Anda di halaman 1dari 3

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.

id

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Pada saat ini mesin-mesin modern dirancang untuk berjalan secara otomatis.
Umumnya mesin-mesin tersebut beroperasi pada putaran tinggi, dimana getaran
yang timbul merupakan getaran dengan frekuensi tinggi dan tidak lagi dapat
dirasakan oleh indra manusia (Aji, 2007). Metode konvensional tidak dapat
digunakan secara efisien karena diperlukan waktu yang lama dan biaya yang
mahal. Oleh karena itu diperlukan metode pemantauan yang efisien dan dapat
mendeteksi kerusakan dengan tingkat keakuratan yang tinggi yaitu dengan metode
perawatan prediktif.
Perawatan prediktif adalah pemantauan rutin terhadap kondisi aktual
mekanik, dengan mendeteksi masalah yeng baru terjadi untuk mencegah
kerusakan yang lebih parah. Perawatan prediktif yang dapat digunakan meliputi
termografi, tribologi, dan metode dengan menggunakan sinyal getaran. Tribologi
adalah metode pemantauan menggunakan analisa sifat pelumas, sedangkan
termografi metodenya berdasar panas yang dideteksi dari komponen mesin.
Metode analisa getaran adalah metode pemantauan berdasarkan getaran pada
komponen mekanik yang bergerak secara bolak-balik, linier dan berputar
(Mobley, 2002).
Perawatan prediktif berbasis analisis sinyal getaran diterapkan pada berbagai
komponen mesin salah satunya adalah gearbox. Masalah monitoring kondisi
gearbox telah mendapat peningkatan ketertarikan dalam dua dekade terakhir
dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi biaya
pengoperasian mesin (Shao dkk, 2009). Perawatan prediktif metode analisa sinyal
getaran dari gearbox menjadi bagian yang penting dalam industri otomotif
penerbangan dan industri kereta api (Ebrahim, 2012).
Berbagai metode dipakai dalam pemantauan sinyal getaran dari gearbox.
Metode statistik merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk
pemantauan gearbox. Metode statistik yang biasa digunakan adalah metode RMS
(Root Mean Square). RMS adalah nilai dari sinyal yang dinormalisasi pada
commit to user

1
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

momen statistik yang kedua (Aherwar dan Khalid, 2012). Berdasarkan metode
tersebut, kerusakan dapat diketahui dengan besar nilai RMS. Bila nilai RMS
semakin besar semakin rusak kondisi roda giginya (Metwaley dkk, 2011).
Metode statistik hanya dapat mengidentifikasi kerusakan roda gigi. Untuk
dapat menggolongkan kerusakan dari roda gigi, maka digunakan metode FFT.
Metode persamaan FFT dipakai untuk mengubah sinyal getaran ke sinyal
frekuensi. Berdasarkan sinyal frekuensi, kerusakan dari gearbox dapat
dikategorikan (Aherwar, 2012).
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu diadakan penelitian dalam
upaya peningkatan teknik perawatan prediktif tentang deteksi kerusakan roda gigi
menggunakan sinyal getaran.

1.2 Rumusan Masalah


Dari uraian penjelasan diatas, dapat diambil perumusan masalah, yaitu
bagaimana mendeteksi adanya kerusakan roda gigi berdasarkan karakteristik
sinyal getarannya.

1.3 Batasan Masalah


Untuk menetukan arah penelitian, maka diberikan batasan masalah sebagai
berikut:
a. Diasumsikan kerusakan hanya terjadi pada bagian roda gigi saja,
komponen lainnya dianggap kondisi baik.

1.4 Tujuan Penelitian


Tujuan penelitian ini adalah :
a. Melakukan deteksi terhadap kerusakan yang terjadi pada roda gigi
sebagai komponen mesin.
b. Mengetahui karakteristik sinyal getaran berupa domain waktu dan
domain frekuensi, yang dihasilkan oleh roda gigi dengan jenis kerusakan
yang berbeda.
c. Mengetahui jenis kerusakan roda gigi yang terjadi.

commit to user

2
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

1.5 Manfaat Penelitian


Manfaat dari penelitian ini adalah dalam rangka perawatan prediktif untuk
mencegah kerusakan yang lebih lanjut pada komponen mesin.

1.6 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan terdiri dari :
a. Bab I. Pendahuluan, berisi latar belakang penelitian, tujuan dan manfaat
penelitian, perumusan masalah, batasan masalah, dan sistematika
penulisan.
b. Bab II. Dasar Teori, berisi tinjauan pustaka berkaitan dengan roda gigi,
jenis kerusakan roda gigi, pengertian sinyal getaran, pendekatan fourier,
tentang gelombang periodik, penggunaan fungsi fft pada script
MATLAB, domain frekuensi dan analisa domain frekuensi serta
penjelasan tentang sinyal akselerometer.
c. Bab III. Metode Penelitian, berisi benda kerja yang diteliti, mesin, dan
alat ukur yang digunakan dalam penelitian, tempat penelitian serta
pelaksanaan penelitian yang terdiri dari penyiapan kerja dari simulasi
transmisi dari roda gigi ,variasi kerusakan roda gigi, dan pengolahan
sinyal getaran.
d. Bab IV. Data dan Analisa, berisi data sinyal getaran yang didapat dari
DSO (Digital Storage Osciloscope), data ini kemudian diolah
menggunakan script MATLAB sehingga didapat tampilan grafik pada
domain frekuensi. Analisa kerusakan didasarkan pada tampilan grafik
tersebut.
e. Bab V Penutup. Berisi kesimpulan penelitian dan saran yang berkaitan
dengan penelitian ini maupun kepada penelitian berikutnya.

commit to user