Anda di halaman 1dari 16

KATA PENGANTAR

Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Operasi Teknik
Kimia I, dan memberikan pembahasan tentang pompa sentrifugal. Dengan
selesainya makalah ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. ALLAH SWT yang telah melimpahkan seluruh berkah dan hidayah-Nya
kepada kami, sehingga mampu menyelesaikan makalah ini.
2. Orang tua, yang selama ini telah memberikan dukungan secara materil
maupun dukungan moral yang tidak henti-hentinya.
3. Ibu Dwi Anggraini, M.T selaku dosen pembimbing yang telah
memberikan dukungan dan bimbingan, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini.
4. Teman-teman di Teknik Kimia, Universitas Jambi yang telah memberikan
dukungan moral selama proses penulisan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,
khususnya teman-teman Teknik Kimia, Universitas Jambi. Sehingga mengetahui
tentang pompa sentrifugal.

.
Jambi , 27 September 2017

Tim Penyusun

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................ i
DAFTAR ISI ........................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................... 1
1.1 Latar belakang ................................................................................... 1
1.2 Tujuan ............................................................................................... 2
1.3 Batasan masalah ................................................................................ 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................. 3


2.1 Pompa sentrifugal.............................................................................. 3
2.2 Komponen pompa sentrifugal ........................................................... 3
2.3 Sistem permipaan pada pompa sentrifugal ....................................... 5
2.4 kerja pompa sentrifugal ..................................................................... 6
2.5 efisiensi pompa sentrifugal ............................................................... 7
2.6 kapasitas pompa sentrifugal ............................................................. 8

BAB III STUDI KASUS ......................................................................... 9

BAB IV PEMBAHASAN STUDI KASUS ............................................ 11

BAB V PENUTUP .................................................................................. 12


5.1 Kesimpulan ...................................................................................... 12
5.2 Saran .................................................................................................. 12

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 13

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pompa adalah alat yang digunakan untuk memindahkan cairan (fluida)
dari suatu tempat ke tempat yang lain, melalui media pipa (saluran) dengan cara
menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung kontinu.
Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara bagian hisap
(suction) dan bagian tekan (discharge). Perbedaan tekanan tersebut dihasilkan dari
sebuah mekanisme misalkan putaran roda impeler yang membuat keadaan sisi
hisap nyaris vakum. Perbedaan tekanan inilah yang mengisap cairan sehingga
dapat berpindah dari suatu reservoir ke tempat lain.
Pada jaman modern ini, posisi pompa menduduki tempat yang sangat
penting bagi kehidupan manusia. Pompa memerankan peranan yang sangat
penting bagi berbagai industri misalnya industri air minum, minyak, petrokimia,
pusat tenaga listrik dan sebagainya.
Pompa bisa diklasifikasikan dengan berbagai cara. Jika pompa
diklasifikasikan berdasarkan cara energi dipindahkan maka pompa bisa
dikelompokkan sebagai berikut:
1. Pompa dinamik (Dynamic)
2. Pompa perpindahan (Displacement)

1. Pompa Dinamik
Energi secara kontinu diberikan untuk menaikkan kecepatan cairan/fluida.
Selanjutnya akan terjadi penurunan kecepatan pada sisi keluar pompa.
2. Pompa Perpindahan
Energi secara periodik ditambahkan berupa gaya yang diberikan ke fluida.
Selanjutnya akan dihasilkan penambahan tekanan secara langsung hingga fluida
bisa dipindahkan.
Untuk pembahasan selanjutnya akan dibatasi hanya untuk pompa sentrifugal
dan pompa resiprokal/torak.

1
2

1.2 Tujuan
1. Mengetahui system perpipaan pada Pompa Sentrifugal
2. Mengetahui Kerja Pompa Sentrifugal
3. Mengetahui Efisiensi Pompa Sentrifugal
4. Mengetahui Kapasitas pada Pompa Sentrifugal

1.3 Batasan Masalah


Dalam penyusunan tugas makalah ini penulis membatasi pada:
1. Sistem Permipaan pada Pompa Sentrifugal
2. Cara Kerja Pompa Sentrifugal
3. Efisiensi dari Pompa Sentrifugal
4. Kapasitas yang dapat ditampung pada Pompa Sentrifugal
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pompa Sentrifugal


Pompa bisa didefinisikan sebagai sebuah mesin, jika digerakkan oleh
sumber daya dari luar, akan mengangkat air atau fluida lainnya dari tempat yang
lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi. Atau dengan kata lain, pompa adalah
sebuah mesin yang merobah energi mekanik menjadi energi tekanan.
Pompa sentrifugal adalah pompa dimana proses menaikkan air dilakukan
dengan aksi gaya sentrifugal.

2.2 Komponen Pompa Sentrifugal


Pompa ini memiliki bebrapa komponen-komponen penyusunnya baik itu
komponen yang bergerak maupun yang tidak bergerak, seperti berikut:
Komponen yang bergerak
1. Shaft (Poros), bagian ini berfungsi untuk meneruskan momen putar dari
penggerak selama pompa dalam kondisi beroperasi, komponen ini
berfungsi juga sebagai dudukan impeler dan bagian yang bergerak lainnya.
2. Impeller, berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi
energi kecepatan pada fluida yang dipompakan secara continue (terus
menerus). Dengan adanya proses ini maka saluran suction (hisap) akan
bekerja secara maksimal dan terus menerus sehingga tidak ada kekosongan
fluida dalam rumah pompa.
3. Shaft sleeve, berfungsi untuk melindungi shaft dari erosi, korosi dan
keausan pada stuffing box. komponen ini bisa sebagai internal bearing,
leakage joint dan distance sleever.
4. Wearing ring, komponen ini dipasang pada casing (wearing ring casing)
dan impeller (wearing ring impeller). Fungsi utama dari komponen ini
yaitu untuk meminimalisir terjadinya kebocoran akibat adanya celah
antara casing dengan impeller.

3
4

Komponen yang tidak bergerak


1. Casing (rumah pompa), merupakan bagian terluar pompa sebagai
pelindung elemen yang berada di dalamnya, tempat kedudukan diffuser,
inlet nozzle, outlet nozzle dan sebagai pengarah aliran dari impeller yang
akan mengubah energi kecepatan menjadi energi tekan.
2. Base plate, berfungsi sebagai tempat dudukan seluruh komponen pompa.
3. Diffuser, alat ini dilekatkan pada pipa dengan menggunakan
baut, fungsi dari alat ini ialah mengarahkan aliran pada stage berikutnya
dan merubah energi kinetik pada fluida menjadi energi tekanan.
4. Wearing ring casing, alat ini dipasang pada casing untuk mencegah
kebocoran yang terjadi akibat adanya celah pada casing dan impeller.
5. Stuffing box, pada umunya memiliki fungsi sebagai tempat kedudukan
beberapa mechanical packing yang mengelilingi shaft sleeve. Fungsi dari
alat ini ialah mencegah kebocoran pada daerah dimana pompa menembus
casing seperti udara yang dapat masuk ke dalam pompa dan cairan yang
keluar dari dalam pompa.
6. Discharge nozzle, yaitu tempat keluarnya cairan yang bertekanan dari
dalam pompa.

Gambar 1. Bagian-bagian Pompa Sentrifugal


5

a. Sistem permipaan pada Pompa Sentrifugal


Bagus tidaknya kerja pompa sentrifugal bergantung pada pemilihan dan tata-
letak yang benar sistem pemipaannya. Pada umumnya pompa mempunyai pipa
hisap dan bipa hantar/buang.
(a) Pipa hisap
Pipa hisap dari suatu pompa sentrifugal mempunyai peranan penting dalam
keberhasilan kerja dari pompa tersebut. Rancangan yang buruk dari suatu pipa
hisap akan menyebabkan Net Positive Suction Head (NPSH) yang tidak
mencukupi, timbul getaran, suara berisik akibat pukulan air (water hammer),
keausan dan sebagainya. Mengingat tekanan pada bagian masuk pompa adalah
hisapan (negatif) dan katupnya harus dibatasi untuk menghindari kavitasi, maka
harus diusahakan agar kerugian pada pipa hisap sekecil mungkin. Untuk maksud
ini diusahakan agar diameter pipa hisap cukup besar dan dihindarkan adanya
belokan.
(b) Pipa Hantar
Sebuah katup searah (check valve) harus dipasang pada pipa hantar dalam
posisi dekat dengan pompa dengan maksud untuk menghindari water hammer dan
mengatur pengeluaran pompa. Ukuran dan panjang pipa hantar tergantung dari
kebutuhan.

Gambar 2. Sistem pipa suatu pompa sentrifugal


6

b. Kerja Pompa Sentrifugal


Kerja yang dilakukan atau daya yang diperlukan oleh pompa, dapat diketahui
dengan cara menggambar segitiga kecepatan pada sisi masuk dan pada sisi keluar
sudu pompa. Untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3. segitiga kecepatan pada sisi masuk dan sisi keluar.

Keterangan gambar:
V = kecepatan absolut/mutlak air masuk sudu
D = diameter sudu pada sisi masuk
v = kecepatan tangensial sudu pada sisi masuk. Biasa juga disebut
kecepatan keliling (peripheral velocity) pada sisi masuk sudu.
Vr = kecepatan relatif air terhadap roda sudu pada sisi masuk
Vf = kecepatan aliran pada sisi masuk
V1, D1, v1, Vr1, Vf1 = besaran yang berlaku untuk sisi keluar N =
kecepatan sudu dalam rpm
= sudut sudu pada sisi masuk
= sudut pada saat air meninggalkan sudu
= sudut sudu pada sisi keluar

Karena air memasuki sudu dalam arah radial, maka kecepatan pusaran air
pada sisi masuk Vw = 0.
7

Vw1 = kecepatan pusaran air pada sisi keluar


- Kerja yang dilakukan per kg air adalah:
1 .1
= = .

Dalam satuan SI, kerja yang dilakukan per kg air:

= Vw1 . v1 Nm
dimana:
Vw1 dan v1 dalam m/s.

2.5 Efisiensi Pompa Sentrifugal


Pompa sentrifugal mempunyai tiga macam efisiensi sebagai berikut:
1. Efisiensi manometrik.
2. Efisiensi mekanik.
3. Efisiensi keseluruhan.
Efisiensi manometrik
Adalah rasio antara manometric head dengan energi sudu/kg air, yang secara
matematik dapat dinyatakan sebagai :

H
m

Vw1.v1
g

Efisiensi mekanik
Adalah rasio antara energi tersedia pada sudu dengan energi yang diberikan
pada sudu oleh penggerak mula.

Efisiensi keseluruhan, o
Adalah rasio antara kerja sebenarnya yang dilakukan oleh pompa dengan
energi yang diberikan pada pompa oleh penggerak mula.
8

2.6 Kapasitas Pompa Sentrifugal


Kapasitas atau discharge dari suatu pompa sentrifugal dapat dinyatakan
dengan rumus berikut:
Q = D b Vf = D1 b1 Vf1
Dimana : D = diameter sudu pada sisi masuk
Vf = kecepatan aliran pada sisi masuk
b = lebar sudu pada sisi masuk
D1, Vf1, b1 = besaran yang berlaku untuk sisi keluar

Gambar 4. Sudu Pompa


BAB III
STUDI KASUS
Sebuah pompa sentrifugal mempunyai impeller dengan diameter dalam
dan luar masing-masing 150 mm dan 250 mm. Pompa memompa air sebesar 50
liter per detik pada 1500 rpm. Kecepatan aliran melalui impeller adalah konstan
pada 2,5 m/s. Sudu berbentuk kurva melengkung ke belakang dengan sudut 300
terhadap tangen sisi keluar. Diameter pipa hisap dan hantar masing-masing adalah
150 mm dan 100 mm. Head tekanan pada sisi hisap 4 m dibawah atmosfir dan sisi
hantar 18 m di atas atmosfir. Daya yang diperlukan untuk menggerakkan pompa
adalah 18 kW. Carilah (I) sudut sudu sisi masuk, efisiensi keseluruhan, dan (iii)
efisiensi manometrik.
Jawab:
Diketahui: D = 150 mm = 0,15 m; D1 = 250 mm = 0,25 m; Q = 50 liter/s =
0,05m3/s; N = 1500 rpm; Vf = Vf1 = 2,5 m/s; = 300; ds = 150 mm = 0,15
m; dd = 100 mm = 0,1 m;
p/w = Hatm 4 = 10,3- 4 = 6,3 m
p1/w = Hatm+ 18 = 10,3 + 18 = 28,3 m
P= 18 kW
(i) Sudut sudu sisi masuk
0,15 1500
= = = 11,8 /
60 60
2,5
tan = = = 0,2119 = 12
11,8
(ii) efisiensi keseluruhan:
pipa hisap:

a s= 4 (d s)2= 4 (0,15) 2=17,67 x 103 m2

0,05
= = = 2,83 /
17,67 103
pipa hantar:

= 4 (d d ) 2 = 4 (0,1)2=7,854 x 10 m2

9
10

0,05
1 = = = 6,37 /
7,854 103

dengan menggunakan persamaan Bernoulli:

1 12 2
+ = + +
2 2

1 12 2
= ( + ) ( + )
2 2

(6,37)2 (2,83)2
= (28,3 + 2 9,81) (6,3 + 2 9,81) = 30,4 6,7 = 23,7

(iii) efisiensi manometrik:


dari segitiga kecepatan :

1 0,25 1500
1 = = = 19,6 /
60 60

2,5
2,5
0,5774
1 = 1 = 19,6 = 19,6 = 15,3/
tan tan 300

23,7
= = = 0,772 = 77,2 %
1.1 15,3 19,6
9,81
BAB IV
PEMBAHASAN STUDI KASUS
Air yang mengalir dalam sudu suatu pompa sentrifugal akan mengalami
kenaikan tekanan. Hal ini terjadi karena pompa mengubah energi mekanis
menjadi energi tekanan. Energi tekanan ini diberikan oleh sudu kepada air yang
mengalir melalui sudu.

Berdasarkan persamaan Bernoulli untuk sisi masuk dan sisi keluar sudu
pompa, dapat ditulis bahwa:

Energi pada sisi keluar = Energi pada sisi masuk + Kerja yg dilakukan
sudu
Atau :
1 12 2 1.
+ = + +
2 2

(Di ambil Z1= Z)

1 2 12 1.
= + +
2 2

Persamaan ini menunjukkan adanya kenaikan tekanan air sebesar:

1
( )

pada saat mengalir melalui sudu pompa sentrifugal.

11
BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Berdasarkan pada bagian isi makalah, maka diperoleh kesimpulan seperti
yang terangkum di bawah ini.
1. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pompa
sentrifugal adalah adanya kemungkinan kavitasi. Kavitasi dapat
menyebabkan penurunan kapasitas pompa kemudian kerusakan mekanis
pada impeller pompa dan juga menimbulkan getaran.
2. Komponen-komponen bagian dalam pompa yang biasanya sering
mengalami kerusakan adalah impeller. Impeller dapat mengalami
kerusakan karena adanya kavitasi pada pompa.
3. Semakin cepat putaran pada pompa maka debit pompa akan semakin besar
pula. Debit pada pompa yang semakin besar menyebabkan head dan daya
pada pompa juga akan semakin besar.
5.2 SARAN
1. Kita harus merawat dan memelihara pompa dengan baik dan benar agar
pompa dapat bertahan lama sehingga memperpanjang usia pemakaian
pompa dan tetap menghasilkan efisiensi mendekati set point pompa.
2. Fluida pada pompa sebaiknya menggunakan air murni H2O, agar
tidak terjadinya korosi pada setiap komponen pompa yang dilewati fluida
tersebut.

12
13
13

DAFTAR PUSTAKA
Yunus, A. D. 2010. Mesin Konversi Energi. Jakarta: Teknik Mesin, Fakultas
Teknik Universitas Darma Persada Jakarta.
Simbolon, Hardiman. 2015. Analisa Efisiensi Pompa Sentrifugal ( Vogel Pump) di PT.
Krakatau Steel, Divisi Slab Steel Plant. Bengkulu: Teknik Mesin Fakultas
Teknik Universitas Bengkulu.
Gusniar, I. N. 2014. Optimalisasi Sistem Perawatan Pompa Sentrifugal Di Unit
Utility Pt.ABC. Karawang: Fakultas Teknik, Program Studi Teknik
Mesin S1,Universitas Singaperbangsa Karawang. Jurnal Ilmiah
Solusi Vol. 1 No.1 Januari Maret 2014: 77-86