Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS SEKARDANGAN
Jl. Wijaya Kusuma No.04 Sekardangan Kode Pos 61215 Telp. (031)
8962125
Email:pusksekardangan@yahoo.co.id

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


SURVEILANS CAMPAK

I. PENDAHULUAN
Campak adalah suatu penyaki akut yang sangat menular yang disebabkan oleh
virus, campak disebut juga rubella, morbili, atau measles. Penyakit ini ditularkan
melalui droplet ataupun kontak dengan penderita. Penyakit ini memiliki masa inkubasi
8-13 hari. Campak ditandai dengan gejala awal demam, batuk, pilek dan konjungtivitis
yang kemudian diikuti dengan bercak kemerahan pada kulit (rash). Dampak penyakit
campak dikemudian hari adalah kurang gizi sebagai akibat diare berulang dan
berkepanjangan pasca campak, sindrom radang otak pada anak di atas 10 tahun, dan
tuberkulosis paru menjadi lebih parah setelah sakit campak berat.
Untuk itu perlu adanya penanganan khusus bila ada seseorang yang menderita
penyakit campak agar tidak menimbulkan wabah. Pencegahan penyakit ini dapat
dilakukan antara lain dengan imunisasi (rutin, crash program, catch up dan bias).
Penyuluhan kesehatan dan pencegahan kontak dengan penderita

II. LATAR BELAKANG


Campak dalam sejarah anak telah dikenal sebagai pembunuh terbesar, meskipun
adanya vaksin telah dikembangkan lebih dari 30 tahun yang lalu, virus campak ini
menyerang 50 juta orang setiap tahun dan menyebabkan lebih dari1 juta
kematian.insiden terbanyak berhubungan dengan morbiditas dan mortalitas penyakit
campak yaitu pada negara berkembang, meskipun masih mengenai beberapa negara
maju seperti Amerika Serikat. Campak adalah salah satu penyakit infeksi yang dapat
dicegah dengan imunisasi dan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit
ini umumnya menyerang anak umur di bawah 5 tahun (balita) akan tetapi campak bisa
menyerang semua umur. Campak telah banyak diteliti namun masih banyak terdapat
perbedaan pendapat dalam penanganannya. Imunisasi yang tepat pada waktunya dan
penanganan sedini mungkin akan mengurangi komplikasi penyakit ini.

III. TUJUAN
1. Tujuan Umum:
Mengidentifikasi daerah maupun populasi resiko tinggi kemungkinan akan
terjadi transmisi campak, dapat diketahui setelah dilakukan analisis terhadap
cakupan imunisasi dengan menghitung jumlah balita rentan dan melakukan
kajian terhadap data campak dari laporan rutin maupun hasil penyelidikan KLB.
Daerah ini akan menjadi prioritas pelaksanaan imunisasi tambahan.

2. Tujuan Khusus:
Melakukan deteksi dini dan pengobatan tepat dalam rangka pemutusan rantai
penularan
Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit campak
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit campak
Penanggulangan KLB campak

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No. Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


1 Pengumpulan data Sumber data suvailens rutin
puskesmas, ponkesdes, Rumah Sakit,
praktek dokter, perawat, bidan dan
pelayanan kesehatan swasta
2 Pencatatan dan pelaporan Petugas survailens memastikan bahwa
setiap kasus campak ditemukan baik
dalam wilayah maupun luar wilayah
kerja dicatat di form C1
3 Pengambilan spesimen Kasus campak yang datang di
puskesmas diambil sampel untuk dapat
mendapatkan serum
4 Pengiriman sampel Petugas mengirim sampel ke Dinkes
dilengkapi dengan format C1

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Mengumpulkan data dari Puskesmas, Ponkesdes, Rumah Sakit, Dokter Praktek,


Bidan, Perawat dan Pelayanan Kesehatan lainnya.
2. Mencatat dan melaporkan menggunakan form C1. Setiap minggu di rekap dalam
W2 dan di kirim laporan lewat EWARS.
3. Mengambil spesimen tiap ada laporan campak di luar gedung, bila ada kasus
campak dalam gedung di rujuk ke laboratorium untuk di ambil sampel darah
untuk mendapatkan serum.
4. Mengirim serum campak ke Dinas Kesehatan Kabupaten

VI. SASARAN
Semua tersangka kasus campak baik di dalam maupun di luar wilayah kerja
Puskesmas Sekardangan
VII. JADWAL KEGIATAN
N URAIAN KEGIATAN BULAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
O
1 Mengumpulkan data
2 Pencatatan pelaporan
3 Pelacakan kasus penyakit potensial
wabah ( bila ada kasus )
4 Penanggulangan KLB ( bila ada KLB )
5 Pengiriman pelaporan mingguan ke
dinkes kabupaten : Laporan W2 dan
EWARS
6 Pengiriman laporan bulanan ke dinas
kabupaten sebelum tanggal 7 tiap bulan
7 Pengiriman sampel campak ke dinkes

VIII. PERAN LINTAS PROGRAM DAN LINTAS SEKTORAL

IX. EVALUASI
Evaluasi oleh pelaksana pemegang program dilakukan setiap minggu dan tiap bulan .,
hasil evaluasi dilaporkan ke Dinkes Kabupaten setiap minggu dan tiap bulan

X. PENCATATAN PELAPORAN

XI. PEMBIAYAAN
Biaya kegiatan dibebankan pad dana BLUD dan BOK tahun 2017