikrika, wa syukrika, wa husni ibadatika
RABBANAA AATINAA FID DUN-YAA HASANAH WA FILL AAKHIRAATI HASANAH
WA QINAA ADZAABAN NAAR
Subkhana robbika robbil izzati ammaa yasifun. Wasalamualalmursaliin.
Walkhamdulillahirobbilalamin
Wasollallohu alamukhammad waala alihi wasokhbihi wasallam
waaqimussolat