Anda di halaman 1dari 13

TUGAS WAWASAN KAJIAN MIPA

MANFAAT KEMANGI SECARA LUAS

DISUSUN OLEH :

Saraswati Puji Astuti (15308141025)

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS YOGYAKARTA

2017
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sudah sering kita ketahui bahwa tumbuhan dari berbagai jenis memiliki manfaat
yang sangat luar biasa bagi kehidupan terutama bagi manusia sendiri, tak terkecuali pada
tumbuhan kemangi (Ocimum canum). Kemangi adalah salah satu tumbuhan yang sering
dimanfaatkan oleh masyarakat dalam hal makanan. Kemangi adalah tanaman perdu yang
mudah tumbuh dan juga mudah dalam hal perawatan, tanaman ini memungkinkan untuk
ditanam di ladang ataupun di pot. Tanaman herba ini awalnya diperkenalkan di india dan
sekarang telah menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Masyarakat umumnya menggunakan kemangi hanya sebagai tambahan


pengharum masakan, lalapan dan campuran sayur tertentu karena sebagian besar
masyarakat indonesia belum mengerti manfaat kemangi secara luas. Rendahnya
pengetahuan masyarakat tentang manfaat tanaman kemangi ini berdampak pada
konsumsi obat kimia yang lebih tinggi, nilai komersil sangat rendah dan jumlah produksi
petani yang belum banyak mengusahakan kemangi dalam skala besar. Oleh karena itu,
tujuan dari penulisan makalah kami yaitu mengetahui kandungan zat yang terdapat pada
kemangi serta mengetahui khasiat dan penggunaan kemangi bagi kehidupan manusia.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja kandungan zat yang terdapat pada kemangi?
2. Apa saja khasiat dan penggunaan kemangi bagi kehidupan manusia?

C. Tujuan
1. Mengetahui kandungan zat yang terdapat pada kemangi?
2. Mengetahui khasiat dan penggunaan kemangi bagi kehidupan manusia
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

1. Tanaman Kemangi
Kemangi (Ocinum sanctum L.) adalah spesies basil yang paling terbesar di
seluruh dunia, baik dalam bentuk segar ataupun untuk produksi minyak esensial. Diantara
genus Ocimum L. Kemangi merupakan salah satu spesies yang menarik karena aroma
dan rasanya. Herbal ini digunakan oleh orang Asia sebagai obat dan bahan masakan dari
generasi-generasi. Minyak dari tumbuhan ini juga digunakan secara luas pada industri
farmasi dan industri parfum (Kicel, 2005).

Menurut Pitojo (1996) sistematika tumbuhan kemangi adalah sebagai berikut:

Divisio : Magnoliophyta

Sub divisio : Angiospermae

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Lamiales

Famili : Lamiaceae

Genus : Ocimum

Spesies : Ocimum sanctum L.

Gambar 1. Tanaman Kemangi (Ocinum sanctum L.)

Tanaman herba ini awalnya diperkenalkan di india dan sekarang telah menyebar
di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kemangi memiliki panggilan tersendiri di setiap
daerah. Kemangi dikenal dengan nama Saurung (Sunda), Lampes (Jawa Tengah),
Kemangek (Madura), Uku-uku (Bali), Lufe-lufe (Ternate), Hairy Basil (Inggris).
Tanaman kemangi tumbuh dengan baik dari dataran rendah sampai dataran tinggi.
Kemampuan kemangi untuk beradaptasi di berbagai ketinggian menyebabkan tanaman
ini mudah dibudidayakan di berbagai topografi (Voight, 1995).
Kemangi merupakan tanaman semak semusim dengan tinggi 30-150 cm,
batangnya berkayu, segi empat, beralur, bercabang, dan memiliki bulu berwarna hijau.
Daunnya tunggal dan berwarna hijau, bersilang, berbentuk bulat telur, ujungnya runcing,
pangkal tumpul, tapi bergerigi, dan pertuangan daun menyitip. Bunga majemuk
berbentuk tandan memiliki bulu tangkai pendek berwarna hijau, mahkota bunga
berbentuk bulat telur dengan warna keunguan. Buah berbentuk kotak dan berwarna
cokelat tua, bijinya berukuran kecil, tiap buah terdiri dari empat biji yang berwarna
hitam. Akarnya tunggang dan berwarna putih kotor (Depkes RI, 2001).
Batang kemangi berbentuk bulat berbulu berwarna hijau dan kadang keunguan.
Memiliki aroma yang khas dengan tinggi tanaman antara 60-70 cm dari permukaan
tanah. Memiliki bunga yang bergerombol, mahkota bunganya berwarna keunguan. Selain
memiliki bunga, kemangi juga memiliki biji dengan ukuran 0,1 mm. Bijinya bulat
berwarna cokelat dengan berat 100 butir sekitar 0,026 g. Hasil ternak selama satu periode
tanam (tiga kali panen) berkisar antara 34.117 83.958 kg/plot untuk 50 tanaman
(Hadipoentyani & Wahyoeni, 2008).
Tanaman kemangi memiliki kandungan kimia pada bunga, daun, ataupun
batangnya. Kandungan kimia tertinggi dari tanaman kemangi terdapat pada daunnya
(Kicel, 2005). Jenis kandungan kimia yang terkandung dalam kemangi (Ocimum
sanctum) dipengaruhi oleh rasio geografis dan kuantitasnya bervariasi pada setiap periode
vegetasi. Kemangi mengandung minyak atsiri, asam askorbat, asam kafeat, iskulin,
histidin, magnesium, beta karoten, dan betasitosterol (Putriyanti, 2009). Menurut
Siemonsma dan Piluek (1994) komposisi gizi daun kemangi per 100 gram bahan
mengandung air 87 gram, protein 3,3 gram, serat sebanyak 2 gram, unsur Ca 320 mg,
unsur Fe 4,5 mg, dan vitamin C sebesar 27 mg. Tanaman kemangi memiliki banyak
manfaat yaitu dapat digunakan sebagai bumbu masakan karena aroma yang dihasilkan
dari daun (Sulianti, 2008). Selain itu, daun kemangi juga bermanfaat untuk kesehatan
tubuh. Lalapan kemangi segar dapat mengatasi masalah bau badan, bau mulut, dan ASI
kurang subur (Rosadi, 2007). Tanaman kemangi juga dapat digunakan sebagai
antipiretik, antiemetik, diuretik, dan kardiotonik (Muralidharan dan Dhananjayan, 2009).
Bagian-bagian dari tanaman kemangi juga dapat digunakan sebagai obat. Kegunaan dari
bagian-bagian tanaman kemangi dapat dilihat pada Tabel 1. (Afrensi, 2007).
Tabel 1. Komposisi Kimia Daun Kemangi per 100 gram Bagian yang Dapat Dimakan
Nilai Gizi Jumlah

Kalori (kal) 4,3


Protein (g) 3,3
Lemak (g) 1,2
Karbohidrat (g) 7,0
Kalsium (g) 320
Fosfor (g) 38
Besi (mg) 4,8
-karoten (g) 4500
Thiamin (mg) 0,08
Riboflavin (mg) 0,35
Niasin (mg) 0,008
Asam askorbat (mg) 27
Air (%) 86,5

Tabel 2. Kegunaan dari bagian-bagian tanaman kemangi

Bagian Kegunaan
Tanaman
Akar Penyakit kulit
Daun Tonikum, karminatif, stomatikum, obat borok, batuk, peluruh haid,
demam, sariawan
Biji Penyakit mata, borok, sedatif, pencahar, sembelit, kejang perut
Semua bagian Pewangi, penambah nafsu makan, disentri, demam

2. Khasiat dan Penggunaan Tanaman Kemangi


A. Bidang Kesehatan

1) Gel antiseptik

Memanfaatkan minyak atsiri pada kemangi (Ocimum canum) sebagai


bahan untuk pembersih tangan (handsanitizer) atau gel antiseptik alami. Minyak
atsiri tidak akan menyebabkan resistensi mikroba dikarenakan kompleksitas
minyak atsiri yang tidak hanya mengandung alkohol tapi linalool, geraniol, sitral,
dan eugenol yang terkandung dalam kemangi terbukti ampuh sebagai antibakteri
dan antimikroba. Berdasarkan potensi tersebut, minyak atsiri kemangi sangat
mungkin digunakan sebagai antiseptik alami. Formulasi yang diusung adalah
pembersih tangan dalam bentuk gel.
2) Mengobati Demam.

Daun kemangi kaya akan fitonutrien dan minyak penyembuhan, yang


membuat daun kemangi sangat efektif dalam menyembuhkan demam malaria dan
demam berdarah. Rebus Daun kemangi yang sudah dihaluskan dan ditambah
dengan teh. Untuk demam yang tinggi bisa juga dengan menggunakan rebusan
daun kemangi, gula, dan susu yang dicampur dengan bubuk kapulaga dan
ditambahkan dengan sekitar liter air kemudian ramuan tersebut diminum untuk
menurunkan demam.

3) Mengobati batuk dan pilek

Daun kemangi bermanfaat untuk menyembuhkan batuk dan juga pilek


dengan cara menjadikannya sebagai lalapan atau membuatnya sebagai teh. Selain
itu Daun kemangi digunakan sebagai bahan dalam obat batuk dan ekspektoran
dan membantu untuk memobilisasi lendir di bronkitis dan asma.

4) Membantu Mengatasi Stres dan Mempertajam Pikiran

Menggunakan 12 daun kemangi sebagai lalapan dipercaya mampu


membantu anda mencegah stres sekaligus mempertajam pikiran anda, hal tersebut
dikarenakan Daun kemangi dianggap sebagai 'adaptoge ' atau agen anti - stres.

5) Sebagai Anti septik Alami

Daun kemangi memiliki sifat penyembuhan yang sangat baik terhadap


luka dan infeksi, daun kemangi bermanfaat untuk memperkuat lambung dan
memperlancar keringat berlebihan. Daun kemangi juga efektif dalam
menghilangkan dahak dari tabung bronkial. Karena kandungan antiseptiknya
tersebut daun kemangi memiliki manfaat untuk pengobatan bisul, luka, campak,
dan cacar air.

6) Sumber mineral

Daun kemangi mengandung berbagai macam mineral seperti kalium,


mangan, tembaga, dan magnesium. Kalium dalam daun kemangi memiliki
manfaat untuk membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah
sedangkan Mangan digunakan oleh tubuh sebagai antioksidan, superoksida
dismutase. Sealin itu Daun kemangi juga merupakan sumber zat besi, dalam 100 g
menyediakan sekitar 3,17 mg jumlah tersebut sudah memenuhi sekitar 26 persen
kebutuhan zat besi harian anda.
7) Menjaga kesehatan pencernaan

Daun kemangi diyakini memiliki efek menenangkan pada perut,


mengkonsumsi 1/2 sendok teh kering atau daun kemangi segar dapat membantu
anda mendapatkan pencernaan yang sehat. Jadi anda bisa menggunakan daun
kemangi sebagai salah satu ramuan sehat yang bisa anda dapatkan dengan mudah
seklaigus mendapatkan manfaat yang luarbiasa darinya.

8) Sengatan atau Gigitan Serangga

Daun kemangi bisa anda gunakan sebagai obat alami untuk mengobati
gigitan atau sengatan serangga dengan cara melumatkannya dengan mengunyah
kemudian menempelkan ke bagian yang terkena gigitan atau sengatan serangga
tersebut, cara tersebut dapat menarik keluar racun.

9) Sumber vitamin K

Dengan anda mengkonsumsi daun kemangi dapat meningkatkan asupan


vitamin K. Vitamin K diperlukan dalam tubuh untuk mengaktifkan protein yang
diperlukan untuk pertumbuhan jaringan sehat - termasuk tulang rawan perut dan
jaringan paru-paru. Satu porsi daun kemangi segar mengandung 44 mikrogram
vitamin K kira-kira sepertiga kebutuhan Vitamin K harian anda (pria dan satu-
setengah dari asupan harian bagi perempuan).

10) Menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Keringkan daun kemangi di bawah sinar matahari kemudian lembutkan


hingga menjadi bubuk kemudian gunakan sebagai pasta gigi. Ramuan dari daun
kemangi tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi, menangkal bau mulut
dan memberikan rileksasi kepada gusi.

11) Gangguan mata.

Jus daun kemangi merupakan obat yang efektif untuk sakit mata dan
gangguan penglihatan pada malam hari, yang umumnya disebabkan oleh
kekurangan vitamin A. Cara penggunaannya adalah Teteskan jus daun kemangi
hitam ke dalam mata setiap hari pada waktu tidur dan insya Allah anda akan
mendapatkan mata yang sehat.

12) Sakit Tenggorokan


Gunakan daun kemangi sebagai teh untuk diminum atau bisa juga
digunakan sebagai obat kumur untuk membantu mengobati sakit tenggorokan.

13) Infeksi Mulut

Untuk mengobati infeksi pada mulut anda cukup dengan cara mengunyah
daun kemangi segar selama beberapa menit.

14) Menstabilkan Gula darah.

Manfaat daun kemangi memang sangat banyak sekali untukkesehatan


selain dapat mengobati sakit kepala daun kemangi juga telah terbukti dapat
membantu kestabilan gula darah jika dikonsumsi secara teratur sebagai teh
ataupun lalapan.

15) Mencegah penyakit jantung.

Ramuan dari Daun kemangi memiliki manfaat untuk membantu mencegah


penyakit jantung. Hal tersebut dikarenakan daun kemangi dapat menurunkan
kadar kolesterol darah.

16) Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh.

Mengkonsumsi daun kemangi segar secara teratur dapat meningkatkan


sistem kekebalan tubuh anda. Studi menunjukkan bahwa berbagai senyawa kimia
dalam daun kemangi dapat meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh yang
berfungsi untuk melawan infeksi hingga 20 persen.

17) Kaya akan antioksidan

Daun kemangi mengandung flavonoid polifenol seperti orientin dan


vicenin. Senyawa ini diketahui sebagai salah satu antioksidan yang
berfungsi melawan lipid oksidasi dalam hati.

B. Bidang Kecantikan

1) Bahan baku pembuatan parfum

Minyak ini dibuat dari ekstrak tanaman aromatik baik yang berasal dari
bunga, daun, akar maupun umbi tanaman. Minyak atsiri banyak digunakan
sebagai bahan baku dalam pembuatan parfum. Parfum tidak hanya sebagai
pewangi badan, tetapi parfum juga memiliki fungsi sebagai aromaterapi yang
dapat memberikan beberapa efek samping seperti menghilangkan stress, proses
menyembuhkan penyakit, menambah energi, mengubah susasana hati serta
menyegarkan tubuh. Komponen aroma dari minyak atsiri cepat berinteraksi saat
dihirup. Senyawa tersebut berinteraksi dengan sistem saraf pusat dan langsung
merangsang pada sistem olfaktori.

2) Mencegah penuaan dini

Ramuan dari daun kemangi cukup ampuh untuk menangkal radikal bebas
karena mengandung tinggi beta -karoten, vitamin A, cryptoxanthin, lutein dan zea
- xanthin . Senyawa tersbut memiliki manfaat untuk melindungi tubuh kita
terhadap radikal bebas dari oksigen yang berperan mempercepat proses penuaan
dan berbagai penyakit.

3) Membantu merawat rambut anda.


Gunakan Daun kemangi sebagai kondisioner alami yang dapat membantu
dalam meremajakan rambut dengan merangsang folikel rambut .

4) Mencegah timbulnya jerawat.

Ternyata tidak berhenti sampai di situ saja manfaat daun kemangi, daun
kemangi diketahui dapat mengatasi jerawat juga mempercepat proses
penyembuhan jerawat. Minyak daun kemangi segar juga dapat membantu
penyumbatan pori-pori, yang merupakan penyebab utama jerawat.

C. Bidang Ekonomi

- Keripik Daun Kemangi

Membuat keripik kemangi selain bergizi juga unik dan lebih menarik
dengan harga terjangkau Cara membuatnya adalah tepung terigu dan tepung beras
dicampur kemudian ditambah bawang putih dan garam yang dihaluskan serta
putih telur. Sementara itu, minyak dipanaskan dan ditunggu sampai mendidih.
Setelah minyak panas, kemangi dimasukkan dalam adonan dan digoreng sampai
kecoklatan, kemudian diangkat dan ditiriskan, dan keripik kemangi dapat
disajikan.

- Tanaman Hias
Selain digunakan untuk olahan bahan makanan, ternyata kemangi dapat pula
digunakan sebagai tanaman hias dengan ditaruh pada botol yang berisi air
sehingga dapat mempercantik ruangan.

- Pestisida nabati

Karena kemangi mengandung fenol (tynol) yang cukup tinggi mencapai


22,9-65,5 mg/g berat kering yang mampu berfungsi sebagai repellent dan anti
mikrobial. Dengan kemampuannya menekan populasi hama maka kemangi
menyebabkan tanaman tumbuh dengan baik dan tidak menggangu pertumbuhan
tanaman.

- Kapur kemangi

kapur kemangi mujarab untuk menghalau semut, tak kalah ampuh dengan
produk pabrik. Cara membuatnya yaitu Pertama, batu kapur direndam di air
selama sepekan. Selanjutnya, cairan batu kapur ini disaring sampai akhirnya
terlihat menjadi bubuk. Bubuk kapur ini kemudian mereka keringkan. Proses
berikutnya, bubuk batu kapur ini mereka campur lagi dengan cairan hasil ekstrak
daun kemangi. Setelah itiu barulah bubuk ini dicetak, dan siap digunakan. Zat
eugenol yang terdapat dalam kapur kemangi berfungsi untuk mengacaukan sensor
di kaki semut. Apabila semut menginjak kapur, kakinya akan panas. Tapi, semut
ini tidak akan mati. Mereka hanya pindah mencari tempat yang tak tidak terlalu
panas

- Teh Daun Kemangi

Pengolahan daun kemangi menjadi teh agar lebih mudah dikonsumsi


masyarakat, mengingat daun ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Cara
pembuatan teh daun kemangi yaitu pertama-tama, daun kemangi dicuci hingga
bersih, dan dikeringkan hingga benar-benar kering. Jahe yang telah dibersihkan
dan dikupas kemudian diparut bersama serai dan pandan hingga tercampur rata.
Campuran tersebut kemudian diperas dan disaring untuk diambil sarinya. Air
perasan jahe, serai, dan daun pandan itu kemudian dimasak menggunakan api
kecil dengan ditambah setengah bagian gula pasir sambil diaduk hingga
mengental. Setelah campuran mengental, tambahkan lagi setengah bagian gula
pasir sambil terus diaduk hingga terbentuk kristal-kristal. Setelah mengering,
haluskan campurkan kristal-kristal tersebut dengan daun kemangi yang sudah
dikeringkan tadi dengan menggunakan mortar. Ayak campuran sehingga
menghasilkan bubuk teh herbal yang siap konsumsi.
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Kandungan zat yang terdapat pada kemangi antara lain minyak atsiri, asam askorbat,
asam kafeat, iskulin, histidin, magnesium, beta karoten, betasitosterol, air, protein,
serat , unsur Ca , unsur Fe , vitamin C, Lemak , Karbohidrat, Kalsium, Fosfor, Besi ,
-karoten , Thiamin, Riboflavin, Niasin , dan Asam askorbat.
2. Khasiat dan penggunaan kemangi bagi kehidupan manusia antara lain pada bidang
Bidang Kesehatan (Gel antiseptik, Mengobati Demam, Mengobati batuk dan pilek,
Membantu Mengatasi Stres dan Mempertajam Pikiran, Sebagai Anti septik Alami,
Sumber mineral, Menjaga kesehatan pencernaan, Sengatan atau Gigitan Serangga,
Sumber vitamin K, Menjaga kesehatan gigi dan mulut. , Gangguan mata., Sakit
Tenggorokan, Infeksi Mulut, Menstabilkan Gula darah., Mencegah penyakit jantung,
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, dan Kaya akan antioksidan). Bidang
Kecantikan (Bahan baku pembuatan parfum, Mencegah penuaan dini, Membantu
merawat rambut anda, Mencegah timbulnya jerawat). Serta pada Bidang Ekonomi
(Keripik Daun Kemangi, Tanaman Hias, Pestisida nabati, Kapur kemangi, Teh Daun
Kemangi)

B. Kritik dan Saran


DAFTAR PUSTAKA

Kicel A, A Kurowska and D Kalemba. 2005.Composition of the essential oil of Ocimum


sanctum grown in Poland during vegetation. J. Essential Oil Res. 17, 217-219

Voight, R, 1995, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Edisi V, Diterjemahkan oleh S.Noer,
Universitas Gadjah Mada Press, Yogyakarta.

Pitojo, S., 1996, Kemangi dan Selasih. PT. Trubus Agriwidya, Semarang.

Depkes RI. (2001). Inventaris Tanaman Obat Indonesia. Jilid II. Jakarta: Departemen Kesehatan
RI. Hal. 147.

Hadipoentyanti, E. & Wahyuni, S., 2008, Keragaman Selasih (Ocimum Spp.) Berdasarkan
Karakter Morfologi, Produksi, dan Mutu Herba, Jurnal Littri, 14(4), 141-148.

Putriyanti, D. (2009). 100% Cantik Rahasia Dibalik Buah dan Sayur. Jakarta: Best Publisher.
Hal. 45.

Siemonsma, J.S., dan Piluek, K. (1994). Plant Resources of South-East Asia Vegetables. Bogor:
Prosea Foundation. Hal. 412.

Sulianti, S.B (2008). Studi Fitokimia Ocimum spp. Komponen Kimia Minyak Atsiri Kemangi
dan Ruku-Ruku. Jurnal Ilmu-ilmu Hayati.9(3): 237.

Rosadi, A. (2007). Pembuatan Permen Tablet Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum


basilicum).Skripsi. Bogor: Departemen Ilmu dan Teknologi

Pangan, FakultasTeknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Muralidharan, A., dan Dhananjayan, R. (2009). Cardiac Stimulant Activity Of Ocimum


basilicum Linn. Extracts. Indian Journal of Pharmacology. 36(3): 163-166.

Afrensi, D.O. (2007). Pengaruh Minyak Atsiri Kemangi (Ocimum basilicum forma citratum
back) Terhadap Infestasi Larva Lalat Hijau (Chrysomyamegacephala) Pada Ikan Mas
(Cyprinus carpio). Skripsi. Bogor: Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan
Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor.