Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perguruan tinggi merupakan salah satu tempat yang menghasilkan sumber daya
manusia berkualitas, berkepribadian mandiri, dan memiliki kemampuan intelektual yang
baik. Hal ini diinterpretasikan untuk kemajuan bangsa di masa pembangunan dalam
menghadapi era globalisasi dan AEC yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya
manusia, proses pembaharuan, dan peningkatan produktifitas di semua bidang, baik industri
maupun non industri yang bermanfaat untuk kesejahteraan bangsa. Untuk tercapainya
sumber daya manusia yang berkompeten maka setiap perguruan tinggi harus menerapkan
Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa.
Seluruh dosen (pendidik), serta orang orang yang terlibat dalam proses pembelajaran
(sivitas akademika) memiliki tanggung jawab yang sama. Terdapat tiga poin dalam Tri
Dharma Perguruan Tingg yaitu :
1. Pendidikan dan Pengajaran
2. Penelitian dan Pengembangan
3. Pengabdian Kepada Masyarakat
Demi terciptanya Tri Dharma Perguruan Tinggi diharapkan adanya partisipasi dari
pemerintahan, perguruan tinggi dan industri sangat diperlukan untuk menciptakan sumber
daya manusia yang berkualitas dalam menghadapi dunia kerja. Peran pemerintah adalah
sebagai jembatan penghubung antara perguruan tinggi yang telah menghasilkan sumber daya
manusia dan indutri sebagai wadah dalam memberikan pengalaman kerja. Namun masih
sering ditemui kurangnya kemampuan lulusan perguruan tinggi yang siap dalam
mengahadapi kenyataan di dunia kerja.
Universitas Brawijaya (UB) Malang sebagai sebuah institusi (perguruan tinggi) di
Indonesia berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan IPTEK guna
menunjang pembangunan industri, serta sebagai research university untuk membantu
pengembangan kawasan timur Indonesia. Output dari UB Malang diharapkan siap untuk
dikembangkan ke bidang yang sesuai dengan spesifikasinya. Seiring dengan upaya tersebut,
kerjasama dengan industri perlu ditingkatkan, yang dalam hal ini bisa dilakukan dengan jalan
Study Ekskursi, kerja praktek, magang, joint research dan lain sebagainya.

TEKNIK MESIN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 1


Wawasan dari mahasiswa tentang dunia kerja yang berkaitan dengan industrialisasi
sangat diperlukan, sehubungan dengan kondisi obyektif Indonesia yang merupakan negara
berkembang, dimana teknologi masuk dan diaplikasikan oleh industri terlebih dahulu.
Sehingga dapat diharapkan nantinya mahasiswa sebagai calon output dari perguruan tinggi
akan lebih mengenal perkembangan industri.
Kuliah Kerja Nyata-Praktek adalah mata kuliah wajib bagi mahasiswa S-1 Teknik
Mesin, FT-UB. Dari kerja praktek ini diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu
yang telah didapat di bangku kuliah. Sehingga diharapkan dapat tercapai hubungan yang
baik antara dunia pendidikan dengan dunia industri, dimana bagi pihak perusahaan adalah
sebagai sarana untuk transfer pengetahuan kepada mahasiswa yang melakukan kerja praktek.
Pemahaman akan permasalahan serta seluk-beluk di dunia industri diharapkan dapat
menunjang pengetahuan teoritis yang telah didapat dari bangku perkuliahan, sehingga
mahasiswa dapat mengaplikasikan langsung dalam dunia kerja ataupun di bidang lainnya.
Dengan syarat kelulusan yang ditetapkan, kurikulum kerja praktek telah menjadi
salah satu pendorong utama bagi mahasiswa untuk mengenal kondisi lapangan kerja dan
untuk melihat keselarasan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan
aplikasi praktis di dunia kerja.

1.2. Tujuan
Adapun tujuan dari pelaksanaan dari kerja praktek ini dapat dibedakan menjadi dua,
yaitu tujuan umum dan khusus.

1.2.1. Umum
Tujuan umum dari pelaksanaan kerja praktek adalah:
1. Terciptanya suatu hubungan yang sinergis, jelas dan terarah antara dunia perguruan
tinggi dan dunia kerja.
2. Meningkatkan kepedulian dan partisipasi dunia usaha dalam memberikan kontribusi
pada sistem pendidikan nasional.
3. Membuka wawasan mahasiswa agar dapat mengetahui dan memahami aplikasi ilmunya
di dunia industri pada umumnya, serta mampu menyerap dan berasosiasi dengan dunia
kerja secara optimal.
4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sistem kerja di dunia industri sekaligus
mampu mengadakan pendekatan masalah secara utuh.

TEKNIK MESIN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2


5. Menumbuhkan dan menciptakan pola pikir konstruktif yang lebih berwawasan bagi
mahasiswa.

1.2.2 Khusus
Tujuan khusus dari pelaksanaan kerja praktek adalah:
1. Untuk memenuhi beban satuan kredit semester (sks) yang harus ditempuh sebagai
persyaratan akademis di Jurusan Teknik Mesin FT-UB.
2. Mengenal lebih jauh tentang teknologi yang sesuai dengan bidang yang dipelajari di
Jurusan Teknik Mesin FT-UB.
3. Mempelajari secara khusus tentang proses konversi energi di PT Petrokimia Gresik.

1.3 Manfaat
Adapun manfaat tugas kerja praktek ini meliputi:
1. Mendapat pengalaman yang sebenarnya di dunia kerja.
2. Mampu menerapkan metode-metode penyelesaian secara umum, yaitu dengan
mendapatkan masalah, merumuskan masalah, dan kemudian menarik kesimpulan.
3. Mengetahui dan mempelajari hal-hal yang menunjang tentang proses konversi energi di
PT. Petrokimia Gresik.

1.4 Ruang Lingkup Kerja Praktek


Ruang lingkup Kerja Praktek di PT. Petrokima Gresik ialah sebagai berikut :
1. Pengenalan PT. Petrokima Gresik secara umum mengenai sejarah perusahaan, sistem
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), proses produksi, pemasaranTeknologi
informasi, dan lain lain.
2. Mempelajari proses maintenance yang ada di Departemen Pemeliharaan III PT.
Petrokimia Gresik khususnya di Bagian Perencanaan dan Pengendalian III.

1.5 Waktu Pelaksanaan Kerja Praktek


Waktu dari pelaksanaan Kerja Praktek di PT. Petrokimia Gresik berlangsung
selama 1 (satu) bulan, di Departemen Pemeliharaan III. Dimana pelaksanaannya dimulai
tanggal 1 September 2017 30 September 2017.

TEKNIK MESIN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 3