Anda di halaman 1dari 27

The IBM Building

Pada gambar The IBM Building ini terlihat adanya pembagian bangunan, yaitu kepala, badan,
dan kaki.Bagian kepala merupakan lantai- lantai teratas, digunakan sebagai ruang Me, bagian
badan adalah ruang- ruang efektif, dan bagian kaki adalh lantai dasar, dengan pengolahan
pada tampak. Pada The IBM Building ini terlihat jelas mana yang termasuk kepala, badan,
ataupun kaki. Pembedaan itu tampak karena pengolahan facadenya yang berbeda.

2. Brutalism
Aliran ini sangat menentang kesan-kesan yang ditimbulkan dalam karya-karya arsitektur moder
seperti kesan kaku dan monoton. Karya- karya pada aliran ini lebih bersifat tertutup, ringan,
struktur terkesan kuat meski mengambang, menampilkan kesan berat bangunan karena
kebanyakan menggunakan bahan fabricated (seperti beton).
Para perancang bangunan dalam aliran ini mengutamakan bentuk bentuk sculpture, melawan
perfeksionisme, melawan vernacular, berusaha mengutamakan bentukbentuk rasional,
memunculkan kesan kejujuran, serta pemilihan material yang berkualitas.

Dalam aliran ini, karya-karyanya sangat memperhatikan skala, terutama dalam hubungan
antara proporsi bangunan, lingkungan, dan kebudayaan manusia.Karya-karya dalam aliran ini
condong ke arah aliran stucturalism dalam era modern yang mengekspos struktur, aliran Art
Nouveau dengan bentuknya yang sangat ekstrim dan terkesan kacau, serta organic
architecture dalam modern expressionist.
3. Regionalism
Munculnya aliran ini dilatarbelakangi oleh adanya protes terhadap karya-karya arsitek seperti
Walter Grophius dan Le Corbusier.Karya arsitektur yang dihasilkan pad amasa aliran ini
berusaha menyesuaikan ciri bangunan dengan kebudayaan, iklim, dan struktur daerah
setempat. Jadi berdasarkan kondisi lingkungan sekitar akan diciptakan suatu bangunan yang
khas. Aliran ini mirip dengan aliran arsitektur modern yang mana segala sesuatunya harus
fungsional dan analityc.Hanya bedanya jika fungsionalisme dulu terkesan rapi dan monotonic,
maka pada aliran regionalism ini akan lebih abstrak, lebih berani dalam menggunakan elemen-
elemen klasikal maupun modern.
Dalam aliran ini, karya-karya yang dihasilkan merupakan hasil pengolahan yang unik dan
fantastis.Bentukbentuk dominan dalam karya arsitektur modern seperti kotak, diubah menjadi
bentuk elips pada karya aliran ini.Sesuatu yang biasanya tidak diekspose pada tampilan luar
bangunan menjadi diekspose dalam karya aliran ini. Elemen-elemen structural menjadi unsure
yang dominan dan diekspose dalam karya arsitektural aliran ini.

Penggunaan material dari masa arsitektur modern seperti kaca, beton, dan baja diperlihatkan
dengan jujur pada karya aliran ini.

Contoh : Abteiburg Museum, Hans Hollein. Banguann Abteiburg Museum ini mempunyai ciri-ciri
regional tersendiri. Atapnya berbentuk datar dimaksudkan untuk menghindari hisapan angin
pada atap. Selain itu juga terlihat menggunakan atap tembus pandang dan banyak glazing pada
facadenya. Hal ini dikarenakan oleh daerah yan gmembutuhkan panas pada musim dingin
sehingga dengan adanya elemen tembus pandang, maka sebagian panas matahari yang
masuk bisa tersimpan di dalam banguann

4. Contextual Architecture
Munculnya aliran ini dipengaruhi oleh factor lingkungan sejarah untuk keluar dari modern
classicism dan dogma kompleks dari fungsionalisme. Hal ini menyebabkan karya arsitektur
yang muncul menjadi berbeda satu samalain, dan berusaha untuk menjadi landmark di
kawasannya masing-masing dengan memodifikasi ciri-ciri bangunan modern sekitar yang
diteruskan, dengan bentuk-bentuk yang agak ekstrim. Karena adanya keinginan untuk
menjadikan karya arsitekturalnya sebagai sebuah landmark itu akhirnya timbul suatu hubungan
yang positif dengan lingkungna sekitarnya. Inilah yang disebut sebagai contextual
architecture. Karya arsitektur aliran ini menggabungkan antara arsitektur lama dan arsitektur
baru melalui penggunaan ornamen-ornamen dekoratif yang memiliki nilai yang mendukung
lingkungan sekiarnya secara keseluruhan.
Jadi, pada aliran contextual architecture ini sebenarnya bentuk yang diambil ialah bentuk
bentuk dari arsitektur modern, hanya saja kesan monoton dan keseragaman bentuk yang
ditimbulkan dalam arsitektur modern dihilangkan, yaitu dengan cara memadu bentuk yang satu
dengan bentuk yang lain secara lebih berani. Meskipun demikian, secara umum karya-karya
yang dihasilkan dalma iliran ini tetap kelihatan menyatu dan bahkan terkadang monoton
terhadap bangunan sekitarnya.

5. Struturalism
Sekitar tahun 1960-an, Reinhard Gieselmann dan Oswald Mathias Ungers menulis artikel yang
isinya menentang pemikirna yang sempit mengenai bangunan yang sangat funsional, yang
kemudian menjadi perdebatan yang memisu munculnya argumen-argumen baru. Pada waktu
itu pula, Giancarlo de Carlo yang melihat adanya krisis yang dihubungkan antara penghargaan
yang diberikan terhadap teknologi dengan suaut keyakinan bahwa melalui
teknik akan dimungkinkan mencapai sejarah tertinggi dna ukuran internasional, menuntut
adanya suatu konsep arsitektur baru.
Richard Geiselmann dan Oswald Mathias Ungers kemudian mengeluarkan pendapat bahwa
arsitektur adalah bagian dari ciptaan dan setiap proses kreatif adalah sebuah seni. Proses
kreatifitas ini layak mendapatkan kedudukan spiritual tertingi. Teknik adalh aplikasi dari
pengetahuan dan pengalaman. Teknik dan konstruksi adalah sumber dari perwujudan nyata,
jadi teknik bukan seni.Sehingga pandangan bahwa setiap hal artistic dalam arsitektur adalah
kemewahan yang sangat tinggi, sebagaimana fungsional, tidak akan memiliki hal tersebut.Aliran
ini sebenarnya hampir sama dengan aliran modern, hanya saja pada masa inilebih
menekankan pada bentuk-bentuk yang isometric dengan permainan bentuk yang lebih berani
dari structural rationalism pada era modern. Selain itu juga mendeskripsiakn bangunan
seperti fungsi awalnya. Ini pula yang membedakan dangan structuralism era lama, yang mana
karena terlalu fungsional, sehingga bentuk bangunan menjadi seragam, monoton, dan
kacau. Tampak bangunan tidak akan bisa mencerminkan fungsi dari bangunan tersebut, jika
bangunan itu terlalu fungsionalis. Jika seseorang mengikuti teknik teknik metode dari
arsitektur fungsional, maka hsilnya adalah bentuk- bentuk yang seragam dan monoton (terlihat
jelas pada karya-karya hasil arsitektur modern). Dan dengan demikian, arsitektur kehilangan
kesempatan untuk mengekspresikan dirinya. Hasil akhirnya adalah sebuah karya arsitektur
yang tidak sesuli dengan fungsi dan kegunaannya. Misalnya, daerah peerumahan yang tampak
seperti sekolah, sekolah yang tampak seperti bangunan perkantoran, dan bangunan
perkantoran yang tampak seperti pabrik.

Ciri-ciri aliran ini yaitu hampir tidak ada yang menyesuaikan dengan formula modern yang biasa
digunakan.Dengan pengelompokan yang sangat curam dan pemotongan dari solid danvoid
memesah, berubah ubah, dan mengejutan karena kontradiksi yang nyata dari semua ide
arsitektur yang umum, menciptakan struktur yang kompleks dan multi valen yang menunjukkan
kecenderungan pemberian prioritas pada bentuk yang isometric. Selain itu, karya arsitektur
pada aliran ini menggunakan elemen- elemen detail yang biasanya diambil dari lingkungan
setempat.

6. High Tech

Karya- karya arsitektur aliran ini mengambil bentuk- bentuk dari kary a karya arsitektur modern
untuk diekstrimkan melalui kecanggihan teknologi yang berkembang masa itu. Penggunaan
elemen-eleman structural sangat dominan dengan penggunaan material bangunan dari era
modern seperti kaca, beton , dan baja yang di ekspose, serta pemilihan warna- warna yang
menunjaukkan suatu arsitektur teknologi canggih yang seolah-olah berkiblat ke arah arsitektur
masa depan.
Tokyo International Forum

Arsitek : Rafael Vinoly

Kesan high tech pada bangunan ini terlihat pada bagian interiornya yang menggunakan rangka-
rangka baja.Tuntutan bentang lebar yang bebas kolom menjadi dorongan utama pada proses
perancangan bangunan ini, selain keinginan untuk mengekspose system strukturnya menjadi
sebuah ornamen yang menimbukan kesan tersendiri pada banguanan ini.

Contoh Studi Kasus


Kamioka Town Hall

Arsitek : Arata Isozaki

Bangunan Kamioka Town Hall ini juga menambahkan bentuk- bentuk geometri lain ke
dalam bentuk dasarnya. Penataan massa yang tepat dan komposisi massa yang enak dilihat
tercipta pada bangunan ini, sehingga penambahan massa / bentuk-bentuk lain pada bangunan
ini mendukung massa utama secara keseluruhan.Penambahan dan pengaturan massa pada
bangunan ini terlihat jelas baik pada denah maupun pada wujud tiga dimensinya.

Lawson Residence

Arsitek : Margaretha L Wooley

Ada penggabungan bentuk-bentuk geometri sehingga tampilan bangunan tidak terlihat


rata, tetapi menunjukkan adanya pengolahan massa. Untuk mengolah massa ini diperlukan
unsur komposisi, bagaimana supaya bentukan yang tercipta dari gabungan massa- massa itu
menjadi satu kesatuan yang seimbang.

Lawson Residence yang sebenarnya terdiri atas beberapa massa, menjadi terlihat
sebagai satu kesatuan karena penataan massa yang tepat dan kompak. Pemilihan material
kaca juga merupakan pemilihan yang tepat karena mampu memenuhi keinginan pemilik
untuk dapat menikmati view luar dari dalam bangunan. Komposisi yang menjadikan bangunan
ini enak dilihat tercipta melalui penyusunan dan penempatan jendela-jendela kaca yang tidak
monoton.

The Beach
Arsitek : Antoine Predock

Sama dengan bangunan Lawson Residence, bangunan The Beach juga terdiri dari
beberapa massabangunan yang dikomposisikan sedemikian rupa sehingga muncul sebuah
bangunan yang berkesan kompak, tidak ada kesan kaku dalam tampilannya.

Nippon Electric Glass

Arsitek : Arata Isozaki

Menampilkan bentuk-bentuk structural dan konstruksinya sebagai ornamen. Karya


karya dalam arsitektur neo modern juga menampilkan system strukturnya sebagai ornamen
pada dinding luarnya. Seperti pada bangunan Nippon Electric Glass dibawah ini,, bracing-
bracing diagonal diekspose sebagai ornamen pada bangunan. Dengan demikian, bracing-
bracing tersebut berfungsi ganda, yaitu sebagai elemen structural yang memperkaku bangunan
dan juga sebagai ornamen untuk menghias bangunan.Penampilan banguanna yang
memperlihatkan ssecara jujur elemen strukturnya itu menunjukkan bahwa bangunan tersebut
masih mengikuti gaya banguan arsitektur pada masa modern, tetapi masih dapat dibedakan
melalui penataan massa dan pemilihan bentuknya. Meskipun mengadopsi gaya dari banguann
arsitektu rmodern, bangunan Nippon Electric Glass di bawah tidak terlihat kaku, dan
pengeksposan elemen structural lebih ditujukan sebagai ornamen yang memperindah
bangunan.

The Associates Center

Chicago
Meskipun bentuknya sederhana, namun karya-karya arsitektur neo modern ini
mengolah bentuk- bentuk yang sederhana itu menjadi sebuah bentuk yang tidak teratur
(irregular) dan komplek.

Karya- karya dalam arsitektur neo modern mengandung unsur slogan atau simbol
tertentu. Di satu sisi ada sebagian karya yang mencoba meghilangkan kesan satu pengaruh
dari daerah sekitarnya, di sisi yang lain malah mencerminkan daerah sekitarnya.

Bangunan The associates Center seperti tampak pada gambar sepertinya terdiri atas
dua bagian bangunan yang terpisah. Kedua massa bangunan yang sebenarnya hanya ada satu
massa bangunan itu menyelimuti dirinya dengan faade bangunan yang terbuka pada satu sisi,
seperti celah sampai ke bagian atas bangunan.Massa bangunan yang demikian solid, tiba- tiba
dipisahkan oleh sebuah celah yang mampu membuat bangunan seperti terdiri atas dua
bangunan.

Nippon Electric Gymnasium

Ada ruang ruang isotropic yang ekstrim, berkesan mewah tetapi sederhana.

Seperti terlihat pada gambar, Nippon Electric Gymnasium memilikai ruang dengan bentang
yang sangat besar, dengan system structural yang diekspose di bagian atasnya. Penerapan
teknologi canggih yang ditemukan pada masa arsitektur modern dimaksudkan unutk memenuhi
tuntutan ruang yang sangat besar dan bebas kolom.Demikian pula penerapannya pada
konstruksi atap.

Meskipun menggunakan teknologi yang canggih, namun tampilan ruangnya tetap


terlihat sederhana dengan konstruksi yang sederhana pula.

Hyatt Regency Hotel


Dallas

Meskipun karya-karya arsitektur neo modern memasukkan unsur irama pada desainnya,
namun ada juga perulangan yang monoton pada tampilannya.

Mempunyai tampilan luar yang licin, tertutup oleh kaca sehingga menutupi bagian
dalam ( konstruksirangkanya) sampai tidak terlihat dari luar. Penggunaan material kaca sebagai
curtain wall ini mampu mengurangi kesan berat bangunan dan menambah volume dan tekstur
bangunan.
Kedua bangunan pada kedua gambar di atas memekai material kaca pada dinding
luarnya. Material kaca yang menutupi areal yang luas ini mapu juga menutup rangka yang
menopang kaca itu sendiri. Disini, system konstruksi tidak diperlihatkan / diekspose. Pemilihan
material pada kedua bangunan ini ternyata mampu menimbulkan kesan licin pada facade
banguanan, sekaligus memberi kesan ringan pada bangunan.

Cathedrale d Evry

Arsitek : Mario Botta

Terdapat pengurangan kekakuan massa sehingga tidak terlihat sebagai suatu bentuk
bangunan yang monoton seperti pada karya-karya arsitektur modern, yaitu dengan mengubah
bentuk kotak menjadi bentuk yang lain pada salah satu sisinya.

Terdapat bentuk-bentuk yang ekstrim, biasanya menggunakan teknologi canggih


dengan reinforced concrete.

Tampak pada gambar, bangunan Cathedrale d Evry ini sangat berani dalam pemilihan
bentuk ( tabung terpancung). Pemilihan material yang digunakan dalam banguann berupa
beton yang diberi warna berani juga.Penambahan bentuk geometri lain ( kotak) pada sisinya
menjadi ornamen tersendiri dalam banguann ini karena menghilangkan kesan monoton pada
bentukan dasarnya.

Hong Kong Shanghai Bank, Norman Foster

Perkembangan yang bertahap untuk menjadi neo adalah mencakup matinya suatu
periode, perkabungan sebelum kebangkitan. Setelah semuanya menunggu lima atau enam abad
sebelum kebangkitan Neo-Klasikisme, model yang benar benar merupakan Neo ditunggu
lima abad sebelum kebangkitan pakaian Romawi dan kebudayaan yang lainnya. Tanpa waktu
yang cukup untuk melupakan dan mempertimbangkan masa lalu, salah satu bisa menjadi
peninggalan bukan kebaangkitan.Inilah salah satu alasan perselisihan aplikasi Davis dalam
hubungannya dengan Norman Foster, Richard Rogers dan arsitek arsitek yang lainnya.Mereka
membandingkan diri mereka sebagai penyambung bukan penemuan kembali dari Modernisme.
Tetapi ini bukanlah sebuah kritik, seperti seperti Paul Goldberger, yang memulai menggunakan
neo-modern yang memiliki argumentsi meskipun tanpa merusak kelangsungan dari tradisi
Modern, hal ini juga merupakan merupakan perubahan mendasar dari sikap.

New- modern, mereka mengatakan tidak memiliki utopi yang luas ( sesuatu masa depan
yang sedemikian rupa tidak dapat dibayangkan ), yang mana berharap untuk menrubah
masyarakat tetapi juga yang bermain dengan model moderisme : pesan yang mendasar adalah
bukan pantas, susila, beradab, tetapi adalah sesuatu yang penuh gaya, perubahan barok menjadi
suatu bahasa pada abad 20-an. Goldberger mengakuinya sebagai ultimate dari bangunan neo-
modern

Glass roof over the inner courtyard of the history of Hamburg Museum, German

Meinhard van Gerkan, Volkwin Marg, Jorg Schlaich.

Ini adalah sebuah ideologi, berhubungan dengan Eisenman, yang telah mendefinisikan
neo-modern : ini adalah sebuah arsitektur yang baru. Anti-manusia, dan menempatkan manusia
diluar dari dunianya, di dalam perkataan Eisenman, mungkin tetap ada keberadaan literatur dan
filosofi dari modern, tetapi hal ini tidak terjadi pada arsitektur.Alasannya sangat nyata.Arsitek,
sampai sekarang, memiliki keputusan untuk memfungsikan bangunannya dan bagaimana
hubungannya dengan sosial.Sekarang New-modern tidak percaya dengan manusia-tiisme ini,
mereka lebih menghadirkan pekerjaannya sebagai keputusan pribadi yang bermain dengan ide
metafisika.Beberapa arsitek yang mengikuti langkah Eisenman adalah Tschumi. Libeskind, Fujji,
Gehry, Koolhaas, Hadid, Morphosis dan Hejduk, tetapi bukan Foster, Rogers, Hopkins, Maki
dan Pei.

The Paris Opera Dance School. Christian De Portzamparc

Arsitektur Neomodernisme juga berkaitan dengan gerakan arsitektur dekontruksi. Arsitek


arsitek aliran ini mempunyai pemikiran bahwa arsitektur modern belumlah terselesaikan.
Begitu pula terhadap arsitektur Purna Modern, arsitek neo-modern menentang arsitektur purna
modern yang dekoratif, merakyat, dan memiliki ciri ciri berkode ganda. Secara garis besar
desain dari arsitek Neo-modern tidak menampilkan ornamen ataupun dekorasi yang bersifat
unsur masa silam tetapi menunjukkan Tektonika ( The Art of Construction ). Untuk
menunjukkan ciri ciri tersebut sering arsitek aliran ini memamerkan kecanggihan yang
mutakhir terutama teknologi.Bila kita bandingkan dengan arsitektur modern pada dasarnya tidak
jauh berbeda, masih menunjukkan tampilan tampilan geometri.Dalam hal finishing, khususnya
soal warna dan tekstur, unsur unsur ini tidak dipakai sebagai bagian yang menentukan, tetapi
hanyalah ditunjukkan sebagai aksen.Karena menonjolkan teknologi struktur warna yang sering
digunakan adalah warna perak, yang melambangkan kecanggihan teknologi.
LArche de la Defense in Paris, France

Johan Otto von Spreckelsen, Paul Andreu

Arsitektur modern dapat dikatakan masih setia dengan rupa arsitektur yang dimiliki oleh
arsitektur modern yaitu geometri. Tetapi apakah yang membedakan arsitektur neomodern dari
arsitektur modern ?Neomodern disini berkedudukan sebagai seni dan ilmu, rupa arsitektur yang
tampil haruslah manampakkan rasionalitas dan cita cita rasa artistik yang seimbang.Hanya saja,
bagi neomodern geometri masih menjadi satu satunya unsur rupa yang digarap. Oleh karena
itu, tidak ada jalan lain dalam menikmati arsitektur modern kecuali dengan menikmati geometri.

Menurut Farrelly (1980) menyatakan bahwa purnamodernisme telah mati karena


penolehan ke belakang. Cara pendesainanan demikian dianggap tidak akan memberi
konstribusi apa apa terhadap perkembangan arsitektur, karena hanya akan melihat masa lalu
sehingga bagaimana pun kita akan berputar putar di lingkaran masa lalu saja..Pada tahun 1986
L.M. Farrely dalam Architecture Review menulis bahwa seluruh tendensi neo-modernisme
adalah sebuah semangat baru.Pada artikel tersebut Farrely memulai artikelnya dengan kata
kata yang bersifat provokasif yang berbunyi mampuslah postmodernisme. Menurut L.M.
Farrely sesuatu yang berskala kecil, merakyat, historis, dekoratif, dan populer dalam pengertian
Scumacher, seharusnya dan sepantasnyalah dibuang karena klasikisme semacam ini
memperdagangkan arsitektur yang telah mati, yang sama sekali tidak memberikan kontribusi
apa apa pada perkembangan arsitektur. Yang dimaksud Farrely dengan semangat baru adalah
semangat yang berhubungan dengan kejujuran dan keterbukaan terhadap emaji kreatif yang
dinamis, keindahan yang liar untuk masa depan.

Renault Distribution Centre. Norman Foster

Arsitektur Neo-modern dapat juga dikatakan sebagai revival dari arsitektur


modern.Artinya arsitektur neo-modern merupakan pembaruan yang bersifat radikal dan
mendasar namun tetap masih memanfaatkan unsur unsur dari modern. Seperti pada arsitektur
modern terdapat semboyan : form follows function, ornamen is crime, less is more. Akibatnya
dengan semboyan ini semuanya menjadi menuju kepada rasionalitas radikal dari industrialisasi
yang berprinsip ekonomis dan demi pangsa pasar produk teknologi dari masyarakat
teknologi.Demikian pula neo-modernisme pada dasarnya anti-formalisme yang mengacu pada
pra-modernisme. Arsitek neo-modernisme ingin meneruskan dan mengembangkan eksperimen
modernisme avant-garde tahun 1920-an yang sangat kreatif-artistik, terutama pada gerakan seni
rupa/arsitektur De Stijl/plastis-isme ( mondrian, doesburg, rietveld ) di Belanda, suprematisme (
malevich, el lissitzky, ivan leonidov ) di Uni Soviet ( sayangnya dihancurkan oleh Stalin pada
awal tahun 1930-an ), Bauhaus ( Paul Klee, Mies vander rohe, Nagy ) di Jerman dan eksperimen
pribadi seperti purisme Le Corbusier dan rasionalisme ala Terragni.

Financial Times Printing Works, London, Great Britain. Nicholas Grimshaw & partner

Neo-modernisme pada dasarnya kelanjutan dari arsitektur modern.modern.Tetapi karena


arsitektur modern akhirnya menjadi sangat rasional yang mengacu pada kepentingan ekonomis
dari para kapitalis dan birokrat.Realitas pada arsitektur Modern adalah realitas yang terberi dari
suatu struktur masyarakat barat yang industrialis.Realitas inilah yang dipertanyakan kembali oleh
arsitektur neomodern, yaitu realitas yang mengabdi kepada suatu tujuan tertentu yang tanpa
dipertanyakan kembali keabsahannya.
Rem Koolhaas in Pavilions for the exposition

Seperti modernis,avant-garde yang menjelajah dunia yang tak dikenal dan tak
semantik, arsitek neomodernis juga menyajikan disosiasi antara bentuk danisi. Arsitektur
menjadi kalimat tanpa acuan semantik karena tanda tidaklah berwujud tunggal dan final tetapi
untuk ditafsirkan kembali. Bahkan arsitek bisa pula mendasarkan otonomi kreativitas pada
anggapan anggapan metafisis-apokaliptik seperti yang dikatakan Tschumi ( 1983 ) bahwa
arsitektur lebih sebagai cinta dan kematian daripada sekadar standar standar fungsional.
Kreativitas tidak lagi diciptakan untuk manusia yang telah mendikte arsitektur selama kurun
waktu 5000 tahun, melainkan bagi yang tersisih, yang marjinal.Daneil Libeskind mencoba
menyajikan karya semacam ini secara amat imajinatif, sebuah perhatian terhadap other-ness yang
agak sulit dimengerti dan tanpa kompromi.

Deutsches Post museum in Frankfurt/main, Germany. Behnisch & partner


Menurut Charles Jencks, terdapat empat kelompok arsitektur neomodern yang
mempunyai ciri berbeda dan diwakili oleh masing masing arsitek, yaitu :

1 Frank Gehry dengan konsep fragmentasi dan diskontinu yang merupakan interpretasinya
terhadap kondisi lingkungan ( urban ) yang kompleks.

2. Rem Koolhaas dan OMA dengan Neo Konstruktivisnya, menggunakan teknik teknik
desain yang pernah dirintis oleh para penganut arsitektur konstruktivisme di Rusia sekitar
tahun 1920 seperti Chernikov, Rodchenko, Ginzburg.

3. Bernard Tschumi dengan konsep follies yang dikembangkan dari filsuf Dekonstruksi
Perancis Jacqueas Derrida dan Fooucault.

4. Peter Eisemmann dengan konsep positip nihilisme yang diilhami tulisan tulisan dari
Nietzche ( god is dead ) dan Foucault ( man is dead ) mengambil sikap negasi terhadap
pemikiran pemikiran yang ada sepereti decentering, dissosiasi dan lain lain.

Sejak awal tahun 1980-an, neosuprematisme dan neokonstruktivisme mulai menarik


perhatian akademis dan praktisi. Mereka menemukannya sebagai sebuah jalan untuk
membongkar kemapanan moderisme otodoks dengan cara meneruskan tradisi dan merealisasikan
ide ide ekstrim modernisme.

Kalau arsitektur purnamodern yang diprakarsai Venturi, Jencks dan Klotz akhirnya
terjebak dalam penyelesaian kulit luar, kembali masa lalu yang akhirnya menjadi eklektik, serta
bermain main dengan banyak tanda tapi akhirnya terpleset pada kelatahan tanpa makna, maka
neo-modernisme mencoba beroperasi dari dalam arsitektur modern. Hakekat pemikiran
arsitektur dipertanyakan kembali pertanyaan pertanyaan menjadi sangat mendasar dan
filosofis.Para neomodernis secara alusif mempergunakan argumentasi Derrida.
Architecture Studio, Lycee du fuuture in Poitiers, France

Berikut ini merupakan beberapa kutipan dialog bersama Richard Meier mengenai
arsitektur Neo modern.

- Filosofi yang pertama berkembang dari neo-modern adalah dengan adanya isi dari jurnal
neo-modern architecture yaitu interview yang dilakukan pada tahun 1987 yang
didalamnya anda mengatakan mengganti arsitektur purna modren. Apa yang menjadi
pertimbangan utama anda dalam mempergunakan arsitektur neo-modern sebagai aliran
anda ?

* Pertama tama saya ingin mengatakan bahwa arsitektur Neo-modern merupakan sesuatu
yang berkembang/hasil perkembangan dari pergerakan Modern. Ia adalah menggunakan
pergerakan arsitektur modern, mempertahankan keberadaan arsitektur modern dan
mengatakan ya tetapi, dan mengakui bahwa arsitektur modern itu memiliki keterbatasan.
Dan bagi saya, melihat kritik yang ditujukan bagi arsitektur modern adalah suatu kritik yang
tidak berdasarkan atas dasar yang jelas, mereka tidak mengeritik Aalto atau Loos, atau pun
arsitek arsitek hebat yang ada di abad 13. Bagi saya apa yang mereka katakan mengenai
industrialisasi, pengharaman, dan komersialisasi dari gerakan arsitektur modern adalah
sesuatu yang juga kita lakukan saat ini. Mereka mengkritik bahwa komersial telah
mengambil alih arsitektur dan membuatnya sebagai bagian/situasi yang tidak menyenangkan.
Bagi saya seluruh kebebasan dalam jumlah bereksplorasi, spasial eksplorasi yang merupakan
sesuatu yang diatur oleh arsitektur modern adalah sesuatu yang sama kita lakukan saat ini.
- Tetapi neo-modern sekarang digunakan dan anda juga menggunakannya dalam mendesain,
bersamaan dengan itu pula terdapat polemik bahwa arsitektur neo-modern bagaikan tongkat
yang memukul arsitetktur purna-modern. Saya ingin bertanya kapan perkataan neo modern
pertama kali dipergunakan sebagai bagian yang anda perhatikan ?kapan anda
menciptakannya dan apa yang terbaik dari bagian ini ? atau dengan kata lain siapa lagi/saja
yang mengunakannya ?

* Saya tidak mengetahui hal tersebut. Saya rasa di dalam artikel tersebut saya mengunakannya
untuk menjawab apa yang terjadi pada abad 18 dan dimana saya melihat pergerakan
arsitektur.

- Tidak. Saya tahu bahwa kata neo-modern telah tersebar dimana mana. Saya menanyai
anda kapan anda sadar menggunakannya sebagai konsep anda ?

* Saya tidak sadar. Saya hanya melihat apa yang anda katakan pertama kali, dan kelihatannya
sebagai sesuatu yang mungkin untuk dijadikan sebagai deskripsi dari evolusi sesuatu.

- Neo-klasik terjadi setelah terjadinya kekosongan pada klasik, setelah adanya pengaruh dari
kebudayaan Barok dan Rococo. Akankah modern arsitektur akan mati untuk waktu yang
lama untuk menjadi kebangkitan dar i arsitektur neo-modern ?

* Saya tidak melihat seluruhnya sebagai kebangkitan, saya melihatnya sebagai kebangkitan
dan saya rasa itu lazim, dalam bagian yang berbeda.

- Saya setuju arsitektur neo-modern berada diluar itu. Saya hanya mempermasalahkan soal
label.Neo-klasik adalah kritik dari klasikisme pada tahun 1800-an, dan menjadi style yang
baru. Apakah benar pada saat ini kita memiliki style dan filosofi yang baru yang dikatakan
sebagai label neo-modernisme ? Dan apakah kritik terhadap arsitektur modern
menghasilkan arsitektur neo-modern ?

* Ini merupakan suatu kritik. Saya rasa kritik terhadap arsitektur modern sudah terjadi
beberapa waktu yang lalu. Bisa saya katakan sekitar lima puluh tahun yang lalu.

- Tetapi bagaimana bila dibandingkan terhadap arsitektur purnamodern ?


* Purna-modern merupakan salah satu kritik dari moderisme. Saya rasa pada saat yang sama
purna-modern tetap ada, seperti diskusi kami pada lima tahun yang lalu, dalam berbicara
mengenai Hejduk dan Eisenman dan yang lainnya, yang tentunya sudah menjadi kritik yang
lain dari arsitektur modern. Begitu pula besok malam, Daniel Libeskind akan berbicara di
UCLA, merupakan kritik yang berbeda pula terhadap modernism.

- Tetapi libeskind berbicara mengenai pasca-modern, bagaimana anda menanggapinya?

* Bagi saya itu merupakan salah satu jenis kritikan yang berbeda terhadap arsitektur purna-
modern.

- Tetapi ini adalah filosofi baru, dan ini adalah sesuatu yang mengontrol pergerakan menuju
ke arsitektur yang baru? Apakah ini merupakan suatu statmen?Apakah ini sebagai
figur?Apakah terdapatfilosofi disana?Dan ketika saya ingin membaca tentang filosofi neo-
modernisme, dimana saya dapa mencarinya?Apa yang saya baca? Dan apa yang dapat saya
dengarkan?

* Saya rasa ini bukanlah suatu filosofi seperti yang tertulis, tetapi saya rasa ini sudah tetap ada
di dalam pekerjaan dari seseorang dan ini menjadi suaru filosofi. Kemudian menjadi terlihat
pada pekerjaan mereka.

- Apakah anda yakin Neo-modernisme dapat menutupi kegagalan dari modern mengenai
kegagalan urbanisme dan kegagalan sosial?

* Tidak, saya rasa tidak. Tetapi saya rasa arsitektur neo-modern berpotensial untuk melakukan
hal tersebut, dan saya ras hal terebut mungkin dilakukan, karena tidak seperti modernisme
yang memiliki banyak bagian yang harus dimusnahkan sebelum sesuatunya terbentuk, neo-
modernisme lebih menerima masa lalu, lebih merupakan pencerminan dari masa lalu, dan
lebih diskriminatif, anda mungkin berkata, menuju masa lalu. Tetapi ini tidak berarti semua
yang ada pada masa lalu adalah baik, tetapi saya rasa ini lebih merupakan penyesuaian
terhadap masa lalu daripada modernisme yang tidak mampu melakukannya.Karena,
modernisme adalah diperuntukkan, ditekankan dan merusak dari masa lalu di dalam
memerintah untuk menghasilkan sesuatu.
- Merusak kota?

* ya, itu benar sekali.

- Saya setuju bahwa mereka banyak membantu, karena mereka bisa menjadi bagiannya.
Menjadi neo-modern, mereka dapat mengakui dari bagian yang sedikit dari modernisme
sebagai bagian yang baik dalam lanjutan perjalanan. Ini adalah tahun Corbu, 1987, ratusan
tahun dari kelahirannya, apa yang anda pikirkan mengenai pengertian sosial dan urban ata
Unite dHabitat di Marseille da tempat yang lain? Adapah kritik tersebut lahir dari posisi
arsitektur neo-modern? Apakah bagian dari neo-modernisme........?

* Saya tidak melihat bagian tersebut sebagai bagian dari neo-modern untuk memulainya, dan
apabila neo-modern adalah salah satu bagiannya, tentunya akan menjadi suatu rumah, rumah
publik, rumah massa sebagai pekerjaan perorangan Corbs, tetapi untuk melihat pekerjaan
Corb sebagai keseluruhan dan apa yang dimaksudkan.

- Rumah massa adalah dapat menjadi suatu kegagalan, rumah massa memaksa turun
modernisme dan adalah alasan yang fundamental dari kegagalan modernisme- karena
rumah massa dan urban adalah saling berdekatan.

* Tetapi bila anda melihat di Frankfurt dan melihat rumah Emst Mays sekarang maka anda
akan melihat ia adalah baik baik saja.

- Tetapi bukanlah itu adalah Corbs?

* Tidak, itu bukanlah Corbs, tetapi corb melakukannya, dan saya rasa terjadi pada masa yang
sama. Setiap orang melakukannya, melakukan kesalahan.Bagaimana anda dapat melakukan
perkembangan yang tinggi, kepadatan yang besar, dan membuatnya bekerja dengan
baik?Dan siapa yang melakukannya dan bagaimana pembuatannya?

- Saya rasa ini adalah salah satu bagian dari purna modernisme.

* Perkembangan yang tinggi, kepadatan yang besar dari rumah? Oh tidak.


- Bukan sebagai perkembangan tinggi, tetapi sebagai kepadatan yang besar

* Oh tidak, bukankah itu adalah serangan terhadap perumahan pinggiran?

- Tidak, saya tidak bermaksud Bob Stern, yang saya maksudkan lebih kepada perkotaan.
Adalah semua orang (banyak orang) dari Bofill hingga Dixon hingga IBA. IBA adalah kota
post-modernisme.

* Bukankah itu bukan kepadatan yang tinggi?

- Salah satunya adalah ya. Perhatian harus dilebihkan kepada kepadatan yang tinggi, bukan
perkembangan yang pesat.

* Yang saya maksudkan bukanlah Perkembangan yang pesat, saya hanya ingin mengatakannya
untuk menyerang Corb untuk kegagalan dari Unite dhabitation di Marseille.......

- Tidak hanya di Marseille tetapi juga di lain tempat.

* Tetapi itu juga berhubungan dengan kegagalan arsitektur untuk menganti nilai sosial.

- Tetapi itu juga merusak nilai sosial - pusat pembelajaan yang mencapai 7 lantai

* Tetapi kami mempelajarinya sebagai sesuatu yang benar.

- Tetapi bisakah kami mempelajarinya? Apakah benar kritik dari Lewis Mumford dan Jane
Jacobs dan arsitek abad 20 yang mengatakan kegagalan presisi adalah alasan kegagalan
mereka?Kita tidak dapat mengetes dengan pengalaman yang minim.Anda tahu dan saya tahu
mereka dihancurkan oleh sebagian eropa.Leon Krier juga memiliki kasus karena setengah
eropa dihancurkan haknya oleh aliansi dari Corb dream of Mass Culture and Greed.Adalah
terdiri dari tiga kekuatan aliansi.Yang berasal dari akar post-modernisme, dimanakah akar
neo-modernisme, dimanakah akar dari seluruh modernisme. Pendapat saya yang mendasar
dalam bagian filosofi ini adalah: anda pernah mengatakan sangat rinci bahwa
neomodernisme adalah ada di grup praktisi. Bisakah saya menanyakan kepada
anda.Siapakah yang neo-modernisme antara anda dengan Daniel Libeskind?Siapakah
favorit anda?Dan kenapa anda menyukainya? Fumihiko Maki?

* Saya suka akan Maki, tetapi saya tidak berpikir untuk menempatkannya sebagai bagian yang
tertinggi dalam daftar saya. Akan memulaui dari John Hejduk.John memiliki kejernihan,
kemurnian, bangunan memiliki kekuatan pribadi dan memiliki penunjuk.

- Saya setuju, tetapi apa yang membuatnya termasuk dalam neo-moderisme?

* Jalan yang diambilnya adalah diambil dari modernisme dan dasar yang yang prinsip dalam
awal kerjanya. Cara yang diambil dari Mies dan sangat baik.Saya hanya ingin menelusuri
seluruh dasar ide dari Mies van der rohe di dalam jalan yang berbeda, seperti masalah dalam
sembilan persegi dari Mies dan pengetahuan diluar Miesed Mies.

- Baiklah, saya mungkin mengakui anda sebagai salah satu dari Hejduk, tetapi siapa lagi ?

* Ada banyak orang orang muda. Morphsis untuk menjadi sesuatu bagi saya adalah sangat
menarik.Mungkin tidak jernih, murni, tetapi orang orang seperti Robert Mangurian dan
juga Peter Cool.

- Zaha Hadid?

* Ya, tentu saja.

- Bagaimana mengenai Norman Foster dan Richard Rogers? Bagaimana anda klasifikasi kan
mereka?

* Saya pikir saya akan mengelompokkannya dalam kategori neo-modernisme. Saya tidak
melihat Lloyds dan saya tidak melihat Hong Kong Bank.Kesan saya terhadap dua kasus ini
adalah bahwa kasus tersebut adalah sistem organisasi yang jernih, tetapi mereka terobsesi
oleh teknologi yang tinggi yang menjadi jernih, murni.

- Tetapi menurut saya adalah termasuk dalam pasca modern. Dan saya memiliki pendapat
bahwa anda sangat menjelaskan kembali dari pasca-modern.Saya bisa bisa menjadi heran
andai saya mengganti bagian dari pasca-modern menjadi neo-modern. Saya
mempertanyakannya didalam diri saya, apakah dapat saya tanggung? Tetapi saya tidak
melihat apa apa dari apa yang anda katakan untuk membuat saya percaya bahwa itu
bukanlah sempurna untuk menjelaskan tentang 13 kategori dari pascamodern, saya akan
mengantinya bila ada filosofi yang baru, apabila menuju ke arsitektur modern

* Saya akan berbicara tentang Amerika, walaupun kita tidak berada di sana. Pengalaman saya
di Eropa, khususnya di Jerman dan sekarang di The Hague membuat saya merealisasikan
bahwa ini adalah sikap publik menuju neo-modern yang tidak berada di United States. The
Mayor of Ulm melihat kerja yang kita lakukan terhadap Jerman Barat _ adalah sebagai
politik yang penting sebagai statment yang terbaik yang bisa ia dapatkan. Bangunan terbaik,
personifikasi yang baik dari momen di Jerman.

( Maret 1987 )

Office Building B8 in Stockley Park, Great Britain, Ian Ritchie

Secara garis besar, ciri ciri dari arsitektur neo modern adalah sebagai berikut:
1. Tidak menampilkan ornamen dan dekorasi lama tetapi lebih menonjolkan Tektonika ( teh art
of construction ). Arsitekturnya dimunculkan dengan memamerkan kecanggihan yang
mutakhir terutama teknologi.

2. Sepintas tidak terlihat jauh berbeda dengan Arsitektur modern yakni menonjolkan tampilan
geometri.

3. Tampilan dominan adalah bentuk geometri.

4. Tidak menonjolkan wawrna dan tekstur, mereka hanya menampilkannya sebagai aksen.
Tetapi masih memiliki warna favorit yaitu warna perak.

5. Mengkomunikasikan kemampuan teknologi dan bahan untuk berperan sebagai elemen


artistik dan astetik yang dominan.

6. Memiliki kepedulian yang besar kepada masa kini.

7. Menunjuk pada fungsi fungsi mimpi, yang utopi ( masa depan yang sedemikian rupa
sehingga tidak bisa dibayangkan ).

8. Menempatkan ruang sebagai unsur yang dominan.

Berikut ini merupakan tabel klasifikasi dari arsitektur Neo-modern

Neo Modern ( 1976- )


IDEOLOGI
1 Hermetik code, antara syle
2 Differance otherness
3 Bentuk yang tidak mudah ditangkap maknanya
4 Dekonstruksi dari within, penulisan kembali
5 Otonom ( berhak mengurus dirinya sendiri )
6 Manaklukkan
Neo Modern ( 1976- )
7 Arsitek sebagai matafisika
STYLISTIC
9 Berlawanan/bertentangan
10 Disjungsi kompleksitas
11 Menghancurkan ruang dengan kemiringan lantai, distorsi
12 Abstrak yang sangat nyata
13 random noise
14 Pemisahan diri antara bentuk dan suasana
15 Tidak menerapkan astetik
16 Membuat suatu ornamen : skala, kesamaan diri, karakteristik
17 Menyajikan simbol pribadi
18 Pro- pembatasan metafor
19 Bekas dari masa lalu
20 Non sequitur
21 Simbol yang khusus
IDE DESAIN
22 Tidak ada tempat yang berpencar - penar
23 Indeterminan fungsional
24 Merupakan sejarah dan neo-konstruktiisme
25 Mahamullia, luhur
26 Ruang dan penetrasi massa chora
27 Pemutusan bentukan objek
28 ruang kejadian
29 De-composition
30 Tanpa harmoni, irama.
Arsitektur akhir abad xx

Seni modern merupakan karya seni yang dihasilkan dalam periode terentang antara 1860-an sampai
1970-an dengan menggunakan gaya dan filosofi seni yang dihasilkan pada masa itu [1]. Pada dasarnya,
dunia seni modern berada dalam struktur budaya sosial yang lebih luas sebagai hasil perkembangan
dunia selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Meskipun karya-karya tertentu terkadang diberi
label "Seni hanya untuk seni" dan berusaha untuk menjauhkan diri dari kehidupan nyata, seni selalu
merupakan ekspresi dari kondisi manusia seperti halnya nilai-nilai budaya lain yang terdapat di
masyarakat[2]. Seniman-seniman modern pada umumnya bereksperimen dengan gaya baru yang unik
dan dengan menghasilkan ide-ide segar mengenai fungsi dari seni dan material-material yang
digunakan. Mereka cenderung menciptakan karya seni yang dihasilkan dari perasaan yang dalam dan
inspirasi-inspirasi yang kreatif pada umumnya. Bahkan bila hasil karya mereka sepertinya tidak memiliki
tujuan atau makna apapun pada umumnya, kenyataannya hasil karya tersebut memiliki maknanya
sendiri tergantung apa yang tengah terjadi dalam situasi dan kondisi pada masa tertentu dan sesuai
dengan intelektual masyarakat yang lebih luas.

Awal tahun 1900-an

Walaupun seni pahat dan arsitektur modern diperkirakan mulai berkembang di akhir abad ke-19,
hasil-hasil karya seni melukis modern dapat ditemukan jauh lebih awal. Pada umumnya dapat
dikatakan tahun 1863 sebagai awal kelahiran seni modern, karna pada tahun tersebut douard
Manet menggelar pameran yang menampilkan lukisannya "Le djeuner sur l'herbe" di "Salon
des Refuss" di Paris. Menurut sejarahwan seni dan budaya H. Harvard Arnason, tahun-tahun
seperti tahun 1855 (tahun dimana Gustave Courbet menggelar pameran ''The Artist's studio'') dan
1784 (tahun dimana 'Jacques-Louis David' menyelesaikan lukisannya ''The Oath of the
Horatii''),adalah "momen-momen penting dalam sejarah perkembangan seni modern, walaupun
tidak dapat di kategorikan sebagai tanda awal dimulainya era seni modern secara
utuh.....metamorfosis yang bertahap berlangsung dalam waktu seratus tahun." [3]

Impression-Sunrise (1867) adalah Lukisan Claude Monet yang di anggap sebagai tanda dari
dimulainya aliran seni impresionisme dan modernisme. Dalam kurun waktu dua dekade, para
pelukis di Prancis dan seniman-seniman lainnya mempelajari arah pergerakan cahaya saat
menciptakan suatu landscape atau lukisan lainnya. Dalam lukisan Paul Czanne yang berjudulA
Modern Olympia (1873-1874), beberapa peneliti melihat adanya contoh lain akan bagaimana
seni modern menelantarkan Realisme dan Naturalisme dengan melalui batas-batas garis antara
bentuk objek. Lukisan ini menggambarkan seorang wanita telanjang sedang berbaring di atas
kumpulan awan dalam komposisi warna yang sederhana.[4]
Awal abad ke-20

Di awal tahun 1900-an, para seniman kubisme dan surealisme, termasuk Picasso, Braque, Dali,
dan Miro, melanjutkan perkembangan seni modern ke arah seni abstrak. Contohnya, pada tahun
1907, Pablo Picasso sang penemu aliran seni kubisme, memperagakan bagaimana geometri dapat
mengekspresikan kedalaman berbagai ragam bentuk seperti sosok tubuh perempuan dan bentuk
lipatan gorden lewat lukisannya "The Dance of the Veils" (Telanjang di dalam lipatan-lipatan
gorden). Pada tahun 1919, saat Georgia O'Keeffe melukis "Blue and Green Music", karya seni di
America mulai dipengaruhi oleh aliran seni kubisme dan surealisme.di dalam lukisan Blue-Green
ini, O'Keeffe menggunakan corak curvilinear(garis lengkung) yaitu corak dari kubisme yang
melukiskan ekspresi pergerakan yang emosional dengan menggunakan warna warni perpaduan
biru dan hijau. Selain itu, lukisan ini juga menunjukkan garis-garis tegas yang digunakan di
dalam seni modern bila diperlukan untuk mengekspresikan konsep dengan visi artistik [5].

Seni modern dimulai dari warisan pelukis-pelukis seperti Vincent van Gogh, Paul Czanne, Paul
Gauguin, Georges Seurat and Henri de Toulouse Lautrec yang dipandang sebagai para perintis
perkembangan seni modern. Pada permulaan abad ke-20, Henri Matisse dan beberapa seniman
muda lainnya termasuk pra-kubisme Georges Braque, Andr Derain, Raoul Dufy dan Maurice de
Vlaminck merevolusi dunia seni Paris dengan lukisan-lukisan yang "liar", baragam warna,
panorama-panorama yang ekspresif dan lukisan-lukisan sosok manusia yang disebut oleh para
kritikus beraliran Fauvism. Dua versi lukisan Henri Matisse"The Dance" merupakan titik kunci
yang signifikan dalam karirnya dan dalam perkembangan seni modern. Karya tersebut
mencerminkan kekaguman Henri Matisseakan seni primitif: pemakaian warna hangat yang kuat
pada objek-objek diatas warna latar belakang yang adem biru kehijauan serta rangkaian gerakan
yang ritmik dari sosok-sosok telanjang yang sedang menari menghasilkan cita rasa pembebasan
dan hedonisme yang emosional [6]

Pertengahan dan menuju akhir abad ke-20

Seniman-seniman seperti Jackson Pollock menggunakan teknik melukis dengan mencurahkan


gaya emosional baru melalui aliran seni Ekspresionisme Abstrak. Dalam hasil karyanya In One:
Number 31, 1950, Pollock menggunakan teknik memercikan

cat
dengan menggunakan akrilik untuk menciptakan komposisi abstrak warna putih, hitam dan abu-
abu yang tajam pada kanvas berwarna coklat. Pada saat memasuki tahun 1960-an, Andy Warhol
menggabungkan kebudayaan yang serba plastik dengan dunia periklanan. Dia terkenal
menggunakan selebritas dan artikel-artikel iklan seperti kaleng sup Campbell untuk menciptakan
seni yang merepresentasikan masa-masanya. [7]

Mendekati akhir tahun 1970-an, pada saat para kritikus mulai berbicara mengenai " akhir dari
masa melukis" (judul dari tulisan yang provokatif oleh Douglas Crimp tahun 1981), media seni
baru telah menjadi kategori seni itu sendiri, dengan bertambahnya seniman-seniman yang
melakukan eksperimentasi menggunakan teknologi seperti seni video. Melukis kembali menjadi
sesuatu yang baru dan penting di era 1980-an dan 1990-an, sebagai bukti dari bangkitnya aliran
seni neo-ekspresionisme dan seni melukis kiasan. Menjelang akhir abad ke-20, beberapa
seniman dan arkitktur mulai mempertanyakan apa arti kata "modern" dan menciptakan konsep
baru yaitu hasil karya Postmodern[8]