Anda di halaman 1dari 1

PERJALANAN DINAS

Perjalanan dinas adalah sesuatu kegiatan lazim yang dilakukan oleh pegawai sebuah
perusahaan atau instansi. Lingkupnya bisa dilakukan dalam maupun luar negeri, dan
mengeluarkan sejumlah biaya.

Pelaksanaan penggantian biaya perjalanan dinas oleh pegawai di pemerintahan diatur


dengan Peraturan baik berupa undang undang maupun Peraturan Menteri. Besaran
pengeluaran biaya perjalan Pegawai pemerintah kementerian atau lembaga pusat
biasanya didasarkan pada Standar Biaya Umum dan Standar Biaya Khusus pada tahun
berjalan. Perjalanan Dinas dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip (1) selektif, hanya
untuk kepetingan tinggi dan prioritas; (2) ketersedian anggaran dan kesesuaian pencapaian
kinerja; (3) Efisiensi ;(4) akuntabilitas pemberian dan pembebanan.

Cara pembayarannya Biaya Perjalanan Dinas:


1. Dengan cara lumpsum yaitu: Pembayaran sekaligus di awal uang perjalanan dinas
berdasarkan yang telah dihitung terlebih dahulu (precalculated amount).
2. Dengan cara reimbursement/penggantian yaitu: penggantian biaya yang telah
dikeluarkan pegawai berdasarkan bukti- bukti.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ruang lingkup perjalanan dinas bisa dibagi menjadi
dua yaitu :
a. Perjalanan dinas dalam negeri adalah perjalanan ke luar tempat kedudukan yang
dilakukan dalam wilayah Republik Indonesia untuk kepentingan negara yang pada
saat ini di atur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
113/PMK.05/2012 tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara,
Pegawai Negeri, Dan Pegawai Tidak Tetap.
b. Perjalanan dinas luar negeri adalah perjalanan yang dilakukan ke luar dan/ atau masuk
wilayah Republik Indonesia, termasuk perjalanan di luar wilayah Republik Indonesia
Untuk kepentingan dinas/negara yang pada saat ini di atur dalam Peraturan Menteri
Keuangan Republik Indonesia Nomor 164/PMK.05/2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Perjalanan Dinas Luar Negeri.

Sedangkan menurut jenis nya, Perjalanan Dinas terdiri atas :


a. Perjalanan Dinas Jabatan, yaitu Perjalanan melewati batas Kota dan/atau dalam Kota
dari tempat kedudukan ke tempat yang dituju, melaksanakan tugas, dan kembali ke
tempat kedudukan semula di dalam negeri.
b. Perjalanan Dinas Pindah, yaitu Perjalanan dari tempat kedudukan yang lama ke tempat
kedudukan yang baru berdasarkan surat keputusan pindah.

Perjalanan dinas dilakukan atas dasar Surat Tugas. Surat Tugas di terbitkan oleh atasan
pelaksana perjalanan dinas, atau dalam hal pelaksana SPD tidak mempunyai atasan,
diterbitkan oleh penerbit Surat Tugas pada pihak penyelanggara kegiatan. Surat tugas
menjadi dasar penerbitan Surat Perjalanan Dinas (SPD) yang berisi Nama dan informasi
pegawai, Pelaksanaan perjalanan dinas baik dari tempat,lama, dan pembebanan
anggaran. (lampiran I)