Anda di halaman 1dari 18

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO


Nomor : /SK/RS PKU MUH SKH/VIII/2016

Tentang :

STRUKTUR ORGANISASI
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO

Direktur Rumah Sakit PKU :

Menimbang : 1. Bahwa guna kelancaran dan mekanisme tugas-tugas di Komite Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi (Komite PPI) RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, perlu
disusun Struktur Organisasi;
2. Bahwa untuk maksud tersebut di atas, perlu ditetapkan dan disahkan dalam sebuah
Surat Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;


2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 270/MENKES/SK/III/2007
tentang Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit
dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya;
4. Surat Edaran Dirjen Bina Yanmed Nomor HK.03.01/III/3744/08 tentang
Pembentukan Komite dan Tim PPI Rumah Sakit;
5. Statuta Rumah Sakit Xxxx Tahun 2013;
6. Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Nomor
210/KEP/III.0/D/2013 tentang Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Xxxx.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Kesatu : RevisiStrukturOrganisasiKomitePencegahandanPengendalianInfeksi (Komite PPI) RS.
Xxxx
Kedua : Mencabut Surat KeputusanDirekturNomor : 369/SK/RS.PKU/IX/2013
tentangRevisiStrukturOrganisasiKomitePencegahandanPengendalianInfeksi (Komite PPI)
RS. Xxxxdanmengesahkan Surat KeputusanDirekturNomor : 319/SK/RS.PKU/VIII/2014
tentangRevisiStrukturOrganisasiKomitePencegahandanPengendalianInfeksi (Komite PPI)
RS. Xxxx;
Ketiga : MenetapkanStrukturOrganisasidanUraianTugasKomitePencegahandanPengendalianInfeksi
(Komite PPI) dan Tim PPI / IPCLN (Infection Prevention And Control Nurse) RS. Xxxx,
sebagaimanterlampirdalamsuratkeputusanini;

Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggalditetapkan sampai dilakukanpencabutan kembali;
Keempat : Apabila ternyata terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini akan diadakan perubahan
dan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H

Direktur,

dr............................
NBM ...................

Tembusan :
1. Ybs
2. KetuaMPKU & PS / PDM Kota Surakarta;
3. Ketua SPI
4. KetuaKomiteMedik
5. KetuaKOmiteKeperawatan
6. KetuaPanitia PMKP
7. KetuaPanitiaRekamMedik
8. KetuaPanitiaFarmasiTerapi
9. KetuaTim PKRS
10. Ketua Tim P2K3
11. Ketua Tim PPRA
12. Ketua Tim RSSIB
13. Ketua Tim Ponek
14. Manager PPSDM
Lampiran 2: Surat Keputusan DirekturNomor : 319/SK/RS XXXX/VIII/2014
Tentang
RevisiStruktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

STRUKTUR ORGANISASI
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS XXXX

Ketua : H. dr. Suryo Aribowo Taroeno, M.Kes, Sp.PD.


Wakil : dr. Ricka Lesmana, M.Sc, Sp.An.
Sekretaris : FaridlotulMarifah, AMK
Anggota : 1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam;
2. Dokter Spesialis Saraf;
3. Dokter Spesialis Obsgyn;
4. Dokter Spesialis Anak;
5. Dokter Spesialis Anastesi;
6. Dokter Spesialis Radiologi;
7. Dokter Spesialis Bedah Umum;
8. Dokter Spesialis THT;
9. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin;
10. Dokter Mikrobiologi;
11. Dokter Patologi Klinik;
12. Dokter Gigi;
13. Perawat PPI/IPCN;
14. Instalasi Farmasi;
15. Instalasi Laboratorium;
16. InstalasiRadiologi;
17. Instalasi RehabilitasiMedik;
18. InstalasiGizi;
19. Unit CSSD;
20. Unit Linen Laundry;
21. KesehatandanKeselamatanKerja (K3);
22. Unit Kesehatan Lingkungan;
23. Unit PSRS;
24. Unit Kebersihan;
25. Unit PemulasaranJenasah.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H

Direktur,

dr............................
NBM ...................
Lampiran 3: Surat Keputusan DirekturNomor : 319/SK/RS XXXX/VIII/2014
Tentang
Revisi Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS XXXX

1. Menyusun, menetapkan, serta mengevaluasi kebijakan PPI;


2. Melaksanakan sosialisasi kebijakan PPI RS, agar kebijakan dapat dipahami
dan dilaksanakan oleh petugas kesehatan rumah sakit;
3. Membuat SPO PPI;
4. Menyusun program PPI dan mengevaluasi pelaksanaan program tersebut;
5. Menyusun program pelatihan dan pendidikan PPI;
6. Bekerja sama dengan Tim PPI dalam melakukan investigasi masalah atau
KLB infeksi nosokomial;
7. Memberi usulan untuk mengembangkan dan meningkatkan cara pencegahan
dan pengendalian infeksi;
8. Memberikan konsultasi pada petugas kesehatan rumah sakit dalam PPI;
9. Mengusulkan pengadaan alat-alat dan bahan yang sesuai dengan prinsip PPI
dan aman bagi yang menggunakan;
10. Mengidentifikasi temuan di lapangan dan mengusulkan pelatihan untuk
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) rumah sakit dalam
PPI;
11. Melakukan pertemuan berkala, termasuk evaluasi kebijakan;
12. Menerima laporan dari Tim PPI dan membuat laporan kepada Direktur;
13. Berkoordinasi dengan unit terkait;
14. Memberikan usulan kepada Direktur untuk pemakaian antibiotika yang
rasional di rumah sakit berdasarkan hasil pantauan kuman dan resistensinya
terhadap antibiotika dan menyebarluaskan data resistensi antibiotika;
15. Menyusun kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja (K3);
16. Turut menyusun kebijakan clinical governance dan patient safety;
17. Mengembangkan, mengimplementasikan dan secara periodik mengkaji
kembali rencana manajemen PPI apakah telah sesuai kebijakan manajemen
rumah sakit;
18. Memberikan masukan yang menyangkut yang menyangkut konstruksi
bangunan dan pengadaan alat dan bahan kesehatan, renovasi ruangan, cara
pemrosesan alat, penyimpanan alat dan linen sesuai dengan prinsip PPI;
19. Menentukan sikap penutupan ruang rawat bila diperlukan karena potensial
menyebarkan infeksi;
20. Melakukan pengawasan terhadap tindakan-tindakan yang menyimpang dari
standar prosedur/monitoring surveilans proses;
21. Melakukan investigasi, menetapkan dan melaksanakan penanggulangan
infeksi bila ada KLB di rumah sakit.
22. Komite PPI bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PPI kepada Direktur
RumahSakit.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H

Direktur,

dr............................
NBM ...................
Lampiran 4: Surat Keputusan DirekturNomor : 319/SK/RS XXXX/VIII/2014
Tentang
Revisi Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (TIM PPI) /
INFECTION PREVENTION AND CONTROL NURSE (IPCN)
RS XXXX

1. Mengunjungi ruangan setiap hari untuk memonitor kejadian infeksi yang


terjadi;
2. Memonitor pelaksanaan PPI, penerapan SPO, kewaspadaan isolasi;
3. Melaksanakan surveilans infeksi, pola kuman, kejadian luka tusuk jarum
dan melaporkan kepada Komite PPI;
4. Bersama Komite PPI melakukan pelatihan petugas kesehatan tentang PPI di
rumah sakit;
5. Melakukan investigasi terhadap KLB dan bersama-sama Komite PPI
memperbaiki kesalahan yang terjadi;
6. Memonitor kesehatan petugas kesehatan untuk mencegah penularan infeksi
dari petugas kesehatan ke pasien atau sebaliknya;
7. Bersama Komite PPI menganjurkan prosedur isolasi dan memberi
konsultasi tentang pencegahan dan pengendalian infeksi yang diperlukan
pada kasus yang terjadi di rumah sakit;
8. Melaksanakan audit terhadap penatalaksanaan Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi termasuk limbah, laundry, gizi, kelengkapan fasilitas
PPI, dan lain-lain dengan menggunakan daftar tilik;
9. Memonitor kesehatan lingkungan;
10. Memonitor terhadap pengendalian penggunaan antibiotik yang rasional;
11. Mendesain, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi surveilans infeksi
yang terjadi di rumah sakit;
12. Membuat laporan surveilans dan melaporkan ke Komite PPI;
13. Memberikan motivasi dan teguran tentang pelaksanaan kepatuhan PPI;
14. Memberikan saran dan desain ruangan rumah sakit agar sesuai dengan
prinsip PPI;
15. Meningkatkan kesadaran pasien dan pengunjung rumah sakit tentang PPI
RS;
16. Memprakarsai penyuluhan bagi petugas kesehatan, pengunjung, dan
keluarga tentang topik infeksi yang sedang berkembang di masyarakat,
infeksi dengan insiden tinggi;
17. Sebagai koordinator antara departemen/unit dalam mendeteksi, mencegah,
dan mengendalikan infeksi di rumah sakit.
18. Tim PPI / IPCN bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PPI kepada
Komite PPI.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H

Direktur,

dr............................
NBM ...................
SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR
RS XXXX
Nomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013

Tentang :

REVISI SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR


RS XXXX
Nomor : 0116/SK/RS XXXX/VII/2013

Tentang

STRUKTUR ORGANISASI
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS XXXX

Direktur Rumah Sakit Xxxx :

Menimbang : 1. Bahwa guna kelancaran dan mekanisme tugas-tugas di Komite


Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (Komite PPI) RS Xxxx, perlu
disusun Struktur Organisasi;
2. Bahwa untuk maksud tersebut di atas, perlu ditetapkan dan disahkan
dalam sebuah Surat Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit;
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
270/MENKES/SK/III/2007 tentang Pedoman Manajerial Pencegahan
dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Lainnya;
4. Surat Edaran Dirjen Bina Yanmed Nomor HK.03.01/III/3744/08 tentang
Pembentukan Komite dan Tim PPI Rumah Sakit;
5. Statuta Rumah SakitXxxx Tahun 2013;
6. Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Nomor
210/KEP/III.0/D/2013 tentang Pengangkatan Direktur Rumah Sakit
Xxxx.
7. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Xxxx No. 118/SK/RS
XXXX/VII/2013tentang Revisi Pemberlakuan Struktur Organisasi
Rumah Sakit Xxxx.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Kesatu : Mencabut SuratKeputusanDirekturNomor:0116/SK/RS XXXX/VII/2013
tentang Struktur Organisasi Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
(Komite PPI) RS Xxxx;
Kedua : Menetapkan Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Komitedan Tim
PPI/Infection Prevention And Control Nurse (IPCN)RS Xxxx sebagaimana
terlampir;
Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan sampai diadakan pencabutan
kembali;
Keempat : Apabila ternyata terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini akan diadakan
perubahan dan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 23 September 2013

Direktur,

dr............................
NBM ...................

Tembusan :
15. majelis
16. PPSDM;
17. SPI;
18. Komite Medik;
19. Komite Keperawatan;
20. PanitiaPMKP;
21. PanitiaRekamMedik;
22. PanitiaFarmasiTerapi;
23. Tim PKRS;
24. Tim P2K3
Lampiran 1 : Surat Keputusan DirekturNomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013
TentangRevisi StrukturOrganisasiKomite PPI
RS Xxxx

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI


KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (KOMITE PPI)
RS XXXX

DIREKTUR
RS. PKU MuhSka

Komite KomiteKeperawat Komite Panitia Panitia Panitia Tim Tim Tim Tim Tim Tim
Medik an PPI PMKP FarmasiTerapi RekamMedis PONEK RSSIB PKRS PPRA P2K3 DOTS

Sekretaris PPI

AnggotaPPI

Keterangan :
____ :GarisKomando
.: GarisKoordinasi
Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H
Direktur,

dr............................
NBM ...................
Lampiran 1 : Surat Keputusan DirekturNomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013
Tentang
Revisi SuratKeputusanDirektur Nomor : 0116/SK/RS XXXX/VII/2013
Tentang
Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI


KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (KOMITE PPI)
RS XXXX
DIREKTUR
RUMAH SAKIT

TIM PANITIA KOMITE TIM KOMITE PANITIA KOMITE PANITIA


P2K3 REKAM MEDIK KEPERAWATAN PKRS PPI PMKP MEDIK FARMASI TERAPI

SEKRETARIS
KOMITE PPI

ANGGOTA
KETERANGAN : KOMITE PPI

= GARIS KOMANDO

= GAROS KOORDINASI Ditetapkan di : Surakarta


Pada tanggal : 23 September 2013

Direktur,

dr............................
NBM ...................
Lampiran 1 : Surat Keputusan DirekturNomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013
Tentang
Revisi SuratKeputusanDirektur Nomor : 0116/SK/RS XXXX/VII/2013
Tentang
Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

STRUKTUR ORGANISASI
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS XXXX

Ketua : H. dr. Suryo Aribowo Taroeno, M.Kes, Sp.PD.


Wakil : dr. Ricka Lesmana, M.Sc, Sp.An.
Sekretaris : Sumarni, S.Kep (IPCN - merangkap anggota).
Anggota : 1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam;
2. Dokter Spesialis Saraf;
3. Dokter Spesialis Obsgyn;
4. Dokter Spesialis Anak;
5. Dokter Spesialis Anastesi;
6. Dokter Spesialis Radiologi;
7. Dokter Spesialis Bedah Umum;
8. Dokter Spesialis THT;
9. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin;
10. Dokter Mikrobiologi;
11. Dokter Patologi Klinik;
12. Dokter Gigi;
13. Perawat PPI/IPCN;
14. Instalasi Farmasi;
15. Instalasi Laboratorium;
16. InstalasiRadiologi;
17. Instalasi RehabilitasiMedik;
18. InstalasiGizi;
19. Unit CSSD;
20. Unit Linen Laundry;
21. KesehatandanKeselamatanKerja (K3);
22. Unit Kesehatan Lingkungan;
23. Unit PSRS;
24. Unit Kebersihan;
25. Unit PemulasaranJenasah.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 23 September 2013

Direktur,

dr............................
NBM ...................
Lampiran 1 : Surat Keputusan DirekturNomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013
Tentang
Revisi SuratKeputusanDirektur Nomor : 0116/SK/RS XXXX/VII/2013
Tentang
Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS XXXX

23. Menyusun, menetapkan, serta mengevaluasi kebijakan PPI;


24. Melaksanakan sosialisasi kebijakan PPI RS, agar kebijakan dapat dipahami
dan dilaksanakan oleh petugas kesehatan rumah sakit;
25. Membuat SPO PPI;
26. Menyusun program PPI dan mengevaluasi pelaksanaan program tersebut;
27. Menyusun program pelatihan dan pendidikan PPI;
28. Bekerja sama dengan Tim PPI dalam melakukan investigasi masalah atau
KLB infeksi nosokomial;
29. Memberi usulan untuk mengembangkan dan meningkatkan cara pencegahan
dan pengendalian infeksi;
30. Memberikan konsultasi pada petugas kesehatan rumah sakit dalam PPI;
31. Mengusulkan pengadaan alat-alat dan bahan yang sesuai dengan prinsip PPI
dan aman bagi yang menggunakan;
32. Mengidentifikasi temuan di lapangan dan mengusulkan pelatihan untuk
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) rumah sakit dalam
PPI;
33. Melakukan pertemuan berkala, termasuk evaluasi kebijakan;
34. Menerima laporan dari Tim PPI dan membuat laporan kepada Direktur;
35. Berkoordinasi dengan unit terkait;
36. Memberikan usulan kepada Direktur untuk pemakaian antibiotika yang
rasional di rumah sakit berdasarkan hasil pantauan kuman dan resistensinya
terhadap antibiotika dan menyebarluaskan data resistensi antibiotika;
37. Menyusun kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja (K3);
38. Turut menyusun kebijakan clinical governance dan patient safety;
39. Mengembangkan, mengimplementasikan dan secara periodik mengkaji
kembali rencana manajemen PPI apakah telah sesuai kebijakan manajemen
rumah sakit;
40. Memberikan masukan yang menyangkut yang menyangkut konstruksi
bangunan dan pengadaan alat dan bahan kesehatan, renovasi ruangan, cara
pemrosesan alat, penyimpanan alat dan linen sesuai dengan prinsip PPI;
41. Menentukan sikap penutupan ruang rawat bila diperlukan karena potensial
menyebarkan infeksi;
42. Melakukan pengawasan terhadap tindakan-tindakan yang menyimpang dari
standar prosedur/monitoring surveilans proses;
43. Melakukan investigasi, menetapkan dan melaksanakan penanggulangan
infeksi bila ada KLB di rumah sakit.
44. Komite PPI bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PPI kepada Direktur
RumahSakit.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 23 September 2013

Direktur,

dr............................
NBM ...................

16
Lampiran 1 : Surat Keputusan DirekturNomor : 369/SK/RS XXXX/IX/2013
Tentang
Revisi SuratKeputusanDirektur Nomor : 0116/SK/RS XXXX/VII/2013
Tentang
Struktur Organisasi Komite PPI RS Xxxx

URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (TIM PPI) /
INFECTION PREVENTION AND CONTROL NURSE (IPCN)
RS XXXX

19. Mengunjungi ruangan setiap hari untuk memonitor kejadian infeksi yang
terjadi;
20. Memonitor pelaksanaan PPI, penerapan SPO, kewaspadaan isolasi;
21. Melaksanakan surveilans infeksi, pola kuman, kejadian luka tusuk jarum
dan melaporkan kepada Komite PPI;
22. Bersama Komite PPI melakukan pelatihan petugas kesehatan tentang PPI di
rumah sakit;
23. Melakukan investigasi terhadap KLB dan bersama-sama Komite PPI
memperbaiki kesalahan yang terjadi;
24. Memonitor kesehatan petugas kesehatan untuk mencegah penularan infeksi
dari petugas kesehatan ke pasien atau sebaliknya;
25. Bersama Komite PPI menganjurkan prosedur isolasi dan memberi
konsultasi tentang pencegahan dan pengendalian infeksi yang diperlukan
pada kasus yang terjadi di rumah sakit;
26. Melaksanakan audit terhadap penatalaksanaan Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi termasuk limbah, laundry, gizi, kelengkapan fasilitas
PPI, dan lain-lain dengan menggunakan daftar tilik;
27. Memonitor kesehatan lingkungan;
28. Memonitor terhadap pengendalian penggunaan antibiotik yang rasional;
29. Mendesain, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi surveilans infeksi
yang terjadi di rumah sakit;
30. Membuat laporan surveilans dan melaporkan ke Komite PPI;
31. Memberikan motivasi dan teguran tentang pelaksanaan kepatuhan PPI;
32. Memberikan saran dan desain ruangan rumah sakit agar sesuai dengan
prinsip PPI;
33. Meningkatkan kesadaran pasien dan pengunjung rumah sakit tentang PPI
RS;
34. Memprakarsai penyuluhan bagi petugas kesehatan, pengunjung, dan
keluarga tentang topik infeksi yang sedang berkembang di masyarakat,
infeksi dengan insiden tinggi;
35. Sebagai koordinator antara departemen/unit dalam mendeteksi, mencegah,
dan mengendalikan infeksi di rumah sakit.
36. Tim PPI / IPCN bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PPI kepada
Komite PPI.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 23 September 2013

Direktur,

dr. ...
NBM ..

18