Anda di halaman 1dari 2

ISPA

No dokumen
No revisi :
SOP Tanggalterbit:
Halaman :
UPT MARIA R WAIN
PUSKESMAS 19840506 200604 2
BUKAPITING 008

1. Pengertian ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut yang meliputi saluran
pernafasan atas dan saluran pernafasan bawah, infeksi ini menerang
salah satu atau lebih bagian saluran pernafasan mulai dari hidung,
hingga jaringan dalam paru paru.
2. Tujuan Prosedur ini sebagai acuan dalam penatalaksanaan agar memberikan
tata laksana yang tepat pada pasien ISPA
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas no...tahun 2017 tentang kebijakan pelayanan
klinis
4. Referensi Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas 2011, Kapita Selekta
Kedokteran Jilid I, hal 492-493, 2001
5. Prosedur
6. Langkah 1. Perawat memanggil pasien sesuai nomor urut,
2. Perawat mencocokkan identitas pasien dengan Rekam Medis,
langkah
jika ada ketidaksesuaian data petugas mengkonfirmasikan
dengan sub unit pendaftaran,
3. Perawat melakukan pemeriksaan Tanda Vital,
4. Perawat mencatat hasil pemeriksaan Tanda vital di form
Rekam Medis,
5. Perawat melaporkan hasil pemeriksaan tanda vital kepada
Dokter Pemeriksa,
6. Perawat menyerahkan form Rekam Medik kepada Dokter
Pemeriksa,
7. Dokter melakukan anamnesa :
8. Dokter menayakan keluhan utama pasien,
9. Dokter menanyakan riwayat penyakit terdahulu pasien,
10. Dokter mencatat hasil anamnesa di form Rekam Medis,
11. Dokter melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien,
Perkusi
Auskultasi
Palpasi
12. Dokter mencatat hasil pemeriksaan fisik di form Rekam Medis,
13. Dokter menentukan terapi :
14. Antibiotik bila perlu
- Obat antihistamin
- Obat antitusif/ekspektoran
- Obat turun panas apabila pasien panas
- Obat
15. Dokter memberikan nasihat :
makanan minuman yang dianjuran/pantangan
Pantangan yang lain
Istirahat yang cukup
Dokter memberi nasihat untuk periksa lagi ke Puskesmas
apabila belum sembuh,
16. Dokter menyerahkan blangko resep kepada pasien,
17. Dokter mencatat terapi ISPA di form Rekam Medik
18. Dokter meyerahkan form Rekam Medis kepada Perawat utuk
dicatat di buku Regiter pasien,
Perawat mencatat diagnosa dan terapi di buku register
pasien.
7. Unit terkait Pelayanan umum
8. Dokumen Buku Registrasi, Rekam Medik Pasien
terkait