Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN SEMINAR

DETEKSI DINI GANGGUAN JIWA STRES

Seminar sehari- diselenggarakan dalam rangka memperingati hari kejiwaan jiwa sedunia
tanggal 10-10-2017

RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA

LAMPUNG TENGAH
LAPORAN

SEMINAR SEHARI

DETEKSI DINI GANGGUAN JIWA STRES

1. PENDAHULUAN
Dalam berbagai agama dan filsafat, jiwa adalah bagian yang bukan jasmaniah
(immaterial) dari seseorang. Biasanya jiwa dipercaya mencakup pikiran dan
kepribadian dan sinonimous dengan roh, akal, atau awak diri. Di dalam teologi, jiwa
dipercaya hidup terus setelah seseorang meninggal, dan sebagian agama mengajarkan
bahwa Tuhan adalah pencipta jiwa. Di beberapa budaya, benda-benda mati dikatakan
memiliki jiwa, kepercayaan ini disebut animisme.
Penggunaan istilah jiwa dan roh seringkali sama, meskipun kata yang pertama lebih
sering berhubungan dengan keduniaan dibandingkan kata yang kedua. Jiwa dan psyche
bisa juga digunakan secara sinonimous, meskipun psyche lebih berkonotasi fisik,
sedangkan jiwa berhubungan dekat dengan metafisik dan agama. Sedangkan menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata jiwa memiliki arti roh manusia (yang ada di
dalam tubuh dan menyebabkan seseorang hidup); nyawa.
Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental.
Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress
dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental.
Pada dasarnya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental.
Sumber stress disebut dengan stressor dan ketegangan yang di akibatkan karena stress,
disebut strain.

2. TUJUAN
Peserta mampu melakukan deteksi dini masalah mental-emosional pasein dilanjutkan
dengan pemeriksaan sesuai algoritma utama

3. PELAKSANAAN SEMINAR
Seminar mengenai DETEKSI DINI GANGGUAN JIWASTRES telah dilaksanakan
pada :
Hari, Tanggal : Sabtu, 07 Oktober 2017
Tempat : Rumah Makan Yangti
Waktu : 08.00 s/d 14.30 WIB
Tema : Deteksi Dini Gangguan Jiwa Stres
Pembicara : dr. Abror Miftahuddin, Sp. KJ
Ns. Satrio K Lelono, S.Kep., M.Kep., Sp. Kep. J
Moderator : Ns. Nurisa, R.A, S.Kep

a. Pokok-pokok materi seminar


1. Ciri-ciri depresi
Apakah merasa mudah sedih ?
Apakah kehilangan minat dan ketertarikan terhadap aktivitas yang
biasanya ?
Apakah merasa lesu dan mudah lelah ?
Apakah mengalami gangguan lambung, sakit kepala atau keluhan fisik
lain yang berkepanjangan ?
Apakah pasien mengalami gangguan tidur ?
2. Ciri-ciri ansietas
Apakah merasa khawatir atau takut berlebihan ?
Apakah merasa gelisah atau tidak tidak dapat duduk tenang ?
Apakah sering berkeringat dingin, berdebar-debar, pusing atau mual ?
3. Ciri-ciri psikomatis/ bipolar
Apakah ada orang yang membicarakan pasien di belakang atau
bermaksud mencelakai ?
Apakah melihat bayangan atau mendengar suara yang tidak jelas
sumbernya ?
Apakah pasien sangat gembira ?
4. Ciri-ciri PGZ
Apakah merokok ?
Apakah pernah minum alkohol ?
5. Ciri-ciri gangguan perkembangan
Apakah mengalami keterlambatan perkembangan, seperti lidah lambat
belajar ?
Apakah pasien mengalami gangguan berkomunikasi ?
Apakah pasien kesulitan untuk melakukan aktivitas ?
6. Ciri-ciri gangguan perilaku
Apakah sulit memusatkan perhatian atau berhenti mengerjakan tugas
sebelum selesai ?
Apakah pasien berkativitas secara berlebihan seperti berlarian ?
Apakah pasien sering melakukan sesuatu secara tiba-tiba ?
Apakah pasien menunjukan perilaku mengganggu yang berulang ?
7. Ciri-ciri dimensia
Apakah mempunyai masalah berat ?
Apakah orientasi pasien terhadap waktu, tempat atau orang terganggu ?
Apakah pasien mengalami perubahan emosi ?