Anda di halaman 1dari 10

TUGAS AKUNTANSI

Disusun Oleh :
Yesica Heliasni Sebayang
XII MIA 5
Macam Macam Bukti Transaksi

Berikut ini adalah macam macam bukti transaksi

Kwitansi
Kwitansi adalah bukti yang digunakan saat transaksi penerimaan sejumlah
uang. Kwitansi dibuat dan ditandatangani oleh pihak penerima uang dan
diserahkan kepada yang melakukan pembayaran.

Pada umumnya kwitansi sendiri terdiri dari dua bagian, bagian pertama
diberikan kepada pihak yang membayar untuk bukti pencatatan pengeluaran
uang, sedangkan bagian yang tertinggal ( sub atau bonggol kwitansi ) dapat
dijadikan sebagai bukti pencatatan penerimaan uang.
Tanggal transaksi
Pihak yang memberikan uang
Nominal uang
Maksud dan tujuan dari transaksi pemberian uang tersebut
Tanda tangan serta di tambah dengan materai bila dibutuhkan.

Kwitansi dibuat dan ditandatangani oleh pehak penerima uang dan diserahkan
kepada yang melakukan pembayaran.

Nota Kontan
Nota Kontan adalah dokumen yang dibuat dan dikeluarkan oleh penjual
kepada pembeli. Lembar yang pertama ( asli ) diserahkan kepada pihak
pembeli dan copy nya disimpan oleh pihak penjual sebagai bukti transaksi atas
penjualan tunai.
Nota kontan memuat informasi berupa :
Nama perusahaan sebagai pihak yang mengeluarkan nota
Nomor nota
Tanggal transaksi
Jenis barang
Jumlah barang
Harga satuan
Jumlah harga

Faktur ( Invoice )
Faktur adalah pernyataan tertulis mengenai barang yang dijual, baik jumlah
dan harganya. Faktur dikeluarkan oleh pihak yang menjual kepada pihak
pembeli. Faktur berfungsi untuk bahan pertimbangan pembeli untuk meneliti
barang barang yang dibelinya. Bukti ini akan diperlukan saat terjadi retur
pembelian atau retur penjualan.
Bagi pihak pembeli, faktur yang diterima merupakan faktur pembelian, tetapi
bagi penjual, faktur yang diterima merupakan faktur penjualan.
Faktur memuat informasi yang terdiri dari :
Nama dan alamat penjual
Nomor faktur
Nama dan alamat pembeli
Tanggal pesanan
Syarat pembayaran
Keterangan mengenai barang ( Jenis barang, harga satuan, barang
kuantitas barang dan jumlah harga )
Nota Kredit
Nota Kredit merupakan bukti transaksi penerimaan kembali barang yang telah
dijual ( pengembalian ), nota kredit dikeluarkan oleh pihak penjual. Bukti ini
berfungsi sebagai alat persetujuan dari pihak penjual atas permohonan
pengurangan harga dari pihak pembeli karena barang yang diterima
mengalami kerusakan dan atau tidak sesuai dengan pesanan pembeli.
Nota Debet
Nota Debet adalah pemberitahuan atau perhitungan yang dikirimkan suatu
perusahaan atau badan usah kepada konsumennya, bahwa akunnya telah di
debet dengan jumlah nominal tertentu. Nota debet dibuat oleh pihak pembeli.
Hal hal yang tercantum pada nota debit dan nota kredit pada prinsipnya
adalah sama, hanya terdapat perbedaan pada informasi yang tercantum di
dalam masing masing nota.

Pada intinya, bukti transaksi yang bernama nota kredit dan nota debit
dikeluarkan saat terjadi ketidakcocokan atau tidak sesuai dengan barang yang
diharapkan oleh pembeli.

Cek
Cek bisa diartikan sebagai perintah pembayaran yang dibuat oleh pihak yang
mempunyai rekening di suatu bank, dengan tujuan agar bank tersebut
membayarkan sejumlah uang yang tertulis kepada orang yang membawa surat
atau nama yang tertulis dalam surat cek tersebut. Cek terdiri dari 2 bagian,
yaitu :
Pada bagian sebelah kiri buku cek sebagai bukti arsip pihak yang
mengeluarkan dan menandatangani cek tersebut.
Bagian sebelah kanan dapat diberikan kepada pihak yang menerima
pembayaran cek tersebut
Rekening Koran
Rekening Koran adalah bukti untuk mutasi kas di bank yang disusun oleh
pihak bank untuk para nasabahnya.

Bilyet Giro
Bilyet Giro adalah sebagai surat perintah untuk memindahbukukan sejumlah
uang dari rekening nasabah suatu bank ke rekening penerima yang namanya
disebutkan dalam bilyet giro pada bank yang sama atau pada bank lain (
berbeda ). Perlu diingat bahwa penerima bilyet giro tidak bisa menukarkannya
dengan uang tunai kepada bank yang bersangkutan. Tetapi dapat menyetorkan
bilyet giro kepada bank untuk menambah simpanan di rekeningnya.
Bukti Memorandum
Bukti memo adalah bukti transaksi yang dibuat oleh pimpinan perusahaan
atau orang yang diberikan wewenang untuk suatu kejadian kejadian yang
berlangsung didalam internal suatu perusahaan yang bersangkutan.

Bukti Setoran Bank


Bukti Setoran Bank adalah catatan transaksi ( slip setoran ) yang disediakan
oleh pihak bank untuk digunakan pada saat atau setiap melakukan setoran
uang ke bank. Ketika terjadi kesalahan pencatatan, bukti ini sangat dibutuhkan
saat akan dibuat rekonsiliasi bank. Maka sebaiknya bukti ini disimpan dengan
baik.
Bukti Kas Masuk
Bukti Kas Masuk adalah bukti transaksi atas peristiwa penerimaan uang ( kas
) yang telah dilengkapi dengan buktinya. Bukti kas masuk in i nantinya akan
digunakan dalam proses penyusunan jurnal kas masuk / jurnal penerimaan kas.

Bukti Kas Keluar


Bukti Kas Keluar adalah bukti dari kejadian transaksi pengeluaran kas
ataupun pembayaran. Bukti pengeluaran kas ini biasanya akan diguanakan
untuk dokumen ketika menyusun jurnal pengeluaran kas.
Kode Kode Akun

Kode akun adalah suatu penamaan / penomoran yang dipergunakan untuk


mengklasifikasikan pos / rekening transaksi.

1. Manfaat kode akun, yaitu :


Memudahkan dalam pengelompokan akun
Memudahkan proses pencatatan
Mudah dalam mengingat dan mempercepat pencatatan
Mewakili nama akun yang bersangkutan
Memudahkan untuk membedakan akun yang satu dengan akun yang lain
2. Sistem Pemberian kode akun
Sistem Numeral ( Nomor )
Sistem Decimal ( Gabungan Nomor dan Titik )
Sistem mnemonic ( Huruf )
Sistem Kombinasi ( Gabungan huruf dan angka )

Berikut merupakan tabel kode akun sesuat dengan sistem pemberian kode akun :