Anda di halaman 1dari 232

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT. atas selesainya penyusunan


Profil Kesehatan Kota Tangerang 2015. Terima kasih kepada semua
pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan profil ini.
Profil Kesehatan merupakan salah satu media publikasi data dan
informasi yang berisi situasi dan kondisi kesehatan yang cukup
komprehensif. Profil Kesehatan Kota Tangerang disusun berdasarkan
ketersediaan data, informasi, dan indikator kesehatan yang bersumber
dari unit teknis di lingkungan Dinas Kesehatan serta institusi lain terkait
seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang, Badan
Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Tangerang, Badan Pusat
Statistik Kota Tangerang, dan seluruh rumah sakit pemerintah maupun
swasta di Kota Tangerang.
Profil Kesehatan Kota Tangerang ini diharapkan dapat berperan
dalam pemantauan dan evaluasi pencapaian hasil pembangunan
kesehatan dan hasil kinerja penyelenggaraan Standar Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan di Kota Tangerang. Profil Kesehatan Kota Tangerang
juga merupakan penyajian yang komprehensif terdiri dari data Derajat
Kesehatan, Upaya Kesehatan, Sumber Daya Kesehatan, serta data
Umum dan Lingkungan yang berhubungan dengan kesehatan.
Data dan informasi yang ditampilkan dalam Profil Kesehatan Kota
Tangerang ini dapat membantu dalam membandingkan capaian
pembangunan kesehatan antara satu Kelurahan/Kecamatan dengan
Kelurahan/Kecamatan lainnya, mengukur capaian pembangunan
kesehatan di Kota Tangerang, serta sebagai dasar untuk perencanaan
program pembangunna kesehatan selanjutnya.
Buku Profil Kesehatan Kota Tangerang 2015 ini disajikan dalam
bentuk cetakan dan soft copy yang dapat diunduh melalui website
www.dinkes.tangerangkota.go.id. Semoga publikasi ini dapat berguna
bagi semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, akademisi, sektor
swasta, dan masyarakat serta berkontribusi secara positif bagi
pembangunan kesehatan di Indonesia. Kritik dan saran kami harapkan
sebagai penyempurnaan profil yang akan datang.

Tangerang, Maret 2016

Tim Penyusun,

i
SAMBUTAN
KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG

Assalamualaikum Wr.Wb.,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah


SWT., karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, Buku Profil
Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015 telah dapat tersusun.
Selanjutnya pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih dan
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah
membantu dan memberikan kontribusinya sehingga memungkinkan
tersusunnya Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015.
Terbitnya buku profil ini diharapkan dapat digunakan sebagai
sarana untuk memantau dan mengevaluasi pencapaian Visi Dinas
Kesehatan Kota Tangerang yaitu Menjadi Penggerak dalam Mewujudkan
Masyarakat Kota Tangerang yang Sehat dan Mandiri dan pencapaian
Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Bidang Kesehatan. Selain itu
informasi yang ada diharapkan dapat bermanfaat untuk
mengevaluasi/menilai kinerja program-program kesehatan yang telah
dilaksanakan serta sebagai acuan penyusunan program kesehatan
berikutnya, sehingga perencanaan kesehatan yang ada didasarkan pada
fakta dan spesifikasi daerah (evidence based).

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Tangerang, Maret 2016


KEPALA DINAS KESEHATAN
KOTA TANGERANG

Hj. Roostiwie, SKM., M.Si.


NIP. 19570327 198003 2 006

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................... i

SAMBUTAN KEPALA DINAS ......................................................... ii

DAFTAR ISI .................................................................................... iii

DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................... v

DAFTAR GAMBAR ......................................................................... xi

DAFTAR TABEL ............................................................................. xii

DAFTAR GRAFIK ........................................................................... xiv

Bab I PENDAHULUAN ................................................................ 1


A. Tujuan ......................................................................... 5
B Sistematika Penyajian................................................. 6

Bab II GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG ........................ 8


A. Keadaan Geografi Kota Tangerang ........................... 8
B. Kependudukan ........................................................... 11

Bab III PEMBANGUNAN KESEHATAN ......................................... 17


A Visi ............................................................................. 17
B Misi ......................................................................... 18
C Tujuan dan Sasaran .................................................. 19
D Strategi dan Kebijakan ............................................... 21
E Program-program Pembangunan Kesehatan Tahun
2015 ......................................................................... 24

Bab IV SITUASI DERAJAT KESEHATAN ..................................... 27


A Angka Harapan Hidup ................................................ 27
B Angka Kematian (Mortalitas) ...................................... 27
C Angka Kesakitan (Morbiditas) .................................... 29
D Status Gizi ................................................................. 55

Bab V UPAYA-UPAYA KESEHATAN ........................................... 58


A Pelayanan Kesehatan ................................................ 58
B Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan ..................... 78
C Perilaku Hidup Masyarakat ......................................... 85
D Kesehatan Lingkungan .............................................. 89

Bab VI SUMBER DAYA KESEHATAN .......................................... 93


A Sarana Kesehatan ..................................................... 93
B Tenaga Kesehatan .................................................... 102
iii
C Pembiayaan Kesehatan ............................................. 112

Bab VI PENUTUP ......................................................................... 114


A Kesimpulan ................................................................ 114
B Saran ......................................................................... 118

LAMPIRAN
Tabel Resume Profil Kesehatan
Tabel-tabel Kesehatan Responsif Gender (81 Tabel)

iv
DAFTAR LAMPIRAN

Resume Resume Profil Kesehatan Kota Tangerang 2015

Tabel 1 Luas Wilayah, Jumlah Desa/Kelurahan, Jumlah Penduduk,


Jumlah Rumah Tangga, dan Kepadatan Penduduk Menurut
Kecamatan

Tabel 2 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok


Umur

Tabel 3 Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Melek Huruf


dan Ijazah Tertinggi yang Diperoleh Menurut Jenis Kelamin

Tabel 4 Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan


Puskesmas

Tabel 5 Jumlah Kematian Neonatal, Bayi, dan Balita Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 6 Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur, Kecamatan


Dan Puskesmas

Tabel 7 Kasus Baru TB BTA+, Seluruh Kasus TB pada Anak, dan


Case Notification Rate (CNR) per 100.000 Penduduk
Menurut Janis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 8 Jumlah Kasus dan Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+


Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 9 Angka Kesembuhan dan Pengobatan Lengkap TB Paru


BTA+ Serta Keberhasilan Pengobatan Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 10 Penemuan Kasus Pneumonia Balita Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 11 Jumlah Kasus HIV, AIDS, dan Syphilis Menurut Jenis


Kelamin

Tabel 12 Persentase Donor Darah Diskrining terhadap HIV Menurut


Jenis Kelamin

Tabal 13 Kasus Diare yang Ditangani Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 14 Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan,


v
dan Puskesmas

Tabel 15 Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun dan Cacat Tingkat 2 Menurut
Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 16 Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta


Menurut Tipe/Jenis, Jenis Kelamin, Kecamatan, dan
Puskesmas

Tabel 17 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat (Release


from Treatment/RFT) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan,
dan Puskesmas

Tabel 18 Jumlah Kasus AFP (Non Polio) Menurut Kecamatan dan


Puskesmas

Tabel 19 Jumlah Kasus Penyakit yang dapat Dicegah dengan


Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan
Puskesmas

Tabel 20 Jumlah Kasus Penyakit yang dapat Dicegah dengan


Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan
Puskesmas

Tabel 21 Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Menurut


Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 22 Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 23 Penderita Filariasis Ditangani Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 24 Pengukuran Tekanan Darah Penduduk 15 Tahun Menurut


Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 25 Pemeriksaan Obesitas Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan,


dan Puskesmas

Tabel 26 Cakupan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode


IVA dan Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Klinis (CBE)
Menurut Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 27 Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB Menurut Jenis


Kejadian Luar Biasa (KLB)

Tabel 28 Kejadian Luar Biasa (KLB) di Desa/Kelurahan yang


Ditangani <24 Jam
vi
Tabel 29 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil, Persalinan Ditolong Tenaga
Kesehatan, dan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas

Tabel 30 Presentase Cakupan Imunisasi TT pada Ibu Hamil Menurut


Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 31 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Wanita Usia Subur


Menurut Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 32 Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Fe1 dan Fe3 Menurut
Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 33 Jumlah dan Persentase Penanganan Komplikasi Kebidanan


dan Komplikasi Neonatal Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas

Tabel 34 Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 35 Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 36 Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Kecamatan


dan Puskesmas

Tabel 37 Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 38 Cakupan Kunjungan Neonatal Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 39 Jumlah Bayi yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 40 Cakupan Pelayanan Kesehatan Bayi Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, Dan Puskesmas

Tabel 41 Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization


(UCI) Menurut Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 42 Cakupan Imunisasi Hepatitis B <7 Hari dan BCG pada Bayi
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 43 Cakupan Imunisasi DPT-HB/DPT-HB-Hib, Polio, Campak,


dan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

vii
Tabel 44 Cakupan Pemberian Vitamin A Pada Bayi dan Anak Balita
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 45 Jumlah Anak 0-23 Bulan Ditimbang Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 46 Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 47 Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan,


dan Puskesmas

Tabel 48 Cakupan Kasus Balita Gizi Buruk Yang Mendapat Perawatan


Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 49 Cakupan Pelayanan Kesehatan (Penjaringan) Siswa SD dan


Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan
Puskesmas

Tabel 50 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Menurut Kecamatan


dan Puskesmas

Tabel 51 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak SD dan


Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan
Puskesmas

Tabel 52 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas

Tabel 53 Cakupan Jaminan Kesehatan Penduduk Menurut Jenis


Jaminan dan Jenis Kelamin

Tabel 54 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Kunjungan


Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan

Tabel 55 Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit

Tabel 56 Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit

Tabel 57 Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih Dan


Sehat (Ber-PHBS) Menurut Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 58 Persentase Rumah Sehat Menurut Kecamatan dan


Puskesmas

Tabel 59 Penduduk dengan Akses Berkelanjutan terhadap Air Minum


Berkualitas (Layak) menurut Kecamatan dan Puskesmas

viii
Tabel 60 Persentase Kualitas Air Minum di Penyelenggara Air Minum
yang Memenuhi Syarat Kesehatan

Tabel 61 Penduduk Dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi yang


Layak (Jamban Sehat) Menurut Jenis Jamban, Kecamatan,
dan Puskesmas

Tabel 62 Desa Yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis


Masyarakat

Tabel 63 Persentase Tempat-tempat Umum Memenuhi Syarat


Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas

Tabel 64 Laporan Cakupan Tempat Pengelolaan Makanan ( TPM )


Sehat

Tabel 65 Tempat Pengelolaan Makanan Dibina dan Diuji Petik

Tabel 66 Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin

Tabel 67 Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan

Tabel 68 Persentase Sarana Kesehatan (Rumah Sakit) dengan


Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat (Gadar ) Level 1

Table 69 Jumlah Posyandu Menurut Strata, Kecamatan, Dan


Puskesmas

Tabel 70 Jumlah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat


(UKBM) Menurut Kecamatan

Tabel 71 Jumlah Desa Siaga Menurut Kecamatan

Tabel 72 Jumlah Tenaga Medis di Fasilitas Kesehatan

Tabel 73 Jumlah Tenaga Keperawatan di Fasilitas Kesehatan

Tabel 74 Jumlah Tenaga Kefarmasian di Fasilitas Kesehatan

Tabel 75 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan


Lingkungan Di Fasilitas Kesehatan

Tabel 76 Jumlah Tenaga Gizi di Fasilitas Kesehatan

Tabel 77 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik di Fasilitas Kesehatan

Tabel 78 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di Fasilitas Kesehatan

ix
Tabel 79 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain di Fasilitas Kesehatan

Tabel 80 Jumlah Tenaga Penunjang/Pendukung Kesehatan di


Fasilitas Kesehatan

Tabel 81 Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota

x
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Peta Wilayah Kota Tangerang ..................................... 9

xi
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Pengembangan Wilayah Administrasi di Kota Tangerang


Tahun 1998-2015 ...................................................... 9

Tabel 2.2 Luas Wilayah Kecamatan di Kota Tangerang Tahun 2015


.................................................................................... 10

Tabel 2.3 Jarak Antara Ibukota Kecamatan di Kota Tangerang


(dalam Km) ................................................................ 11

Tabel 2.4 Jumlah Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk di Kota


Tangerang Tahun 2011-2015 ..................................... 12

Tabel 2.5 Distribusi Penduduk Menurut Kelompok Umur di Kota


Tangerang Tahun 2011 2015 ................................. 14

Tabel 4.1 Pola Penyakit Terbanyak di Puskesmas Semua Golongan


Umur di Kota Tangerang Tahun 2014-2015 .............. 30

Tabel 4.2 Pola Penyakit Penderita Rawat Jalan Rumah Sakit untuk
Semua Golongan Umur di Kota Tangerang Tahun 2014 -
- 2015 ........................................................................ 31

Tabel 4.3 Pola Penyakit Penderita Rawat Inap Rumah Sakit untuk
Semua Golongan Umur di Kota Tangerang Tahun 2014-
2015 ........................................................................... 32

Tabel 4.4 Jumlah Penderita Diare, Jumlah Kematian, Prevalensi


Rate dan CFR Penyakit Diare di Kota Tangerang Tahun
2011-2015 .................................................................. 36

Tabel 4.5 Angka Kesakitan Penyakit DBD per 100.000 Penduduk


di Kota Tangerang Tahun 2011-2015 ......................... 47

Tabel 4.6 Status Gizi di Kota Tangerang Tahun 2011-2015 ...... 56

Tabel 4.7 Sebaran Status Gizi Menurut Kecamatan di Kota


Tangerang Tahun 2015 ............................................. 57

Tabel 5.1 Hasil Kunjungan UKGS ke SD/MI di Kota Tangerang


Tahun 2015 ................................................................ 73

Tabel 5.2 Kunjungan Pasien Rawat Jalan Menurut Sarana


Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang Tahun
2013-2015 .................................................................. 81

xii
Tabel 6.1 Rasio Posyandu terhadap Jumlah Bayi dan Balita di
Kota Tangerang Tahun 2015 ..................................... 96

Tabel 6.2 Rasio Puskesmas terhadap Jumlah Penduduk Menurut


Kecamatan di Kota Tangerang Tahun 2015 ............... 98

Tabel 6.3 Jenis dan Jumlah Sarana Kesehatan Dasar Tahun


2015 ........................................................................... 100

Tabel 6.4 Jenis dan Jumlah Sarana Kesehatan Rujukan di Kota


Tangerang Tahun 2015 .............................................. 101

Tabel 6.5 Penyebaran Tenaga Kesehatan menurut Institusi


Kerja di Kota Tangerang Tahun 2015 ......................... 103

Tabel 6.6 Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan per 100.000


Penduduk di Kota Tangerang Tahun 2015 ................ 105

Tabel 6.7 Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan di Puskesmas


per 100.000 Penduduk di Kota Tangerang Tahun 2015
.................................................................................... 110

Tabel 6.8 Alokasi Anggaran Kesehatan Kota Tangerang Tahun


2011-2015 ................................................................. 112

xiii
DAFTAR GRAFIK

Grafik 2.1 Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) per Kecamatan


Tahun 2015 .................................................................. 13

Grafik 2.2 Tren Angka Ketergantungan Penduduk (Dependency


Ratio) di Kota Tangerang Tahun 2011-2015 ................ 15

Grafik 2.3 Komposisi Tingkat Pendidikan Terakhir Penduduk di


Kota Tangerang Tahun 2015 ....................................... 16

Grafik 3.1 Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Tangerang 26

Grafik 4.1 Perbandingan Angka Harapan Hidup (AHH) Kota


Tangerang Tahun 2010-2015 ...................................... 27

Grafik 4.2 10 Penyakit Penyebab Kematian 0-1 Tahun di Rumah


Sakit di Kota Tangerang Tahun 2015 ........................... 28

Grafik 4.3 Jumlah Kasus Baru Kusta di Kota Tangerang Tahun


2011-2015 .................................................................... 34

Grafik 4.4 Jumlah Penderita Pneumonia Bayi dan Balita di Kota


Tangerang Tahun 2011-2015 ...................................... 37

Graik 4.5 Penderita TB Paru BTA (+) yang Diobati, Sembuh, dan
Menjalani Pengobatan Lengkap per Kecamatan di Kota
Tangerang Tahun 2015 ............................................... 39

Grafik 4.6 Sebaran Kasus HIV-AIDS di Kota Tangerang Tahun


2005-2015 .................................................................... 41

Grafik 4.7 Kasus HIV-AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin di Kota


Tangerang Tahun 2015 ............................................... 41

Grafik 4.8 Kasus HIV-AIDS Berdasarkan Pekerjaan di Kota


Tangerang Tahun 2015 ............................................... 42

Grafik 4.9 Penemuan Kasus HIV-AIDS Berdasarkan Kelompok


Umur di Kota Tangerang Tahun 2015 .......................... 43

Grafik 4.10 Penemuan Kasus IMS di Kota Tangerang Tahun 2011 -


2015 ............................................................................. 45

Grafik 4.11 Kasus IMS Berdasarkan Jenis Kelamin di Kota


Tangerang 2015 .......................................................... 46

xiv
Grafik 4.12 Angka Bebas Jentik Nyamuk di Kota Tangerang Tahun
2010-2015 .................................................................... 48

Grafik 4.13 Jumlah Kasus AFP di Kota Tangerang Tahun 2011


- 2015............................................................................ 51

Grafik 5.1 Cakupan Pemeriksaan Ibu Hamil K1 dan K4 di


Puskesmas Kota Tangerang Tahun 2011-2015 .......... 59

Grafik 5.2 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan


Tahun 2011-2015 ........................................................ 61

Grafik 5.3 Trend Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan


Balita di Kota Tangerang Tahun 2011-2015 ................. 63

Grafik 5.4 Perbandingan Pemakaian Alat Kontrasepsi KB pada


Peserta KB Aktif dan KB Baru di Kota Tangerang Tahun
2015 ............................................................................. 69

Grafik 5.5 Persentase Kelurahan UCI di Kota Tangerang Tahun


2011-2015 .................................................................... 70

Grafik 5.6 Jumlah Kelurahan UCI (Universal Child Immunization)


Berdasarkan Kecamatan di Kota Tangerang 2011-2015
...................................................................................... 71

Grafik 5.7 Cakupan Imunisasi Bayi di Kota Tangerang Tahun 2011-


2015 ............................................................................. 72

Grafik 5.8 Alokasi dan Realisasi Anggaran Pembiayaan Masyarakat


di Kota Tangerang Tahun 2011-2015 .......................... 80

Grafik 5.9 Presentase Pemanfaatan Puskesmas oleh Masyarakat


di Kota Tangerang tahun 2010-2015 ........................... 82

Grafik 5.10 Rata-rata Kunjungan Rawat Jalan Puskesmas per Hari


di Kota Tangerang Tahun 2015 ................................... 83

Grafik 5.11 10 Penyakit Penyebab Kematian di Rumah Sakit di Kota


Tangerang Tahun 2015 ............................................... 84

Grafik 5.12 Angka Bebas Jentik di Kota Tangerang Tahun 2010-2015


...................................................................................... 90

Grafik 5.13 Jumlah Rumah Tangga Pengguna Sarana Leher Angsa


yang Memenuhi Syarat Jamban Sehat di Kota Tangerang
Tahun 2015 .................................................................. 92

xv
Grafik 6.1 Jumlah Kelurahan Siaga menurut Wilayah Kerja
Puskesmas Tahun 2015 .............................................. 93

Grafik 6.2 Perkembangan Jumlah Posyandu menurut Strata Tahun


2013-2015 .................................................................... 95

Grafik 6.3 Jenis Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Tahun 2015


...................................................................................... 104

xvi
BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN

Pembangunan kesehatan diselenggarakan untuk meningkatkan


kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Tingginya disparitas dan perlunya percepatan peningkatan
aksestabilitas pelayanan kesehatan menuntut adanya dukungan
sumber daya yang cukup serta arah kebijakan dan strategi
pembangunan kesehatan yang tepat. Dukungan data dan informasi
kesehatan yang akurat, tepat, dan cepat dalam pengelolaan
pembangunan kesehatan menjadi penting.

Publikasi data kesehatan yang terakomodir dalam sebuah Profil


Kesehatan diperlukan karena dapat digunakan sebagai landasan dalam
pengambilan keputusan dalam setiap proses manajemen kesehatan.
Selain itu Profil Kesehatan juga merupakan pemenuhan hak terhadap
akses informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan
bertanggung jawab.

Pada prinsipnya, Aspek-aspek Kesehatan itu mencakup empat


segi, diantaranya :

1. Kesehatan fisik terwujud jika sesorang tidak terasa mengeluh sakit


atau tidak ada keluhan, serta secara objektif tidak terlihat sakit.
Seluruh organ badan berperan normal atau tak alami masalah.

2. Kesehatan mental (jiwa) meliputi 3 komponen, yaitu pikiran,


emosional, serta Spiritual. Pikiran sehat tercermin dari cara
memikirkan atau jalur pikiran. Emosional sehat tercermin dari
kekuatan seorang untuk mengekspresikan emosinya; umpamanya
1
takut, senang, cemas, sedih dan sebagainya.
Spiritual sehat tercermin dari cara seorang dalam mengekspresikan
rasa sukur, pujian, keyakinan dan sebagainya pada suatu hal di luar

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

alam fana ini, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Umpamanya sehat
spiritual bisa dipandang dari praktek keagamaan seorang. Dengan
pengucapan lain, sehat spiritual yaitu situasi dimana seorang
menggerakkan beribadah serta semua aturan-aturan agama yang
diyakininya.

3. Kesehatan sosial terwujud jika seorang dapat terkait dengan orang


lain atau grup lain dengan cara baik, tiada membedakan ras, suku,
agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sama-
sama toleransi serta menghormati.

4. Kesehatan dari segi ekonomi tampak apabila seseorang (dewasa)


itu produktif, dalam makna memiliki aktivitas yang membuahkan
suatu hal yang bisa menyokong pada hidupnya sendiri atau
keluarganya dengan cara finansial. Untuk mereka yang belum
dewasa (siswa atau mahasiswa) serta umur lanjut (pensiunan),
dengan sendirinya batasan ini tak berlaku. Oleh karena itu untuk
grup tersebut, yang berlaku yaitu produktif dengan cara sosial, yaitu
memiliki aktivitas yang bermanfaat untuk kehidupan mereka kelak,
umpamanya berprestasi untuk siswa atau mahasiswa, serta aktivitas
sosial, keagamaan, atau servis kemasyarakatan yang lain untuk
umur lanjut.

Tujuan kesehatan dalam segala aspek satu diantara maksud


nasional yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, yang artinya penuhi
keperluan dasar manusia yakni, pangan, sandang, pendidikan,
kesehatan, lapangan kerja serta ketenteraman hidup. Maksud
pembangunan kesehatan adalah tercapainya kekuatan untuk hidup
sehat untuk tiap-tiap masyarakat, jadi tanggung jawab untuk 2
terwujudnya derajat kesehatan yang maksimal ada di tangan semua
penduduk Indonesia, pemerintah serta swasta berbarengan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

Untuk periode panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan


untuk tercapainya maksud utama seperti berikut :

Penambahan kekuatan penduduk untuk membantu dalam


bidang kesehatan.

Perbaikan mutu lingkungan hidup yang bisa menanggung


kesehatan.

Penambahan status gizi penduduk.

Pengurangan kesakitan (morbiditas) serta kematian (mortalitas).

Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan semakin


diterimanya etika keluarga kecil yang bahagia serta sejahtera.

Dasar-dasar pembangunan nasional di bagian kesehatan yaitu


seperti berikut :

Seluruh warga negara memiliki hak memperoleh derajat


kesehatan yang maksimal supaya bisa bekerja serta hidup layak
sesuai sama dengan martabat manusia.

Pemerintah serta penduduk bertanggung jawab dalam


peliharaan serta mempertinggi derajat kesehatan rakyat.

Penyelenggaraan usaha kesehatan diatur oleh pemerintah serta


dikerjakan dengan cara cocok serta seimbang oleh pemerintah
serta penduduk.

Sejak terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang


Pengutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, perjalanan
sosilalisasi dan advokasi yang mendorong pelaksanaan
pengarusutamaan gender dalam pembangunan yang diterjemahkan 3
dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sangat dinamis.
Mulai dari upaya pengintegrasian pengarusutamaan gender dalam

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

dokumen perencanaan sampai gender budget statement (Pernyataan


Anggaran Responsif Gender). Upaya-upaya tersebut dilakukan dalam
rangka mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.
Pengarusutamaan gender adalah salah satu strategi pembangunan
yang dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender melalui
pengintegrasian permasalahan, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan
perempuan dan laki-laki harus dimasukkan ke dalam perencanaan,
pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan,
program, proyek dan kegiatan di berbagai bidang kehidupan dan
pembangunan.

Terkait dengan isu pengarusutamaan gender dalam


pembangunan nasional khususnya bidang kesehatan, maka Profil
Kesehatan sebagai sumber informasi kesehatan dalam mengukur
(evaluasi) kinerja pembangunan kesehatan dan sumber informasi
dalam pengambilan keputusan (kebijakan atau perencanaan) ini dibuat
dengan format baru menggunakan data terpilah menurut jenis kelamin.
Penyediaan data terpilah dibutuhkan untuk memperoleh informasi
pembuka wawasan yang dapat menggambarkan kondisi, kebutuhan,
persoalan yang dihadapi perempuan dan laki-laki terkait dengan akses,
partisipasi, kontrol, dan manfaat dalam pembangunan (kesehatan) serta
memudahkan dalam proses perencanaan dan penganggaran program
dan kegiatan pembangunan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

A. TUJUAN

1. Tujuan Umum

Profil Kesehatan Kota Tangerang bertujuan untuk memberikan


gambaran kesehatan menyeluruh di wilayah Kota Tangerang,
dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan
yang berhasil guna dan berdaya guna.

2. Tujuan Khusus

a. Diperolehnya gambaran umum Kota Tangerang meliputi data


keadaan geografi, kependudukan dan data sosial ekonomi.

b. Diperolehnya data dan informasi tentang status kesehatan


masyarakat di Kota Tangerang.

c. Diperolehnya data mengenai visi, misi, tujuan dan program-


program yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota
Tangerang dalam pembangunan kesehatan Kota Tangerang.

d. Diperolehnya data mengenai hasil-hasil pembangunan


kesehatan yang mencakup Angka Harapan Hidup (AHH)
Kota Tangerang, Angka Kematian (Mortalitas), Angka
Kesakitan (Morbiditas) dan Status Gizi.

e. Diperolehnya data mengenai upaya-upaya kesehatan yang


dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Tangerang melalui
upaya pelayanan kesehatan, kesehatan lingkungan dan
pemberdayaan masyarakat.

f. Diperolehnya data mengenai sumber daya pembangunan


bidang kesehatan meliputi fasilitas dan sarana kesehatan, 5
tenaga kesehatan dan pembiayaan kesehatan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

g. Diperolehnya data dan informasi sebagai alat untuk


pemantauan (monitoring) dan penilaian/evaluasi tahunan
program-program kesehatan di Kota Tangerang.

h. Tersedianya wadah integrasi berbagai data yang telah


dikumpulkan oleh berbagai sistem pencatatan dan pelaporan
yang ada di Puskesmas, Rumah Sakit dan Unit-unit
kesehatan lainnya yang ada di Kota Tangerang.

i. Tersedianya alat untuk memacu penyempurnaan sistem


pencatatan dan pelaporan.

B. SISTEMATIKA PENYAJIAN

Untuk mendukung penyajian informasi kesehatan yang memadai


sehingga dapat tercapai pemantauan terhadap upaya kesehatan yang
telah dilaksanakan, maka disusunlah profil kesehatan dengan
sistimatika penyajian sebagai berikut :

Bab I : Pendahuluan

Pada bab ini akan dibahas latar belakang penyusunan


profil, tujuan penyusunan profil dan sistematika
penyajiannya.

Bab II : Gambaran Umum Kota Tangerang

Bab ini akan menyajikan tentang gambaran umum Kota


Tangerang yang meliputi: keadaan geografi,
kependudukan, dan sosial ekonomi.

Bab III : Pembangunan Kesehatan Kota Tangerang 6

Bab ini akan membahas visi, misi, tujuan dan program-


program yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB I
PENDAHULUAN

Tangerang dalam pembangunan kesehatan Kota


Tangerang tahun 2015.

Bab IV : Situasi Derajat Kesehatan

Bab ini membahas mengenai hasil-hasil pembangunan


kesehatan sampai dengan tahun 2015 yang mencakup
berbagai indikator, seperti Angka Harapan Hidup (AHH),
Angka Kematian (Mortalitas), Angka Kesakitan
(Morbiditas) dan Status Gizi.

Bab V : Situasi Upaya Kesehatan

Bab ini akan membahas tentang upaya-upaya


kesehatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota
Tangerang pada tahun 2015, meliputi pencapaian
pelayanan kesehatan, kesehatan lingkungan, dan
pemberdayaan masyarakat.

BAB VI : Situasi Sumber Daya Kesehatan

Bab ini menguraikan tentang sumber daya


pembangunan bidang kesehatan sampai dengan tahun
2015 meliputi keadaan tenaga, sarana kesehatan dan
pembiayaan kesehatan.

BAB VII : Kesimpulan.

Lampiran : Berisi 81 tabel data kesehatan yang terkait kesehatan


yang responsif gender.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BABBAB II
II
GAMBARAN
GAMBARAN UMUM KOTA UMUM KOTA TANGERANG
TANGERANG

A. KEADAAN GEOGRAFI KOTA TANGERANG

1. Luas dan batas wilayah

Kota Tangerang merupakan salah satu Kota dari delapan


Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten. Letak geografis Kota
Tangerang terletak antara 66 - 613 Lintang Selatan dan 10636 -
10642 Bujur Timur dengan batas wilayah:

Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kecamatan Teluk Naga,


dan Kecamatan Sepatan Kabupaten
Tangerang.

Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kecamatan Curug,


Kecamatan Serpong, dan Kecamatan Pondok
Aren Kota Tangerang Selatan.

Sebelah Timur : Berbatasan dengan Propinsi DKI Jakarta.

Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kecamatan Pasar Kemis


dan Cikupa Kabupaten Tangerang.

Letak Kota Tangerang sangat strategis karena berada di antara


Ibukota Negara DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang. Sesuai dengan
Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 1976 tentang Pengembangan
Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi), Kota Tangerang
merupakan salah satu daerah penyangga Ibukota Negara DKI Jakarta.

Berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan


Daerah (Bappeda) Kota Tangerang tahun 2015, luas wilayah Kota
Tangerang sebesar +164,55 km (termasuk Bandara Sukarno Hatta
seluas 19,69 km) yang berjarak 60 km dari Ibukota Provinsi Banten 8
dan berjarak 27 km dari DKI Jakarta.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

Gambar 2.1
Peta Wilayah Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber : Dinkes Kota Tangerang, 2015

2. Wilayah Administrasi

Sejak berdirinya Kota Tangerang pada tanggal 28 Februari 1993,


telah terjadi pengembangan pada tahun 1998 sampai dengan tahun
2015 sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini :

Tabel 2.1
Pengembangan Wilayah Administrasi di Kota Tangerang
Tahun 1998 2015
Tahun Kecamatan Kelurahan RW RT
1998 2006 13 104 772 3.623
2007 13 104 937 4.531
2008 13 104 931 4.587
9
2009 13 104 949 4.652
2010 13 104 960 4.721

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

2011-2012 13 104 965 4.768


2013 13 104 970 4.820
2014 13 104 991 4.875
2015 13 104 990 5.000
Sumber : Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

Jumlah Kecamatan yang ada di kota Tangerang sampai dengan


tahun 2015 ada sebanyak 13 kecamatan. Tabel dibawah ini akan
memaparkan nama-nama kecamatan beserta luas wilayahnya.
Kecamatan yang memiliki luas wilayah terluas adalah Kecamatan
Pinang sebesar 21,59 km2 .

Diantara 13 Kecamatan yang ada, Kecamatan Larangan


merupakan Kecamatan terjauh dari ibukota Tangerang (sekitar 14 km)
dan Kecamatan Tangerang merupakan Kecamatan terdekat dari
ibukota Tangerang.

Tabel 2.2
Luas Wilayah Kecamatan di Kota Tangerang Tahun 2015
Luas Jumlah
Nama
No Wilayah Kelurahan RW RT
Kecamatan
(km2)
1 Ciledug 8,77 8 104 399
2 Larangan 9,40 8 90 426
3 Karang 10,47 7 74 361
Tengah
4 Cipondoh 17,91 10 100 612
5 Pinang 21,59 11 77 464
6 Tangerang 15,79 8 79 404
7 Karawaci 13,48 16 127 534
8 Jatiuwung 14,41 6 41 225
9 Cibodas 9,61 6 90 471
10 Periuk 9,54 5 71 435
11 Batuceper 11,58 7 47 231
12 Neglasari 16,08 7 49 239 10
13 Benda 5,92 5 41 199
Total (Km2) 164,55 104 990 5.000
Sumber : Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

Dibawah ini adalah tabel jarak antar Kecamatan yang ada di


Kota Tangerang, Jarak yang paling jauh antar Kecamatan adalah
antara Kecamatan Larangan dengan Kecamatan Benda yaitu sekitar 21
km dan jarak paling dekat antara Kecamatan adalah antara Kecamatan
Cibodas dengan Kecamatan Jatiuwung yaitu sekitar 1 km.

Tabel 2.3
Jarak Antara Ibukota Kecamatan di Kota Tangerang (dalam Km)
Karang Tengah

Tangerang

Batuceper
Jatiuwung
Cipondoh
Larangan

Neglasari
Karawaci
KECAMATAN

Cibodas
Ciledug

Pinang

Benda
Periuk
Ciledug 3 4 5 7 11 12 15 17 15 13 15 18
Larangan 3 3 8 10 14 15 18 20 18 16 18 21
Karang 4 3 6 8 12 13 16 18 16 14 11 14
Tengah
Cipondoh 5 8 6 4 6 9 10 12 10 8 3 6
Pinang 7 10 8 4 7 4 3 5 3 9 11 14
Tangerang 11 14 12 6 7 4 5 6 4 2 4 7
Karawaci 12 15 13 9 4 4 2 4 6 6 8 11
Cibodas 15 18 16 10 3 6 2 1 5 8 10 13
Jatiuwung 17 20 18 12 5 7 4 1 3 9 10 14
Periuk 15 18 16 10 3 4 6 5 3 4 8 11
Neglasari 13 16 14 8 9 2 6 8 9 4 4 7
Batuceper 15 18 11 3 11 4 8 10 11 8 4 3
Benda 18 21 14 6 14 7 11 13 14 11 7 3
Sumber : BPS Kota Tangerang, 2013

B. KEPENDUDUKAN

1. Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Berdasarkan data proyeksi Dinas Kependudukan dan Catatan


Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang, jumlah penduduk Kota Tangerang
Tahun 2015 tercatat 1.831.511 jiwa. Dari jumlah tersebut terdiri dari 11

934.398 jiwa laki-laki (51,02%) dan 897.113 jiwa perempuan (48,98%)


dengan rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio) pada tahun 2015 sebesar
Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015
BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

104,16. Data ini menunjukkan bahwa diantara 100 penduduk berjenis


kelamin perempuan terdapat sekitar 104 penduduk berjenis kelamin
laki-laki. Hal ini menunjukkan, pada tahun 2015 di Kota Tangerang
jumlah penduduk laki-laki di Kota Tangerang lebih banyak dibandingkan
jumlah penduduk perempuan.

Tabel 2.4
Jumlah Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk
di Kota Tangerang Tahun 2011-2015
Kepadatan
Tahun Jumlah Penduduk (jiwa)
(jiwa/km2)
2015 1.831.511 11.130
2014 (BPS) 1.982.132 12.046
2013 (BPS) 1.952.396 11.861
2012 (BPS) 1.918.556 11.659
2011 (BPS) 1.847.341 11.227
Sumber data : BPS dan Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

Berdasarkan jumlah penduduk , Kecamatan dengan jumlah


penduduk terbanyak adalah Kecamatan Cipondoh yaitu sebanyak
210.418 jiwa, sementara itu Kecamatan Benda adalah kecamatan
dengan jumlah penduduk paling sedikit yaitu sebanyak 79.276 jiwa. Jika
munurut kepadatan penduduk, kecamatan dengan tingkat kepadatan
penduduk tertinggi adalah Kecamatan Cibodas yaitu sebesar 17.723,31
jiwa/km2, dan kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah adalah
Kecamatan Jatiuwung yaitu sebesar 7.211,38 jiwa/km2. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat di tabel 1 pada lampiran Profil Kesehatan.

12

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

2. Laju Pertumbuhan Penduduk

Grafik 2.1
Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) per Kecamatan Thn 2015

Sumber: Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Kota Tangerang tahun


2015-2016 menurut data Disdukcapil Kota Tangerang yaitu 7,03% Dari
grafik 2.1 dapat dilihat bahwa Kecamatan Jatiuwung merupakan
Kecamatan yang mempunyai LPP tertinggi yaitu 8,72 %, sedangkan
Kecamatan Karang Tengah merupakan Kecamatan yang mempunyai
LPP paling rendah yaitu 5,92%.

3. Jumlah Rumah Tangga

Berdasarkan data Disdukcapil Kota Tangerang tahun 2015,


jumlah rumah tangga di Kota Tangerang ada sebanyak 609.114 rumah
tangga, dengan rata-rata 3 jiwa per rumah tangga (tabel 1 lampiran
Profil Kesehatan). Jumlah rumah tangga terbanyak di Kecamatan
Pinang, yaitu sebanyak 67.073 rumah tangga, dan Kecamatan dengan
13
jumlah rumah tangga terendah adalah Kecamatan Cipondoh sebanyak
25.164 rumah tangga.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

4. Jumlah Penduduk menurut Kelompok Umur

Jumlah penduduk menurut kelompok umur sangat bermanfaat


sebagai masukan perencanaan pembangunan antara lain sebagai
informasi awal untuk antisipasi penyediaan berbagai fasilitas
pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan. Distribusi jumlah
penduduk menurut kelompok umur dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.5
Distribusi Penduduk Menurut Kelompok Umur di Kota
Tangerang Tahun 2011 2015

2011 2012 2013 2014


TAHUN 2015
(BPS) (BPS) (BPS) (BPS)
UMUR

0 4h 179.448 189.685 200.251 228.986 211.557

5 - 14 Th 307.155 301.055 302.441 320.709 241.293

15 44 Th 1.053.257 1.100.327 1.105.233 1.065.147 972.692

45 64 Th 263.811 285.934 301.528 301.086 354.955

> 65 Th 43.670 41.555 42.943 66.203 51.014

JUMLAH 1.847.341 1.918.556 1.952.396 1.982.132 1.831.511

Sumber : BPS dan Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

Jumlah penduduk menurut kelompok umur juga diperlukan untuk


melihat besarnya rasio ketergantungan penduduk sebagai gambaran
perbandingan antar penduduk usia tidak produktif (0-14 tahun - >65
tahun) terhadap penduduk usia produktif (15-64 tahun) atau disebut
Angka Ketergantungan Penduduk. Angka ketergantungan penduduk di 14
Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar 37,95%. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada grafik sebagai berikut.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

Grafik 2.2
Tren Angka Ketergantungan Penduduk (Dependency Ratio)
di Kota Tangerang Tahun 2011 2015

Sumber : BPS dan Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

5. Tingkat Penghunian Rumah dan Besarnya Keluarga

Jumlah penduduk Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar


1.831.511 jiwa dengan jumlah Rumah Tangga sebanyak 609.114 maka
di Kota Tangerang pada tahun 2015 rata-rata ada 3 jiwa per rumah
tangga.

6. Komposisi Penduduk menurut Pendidikan

Berdasarkan data dari Disdukcapil Kota Tangerang tahun 2015,


tingkat pendidikan terakhir penduduk di Kota Tangerang rata-rata
berada pada jenjang SMA/sederajat yaitu sebesar 46,77% dari total
penduduk, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik berikut.
15

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA TANGERANG

Grafik 2.3
Komposisi Tingkat Pendidikan Terakhir Penduduk di
Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Disdukcapil Kota Tangerang, 2015

16

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN
PEMBANGUNAN KESEHATAN

A. VISI

Dengan adanya otonomi daerah, Pemerintah Kota Tangerang


dalam memantau urusan kesehatan pada pelaksanaanya melibatkan
Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Pembangunan kesehatan juga
harus selaras dengan apa yang menjadi target-target pembangunan
kesehatan nasional yang dalam pelaksanaanya dilakukan oleh
Kementrian Kesehatan RI. Keselarasaan tersebut sangat penting
karena mekanisme penyelenggaraan pemerintahan adalah otonomi
dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu sebagai institusi pemerintahan, perumusan Visi


Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengacu pada pembangunan
kesehatan Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang telah
menetapkan visi dan misi kesehatan 2014-2018 yang merupakan
penjabaran dari visi Walikota Tangerang, yaitu :

Latar belakang dan makna visi tersebut adalah bahwa dalam


mewujudkan suksesnya pembangunan setidaknya terdapat dua
komponen yaitu pemerintah dan masyarakat. Selama ini terdapat kesan
bahwa pelaksanaan pembangunan merupakan kewajiban pemerintah
dan masyarakat hanya sebagai objek pembangunan. Hal ini membawa
konsekuensi tujuan pembangunan tidak tercapai dengan optimal
karena pemerintah memiliki berbagai keterbatasan antara lain sumber 17

dana dan sumber daya manusia. Disamping itu akan mengakibatkan


rasa memiliki masyarakat atas hasil-hasil pembangunan juga

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

berkurang. Oleh karena itu pelaksanaan pembangunan saat ini


menempatkan pemerintah sebagai fasilitator pembangunan bukan lagi
penguasa dan mendorong partisipasi aktif konstruktif masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat menjadi fokus karena potensi yang


ada pada masyarakat sangat besar. Demikian pula pembangunan
kesehatan, meletakkan masyarakat sebagai subyek pembangunan
bukan lagi objek sehingga kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
merupakan cita-cita yang akan diwujudkan.

Masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat adalah suatu kondisi


dimana masyarakat menyadari, mau, dan mampu untuk mengenali,
mencegah, dan mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi. Hal
ini bertujuan agar masyarakat dapat bebas dari gangguan kesehatan,
baik yang disebabkan karena penyakit termasuk gangguan kesehatan
akibat bencana, maupun lingkungan serta perilaku yang tidak
mendukung untuk hidup sehat.

B. MISI

Misi adalah adalah sesuatu yang harus diemban atau


dilaksanakan oleh instansi pemerintah, sebagai penjabaran visi yang
telah ditetapkan. Untuk mencapai visi yang telah ditetapkan diatas
maka perlu ditetapkan misi yang merupakan rumusan umum mengenai
upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi.

Dalam rangka perumusan Misi Dinas Kesehatan Kota


Tangerang secara umum, misi Kota Tangerang dapat diartikan sebagai
suatu hal yang harus dilaksanakan agar Visi Kota Tangerang dapat
direalisasikan dengan baik. Berdasarkan pada rumusan Visi Kota
18
Tangerang 2014-2018 tersebut, maka misi yang akan dilaksanakan
adalah sebagai berikut.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

a) Mewujudkan tata kelola kelembagaan yang berkualitas dan


sumberdaya aparatur yang professional.

b) Mewujudkan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan


berkualitas.

c) Mewujudkan upaya pengendalian penyakit dan penanggulangan


masalah kesehatan yang efektif berbasis lingkungan dan
masyarakat.

d) Meningkatkan kesadaran dan perilaku masyrakat dalam


mewujudkan keluarga sehat.

Dengan kewenangan yang dimiliki, maka Dinas Kesehatan kota


Tangerang mengemban misi untuk mencapai visi melalui berbagai
upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan baik secara promotif,
preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berorientasi kepada kebutuhan
masyarakat. Untuk itu pembinaan yang berorientasi internal berupa
pembinaan operasional dan fasilitas kesehatan menjadi sangat penting.
Disamping itu upaya yang berorientasi eksternal berupa pembinaan
dan pemberdayaan partisipasi masyarakat juga sangat penting.

C. TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan dalam hal ini merupakan penjabaran atau implementasi


dari pernyataan misi, yaitu sesuatu (apa) yang akan dicapai atau
dihasilkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahunan. Sedangkan sasaran
merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu hasil yang akan dicapai secara
nyata dalam rumusan yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan
dapat dicapai, serta dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan.

19

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

Adapun tujuan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2014-


2018 adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan Kinerja Kelembagaan.

2. Meningkatkan Ketersediaan, Mutu dan Pengawasan Obat,


Perbekalan Kesehatan dan Makanan.

3. Meningkatkan Akses dan Mutu Pelayanan Sarana dan


Prasarana Kesehatan.

4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Individu, Keluarga dan


Masyarakat.

5. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin.

6. Meningkatkan Manajemen Pelayanan Kesehatan.

7. Meningkatkan Kesehatan Lingkungan.

8. Meningkatkan Pengendalian Penyakit.

Sedangkan Sasaran Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tahun


2014-2018 adalah sebagai berikut.

1. Meningkatnya Ketersediaan dan Kualitas Pelayanan


Administrasi Perkantoran.

2. Meningkatnya Ketersediaan dan Kualitas Sarana dan Prasarana


Kerja.

3. Meningkatnya Kualitas SDM Aparatur.

4. Meningkatnya Kualitas Perencanaan, Pengendalian dan


Evaluasi Program, Kegiatan dan Keuangan SKPD.

5. Meningkatnya Kecukupan dan Kualitas Obat dan Perbekalan 20

Kesehatan.

6. Terkendalinya Kualitas Obat dan Bahan Makanan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

7. Meningkatnya Ketersediaan dan Kualitas Sarana dan Prasarana


Kesehatan.

8. Meningkatnya Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

9. Meningkatnya Perilaku Hidup Sehat Masyarakat.

10. Meningkatnya Gizi Keluarga dan Masyarakat.

11. Meningkatnya Pelayanan Kesehatan Individu dan Keluarga.

12. Meningkatnya Pelayanan Kesehatan Ibu.

13. Meningkatnya Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan bagi


Masyarakat Miskin.

14. Meningkatnya Mutu Manajemen Pelayanan Kesehatan.

15. Meningkatnya Kualitas Kesehatan Lingkungan.

16. Menurunnya Penyakit Menular.

D. STRATEGI DAN KEBIJAKAN

Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program


indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Berdasarkan visi dan misi
yang telah ditetapkan maka diperlukan strategi sebagai suatu landasan
tindak lanjut untuk mencapai tujuan dan sasaran serta merespon isu
strategis. Kebijakan adalah arah atau tindakan yang diambil oleh
pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. Berdasarkan visi, misi,
tujuan dan sasaran, serta strategi yang telah ditetapkan maka
dirumuskanlah suatu kebijakan.

Pada periode tahun 2014-2018, Dinas Kesehatan Kota


Tangerang menetapkan strategi sebagai berikut.
21
1. Pemantapan Tata Kerja dan Pelayanan Kelembagaan.

2. Pemantapan Kapasitas Sarana dan Prasarana Kerja.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

3. Pemantapan Disiplin dan Kualitas SDM Aparatur.

4. Pemantapan Kualitas Pengelolaan Program, Kegiatan dan


Keuangan SKPD.

5. Peningkatan Ketersediaan dan Mutu Obat dan Perbekalan


Kesehatan.

6. Peningkatan Pengawasan Obat, Makanan dan Bahan


Berbahaya.

7. Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana Kesehatan di Dinas


Kesehatan dan UPTD.

8. Peningkatan Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas.

9. Peningkatan Perilaku Hidup Sehat di Masyarakat dan Institusi.

10. Peningkatan Status Gizi pada Keluarga dan Masyarakat.

11. Peningkatan Kesehatan Individu dan Keluarga.

12. Peningkatan Kesehatan Ibu.

13. Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat


Miskin.

14. Pemantapan dan Pemeliharaan Manajemen Pelayanan


Kesehatan.

15. Pemeliharaan dan Pengawasan Kesehatan Lingkungan.

16. Pemantapan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit.

22

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

Adapun strategi yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kota


Tangerang tahun 2014-2018 adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan Pengelolaan dan Pelayanan Administrasi


Perkantoran.

2. Meningkatkan Kapasitas Sarana dan Prasarana Kerja.

3. Meningkatkan Disiplin dan Kemampuan Teknis SDM Aparatur.

4. Meningkatan Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi


Program, Kegiatan dan Keuangan SKPD.

5. Meningkatkan Pengelolaan Obat dan Perbekalan Kesehatan.

6. Meningkatkan Pengawasan Obat, Makanan dan Bahan


Berbahaya.

7. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada


Masyarakat.

8. Meningkatkan pemerataan kualitas Pelayanan Kesehatan


kepada Individu, Keluarga dan Masyarakat.

9. Meningkatnya kerjasama lintas sektor dan partisipasi


masyarakat dalam promosi kesehatan serta pemberdayaan
masyarakat.

10. Meningkatkan kesadaran gizi keluarga, khususnya pada ibu


hamil, bayi, balita dan usia produktif.

11. Meningkatkan pelayanan kesehatan pada anak balita dan lansia.

12. Meningkatkan pelayanan keselamatan ibu dan anak.

17. Meningkatkan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Masyarakat Miskin.
23
18. Mengelola dan Meningkatkan Kualitas Manajemen Pelayanan
Kesehatan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

19. Meningkatkan Pengawasan Kualitas Air dan Lingkungan.

20. Meningkatkan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit.

E. PROGRAM-PROGRAM PEMBANGUNAN KESEHATAN


TAHUN 2015

Program Pembangunan Kesehatan yang dilaksanakan dalam


rangka mencapai Masyarakat Kota Tangerang yang Sehat secara
Mandiri berupa :

I. Upaya Kesehatan Wajib, meliputi :

1. Promosi Kesehatan;

2. Kesehatan Lingkungan;

3. Kesehatan Ibu dan Anak termasuk KB;

4. Perbaikan Gizi;

5. Pemberantasan Penyakit Menular;

6. Pengobatan.

II. Upaya Kesehatan Pengembangan

Dilaksanakan di Kota Tangerang sesuai dengan kondisi dan


kebutuhan masyarakat, meliputi :

1. Upaya Kesehatan Sekolah;

2. Upaya Kesehatan Olah Raga;

3. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat;

4. Upaya Kesehatan Kerja; 24

5. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut;

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

6. Upaya Kesehatan Jiwa;

7. Upaya Kesehatan Mata;

8. Upaya Kesehatan Usia Lanjut;

9. Upaya Kesehatan Reproduksi;

10. Upaya Pengawasan Obat dan Makanan;

11. Upaya pembinaan dan Pengendalian Pelayanan Kesehatan


Swasta;

12. Upaya Pembinaan dan pengawasan Pengobatan Tradisional.

III. Upaya Pelayanan Penunjang

Dalam hal ini, pelayanan penunjang merupakan penunjang bagi


upaya wajib dan pengembangan , yaitu :

1. Labkesda meliputi Laboratorium Lingkungan, Laboratorium Gizi


dan Laboratorium medis atau klinis;

2. Pencatatan dan Pelaporan (Pengembangan Sistem Informasi


Kesehatan).

Dalam mendukung program pembangunan kesehatan di Kota


Tangerang pada tahun 2015, pelaksanaannya di tangani oleh
Sekretariat yang membawahi 3 Sub Bagian, 4 Bidang yang dibantu 12
Seksi serta 36 UPTD.

Adapun Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Tangerang


sesuai Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 13 Tahun 2014
tentang Organisasi Perangkat Daerah dapat dilihat melalui grafik di 25
bawah ini.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB III
PEMBANGUNAN KESEHATAN

Grafik 3.1
Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Tangerang

KEPALA DINAS

SEKRETARIAT
KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL
SUB. BAG SUB. BAG SUB. BAG
UMUM & KEPEG. KEUANGAN PERENCANA
AN

BIDANG BIDANG BIDANG BIDANG


PELAYANAN PENGENDALIAN PENY.& PENGEMBANGAN
BINA KES
KESEHATAN LINGKUNGAN
MASYARAKAT KESEHATAN SUMBER DAYA

SIE. SIE. SIE. SIE. SERTIFIKASI SDM &


KESEHATAN PENGAWASAN OBAT PENGENDALIAN SARANA KESEHATAN
IBU & ANAK DAN MAKANAN PENYAKIT

SIE. SIE. PERAN SERTA SIE. SURVEILANS & SIE. PERBEKALAN


PENINGKATAN MASYARAKAT &
GIZI IMUNISASIASI KESEHATAN
PROMOSI
MASYARAKAT KESEHATAN

SIE. KESEHATAN SIE. SIE. SIE.


REMAJA & KESEHATAN PENYEHATAN PEMBIAYAAN &
LANSIA KHUSUS JAMINAN KESEHATAN
LINGKUNGAN

UPTD PUSKESMAS,
GUDANG FARMASI,
LABKESDA & KESDA

26

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

A. ANGKA HARAPAN HIDUP

Meningkatnya status kesehatan masyarakat dapat ditunjukkan


oleh meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH). Angka Harapan
Hidup di Kota Tangerang tahun 2010-2014 adalah 71,07 tahun 71,09
tahun. Diestimasikan Angka Harapan Hidup tahun 2015 adalah 71,09
tahun. Untuk lebih jelasnya seperti terlihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 4.1
Perbandingan Angka Harapan Hidup (AHH)
Kota Tangerang Tahun 2010-2015

73

71,07 71,09 71,09 71,09


71,09
71,08

68
2010 2011 2012 2013 2014 2015

Sumber: Bappeda Kota Tangerang, 2015

B. KEMATIAN (MORTALITAS)

Angka kematian yang akan dipaparkan berikut merupakan


angka nominal berbasis fasilitas kesehatan (Puskesmas dan Rumah
Sakit), namun angka tersebut masih dapat digunakan untuk
menunjukkan angka kematian bayi dan kematian ibu di Kota
Tangerang.

1. Jumlah Kematian Bayi


27
Angka kematian bayi (Infant Mortality Rate) merupakan salah
satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesehatan
masyarakat karena dapat menggambarkan kesehatan penduduk

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

secara umum. Angka ini sangat sensitif terhadap perubahan


tingkat kesehatan dan kesejahteraan. Angka kematian bayi
tersebut dapat didefenisikan sebagai kematian yang terjadi
antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat
satu tahun.

Adapun Jumlah kematian bayi (usia <1tahun) yang


dilaporkan pada tahun 2015 di Puskesmas Kota Tangerang, ada
sebanyak 15 kematian dari seluruh jumlah kelahiran yaitu
sebesar 36.062 jiwa. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada
lampiran tabel 5.

Sedangkan untuk data kematian dari rumah sakit se Kota


Tangerang, 10 penyebab kematian terbanyak pada bayi 0-1
tahun 2015 dapat dilihat pada grafik berikut ini.

Grafik 4.2
10 Penyakit Penyebab Kematian 0-1 tahun di Rumah Sakit
di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Profil RS se-Kota Tangerang, 2015 28

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

2. Jumlah Kematian Balita

Jumlah kematian balita (anak usia 12-59 bulan) yang


dilaporkan ke Kota Tangerang pada tahun 2015 yaitu sebanyak
17 anak. Kematian balita terbanyak tercatat di Puskesmas
Karang Tengah yaitu sebanyak 3 kasus.

3. Jumlah Kematian Ibu

Berdasarkan laporan Puskesmas tahun 2015, jumlah seluruh


kematian ibu di Kota Tangerang sebanyak 20 kasus, yang terdiri
dari 8 kasus kematian ibu hamil, 6 kasus kematian ibu bersalin
(melahirkan) dan 6 kasus kematian ibu nifas. Angka ini
meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2014)
yaitu 13 kasus. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran
tabel 6.

C. ANGKA KESAKITAN (MORBIDITAS)

1. Pola 10 Penyakit terbanyak di Puskesmas dan di Rumah


Sakit

1.1 Pola 10 penyakit terbanyak di Puskesmas.

Pola 10 penyakit terbanyak di Puskesmas diambil berdasarkan


kunjungan rawat jalan pasien selama tahun 2015. Pola penyakit
dalam 2 tahun terakhir tidak mengalami banyak perubahan,
masih didominasi oleh penyakit-penyakit menular dan masalah
perilaku, seperti terlihat pada tabel 4.1 berikut ini.

29

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Tabel 4.1
Pola Penyakit Terbanyak di Puskesmas
Semua Golongan Umur di Kota Tangerang Tahun 2014 2015
2014 2015
NO
JENIS PENYAKIT % JENIS PENYAKIT %

1 Infeksi saluran nafas atas akut


23 ISPA 8,85
YTT
2 Gastritis dan Duodenitis 11 Hypertensi Primer / essensial 6,10
3 Gangguan Gigi dan Penunjang
10 Gastritis dan Duodenitis 3,16
lainnya

4 Hipertensi Essensial(primer) 9 Batuk 3,12

5 Influenza karena virus Ytt 9 Myalgia 2,89


6 Myalgia 8 Dermatitis 2,79
7 Gangguan Gigi dan Jaringan
Batuk 8 2,67
Penunjang lainnya
8 Dermatitis lainnya 8 Diabetes Mellitus 2,33
9 Faringitis Akut 7 Pharyngitis Akut 2,15
10 Gejala dan tanda umum
7 Sakit Kepala 1,96
lainnya
Sumber : LB1 Puskesmas, 2015

1.2. Pola 20 penyakit terbanyak Rumah Sakit

Pola penyakit di Rumah Sakit dapat dibedakan menjadi pola


penyakit rawat jalan dan pola penyakit rawat inap. Jenis penyakit
pada pola penyakit rawat jalan dan rawat inap tidak jauh
berbeda, hanya saja pada pola penyakit rawat jalan akan
dijumpai lebih banyak jenis penyakit dibandingkan rawat inap.

a. Rawat Jalan

Berdasarkan laporan 28 Rumah Sakit di Kota Tangerang,


berikut ini adalah rekapitulasi 20 besar penyakit rawat jalan di
Rumah Sakit se-Kota Tangerang pada tahun 2015. Jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya tidak terlihat banyak 30

perubahan, masih didominasi penyakit menular dan beberapa


penyakit degeneratif (Hipertensi dan Diabetes Mellitus).

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Tabel 4.2
Pola Penyakit Penderita Rawat Jalan Rumah Sakit untuk
Semua Golongan Umur Di Kota Tangerang Tahun 2014-2015
2014 2015
NO
JENIS PENYAKIT % JENIS PENYAKIT %
1 ISPA 16 Hypertensi 2,44
Unspecified Acute Upper
2
respiratory Infection 12 Diabetes Mellitus 2,27
3 Dyspepsia 11 ISPA 1,50
4 Typhoid Fever 8 Typhoid Fever 1,24
5 Primary Hypertension 7 Tuberculosis of Lung 1,12
6 Non-insulin-dependent DM 7 Low Back Pain 1,10
7 Tuberculosis of Lung 5 Myopia 1,03
8 Gastoenteritis 5 Senile Incipient Cataract 1,00
9 Febris 4 Gonarthrosis, Unsp 0,89
10 Gagal Ginjal 4 Bronchopneumonia 0,80
11 Vulnus Lacerative 3 Other & Unsp. Abdominal Pain 0,64
12 Unspecified Gastritis 2 Dyspepsia 0,57
13 Tonsil Faringitis Akut 2 Diare 0,55
14 Asma 2 Acute Nasopharyngitis 0,51
15 DBD 2 Fever 0,46
16 Low Back Pain 2 Bacterial Intestinal Infection, Unsp. 0,38
17 DHF 2 Febris 0,37
18 Influenza 2 Congestive Heart Failure 0,35
19 GEA 2 Asma 0,30
20 Unspecified Dermatitis 2 Batuk 0,29
Sumber : Profil RS se-Kota Tangerang, 2015

31

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

b. Rawat Inap

Sementara itu berdasarkan laporan 28 RS di Kota


Tangerang, pola penyakit terbanyak penderita rawat inap di
Rumah Sakit adalah sebagaimana dibawah ini.

Tabel 4.3
Pola Penyakit Penderita Rawat Inap Rumah Sakit untuk
Semua Golongan Umur Di Kota Tangerang Tahun 2014-2015
2014 2015
NO
JENIS PENYAKIT % JENIS PENYAKIT %
1 DBD 22 Diare 0,34
2 Typhoid Fever 19 Dengue Haemorrhagic Fever 0,23
3 Gastroenteritis 13 Demam Typhoid 0,21
4 Diare 9 Dyspepsia 0,18
Essential (primary)
5 Bacterial Intestinal Infection, Unsp.
Hypertension 5 0,17
6 Dyspepsia 4 Gastroenteritis 0,13
7 Viral infection 3 Diabetes Mellitus 0,11
Delivery by Election Caesarean
8
Tuberculosis of lung 3 Section 0,10
9 Non-insulin-dependent DM 3 Demam Berdarah 0,10
10 Unspecified Pneumonia 3 Hypertensi 0,10
11 Dehidrasi 2 Calculus of Kidney and Ureter 0,07
12 Bacterial infection 2 Atherosclerotic Hearth Disease 0,07
Fetus & Newborn Affected by
13
Caesarean Delivery 2 Broncopneumonia 0,07
14 Urolitiasis 2 Congestive Hearth Failure 0,06
15 Anemia 2 ISPA 0,06
16 ISPA 1 Viral Infection 0,06
17 Bronchopneumoni 1 Anemia 0,04
18 CHF 1 TB 0,04
19 Febris 1 Pneumonia 0,04
20 Curetage 1 Masalah Janin dan Ketuban 0,04
Sumber : Profil RS se-Kota Tangerang, 2015
32

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Dari tabel di atas, 3 (tiga) penyakit terbanyak di Kota


Tangerang selama tahun 2015 seputar Diare, Typhoid Fever,
dan Dengue Haemorrhagic Fever. Pola penyakit rawat inap di
Kota Tangerang masih didominasi oleh penyakit infeksi,
kebersihan lingkungan, dan masalah perilaku. Namun demikian
penyakit-penyakit akibat perubahan pola makan dan gaya hidup
seperti hipertensi, diabetes mellitus, stroke, dan serangan
jantung juga termasuk di dalamnya sehingga membutuhkan
perhatian yang lebih baik.

2. Angka Kesakitan

2.1 . Penyakit menular langsung

a. Kusta

Penyakit Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan


oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Jumlah kasus baru
penyakit kusta di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebanyak
119 orang, yang terdiri dari 9 penderita kusta kering (Pausi
Basiler/PB) dan 110 penderita kusta basah (Multi Basiler/MB).
Dari 119 kasus baru yang ditemukan tersebut, 64 kasus terjadi
pada laki-laki (53,78%) dan 55 kasus pada perempuan (46,22%).
Sedangkan menurut usia, jumlah penderita baru Kusta berusia
0-14 tahun sebanyak 12 orang (10,08%) dan yang berusia 15
tahun sebanyak 107 orang (89,92%). Angka penemuan kasus
baru kusta di Kota Tangerang pada tahun 2015 adalah sebesar
7,09 per 100.000 penduduk. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat
pada lampiran tabel 14 dan 15.

33

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Grafik 4.3
Jumlah Kasus Baru Kusta di Kota Tangerang
Tahun 2011 2015

119
120
99
100
80
60 77 56 71

40
20
0
2011 2012 2013 2014 2015

Sumber : Bid. P2KL - Dinkes Kota Tangerang

Jumlah kasus dan angka prevalensi penyakit kusta di Kota


Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 119 orang, yang terdiri
dari 9 penderita kusta kering (Pausi Basiler/PB) dan 110
penderita kusta basah (Multi Basiler/MB). Jika dibandingkan
dengan jumlah penduduk di Kota Tangerang pada tahun 2014,
maka prevalensi kusta pada tahun 2015 adalah sebesar 0,71 per
10.000 penduduk. Jumlah penderita kusta terbanyak ditemukan
di wilayah kerja Puskesmas Kunciran yaitu sebanyak 20 kasus.

Data 5 tahun terakhir menggambarkan bahwa Kota


Tangerang masih termasuk dalam daerah endemis rendah
penyakit Kusta di Provinsi Banten. Dinas Kesehatan masih perlu
melakukan penjaringan yang lebih ketat lagi untuk penderita
baru kusta, dikarenakan penyakit kusta adalah penyakit menular
yang sangat susah menular dan membutuhkan waktu yang
cukup lama untuk terjadinya gejala sakit kusta pada seorang
penderita.

34

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Upaya Dinas Kesehatan dalam rangka pencegahan dan


penanggulangan Penyakit Kusta pada tahun 2015 antara lain :

1. Penemuan penderita kusta (Case Finding) pada 110 kasus


penderita kusta.

2. Pelaksanaan survey kontak pada 238 kasus kusta.

3. Penanganan penderita kusta (Case Holding) melalui


pengobatan dan pemeriksaan pencegahan kecacatan (POD)
yang dilakukan pada 192 kasus Kusta.

4. Pemeriksaan masal kusta di 8 Lokasi di Kota Tangerang.

5. Rapat koordinasi dan Evaluasi kegiatan penanggulangan


Penyakit Kusta.

6. Monitoring Program Pengendalian Penyakit Kusta.

7. Pengadaan Leaflet penyakit Kusta.

b. Diare

Jumlah penderita diare yang ditangani di Kota Tangerang


pada tahun 2015 sebanyak 26.862 orang atau 68,54% dari
perkiraan jumlah penderita diare yang ada pada tahun 2015
(39.194 penderita), sehingga Prevalensi Diare per 1.000
penduduk di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar 1,46%.
Sementara itu angka CFR (Case Fatality Rate) Diare Kota
Tangerang pada tahun 2015 sebesar 0%. Hal ini merupakan
suatu indikator keberhasilan program pengendalian penyakit
diare yang sangat baik dari sisi kecepatan dan ketepatan
penanganan penderita diare pada balita pada khususnya.

35

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Tabel 4.4
Jumlah Penderita Diare, Jumlah Kematian, Prevalensi Rate
dan CFR Penyakit Diare di Kota Tangerang
Tahun 2011 2015
JML JUMLAH PREVALENSI CFR
TAHUN PER 1000
PENDERITA KEMATIAN (%)
PDDK
2011 35.418 0 19,17 0
2012 37.343 0 19,46 0
2013 36.000 0 18,44 0
2014 33.329 0 16,81 0
2015 26.862 0 1,46 0
Sumber : Bid. P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan dalam


rangka pengendalian penyakit Diare pada tahun 2015 antara
lain:

1. Penanggulangan Penderita Diare pada 26.862 kasus (100%).

2. Bimbingan Teknis program Pengendalian Penyakit Diare


untuk 33 petugas puskesmas.

3. Rapat koordinasi dan Evaluasi kegiatan pengendalian


penyakit ISP (Thypoid, Diare, dan Hepatitis).

4. Monitoring program pengendalian penyakit Diare ke 33


Puskesmas.

5. Pengadaan leaflet Penyakit Diare.

c. Pneumonia

Pneumonia merupakan masalah kesehatan masyarakat di


Indonesia terutama pada balita. Jumlah balita di Kota Tangerang 36
yang menderita pneumonia dan diberikan penanganan pada
tahun 2015 sebanyak 7.101 balita atau 81% dari perkiraan

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

jumlah penderita pneumonia balita yang ada, yaitu sebanyak


8.719 balita. Jumlah penderita pneumonia balita paling banyak
ditemukan di Kecamatan Batuceper yaitu 550 penderita (untuk
lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran tabel 10).

Grafik 4.4
Jumlah Penderita Pneumonia Bayi dan Balita
di Kota Tangerang Tahun 2011 2015
100 80 80 80 80 80
80 81
52
60 40,2 Cakupan
37,6
40 30,5 Target
20
0
2011 2012 2013 2014 2015
Sumber : Bid. P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Jumlah penderita Pneumonia pada balita mengalami


penurunan, hal ini disebabkan oleh penemuan kasus sesuai
standar, sound timer, dan adanya laporan dari sarana
puskesmas.

Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dalam


upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ISPA
pneumonia antara lain:

1. Penanggulangan penderita Pneumonia Balita di 33


Puskesmas.

2. Workshop ISPA untuk 33 petugas puskesmas.

3. Rapat koordinasi dan Evaluasi kegiatan pengendalian


penyakit Pneumonia (0-59 bln).

4. Monitoring program Pneumonia / ISPA ke 33 Puskesmas. 37

5. Pengadaan leaflet Penyakit ISPA.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

d. Tuberculosis Paru (TB Paru)

Tuberculosis (TB) merupakan penyakit infeksi bakteri


menahun yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberculosis,
suatu basil tahan asam yang ditularkan melalui udara. Penyakit
ini ditandai dengan pembentukan granuloma pada jaringan yang
terinfeksi. Komplikasi penyakit TB Paru bila tidak ditangani
dengan benar akan menimbulkan komplikasi seperti: pleuritis,
efusi pleura, empiema, laryngitis dan TB usus.

Berdasarkan data Puskesmas di Kota Tangerang, jumlah


kasus Suspect TB Paru pada tahun 2015 sebanyak 7.455 kasus,
sedangkan jumlah kasus baru BTA(+) yang ditemukan
sebanyak 1.005 orang dan jumlah kasus lama TB Paru
sebanyak 661 orang. Sedangkan menurut jenis kelamin,
ditemukan sebanyak 1.017 kasus pada laki-laki dan 649 kasus
pada perempuan. Dari jumlah tersebut maka prevalensi TB Paru
tahun 2015 adalah sebesar 90,96 per 100.000 penduduk.

Angka Kesembuhan (cure rate) TB Paru BTA (+) yaitu


88,02%, sedangkan Angka Pengobatan Lengkap (complete rate)
sebesar 2%. Angka Keberhasilan Pengobatan (success rate) Tb
Paru BTA (+) yaitu 90,02%. Untuk lebih jelasnya lihat pada
lampiran tabel 9.

38

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Grafik 4.5
Penderita TB Paru BTA (+) yang Diobati, Sembuh
dan Menjalani Pengobatan Lengkap Per Kecamatan
di Kota Tangerang Tahun 2015
140
120
100
Diobati
80 Sembuh
Lengkap
60
40
20
0
Tenga h

ng

ci

ri
er
n

Benda
P ina ng
Ciledug

P eriuk
ng
h

Cibodas
Lara ng a

K araw a

Neg lasa
Cipondo

Batucep
Ta ng era

Jatiuwu
K arang

Sumber : Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Dari 1.005 penderita TB Paru BTA (+) tahun 2015 yang


mendapatkan pengobatan, jumlah penderita yang dinyatakan
sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan dahaknya (2 kali
negatif) berjumlah 926 orang atau 88,02% dari seluruh
penderita. Jumlah penderita yang menjalani pengobatan lengkap
dengan OAT selama 6 bulan sebanyak 21 orang atau 2% dari
seluruh penderita, sehingga Angka Kesuksesan (Success Rate)
pengobatan TB Paru adalah sebesar 90,02% (lampiran tabel 9).

Kegiatan-kegiatan pencegahan dan penanggulangan


penyakit TB Paru yang telah dilakukan antara lain:

1. Penemuan tersangka kasus Tb Paru sebanyak 5.988.

2. Pemeriksaan cross-check spesimen BTA positif TB paru dari


Puskesmas untuk menguji mutu (validitas spesimen).

3. Pengawasan Minum Obat (PMO) pada penderita TB Paru


39
oleh kader kesehatan atau keluarga penderita.

4. Sosialisasi strategi DOTS bagi dokter praktek mandiri.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

5. Rapat koordinasi dan evaluasi petugas P2TB-Paru dan


laboratorium.

6. Monitoring program pengendalian penyakit TB Paru ke


Puskesmas.

7. Pembinaan Program DOTS (Directly Observed Treatment


Short-course) di Lapas dan RS Kota Tangerang.

8. Bimbingan Teknis Kader PMO.

e. HIVAIDS (Human Immune Deficiency Virus Aquired


Immune Deficiency Syndrom)

AIDS atau Sindrom Kehilangan Kekebalan tubuh adalah


sekumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh manusia
sesudah system kekebalannya dirusak oleh virus HIV. Akibat
kehilangan kekebalan tubuh, penderita AIDS mudah terkena
berbagai jenis infeksi bakteri, jamur, parasit, dan virus tertentu
yang bersifat oportunistik. Deficiency Syndrome adalah gejala
dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan
tubuh akibat infeksi HIV.

Berdasarkan data dari Seksi Pengendalian Penyakit Dinas


Kesehatan Kota Tangerang, perkembangan jumlah penderita
penyakit HIV AIDS tahun 2005 s/d 2015 adalah sebagai
berikut.

40

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Grafik 4.6
Sebaran Kasus HIV-AIDS di Kota Tangerang
Tahun 2005 - 2015

Sumber: Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Pada tahun 2015 jumlah kasus HIVAIDS yang ditemukan


sebanyak 120 kasus, jumlahnya lebih tinggi jika dibandingkan
dengan tahun 2014 yaitu 93 kasus. Kasus HIV-AIDS lebih
banyak ditemukan pada jenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 82
kasus dibandingkan dengan perempuan yang sebanyak 38
penderita. Hal ini mungkin disebabkan karena laki-laki lebih siap
secara mental untuk menerima kenyataan hasil test sehingga
laki-laki lebih banyak bersedia melakukan test HIV-AIDS.

Grafik 4.7
Kasus HIV-AIDS berdasarkan Jenis Kelamin
di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015 41

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Kasus HIV-AIDS di kota Tangerang seperti Fenomena


gunung es dan menjadi permasalahan yang perlu mendapat
perhatian. Hal ini didorong dengan perkembangan epidemik HIV
yang mengalami percepatan, tak pelak upaya penanggulangan
HIV-AIDS menjadi pekerjaan rumah bagi semua sektor dan
masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang telah mengeluarkan
kebijakan untuk melakukan Gerakan Penanggulangan HIV dan
AIDS dengan menerapkan Program Harm Reduction secara
optimal dan diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat
Kota Tangerang yang membutuhkan pelayanan tersebut.

Grafik 4.8
Kasus HIV-AIDS berdasarkan Pekerjaan
di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Grafik di atas menunjukkan faktor resiko terbesar terjadinya


kasus HIV-AIDS berdasarkan jenis pekerjaan di Kota Tangerang
pada tahun 2015. Banyak dari pengidap HIV-AIDS tidak
diketahui jenis pekerjaannya, yaitu sebanyak 41 orang.
Selanjutnya didominasi oleh mereka karyawan swasta (37
orang), ibu rumah tangga (8 orang), wiraswastawan (4 orang),
buruh kasar (3 orang), dan pelayan salon (1 orang). Sisanya dari 42

kelompok supir/supir pribadi, pensiunan, pelajar, mahasiswa,


penari, perawat, WPS, pelaut, dan Pedagang.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Grafik 4.9
Penemuan Kasus HIV-AIDS Berdasarkan Kelompok Umur
Di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Gambaran kasus HIV-AIDS menurut kelompok umur


menunjukkan bahwa sebagian kasus HIV-AIDS terdapat pada
kelompok umur 30-39 tahun yaitu sebesar 45,16% dan diikuti
dengan kelompok umur 20-29 tahun sebesar 34,68%. Kelompok
umur tersebut memang termasuk kedalam kelompok usia
produktif yang juga aktif secara seksual dan termasuk kelompok
umur yang menggunakan NAPZA suntik.

Adapun upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan


IMS dan HIV-AIDS yang telah dilakukan pada tahun 2015
antara lain berupa :

1. Penemuan tersangka IMS (Infeksi Menular Seksual) dan HIV


AIDS sebanyak 444 (320 kasus IMS dan 124 Kasus HIV-
AIDS).

2. Penyuluhan penyakit IMS, HIV-AIDS pada masyarakat yang


beresiko tinggi. 43

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

3. Rapat koordinasi dan evaluasi


Puskesmas dan Lintas Sektor.

4. Survey VCT oleh petugas puskesmas.

5. Monitoring program P2 IMS dan HIV-


AIDS di Puskesmas.

6. Pembinaan pelaksanaan Harm Reduction.

7. Pemeriksaan Laboratorium darah HIV-AIDS, analisis urin,


darah, CD4, dan test HIV.

8. Pemeriksaan Laboratorium IMS.

9. Aksi simpati peringatan Hari AIDS Sedunia.

10. Survey pengetahuan komprehensif HIV AIDS bagi guru.

11. Workshop SIHA dan IMS.

12. Sosialisasi IMS dan HIV-AIDS bagi guru.

13. Mobile VCT dan Mobile IMS.

14. Penyuluhan pasien PTRM dan keluarga.

15. Penyuluhan bagi masyarakat yang beresiko tinggi.

16. Bimbingan teknis petugas lapangan.

17. Pertemuan koordinasi dan evaluasi LKB IMS dan HIV-AIDS.

18. Bimbingan teknis klinik PTRM oleh rumah sakit pengampu.

19. Bimbingan teknis layanan CST oleh rumah sakit pengampu.

f. Infeksi Menular Seksual (IMS)

IMS (Infeksi Menular Seksual) disebut juga penyakit


kelamin, merupakan salah satu penyakit yang mudah ditularkan 44
melalui hubungan seksual, dengan ciri khas adanya penyebab
dan kelainan yang terjadi terutama di daerah genital. IMS sampai

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, dan


yang termasuk dalam kelompok penyakit ini antara lain sifilis,
gonorrhoe (kencing nanah), klamidia, dan herpes.

Jumlah kasus IMS yang ditemukan di Kota Tangerang


sampai dengan tahun 2015 sebanyak 2.118 orang. Selama
tahun 2015 saja, ditemukan sebanyak 320 kasus. Angka ini
meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2014. Hal ini dapat
dilihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 4.10
Penemuan Kasus IMS di Kota Tangerang
Tahun 2011 - 2015

Sumber : Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Penyakit IMS ini pula lebih banyak diderita oleh laki-laki


yaitu sebanyak 149 orang (46,68%), sementara itu penderita
perempuan hanya sebanyak 166 orang (53,32%), untuk lebih
jelasnya seperti terlihat pada grafik dibawah ini.

45

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Grafik 4.11
Kasus IMS Berdasarkan Jenis Kelamin
Di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber : Bid. P2KL Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

2.2. Penyakit Menular Bersumber Binatang

a. Demam Berdarah Dengue (DBD).

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD)


adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau
beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus
dengue. Penyakit DBD ini merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang jumlah penderitanya dari tahun ke tahun terus
meningkat dan penyebarannya pun semakin luas karena
penyakit ini mempunyai perjalanan yang sangat cepat dalam
penularannya dan penyakit ini sering menjadi fatal karena
banyak penderitanya meninggal akibat penanganannya
terlambat.

Di Kota Tangerang, jumlah penderita penyakit DBD yang


dilaporkan selama tahun 2015 sebanyak 518 penderita (IR =
28,28 per 100.000 penduduk). Jumlahnya menurun jika
dibandingkan dengan tahun 2014 sebanyak 552 penderita (IR =
27,85 per 100.000 penduduk). Masih Tingginya angka kesakitan
DBD ini disebabkan karena keadaan iklim yang tidak stabil dan 46

curah hujan yang cukup tinggi pada musim penghujan, sehingga


banyak sarana perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

cukup potensial. Adapun jumlah kasus penderita penyakit DBD


terbanyak dapat ditemukan di Kecamatan Cipondoh yaitu
sebanyak 77 kasus dan Kecamatan Tangerang sebanyak 68
kasus.

Tabel 4.5
Angka Kesakitan Penyakit DBD per 100.000 Penduduk
di Kota Tangerang Tahun 2011 2015
ANGKA KESAKITAN
JML (IR) CFR
TAHUN
PENDERITA (%)
PER 100.000 PDDK
2011 143 7,7 0
2012 319 16,6 0,3
2013 468 23,97 0,2
2014 552 27,85 1,09
2015 518 28,28 0,77
Sumber : Bid. P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Pada Tabel diatas, angka Kesakitan (Incidence Rate/IR)


DBD meningkat pada tahun 2015 jika dibandingkan dengan
tahun 2014, namun masih dibawah target Kementerian
Kesehatan untuk angka kesakitan DBD yaitu 100 per 100.000
penduduk. Walaupun masih dibawah target dari Kemenkes
namun upaya-upaya pemutusan rantai penularan penyakit harus
tetap ditingkatkan dan dioptimalkan dengan mengedepankan
upaya promotif dan preventif antara lain dengan menumbuhkan
rasa perduli masyarakat untuk penanganannya termasuk
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri yaitu
dengan 3M Plus dan turut menjadi jumantik di rumahnya masing-
masing.

Jumlah kematian akibat DBD pada tahun 2015 sebanyak 4 47

orang yang tecatat. Wilayah Kecamatan Larangan 1 orang,


Kecamatan Tangerang 1 orang, Kecamatan Cibodas 1 orang,

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Kecamatan Priuk 1 orang. CFR DBD tahun 2015 di Kota


Tangerang sebesar 0,77%. Rendahnya CFR DBD di Kota
Tangerang menggambarkan kesadaran masyarakat terhadap
kewaspadaan bahaya DBD sudah mulai meningkat sehingga
tidak terjadi keterlambatan untuk penanganan medis dari tenaga
kesehatan setempat. Di samping itu juga dengan kerja sama dan
kordinasi yang terjalin sudah cukup baik antara pelayanan
kesehatan swasta maupun milik pemerintah yang melakukan
pelaporan data penyakit dari masyarakat Kota Tangerang yang
berobat di sarana pelayanannya.

Grafik 4.12
Angka Bebas Jentik Nyamuk di Kota Tangerang
Tahun 2010 - 2015

Sumber : Bid. P2KL Dinkes Kota Tangerang, 2015

Angka Bebas Jentik (ABJ) di kota Tangerang tahun 2015 yaitu 95%
dalam hal ini ABJ Kota Tangerang Tahun 2014 sama dengan target
ABJ Nasional yaitu 95%. Tinggi rendahnya Angka Bebas Jentik
(ABJ) tergantung pada peran serta masyarakat dalam pelaksanaan
PSN karena dengan ABJ diharapkan penularan DBD dapat dicegah
atau di kurang.

Berbagai kegiatan telah diupayakan oleh Dinas Kesehatan Kota


Tangerang dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyakit 48
Demam Berdarah dan Chikungunya, antara lain :

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

1. Penanggulangan Fokus Penderita DBD / Chikungunya.

2. Abatisasi massal di 104 kelurahan.

Penyuluhan penyakit bersumber binatang di 32 lokasi


3.
tersebar se-Kota Tangerang.

Bimbingan teknis petugas penyemprot / Fogging untuk


4.
66 orang petugas Fogging.

Rapat Kordinasi dan Evaluasi DBD, Cikungunya, dan


5.
Zoonisis.

Monitoring Program P2 DBD dan Chikungunya di


6.
Puskesmas.

Pengadaan Spanduk dan Leaflet Waspada DBD dan


7.
Filariasis.

Pertemuan lintas sektor pengendalian penyakit


8.
bersumber binatang.

b. Chikungunya

Tahun 2015, di kota Tangerang dilaporkan penyakit


chikungunya ditemukan di area Puskesmas Panunggangan yaitu
sebanyak 8 (delapan). Upaya pencegahan dan penanggulangan
yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tangerang antara lain
penyuluhan penyakit bersumber binatang, pemeriksaan jentik,
penyelidikan epidemiologi, abatisasi dan fogging fokus.

c. Filariasis

Filariasis atau elephantiasis atau penyakit kaki gajah, 49


adalah penyakit yang disebabkan infeksi cacing filaria yang
ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini tersebar luas di

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

pedesaan dan perkotaan. Dapat menyerang semua golongan

tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Penyakit kaki gajah

merupakan salah satu penyakit yang sebelumnya terabaikan.


Dapat menyebabkan kecacatan, stigma buruk, psikososial dan
penurunan produktivitas penderitanya dan lingkungannya.
Dengan berbagai akibat tersebut, saat ini penyakit kaki gajah
telah menjadi salah satu penyakit yang diprioritaskan untuk
dieliminasi. Tujuan umum dari program eliminasi filariasis adalah
filariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat di
Indonesia pada tahun 2020. Sedangkan tujuan khusus program
adalah (a) menurunnya angka mikrofilaria (microfilaria rate)
menjadi kurang dari 1% di setiap Kabupaten/Kota, (b) mencegah
dan membatasi kecacatan karena filariasis.

Pada tahun 2014 tidak ditemukan kasus Filariasis, namun


pada tahun 2015 ditemukan sebanyak 5 kasus. Dua kasus
ditemukan di Kecamatan Pinang, satu kasus di Kecamtan
Tangerang, dan dua kasus di Kecamatan Priuk. Beberapa upaya
pencegahan dan penanggulangan yang telah dilakukan Dinas
Kesehatan Kota Tangerang diantaranya :

Pegobatan Massal Filariasis di 6 Kelurahan di Kecamatan


1.
Larangan.

2. Pertemuan persiapan POPM Filariasis.

3. Supervisi Kegiatan Pengobatan Massal di 6 Kelurahan.

4. Bimbingan Teknis Tenaga Pelaksana Eliminasi Filariasis.

50

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

2.3. Penyakit-Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi

a. AFP ( Acute Flaccid Paralisis )

Jumlah penderita AFP (Acute Flaccid Paralisis) berusia


<15 tahun yang tercatat di Kota Tangerang pada tahun 2015
adalah sebanyak 3 orang, angka ini lebih rendah jika
dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu sebanyak 5 orang. AFP
Rate per 100.000 penduduk <15 tahun di Kota Tangerang pada
tahun 2015 adalah sebesar 0,62. AFP Rate Kota Tangerang
tahun 2015 dibawah target nasional yang ditetapkan Kemenkes
yaitu 2 per 100.000 penduduk. Kasus AFP ini ditemukan di 3
Kecamatan yaitu Kecamatan Ciledug, Karang Tengah dan
Karawaci.

Grafik 4.13
Jumlah kasus AFP di Kota Tangerang
Tahun 2011 2015

15

10

4 6 5
5
5 3
0

2011 2012 2013 2014 2015

Sumber : Bid. P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

b. Campak

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, Measles)


adalah suatu infeksi vius yang sangat menular, yang ditandai
dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat
mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan oleh
51
virus campak yang ditularkan melalui udara yang telah
terkontaminasi oleh droplet (ludah) orang yang terinfeksi. Pada
tahun 2015, dilaporkan sebanyak 486 kasus campak yang

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

tersebar di seluruh Kecamatan di Kota Tangerang. Berdasarkan


jenis kelamin, 247 kasus campak terjadi pada laki-laki (50,82%)
dan 239 kasus pada perempuan (49,18%). Kasus campak paling
banyak ditemukan di Kecamatan Karawaci yaitu sebanyak 107
kasus.

c. Difteri

Penyakit Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium


diphteheriae yang menyerang sistem pernafasan bagian atas.
Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak usia 1-10 tahun.
Jumlah kasus Difteri di Kota Tangerang tahun 2015 sebanyak 2
kasus. Satu kasus ditemukan pada laki-laki di Kecamatan
Karawaci dan satu kasus di Kecamatan Priuk.

d. Hepatitis B

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan


oleh Virus Hepatitis B (VHB), suatu anggota Hepadnaviridae
yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun.
yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis
hati atau kanker hati. Tahun 2015 ditemukan 10 (sepuluh) kasus
Hepatitis B di Kota Tangerang. Kecamatan yang ditemukan
kasus Hepatitis B diantaranya 2 kasus di Kecamatan Ciledug, 6
kasus di Kecamatan Pinang, 1 kasus di Kecamatan Cibodas,
dan 1 kasus di Kecamatan Neglasari.

e. Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum merupakan suatu penyakit akut yang 52


dapat dicegah namun dapat berakibat fatal, yang disebabkan
oleh produksi eksotoksin dari kuman Clostridium tetani gram

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

positif, dimana kuman ini mengeluarkan toksin yang dapat


menyerang sistem syaraf pusat. Penyakit ini menginfeksi bayi
baru lahir yang salah satunya disebabkan oleh pemotongan tali
pusat dengan alat yang tidak steril. Pada tahun 2015 tidak
ditemukan kasus.

2.4. Penyakit Tidak Menular

Penyakit tidak menular yang akan dibahas dalam profil


kesehatan ini adalah penyakit darah tinggi (hypertension) dan
Kencing manis (Diabetes Mellitus), dimana kedua penyakit
tersebut merupakan penyakit yang selalu masuk kedalam 20
besar penyakit di Kota Tangerang Tahun 2015.

a. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi esensial atau


hipertensi sekunder. Sekitar 9095% kasus tergolong "hipertensi
primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis
yang jelas. Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri,
jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus
lainnya (hipertensi sekunder).

Hipertensi adalah faktor resiko infark miokard (serangan


jantung), gagal jantung, aneurisma aorta, penyakit arteri perifer,
dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan
sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang
lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat
memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi resiko
terkait komplikasi kesehatan. Meskipun demikian, obat seringkali
diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja
53
terbukti tidak efektif atau tidak cukup.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Berdasarkan data 20 besar penyakit rawat jalan di


Puskesmas se-Kota Tangerang tahun 2015, penyakit hipertensi
menduduki peringkat kedua dengan jumlah penderita sebanyak
53.708 orang (6,10%).

b. Diabetes Mellitus (kencing manis)

Diabetes melitus (DM) yang juga dikenal di Indonesia


dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik
yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simptom berupa
hiperglikemi kronis dan gangguan metabolism karbohidrat,
lemak, dan protein sebagai akibat dari defisiensi sekresi hormon
insulin, aktivitas insulin, atau keduanya. Penyakit diabetes ini
disebabkan oleh pola makan/nutrisi, perilaku tidak sehat, kurang
aktifitas fisik dan stress. Berdasarkan data 33 Puskesmas di
Kota Tangerang, jumlah kunjungan penderita kencing manis
pada tahun 2015 sebanyak 20.524 orang.

c. Kesehatan Jiwa

Berdasarkan laporan Puskesmas dan RS di Kota


Tangerang, jumlah kunjungan jiwa pada tahun 2015 tercatat
sebanyak 22.024 kunjungan, dengan rincian di Puskesmas
sebanyak 19.083 kunjungan dan di Rumah Sakit sebanyak 2.941
kunjungan (7 RS yang melaporkan data kesehatan jiwa tahun
2015).

Dari 19.083 kunjungan jiwa yang tercatat di Puskesmas,


Jumlah kunjungan jiwa terbanyak terdapat di Puskesmas Cipadu
yaitu 1.482 kunjungan. Berdasarkan laporan Puskesmas,
54
gangguan jiwa yang banyak ditemukan antara lain gangguan
nefrotik, schizophrenia, gangguan mental organik, dan

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

gangguan pengguna Napza (Sumber: Bidang Pelayanan


Kesehatan Dinkes Kota Tangerang 2015).

Berbagai kegiatan telah diupayakan oleh Dinas Kesehatan


Kota Tangerang dalam rangka mengatasi penanggulangan
Gangguan Mental Emosional tersebut, yaitu dengan Pembinaan,
evaluasi dan monitoring cakupan deteksi dini gangguan mental
emosional dan dilakukan pada tiap pasien yang datang di BP
Umum Puskesmas serta kegiatan konseling kesehatan jiwa di
Puskesmas seperti home care.

D. STATUS GIZI

Status gizi adalah suatu keadaan tubuh yang diakibatkan oleh


keseimbangan antara asupan zat gizi dengan kebutuhan.
Keseimbangan tersebut dapat dilihat dari variabel yaitu umur, berat
badan (BB), tinggi badan (TB)/panjang badan (PB), lingkar kepala,
lingkar lengan (LiLA), dan panjang tungkai. Variable umur, BB dan TB
disajikan dalam 3 indikator antropometri, yaitu berat badan menurut
umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U) dan berat badan
menurut tinggi badan (BB/TB).

Dalam rangka mengetahui status gizi balita di Kota Tangerang


tahun 2015, maka pada bulan Februari dilaksanakan Pemantauan
Status Gizi (PSG) di 1.075 posyandu seluruh kota Tangerang. Pada
tahun 2015, hasil yang didapat dari pemantauan berdasarkan Berat
Badan menurut Umur (BB/U) balita Gizi Buruk sebanyak 636 anak
(0,7%), Status Gizi Kurang sebanyak 5.955 anak (6,58%), Status Gizi
Baik sebanyak 80.362 anak (88,77%), dan Status Gizi lebih sebanyak
3.580 anak (3,95 %). Dari 636 anak gizi buruk BB/U, ditemukan bahwa
55
terdapat 180 anak berstatus gizi buruk berdasarkan berat badan
menurut tinggi badannya (BB/TB).

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Untuk lebih jelasnya mengenai perkembangan status gizi balita


di Kota Tangerang dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dapat dilihat
pada tabel berikut ini.

Tabel 4.6
Status Gizi di Kota Tangerang Tahun 2011 2015
Status 2011 2012 2013 2014 2015
Gizi JML % JML % JML % JML % JML %

Gizi Buruk 1.657 1,91 1.503 1,75 1.273 1,41 521 0,58 636 0,7

Gizi
9.657 11,1 9.301 10,8 9.480 10,5 6.288 6,94 5.955 6,58
Kurang
89,1
Gizi Baik 72.174 83 71.414 83 75.142 83 80.780 80.362 88,77
8

Gizi Lebih 3.467 3,99 3.866 4,49 4.543 5,02 2.988 3,30 3.580 3,95

Jumlah
Balita 86.955 86.084 90.438 90.577 90.533
Ditimbang

Sumber : Bid. Binkesmas Dinkes Kota Tangerang, 2015

Pada tahun 2015 balita gizi buruk banyak ditemukan di


Kecamatan Karawaci yaitu sebanyak 92 balita atau 1,04% dari seluruh
balita yang ditimbang. Berikut adalah sebaran status gizi balita di 13
kecamatan se-Kota Tangerang tahun 2015.

56

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Tabel 4.7
Sebaran Status Gizi menurut Kecamatan
di Kota Tangerang Tahun 2015
BALITA GIZI LEBIH GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK
NO KECAMATAN DITIMBANG JML % JML % JML % JML %

1 CILEDUG 9.057 274 3,03% 8.319 91,85% 413 4,56% 51 0,56%

2 LARANGAN 7.460 473 6,34% 6.479 86,85% 474 6,35% 34 0,46%

KARANG
3 5.142 121 2,35% 4.773 92,82% 226 4,40% 22 0,43%
TENGAH
4 CIPONDOH 8.853 292 3,30% 7.945 89,74% 555 6,27% 61 0,69%

5 PINANG 7.699 296 3,84% 6.734 87,47% 612 7,95% 57 0,74%

6 TANGERANG 6.581 339 5,15% 5.781 87,84% 427 6,49% 34 0,52%

7 KARAWACI 8.818 405 4,59% 7.687 87,17% 634 7,19% 92 1,04%

8 JATIUWUNG 7.955 247 3,10% 7.447 93,61% 219 2,75% 42 0,53%

9 CIBODAS 7.705 630 8,18% 5.898 76,55% 1.126 14,61% 51 0,66%

10 PERIUK 7.301 256 3,51% 6.621 90,69% 396 5,42% 28 0,38%

11 BATUCEPER 5.044 113 2,24% 4.580 90,80% 301 5,97% 50 0,99%

12 NEGLASARI 5.140 54 1,05% 4.787 93,13% 243 4,73% 56 1,09%

13 BENDA 3.778 80 2,12% 3.311 87,64% 329 8,71% 58 1,54%

JUMLAH 90.533 3.580 3,95% 80.362 88,77% 5.955 6,58% 636 0,70%
Sumber : Bid. Binkesmas - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

57

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

A. PELAYANAN KESEHATAN

1. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

1.1 Pemeriksaan Ibu Hamil (K1 dan K4)

Pemeriksaan kehamilan atau yang lebih sering disebut antenatal


care adalah kegiatan yang diberikan untuk ibu sebelum melahirkan atau
dalam masa kehamilan. Pemeliharaan kehamilan merupakan suatu
upaya yang dilakukan dalam pemeliharaan terhadap kesehatan ibu dan
kandungannya. Upaya kesehatan ibu hamil ini diperlukan karena
walaupun pada umumnya kehamilan berkembang dengan normal dan
menghasilkan kelahiran bayi yang sehat cukup bulan melalui jalan lahir,
namun tidak jarang hal ini tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Pemeriksaan kehamilan sebaiknya dilakukan paling sedikit


empat kali selama kehamilan, dengan distribusi waktu minimal 1 kali
pada trimester pertama (0-12 minggu), 1 kali pada trimester kedua (12-
24 minggu) dan 2 kali pada trimester ketiga (24-36 minggu). Hal ini
dianjurkan untuk menjamin perlindungan terhadap ibu hamil dan atau
janin, berupa deteksi dini faktor resiko, pencegahan dan penanganan
dini komplikasi kehamilan.

Pelayanan ibu hamil sesuai standar minimal mencakup timbang


badan dan ukur tinggi badan, ukur tekanan darah, skrining status
imunisasi tetanus (dan pemberian Tetanus Toksoid), ukur tinggi fundus
uteri, pemberian tablet besi (90 tablet selama kehamilan), temu wicara
(pemberian komunikasi interpersonal dan konseling), test laboratorium
sederhana (Hb, protein urin) dan atau berdasarkan indikasi (HbsAg,
Sifilis, HIV, Malaria, TBC). 58

Jumlah kunjungan baru (K1) ibu hamil di Kota Tangerang pada


tahun 2015 ada sebanyak 41.224 ibu hamil atau 99,34% dari sasaran
Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015
BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

ibu hamil yaitu 41.499 ibu hamil. Sementara itu jumlah kunjungan K4
(ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar
paling sedikit empat kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang
dianjurkan adalah minimal satu kali pada triwulan pertama, satu kali
pada triwulan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga umur kehamilan)
sebanyak 39.340 ibu hamil atau 94,80% dari sasaran ibu hamil,
cakupannya menurun jika dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu
sebesar 96,51%.

Untuk lebih jelasnya, tren perubahan cakupan kunjungan ibu


hamil baik K1 dan K4 dari tahun 2011 sampai dengan 2015 dapat
dilihat pada grafik berikut.

Grafik 5.1
Cakupan Pemeriksaan Ibu Hamil K1 dan K4
di Puskesmas Kota Tangerang Tahun 2011 2015

105 103 103,4


101,64
100 98,1 99,33
95,1 96,51
95 97 94,79

90 91,5
85

80
2011 2012 2013 2014 2015
K1 K4

Sumber : Bid. Binkesmas - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

1.2 Cakupan Imunisasi TT Ibu Hamil

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan


kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen,
sehingga bila kelak ia terpapar oleh antigen yang serupa, tidak 59

akan terjadi penyakit. Pada imunisasi terhadap ibu hamil


diberikan tetanus toksoid yang merupakan toksin (antigen) dari

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

kuman yang telah dilemahkan. Persentase cakupan imunisasi


TT pada ibu hamil merupakan salah satu kegiatan imunisasi
tambahan yang bertujuan untuk eliminasi tetanus maternal dan
tetanus neonatorum. Berdasarkan data dari pencatatan
Puskesmas di Kota Tangerang tahun 2015, cakupan wanita usia
subur (WUS) yang mendapatkan imunisasi tetanus minimal 2
kali saat kehamilan (yang dimulai saat dan atau sebelum
kehamilan) atau imunisasi TT2+ adalah sebesar 81,9%. Angka
ini lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar
89,7%.

1.3 Pemberian Tablet Fe pada Ibu Hamil

Cakupan ibu hamil yang mendapatkan 30 tablet Fe/zat


besi selama periode kehamilan (Fe1) di Kota Tangerang pada
tahun 2015 adalah sebesar 98,10% dari jumlah sasaran ibu
hamil yaitu sebanyak 41.501 orang. Sedangkan cakupan ibu
hamil yang mendapatkan 90 tablet Fe/zat besi selama periode
kehamilan (Fe3) adalah sebesar 85,33%. Cakupan pemberian
tablet Fe pada tahun 2015 mengalami penurunan jika
dibandingkan tahun 2014 yaitu Fe1 sebesar 99,97% dan Fe3
sebesar 94,23%.

1.4 Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan

Jumlah ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan


yang memiliki kompetensi kebidanan di Kota Tangerang pada
tahun 2015 yaitu sebanyak 36.112 orang atau 91,16% dari
seluruh ibu bersalin di Kota Tangerang. Berikut ini adalah grafik 60
cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Kota
Tangerang dari tahun 2011 - 2015 :

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Tabel 5.2
Cakupan Pertolongan Persalinan
oleh Tenaga Kesehatan Tahun 2011 - 2015
100
88,5
90 88

80 89,2 90,27 91,16

70

60

50
2011 2012 2013 2014 2015
Sumber: Bid. Binkesmas- Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

1.5 Pelayanan Ibu Nifas

Cakupan pelayanan nifas adalah pelayanan kepada ibu


dan neonatal pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca
persalinan sesuai standar. Cakupan pelayanan ibu nifas di Kota
Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 35.207 atau 88,87% dari
ibu nifas yang ada. Cakupannya meningkat jika dibandingkan
dengan tahun 2014 yaitu sebesar 85,64%.

1.6 Rujukan Kasus Risti dan Penanganan Komplikasi pada Ibu


Hamil dan Bayi Neonatal

Resiko tinggi/komplikasi adalah keadaan penyimpangan


dari normal, yang secara langsung menyebabkan kesakitan dan
kematian, baik pada ibu hamil maupun bayi neonatal.
Berdasarkan laporan Puskesmas tahun 2015, jumlah ibu hamil
dengan komplikasi kebidanan yang ditangani ada sebanyak
7.172 ibu hamil atau 86,41% dari sasaran ibu hamil dengan
komplikasi. Persentasenya menurun jika dibandingkan dengan 61

tahun 2014 yang sebesar 89,65%.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Sementara itu, jumlah penanganan komplikasi neonatal


(Asfiksia, Tetanus Neonatorum, Sepsis, Trauma lahir, BBLR)
berdasarkan data Puskesmas di Kota Tangerang pada tahun
2015 ada sebanyak 3.356 bayi (59,27%), lebih sedikit
dibandingkan tahun 2014 yaitu 3.772 bayi (61,58%).

1.7 Bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif

Pengertian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI dari


seorang ibu kepada bayinya sampai dengan 4-6 bulan pertama
tanpa tambahan makanan apapun kecuali obat bila bayi sakit.
Jadi hanya diberikan ASI saja selama 4-6 bulan tanpa adanya
tambahan; susu formula, madu, air putih, sari buah, biskuit atau
bubur bayi. Jumlah bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif di Kota
Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 5.474 bayi (67,36%). Hal
ini terlihat adanya peningkatan dibandingkan tahun 2014 yang
hanya sebanyak 5.033 bayi (59,74%).

1.8 Pemberian Kapsul Vitamin A

Dalam rangka pencegahan kekurangan Vitamin A


(Xeropthalmia) setiap tahunnya Kota Tangerang melaksanakan
pemberian kapsul Vitamin A secara cuma-cuma (gratis) kepada
seluruh bayi dan balita. Sasaran distribusi ini adalah bayi usia 6-
11 bulan diberikan kapsul Vitamin A dosis 100.000 IU (berwarna
biru), dan balita usia 12-59 bulan diberikan kapsul Vitamin A
dosis 200.000 IU (berwarna merah). Distribusi Kapsul Vitamin A
dosis tinggi di laksanakan dua tahap, yaitu bulan Februari dan
Agustus. 62

Dari dua tahap pendistribusian diatas, maka didapat


cakupan bayi 6-11 bulan yang mendapatkan kapsul Vitamin A

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

dosis 100A 1 kali per tahun di Kota Tangerang pada tahun


2015 sebesar 88,64%. Angka ini meningkat jika dibandingkan
tahun 2014 yaitu sebesar 86,36%. Cakupan pemberian Vitamin
A pada bayi 6-11 bulan tertinggi di Puskesmas Pondok Bahar
yaitu sebesar 98,94% dari sasaran bayi, sedangkan cakupan
terendah pada Puskesmas Neglasari yaitu sebesar 79,39%.
Sementara itu cakupan anak balita 12-59 bulan yang mendapat
kapsul vitamin A dosis 200A 2 kali per tahun di Kota Tangerang
pada tahun 2015 sebesar 95,50%. Cakupannya meningkat jika
dibandingkan tahun 2014 sebesar 95,05%. Cakupan pemberian
Vitamin A pada balita 12-59 bulan tertinggi di Puskesmas Baja
yaitu sebesar 103,57%, sedangkan cakupan terendah adalah
Puskesmas Jatiuwung sebesar 87,38%.

Grafik 5.3
Trend Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Balita
Di Kota Tangerang Tahun 2011-2015

100 95,05 95,5


93,37 91,1
90 87,3
94,01 95,1 96,58
80 86,36 88,64

70

60

50
2011 2012 2013 2014 2015

Bayi Balita Line 3

Sumber : Bid. Binkesmas Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Sementara itu cakupan pemberian Vitamin A pada ibu


63
nifas (2x pada ibu bersalin saat periode nifas yaitu 6 jam sampai
42 hari pasca persalinan) di Kota Tangerang pada tahun 2015

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

adalah sebesar 91,16% (36.112 ibu nifas yang mendapat


Vitamin A).

1.9 Kunjungan Neonatus

Cakupan Kunjungan Neonatus (KN) adalah pelayanan


kesehatan kepada bayi umur 0-28 hari. Cakupan Kunjungan ke-
1 Neonatus (KN1) di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar
95,5%, angka ini lebih tinggi jika dibandingan dengan tahun 2014
sebesar 85,5%.

Kunjungan Neonatus murni (KN murni) adalah kunjungan


neonatus yang dilakukan pada 6-48 jam setelah lahir, sedangkan
Kunjungan Noenatus lengkap (KN lengkap) adalah kunjungan
yang dilakukan sebanyak 3 kali selama periode 0-28 hari yaitu
pada 6-48 jam,3-7 hari dan 8-28 hari setelah lahir. Kunjungan
neonatus bertujuan untuk meningkatkan akses neonatus
terhadap pelayanan kesehatan dasar, mengetahui sedini
mungkin komplikasi yang terjadi pada bayi sehingga dapat
segera ditangani dan bila tidak dapat ditangani maka dirujuk ke
fasilitas yang lebih lengkap untuk mendapatkan perawatan yang
optimal.

Kunjungan neonatus 3 kali (KN Lengkap) meliputi ASI


Eksklusif, pencegahan infeksi berupa perawatan mata, tali pusat,
pemberian vitamin K1 injeksi bila tidak diberikan saat lahir,
pemberian imunisasi hepatitis B1 dan manajemen terpadu bayi
muda, dilakukan sesuai standar sedikitnya 3 kali, pada 6-24 jam
setelah lahir, pada 3-7 hari dan pada 28 hari setelah lahir yang
dilakukan di fasilitas kesehatan maupun kunjungan rumah.
64
Cakupan KN3 di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

75,1% angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun


2014 yaitu sebesar 71,6% dari seluruh bayi lahir hidup.

1.10 Kunjungan Bayi

Kunjungan bayi berumur 29 hari 11 bulan di sarana


pelayanan kesehatan maupun di rumah, dilakukan minimal 4 kali
yaitu pada saat berumur 29 hari - 3 bulan, saat berumur 3-6
bulan, saat berumur 6-9 bulan, dan saat berumur 9-11 bulan.
Pelayanannya meliputi pemberian imunisasi dasar (BCG,
DPT/HB1-3, Polio 1-4, Campak), stimulasi deteksi dan intervensi
dinitumbuh kembang (SDIDTK) bayi dan penyuluhan perawatan
kesehatan bayi.

Cakupan pelayanan kesehatan bayi di Puskesmas pada


tahun 2015 adalah sebesar 91,59% dari jumlah bayi yang ada,
dan Puskesmas dengan persentase pelayanan kesehatan bayi
tertinggi adalah Puskesmas Jalan Cikokol yaitu 93,94% dan
Puskesmas dengan persentase pelayanan kesehatan bayi
terendah adalah Puskesmas Kunciran yaitu 87,20%.

1.11 Pelayanan Anak Balita

Cakupan pelayanan kesehatan anak balita dan


prasekolah umur 1-6 tahun yang mendapatkan pelayanan
kesehatan di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 51.898
balita (56,47% dari balita yang ada). Cakupan pelayanan
kesehatan anak balita (12-59 Bulan) ini diukur berdasarkan balita
yang memantau pertumbuhannya minimal 8x setahun, dipantau
pula perkembangannya minimal 2x setahun, dan diberikan 65

kapsul Vitamin A 2x setahun.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

1.12 Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Ada sebanyak 394 anak usia 6-24 bulan dari keluarga


miskin yang diberikan makanan pendamping ASI di Kota
Tangerang pada tahun 2015. Pemberian Makanan Pendamping
(MP) ASI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam
pencegahan dan penanggulangan terjadinya gangguan tumbuh
kembang pada bayi dan anak yang berasal dari keluarga miskin.
Usia 6-11 bulan dan 12-23 bulan dipilih karena periode ini
merupakan masa emas tumbuh kembang anak yang ditandai
dengan pesat tumbuh otak. Apabila penanggulangan pada masa
ini tidak dilakukan secara tepat, dampaknya akan terjadi
gangguan tumbuh kembang anak yang selanjutnya akan
berpengaruh pada kualitas hidup di masa depannya.

1.13 Balita Gizi Buruk yang Mendapatkan Perawatan

Berdasarkan data Puskesmas tahun 2015, jumlah balita gizi


buruk (BB/TB) yang ditemukan dan mendapatkan perawatan
sesuai tata laksana gizi buruk ada sebanyak 180 balita. Jumlah
balita gizi buruk yang ditemukan dan mendapat perawatan paling
banyak ditemukan di Kecamatan Karawaci yaitu sebanyak 30
balita.

2. Pelayanan Kesehatan Anak, Remaja dan Lansia

a. Kegiatan Pelatihan Peer Konselor Tingkat SLTP dan


SLTA

Jumlah Peserta Pelatihan Peer Konselor Tingkat SLTP yang


66
sudah dilatih yaitu 40 orang siswa/siswi yang berasal dari 8
sekolah perwakilan dari 4 Wilayah Puskesmas (Larangan
Utara, Ciledug, Sukasari, dan Cikokol) yang akan
Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015
BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

dikembangkan menjadi Puskesmas mampu PKPR


(Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja). Sedangkan jumlah
peserta pelatihan Peer Konselor Tingkat SLTA yang sudah
dilatih yaitu 40 orang siswa/siswi yang berasal dari 8 Sekolah
perwakilan dari 3 wilayah Puskesmas (Larangan Utara,
Ciledug, dan Sukasari) yang akan dikembangkan menjadi
Puskesmas mampu PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli
Remaja).

b. Kegiatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Tangerang

Pelaksanaan kegiatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota


Tangerang bertujuan untuk memenuhi hak anak Indonesia
khususnya di Kota Tangerang agar tumbuh dan berkembang
secara optimal, sehingga menjadi generasi penerus yang
berkualitas, tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas, berprestasi,
dan berakhlak mulia. Selain itu juga menumbuhkan kepedulian,
kesadaran dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat,
dunia usaha, pemerintah dan negara dalam menciptakan
lingkungan yang berkualitas untuk mewujudkan peningkatan
perlindungan dan tumbuh kembang anak.

Kegiatan yang telah dilakukan berupa Rangkaian Lomba Hari


Anak Nasional Tingkat Kota Tangerang Tahun 2015.
Pelaksanaan Kegiatan telah dilakukan pada tanggal 31 Agustus
2015. Jumlah Peserta yang mengikuti lomba yaitu 52 orang yang
terdiri dari 4 jenis perlombaan. Kegiatan Hari Anak Nasional
Tingkat Kota Tangerang yaitu meliputi Lomba Kategori Dokter
kecil, Kategori Story Telling, Kategori Karya Tulis Ilmiah dan
Kategori Poster Kesehatan. 67

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

c. Kegiatan Pembinaan Dokter Kecil

Kegiatan pelatihan dokter kecil dilakukan bagi 20 siswa di


sekolah SD binaan setiap puskesmas yang dilaksanakan pada
bulan Maret - April 2015. Jumlah dokter kecil yang dilatih yaitu
640 siswa/siswi. Setiap peserta yang telah mengikuti pelatihan
Dokter Kecil kemudian diberikan sertifikat.

d. Kegiatan Pelatihan Standar Nasional Pelayanan


Kesehatan Peduli Remaja (SN PKPR) bagi Petugas
Puskesmas

Pelaksanaan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja


(PKPR) bagi Petugas Puskesmas dimaksudkan untuk
meningkatkan kompetensi menjadi konselor, sebagai tempat
curhat dan sumber informasi yang tepat dan benar sehingga
dapat membantu remaja untuk mengembangkan pribadi yang
lebih sehat, mandiri dan dapat mencegah pengaruh lingkungan
yang negatif.
Kegiatan yang telah dilakukan berupa Pelatihan Standar
Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (SN PKPR) bagi
Petugas Puskesmas. Kegiatan Pelatihan dilaksanakan pada
tanggal 29 - 30 Oktober 2015. Bertempat di Aula Dinas
Kesehatan Kota Tangerang. Jumlah Peserta yang sudah dilatih
yaitu 32 orang petugas puskesmas.

e. Pelayanan Kesehatan Lansia

Pelayanan Kesehatan Lansia bertujuan untuk meningkatkan


Kualitas hidup lansia agar sehat, mandiri, produktif, berguna dan 68

sejahtera. Pembinaan Kesehatan bagi Lanjut Usia dilakukan


melalui pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan keluarga

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

dan masyarakat, serta kemitraan dengan LSM dan swasta,


pembinaan dengan pendekatan holistic, melalui pelayanan dasar
dengan sistem rujukan yang berkualitas secara komprehensif
(promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif).

Di Kota Tangerang, berdasarkan data dari puskesmas tahun


2015, untuk cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut (Usila
60+) yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan yaitu 73.725
orang (77,21%) dari jumlah lansia di Kota Tangerang yaitu
95.487 orang.

3. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)

Dari jumlah 311.357 sasaran pasangan usia subur (PUS) di Kota


Tangerang pada tahun 2015, yang mengikuti peserta KB Baru ada
sebanyak 40.049 atau 12,9% dari PUS, sementara itu jumlah peserta
KB aktif sebanyak 244.217 atau 78,4% dari PUS. Jumlah peserta KB
Baru terbanyak berada di wilayah Kecamatan Cipondoh yaitu 327
peserta dari jumlah PUS, dan terendah terdapat di wilayah Kecamatan
Jaituwung yaitu 95 peserta dari jumlah PUS yang ada.

Grafik 5.4
Perbandingan Pemakaian Alat Kontrasepsi KB
pada Peserta KB Aktif dan KB Baru di Kota Tangerang Tahun 2015

2,3 7,1
1,1 3,3
21,8

42,8

69
IUD MOP/MOW Implant Suntik Pil Kondom

Sumber : Bid. Binkesmas -Dinkes Kota Tangerang, 2015

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Berdasarkan data Puskesmas, tren penggunaan alat kontrasepsi


tahun 2015 hampir sama seperti tahun 2014 yaitu yang paling banyak
digunakan oleh peserta KB Aktif adalah jenis KB suntik, pil dan IUD.
Sementara itu jenis KB yang sering digunakan oleh peserta KB Baru
adalah Suntik, Pil dan kondom.

4. Pelayanan Imunisasi

a. Cakupan Kelurahan UCI

Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya


merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisasi secara lengkap
pada sekelompok bayi. Bila cakupan UCI dikaitkan dengan batasan
suatu wilayah tertentu, berarti dalam wilayah tersebut tergambarkan
besarnya tingkat kekebalan masyarakat atau bayi (herd immunity)
terhadap penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
(PD3I). Dalam hal ini Pemerintah menargetkan pencapaian UCI pada
wilayah administrasi desa/kelurahan. Suatu desa/kelurahan telah
mencapai target UCI apabila > 80% bayi di desa/kelurahan tersebut
mendapat imunisasi lengkap.

Pada tahun 2015, seluruh kelurahan yang ada di Kota


Tangerang telah menjadi kelurahan UCI yaitu sebanyak 104 kelurahan
(100%).

Grafik 5.5
Persentase Kelurahan UCI di Kota Tangerang
Tahun 2011 2015

100

% 80

60
2010 2011 2012 2013 2014 70
% Kelurahan UCI 98,1 98,1 100 100 100

Sumber : Bid. P2KL - Dinkes Kota Tangerang, 2015

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Untuk lebih jelasnya, perbandingan jumlah kelurahan UCI


(Universal Child Immunization) berdasarkan kecamatan pada tahun
2014 dan 2015 dapat dilhat pada grafik berikut ini :

Grafik 5.6
Jumlah Kelurahan UCI (Universal Child Immunization)
Berdasarkan Kecamatan di Kota Tangerang
Tahun 2014-2015
20
2013 2014
15

10

0
oh

k
s

ri
i

g
g

an

er

a
ng

ng
h

ac

da
un

riu
du

nd
ga

sa
p
na

ra
ng

nd

ce
bo

a
en

w
le

Be
Pe
e

ra

gl
ra

Pi
po

tiu
Ci

tu
ng

Ci
.T

Ne
Ka
La

Ba
Ci

Ta

Ja
Kr

Sumber : Bid. P2KL - Dinkes Kota Tangerang, 2015

Masalah-masalah yang ditemui dalam pencapaian kelurahan


UCI antara lain masih adanya orang tua yang menolak anaknya
dilakukan imunisasi walaupun sudah dilakukan sweeping ke rumah-
rumah, under report dari laporan Bidan Praktek Swasta/Rumah Bersalin
Swasta, adanya drop out cakupan karena mobilitas penduduk yang
pindah dari satu daerah ke daerah lain (pengontrak rumah), adanya
dugaan kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) terdahulu yang
menyebabkan masyarakat menjadi tidak mau membawa anaknya untuk
imunisasi.
71
Namun, untuk meningkatkan cakupan kelurahan UCI (Universal
Child Immunization), Dinas Kesehatan Kota Tangerang selalu memacu

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

peningkatan cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas melalui


evaluasi yang selalu dilaksanakan rutin atau pada saat pelaksanaan
lokakarya mini maupun lokakarya bulanan yang dilaksanakan di
kelurahan, kecamatan ataupun puskesmas.

b. Cakupan Imunisasi Bayi

Target jangkauan imunisasi bayi ditunjukkan dengan cakupan


imunisasi DPT-HB3, Polio 4, Campak, dan Imunisasi Dasar Lengkap.
Beberapa imunisasi ini merupakan salah satu antigen kontak pertama
dari semua imunisasi yang diberikan kepada bayi. Di Kota Tangerang
tahun 2015 persentase bayi yang mendapatkan imunisasi DPT-HB3 5
sebesar 96,17%, cakupan imunisasi Polio 4 sebesar 96%, cakupan
imunisasi Campak sebesar 96,06%, dan cakupan Imunisasi Dasar
Lengkap sebesar 95,65%. Cakupan imunisasi bayi di Kota Tangerang
dari tahun 2011-2015 dapat dilihat pada grafik berikut ini.

Grafik 5.7
Cakupan Imunisasi Bayi di Kota Tangerang
Tahun 2011 2015
100,0
98,0 97,0 97,0
96,9
96,7 96,5 96,6
96,3 96,3 96,0 96,1 96,096,1 96,2 96,1
96,0
95,7
96,0 94,8 94,8

94,0 92,5 92,5

92,0
90,0
2011 2012 2013 2014 2015

DPT-HB3 BCG Polio 4 Campak

Sumber : Bid. P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

72

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

5. Kesehatan Gigi dan Mulut

Upaya kesehatan gigi dan mulut yang telah dilaksanakan pada


tahun 2015 antara lain:

a. Pembinaan, evaluasi dan monitoring kinerja kegiatan di BPG (Balai


Pengobatan Gigi Puskesmas)

b. Pembinaan, evaluasi dan monitoring cakupan kegiatan program


kesehatan gigi dan mulut luar sekolah (SD/MI).

Tindakan yang diberikan pada BPG diantaranya adalah


tumpatan (tambal) dan cabut. Pada tahun 2015 jumlah tumpatan gigi
tetap di Puskesmas ada sebanyak 15.125 kasus. Sedangkan jumlah
pencabutan gigi tetap sebanyak 9.258 kasus. Rasio tambal
dibandingkan cabut pada tahun 2015 adalah 1,63 : 1.

Upaya Kesehatan gigi dan mulut luar gedung yang dilakukan


pada tahun 2015 adalah UKGS ke Sekolah Dasar (SD) ataupun
Madrasah Ibtidaiyah (MI). UKGS berupa kunjungan minimal 2 kali
dalam 1 tahun. Tabel berikut ini adalah hasil kunjungan petugas UKGS
ke SD/MI di Kota Tangerang pada tahun 2015.

Tabel 5.1
Hasil Kunjungan UKGS ke SD/MI
di Kota Tangerang Tahun 2015
Murid yang Murid yang
Murid yang
No Jumlah Murid SD/MI Perlu Mendapatkan
Diperiksa
Perawatan Perawatan
1. Laki-laki 69.946 32.531 20.470 20.470
2. Perempuan 71.691 36.848 22.423 22.423
3. Total 141.637 69.379 42.893 42.893
Sumber: Bid. Yankes Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

6. Pengawasan Makanan dan Minuman


73
Monitoring Sarana Tempat Pengelolaan Makanan (TPM)
atau Industri Rumah Tangga Pangan

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Monitoring sarana tempat pengelolaan makanan (TPM) yang


dalam hal ini adalah Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)
pada tahun 2015 dilaksanakan terhadap 90 sarana IRTP yang
berada di wilayah Kota Tangerang. Adapun sarana-sarana
tersebut memproduksi jenis pangan yang sangat beragam
seperti :

a) Tepung dan hasil olahannya.


b) Hasil olahan ikan tenggiri.
c) Hasil olahan unggas kering.
d) Hasil olahan kelapa.
e) Minyak dan lemak.
f) Selai, jelly, dan sejenisnya.
g) Gula, kembang gula, dan madu.
h) Kopi, teh, coklat kering atau campurannya.
i) Bumbu-bumbu.
j) Rempah-rempah.
k) Minuman ringan dan minuman serbuk.
l) Hasil olahan buah.
m) Hasil olahan biji-bijian dan umbi-umbian.

Dari hasil monitoring yang dilakukan terhadap 90 sarana


industri rumah Tangga Pangan diperoleh hasil sebagai berikut:
75 sarana (83,33%) yang Memenuhi Syarat (MS ) dan 15 sarana
(16,67%) yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Pengambilan dan Pemeriksaan Sampel Pangan jajajanan


Anak sekolah (PJAS) secara cepat.

Pengambilan dan pemeriksaan sampel Pangan Jajanan


74
Anak Sekolah (PJAS) pada tahun 2015 dilakukan terhadap 128
sekolah yang berasal dari 33 Puskesmas, dengan quota tiap

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

puskesmas adalah 4 sekolah, baik SD/MI, SMP/MTs,


SMA/MA/SMK, baik negeri ataupun swasta.

Pengambilan dan pemeriksaan sampel pangan jajanan anak


sekolah pada tahun anggaran 2015 hanya dilakukan dengan
menggunakan rapid test kit sebagai screening awal keamanan
pangan di sekolah. Adapun pengujian dilakukan terhadap
pangan-pangan yang terindikasi mengandung Formalin, Boraks,
Pewarna Tekstil Rhodamin B, Pewarna Tekstil Methanil Yellow,
dan Residu Logam Berat Pb.

Dari hasil screening 2.282 sampel pangan jajanan anak


sekolah (PJAS) sampel yang diperiksa, diperoleh hasil 2.067
(90,58%) sampel yang memenuhi syarat (MS). Sedangkan
masih ada 217 (9,42%) sampel yang tidak memenuhi syarat
(TMS).

Pengujian Secara Cepat dengan Rapid Test Sampel


Pangan Beredar dengan Mobil Laboratorium POM Keliling
(Mobling)

Pemeriksaan sampel makanan yang beredar untuk tahun


2015 dilaksanakan terhadap 2 sarana, seperti; wilayah P2WKSS
(kelurahan Kenangan, Kecamatan Cipondoh) dan di wilayah
Puskesmas Panunggangan, Kecamatan Pinang. Pengambilan
sampel dilakukan terhadap pangan-pangan yang beredar dan
umumnya digunakan oleh masayarakat setempat yang
berindikasi mengandung bahan-bahan kimia berbahaya, seperti :
pewarna tekstil methanil yellow, rhodamin B, Boraks, Formalin
dan Residu Logam Berat Pb. Sampel pangan kemudian diuji
75
dengan menggunakan rapid test kit.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Berdasarkan Jumlah Sampel, dari 55 sampel yang diperiksa,


didapatkan 52 (94,55%) sampel yang memenuhi syarat (MS),
dan 3 (5,45%) sampel yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Adapun tindak lanjut dari pemeriksaan sampel makanan


yang beredar ini adalah dilakukannya Penyuluhan Keamanan
Pangan dan Bahan Berbahaya bagi para ibu rumah tangga di
wilayah Kelurahan Kenangan dan Puskesmas Panunggangan.

Pengawasan dan Pemeriksaan sampel Pangan Menjelang


Hari Raya

Pengawasan dan pemeriksaan sampel pangan menjelang


hari raya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Seksi
Pengawasan Obat dan Makanan selama bulan Ramadhan.
Kegiatan ini dilakukan secara mandiri atau bekerjasama dengan
bagian/instansi lain (lintas sektoral) yang berkepentingan seperti
Dinas Indagkop, Dinas Pertanian, PD Pasar, Balai POM Serang.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk


pengawasan dan perlindungan terhadap masyarakat dari
pangan berbahaya yang mungkin beredar selama bulan
Ramadhan. Target utama pengawasan adalah pasar tradisional
dan tempat-tempat umum yang banyak menjual makanan untuk
berbuka puasa di wilayah Kota Tangerang.

Tahun 2015 ini Seksi Pengawasan Obat dan Makanan


melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan sampel pangan
menjelang hari raya di 6 (enam) sarana pasar tradisional dan
tempat-tempat umum, yaitu: Pasar Malabar, pasar di perumahan
Taman Royal 1 dan 3, Pasar Lama, pasar di perumahan Poris 76
Indah, pasar di perumahan Palem Semi, dan Pasar Malabar
(bekerja sama dengan BPOM Serang). Dari 93 sampel pangan

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

yang diperiksa didapat sebesar 82 (88,17%) sampel memenuhi


syarat (MS) dan 11 (11,83%) sampel tidak memenuhi syarat
(TMS).

Penyuluhan Hygiene Sanitasi dan Keamanan Pangan


Pedagang Pangan Jajanan Anak Sekolah di Sekolah Wilayah
Kota Tangerang

Penyuluhan Hygiene Sanitasi dan Keamanan Pangan


Pedagang Pangan Jajanan Anak Sekolah di Sekolah wilayah
Kota Tangerang merupakan kegiatan tindak lanjut dari
pengambilan dan pemeriksan sampel pangan jajanan anak
sekolah yang dilakukan di 128 sekolah yang berasal dari 33
Puskesmas yang ada di wilayah Kota Tangerang. Penyuluhan ini
dilakukan di 16 sekolah mulai dari SD/SMP/ SMA yang tersebar
di wilayah Kota Tangerang. Pemilihan sekolah biasanya
didasarkan pada sekolah-sekolah yang selama tahun 2015
belum pernah mendapatkan penyuluhan pangan.

Adapun maksud dilakukannya kegiatan ini antara lain :

1. Mensosialisasikan Keamanan Pangan serta Hygiene


Sanitasi pada Pedagang Pangan Jajanan Anak Sekolah.

2. Memberikan kesadaran bahwasanya pangan jajanan


anak sekolah yang diolah atau dibuat oleh para pedagang
tersebut memiliki dampak panjang terhadap kecerdasan,
kesehatan anak-anak sekolah, khususnya siswa/i
Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kota Tangerang,
sehingga diharapkan pedagang dapat berperan serta
dalam menciptakan pangan yang aman, sehat dan 77
bermutu.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

3. Memberikan pengetahuan tambahan mengenai efek-efek


samping bahan-bahan kimia berbahaya yang
disalahgunakan pada makanan atau pangan jajanan anak
sekolah sehingga nantinya akan terbentuk kesadaran
akan penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya
tersebut.

4. Memberikan pandangan bahwasanya Keamanan Pangan


di sekolah dapat tercipta apabila ada kerjasama dari
pihak-pihak yang terkait, antara lain; beberapa komunitas
di sekolah, Pihak Sekolah (Kepala Sekolah, Guru UKS,
guru Kelas, Guru Bidang Studi ), Pedagang Jajanan Anak
Sekolah, serta siswa-siswi/pelajar.

B. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN

Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Kota


Tangerang

Sejak tahun 2008 kota Tangerang memiliki program jaminan


pembiayaan kesehatan bagi masyarakat miskin yang tidak tercover
oleh Jamkesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di sarana
pelayanan kesehatan yang telah ditunjuk yang diberi nama Kartu
Multiguna dan program tersebut telah diperluas sasarannya bukan
hanya untuk masyarakat miskin tetapi untuk seluruh penduduk Kota
Tangerang. Seluruh penduduk kota Tangerang mendapatkan
pelayanan kesehatan di Sarana kesehatan Strata 1, 2 dan 3 yang telah
bekerjasama secara gratis dengan membawa persyaratan administrasi
seperti KTP/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Kelahiran. 78

Pelayanan kesehatan secara gratis untuk seluruh penduduk


Kota Tangerang ini dilaksanakan di Puskesmas, dan Rumah Sakit yang

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang.


Pelayanan rawat jalan tingkat pertama (dasar) untk masyarakat di Kota
Tangerang dilakukan di 33 Puskesmas yang ada yang bekerjasama.
Jumlah rumah sakit yang bekerjasama untuk tahun 2015 ada sebanyak
36 RS, 29 RS diwilayah Kota Tangerang (RSUD Kota Tangerang, RSU
Kabupaten Tangerang, RS Sari Asih Karawaci, RS Sari Asih Sangiang,
RS Sari Asih Ciledug, RS Islam Sari Asih Ar-Rahmah, RS Usada
Insani, RS Bhakti Asih, RS Mulya, RSIA Pratiwi, RSIA An-Nisa, RSIA
Medika Lestari, RSIA Melati, RSIA Mutiara Bunda, RSIA Dinda, RSIA
Bunda Sejati, RSK Sitanala, RS Mayapada, RSIA Hermina, RS Ariya
Medika, RS Aminah, RS Karang Tengah Medika, RSIA Keluarga Ibu,
RS Awal Bros Tangerang, RSIA Aqidah, RS Permata Ibu, RS Karunia
Bunda, RS Assyifa, RS Daan Mogot) dan 7 RS di luar wilayah Kota
Tangerang (RSUPN Ciptomangunkusumo, RSUP Fatmawati, RSJ
Soeharto Heerdjan, RSUD Cengkareng, Siloam Hospital Karawaci, RS
Jantung & Pembuluh darah Harapan Kita, RSAB Harapan Kita).

Tahun 2014, seluruh masyarakat Kota Tangerang baik golongan


masyarakat miskin ataupun tidak, berhak mendapatkan pelayanan
kesehatan strata 1 secara gratis. Alokasi anggaran untuk pembiayaan
pelayanan kesehatan masyarakat Kota Tangerang pada tahun 2015
sebesar Rp 133.326.200.000,- penyerapannya sampai dengan akhir
desember 2015 sebesar Rp 132.801.425.856 (99,61%). Adapun
fluktuasi alokasi dan realisasi pembiayaan pelayanan kesehatan bagi
masyarakat miskin dari tahun 2011 2015 dapat dilihat pada grafik
berikut ini.

79

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Grafik 5.8
Alokasi dan Realisasi Anggaran Pembiayaan Masyarakat
Di Kota Tangerang Tahun 2011-2015
Milyar Alokasi Realisasi
240 209
210
180 133
150 132
100 99 99 99
120
90 64,8
60 20 20
30
0
2011 2012 2013 2014 2015

Sumber : Bid. PSD Dinkes Kota Tangerang, 2015

1. Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap

Jumlah kunjungan pasien rawat jalan di seluruh sarana


pelayanan kesehatan di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebanyak
2.395.647 kunjungan (pasien baru + lama). Jumlah ini terdiri dari
kunjungan rawat jalan Puskesmas sebanyak 880.536 kunjungan, dan
Rumah Sakit sebanyak 1.505.492 kunjungan dan UPTD Kesehatan
Daerah sebanyak 9.619 kunjungan. Jumlah kunjungan pasien rawat
jalan di Puskesmas mengalami peurunan jika dibandingkan dengan
tahun 2014.

Untuk lebih jelasnya, kunjungan pasien rawat jalan berdasarkan


sarana pelayanan kesehatan pada tahun 2015, dapat dilihat pada tabel
dibawah ini.

80

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Tabel 5.2
Kunjungan Pasien Rawat Jalan menurut Sarana
Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang Tahun 2013-2015
Sarana Jumlah Kunjungan (Baru dan Lama)
No Pelayanan
2013 2014 2015
Kesehatan

1 Puskesmas 1.753.608 1.906.092 880.536

2 Rumah Sakit 1.066.726 1.497.978 1.505.492

3 UPTD Kesda 9.674 10.282 9.619

Total 2.217.947 2.543.698 2.395.647

Sumber: Subbag. Perencanaan Dinas Kesehatan, 2015

Jumlah kunjungan pasien rawat jalan (baru dan lama) di


Puskesmas pada tahun 2015 sebanyak 880.536 kunjungan.
Puskesmas dengan jumlah kunjungan pasien rawat jalan terbanyak
adalah Puskesmas Kunciran yaitu 49.451 kunjungan. Sementara itu
Puskesmas dengan kunjungan pasien rawat jalan terendah adalah
Puskesmas Pondok Bahar yaitu sebanyak 9.652 pasien. Jika
dibandingkan dengan jumlah penduduk persentase pemanfaatan
Puskesmas tahun 2015 sebesar 50%, persentasenya menurun dari
tahun sebelumnya yaitu 100%. Berikut ini adalah grafik persentase
penduduk yang memanfaatkan Puskesmas dari jumlah seluruh
penduduk dari tahun 2010 sampai dengan 2015.

81

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Grafik 5.9
Persentase Pemanfaatan Puskesmas Oleh Masyarakat
di Kota Tangerang Tahun 2010 2015

110%
100 89,82
90 100
80 67,39 69,1
70
72,63
60
50 50
2010 2011 2012 2013 2014 2015
Sumber : Subbag. Perencanaan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Rata-rata setiap harinya ada 3.072 pasien yang berkunjung ke


Puskesmas di seluruh Kota Tangerang pada tahun 2015. Dari seluruh
Puskesmas yang ada di Kota Tangerang, Puskesmas Kunciran adalah
Puskesmas dengan jumlah kunjungan pasien terbanyak per harinya
yaitu 167 kunjungan pasien per hari, dengan asumsi 296 hari kerja
Puskesmas pada tahun 2015. Sementara itu, ada 3 Puskesmas yang
mempunyai rata-rata kunjungan pasien rawat jalan perharinya kurang
dari 50 yaitu Puskesmas Pondok Bahar, Kunciran Baru, dan Sangiang.
Berikut adalah gambaran kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas
pada tahun 2015.

82

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Grafik 5.10
Rata-Rata Kunjungan Rawat Jalan Puskesmas per Hari
Di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber : Subbag. Perencanaan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Jumlah kunjungan PONED di Puskesmas dengan PONED


(Puskesmas Cipondoh dan Gembor) pada tahun 2015 ada sebanyak
405 pasien, Puskesmas Cipondoh sebanyak 315 pasien dan
Puskesmas Gembor sebanyak 90 pasien.

Jumlah kunjungan rawat inap di rumah sakit yang ada di Kota


Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 152.899 kunjungan, sehingga
cakupan kunjungan rawat Inap di Kota Tangerang pada tahun 2015
sebesar 8,37% dari jumlah seluruh penduduk.

2. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit

GDR menurut Depkes RI (2005) adalah angka kematian umum


untuk setiap 1000 penderita keluar. Angka GDR (Gross Death Rate) di
Rumah Sakit di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar 20 per 1000
penderita keluar. Selain GDR, indikator kematian di RS adalah NDR.
NDR menurut Depkes RI (2005) adalah angka kematian 48 jam setelah 83
dirawat untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar. Indikator ini memberikan
gambaran mutu pelayanan di rumah sakit. NDR Rumah Sakit di Kota

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Tangerang pada tahun 2015 sebesar 10 per 1000 penderita keluar.


Berdasarkan laporan 28 RS di Kota Tangerang, berikut adalah 10 besar
penyebab kematian di RS tahun 2015.

Grafik 5.11
10 Penyakit Penyebab Kematian di Rumah Sakit
Di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber: Profil RS se-Kota Tangerang, 2015

3. Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit

Indikator-indikator pelayanan rumah sakit digunakan untuk


mengetahui tingkat pemanfaatan, mutu, dan efisiensi pelayanan rumah
sakit. Indikator-indikator tersebut antara lain:

- BOR (Bed Occupancy Rate) yaitu presentase pemakaian tempat


tidur pada satuan waktu tertentu. Indikator ini memberikan
gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah
sakit. Nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 60-85%
(Depkes RI, 2005). Berdasarkan laporan 28 Rumah Sakit, BOR
Rumah Sakit di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebesar 50%,
angka ini sama dengan tahun 2014 (50%) namun masih dibawah
84
standar yang ditetapkan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

- LOS (Length of Stay) yaitu rata-rata lama dirawat seorang pasien.


Indikator ini disamping memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga
dapat memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan
pada diagnosis tertentu dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan
yang lebih lanjut. Secara umum nilai ALOS yang ideal antara 6-9
hari (Depkes, 2005). Rata-rata lamanya penderita dirawat di Rumah
Sakit di Kota Tangerang pada tahun 2015 adalah 3 hari. Angka ini
masih dibawah angka ideal yang ditetapkan.

- TOI (Turn Over Interval) yaitu rata-rata hari dimana tempat tidur
tidak ditempati dari telah diisi ke saat terisi berikutnya. Indikator ini
memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur.
Idealnya tempat tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1-3 hari. Nilai
TOI Rumah Sakit di Kota Tangerang pada tahun 2015 yaitu 3 hari.

C. PERILAKU HIDUP MASYARAKAT

1. Penyuluhan PHBS ke Masyarakat

Dalam rangka mewujudkan visi Dinas Kesehatan Kota


Tangerang yaitu Masyarakat Kota Tangerang yang Sehat Secara
Mandiri, maka pada tahun 2015 Dinas Kesehatan melaksanakan
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada
masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian
masyarakat untuk hidup sehat. Masyarakat yang mandiri untuk hidup
sehat diharapkan akan menciptakan suatu kondisi dimana masyarakat
menyadari, mau dan mampu untuk mengenali, mencegah, dan
mengatasi permasalahan kesehatan. 85

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Tahun 2015 penyuluhan PHBS Rumah Tangga dilaksanakan di


Kecamatan, Kelurahan dan di Institusi pendidikan (tingkat SD, SMP,
SMA). Rincian kegiatannya adalah sebagai berikut.

a. Penyuluhan PHBS Rumah Tangga Tingkat Kecamatan.

Kegiatan Penyuluhan PHBS RT di Tingkat Kecamatan dilakukan di


wilayah Kecamatan Cipondoh yang dihadiri oleh TP PKK
Kecamatan, TP PKK Kelurahan, dan kader kesehatan. Materi yang
disampaikan adalah 10 Indikator PHBS RT, Kebijakan dan
Implementasi TP PKK untuk menunjang Program PHBS, serta
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

b. Penyuluhan PHBS Rumah Tangga Tingkat Kelurahan

Kegiatan Penyuluhan PHBS RT tingkat kelurahan dilakukan di 6


Kelurahan yaitu di Kelurahan Cipondoh, Cipondoh Makmur,
Kenanga, Poris Plawad, Poris Plawad Indah, dan Poris Plawad
Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh TP PKK Kelurahan, Tokoh
Masyarakat, Tokoh Agama dan Kader Kesehatan. Materi yang
disampaikan adalah Rumah Tangga Sehat dengan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS), serta Sosialisasi Penyakit Menular
berbasis Lingkungan menuju Tangerang sehat.

c. Penyuluhan PHBS ke Masyarakat

Kegiatan penyuluhan PHBS ke masyarakat dilaksanakan di 32


Posyandu diantaranya adalah Posyandu Nyi Mas Melati 9
Kelurahan Jatake, Posyandu Melati 7 Kelurahan Gebang Raya,
Posyandu Melati Kelurahan Sangiang JayaMusholah Al Anshor
RW.4 Kelurahan Jurumudi Baru, Masjid RW.2 Kelurahan Tanah
Tinggi, Posyandu Kelapa Indah 8 Kelurahan Benda, Posyandu
Melati Kelurahan Padurenan, Posyandu Merpati Putih Kelurahan 86
Pondok Bahar, Rumah Warga RW.5 Kelurahan Kunciran,
Posyandu Attaqwa 2 Kelurahan Jatiuwung, Rumah Warga RW.5

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Kelurahan Cibodasari, Posyandu Dukuh Kelurahan Paninggilan,


Posyandu RW.5 Kelurahan Sudimara Selatan, Posyandu Cempaka
Mulya RW.4 Kelurahan Karawaci Baru, Posyandu Beringin
Kelurahan Karang Mulya, Posyandu Cempaka Kelurahan Cipadu,
Kelurahan Gaga, Posyandu Anggrek RW.10 Kelurahan Cipondoh,
Posyandu Melati RW.4 Kelurahan Cipondoh Indah, Rumah Warga
Kelurahan Gondrong, Posyandu Mawar 1 Kelurahan Bugel,
Posyandu RW.1 Kelurahan Priuk, Kelurahan Pakojan, Posyandu
Anggrek 2 Kelurahan Karang Sari, Posyandu Delima Kelurahan
Cikokol, TPA Rawa Kucing Kelurahan Kedaung Wetan, Posyandu
Kaswari Kelurahan Poris Plawad, Posyandu Cempaka 2 Kelurahan
Poris Jaya, Posyandu Anggrek 4 Kelurahan Sumur Pacing,
Posyandu Anggrek RW.3 Kelurahan Babakan, Aula komplek Polri
Kelurahan Batuceper, serta Posyandu Perkutut Kelurahan Koang
Jaya. Materi yang disampaikan adalah Rumah Tangga Sehat
dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta ASI
Eksklusif.

d. Penyuluhan PHBS Institusi Pendidikan Tingkat SD/MI.

Penyuluhan PHBS di Institusi Pendidikan tingkat SD dilaksanakan


di 30 Sekolah yaitu MI Al Inayah, SDN Tanah Tinggi 1, SDN Tanah
Tinggi 3, MI Mubtadi, SDN Gondrong 1, SD Darul Qurn, SDN
Plawad 1, MI Fatahillah, SDN Sudimara 8, SDN Parung Serab, SD
Darussalam, SDN Kebon Besar, SDN Poris Gaga 6, SDN
Kampung Baru, SDN Belendung Tengah 1, SDN Bugel, MI Darul
Amal, SDN Pasar Baru 1, SDN Pasar Baru 2, SDN Cipete 4, SDN
Cipadu 2, SDN Pondok Bahar 6, MI Al Irsyad, SDN Pondok Bahar
5, SDN Bojong 3, serta SDN Kunciran 7. Materi yang disampaikan
adalah PHBS di Sekolah, Makanan Jajanan Anak Sekolah, dan 87
Pertolongan Pertama pada Penyakit Diare.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

e. Penyuluhan PHBS Institusi Pendidikan Tingkat SMP/MTS.

Penyuluhan PHBS di Institusi Pendidikan tingkat SMP


dilaksanakan di 15 Sekolah yaitu di SMP PGRI Ciledug, SMP Al
Ikhlas, SMP PGRI 1 Karang Tengah, SMP As Salam, SMP AL
Ijtihad, SMP Islam Umul Rodiyah, SMP PGRI 400, SMP Tiara
Asara, SMP Islamic Center, SMP Tunas Cendikia, SMP Cendikia,
SMP Arya Metta, SMP Bina Insani, SMP Islam Baidhaul Ahkam,
serta SMP Pancakarya. Materi yang disampaikan adalah mengenai
PHBS di Sekolah, Kesehatan Reproduksi, ABAT (Aku Bangga Aku
Tahu). Sebelum materi disampaikan, terlebih dahulu dilakukan pre-
test yang terdiri dari 10 soal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat pengetahuan para pelajar sebelum materi disampaikan, dan
mengukur peningkatan pengetahuannya setelah materi diberikan
dengan adanya post-test.

f. Penyuluhan PHBS Institusi Pendidikan Tingkat SMA/MA

Penyuluhan PHBS di Institusi Pendidikan tingkat SMA


dilaksanakan di 6 Sekolah yaitu di SMAN 12 Tangerang, SMAN 15
Tangerang, SMAN 8 Tangerang, SMK Kesehatan Banten, SMK
Kesehatan Asysyifa, dan SMK Kesehatan Mutiara Insani. Materi
yang disampaikan adalah mengenai PHBS di Sekolah, ABAT
(Aku Bangga Aku Tahu), dan Kesehatan Reproduksi Remaja
(KRR).

2. Rumah Tangga ber-PHBS

Keluarga mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas


kesehatan masyarakat, karena dalam keluarga terjadi komunikasi dan
interaksi antar anggota keluarga yang menjadi awal penting dari suatu 88
proses pendidikan perilaku. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di
rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikan perilaku hidup bersih
dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat.

Pada tahun 2015 ini dilakukan PHBS tingkat rumah tangga di


Kelurahan Kunciran Indah. Hasil pendataan didapatkan persentase
rumah tangga yang ber-PHBS di kelurahan tersebut sebesar 54,2%
(2.911 rumah tangga) dari 5.371 rumah tangga yang dipantau.
Sedangkan persentase rumah tangga yang tidak ber-PHBS sebesar
45,8% (2.460 rumah tangga).

D. KESEHATAN LINGKUNGAN.

1. Rumah Sehat

Pada tahun 2015 dilakukan pemeriksaan terhadap 413.941 rumah


di Kota Tangerang. Dari hasil pemeriksaan didapatkan rumah yang
memenuhi persyaratan rumah sehat sebanyak 81.614 rumah atau
19,72% dari rumah yang diperiksa. Jumlah rumah sehat tertinggi
berada di Kecamatan Karawaci yaitu sebanyak 12.024 rumah,
sedangkan yang terendah berada Kecamatan Benda yaitu sebanyak
3.792 rumah.

2. Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk

Berbagai intervensi dilakukan untuk menekan kasus DBD seperti


fogging, serta himbauan 3M plus, tetapi ABJ (angka bebas jentik) di
Kota Tangerang dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi dan intervensi
yang paling baik adalah melalui PSN (pemberantasan sarang nyamuk)
3M plus. Angka bebas jentik di kota Tangerang seperti terlihat pada 89
grafik dibawah ini.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

Grafik 5.12
Angka Bebas Jentik di Kota Tangerang
Tahun 2010 2015

Sumber: Bid. P2KL, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

3. Sumber Air Bersih dan Sumber Air Minum Terlindung

Sumber air bersih adalah sumber air yang dipergunakan untuk


keperluan minum/masak serta mandi/cuci. Jenis sarana air bersih yang
paling banyak digunakan oleh penduduk di Kota Tangerang tahun 2015
adalah air minum bersumber dari air isi ulang (246.132 sarana) dan
sumur bor (216.092 sarana). Selebihnya adalah; 98.670 dari perpipaan
PDAM, 11.610 air kemasan, 6.998 sumur gali pompa tangan, 587
sumur gali terlindungi, dan beberapa sarana lainnya. Sarana air bersih
dan dapat diminum tersebut diakses oleh 497.925 keluarga.

4. Keluarga memiliki Jamban Sehat

Jamban merupakan sanitasi dasar penting yang harus dimiliki


setiap masyarakat sebenarnya,masyarakat sadar dan mengerti arti
pentingnya mempunyai jamban sendiri di rumah. Alasan utama yang
selalu diungkapkan masyarakat mengapa sampai saat ini belum
memiliki jamban keluarga adalah tidak atau belum mempunyai uang
melihat faktor kenyataan tersebut, sebenarnya tidak adanya jamban di 90

setiap rumah tangga bukan semata faktor ekonomi, tetapi lebih kepada

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

adanya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat


(PHBS), jamban pun tidak harus mewah dengan biaya yang mahal.

Menurut kriteria Depkes RI (1985), syarat sebuah jamban


keluarga dikatagorikan jamban sehat, jika memenuhi persyaratan
sebagai berikut :

Tidak mencemari sumber air minum, untuk itu letak lubang


penampungan kotoran paling sedikit berjarak 10 meter dari
sumur (SPT SGL maupun jenis sumur lainnya). Perkecualian
jarak ini menjadi lebih jauh pada kondisi tanah liat atau berkapur
yang terkait dengan porositas tanah. Juga akan berbeda pada
kondisi topografi yang menjadikan posisi jamban diatas muka
dan arah aliran air tanah.

Tidak berbau serta tidak memungkinkan serangga dapat masuk


ke penampungan tinja. Hal ini misalnya dapat dilakukan dengan
menutup lubang jamban atau dengan sistem leher angsa.

Air seni, air pembersih dan air penggelontor tidak mencemari


tanah di sekitarnya. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat
lantai jamban dengan luas minimal 1x1 meter, dengan sudut
kemiringan yang cukup kearah lubang jamban.

Mudah dibersihkan, aman digunakan, untuk itu harus dibuat dari


bahan-bahan yang kuat dan tahan lama dan agar tidak mahal
hendaknya dipergunakan bahan-bahan yang ada setempat;

Dilengkapi dinding dan atap pelindung, dinding kedap air dan


berwarna terang, cukup penerangan, lantai kedap air, luas
ruangan cukup, atau tidak terlalu rendah, ventilasi cukup baik,
tersedia air dan alat pembersih.
91
Di Kota Tangerang, pada tahun 2015 terdapat sebanyak 489.459
sarana jamban berbentuk leher angsa yang tersedia. Sarana ini diakses
oleh 1.805.897 penduduk di Kota Tangerang. Berikut adalah jumlah

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB V
UPAYA-UPAYA KESEHATAN

sarana jamban leher angsa menurut Kecamatan di Kota Tangerang


tahun 2015.

Grafik 5.13
Jumlah Rumah Tangga Pengguna Sarana Leher Angsa
yang Memenuhi Syarat Jamban Sehat
di Kota Tangerang Tahun 2015

Sumber : Bid. P2KL, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

5. Tempat-Tempat Umum Sehat

Pada tahun 2015, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


melaksanakan pemeriksaan terhadap Tempat-tempat Umum di seluruh
wilayah Kota Tangerang. Tempat-tempat umum tersebut terdiri dari
kolam renang, pasar dan hotel. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 95%
tempat-tempat umum tersebut memenuhi syarat kesehatan.

92

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN
SUMBER DAYA KESEHATAN

A. SARANA KESEHATAN

1. Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)

Dalam rangka menggerakan dan memberdayakan masyarakat


untuk hidup sehat dilakukan penggerakan dan pengembangan Upaya
Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), dengan melakukan
kegiatan-kegiatan seperti Kelurahan Siaga dan Posyandu.

1.1 Kelurahan Siaga

Jumlah Kelurahan Siaga di Kota Tangerang pada tahun


2015 sebanyak 104 Kelurahan siaga pratama atau 100%.
Pengembangan Kelurahan Siaga dari tahun ke tahun
dilaksanakan di semua wilayah kerja Puskesmas yang ada di
Wilayah Kota Tangerang.

Grafik 6.1
Jumlah Kelurahan Siaga menurut Wilayah Kerja Puskesmas
Tahun 2015

93

Sumber: Bid. Yankes Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

1.2 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)

Posyandu adalah suatu forum komunikasi, alih teknologi


dan pelayanan kesehatan masyarakat oleh dan untuk
masyarakat yang mempunyai nilai srategis dalam
mengembangkan sumber daya manusia sejak dini. Selain itu
posyandu juga sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam upaya
pelayanan kesehatan dan keluarga berencana (KB) yang
dikelola dan diselenggarakan dengan dukungan teknis dari
petugas kesehatan dalam rangka pencapaian status kesehatan
yang baik.

Kinerja dari Posyandu juga dapat dijadikan sebagai salah


satu indikator untuk menilai besarnya peran serta masyarakat
dalam meningkatkan kesehatan.

Jumlah Posyandu di Kota Tangerang pada tahun 2015


sebanyak 1.075 Posyandu, yang terdiri dari 6 Posyandu Pratama
(0,56%), 609 Posyandu Madya (56,65%), 428 Posyandu
Purnama (39,81%) dan 32 Posyandu Mandiri (2,98%).
Jumlahnya meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2014
yaitu 1.070 Posyandu. Selain jumlah, Posyandu dengan Strata
Madya dan Mandiri juga meningkat jumlahnya jika dibandingkan
dengan tahun 2014, hal ini dapat menggambarkan tingkat
partisipasi masyarakat Kota Tangerang dalam upaya kesehatan
masyarakat semakin meningkat.

94

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Grafik 6.2
Perkembangan Jumlah Posyandu menurut Strata
Tahun 2013 - 2015

700

600

500

400 2013
2014
300
2015
200

100

0
Pratama Madya Purnama Mandiri

Sumber: Bid. Yankes - Dinkes Kota Tangerang, 2015

Cakupan Posyandu aktif di Kota Tangerang pada tahun


2015 adalah 100% dari jumlah seluruh Posyandu yang ada.
Posyandu aktif adalah Posyandu yang melaksanakan kegiatan
hari buka dengan frekuensi lebih dari 8 kali per tahun, rata-rata
jumlah kader yang bertugas sebanyak 5 orang atau lebih, dan
cakupan utama (KIA, KB, Gizi, imunisasi dan penggulangan
Diare) berjalan setiap bulan.

Rasio Posyandu terhadap kelurahan di Kota Tangerang


tahun 2015 adalah 1:10, atau rata-rata setiap kelurahan
mempunyai 10 sampai 11 Posyandu. Sementara itu jika
dibandingkan dengan jumlah balita yang ada tahun 2015 yaitu
sebanyak 211.557 anak, maka rasio Posyandu terhadap balita di
Kota Tangerang adalah sebesar 1:51 atau rata-rata 1 Posyandu
melayani 51 anak balita.

95

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Tabel 6.1
Rasio Posyandu terhadap Jumlah Bayi dan Balita
di Kota Tangerang tahun 2015
JUMLAH
JUMLAH
NO KECAMATAN BAYI & RASIO
POSYANDU
BALITA

1 CILEDUG 105 15.338 1 : 68

2 LARANGAN 105 17.096 1 : 61

KARANG
3 68 13.003 1 : 52
TENGAH

4 CIPONDOH 100 24.299 1 : 41

5 PINANG 97 19.462 1 : 50

6 TANGERANG 75 19.587 1 : 38

7 KARAWACI 132 21.235 1 : 62

8 JATIUWUNG 60 12.021 1 : 50

9 CIBODAS 97 19.674 1 : 49

10 PERIUK 72 16.083 1 : 45

11 BATUCEPER 53 10.622 1 : 50

12 NEGLASARI 63 13.974 1 : 45

13 BENDA 48 9.163 1 : 52

KOTA TANGERANG 1.075 211.557 1 : 51

Sumber: Subbag. Perencanaan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

96

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

2. Sarana Kesehatan Dasar

Puskesmas yang ada pada tahun 2015 sebanyak 33 Puskesmas


yang terdiri dari 31 Puskesmas tanpa perawatan dan 2 Puskesmas
dengan Perawatan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Esensial
Dasar) yaitu Puskesmas Gembor dan Cipondoh.

Perbandingan Puskesmas dengan jumlah kecamatan yang ada


di Kota Tangerang adalah 2,5. Hal ini berarti setiap kecamatan
mempunyai 2-3 Puskesmas. Rasio jumlah Puskesmas terhadap jumlah
penduduk kota Tangerang tahun 2015 adalah 1 : 55.500 penduduk.
Untuk rasio Puskesmas terhadap jumlah penduduk per kecamatan
dapat dilihat dari tabel berikut.

97

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Tabel 6.2
Rasio Puskesmas Terhadap Jumlah Penduduk menurut
Kecamatan di Kota Tangerang Tahun 2015

Jumlah Jumlah Rasio


No Kecamatan
Puskesmas Penduduk PKM:Penduduk

1 Ciledug 2 132.822 1 : 66.411

2 Larangan 2 148.151 1 : 74.076

Karang
3 3 112.631 1 : 37.544
Tengah

4 Cipondoh 4 210.418 1 : 52.605

5 Pinang 3 168.491 1 : 56.164

6 Tangerang 3 169.574 1 : 56.525

7 Karawaci 4 183.968 1 : 45.992

8 Jatiuwung 1 103.916 1 : 103.916

9 Cibodas 2 170.321 1 : 85.161

10 Periuk 3 139.214 1 : 46.405

11 Batu Ceper 2 91.920 1 : 45.960

12 Neglasari 2 120.809 1 : 60.405

13 Benda 2 79.276 1 : 39.638

Jumlah 33 1.831.511 1 : 55.500

Sumber : Subbag. Perencanaan Dinkes Kota Tangerang, 2015

98

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Idealnya setiap 30.000 penduduk dilayani oleh satu buah


Puskesmas, maka bila dilihat dari tabel diatas jumlah Puskesmas di
Kota Tangerang dirasa masih kurang. Namun demikian, jumlah sarana
pelayanan kesehatan baik balai pengobatan, rumah bersalin, praktek
dokter perorangan, maupun praktek bidan swasta sebagai penyedia
pelayanan kesehatan dasar sudah cukup banyak keberadaannya di
Kota Tangerang.

Selain Posyandu dan Puskesmas juga terdapat Puskesmas


Pembantu dan Puskesmas Keliling untuk membantu meningkatkan
pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Tangerang. Jumlah
Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Tangerang pada tahun 2015
berjumlah 6 buah, yaitu Pustu Jurumudi Lama (Puskesmas Benda),
Pustu Nambo Jaya (Puskesmas Pabuaran Tumpeng), Pustu Bayur
(Puskesmas Periuk Jaya), Pustu Selapajang (Puskesmas Kedaung
Wetan), Pustu Cipete (Puskesmas Panunggangan) dan Pustu
Larangan Indah (Puskesmas Larangan Utara). Sementara itu jumlah
Puskesmas Keliling pada tahun 2015 sebanyak 33 buah. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada tabel rincian jumlah sarana kesehatan dasar
di Kota Tangerang pada tahun 2015 berikut ini.

99

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Tabel 6.3
Jenis & Jumlah Sarana Kesehatan Dasar Tahun 2015
NO JENIS SARANA KESEHATAN DASAR JUMLAH

1 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN 380

2 PRAKTIK DOKTER GIGI 126

3 PRAKTIK DOKTER SPESIALIS 202

4 BP / KLINIK 51

5 LABKESDA 1

6 PUSKESMAS 33

7 PUSTU 6

8 PUSLING PUSKESMAS/ AMBULANCE 33

9 INSTALASI FARMASI 1

10 APOTIK 314

11 TOKO OBAT BERIJIN 37

12 USAHA MIKRO OBAT TRADISIONAL 2

PRAKTEK PENGOBATAN
13 62
TRADISIONAL

TOTAL SARANA KESEHATAN DASAR 1.248

Sumber: Bid. Yankes dan Perencanaan Dinas Kesehatan, 2015

3. Sarana Kesehatan Rujukan

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang


menyelenggarakan pelayanan kesehatan perseorangan secara 100
paripurna yang menyediakan pelayanan rawat jalan, rawat inap dan
gawat darurat. Jumlah Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

kesehatan rujukan di Kota Tangerang pada tahun 2015 ada sebanyak


28 Rumah Sakit. Rincian jumlah sarana kesehatan rujukan menurut
jenis dan status kepemilikan dapat dilihat dari tabel berikut:

Tabel 6.4
Jenis dan Jumlah Sarana Kesehatan Rujukan
di Kota Tangerang Tahun 2015
SARANA STATUS KEPEMILIKAN
NO KESEHATAN
RUJUKAN PEMERINTAH TNI-AD SWASTA TOTAL

Rumah Sakit
1 2 1 22 25
Umum
Rumah Sakit Ibu &
2 - - 3 3
Anak
3 Rumah Sakit Jiwa - - - -
JUMLAH 2 1 25 28
Sumber: Bid. PSD dan Subbag. Perencanaan Dinas Kesehatan, 2015

Jumlah Rumah Sakit yang berada diwilayah Kota Tangerang dan


dalam pembinaan Dinas Kesehatan pada tahun 2015 ada sebanyak 28
Rumah Sakit, terdiri dari 1 Rumah Sakit Umum Sitanala dengan status
pemilikan milik Kementerian Kesehatan, 1 Rumah Sakit Umum Daerah
Kota Tangerang, 1 Rumah Sakit Umum milik TNI AD yaitu RS Daan
Mogot, 22 Rumah Sakit Umum Swasta (RS Sari Asih Karawaci, RS
Sari Asih Ciledug, RS Sari Asih Sangiang, RS Islam Sari Asih Ar-
Rahmah, RS Aminah, RS Medika Lestari, RS Karang Tengah Medika,
RS Bhakti Asih, RS Mulya, RS Usada Insani, RS Mayapada, RS Melati,
RS An-Nisa, RS Dinda, RS Bunda Sejati, RS Ariya Medika, RS Awal
Bros Tangerang, RS Hermina, RS As-Syifa, RS Aqidah, RS Permata
Ibu, dan RS Tiara), dan 3 Rumah Sakit Ibu dan Anak Swasta (RSIA
101
Mutiara Bunda, RSIA Pratiwi, RSIA Karunia Bunda).

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Jumlah tempat tidur rumah sakit dapat digunakan untuk


menggambarkan kemampuan rumah sakit tersebut dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Jumlah tempat tidur Rumah
Sakit di Kota Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 2.394 buah.
Menurut standar WHO, rasio ideal jumlah tempat tidur rumah sakit
terhadap jumlah penduduk adalah 1 tempat tidur untuk 1000 orang.
Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk maka rasio TT di Kota
Tangerang pada tahun 2015 adalah 1,31 per 1000 penduduk. Angka ini
menurun jika dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu sebanyak 2.749
buah (1,64 per 1000 penduduk).

B. TENAGA KESEHATAN

Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri


dalam bidang kesehatan, memiliki pengetahuan dan atau keterampilan
melalui pendidikan di bidang kesehatan yang memerlukan kewenangan
dalam menjalankan pelayanan kesehatan (UU Nomor 23 Tahun 1992
tentang Kesehatan). Tenaga kesehatan juga harus bekerja secara aktif
dan profesional dibidang kesehatan, baik yang memiliki pendidikan
formal kesehatan maupun tidak, yang untuk jenis tertentu memerlukan
kewenangan dalam melakukan upaya kesehatan. Tenaga kesehatan
merupakan bagian terpenting dalam peningkatan pelayanan kesehatan
di Kota Tangerang.

Jumlah tenaga kesehatan di Kota Tangerang pada tahun 2015


sebanyak 8.039 orang, yang tersebar di Rumah Sakit, Puskesmas,
Dinas Kesehatan dan UPTD lainnya di seluruh wilayah Kota Tangerang
dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan di Kota Tangerang.
Jumlahnya sama dengan tahun 2014. Namun sebaran profesinya
102
berbeda dengan tahun 2014. Berikut ini adalah penyebaran tenaga
kesehatan di Kota Tangerang berdasarkan Institusi kerjanya.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Tabel 6.5
Penyebaran Tenaga Kesehatan menurut Institusi Kerja
di Kota Tangerang Tahun 2015
Jumlah
No Jenis Institusi %
Tenaga

Rumah Sakit Umum / RSIA


1 (Swasta, TNI-AD, dan RS 6.584 81,90
Depkes)

UPTD Puskesmas dan


2 634 7,89
Puskesmas Pembantu

3 Dinas Kesehatan 151 1,88

Sarana Kesehatan lain


(UPTD Labkesda, UPTD
4 36 0,45
Kesehatan Daerah, dan
UPTD Gudang Farmasi)

JUMLAH 8.039 100

Sumber: Dinas Kesehatan dan Profil RS se-Kota Tangerang, 2015

Sementara itu penyebaran tenaga kesehatan menurut jenis


profesinya adalah sebagai berikut; dokter spesialis 10,11%, dokter
umum 4,77% dan dokter gigi 1,47%, untuk tenaga perawat umum
sebanyak 32,13%, perawat gigi 0,97%, bidan 8,37%, tenaga farmasi
4,75%, apoteker 1,00%, tenaga kesehatan masyarakat 1,77%, tenaga
kesehatan lingkungan 0,55% , tenaga gizi 1,26%, tenaga teknisi medis
(meliputi fisotherapi, terapi okupasi, terapi wicara, akupunktur,
radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis
103
kesehatan, refraksionis optisien, otorik prostetik, rekam medis dan
informasi kesehatan, dan teknisi transfusi darah) sebanyak 5,72%,

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

tenaga terapi fisik (meliputi fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara,


dan akupuntur) sebanyak 1,29%, tenaga kesehatan lainnya 1,87%
(meliputi pengelola program kesehatan dan tenaga kesehatan lainnya),
dan tenaga non kesehatan 23,97%. Untuk lebih jelasnya, seperti terlihat
pada grafik dibawah ini .

Grafik 6.3
Jenis Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang
Tahun 2015

Sumber : Dinas Kesehatan dan Profil RS se-Kota Tangerang, 2015

104

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Tabel 6.6
Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan per 100.000 Penduduk
di Kota Tangerang Tahun 2015
Rasio
terhadap
No Jenis Tenaga Jumlah 100.000 Pddk
Tahun 2014
1 Dokter Umum 344 19
2 Dokter Gigi 106 6
3 Dokter Spesialis 730 40
4 Bidan 628 33
5 Perawat Umum 2.319 127
6 Perawat Gigi 70 4
7 Gizi 91 5
8 Apoteker 72 4
9 Asst. Apoteker 343 19
10 Kesehatan Masyarakat 128 7
11 Kesehatan Lingkungan 40 2
13 Terapi Fisik 93 5
14 Teknis Medis 413 23
15 Tenaga Kesehatan 7
135
lainnya
16 Tenaga non-Kesehatan 2.527 94
JUMLAH 8.039 394
Sumber : Dinas Kesehatan Kota Tangerang, 2015

105

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Dari tabel diatas dapat dilihat gambaran jumlah dan rasio tenaga
kesehatan terhadap penduduk di Kota Tangerang pada tahun 2014
adalah sebagai berikut.

1. Tenaga Medis

Jumlah tenaga medis di Kota Tangerang pada tahun 2015


sebanyak 1.180 orang, yang terdiri dari 730 dokter spesialis, 344
dokter umum dan 106 dokter gigi. Rasio dokter spesialis di Kota
Tangerang adalah sebesar 40 per 100.000 penduduk, angka
jauh diatas standar yang ditetapkan yaitu 6 per 100.000
penduduk. Sementara itu rasio dokter umum di Kota Tangerang
sebesar 19 per 100.000 penduduk, angka ini masih dibawah
standar yang ditetapkan yaitu sebesar 40 per 100.000 penduduk.
Sedangkan rasio dokter gigi yaitu 6 per 100.000 penduduk.
Angka ini masih dibawah standar yang ditetapkan yaitu 11 per
100.000 penduduk.

Jumlah tenaga medis berstatus PNS di Puskesmas se-


Kota Tangerang tahun 2015 sebanyak 114 orang, terdiri dari 65
dokter umum dan 49 dokter gigi. Rasio dokter umum terhadap
Puskesmas sebesar 4 berarti rata-rata setiap Puskesmas
mempunyai 3 sampai 4 dokter umum. Rasio dokter gigi terhadap
Puskesmas adalah 3 berarti rata-rata setiap Puskesmas
mempunyai 2 sampai 3 dokter gigi.

2. Tenaga Keperawatan

Jumlah tenaga keperawatan di Kota Tangerang tahun


2015 sebanyak 2.993 orang, yang terdiri dari 2.319 orang
perawat umum, 70 orang perawat gigi dan 604 bidan. Rasio 106
perawat umum dan perawat gigi di Kota Tangerang tahun 2015
yaitu sebesar 130 per 100.000 penduduk, dan lebih rendah

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar 155 per 100.000


penduduk. Sementara itu, rasio bidan per 100.000 penduduk di
Kota Tangerang yaitu sebesar 33. Rasionya menurun jika
dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar 37 per 100.000
penduduk. Rasio bidan di Kota Tangerang masih jauh di bawah
standar kebutuhan yang ditetapkan yaitu 100 per 100.000
penduduk.

Jumlah tenaga Keperawatan di Puskesmas Kota


Tangerang tahun 2015 sebanyak 283 orang, yang terdiri dari 112
Perawat umum, 34 perawat gigi dan 137 bidan. Rasio perawat
umum terhadap Puskesmas sebesar 6 berarti rata-rata setiap
Puskesmas mempunyai 6 perawat, rasio perawat gigi terhadap
Puskesmas sebesar 2 berarti rata-rata setiap puskesmas
mempunyai 1 sampai 2 perawat gigi, sementara itu rasio bidan
terhadap Puskesmas sebesar 7 berarti rata-rata setiap
Puskesmas mempunyai 7 bidan.

3. Tenaga Kefarmasian

Jumlah tenaga kefarmasian di Kota Tangerang tahun


2015 sebanyak 415 orang, yang terdiri dari 72 apoteker dan 343
tenaga teknis kefarmasian. Rasio tenaga farmasi per 100.000
penduduk di Kota Tangerang sebesar 23. Angka ini sudah diatas
standar kebutuhan yang ditetapkan yaitu 10 per 100.000
penduduk. Jumlah tenaga kefarmasian Puskesmas Kota
Tangerang tahun 2015 sebanyak 31 orang. Rasio tenaga
farmasi terhadap Puskesmas sebesar 1 berarti rata-rata setiap
Puskesmas mempunyai 1 orang tenaga farmasi.
107

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

4. Tenaga Gizi

Jumlah tenaga gizi di Kota Tangerang pada tahun 2015


sebanyak 91 orang, sehingga rasio tenaga gizi di Kota
Tangerang adalah sebesar 5 per 100.000 penduduk, angka ini
masih jauh dibawah standar kebutuhan yang ditetapkan yaitu 22
per 100.000 penduduk. Jumlah tenaga gizi di Puskesmas
sebanyak 28 orang. Keadaan ini sangat kurang karena jumlah
puskesmas di Kota Tangerang sebanyak 33. Berarti masih ada
puskesmas yang tidak memiliki tenaga pelaksana gizi.

5. Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan

Jumlah tenaga kesehatan masyarakat di Kota Tangerang


pada tahun 2015 sebanyak 128 orang. Rasio tenaga Kesehatan
Masyarakat adalah 7 per 100.000 penduduk di Kota Tangerang,
angka ini masih jauh dibawah standar kebutuhan yang
ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan RI yaitu 40 per 100.000
penduduk.

Sementara itu jumlah tenaga kesehatan lingkungan pada


tahun 2015 sebanyak 40 orang. Rasio tenaga sanitasi per
100.000 penduduk di Kota Tangerang yaitu sebesar 2, angka ini
masih jauh dibawah standar yang ditetapkan yaitu 40 per
100.000 penduduk.

Jumlah tenaga kesehatan masyarakat di Puskesmas ada


sebanyak 32 orang. Rasio tenaga kesehatan masyarakat
terhadap Puskesmas 1. Hal ini serupa dengan jumlah tenaga
kesehatan lingkungan di Puskesmas pada tahun 2015 yaitu
sebanyak 20 orang. Rasio tenaga sanitasi terhadap Puskesmas 108
pada tahun 2015 sebesar 1.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

6. Tenaga Keterapian Fisik

Jumlah tenaga keterapian fisik yang meliputi fisioterapis,


okupasiterapis, terapis wicara dan akupuntur di Kota Tangerang
pada tahun 2015 sebanyak 93 orang semuanya bekerja di
rumah sakit baik rumah sakit umum pemerintah maupun rumah
sakit swasta.

7. Tenaga Teknisian Medis

Jumlah tenaga keteknisian medis yang meliputi


radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis
kesehatan, refraksionis optisien, rekam medis dan informasi
kesehatan, ortetik prostetik, dan teknisi transfusi darah di Kota
Tangerang pada tahun 2015 sebanyak 413 orang. Jumlah
tenaga keteknisian medis di Puskesmas tahun 2015 sebanyak 5
orang.

109

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


Tabel 6.7
Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan di Puskesmas per 100.000 Penduduk BAB VI
di Kota Tangerang Tahun 2015 SUMBER DAYA KESEHATAN

No Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Teknisi


JUMLAH Tenaga Medis Tenaga Gizi
PUSKESMAS Keperawatan Kefarmasian Kesmas Sanitasi Medis
PENDUDUK
Jml Rasio*) Jml Rasio*) Jml Rasio*) Jml Rasio*) Jml Rasio*) Jml Rasio*) Jml Rasio*)

1 TAJUR 65.996 4 6 7 11 1 2 1 2 2 3 1 2 0 0

2 CILEDUG 66.826 5 7 8 12 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

3 LAR. UTARA 79.808 5 6 10 13 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

4 CIPADU 68.344 4 6 8 12 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0

5 KARANG TENGAH 61.047 3 5 10 16 1 2 0 0 0 0 1 2 0 0

6 PONDOK BAHAR 19.341 3 16 7 36 1 5 1 5 1 5 0 0 0 0

7 PADURENAN 32.243 3 9 8 25 1 3 1 3 2 6 1 3 1 3

8 CIPONDOH 70.005 5 7 17 24 0 0 2 3 2 3 1 1 0 0

9 KETAPANG 38.002 4 11 5 13 1 3 1 3 0 0 1 3 0 0

10 GONDRONG 40.268 2 5 7 17 1 2 1 2 1 2 1 2 0 0

11 PORIS PLAWAD 62.143 4 6 9 14 1 2 1 2 0 0 1 2 0 0

12 KUNCIRAN 66.772 4 6 8 12 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0

13 KUNCIRAN BARU 43.951 2 3 5 7 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0

14 PANUNGGANGAN 54.767 3 5 8 14 1 2 0 0 3 5 1 2 0 0

15 SUKASARI 62.007 5 8 8 13 1 2 1 2 0 0 1 2 1 2

16 TANAH TINGGI 65.063 3 5 8 12 1 2 0 0 0 0 1 2 1 2

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


110
BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

17 CIKOKOL 42.503 3 7 4 9 0 0 1 2 2 5 0 0 0 0

18 KARAWACI BARU 79.386 3 4 9 11 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1

19 BUGEL 42.703 2 5 9 21 1 2 1 2 1 2 0 0 0 0

20 PAB. TUMPENG 47.688 3 6 10 21 1 2 1 2 1 2 0 0 1 2

21 PASAR BARU 14.192 2 14 6 42 1 7 1 7 0 0 1 7 0 0

22 JATIUWUNG 103.916 4 4 10 10 1 1 1 1 3 3 0 0 0 0

23 CIBODASARI 62.742 5 8 8 13 2 3 0 0 0 0 1 2 0 0

24 BAJA 107.578 4 4 10 9 1 1 1 1 2 2 1 1 0 0

25 GEMBOR 70.546 3 4 18 26 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

26 PERIUK JAYA 40.379 2 5 9 22 1 2 1 2 0 0 1 2 0 0

27 SANGIANG 28.290 2 7 4 14 1 4 1 4 3 11 1 4 0 0

28 BATUCEPER 52.845 5 9 9 17 1 2 1 2 1 2 0 0 0 0

29 PORIS GAGA LAMA 39.074 3 8 9 23 1 3 1 3 2 5 1 3 0 0

30 KED. WETAN 44.885 4 9 11 25 1 2 1 2 0 0 1 2 0 0

31 NEGLASARI 75.925 3 4 8 11 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0

32 BENDA 31.935 4 13 9 28 1 3 0 0 0 0 0 0 0 0

33 JURUMUDI BARU 47.341 3 6 7 15 1 2 1 2 1 2 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.831.511 114 6 283 15 31 2 28 2 32 2 20 1 5 0

*) Rasio per 100.000 penduduk


Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015
111
BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

C. PEMBIAYAAN KESEHATAN

Jumlah anggaran kesehatan yang bersumber pada APBD II Kota


Tangerang sebesar Rp 293.424.592.885,- atau 8,91% dari total APBD
Kota Tangerang sebesar Rp 3.294.192.110.809,-. Persentase
anggaran kesehatan tahun 2015 meningkat jika dibandingkan dengan
tahun 2014 yaitu 8,82%.

Tabel dibawah ini memaparkan jumlah alokasi anggaran


kesehatan dibandingkan dengan total APBD Kota Tangerang dari tahun
2011 sampai dengan tahun 2015.

Tabel 6.8
Alokasi Anggaran Kesehatan Kota Tangerang
Tahun 2011 2015
ALOKASI DANA (Rp)

TAHUN ANGGARAN
APBD II %
KESEHATAN

2011 1.988.072.305.657,22 107.856.736.580,- 5,33

2012 2.469.802.359.546,- 218.789.726.628,- 8,86

2013 3.194.123.620.842,22 447.631.296.689,- 14,01

2014 3.510.664.614.025,- 309.669.782.685,- 8,82

2015 3.294.192.110.809,- 299.495.198.885,- 8,91

Sumber: Subbag Perencanaan Dinkes Kota Tangerang, 2015

Anggaran kesehatan tahun 2018 terdiri dari belanja tidak


langsung sebesar Rp 85.781.338.473,- dan belanja langsung sebesar
Rp 207.643.254.412,-.
112
Pemerintah Kota Tangerang bidang Kesehatan pada Tahun
Anggaran 2015 menerima program/kegiatan dari anggaran Tugas

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VI
SUMBER DAYA KESEHATAN

Pembantuan dari Pemerintah Pusat yaitu Program Bantuan


Operasional Kesehatan (BOK), karena salah satu langkah untuk
mempercepat pencapaian MDGs bidang kesehatan adalah alokasi
sumber daya termasuk anggaran kesehatan harus memadai dari sisi
jumlah dan pemerataan untuk penyelenggaraan pembangunan
kesehatan. Sampai dengan saat ini, salah satu permasalahan dalam
penyediaan sumber daya khususnya anggaran untuk penyelenggaraan
operasional Puskesmas dan jaringannya termasuk UKBM, yang
disediakan oleh daerah masih dirasakan kurang disebagian besar
daerah. Untuk menjaga kesinambungan menerima program/kegiatan
Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), dukungan Pemerintah (c.q
Kementerian Kesehatan) dalam mendukung biaya operasional
Puskesmas pada tahun 2015, masih melanjutkan program BOK
yang sudah berjalan selama 4 tahun. Adapun Alokasi Anggaran untuk
Program BOK sebesar Rp 3.035.303.000,-.

113

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
BAB VII
PENUTUP
PENUTUP

1. KESIMPULAN

Berdasarkan paparan pada bab-bab sebelumnya, maka


disimpulkan bahwa hasil capaian 2015 dibandingkan dengan Standar
Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota adalah
sebagai berikut.

a. Pelayanan Kesehatan Dasar

Pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat adalah fungsi


pemerintah dalam memberikan dan mengurus keperluan
kebutuhan dasar masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf
kesejahteraan rakyat. Indikator-indikator kinerja dalam
pelayanan kesehatan dasar antara lain:

1. Persentase kunjungan (K4) ibu hamil di Kota Tangerang


pada tahun 2015 adalah sebesar 94,80%. Angka ini
menurun jika dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu
sebesar 96,51% dan menjadi tidak mencapai target SPM
yang ditetapkan yaitu sebesar 95% di tahun 2015.

2. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani pada tahun


2015 yaitu sebesar 86,41%, persentasenya menurun
dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu sebesar 89,65%.
Namun angka ini sudah mencapai target SPM yang
ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu 80% di tahun
2015.

3. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan


yang memiliki kompetensi kebidanan pada tahun 2015
adalah sebesar 91,16%, angkanya mengalami kenaikan jika
114
dibandingkan tahun 2014 yaitu 90,27%. Cakupannya sudah
di atas target SPM 2015 yang ditetapkan yaitu sebesar 90%.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
PENUTUP

4. Cakupan pelayanan ibu nifas pada tahun 2015 sebesar


88,87%, angka ini meningkat jika dibandingkan dengan
tahun 2014 sebesar 85,64%. Persentase tahun 2015 belum
mencapai target SPM 2015 yaitu 90%. Diharapkan dapat
ditingkatkan untuk tahun-tahun ke depan.

5. Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani pada


tahun 2015 sebesar 59,27%, angka ini menurun jika
dibandingkan dengan tahun 2014 adalah sebesar 61,58%.
Namun angka ini belum mencapai target SPM yang
ditetapkan yaitu sebesar 80% tahun 2010.

6. Cakupan kunjungan neonatal (KN1) pada tahun 2015


sebesar 95,5% dari seluruh bayi yang ada. Angka ini
mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun
2014 85,5%. Cakupan kunjungan bayi tahun 2015 ini
meningkat dan telah mencapai target yang ditetapkan dalam
SPM yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu 90%
tahun 2010.

7. Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization


(UCI) di Kota Tangerang pada tahun 2014 adalah sebesar
100% dari 104 kelurahan yang ada. Angka ini sama seperti
tahun 2014 sebesar 100%. Angka ini telah mencapai target
SPM yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu 100%
pada tahun 2010.

8. Cakupan pelayanan kesehatan anak balita pada tahun 2015


sebesar 56,47%. Cakupan pelayanan anak balita di Kota
Tangerang pada tahun 2015 belum mencapai target SPM
yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu 90,6% 115
pada tahun 2010.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
PENUTUP

9. Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak


usia 6-24 bulan keluarga miskin pada tahun 2015 adalah
sebesar 100%, angka ini sudah mencapai target SPM yang
ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu 100% di tahun
2010.

10. Cakupan balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan di


Kota Tangerang pada tahun 2015 adalah 100%, angka ini
sudah mencapai target SPM yang ditetapkan Kementrian
Kesehatan RI yaitu 100% di tahun 2010.

11. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat di


Kota Tangerang pada tahun 2015 adalah sebesar 98,34%.
Cakupan tahun 2015 meningkat dibandingkan tahun 2014
yaitu sebesar 94,1%. Angka ini belum mencapai target SPM
yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI yaitu sebesar
100% di tahun 2010, diharapkan beberapa tahun kedepan
angkanya dapat ditingkatkan.

12. Cakupan peserta KB aktif di Kota Tangerang pada tahun


2015 adalah sebesar 78,4%, cakupannya meningkat jika
dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu sebesar 74,6%, akan
tetapi angka ini sudah mencapai target yang ditetapkan
dalam SPM yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu
sebesar 70% pada tahun 2010.

13. Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit


pada tahun 2015 sudah 100% atau seluruh penderita
penyakit yang ditemukan telah diberikan penanganan.

116

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
PENUTUP

b. Pelayanan Kesehatan Rujukan

Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat


miskin pada tahun 2015 di Kota Tangerang adalah sebesar 99,61%,
angka ini belum mencapai target SPM yang ditetapkan Kementrian
Kesehatan RI yaitu 100% di tahun 2015.

Cakupan Pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan


di sarana Kesehatan (RS) di Kota Tangerang pada tahun 2014 adalah
sebesar 100% dari 28 RS yang ada. Angka ini sudah mencapai target
yang ditetapkan SPM yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI yaitu
100% di tahun 2015.

c. Penyelidikan Epidemiologi dan Penggulangan Kejadian


Luar Biasa/KLB

Cakupan kelurahan mengalami KLB yang dilakukan


penyelidikan Epidemiologi <24 jam pada tahun 2015 adalah
sebesar 100%. Angka ini sudah mencapai target SPM yang
ditetapkan Kementrian Kesehatan RI sebesar 100% pada tahun
2015.

d. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Cakupan Kelurahan Siaga aktif pada tahun 2015 di kota


Tangerang adalah sebesar 100% dari 104 kelurahan siaga yang
ada. Angka ini sudah mencapai target SPM yang ditetapkan
Kementrian Kesehatan R I sebesar 100% pada tahun 2015.

Secara umum upaya-upaya yang telah dilakukan dalam


pembangunan kesehatan telah menunjukkan hasil yang cukup 117

baik, namun masih ada beberapa program kesehatan yang


belum mencapai hasil yang optimal.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
PENUTUP

2. SARAN

a. Penyusunan buku Profil kesehatan Kota Tangerang tahun


2015 telah diupayakan untuk lebih baik dari tahun-tahun
sebelumnya, baik dari segi kualitas data maupun analisisnya.
Namun disadari bahwa dalam penyusunan buku Profil
Kesehatan ini masih ditemui banyak hambatan sehingga ada
tabel-tabel yang tidak dapat terisi. Oleh karena itu untuk
penyusunan Profil Kesehatan di tahun-tahun mendatang
diharapkan format tidak selalu berubah tetapi tetap
mengakomodir kebutuhan data dan informasi guna evaluasi
dan perencanaan tahunan kegiatan pembangunan kesehatan.

b. Perlu adanya penjadwalan kegiatan penyusunan Profil


Kesehatan yang ditepati dengan penuh kedisipilan oleh
semua pengelola profil di seluruh jenjang administrasi agar
tidak selalu terjadi keterlambatan penerbitannya sehingga
dapat dimanfaatkan secara optimal guna evidence based
decission making.

c. Ketidak-lengkapan tabel-tabel dalam Profil Kesehatan tahun


2015 ini salah satunya disebabkan karena ada beberapa item
data yang tidak jelas definisi operasionalnya. Oleh karena itu
untuk tahun-tahun mendatang setiap data yang dibutuhkan
perlu disertai dengan definisi operasional yang jelas.

d. Perlu peningkatan kemampuan/ketrampilan pengelola data


oleh pemegang program dalam mencermati data guna
peningkatan validitas data sehingga tidak terulang adanya
data-data yang tidak akurat. 118

e. Perlu dilaksanakan kegiatan rapid survey untuk mendukung


validitas serta keakuratan data Profil kesehatan.

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


BAB VII
PENUTUP

Semoga Buku Profil Kesehatan Tahun 2015 ini dapat bermanfaat.


Kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan Buku Profil
Kesehatan pada tahun-tahun mendatang.

119

Profil Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2015


RESUME PROFIL KESEHATAN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 164.55 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 104 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk (Proyeksi BPS Kota Tangerang, 2014) 934,398 897,113 1,831,511 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km2 11,130 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 38 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 104.16 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 47 45 91.26 % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 17 19 17.72 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 50 43 46.77 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan - - - % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II - - - % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III 3 4 3.56 % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV 9 8 8.37 % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) - - - % Tabel 3

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup - - 36,062 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) - - 1 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal - - 105 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) #DIV/0! #DIV/0! 3 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati - - 15 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) #DIV/0! #DIV/0! 0 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
16 Jumlah Total Balita Mati - - 137 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) #DIV/0! #DIV/0! 4 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 20 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 55 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6

B.2 Angka Kesakitan


19 Tuberkulosis
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
Jumlah kasus baru TB BTA+ 640 365 1,005 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 63.68 36.32 100 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 68 41 55 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 1,017 649 1,666 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 109 72 91 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 8.28 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 17.09 9.84 13.48 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ #REF! % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ #REF! % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ #REF! % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan #REF! per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 86 77 81.4 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 49 18 67 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 33 20 53 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kematian karena AIDS - - - Jiwa Tabel 11
24 Jumlah Kasus Syphilis 149 166 315 Kasus Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani (%) 69.7 67.3 68.54 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 63 54 117 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 7 7 7 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 9.40 % Tabel 15
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 2 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0.12 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 0.78 0.61 0.70 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 67 86 80 % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 83.33 77.78 80.39 % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 0.62 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 1 1 2 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri - % Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis - - - Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) - - - Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) - % Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum - - - Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum - % Tabel 19
Jumlah Kasus Campak 247 239 486 Kasus Tabel 20
Case Fatality Rate Campak 50.82% 49.18% % Tabel 20
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
Jumlah Kasus Polio - - - Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 5 5 10Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 28.28 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 0.86 0.70 0.77 % Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) - - - per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria - - - % Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 0 0 0per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi - - 3% Tabel 24
35 Persentase obesitas - - - % Tabel 25
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 1.29 % Tabel 26
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 35 % Tabel 26
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 100 % Tabel 28

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 99.33 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 94.79 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 91.16 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 88.87 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 91.16 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 81.9 % Tabel 30
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 90 hari 85.57 % Tabel 32
46 Penanganan komplikasi kebidanan 86.41 % Tabel 33
47 Penanganan komplikasi Neonatal - - 59.27 % Tabel 33
48 Peserta KB Aktif 78.4 % Tabel 36
49 Peserta KB Baru 13 % Tabel 36
50 Bayi baru lahir ditimbang #DIV/0! #DIV/0! 100 % Tabel 37
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) #DIV/0! #DIV/0! 0.8 % Tabel 37
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) - - 95.5 % Tabel 38
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) - - 75.1 % Tabel 38
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif - - 67.36 % Tabel 39
55 Pelayanan kesehatan bayi - - 91.6 % Tabel 40
56 Desa/Kelurahan UCI 100 % Tabel 41
57 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 95.84 96.28 96.06 % Tabel 43
58 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 95.44 95.87 95.65 % Tabel 43
59 Bayi Mendapat Vitamin A #REF! #REF! #REF! % Tabel 44
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A #REF! #REF! #REF! % Tabel 44
61 Baduta ditimbang - - 64.44 % Tabel 45
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 0.23 % Tabel 45
63 Pelayanan kesehatan anak balita #REF! #REF! #REF! % Tabel 46
64 Balita ditimbang (D/S) - - 59.60 % Tabel 47
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 0.34 % Tabel 47
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100 100 100 % Tabel 48
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat - - 98.3 %
Tabel 49
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 1.63 Tabel 50
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal 332 sekolah Tabel 51
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 332 sekolah Tabel 51
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 46.51 51.40 48.98 % Tabel 51
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 100 100 100 % Tabel 51
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut 100 100 100 % Tabel 51
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 77.21 % Tabel 52

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase
75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan #REF! % Tabel 53
76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 64.10 90.60 130.80 % Tabel 54
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 6.58 8.68 8.37 % Tabel 54
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 2 2 2 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 1 1 1 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 50 % Tabel 56
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 62 Kali Tabel 56
82 Turn of Interval (TOI) di RS 3 Hari Tabel 56
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 3 Hari Tabel 56

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


84 Rumah Tangga ber-PHBS 61.12 % Tabel 57

C.4 Keadaan Lingkungan


85 Persentase rumah sehat 19.72 % Tabel 58
86 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 69.8 % Tabel 59
87 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 72 % Tabel 60
88 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 3,552.72 % Tabel 61
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
89 Desa STBM - % Tabel 62
90 Tempat-tempat Umum (TTU) memenuhi syarat #REF! % Tabel 63
Tempat Pengelolaan Makanan (TMP) yang sehat #REF! % Tabel 64
TPM tidak memenuhi syarat dibina #DIV/0! % Tabel 65
TPM memenuhi syarat diuji petik #DIV/0! % Tabel 65

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
91 Jumlah Rumah Sakit Umum 29 RS Tabel 67
92 Jumlah Rumah Sakit Khusus 1 RS Tabel 67
93 Jumlah Puskesmas Rawat Inap/PONED - Tabel 67
94 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 33 Tabel 67
Jumlah Puskesmas Keliling 33 Tabel 67
Jumlah Puskesmas pembantu 6 Tabel 67
95 Jumlah Apotek 314 Tabel 67
96 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100 % Tabel 68
97 Jumlah Posyandu 1,075 Posyandu Tabel 69
98 Posyandu Aktif 100 % Tabel 69
99 Rasio posyandu per 100 balita 2 per 100 balita Tabel 69
100 UKBM
Poskesdes - Poskesdes Tabel 70
Polindes - Polindes Tabel 70
Posbindu 33 Posbindu Tabel 70
101 Jumlah Desa/Kelurahan Siaga 104 Desa Tabel 71
102 Persentase Desa/Kelurahan Siaga 100 % Tabel 71

D.2 Tenaga Kesehatan


103 Jumlah Dokter Spesialis 400 289 699 Orang Tabel 72
104 Jumlah Dokter Umum 143 197 344 Orang Tabel 72
105 Rasio Dokter (spesialis+umum) 57 per 100.000 penduduk Tabel 72
106 Jumlah Dokter Gigi 22 114 137 Orang Tabel 72
108 Jumlah Bidan 604 Orang Tabel 73
109 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 67 per 100.000 penduduk Tabel 73
110 Jumlah Perawat 567 1,734 2,319 Orang Tabel 73
111 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 127 per 100.000 penduduk Tabel 73
112 Jumlah Perawat Gigi 12 58 70 Orang Tabel 73
113 Jumlah Tenaga Kefarmasian 44 365 415 Orang Tabel 74
114 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat & Kesehatan Lingkungan 43 125 168 Orang Tabel 75
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
115 Jumlah Tenaga Gizi 7 83 91 Orang Tabel 76
116 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik 29 64 93 Orang Tabel 77
117 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis 120 288 413 Orang Tabel 78
118 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain 34 101 135 Orang Tabel 79
119 Jumlah Tenaga Penunjang/Pendukung Kesehatan 621 963 1,730 Orang Tabel 80

D.3 Pembiayaan Kesehatan


120 Total Anggaran Kesehatan 299,495,198,885 Rp Tabel 81
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota 9 % Tabel 81
122 Anggaran Kesehatan Perkapita 163,524 Rp Tabel 81
TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH DESA + RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN PENDUDUK
(km 2) KELURAHAN TANGGA TANGGA per km 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Ciledug 8.77 8 8 132,822 54,252 2.45 15,145.04
2 Larangan 9.40 8 8 148,151 39,447 3.76 15,760.74
3 Karang Tengah 10.47 7 7 112,631 31,354 3.59 10,757.50
4 Cipondoh 17.91 10 10 210,418 25,164 8.36 11,748.63
5 Pinang 21.59 11 11 168,491 67,073 2.51 7,804.12
6 Tangerang 15.79 8 8 169,574 43,059 3.94 10,739.33
7 Karawaci 13.48 16 16 183,968 63,683 2.89 13,647.48
8 Jatiuwung 14.41 6 6 103,916 46,169 2.25 7,211.38
9 Cibodas 9.61 6 6 170,321 55,748 3.06 17,723.31
10 Periuk 9.54 5 5 139,214 38,365 3.63 14,592.66
11 Batuceper 11.58 7 7 91,920 57,222 1.61 7,937.82
12 Neglasari 16.08 7 7 120,809 36,785 3.28 7,513.00
13 Benda 5.92 5 5 79,276 50,793 1.56 13,391.22

JUMLAH (KAB/KOTA) 164.55 0 104 104 1,831,511 609,114 3 11,130

Sumber: - Proyeksi Disdukcapil Kota Tangerang (2015)


TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6

1 0-4 107,933 103,624 211,557 104.16


2 5-9 60,637 56,088 116,725 108.11
3 10 - 14 64,153 60,415 124,568 106.19
4 15 - 19 62,577 59,112 121,689 105.86
5 20 - 24 76,704 74,409 151,113 103.08
6 25 - 29 81,345 81,629 162,974 99.65
7 30 - 34 94,889 95,284 190,173 99.59
8 35 - 39 93,255 93,079 186,334 100.19
9 40 - 44 81,302 79,107 160,409 102.77
10 45 - 49 66,967 62,436 129,403 107.26
11 50 - 54 50,944 48,827 99,771 104.34
12 55 - 59 39,198 36,286 75,484 108.03
13 60 - 64 27,916 22,381 50,297 124.73
14 65 - 69 13,936 11,071 25,007 125.88
15 70 - 74 6,429 5,848 12,277 109.94
16 75+ 6,213 7,517 13,730 82.65

JUMLAH 934,398 897,113 1,831,511 104.16


ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 37.95

Sumber: - Proyeksi Disdukcapil Kota Tangerang (2015)


TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH PERSENTASE (%)


NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS 765,828 737,401 1,503,229
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
2 701,221 670,591 1,371,812 46.65 44.61 91.26
MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 215,541 208,084 423,625 28.14 28.22 28.18
b. SD/MI 95,072 127,944 223,016 12.41 17.35 14.84
c. SMP/ MTs 127,749 138,626 266,375 16.68 18.80 17.72
d. SMA/ MA 385,266 317,779 703,045 50.31 43.09 46.77
e. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II
g. AKADEMI/DIPLOMA III 23,401 30,168 53,569 3.06 4.09 3.56
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 69,733 56,074 125,807 9.11 7.60 8.37
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR)

Sumber: - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang


TABEL 4

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH KELAHIRAN

NO KECAMATAN NAMA PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN

HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR - - 1,329 1,329
CILEDUG
2 CILEDUG - - 1,338 1,338
3 LARANGAN UTARA - - 1,471 1,471
LARANGAN
4 CIPADU - - 1,432 1,432
5 KARANG TENGAH - - 1,264 1,264
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - 414 414
7 PEDURENAN - - 676 676
8 CIPONDOH - - 1,457 1,457
9 KETAPANG - - 828 828
CIPONDOH
10 GONDRONG - - 796 796
11 PORIS PLAWAD - - 1,235 1,235
12 KUNCIRAN - - 1,261 1,261
13 PINANG KUNCIRAN BARU 854 854
14 PANUNGGANGAN - - 1,090 1,090
15 SUKASARI - - 1,225 1,225
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - 1,284 1,284
17 CIKOKOL - - 848 848
18 KARAWACI BARU - - 1,666 1,666
19 BUGEL - - 951 951
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - 907 907
21 PASAR BARU - - 245 245
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - 2,064 2,064
23 CIBODASARI - - 1,111 1,111
CIBODAS
24 BAJA - - 2,277 2,277
25 GEMBOR - - 1,399 1,399
26 PERIUK PERIUK JAYA - - 693 693
27 SANGIANG - - 542 542
28 BATUCEPER - - 1,057 1,057
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - 746 746
30 KEDAUNG WETAN - - 897 897
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - 1,068 1,068
32 BENDA - - 646 646
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - 991 991

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 36,062 - 36,062


ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) #DIV/0! #DIV/0! 1.00

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 5

JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
a ANAK a ANAK a ANAK
NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYI TOTAL
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 TAJUR - 4 - - 4
CILEDUG
2 CILEDUG - 2 1 1 4
3 LARANGAN UTARA - 3 - 2 5
LARANGAN
4 CIPADU - 2 - 1 3
5 KARANG TENGAH - 1 2 3 6
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - 1 1 1 3
7 PEDURENAN - 4 - - 4
8 CIPONDOH - 4 2 1 7
9 KETAPANG - 4 1 1 6
CIPONDOH
10 GONDRONG - 1 - - 1
11 PORIS PLAWAD - 4 1 1 6
12 KUNCIRAN - 1 - - 1
13 PINANG KUNCIRAN BARU - 3 1 1 5
14 PANUNGGANGAN - 6 1 1 8
15 SUKASARI - 4 - - 4
16 TANGERANG TANAH TINGGI - 5 - - 5
17 CIKOKOL - 2 - - 2
18 KARAWACI BARU - 7 - 2 9
19 BUGEL - 1 - - 1
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - 1 - - 1
21 PASAR BARU - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - 5 2 - 7
23 CIBODASARI - 4 1 - 5
CIBODAS
24 BAJA - 1 - - 1
25 GEMBOR - 1 - - 1
26 PERIUK PERIUK JAYA - 6 - - 6
27 SANGIANG - - - - -
28 BATUCEPER - 7 1 1 9
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - 1 1 - 2
30 KEDAUNG WETAN - 10 - 1 11
NEGLASARI
31 NEGLASARI - 3 - - 3
32 BENDA - 5 - - 5
BENDA
33 JURUMUDI BARU - 2 - - 2

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 105 15 17 ### #####


ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 3 0.42 0.47 4

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KEMATIAN IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH LAHIR JUMLAH KEMATIAN IBU
HIDUP JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS
< 20 tahun 20-34 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 20-34 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 20-34 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 20-34 tahun 35 tahun JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 TAJUR 1,329 - - - - - 1 1 - 1 - 1
CILEDUG
2 CILEDUG 1,338 - 1 - 1 - - - 1 - 1
3 LARANGAN UTARA 1,471 - - - - - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU 1,432 - - - - - - - - - -
5 KARANG TENGAH 1,264 - - - - - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 414 - - - - - - - - - - - - - - - -
7 PEDURENAN 676 - 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1
8 CIPONDOH 1,457 - - - - - - - - - - - - - - - -
9 KETAPANG 828 - - - - - - - - - - - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 796 - - - - - - - - - - - - - - - -
11 PORIS PLAWAD 1,235 - - - - - 2 - 2 - - - - - 2 - 2
12 KUNCIRAN 1,261 - - - - - - - - - - - - - - - -
PINANG KUNCIRAN BARU 854 - - - - - - - - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 1,090 - - - - - - - - - - 1 1 - - 1 1
15 SUKASARI 1,225 - - - - - - - - - - - - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,284 - - 1 1 - - 1 1 - - - - - - 2 2
17 CIKOKOL 848 - - - - - 1 - 1 - - - - - 1 - 1
18 KARAWACI BARU 1,666 - 2 - 2 - - - - - 1 - 1 - 3 - 3
19 BUGEL 951 - - - - - - - - - 1 - 1 - 1 - 1
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 907 - - - - - - - - - - - - - - - -
21 PASAR BARU 245 - - - - - - - - - - - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,064 - - - - - - - - - - - - - - - -
23 CIBODASARI 1,111 - 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1
CIBODAS
24 BAJA 2,277 - - - - - - - - - - - - - - - -
25 GEMBOR 1,399 - - - - - - - - - - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA 693 - - - - - - - - - - - - - - - -
27 SANGIANG 542 - - - - - - - - - - - - - - - -
28 BATUCEPER 1,057 - - 1 1 - 1 - 1 - 1 - 1 - 2 1 3
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 746 - - - - - - - - - - - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN 897 - - - - - - - - - - - - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,068 - 1 - 1 - - 1 1 - 1 - 1 - 2 1 3
32 BENDA 646 - - - - - - - - - - - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 991 - - - - - - - - - - - - - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 36,062 - 6 2 8 - 4 2 6 - 5 1 6 - 15 5 20


ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 55

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang


Keterangan:
TABEL 7

KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU TB BTA+ KASUS TB ANAK
JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO KECAMATAN PUSKESMAS 0-14 TAHUN
L P L P
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 33,552 32,444 65,996 33 60.00 22 40.00 55 33 60.00 22 40.00 55 0 0.00
CILEDUG
2 CILEDUG 34,026 32,800 66,826 21 53.85 18 46.15 39 38 50.67 37 49.33 75 9 12.00
3 LARANGAN UTARA 40,199 39,609 79,808 16 64.00 9 36.00 25 45 62.50 27 37.50 72 11 15.28
LARANGAN
4 CIPADU 34,570 33,774 68,344 27 69.23 12 30.77 39 60 63.16 35 36.84 95 14 14.74
5 KARANG TENGAH 31,083 29,963 61,046 23 65.71 12 34.29 35 30 58.82 21 41.18 51 6 11.76
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 9,785 9,555 19,340 5 35.71 9 64.29 14 14 50.00 14 50.00 28 4 14.29
7 PEDURENAN 16,270 15,973 32,243 6 42.86 8 57.14 14 22 59.46 15 40.54 37 4 10.81
8 CIPONDOH 35,591 34,414 70,005 15 68.18 7 31.82 22 22 61.11 14 38.89 36 7 19.44
9 KETAPANG 19,188 18,814 38,002 9 52.94 8 47.06 17 8 47.06 9 52.94 17 1 5.88
CIPONDOH
10 GONDRONG 20,664 19,603 40,267 12 60.00 8 40.00 20 28 56.00 22 44.00 50 5 10.00
11 PORIS PLAWAD 31,610 30,533 62,143 19 73.08 7 26.92 26 50 58.14 36 41.86 86 7 8.14
12 KUNCIRAN 34,035 32,737 66,772 27 58.70 19 41.30 46 40 62.50 24 37.50 64 1 1.56
13 PINANG KUNCIRAN BARU 22,290 21,661 43,951 2 100.00 0 0.00 2 0 0.00 0 0.00 0 0.00
14 PANUNGGANGAN 29,600 28,168 57,768 35 70.00 15 30.00 50 38 69.09 17 30.91 55 1 1.82
15 SUKASARI 31,479 30,528 62,007 31 65.96 16 34.04 47 75 70.09 32 29.91 107 18 16.82
16 TANGERANG TANAH TINGGI 33,416 31,647 65,063 25 56.82 19 43.18 44 33 57.89 24 42.11 57 3 5.26
17 CIKOKOL 21,576 20,928 42,504 18 64.29 10 35.71 28 32 60.38 21 39.62 53 4 7.55
18 KARAWACI BARU 40,116 39,270 79,386 9 47.37 10 52.63 19 17 48.57 18 51.43 35 0 0.00
19 BUGEL 21,681 21,022 42,703 16 76.19 5 23.81 21 18 75.00 6 25.00 24 1 4.17
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 24,022 23,666 47,688 27 90.00 3 10.00 30 49 69.01 22 30.99 71 9 12.68
21 PASAR BARU 7,300 6,892 14,192 9 69.23 4 30.77 13 9 64.29 5 35.71 14 0 0.00
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 53,891 50,025 103,916 28 70.00 12 30.00 40 60 58.25 43 41.75 103 10 9.71
23 CIBODASARI 31,601 31,142 62,743 14 53.85 12 46.15 26 20 46.51 23 53.49 43 0 0.00
CIBODAS
24 BAJA 55,299 52,279 107,578 65 67.71 31 32.29 96 68 69.39 30 30.61 98 1 1.02
25 GEMBOR 36,037 34,509 70,546 23 57.50 17 42.50 40 29 60.42 19 39.58 48 0 0.00
26 PERIUK PERIUK JAYA 20,584 19,795 40,379 18 62.07 11 37.93 29 23 58.97 16 41.03 39 1 2.56
27 SANGIANG 14,523 13,767 28,290 4 100.00 0 0.00 4 11 68.75 5 31.25 16 3 18.75
28 BATUCEPER 27,059 25,787 52,846 20 71.43 8 28.57 28 20 68.97 9 31.03 29 1 3.45
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 20,052 19,022 39,074 10 43.48 13 56.52 23 23 50.00 23 50.00 46 1 2.17
30 KEDAUNG WETAN 23,316 21,568 44,884 12 80.00 3 20.00 15 27 72.97 10 27.03 37 3 8.11
NEGLASARI
31 NEGLASARI 39,237 36,687 75,924 33 57.89 24 42.11 57 36 58.06 26 41.94 62 4 6.45
32 BENDA 16,481 15,454 31,935 10 90.91 1 9.09 11 15 68.18 7 31.82 22 1 4.55
BENDA
33 JURUMUDI BARU 24,263 23,077 47,340 18 60.00 12 40.00 30 24 58.54 17 41.46 41 8 19.51

JUMLAH (KAB/KOTA) 934,398 897,113 1,831,511 640 63.68 365 36.32 1,005 1,017 61.04 649 38.96 1,666 138 8.28

CNR KASUS BARU TB BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 68.49 40.69 54.87

CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 108.84 72.34 90.96

Sumber: - Proyeksi Disdukcapil Kota Tangerang (2015)


Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

TB PARU
SUSPEK % BTA (+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS BTA (+)
TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 141 250 391 33 22 55 23.40 8.80 14.07
CILEDUG
2 CILEDUG 106 102 208 21 18 39 19.81 17.65 18.75
3 LARANGAN UTARA 46 32 78 16 9 25 34.78 28.13 32.05
LARANGAN
4 CIPADU 121 102 223 27 12 39 22.31 11.76 17.49
5 KARANG TENGAH 146 158 304 23 12 35 15.75 7.59 11.51
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 50 46 96 5 9 14 10.00 19.57 14.58
7 PEDURENAN 186 95 281 6 8 14 3.23 8.42 4.98
8 CIPONDOH 181 152 333 15 7 22 8.29 4.61 6.61
9 KETAPANG 74 157 231 9 8 17 12.16 5.10 7.36
CIPONDOH
10 GONDRONG 59 47 106 12 8 20 20.34 17.02 18.87
11 PORIS PLAWAD 97 80 177 19 7 26 19.59 8.75 14.69
12 KUNCIRAN 158 139 297 27 19 46 17.09 13.67 15.49
13 PINANG KUNCIRAN BARU 12 8 20 2 0 2 16.67 - 10.00
14 PANUNGGANGAN 178 212 390 35 15 50 19.66 7.08 12.82
15 SUKASARI 325 300 625 31 16 47 9.54 5.33 7.52
16 TANGERANG TANAH TINGGI 157 142 299 25 19 44 15.92 13.38 14.72
17 CIKOKOL 24 33 57 18 10 28 75.00 30.30 49.12
18 KARAWACI BARU 92 94 186 9 10 19 9.78 10.64 10.22
19 BUGEL 119 113 232 16 5 21 13.45 4.42 9.05
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 121 82 203 27 3 30 22.31 3.66 14.78
21 PASAR BARU 56 71 127 9 4 13 16.07 5.63 10.24
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 72 69 141 28 12 40 38.89 17.39 28.37
23 CIBODASARI 164 215 379 14 12 26 8.54 5.58 6.86
CIBODAS
24 BAJA 208 168 376 65 31 96 31.25 18.45 25.53
25 GEMBOR 84 72 156 23 17 40 27.38 23.61 25.64
26 PERIUK PERIUK JAYA 126 114 240 18 11 29 14.29 9.65 12.08
27 SANGIANG 22 12 34 4 0 4 18.18 - 11.76
28 BATUCEPER 152 203 355 20 8 28 13.16 3.94 7.89
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 53 69 122 10 13 23 18.87 18.84 18.85
30 KEDAUNG WETAN 78 49 127 12 3 15 15.38 6.12 11.81
NEGLASARI
31 NEGLASARI 196 185 381 33 24 57 16.84 12.97 14.96
32 BENDA 73 85 158 10 1 11 13.70 1.18 6.96
BENDA
33 JURUMUDI BARU 68 54 122 18 12 30 26.47 22.22 24.59

JUMLAH (KAB/KOTA) 3,745 3,710 7,455 640 365 1,005 17.09 9.84 13.48

Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 9

ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE) ANGKA KEBERHASILAN
(COMPLETE RATE) JUMLAH KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI PENGOBATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELAMA PENGOBATAN
L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)

L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 TAJUR 38 19 57 37 97 19 33 56 98 1 3 - 1 2 100 33 100 - - -
CILEDUG
2 CILEDUG 32 18 50 27 84 17 34 44 88 - - 1 6 1 2 84 40 90 - - -
3 LARANGAN UTARA 15 11 26 13 87 11 42 24 92 1 7 - - 1 4 93 42 96 - - -
LARANGAN
4 CIPADU 32 19 51 23 72 17 33 40 78 1 3 - - 1 2 75 33 80 2 - 2
5 KARANG TENGAH 33 22 55 29 88 16 29 45 82 - - - - - - 88 29 82 1 - 1
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 10 5 15 7 70 5 33 12 80 1 10 - - 1 7 80 33 87 - - -
7 PEDURENAN 9 11 20 6 67 11 55 17 85 - - - - - - 67 55 85 - - -
8 CIPONDOH 25 19 44 21 84 14 32 35 80 - - - - - - 84 32 80 - - -
9 KETAPANG 15 6 21 14 93 6 29 20 95 - - - - - - 93 29 95 1 - 1
CIPONDOH
10 GONDRONG 13 7 20 12 92 6 30 18 90 - - - - - - 92 30 90 - - -
11 PORIS PLAWAD 25 15 40 23 92 15 38 38 95 1 4 - - 1 3 96 38 98 1 - 1
12 KUNCIRAN 27 18 45 27 100 15 33 42 93 - - 2 11 2 4 100 44 98 - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 45 34 79 39 87 33 42 72 91 - - - - - - 87 42 91 4 1 5
15 SUKASARI 27 9 36 22 81 8 22 30 83 4 15 - - 4 11 96 22 94 - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI 30 10 40 27 90 9 23 36 90 - - - - - - 90 23 90 1 - 1
17 CIKOKOL 17 9 26 9 53 7 27 16 62 - - - - - - 53 27 62 1 1 2
18 KARAWACI BARU 10 13 23 7 70 13 57 20 87 - - - - - - 70 57 87 1 - 1
19 BUGEL 23 8 31 22 96 8 26 30 97 - - - - - - 96 26 97 - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 16 10 26 16 100 9 35 25 96 - - - - - - 100 35 96 - 1 1
21 PASAR BARU 10 5 15 9 90 5 33 14 93 - - - - - - 90 33 93 - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 19 18 37 18 95 17 46 35 95 - - 1 6 1 3 95 52 97 - - -
23 CIBODASARI 31 10 41 31 100 10 24 41 100 - - - - - - 100 24 100 - - -
CIBODAS
24 BAJA 21 17 38 18 86 15 39 33 87 3 14 - - 3 8 100 39 95 - - -
25 GEMBOR 18 7 25 18 100 6 24 24 96 - - - - - - 100 24 96 - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA 11 7 18 8 73 5 28 13 72 2 18 - - 2 11 91 28 83 - 1 1
27 SANGIANG 2 1 3 2 100 1 33 3 100 - - - - - - 100 33 100 - - -
28 BATUCEPER 22 22 44 20 91 19 43 39 89 - - - - - - 91 43 89 1 - 1
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 9 6 15 9 100 6 40 15 100 - - - - - - 100 40 100 - - -
30 KEDAUNG WETAN 12 16 28 8 67 14 50 22 79 - - - - - - 67 50 79 - 1 1
NEGLASARI
31 NEGLASARI 35 14 49 30 86 12 24 42 86 1 3 1 7 2 4 89 32 90 - - -
32 BENDA 9 5 14 9 100 5 36 14 100 - - - - - - 100 36 100 - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 13 7 20 7 54 4 20 11 55 1 8 - - 1 5 62 20 60 - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 654 398 1,052 568 86.85 358 34.03 926 88.02 16 2.45 5 1.26 21 2.00 89.30 35.29 90.02 13 5 18
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 0.98

Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 10

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENDERITA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 TAJUR 3,874 3,746 7,620 160 154 314 51 31.95 36 23.33 87 27.71
CILEDUG
2 CILEDUG 3,990 3,788 7,778 164 156 320 181 110.11 161 103.16 342 106.72
3 LARANGAN UTARA 4,638 4,570 9,208 191 188 379 65 34.02 61 32.40 126 33.21
LARANGAN
4 CIPADU 3,990 3,898 7,888 164 161 325 116 70.56 106 66.00 222 68.31
5 KARANG TENGAH 3,590 3,460 7,050 148 143 290 370 250.16 338 237.11 708 243.75
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 1,129 1,103 2,232 47 45 92 40 85.99 29 63.82 69 75.03
7 PEDURENAN 1,877 1,843 3,720 77 76 153 25 32.33 27 35.56 52 33.93
8 CIPONDOH 4,110 3,974 8,084 169 164 333 40 23.62 50 30.54 90 27.02
9 KETAPANG 2,214 2,171 4,385 91 89 181 58 63.58 46 51.43 104 57.57
CIPONDOH
10 GONDRONG 2,388 2,266 4,654 98 93 192 106 107.74 81 86.76 187 97.53
11 PORIS PLAWAD 3,650 3,526 7,176 150 145 296 252 167.58 239 164.52 491 166.07
12 KUNCIRAN 3,931 3,781 7,712 162 156 318 179 110.52 186 119.40 365 114.88
13 PINANG KUNCIRAN BARU 2,573 2,501 5,074 106 103 209 11 10.38 9 8.73 20 9.57
14 PANUNGGANGAN 3,420 3,255 6,675 141 134 275 99 70.26 104 77.55 203 73.82
15 SUKASARI 3,635 3,525 7,160 150 145 295 101 67.44 88 60.59 189 64.07
16 TANGERANG TANAH TINGGI 3,862 3,658 7,520 159 151 310 215 135.12 210 139.34 425 137.17
17 CIKOKOL 2,491 2,416 4,907 103 100 202 74 72.10 56 56.26 130 64.30
18 KARAWACI BARU 4,630 4,532 9,162 191 187 377 82 42.99 76 40.70 158 41.86
19 BUGEL 2,503 2,427 4,930 103 100 203 47 45.58 45 45.00 92 45.29
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 2,772 2,730 5,502 114 112 227 134 117.33 120 106.69 254 112.05
21 PASAR BARU 844 797 1,641 35 33 68 53 152.42 45 137.04 98 144.95
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6,234 5,787 12,021 257 238 495 311 121.09 180 75.50 491 99.14
23 CIBODASARI 3,646 3,593 7,239 150 148 298 219 145.79 142 95.93 361 121.04
CIBODAS
24 BAJA 6,392 6,043 12,435 263 249 512 116 44.05 121 48.60 237 46.26
25 GEMBOR 4,163 3,987 8,150 172 164 336 48 27.99 47 28.61 95 28.29
26 PERIUK PERIUK JAYA 2,377 2,286 4,663 98 94 192 56 57.18 46 48.84 102 53.09
27 SANGIANG 1,679 1,591 3,270 69 66 135 41 59.27 49 74.75 90 66.80
28 BATUCEPER 3,127 2,980 6,107 129 123 252 56 43.47 39 31.77 95 37.76
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 2,317 2,198 4,515 95 91 186 326 341.50 224 247.36 550 295.67
30 KEDAUNG WETAN 2,698 2495 5,193 111 103 214 168 151.14 140 136.19 308 143.96
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4,538 4243 8,781 187 175 362 108 57.76 102 58.35 210 58.05
32 BENDA 1,906 1787 3,693 79 74 152 30 38.20 14 19.02 44 28.92
BENDA
33 JURUMUDI BARU 2,804 2667 5,471 116 110 225 49 42.42 57 51.87 106 47.03

JUMLAH (KAB/KOTA) 107,933 103,624 211,557 4,449 4,269 8,719 3,827 86 3,274 77 7,101 81

Sumber: - Proyeksi Disdukcapil Kota Tangerang (2015)


Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang

Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

HIV AIDS SYPHILIS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS


NO KELOMPOK UMUR
PROPORSI PROPORSI PROPORSI
L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P L P L+P KELOMPOK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 < 1 TAHUN - - - - - - - - - - - - - - -

2 1 - 4 TAHUN - - - - - - - - - - - - - - -

3 5 - 14 TAHUN - - - - - - - - - - - - - - -

4 15 - 19 TAHUN 1 - 1 1.49 1 1 2 3.74 6 8 14 - - - -

5 20 - 29 TAHUN 19 10 29 43.28 9 5 14 26.19 39 2 41 - - - -

6 30 - 39 TAHUN 23 4 27 40.30 16 9 25 46.77 70 105 175 - - - -

7 40 - 49 TAHUN 6 2 8 11.94 3 3 6 11.22 17 25 42 - - - -

8 50 - 59 TAHUN - 2 2 2.99 4 1 5 10.21 14 21 35 - - - -

9 60 TAHUN - - - - - 1 1 1.87 3 4 7 - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 49 18 67 33 20 53 149 166 315 - - -

PROPORSI JENIS KELAMIN 73.13 26.87 62.59 37.41 47.36 52.64 - -

Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang

Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

DONOR DARAH
SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING
NO UNIT TRANSFUSI DARAH POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR TERHADAP HIV
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!

Sumber: Dinas Kesehatan


TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

DIARE
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH TARGET DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENEMUAN L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 TAJUR 33,552 32,444 65,996 718 694 1,412 285 39.69 213 30.68 498 35.26
CILEDUG
2 CILEDUG 34,026 32,800 66,826 728 702 1,430 683 93.80 676 96.31 1,359 95.03
3 LARANGAN UTARA 40,199 39,609 79,808 860 848 1,708 155 18.02 177 20.88 332 19.44
LARANGAN
4 CIPADU 34,570 33,774 68,344 740 723 1,463 221 29.87 234 32.38 455 31.11
5 KARANG TENGAH 31,083 29,963 61,046 665 641 1,306 631 94.86 590 92.01 1,221 93.46
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 9,785 9,555 19,340 209 204 414 202 96.47 206 100.74 408 98.58
7 PEDURENAN 16,270 15,973 32,243 348 342 690 349 100.24 259 75.77 608 88.12
8 CIPONDOH 35,591 34,414 70,005 762 736 1,498 373 48.97 317 43.04 690 46.06
9 KETAPANG 19,188 18,814 38,002 411 403 813 213 51.87 118 29.31 331 40.70
CIPONDOH
10 GONDRONG 20,664 19,603 40,267 442 420 862 235 53.14 258 61.50 493 57.21
11 PORIS PLAWAD 31,610 30,533 62,143 676 653 1,330 620 91.65 393 60.15 1,013 76.17
12 KUNCIRAN 34,035 32,737 66,772 728 701 1,429 524 71.94 666 95.07 1,190 83.28
13 PINANG KUNCIRAN BARU 22,290 21,661 43,951 477 464 941 71 14.88 74 15.96 145 15.42
14 PANUNGGANGAN 29,600 28,168 57,768 633 603 1,236 383 60.46 365 60.55 748 60.51
15 SUKASARI 31,479 30,528 62,007 674 653 1,327 232 34.44 243 37.20 475 35.80
16 TANGERANG TANAH TINGGI 33,416 31,647 65,063 715 677 1,392 695 97.19 641 94.65 1,336 95.95
17 CIKOKOL 21,576 20,928 42,504 462 448 910 191 41.37 192 42.87 383 42.11
18 KARAWACI BARU 40,116 39,270 79,386 858 840 1,699 433 50.44 408 48.55 841 49.50
19 BUGEL 21,681 21,022 42,703 464 450 914 214 46.12 219 48.68 433 47.38
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 24,022 23,666 47,688 514 506 1,021 488 94.93 476 93.99 964 94.46
21 PASAR BARU 7,300 6,892 14,192 156 147 304 216 138.27 188 127.47 404 133.02
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 53,891 50,025 103,916 1,153 1,071 2,224 346 30.00 318 29.70 664 29.86
23 CIBODASARI 31,601 31,142 62,743 676 666 1,343 495 73.20 477 71.57 972 72.39
CIBODAS
24 BAJA 55,299 52,279 107,578 1,183 1,119 2,302 495 41.83 517 46.21 1,012 43.96
25 GEMBOR 36,037 34,509 70,546 771 738 1,510 330 42.79 323 43.74 653 43.25
26 PERIUK PERIUK JAYA 20,584 19,795 40,379 440 424 864 207 46.99 233 55.00 440 50.92
27 SANGIANG 14,523 13,767 28,290 311 295 605 211 67.89 242 82.14 453 74.83
28 BATUCEPER 27,059 25,787 52,846 579 552 1,131 415 71.67 441 79.91 856 75.69
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 20,052 19,022 39,074 429 407 836 400 93.22 278 68.29 678 81.08
30 KEDAUNG WETAN 23,316 21,568 44,884 499 462 961 522 104.62 427 92.51 949 98.80
NEGLASARI
31 NEGLASARI 39,237 36,687 75,924 840 785 1,625 2,497 297.38 2,088 265.95 4,585 282.19
32 BENDA 16,481 15,454 31,935 353 331 683 308 87.33 343 103.71 651 95.26
BENDA
33 JURUMUDI BARU 24,263 23,077 47,340 519 494 1,013 296 57.01 326 66.01 622 61.40

JUMLAH (KAB/KOTA) 934,398 897,113 1,831,511 19,996 19,198 39,194 13,936 69.69 12,926 67.33 26,862 68.54
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 214

Sumber: - Proyeksi Disdukcapil Kota Tangerang (2015)


TABEL 14

KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KASUS BARU
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR - - - 1 - 1 1 - 1
CILEDUG
2 CILEDUG - 1 1 4 - 4 4 1 5
3 LARANGAN UTARA - - - - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - - 3 1 4 3 1 4
5 KARANG TENGAH - - - 2 2 4 2 2 4
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - 2 - 2 2 - 2
7 PEDURENAN - - - 1 - 1 1 - 1
8 CIPONDOH - - - 4 4 8 4 4 8
9 KETAPANG - 1 1 1 1 2 1 2 3
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - 1 1 - 1 1
11 PORIS PLAWAD - 1 1 - 3 3 - 4 4
12 KUNCIRAN 1 1 2 8 9 17 9 10 19
13 PINANG KUNCIRAN BARU - 1 1 4 1 5 4 2 6
14 PANUNGGANGAN - - - 2 - 2 2 - 2
15 SUKASARI - 1 1 5 - 5 5 1 6
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - 1 1 2 1 1 2
17 CIKOKOL - - - 2 2 4 2 2 4
18 KARAWACI BARU - - - 1 3 4 1 3 4
19 BUGEL - - - - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - - - - - -
21 PASAR BARU - - - 1 - 1 1 - 1
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - 3 3 6 3 3 6
23 CIBODASARI - - - 1 1 2 1 1 2
CIBODAS
24 BAJA - 1 1 - 1 1 - 2 2
25 GEMBOR - - - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - - - - - -
27 SANGIANG - - - - - - - - -
28 BATUCEPER 1 - 1 2 - 2 3 - 3
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - 2 4 6 2 4 6
30 KEDAUNG WETAN - - - 6 7 13 6 7 13
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - 2 1 3 2 1 3
32 BENDA - - - 1 1 2 1 1 2
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - 2 1 3 2 1 3

JUMLAH (KAB/KOTA) 2 7 9 61 47 108 63 54 117


PROPORSI JENIS KELAMIN 22.22 77.78 56.48 43.52 53.85 46.15
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE) PER 100.000 PENDUDUK 7.36 6.57 6.97

Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
KUSTA
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 TAJUR 1 - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG 5 - - - -
3 LARANGAN UTARA - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU 4 - - - -
5 KARANG TENGAH 4 - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 - - - -
7 PEDURENAN 1 - - - -
8 CIPONDOH 8 1 12.50 - -
9 KETAPANG 3 - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 1 1 100.00 - -
11 PORIS PLAWAD 4 1 25.00 - -
12 KUNCIRAN 19 5 26.32 - -
PINANG KUNCIRAN BARU 6 - - -
14 PANUNGGANGAN 2 - - 1 50.00
15 SUKASARI 6 - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 - - - -
17 CIKOKOL 4 - - - -
18 KARAWACI BARU 4 - - - -
19 BUGEL - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - -
21 PASAR BARU 1 - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6 - - - -
23 CIBODASARI 2 1 50.00 - -
CIBODAS
24 BAJA 2 1 50.00 - -
25 GEMBOR - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - -
27 SANGIANG - - - - -
28 BATUCEPER 3 - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 6 - - 1 16.67
30 KEDAUNG WETAN 13 - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 3 - - - -
32 BENDA 2 - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 1 33.33 - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 117 11 9.40 2 2


ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 0.12
Sumber: - Sie. Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KASUS TERCATAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH

L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR - - 1 - 1 1 - 1
CILEDUG
2 CILEDUG - - - 4 - 4 4 - 4
3 LARANGAN UTARA - - - - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - - 4 1 5 4 1 5
5 KARANG TENGAH - - - 2 2 4 2 2 4
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - 1 - 1 1 - 1
7 PEDURENAN - - - 1 - 1 1 - 1
8 CIPONDOH - - - 4 4 8 4 4 8
9 KETAPANG - 1 1 2 1 3 2 2 4
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - 2 2 - 2 2
11 PORIS PLAWAD - - - 1 4 5 1 4 5
12 KUNCIRAN 1 - 1 9 10 19 10 10 20
PINANG KUNCIRAN BARU - - - 5 1 6 5 1 6
14 PANUNGGANGAN - - - 4 1 5 4 1 5
15 SUKASARI - - - 4 - 4 4 - 4
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - 1 1 2 1 1 2
17 CIKOKOL - - - 1 2 3 1 2 3
18 KARAWACI BARU - - - 1 3 4 1 3 4
19 BUGEL - - - - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - - - - - -
21 PASAR BARU - - - 1 - 1 1 - 1
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - 3 2 5 3 2 5
23 CIBODASARI - - - - 1 1 - 1 1
CIBODAS
24 BAJA - - - 2 - 2 2 - 2
25 GEMBOR - - - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - - - - - -
27 SANGIANG - - - - - - - - -
28 BATUCEPER - - - 2 - 2 2 - 2
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - 1 3 4 1 3 4
30 KEDAUNG WETAN - - - 5 7 12 5 7 12
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - 3 1 4 3 1 4
32 BENDA - - - 1 2 3 1 2 3
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - 3 1 4 3 1 4

JUMLAH (KAB/KOTA) 1 1 2 66 49 115 67 50 117


ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0.78 0.61 0.70

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


a RFT PB a RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PB PENDERITA MB
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 TAJUR - - - - - - - - - 1 - 1 1 100 - - 1 100
CILEDUG
2 CILEDUG - 1 1 - - 1 100 1 100 2 - 2 2 100 - - 2 100
3 LARANGAN UTARA - - - - - - - - - 1 - 1 1 100 - - 1 100
LARANGAN
4 CIPADU - - - - - - - - - 2 - 2 2 100 - - 2 100
5 KARANG TENGAH - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - - - - - - - - 2 2 - - 1 50 1 50.00
7 PEDURENAN - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 CIPONDOH - - - - - - - - - 2 - 2 2 100 - - 2 100
9 KETAPANG - 1 1 - - - - - - 2 - 2 2 100 - - 2 100
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - - - - - - 1 - 1 - - - - - -
11 PORIS PLAWAD - 1 1 - - 1 100 1 100 1 - 1 1 100 - - 1 100
12 KUNCIRAN 1 1 2 - - 1 50 1 50 6 9 15 5 83 6 67 11 73.33
13 PINANG KUNCIRAN BARU - 1 1 - - 1 100 1 100 - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN - - - - - - - - - - 1 1 - - 1 100 1 100
15 SUKASARI - 1 1 - - 1 100 1 100 - - - - - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - - - - - - - - - - - - - - - -
17 CIKOKOL - - - - - - - - - 1 - 1 1 100 - - 1 100
18 KARAWACI BARU 1 - 1 1 100 - - 1 100 - 1 1 - - 1 100 1 100
19 BUGEL - - - - - - - - - - - - - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - - - - - - - - - - - - - - -
21 PASAR BARU - - - - - - - - - - - - - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - - - - - - - - - - - - - - - -
23 CIBODASARI - - - - - - - - - - - - - - - - - -
CIBODAS
24 BAJA - 1 1 - - 1 100 1 100 2 2 4 2 100 1 50 3 75.00
25 GEMBOR - - - - - - - - - - - - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - - - - - - - - - - - - - - -
27 SANGIANG - - - - - - - - - - - - - - - - - -
28 BATUCEPER 1 - 1 1 100 - - 1 100 - - - - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - - - - - - - - - - - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN - - - - - - - - - - 10 10 - - 10 100 10 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - - - - - - - - - - - - - - - -
32 BENDA - - - - - - - - - - 1 1 - - 1 100 1 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - - - - - - - 3 1 4 1 33 - 1 25

JUMLAH (KAB/KOTA) 3 7 10 2 67 6 86 8 80 24 27 51 20 83.33 21 77.78 41 80.39

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP


NO KECAMATAN PUSKESMAS
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4 5
1 TAJUR 17,403 -
CILEDUG
2 CILEDUG 17,622 1
3 LARANGAN UTARA 21,045 -
LARANGAN
4 CIPADU 18,022 -
5 KARANG TENGAH 16,098 1
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 5,100 -
7 PEDURENAN 8,503 -
8 CIPONDOH 18,460 -
9 KETAPANG 10,021 -
CIPONDOH
10 GONDRONG 10,619 -
11 PORIS PLAWAD 16,387 -
12 KUNCIRAN 17,608 -
PINANG KUNCIRAN BARU 11,590 -
14 PANUNGGANGAN 15,233 -
15 SUKASARI 16,351 -
16 TANGERANG TANAH TINGGI 17,157 -
17 CIKOKOL 11,208 -
18 KARAWACI BARU 20,934 -
19 BUGEL 11,261 1
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 12,575 -
21 PASAR BARU 3,742 -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 27,403 -
23 CIBODASARI 16,545 -
CIBODAS
24 BAJA 28,368 -
25 GEMBOR 18,603 -
26 PERIUK PERIUK JAYA 10,648 -
27 SANGIANG 7,460 -
28 BATUCEPER 13,935 -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 10,304 -
30 KEDAUNG WETAN 11,836 -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 20,021 -
32 BENDA 8,421 -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 12,484 -

JUMLAH (KAB/KOTA) 482,967 3


AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 0.62

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang

Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

Catatan : Jumlah penduduk < 15 tahun kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 2, yaitu sebesar: 452,850
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR - - - - - - - - - - - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG - - - - - - - - - - - - - - -
3 LARANGAN UTARA - - - - - - - - - - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - - - - - - - - - - - - - -
5 KARANG TENGAH - - - - - - - - - - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - - - - - - - - - - - - -
7 PEDURENAN - - - - - - - - - - - - - - -
8 CIPONDOH - - - - - - - - - - - - - - -
9 KETAPANG - - - - - - - - - - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - - - - - - - - - - - -
11 PORIS PLAWAD - - - - - - - - - - - - - - -
12 KUNCIRAN - - - - - - - - - - - - - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN - - - - - - - - - - - - - - -
15 SUKASARI - - - - - - - - - - - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - - - - - - - - - - - - -
17 CIKOKOL - - - - - - - - - - - - - - -
18 KARAWACI BARU 1 - 1 - - - - - - - - - - - -
19 BUGEL - - - - - - - - - - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - - - - - - - - - - - -
21 PASAR BARU - - - - - - - - - - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - - - - - - - - - - - - -
23 CIBODASARI - - - - - - - - - - - - - - -
CIBODAS
24 BAJA - - - - - - - - - - - - - - -
25 GEMBOR - - - - - - - - - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - - - - - - - - - - - -
27 SANGIANG - 1 1 - - - - - - - - - - - -
28 BATUCEPER - - - - - - - - - - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - - - - - - - - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN - - - - - - - - - - - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - - - - - - - - - - - - -
32 BENDA - - - - - - - - - - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - - - - - - - - - - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 1 1 2 - - - - - - - - - - - -
CASE FATALITY RATE (%) - - -

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH KASUS PD3I

NO KECAMATAN PUSKESMAS CAMPAK


POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 TAJUR 13 8 21 - - - - - 2 2
CILEDUG
2 CILEDUG 22 20 42 - - - - - - -
3 LARANGAN UTARA 2 1 3 - - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU 3 3 6 - - - - - - -
5 KARANG TENGAH 4 1 5 - - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 0 1 1 - - - - - - -
7 PEDURENAN 8 13 21 - - - - - - -
8 CIPONDOH 3 6 9 - - - - - - -
9 KETAPANG 4 6 10 - - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 18 7 25 - - - - - - -
11 PORIS PLAWAD 0 0 - - - - - - - -
12 KUNCIRAN 13 17 30 - - - - - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 18 26 44 - - - - - - -
15 SUKASARI 9 5 14 - - - - 4 2 6
16 TANGERANG TANAH TINGGI 7 9 16 - - - - - - -
17 CIKOKOL 0 0 - - - - - - - -
18 KARAWACI BARU 12 9 21 - - - - - - -
19 BUGEL 16 17 33 - - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 18 12 30 - - - - - - -
21 PASAR BARU 13 10 23 - - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 13 10 23 - - - - - - -
23 CIBODASARI 7 11 18 - - - - - 1 1
CIBODAS
24 BAJA 4 3 7 - - - - - - -
25 GEMBOR 11 9 20 - - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA 17 12 29 - - - - - - -
27 SANGIANG 0 3 3 - - - - - - -
28 BATUCEPER 0 0 - - - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 0 1 1 - - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN 7 8 15 - - - - 1 - 1
NEGLASARI
31 NEGLASARI 0 3 3 - - - - - - -
32 BENDA 0 0 - - - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 5 8 13 - - - - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 247 239 486 - - - - 5 5 10

PERSENTASE ANGKA KESAKITAN (%) 50.82% 49.18%

CASE FATALITY RATE (%) -

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 7 5 12 1 1 14.29 - 8.33
CILEDUG
2 CILEDUG 8 5 13 - - - -
3 LARANGAN UTARA 11 7 18 - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU 7 15 22 - - - - - -
5 KARANG TENGAH 6 6 12 - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 5 3 8 - - - - - -
7 PEDURENAN 4 8 12 - - - - - -
8 CIPONDOH 6 9 15 - - - - - -
9 KETAPANG 10 24 34 - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 4 6 10 - - - - - -
11 PORIS PLAWAD 11 7 18 - - - - - -
12 KUNCIRAN 4 35 39 - - - - - -
PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 11 15 26 - - - - - -
15 SUKASARI 12 9 21 1 - 1 8.33 - 4.76
16 TANGERANG TANAH TINGGI 12 13 25 - - - - - -
17 CIKOKOL 9 13 22 - - - - - -
18 KARAWACI BARU 4 9 13 - - - - - -
19 BUGEL 6 6 12 - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 5 12 17 - - - - - -
21 PASAR BARU 2 5 7 - 1 1 - 20.00 14.29
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 28 17 45 - - - - - -
23 CIBODASARI 11 7 18 - 1 1 - 14.29 5.56
CIBODAS
24 BAJA 2 5 7 - - - - - -
25 GEMBOR 10 3 13 - - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 9 11 - - - - - -
27 SANGIANG 11 13 24 - - - - - -
28 BATUCEPER 5 5 10 - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 2 4 6 - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN 1 - 1 - - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 5 2 7 - - - - - -
32 BENDA 5 6 11 - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 6 3 9 - - - - - -
- -
JUMLAH (KAB/KOTA) 232 286 518 2 2 4 0.86 0.70 0.77
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 24.83 31.88 28.28

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang

Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SUSPEK MENINGGAL CFR
POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 TAJUR - - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG - - - - -
3 LARANGAN UTARA - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - - - -
5 KARANG TENGAH - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - - -
7 PEDURENAN - - - - -
8 CIPONDOH - - - - -
9 KETAPANG - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - -
11 PORIS PLAWAD - - - - -
12 KUNCIRAN - - - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - -
14 PANUNGGANGAN - - - - -
15 SUKASARI - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - - -
17 CIKOKOL - - - - -
18 KARAWACI BARU - - - - -
19 BUGEL - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - -
21 PASAR BARU - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - - -
23 CIBODASARI - - - - -
CIBODAS
24 BAJA - - - - -
25 GEMBOR - - - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - -
27 SANGIANG - - - - -
28 BATUCEPER - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - - -
30 KEDAUNG WETAN - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - - -
32 BENDA - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) - - - - - - - - - - - - - - -

JUMLAH PENDUDUK BERISIKO

ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO - - -

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 TAJUR - - - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG - - - - - -
3 LARANGAN UTARA - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - - - - -
5 KARANG TENGAH - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - - - -
7 PEDURENAN - - - - - -
8 CIPONDOH - - - - - -
9 KETAPANG - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - - -
11 PORIS PLAWAD - - - - - -
12 KUNCIRAN - - - - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - 2 2
14 PANUNGGANGAN - - - - - -
15 SUKASARI - - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - - - -
17 CIKOKOL - 1 1 - - -
18 KARAWACI BARU - - - - - -
19 BUGEL - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - - - - - -
21 PASAR BARU - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - - - -
23 CIBODASARI - - - - - -
CIBODAS
24 BAJA - - - - - -
25 GEMBOR - - - 1 1 2
26 PERIUK PERIUK JAYA - - - - - -
27 SANGIANG - - - - - -
28 BATUCEPER - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN - - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI - - - - - -
32 BENDA - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU - - - - - -

JUMLAH (KAB/KOTA) - 1 1 1 3 4
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0 0 0

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang

Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK 15 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI


JUMLAH PENDUDUK 15 TAHUN LAKI-LAKI + LAKI-LAKI +
NO KECAMATAN PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
PEREMPUA LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
N PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 47,697 - - 498 802 1,300 2.73
CILEDUG
2 CILEDUG 48,296 - - 441 885 1,326 2.75
3 LARANGAN UTARA 57,687 - - 593 1,347 1,940 3.36
LARANGAN
4 CIPADU 49,397 - - 496 878 1,374 2.78
5 KARANG TENGAH 44,119 - - 236 133 369 0.84
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 13,979 - - 177 52 229 1.64
7 PEDURENAN 23,306 - - 352 706 1,058 4.54
8 CIPONDOH 50,595 - - 1,348 2,454 3,802 7.51
9 KETAPANG 27,468 - - 284 487 771 2.81
CIPONDOH
10 GONDRONG 29,099 - - 96 185 281 0.97
11 PORIS PLAWAD 44,912 - - 1,027 205 1,232 2.74
12 KUNCIRAN 48,256 - - 1,013 70 1,083 2.24
13 PINANG KUNCIRAN BARU 31,766 - - 71 7 78 0.25
14 PANUNGGANGAN 41,745 - - 728 1,131 1,859 4.45
15 SUKASARI 44,815 - - 848 959 1,807 4.03
16 TANGERANG TANAH TINGGI 47,016 - - 310 651 961 2.04
17 CIKOKOL 30,719 - - 399 147 546 1.78
18 KARAWACI BARU 57,380 - - 167 150 317 0.55
19 BUGEL 30,863 - - 285 368 653 2.12
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 34,470 - - 268 377 645 1.87
21 PASAR BARU 10,255 - - 248 263 511 4.98
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 75,081 - - 903 2,847 3,750 4.99
23 CIBODASARI 45,352 - - 1,301 1,518 2,819 6.22
CIBODAS
24 BAJA 77,737 - - 29 100 129 0.17
25 GEMBOR 50,982 - - 180 197 377 0.74
26 PERIUK PERIUK JAYA 29,182 - - 254 483 737 2.53
27 SANGIANG 20,443 - - 498 475 973 4.76
28 BATUCEPER 38,189 - - 281 422 703 1.84
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 28,236 - - 1,027 1,137 2,164 7.66
30 KEDAUNG WETAN 32,429 - - 418 1,154 1,572 4.85
NEGLASARI
31 NEGLASARI 54,860 - - - - - -
32 BENDA 23,075 - - 208 398 606 2.63
BENDA
33 JURUMUDI BARU 34,210 - - 69 270 339 0.99

JUMLAH (KAB/KOTA) - - 1,323,616 - - - - 15,053 21,258 36,311 2.74 -

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 25

PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


BERUSIA 15 TAHUN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
3 LARANGAN UTARA - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
LARANGAN
4 CIPADU - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 2 - - - 2 -
5 KARANG TENGAH - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
7 PEDURENAN - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
8 CIPONDOH - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 33 - 49 - 82 -
9 KETAPANG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
11 PORIS PLAWAD - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
12 KUNCIRAN - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 5 - 24 - 29 -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
14 PANUNGGANGAN - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
15 SUKASARI - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
17 CIKOKOL - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
18 KARAWACI BARU - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
19 BUGEL - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
21 PASAR BARU - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 2 - 1 - 3 -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
23 CIBODASARI - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
CIBODAS
24 BAJA - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - 3 - 3 -
25 GEMBOR - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 5 - 9 - 14 -
26 PERIUK PERIUK JAYA - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
27 SANGIANG - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
28 BATUCEPER - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 72 - 85 - 157 -
30 KEDAUNG WETAN - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 34 - 94 - 128 -
NEGLASARI
31 NEGLASARI - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
32 BENDA - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! - - - - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 2 - 1 - 3 -

JUMLAH (KAB/KOTA) - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 155 - 266 - 421 -

Sumber: - Dinkes Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PEMERIKSAAN LEHER RAHIM


PEREMPUAN IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DAN PAYUDARA
USIA 30-50 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 TAJUR 68 68 100 - 0.00 - 0.00
CILEDUG
2 CILEDUG 96 96 100 - 0.00 - 0.00
3 LARANGAN UTARA 38 38 100 - 0.00 1 2.63
LARANGAN
4 CIPADU 90 90 100 - 0.00 1 1.11
5 KARANG TENGAH 74 74 100 - 0.00 - 0.00
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 28 28 100 - 0.00 - 0.00
7 PEDURENAN 30 30 100 - 0.00 1 3.33
8 CIPONDOH 129 129 100 - 0.00 2 1.55
9 KETAPANG 46 46 100 3 6.52 - 0.00
CIPONDOH
10 GONDRONG 14 14 100 1 7.14 - 0.00
11 PORIS PLAWAD 51 51 100 1 1.96 - 0.00
12 KUNCIRAN 70 70 100 12 17.14 2 2.86
13 PINANG KUNCIRAN BARU 19 19 100 - 0.00 - 0.00
14 PANUNGGANGAN 82 82 100 - 0.00 - 0.00
15 SUKASARI 81 81 100 - 0.00 - 0.00
16 TANGERANG TANAH TINGGI 45 45 100 - 0.00 - 0.00
17 CIKOKOL 31 31 100 - 0.00 - 0.00
18 KARAWACI BARU 81 81 100 1 1.23 - 0.00
19 BUGEL 38 38 100 1 2.63 - 0.00
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 55 55 100 - 0.00 5 9.09
21 PASAR BARU 25 25 100 - 0.00 - 0.00
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 103 103 100 3 2.91 6 5.83
23 CIBODASARI 38 38 100 - 0.00 1 2.63
CIBODAS
24 BAJA 103 103 100 - 0.00 1 0.97
25 GEMBOR 22 22 100 - 0.00 - 0.00
26 PERIUK PERIUK JAYA 38 38 100 - 0.00 1 2.63
27 SANGIANG 19 19 100 - 0.00 - 0.00
28 BATUCEPER 49 49 100 - 0.00 - 0.00
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 39 39 100 - 0.00 1 2.56
30 KEDAUNG WETAN 65 65 100 1 1.54 - 0.00
NEGLASARI
31 NEGLASARI 37 37 100 - 0.00 - 0.00
32 BENDA 27 27 100 - 0.00 - 0.00
BENDA
33 JURUMUDI BARU 51 51 100 - 0.00 - 0.00

JUMLAH (KAB/KOTA) 1,782 1,782 100 23 1.29 22 35.20

Sumber: - Dinkes Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang

Ket: IVA: Inspeksi Visual dengan Asam asetat


CBE: Clinical Breast Examination
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


WAKTU KEJADIAN (TANGGAL) JUMLAH PENDERITA KELOMPOK UMUR PENDERITA JUMLAH KEMATIAN ATTACK RATE (%) CFR (%)
TERANCAM
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH
KEC DESA/KEL DIKETAHUI DITANGGU- AKHIR L P L+P
0-7 8-28 1-11 1-4 5-9 10-14 15-19 20-44 45-54 55-59 60-69 70+
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
LANGI HARI HARI BLN THN THN THN THN THN THN THN THN THN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 Malaria 2 2 2 2 2 1 1 2 - - - - - - - 1 1 - - - - - - 27262 26941 54,203 0.00 0.00 0.00 - - -
2 Susp. Diftheri 2 2 2 2 2 1 1 2 - - - 2 - - - - - - - - - - - 19532 18295 37,827 0.01 0.01 0.01 - - -
3 Flu Burung 1 1 1 1 1 2 - 2 - - - 1 - - - 1 - - - - 2 - 2 15594 15181 30,775 0.01 - 0.01 1 - 1
4 Susp. Mers-COV 2 2 2 2 2 - 2 2 - - - 1 - - - 1 - - - - - - - 21655 20592 42,247 - 0.01 0.00 - - -
5 Susp. Flu Burung 3 3 3 3 3 2 1 3 - - - - 1 - - - - 2 - - - - - 16714 16166 32,880 0.01 0.01 0.01 - - -
6 AFP 3 3 3 3 3 2 1 3 - - - 1 1 1 - - - - - - - - - 27819 27438 55,257 0.01 0.00 0.01 - - -
7 Keracunan Makanan 1 1 1 1 1 1 1 2 - - - - - - - 2 - - - - - - - 4239 4136 8,375 0.02 0.02 0.02 - - -
8 Diare Akut 1 1 1 1 1 9 17 26 - - - - - - - 17 6 2 1 - - - - 8039 8545 16,584 0.11 0.20 0.16 - - -

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KLB DI DESA/KELURAHAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DESA/KELURAHAN
JUMLAH DITANGANI <24 JAM %
1 2 3 4 5 6 7
1 TAJUR 4 - - -
CILEDUG
2 CILEDUG 4 1 1 100
3 LARANGAN UTARA 4 - - -
LARANGAN
4 CIPADU 4 - - -
5 KARANG TENGAH 3 1 1 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 - - -
7 PEDURENAN 2 - - -
8 CIPONDOH 3 1 1 100
9 KETAPANG 2 - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 - - -
11 PORIS PLAWAD 3 1 1 100
12 KUNCIRAN 3 - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU 3 - - -
14 PANUNGGANGAN 5 3 3 100
15 SUKASARI 4 - - -
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 - - -
17 CIKOKOL 2 - - -
18 KARAWACI BARU 6 1 1 100
19 BUGEL 3 1 1 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 5 - - -
21 PASAR BARU 2 - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6 - - -
23 CIBODASARI 2 1 1 100
CIBODAS
24 BAJA 4 - - -
25 GEMBOR 2 - - -
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 1 1 100
27 SANGIANG 1 1 1 100
28 BATUCEPER 4 1 1 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 3 - - -
30 KEDAUNG WETAN 3 - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4 - - -
32 BENDA 2 - - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 1 1 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 104 14 14 100

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 29

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS


PERSALINAN MENDAPAT IBU NIFAS
NO KECAMATAN PUSKESMAS K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES YANKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 TAJUR 1,495 1,599 106.96 1,483 99.20 1,427 1,338 93.76 1,396 97.83 1,338 93.76
CILEDUG
2 CILEDUG 1,514 1,509 99.67 1,451 95.84 1,445 1,341 92.80 1,515 104.84 1,341 92.80
3 LARANGAN UTARA 1,808 1,636 90.49 1,627 89.99 1,726 1,480 85.75 1,552 89.92 1,480 85.75
LARANGAN
4 CIPADU 1,549 1,566 101.10 1,539 99.35 1,478 1,436 97.16 1,471 99.53 1,436 97.16
5 KARANG TENGAH 1,383 1,388 100.36 1,359 98.26 1,320 1,265 95.83 1,185 89.77 1,265 95.83
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 438 432 98.63 426 97.26 418 415 99.28 687 164.35 415 99.28
7 PEDURENAN 731 797 109.03 724 99.04 697 679 97.42 630 90.39 679 97.42
8 CIPONDOH 1,586 1,518 95.71 1,507 95.02 1,514 1,460 96.43 1,468 96.96 1,460 96.43
9 KETAPANG 861 904 104.99 846 98.26 822 812 98.78 886 107.79 812 98.78
CIPONDOH
10 GONDRONG 912 840 92.11 838 91.89 871 797 91.50 882 101.26 797 91.50
11 PORIS PLAWAD 1,408 1,405 99.79 1,357 96.38 1,344 1,240 92.26 1,271 94.57 1,240 92.26
12 KUNCIRAN 1,513 1,547 102.25 1,418 93.72 1,444 1,267 87.74 1,153 79.85 1,267 87.74
PINANG KUNCIRAN BARU 996 997 100.10 974 97.79 951 855 89.91 713 74.97 855 89.91
14 PANUNGGANGAN 1,309 1,341 102.44 1,261 96.33 1,250 1,099 87.92 1,099 87.92 1,099 87.92
15 SUKASARI 1,405 1,440 102.49 1,383 98.43 1,341 1,230 91.72 1,206 89.93 1,230 91.72
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,474 1,539 104.41 1,411 95.73 1,407 1,296 92.11 1,265 89.91 1,296 92.11
17 CIKOKOL 963 959 99.58 948 98.44 919 852 92.71 864 94.02 852 92.71
18 KARAWACI BARU 1,799 1,855 103.11 1,750 97.28 1,717 1,678 97.73 1,594 92.84 1,678 97.73
19 BUGEL 968 968 100.00 945 97.62 924 874 94.59 757 81.93 874 94.59
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 1,081 1,022 94.54 1,011 93.52 1,031 935 90.69 897 87.00 935 90.69
21 PASAR BARU 322 324 100.62 277 86.02 307 245 79.80 189 61.56 245 79.80
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,355 2,401 101.95 2,255 95.75 2,248 2,070 92.08 2,031 90.35 2,070 92.08
23 CIBODASARI 1,422 1,489 104.71 1,365 95.99 1,357 1,116 82.24 1,117 82.31 1,116 82.24
CIBODAS
24 BAJA 2,438 2,454 100.66 2,347 96.27 2,327 2,277 97.85 1,926 82.77 2,277 97.85
25 GEMBOR 1,599 1,616 101.06 1,553 97.12 1,526 1,401 91.81 1,254 82.18 1,401 91.81
26 PERIUK PERIUK JAYA 915 931 101.75 894 97.70 873 697 79.84 596 68.27 697 79.84
27 SANGIANG 641 663 103.43 631 98.44 612 545 89.05 594 97.06 545 89.05
28 BATUCEPER 1,197 1,231 102.84 1,172 97.91 1,143 1,067 93.35 1,027 89.85 1,067 93.35
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 885 890 100.56 870 98.31 845 749 88.64 771 91.24 749 88.64
30 KEDAUNG WETAN 1,017 935 91.94 886 87.12 971 802 82.60 689 70.96 802 82.60
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,720 1,219 70.87 1,108 64.42 1,642 1,155 70.34 901 54.87 1,155 70.34
32 BENDA 724 675 93.23 669 92.40 691 647 93.63 676 97.83 647 93.63
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,073 1,134 105.68 1,055 98.32 1,024 992 96.88 945 92.29 992 96.88

JUMLAH (KAB/KOTA) 41,501 41,224 99.33 39,340 94.79 39,616 36,112 91.16 35,207 88.87 36,112 91.16
TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 TAJUR 1,495 466 31.17 324 21.67 191 12.78 88 5.89 10 0.67 613 41.00
CILEDUG
2 CILEDUG 1,514 239 15.79 294 19.42 309 20.41 303 20.01 250 16.51 1,156 76.35
3 LARANGAN UTARA 1,808 1,481 81.91 1,517 83.90 - - - - - - 1,517 83.90
LARANGAN
4 CIPADU 1,549 59 3.81 334 21.56 311 20.08 381 24.60 507 32.73 1,533 98.97
5 KARANG TENGAH 1,383 716 51.77 621 44.90 461 33.33 288 20.82 57 4.12 1,427 103.18
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 438 382 87.21 69 15.75 69 15.75 97 22.15 130 29.68 365 83.33
7 PEDURENAN 731 118 16.14 182 24.90 172 23.53 150 20.52 130 17.78 634 86.73
8 CIPONDOH 1,586 126 7.94 212 13.37 342 21.56 354 22.32 353 22.26 1,261 79.51
9 KETAPANG 861 269 31.24 278 32.29 260 30.20 211 24.51 188 21.84 937 108.83
CIPONDOH
10 GONDRONG 912 692 75.88 566 62.06 101 11.07 81 8.88 82 8.99 830 91.01
11 PORIS PLAWAD 1,408 - - 7 0.50 62 4.40 175 12.43 698 49.57 942 66.90
12 KUNCIRAN 1,513 95 6.28 187 12.36 302 19.96 374 24.72 400 26.44 1,263 83.48
13 PINANG KUNCIRAN BARU 996 96 9.64 125 12.55 217 21.79 273 27.41 267 26.81 882 88.55
14 PANUNGGANGAN 1,309 119 9.09 323 24.68 330 25.21 279 21.31 176 13.45 1,108 84.64
15 SUKASARI 1,405 231 16.44 263 18.72 270 19.22 266 18.93 278 19.79 1,077 76.65
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,474 - - 5 0.34 32 2.17 487 33.04 551 37.38 1,075 72.93
17 CIKOKOL 963 614 63.76 454 47.14 202 20.98 177 18.38 159 16.51 992 103.01
18 KARAWACI BARU 1,799 1,756 97.61 670 37.24 456 25.35 319 17.73 252 14.01 1,697 94.33
19 BUGEL 968 219 22.62 208 21.49 238 24.59 199 20.56 198 20.45 843 87.09
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 1,081 109 10.08 230 21.28 204 18.87 201 18.59 185 17.11 820 75.86
21 PASAR BARU 322 30 9.32 56 17.39 54 16.77 17 5.28 21 6.52 148 45.96
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,355 570 24.20 545 23.14 572 24.29 491 20.85 494 20.98 2,102 89.26
23 CIBODASARI 1,422 1,109 77.99 1,066 74.96 34 2.39 19 1.34 9 0.63 1,128 79.32
CIBODAS
24 BAJA 2,438 2,149 88.15 977 40.07 641 26.29 340 13.95 159 6.52 2,117 86.83
25 GEMBOR 1,599 385 24.08 418 26.14 421 26.33 312 19.51 80 5.00 1,231 76.99
26 PERIUK PERIUK JAYA 915 233 25.46 202 22.08 192 20.98 194 21.20 230 25.14 818 89.40
27 SANGIANG 641 22 3.43 144 22.46 148 23.09 125 19.50 98 15.29 515 80.34
28 BATUCEPER 1,197 147 12.28 147 12.28 173 14.45 115 9.61 235 19.63 670 55.97
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 885 82 9.27 66 7.46 64 7.23 53 5.99 35 3.95 218 24.63
30 KEDAUNG WETAN 1,017 420 41.30 303 29.79 291 28.61 215 21.14 222 21.83 1,031 101.38
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,720 394 22.91 353 20.52 310 18.02 282 16.40 256 14.88 1,201 69.83
32 BENDA 724 233 32.18 237 32.73 173 23.90 142 19.61 141 19.48 693 95.72
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,073 5 0.47 280 26.10 320 29.82 275 25.63 262 24.42 1,137 105.96

JUMLAH (KAB/KOTA) 41,501 13,566 32.69 11,663 28.10 7,922 19.09 7,283 17.55 7,113 17.14 33,981 81.88

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 TAJUR 17,159 377 2.20 232 1.35 146 0.85 98 0.57 - -
CILEDUG
2 CILEDUG 17,375 - - - - 46 0.26 47 0.27 25 0.14
3 LARANGAN UTARA 20,750 - - 8 0.04 31 0.15 30 0.14 25 0.12
LARANGAN
4 CIPADU 17,769 1,194 6.72 1,738 9.78 2,364 13.30 3,334 18.76 8,618 48.50
5 KARANG TENGAH 15,872 491 3.09 411 2.59 226 1.42 168 1.06 49 0.31
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 5,029 - - - - - - - - - -
7 PEDURENAN 8,383 74 0.88 92 1.10 102 1.22 89 1.06 78 0.93
8 CIPONDOH 18,201 6 0.03 94 0.52 212 1.16 230 1.26 683 3.75
9 KETAPANG 9,881 - - - - - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG 10,471 49 0.47 43 0.41 22 0.21 36 0.34 46 0.44
11 PORIS PLAWAD 16,157 - - - - - - - - - -
12 KUNCIRAN 17,361 50 0.29 64 0.37 78 0.45 90 0.52 72 0.41
13 PINANG KUNCIRAN BARU 11,427 - - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 15,020 43 0.29 110 0.73 137 0.91 139 0.93 93 0.62
15 SUKASARI 16,122 26 0.16 22 0.14 21 0.13 11 0.07 20 0.12
16 TANGERANG TANAH TINGGI 16,916 - - - - 48 0.28 47 0.28 51 0.30
17 CIKOKOL 11,051 210 1.90 255 2.31 215 1.95 225 2.04 140 1.27
18 KARAWACI BARU 20,640 19 0.09 - - - - - - - -
19 BUGEL 11,103 43 0.39 24 0.22 76 0.68 51 0.46 157 1.41
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 12,399 - - - - - - - - - -
21 PASAR BARU 3,690 24 0.65 28 0.76 36 0.98 7 0.19 3 0.08
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 27,018 673 2.49 751 2.78 764 2.83 751 2.78 781 2.89
23 CIBODASARI 16,313 11 0.07 - - - - - - - -
CIBODAS
24 BAJA 27,970 270 0.97 350 1.25 359 1.28 285 1.02 217 0.78
25 GEMBOR 18,342 36 0.20 76 0.41 175 0.95 110 0.60 61 0.33
26 PERIUK PERIUK JAYA 10,498 52 0.50 50 0.48 25 0.24 35 0.33 38 0.36
27 SANGIANG 7,355 5 0.07 16 0.22 22 0.30 18 0.24 24 0.33
28 BATUCEPER 13,740 786 5.72 1,831 13.33 2,065 15.03 1,479 10.76 1,509 10.98
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 10,159 2 0.02 - - - - - - - -
30 KEDAUNG WETAN 11,670 177 1.52 42 0.36 - - - - - -
NEGLASARI
31 NEGLASARI 19,740 - - - - - - - - - -
32 BENDA 8,303 13 0.16 22 0.26 19 0.23 18 0.22 16 0.19
BENDA
33 JURUMUDI BARU 12,309 57 0.46 230 1.87 324 2.63 386 3.14 835 6.78

JUMLAH (KAB/KOTA) 476,193 4,688 0.98 6,489 1.36 7,513 1.58 7,684 1.61 13,541 2.84

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 TAJUR 1,495 1,468 98.19 1,376 92.04
CILEDUG
2 CILEDUG 1,514 1,509 99.67 1,285 84.87
3 LARANGAN UTARA 1,808 1,843 101.94 1,622 89.71
LARANGAN
4 CIPADU 1,549 1,646 106.26 1,475 95.22
5 KARANG TENGAH 1,383 1,388 100.36 1,193 86.26
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 438 425 97.03 335 76.48
7 PEDURENAN 731 729 99.73 631 86.32
8 CIPONDOH 1,586 1,395 87.96 1,257 79.26
9 KETAPANG 861 904 104.99 752 87.34
CIPONDOH
10 GONDRONG 912 908 99.56 795 87.17
11 PORIS PLAWAD 1,408 1,406 99.86 1,317 93.54
12 KUNCIRAN 1,513 1,954 129.15 1,662 109.85
13 PINANG KUNCIRAN BARU 996 1,294 129.92 1,091 109.54
14 PANUNGGANGAN 1,309 1,115 85.18 1,023 78.15
15 SUKASARI 1,405 1,376 97.94 1,225 87.19
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,474 1,468 99.59 1,281 86.91
17 CIKOKOL 963 1,001 103.95 875 90.86
18 KARAWACI BARU 1,799 1,673 93.00 1,462 81.27
19 BUGEL 968 984 101.65 923 95.35
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 1,081 948 87.70 849 78.54
21 PASAR BARU 322 344 106.83 235 72.98
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,355 2,168 92.06 2,024 85.94
23 CIBODASARI 1,422 1,520 106.89 1,329 93.46
CIBODAS
24 BAJA 2,438 2,293 94.05 1,929 79.12
25 GEMBOR 1,599 1,539 96.25 1,312 82.05
26 PERIUK PERIUK JAYA 915 1,187 129.73 933 101.97
27 SANGIANG 641 713 111.23 567 88.46
28 BATUCEPER 1,197 822 68.67 675 56.39
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 885 875 98.87 788 89.04
30 KEDAUNG WETAN 1,017 969 95.28 828 81.42
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,720 1,028 59.77 710 41.28
32 BENDA 724 753 104.01 659 91.02
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,073 1,069 99.63 996 92.82

JUMLAH (KAB/KOTA) 41,501 40,714 98.37 35,414 85.57

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PERKIRAAN PENANGANAN
PERKIRAAN NEONATAL PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL
BUMIL KOMPLIKASI JUMLAH BAYI
JUMLAH KOMPLIKASI
NO KECAMATAN PUSKESMAS DENGAN KEBIDANAN L P L+P
IBU HAMIL
KOMPLIKASI
KEBIDANAN S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 TAJUR 1,495 299 257 85.95 691 688 1,379 104 103 207 - - 138 66.7
CILEDUG
2 CILEDUG 1,514 303 274 90.49 701 676 1,377 105 101 207 - - 110 53.3
3 LARANGAN UTARA 1,808 362 353 97.62 828 816 1,644 124 122 247 - - 184 74.6
LARANGAN
4 CIPADU 1,549 310 291 93.93 712 696 1,408 107 104 211 - - 94 44.5
5 KARANG TENGAH 1,383 277 233 84.24 640 617 1,257 96 93 189 - - 95 50.4
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 438 88 74 84.47 202 197 399 30 30 60 - - 24 40.1
7 PEDURENAN 731 146 129 88.24 335 329 664 50 49 100 - - 63 63.3
8 CIPONDOH 1,586 317 278 87.64 733 709 1,442 110 106 216 - - 205 94.8
9 KETAPANG 861 172 164 95.24 395 388 783 59 58 117 - - 72 61.3
CIPONDOH
10 GONDRONG 912 182 158 86.62 426 404 830 64 61 125 - - 63 50.6
11 PORIS PLAWAD 1,408 282 233 82.74 651 629 1,280 98 94 192 - - 158 82.3
12 KUNCIRAN 1,513 303 242 79.97 701 674 1,375 105 101 206 - - 80 38.8
PINANG KUNCIRAN BARU 996 199 168 84.34 459 446 905 69 67 136 - - 40 29.5
14 PANUNGGANGAN 1,309 262 259 98.93 610 580 1,190 92 87 179 - - 144 80.7
15 SUKASARI 1,405 281 183 65.12 648 629 1,277 97 94 192 - - 31 16.2
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,474 295 292 99.05 688 652 1,340 103 98 201 - - 218 108.5
17 CIKOKOL 963 193 171 88.79 444 431 875 67 65 131 - - 89 67.8
18 KARAWACI BARU 1,799 360 355 98.67 826 809 1,635 124 121 245 - - 254 103.6
19 BUGEL 968 194 182 94.01 447 433 880 67 65 132 - - 107 81.1
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 1,081 216 172 79.56 495 488 983 74 73 147 - - 90 61.0
21 PASAR BARU 322 64 58 90.06 150 142 292 23 21 44 - - 1 2.3
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,355 471 300 63.69 1,110 1,031 2,141 167 155 321 - - 122 38.0
23 CIBODASARI 1,422 284 252 88.61 651 642 1,293 98 96 194 - - 141 72.7
CIBODAS
24 BAJA 2,438 488 361 74.04 1,139 1,077 2,216 171 162 332 - - 150 45.1
25 GEMBOR 1,599 320 317 99.12 742 711 1,453 111 107 218 - - 168 77.1
26 PERIUK PERIUK JAYA 915 183 163 89.07 424 408 832 64 61 125 - - 45 36.1
27 SANGIANG 641 128 124 96.72 299 284 583 45 43 87 - - 46 52.6
28 BATUCEPER 1,197 239 211 88.14 557 531 1,088 84 80 163 - - 59 36.2
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 885 177 166 93.79 413 392 805 62 59 121 - - 89 73.7
30 KEDAUNG WETAN 1,017 203 139 68.34 480 444 924 72 67 139 - - 83 59.9
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,720 344 292 84.88 808 756 1,564 121 113 235 - - 126 53.7
32 BENDA 724 145 136 93.92 340 318 658 51 48 99 - - 56 56.7
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,073 215 185 86.21 500 475 975 75 71 146 - - 11 7.5

JUMLAH (KAB/KOTA) 41,501 8,300 7,172 86.41 19,249 18,481 37,729 2,887 2,775 5,662 - - 3,356 59.27

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: -Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang
TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PESERTA KB AKTIF
SASARAN MKJP NON MKJP % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP +
PUS OBAT LAIN + NON
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % KONDOM % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % NON MKJP
VAGINA NYA MKJP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 TAJUR 11,219 1,072 12.9 0 - 158 1.9 307 3.7 1,537 18.5 69 0.8 3,972 47.7 2,750 33.0 0 - 0 - 6,791 81.5 8,328 100
CILEDUG
2 CILEDUG 11,360 1,276 12.6 0 - 94 0.9 184 1.8 1,554 15.4 162 1.6 4,953 49.0 3,430 34.0 0 - 0 - 8,545 84.6 10,099 100
3 LARANGAN UTARA 13,567 895 9.6 0 - 169 1.8 401 4.3 1,465 15.8 399 4.3 5,497 59.2 1,926 20.7 0 - 0 - 7,822 84.2 9,287 100
LARANGAN
4 CIPADU 11,628 424 4.7 0 - 4 0.0 95 1.1 523 5.8 68 0.8 5,462 60.5 2,969 32.9 0 - 0 - 8,499 94.2 9,022 100
5 KARANG TENGAH 10,378 555 6.1 0 - 2 0.0 76 0.8 633 6.9 263 2.9 5,313 58.3 2,910 31.9 0 - 0 - 8,486 93.1 9,119 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 3,288 192 9.8 0 - 70 3.6 70 3.6 332 17.0 26 1.3 1,328 68.1 264 13.5 0 - 0 - 1,618 83.0 1,950 100
7 PEDURENAN 5,481 615 13.7 0 - 185 4.1 187 4.2 987 21.9 150 3.3 2,257 50.1 1,109 24.6 0 - 0 - 3,516 78.1 4,503 100
8 CIPONDOH 11,901 295 2.9 42 0.41 103 1.0 120 1.2 560 5.4 481 4.7 6,226 60.4 3,044 29.5 0 - 0 - 9,751 94.6 10,311 100
9 KETAPANG 6,460 94 1.9 0 - 68 1.4 129 2.6 291 5.9 8 0.2 3,313 66.8 1,347 27.2 0 - 0 - 4,668 94.1 4,959 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 6,846 1,090 21.2 16 0.31 25 0.5 814 15.9 1,945 37.9 401 7.8 1,552 30.2 1,234 24.0 0 - 0 - 3,187 62.1 5,132 100
11 PORIS PLAWAD 10,564 719 7.6 0 - 103 1.1 302 3.2 1,124 11.9 60 0.6 6,309 67.0 1,920 20.4 0 - 0 - 8,289 88.1 9,413 100
12 KUNCIRAN 11,351 1,302 14.1 0 - 42 0.5 959 10.4 2,303 24.9 279 3.0 3,787 41.0 2,872 31.1 0 - 0 - 6,938 75.1 9,241 100
PINANG KUNCIRAN BARU 7,472 825 12.2 0 - 23 0.3 899 13.2 1,747 25.7 543 8.0 2,260 33.3 2,239 33.0 0 - 0 - 5,042 74.3 6,789 100
14 PANUNGGANGAN 9,820 1,585 19.1 64 0.77 110 1.3 399 4.8 2,158 26.0 0 0.0 3,965 47.7 2,192 26.4 0 - 0 - 6,157 74.0 8,315 100
15 SUKASARI 10,541 1,237 15.5 0 - 4 0.1 168 2.1 1,409 17.7 66 0.8 5,319 66.7 1,182 14.8 0 - 0 - 6,567 82.3 7,976 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 11,061 213 2.6 0 - 220 2.7 261 3.2 694 8.5 455 5.6 5,080 62.1 1,948 23.8 0 - 0 - 7,483 91.5 8,177 100
17 CIKOKOL 7,226 851 14.5 0 - 55 0.9 166 2.8 1,072 18.3 25 0.4 3,456 58.9 1,312 22.4 0 - 0 - 4,793 81.7 5,865 100
18 KARAWACI BARU 13,496 1,197 9.6 0 - 215 1.7 804 6.4 2,216 17.7 307 2.5 5,896 47.2 4,077 32.6 0 - 0 - 10,280 82.3 12,496 100
19 BUGEL 7,259 981 16.6 0 - 278 4.7 381 6.5 1,640 27.8 499 8.5 2,092 35.5 1,665 28.2 0 - 0 - 4,256 72.2 5,896 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 8,107 454 8.1 0 - 6 0.1 149 2.6 609 10.8 137 2.4 3,942 70.0 941 16.7 0 - 0 - 5,020 89.2 5,629 100
21 PASAR BARU 2,413 71 5.7 0 - 7 0.6 22 1.8 100 8.0 12 1.0 993 79.2 148 11.8 0 - 0 - 1,153 92.0 1,253 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 17,666 646 3.9 0 - 239 1.4 545 3.3 1,430 8.5 169 1.0 11,018 65.9 4,111 24.6 0 - 0 - 15,298 91.5 16,728 100
23 CIBODASARI 10,666 450 5.8 0 - 149 1.9 219 2.8 818 10.5 1,205 15.4 3,192 40.8 2,611 33.4 0 - 0 - 7,008 89.5 7,826 100
CIBODAS
24 BAJA 18,288 529 6.3 0 - 103 1.2 118 1.4 750 8.9 64 0.8 4,695 55.6 2,932 34.7 0 - 0 - 7,691 91.1 8,441 100
25 GEMBOR 11,993 774 8.6 0 - 208 2.3 431 4.8 1,413 15.6 183 2.0 4,903 54.2 2,542 28.1 0 - 0 - 7,628 84.4 9,041 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 6,864 1,047 18.0 0 - 43 0.7 153 2.6 1,243 21.4 309 5.3 2,373 40.8 1,893 32.5 0 - 0 - 4,575 78.6 5,818 100
27 SANGIANG 4,809 299 8.0 0 - 37 1.0 70 1.9 406 10.9 131 3.5 1,980 53.1 1,210 32.5 0 - 0 - 3,321 89.1 3,727 100
28 BATUCEPER 8,974 695 8.4 0 - 285 3.4 418 5.0 1,398 16.9 141 1.7 5,433 65.6 1,314 15.9 0 - 0 - 6,888 83.1 8,286 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 6,643 760 12.6 0 - 66 1.1 451 7.5 1,277 21.2 23 0.4 2,425 40.3 2,291 38.1 0 - 0 - 4,739 78.8 6,016 100
30 KEDAUNG WETAN 7,630 207 3.0 0 - 50 0.7 240 3.5 497 7.3 242 3.6 4,239 62.2 1,838 27.0 0 - 0 - 6,319 92.7 6,816 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 12,907 253 2.9 0 - 161 1.8 238 2.7 652 7.5 71 0.8 5,115 58.6 2,892 33.1 0 - 0 - 8,078 92.5 8,730 100
32 BENDA 5,429 570 18.3 0 - 75 2.4 369 11.9 1,014 32.6 140 4.5 910 29.3 1,045 33.6 0 - 0 - 2,095 67.4 3,109 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 8,048 84 1.4 0 - 23 0.4 70 1.2 177 3.0 40 0.7 4,120 69.6 1,582 26.7 0 - 0 - 5,742 97.0 5,919 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 311,357 22,257 7.1 122.00 0.05 3,380 1.1 10,215 3.3 35,974 11.6 7,128 2.3 133,375 42.8 67,740 21.8 - - - - 208,243 66.9 244,217 78.44

Sumber: -Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang

Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang


TABEL 35

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PESERTA KB BARU
SASARAN MKJP NON MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP + % MKJP +
PUS IM KON OBAT LAIN
IUD % MOP % MOW % % JUMLAH % % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % NON MKJP NON MKJP
PLAN DOM VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 TAJUR 11,219 61 15.9 - 0.0 - 0.0 17 4.4 78 20.3 - 0.0 250 65.1 56 14.6 - 0.0 - 0.0 306 79.7 384 100
CILEDUG
2 CILEDUG 11,360 113 22.2 - 0.0 - 0.0 4 0.8 117 23.0 - 0.0 289 56.9 102 20.1 - 0.0 - 0.0 391 77.0 508 100
3 LARANGAN UTARA 13,567 32 3.5 - 0.0 - 0.0 22 2.4 54 6.0 11 1.2 588 65.1 250 27.7 - 0.0 - 0.0 849 94.0 903 100
LARANGAN
4 CIPADU 11,628 47 5.8 - 0.0 - 0.0 11 1.4 58 7.2 9 1.1 519 64.1 224 27.7 - 0.0 - 0.0 752 92.8 810 100
5 KARANG TENGAH 10,378 59 6.8 - 0.0 - 0.0 12 1.4 71 8.2 3 0.3 537 61.7 260 29.9 - 0.0 - 0.0 800 91.8 871 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 3,288 11 2.8 - 0.0 2 0.5 8 2.1 21 5.4 - 0.0 365 94.6 - 0.0 - 0.0 - 0.0 365 94.6 386 100
7 PEDURENAN 5,481 68 11.1 - 0.0 - 0.0 10 1.6 78 12.8 - 0.0 398 65.1 135 22.1 - 0.0 - 0.0 533 87.2 611 100
8 CIPONDOH 11,901 13 1.1 - 0.0 3 0.3 14 1.2 30 2.6 113 10.0 831 73.3 160 14.1 - 0.0 - 0.0 1,104 97.4 1,134 100
9 KETAPANG 6,460 42 5.1 - 0.0 - 0.0 146 17.8 188 22.9 13 1.6 401 48.8 220 26.8 - 0.0 - 0.0 634 77.1 822 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 6,846 84 11.0 - 0.0 - 0.0 68 8.9 152 19.9 57 7.5 357 46.7 199 26.0 - 0.0 - 0.0 613 80.1 765 100
11 PORIS PLAWAD 10,564 68 5.9 - 0.0 7 0.6 14 1.2 89 7.7 - 0.0 881 75.9 190 16.4 - 0.0 - 0.0 1,071 92.3 1,160 100
12 KUNCIRAN 11,351 36 4.9 - 0.0 - 0.0 8 1.1 44 6.0 6 0.8 436 59.8 243 33.3 - 0.0 - 0.0 685 94.0 729 100
PINANG KUNCIRAN BARU 7,472 8 0.9 - 0.0 - 0.0 22 2.6 30 3.5 10 1.2 504 59.4 304 35.8 - 0.0 - 0.0 818 96.5 848 100
14 PANUNGGANGAN 9,820 57 6.1 - 0.0 - 0.0 20 2.1 77 8.3 - 0.0 594 63.8 260 27.9 - 0.0 - 0.0 854 91.7 931 100
15 SUKASARI 10,541 35 3.6 - 0.0 - 0.0 12 1.2 47 4.8 1 0.1 761 78.1 166 17.0 - 0.0 - 0.0 928 95.2 975 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 11,061 12 0.9 - 0.0 - 0.0 35 2.8 47 3.7 14 1.1 723 56.9 486 38.3 - 0.0 - 0.0 1,223 96.3 1,270 100
17 CIKOKOL 7,226 10 2.2 - 0.0 3 0.7 14 3.1 27 6.0 - 0.0 331 73.4 93 20.6 - 0.0 - 0.0 424 94.0 451 100
18 KARAWACI BARU 13,496 12 1.5 - 0.0 - 0.0 22 2.8 34 4.3 4 0.5 608 77.1 143 18.1 - 0.0 - 0.0 755 95.7 789 100
19 BUGEL 7,259 19 3.1 - 0.0 - 0.0 28 4.6 47 7.7 34 5.6 317 52.1 210 34.5 - 0.0 - 0.0 561 92.3 608 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 8,107 30 20.7 - 0.0 - 0.0 16 11.0 46 31.7 2 1.4 81 55.9 16 11.0 - 0.0 - 0.0 99 68.3 145 100
21 PASAR BARU 2,413 11 10.5 - 0.0 - 0.0 1 1.0 12 11.4 3 2.9 88 83.8 2 1.9 - 0.0 - 0.0 93 88.6 105 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 17,666 48 1.7 - 0.0 - 0.0 56 2.0 104 3.7 - 0.0 1,853 65.2 884 31.1 - 0.0 - 0.0 2,737 96.3 2,841 100
23 CIBODASARI 10,666 59 2.2 - 0.0 - 0.0 43 1.6 102 3.8 535 20.0 1,158 43.3 882 32.9 - 0.0 - 0.0 2,575 96.2 2,677 100
CIBODAS
24 BAJA 18,288 21 0.7 - 0.0 - 0.0 14 0.5 35 1.2 1,784 60.8 983 33.5 130 4.4 - 0.0 - 0.0 2,897 98.8 2,932 100
25 GEMBOR 11,993 47 3.4 - 0.0 - 0.0 29 2.1 76 5.5 3 0.2 1,141 82.4 164 11.8 - 0.0 - 0.0 1,308 94.5 1,384 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 6,864 9 2.1 - 0.0 3 0.7 8 1.9 20 4.7 2 0.5 280 65.3 127 29.6 - 0.0 - 0.0 409 95.3 429 100
27 SANGIANG 4,809 299 6.6 - 0.0 - 0.0 75 1.7 374 8.2 142 3.1 2,403 52.9 1,624 35.7 - 0.0 - 0.0 4,169 91.8 4,543 100
28 BATUCEPER 8,974 48 4.3 - 0.0 5 0.4 2 0.2 55 4.9 15 1.3 1,008 89.4 50 4.4 - 0.0 - 0.0 1,073 95.1 1,128 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 6,643 13 3.6 - 0.0 4 1.1 24 6.7 41 11.5 - 0.0 202 56.4 115 32.1 - 0.0 - 0.0 317 88.5 358 100
30 KEDAUNG WETAN 7,630 11 0.8 - 0.0 8 0.6 11 0.8 30 2.2 78 5.7 826 60.0 443 32.2 - 0.0 - 0.0 1,347 97.8 1,377 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 12,907 69 2.8 - 0.0 - 0.0 36 1.4 105 4.2 72 2.9 1,750 69.7 582 23.2 - 0.0 - 0.0 2,404 95.8 2,509 100
32 BENDA 5,429 264 6.9 - 0.0 - 0.0 118 3.1 382 10.0 75 2.0 1,577 41.3 1,787 46.8 - 0.0 - 0.0 3,439 90.0 3,821 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 8,048 6 0.7 - 0.0 - 0.0 4 0.5 10 1.2 1 0.1 666 82.4 131 16.2 - 0.0 - 0.0 798 98.8 808 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 311,357 1,722 0.6 0 0.0 35 0.0 924 0.3 2,681 0.9 2,987 1.0 23,706 7.6 10,638 3.4 0 0.0 0 0.0 37,331 12.0 40,012 12.9

Sumber: -Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang

Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang


TABEL 36

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PESERTA KB AKTIF PESERTA KB BARU


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 TAJUR 11,219 8,328 74.23 384 3.42
CILEDUG
2 CILEDUG 11,360 10,099 88.90 508 4.47
3 LARANGAN UTARA 13,567 9,287 68.45 903 6.66
LARANGAN
4 CIPADU 11,628 9,022 77.59 810 6.97
5 KARANG TENGAH 10,378 9,119 87.87 871 8.39
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 3,288 1,950 59.31 386 11.74
7 PEDURENAN 5,481 4,503 82.16 611 11.15
8 CIPONDOH 11,901 10,311 86.64 1,134 9.53
9 KETAPANG 6,460 4,959 76.76 822 12.72
CIPONDOH
10 GONDRONG 6,846 5,132 74.96 765 11.17
11 PORIS PLAWAD 10,564 9,413 89.10 1,160 10.98
12 KUNCIRAN 11,351 9,241 81.41 729 6.42
PINANG KUNCIRAN BARU 7,472 6,789 90.86 848 11.35
14 PANUNGGANGAN 9,820 8,315 84.67 931 9.48
15 SUKASARI 10,541 7,976 75.67 975 9.25
16 TANGERANG TANAH TINGGI 11,061 8,177 73.93 1,270 11.48
17 CIKOKOL 7,226 5,865 81.17 451 6.24
18 KARAWACI BARU 13,496 12,496 92.59 789 5.85
19 BUGEL 7,259 5,896 81.22 608 8.38
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 8,107 5,629 69.43 145 1.79
21 PASAR BARU 2,413 1,253 51.93 105 4.35
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 17,666 16,728 94.69 2,841 16.08
23 CIBODASARI 10,666 7,826 73.37 2,677 25.10
CIBODAS
24 BAJA 18,288 8,441 46.16 2,932 16.03
25 GEMBOR 11,993 9,041 75.39 1,384 11.54
26 PERIUK PERIUK JAYA 6,864 5,818 84.76 429 6.25
27 SANGIANG 4,809 3,727 77.50 4,580 95.24
28 BATUCEPER 8,974 8,286 92.33 1,128 12.57
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 6,643 6,016 90.56 358 5.39
30 KEDAUNG WETAN 7,630 6,816 89.33 1,377 18.05
NEGLASARI
31 NEGLASARI 12,907 8,730 67.64 2,509 19.44
32 BENDA 5,429 3,109 57.27 3,821 70.38
BENDA
33 JURUMUDI BARU 8,048 5,919 73.55 808 10.04

JUMLAH (KAB/KOTA) 311,357 244,217 78.44 40,049 12.86

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: -Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang
TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 1,329 #DIV/0! #DIV/0! 1,329 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.1
CILEDUG
2 CILEDUG 1,338 #DIV/0! #DIV/0! 1,338 100 #DIV/0! #DIV/0! 9 0.7
3 LARANGAN UTARA 1,471 #DIV/0! #DIV/0! 1,471 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.1
LARANGAN
4 CIPADU 1,432 #DIV/0! #DIV/0! 1,432 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
5 KARANG TENGAH 1,264 #DIV/0! #DIV/0! 1,264 100 #DIV/0! #DIV/0! 13 1.0
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 414 #DIV/0! #DIV/0! 414 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.2
7 PEDURENAN 676 #DIV/0! #DIV/0! 676 100 #DIV/0! #DIV/0! 10 1.5
8 CIPONDOH 1,457 #DIV/0! #DIV/0! 1,457 100 #DIV/0! #DIV/0! 6 0.4
9 KETAPANG 828 #DIV/0! #DIV/0! 828 100 #DIV/0! #DIV/0! 15 1.8
CIPONDOH
10 GONDRONG 796 #DIV/0! #DIV/0! 796 100 #DIV/0! #DIV/0! 2 0.3
11 PORIS PLAWAD 1,235 #DIV/0! #DIV/0! 1,235 100 #DIV/0! #DIV/0! 27 2.2
12 KUNCIRAN 1,261 #DIV/0! #DIV/0! 1,261 100 #DIV/0! #DIV/0! 4 0.3
13 PINANG KUNCIRAN BARU 854 #DIV/0! #DIV/0! 854 100 #DIV/0! #DIV/0! 4 0.5
14 PANUNGGANGAN 1,090 #DIV/0! #DIV/0! 1,090 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.1
15 SUKASARI 1,225 #DIV/0! #DIV/0! 1,225 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,284 #DIV/0! #DIV/0! 1,284 100 #DIV/0! #DIV/0! 7 0.5
17 CIKOKOL 848 #DIV/0! #DIV/0! 848 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
18 KARAWACI BARU 1,666 #DIV/0! #DIV/0! 1,666 100 #DIV/0! #DIV/0! 20 1.2
19 BUGEL 951 #DIV/0! #DIV/0! 951 100 #DIV/0! #DIV/0! 36 3.8
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 907 #DIV/0! #DIV/0! 907 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
21 PASAR BARU 245 #DIV/0! #DIV/0! 245 100 #DIV/0! #DIV/0! 2 0.8
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,064 #DIV/0! #DIV/0! 2,064 100 #DIV/0! #DIV/0! 61 3.0
23 CIBODASARI 1,111 #DIV/0! #DIV/0! 1,111 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.1
CIBODAS
24 BAJA 2,277 #DIV/0! #DIV/0! 2,277 100 #DIV/0! #DIV/0! 9 0.4
25 GEMBOR 1,399 #DIV/0! #DIV/0! 1,399 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
26 PERIUK PERIUK JAYA 693 #DIV/0! #DIV/0! 693 100 #DIV/0! #DIV/0! 9 1.3
27 SANGIANG 542 #DIV/0! #DIV/0! 542 100 #DIV/0! #DIV/0! 1 0.2
28 BATUCEPER 1,057 #DIV/0! #DIV/0! 1,057 100 #DIV/0! #DIV/0! 3 0.3
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 746 #DIV/0! #DIV/0! 746 100 #DIV/0! #DIV/0! 10 1.3
30 KEDAUNG WETAN 897 #DIV/0! #DIV/0! 897 100 #DIV/0! #DIV/0! 46 5.1
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,068 #DIV/0! #DIV/0! 1,068 100 #DIV/0! #DIV/0! - 0.0
32 BENDA 646 #DIV/0! #DIV/0! 646 100 #DIV/0! #DIV/0! 2 0.3
BENDA
33 JURUMUDI BARU 991 #DIV/0! #DIV/0! 991 100 #DIV/0! #DIV/0! 3 0.3

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 36,062 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 36,062 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 304 0.8

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 691 688 1,379 0 0 1,333 96.7 0 - 1,117 81.0
CILEDUG
2 CILEDUG 701 676 1,377 0 0 1,340 97.3 0 - 1,212 88.0
3 LARANGAN UTARA 828 816 1,644 0 0 1,474 89.7 0 - 722 43.9
LARANGAN
4 CIPADU 712 696 1,408 0 0 1,345 95.5 0 - 1,276 90.6
5 KARANG TENGAH 640 617 1,257 0 0 1,235 98.2 0 - 965 76.8
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 202 197 399 0 0 387 97.0 0 - 230 57.6
7 PEDURENAN 335 329 664 0 0 597 89.9 0 - 607 91.4
8 CIPONDOH 733 709 1,442 0 0 1,429 99.1 0 - 1,163 80.7
9 KETAPANG 395 388 783 0 0 756 96.6 0 - 817 104.3
CIPONDOH
10 GONDRONG 426 404 830 0 0 797 96.0 0 - 597 71.9
11 PORIS PLAWAD 651 629 1,280 0 0 1,267 99.0 0 - 1,117 87.3
12 KUNCIRAN 701 674 1,375 0 0 1,367 99.4 0 - 1,052 76.5
PINANG KUNCIRAN BARU 459 446 905 0 0 867 95.8 0 - 507 56.0
14 PANUNGGANGAN 610 580 1,190 0 0 1,096 92.1 0 - 464 39.0
15 SUKASARI 648 629 1,277 0 0 1,228 96.2 0 - 1,113 87.2
16 TANGERANG TANAH TINGGI 688 652 1,340 0 0 1,289 96.2 0 - 1,156 86.3
17 CIKOKOL 444 431 875 0 0 850 97.1 0 - 789 90.2
18 KARAWACI BARU 826 809 1,635 0 0 1,598 97.7 0 - 1,266 77.4
19 BUGEL 447 433 880 0 0 856 97.3 0 - 553 62.8
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 495 488 983 0 0 908 92.4 0 - 944 96.0
21 PASAR BARU 150 142 292 0 0 275 94.2 0 - 172 58.9
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 1,110 1,031 2,141 0 0 2,068 96.6 0 - 1,619 75.6
23 CIBODASARI 651 642 1,293 0 0 1,288 99.6 0 - 929 71.8
CIBODAS
24 BAJA 1,139 1,077 2,216 0 0 2,198 99.2 0 - 1,978 89.3
25 GEMBOR 742 711 1,453 0 0 1,399 96.3 0 - 1,285 88.4
26 PERIUK PERIUK JAYA 424 408 832 0 0 697 83.8 0 - 545 65.5
27 SANGIANG 299 284 583 0 0 542 93.0 0 - 431 73.9
28 BATUCEPER 557 531 1,088 0 0 1,063 97.7 0 - 1,032 94.9
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 413 392 805 0 0 747 92.8 0 - 543 67.5
30 KEDAUNG WETAN 480 444 924 0 0 876 94.8 0 - 678 73.4
NEGLASARI
31 NEGLASARI 808 756 1,564 0 0 1,250 79.9 0 - 607 38.8
32 BENDA 340 318 658 0 0 645 98.0 0 - 329 50.0
BENDA
33 JURUMUDI BARU 500 475 975 0 0 969 99.4 0 - 503 51.6

JUMLAH (KAB/KOTA) 19,249 18,481 37,729 0 0.0 0 0.0 36,036 95.5 0 0.0 0 0.0 28,318 75.1

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH ANAK BAYI (0-6
USIA 0-6 BULAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS bulan) YANG KE POSYANDU
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 344 #DIV/0! #DIV/0! 332 96.51
CILEDUG
2 CILEDUG 318 #DIV/0! #DIV/0! 248 77.99
3 LARANGAN UTARA 384 #DIV/0! #DIV/0! 244 63.54
LARANGAN
4 CIPADU 341 #DIV/0! #DIV/0! 298 87.39
5 KARANG TENGAH 452 #DIV/0! #DIV/0! 407 90.04
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 194 #DIV/0! #DIV/0! 137 70.62
7 PEDURENAN 91 #DIV/0! #DIV/0! 85 93.41
8 CIPONDOH 258 #DIV/0! #DIV/0! 229 88.76
9 KETAPANG 61 #DIV/0! #DIV/0! 56 91.80
CIPONDOH
10 GONDRONG 16 #DIV/0! #DIV/0! 16 100.00
11 PORIS PLAWAD 368 #DIV/0! #DIV/0! 162 44.02
12 KUNCIRAN 730 #DIV/0! #DIV/0! 442 60.55
PINANG KUNCIRAN BARU 179 #DIV/0! #DIV/0! 113 63.13
14 PANUNGGANGAN 75 #DIV/0! #DIV/0! 61 81.33
15 SUKASARI 371 #DIV/0! #DIV/0! 139 37.47
16 TANGERANG TANAH TINGGI 231 #DIV/0! #DIV/0! 102 44.16
17 CIKOKOL 218 #DIV/0! #DIV/0! 160 73.39
18 KARAWACI BARU 38 #DIV/0! #DIV/0! 38 100.00
19 BUGEL 322 #DIV/0! #DIV/0! 203 63.04
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 268 #DIV/0! #DIV/0! 96 35.82
21 PASAR BARU 137 #DIV/0! #DIV/0! 93 67.88
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 480 #DIV/0! #DIV/0! 276 57.50
23 CIBODASARI 115 #DIV/0! #DIV/0! 84 73.04
CIBODAS
24 BAJA 263 #DIV/0! #DIV/0! 227 86.31
25 GEMBOR 278 #DIV/0! #DIV/0! 184 66.19
26 PERIUK PERIUK JAYA 285 #DIV/0! #DIV/0! 177 62.11
27 SANGIANG 144 #DIV/0! #DIV/0! 138 95.83
28 BATUCEPER 51 #DIV/0! #DIV/0! 51 100.00
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 161 #DIV/0! #DIV/0! 104 64.60
30 KEDAUNG WETAN 278 #DIV/0! #DIV/0! 148 53.24
NEGLASARI
31 NEGLASARI 219 #DIV/0! #DIV/0! 122 55.71
32 BENDA 326 #DIV/0! #DIV/0! 180 55.21
BENDA
33 JURUMUDI BARU 131 #DIV/0! #DIV/0! 122 93.13

JUMLAH (KAB/KOTA) 8,127 5,474 67.36

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 691 688 1,379 0.0 0.0 1,241 89.99
CILEDUG
2 CILEDUG 701 676 1,377 0.0 0.0 1,257 91.29
3 LARANGAN UTARA 828 816 1,644 0.0 0.0 1,508 91.73
LARANGAN
4 CIPADU 712 696 1,408 0.0 0.0 1,282 91.05
5 KARANG TENGAH 640 617 1,257 0.0 0.0 1,151 91.57
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 202 197 399 0.0 0.0 364 91.23
7 PEDURENAN 335 329 664 0.0 0.0 610 91.87
8 CIPONDOH 733 709 1,442 0.0 0.0 1,325 91.89
9 KETAPANG 395 388 783 0.0 0.0 719 91.83
CIPONDOH
10 GONDRONG 426 404 830 0.0 0.0 755 90.96
11 PORIS PLAWAD 651 629 1,280 0.0 0.0 1,167 91.17
12 KUNCIRAN 701 674 1,375 0.0 0.0 1,199 87.20
PINANG KUNCIRAN BARU 459 446 905 0.0 0.0 879 97.13
14 PANUNGGANGAN 610 580 1,190 0.0 0.0 1,093 91.85
15 SUKASARI 648 629 1,277 0.0 0.0 1,173 91.86
16 TANGERANG TANAH TINGGI 688 652 1,340 0.0 0.0 1,250 93.28
17 CIKOKOL 444 431 875 0.0 0.0 822 93.94
18 KARAWACI BARU 826 809 1,635 0.0 0.0 1,492 91.25
19 BUGEL 447 433 880 0.0 0.0 802 91.14
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 495 488 983 0.0 0.0 896 91.15
21 PASAR BARU 150 142 292 0.0 0.0 270 92.47
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 1,110 1,031 2,141 0.0 0.0 1,948 90.99
23 CIBODASARI 651 642 1,293 0.0 0.0 1,189 91.96
CIBODAS
24 BAJA 1,139 1,077 2,216 0.0 0.0 2,027 91.47
25 GEMBOR 742 711 1,453 0.0 0.0 1,330 91.53
26 PERIUK PERIUK JAYA 424 408 832 0.0 0.0 762 91.59
27 SANGIANG 299 284 583 0.0 0.0 531 91.08
28 BATUCEPER 557 531 1,088 0.0 0.0 996 91.54
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 413 392 805 0.0 0.0 739 91.80
30 KEDAUNG WETAN 480 444 924 0.0 0.0 857 92.75
NEGLASARI
31 NEGLASARI 808 756 1,564 0.0 0.0 1,427 91.24
32 BENDA 340 318 658 0.0 0.0 602 91.49
BENDA
33 JURUMUDI BARU 500 475 975 0.0 0.0 892 91.49

JUMLAH (KAB/KOTA) 19,249 18,481 37,729 0.0 0.0 34,555 91.59

Sumber: Sie. Kesehatan Ibu dan Anak, Dinas Kesehatan Kota Tangerang
TABEL 41

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UNIVERSAL CHILD IMMUNIZATION (UCI) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH DESA/KELURAHAN % DESA/KELURAHAN


NO KECAMATAN PUSKESMAS
DESA/KELURAHAN UCI UCI

1 2 3 4 5 6
1 TAJUR 4 4 100
CILEDUG
2 CILEDUG 4 4 100
3 LARANGAN UTARA 4 4 100
LARANGAN
4 CIPADU 4 4 100
5 KARANG TENGAH 3 3 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 2 100
7 PEDURENAN 2 2 100
8 CIPONDOH 3 3 100
9 KETAPANG 2 2 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 2 100
11 PORIS PLAWAD 3 3 100
12 KUNCIRAN 3 3 100
PINANG KUNCIRAN BARU 3 3 100
14 PANUNGGANGAN 5 5 100
15 SUKASARI 4 4 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 2 100
17 CIKOKOL 2 2 100
18 KARAWACI BARU 6 6 100
19 BUGEL 3 3 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 5 5 100
21 PASAR BARU 2 2 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6 6 100
23 CIBODASARI 2 2 100
CIBODAS
24 BAJA 4 4 100
25 GEMBOR 2 2 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 2 100
27 SANGIANG 1 1 100
28 BATUCEPER 4 4 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 3 3 100
30 KEDAUNG WETAN 3 3 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4 4 100
32 BENDA 2 2 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 3 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 104 104 100

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI Hb < 7 hari BCG
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 691 688 1,379 659 95.37 636 92.44 1295 93.91 651 94.21 651 94.62 1,302 94.42
CILEDUG
2 CILEDUG 701 676 1,377 618 88.16 613 90.68 1231 89.40 724 103.28 612 90.53 1,336 97.02
3 LARANGAN UTARA 828 816 1,644 748 90.34 761 93.26 1509 91.79 808 97.58 800 98.04 1,608 97.81
LARANGAN
4 CIPADU 712 696 1,408 672 94.38 670 96.26 1342 95.31 691 97.05 646 92.82 1,337 94.96
5 KARANG TENGAH 640 617 1,257 612 95.63 621 100.65 1233 98.09 618 96.56 617 100.00 1,235 98.25
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 202 197 399 197 97.52 182 92.39 379 94.99 202 100.00 190 96.45 392 98.25
7 PEDURENAN 335 329 664 302 90.15 296 89.97 598 90.06 330 98.51 324 98.48 654 98.49
8 CIPONDOH 733 709 1,442 701 95.63 691 97.46 1392 96.53 700 95.50 686 96.76 1,386 96.12
9 KETAPANG 395 388 783 398 100.76 373 96.13 771 98.47 391 98.99 376 96.91 767 97.96
CIPONDOH
10 GONDRONG 426 404 830 382 89.67 407 100.74 789 95.06 352 82.63 437 108.17 789 95.06
11 PORIS PLAWAD 651 629 1,280 650 99.85 590 93.80 1240 96.88 650 99.85 597 94.91 1,247 97.42
12 KUNCIRAN 701 674 1,375 604 86.16 636 94.36 1240 90.18 648 92.44 658 97.63 1,306 94.98
13 PINANG KUNCIRAN BARU 459 446 905 391 85.19 422 94.62 813 89.83 429 93.46 428 95.96 857 94.70
14 PANUNGGANGAN 610 580 1,190 519 85.08 536 92.41 1055 88.66 595 97.54 558 96.21 1,153 96.89
15 SUKASARI 648 629 1,277 614 94.75 609 96.82 1223 95.77 620 95.68 609 96.82 1,229 96.24
16 TANGERANG TANAH TINGGI 688 652 1,340 636 92.44 586 89.88 1222 91.19 675 98.11 646 99.08 1,321 98.58
17 CIKOKOL 444 431 875 418 94.14 408 94.66 826 94.40 427 96.17 431 100.00 858 98.06
18 KARAWACI BARU 826 809 1,635 751 90.92 809 100.00 1560 95.41 802 97.09 780 96.42 1,582 96.76
19 BUGEL 447 433 880 426 95.30 409 94.46 835 94.89 437 97.76 420 97.00 857 97.39
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 495 488 983 407 82.22 393 80.53 800 81.38 478 96.57 458 93.85 936 95.22
21 PASAR BARU 150 142 292 148 98.67 131 92.25 279 95.55 144 96.00 138 97.18 282 96.58
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 1,110 1,031 2,141 1,023 92.16 1,010 97.96 2033 94.96 1,011 91.08 1,018 98.74 2,029 94.77
23 CIBODASARI 651 642 1,293 643 98.77 602 93.77 1245 96.29 624 95.85 625 97.35 1,249 96.60
CIBODAS
24 BAJA 1,139 1,077 2,216 1,068 93.77 1,041 96.66 2109 95.17 1,078 94.64 1,041 96.66 2,119 95.62
25 GEMBOR 742 711 1,453 607 81.81 580 81.58 1187 81.69 720 97.04 696 97.89 1,416 97.45
26 PERIUK PERIUK JAYA 424 408 832 377 88.92 372 91.18 749 90.02 414 97.64 397 97.30 811 97.48
27 SANGIANG 299 284 583 250 83.61 273 96.13 523 89.71 272 90.97 298 104.93 570 97.77
28 BATUCEPER 557 531 1,088 482 86.54 515 96.99 997 91.64 525 94.25 526 99.06 1,051 96.60
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 413 392 805 382 92.49 342 87.24 724 89.94 393 95.16 380 96.94 773 96.02
30 KEDAUNG WETAN 480 444 924 466 97.08 401 90.32 867 93.83 468 97.50 444 100.00 912 98.70
NEGLASARI
31 NEGLASARI 808 756 1,564 695 86.01 721 95.37 1416 90.54 736 91.09 752 99.47 1,488 95.14
32 BENDA 340 318 658 298 87.65 293 92.14 591 89.82 329 96.76 317 99.69 646 98.18
BENDA
33 JURUMUDI BARU 500 475 975 471 94.20 436 91.79 907 93.03 491 98.20 465 97.89 956 98.05

JUMLAH (KAB/KOTA) 19,249 18,481 37,729 17,615 91.51 17,365 93.96 34,980 92.71 18,433 95.76 18,021 97.51 36,454 96.62

Sumber: - BPS Kota Tangerang


Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang
TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK, DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BAYI DIIMUNISASI
SURVIVING INFANT DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4a CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 TAJUR 661 639 1,301 634 95.85 615 96.19 1,249 96.02 632 95.55 617 96.50 1,249 96.02 633 95.70 613 95.88 1,246 95.79 625 94.49 616 96.35 1,241 95.40
CILEDUG
2 CILEDUG 670 647 1,317 678 101.18 597 92.27 1,275 96.80 670 99.99 603 93.19 1,273 96.65 648 96.70 609 94.12 1,257 95.44 648 96.70 609 94.12 1,257 95.44
3 LARANGAN UTARA 792 781 1,573 763 96.34 761 97.38 1,524 96.86 763 96.34 761 97.38 1,524 96.86 764 96.46 759 97.13 1,523 96.79 755 95.33 753 96.36 1,508 95.84
LARANGAN
4 CIPADU 682 665 1,347 633 92.87 651 97.85 1,284 95.33 634 93.02 651 97.85 1,285 95.41 659 96.68 623 93.64 1,282 95.18 662 97.12 620 93.19 1,282 95.18
5 KARANG TENGAH 614 592 1,207 592 96.35 584 98.60 1,176 97.45 585 95.21 594 100.28 1,179 97.70 595 96.84 597 100.79 1,192 98.78 570 92.77 581 98.09 1,151 95.38
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 193 189 382 193 100.02 176 93.06 369 96.58 189 97.95 175 92.53 364 95.27 189 97.95 175 92.53 364 95.27 189 97.95 175 92.53 364 95.27
7 PEDURENAN 322 315 636 311 96.70 301 95.59 612 96.15 308 95.77 298 94.64 606 95.21 307 95.46 299 94.96 606 95.21 308 95.77 302 95.91 610 95.84
8 CIPONDOH 703 680 1,382 662 94.21 666 97.99 1,328 96.06 670 95.34 660 97.10 1,330 96.21 676 96.20 648 95.34 1,324 95.78 677 96.34 648 95.34 1,325 95.85
9 KETAPANG 378 371 749 371 98.09 350 94.45 721 96.29 371 98.09 350 94.45 721 96.29 371 98.09 354 95.53 725 96.82 368 97.29 351 94.72 719 96.02
CIPONDOH
10 GONDRONG 407 387 794 368 90.41 389 100.55 757 95.35 367 90.16 391 101.06 758 95.48 371 91.15 386 99.77 757 95.35 370 90.90 385 99.51 755 95.10
11 PORIS PLAWAD 624 603 1,227 603 96.63 564 93.55 1,167 95.12 603 96.63 564 93.55 1,167 95.12 602 96.47 565 93.72 1,167 95.12 602 96.47 565 93.72 1,167 95.12
12 KUNCIRAN 671 646 1,317 643 95.82 611 94.57 1,254 95.21 651 97.01 603 93.33 1,254 95.21 645 96.12 614 95.03 1,259 95.59 630 93.88 624 96.58 1,254 95.21
PINANG KUNCIRAN BARU 440 426 866 422 95.98 403 94.55 825 95.27 422 95.98 403 94.55 825 95.27 424 96.43 408 95.72 832 96.08 421 95.75 403 94.55 824 95.16
14 PANUNGGANGAN 584 556 1,140 559 95.77 550 98.95 1,109 97.32 560 95.94 550 98.95 1,110 97.41 557 95.43 550 98.95 1,107 97.15 552 94.57 541 97.33 1,093 95.92
15 SUKASARI 621 601 1,222 594 95.63 585 97.34 1,179 96.47 591 95.15 585 97.34 1,176 96.23 590 94.99 584 97.18 1,174 96.07 589 94.83 584 97.18 1,173 95.98
16 TANGERANG TANAH TINGGI 660 624 1,284 635 96.28 601 96.31 1,236 96.30 635 96.28 601 96.31 1,236 96.30 646 97.95 610 97.76 1,256 97.86 643 97.50 607 97.28 1,250 97.39
17 CIKOKOL 425 412 837 414 97.35 406 98.58 820 97.95 403 94.76 405 98.34 808 96.52 418 98.29 404 98.10 822 98.19 415 97.58 407 98.82 822 98.19
18 KARAWACI BARU 791 774 1,565 763 96.46 730 94.34 1,493 95.41 764 96.58 729 94.22 1,493 95.41 770 97.34 722 93.31 1,492 95.35 770 97.34 722 93.31 1,492 95.35
19 BUGEL 427 415 842 414 96.91 399 96.21 813 96.56 409 95.74 394 95.00 803 95.38 410 95.97 394 95.00 804 95.50 406 95.04 396 95.49 802 95.26
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 473 467 940 468 98.88 428 91.74 896 95.34 465 98.25 431 92.38 896 95.34 468 98.88 430 92.16 898 95.55 468 98.88 428 91.74 896 95.34
21 PASAR BARU 143 135 278 145 101.37 124 91.61 269 96.62 141 98.57 129 95.30 270 96.98 146 102.07 124 91.61 270 96.98 148 103.47 122 90.13 270 96.98
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 1,063 984 2,047 999 94.00 954 96.95 1,953 95.42 986 92.78 965 98.07 1,951 95.32 998 93.91 953 96.85 1,951 95.32 1,009 94.95 939 95.43 1,948 95.18
23 CIBODASARI 624 614 1,238 612 98.08 597 97.17 1,209 97.63 606 97.12 595 96.84 1,201 96.98 607 97.28 593 96.52 1,200 96.90 612 98.08 577 93.91 1,189 96.01
CIBODAS
24 BAJA 1,092 1,033 2,125 1,035 94.74 997 96.52 2,032 95.60 1,037 94.92 992 96.03 2,029 95.46 1,040 95.20 989 95.74 2,029 95.46 1,038 95.01 989 95.74 2,027 95.37
25 GEMBOR 711 681 1,392 672 94.47 656 96.38 1,328 95.40 672 94.47 654 96.09 1,326 95.26 681 95.73 650 95.50 1,331 95.62 680 95.59 650 95.50 1,330 95.55
26 PERIUK PERIUK JAYA 406 392 798 390 96.04 380 97.02 770 96.52 388 95.55 382 97.53 770 96.52 392 96.53 378 96.51 770 96.52 388 95.55 374 95.49 762 95.52
27 SANGIANG 286 272 558 261 91.23 269 99.01 530 95.02 259 90.53 272 100.12 531 95.20 257 89.84 277 101.96 534 95.74 253 88.44 278 102.33 531 95.20
28 BATUCEPER 534 510 1,044 519 97.23 501 98.28 1,020 97.75 502 94.05 508 99.65 1,010 96.79 504 94.42 491 96.32 995 95.35 504 94.42 492 96.52 996 95.45
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 396 375 771 374 94.56 377 100.44 751 97.42 379 95.82 365 97.24 744 96.51 378 95.57 366 97.51 744 96.51 380 96.08 359 95.64 739 95.86
30 KEDAUNG WETAN 459 425 884 438 95.45 418 98.29 856 96.82 436 95.01 421 98.99 857 96.93 429 93.49 428 100.64 857 96.93 426 92.83 431 101.34 857 96.93
NEGLASARI
31 NEGLASARI 775 724 1,499 742 95.78 686 94.77 1,428 95.29 751 96.94 678 93.67 1,429 95.36 728 93.97 701 96.84 1,429 95.36 727 93.84 700 96.71 1,427 95.22
32 BENDA 325 305 631 297 91.26 305 99.91 602 95.45 297 91.26 305 99.91 602 95.45 300 92.18 302 98.93 602 95.45 300 92.18 302 98.93 602 95.45
BENDA
33 JURUMUDI BARU 478 456 934 462 96.64 445 97.59 907 97.10 463 96.85 441 96.71 904 96.78 461 96.43 441 96.71 902 96.57 457 95.59 435 95.39 892 95.50

JUMLAH (KAB/KOTA) 18,430 17,696 36,126 17,666 95.85 17,076 96.50 34,742 96.17 17,609 95.54 17,072 96.48 34,681 96.00 17,664 95.84 17,037 96.28 34,701 96.06 17,590 95.44 16,965 95.87 34,555 95.65

Sumber : P2KL - Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Keterangan: a = khusus provinsi yang menerapkan 3 dosis polio maka diisi dengan polio 3
TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
JUMLAH BAYI USIA 6-11 MENDAPAT VIT A JUMLAH ANAK BALITA 12-59 MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
Bln L P L+P Bln L P L+P L P L+P
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 TAJUR 1,316 1,051 79.86 4,613 4,195 90.94 - - 5,929 5,246 88.48
CILEDUG
2 CILEDUG 1,264 1,104 87.34 4,681 4,489 95.90 - - 5,945 5,593 94.08
3 LARANGAN UTARA 1,559 1,303 83.58 4,947 4,325 87.43 - - 6,506 5,628 86.50
LARANGAN
4 CIPADU 1,211 1,062 87.70 3,809 3,651 95.85 - - 5,020 4,713 93.88
5 KARANG TENGAH 1,150 1,041 90.52 3,263 2,934 89.92 - - 4,413 3,975 90.07
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 379 375 98.94 1,519 1,519 100.00 - - 1,898 1,894 99.79
7 PEDURENAN 505 404 80.00 1,599 1,451 90.74 - - 2,104 1,855 88.17
8 CIPONDOH 1,072 916 85.45 4,121 3,948 95.80 - - 5,193 4,864 93.66
9 KETAPANG 528 495 93.75 2,546 2,495 98.00 - - 3,074 2,990 97.27
CIPONDOH
10 GONDRONG 690 557 80.72 2,422 2,134 88.11 - - 3,112 2,691 86.47
11 PORIS PLAWAD 819 806 98.41 3,228 3,100 96.03 - - 4,047 3,906 96.52
12 KUNCIRAN 1,060 965 91.04 3,157 3,233 102.41 - - 4,217 4,198 99.55
PINANG KUNCIRAN BARU 676 665 98.37 2,439 2,520 103.32 - - 3,115 3,185 102.25
14 PANUNGGANGAN 1,008 997 98.91 3,910 3,846 98.36 - - 4,918 4,843 98.47
15 SUKASARI 664 598 90.06 2,931 2,912 99.35 - - 3,595 3,510 97.64
16 TANGERANG TANAH TINGGI 923 866 93.82 2,876 2,704 94.02 - - 3,799 3,570 93.97
17 CIKOKOL 643 499 77.60 2,132 1,918 89.96 - - 2,775 2,417 87.10
18 KARAWACI BARU 1,081 981 90.75 4,027 3,905 96.97 - - 5,108 4,886 95.65
19 BUGEL 651 623 95.70 2,280 2,123 93.11 - - 2,931 2,746 93.69
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 746 676 90.62 2,641 2,562 97.01 - - 3,387 3,238 95.60
21 PASAR BARU 229 214 93.45 921 888 96.42 - - 1,150 1,102 95.83
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 2,119 1,875 88.49 6,285 5,492 87.38 - - 8,404 7,367 87.66
23 CIBODASARI 754 698 92.57 2,691 2,607 96.88 - - 3,445 3,305 95.94
CIBODAS
24 BAJA 1,536 1,419 92.38 5,102 5,284 103.57 - - 6,638 6,703 100.98
25 GEMBOR 1,152 989 85.85 3,799 3,827 100.74 - - 4,951 4,816 97.27
26 PERIUK PERIUK JAYA 660 597 90.45 2,248 2,134 94.93 - - 2,908 2,731 93.91
27 SANGIANG 475 412 86.74 1,417 1,306 92.17 - - 1,892 1,718 90.80
28 BATUCEPER 916 855 93.34 2,357 2,332 98.94 - - 3,273 3,187 97.37
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 657 622 94.67 2,408 2,408 100.00 - - 3,065 3,030 98.86
30 KEDAUNG WETAN 971 790 81.36 2,810 2,810 100.00 - - 3,781 3,600 95.21
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1,276 1,013 79.39 2,965 2,945 99.33 - - 4,241 3,958 93.33
32 BENDA 568 509 89.61 1,806 1,579 87.43 - - 2,374 2,088 87.95
BENDA
33 JURUMUDI BARU 831 695 83.63 2,424 2,290 94.47 - - 3,255 2,985 91.71

JUMLAH (KAB/KOTA) - - 30,089 26,672 88.64 2 2 100,378 95,866 95.50 130,463 122,538 93.93

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


Keterangan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada Februari dan Agustus, maka perhitungan bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun
dihitung dengan mengakumulasi bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A di bulan Februari dan yang mendapat vitamin A di bulan Agustus
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 2,531 1,804 71.28 - - 0 0.00
CILEDUG
2 CILEDUG 2,193 1,533 69.90 3 1 4 0.26
3 LARANGAN UTARA 2,753 1,717 62.37 2 - 2 0.12
LARANGAN
4 CIPADU 2,173 1,479 68.06 1 - 1 0.07
5 KARANG TENGAH 1,870 1,283 68.61 - 1 1 0.08
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 754 389 51.59 2 2 4 1.03
7 PEDURENAN 866 533 61.55 4 - 4 0.75
8 CIPONDOH 2,098 1,348 64.25 1 2 3 0.22
9 KETAPANG 918 605 65.90 2 - 2 0.33
CIPONDOH
10 GONDRONG 1,307 734 56.16 - - 0 0.00
11 PORIS PLAWAD 1,466 915 62.41 2 1 3 0.33
12 KUNCIRAN 1,828 1,238 67.72 2 - 2 0.16
13 PINANG KUNCIRAN BARU 1,308 883 67.51 1 - 1 0.11
14 PANUNGGANGAN 2,093 1,349 64.45 1 - 1 0.07
15 SUKASARI 1,313 832 63.37 - - 0 0.00
16 TANGERANG TANAH TINGGI 1,537 839 54.59 5 5 10 1.19
17 CIKOKOL 1,157 678 58.60 3 4 7 1.03
18 KARAWACI BARU 1,978 1,215 61.43 7 - 7 0.58
19 BUGEL 1,365 817 59.85 - - 0 0.00
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 1,275 931 73.02 1 1 2 0.21
21 PASAR BARU 436 308 70.64 1 1 0.32
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 3,877 2,591 66.83 - - 0 0.00
23 CIBODASARI 1,393 1,013 72.72 - - 0 0.00
CIBODAS
24 BAJA 2,628 1,803 68.61 2 2 4 0.22
25 GEMBOR 1,895 1,085 57.26 1 - 1 0.09
26 PERIUK PERIUK JAYA 1,315 857 65.17 1 - 1 0.12
27 SANGIANG 830 539 64.94 1 - 1 0.19
28 BATUCEPER 1,676 1,277 76.19 - 1 1 0.08
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 1,168 833 71.32 2 3 5 0.60
30 KEDAUNG WETAN 1,829 1,180 64.52 4 5 9 0.76
NEGLASARI
31 NEGLASARI 2,335 1,255 53.75 1 - 1 0.08
32 BENDA 1,133 587 51.81 - 2 2 0.34
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,083 594 54.85 - - 0 0.00

JUMLAH (KAB/KOTA) 54,381 35,044 64.44 49 31 80 0.23

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

ANAK BALITA (12-59 BULAN)

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH (des 2015)
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 4,280 #DIV/0! #DIV/0! 2,757 64.42
CILEDUG
2 CILEDUG 4,026 #DIV/0! #DIV/0! 2,504 62.20
3 LARANGAN UTARA 4,940 #DIV/0! #DIV/0! 2,564 51.90
LARANGAN
4 CIPADU 3,757 #DIV/0! #DIV/0! 2,329 61.99
5 KARANG TENGAH 3,318 #DIV/0! #DIV/0! 2,045 61.63
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 1,370 #DIV/0! #DIV/0! 598 43.65
7 PEDURENAN 1,407 #DIV/0! #DIV/0! 758 53.87
8 CIPONDOH 3,434 #DIV/0! #DIV/0! 2,032 59.17
9 KETAPANG 1,781 #DIV/0! #DIV/0! 1,190 66.82
CIPONDOH
10 GONDRONG 2,368 #DIV/0! #DIV/0! 1,275 53.84
11 PORIS PLAWAD 2,620 #DIV/0! #DIV/0! 1,334 50.92
12 KUNCIRAN 3,069 #DIV/0! #DIV/0! 1,786 58.19
13 PINANG KUNCIRAN BARU 2,434 #DIV/0! #DIV/0! 1,501 61.67
14 PANUNGGANGAN 3,574 #DIV/0! #DIV/0! 2,051 57.39
15 SUKASARI 2,062 #DIV/0! #DIV/0! 1,149 55.72
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2,678 #DIV/0! #DIV/0! 1,185 44.25
17 CIKOKOL 1,993 #DIV/0! #DIV/0! 941 47.22
18 KARAWACI BARU 3,711 #DIV/0! #DIV/0! 1,935 52.14
19 BUGEL 2,276 #DIV/0! #DIV/0! 1,256 55.18
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 2,359 #DIV/0! #DIV/0! 1,459 61.85
21 PASAR BARU 798 #DIV/0! #DIV/0! 456 57.14
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6,400 #DIV/0! #DIV/0! 3,834 59.91
23 CIBODASARI 2,620 #DIV/0! #DIV/0! 1,795 68.51
CIBODAS
24 BAJA 4,668 #DIV/0! #DIV/0! 2,898 62.08
25 GEMBOR 3,116 #DIV/0! #DIV/0! 1,561 50.10
26 PERIUK PERIUK JAYA 2,208 #DIV/0! #DIV/0! 1,232 55.80
27 SANGIANG 1,341 #DIV/0! #DIV/0! 690 51.45
28 BATUCEPER 2,245 #DIV/0! #DIV/0! 1,670 74.39
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 1,979 #DIV/0! #DIV/0! 1,091 55.13
30 KEDAUNG WETAN 2,714 #DIV/0! #DIV/0! 1,291 47.57
NEGLASARI
31 NEGLASARI 3,149 #DIV/0! #DIV/0! 1,307 41.51
32 BENDA 1,579 #DIV/0! #DIV/0! 729 46.17
BENDA
33 JURUMUDI BARU 1,634 #DIV/0! #DIV/0! 695 42.53

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 91,908 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 51,898 56.47

Sumber : Seksi Peningkatan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BALITA
JUMLAH BALITA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P

L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 TAJUR 5,381 3,608 67.05 4 0.07 4 0.07 8 0.15
CILEDUG
2 CILEDUG 4,988 3,238 64.92 5 0.10 8 0.16 13 0.26
3 LARANGAN UTARA 6,630 3,849 58.05 4 0.06 8 0.12 12 0.18
LARANGAN
4 CIPADU 4,706 2,977 63.26 9 0.19 8 0.17 17 0.36
5 KARANG TENGAH 3,957 2,587 65.38 1 0.03 8 0.20 9 0.23
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 1,736 856 49.33 4 0.23 6 0.35 10 0.58
7 PEDURENAN 1,746 983 56.27 8 0.46 3 0.17 11 0.63
8 CIPONDOH 4,377 2,770 63.27 9 0.21 13 0.30 22 0.50
9 KETAPANG 2,307 1,278 55.39 5 0.22 1 0.04 6 0.26
CIPONDOH
10 GONDRONG 2,873 1,579 54.94 5 0.17 9 0.31 14 0.49
11 PORIS PLAWAD 3,342 1,817 54.39 10 0.30 8 0.24 18 0.54
12 KUNCIRAN 3,931 2,368 60.25 15 0.38 10 0.25 25 0.64
13 PINANG KUNCIRAN BARU 3,023 1,956 64.71 5 0.17 3 0.10 8 0.26
14 PANUNGGANGAN 4,364 2,740 62.78 6 0.14 5 0.11 11 0.25
15 SUKASARI 2,593 1,480 57.07 2 0.08 2 0.08 4 0.15
16 TANGERANG TANAH TINGGI 3,507 1,625 46.33 11 0.31 8 0.23 19 0.54
17 CIKOKOL 2,454 1,214 49.45 5 0.20 8 0.33 13 0.53
18 KARAWACI BARU 4,512 2,599 57.59 17 0.38 10 0.22 27 0.60
19 BUGEL 2,916 1,746 59.86 6 0.21 2 0.07 8 0.27
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 2,991 1,991 66.56 2 0.07 6 0.20 8 0.27
21 PASAR BARU 969 570 58.87 1 0.10 3 0.31 4 0.41
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 7,851 5,103 64.99 2 0.03 3 0.04 5 0.06
23 CIBODASARI 3,308 2,267 68.54 4 0.12 3 0.09 7 0.21
CIBODAS
24 BAJA 5,792 3,747 64.68 9 0.16 3 0.05 12 0.21
25 GEMBOR 4,086 2,139 52.34 7 0.17 2 0.05 9 0.22
26 PERIUK PERIUK JAYA 2,753 1,608 58.40 12 0.44 5 0.18 17 0.62
27 SANGIANG 1,745 993 56.91 3 0.17 2 0.11 5 0.29
28 BATUCEPER 2,981 2,190 73.46 3 0.10 7 0.23 10 0.34
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 2,466 1,507 61.14 4 0.16 8 0.32 12 0.49
30 KEDAUNG WETAN 3,624 1,852 51.10 9 0.25 12 0.33 21 0.58
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4,214 2,056 48.79 5 0.12 4 0.09 9 0.21
32 BENDA 2,081 1,062 51.04 2 0.10 7 0.34 9 0.43
BENDA
33 JURUMUDI BARU 2,988 1,493 49.96 4 0.13 7 0.23 11 0.37

JUMLAH (KAB/KOTA) 117,189 69,843 59.60 198 0.17 196 0.17 394 0.34

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

KASUS BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DITEMUKAN
L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 1 1 2 1 100 1 100 2 100 6 6
CILEDUG
2 CILEDUG 3 1 4 3 100 1 100 4 100
3 LARANGAN UTARA 3 2 5 3 100 2 100 5 100 11 11
LARANGAN
4 CIPADU 3 3 6 3 100 3 100 6 100
5 KARANG TENGAH 1 3 4 1 100 3 100 4 100 15 15
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 4 4 8 4 100 4 100 8 100
7 PEDURENAN 1 2 3 1 100 2 100 3 100
8 CIPONDOH 2 4 6 2 100 4 100 6 100 14 14
9 KETAPANG - - - - - - - - -
CIPONDOH
10 GONDRONG - - - - - - - - -
11 PORIS PLAWAD 3 5 8 3 100 5 100 8 100
12 KUNCIRAN 6 1 7 6 100 1 100 7 100 9 9
PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 1 1 2 1 100 1 100 2 100
15 SUKASARI 2 2 4 2 100 2 100 4 100 22 22
16 TANGERANG TANAH TINGGI 5 3 8 5 100 3 100 8 100
17 CIKOKOL 6 4 10 6 100 4 100 10 100
18 KARAWACI BARU 10 5 15 10 100 5 100 15 100 30 30
19 BUGEL 4 1 5 4 100 1 100 5 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 2 5 7 2 100 5 100 7 100
21 PASAR BARU 1 2 3 1 100 2 100 3 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 1 1 2 1 100 1 100 2 100 2 2
23 CIBODASARI 3 2 5 3 100 2 100 5 100 8 8
CIBODAS
24 BAJA 2 1 3 2 100 1 100 3 100
25 GEMBOR 6 - 6 6 100 - - 6 100 19 19
26 PERIUK PERIUK JAYA 6 2 8 6 100 2 100 8 100
27 SANGIANG 4 1 5 4 100 1 100 5 100
28 BATUCEPER 2 2 4 2 100 2 100 4 100 10 10
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 1 5 6 1 100 5 100 6 100
30 KEDAUNG WETAN 11 12 23 11 100 12 100 23 100 25 25
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1 1 2 1 100 1 100 2 100
32 BENDA 1 4 5 1 100 4 100 5 100 9 9
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 1 4 3 100 1 100 4 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 99 81 180 99 100 81 100 180 100

Sumber: Sie. Peningkatan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 49

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P MENDAPAT
PELAYANAN
JUMLAH %
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % KESEHATAN
(PENJARINGAN)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 CILEDUG 935 869 1,804 935 100.00% 869 100.00% 1,804 100.00 26 26 100
CILEDUG
2 TAJUR 722 644 1,366 705 97.65% 627 97.36% 1,332 97.51 14 14 100
3 LARANGAN UTARA 833 764 1,597 833 100.00% 764 100.00% 1,597 100.00 20 20 100
LARANGAN
4 CIPADU 609 632 1,241 581 95.40% 622 98.42% 1,203 96.94 17 17 100
5 PONDOK BAHAR 157 148 305 157 100.00% 148 100.00% 305 100.00 5 5 100
6 KARANG TENGAH KARANG TENGAH 914 822 1,736 914 100.00% 822 100.00% 1,736 100.00 27 27 100
7 PEDURENAN 117 111 228 114 97.44% 106 95.50% 220 96.49 4 4 100
8 CIPONDOH 324 234 558 324 100.00% 234 100.00% 558 100.00 22 22 100
9 PORIS PLAWAD 606 586 1,192 594 98.02% 564 96.25% 1,158 97.15 19 19 100
CIPONDOH
10 KETAPANG 448 414 862 448 100.00% 414 100.00% 862 100.00 10 10 100
11 GONDRONG 479 447 926 470 98.12% 440 98.43% 910 98.27 14 14 100
12 KUNCIRAN 651 604 1,255 651 100.00% 604 100.00% 1,255 100.00 16 16 100
PINANG PANUNGGANGAN 573 626 1,199 573 100.00% 626 100.00% 1,199 100.00 20 20 100
14 KUNCIRAN BARU 522 521 1,043 400 76.63% 396 76.01% 796 76.32 16 16 100
15 SUKASARI 686 667 1,353 686 100.00% 667 100.00% 1,353 100.00 33 33 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 462 416 878 462 100.00% 416 100.00% 878 100.00 14 14 100
17 CIKOKOL 368 441 809 366 99.46% 438 99.32% 804 99.38 7 7 100
18 KARAWACI BARU 920 887 1,807 890 96.74% 857 96.62% 1,747 96.68 33 33 100
19 BUGEL 236 255 491 236 100.00% 255 100.00% 491 100.00 11 11 100
KARAWACI
20 PASAR BARU 157 122 279 155 98.73% 116 95.08% 271 97.13 4 4 100
21 PABUARAN TUMPENG 338 347 685 338 100.00% 347 100.00% 685 100.00 12 12 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 910 953 1,863 910 100.00% 953 100.00% 1,863 100.00 30 30 100
23 CIBODASARI 415 393 808 415 100.00% 393 100.00% 808 100.00 13 13 100
CIBODAS
24 BAJA 887 850 1,737 887 100.00% 850 100.00% 1,737 100.00 32 32 100
25 PRIUK JAYA 399 349 748 382 95.74% 343 98.28% 725 96.93 12 12 100
26 PERIUK GEMBOR 727 680 1,407 721 99.17% 680 100.00% 1,401 99.57 20 20 100
27 SANGIANG 255 283 538 250 98.04% 275 97.17% 525 97.58 9 9 100
28 BATUCEPER 491 432 923 485 98.78% 430 99.54% 915 99.13 17 17 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 458 414 872 458 100.00% 414 100.00% 872 100.00 15 15 100
30 NEGLASARI 579 506 1,085 577 99.65% 506 100.00% 1,083 99.82 24 24 100
NEGLASARI
31 KEDAUNG WETAN 364 316 680 364 100.00% 316 100.00% 680 100.00 15 15 100
32 BENDA 415 428 843 394 94.94% 419 97.90% 813 96.44 17 17 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 340 393 733 330 97.06% 373 94.91% 703 95.91 12 12 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 17,297 16,554 33,851 17,005 98.31% 16,284 98.37% 33,289 98.34 560 560 100
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 98.34

Sumber: Sie. Anak, Remaja dan Lansia - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


RASIO TUMPATAN/
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENCABUTAN GIGI PENCABUTAN
TUMPATAN GIGI TETAP
TETAP
TUMPATAN PENCABUTAN
1 2 3 4 5 6 7
1 TAJUR 314 116 2.71 0.37
CILEDUG
2 CILEDUG 862 888 0.97 1.03
3 LARANGAN UTARA 220 362 0.61 1.65
LARANGAN
4 CIPADU 1,110 317 3.50 0.29
5 KARANG TENGAH 1,180 286 4.13 0.24
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 285 137 2.08 0.48
7 PEDURENAN 613 191 3.21 0.31
8 CIPONDOH 222 148 1.50 0.67
9 KETAPANG 146 170 0.86 1.16
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 69 0.03 34.50
11 PORIS PLAWAD 79 282 0.28 3.57
12 KUNCIRAN 674 354 1.90 0.53
13 PINANG KUNCIRAN BARU 423 116 3.65 0.27
14 PANUNGGANGAN 756 280 2.70 0.37
15 SUKASARI 1,526 71 21.49 0.05
16 TANGERANG TANAH TINGGI 541 255 2.12 0.47
17 CIKOKOL 229 201 1.14 0.88
18 KARAWACI BARU 276 915 0.30 3.32
19 BUGEL 371 365 1.02 0.98
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 146 397 0.37 2.72
21 PASAR BARU 101 90 1.12 0.89
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 376 850 0.44 2.26
23 CIBODASARI 178 551 0.32 3.10
CIBODAS
24 BAJA 856 152 5.63 0.18
25 GEMBOR 566 201 2.82 0.36
26 PERIUK PERIUK JAYA 270 132 2.05 0.49
27 SANGIANG 175 160 1.09 0.91
28 BATUCEPER 441 214 2.06 0.49
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 341 346 0.99 1.01
30 KEDAUNG WETAN 29 207 0.14 7.14
NEGLASARI
31 NEGLASARI 328 166 1.98 0.51
32 BENDA 89 73 1.22 0.82
BENDA
33 JURUMUDI BARU 606 109 5.56 0.18
34 BP PEMDA / BALKESDA 794 87 9.13 0.11
JUMLAH (KAB/ KOTA) 15,125 9,258 1.63 1.00

Sumber: Sie. Kesehatan Khusus - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

JUMLAH JUMLAH JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SD/MI DGN SD/MI
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 TAJUR 10 10 100 10 100 4,091 3,088 7,179 1,324 32.36 1,541 49.90 2,865 39.91 924 1,048 1,972 924 100 1,048 100 1,972 100
CILEDUG
2 CILEDUG 19 19 100 19 100 3,110 3,125 6,235 1,234 39.68 1,562 49.98 2,796 44.84 1,214 1,321 2,535 1,214 100 1,321 100 2,535 100
3 LARANGAN UTARA 14 14 100 14 100 3,125 3,018 6,143 1,430 45.76 1,510 50.03 2,940 47.86 446 550 996 446 100 550 100 996 100
LARANGAN
4 CIPADU 11 11 100 11 100 2,450 2,475 4,925 1,133 46.24 1,237 49.98 2,370 48.12 940 881 1,821 940 100 881 100 1,821 100
5 KARANG TENGAH 14 14 100 14 100 2,420 3,265 5,685 1,456 60.17 1,634 50.05 3,090 54.35 678 788 1,466 678 100 788 100 1,466 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 3 3 100 3 100 898 898 1,796 386 42.98 501 55.79 887 49.39 340 408 748 340 100 408 100 748 100
7 PEDURENAN 3 3 100 3 100 980 3,398 4,378 521 53.16 1,698 49.97 2,219 50.69 812 407 1,219 812 100 407 100 1,219 100
8 CIPONDOH 11 11 100 11 100 2,460 2,262 4,722 986 40.08 1,012 44.74 1,998 42.31 641 1,113 1,754 641 100 1,113 100 1,754 100
9 KETAPANG 2 2 100 2 100 985 942 1,927 464 47.11 1,114 118.26 1,578 81.89 512 589 1,101 512 100 589 100 1,101 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 7 7 100 7 100 1,620 1,284 2,904 811 50.06 624 48.60 1,435 49.41 612 527 1,139 612 100 527 100 1,139 100
11 PORIS PLAWAD 11 11 100 11 100 1,160 1,137 2,297 590 50.86 570 50.13 1,160 50.50 445 420 865 445 100 420 100 865 100
12 KUNCIRAN 12 12 100 12 100 3,620 3,683 7,303 1,710 47.24 1,840 49.96 3,550 48.61 680 918 1,598 680 100 918 100 1,598 100
13 PINANG KUNCIRAN BARU 8 8 100 8 100 2,016 1,884 3,900 1,011 50.15 940 49.89 1,951 50.03 212 333 545 212 100 333 100 545 100
14 PANUNGGANGAN 5 5 100 5 100 2,350 2,789 5,139 1,270 54.04 1,394 49.98 2,664 51.84 844 952 1,796 844 100 952 100 1,796 100
15 SUKASARI 18 18 100 18 100 2,870 2,374 5,244 1,334 46.48 1,194 50.29 2,528 48.21 812 906 1,718 812 100 906 100 1,718 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 8 8 100 8 100 2,362 2,484 4,846 1,281 54.23 1,240 49.92 2,521 52.02 710 762 1,472 710 100 762 100 1,472 100
17 CIKOKOL 4 4 100 4 100 1,480 1,228 2,708 786 53.11 644 52.44 1,430 52.81 560 406 966 560 100 406 100 966 100
18 KARAWACI BARU 28 28 100 28 100 4,935 5,018 9,953 2,840 57.55 2,994 59.67 5,834 58.62 1,210 989 2,199 1,210 100 989 100 2,199 100
19 BUGEL 8 8 100 8 100 1,325 1,618 2,943 621 46.87 740 45.74 1,361 46.25 588 710 1,298 588 100 710 100 1,298 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 7 7 100 7 100 1,380 1,785 3,165 699 50.65 896 50.20 1,595 50.39 374 345 719 374 100 345 100 719 100
21 PASAR BARU 2 2 100 2 100 452 558 1,010 230 50.88 288 51.61 518 51.29 312 400 712 312 100 400 100 712 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 19 19 100 19 100 4,122 4,014 8,136 1,894 45.95 1,984 49.43 3,878 47.66 1,120 1,071 2,191 1,120 100 1,071 100 2,191 100
23 CIBODASARI 10 10 100 10 100 1,745 1,610 3,355 658 37.71 814 50.56 1,472 43.87 620 615 1,235 620 100 615 100 1,235 100
CIBODAS
24 BAJA 16 16 100 16 100 2,355 2,116 4,471 982 41.70 1,058 50.00 2,040 45.63 1,114 842 1,956 1,114 100 842 100 1,956 100
25 GEMBOR 11 11 100 11 100 2,104 2,156 4,260 1,130 53.71 1,078 50.00 2,208 51.83 341 433 774 341 100 433 100 774 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 8 8 100 8 100 2,192 2,098 4,290 997 45.48 1,049 50.00 2,046 47.69 580 678 1,258 580 100 678 100 1,258 100
27 SANGIANG 5 5 100 5 100 1,615 1,837 3,452 716 44.33 919 50.00 1,635 47.35 340 429 769 340 100 429 100 769 100
28 BATUCEPER 10 10 100 10 100 1,988 1,691 3,679 762 38.33 846 50.00 1,608 43.69 405 1,114 1,519 405 100 1,114 100 1,519 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 7 7 100 7 100 1,325 1,389 2,714 489 36.91 695 50.00 1,184 43.61 495 612 1,107 495 100 612 100 1,107 100
30 KEDAUNG WETAN 11 11 100 11 100 2,030 2,024 4,054 982 48.37 1,012 50.00 1,994 49.19 231 561 792 231 100 561 100 792 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 15 15 100 15 100 1,650 1,715 3,365 678 41.09 858 50.00 1,536 45.63 658 661 1,319 658 100 661 100 1,319 100
32 BENDA 10 10 100 10 100 2,050 2,014 4,064 896 43.71 1,007 50.00 1,903 46.83 414 351 765 414 100 351 100 765 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 5 5 100 5 100 681 714 1,395 230 33.77 357 50.00 587 42.08 286 283 569 286 100 283 100 569 100

JUMLAH (KAB/ KOTA) 332 332 100 332 100 69,946 71,691 141,637 32,531 46.51 36,848 51.40 69,379 48.98 20,470 22,423 42,893 20,470 100 22,423 100 42,893 100

Sumber: Sie. Kesehatan Khusus - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 TAJUR 3,440 932 #DIV/0! 1,525 #DIV/0! 2,457 71.42
CILEDUG
2 CILEDUG 3,483 1059 #DIV/0! 1,483 #DIV/0! 2,542 72.99
3 LARANGAN UTARA 4,160 1143 #DIV/0! 1,816 #DIV/0! 2,959 71.13
LARANGAN
4 CIPADU 3,559 1377 #DIV/0! 1,365 #DIV/0! 2,742 77.03
5 KARANG TENGAH 3,189 1754 #DIV/0! 497 #DIV/0! 2,251 70.59
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 1,008 289 #DIV/0! 601 #DIV/0! 890 88.30
7 PEDURENAN 1,682 811 #DIV/0! 653 #DIV/0! 1,464 87.01
8 CIPONDOH 3,652 1121 #DIV/0! 1,550 #DIV/0! 2,671 73.15
9 KETAPANG 1,981 496 #DIV/0! 957 #DIV/0! 1,453 73.36
CIPONDOH
10 GONDRONG 2,099 1418 #DIV/0! 277 #DIV/0! 1,695 80.74
11 PORIS PLAWAD 3,242 1342 #DIV/0! 1,023 #DIV/0! 2,365 72.95
12 KUNCIRAN 3,482 1998 #DIV/0! 452 #DIV/0! 2,450 70.36
13 PINANG KUNCIRAN BARU 2,290 374 #DIV/0! 1,203 #DIV/0! 1,577 68.86
14 PANUNGGANGAN 3,012 1058 #DIV/0! 1,292 #DIV/0! 2,350 78.03
15 SUKASARI 3,231 1499 #DIV/0! 1,083 #DIV/0! 2,582 79.90
16 TANGERANG TANAH TINGGI 3,392 2380 #DIV/0! 251 #DIV/0! 2,631 77.57
17 CIKOKOL 2,215 987 #DIV/0! 861 #DIV/0! 1,848 83.42
18 KARAWACI BARU 4,136 1248 #DIV/0! 1,807 #DIV/0! 3,055 73.87
19 BUGEL 2,223 1189 #DIV/0! 510 #DIV/0! 1,699 76.43
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 2,483 568 #DIV/0! 1,234 #DIV/0! 1,802 72.57
21 PASAR BARU 738 295 #DIV/0! 408 #DIV/0! 703 95.24
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 5,412 1990 #DIV/0! 2,009 #DIV/0! 3,999 73.89
23 CIBODASARI 3,274 1826 #DIV/0! 1,066 #DIV/0! 2,892 88.32
CIBODAS
24 BAJA 5,615 1887 #DIV/0! 2,143 #DIV/0! 4,030 71.78
25 GEMBOR 3,677 1326 #DIV/0! 1,566 #DIV/0! 2,892 78.64
26 PERIUK PERIUK JAYA 2,107 682 #DIV/0! 915 #DIV/0! 1,597 75.78
27 SANGIANG 1,474 431 #DIV/0! 877 #DIV/0! 1,308 88.73
28 BATUCEPER 2,755 1392 #DIV/0! 1,030 #DIV/0! 2,422 87.90
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 2,037 1063 #DIV/0! 807 #DIV/0! 1,870 91.80
30 KEDAUNG WETAN 2,338 896 #DIV/0! 962 #DIV/0! 1,858 79.47
NEGLASARI
31 NEGLASARI 3,962 1947 #DIV/0! 1,524 #DIV/0! 3,471 87.61
32 BENDA 1,668 610 #DIV/0! 816 #DIV/0! 1,426 85.47
BENDA
33 JURUMUDI BARU 2,469 787 #DIV/0! 987 #DIV/0! 1,774 71.86

JUMLAH (KAB/KOTA) 95,487 38,175 #DIV/0! 35,550 #DIV/0! 73,725 77.21

Sumber: Sie. Anak, Remaja dan Lansia - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

Jaminan Kesehatan Nasional :

1 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 274,362 - - 16.36

2 Non PBI 261,523 - - 15.59

3 Jamkesda - -

JUMLAH (KAB/KOTA) 535,885 31.95

Sumber: Data Pendapatan BPJS


TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Puskesmas ..
1 TAJUR 26,042 262 500 762
2 CILEDUG 44,181 302 523 825
3 LARANGAN UTARA 27,861 116 141 257
4 CIPADU 34,282 657 825 1,482
5 KARANG TENGAH 37,214 196 571 767
6 PONDOK BAHAR 9,652 78 265 343
7 PEDURENAN 29,310 180 197 377
8 CIPONDOH 31,849 - 315 315 393 92 485
9 KETAPANG 17,356 160 191 351
10 GONDRONG 18,223 83 76 159
11 PORIS PLAWAD 22,143 175 142 317
12 KUNCIRAN 49,451 587 612 1,199
13 KUNCIRAN BARU 10,353 43 29 72
14 PANUNGGANGAN 29,649 129 399 528
15 SUKASARI 34,558 304 316 620
16 TANAH TINGGI 20,926 392 607 999
17 CIKOKOL 18,402 289 580 869
18 KARAWACI BARU 38,015 161 120 281
19 BUGEL 20,614 349 653 1,002
20 PABUARAN TUMPENG 19,346 145 102 247
21 PASAR BARU 18,251 297 546 843
22 JATIUWUNG 32,762 365 405 770
23 CIBODASARI 23,805 351 229 580
24 BAJA 38,927 193 347 540
25 GEMBOR 29,319 - 90 90 159 64 223
26 PERIUK JAYA 30,615 161 318 479
27 SANGIANG 14,001 24 25 49
28 BATUCEPER 25,811 59 59 118
29 PORIS GAGA 24,908 119 173 292
30 KEDAUNG WETAN 30,464 121 353 474
31 NEGLASARI 29,059 400 650 1,050
32 BENDA 16,901 274 611 885
33 JURUMUDI BARU 26,286 80 93 173
34 BP PEMDA 9,619 394 271 665
SUB JUMLAH I - - 890,155 - 405 405 7,998 11,085 19,083
RS ..
1 RS Aminah 15,444 18,719 34,163 1,564 1,830 3,394 - - -
2 RS An Nisa 48,830 70,734 119,564 5,923 7,119 13,042 - - -
3 RS Aqidah 7,941 18,529 26,470 1,071 1,251 2,322 -
4 RS Ariya Medika 35,399 28,950 64,349 4,300 3,589 7,889 -
5 RS Assyfa - - -
6 RS Awal Bros 60,354 62,382 122,736 7,083 7,149 14,232 262 349 611
7 RS Bhakti Asih 82,558 139,033 221,591 4,212 7,479 11,691 - - -
8 RS Bunda Sejati 1,722 3,819 5,541 214 375 589 - - -
9 RS Daan Mogot - - -
10 RS Dinda 10,339 20,622 30,961 1,839 4,041 5,880 - - -
11 RS Hermina 55,612 91,567 147,179 3,183 5,762 8,945 22 12 34
12 RS Islam Ar Rahmah 9,115 10,823 19,938 2,644 3,424 6,068 - - -
13 RS Karang Tengah Medika 2,810 3,316 6,126 783 868 1,651 2 - 2
14 RSIA Karunia Bunda - - -
15 RSUD Kota Tangerang 49,864 66,223 116,087 5,235 7,049 12,284 - - -
16 RS Mayapada 54,967 62,398 117,365 3,905 4,585 8,490 326 293 619
17 RS Medika Lestari - - -
18 RS Melati 8,679 20,790 29,469 1,499 4,232 5,731 - - -
19 RS Mulya 16,489 25,944 42,433 1,150 2,212 3,362 - - -
20 RSIA Mutiara Bunda 1,300 2,100 3,400 965 1,213 2,178 - - -
21 RS Permata Ibu - - -
22 RSIA Pratiwi 3,094 11,715 14,809 69 575 644 - - -
23 RS Sari Asih Ciledug 72,783 102,961 175,744 6,376 8,653 15,029 75 63 138
24 RS Sari Asih Karawaci - - -
25 RS Sari Asih Sangiang 42,612 30,420 73,032 6,697 3,400 10,097 - - -
26 RS Sitanala 19,027 21,768 40,795 2,790 2,679 5,469 652 270 922
27 RS Tiara - - -
28 RS Usada Insani 93,740 13,912 615

SUB JUMLAH II 598,939 812,813 1,505,492 61,502 77,485 152,899 1,339 987 2,941
1 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) - - -
2 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) - - -
3 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) - - -
4 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) - - -
- - -
SUB JUMLAH III - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 598,939 812,813 2,395,647 61,502 77,890 153,304 9,337 12,072 22,024
JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA 934,398 897,113 1,831,511 934,398 897,113 1,831,511
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 64.10 90.60 130.80 6.58 8.68 8.37

Sumber: Puskesmas dan RS se-Kota Tangerang


Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 55

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR MATI


JUMLAH PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO NAMA RUMAH SAKITa (HIDUP + MATI) 48 JAM DIRAWAT
TEMPAT TIDUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 RS Aminah 92 1,572 1,828 3,400 52 64 116 23 25 48 33 35 34 15 14 14
2 RS An Nisa 136 6,123 8,374 14,497 69 98 167 19 25 44 11 12 12 3 3 3
3 RS Aqidah 56 1,071 1,251 2,322 5 6 11 2 3 5 5 5 5 2 2 2
4 RS Ariya Medika 103 4,300 3,589 7,889 51 51 102 28 18 46 12 14 13 7 5 6
5 RS Assyfa 40 - - - - - - - - - - - - - - -
6 RS Awal Bros 194 7,089 7,052 14,141 70 60 130 48 82 130 10 9 9 7 12 9
7 RS Bhakti Asih 109 4,212 7,479 11,691 11 4 15 8 2 10 3 1 1 2 0 1
8 RS Bunda Sejati 40 214 375 589 2 2 4 - - - 9 5 7 - - -
9 RS Daan Mogot - - - - - - - - - - - - - - -
10 RS Dinda 118 1,839 4,041 5,880 13 10 23 3 1 4 7 2 4 2 0 1
11 RS Hermina 90 2,963 5,505 8,468 22 21 43 15 13 28 7 4 5 5 2 3
12 RS Islam Ar Rahmah 78 3,214 3,040 6,254 139 152 291 149 166 315 43 50 47 46 55 50
13 RS Karang Tengah Medika 69 797 854 1,651 93 70 163 30 23 53 117 82 99 38 27 32
14 RSIA Karunia Bunda - - - - - - - - - - - - - - -
15 RSUD Kota Tangerang 150 4,279 6,281 10,560 226 185 411 72 60 132 53 29 39 17 10 13
16 RS Mayapada 161 8,488 178 88 21 10
17 RS Medika Lestari - - - - - - - - - - - - - - -
18 RS Melati 100 1,565 3,298 4,863 2 4 6 1 1 2 1 1 1 1 0 0
19 RS Mulya 65 1,237 2,271 3,508 87 59 146 9 5 14 70 26 42 7 2 4
20 RSIA Mutiara Bunda 43 900 1,268 2,168 4 4 8 1 1 2 4 3 4 1 1 1
21 RS Permata Ibu - - - - - - - - - - - - - - -
22 RSIA Pratiwi 34 393 578 971 4 2 6 - 2 2 10 3 6 - 3 2
23 RS Sari Asih Ciledug 158 4,061 5,443 9,504 318 230 548 124 91 215 78 42 58 31 17 23
24 RS Sari Asih Karawaci - - - - - - - - - - - - - - -
25 RS Sari Asih Sangiang 92 4,234 5,034 9,268 50 48 98 22 25 47 12 10 11 5 5 5
26 RS Sitanala 200 5,490 70 38 - - 13 - - 7
27 RS Tiara - - - - - - - - - - - - - - -
28 RS Usada Insani 266 15,960 312 161 - - 20 - - 10

KABUPATEN/KOTA 2,394 50,063 67,561 147,562 1,218 1,070 2,848 554 543 1,384 2 2 2 1 1 1

Sumber: RS se-Kota Tangerang


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH PASIEN KELUAR JUMLAH HARI JUMLAH LAMA


NO NAMA RUMAH SAKITa BOR (%) BTO (KALI) TOI (HARI) ALOS (HARI)
TEMPAT TIDUR (HIDUP + MATI) PERAWATAN DIRAWAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 RS Aminah 92 3,400 9,992 10,143 30 37 7 3
2 RS An Nisa 136 14,497 39,755 35,737 80 107 1 2
3 RS Aqidah 56 2,322 6,070 3,829 30 41 6 2
4 RS Ariya Medika 103 7,889 21,222 24,667 56 77 2 3
5 RS Assyfa 40 - - - - - - -
6 RS Awal Bros 194 14,141 38,701 32,939 55 73 2 2
7 RS Bhakti Asih 109 11,691 16,210 23,059 41 107 2 2
8 RS Bunda Sejati 40 589 365 2,127 3 15 24 4
9 RS Daan Mogot - - - - - - - -
10 RS Dinda 118 5,880 16,276 25,194 38 50 5 4
11 RS Hermina 90 8,468 20,032 18,881 61 94 2 2
12 RS Islam Ar Rahmah 78 6,254 23,325 23,419 82 80 1 4
13 RS Karang Tengah Medika 69 1,651 5,464 5,382 22 24 12 3
14 RSIA Karunia Bunda - - - - - - - -
15 RSUD Kota Tangerang 150 10,560 34,178 35,121 62 70 2 3
16 RS Mayapada 161 8,488 29,839 31,149 51 53 3 4
17 RS Medika Lestari - - - - - - - -
18 RS Melati 100 4,863 23,685 23,712 65 49 3 5
19 RS Mulya 65 3,508 9,420 11,075 40 54 4 3
20 RSIA Mutiara Bunda 43 2,168 6,054 6,704 39 50 4 3
21 RS Permata Ibu - - - - - - - -
22 RSIA Pratiwi 34 971 5,359 1,806 43 29 7 2
23 RS Sari Asih Ciledug 158 9,504 48,683 48,102 84 60 1 5
24 RS Sari Asih Karawaci - - - - - - - -
25 RS Sari Asih Sangiang 92 9,268 - 29,046 - 101 4 3
26 RS Sitanala 200 5,490 20,342 25,783 28 27 10 5
27 RS Tiara - - - - - - - -
28 RS Usada Insani 266 15,960 57,841 53,474 60 60 2 3

KABUPATEN/KOTA 2,394 147,562 432,813 471,349 50 62 3 3

Sumber: RS Se Kota Tangerang


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

RUMAH TANGGA
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH
PENDUDUK % DIPANTAU % BER- PHBS
DIPANTAU BER- PHBS
1 2 3 4 5 6 7 8
1 TAJUR 65,996 - #DIV/0!
CILEDUG
2 CILEDUG 66,826 - #DIV/0!
3 LARANGAN UTARA 79,808 - #DIV/0!
LARANGAN
4 CIPADU 68,344 - #DIV/0!
5 KARANG TENGAH 61,046 - #DIV/0!
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 19,340 300 1.55 130 43.33
7 PEDURENAN 32,243 7,068 21.92 6,981 98.77
8 CIPONDOH 70,005 - #DIV/0!
9 KETAPANG 38,002 - #DIV/0!
CIPONDOH
10 GONDRONG 40,267 - #DIV/0!
11 PORIS PLAWAD 62,143 - #DIV/0!
12 KUNCIRAN 66,772 5,371 8.04 2,911 54.20
13 PINANG KUNCIRAN BARU 43,951 - #DIV/0!
14 PANUNGGANGAN 57,768 - #DIV/0!
15 SUKASARI 62,007 - #DIV/0!
16 TANGERANG TANAH TINGGI 65,063 - #DIV/0!
17 CIKOKOL 42,504 - #DIV/0!
18 KARAWACI BARU 79,386 - #DIV/0!
19 BUGEL 42,703 - #DIV/0!
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 47,688 - #DIV/0!
21 PASAR BARU 14,192 - #DIV/0!
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 103,916 - #DIV/0!
23 CIBODASARI 62,743 - #DIV/0!
CIBODAS
24 BAJA 107,578 - #DIV/0!
25 GEMBOR 70,546 - #DIV/0!
26 PERIUK PERIUK JAYA 40,379 - #DIV/0!
27 SANGIANG 28,290 - #DIV/0!
28 BATUCEPER 52,846 10,149 19.20 4,182 41.21
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 39,074 - #DIV/0!
30 KEDAUNG WETAN 44,884 - #DIV/0!
NEGLASARI
31 NEGLASARI 75,924 - #DIV/0!
32 BENDA 31,935 300 0.94 56 18.67
BENDA
33 JURUMUDI BARU 47,340 382 0.81 146 38.22

JUMLAH (KAB/KOTA) 1,831,511 23,570 1.29 14,406 61.12


TABEL 58
PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

-1 0
RUMAH MEMENUHI SYARAT RUMAH DIBINA MEMENUHI RUMAH MEMENUHI SYARAT
JUMLAH RUMAH DIBINA
JUMLAH (RUMAH SEHAT) SYARAT (RUMAH SEHAT)
RUMAH YANG
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELURUH
BELUM
RUMAH
MEMENUHI
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 TAJUR 15,458 1,308 8.46 14,150 1,920 0.14 1,308 68.13 2,616 16.92 5,960
CILEDUG
2 CILEDUG 22,004 1,672 7.60 20,332 1,920 0.09 1,672 87.08 3,344 15.20
3 LARANGAN UTARA 21,735 1,895 8.72 19,840 1,920 0.10 1,895 98.70 3,790 17.44 7,426
LARANGAN
4 CIPADU 21,271 1,818 8.55 19,453 1,920 0.10 1,818 94.69 3,636 17.09
5 KARANG TENGAH 16,964 1,307 7.70 15,657 1,440 0.09 1,307 90.76 2,614 15.41 5,912
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 4,446 903 20.31 3,543 960 0.27 903 94.06 1,806 40.62
7 PEDURENAN 7,768 746 9.60 7,022 960 0.14 746 77.71 1,492 19.21
8 CIPONDOH 15,812 1,370 8.66 14,442 1,440 0.10 1,370 95.14 2,740 17.33 8,112
9 KETAPANG 7,066 867 12.27 6,199 960 0.15 867 90.31 1,734 24.54
CIPONDOH
10 GONDRONG 9,207 806 8.75 8,401 960 0.11 806 83.96 1,612 17.51
11 PORIS PLAWAD 13,266 1,013 7.64 12,253 1,440 0.12 1,013 70.35 2,026 15.27
12 KUNCIRAN 2,944 1,237 42.02 1,707 1,440 0.84 1,237 85.90 2,474 84.04 6,194
PINANG KUNCIRAN BARU 2,288 1,253 54.76 1,035 1,440 1.39 1,253 87.01 2,506 109.53
14 PANUNGGANGAN 18,720 1,860 9.94 16,860 2,400 0.14 1,860 77.50 3,720 19.87
15 SUKASARI 19,033 1,703 8.95 17,330 1,920 0.11 1,703 88.70 3,406 17.90 6,962
16 TANGERANG TANAH TINGGI 10,335 866 8.38 9,469 960 0.10 866 90.21 1,732 16.76
17 CIKOKOL 5,420 912 16.83 4,508 960 0.21 912 95.00 1,824 33.65
18 KARAWACI BARU 20,447 2,417 11.82 18,030 2,880 0.16 2,417 83.92 4,834 23.64 12,024
19 BUGEL 9,037 1,289 14.26 7,748 1,440 0.19 1,289 89.51 2,578 28.53
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 9,185 1,703 18.54 7,482 2,400 0.32 1,703 70.96 3,406 37.08
21 PASAR BARU 4,596 603 13.12 3,993 960 0.24 603 62.81 1,206 26.24
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 28,884 2,808 9.72 26,076 2,880 0.11 2,808 97.50 5,616 19.44 5,616
23 CIBODASARI 8,537 831 9.73 7,706 960 0.12 831 86.56 1,662 19.47 3,342
CIBODAS
24 BAJA 20,440 840 4.11 19,600 1,920 0.10 840 43.75 1,680 8.22
25 GEMBOR 16,747 837 5.00 15,910 960 0.06 837 87.19 1,674 10.00 4,022
26 PERIUK PERIUK JAYA 18,191 901 4.95 17,290 960 0.06 901 93.85 1,802 9.91
27 SANGIANG 4,502 273 6.06 4,229 420 0.10 273 65.00 546 12.13
28 BATUCEPER 9,612 1,616 16.81 7,996 1,920 0.24 1,616 84.17 3,232 33.62 5,338
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 7,159 1,053 14.71 6,106 1,440 0.24 1,053 73.13 2,106 29.42
30 KEDAUNG WETAN 8,794 567 6.45 8,227 1,440 0.18 567 39.38 1,134 12.90 4,408
NEGLASARI
31 NEGLASARI 14,748 1,637 11.10 13,111 1,920 0.15 1,637 85.26 3,274 22.20
32 BENDA 5,774 738 12.78 5,036 960 0.19 738 76.88 1,476 25.56 3,792
BENDA
33 JURUMUDI BARU 13,551 1,158 8.55 12,393 1,440 0.12 1,158 80.42 2,316 17.09

JUMLAH (KAB/KOTA) 413,941 40,807 9.86 373,134 49,860 0.13 40,807 81.84 81,614 19.72

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 59

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN


PENDUDUK DENGAN
AKSES
PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) BERKELANJUTAN
SUMUR GALI DENGAN POMPA MOBIL TANGKI AIR & TERMINAL TERHADAP AIR
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR BOR MATA AIR TERLINDUNG PENAMPUNGAN AIR HUJAN
TANGAN AIR MINUM LAYAK

NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDUDUK


MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
MEMENUHI SYARAT
SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 TAJUR 65,996 - - - - - - - - 12,267 61,335 - - 61,335 92.94
CILEDUG
2 CILEDUG 66,826 - - - - - - - - - - -
3 LARANGAN UTARA 79,808 - - - - - - - - 23,262 69,786 - - 69,786 87.44
LARANGAN
4 CIPADU 68,344 1 4 - - - - - - 13,567 67,835 - - 67,839 99.26
5 KARANG TENGAH 61,046 13 52 - - 18 72 - - 3,862 15,448 428 1,284 - - 16,856 27.61
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 19,340 - - - - - - - - 1,440 7,200 - - - - 7,200 37.23
7 PEDURENAN 32,243 - - - - - - - - 8,516 25,548 978 3,912 - - 29,460 91.37
8 CIPONDOH 70,005 - - - - - - - - 15,158 60,632 4,426 8,852 1 1 69,484 99.26
9 KETAPANG 38,002 - - - - 12 48 - - 10,351 41,404 4,923 19,692 - - 61,144 160.90
CIPONDOH
10 GONDRONG 40,267 - - - - - - 780 4,680 820 4,100 1 1 8,780 21.80
11 PORIS PLAWAD 62,143 - - - - - - - - 8,054 32,216 - - - - 32,216 51.84
12 KUNCIRAN 66,772 10 40 - - 34 204 - - 2,379 9,516 473 1,892 11,652 17.45
PINANG KUNCIRAN BARU 43,951 3 12 - - 34 136 - - 2,174 8,696 - - 8,844 20.12
14 PANUNGGANGAN 57,768 25 100 - - 77 308 - - 8,885 35,540 497 1,988 - - 37,936 65.67
15 SUKASARI 62,007 57 228 - - 40 160 - - 4,740 18,960 5,604 22,416 1 1 41,764 67.35
16 TANGERANG TANAH TINGGI 65,063 14 56 - - 485 1,940 - - 6,033 24,132 2,010 8,040 1 1 34,168 52.52
17 CIKOKOL 42,504 1 4 - - 12 48 - - 3,247 12,988 3,113 12,452 1 1 25,492 59.98
18 KARAWACI BARU 79,386 6 24 - - 204 816 - - 4,626 18,504 15,611 62,444 - - 81,788 103.03
19 BUGEL 42,703 9 36 - - 7 28 - - 5,671 22,684 4,309 17,236 1 1 39,984 93.63
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 47,688 19 76 - - 92 368 - - 3,839 15,356 4,882 19,528 1 1 35,328 74.08
21 PASAR BARU 14,192 32 128 - - 255 1,020 - - 2,720 10,880 883 3,532 1 1 15,560 109.64
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 103,916 13 52 - - 1,815 7,260 - - 9,307 37,228 1,133 4,532 1 1 49,072 47.22
23 CIBODASARI 62,743 3 12 - - 30 120 - - 6,468 25,872 2,699 10,796 1 1 36,800 58.65
CIBODAS
24 BAJA 107,578 5 20 - - 1,600 6,400 - - 13,640 54,560 17,760 71,040 1 1 132,020 122.72
25 GEMBOR 70,546 3 12 - - 7 28 - - 5,330 21,320 8,063 32,252 1 1 53,612 76.00
26 PERIUK PERIUK JAYA 40,379 - - - - 284 1,136 - - 3,336 13,344 10,543 42,172 1 1 56,652 140.30
27 SANGIANG 28,290 - - - - - - - - 3,797 15,188 1,417 5,668 1 1 20,856 73.72
28 BATUCEPER 52,846 46 184 - - 306 1,224 - - 962 3,848 912 3,648 1 1 8,904 16.85
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 39,074 24 96 - - 378 1,512 - - 5,007 20,028 2,233 8,932 - - 30,568 78.23
30 KEDAUNG WETAN 44,884 233 932 - - 372 1,488 - - 5,977 23,908 275 1,100 1 1 27,428 61.11
NEGLASARI
31 NEGLASARI 75,924 45 180 - - 14 56 - - 7,292 29,168 1,543 6,172 1 1 35,576 46.86
32 BENDA 31,935 11 44 - - 8 32 - - 2,724 10,896 1,357 5,428 - - 16,400 51.35
BENDA
33 JURUMUDI BARU 47,340 14 56 - - 914 3,656 - - 10,681 42,724 1,778 7,112 1 1 53,548 113.11

JUMLAH (KAB/KOTA) 1,831,511 587 2,348 - - 6,998 28,060 - - 216,092 861,424 - - 98,670 386,220 1,278,052 69.78

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 59
CAKUPAN KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2014

SUMBER AIR MINUM KELUARGA

MATA AIR TAK


SUMUR BOR /

TERLINDUNG
TERLINDUNG

TERLINDUNG

TERLINDUNG
%

SUMUR TAK

AIR SUNGAI
AIR HUJAN
JET PUMP
JML KK % KK

MATA AIR
LEDEN

SUMUR
JUMLAH JUMLAH AKSES AIR AKSES
NO PUSKESMAS DIPERIKS DIPERIKS AIR AIR ISI LEDENG G LAINN
PENDUDUK KK JUMLAH % MINUM AIR
A A KEMASAN ULANG METERAN ECERA YA MINUM
N

1 TAJUR 65,996 15,753 1,920 12.19 - 14,123 - 956 - - 15,079 95.72 60,316 91.39
2 CILEDUG 66,826 24,799 270 1.09 - 22,894 - 1,145 - 12,020 48.47 60,098 89.93
3 LARANGAN UTARA 79,808 19,704 1,920 9.74 18,504 - 856 37 - 19,397 98.44 77,588 97.22
4 CIPADU 68,344 21,675 1,920 8.86 350 20,000 - 967 - 300 21,617 99.73 64,851 94.89
5 KARANG TENGAH 61,046 6,253 960 15.35 285 4,400 578 550 - - 5,813 92.96 17,439 28.57
6 PONDOK BAHAR 19,340 17,776 1,440 8.10 100 17,600 - 51 - - 8,876 49.93 53,253 275.35
7 PADURENAN 32,243 9,494 960 10.11 350 7,386 1,614 39 - - 9,389 98.89 28,167 87.36
8 CIPONDOH 70,005 21,389 1,440 6.73 12,140 7,556 1,000 - - 20,696 96.76 62,088 88.69
9 KETAPANG 38,002 13,020 1,440 11.06 50 7,463 2,330 2,463 26 - 12,332 94.72 61,660 162.25
10 GONDRONG 40,267 9,659 960 9.94 600 17 3,773 5,113 - - 9,503 98.38 28,509 70.80
11 PORIS PLAWAD 62,143 11,563 960 8.30 22 - 11,125 2 - 11,149 96.42 33,447 53.82
12 KUNCIRAN 66,772 13,780 1,440 10.45 45 10,500 - 3,000 126 - 13,671 99.21 54,684 81.90
13 KUNCIRAN BARU 43,951 11,387 1,440 12.65 800 6,200 1,272 29 8,301 72.90 33,204 75.55
14 PANUNGGANGAN 57,768 18,179 2,400 13.20 1,856 4,138 1,655 1,000 120 - 8,769 48.24 26,307 45.54
15 SUKASARI 62,007 13,486 1,920 14.24 585 10,931 1,256 - 12,772 94.71 63,862 102.99
16 TANAH TINGGI 65,063 11,236 960 8.54 247 5,250 4,395 2,250 356 - 12,498 111.23 87,488 134.47
17 CIKOKOL 42,504 8,560 960 11.21 800 12 - 2,056 13 - 2,881 33.66 17,286 40.67
18 KARAWACI BARU 79,386 25,713 2,880 11.20 350 8,772 5,347 113 - - 14,582 56.71 43,747 55.11
19 BUGEL 42,703 13,663 1,440 10.54 236 10,053 6,277 1,100 16 - 17,682 129.42 53,047 124.22
20 PAB. TUMPENG 47,688 12,070 2,400 19.88 327 8,047 1,708 1,600 100 - 11,782 97.61 47,128 98.83
21 PASAR BARU 14,192 4,850 960 19.79 4 1,795 637 150 - 2,586 53.32 7,757 54.66
22 JATIUWUNG 103,916 39,533 2,880 7.29 379 1,852 4,925 29,307 10 - 18,237 46.13 91,184 87.75
23 CIBODASARI 62,743 10,186 960 9.42 421 9,890 5,025 20 63 - 7,709 75.69 61,676 98.30
24 BAJA 107,578 32,918 1,920 5.83 15,300 17,760 5,351 410 - 38,821 117.93 155,284 144.35
25 GEMBOR 70,546 14,902 960 6.44 980 3,019 7,387 268 34 - 11,688 78.43 35,063 49.70
26 PRIUK JAYA 40,379 12,314 960 7.80 1,200 7,958 9,810 1,045 - - 20,013 162.52 120,076 297.37
27 SANGIANG 28,290 7,073 420 5.94 - 1,000 - 916 - - 1,916 27.09 7,664 27.09
28 BATUCEPER 52,846 15,979 1,920 12.02 257 8,142 5,098 1,142 - - 14,639 91.61 58,556 110.81
29 PORIS GAGA 39,074 11,644 1,440 12.37 185 2,196 3,646 2,000 402 - 8,429 72.39 42,147 107.86
30 KED. WETAN 44,884 14,976 1,440 9.62 15 2,236 5,066 9 - 7,326 48.92 36,628 81.61
31 NEGLASARI 75,924 13,774 1,920 13.94 454 9,224 2,028 224 - - 11,930 86.61 71,578 94.28
32 BENDA 31,935 5,759 960 16.67 460 1,401 930 1,000 19 - 3,810 66.16 19,050 59.65
33 JURUMUDI BARU 47,340 14,858 1,440 9.69 878 8,025 2,871 5,027 928 - 17,729 119.32 53,187 112.35
TOTAL 1,831,511 497,925 48,210 9.68 11,610 246,132 109,676 - 89,915 2,850 - - - - - 300 413,641 83.07 1,734,018 94.68
27.18654
Sumber : Bid. P2KL - Dinkes Kota Tangerang

KETERANGAN :
1. % Jumlah Keluarga diperiksa (kolom 7) adalah Jumlah keluarga diperiksa (kolom 6 ) dibagi Jumlah KK (kolom 5) kali 100 %
2. % Sumber Air Minum Keluarga (kolom 21) adalah Jumlah sumber yang dimiliki penduduk (kolom 20) dibagi jumlah KK (kolom 5) kali 100 %
3. Jumlah Akses Air Minum ( kolom 22 ) adalah jumlah jiwa dalam keluarga yang memakai sumber air minum
( aksesitas pemakai air bersih bisa diperoleh dari jumlah sarana dikali 5 ( estimasi jumlah jiwa dalam KK))
4. % Akses Air Minum ( kolom 23 ) adalah Jumlah akses air minum ( kolom 22 ) dibagi jumlah penduduk ( kolom 4 ) kali 100%
TABEL 60

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH MEMENUHI SYARAT


JUMLAH SAMPEL (FISIK, BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENYELENGGARA
DIPERIKSA
AIR MINUM
JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 TAJUR - - - -
CILEDUG
2 CILEDUG - - -
3 LARANGAN UTARA - - -
LARANGAN
4 CIPADU - - -
5 KARANG TENGAH - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - 1 - -
7 PEDURENAN - 1 - -
8 CIPONDOH - 1 1 100
9 KETAPANG - 1 1 100
CIPONDOH
10 GONDRONG - - -
11 PORIS PLAWAD - 1 - -
12 KUNCIRAN - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - -
14 PANUNGGANGAN - 1 - -
15 SUKASARI 2 1 1 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI - 1 1 100
17 CIKOKOL - 1 1 100
18 KARAWACI BARU - 1 - -
19 BUGEL - 1 1 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - 1 1 100
21 PASAR BARU - 1 1 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - 1 1 100
23 CIBODASARI - 1 1 100
CIBODAS
24 BAJA - 1 1 100
25 GEMBOR - 1 1 100
26 PERIUK PERIUK JAYA - 1 1 100
27 SANGIANG - 1 1 100
28 BATUCEPER - 1 1 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - 1 - -
30 KEDAUNG WETAN - 1 1 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 1 1 1 100
32 BENDA - 1 - -
BENDA
33 JURUMUDI BARU - 1 1 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 3 25 18 72.00

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 61

PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT JENIS JAMBAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JENIS SARANA JAMBAN


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG

PENDUDUK
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
JUMLAH

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KK

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
%

1 2 3 4 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 TAJUR 65,996 15,753 15,753 66,823 1,672 58,189 87.08
CILEDUG
2 CILEDUG 66,826 24,799 24,799 65,996 1,308 44,963 68.13
3 LARANGAN UTARA 79,808 19,704 19,695 79,408 1,895 78,376 98.70
LARANGAN
4 CIPADU 68,344 21,675 21,655 68,280 1,818 64,655 94.69
5 KARANG TENGAH 61,046 6,253 6,196 19,166 903 18,027 94.06
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 19,340 17,776 17,768 61,015 1,307 55,377 90.76
7 PEDURENAN 32,243 9,494 9,415 31,972 746 24,846 77.71
8 CIPONDOH 70,005 21,389 21,363 69,915 1,370 66,517 95.14
9 KETAPANG 38,002 13,020 12,998 62,012 1,013 43,626 70.35
CIPONDOH
10 GONDRONG 40,267 9,659 9,651 37,966 867 34,288 90.31
11 PORIS PLAWAD 62,143 11,563 11,532 40,156 806 33,715 83.96
12 KUNCIRAN 66,772 13,780 13,607 65,928 1,237 56,632 85.90
PINANG KUNCIRAN BARU 43,951 11,387 10,140 39,139 1,253 34,055 87.01
14 PANUNGGANGAN 57,768 18,179 17,705 56,228 1,860 43,577 77.50
15 SUKASARI 62,007 13,486 12,882 59,214 1,703 52,523 88.70
16 TANGERANG TANAH TINGGI 65,063 11,236 11,201 64,861 866 58,511 90.21
17 CIKOKOL 42,504 8,560 8,514 42,275 912 40,161 95.00
18 KARAWACI BARU 79,386 25,713 25,001 77,204 2,417 64,790 83.92
19 BUGEL 42,703 13,663 13,632 42,602 1,289 38,133 89.51
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 47,688 12,070 11,986 47,348 1,703 33,598 70.96
21 PASAR BARU 14,192 4,850 4,712 13,787 603 8,660 62.81
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 103,916 39,533 39,480 103,774 2,808 101,179 97.50
23 CIBODASARI 62,743 10,186 10,093 62,153 831 53,800 86.56
CIBODAS
24 BAJA 107,578 32,918 32,910 107,449 840 47,009 43.75
25 GEMBOR 70,546 14,902 14,766 40,010 901 37,550 93.85
26 PERIUK PERIUK JAYA 40,379 12,314 12,262 70,248 837 61,249 87.19
27 SANGIANG 28,290 7,072 5,066 28,262 273 18,370 65.00
28 BATUCEPER 52,846 15,979 15,634 51,704 1,616 43,520 84.17
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 39,074 11,644 11,513 38,628 1,053 28,249 73.13
30 KEDAUNG WETAN 44,884 14,976 14,151 42,406 567 16,699 39.38
NEGLASARI
31 NEGLASARI 75,924 13,774 13,030 71,817 1,637 61,231 85.26
32 BENDA 31,935 5,759 5,648 31,318 738 24,078 76.88
BENDA
33 JURUMUDI BARU 47,340 14,858 14,701 46,833 1,158 37,663 80.42

JUMLAH (KAB/KOTA) 1,831,511 497,924 489,459 1,805,897 40,807 1,483,813 82.16

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 62

DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)


JUMLAH DESA/ DESA/KEL MELAKSANAKAN DESA/KEL STOP BABS
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/KEL STBM
KELURAHAN STBM (SBS)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 TAJUR 4 4 100% 4 100% - 0%
CILEDUG
2 CILEDUG 4 4 100% 4 100% - 0%
3 LARANGAN UTARA 4 4 100% 2 50% - 0%
LARANGAN
4 CIPADU 4 4 100% 3 75% - 0%
5 KARANG TENGAH 3 3 100% - 0% - 0%
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 2 100% - 0% - 0%
7 PEDURENAN 2 2 100% - 0% - 0%
8 CIPONDOH 3 3 100% - 0% - 0%
9 KETAPANG 2 2 100% - 0% - 0%
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 2 100% - 0% - 0%
11 PORIS PLAWAD 3 3 100% - 0% - 0%
12 KUNCIRAN 3 3 100% - 0% - 0%
PINANG KUNCIRAN BARU 3 3 100% - 0% - 0%
14 PANUNGGANGAN 5 5 100% 1 20% - 0%
15 SUKASARI 4 4 100% - 0% - 0%
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 2 100% - 0% - 0%
17 CIKOKOL 2 2 100% - 0% - 0%
18 KARAWACI BARU 6 6 100% - 0% - 0%
19 BUGEL 3 3 100% 1 33.33% - 0%
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 5 5 100% - 0% - 0%
21 PASAR BARU 2 2 100% - 0% - 0%
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6 6 100% - 0% - 0%
23 CIBODASARI 2 2 100% 1 50% - 0%
CIBODAS
24 BAJA 4 4 100% 1 25% - 0%
25 GEMBOR 2 2 100% - 0% - 0%
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 2 100% - 0% - 0%
27 SANGIANG 1 1 100% - 0% - 0%
28 BATUCEPER 4 4 100% - 0% - 0%
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 3 3 100% - 0% - 0%
30 KEDAUNG WETAN 3 3 100% - 0% - 0%
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4 4 100% - 0% - 0%
32 BENDA 2 2 100% - 0% - 0%
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 3 100% - 0% - 0%

JUMLAH (KAB/KOTA) 104 104 100% 17 16.35% 0 0%

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 63

PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

TEMPAT-TEMPAT UMUM
YANG ADA MEMENUHI SYARAT KESEHATAN

SARANA PENDIDIKAN SARANA KESEHATAN HOTEL


SARANA TEMPAT-TEMPAT
SARANA PENDIDIKAN HOTEL
KESEHATAN UMUM

JUMLAH TTU
RUMAH SAKIT
NO KECAMATAN PUSKESMAS SD SLTP SLTA PUSKESMAS BINTANG NON BINTANG
UMUM

RUMAH SAKIT
PUSKESMAS

BINTANG

BINTANG

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
UMUM
SLTP

SLTA

NON
SD

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 CILEDUG 27 14 11 1 1 - - 54 12 44 - - - - 1 100 1 100 - - 14 26
CILEDUG
2 TAJUR 14 4 5 1 2 - - 26 10 71 - - - - 1 100 1 50 - - 12 46
3 LARANGAN UTARA 20 4 3 1 - - - 28 20 100 - - - - 1 100 - - - - 21 75
LARANGAN
4 CIPADU 19 3 1 1 1 - - 25 10 53 - - - - 1 100 1 100 - - 12 48
5 PONDOK BAHAR 5 2 - 1 1 - - 9 2 40 - - - - 1 100 1 100 - - 4 44
6 KARANG TENGAH KARANG TENGAH 25 11 10 1 1 - - 48 20 80 - - - - 1 100 1 100 - - 22 46
7 PADURENAN 5 1 - 1 1 - - 8 - - - 1 100 1 100 - - 2 25
8 CIPONDOH 21 8 10 1 - 1 - 41 10 48 - - - - 1 100 - 1 100 - 12 29
9 PORIS PLAWAD 18 6 7 1 - 1 - 33 17 94 2 33 1 14 1 100 - 1 100 - 22 67
CIPONDOH
10 KETAPANG - - - 1 - - - 1 - - - - 1 100 - - - 1 100
11 GONDRONG - - - 1 - - - 1 10 - 7 - 1 - 1 100 - - - - 19 1,900
12 KUNCIRAN 30 9 12 1 2 - - 54 10 33 - - - - 1 100 2 100 - - 13 24
PINANG KUNCIRAN BARU - - - 1 - - - 1 - - - 1 100 0 - - - 1 100
14 PANUNGGANGAN 21 6 5 1 1 3 - 37 12 57 - - 1 20 1 100 1 100 3 100 - 18 49
15 SUKASARI 37 20 24 1 2 1 2 87 26 70 - - - - 1 100 1 50 1 100 2 100 31 36
16 TANGERANG TANAH TINGGI 14 2 2 1 1 - - 20 9 64 - - - - 1 100 1 100 - - 11 55
17 CIKOKOL 7 9 - 1 2 - 2 21 7 100 - - - - 1 100 2 100 - - 10 48
18 KARAWACI BARU 35 4 14 1 2 - 2 58 33 94 - - - - 1 100 - - - 2 100 36 62
19 BUGEL 11 1 3 1 1 - 4 21 11 100 - - - - 1 100 - - - 2 50 14 67
KARAWACI
20 PAB. TUMPENG 11 7 3 1 4 - 1 27 11 100 - - - - 1 100 2 50 - - 14 52
21 PASAR BARU 6 2 4 1 2 - - 15 2 33 - - - - 1 100 2 100 1 - - 6 40
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 30 7 4 1 2 1 - 45 23 77 - - - - 1 100 2 100 - - - 26 58
23 CIBODASARI 14 12 4 1 - 1 - 32 13 93 - - - - 1 100 - - 1 100 - 15 47
CIBODAS
24 BAJA 34 3 6 1 2 - - 46 10 29 - - - - 1 100 2 100 - - 13 28
25 PERIUK JAYA 11 2 3 1 - - - 17 8 73 1 50 1 33 1 100 - - - 11 65
26 PERIUK GEMBOR 20 3 3 1 1 - - 28 20 100 - - - - 1 100 1 100 - - 22 79
27 SANGIANG JAYA 9 2 - 1 - - - 12 9 100 - - - - 1 100 - - - 10 83
28 BATUCEPER 23 9 3 1 - 1 - 37 16 70 - - - - 1 100 - 1 100 - 18 49
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 17 3 2 1 - - 3 26 3 18 - - - - 1 100 - - - 4 15
30 KED. WETAN 15 5 - 1 - - 10 31 10 67 1 20 1 - 1 100 - - - 13 42
NEGLASARI
31 NEGLASARI 24 2 8 1 1 - 2 38 24 100 - - - - 1 100 1 100 - - 1 50 27 71
32 BENDA 16 3 1 1 - 6 7 34 5 31 - - - - 1 100 - 6 100 5 71 17 50
BENDA
33 JURUMUDI BARU 13 3 4 1 - - 1 22 3 23 - - - - 1 100 - - - 4 18

JUMLAH (KAB/KOTA) 552 167 152 33 30 15 34 983 376 68.12 11 6.59 5 3.29 33 100 23 76.67 15 100 12 35.29 475 48.32

Sumber: Bidang P2KL Dinkes Kota Tangerang


TABEL 63
LAPORAN CAKUPAN TEMPAT TEMPAT UMUM ( TTU ) SEHAT
KABUPATEN / KOTA SE-PROVINSI BANTEN
TAHUN 2015

KOLAM RENANG PASAR HOTEL JUMLAH TTU

NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH
JUMLAH % % JUMLAH % % JUMLAH JUMLAH % % JUMLAH % %
YANG DIPERIKS YANG DIPERIKS YANG SELURUH DIPERIKS
SEHAT DIPERIKSA SEHAT SEHAT DIPERIKSA SEHAT DIPERIKSA SEHAT DIPERIKSA SEHAT SEHAT DIPERIKSA SEHAT
ADA A ADA A ADA NYA A

1 2 3 3 4 5 6 7 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 28 29 30 31 32

1 CILEDUG 2 2 2 100 100 1 - - - - - - - - - 3 2 2 67 -


CILEDUG

2 TAJUR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

3 LARANGAN UTARA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
LARANGAN

4 CIPADU - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

5 PONDOK BAHAR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

6 KR. TENGAH KARANG TENGAH 1 1 1 100 100 - - - - - - - - - - 1 1 1 100 100

7 PADURENAN - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

8 CIPONDOH 1 1 1 100 100 - - - - - 1 1 1 100 100 2 2 2 100 100

9 PORIS PLAWAD - - - - - - - - - - 1 1 1 100 100 1 1 1 100 100


CIPONDOH

10 KETAPANG - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

11 GONDRONG - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

12 KUNCIRAN 1 1 1 100 100 - - - - - - - - - - 1 1 1 100 100

PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - - - - - - - - - - - - - -

13 PANUNGGANGAN 2 2 2 100 100 - - - - - 2 1 1 50 100 4 3 3 75 100

14 SUKASARI 2 2 2 100 100 - - - - - 3 3 3 100 100 5 5 5 100 100

15 TANGERANG TANAH TINGGI 1 1 1 100 100 1 1 1 100 100 - - - - - 2 2 2 - -

16 CIKOKOL - - - - - 1 1 1 100 100 2 2 2 100 100 3 3 3 100 100

17 KARAWACI BARU 1 1 1 100 100 2 2 1 100 50 1 1 1 100 100 4 4 3 100 75

18 BUGEL 2 2 2 100 100 1 1 - 100 - 2 2 2 100 100 5 5 4 100 80


KARAWACI

19 PAB. TUMPENG - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

20 PASAR BARU - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

21 JATIUWUNG JATIUWUNG - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

22 CIBODASARI 1 1 1 100 100 1 1 - 100 - 2 2 2 100 100 4 4 3 100 75


CIBODAS

23 BAJA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

24 PERIUK JAYA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

25 PERIUK GEMBOR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

26 SANGIANG JAYA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

27 BATUCEPER - - - - - - - - - - 1 1 1 100 100 1 1 1 100 -


BATUCEPER

28 PORIS GAGA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

29 KED. WETAN - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
NEGLASARI

30 NEGLASARI - - - - - - - - - - 5 5 5 100 100 5 5 5 100 100

31 BENDA - - - - - - - - - - 20 20 20 100 100 20 20 20 100 100


BENDA

32 JURUMUDI BARU 1 1 1 100 100 - - - - - - - - - - 1 1 1 100 100

JUMLAH 15 15 15 100 100 7 6 3 85.71 50.00 40 39 39 97.50 100 62 60 57 96.77 95.00

Ket :
1. % diperiksa (kolom 6, 11, 16, 21,26, 31) adalah jumlah yang diperiksa (kolom 4, 9, 14, 19,25, 28) dibagi jumlah yang ada (kolom 3, 8, 13, 18,23, 28) kali 100 %
2. % sehat (kolom 7, 12, 17, 22, 27, 32) adalah jumlah sehat (kolom 5, 10, 15, 20, 25, 30) dibagi jumlah diperiksa (kolom 4, 14, 19, 24, 29) kali 100 %
3. Jumlah TTU yang ada (kolom 28) adalah jumlah (kolom 3 + kolom 8 + kolom 13 + kolom 18 + kolom 23)
4. Jumlah TTU diperiksa (kolom 29) adalah jumlah (kolom 4 + kolom 9 + kolom 14+ kolom 19 + kolom 24)
5. Jumlah TTU sehat (kolom 30 adalah jumlah (kolom 5 + kolom 10 + kolom 15+ kolom 20 + kolom 25)

Sumber Data : Kab/ Kota se-Provinsi Banten


TABEL 64

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

TPM MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI
JUMLAH RUMAH DEPOT AIR RUMAH DEPOT AIR
NO KECAMATAN PUSKESMAS MAKANAN MAKANAN
TPM JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL % JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL %
JAJANAN JAJANAN
RESTORAN (DAM) RESTORAN (DAM)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 TAJUR 1 - - 1 1 100
CILEDUG
2 CILEDUG 5 - 3 2 5 100
3 LARANGAN UTARA 19 - 18 1 19 100
LARANGAN
4 CIPADU 2 - - 2 2 100
5 KARANG TENGAH - - - - - -
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - - - - - -
7 PEDURENAN 6 - 3 3 6 100
8 CIPONDOH 8 - 2 6 8 100
9 KETAPANG 4 - - 4 4 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 - - 2 2 100
11 PORIS PLAWAD 7 - 2 5 7 100
12 KUNCIRAN - - - - - -
13 PINANG KUNCIRAN BARU - - - - - -
14 PANUNGGANGAN 2 - - 2 2 100
15 SUKASARI 16 - 8 8 16 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI - - - - - -
17 CIKOKOL - - - - -
18 KARAWACI BARU 16 3 9 4 16 100
19 BUGEL 1 - - 1 1 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 22 - 22 - 22 100
21 PASAR BARU - - - - - -
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 12 - 12 12 100
23 CIBODASARI 8 4 3 1 8 100
CIBODAS
24 BAJA 7 - 3 4 7 100
25 GEMBOR 3 - 3 - 3 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 1 - 1 1 100
27 SANGIANG - - - - - -
28 BATUCEPER 8 3 5 8 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 4 - - 4 4 100
30 KEDAUNG WETAN 1 - 1 - 1 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI 6 1 4 1 6 100
32 BENDA 4 - - 4 4 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 1 2 3 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 168 8 85 75 - 168 100 - - - - - -

Sumber: - Bidang P2KL, Dinkes Kota Tangerang


TABEL 65

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI PETIK


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

JUMLAH TPM DIBINA JUMLAH TPM DIUJI PETIK

PERSENTASE TPM

PERSENTASE TPM
MEMENUHI SYARAT

MEMENUHI SYARAT
JUMLAH TPM TIDAK

HIGIENE SANITASI
RUMAH MAKAN/

RUMAH MAKAN/
JUMLAH TPM

DIUJI PETIK
MINUM (DAM)

MINUM (DAM)
JASA BOGA

JASA BOGA
RESTORAN

RESTORAN
DEPOT AIR

DEPOT AIR
MAKANAN

MAKANAN
DIBINA
JAJANAN

JAJANAN
TOTAL

TOTAL
NO KECAMATAN PUSKESMAS

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 TAJUR 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
CILEDUG
2 CILEDUG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 LARANGAN UTARA 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
LARANGAN
4 CIPADU 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 KARANG TENGAH 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 KARANG TENGAH
PONDOK BAHAR 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 PEDURENAN 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 CIPONDOH 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 KETAPANG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
CIPONDOH
10 GONDRONG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 PORIS PLAWAD 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 KUNCIRAN 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 PINANG KUNCIRAN BARU 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 PANUNGGANGAN 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 SUKASARI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 TANGERANG TANAH TINGGI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 CIKOKOL 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 KARAWACI BARU 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 BUGEL 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 PASAR BARU 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
23 CIBODASARI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
CIBODAS
24 BAJA 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
25 GEMBOR 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 PERIUK PERIUK JAYA 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 SANGIANG 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
28 BATUCEPER 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
30 KEDAUNG WETAN 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
NEGLASARI
31 NEGLASARI 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
32 BENDA 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
BENDA
33 JURUMUDI BARU 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!


TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PERSENTASE
SATUAN KEBUTUHAN TOTAL PENGGUNAAN SISA STOK JUMLAH KETERSEDIAAN
NO NAMA OBAT
TERKECIL THN 2014 (Des 2014 - Nov 2015) (30 November 2015) OBAT/VAKSIN OBAT/VAKSIN
(%)
(a) (b) (c) d = (b+c) e = (d/a) * 100%
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 98,400 108,200 111,500 219,700 223.27
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 60,400 44,700 76,200 120,900 200.17
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 5,300 4,300 15,800 20,100 379.25
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 2,200,600 1,832,200 3,910,100 5,742,300 260.94
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 60,800 34,000 3,600 37,600 61.84
8 Metampiron tablet 500 mg tablet 373,700 243,600 376,700 620,300 165.99
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium tablet 1,061,700 739,600 1,699,400 2,439,000 229.73
Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + tube 3,375 3,475 - 3,475 102.96
polimiksin 10.000 IU/g
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + supp 4,390 3,850 250 4,100 93.39
Heksaklorofen 250 mg
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam pot 1,104 - - - 0
Salisilat 3%
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet 6,300 12,700 12,400 25,100 398.41
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + tablet
Levodopa 250 mg
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 53 101 6 107 0
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 840,800 630,500 1,390,700 2,021,200 240.39
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet
21 Atropin tetes mata 0,5% botol
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul 73 16 161 177 242.47
23 Betametason krim 0,1 % krim 15,148 12,197 13,475 25,672 169.47
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 15 164 31 195 0
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 1,594,800 1,063,400 1,275,800 2,339,200 146.68
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol 36,424 - - - 0
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet 118,800 - - - 0
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul - 13 17 30 0
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 35,800 32,200 18,900 51,100 142.74
31 Diazepam tablet 5 mg tablet - - - - 0
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul - - 100 100 0
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 2,100 800 6,600 7,400 352.38
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 28,000 12,000 - 12,000 42.86
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 27 238 21 259 959.26
37 Etakridin larutan 0,1% botol 7,032 6,824 7,176 14,000 199.09
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 6,600 27,700 - 27,700 419.70
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol 2,448 2,688 3,409 6,097 249.06
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul - - - - 0
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet 45,000 27,800 6,000 33,800 75.11
46 Furosemid tablet 40 mg tablet 9,400 7,600 8,800 16,400 174.47
47 Gameksan lotion 1 % botol
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium sach 157,200 96,700 232,600 329,300 209.48
klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 239,900 169,400 79,300 248,700 103.67
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 1,587,000 958,000 1,595,000 2,553,000 160.87
52 Gliserin botol
53 Glukosa larutan infus 5% botol 28 13 111 124 442.86
54 Glukosa larutan infus 10% botol - - - - 0
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 22,000 27,400 10,600 38,000 172.73
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 39,400 26,500 18,100 44,600 113.20
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 21,295 15,700 14,000 29,700 139.47
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 66,000 33,400 47,600 81,000 122.73
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 19,344 12,004 24,988 36,992 191.23
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 354,300 303,500 523,700 827,200 233.47
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 7,300 5,900 2,700 8,600 117.81
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 502,000 592,000 658,000 1,250,000 249.00
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 733,600 475,400 1,102,200 1,577,600 215.05
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 3,700 5,300 900 6,200 167.57
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 63,200 200 - 200 0
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 5,868 4,408 - 4,408 75.12
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 2,920,200 2,001,800 800,200 2,802,000 95.95
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 18,900 19,000 - 19,000 100.53
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + tablet
Sulfadoxin 500 mg
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PERSENTASE
SATUAN KEBUTUHAN TOTAL PENGGUNAAN SISA STOK JUMLAH KETERSEDIAAN
NO NAMA OBAT
TERKECIL THN 2014 (Des 2014 - Nov 2015) (30 November 2015) OBAT/VAKSIN OBAT/VAKSIN
(%)
(a) (b) (c) d = (b+c) e = (d/a) * 100%
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg botol 27,400 16,600 46,950 63,550 231.93
+ Trimetoprim 40 mg/ 5 ml
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : tablet 206,300 161,800 342,600 504,400 244.50
Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : tablet 3,600 - - - 0
Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet - - - - 0
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 9,270 90 - 90 0
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial 193 30 - 30 0
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet - - - - 0
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 tablet 4,900 6,300 5,000 11,300 230.61
mg
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet - - - - 0
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 13,000 21,000 - 21,000 161.54
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 106 167 138 305 287.74
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 4,095 3,604 9,700 13,304 324.88
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 10,100 8,200 4,500 12,700 125.74
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 102,746 81,628 61,473 143,101 139.28
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 3,325 - - - 0
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 2,700 3,000 - 3,000 0
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 78,960 48,468 140,624 189,092 239.48
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet 117,800 - - - 0
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 3,923,000 2,738,600 9,469,700 12,208,300 311.20
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet 3,000 1,800 14,500 16,300 543.33
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 670,000 496,000 429,000 925,000 138.06
109 Povidon Iodida larutan 10 % botol 208 232 51 283 136.06
110 Povidon Iodida larutan 10 % botol 208 232 51 283 136.06
111 Prednison tablet 5 mg tablet 442,100 267,000 - 267,000 60.39
112 Primakuin tablet 15 mg tablet
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 10,700 5,866 5,200 11,066 103.42
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet - 705 - 705 0
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet
117 Ringer Laktat larutan infus botol 69 165 166 331 479.71
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap tube 1,296 5,180 10,320 15,500 1195.99
4%
119 Salisil bedak 2% kotak 36,325 22,700 57,042 79,742 219.52
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol 984 - - - 0
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 7,200 500 - 500 6.94
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet 1,137,000 659,500 471,000 1,130,500 99.43
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 37,900 24,000 46,300 70,300 185.49
134 Vaksin Rabies Vero vial
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 1,165,000 769,000 1,725,000 2,494,000 214.08
VAKSIN
136 BCG vial 11,010 11,505 1,915 13,420 121.89
137 T T vial 5,800 7,330 1,980 9,310 160.52
138 D T vial
139 CAMPAK 10 Dosis vial 15,190 12,690 2,810 15,500 102.04
140 POLIO 10 Dosis vial 18,800 19,300 2,900 22,200 118.09
141 DPT-HB vial 15,400 1,370 - 1,370 8.90
142 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 21,100 19,805 2,310 22,115 104.81
143 POLIO 20 Dosis vial
144 CAMPAK 20 Dosis vial

RATA-RATA 163.732
Sumber : Instalasi Farmasi Kota Tangerang
TABEL 67

JUMLAH SARANA KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

PEMILIKAN/PENGELOLA
NO FASILITAS KESEHATAN
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
RUMAH SAKIT
1 RUMAH SAKIT UMUM - - 2 1 - 26 29
2 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 - - - - - 1
PUSKESMAS DAN JARINGANNYA
1 PUSKESMAS RAWAT INAP - - - - - - -
- JUMLAH TEMPAT TIDUR - - - - - - -
2 PUSKESMAS NON RAWAT INAP - - 33 - - - 33
3 PUSKESMAS KELILING - - 33 - - - 33
4 PUSKESMAS PEMBANTU - - 6 - - - 6
SARANA PELAYANAN LAIN
1 RUMAH BERSALIN - - - - - - -
2 BALAI PENGOBATAN/KLINIK - - - - - 51 51
3 PRAKTIK DOKTER BERSAMA - - - - - - -
4 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN - - - - - 691 691
5 PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL - - - - - 62 62
6 BANK DARAH RUMAH SAKIT - - - - - - -
7 UNIT TRANSFUSI DARAH - - 1 - - - 1
SARANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI KEFARMASIAN
1 INDUSTRI FARMASI - - - - - - -
2 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL - - - - - - -
3 USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL - - - - - - -
4 USAHA MIKRO OBAT TRADISIONAL - - - - - 2 2
5 PRODUKSI ALAT KESEHATAN - - - - - - -
6 PENYALUR ALAT KESEHATAN - - - - - 4 4
7 PEDAGANG BESAR FARMASI - - - - - 3 3
8 APOTEK 314 314
9 TOKO OBAT 37 37
10 PRAKTEK DOKTER GIGI - - - - - 126 126
11 PRAKTEK DOKTER SPESIALIS - - - - - 202 202

Sumber: Sie. Sertifikasi - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 68

PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT) DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 28 28 100.00

2 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.00

JUMLAH (KAB/KOTA) 29 29 100.00

Sumber: Dinas Kesehatan Kota Tangerang


TABEL 69

JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

STRATA POSYANDU
POSYANDU AKTIF
NO KECAMATAN PUSKESMAS PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 TAJUR - 0.00 11 21.57 36 70.59 4 7.84 51 51 100
CILEDUG
2 CILEDUG - 0.00 19 35.19 34 62.96 1 1.85 54 54 100
3 LARANGAN UTARA - 0.00 43 72.88 16 27.12 - 0.00 59 59 100
LARANGAN
4 CIPADU - 0.00 46 100.00 - 0.00 - 0.00 46 46 100
5 KARANG TENGAH - 0.00 7 58.33 5 41.67 - 0.00 12 12 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR - 0.00 21 55.26 17 44.74 - 0.00 38 38 100
7 PEDURENAN - 0.00 10 55.56 7 38.89 1 5.56 18 18 100
8 CIPONDOH - 0.00 1 2.86 28 80.00 6 17.14 35 35 100
9 KETAPANG - 0.00 27 100.00 - 0.00 - 0.00 27 27 100
CIPONDOH
10 GONDRONG - 0.00 5 18.52 15 55.56 - 0.00 20 20 100
11 PORIS PLAWAD - 0.00 10 37.04 8 29.63 - 0.00 18 18 100
12 KUNCIRAN - 0.00 26 96.30 7 25.93 2 7.41 35 35 100
13 PINANG KUNCIRAN - 0.00 11 40.74 14 51.85 - 0.00 25 25 100
14 PANUNGGANGAN - 0.00 1 3.70 34 125.93 2 7.41 37 37 100
15 SUKASARI - 0.00 32 118.52 - 0.00 - 0.00 32 32 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI - 0.00 26 96.30 - 0.00 - 0.00 26 26 100
17 CIKOKOL - 0.00 16 59.26 1 3.70 - 0.00 17 17 100
18 KARAWACI BARU - 0.00 9 33.33 36 133.33 1 3.70 46 46 100
19 BUGEL - 0.00 14 51.85 16 59.26 - 0.00 30 30 100
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG - 0.00 40 148.15 1 3.70 - 0.00 41 41 100
21 PASAR BARU - 0.00 15 55.56 - 0.00 - 0.00 15 15 100
22 JATIUWUNG JATIUWUNG - 0.00 31 114.81 29 107.41 - 0.00 60 60 100
23 CIBODASARI 1 3.70 12 44.44 24 88.89 5 18.52 42 42 100
CIBODAS
24 BAJA - 0.00 35 129.63 15 55.56 5 18.52 55 55 100
25 GEMBOR - 0.00 11 40.74 12 44.44 - 0.00 23 23 100
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 7.41 10 37.04 21 77.78 2 7.41 35 35 100
27 SANGIANG 3 11.11 5 18.52 5 18.52 1 3.70 14 14 100
28 BATUCEPER - 0.00 18 66.67 12 44.44 - 0.00 30 30 100
BATUCEPER
29 PORIS GAGA - 0.00 13 48.15 9 33.33 1 3.70 23 23 100
30 KEDAUNG WETAN - 0.00 12 44.44 14 51.85 1 3.70 27 27 100
NEGLASARI
31 NEGLASARI - 0.00 28 103.70 8 29.63 - 0.00 36 36 100
32 BENDA - 0.00 15 55.56 4 14.81 - 0.00 19 19 100
BENDA
33 JURUMUDI BARU - 0.00 29 107.41 - 0.00 - 0.00 29 29 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 6 0.56 609 56.65 428 39.81 32 2.98 1,075 1,075 100
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 1.51

Sumber: Sie. Promosi Kesehatan - Dinkes Kota Tangerang


TABEL 70

JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/ UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)


KELURAHAN POSKESDES POLINDES POSBINDU LANSIA POSBINDU PTM
1 2 3 4 5 6 7 8
1 TAJUR 4 6 1
CILEDUG
2 CILEDUG 4 15 1
3 LARANGAN UTARA 4 15 1
LARANGAN
4 CIPADU 4 11 1
5 KARANG TENGAH 3 7 1
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 9 1
7 PEDURENAN 2 18 1
8 CIPONDOH 3 5 1
9 KETAPANG 2 3 1
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 3 1
11 PORIS PLAWAD 3 4 1
12 KUNCIRAN 3 8 1
13 PINANG KUNCIRAN BARU 3 7 1
14 PANUNGGANGAN 5 18 1
15 SUKASARI 4 6 1
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 13 1
17 CIKOKOL 2 5 1
18 KARAWACI BARU 6 13 1
19 BUGEL 3 8 1
KARAWACI
20 PABUARAN TUMPENG 5 8 1
21 PASAR BARU 2 5 1
22 JATIUWUNG JATIUWUNG 6 15 1
23 CIBODASARI 2 31 1
CIBODAS
24 BAJA 4 20 1
25 GEMBOR 2 11 1
26 PERIUK PERIUK JAYA 2 13 1
27 SANGIANG 1 4 1
28 BATUCEPER 4 6 1
BATUCEPER
29 PORIS GAGA 3 8 1
30 KEDAUNG WETAN 3 10 1
NEGLASARI
31 NEGLASARI 4 8 1
32 BENDA 2 4 1
BENDA
33 JURUMUDI BARU 3 3 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 104 0 0 320 33

Sumber: Sie. Promosi Kesehatan - Dinkes Kota Tangerang


Sumber: Sie. Anak, Remaja dan Lansia - Dinkes Kota Tangerang
TABEL 71

JUMLAH DESA SIAGA MENURUT KECAMATAN


KOTA TANGERANG
TAHUN 2015

DESA/KELURAHAN SIAGA
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/
PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH %
KELURAHAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 TAJUR 4 4 4 100
CILEDUG
2 CILEDUG 4 4 4 100
3 LARANGAN UTARA 4 4 4 100
LARANGAN
4 CIPADU 4 4 4 100
5 KARANG TENGAH 3 3 3 100
6 KARANG TENGAH PONDOK BAHAR 2 2 2 100
7 PEDURENAN 2 2 2 100
8 CIPONDOH 3 3 3 100
9 KETAPANG 2 2 2 100
CIPONDOH
10 GONDRONG 2 2 2 100
11 PORIS PLAWAD 3 3 3 100
12 KUNCIRAN 3 3 3 100
PINANG KUNCIRAN BARU 3 3 3 100
14 PANUNGGANGAN 5 5 5 100
15 SUKASARI 4 4 4 100
16 TANGERANG TANAH TINGGI 2 2 2 100
17 CIKOKOL 2 2 2 100
18 KARAWACI BARU 6 6 6 100
19 BUGEL