Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

MATA PELAJARAN : FISIKA


KELAS / SEMESTER : XI / GANJIL
SEKOLAH : SMA NEGERI 2 PONTIANAK

KALIMANTAN BARAT
2017

1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Negeri 2 Pontianak


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Fluida Statis
Alokasi Waktu : 10 x 45 Menit

A. Kompetensi Inti
Kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect learning) pada pembelajaran. Kompetensi
pengetahuan dan kompetensi keterampilan melalui keteladanan, pembiasaaan, dan
budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan
dan kondisi peserta didik.
KI 1 KI 2
(SIKAP SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL)
1. Menghayati dan mengamalkan 2. Menunjukkan perilaku jujur,
ajaran agama yang dianutnya disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif,
dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia
KI 3 KI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis 4. Mengolah, menalar, dan menyaji
dan mengevaluasi pengetahuan dalam ranah konkret dan ranah
faktual, konseptual, prosedural, dan abstrak terkait dengan
metakognitif berdasarkan rasa ingin pengembangan dari yang
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dipelajarinya di sekolah secara
teknologi, seni, budaya, dan humaniora mandiri, bertindak secara efektif
dengan wawasan kemanusiaan, dan kreatif serta mampu
kebangsaan, kenegaraan, dan menggunakan metode sesuai
peradaban terkait penyebab fenomena kaidah keilmuan
dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

2
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3 Menerapkan hukum-hukum fluida statik 3.3.1 Menentukan massa jenis zat dan
dalam kehidupan sehari-hari tekanan fluida
3.3.2 Menyelidiki hukum utama
hidrostatik
3.3.3 Menentukan gaya pada hukum
pascal
3.3.4 Mengidentifikasi alat-alat yang
memanfaatkan hukum pascal
3.3.5 Menyelidiki kasus mengapung,
melayang dan tenggelam pada
hukum archimedes
3.3.6 Menjelaskan kapilaritas
3.3.7 Menentukan kenaikan atau
penurunan permukaan zat cair
dalam pipa
3.3.8 Menjelaskan viskositas
3.3.9 Menentukan gaya yang bekerja pada
viskositas fluida
3.3.10 Menentukan gaya hambatan pada
hukum stokes
4.3 Merencanakan dan melakukan 4.3.1 Merancang alat percobaan yang
percobaan yang memanfaatkan sifat- memanfaatkan konsep fluida statis
sifat fluida statis, berikut presentasi 4.3.2 Menyajikan laporan hasil percobaan
hasil dan makna fisisnya konsep fluida statis

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model information search, dengan metode simulasi dan diskusi,
peserta didik dapat mendefinisikan medan magnet, menentukan arah
Pertemuan
medan magnet, menyebutkan besaran-besaran yang
Pertama
memengaruhi induksi magnet, memformulasikan induksi magnet
di berbagai kawat kawat berarus.
Melalui model inquiry learning, dengan metode
Pertemuan eksperimen/demonstrasi, dan diskusi, peserta didik dapat melakukan
Kedua percobaan oersted untuk menunjukkan hubungan kemagnetan
dan kelistrikan dan mempresentasikan hasil percobaan.
Melalui model discovery learning, dengan metode diskusi dan simulasi,
peserta didik dapat menjelaskan gaya Lorentz dengan menggunakan
Pertemuan
kaidah tangan kanan, menyebutkan besaran-besaran yang
Ketiga
memengaruhi gaya Lorentz, memformulasikan gaya Lorentz di
berbagai kawat berarus.
Melalui model project based learning, dengan metode eksperimen,
Pertemuan peserta didik dapat melakukan percobaan gaya Lorentz pada kawat
Keempat berarus listrik, menerapkan konsep gaya Lorentz pada pembuatan
motor listrik.
Pertemuan Melalui model discovery learning, dengan metode diskusi peserta didik
Kelima dapat mempresentasikan hasil percobaan, menganalisis konsep

3
gaya Lorentz pada pembuatan motor listrik.

D. Materi Pembelajaran
Medan magnet terdapat pada kawat berarus
Gaya magnet bergerak dalam medan magnet
Magnet banyak diterapkan pada teknologi seperti
Faktual galvanometer, motor listrik, relay, kereta maglev, dan lain-
lain
Jarum kompas yang berada di dekat kawat berarus akan
bergerak

Hubungan antara gaya magnet, induksi magnet, kuat arus


listrik, dan jarak titik pada kawat berarus
Kaidah tangan kanan untuk menentukan arah gaya
Konseptual magnet dan induksi magnet
Arah aliran medan magnet berdasarkan kutub-kutub
magnet

Langkah kerja percobaan oersted


Prosedural Langkah kerja percobaan gaya Lorentz

Menduga kekeliruan dan rekomendasi untuk memperbaiki


Metakognitif pelaksanaan percobaan agar hasilnya lebih teliti dan tepat

E. Metode Pembelajaran
1. Demonstrasi/Simulasi
2. Diskusi
3. Eksperimen
4. Ceramah

F. Media Pembelajaran
A. Laptop dan LCD
B. Power point dan media audio visual lainnya sesuai materi pembelajaran
C. Magnet batang, kawat berarus, catu daya.

G. Sumber Belajar
Nugroho, A.P.,Indarti, dan Naila H.S. 2016. Fisika Peminatan Matematik dan Ilmu-ilmu
Alam untuk SMA/MA kelas XII. Surakarta : Mediatama

H. Langkah-langkah Pembelajaran

4
Pertemuan Pertama

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

1 Memberi Salam Karakter :


2 Peserta didik membaca doa dengan dipimpin oleh salah Saling
satu peserta didik menghorma
3 Mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, kebersihan ti
kelas. Disiplin
4 Peserta didik memperhatikan penyampaian tujuan Peduli
pembelajaran yang akan dicapai: lingkungan
- Mendefinisikan Medan magnet Religius
- Menentukan arah medan magnet Kepemimpi 15
- Menyebutkan besaran-besaran pada medan magnet nan menit
- Memformulasikan besar medan magnet pada
berbagai kawat
5 Peserta didik mengerjakan pre-test tentang materi
prasyarat Critical thinking
6 Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang Literasi
tahapan kegiatan pembelajaran
7 Melakukan apersepsi dan motivasi kepada peserta Communicate
didik

5
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

A. Kegiatan Inti

1 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok Communicate 60


2 Guru membagikan masalah kepada kelompok peserta Communicate menit
didik untuk dicari jawabannya
- Besaran apakah yang digunakan untuk Critical
menentukan besar induksi magnet pada kawat thinking/HOTS
berarus ? Literasi
3 Guru memberi penjelasan secara garis besar cara untuk
menyelesaikan lembar kerja tersebut Colaborate
4 Peserta didik dalam kelompok mencari informasi di
buku teks dan sumber belajar lain Critical
5 Tiap kelompok menyusun jawaban yang sudah didapat thinking/HOTS
dari referensi
6 Guru dan peserta didik mendiskusikan setiap jawaban
kelompok
7 Setiap peserta didik membuat kesimpulan hasil diskusi
semua kelompok

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking 15


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS) menit
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi Communicate
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran Literasi
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang Religius
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran
dengan berdoa

Pertemuan Kedua

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

6
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
1 Memberi Salam Karakter :
2 Peserta didik membaca doa dengan dipimpin oleh Saling
salah satu peserta didik menghorma
3 Mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, ti
kebersihan kelas. Disiplin
4 Peserta didik memperhatikan penyampaian tujuan Peduli
pembelajaran yang akan dicapai: lingkungan
- Melaksanakan percobaan yang menunjukkan Religius
hubungan kemagnetan dan kelistrikan Kepemimpi 15
- Mempresentasikan hasil percobaan nan menit
5 Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang Critical thinking
tahapan eksperimen Literasi
6 Melakukan apersepsi dan motivasi kepada peserta Communicate
didik
- Bagaimana jarum pada kompas bisa bergerak jika Communicate
kompas didekatkan dengan magnet ?
- Bagaimana jarum pada kompas bisa bergerak jika
kompas didekatkan dengan kawat berarus ?

B. Kegiatan Inti
C.
1 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (tiap Communicate 60
kelompok terdiri dari 4-5 orang) Communicate menit
2 Guru membagi materi / masalah dalam lembar kerja
siswa (LKS) yang akan dipecahkan oleh peserta didik Critical
sesuai dengan perkembangan kognitifnya thinking/HOTS
3 Peserta didik (setiap kelompok) menetapkan jawaban Literasi
sementara (hipotesis) terhadap masalah yang
ditugaskan Colaborate
4 Peserta didik (setiap kelompok) mencari dan
menemukan konsep/prinsip melalui eksperimen untuk Critical
mengumpulkan data thinking/HOTS
5 Peserta didik mempresentasikan hasil eksperimennya
6 Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan
tanya jawab
7 Peserta didik bersama guru mengaplikasikan
kesimpulan dari konsep/data yang ditemukan

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking 15


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS) menit
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi Communicate
Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses

7
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
2 dan hasil pembelajaran Literasi
Peserta didik menerima informasi tentang rencana
3 untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang Religius
Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran
4 dengan berdoa

Pertemuan Ketiga

HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

1 Memberi Salam Karakter :


2 Peserta didik membaca doa dengan dipimpin oleh Saling
salah satu peserta didik menghorma
3 Mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, ti
kebersihan kelas. Disiplin
4 Peserta didik memperhatikan penyampaian tujuan Peduli
pembelajaran yang akan dicapai: lingkungan
- Menjelaskan gaya magnet/gaya lorentz Religius 15
- Menyebutkan besaran-besaran pada gaya magnet. Kepemimpi menit
- Memformulasikan besaran gaya magnet pada nan
berbagai kawat

Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang


5 tahapan kegiatan pembelajaran Literasi
Melakukan apersepsi dan motivasi kepada peserta
6 didik Communicate

D. Kegiatan Inti

1 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok Communicate


2 Guru membagikan masalah kepada kelompok peserta Communicate
didik untuk dicari jawabannya
3 Guru memberi penjelasan secara garis besar cara untuk Critical
menyelesaikan lembar kerja tersebut thinking/HOTS
60
4 Peserta didik dalam kelompok mencari informasi di Critical
menit
buku teks dan sumber belajar lain thinking/HOTS
5 Tiap kelompok menyusun jawaban yang sudah didapat Critical
dari referensi thinking/HOTS
Guru dan peserta didik mendiskusikan setiap jawaban Communicate
6 kelompok Communicate

8
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
Setiap peserta didik membuat kesimpulan hasil diskusi Colaborate
7 semua kelompok

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS)
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses Comunicated 15
dan hasil pembelajaran menit
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana Literasi
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran Religius
dengan berdoa

Pertemuan keempat
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

1 Memberi Salam Karakter :


2 Peserta didik membaca doa dengan dipimpin oleh Saling
salah satu peserta didik menghorma
3 Mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, ti
kebersihan kelas. Disiplin
4 Peserta didik memperhatikan penyampaian tujuan Peduli
pembelajaran yang akan dicapai: lingkungan
- Melaksanakan percobaan yang menunjukkan Religius
pengaruh gaya magnet pada kawat berarus listrik Kepemimpi 15
- Menerapkan gaya magnet dalam kehidupan sehari- nan menit
hari
- Mempresentasikan hasil percobaan

Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang Literasi


5
tahapan kegiatan pembelajaran
Melakukan apersepsi dan motivasi kepada peserta Communicate
6
didik

E. Kegiatan Inti
F.
1 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok Communicate 60

9
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
2 Guru membagikan masalah kepada kelompok peserta Communicate menit
didik untuk dicari jawabannya
3 Guru memberi penjelasan secara garis besar cara untuk Critical
menyelesaikan lembar kerja tersebut thinking/HOTS
4 Peserta didik dalam kelompok mencari informasi di Critical
buku teks dan sumber belajar lain thinking/HOTS
Tiap kelompok menyusun jawaban yang sudah didapat Critical
5 dari referensi thinking/HOTS
Guru dan peserta didik mendiskusikan setiap jawaban Communicate
6 kelompok Communicate
Setiap peserta didik membuat kesimpulan hasil diskusi Colaborate
7 semua kelompok

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS)
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses Comunicated 15
dan hasil pembelajaran menit
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana Literasi
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran Religius
dengan berdoa

Pertemuan kelima
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi

Pendahuluan

10
HOTS/4C/
Alokasi
NO Kegiatan Pembelajaran Karakter/
Waktu
literasi
1 Memberi Salam Karakter :
2 Peserta didik membaca doa dengan dipimpin oleh Saling
salah satu peserta didik menghorma
3 Mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, ti
kebersihan kelas. Disiplin
4 Peserta didik memperhatikan penyampaian tujuan Peduli
pembelajaran yang akan dicapai: lingkungan
- Menerapkan gaya magnet dalam kehidupan sehari- Religius 15
hari Kepemimpi menit
- Mempresentasikan hasil percobaan nan

Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang Literasi


5 tahapan kegiatan pembelajaran
Melakukan apersepsi dan motivasi kepada peserta Communicate
6 didik

G. Kegiatan Inti
H.
1 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok Communicate
2 Guru membagikan masalah kepada kelompok peserta Communicate
didik untuk dicari jawabannya
3 Guru memberi penjelasan secara garis besar cara untuk Critical
menyelesaikan lembar kerja tersebut thinking/HOTS
4 Peserta didik dalam kelompok mencari informasi di Critical
buku teks dan sumber belajar lain thinking/HOTS 60
Tiap kelompok menyusun jawaban yang sudah didapat Critical menit
5 dari referensi thinking/HOTS
Guru dan peserta didik mendiskusikan setiap jawaban Communicate
6 kelompok Communicate
Setiap peserta didik membuat kesimpulan hasil diskusi Colaborate
7 semua kelompok

Kegiatan penutup

1 Peserta didik secara bersama menemukan manfaat Critical thinking


langsung maupun tidak langsung dari hasil (HOTS)
pembelajaran yang telah berlangsung melalui
kegiatan refleksi
2 Peserta didik menerima umpan balik terhadap proses Comunicated 15
dan hasil pembelajaran menit
3 Peserta didik menerima informasi tentang rencana Literasi
untuk pembelajaran pertemuan yang akan datang
4 Peserta didik mengakhiri kegiatan pembelajaran Religius
dengan berdoa

11
I.Penilaian
1. Sikap
Teknik penilaian : Observasi
Bentuk instrument : Tabel Observasi
2. Pengetahuan
Teknik penilaian : Tertulis
Bentuk instrumen : Uraian
3. Keterampilan
Teknik penilaian : Tes praktik
Bentuk instrument : Rubrik penilaian praktik

Mengetahui, Pontianak, 2017


Guru Pamong

12
LAMPIRAN 1: Materi Pelajaran

MEDAN MAGNET
Medan magnet merupakan daerah di sekitar magnet, dimana magnet lain atau
benda lain yang mudah dipengaruhi magnet akan mengalami gaya magnet jika diletakkan
pada daerah tersebut. Induksi maget adalah besaran yang menyatakan medan magnet di
sekitar kawat berarus listrik.
Hans Christian Oersted tahun 1820 menemukan hubungan antara kelistrikan dan
kemagnetan. Oersted meletakkan sebuah penghantar di atas sebuah kompas kecil, dengan
jarum kompas terletak sejajar terhadap penghantar. Ketika penghantar dihubungkan
dengan sumber tegangan, maka jarum kompas akan menyimpang. Jarum kompas yang
menyimpang disebabkan karena adanya medan magnet walaupun pada percobaan Oersted
tidak terdapat magnet lain. Artinya, ada medan magnet lain di sekitar kompas yaitu berasal
dari penghantar yang berarus listrik. Arus litrik inilah yang menghasilkan medan magnet
atau yang dikenal dengan induksi magnet.
Besar induksi magnet bergantung pada besarnya kuat arus listrik yang mengalir
pada kawat dan jarak terhadap kawat penghantar. Arah induksi magnet tergantung pada
arah arus yang mengalr pada kawat. Arah induksi magnet dapat ditentukan dengan
menggunakan kaidah tangan kanan. Jika jari-jari digenggamkan pada penghantar dan bu
jari dibentangkan lurus, maka ujung ibu jari menunjukkan arah arus listrik (I) dan
gemnggaman jari-jari tangan dan ujungnya menunjukkan arah medan magnet.

Induksi Magnet di Sekitar Kawat Berarus Listrik


Besar induksi magnet dirumuskan oleh ilmuwan dari Prancis yaitu Jean Baptise Biot
dan Felix Savart. Hasil eksperimennya terhadap suatu titik P yang dipengaruhi oleh kawat
penghantar berarus listrik diperoleh kesimpulan bahwa induksi magnet (disimbolkan
dengan B) di titik P :
1. Berbanding lurus dengan kuat arus listrik (I).
2. Berbanding lurus dengan panjang kawat (dl).
3. Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara titik P ke elemen kawat penghantar
(r).
4. Sebanding dengan sinus sudut apit antara arah arus dengan garis hubung antara titik
P ke elemen kawat peghantar
Pernyataan tersebut dikenal dengan hukum Biot-Savart. Secara matematis dapat
sin
dinyatakan dalam persamaan : = 2
Adapun k merupakan konstanta yang memenuhi hubungan sebagai berikut :
0
=
4
0 = 4 107 Wb/Am
Keterangan :
= induksi magnet (Wb/m2) atau (Tesla)
0 = permeabilitas vakum (Wb/Am)
= tetapan
= kuat arus listrik (Ampere)
= sudut apit antara arah arus pada dl dengan garis hubung titik terhadap dl
= jarak titik dari kawat penghantar (m)
= pajang kawat (m)
13
Induksi Magnet oleh Kawat Panjang Lurus Berarus Listrik
Secara matematis dirumuskan sebagai berikut :
0
=
2
Dimana a = jarak tegak lurus titik terhadap kawat panjang

Induksi Magnet di Sekitar Kawat Sejajar


Pada gambar di samping, arus yang mengalir pada kedua
kawat adalah berlawan arah. Sehingga arah medan magnet
oleh kawat 1 (B1) pada titik P adalah keluar bidang kertas.
r1 P r2 Sedangkan arah medan magnet oleh kawat 2 (B2) pada titik
I1 I2 P adalah keluar bidang kertas.
Karena arah medan magnet B1 dan B2 adalah searah maka
induksi magnet di titik P dapat dinyatakan sebagai berikut :
0 1 0 2
Bp = B1 + B2 = 2 + 2
1 2

Pada gambar di samping, arus yang mengalir pada kedua


kawat adalah searah. Sehingga arah medan magnet oleh
r1 kawat 1 (B1) pada titik P adalah keluar bidang kertas.
P r2
Sedangkan arah medan magnet oleh kawat 2 (B2) pada titik
I1
I2 P adalah masuk bidang kertas.
Karena arah medan magnet B1 dan B2 adalah berlawanan
arah maka induksi magnet di titik P dapat dinyatakan
sebagai berikut :
0 1 0 2
Bp = B1 - B2 = 2 2
1 2

Induksi Magnet oleh Kawat Melingkar yang Berarus Listrik


Sacara matematis, besar induksi magnet di pusat lingkaran dirumuskan sebagai berikut :
0
=
2
Dimana N = banyaknya lilitan pada kawat penghantar

Induksi Magnet oleh Solenoida dan Toroida


Solenoida merupakan kumparan kawt berbentuk tabung pnjang dengan lilitan
kawat yang sangat rapat. Sedangkan toroida merupakan solenoid yang diengkungkan
sehingga berbentuk lingkaran.
Besarnya inuksi magnet yang terletak di pusat solenoid dinyatakan sebagai berikut.
0
=

Besarnya induksi magnet di salah satu ujung solenoid pada sumbu utamanya dinyatakan
sebagai berikut.
0
=
2
Pada toroida, besarnya induksi magnet di pusat jari-jari dinyatakan sebagai berikut.
0
=
2

14
GAYA LORENTZ
Gaya Lorentz merupakan gaya yang bekerja pada sebuah penghantar listrik dalam
medan magnet. Gaya Lorentz dapat disebut juga dengan gaya magnet.
Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Apabila tangan kanan
dibuka dengan ibu jari menunjuk arah arus dan keempat jari lain yang dirapatkan
menunjuk arah induksi magnet, arah telapak tangan menunjukkan arah gaya Lorentz.
Besar gaya Lorentz dinyatakan sebagai berikut.
=
Jika arus listrik tegak lurus dengan induksi magnet, maka persamaan menjadi =
Jika arus listrik sejajar dengan arah iduksi magnet, maka tidak ada gaya Lorentz yang
bekerja (F=0).

Gaya Lorentz antara Dua Kawat Panjang Lurus Berarus Listrik


Jika ada dua kawat sejajar berarus listrik I1 dan I2 terpisah pada jarak a satu sama
lain. Arus listrik yang mengalir melalui kdua kawt sejajar tersebut adalah searah, mka
masing-masing kawat berarus ada induksi magnet sebesar :
0 1 0 2
1 = dan 2 =
2 2
Kawat yang berarsu listrik 1 mengalami gaya Lorentz akibat 2 sebesar :
0 2
12 = 2 1 =
2 1

Kawat yang berarsu listrik 2 mengalami gaya Lorentz akibat 1 sebesar :


0 1
21 = 1 2 =
2 2

Gaya Lorentz pada Partikel Bermuatan Listrik yang bergerak


=
= at dicari g
Pada muatan yang bergerak melingkar dalam medan magnet, maka dapat dicari

jari-jari lintasan dengan persamaan : =

Gaya Lorentz dimanfaatkan pada galvanometer, motor listrik, relay, dan kereta Maglev.

15
LAMPIRAN 2. Lembar Kerja Siswa

1. Penilaian Sikap

Kelompok ke / Aspek afektif Jumlah


Nilai
nama anggota 1 2 3 4 5 skor
I
1.
2.
3.
4.
II
1.
2.
3.
4.

III
1.
2.
3.
4.
Dst

Keterangan aspek afektif :


1. Kerja sama kelompok,
2. Semangat melaksanakan proses pembelajaran
3. Berperan aktif dalam diskusi kelas,
4. Kemampuan berkomunikasi
5. Menyelesaikan tugas kelompok dengan tepat dan rapi

Petunjuk pengisian:
Berilah skor 1, 2, 3, 4, 5 pada kolom aspek afektif sesuai dengan kriteria sebagai
berikut :
5 = Sangat Baik ,
4 = Baik ,
3 = Cukup Baik,
2 = Kurang Baik,
1 = Tidak Baik
Nilai Afektif (perorangan)= Jumlah skor yang diperoleh x 4 = .
Nilai Aktivitas (kelompok)= Jumlah dari skor yang diperoleh tiap anggota.

16
2. Penilaian Pengetahuan
PRE-TEST dan POST-TES

Kelompok : ..
Nama : ..

No Pertanyaan Jawaban

1. Apa yang dimaksud dengan medan magnet dan


induksi magnet?

2. Manakah pernyataan yang benar ?


a. Medan magnet keluar dari kutub selatan dan
masuk ke kutub utara
b. Medan magnet keluar dari kutub utara dan
masuk ke kutub selatan

3. Jika arus yang mengalir pada kawat penghantar ke


arah atas, kemanakah arah medan magnet di titik
P pada gambar di bawah ini ? Masuk bidang
kertas atau keluar bidang kertas ?

I
P

4. Jika titik P diletakkan sejauh 2 kali jarak semula


terhadap kawat penghantar, bagaimanakah besar
induksi magnetnya ?

I
P

5. Jika arus yang melalui kawat penghantar semakin


besar, bagaimanakah besar induksi magnetnya ?
Semaki besar atau semakin kecil ?

I
P

17
PEDOMAN PENSKORAN

No Soal Kunci Jawaban Skor


1. Apa yang dimaksud dengan medan Medan magnet merupakan daerah di sekitar 20
magnet dan induksi magnet ? magnet yang masih dapat memengaruhi benda
magnetic mengalami gaya magnet sedangkan
induksi magnet merupakan besar medan magnet
di sekitar kawat berarus listrik
2. Manakah pernyataan yang benar ? b. Medan magnet keluar dari kutub utara dan 20
a. Medan magnet keluar dari kutub masuk ke kutub selatan
selatan dan masuk ke kutub utara
b. Medan magnet keluar dari kutub
utara dan masuk ke kutub selatan
3. Jika arus yang mengalir pada kawat Masuk bidang kertas 20
penghantar ke arah atas, kemanakah
arah medan magnet di titik P pada
gambar di bawah ini ? Masuk bidang
kertas atau keluar bidang kertas ?

I
P
4. Jika titik P diletakkan sejauh 2 kali jarak Induksi magnet pada titik P akan semakin kecil 20
semula terhadap kawat penghantar,
bagaimanakah besar induksi magnetnya ?
Semaki besar atau semakin kecil ?

I
P

5. Jika arus yang melalui kawat penghantar Induksi magnet pada titik P akan semakin besar 20
semakin besar, bagaimanakah besar
induksi magnetnya ? Semaki besar atau
semakin kecil ?

I
P

Jumlah Skor
Nilai = Skor Maksimum x 100

18
LEMBAR KERJA SISWA

Kelompok : ..
Nama : ..

A. Tujuan
1. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan kemagnetan dan kelistrikan dengan
tepat
2. Peserta didik dapat memperagakan hubngan kemagnetan dan kelistrikan dengan
terampil

B. Langkah Kegiatan
1. Bacalah prosedur percobaan berikut ini.
a. Letakkan kawat dengan posisi di atas kompas, sejajar arah jarum kompas!
b. Hubungkan kawat tersebut dengan baterai!
c. Amatilah yang terjadi dan gambarkan!
d. Ulangi langkah percobaan a, b, c tetapi kawat diletakkan di bawah kompas!
e. Ulangi langkah percobaan a, b, c, dan d tetapi dengan arah arus listrik dibalik.
f. Ulangi langkah percobaan a, b, c, dan d, tetapi dengan jumlah batu baterai
ditambah.
g. Ulangi langkah percoban a, b, c, dan d, tetapi dengan jarak kawat ke kompas
diubah-ubah.
2. Diskusikan dengan anggota kelompokmu tentang prosedur percobaan!
3. Lakukanlah percobaan sesuai dengan prosedurnya!
4. Analisislah hasil pengamatan, dan buat kesimpulan!
5. Presentasikan dan demonstrasikan kegiatan di depan kelas!

C. Hasil Pengamatan
1. Posisi kawat diatas kompas
Sebelum dialiri arus Sesudah dialiri arus
listrik listrik

Arah arus dari titik A-B


dengan 1 baterai

Arah arus dari titik B-A


dengan 1 baterai

Arah arus dari titik B-A


dengan 2 baterai

19
Arah arus dari titik B-A
dengan 2 baterai (jarak
kawat semakin jauh
dari kompas)

2. Posisi kawat di bawah kompas


Sebelum dialiri arus Sesudah dialiri arus
listrik listrik

Arah arus dari titik A-B


dengan 1 baterai

Arah arus dari titik B-A


dengan 1 baterai

Arah arus dari titik B-A


dengan 2 baterai

Arah arus dari titik B-A


dengan 2 baterai (jarak
kawat semakin jauh
dari kompas)

D. Pertanyaan
1. Apa yang terjadi pada jarum kompas saat berada di dekat kawat yang berarus
listrik ?
2. Apakah ada perbedaan yang terjadi pada jarum kompas saat arah aliran arus
diubah ? Jelaskan !
3. Apakah ada perbedaan yang terjadi pada jarum kompas saat sumber tegangan
ditambah ? Jelaskan !
4. Apakah ada perbedaan yang terjadi pada jarum kompas saat jarak terhadap
kawat semakin jauh ? Jelaskan !
5. Bagaimana hubungan antara besar kuat arus dengan medan magnet ?
6. Bagaimana hubungan antara jarak dengan medan magnet ?
7. Apa yang dapat kalian simpulkan dari percoban ini ?

20
LEMBAR KERJA SISWA

Kelompok : ..
Nama : ..

N
Pertanyaan Jawaban
o
1. Duah buah kawat panjang sejajr terisah pada jarak 5 cm.
Masing-asing kawat kemudian dialiri arus listrik sebesar 3 A
dan 5 A Tentkan besar gaya magnet per satuan pajang yang
bekerja pada kawat tersebut !

2.
Muatan listrik 5C bergerak dalam medan magnet sebesar
0,25 T dengan kecepatan 105m/s. Jika arah kecepatan
membentuk sudut 300 terhadap arah medan agnet,
tentukan besar gaya yang dialmi muatan tersebut!

3. Sebuah partikel bermuatan q bergerak dengan kecepatan v


dalam suatu ruang bermedan magnet B, yang saling tegak
lurus. Partikel tersebut mengalami gaya Lorentz sebesar F.
Bila partikel lain yang brmuatan 4q dan bergerak dua kali
lebih cepat dalam rangan yang sama, Tentukan besar gaya
Loretz yang dialami partikel kedua !

4. Suatu muatan listrik positif dari 0,2 C bergerak dengan


kecepatan 2 m/ dalam medan magnet yang besarnya 5 T.
Bila arah keepata muatan itu sejajar dengan arah medan
magnet, Tentukan besar gaya yang dialami muatan tersebut

5. Sebuah penghantar lurus panjang dialiri arus listrik sebesar


1,5 A. Sebuah electron bergerk dengan kecepatan 5 x 10 4
m/s searah arus dala penghantar pada jarak 0,1 m dari
penghantar itu Jika muatan elktron itu -1,6 x 10-19 C,
tentukn besar gaya pada electron oleh arus dalam
pengantar itu 1

21
Kunci Jawaban

N
Pertanyaan Jawaban Skor
o
1. Duah buah kawat panjang sejajar terpisah 0 1 2 4 107 Wb/Am 3A 5A 20
= =
pada jarak 5 cm. Masing-masing kawat 2 2 5 102 m
kemudian dialiri arus listrik sebesar 3 A = 6 105 N
dan 5 A Tentukan besar gaya magnet per
satuan panjang yang bekerja pada kawat
tersebut !
2 = sin 20
Muatan listrik 5C bergerak dalam medan = 0,25 T 5 106 C 105 m/s sin 30 =0,0625 N
magnet sebesar 0,25 T dengan kecepatan
105m/s. Jika arah kecepatan membentuk
sudut 300 terhadap arah medan agnet,
tentukan besar gaya yang dialmi muatan
tersebut!

3 Sebuah partikel bermuatan q bergerak = 20


dengan kecepatan v dalam suatu ruang 2 = 42 = 8 = 8
bermedan magnet B, yang saling tegak
lurus. Partikel tersebut mengalami gaya
Lorentz sebesar F. Bila partikel lain yang
bermuatan 4q dan bergerak dua kali lebih
cepat dalam rangan yang sama, Tentukan
besar gaya Lorentz yang dialami partikel
kedua !
4 Suatu muatan listrik positif dari 0,2 C karena sejajar, maka sin = 0 20
bergerak dengan kecepatan 2 m/s dalam Sehingga besar gaya yang dialami muatan sama
medan magnet yang besarnya 5 T. Bila arah dengan nol
kecepatan muatan itu sejajar dengan arah
medan magnet, Tentukan besar gaya yang
dialami muatan tersebut !
5 Sebuah penghantar lurus panjang dialiri 20
= = 1,6 1019 C 5 104 m/s 0
arus listrik sebesar 1,5 A. Sebuah electron 2
= 8 1015 Cm/s 4
bergerak dengan kecepatan 5 x 104 m/s
1,5A
searah arus dalam penghantar pada jarak 107 Wb/Am
20,1m
0,1 m dari penghantar itu Jika muatan = 2,4 1020 N
elektron itu -1,6 x 10-19 C, tentukan besar
gaya pada electron oleh arus dalam
penghantar itu !

PEDOMAN PENSKORAN

Jumlah skor benar


Nilai = x 100
Jumlah skor

22
LEMBAR KERJA SISWA

Gaya Lorentz

B. Tujuan
1. Peserta didik dapat menjelaskan terjadinya gaya Lorentz pada kawat berarus
dengan tepat
2. Peserta didik dapat menyusun rangkaian percobaan gaya Lorentz pada kawat
berarus dengan terampil

C. Alat dan Bahan


Magnet U 1 buah
Alumunium foil/kawat dari kabel serabut 50 cm
Baterai 2-4 buah
Sakelar 1 buah
Amperemeter 1 buah
Rheostat 1 buah
Statif 2 buah
Kabel penghubung

D. Langkah Percobaan
1. Rangkailah alat dan bahan
2. Aturlah kedudukan rheostat, kemudian hubungkan sakelar
3. Amati apa yang terjadi pada alumunium foil?
4. Ulangi langkah percobaan 2-3 dengan cara mengubah arah arus dengan mengbah
arah batu aterai dan mengubah arah medan magnet dengan mengubah kutub
magnet
5. Masukkan data pada tabel pengamatan.

E. Data Pengamatan

No. Arah Arus Arah medan maget Arah gaya


1 Timur ke Barat Utara ke Selatan
2 Timur ke Barat Selatan ke Utara
3 Barat ke Timur Utara ke Selatan
4 Barat ke Timur Selatan ke Utara

F. Pertanyaan
1. Apakah arah gaya berubah-ubah jika arah arus dan arah medan magnetna diubah ?
Jelaskan !
2. Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi arah gaya ?
3. Kesimpulan apa yang dapat kamu ambil dari kegiatan ini ?

23
24
3. Penilaian Keterampilan

Kelompok ke Jumlah
Aspek psikomotor Nilai
/ nama skor
anggota 1 2 3
I
1.
2.
3.
4.
II
1.
2.
3.
4.
III
1.
2.
3.
4.
Dst

Keterangan aspek psikomotor :


1. Menyusun rangkaian dengan benar
2. Melakukan sesuai dengan prosedur
3. Melakukan pengamatan dengan teliti

Petunjuk pengisian:
Berilah skor 1, 2, 3, 4, 5 pada kolom aspek psikomotor sesuai dengan kriteria sebagai
berikut :
5 = Sangat Baik,
4 = Baik,
3 = Cukup Baik,
2 = Kurang Baik,
1 = Tidak Baik
Nilai Psikomotor (perorangan)= Jumlah skor yang diperoleh x 4 = .

25