Anda di halaman 1dari 23

PERJANJIAN KREDIT INVESTASI

NOMOR : 76,-

Pada pukul 09.30 WITA (sembilan lewat tiga puluh menit), --


hari ini Senin, tanggal 22-05-2017 (duapuluh dua bulan Mei-
tahun duaribu tujuh belas). -------------------------------
Berhadapan dengan saya, -----------------------------------
--- ADE RIFKA , Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan,---
------------ Notaris di Kabupaten Pinrang, ----------------
dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya, Notaris kenal -
dan akan disebutkan pada bagian akhir akta ini :-----------
I. Tuan xxxxxxx xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxx
xxxxxx xxx xxxxxxxx; Untuk selanjutnya disebut:---------

------------ PIHAK PERTAMA/KREDITUR/(BANK) -----------


II. 1. Tuan xxxxxxxxxxxxxxxx selengkpanya xxxxxxxxxxxxxxx
lahir di xxxxxxx, pada tanggal xx-xx-xxxx
(xxxxxxxxxxxx), Warga Negara Indonesia, Pekerjaan
xxxxxx, bertempat tinggal di Kabupaten xxxxxxx,
Jalan xxxxxx, Kelurahan/Desa xxxxxxx, Kecamatan
xxxxxxxxx, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Provinsi
Sulawesi Selatan, Kabupaten xxxxxxxxx, Nomor Induk
Kependudukan (NIK): xxxxxxxxxxxx.-------------------

2. Nyonya xxxxxxx, lahir di xxxxxxx, pada tanggal -----


xx-xx-xxxx (xxxxxxxxxxxxx), Warga Negara Indonesia,
Pekerjaan xxxxxxxxxx, bertempat tinggal sama dengan
Suaminya tersebut, Pemegang Kartu Tanda Penduduk
Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Pinrang, Nomor
Induk Kependudukan (NIK): xxxxxxxxxxxxxx. ----------
-- Menurut keterangan para penghadap diatas dalam hal-
ini suami isteri sehingga saling memberi persetujuan -
atas tindakan masing-masing pihak dan menyatakan baik-
secara sendiri-sendiri, maupun bersama-sama dan ------
bertangungjawab renteng terhadap tindakan hukum dalam-
akta ini. --------------------------------------------
- Untuk selanjutnya disebut : -----------------------------
------------ PIHAK KEDUA/PENGAMBIL KREDIT/DEBITUR ---------
- Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris. --------------
- Para penghadap masing-masing bertindak dalam kedudukannya
tersebut diatas, menerangkan terlebih dahulu kepada saya, -
Notaris : -------------------------------------------------
- Penghadap Tuan xxxxxxxxxx dan Nyonya xxxxxxxxxx, tersebut
dengan ini menggabungkan diri untuk menanggung hutang
tersebut sejumlah dibawah ini atau segala hutang yang akan
timbul sehubungan dengan perjanjian ini selanjutnya disebut
Perjajian Kredit, sehingga dengan demikian baik dengan
bersama-sama maupun dengan sendiri atau salah seorang saja
yang menanggung kredit (tanggung renteng/hoofdelyk); ------
- Bahwa berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit Nomor: -
xxxxxxxxxxxx, tertanggal xx-xx-xxxx (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx),
Bank memberikan kepada DEBITUR fasilitas kredit berupa ----
Kredit Investasi (KI) sebesar Rp.xxx.xxx.xxx,
(xxxxxxxxxxx), dengan bentuk kredit Rekening Koran (R/K)
Maximum Credit Outstanding Menurun (Maximum Co Menurun). --
Selanjutnya para pihak bertindak sebagaimana tersebut -----
diatas sepakat untuk mengadakan Perjanjian Kredit ini -----
dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai ------
berikut : -------------------------------------------------
----------- JUMLAH, BENTUK DAN PENGGUNAAN KREDIT ----------
------------------------ Pasal 1. -------------------------
1. Untuk kepentingan (DEBITUR), maka Bank menyediakan --
fasilitas Kredit Investasi (KI), maksimum Kredit sebesar
Rp.xxx.xxx.xxx, (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx), jumlah kredit
mana tidak termasuk bunga,denda dan biaya-biaya lainnya.
2. Fasilitas kredit tersebut dipergunakan untuk REFINANCING
RUKO dengan bentuk Kredit Rekening Koran (R/K) ---------
Maximum Credit Outstanding Menurun (Maximum Co Menurun).

---------------- SUKU BUNGA DAN DENDA BUNGA ---------------


------------------------ Pasal 2. -------------------------
1. Provisi x.xx% (xxxxx) dari plafond kredit sebesar
Rp.xx.xxx.xxx,- (xxxxxxxxxxxxxx), yang dibayar tunai pada
saat realisasi; ------------------------------
2. Atas pokok pinjaman tersebut dikenakan suku bunga ------
sebesar 9.75 % (sembilan koma tujuh puluh lima persen)
per tahun dibayar efektif setiap bulan, bersifat
reviewable setiap saat sesuai ketentuan suku bunga yang
berlaku di BANK. ----------------------------------------
3. Tiap-tiap jumlah angsuran baik pokok dan atau bunga ----
yang terlambat dibayarkan oleh DEBITUR dikenakan DENDA -
50% (lima puluh persen) kali suku bunga yang berlaku ---
terhadap tunggakan pokok dan atau bunga yang dihitung --
secara harian untuk setiap bulan keterlambatan. --------
4. Cara penghitungan bunga : ------------------------------
a. Bunga dihitung dari hari ke hari; -------------------
b. Mutasi debet (pengambilan) baik tunai atau pemindah -
bukuan maupun melalui kliring, hari/tanggal valuta
adalah hari terjadinya mutasi atau seketika mulai----
berbunga pada hari mutasi debet.---------------------
c. Mutasi kredit (penyetoran) tunai atau ---------------
pemindahbukuan baik dalam satu kantor maupun antar --
bank dengan mengggunakan kredit nota melalui --------
kliring, hari/tanggal valuta adalah hari mutasi -----
seketika mulai berbunga pada hari mutasi atau -------
seketika berbunga pada hari mutasi kredit. ----------
d. Mutasi kredit (penyetoran) dengan warkat kliring, ---
hari/tanggal valuta adalah mulai berbunga pada hari -
berikutnya dari mutasi kredit. ----------------------
e. Setiap bulan dihitung sesuai dengan hari sebenarnya -
f. Satu tahun dihitung = 365 hari. ---------------------
g. Jika dalam satu hari terjadi beberapa mutasi debet --
atau kredit, maka hari/tanggal valuta ditentukan ----
oleh masing-masing mutasi tersebut. -----------------

-------------- ADMINISTRASI DAN BIAYA LAINNYA -------------


------------------------ Pasal 3. -------------------------
1. DEBITUR harus membayar biaya administrasi sebesar ----
Rp.x.xxx.xxx,- (xxxxxxxxxxxxxxxxxx) per tahun jadi
tolal biaya administrasi sebesar Rp.x.xxx.xxx,-
(xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx) biaya tersebut harus
dibayar tunai sebelum realisasi dan atau pada saat
penandatanganan PERJANJIAN KREDIT ini, dan biaya
Consultant Fee sebesar Rp.x.xxx.xxx,- (xxxxxxxxxx)
pertahun (biaya jasa konsultasi dipungut pada setiap
pemberian jasa konsultasi kepada debitur, pemberian
konsultasi tersebut dilakukan minimal 1 (Satu) tahun
dan dapt dilakukan bersamaan dengan dilakukan kegiatan
pembinaan/monitoring usaha debitur oleh AO).----------
2. Bea materai dan biaya lainnya termaksud tapi tidak ----
terbatas pada biaya jasa Notaris, yang timbul ---------
sehubungan dengan pemberian pinjaman ini merupakan ----
beban dan harus dibayar oleh DEBITUR. -----------------
-------- JANGKA WAKTU, ANGSURAN DAN PELUNASAN MAJU --------

------------------------ Pasal 4. -------------------------

1. Kredit wajib dilunasi oleh DEBITUR kepada BANK dalam ---


Dengan jadwal pembayaran
jangka waktu xx (xxxxxxxxxxxx) bulan terhitung sejak
angsuran pokok pinjaman
dan Bunga Annuitas tanggal xx-xx-xxxx (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx)
dilakukan setiap 1 (Satu)
bulan sekali selama waktu
48 (empat puluh delapan)
bulan sebagai berikut:
-----------------------------------
dan selambatlambatnya harus dibayar lunas pada tanggal
xx-xx-xxxx (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx). ---------------------
2. Dengan jadwal pembayaran angsuran pokok pinjaman dan ----
bunga Kredit Rekening Koran (R/K) Maximum Credit
Outstanding Menurun (Maximum Co Menurun). ----------------
a. Angsuran ke 1 (Satu) sampai dengan angsuran ke 35 -----
(tiga puluh lima) , untuk tiap 1(satu) bulan sekali,
masing-masing sebesar Rp.xx.xxx.xxx,
(xxxxxxxxxxxxxxxxx), sehingga sisa angsuran sebesar
Rp.xx.xxx.xxx, (xxxxxxxxxxxxxxxxx); -------------------
b. Angsuran terakhir ke 36 (tiga puluh enam), untuk bulan
terakhir sebesar Rp.xx.xxx.xxx, (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx),
Sehingga angsuran pokok menjadi lunas seluruhnya. -----
3. Apabila DEBITUR melunasi pinjaman baik sebagian atau ---
seluruh sisa pinjaman, sebelum berakhirnya jangka ------
waktu pinjaman (disebut dengan Pelunasan Maju), maka ---
atas pelunasan maju tersebut dikenakan penalty sesuai --
ketentuan yang berlaku di BANK. ------------------------
-------------------- PENGAKUAN HUTANG ---------------------
------------------------ Pasal 5. -------------------------
DEBITUR dengan ini menerangkan dengan sebenarnya dan ------
telah secara mengaku berhutang kepada BANK sejumlah uang --
yang ditariknya menurut rekening korannya, ----------------
rekening-rekening yang berkenaan dengan bunga, denda ------
serta biaya-biaya lain, maupun catatan lainnya kepada -----
Bank sehubungan dengan perjanjian ini. --------------------

-------------------- SYARAT-SYARAT KREDIT -----------------


------------------------ Pasal 6. -------------------------
1. Syarat-syarat sebelum realisasi : ----------------------
a. Melunasi biaya yang dikenakan berkaitan -------------
dengan Kredit ini sebelum realisasi kredit. ---------
b. Melengkapi segala persyaratan kredit berupa ---------
legalitas diri dan usaha serta syarat-syarat --------
lainnya yang menjadi kewajiban DEBITUR. -------------
a. Memperpanjang izin-izin usaha yang akan habis masa
berlakunya. -----------------------------------------
d. Tunduk pada syarat-syarat umum perkreditan yang -----
berlaku di BANK seperti yang tercantum pada model SU.
e. Berbankir utama pada BANK. --------------------------
2. Syarat-syarat setelah realisasi : ----------------------
a. Kredit tidak boleh dipergunakan oleh pihak ketiga ---
(3) atau dipergunakan untuk hal yang lain. ----------
b. Agunan kredit berupa sertipikat asli akan langsung --
diserahkan kepada BANK untuk kemudian disimpan ------
di BANK. --------------------------------------------
c. Angsuran kredit (pokok dan bunga) harus dibayar -----
secara tertib sesuai jadwal sampai kredit lunas. ----
d. Mematuhi segala peraturan perkreditan yang berlaku --
di BANK. --------------------------------------------
e. Senantiasa menginformasikan segala rencana bisnis ---
kepada petugas BANK yang menangani account pinjaman -
guna mengoptimalkan fungsi konsultasi bisnis untuk --
menjaga kualitas usaha dan kredit. ------------------
3. Syarat lainnya : ---------------------------------------
a. Apabila Debitur tidak melaksanakan ketentuan
sebagaimana diperjanjikan setiap saat, Bank dapat
melakukan penghentian fasilitas kredit secara sepihak
semata-mata berdasarkan pertimbangan Bank. -----------
b. Apabila setelah perjanjian kredit berakhir Debitur
menenggak, maka ketentuan bunga dan denda yang
tercantum dalam perjanjian kredit masih tetap berlaku,
demikian pula segala ketentuan lainnya. --------------
c. Pelunasan Maju : ------------------------------------
1. Dalam hal DEBITUR melunasi pinjaman sebelum -----
berakhirnya jangka waktu kredit (pelunasan maju)-
dan DEBITUR tidak mengajukan kredit kembali maka
atas pelunasan maju tersebut dikenakan biaya ----
administrasi pelunasan maju yang besarnnya ------
ditetapkan oleh KREDITUR. -----------------------
2. Dalam hal DEBITUR bermaksud melakukan pelunasan -
maju dan DEBITUR tidak mengajukan kredit kembali,
sebagaimana di maksud ayat 1 diatas, DEBITUR
wajib mengajukan secara tertulis terlebih dahulu
kepada KREDITUR selambat-lambatnya 10 (sepuluh)--
hari kerja sebelum tanggal pelunasan maju yang --
diinginkan. -------------------------------------
3. Terhadap permohonan pelunasan maju sebagaimana --
ayat diatas, KREDITUR akan memberikan jawaban ---
secara tertulis kepada DEBITUR yang memuat ------
informasi tentang : -----------------------------
- Disetujui atau tidak disetujuinya permohonan --
pelunasan maju dimaksud. -----------------------
- Besarnya biaya administrasi pelunasan maju yang
dikenakan kepada DEBITUR apabila permohonan ----
pelunaan maju disetujui oleh KREDITUR.----------
d. Klausula Publikasi: ---------------------------------
1. Debitur memeberi izin kepada Bank untuk memasang
sticker dan atau papan pengumuman yang bertuliskan
Tanah/Bangunan atau barang ini dalam -----------
penguasaan/pengawasan Bank BRI atau kalimat ----
sejenisnya pada tiap-tiap agunan kredit yang -----
diserahkan Debitur kepada Bank, apabila Bank -----
merasa perlu untuk melakukannya. Bank tidak perlu-
membuktikan kepada Debitur atau pihak lain -------
terhadap kapan Bank merasa perlu untuk melakukan -
pemasangan sticker dan atau papan pengumuman yang
dimaksud.-------------------------------------------
2. Debitur sewaktu-waktu bersedia dan member izin ---
kepada Bank atau pihak lain yang ditunjuk oleh ---
Bank untuk masuk kedalam tiap-tiap agunan kredit -
yang diberikan oleh debitur kepada Bank guna -----
pelunasan kredit ini.-------------------------------
3. Debitur member izin kepada Bank untuk melakukan --
pemanggilan/pengumuman tentang keadaan agunan ----
kredit yang diberikan oleh debitur melalui media -
massa apabila debitur lalai memenuhi kewajiban ---
membayar angsuran atau hutang pada waktu-waktu ---
yang telah ditentukan. Kelalaian tersebut tidak --
perlu dibuktikan dengan surat juru sita atau surat
lainnya apapun juga, melainkan cukup dengan ------
lewatnya waktu saja.--------------------------------
4. Debitur menjamin Bank dari pemilik agunan kredit
atas nama orang lain yang digunakan oleh Debitur
sebagai agunan pelunasan kredit ini tidak akan
menuntut secara hukum kepada Bank atas perbuatan-
perbuatan Bank sebagaimana dimaksud pada butir (1),
butir (2), dan butir (3) pasal ini. ----------------
5. Debitur membebaskan Bank dari segala tuntutan dan-
akibathukum yang timbul sehubungan dengan --------
perbuatan-perbuatan hukum yang dilakukan oleh Bank
sebagaimana dimaksud pada butir (1),butir (2),dan
butir (3).------------------------------------------
e. Agunan diikat dengan Hak Tanggungan Pembayaran bunga
dan atau pokok dilakukan sesuai jadwal Ali bukti
kepemilikan agunan (SHM/SHGB) dan akta pengikatan
agunan harus disimpan di BRI sampai kredit lunas. ----
f. Pelarangan bagi debitur untuk memberikan /
menjanjikan pemberian dalam bentuk apapun juga, baik
yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam
emberian kredit, baik pada saat ini maupun saat yang
akan dating kepada bank maupun pihak yang terkait
dengan pemberian kredit diluar biaya-biaya yang telah
ditentukan seperti provisi, administrasi dan asuransi.
g. Seluruh jajaran BRI tidak diperkenankan menerima,
miminta dalam bentuk apapun juga, yang terkait
langsung maupun tidak langsung dalam pemberian kredit
kepada debitur, baik pada saat ini maupun dimasa yang
akan dating diluar biaya-biaya yang telah ditentukan
seperti provisi, administrasi dan asuransi. ----------
h. Kredit tidak dapat dipergunakan oleh pihak ke III atau
pihak lain dan penggunaannya harus benar-benar untuk
keperluan tambahan modal kerja usaha sesuai dengan isi
keputusan kredit. ------------------------------------
i. Debitur wajib membuka rekening Giro dengan produk type
GB/GV sebagai sarana transaksi bisnis, untuk
selanjutnya dipasangi fasilitas new account seep
dengan batas atas rekening giro adalah minimal sebesar
plafond pinjaman dengan batas bawah minimal 30%
Rp.240.000.000,- (dua ratus empat puluh juta rupiah)
dari plafon pinjaman. --------------------------------
j. Hal yang harus dilakukan (Affirmative Covenants).-----
1. Penggunaan Kredit :--------------------------------
Kredit yang diberikan benar-benar ----------
dipergunakan sesuai dengan maksud dan tujuan yang
telah ditetapkan dan fasilitas kredit harus
digunakan secara optimal.---------------------------
2. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx.
3. Dalam hal terjadi PPND, maka debitur wajib-
menyerahkan surat keterangan pengurusan----
perijinan usaha dari instansi terkait yang disahkan
dengan tanda tangan dari instansi.------------------
4. Pembayaran kewajiban pokok dan bunga -------
dilakukan secara tertib sesuai tanggal -----
realisasi.------------------------------------------
5. Menyampaikan Laporan keuangan tahunan paling lambat
4 bulan setelah akhir tahun yang bersangkutan dan
laporan keuangan semesteran selambat-lambatnya 2
bulan setelah berakhirnya semester yang -------
bersangkutan. --------------------------------------
6. Menyerahkan Laporan Persediaan setiap 3 bulan dengan
mencantumkan jenis barang, nominal dan lokasi
persediaan dimaksud.--------------------------------
7. Debitur wajib memberitahukan kepada Perseroan
Terbatas xxxxxxxxxxxxxxxxxxx), Tbk tentang adanya
permohonan pernyataan pailit debitur, selambat-
lambatnya 3 hari sejak debitur mengetahui adanya
permohonan pernyataan pailit dimaksud, atau sejak
debitur menerima panggilan sidang dari pengadilan
Niaga atas permohonan pernyataan pailit dimaksud.--
8. Penilaian ulang agunan harus dilakukan minimal
sekali setahun pada saat review kredit.-------------
9. Debitur harus segera memberitahu bank dan upaya
penyelesaiannya mengenai hal-hal sebagai berikut: --
a. Sengketa dengan pemerintah atau pihak lainnya.---
b.Tuntutan atau kerusakan yang diderita. ----------
c.Tuntutan hukum terhadap debitur atau guarantor.---
10. Debitur wajib menyerahkan surat-surat ijin usaha yang
sedang dalam proses perpanjangan ke BRI segera setelah
proses perpanjangan selesai. ---------------------------
k. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan (Negative--
Covenants).-------------------------------------------
Tanpa persetujuan tertulis dari BRI, Debitur tidak
boleh melakukan hal-hal sebagai berikut:------------
1. Melakukan investasi dengan nilai >35% dari laba
bersih tahun terakhir.---------------------------
2. Melakukan penarikan prive lebih dari 35% dari laba
bersih tahun terakhir.-----------------------------
3. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap- pihak
lain dan/atau menjaminkan kekayaan perusahaan kepada
pihak lain.------------------------------------------
4. Memperoleh pinjaman/kredit baru dari pihak-lain, ---
kecuali kartu kredit.------------------------------
5. Melakukan penyertaan pada perusahaan lain. ----------
6. Melakukan penyertaan pailit kepada---------
Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit diri debitur
sendiri.---------------------------------------------
7. Memperjualbelikan, menyewakan atau memindah --------
tangankan aktiva tetap berupa agunan kredit tanpa
mendapatkan ijin dari Perseroan Terbatas PT. BANK
RAKYAT INDONESIA (Persero), Tbk----------------------
l. Pernyataan Menjamin (Representation and --------
Warranties).------------------------------------------
1. Kuasa Wewenang. --------------------------------------
Sesuai dengan aturan yang berlaku, debitur berhak dan
berwenang untuk membuat perjanjian kredit yang
mengikat para pihak dan mereka yang bertindak
menandatangani perjanjian kredit tersebut adalah
pejabat yang mempunyai wewenang sah untuk itu.--------
2. Tindakan hukum. --------------------------------------
Debitur telah melakukan segala tindakan hukum yang
diperlukan dalam rangka sahnya pelaksanaan perjanjian
kredit serta dokumen-dokumen lainnya yang berkaitan
dengan perjanjian kredit tersebut sehingga semua tidak
bertentangan atau melanggar peraturan/ketentuan hukum
yang berlaku.-----------------------------------------
Perjanjian Kredit serta dokumen-dokumen lainnya
tersebut diatas adalah sah dan mengikat terhadap
dibitur sehingga pelaksanaan kewajiban atas dasar
perjanjian kredit tersebut tidak ---------
melanggar/bertentangan dengan setiap perjanjian yang
telah ada sebelumnya.---------------------------------
3. Tidak ada pelanggaran yang terjadi.--------------
Kewajiban-kewajiban debitur atas --------------
perjanjian-perjanjian sebelumya yang telah dibuat
dengan pihak lain atau Bank yang dapat mengakibatkan
pengaruh yang merugikan terhadap perjanjian kredit.---
4. Pembayaran atas penerimaan.------------------------
Semua pembayaran yang akan dilakukan oleh debitur
kepada kreditur dalam perjanjian ini adalah bebas
serta bersih dari pengurangan pengurangan karena
pembayaran pajak atau pungutan-pungutan/biaya-biaya
lainnya yang mungkin timbul dikemudian hari.----------
5. Tidak ada sengketa atau perkara yang terjadi.---------
Tidak ada sengketa atau perkara yang terjadi atau
dihadapi atau persoalan hukum yang masih harus
diselesaikan yang dapat menimbulkan akibat kurang baik
terhadap keadaan keuangan debitur atau pelaksanaan---
proyek dari debitur.----------------------------------
m. Pelanggaran atas ketentuan pemberian kredit (event of
defaults).-------------------------------------------------
Perseroan Terbatas PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero),
Tbk berhak menghentikan perjanjian kredit yang telah
diadakan dengan debitur dan seluruh hutang debitur
dengan seketika atau pada waktu yang ditentukan
Perseroan Terbatas PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero),
Tbk, dapat ditagih dan tidak perlu minta dihentikan
atau diancam lagi dalam hal-hal yang disebut dalam
pasal 11 dan 12 Model SU Perseroan-- Terbatas PT. BANK
RAKYAT INDONESIA (Persero), Tbk dan yang berikut ini :-
1. Angsuran hutang pokok, bunga serta kewajiban-kewajiban
lain tidak dipenuhi sebagaimana mestinya oleh debitur.-
2. Debitur dinyatakan pailit/bangkrut.--------------------
3. Kredit tidak dipergunakan sesuai dengan maksud dan
tujuan yang telah ditetapkan.--------------------------
4. Pernyataan dalam representation and warranties ternyata
tidak benar.-------------------------------------------
5. Tanpa sepengetahuan Perseroan Terbatas PT. BANK RAKYAT
INDONESIA (Persero), Tbk, yang bersangkutan
melaksanakan hal-hal yang tidak boleh dilakukan
(negative covenants) sebagaimana diuraikan diatas.-----
6. Tidak melaksanakan syarat lain yang harus--
dilaksanakan (Affirmative Covenants), sebagaimana
diuraikan diatas.-------------------------------------
7. Kewajiban Administratif sebagaimana yang tertuang dalam
affirmative dan negative covenants tidak dilaksanakan
dengan baik.-------------------------------------------
8. Jika debitur tidak memenuhi salah satu -----
kewajibannya sebagaimana yang ditetapkan dalam -----
perjanjian kredit dan atau peraturan-peraturan yang
lazim digunakan atau yang akan diperlukan oleh Bank ---
kemudian.----------------------------------------------
9. Jika debitur tidak memenuhi suatu peraturan pemerintah
Republik Indonesia, baik pusat maupun daerah, yang
mengakibatkan ijin usaha debitur dapat dicabut.--------
10. Jika usaha yang dijalankan debitur :-----------------
a. Diberhentikan dan atau ijin yang -------
berkenaan dengan usaha-usaha debitur tersebut
dicabut oleh instansi yang berwenang atau,------
b. Debitur dibubarkan, atau,-----------------------
c. Karena sebab-sebab lain yang-----------
mengakibatkan debitur kehilangan haknya untuk
mengurus dan menguasai harta kekayaannya.-------
11. Jika menurut pertimbangan Bank sendiri, kekayaan
debitur sangat menurun atau merosot nilainya, atau
usaha debitur mengalami kemunduran, sehingga tidak ----
memungkinkan untuk dapat membayar lunas hutangnya
kepada Bank.-------------------------------------------
n. Klausula Perjumpaan Hutang : -------------------------
Apabila BANK memandang perlu maka dengan ini DEBITUR-
memberi kuasa kepada BANK untuk memperjumpakan utang-
DEBITUR yang timbul karena perjanjian ini maupun ----
karena perjanjian-perjanjian lain dengan BANK dengan-
piutang-piutang DEBITUR yang ada pada BANK yang -----
berupa tetapi tidak terbatas pada tabungan-tabungan
dan atau simpanan-simpanan dan atau rekening-rekening
lain milik DEBITUR yang ada pada BANK ---------------
o. Klausula kuasa-kuasa : ------------------------------
1. DEBITUR dengan ini memberi kuasa kepada BANK -----
untuk sewaktu-waktu apabila BANK menganggap perlu,
terutama jika DEBITUR wanprestasi, wanprestasi ---
mana tidak perlu dibuktikan lagi melainkan cukup -
dengan tidak dipenuhinya salah satu ketentuan ----
dalam perjanjian ini dan/atau menurut BANK kredit-
yang diberikan dinyatakan macet, untuk membuat dan
menandatangani akta pengakuan hutang secara ------
notariil atas nama DEBITUR yang bertitel ---------
eksekutorial dengan memuat besarnya hutang DEBITUR
secara pasti, sebagaimana jumlah yang nampak dalam
rekening pinjaman DEBITUR. -----------------------
2. Disamping kuasa-kuasa yang dalam perjanjian ini --
secara tegas telah diberikan oleh DEBITUR kepada -
BANK, maka untuk keperluan pelaksanaan perjanjian-
dengan ini DEBITUR memberi kuasa kepada BANK -----
untuk melaksanakan pendebetan atas rekening ------
DEBITUR maupun rekening pemberi jaminan, ---------
baik berupa giro, deposito, maupun simpanan dan --
atau tabungan lainnya yang ada pada BANK.---------
3. Semua kuasa yang termaktub dalam akta ini --------
merupakan bagian yang terpenting dari dan tidak --
dapat dipisahkan dari perjanjian ini dan oleh ----
karena itu maka kuasa-kuasa tersebut tidak dapat -
ditarik kembali dan atau dibatalkan dengan cara --
apapun juga atau karena sebab-sebab yang termaktub
dalam pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
(KUHP).-------------------------------------------
4. Dalam rangka penyelesaian kewajiban --------------
DEBITUR/PENJAMIN, KREDITUR/BANK berhak memanggil -
DEBITUR/PENJAMIN dan atau mengumumkan nama DEBITUR
bermasalah di media massa atau media lain yang ---
ditentukan BANK dan atau melakukan perbuatan -----
yang diperlukan, termasuk tindakan memasuki ------
tanah/pekarangan tempat agunan dan tindakan ------
memasang pengumuman pada jaminan milik -----------
DEBITUR/PENJAMIN. Pengumuman mana tidak boleh ----
diubah oleh DEBITUR/PENJAMIN sampai dengan --------
kewajiban DEBITUR/PENJAMIN lunas.-----------------
p. Klausula Sell Down Untuk Pejanjian Kredit. -----------
1. Bank berhak dengan ketentuan dan syarat-syarat yang
dianggap baik oleh Bank untuk : --------------------
a. Menjual atau mengalihkan dengan cara lain
sebagian atau seluruh pinjaman maupun hak Bank
berdasarkan Perjanjian Kredit serta Dokumen
Agunan kepada pihak ketiga yang ditunjuk oleh
Bank sendiri; dan atau --------------------------
b. Mengalihkan piutang/hak tagih Bank (Cessie) yang
timbul dari Perjanjian Kredit (termasuk
Perjanjian Pengikatan beserta Dokumen bukti
pengikatan dan kepemilikan Agunan) kepada pihak
ketiga yang ditunjuk oleh Bank. -----------------
2. Debitur dengan ini menegaskan bahwa: ---------------
a. Dengan ini menandatangani Perjanjian Kredit,
Debitur menyetujui penjualan/pengalihan dan
penyerahan sebagai atau seluruh pinjaman maupun
hak Bank tersebut yang dilakukan dengan ketentuan
dan syarat-syarat yang dianggap baik oleh Bank;
dan ---------------------------------------------
b. Debitur mengakui pihak ketiga yang
membeli/mengambil alih dan menerima sebagian atau
seluruh hak-hak Bank berdasarkan Perjanjian
Kredit serta Dokumen Agunan sejak Debitur
menerima surat Pemberitahuan dari Bank tentang
penjualan/pengalihan dan penyerahan tersebut
disertai nama kreditur baru yang bersangkutan.
c. Debitur setuju bahwa pengakuan dan persetujuan
Debitur untuk terikat pada penjualan/pengalihan
dan penyerahan hak-hak tersebut tidak memerlukan
persyaratan pemberitahuan resmi maupun
persetujuan debitur sebagaimana dimaksud pasal
613 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Dengan
demikian Debitur tetap mengakui dan menyetujui
pihak ketiga yang diberitahukan oleh bank sebagai
kreditur baru, sesuai ketentuan butir 2.b.
Debitur berjanji bahwa Debitur tidak akan
mengubah dan/atau menarik kembali penegasan ini.-
Bank berhak dengan ketentuan dan syarat-syarat yang
dianggap baik oleh Bank untuk menjual dan/atau mengalihkan
sebagian atau seluruh hak tagih Bank, baik pokok maupun
bunga, berdasarkan Perjanjian Kredit kepada pihak ketiga
yang ditunjuk sendiri oleh bank dalam rangka sekuritisasi
serta cara dan syarat yang dianggap baik oleh Bank, tanpa
adanya kewajiban bagi Bank untuk memberitahukan hal
tersebut kepada debitur. ----------------------------------
---------------- DATA/INFORMASI NASABAH/DEBITUR -----------
------------------------ Pasal 7. -------------------------
PEMINJAM (debitur BRI) dengan PERJANJIAN (perjanjian ------
kredit) ini memberikan kuasa (persetujuan) kepada PEMBERI -
KREDIT (Kreditur/BRI). -----------------------------------
1. Untuk memberikan data dan/atau informasi termasuk
tetapi tidak terbatas pada data/informasi tentang
penyediaan dana dan/atau pinjaman yang diterima untuk
dilaporkan kepada Bank Indonesia sesuai Peraturan Bank
Indonesia Nomor 18/21PBI/2016 tanggal 03 Oktober 2016
Tentang Perubahan Atas PBI No.9/14/PBI/2007 Tentang
Sistem Informasi Debitur berikut perubahannya. -------
2. Kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal ini
tidak dapat berakhir karena sebab apapun termasuk
sebagaimana ditentukan pada Pasal 1813, 1814 dan 1816
Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Kuasa dimaksud
telah dengan ditandatanganinya PERJANJIAN ini,
sehingga tidak diperlukan kuasa tersendiri. ----------
--------------------- J A M I N A N -----------------------
------------------------ Pasal 8 -------------------------
Guna menjamin pembayaran kembali kredit ini termasuk ------
bunga, denda bunga dan segala biaya lain yang dibebankan --
oleh BANK kepada DEBITUR dan sebagai bagian yang tidak ----
dapat dipisahkan dari perjanjian kredit ini, maka dengan --
akta ini DEBITUR memberikan/menyerahkan jaminan kepada ----
BANK atas : -----------------------------------------------
1. Sebidang tanah Perumahan dengan Sertifikat Hak Milik -----
Nomor :xxxxxx/xxxx, seluas xxx M2 (xxxxxxxxxxxxxxxxxx meter
persegi) Sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur Nomor :
xxxxx/xxxx/xxxxx, tertanggal xx-xx-xxxx, dengan Nomor
Indentifikasi Bidang (NIB): xx.xx.xx.xx.xxxxxx, tercatat
atas nama xxxxxxxxxxxxxx, sertipikat yang dikeluarkan oleh
Kantor Pertanahan Kabupaten Pinrang, tertanggal
xx-xx-xxxx (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx).------------------
terletak di :----------------------------------------------
Propinsi : Sulawesi Selatan, -------------------
Kabupaten : xxxxxxxx, ---------------------------
Kecamatan : xxxxxxxxxxxxxx, ---------------------
Desa/Kelurahan : xxxxx, ------------------------------
- Dengan Nilai Hak Tanggungan, Peringkat Pertama (I),----
sebesar Rp.xxx.xxx.xxx,- (xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx); --
--------------- Selanjutnya disebut Jaminan; ------------
- Pemberian Hak Tanggungan tersebut diatas meliputi juga --
bangunan, tanaman dan segala sesuatu yang ada diatas ----
tanah tersebut baik yang telah ada maupun yang akan -----
ada menurut tujuan dan peruntukkannya serta menurut -----
peraturan hukum (undang-undang) yang berlaku dapat ------
dianggap benda tetap (tak bergerak) tanpa pengecualian.
-------------------- A S U R A N S I ----------------------
------------------------ Pasal 9 --------------------------
- Bangunan diasuransikan ke perusahaan asuransi kebakaran -
yang ditunjuk PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. --
Dengan Bankers Clause PT. BANK RAKYAT INDONESIA ---------
(Persero) Tbk. dengan biaya beban DEBITUR atas bangunan
- Sertipikat Hak Milik Nomor xxx/xxxxxx dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp.xxx.xxx.xxx,- (xxxxxxxxxxxx).
---------------------- PEMERIKSAAN ------------------------
---------------------- Pasal 10 --------------------------
Bank berhak baik dilakukan sendiri atau dilakukan pihak ---
yang ditunjuk oleh BANK, untuk meminta keterangan ---------
dan melakukan pemeriksaan yang diperlukan BANK kepada -----
DEBITUR dan/atau perusahannya dan DEBITUR wajib -----------
mematuhinya. ----------------------------------------------
------- PELANGGARAN ATAS KETENTUAN PEMBERIAN KREDIT -------
------------------- (EVENT OF DEFAULT) --------------------
------------------------ Pasal 11 -------------------------
Menyimpang dari apa yang ditentukan dalam jangka waktu ----
kredit ini, BANK berhak sewaktu-waktu memberhentikan dan --
memutuskan perjanjian ini dengan mengesampingkan ketentuan-
pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, ----
sehingga tidak diperlukan surat pemberitahuan (Somasi) atau
surat peringatan juru sita atau surat lain yang serupa itu.
Dalam hal demikian seluruh hutang DEBITUR kepada BANK harus
dibayar dengan seketika dan sekaligus, yaitu dalam hal : --
1. Angsuran hutang pokok, bunga serta kewajiban-kewajiban-
lain tidak dipenuhi sebagaimana mestinya oleh DEBITUR;-
2. DEBITUR dibayar pailit/bangrut; -----------------------
3. Jika DEBITUR tidak memenuhi salah satu kewajibannya ---
sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian kredit --------
(termasuk affirmative covenants) dan ------------------
4. peraturan-peraturan yang lazim digunakan atau yang akan
diperlukan oleh BANK; ---------------------------------
5. Jika DEBITUR tidak memenuhi suatu peraturan pemerintah-
Republik Indonesia, baik pusat maupun daerah yang -----
mengakibatkan ijin usaha DEBITUR dapat dicabut; -------
jika atas harta kekayaan DEBITUR dilakukan sitaan -----
penjualan atau sitaan penjagaan. ----------------------
------------------- P E R N Y A T A A N -------------------
------------------------ Pasal 12 -------------------------
DEBITUR dengan tegas manyatakan : -------------------------
1. Bersedia memberikan setiap keterangan-keterangan dengan
sebenar-benarnya yang diperlukan oleh Bank atau -------
kuasanya dan tunduk kepada peraturan yang telah -------
ditetapkan atau yang akan kemudian ditetapkan ---------
oleh BANK, terutama mengenai kebijakan perkreditan; ---
2. Bahwa kredit yang diterima dari Bank tersebut akan -----
dipergunakan untuk keperluan sebagaimana yang diuraikan-
dalam pasal 1 dan setiap waktu BANK berhak memeriksa ---
penggunaan kredit yang dimaksud; -----------------------
3. Bilamana kredit dipergunakan untuk keperluan lain, -----
maka BANK berhak seketika menagih pinjamannya dan ------
mengambil kredit yang diwajibkan tanpa menunda-nunda ---
lagi membayar seluruh kreditnya berupa hutang pokok, ---
bunga, denda, biaya-biaya dan kewajiban lainnya yang ---
mungkin timbul, dengan seketika dan sekaligus lunas; ---
4. Bilamana kredit tidak dibayar lunas pada waktu ---------
yang ditentukan, maka BANK berhak untuk menjual seluruh-
jaminan sehubungan dengan kredit ini, baik secara ------
dibawah tangan maupun dimuka umum untuk dan atas nama --
permintaan BANK dan atas kerelaan sendiri tanpa --------
paksaan DEBITUR dengan ini menyatakan segala -----------
sesuatunya akan menyerahkan sebagaimana yang tersebut --
dalam pasal 8 perjanjian ini; --------------------------
5. Apabila pernyataan pada ayat 4 tersebut diatas tidak ---
dilaksanakan dengan semestinya, maka atas biaya --------
DEBITUR sendiri, pihak Bank dengan bantuan yang berwajib
dapat melaksanakannya. ---------------------------------
----------------- KETENTUAN-KETENTUAN LAIN ----------------
------------------------ Pasal 13 -------------------------
1. Kuasa-kuasa yang diberikan DEBITUR kepada BANK dalam ---
perjanjian ini memberikan dengan hak subtitusi dan tidak
dapat ditarik kembali/diakhiri baik oleh ketentuan -----
Undang-undang yang mengakhiri pemberian kuasa ----------
sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal 1813 Kitab -----
Undang-undang Hukum Perdata maupun oleh sebab apapun ---
juga dan kuasa-kuasa tersebut merupakan bagian yang ----
tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini dan tanpa --
kuasa ini, perjanjian ini tidak akan dibuat; -----------
2. Segala sesuatu yang belum cukup diatur dalam perjanjian-
ini oleh Bank diatur dalam surat menyurat dan ----------
kertas-kertas lain merupakan bagian yang tidak dapat ---
dipisahkan dari perjanjian ini; ------------------------
3. Terhadap perjanjian ini dan segala akibatnya berlaku ---
pula syarat-syarat Umum Perjanjian Dan Kredit ---------
PT.BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk, sebagaimana ---
diatur dalam Formulir Model Syarat-syarat Umum, --------
serta putusan kredit yang lalu yang telah disetujui ----
oleh dan mengikat DEBITUR serta merupakan satu kesatuan-
yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian kredit ini,-
sekalipun syarat-syarat tersebut tidak terlampir dalam -
perjanjian ini; ----------------------------------------
4. Surat perjanjian ini mulai berlaku sejak ---------------
ditandatanganinya perjanjian ini oleh kedua ------------
belah pihak. -------------------------------------------
-------------------- D O M I S I L I ----------------------
------------------------ Pasal 14 -------------------------
Tentang perjanjian ini dengan akibat-akibatnya serta ------
pelaksanaannya para pihak memilih domisili yang tetap -----
dan umum di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Kabupaten ---
Pinrang di Pinrang, dengan tidak mengurangi hak dan -----
kewenangan Bank untuk menuntut pelaksanaan/eksekusi -------
atau pengajuan tuntutan hukum terhadap DEBITUR ------------
berdasarkan perjanjian ini melalui atau dihadapan ---------
pengadilan-pengadilan lainnya dimanapun juga didalam ------
wilayah Republik Indonesia.--------------------------------
- Akhirnya para penghadap tersebut menyatakan dengan ini --
menjamin akan kebenaran identitas para pihak sesuai -------
dengan kartu tanda pengenal atau kartu identitas yang -----
disampaikan kepada saya, Notaris, dan bertanggung jawab ---
atas hal tersebut dan para penghadap tersebut juga --------
menyatakan telah mengerti dan memahami isi akta ini. ------
-------------------- DEMIKIAN AKTA INI --------------------
Dibuat dan diselesaikan di Kabupaten Pinrang, pada hari,
tanggal, dan waktu tersebut pada bahagian awal akta ini,
dengan dihadiri oleh saksi-saksi : ------------------------
1. Nyonya MENTARI HUZAIMA MANSYUR, Pegawai Kantor Notaris -
Pejabat Pembuat Akta Tanah, Lahir di Pare-Pare, Tanggal
26-11-1994 (Dua puluh enam bulan November tahun seribu
Sembilan ratus Sembilan puluh empat), Bertempat tinggal
di Kabupaten Pinrang, Jalan Andris Wahani Nomor 42,----
Kelurahan Sawitto, Kecamatan Watang Sawitto, Warga ----
Negara Indonesia, Pemengang Kartu Tanda Penduduk Nomor
Induk Kependudukan (NIK) : 731504 661194 0002; ------
2. Nona AZMAWATI SALEH, lahir di Pinrang, pada tanggal---
15-01-1992 (limabelas bulan Januari tahun seribu
sembilan ratus sembilan puluh dua), Warga Negara
Indonesia, bertempat tinggal di Kabupaten Pinrang, Pao ,
Kelurahan Padaidi, Kecamatan Mattiro Bulu, Pemegang
Kartu Tanda Penduduk Kabupaten Pinrang Nomor Induk
Kependudukan (NIK): 7315035501920002;-------------------
-- Setelah Saya, Notaris, membacakan akta ini kepada para
penghadap dan para saksi, pada saat itu juga para Penghadap
Tuan xxxxxxxxx, Tuan xxxxxxx, dan Nyonya xxxxx, membubuhkan
tanda tangannya juga membubuhkan sidik jari tangannya pada
lembaran tersendiri yang dilekatkan pada minuta akta ini.--
P-- Dibuat dengan tanpa tambahan, tanpa coretan, dan satu
coretan dengan gantian.------------------------------------
-- Minuta akta ini bermterai cukup, dan telah ditanda
tangani dengan sempurna.-----------------------------------
-- Diberikan sebagai salinan yang sama bunyinya. ---------

Notaris di Kabupaten Pinrang,

ADE RIFKA, SH.,M.Kn