Anda di halaman 1dari 56

.

id
o
.g
ps
.b
ta
ko
tu
ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


o .id
.g
ps
.b
ta
ko
tu
ba
://
tp
ht

ii Staisik Daerah Kota Batu 6


GEOGRAFI & IKLIM
Se agia esar ila ah Kota Batu terdiri dari daerah lere g da datara ,
de ga kei ggia di atas per ukaa laut a tara - dpl. 1
Kota Batu merupakan daerah otonom yang PETA KOTA BATU
termuda di Provinsi Jawa Timur. Kota Batu terdiri dari 3
(tiga) kecamatan, yaitu : Kecamatan Batu, Kecamatan

.id
Junrejo dan Kecamatan Bumiaji. Luas Kota Batu
secara keseluruhan adalah sekitar 19.908,72 ha atau
sekitar 0,42 persen dari total luas Jawa Timur. Daerah

o
lereng dan berbukit memiliki proposi lebih luas
dibandingkan dengan daerah dataran.

.g
*** Tahukah Anda

ps
Kecamatan paling luas adalah Kecamatan Bumiaji
yaitu mencapai 64 persen wilayah Kota Batu. .b
Secara geografis Kota Batu terletak pada po-
sisi antara 744,55,11 sampai dengan 826',35,45
Lintang Selatan dan 11217',10,90 sampai dengan
ta
12257',00,00 Bujur Timur. Batas Kota Batu adalah :
Sebelah Utara Kecamatan Prigen Kabupaten
ko

Mojokerto, Sebelah Selatan Kecamatan Dau dan


Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, Sebelah Timur
Kecamatan Karang Ploso dan Kecamatan Dau Kabu-
tu

paten Malang dan sebelah Barat Kecamatan Pujon


Kabupaten Malang.
ba

Keadaan geologi/tanah di Kota Batu secara


umum dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) jenis Pe agia Wila ah Kota Batu
tanah yaitu : Andosol, Kambisol, Alluvial, Latosol. Dari
://

keempat kategori tersebut menunjukkan bahwa Kota


Batu merupakan wilayah yang subur untuk pertanian
karena jenis tanahnya merupakan endapan dari se-
tp

deretan gunung yang mengelilingi Kota Batu.


Ada tiga gunung yang berada di wilayah Kota
ht

Batu yaitu Gunung Panderman (2.010 meter), Gunung


Welirang (3.156 meter), dan Gunung Arjuno (3.339
meter).

Su ber : Batu Dala A gka

Staisik Daerah Kota Batu 6


STATISTIK DAERAH KOTA BATU

o .id
ISSN :

.g
No Pu likasi : .
Katalog Buku : .

ps
Ukura Buku : ,
Ju lah Hala a : i+ hala a .
.b
ta
Naskah :
Seksi Nera a Wila ah da A alisis Staisik
ko

Ga ar Kulit :
tu

Seksi I tegrasi Pe golaha da Dise i asi Staisik


ba

Diter itka Oleh:


BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BATU
://

Di etak Oleh:
tp
ht

Boleh dikuip de ga e e utka su er a

i Staisik Daerah Kota Batu 6


.id
Kata Pengantar

o
Publikasi Statistik Daerah Kota Batu 2016 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kota

.g
Batu berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kota Batu yang dianalisis secara seder-
hana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi

ps
yang ada di Kota Batu.
Publikasi Statistik Daerah Kota Batu 2016 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-
.b
publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi-
publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.
ta
Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kota Batu 2016 memuat berbagai informasi/
indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kota Batu dan diharap-
ko

kan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pem-
bangunan.
tu

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan pe-
nerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik,
ba

baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas.
Batu, September 2016
://

Kepala Badan Pusat Statistik,


Kota Batu
tp
ht

Bagus Sunggono, SE, MM


NIP. 19630723 199003 1 002

Staisik Daerah Kota Batu 6 iii


o .id
.g
ps
.b
ta
ko
tu
ba
://
tp
ht

i Staisik Daerah Kota Batu 6


DAFTAR ISI

.id
1. Geografi dan Iklim 1 10. Pertambangan dan Energi 20

o
2. Pemerintahan 3 11. Industri Pengolahan 21

.g
3. Kependudukan 6 12. Hotel dan Pariwisata 22

ps
4. Ketenagakerjaan 9 13. Transportasi dan Komunikasi 24

5. Pendidikan 11 14. Perbankan dan Investasi 25


.b
6. Kesehatan 13 15. Pengeluaran Penduduk 27
ta
7. Perumahan dan Lingkungan 15 16. Pendapatan Regional 28
ko

8. Pembangunan Manusia 16 17. Lampiran 29

9. Pertanian 17
tu
ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


GEOGRAFI & IKLIM
1 Curah huja teri ggi terjadi pada ula Fe ruari aitu e apai
da gka Juli-Okto er erupaka ula a g pali g keri g..
se-

Rata-rata Curah Hujan Menurut Sedangkan kondisi hidrologinya Kota Batu


Bulan di Kota Batu, 2015 (mm)
banyak dipengaruhi oleh sungai yang mengalir di pusat
Kota yaitu Sungai Brantas dan air tanah yang cukup

.id
400 melimpah.
300 Sebagai daerah yang topografinya sebagian

o
besar wilayah perbukitan, Kota Batu memiliki
200
pemandangan alam yang sangat indah, sehingga

.g
100 banyak dijumpai tempat-tempat wisata yang mengan-
dalkan keindahan alam pegunungan. Kondisi topografi
0

ps
pegunungan dan perbukitan tersebut menjadikan Kota
jan Mar Mei Jul Sep Nop Batu terkenal sebagai daerah dingin.
Berdasarkan ketinggiannya, wilayah Kota Batu
Su ber : Bada Meterologi Kli atologi & Geoisika
.b
dibedakan menjadi enam kategori yaitu mulai dari 600
Stasiu Kli atologi, Kara gploso
MDPL sampai dengan lebih dari 3000 MDPL Dari
enam kategori tersebut wilayah yang paling luas be-
ta
rada pada ketinggian 1000-1500 MDPL yaitu seluas
*** Tahukah Anda 6.493,64 Ha. Kemiringan lahan (slope) di Kota Batu
ko

berdasarkan data dari peta kontur Bakosurtunal tahun


Januari dan Desember merupakan bulan paling basah 2001 diketahui bahwa sebagian besar wilayah Kota
dengan jumlah hari hujan sebanyak 27 hari. Batu mempunyai kemiringan sebesar 25-40 % dan
tu

kemiringan >40 %.
Rata-rata Suhu Udara dan Kelembaban Udara Menurut Seperti halnya daerah lain di Jawa Timur, Kota
ba

Bulan di Kota Batu, 2015 (mm) Batu mengikuti perubahan putaran 2 iklim, musim hu-
jan dan musim kemarau. Pada tahun 2015 di bulan
Juli sampai Oktober tidak terjadi hujan. Jumlah hari
://

hujan paling kecil pada bulan Juni dan paling tinggi


pada bulan Februari yaitu mencapai 394 mm Hal ini
menunjukkan bahwa cuaca tahun 2015 tidak seperti
tp

tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun 2015 Kota Batu memiliki suhu mini-
ht

mum 22 o C dan suhu maksimum antara 25oC dengan


kelembaban udara sekitar 51 - 84 % disertai kecepatan
angin tertinggi 5 km/jam, oleh karenanya Kota Batu
Su ber : Bada Meterologi Kli atologi & Geoisika Stasiu tidak memiliki perubahan musim yang drastis antara
Kli atologi, Kara gploso musim kemarau dan musim penghujan.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PEMERINTAHAN
Kota Batu e iliki Ke a ata a g terdiri dari Desa da Ke-
luraha .
2
Kota Batu dipimpin oleh seorang Walikota
yang dipilih secara langsung oleh rakyat pada tahun Staisik Pe eri taha
2012. Pada pemilihan tersebut terpilih Bpk. Eddy

.id
Rumpoko sebagai Walikota Batu untuk yang kedua Wila ah
kalinya dengan masa bakti 2012-2017. Secara ad- Ke a ata
ministratif, Kota Batu terbagi menjadi 3 kecamatan Desa

o
dan 24 kelurahan/desa. Selama periode 2010-2013, Keluraha
baik jumlah kecamatan, desa dan kelurahan tidak RW

.g
ada perubahan. Kecamatan Bumiaji mempunyai RT . . .
jumlah desa yang paling banyak yaitu 9 desa se- Ju lah PNS

ps
dangkan Kecamatan Batu terdriri dari 8 desa/ Laki-laki . . .
kelurahan dan Kecamatan Junrejo hanya terdiri dari Pere pua . . .
7 desa/kelurahan. Semua desa/kelurahan di Kota Su ber : Bagia Tata Pe eri taha , Pe eri tah Kota Batu
Batu termasuk klasifikasi Desa Swasembada. Apabi-
.b
la dilihat dari jumlah RT/RW-nya, Kecamatan Batu
ta
mempunyai jumlah RT/RW yang paling banyak
*** Tahukah Anda
dibandingkan dua kecamatan lainnya.
Kelurahan Dadaprejo merupakan satu-satunya Ke-
ko

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota


Batu setiap tahun mengalami peningkatan, pada lurahan di Kecamatan Junrejo.
tahun 2013 tercatat 4.738 PNS, tahun 2014 4.881
tu

dan pada tahun 2015 mengalami kenaikan yaitu


sebesar 4.957 PNS. Berdasarkan jenis kelamin,
jumlah pegawai laki-laki hampir sama banyak
ba

dengan jumlah pegawai perempuan. Yaitu masing- Ju lah PNS Me urut Golo ga
masing sebesar 50,2 persen pegawai laki-laki dan Tahu
49,8 persen pegawai perempuan
://

4%
Kualitas PNS berdasarkan pendidikan di Kota
15% Gol I
Batu menunjukkan peningkatan yang cukup bagus.,
tp

32% Gol II
hal ini ditunjukan dengan tingkat pendidikan pegawai
Gol III
dengan gelar sarjana, paling tinggi dari tingkat pen-
49% Gol IV
ht

didikan yang lain yaitu sebesar 54,39 persen. Dan


yang berpendidikan SD hanya sebesar 1,2 persen.
Meningkatnya kualitas PNS di Kota Batu diharapkan
dapat memberikan kemajuan dalam pelaksanaan
tugas-tugas pemerintahan sehingga terwujud sistem
pemerintahan yang baik. Dari total jumlah PNS yang
ada di Kota Batu 49 persen adalah PNS Golangan
Su ber : Bagia Kepega aia Setda Kota Batu
III.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PEMERINTAHAN
2 % a ggota DPRD adalah a ita.

A ggota DPRD Periode Pada Pemilu 2014, dari 15 partai yang ada di
Kota Batu hanya 9 partai yang terwakili di DPRD.
DPRD Kota Batu memiliki anggota 25 orang. Dari 9

.id
partai yang mempunyai wakil di DPRD, PDI-P yang
mempunyai wakil terbanyak yaitu 5 orang. Jumlah
terbanyak kedua adalah Partai Gerindra dan PKB

o
yaitu 4 orang. Ada 3 partai yang mempunyai wakil 3

.g
orang dan 3 partai sisanya hanya mempunyai wakil 1
orang. Dari 25 anggota DPRD Kota Batu 20 orang
diantaranya berjenis kelamin laki-laki atau sebesar 80

ps
persen, anggota DPRD Kota Batu yang berjenis ke-
lamin perempuan hanya 5 orang atau sekitar 20 per-
sen.
Su ber : KPU Kota Batu
.b
Anggaran yang diperoleh Kota Batu pada
tahun 2015 sebesar 725,75 milyar meningkat
ta
dibandingkan tahun 2014 yang hanya sebesar 701,74
milyar. Paling besar penerimaan pendapatan daerah
ko

bersumber dari bagian dana perimbangan dari


*** Tahukah Anda pemerintah pusat yang terdiri dari bagi hasil pajak,
bagi hasil bukan pajak (sumber daya alam), dana
Pendidikan terakhir anggota DPRD Kota Batu 52 per-
tu

alokasi umum dan dana alokasi khusus.


sen SLTA/Sederajat, hanya 12 persen yang berpen-
didikan S2/S3 sedangkan sisanya berpendidikan S1. Dibandingkan tahun 2014 dana perimbangan
ba

dari pemerintah pusat mengalami peningkatan pada


Pe dapata Asli Daerah Mil ar tahun 2015. Tahun 2014 dana perimbangan hanya
Tahu - sebesar 489,84 milyar sedangkan tahun 2014 men-
://

capai 503,75 milyar. Dari ketiga komponen dana


A g- perimbangan dana alokasi umum (DAU) mempunyai
gara nilai yang paling besar yaitu 413,2 milyar diikuti
tp

APBD , , , dana dari PAD sebesar 104,2 milyar kemudian dana


PAD , , , bagi hasil sebesar 47,11 sedangkan dana
ht

Da a , , , penyesuaian otonomi khusus sebesar 62,6 milyar.


Peri - Untuk membiayai pembangunan, pemerintah
a ga Kota Batu pada tahun 2015 menghabiskan anggaran
DAU , , ,
sebesar 752,75 milyar rupiah seperti yang tercatat
DAK , , , pada realisasi APBD, jumlah ini mengalami kenaikan
DBH , , , dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 701,47 milyar
rupiah.
Su ber : Bagia Keua ga , Pe eri tah Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


PEMERINTAHAN
Su a ga pajak daerah terhadap PAD e gala i ke aika se esar
perse le ih .
2
Sumber Pendapatan lain dari Kota Batu ada- Realisasi Pajak Daerah Juta RP

lah Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari Pajak Tahu


Daerah, Retribusi Daerah, dan Hasil Pengelolaan

.id
Kekayaan Daerah. Total Pendapatan Asli Daerah
Kota Batu pada tahun 2015 adalah 104,23 milyar.
Dari beberapa sumber Pendapatan Asli Daerah yang

o
nilainya paling besar pada tahun 2015 adalah

.g
penerimaan pajak daerah sebesar 83,69 milyar,
kemudian diikuti pendapatan lain-lain sebesar 13,15
milyar, retribusi daerah 5,2 milyar dan yang terkecil

ps
disumbang dari hasil pengelolaan kekayaan daerah
sebesar 2,17 milyar. .b
Pada tahun 2015, untuk pendapatan pajak Su ber : Bagia Keua ga , Pe eri tah Kota Batu
daerah yang paling besar sumbangannya adalah
pajak bea perolehan hak atas tanah sebesar 30,52
ta
milyar kemudian diikuti oleh pajak hotel sebesar 16,53 *** Tahukah Anda
lalu diikuti pajak bumi dan bangunan sebesar 11,28
Pajak bea perolehan hak atas tanah me-
ko

milyar. Sedangkan retribusi yang paling besar di-


nyumbang 36 % dari pajak daerah seluruhnya.
peroleh dari retribusi jasa umum sebesar 2,39 milyar
diikuti oleh retribusi perijinan tertentu sebesar 2,10
tu

milyar.
Selama periode 2013-2015, grafik belanja
ba

aparatur menunjukkan trend naik Kenaikan yang Pe dapata Asli Daerah Mil ar
dialami setiap tahun cukup konstan. Sebagian besar Tahu
belanja aparatur pada tahun 2015 digunakan untuk Pe dapata Asli
://

membiayai gaji pegawai yaitu sebesar 263,49 milyar, Daerah


belanja hibah sebesar 54,52 milyar, belanja bantuan
Pajak Daerah , , ,
sosial sebesar 15,16 milyar, belanja bantuan keu-
tp

angan sebesar 22,78 milyar.


Retri usi Daerah , , ,
Dari total APBD pada tahun 2015, Pendapa- Hasil pe geloaa
ht

tan Asli Daerah (PAD) hanya berkontribusi sebesar , , ,


Keka aa
104,23 milyar atau sekitar 14,36 persen, sementara
Lai -lai , , ,
dana perimbangan berkontribusi sebesar 503,75 mi-
lyar rupiah atau 69,4 persen. Dana perimbangan yang Su ber : Bagia Keua ga , Pe eri tah Kota Batu
dimaksud terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU),
Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil
(DBH).

Staisik Daerah Kota Batu 6


KEPENDUDUKAN
3 Ke a ata Batu terpadat pe duduk a di a di gka ke a ata lai a.

I dikator Kepe duduka Pada tahun 2015 jumlah penduduk Kota Batu
Tahu mencapai 200.485 jiwa. Dengan luas wilayah sekitar
19,908 km2 , maka kepadatan penduduk adalah sebe-

.id
Uraia
sar 1.080 jiwa per km2. Kepadatan penduduk Kota
Ju lah
. . . Batu selalu meningkat dari tahun ke tahun seiring
Pe duduk
Pertu uha
dengan kenaikan jumlah penduduk setiap tahunnya.

o
, , , Hal ini terjadi karena Kota Batu merupakan daerah
Pe duduk
Kepadata otonomi baru yang merupakan kota tujuan untuk

.g
Pe duduk . . melakukan kegiatan ekonomi.
Ji a/K

ps
Se Raio % , , , Pertumbuhan penduduk Kota Batu pada tahun
2015 adalah sebesar 1,09 persen. Tingkat pertum-
Su ber : Hasil SP da Hasil Proyeksi Pe duduk buhan penduduk ini tercatat mengalami penurunan
- BPS Pro i si Ja a Ti ur dibanding dengan tahun sebelumnya yang sebesar
.b
1,17 persen. Selama periode 2013 hingga 2015, per-
tumbuhan penduduk di Kota Batu relatif stabil. Bebe-
ta
*** Tahukah Anda rapa faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan
Sex ratio di Kota Batu pada tahun 2014 sebesar penduduk antara lain jumlah kelahiran, kematian, dan
ko

101,79 hal ini mengandung arti bahwa setiap 100 pen- mutasi penduduk yang terdiri dari penduduk datang
duduk perempuan di Kota Batu terdapat 102 penduduk dan penduduk pindah.
laki-laki. Diantara ketiga kecamatan yang ada di Kota
tu

Batu, Kecamatan Batu yang paling padat penduduk-


nya. Pada tahun 2015 kepadatan penduduk di Keca-
ba

Pe duduk Akhir Tahu Kota Batu diri i e urut matan Batu mencapai 2.193 jiwa per km2, hal ini tidak
Ke a ata da Je is Kela i mengherankan jika Kecamatan Batu merupakan ke-
Tahu camatan terpadat di Kota Batu karena di Kecamatan
Batu merupakan pusat kegiatan pemerintahan mau-
://

pun ekonomi. Kecamatan Bumiaji merupakan keca-


60000 matan yang terkecil kepadatan penduduknya karena
tp

sebagian wilayah Kecamatan Bumiaji merupakan


40000
hutan dan daerah lereng gunung.
ht

20000
Secara umum jumlah penduduk laki-laki lebih
0 banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan.
Batu Junrejo Bumiaji Hal ini dapat ditunjukkan oleh sex ratio yang nilainya
Laki-laki/ Male Perempuan/ Female lebih dari 100. Pada tahun 2015, untuk setiap 100
penduduk perempuan di Kota Batu terdapat 102
penduduk laki-laki.
Su ber : Di as Kepe duduka da Catata Sipil

Staisik Daerah Kota Batu 6


KEPENDUDUKAN
A gka Keterga tu ga e apapai , %
3
Struktur penduduk Kota Batu dapat dilihat Pira ida Pe duduk Ji a
pada Piramida Penduduk Kota Batu. Pada kelompok Tahu
umur 20-24 tahun jumlah penduduk Kota Batu

.id
menunjukkan jumlah terbesar yaitu sebanyak 16.318
75 +
jiwa. 70 - 74
65 - 69
60 - 64

o
Dari struktur penduduk menurut kelompok 55 - 59
50 - 54
umur dapat diketahui sejauh mana tingkat ketergan- 45 - 49

.g
40 - 44
tungan usia tidak produktif terhadap usia produktif. 35 - 39
30 - 34
Usia produktif adalah kelompok umur 15 sampai 25 - 29

ps
dengan 64 tahun, sedangkan usia tidak produktif pada 20 - 24
15 - 19
kelompok umur 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas. 10 - 14
5-9
Gambaran tersebut yang dinamakan Angka Beban 0-4

Ketergantungan.
.b 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 00 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000

Pada tahun 2015 angka ketergantungan Laki-laki/Male Perempuan/Female


secara keseluruhan adalah 44,66 persen yang berarti
ta
bahwa setiap 100 penduduk usia produktif (15-64 ta- Su ber : Proyeksi Pe duduk Tahu , BPS Pro i si Ja a
hun) akan menanggung sekitar 45 orang bukan usia Ti ur
ko

produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas). Secara


keseluruhan jumlah penduduk usia produktif yaitu 15 - *** Tahukah Anda
64 tahun mencapai 138.587 jiwa atau 69,13 persen.
tu

Jumlah balita di Kota Batu mencapai 16.429 jiwa..


ba
://

A gka Keterga tu ga
Tahu
tp

Uraia Laki-laki Pere pua Ju lah

No
ht

. . .
Produkif
Produkif . . .
A gka
Keterga - , , ,
tu ga
Su ber : Proyeksi Pe duduk, BPS Pro i si Ja a Ti ur

Staisik Daerah Kota Batu 6


KEPENDUDUKAN
3 Peserta KB akif aik , perse .

Secara keseluruhan pasangan usia subur yang


Pe apaia Peserta KB Akif Me urut Bula

.id
menjadi peserta KB aktif di Kota Batu banyak
Tahu
menggunakan alat kontrasepsi suntik yaitu sebanyak
10.131 pasangan atau sekitar 30,7 persen lebih dari
PUS yang aktif. Pada tahun 2015 pengguna alat

o
50000
kontrasepsi suntik mengalami kenaikan cukup besar

.g
40000
yaitu sebesar 11 persen.
30000
Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan

ps
20000 setelah suntik adalah IUD. Selama tahun 2015,
10000 penggunaan suntik mencapai 10.131 pasangan.
Setelah suntik alat kontrasepsi yang banyak digunakan
0
Pasangan Usia Subur Peserta KB Aktif
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sept Okt Nov Des
.b
adalah IUD dan Susuk masing-masing sebanyak 8.686
% Pencapaian
dan 5.740 pasangan. Sedangkan alat kontrasepsi
yang kurang diminati oleh PUS di Kota Batu adalah
ta
Su ber : Bada KB da Kesejahteraa Sosial
kontap yaitu hanya 2.046 pasangan yang
menggunakannya.
ko

*** Tahukah Anda Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Batu pada
Alat kontrasepsi kontap kurang diminati di Kota Batu. tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 3,3 persen
dari 39.199 pasangan pada tahun 2014 menjadi
tu

Pada tahun 2014, pasangan usia subur yang


menggunakan kontap sebagai alat kontrasepsi hanya 40.501 pasangan pada tahun 2015. Dari 40.501
sebesar 1,7 persen pasangan tersebut yang tercatat sebagai peserta KB
ba

aktif hanya 33.009 pasangan. Pada tahun 2015


Peserta KB Akif da Alat Ko trasepsi Ya g tercatat 3.862 pasangan usia subur yang menjadi
Digu aka Tahu peserta KB aktif baru. Dari pasangan tersebut yang
://

menggunakan alat kontrasepsi suntik sebanyak 1.969


pasangan, kemudian pil/tablet sebanyak 248
100%
pasangan, AKDR/IUD sebanyak 570 pasangan, susuk
tp

90%
80% Susuk sebanyak 785 pasangan dan yang paling sedikit
70% OW menggunakan alat kondom sebanyak 151 pasangan,
ht

60%
OP
50%
Suntik
40%
Kondom
30%
Pil
20%
10% AKDR
0%
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sept Okt Nov Des

Su ber : Bada KB da Kesejahteraa Sosial

Staisik Daerah Kota Batu 6


KETENAGAKERJAAN
Pada tahu , dari . a gkata kerja di Kota Batu a g ekerja ha a
se esar . atau sekitar , perse
4
Staisik Kete agakerjaa Tahu
Dari total penduduk usia kerja (15 tahun ke atas)
Uraia

.id
sekitar 76 persen lebih penduduk Kota Batu termasuk
angkatan kerja. Beberapa indikator yang bisa A gkata Kerja . . .
digunakan untuk memantau perkembangan kondisi
Bekerja . . .

o
ketenagakerjaan di Kota Batu antara lain Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Kesem-
TPAK % , , ,

.g
patan Kerja (TKK), Tingkat Pengangguran Terbuka
(TPT), dan persentase penduduk yang bekerja TKK % , , ,

ps
menurut lapangan pekerjaan. Ti gkat
, , ,
Pe ga ggura %
TPAK Kota Batu tahun 2015 mengalami sedikit
penurunan dibandingkan tahun 2014. TPAK Kota Batu Su ber : Saker as BPS Kata Batu
tahun 2014 sebesar 70,38 persen sedangkan tahun
.b
2015 hanya 68,60 persen. TPAK 68,60 mempunyai arti *** Tahukah Anda
bahwa dari 100 penduduk yang berumur 15 tahun ke
ta
atas, 69 orang diantaranya termasuk angkatan kerja. Tingkat pengangguran di Kota Batu 4,29 persen.
ko

Tingkat Kesempatan Kerja Kota Batu pada


tahun 2015 sebesar 95,71 persen artinya bahwa setiap
100 penduduk angkatan kerja 96 diantaranya sudah Ju lah A gkata Kerja a g Bekerja
bekerja. Dari hasil Sakernas diketahui bahwa jumlah Tahu
tu

angkatan kerja penduduk Kota Batu yang terserap


dalam kegiatan ekonomi (bekerja) sebanyak 100.970
ba

atau 95,71 persen terhadap jumlah angkatan kerja.


Indikator makro yang digunakan untuk melihat
perkembangan pengangguran adalah Tingkat
://

Pengangguran Terbuka (TPT). Penduduk usia 15 ta-


hun ke atas yang mencari pekerjaan pada tahun 2015
tp

tercatat 4,29 persen dibandingkan dengan tahun 2014


angka ini mengalami sedikit kenaikan.
ht

Su ber : Saker as BPS Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


KETENAGAKERJAAN
4 Te aga Kerja a g ekerja di sektor Jasa e apai , perse

Pe duduk tahu a g seda g Berdasarkan perbandingan menurut tiga


Me ari Pekerjaa sektor utama, pilihan bekerja di sektor pertanian

.id
Tahu pada tahun 2014 mencapai 32,36 persen.sedangkan
sektor industri 17,04 persen dan paling banyak
4.526
penduduk Kota Batu bekerja di Sektor Jasa-jasa

o
Laki-laki+Perempuan 2.600
2421
yaitu 50,59 persen
2.383

.g
Perempuan 757
1580 Sektor perdagangan dan pertanian mendomi-
Laki-laki
2.143
1.843
nasi jenis lapangan usaha yang banyak dikerjakan
841
oleh tenaga kerja di Kota Batu. Penduduk yang

ps
angka
pengangguran
Kota Batu tahun bekerja di sektor perdagangan dan pertanian pada
2015 2014 2013
tahun 2014 sebesar 61,5 persen. Sektor
perdagangan dan pertanian masih mendominasi
.b
lapangan usaha yang dikerjakan tenaga kerja di Kota
Su ber : Saker as
Batu. Hal ini terjadi seiring dengan dicanangkannya
ta
Kota Batu sebagai Kota Wisata yang berbasis ag-
ropolitan sehingga memberikan kesempatan kerja
bagi penduduk Kota Batu di sektor perdagangan dan
ko

Pe duduk Ya g Bekerja Me urut Status Pekerjaa


pertanian.
Tahu
tu

*** Tahukah Anda

Sebagian besar penduduk Kota Batu yang bekerja


ba

Status Pekerjaa
berstatus sebagai buruh/karyawan.
Uta a
Berusaha se diri . . .
://

Berusaha se diri Pada tahun 2015 penduduk Kota Batu yang


di a tu uruh . . . bekerja, sebanyak 35,23 persen berstatus sebagai
idak tetap buruh atau karyawan, kemudian 15,59 persen be-
tp

Berusaha dg
. . . rusaha sendiri. Diantara status pekerjaan tersebut
uruh tetap
Buruh/kar a a / yang paling kecil adalah berusaha dengan buruh
. . .
ht

pega ai tetap hanya sebesar 4,9 persen. Sisanya 44,28 per-


Pekerja e as sen berstatus berusaha sendiri dibantu buruh tidak
. . .
perta ia tetap, pekerja bebas pertanian, pekerja bebas non
Pekerja e as o pertanian dan pekerja tidak dibayar.
. . .
perta ia
Pekerja idak
. . .
di a ar
Su ber : Saker as Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


PENDIDIKAN
Dari keiga ke a ata a g ada di Kota Batu, ha a ke a ata Bu iaji a g elu
e pu ai Sekolah Me e gah U u Negeri.
5
Kota Batu sebagai wilayah administrasi termuda Ju lah Sekolah, Guru da Murid
di Jawa Timur mempunyai sarana pendidikan yang Tahu
cukup bagi penduduknya mulai dari SD sampai SLTA.
Uraia

.id
Pada tahun 2015, jumlah SD/MI baik negeri maupun
Sekolah SD/MI
swasta tercatat sejumlah 88 sekolah. Tingkat SLTP/ Murid . . .
MTs terdapat 30 sekolah baik negeri maupun swasta, Guru . . .

o
sedangkan tingkat SLTA/MAN termasuk SMK Rasio Murid & , , ,
sejumlah 26 sekolah. Sedangkan jumlah murid untuk Guru

.g
SD/MI, SLTP/MTs dan SLTA/MAN masing-masing Rasio Murid & , , ,
Sekolah
16.752, 7.192 dan 7.044 orang.
Sekolah SLTP/

ps
Selama tahun 2014 rasio murid terhadap guru MTs
untuk tingkat SD sebesar 13,62 ini berarti seorang Murid . . .
guru mempunyai tanggungjawab untuk membimbing Guru
.b
Rasio Murid & , , ,
murid sebanyak 14 orang. Untuk tingkat SLTP dan
Guru
SLTA masing-masing rasionya sebesar 8,36 dan 7,28.
Rasio Murid & , , ,
ta
Dari angka tersebut nampak bahwa beban guru SD Sekolah
lebih berat dibandingkan dengan guru SLTP dan Sekolah SLTA/
SLTA. MAN
ko

Murid . . .
Pencapaian pembangunan di bidang pendidikan
Guru .
terkait erat dengan ketersediaan fasilitas pendidikan.
Rasio Murid & , , ,
Rasio murid terhadap sekolah untuk tingkat SD pada
tu

Guru
tahun 2014 sebesar 190,36 ini mengandung arti Rasio Murid & , , ,
bahwa setiap sekolah SD di Kota Batu menampung Sekolah
ba

murid sebanyak 190 orang. Untuk tingkat SLTP dan Su ber : Di as Pe didika Daerah Kota Batu
SLTA rasio murid terhadap sekolah masing-masing
sebesar 239,73 dan 270,92. Rasio Murid-Guru Menurut Jenjang Sekolah di Kota
://

Batu, 2015
*** Tahukah Anda
tp

Rasio murid terhadap guru dan sekolah untuk Sekolah


Menengah Umum masing-masing 7,28 dan 270,92 ,hal
ini mengandung arti bahwa setiap guru di tingkat SLTA
ht

bertanggungjawab terhadap 7 orang murid dan setiap


sekolah menampung 271 murid.

Salah satu ukuran dalam tingkat pendidikan


adalah kemampuan baca tulis. Prosentase penduduk
yang melek huruf untuk Kota Batu tahun 2014
mencapai 94,79, atau sebanyak 5,21 persen Sumber : Dinas Pendidikan Daerah Kota Batu
penduduk berumur 15 tahun ke atas di Kota Batu
masih buta huruf.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PENDIDIKAN
5 Ti gkat pe didika a g di apai pe duduk Kota Batu pada tahu sudah
e apai i gkat SLTP, rata-rata la a sekolah di Kota Batu e apai , tahu .

Prose tase Parisipasi Bersekolah


Rata-rata lama sekolah juga merupakan
e urut Kelo pok U ur indikator untuk mengetahui tingkat pendidikan yang
Tahu telah dicapai. Rata-rata lamanya sekolah untuk

.id
Kota Batu selalu mengalami kenaikan dari tahun
2013 sampai dengan 2015. Pada tahun 2013 rata-
rata lama sekolah 8,34 tahun, kemudian meningkat

o
menjadi 8,44 tahun pada tahun 2015. Hal ini
mengandung arti bahwa pada tahun 2015

.g
penduduk Kota Batu yang berusia 15 tahun keatas
rata-rata menempuh pendidikan formal selama 8,44

ps
tahun atau setara SMP.
Penduduk Kota Batu yang tamat SLTA atau
yang sederajat pada tahun 2015 sebesar 26,38
.b
persen sedangkan yang menamatkan sekolah
Su ber : Suse as - BPS Kota Batu
sampai jenjang perguruan tinggi mencapai 10,04
ta
persen. Selain itu penduduk Kota Batu yang tidak
*** Tahukah Anda pernah sekolah/tidak tamat SD sebesar 15,44
ko

persen pada tahun 2015. Prosentase penduduk


Hanya 2,46 persen penduduk Kota Batu yang tidak
Kota Batu yang terbesar hanya menamatkan
bisa baca tulis.
sekolah sampai tingkat sekolah dasar yaitu sebesar
24,78 persen pada tahun 2015.
tu

Perse tase Pe duduk Usia ke Atas Me urut Pe didika Ya g Angka Partisipasi Sekolah (APS) Kota Batu
Dita atka Da APS Tahu untuk kelompok umur 7-12 tahun pada tahun 2015
ba

sebesar 100,00 persen yang berarti untuk semua


anak usia sekolah dasar sudah mengenyam
Ti gkat pendidikan. Selanjutnya APS untuk usia SMP (13-
://

Pe didika 15 tahun) sebesar 98,11 persen. Dan APS untuk


Tidak per ah Sekolah , , ,
usia SMA (16-18 tahun) sebesar 76,67 persen.
Tidak Ta at SD , , ,
tp

Hanya APS untuk usia SD (07-12) dan SMA (16-


Ta at SD , , , 18) yang mengalami kenaikan dibandingkan tahun
Ta at SLTP , , , 2014 yaitu mencapai 100,00 dan 76,67 persen.
ht

Ta at SLTA , , , Apabila diperhatikan semua usia sekolah, semakin


Ta at PT , , , tinggi usia sekolah Angka Partisipasi Sekolahnya
semakin kecil. Meningkatnya nilai APS di Kota Batu
A gka Parisipasi
merupakan salah satu pengaruh digulirkannya
Sekolah
tahu , , ,
program BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
tahu , , ,
tahu , , ,
Su ber : Suse as - BPS Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


KESEHATAN
Ke erhasila pe a gu a di ida g kesehata dita dai de ga A gka Harapa
hidup pada tahu a g e apai , .
6
Banyaknya Kunjungan Pasien Dirinci Menurut
Pembangunan di bidang kesehatan antara lain Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Kecamatan di Kota

.id
bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya Batu, 2015
manusia melalui meningkatnya derajat kesehatan
penduduk. Angka Harapan Hidup Kota Batu pada ta-

o
hun 2013 menunjukkan nilai 72,05 pada tahun 2015 150.000
mencapai 72,16 ini memberikan arti bahwa setiap bayi

.g
100.000
yang lahir di tahun 2015 mempunyai harapan untuk
tetap hidup sampai umur 72,16 tahun. Angka Harapan 50.000

ps
Hidup sangat dipengaruhi oleh kualitas kesehatan,
diantaranya pola hidup sehat, pola konsumsi ma- 0
kanan, dan kualitas lingkungan perumahan.
.b psksms swasta pmrnth

Su ber : Di as Kesehata Kota Batu , BPS Kota


*** Tahukah Anda
ta
Masyarakat Kota Batu lebih antusias berobat ke Pusk-
esmas dibandingkan ke RS Pemerintah atau RS Sara a Kesehata Tahu
ko

Swasta.

Peningkatan pelayanan kesehatan kepada


tu

masyarakat harus diimbangi dengan penyediaan sara- Ru ah Sakit U u


na kesehatan sebagai tempat rujukan bilamana Puskes as
masyarakat mengalami gangguan kesehatan. Puskes as Pe a tu
ba

Puskes as Kelili g
Fasilitas dan tenaga kesehatan di Kota Batu
Ru ah Bersali
selama tiga tahun terakhir cenderung tetap yaitu ru-
Pos a du
://

mah sakit umum, puskesmas pembantu dan posyan-


du. Pada tahun 2015 jumlah rumah sakit umum ada 5 Apoik
buah, puskesmas ada 5 buah, puskesmas pembantu Te aga Kesehata
tp

ada 6 buah dan posyandu mencapai 189 posyandu. Dokter


Selain itu di Kota Batu juga terdapat 10 rumah Bersalin Pera at
ht

yang tersebar di 3 kecamatan. Bida


Tenaga Kesehatan yang ada di Kota Batu Te aga Gizi
antara lain dokter 100 orang, perawat 241 orang, bidan Te aga Far asi
46 orang, tenaga farmasi 42 orang, tenaga gizi 11 Te aga Sa itaria
orang, dan tenaga sanitarian 6 orang. Te aga Medis Lai a

Su ber : Di as Kesehata Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


KESEHATAN
6 Balita a g per ah e dapatka ASI e apai , perse .

Perse tase La a a Balita Di eri ASI


Tahu Masalah kesehatan balita harus menjadi

.id
La a a di eri perhatian sejak dalam kandungan, saat kelahiran
ASI maupun saat balita. Aspek yang dicakup dalam
kesehatan balita adalah penolong kelahiran,
Tidak per ah di eri ASI ,

o
pemberian asi dan imunisasi.
Per ah di eri ASI ,

.g
Dari 16.429 balita yang ada di Kota Batu
< Bula , semuanya kelahirannya ditolong tenaga medis
seperti bidan, dokter dan tenaga paramedis lainnya.

ps
Bula , Prosentase terbesar penolong persalinan oleh
tenaga medis adalah bidan, kemudian disusul oleh
- Bula ,
dokter dan tenaga paramedis lainnya.
.b
- Bula , Salah satu faktor penting untuk
perkembangan anak adalah pemberian Air Susu Ibu
ta
(ASI) karena ASI merupakan makanan terbaik untuk
Su ber : Suse as BPS Kota Batu bayi. Dari seluruh balita di Kota Batu, terdapat
ko

95,13 persen yang pernah diberi ASI. Rata-rata


*** Tahukah Anda lamanya balita diberi ASI juga cenderung
meningkat. Persentase balita yang diberi ASI
Balita yang tidak pernah diberi ASI mencapai 8,40
tu

selama kurang dari 12 bulan sebesar 2,10 persen,


persen. 1215 bulan sebesar 12,66 persen, prosentase
paling tinggi 20-23 bulan yaitu sebesar 23,75
ba

Perse tase Balita Ya g Me dapat I u isasi persen.


e urut Je is I u isasi da Je is Kela i
Secara umum pada tahun 2015, hampir
Tahu
://

semua balita yang ada di Kota Batu sudah


mendapat imunisasi dengan jenis imunisasi yang
bervariasi. Jenis imunisasi yang diberikan kepada
tp

balita di Kota Batu, yaitu BCG, DPT, Polio, Campak,


dan Hepatitis. Sekitar 71,56 persen balita sudah
ht

mendapatkan imunisasi lengkap,antara lain Polio,


BCG, DPT, Campak dan Hepatitis.

Su ber : Suse as

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERUMAHAN & LINGKUNGAN
, perse ru ah ta gga di Kota Batu telah e e pai ru ah de ga
status ilik se diri.
7
Selain kebutuhan makanan, pakaian maupun Perse tase Ru ah Ta gga Me urut Luas
kesehatan, tempat tinggal/perumahan merupakan La tai Ru ah Ya g Dite pai Tahu
salah satu kebutuhan yang cukup penting dalam

.id
kehidupan manusia. Pada tahun 2015 ada sebanyak
1,27 persen rumahtangga di Kota Batu yang menem-
pati rumah dengan luas lantai kurang dari 20 M2 dan

o
lebih dari 77 persen lebih rumahtangga menempati
rumah dengan luas lantai lebih dari 50 M2.

.g
Jika dilihat dari jenis lantai terluas yang

ps
ditempati, sebagian besar rumah tangga di Kota Batu
menempati rumah yang berlantai bukan tanah. Per-
sentase penggunaan lantai "bukan tanah" di Kota Su ber : Suse as , BPS Kota Batu
Batu pada tahun 2015 sudah mencapai 97,26 per-
.b
sen. Tingkat kesejahteraan masyarakat juga dapat
dilihat dari penggunaan jenis atap dan dinding. Pada
ta
*** Tahukah Anda
tahun 2015 di Kota Batu ada 85,63 persen rumah
yang beratap genteng dan 96,77 persen yang Penggunaan jamban sendiri dengan menggunakan
ko

berdinding tembok. tangki septik sudah mencapai 87,72 persen.


Dari tahun ke tahun di Kota Batu kondisi pe-
rumahan semakin membaik, pada tahun 2015,
tu

99,41 rumah tangga sudah menggunakan listrik PLN


I dikator Fasilitas Peru aha
sisanya menggunakan listrik non PLN.
Tahu -
ba

Akses terhadap air minum bersih juga men-


galami kemajuan. Persentase rumah tangga yang Uraia
menggunakan air ledeng dan kemasan sebagai sum-
La tai Buka Ta ah , , ,
://

ber air minum meningkat. Pada tahun 2015 persen-


tase rumahtangga yang menggunakan air minum Atap Ge te g , , ,
bersih di Kota Batu sudah mencapai 100 persen.
tp

Di di g Te ok , , ,
Kesadaran penduduk untuk hidup lebih sehat
ditunjukkan dengan meningkatnya penggunaan jam- Pe era ga Listrik
ht

, , ,
PLN
ban sendiri dengan menggunakan tangki septik dan
SPAL, pada tahun 2015 sudah mencapai 81,93 per- Air Mi u Bersih , , ,
sen . Ja a Se diri dg
, , ,
ta gki Sepik

Su ber : Suse as - , BPS Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


PEMBANGUNAN MANUSIA
8 IPM Kota Batu pada tahu e apai , .
I deks Pe a gu a Ma usia
Tahu
Kemajuan pembangunan manusia secara

.id
umum dapat ditunjukkan dengan melihat perkem-
bangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang
mencerminkan pencapaian kemajuan di bidang pen-
didikan, kesehatan dan ekonomi. Angka IPM Kota

o
Batu pada tahun 2013 sebesar 71,55 meningkat

.g
menjadi 71,89 pada tahun 2014 dan terus meningkat
menjadi 72,62 pada tahun 2015. Kenaikan angka
IPM disebabkan karena adanya perbaikan atau pen-

ps
ingkatan program di bidang pendidikan dan
Su ber : IPM Kota Batu kesehatan selain itu naiknya daya beli masyarakat
juga ikut berpengaruh terhadap angka IPM Kota
.b
Batu.
*** Tahukah Anda
Angka IPM sebesar 72,62 menunjukkan
ta
IPM Kota Batu menempati urutan ke 10 dalam satu kondisi status pembangunan manusia Kota Batu
Provinsi Jawa Timur.
termasuk kategori menengah ke atas. Besarnya
ko

angka IPM menunjukkan bahwa pencapaian status


pembangunan manusia secara umum selama peri-
I deks Pe a gu a Ma usia ode 2013 - 2015 mengalami perubahan yang cukup
tu

Tahu berarti walaupun masih pada tingkatan menengah


ke atas. Pembangunan yang dilakukan selama 3
ba

tahun terakhir telah dapat menunjukkan kinerja yang


Ko po e
baik dalam hal pembangunan manusia untuk lebih
IPM
berkualitas dan berdaya saing tinggi.
IPM , , ,
://

Berbagai program pemerintah telah


I deks Harapa diupayakan untuk meningkatkan angka IPM, seperti
, , ,
Hidup
program di bidang kesehatan, pendidikan maupun
tp

I deks Pe didika , , , ekonomi dan peningkatan kualitas sarana prasarana


masyarakat lainnya. Selain itu keberhasilan program
ht

I deks Da a Beli , , , tersebut ditentukan oleh pola pikir masyarakat Kota


Batu dalam memanfaatkan sarana yang ada. Pem-
bangunan manusia yang dipotret melalui angka IPM
Su ber : IPM Kota Batu
hasilnya tidak langsung berdampak pada tahun beri-
kutnya melainkan beberapa tahun kemudian.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERTANIAN
Produksi padi aik , perse eskipu luas pa e e gala i pe uru a .
9
Produksi Ta a a Pa ga to
Meskipun Kota Batu lebih terkenal dengan Tahu
sebutan Kota Wisata, namun sektor pertanian masih

.id
mempunyai peranan penting dalam perekonomian
Kota Batu. Pertanian di Kota Batu didominasi oleh
pertanian hortikultura, sedangkan pertanian tanaman

o
pangan kurang dominan.

.g
Meskipun luas panen padi di Kota Batu men-
galami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2014

ps
tetapi produksi padi mengalami sedikit kenaikan yaitu
sekitar 5,6 persen. Produksi padi tahun 2015 men-
capai 4.862,8 ton .
Pertanian tanaman pangan sebagian besar
.b
Su ber : Di as Perta ia da Kehuta a Kota Batu
berada di Kecamatan Junrejo, seiring dengan pe-
ta
satnya kegiatan pariwisata, maka terjadi peralihan
fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi pe-
rumahan. Hal ini berakibat berkurangnya luas panen
ko

tanaman padi.

*** Tahukah Anda Staisik Ta a a Pa ga


Tahu
tu

-
Produtivitas tanaman di Kota Batu yang mengalami
peningkatan hanya ubi kayu dan kacang tanah mas- Uraia
ba

ing-masing sebesar 869,44 ton dan 94,05 ton.


Padi
Selain padi, ubi kayu dan kacang tanah
mengalami peurunan produksi, yaitu jagung, ubi Luas pa e ha
://

jalar. Tahun 2015 produksi jagung hanya 1.114,41 Produksi to . . .


ton.. Produksi Ubi Jalar pada tahun 2015 adalah
tp

1.141,65 ton turun sekitar 4,9 persen dibandingkan Jagu g


tahun 2014.
Luas Pa e ha
ht

Penurunan dan kenaikan produksi tanaman


Produksi to . . .
palawija disebabkan oleh berkurang atau
bertambahnya luas panen. Hal ini tidak berlaku untuk U I Ka u
tanaman padi, meskipun luas panen mengalami
Luas Pa e ha
sedikit penurunan tapi produksinya mengalami
peningkatan. Hal ini menunjukkan adannya Produksi to .
intensifikasi pada penanaman padi yang berakibat
Su ber : Di as Perta ia da Kehuta a Kota Batu
kenaikan produksi.
.
Staisik Daerah Kota Batu 6
PERTANIAN
9 Kota Batu erupaka pe ghasil apel ter esar di I do esia.

Produksi Ta a a Horikultura Salah satu potensi Kota Batu sebagai Kota


Tahu Agropolitan adalah beragamnya tanaman hortikultura
baik itu buah-buahan (apel dan jeruk), sayuran dan

.id
Produksi tanaman hias. Diantara beberapa macam sayuran
Ta a a Sa ura KW yang dibudidayakan di Kota Batu, yang paling domi-
Ke ta g . . . nan adalah kentang, wortel, kobis, dan bawang daun.

o
Produktivitas keempat tanaman sayuran tersebut
Wortel . . .

.g
semua mengalami peningkatan. Paling tinggi
Ko is/Kol . . .
prosentase kenaikannya adalah tanaman Kobis yaitu
Dau
. . . sebesar 45 persen lebih. Sedangkan tanaman Ken-

ps
Ba a g
tang hanya mengalami kenaikan sebesar 2,3 persen.
Ta a a Buah- uaha KW
Apel . . . Tanaman buah yang banyak diusahakan di
Jeruk . . .
.b
Kota Batu adalah apel dan jeruk. Produksi apel di
Kota Batu merupakan terbesar di Jawa Timur
Ta a a Hias poto g
sehingga apel dijadikan Icon di Kota Batu. Pada
ta
Ma ar . . . . . .
tahun 2015 populasi tanaman apel di Kota Batu
Krisa . . . . . . sebanyak 1,1 juta pohon mampu menghasilkan buah
ko

A thuriu . . . apel sebanyak 671,2 ton. Dibandingkan tahun 2014


A ggrek . . . .
produksi tanaman apel turun sebesar 5,2 persen.
Tanaman jeruk meskipun tidak sebanyak tanaman
Su ber : Di as Perta ia da Kehuta a Kota Batu
tu

apel mampu berproduksi sebanyak 132,2 ton pada


*** Tahukah Anda tahun 2015.
ba

Produksi apel tahun 2015 turun 5,2 persen Sebagai Kota Wisata, geliat tanaman hias
tidak kalah dengan tanaman sayuran dan buah-
Populasi Ta a a Apel da Jeruk buahan. Diantara jenis tanaman hias yang paling
://

Tahu banyak diusahakan adalah mawar, krisan, anturium,


dan anggrek. Produksi mawar pada tahun 2013
adalah 84 juta potong, mengalami kenaikan pada
tp

tahun 2015 yaitu mencapai 95 juta potong. Anturium


mengalami sedikit kenaikan produksi pada tahun
ht

2015 yaitu mencapai 545 ribu potong dari tahun


sebelumnya 532 ribu potong. Bunga anggrek juga
mengalami kenaikan dari 908 ribu potong menjadi
1.426 ribu potong pada tahun 2015. Produksi bunga
krisan pada tahun 2015 juga mengalami kenaikan
yang cukup besar dari 27,4 juta potong pada tahun
2014 naik menjadi 32,9 juta potong.

Su ber : Perta ia da Kehuta a Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERTANIAN
Populasi u ggas di Kota Batu e gala i pe uru a ke uali iik/e tok
9
Populasi Ter ak Besar da Ke il
Peternakan sebagai bagian dari sektor per- Tahu
tanian juga mempunyai andil dalam kegiatan

.id
perekonomian di Kota Batu. Sebagai daerah penghasil
susu, populasi ternak terutama sapi perah cukup be-
sar. Ternak pada umumnya dapat di bedakan menjadi

o
ternak besar, ternak kecil dan unggas. Populasi ternak
besar dan kecil kecuali sapi potong semua mengalami

.g
kenaikan. Bahkan ternak yang paling kecil yaitu kelinci
juga mengalami kenaikan. Kenaikan paling tinggi pada

ps
populasi ternak domba yaitu mencapai 28 persen
lebih. Sedangkannyang paling kecil kenaikan ternak Su ber : Di as Perta iaa da Kehuta a Kota Batu
kelinci hanya sebesar 0,3 persen.
.b
Populasi unggas semua mengalami penururnan Populasi U ggas
kecuali itik atau entok. Kenaikan populasi unggas Tahu
ta
pada jenis itik atau entok yaitu mencapai 11,2 persen.
Penurunan paling tajam adalah ayam pedaging yaitu
ko

mencapai 11,66 persen.

*** Tahukah Anda


tu

Produksi daging mengalami kenaikan sebesar 23,6


ba

persen.
://

Produksi daging pada tahun 2015 mengalami Su ber : Di as Perta iaa da Kehuta a Kota Batu
kenaikan produksi sebesar 23,6 persen seiring dengan
bertambahnya populasi ternak besar dan kecil. Ke-
tp

naikan produksi daging, tidak sejalan dengan produksi


susu. Produksi susu pada tahun 2015 mengalami sedi- Produksi Hasil Ter ak da U ggas
Tahu
ht

kit penurunan. Selain produksi susu produksi telur


yang mengalami penurunan produksi, dibandingkan Uraia
tahun 2014 produksi telur mengalami penurunan 50
Dagi g To . . .
persen lebih.
Susu Liter . . .
Telur To . . .

Su ber : Di as Perta iaa da Kehuta a Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERTAMBANGAN & ENERGI
10 Ju lah pela gga PLN pada tahu aik , perse

Prose tase Pe akaia Listrik e urut je is Pela gga Produksi listrik di Kota Batu selama kurun wak-
Tahu tu 2011-2013 terus mengalami kenaikan, 107.681 ribu
KWh pada tahun 2011 menjadi 116.517 ribu KWh

.id
pada tahun 2012 dan pada tahun 2013 sudah men-
0% 4% capai 127.510 ribu kWh. Dari jumlah listrik yang
4% 5% Sosial
dihasilkan pada tahun 2013 sekitar 94 persen yang

o
27% terjual dan disalurkan ke pelanggan sisanya sebesar 6
Rumah persen hilang dalam distribusi. Daya listrik di Kota Batu

.g
60%
Tangga/ juga mengalami peningkatan, pada tahun 2012 daya
Bisnis listrik 72.500 ribu VA meningkat menjadi 84.469 ribu

ps
VA pada tahun 2013.
Kenaikan juga terjadi pada jumlah pelanggan
listrik, pada tahun 2012 PLN Kota Batu mempunyai
.b
Su ber : PT. PLN Persero UPT-TR Batu pelanggan sebanyak 65.786 pelanggan , tahun 2013
menjadi 70.935 pelanggan yang dibagi menjadi enam
ta
golongan tarif. Dari keenam golongan tarif tersebut
92,7 persen golongan tarif rumah tangga, sisanya
*** Tahukah Anda
ko

golongan tarif bisnis, sosial, pemerintah dan industri.


Listrik yang diproduksi di Kota Batu 60,4 persen Pelanggan rumah tangga juga paling banyak
dikonsumsi oleh rumah tangga. mengkonsumsi listrik yaitu sebesar 59,5 persen. Go-
tu

longan bisnis mengkonsumsi listrik sebesar 25,3 per-


sen, sedangkan sisanya 15,2 persen dikonsumsi go-
Ju lah Pela gga e urut Je is a longan sosial, industri, dan pemerintah.
ba

Tahu
Produksi air minum juga mengalami pening-
Uraia katan dari tahun 2013 sampai tahun 2015. Pada tahun
2013 produksi air minum 2.948.893 m3 meningkat
://

Ju lah
. . .
Pela gga menjadi 3.170.803 m3 pada tahun 2014 dan mening-
Je is Pela gga kat menjadi 3.260.780 m3 pada tahun 2015. Jumlah
tp

pelanggan PDAM di Kota Batu mencapai 11.697


Kra U u .
pelanggan, naik sebesar 2,2 % dibandingkan tahun
ht

Sosial 2014. Air minum yang diproduksi oleh PDAM Kota


Batu disalurkan kepada 11.697 pelanggan dengan
No Niaga . .
kategori kran umum 10.168 pelanggan, Sosial 168
Pe eri tah pelanggan, Non Niaga 44 pelanggan, pemerintah 100
pelanggan, Niaga 1.183 pelanggan, dan industri 34
Niaga .
pelanggan.
I dustri
Su ber : PDAM Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


INDUSTRI PENGOLAHAN
Maka a da i u a erupaka produk i dustri u ggula di Kota Batu.
11
Jumlah perusahaan industri besar sedang di Staisik I dustri Besar da Seda g
Kota Batu pada tahun 2015 berjumlah 22 perus- Tahu
ahaan. Industri besar sedang adalah perusahan

.id
disektor industri yang mempunyai tenaga kerja lebih Uraia
dari 20 orang. Dari 22 industri besar sedang yang ada Ju lah
di kota Batu 13 diantaranya merupakan industri Perus-

o
makanan dan minuman. ahaa
Ju lah

.g
Pada tahun 2015 jumlah tenaga kerja yang Te aga . . .
terserap di sektor industri besar sedang sebanyak Kerja
Nilai

ps
1.073 orang. Dari 1.073 tenaga di sektor industri
Ta ah . , . , . ,
32,17 ersen tenaga kerja yang terserap bekerja di
Juta
bagian produksi. Su ber : BPS Kota Batu

Produktivitas pekerja yang diukur


.b
berdasarkan rasio nilai tambah terhadap jumlah *** Tahukah Anda
ta
pekerja memperlihatkan kenaikan. Pada tahun 3015
Maraknya kegiatan industri yang menghasilkan
setiap pekerja menghasilkan nilai tambah sebesar makanan dan minuman menunjang kegiatan pari-
59,55 juta.
ko

wisata di Kota Batu


Pada tahun 2015 profil industri di Kota Batu
cenderung masih didominasi oleh industri kecil.
tu

Dominasi tersebut dapat dilihat dari prosentase Ju lah I dustri For al da No For al
jumlah industri kecil yang mencapai lebih dari 95 da Te aga Kerja e urut Ke a ata
persen. Tahu
ba

Apabila diamati, baik industri kecil maupun


200
besar yang ada di Kota Batu sebagian besar
merupakan industri makanan dan minuman, jenis-
://

150 174
jenis makanan dan minuman yang dihasilkan antara Industri
100 Formal
lain sari apel, kripik buah, tempe, kripik singkong,
tp

tahu,susu pasteurisasi, kue basah dan lain-lain. Hal industri Non


50 76 69 Formal
ini sejalan dengan kondisi Kota Batu sebagai kota
ht

tujuan wisata sehingga barang yang dihasilkan 0 Tenaga Kerja


adalah kebutuhan para wisatawan ketika
mengunjungi Kota Batu, misalnya makanan,minuman
dan cendera mata khas Kota Wisata yang bisa
digunakan sebagai buah tangan ketika kembali ke
daerah asal.
Su ber : Di as Koperi dag Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


HOTEL & PARIWISATA
12 Kota Batu erupaka daerah i gkat II a g ju lah hotel er i ta g
ak setelah Kota Sura a a da Kota Mala g.
a ukup a -

Sebagai Kota tujuan wisata, kegiatan ekonomi


Staisik Perhotela
di Kota Batu yang menunjang kepariwisataan salah
Tahu
satunya adalah jasa akomodasi. Jumlah hotel dan jasa

.id
akomodasi lainnya di Kota Batu pada tahun 2013 ada-
Uraia lah 477perusahaan, naik menjadi 500 pada tahun
2014 dan pada tahun 2015 menjadi 550 perusahaan.

o
Hotel Bi ta g
Dari 550 jasa akomodasi yang ada di Kota Batu 12
Hotel No

.g
Bi ta g merupakan hotel berbintang, Kota Batu merupakan
Ka ar . . . daerah tingkat II yang jumlah hotel berbintangnya
cukup banyak setelah Kota Surabaya dan Kota Ma-

ps
Te pat Tidur . . .
lang.
Ju lah Ta u . . . .
Rata-rata
Seiring meningkatnya jumlah hotel dan jasa
la a , , ,
.b
akomodasi jumlah kamar dan tempat tidur yang terse-
e gi ap dia juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2014
TPK , , , tersedia 5.484 kamar dengan 10.188 tempat tidur
ta
TPTT , , , meningkat menjadi 6.066 kamar dengan 11.292
TPG , , , tempat tidur pada tahun 2015.
ko

Su ber : BPS Kota Batu Selama tahun 2014 jumlah tamu yang datang
ke hotel di Kota Batu sebanyak 666.945 tamu. Jumlah
ini mengalami penurunan pada tahun 2015 sebesar 22
tu

*** Tahukah Anda % dibandingkan tahun 2014. Penurunan ini karena


adanya kebijakan pemerintah yang membatasi
Jumlah tamu yang datang ke hotel di Kota Batu
ba

kegiatan yang diselenggarakan di hotel.


mencapai 514.089 orang.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) merupakan
salah satu Indikator yang menggambarkan
://

Ti gkat Hu ia Ka ar Me urut Je is Hotel produktivitas suatu hotel. TPK di Kota Batu secara total
Tahu mengalami penurunan dari tahun 2013 sebesar 37,99
tp

% menurun menjadi 27,49 % pada tahun 2014.


Tingkat Penghunian Tempat Tidur secara total pada
tahun 2014 adalah 44,20 % .
ht

Rata-rata lamanya tamu menginap dapat


menggambarkan lamanya tamu menginap di hotel
dalam kurun waktu tertentu rata-rata lamanya tamu
menginap cenderung stabil dari tahun ke tahun yaitu
sebesar 1,95 hari.

Su ber : BPS Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


HOTEL & PARIWISATA
Sela a tahu ada satu te pat pari isata a g aru di Kota Batu.
12
Letak Kota Batu yang berada di lereng Gunung Pe gu ju g O jek Wisata
Panderman dan Arjuna membuat daerah TK II ini Tahu -
merupakan tempat tujuan wisata. Hal ini ditunjang
Ju lah

.id
dengan beberapa tempat wisata yang memang sudah Pe gu ju g
ada sejak jaman dulu seperti Selecta. Seiring ber-
Jai Park & . . .
jalannya waktu tempat wisata di Kota Batu semakin

o
bertambah jumlahnya baik itu wisata alam maupun Sele ta . . .
wisata buatan, apalagi sejak dicanangkannya Kota

.g
Kusu a Agro . . .
Batu sebagai Kota Wisata pada tahun 2010, maka
pembangunan di bidang pariwisata semakin diga- Ca gar . . .

ps
lakkan.
BNS . . .
Dari beberapa tempat wisata di Kota Batu
Su ber : Di as Pari isata Kota Batu
Kusuma Agro dan Selecta mengalami kenaikan
.b
jumlah pengunjung dibandingkan tahun 2014. Se-
baliknya objek wisata Cangar, Jatim Park serta BNS *** Tahukah Anda
ta
mengalami penurunan jumlah pengunjung pada tahun
2015. Sebagai tempat wisata yang berbasis pertanian, Kunjungan wisatawan ke Kusuma Agro dan Selecta
ko

Kusuma Agro masih meiliki daya tarik tersendiri bagi tahun 2015 mengalami kenaikan.
wisatawan yang mengunjungi Kota Batu. Kenaikan
jumlah pengunjung Selecta dan Kusuma Agro masing- Persentase Pengunjung Objek Wisata Dirinci Menurut
Bulan dan Tempat Wisata di Kota Batu, 2015
tu

masing sebesar 12,2 persen dan 72,7 persen


dibandingkan tahun 2014 .
ba

Pada bulan Desember wisatawan yang


mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Batu be-
rada pada puncaknya. Momen liburan diakhir tahun
mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk
://

berkunjung ke Kota Batu.


Adanya tempat wisata baru membuat banyak
tp

alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke


Batu, sehingga ada beberapa tempat wisata yang
ht

sedikit mengalami penurunan jumlah pengunjung.


Museum Angkut yang mullai beroperasi di awal tahun
menjadi primadona dibandingkan tempat wisata yang Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota
lain

Staisik Daerah Kota Batu 6


TRANSPORTASI & KOMUNIKASI
13 perse jala di Kota Batu ko disi a rusak.

Jalan sebagai sarana penunjang transportasi


Panjang Jalan (Km) Dirinci Menurut Kondisi Permukaan memiliki peran yang sangat penting khususnya untuk
Jalan di Kota Batu , 2015
transportasi darat. Pada tahun 2015 di Kota Batu

.id
hanya ada dua kategori jalan yaitu jalan provinsi
sepanjang 39,5 Km dan jalan kota sepanjang 402,99
Km. Jalan Kota dibandingkan tahun 2014 tidak ada

o
penambahan. Jalan provinsi jenis permukaannya aspal
dengan kondisi sedang dan termasuk jalan kelas I.

.g
Sedangkan jalan kota dari 402,99 km, 86 persen
lebih permukaan aspal sisanya kerikil dan tanah.

ps
*** Tahukah Anda

Sumber: Dinas Pengairan dan Bina Marga Kota Jalan di Kota Batu yang termasuk kategori kelas II
.b
hanya sepanjang 56,39 km atau 12,7 persen dari total
jalan seluruhnya.
ta
Ba ak a Surat Pos da Paket
Me urut Je is a
ko

Tahu -
Kalau dibedakan menurut kondisi jalan dari
seluruh jalan Kota yang ada hanya 53 persen yang
kondisinya baik, 8,5 persen kondisi sedang dan 38
tu

Je is Bara g persen lebih kondisinya rusak ringan sampai berat.


Jalan yang ada di Kota Batu 24 persen termasuk kelas
Dikiri III, Hanya 21,6 persen yang termasuk kelas I dan II.
ba

Surat Biasa . . . Selama tahun 2015 hampir 85 persen kendaraan


Surat Ter atat . baru yang ada di Kota Batu adalah jenis kendaraan
Su ber : Telko
roda 2 yaitu sepeda motor. Jumlah kendaraan yang
://

Surat Kilat wajib uji di Kota Batu pada tahun 2015 sebanyak
. . .
Khusus
21.254 kendaraan yang terdiri dari mobil penumpang
tp

Paket . . . 14.354 kendaraan, mobil barang 6.760 kendaraan dan


Diteri a sisanya kendaraan bus sebanyak 140 kendaraan..
ht

Surat Biasa . . . Pada tahun 2015 surat yang terkirim dari Kota
Surat Ter atat .
Batu sejumlah 41.969, hampir 64 persen merupakan
surat kilat khusus Di Kota Batu pada tahun 2015 ada
Surat Kilat 1.480 paket yang dikirim sedangkan paket yang
. . .
Khusus
diterima di Kantor Pos Batu selama tahun 2015
Paket . . . sebanyak 2.064 buah.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERBANKAN & INVESTASI
Da a per a ka a g erupa Giro e apai , tril u pada tahu .
14
Jumlah kantor bank yang terdapat di Kota Batu Staisik Per a ka
pada tahun 2015 sejumlah 37 unit. Dari 37 unit kantor Tahu
Bank yang ada di Kota Batu 30 unit merupakan bank Uraia

.id
konvensional sedangkan 7 unit Bank Syariah. Apabila
dibedakan jenis bank maka di Kota Batu ada 20 unit Ju lah Ka tor Ba k
Bank Umum dan 17 unit BPR. Sedangkan menurut U it

o
jenis kantornya ada 9 kantor pusat, 5 kantor cabang, Da a Per a ka
, , ,
12 kantor cabang pembantu dan 11 kantor kas. Tril u

.g
Kredit Usaha Kecil yang disalurkan oleh per- Giro Tril u , , ,

ps
bankan di Kota Batu pada tahun 2015 mencapai 3,8
Deposito Tril u , , ,
triliun, mengalami penurunan dibandingkan dengan
tahun 2014 yang mencapai 4,5 triliun. Dari sembilan Ta u ga Tril u , , ,
sektor ekonomi nilai terbanyak kredit usaha kecil
.b
Su ber : Ba k I do esia Caba g Mala g
digunakan pada sektor perdagangan yaitu sebesar
8,7 persen.
ta
ko

*** Tahukah Anda Da a Per a ka Tahu


Tril u
Besarnya dana tabungan yang dikumpulkan masyara-
kat pada tahun 2015 mencapai 1,04 Triliun.
tu
ba

Penurunan jumlah tabungan tidak diikuti


dengan penurunan jumlah dana bank yang berasal
dari giro, dan deposito. Tetapi secara keseluruhan
dana perbankan di Kota Batu mengalami penurunan.
://

Tahun 2014 sebesar 5,32 trilyun menjadi 5,08 trilyun


pada tahun 2015. Selama periode tersebut, giro mem-
tp

iliki kontribusi paling besar dari total dana bank yang


tersimpan. Simpanan berjangka berkontribusi sekitar Su ber : Ba k I do esia Caba g Mala g
63,9 persen atau sebanyak 3,4 trilyun. Giro mengala-
ht

mi kenaikan sebesar 12,2 persen pada tahun 2015.

Staisik Daerah Kota Batu 6


PERBANKAN & INVESTASI
14 Ha a ada satu KUD da No KUD di Kota Batu

Staisik Le aga Keua ga Pada tahun 2015 tidak terjadi pengurangan


Tahu

.id
jumlah perusahaan lembaga keuangan bukan bank,
jumlah koperasi di Kota Batu 177 yaitu terdiri dari 1
KUD dan 176 non KUD, sedangkan pegadaian 1 pe-

o
rusahaan dan asuransi 2 perusahaan.
Uraia

.g
Ju lah Koperasi Dari 177 koperasi di Kota Batu hanya 1 unit
KUD
yang merupakan Kopersi Unit Desa. Koperasi Non

ps
KUD di Kota Batu sebagian besar usahanya jenis
No KUD serba usaha yaitu sebanyak 152 koperasi. Pada tahun
Ju lah A ggota . . . 2014 anggota koperasi di Kota Batu 37.362 orang. Hal
.b
ini menunjukkan bahwa kesadaran berkoperasi se-
Sisa Hasil Usaha
. . . bagai soko guru ekonomi rakyat mulai diminati oleh
Juta
masyarakat Kota Batu.
ta
Su ber : Batu Dala A gka
ko

*** Tahukah Anda

Dari 177 Koperasi di Kota Batu yang merupakan KUD


Modal Pasif Koperasi di Kota Batu Juta
tu

Tahu
hanya ada 1(satu)..
ba

Jumlah koperasi di Kota Batu tersebar di 3


Kecamatan yaitu Kecamatan Batu, Junrejo dan Bumi-
://

aji. Dari ketiga kecamatan paling banyak koperasi ada


di Kecamatan Batu yaitu sebanyak 101 buah Di Junre-
jo dan Bumiaji masing-masing 39 dan 37 buah. Hal ini
tp

menunjukkan bahwa Kecamatan Batu merupakan


pusat kegiatan ekonomi. SHU yang diperoleh koperasi
ht

se-Kecamatan Batu mencapai 0,8 milyar atau sekitar


43,92 persen dari seluruh SHU.
Su ber : Batu Dala A gka

Staisik Daerah Kota Batu 6


PENGELUARAN PENDUDUK
Pe geluara pe duduk tahu u tuk kategori o aka a jauh le ih esar
di a di gka de ga pe geluara u tuk aka a .
15
Tingkat kesejahteraan masyarakat dari sisi Perse tase Pe duduk Me urut Golo ga
ekonomi dapat diukur dari pendapatan yang diterima Pe geluara Perkapita
masyarakat. Pengeluaran penduduk untuk kebutuhan Tahu

.id
konsumsi dapat mencerminkan tingkat kemampuan
ekonomi penduduk. Secara umum kemampuan
ekonomi (daya beli) penduduk akan memberikan gam-

o
baran tentang tingkat kesejahteraan masyarakat.

.g
Pengeluaran penduduk sebulan pada tahun
2015 terbesar pada golongan pengeluaran Rp.

ps
1.000.000, dengan persentase 42,07 persen. Golon-
gan pengeluaran terbanyak kedua yaitu, 21,66 persen
termasuk dalam golongan pengeluaran Rp. 500.000
Su ber : Suse as
Rp. 749.999. Pada golongan pengeluaran Rp.200.000-
.b
Rp.299.999 lebih hanya mencapai 3,46 persen.
Pergeseran persentase pengeluaran penduduk
ta
dari kelas pengeluaran yang lebih rendah ke kelompok
pengeluaran yang lebih tinggi, dapat mencerminkan *** Tahukah Anda
ko

dua hal yaitu sebagai gambaran terjadinya pening-


katan harga berbagai kebutuhan rumah tangga atau Pengeluaran penduduk perkapita di Kota Batu pada
adanya peningkatan kesejahteraan. Meningkatnya kelompok > Rp. 500.000 mencapai 70,22 persen.
tu

kesejahteraan rumahtangga biasanya juga ditandai


dengan semakin berkurangnya proporsi pengeluaran
Perse tase Pe geluara Ru ah Ta gga Me urut
ba

untuk keperluan makanan dan bergeser pada keperlu-


an bukan makanan. Je is Pe geluara Perkapita Se ula
Tahu
://

Persentase pengeluaran rata-rata perkapita


sebulan untuk makanan mengalami penurunan dari
tp

46,72 persen menjadi 39,98 persen. Sebaliknya, per-


sentase pengeluaran rata-rata perkapita sebulan untuk
non makanan yang semula 53,28 persen naik menjadi
ht

60,02 persen di tahun 2015. Hal ini menggambarkan


pola konsumsi masyarakat perkotaan dimana kebu-
tuhan non makanan lebih besar dari makanan.

Su ber : Suse as -

Staisik Daerah Kota Batu 6


PENDAPATAN REGIONAL
16 Pertu uha eko o i Kota Batu e apai , perse . Sektor Ko struksi
e gala i pertu uha se esar , perse .

Ditinjau dari pendekatan produksi, PDRB Atas


Perke a ga PDRB Tahu Dasar Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kota Batu pada tahun
Tahu 2015 mencapai 11.510,4 milyar. Apabila dibandingkan

.id
tahun 2014 maka ada kenaikan sebesar 12,3 persen.
Uraia Pendukung utama PDRB ADHB Kota Batu tahun 2015
adalah sektor perdagangan, pertanian dan sektor jasa
PDRB ADHK

o
. , . , . , -jasa lainnya masing-masing mencapai 18 persen, 16
Mil ar
persen dan 15 persen.

.g
PDRB ADHB
. , . , . ,
Mil ar Perkembangan ekonomi Kota Batu atas dasar
PDRB/Kapita

ps
. . . harga konstan tidak berbeda jika dibandingkan dengan
ADHK Ri u harga berlaku. PDRB ADHK pada tahun 2015
PDRB/Kapita mencapai 9.145,9 milyar naik sekitar 6,7 persen
. . .
ADHB Ri u
dibandingkan tahun sebelumnya.
.b
Pertu uha
, , ,
Eko o i Pertumbuhan PDRB pada tahun 2015 sedikit
melambat dibandingkan tahun 2014, yaitu sebesar
ta
Su ber : BPS Kota Batu
6,69 persen. Laju pertumbuhan sektor PDRB tertinggi
*** Tahukah Anda masih pada sektor bangunan dimana tahun 2015
ko

sebesar 10,01 persen dan sektor penyediaan


PDRB perkapita Kota Batu tahun 2015 mencapai
akomodasi/makan minum tumbuh sebesar 9,53
17.911.381 rupiah.
persen. Sektor-sektor lainnya tumbuh antara 3-7
tu

persen. Sektor pemerintahan merupakan sektor


penyediaan listrik pertumbuhannya rendah yaitu
ba

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan 2010


sebesar 1,74 persen.
Tahun 2012-2014 Mil ar Laju inflasi Kota Batu selama tahun 2015 yang
diukur dengan indeks implisit PDRB mencapai 5,15
://

persen sementara tahun sebelumnya mencapai 5,59


persen.
tp

Pada tahun 2014 PDRB perkapita sebesar


51.612 ribu dan kemudian meningkat menjadi 57.408
ribu pada tahun 2015. Apabila pengaruh perubahan
ht

harga dikeluarkan maka PDRB perkapita atas dasar


harga konstan pada tahun 2015 mencapai 45.615 ribu.
Kemajuan ekonomi Kota Batu, tidak terlepas
dari kebijakan Pemerintah Kota Batu yang selalu
mendorong investor dan pelaku ekonomi yang bersifat
Su ber : BPS Kota Batu
UMKM untuk tetap berpartisipasi dalam membangun
Kota Batu sebagai Kota Wisata.

Staisik Daerah Kota Batu 6


.id
o
.g
ps
.b
ta
ko
tu
ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


o .id
.g
ps
.b
ta
ko
tu
ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Besar a NIlai IPM da Peri gkat Ka /Kota se-Ja a Ti ur
Tahu

Kode Kabupaten/Kota IPM (2015) Peringkat

3573 Kota Malang 80,05 1


3577 Kota Madiun 79,48 2
3578 Kota Surabaya 79,47 3
3515 Kota Sidoarjo 77,43 4

.id
3572 Kota Blitar 76,00 5
3571 Kota Kediri 75,67 6
3576 Kota Mojokerto 75,54 7

o
3575 Kota Pasuruan 73,78 8
3525 Kabupaten Gresik 73,57 9

.g
3579 Kota Batu 72,62 10
3520 Kabupaten Magetan 71,39 11

ps
3574 Kota Probolinggo 71,01 12
3516 Kota Mojokerto 70,85 13
3504 Kabupaten Tulungagung 70,07 14
.b
3518 Kabuapten Nganjuk 68,90 15
3524 Kabupaten Lamongan 69,84 16
ta
3500 Jawa Timur 68,95
3517 Kabupaten Jombang 69,59 17
ko

3519 Kabupaten Madiun 69,39 18


3506 Kabupaten Kediri 68,91 19
3521 Kabupaten Ngawi 68,32 20
tu

3502 Kabupaten Ponorogo 68,16 21


3505 Kabupaten Blitar 68,13 22
3510 Kabupaten Banyuwangi 68,08 23
ba

3503 Kabupaten Trenggalek 67,25 24


3507 Kabupaten Malang 66,63 25
3522 Kabupaten Bojonegoro 66,17 26
://

3523 Kabupaten Tuban 65,52 27


3514 Kabupaten Pasuruan 65,04 28
tp

3501 Kabupaten Pacitan 64,92 29


3512 Kabupaten Situbondo 64,53 30
ht

3511 Kabupaten Bondowoso 63,95 31


3513 Kabupaten Probolinggo 63,83 32
3528 Kabupaten Pamekasan 63,10 33
3509 Kabupaten Jember 63,04 34
3508 Kabupaten Lumajang 63,02 35
3529 Kabupaten Sumenep 62,38 36
3526 Kabupaten Bangkalan 61,49 37
3527 Kabupaten Sampang 58,18 38
Su ber : IPM Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :

Ju lah Ta u Me urut Asal Ta u Tahu

Ber i ta g Melai
Bula Ju lah
Asi g Do esik Asi g Do esik

. Ja uari . . .

.id
. Fe ruari . . .

o
. Maret . . .

.g
. April . . .

ps
. Mei . . .

. Ju i . . .
.b
. Juli . . .
ta
. Agustus . . .
ko

. Septe er . . .

. Okto er . . .
tu

. Nope er . . .
ba

. Dese er . . .

. . .
://

Kota Batu . . . .
tp

. . . . .

Su ber : BPS Kota Batu


ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :

Mala Ka ar Terpakai Me urut Je is Hotel Tahu

Bula Ber i ta g Melai Ju lah

. Ja uari . . .

.id
. Fe ruari . . .

o
. Maret . . .

.g
. April . . .

ps
. Mei . . .

. Ju i . . .
.b
. Juli . . .
ta
. Agustus . . .
ko

. Septe er . . .

. Okto er . . .
tu

. Nope er . . .
ba

. Dese er . . .

. . .
://

Kota Batu . . .
tp

. . .
ht

Su ber : BPS Kota Batu

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :

RataRata La a a Ta u Me gi ap Me urut Asal Ta u da Je is Hotel Tahu

Ber i ta g Melai
Bula Rata-rata
Asi g Do esik Asi g Do esik

. Ja uari , , , , ,

.id
. Fe ruari , , , , ,

. Maret , , , , ,

o
.g
. April , , , , ,

. Mei , , , , ,

ps
. Ju i , , .b , , ,

. Juli , , , , ,

. Agustus , , , , ,
ta

. Septe er , , , , ,
ko

. Okto er , , , , ,

. Nope er , , , , ,
tu

. Dese er , , , , ,
ba

, , , , ,

Kota Batu , , , , ,
://

. , , , ,
tp

Su ber : BPS Kota Batu


ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :

Ti gkat Pe ghu ia Ka ar Me urut Je is Hotel Tahu

Bula Ber i ta g Melai Ju lah

. Ja uari , , ,

.id
. Fe ruari , , ,

. Maret , , ,

o
. April , , ,

.g
. Mei , , ,

ps
. Ju i , , ,

. Juli , , ,
.b
. Agustus , , ,
ta
. Septe er , , ,
ko

. Okto er , , ,

. Nope er , , ,
tu

. Dese er , , ,
ba

, , ,

Kota Batu , , ,
://

, , ,
tp

Su ber : BPS Kota Batu


ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :

Ti gkat Pe ghu ia Te pat Tidur Me urut Je is Hotel Tahu

Bula Ber i ta g Melai Ju lah

. Ja uari , , ,

.id
. Fe ruari , , ,

. Maret , , ,

o
. April , , ,

.g
. Mei , , ,

ps
. Ju i , , ,

. Juli , , ,
.b
. Agustus , , ,
ta
. Septe er , , ,
ko

. Okto er , , ,

. Nope er , , ,
tu

. Dese er , , ,
ba

, , ,

Kota Batu , , ,
://

, , ,
tp

Su ber : BPS Kota Batu


ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - Juta Rupiah

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.293.134,4 1.384.520,0 1.494.163,6 1.683.413,8 1.875.775,3

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 1.288.653,6 1.379.312,7 1.488.337,0 1.676.845,4 1.868.397,6


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 36.550,5 40.320,8 42.122,5 46.201,8 51.286,0
b. Tanaman Hortikultura 1.049.894,8 1.121.086,2 1.201.124,4 1.354.177,9 1.505,977.9

.id
c. Tanaman Perkebunan 365,0 422,9 471,5 543,6 628,8
d. Peternakan 185.085,2 198.722,5 223.556,4 251.545,3 282.303,5
e. Jasa Pertanian 16.758,1 18.760,4 21.266,2 24.376,8 28.201,4
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 3.782,2 4.399,8 4.902,2 5.529,0 6.226,0
3 Perikanan 698,7 807,5 924,4 1.039,4 1.151,7

o
B Pertambangan dan Penggalian 14.994,5 15.837,1 17.263,6 20.013,3 22.183,9
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas

.g
1 - - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 14.994,5 15.837,1 17.263,6 20.013,3 22.183,9
C Industri Pengolahan 334.868,5 365.278,8 408.168,5 467.352,5 536.407,8
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 225.741,8 250.834,9 281.366,4 325.067,9 378.968,1
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 9.160,0 10.022,9 11.261,3 12.519,0 14.083,1
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 978,2 1.068,5 1.237,2 1.440,6 1.634,2
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 22.917,5 23.150,7 26.160,2 29.570,8 31.495,6
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
Industri Kertas dan Barang dari Kertas;
ko

7 Percetakan dan Reproduksi Media 1.274,7 1.342,8 1399,1 1.522,0 1.657,5


Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 2.730,5 2.934,0 3.241,2 3.649,8 4.048,0
Tradisional
Industri Karet, Barang dari Karet dan
tu

9 10.389,4 10.952,8 11.354,0 12.191,9 13.484,4


Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 5.185,6 5.439,7 5.854,6 6.475,5 6.980,6
11 Industri Logam Dasar - - - - -
ba

Industri Barang Logam; Komputer,


12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 8.517,0 9.561,2 10.814,5 12.147,9 13.095,5
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
14 Industri Alat Angkutan
://

- - - - -
15 Industri Furnitur 41.022,9 42.706,8 47.972,6 54.221,8 61.005,3
Industri Pengolahan Lainnya; Jasa
16 Reparasi dan Pemasangan Mesin dan 6.951,0 7.264,5 7.507,4 8.545,3 9.955,5
tp

Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas 3.501,7 3.776,1 3.870,2 4.082,5 4.485,2
1 Ketenagalistrikan 3.501,7 3.776,1 3.870,2 4.082,5 4.485,2
ht

2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -


Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 14.404,2 15.485,2 17.153,1 18.805,6 20.803,6
dan Daur Ulang
F Konstruksi 674.711,5 792.292,7 924.801,1 1.110.295,5 1.298.151,9
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 1.369.305,3 1.524.348,9 1.740.610,2 1.887.192,5 2.054.626,4
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 254.987,4 275.034,0 322.860,2 349.084,4 362.707,4
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 1.114.317,8 1.249.314,8 1.417.750,0 1.538.108,2 1.691.919,0
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - Juta Rupiah

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 92.362,1 101.182,0 113.551,0 134.088,6 150.413,0
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 55.186,5 60.360,8 68.140,1 81.866,1 91.420,7

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
37.175,6 40.821,2 45.410,9 52.222,5 58.992,3
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 725.121,6 819.190,2 965.234,5 1.151.800,8 1.349.783,6
1 Penyediaan Akomodasi 418.044,9 481.698,8 590.422,2 720.281,8 855.915,0

.g
2 Penyediaan Makan Minum 307.076,6 337.491,9 374.812,3 431.519,1 493.868,6
J Informasi dan Komunikasi 501.871,9 554.870,9 613.437,2 664.501,0 730.765,1
K Jasa Keuangan dan Asuransi 261.467,6 302.266,3 352.487,9 407.086,6 467.389,9

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 100.702,6 116.914,8 138.657,2 158.380,2 188.959,6
2 Asuransi dan Dana Pensiun 79.048,7 90.895,9 106.103,0 123.408,4 133.711,1
3 Jasa Keuangan Lainnya 81.716,3 94.455,6 107.727,6 125.298,0 144.719,2
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 208.352,0
.b 233.655,3 274.863,4 300.642,8 337.703,3
M,N Jasa Perusahaan 36.026,8 40.145,2 44.954,4 49.823,3 55.772,3

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ta
O 216.781,0 235.212,4 249.621,4 261.286,3 282.699,6
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 279.674,2 322.060,3 370.896,6 419.789,9 455.128,6
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 57.123,2 64.536,6 73.119,0 83.009,5 92.119,7
ko

R,S,T Jasa Lainnya 1.231.283,9 1.304.982,2 1.414.217,1 1.587.115,1 1.776.168,2

Produk Domestik Regional Bruto 7.314.984,3 8.079.640,2 9.078.617,1 10.250.299,8 11.510.377,2


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Ko sta Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - Juta Rupiah

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.215.472,7 1.261.906,5 1.281.790,4 1.323.799,2 1.369.361,8

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 1.211.269,2 1.257.325,5 1.276.892,2 1.318.683,6 1.364.048,1


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 34.114,0 34.633,0 33.718,9 34.289,5 35.092,5
b. Tanaman Hortikultura 985.974,2 1.023.021,2 1.038.177,2 1.073.365,3 1.112.262,4

.id
c. Tanaman Perkebunan 340,4 356,6 365,6 380,1 402,6
d. Peternakan 175.169,9 182.830,6 187.207,7 192.122,9 196.943,0
e. Jasa Pertanian 15.670,7 16.484,1 17.471,1 18.525,9 19.347,6
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 3.535,0 3.880,6 4.247,2 4.311,2 4.473,6
3 Perikanan 668,4 700,4 765,4

o
804,4 840,1
B Pertambangan dan Penggalian 14.319,0 14.726,9 15.157,3 15.645,8 16.049,98
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas
1

.g
- - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 14.319,0 14.726,9 15.157,3 15.645,8 16.050,0
C Industri Pengolahan 310.492,4 331.172,2 355.770,0 380.494,77 409.006,59
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 204.597,8 221.199,4 239.780,1 257.907,5 280.988,3
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 8.830,2 9.343,4 10.016,2 10.649,3 11.482,6
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 942,6 971,4 1.048,4 1.134,5 1.219,6
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 22.127,3 22.315,3 23.721,1 25.227,9 25.596,7
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
Industri Kertas dan Barang dari Kertas;
ko

7 Percetakan dan Reproduksi Media 1.227,9 1.250,0 1.267,5 1.288,1 1.331,8


Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 2.635,5 2.829,3 3.057,3 3.223,9 3.433,5
Tradisional
Industri Karet, Barang dari Karet dan
tu

9 10.038,2 10.823,4 11.159,0 11.665,8 12.045,7


Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 5.030,8 5.252,1 5.530,5 5.653,0 5.776,9
11 Industri Logam Dasar - - - - -
ba

Industri Barang Logam; Komputer,


12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 8.324,9 8.915,6 9.459,0 9.969,9 10.217,7
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
14 Industri Alat Angkutan - -
://

- - -
15 Industri Furnitur 39.883,3 41.348,7 43.693,2 46.191,1 48.870,1
Industri Pengolahan Lainnya; Jasa
16 Reparasi dan Pemasangan Mesin dan 6.854,0 6.923,6 7.037,8 7.583,8 8.043,6
tp

Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas 3.667,3 4.106,5 4.376,5 4.591,58 4.671,26
1 Ketenagalistrikan 3.667,3 4.106,5 4.376,5 4.591,6 4.671,3
ht

2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -


Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 14.337,8 15.380,0 16.376,7 17.151,9 18.126,3
dan Daur Ulang
F Konstruksi 641.421,1 713.829,8 793.805,1 883.608,3 972.092,5
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 1.297.546,6 1.415.708,5 1.544.813,6 1.643.812,94 1.753.420,55
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 241.624,8 253.824,5 274.186,7 291.357,6 301.993,3
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 1.055.921,9 1.161.884,0 1.270.626,9 1.352.455,3 1.451.427,2
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Ko sta Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - Juta Rupiah

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 89.739,0 97.207,1 105.728,5 115.282,8 124.708,94
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 55.136,4 60.177,2 65.888,0 72.298,9 77.576,7

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
34.602,5 37.029,9 39.840,5 42.983.9 47.132,3
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 681.949,4 730.266,9 785.995,4 864.768,3 947.213,63
1 Penyediaan Akomodasi 385.766,5 413.951,5 451.207,1 502.441,7 550.676,1

.g
2 Penyediaan Makan Minum 296.182,8 316.315,4 334.788,3 362.326,6 396.537,5
J Informasi dan Komunikasi 498.420,3 546.808,5 601.740,5 648.074,5 698.976,2
K Jasa Keuangan dan Asuransi 250.981,8 273.780,5 302.416,3 323.174,5 344.043,81

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 95.622,3 103.575,0 115.175,4 123.688,0 134.642,4
2 Asuransi dan Dana Pensiun 75.801,6 83.185,2 92.597,6 98.653,4 101.711,7
3 Jasa Keuangan Lainnya 79.557,9 87.020,4 94.643,4 100.833,1 107.689,7
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 199.517,5
.b 218.308,9 239.441,2 257.997,9 270.992,8
M,N Jasa Perusahaan 34.777,1 36.601,3 39.211,0 42.588,0 45.255,9

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan 207.459,7 214.020,0 219.284,9 221.565,5 231.403,0


ta
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 266.608,1 289.852,5 316.982,7 339.472,6 353.558,2
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 55.754,0 60.826,3 66.045,2 70.944,1 75.206,4
ko

R,S,T
Jasa Lainnya 1.185.516,5 1.249.124,4 1.329.068,3 1.417.976,3 1.511.860,6
,U

Produk Domestik Regional Bruto 6.967.980,4 7.473.627,1 8.018.624,8 8.573.413,7 9.145.948,64


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Distri usi Perse tase Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - perse

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 17,68 17,14 16,46 16,42 16,30

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 17,62 17,07 16,39 16,36 16,23


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 0,50 0,50 0,46 0,45 0,45
b. Tanaman Hortikultura Semusim 14,35 13,88 13,23 13,21 13,08

.id
c. Tanaman Perkebunan 0,00 0,01 0,01 0,01 0,01

d. Peternakan 2,53 2,46 2,46 2,45 2,45


e. Jasa Pertanian 0,23 0,23 0,23 0,24 0,25
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05

o
3 Perikanan 0,01 0,01 0,01 0,01 0,01
B Pertambangan dan Penggalian 0,20 0,20 0,19 0,20 0,19

.g
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas
1 - - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 0,20 0,20 0,19 0,20 0,20
C Industri Pengolahan 4,58 4,52 4,50 4,56 4,66
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 3,09 3,10 3,10 3,17 3,29
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 0,13 0,12 0,12 0,12 0,12
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 0,01 0,01 0,01 0,01 0,01
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 0,31 0,29 0,29 0,29 0,27
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
ko

Industri Kertas dan Barang dari Kertas;


7 Percetakan dan Reproduksi Media 0,02 0,02 0,02 0,01 0,01
Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
Tradisional
tu

Industri Karet, Barang dari Karet dan


9 0,14 0,14 0,13 0,12 0,12
Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 0,07 0,07 0,06 0,06 0,06
ba

11 Industri Logam Dasar - - - - -


Industri Barang Logam; Komputer,
12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 0,12 0,12 0,12 0,12 0,11
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
://

14 Industri Alat Angkutan - - - - -


15 Industri Furnitur 0,56 0,53 0,53 0,53 0,53
Industri Pengolahan Lainnya; Jasa
tp

16 Reparasi dan Pemasangan Mesin dan 0,10 0,09 0,08 0,08 0,09
Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas 0,05 0,05 0,04 0,04 0,04
1 Ketenagalistrikan 0,05 0,05 0,04 0,04 0,04
ht

2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -


Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 0,20 0,19 0,19 0,18 0,18
dan Daur Ulang
F Konstruksi 9,22 9,81 10,19 10,83 11,28
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 18,72 18,87 19,17 18,41 17,85
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 3,49 3,40 3,56 3,41 3,15
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 15,23 15,46 15,62 15,01 14,70
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
Distri usi Perse tase Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - perse

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 1,26 1,25 1,25 1,31 1,31
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 0,75 0,75 0,75 0,80 0,79

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
0,51 0,51 0,50 0,51 0,51
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 9,91 10,14 10,63 11,24 11,73
1 Penyediaan Akomodasi 5,71 5,96 6,50 7,03 7,44

.g
2 Penyediaan Makan Minum 4,20 4,18 4,13 4,21 4,29
J Informasi dan Komunikasi 6,86 6,87 6,76 6,48 6,35
K Jasa Keuangan dan Asuransi 3,57 3,74 3,88 3,97 4,06

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 1,38 1,45 1,53 1,55 1,64
2 Asuransi dan Dana Pensiun 1,08 1,12 1,17 1,20 1,16
3 Jasa Keuangan Lainnya 1,12 1,17 1,19 1,22 1,26
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 2,85
.b 2,89 3,03 2,93 2,93
M,N Jasa Perusahaan 0,49 0,50 0,50 0,49 0,48

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ta
O 2,96 2,91 2,75 2,55 2,46
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 3,82 3,99 4,09 4,10 3,95
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,78 0,80 0,81 0,81 0,80
ko

R,S,T Jasa Lainnya 16,83 16,15 15,58 15,48 15,43

Produk Domestik Regional Bruto 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Distri usi Perse tase Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Ko sta Me urut Lapa ga Usaha
Tahu - perse
Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 17,44 16,88 15,99 15,44 14,97

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 17,38 16,82 15,93 15,38 14,91


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 0,49 0,46 0,42 0,40 0,38
b. Tanaman Hortikultura Semusim 14,15 13,69 12,95 12,52 12,16

.id
c. Tanaman Perkebunan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
d. Peternakan 2,51 2,45 2,33 2,24 2,15
e. Jasa Pertanian 0,22 0,22 0,22 0,22 0,21
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05
0,01 0,01 0,01 0,01 0,01

o
3 Perikanan
B Pertambangan dan Penggalian 0,21 0,20 0,19 0,18 0,18
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas

.g
1 - - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 0,21 0,20 0,19 0,18 0,18
C Industri Pengolahan 4,46 4,43 4,44 4,44 4,47
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 2,94 2,96 2,99 3,01 3,07
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 0,13 0,13 0,12 0,12 0,13
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 0,01 0,01 0,01 0,01 0,01
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 0,32 0,30 0,30 0,29 0,28
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
ko

Industri Kertas dan Barang dari Kertas;


7 Percetakan dan Reproduksi Media 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02
Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
Tradisional
tu

Industri Karet, Barang dari Karet dan


9 0,14 0,14 0,14 0,14 0,13
Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 0,07 0,07 0,07 0,07 0,06
11 Industri Logam Dasar
ba

- - - - -
Industri Barang Logam; Komputer,
12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 0,12 0,12 0,12 0,12 0,11
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
://

14 Industri Alat Angkutan - - - - -


15 Industri Furnitur 0,57 0,55 0,54 0,54 0,53

Industri Pengolahan Lainnya; Jasa


tp

16 0,10 0,09 0,09 0,09 0,09


Reparasi dan Pemasangan Mesin dan
Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05
ht

1 Ketenagalistrikan 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05


2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 0,21 0,21 0,20 0,20 0,20
dan Daur Ulang
F Konstruksi 9,21 9,55 9,90 10,31 10,63
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 18,62 18,94 19,27 19,18 19,17
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 3,47 3,40 3,42 3,40 3,30
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 15,15 15,55 15,85 15,78 15,87
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
Distri usi Perse tase Produk Do esik Regio al Bruto Atas Dasar Harga Ko sta Me urut Lapa ga Usaha
Tahu -

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 1,29 1,30 1,32 1,34 1,36
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 0,79 0,81 0,82 0,84 0,85

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
0,50 0,50 0,50 0,50 0,52
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 9,79 9,77 9,80 10,09 10,36
1 Penyediaan Akomodasi 5,54 5,54 5,63 5,86 6,02

.g
2 Penyediaan Makan Minum 4,25 4,23 4,18 4,23 4,34
J Informasi dan Komunikasi 7,15 7,32 7,50 7,56 7,64
K Jasa Keuangan dan Asuransi 3,60 3,66 3,77 3,77 3,76

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 1,37 1,39 1,44 1,44 1,47
2 Asuransi dan Dana Pensiun 1,09 1,11 1,15 1,15 1,11
3 Jasa Keuangan Lainnya 1,14 1,16 1,18 1,18 1,18
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 2,86
.b 2,92 2,99 3,01 2,96
M,N Jasa Perusahaan 0,50 0,49 0,49 0,50 0,49

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ta
O 2,98 2,86 2,73 2,58 2,53
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 3,83 3,88 3,95 3,96 3,87
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,80 0,81 0,82 0,85 0,82
ko

R,S,T Jasa Lainnya 17,01 16,71 16,58 16,54 16,53

Produk Domestik Regional Bruto 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
I lasi Sektoral Produk Do esik Regio al Bruto Kota Batu perse , -

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 6,39 3,13 6,25 9,10 7,71

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 6,39 3,13 6,25 9,10 7,70


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 7,14 8,66 7,30 7,86 8,46
b. Tanaman Hortikultura Semusim 13,18 8,23 11,41 17,87 13,11

.id
c. Tanaman Perkebunan 7.21 10,61 8,76 10,89 9,21
d. Peternakan 5,66 2,87 9,87 9,64 9,48
e. Jasa Pertanian 6,94 6,42 6,22 8,98 9,88
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 6,99 5,97 4,62 10,34 9,28

o
3 Perikanan 4,53 10,30 4,75 6,99 6,09
B Pertambangan dan Penggalian 4,72 2,69 5,91 12,31 8,05
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas

.g
1 - - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 4,72 2,69 5,91 12,31 8,05
C Industri Pengolahan 7,85 2,27 4,02 7,06 6,77
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 10,33 2,78 3,48 7,41 7,01
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 3,74 3,41 4,81 4,56 4,33
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 3,77 5,99 7,29 7,60 5,53
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 3,57 0,17 6,30 6,29 4,97
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
ko

Industri Kertas dan Barang dari Kertas;


7 Percetakan dan Reproduksi Media 3,81 3,48 2,75 7,05 5,32
Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 3,60 0,09 2,23 6,79 4,14
Tradisional
tu

Industri Karet, Barang dari Karet dan


9 3,50 -2,23 0,55 2,71 7,11
Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 3,08 0,48 2,21 8,21 5,49
11 Industri Logam Dasar
ba

- - - - -
Industri Barang Logam; Komputer,
12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 2,31 4,82 6,61 6,57 5,19
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
://

14 Industri Alat Angkutan - - - - -


15 Industri Furnitur 2,86 0,42 6,30 6,91 6,34
Industri Pengolahan Lainnya; Jasa
16 Reparasi dan Pemasangan Mesin dan 1,42 3,46 1,67 5,63 9,84
tp

Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas -4,51 -3,70 -3,83 0,54 7,99
1 Ketenagalistrikan -4,51 -3,70 -3,83 0,54 7,99
ht

2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -


Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 0,46 0,22 4,03 4,68 4,68
dan Daur Ulang
F Konstruksi 5,19 5,52 4,96 7,86 6,28
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 5,53 2,03 4,64 1,89 2,07
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 5,53 2,68 8,67 1,75 0,24
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 5,53 1,89 3,77 1,93 2,50
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
I lasi Sektoral Produk Do esik Regio al Bruto Kota Batu perse , -

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 2,92 1,13 3,18 8,30 3,70
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 0,09 0,21 3,10 9,49 4,07

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
7,44 2,61 3,40 6,59 3,02
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 6,33 5,50 9,47 9,96 5,53
1 Penyediaan Akomodasi 8,37 7,38 12,45 11,97 6,08

.g
2 Penyediaan Makan Minum 3,68 2,91 4,93 6,38 4,57
J Informasi dan Komunikasi 0,69 0,78 0,46 0,58 1,96
K Jasa Keuangan dan Asuransi 4,18 5,98 5,57 8,07 7,85

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 5,31 7,18 6,65 6,36 9,60
2 Asuransi dan Dana Pensiun 4,28 4,78 4,86 9,17 5,09
3 Jasa Keuangan Lainnya 2,71 5,68 4,86 9,17 8,15
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 4,43
.b 2,49 7,25 1,17 7,30
M,N Jasa Perusahaan 3,59 5,88 4,53 2,04 5,34

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ta
O 4,49 5,18 3,58 1,61 5,62
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 4.90 5,92 5,31 5,68 4,10
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2,46 3,56 4,35 3,89 7,24
ko

R,S,T
Jasa Lainnya 3,86 0,59 1,85 5,19 4,96
,U

Produk Domestik Regional Bruto 4,98 2,98 4,73 5,71 5,15


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6


Ta el :
Laju Pertu uha Produk Do esik Regio al Bruto Kota Batu perse , -

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5,56 3,82 1,58 3,26 3,44

1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan 5,56 3,80 1,56 3,27 3,44


Jasa Pertanian
a. Tanaman Pangan 1,75 1,52 -2,64 1,69 2,34
b. Tanaman Hortikultura Semusim 10,88 7,79 1,74 5,91 7,23

.id
c. Tanaman Perkebunan 3,20 4,75 2,52 3,95 5,92
d. Peternakan 6,00 4,37 2,39 2,63 2,51
e. Jasa Pertanian 3,31 5,19 5,69 6,04 4,43
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 5,10 9,77 6,50 1,51 3,77

o
3 Perikanan 6,30 4,78 9,28 5,09 4,44
B Pertambangan dan Penggalian 6,00 2,85 2,92 3,22 2,58

.g
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas
1 - - - - -
Bumi
2 Pertambangan Batubara dan Lignit - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam - - - - -

ps
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 6,00 2,85 2,92 3,22 2,58
C Industri Pengolahan 5,80 6,66 7,43 6,95 7,49
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas - - - - -
2 Industri Makanan dan Minuman 6,20 8,11 8,40 7,56 8,95
3 Industri Pengolahan Tembakau -
.b - - - -
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi 5,00 5,81 7,20 6,32 7,82
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas
5 5,00 3,06 7,92 8,22 7,50
Kaki
ta
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan
6 Gabus dan Barang Anyaman dari 3,00 0,85 6,30 6,35 1,46
Bambu, Rotan dan Sejenisnya
ko

Industri Kertas dan Barang dari Kertas;


7 Percetakan dan Reproduksi Media 5,00 1,80 1,40 1,62 3,39
Rekaman
Industri Kimia, Farmasi dan Obat
8 5,85 7,35 8,06 5,45 6,50
Tradisional
tu

Industri Karet, Barang dari Karet dan


9 5,32 7,82 3,10 4,54 3,26
Plastik
10 Industri Barang Galian bukan Logam 6,00 4,40 5,30 2,21 2,19
ba

11 Industri Logam Dasar - - - - -


Industri Barang Logam; Komputer,
12 Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan 4,40 7,09 6,10 5,40 2,48
Listrik
13 Industri Mesin dan Perlengkapan - - - - -
://

14 Industri Alat Angkutan - - - - -


15 Industri Furnitur 6,50 3,67 5,67 5,72 5,80
Industri Pengolahan Lainnya; Jasa
tp

16 Reparasi dan Pemasangan Mesin dan 3,00 1,01 1,65 7,76 6,06
Peralatan
D Pengadaan Listrik dan Gas 11,74 11,98 6,57 4,92 1,74
1 Ketenagalistrikan 11,74 11,98 6,57 4,92 1,74
ht

2 Pengadaan Gas dan Produksi Es - - - - -


Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
E 8,00 7,27 6,48 4,73 5,68
dan Daur Ulang
F Konstruksi 8,09 11,29 11,20 11,31 10,01
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
G 8,81 9,11 9,12 6,41 6,67
Mobil dan Sepeda Motor
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan
1 8,08 5,05 8,02 6,26 3,65
Reparasinya

2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan 8,97 10,04 9,36 6,44 7,32
Mobil dan Sepeda Motor

Staisik Daerah Kota Batu 6


La juta Ta el :
Laju Pertu uha Produk Do esik Regio al Bruto Kota Batu perse , -

Lapangan Usaha 2011 2012 2013*) 2014**) 2015***)


(1) (2) (3) (4) (5) (6)
H Transportasi dan Pergudangan 7,12 8,32 8,77 9,04 8,18
1 Angkutan Rel - - - - -

2 Angkutan Darat 6,51 9,14 9,49 9,73 7,30

3 Angkutan Laut - - - - -

.id
Angkutan Sungai Danau dan
- - - - -
4 Penyeberangan
5 Angkutan Udara - - - - -
Pergudangan dan Jasa Penunjang
8,10 7,02 7,59 7,89 9,65
6 Angkutan; Pos dan Kurir

o
I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 7,70 7,09 7,63 10,02 9,53
1 Penyediaan Akomodasi 7,31 7,31 9,00 11,36 9,60

.g
2 Penyediaan Makan Minum 8,21 6,80 5,84 8,23 9,44
J Informasi dan Komunikasi 7,48 9,71 10,05 7,70 7,85
K Jasa Keuangan dan Asuransi 8,55 9,08 10,46 6,86 6,46

ps
1 Jasa Perantara Keuangan 5,83 8,32 11,20 7,39 8,86
2 Asuransi dan Dana Pensiun 10,29 9,74 11,32 6,54 3,10
3 Jasa Keuangan Lainnya 10,29 9,38 8,76 6,54 6,80
4 Jasa Penunjang Keuangan - - - - -
L Real Estat 9,17
.b 9,42 9,68 7,75 5,04
M,N Jasa Perusahaan 5,40 5,25 7,13 8,61 6,26

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ta
O 6,81 3,16 2,46 0,79 4,70
Jaminan Sosial Wajib
P Jasa Pendidikan 6,77 8,72 9,36 7,10 4,15
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 13,53 9,10 8,58 9,28 3,49
ko

R,S,T
Jasa Lainnya 5,59 5,37 6,40 6,69 6,62
,U

Produk Domestik Regional Bruto 7,13 7,26 7,28 6,90 6,69


tu

Su ber : PDRB Kota Batu * A gka Diperbaiki ** A gka Se e tara


ba
://
tp
ht

Staisik Daerah Kota Batu 6