Anda di halaman 1dari 20

INDUSTRI MSG

MSG, merupakan salah satu asam amino non-esensial paling berlimpah


yang terbentuk secara alami.

Prof. Kikunae Ikeda


1908

Saat ini, sebagian besar produksi MSG dunia dilakukan dengan


fermentasi bakteri dalam proses yang mirip dengan produksi anggur,
cuka, yoghurt, dan bahkan cokelat.
MSG PROPERTIES
Nama IUPAC monosodium glutama ialah: Sodium 2-
Aminopentanadioat. Sedangkan nama lainnya berupa merek dagang,
seperti Ajinomoto, Vetsin, dan lain-lain.
Sifat Kimia:
Rumus molekul : C5H8NNaO4
Berat molekul : 169,111 gr/mol
Penampilan : Serbuk Kristal putih
Titik leleh : 232C, 505 K, 450F
Kelarutan dalam air : 74 gr/100 mL
DAMPAK MSG (+)
1. Pembentuk protein yang terdapat dalam makanan dan tubuh
manusia
2. Dapat merangsang produksi cairan pencernaan sehingga daya cerna
makanan menjadi lebih baik.
3. Glutamat yang berada didalam usus halus juga berfungsi sebagai
sumber tenaga absorpsi unsur-unsur nutrisi kedalam darah, dan
memaikan peranan sentral dalam bebagai metabolism tubuh.
DAMPAK MSG (-)
1. Sakit kepala 6. Wajah terasa kaku
2. Mempengaruhi saraf 7. Sakit pada bagian dada
3. Mengakibatkan masalah 8. Mual
jantung, detak jantung lebih 9. Mudah mengantuk
kencang
4. Berbahaya untuk kesehatan ibu
dan bayi
5. Keringat berlebihan
PRODUKSI MSG
1. Hidrolisis protein nabati dengan asam hidroklorida untuk
memutuskan ikatan peptida (1909 -1962).
2. Sintesis kimia langsung dengan akrilonitril (1962 1973).
3. BiosIntesis (fermentasi bakteri); metode yang digunakan saat ini.
BAHAN BAKU MSG
1. Bahan Utama

Fermentasi NaOH
Tetes tebu Asam Glutamat Monosodium Glutamat
BAHAN BAKU MSG
2. Bahan Pendukung
H2SO4
NH3
HCl
NaOH
Deafomer
H3PO4
Aronvis
Karbon aktif
TAHAPAN PEMBUATAN MSG

Tahap Persiapan Tahap Persiapan Tahap Fermentasi


Bahan Baku Bakteri dan Media Utama

Pengeringan dan Tahap Kristalisasi Pengendalian


Pengayakan dan Netralisasi Proses Fermentasi
TAHAP PERSIAPAN BAHAN BAKU

STERILISASI
TETES TEBU PCM
(1200C, 10-20 menit)

Ca2+ + H2SO4 CaSO4 + 2 H+


TAHAP PERSIAPAN BAKTERI DAN MEDIA
1. Laboratory Seed Culture

Liophilisasi Stock Slant Active Slant

2. Seed Culture
FLOWSHEET PART 1
FLOWSHEET PART 2
LIMBAH
LIMBAH PROSES MSG
PENGOLAHAN AIR LIMBAH
Melihat besarnya COD yang METODE 1 : IPAL
dihasilkan oleh limbah dari
industri ini, maka teknologi yang
dapat digunakan adalah proses
anaerobik. Sama dengan
penggunaan proses anaerobik
buat industri-industri lain yang
memiliki kandungan COD tinggi
seperti : pulp & paper, sloughter
house, petrochemical, dll, maka
air dari limbah industri MSG
dapat diterima untuk diolah
secara anaerobic.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH
METODE 2 : Upflow Anaerobic Sludge Blanket METODE 3 : Anaerobic Filter
PENGOLAHAN AIR LIMBAH
Baku mutu limbah cair dari industri MSG
BAKU MUTU LIMBAH CAIR
UNTUK INDUSTRI MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) DAN LYSINE

Kondensor digabung
Kondensor dipisah dengan buangan limbah cair
Dengan buangan limbah cair

Volume Limbah Cair


Volume Limbah Cair Maksimum per satuan produk
Maksimum persatuan produk

MSG : 120 m3/ton MSG Limbah cair : 15 m3/ton MSG Limbah cair : 75 m3/ton lysine
Lysine : 180 m3/ton MSG Kondensor : 105 m3/ton MSG kondensor : 105 m3/ton lysine

Kadar max Kadar Maksimum (mg/L) Kadar Maksimum (mg/L)


Parameter
(mg/L) Limbah cair kondensor Limbah cair kondensor
BOD5 80 80 80 80 80
COD 150 200 140 175 130
TSS 60 60 60 60 60
NH3
5 5 5 5 5
(amonia total)
pH 69 69 6-9 6-9 6-9
PENGOLAHAN KARBON AKTIF

Arang
+ Karbon
Aktif
TERIMA KASIH