Anda di halaman 1dari 3

BAB VI

PENUTUP

A. Simpulan
Dari hasil kegiatan stase manajemen profesi ners STIKES Sari Mulia
Kelompok 3 dari tanggal 22 Mei 2017 - 18 Juni 2017, didapatkan beberapa
simpulan sebagai berikut:
1. Sumber Daya Manusia (Man/M1)
a. Jumlah tenaga keperawatan yang ada di Ruang Tulip 1 B adalah 12
orang termasuk kepala ruangan. Kebutuhan tenaga keperawatan
menurut hasil lokakarya PPNI adalah 15 orang, itu artinya jumlah
tenaga keperawatan di Ruang Tulip 1 B masih belum mencukupi.
b. Kebutuhan tenaga keperawatan saat role play (30 Mei-11 Juni 2017) di
blok kelolaan yaitu blok 1 Ruang Tulip 1 B menurut hasil lokakarya
PPNI adalah 6 orang, sedangkan mahasiswa managemen yang
mengelola kamar tersebut berjumlah 10 orang, itu artinya jumlah
tenaga keperawatan pada blok 1 sudah tercukupi.
c. Masih banyak tenaga perawat lulusan DIII yang bekerja di Ruang
Tulip 1 B yaitu sebanyak 6 orang, dan hanya 4 orang tenaga
keperawatan yang merupakan lulusan Sarjana Keperawatan Ners.
d. Tingkat motivasi dan kepuasan perawat di Tulip 1 B rata-rata berada
dalam kategori puas sebelum dilakukan roleplay dan sesudah
dilakukan role play.
2. Sarana dan Prasarana (Material/M2)
a. Cukup tersedianya alat penunjang yang ada diruangan yang dapat
dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan, pasien serta keluarga.
b. Tersedianya poster cara mencuci tangan diruang perawatan.
c. Tersedianya tempat obat emergency dan obat-obatan emergency.
d. Pasien dan keluarga sudah mengetahui tata tertib ruangan dan bersedia
untuk mematuhinya.
e. Penataan dan penyusunan kembali alat-alat kesehatan serta obat-obatan
diruang sentralisasi obat telah dilakukan.
f. Pemberian label nama obat pada setiap rak obat baik oral maupun obat
untuk injeksi telah dilakukan.
g. Perbaikan sarana dan prasarana seperti gagang/kunci pintu yang rusak.
h. Pada dinding kamar perawatan sudah diganti dengan tempelan-
tempelan yang baru dalam bentuk laminating.
3. Metode

199
a. Terjadi peningkatan pada kegiatan timbang terima yaitu tidak hanya
dilakukan di nurse station namun juga ke bed klien untuk validasi.
b. Terjadi peningkatan pada kegiatan discharge planning yaitu discharge
planning dilakukan dengan menggunakan format discharge planning
dan media leaflet.
c. Terjadi peningkatan pada kegiatan penerimaan pasien baru, adanya
penjelasan tentang tata tertib ruangan, fasilitas rumah sakit, diberikan
juga penjelasan tentang sistem sentralisasi obat, waktu berkunjung,
dokter yang bertanggung jawab serta tenaga non medis.
d. Terjadi peningkatan pada kegiatan ronde keprawatan yaitu dapat
dilakukan di ruang Tulip 1 B dihadiri oleh ahli gizi, kepala ruangan,
dan ketua tim.Selama ada mahasiswa stase manajemen Profesi Ners
STIKES Sari Mulia dapat dilakukan ronde keperawatan yang sesuai
dengan ketentuan sebanyak 1 kali dalam 2 minggu.
e. Terjadi peningkatan kegiatan supervisi yaitu supervisi dilaksanakan
secara langsung dan tidak langsung pada perawat dan mahasiswa yang
berdinas.
f. Terjadi peningkatan pada kegiatan sentralisasi obat yaitu dilaksanakan
dengan baik diawali dengan penyusunan tempat penyimpanan obat di
ruangan sesuai dengan klien dan sudah dibuat lembar serah terima obat
dari bagian farmasis dan keluarga kepada perawat sehingga dapat
terpantau obat-obatan klien yang kurang ataupun kosong.
g. Dokumentasi keperawatan secara keseluruhan mengalami peningkatan
khususnya pada catatan perkembangan sesuai dengan problem etiologi
dan rencana keperawatan.

B. Saran
1. Bagi Pelayanan Keperawatan
a. Diharapkan bagi perawat pelaksana agar meningkatkan komunikasi
yang baik terhadap atasan dan juga kepada perawat pelaksana dalam
satu tim dalam pelaksanaan konferensi, lebih fokus pada penetapan
tugas yang telah ditetapkan oleh ketua tim dan juga kepada kepala
ruangan sehingga tujuan meningkatkan pelayanan keperawatan bisa
terlaksana dengan baik.

200
b. Meningkatkan sistem kolaborasi yang terstruktur diantara anggota tim
kesehatan (dokter, perawat, ahli gizi, dll), serta antara tim kesehatan
dengan pasien dan keluarga
2. Bagi keluarga klien
a. Diharapkan keluarga untuk mematuhi tata tertib yang sudah di jelaskan
oleh tenaga kesehatan untuk tidak menaruh barang di tempat tidur dan
membuang sampah pada tempatnya serta untuk penjaga klien
maksimal 1 orang saja.
3. Bagi Rumah Sakit
a. Diharapkan dengan jumlah tenaga keperawatan yang masih belum
mencukupi menurut perhitungan Lokakarya PPNI, RSUD Ulin
khususnya Ruang Tulip 1 B dapat meningkatkan kualitas dari tenaga
keperawatan dengan mengikut sertakan tenaga perawatnya dalam
pelatihan-pelatihan khusus yang sesuai dengan kompetensi mereka di
Ruang Tulip 1 B, mengikutsertakan perawat dalam studi banding agar
meningkatkan ilmu pengetahuan serta diharapkan adanya penyegaran
ilmu-ilmu terbaru setiap bulannya sehingga banyak perawat di Ruang
Tulip 1 B yang berpengetahuan luas dan berkompeten sesuai
bidangnya sehingga kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan
dapat lebih optimal.
b. Diharapkan agar Rumah Sakit Ulin Banjarmasin dapat memfasilitasi
perawat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi seperti misalnya memberikan beasiswa pendidikan bagi
perawat-perawat yang berprestasi sehingga dapat meningkatkan
motivasi perawat dalam bekerja.
4. Bagi Institusi Pendidikan
a. Menjadi bahan acuan bagi institusi pendidikan dalam contoh sumber
pemberian materi manajemen keperawatan.
b. Sebagai acuan dalam penulisan laporan manajemen keperawatan.
c. Sebagai salah satu acuan dalam memperkenalkan pemberian asuhan
keperawatan secara profesional dengan sistem SP2KP.

201

Anda mungkin juga menyukai