Anda di halaman 1dari 2

NAMA : WINDA RAHAYU

NIM : B.231.15.0277

PENGERTIAAN TEORI AKUNTANSI

teori akuntansi adalah sebuah sistem pada akuntansi yang menyajikan susunan konsep, dalil,
prinsip serta metodologi yang dapat membedakannya dengan praktik dan disajikan secara
sistematik. Teori akuntansi juga dapat menjadi media untuk menggambarkan sebuah fenomena
akuntansi dan memberikan penjelasan mengenai hubungan variabel satu dengan varibel lainnya
distruktur akuntansi agar dapat melakukan prediksi mengenai fenomena yang masa mendatang
serta merupakan sebuah kerangka yang dijadikan sebagai acuan secara umum untuk melakukan
penilaian terhadap sebuah praktek akuntansi dengan memberikan sebuah arah untuk melakukan
pengembangan prosedur serta praktek baru.

MANFAAT TEORI AKUNTANSI

Teori akuntansi bermanfaat sebagai suatu kerangka acuan untuk menilai praktek-praktek
akuntansi. Selain itu teori ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pedoman untuk mengembangkan
praktek-praktek akuntansi dan prosedur-prosedur yang baru. Teori akuntansi juga dapat
digunakan untuk meramalkan atau memprediksi beberapa kejadian yang bersifat ekonomi dan
akuntansi di masa yang akan datang. Hal ini berkaitan dengan pengambilan keputusan ekonomi.

Oleh sebab itu suatu teori akan dapat bertahan atau suatu teori akan dapat dinilai baik-buruknya
dengan melihat atau mempertimbangkan kemampuan teori tersebut dalam menjelaskan atau
meramalkan suatu keadaan dimasa yang akan datang serta kemampuan teori tersebut dalam
mengukur tingkat resiko yang mungkin terjadi.

Akuntansi sebagai sains.

Pada perkembangan selanjutnya, keterampilan akuntansi ini sudah bisa didefinisikan dengan
jelas sehingga membentuk seperangkat pengetahuan yang utuh sehingga dapat diajarkan melalui
institusi pendidikan.

Akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pengidentifikasian, pengesahan, pengukuran,


pengakuan, pengklasifikasian dan penyajian data keuangan dasar (bahan oleh akuntansi) yang
terjadi dari kejadian-kejadian, transaksi-transaksi atau kegiatan operasi suatu unit
organisasidengan cara tertentu untuk menghasilkan informasi yang relevan bagi pihak yang
berkepentingan.

Bila akuntansi dipandang sebagai sains, maka akuntansi akan banyak membahas gejala
akuntansi seperti kenapa perusahaan menggunakan metode akuntansi tertentu, faktor apa saja
yang mendorong manajemen memanipulasi laba, apakah partisipasi dalam penyusunan anggaran
mempengaruhi kinerja manajer devisi.
Akuntansi sebagai teknologi.

Teknologi merupakan seperangkat pengetahuan untuk menghasilkan sesuatu (produk) yang


bermanfaat dan pengertian teknologi sendiri tidak hanya fisis (hard technology) tetapi juga
teknolgi lunak (soft tecnology).

Teknologi sendiri bisa diartikan sebagai sains terapan, sedangkan akuntansi juga merupakan
sains terapan.

Akuntansi dipandang sebagai teknologi karena akuntansi merupakan alat institusi sosial untuk
menyediakan pedoman pengukuran dan metode untuk mengendalikan kegiatan dan prilaku
pengambilan keputusan ekonomik yang dominan dalam lingkup organisasi, perusahaan ataupun
lembaga pemerintahan (negara).