Anda di halaman 1dari 3

JAWABAN SOAL CORPORATE GOVERNANCE

1. Jelaskan peran penting konsultan hukum dalam corporate governance!


Jawab :
Ada 2 hal yang mendasari peran penting konsultan hukum dalam corporate governance :
a) Dalam mempresentasikan dan menganalisis informasi yang relefan dalam menyediakan
advice yang berharga kepada dewan direksi , komite, officer, dan karyawan, serta
membantu dalam melakukan tanggung jawabnya secara efektif.
b) Menyediakan advice yang profesional kepada dewan direksi perusahaan, officer dan
pegawai kunci (key employee), memastikan perusahaan itu tunduk kepada regulasi dan
aturan.

2. Jelaskan dampak ITC atas reformasi corporate Governance!


Perkembangan ITC, Teknologi dan Regulasi CG
Audit elektronik adalah suatu proses audit elektronik yang komprehensif yang
membantu auditor dalam memberikan jasa assurance atas informasi yang bersifat
berkelanjutan (continuous) secara simultan mengenai pengungkapan.
Manfaat :
a) Mengurangi biaya penugasan audit, memungkinkan auditor menguji sampel yang lebih
besar dari klien.
b) Mengurangi jumlah sumber daya audit yang secara manual melakukan pengujian
pengendalian dan pengujian substantif.
c) Meningkatkan kualitas audit laporan keuangan dalam hal auditor menggunakan
pendekatan audit terintegrasi dalam memahami tingkat pengendalian korporasi dari
klien.
d) Menentukan kriteria pemilihan transaksi atau siklus transaksi dan melakukan audit
terintegrasi.
Internet memberi keleluasaan banyak orang, banyak grup, banyak organisasi,
dalam bertukar informasi yang berhubungan dengan praktik bisnis dan korporasi. Bahkan
laporan keuangan bisa di share melalui internet. Hal ini membuat pengguna informasi dapat
membuat keputusan dengan lebih baik.
Globalisasi juga bisa membuat covergency standart laporan keuangan di dunia
Regulasi juga mempengaruhi struktur organisasi dan convergency di negara
masing-masing juga mempengaruhi corporate governance.

3. Jelaskan perbedaan dan persamaan tujuan dari organisasi yang mencari laba dan
tidak mencari laba!
Organisasi biasanya didirikan untuk mencari laba (profit organization / PO) dan
non profit organization (NPO).
Karakteristik NPO adalah sebagai berikut :
a) Bukan membuat profit dan bebas dari pajak penghasilan.
b) Dimiliki oleh para donator atau komunitas dan kepemilikan bukan dibuktikan dengan
saham ekuitas yang dapat diperdagangkan
c) Kebijakan dan keputusan operasional biasanya dibuat oleh mayoritas pemilik suara
atau badan yang ditunjuk.
Persamaan antara NPO dengan PO :
a) Keduanya merupakan bagian integral sistem ekonomi dan menggunakan keuangan,
modal, dan sumberdaya manusia untuk mencapai sasaran.
b) Keduanya memperoleh dan mngubah sumber daya langka menjadi barang dan jasa.
c) Keduanya diharapkan memiliki sistem ekonomi dan sistem internal control yang efektif.
Perbedaan antara NPO dengan PO :
Non Profit Organization Profit Organization
Mencari sumber dana untuk biaya dan Sasaran organisasi profit menciptakan nilai
manfaat komunitas saja untuk pemegang saham
NPO dievaluasi berdasarkan wewenang Kinerja dan hasil operasi organisasi profit
anggaran dan batas yang dapat dibelanjakan dievaluasi berdasar kualitas dan kuantitas
untuk tujuan tertentu hasil yang berkesinambungan
NPO diatur agar patuh pada hukum yang Pemerintah mengatur PO agar melindungi
berhubungan dengan bebas pajak investor dan pasar modal
penghasilan supaya melindungi
komunitasnya

4. Jika kita ingin membuka usaha di luar negeri sistem apa yang akan digunakan
apakah sentralisasi / desentralisasi, lalu mengapa? Jelaskan!
Jawab:
Tergantung dengan system pemerintahan yang ada pada negaranya, apabila usaha yang
akan dibuka dinegara yang menganut paham non demokrasi maka system yang baik
diterapkan adalah system Sentralisasi karena penerapan sitem tersebut akan berjalan lebih
maksimal.
5. Identifikasi dan jelaskan faktor-faktor yang memperngaruhi laporan keuangan di
masa datang!
a. Faktor karyawan :
Karyawan sebagai Partisipasi
Biasanya melalui kepemilikan saham perusahaan, biasanya karyawan memiliki
inisiatif yang lebih untuk menggabungkan kepentingannya dengan para pemegang
saham. Tentu saja dalam hal ini, saham yang dimiliki karyawan nilainya kecil atau tidak
sebesar pemilik saham utama.
Karyawan sebagai Aset atau Modal Perusahaan
Keterlibatan karyawan dalam corporate governance adalah suatu learning prosses
atau proses pembelajaran untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi sehingga nantinya
dapat meningkatkan effisien dan efektifitas perusahaan.
Partisipasi karyawan / pegawai dalam corporate governance dapat dianggap
sebagai mekanisme internal untuk memonitor kinerja manajemen dan menjaga perilaku
opportunistik manajemen dalam hal dianggap sebagai asset atau modal :
Menyeimbangkan kekuasaan dan asosiasi antara asosiasi hak property pengendalian
manajemen hak partisipasi pegawai dapat memegang peranan efektifitas corporate
government.
Keterlibatan pegawai dalam CG mempengaruhi pengendalian manajemen dan
wewenangan dan dapat memenuhi implementasi keputusan.
Kepentingan pegawai dalam CG dibentuk dengan ekonomi, investasi dan pekerjaan yg
terkait dengan perusahaan sebagaimana halnya partisipasi dalam keputusan-
keputusan manajemen.
Dalam hal komunikasi, karyawan dapat melakukan meeting elektronik tanpa
mensyaratkan kehadiran secara fisik, jadi individu dalam ataupun di luar organisasi
lebih efektif berkomunikasi satu sama lain.
b. Confergency dengan IFRS dalam hal pendekatan rulebase (peraturan dasar)
dalam mencatat dan pengungkapan informasi keuangan.
Jadi kesimpulannya pemicu meningkatnya investasi laporan keuangan di masa datang :
1. Globalisasi
Bergerak menuju konfergensi akuntansi dan standart keuangan.
2. Kemajuan Teknologi
Yaitu penggunaan XBRR (Format elektronik pelaporan keuangan).
3. Investor memerlukan informasi yang berkelanjutkan, keuangan maupun non
keuangan.
4. Integrasi antara laporan keuangan dengan internal control
5. Aset tidak berwujud (intangible asset) termasuk nilai merk perusahaan dan
hubungannya dengan karyawan, supplier dan customer yg mendorong pemanfaatan
nilai yang harus diukur, dicatat dan diungkapkan secara benar
6. Lebih sedikit aturan dan kebijakanlebih baik untuk akrual dan estimasi.