Anda di halaman 1dari 5

Esay Dinamika Ekonomi Internasional IV

Nama : Muhamad Arya Adhiwijna


NPM : 1606942426
Mata Kuliah : Dinamika Ekonomi Internasional
Pokok bahasan: Masa depan kekuatan dunia AS, Eropa, China (4)

Dalam kondisi tatanan dunia yang anarkis, adanya sebuah klasifikasi atau
pengkotakan sebuah hirarki National-Power. Dimana dalam hirarki tersebut di bagi
menjadi; Hegemony atau Hyperpower, Middle power, Regional Power, Great
Power.

Dalam menghitung sebuah National Power, Ray Cline memberikan sebuah


rumus yaitu;

Pp=(C+E+M)x(S+W)

penjabaran dari rumus diatas adalah, Pp adalah presepsi kekuatan, C adalah Critical
Mass(populasi dan teretorial), E adalah kapabilitas ekonomi, M adalah kapabilitas
Militer, S adalah sebuah tujuan strategis, W adalah keinginan untuk mencapai sebuah
tujuan negara, dalam hall ini akan sulit untuk mengukur kapabilitas W dikarenakan
adanya riset yang mendalam untuk mengetahui tujuan sebuah negara tersebut.1

Setelah menghitung kekuatan nasional atau National Power, dapat di


identifikasi sebuah negara tersebut apakah super power, regional power, great
power atau hegemony. Ketika kita melihat kekuatan pada saat ini di dunia, posisi
hegemony masih di pegang oleh Amerika Serikat setelah menang dari perang
dingin antara Amerika Serikat dan Uni-Soviet.

Selain memenangkan perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni-Soviet,


Amerika Serikat mencoba untuk mempertahankan Hegemonynya. Sesuai dengan
rumus yang di paparkan oleh Cline, Amerika terus meningkatkan kapabilitas militer
dan memperbaiki sistem alusita. Dalam faktor ekonomi pada saat ini banyak negara-

1
National Security Research Division. 2005. Measuring National Power. (Santa Monica: RAND
Corporation) hall 15 di akses dari
http://www.rand.org/content/dam/rand/pubs/conf_proceedings/2005/RAND_CF215.pdf pada tanggal 6
mei 2017 pukul 23.00

1
negara yang mengunakan American Dollars sebagai standar dari pertukaran mata
uang antara satu negara dengan negara lainnya.

Akan tetapi adanya sebuah kekuatan baru atau Emerging Force yang muncul
pada dewasa ini. Tiongkok adalah sebuah negara di Asia Timur yang suatu saat nanti
akan menjadi menggeser hegemoni Amerika Serikat.

John Hobson memberikan sebuah pandangan, menurutnya Tiongkok adalah


sebuah negara dengan kekuatan ekonomi yang sangat luar biasa. Pada tahun 1078
Tiongkok menjadi produsen besi sebesar 125.000 Ton, sedangkan Inggris hannya
berproduksi sekitar 76.000 Ton, adanya selisih antara Tiongkok dan Inggris sebesar
49.000 Ton. Dan juga tiongkok memimpin inovasi dalam manufaktur tekstil, jauh
sebelum adanya revolusi tekstil di Inggris pada abad ke 18.2

Selain dari faktor historis peningkatan ekonomi Tiongkok dimulai pada saat
revolusi ekonomi tiongkok dimulai pada tahun 1979 hingga pada tahun 2014. 3
Adanya kenaikan Gross Domestik Product (GDP) Tiongkok hampir mendekati 10%.
World Bank memberikan prediksi pada tahun 1981 hingga 2010 terdapat 679 juta
orang keluar dari jalur kemiskinan.

Terdapat 2 faktor dalam peningkatan ekonomi Tiongkok. Investasi modal


dalam skala besar (dari dalam negri dan luar negri). Dan adanya Peningkatan
Produktifitas 4 . 2 faktor tersebut yang menjadikan kunci dalam perkebangan
ekonomi di tiongkok. Beberapa pakar ekonomom menyimpulkan bahwa tingginya
tingkat produktifitas dalam tiongkok dapat mempercepat pertumbuhan ekonmi dalam
skala besar. Terutapa adanya alokasi tingkat produktifitas di Tiongkok dalam sektor
agrikultur, perdagangan dan jasa.

Banyak pakar ekonom memiliki spekulasi bahwa tiongkok akan


menggantikan ekonomi Amerika Serikat sebagai kekuatan besar. Pada tahun 2014
GDP tiongkok sebesar $10.4 Trilliun5, yang dimana hall tersebut sekilar 60% dari
ekonomi di Amerika Serikat. Pada tahun 2015 IMF mengeluarkan data bahwa GDP

2
di akses dari http://www.globalresearch.ca/china-rise-fall-and-re-emergence-as-a-global-
power/29644 pada tanggal.
3
http://www.huffingtonpost.com/nake-m-kamrany/chinas-rise-to-global-eco_b_6544924.html di akses
pada tanggal 17 april 2017 pukul 22.00
4
Morrison, Wayne. M. Chinas Economic Rise: History, Trends, Challenges, and Implications for The
United State, ( Congressional Research Service, 21 october 2015) hal 2
5
http://data.worldbank.org/country/china di akses pada tanggal 17 april 2017 pukul 22.15

2
per capita Tiongkok pada tahun 2014 sekitar $ 7,589, dimana angka tersebut hannya
sekitar 14% dari GDP amerika serikat6.

Akan tetapi perbandingan GDP tersebut di bantah oleh beberapa pakar


ekonom, yang menyatakan bahwa standart hidup di Tiongkok lebih tinggi dari
Amerika serikat yang dimana dala 1 dollar Amerika, dapat membayar barang dan jasa
yang ada di tiongkok ini sendiri. Dikarenkan perthitungan GDP berdasarkan dollar
amerika sedangkat kurs Vallas antara amerika dan Tiongkok jauh berbanding terbalik.
Akan tetapi Keseimbangan Kemampuan Berbelanja di Tiongkok(PPP)7.

selain itu Tiongkok dengan konsisten tingkat produksi manufaktur. Menurut


Menurut Global Manufacture Competitiveness Index, Tiongkok mendapatkan
peringkat pertama dalam produksi manufaktur dan Value Added pada tahun 2013
dalam kurun waktu waktu 5 tahun.8 Menurut data tersebut Tiongkok di dukung oleh
kebijakan yang memkasa masyarakat untuk investasi dalam sains dan teknologi,
pendidikan karyawan (peningkatan skill karyawan) dan peningkatan teknologi dalam
infrastruktur.

6
loc.cit
7
loc.cit
8
loc.cit hal 10

3
Kesimpulan

Dalam dinamika ekonomi politik internasional pada saat ini , posisi tiongkok
masih jauh di bawah kondisi hegemoni Amerika Serikat, ketika kita mencoba untuk
mengalkulasikan dari rumus yang di berikan oleh Cline akan jauh perbedaan antara
Amerika Serikat dan tiongkok pada saat ini.

Akan tetapi melihat perkembangan Tiongkok yang sangat pesat, maka akan
di pastikan bahwa dalam kurun waktu 10-20 tahun kedepan tiongkok dapat
mengoyang posisi amerika serikat sebagai kekuatan hegemoni di dunia. Dimana
tingkat produksi manufaktur tiongkok pada tahun 2013 jauh lebih tinggi dari amerika
serikat selain itu Tiongkok memberikan kredit atau membeli surat hutang Amerika
Serikat.

4
Daftar Pustaka

Buku dan Riset

Morrison, Wayne. M. Chinas Economic Rise: History, Trends, Challenges, and


Implications for The United State, ( Congressional Research Service, 21 october
2015)
National Security Research Division. 2005. Measuring National Power. (Santa
Monica: RAND Corporation)

Website
data.worldbank.org/country/china
www.globalresearch.ca/china-rise-fall-and-re-emergence-as-a-global-power/29644
www.huffingtonpost.com/nake-m-kamrany/chinas-rise-to-global-
eco_b_6544924.html