Anda di halaman 1dari 15

PEMBERIAN GENERAL CONSENT

(PERSETUJUAN UMUM)
GENERAL CONSENT
1. Pemeriksaan dan prosedur medik dan
keperawatan rutin
2. Kemungkinan partisipasi dan atau keterlibatan
mahasiswa kedokteran dan profesi-profesi
kesehatan lainnya dalam perawatan pasien
sebagai bagian dari pendidikan
3. Pemeriksaan dan atau pemberitahuan informasi
kesehatan pasien kepada tenaga kesehatan lain
yang ikut merawat pasien selama di rumah sakit
GENERAL CONSENT
4. Tidak adanya jaminan atas hasil apapun
terhadap perawatan, prosedur atau
pemeriksaan yg dilakukan kepada pasien
dikarenakan praktik kedokteran termasuk
tindakan bedah bukanlah ilmu pasti
5. Pelaksanaan penelitian yang melibatkan
pasien dalam penelitian eksperimental,
hanya dapat dilakukan dengan
sepengetahuan dan persetujuan pasien
Informed Consent (Pernyataan
persetujuan)
diberikan untuk setiap tindakan :
1. Tindakan Bedah / Tindakan Invasiv
2. Tindakan Anestesi, prosedur sedasi
3. Penggunaan Darah dan produknya
4. Tindakan Bersiko Tinggi lainnya
Tahapan Pemberian General Consent
1. Persilahkan pasien atau keluarga untuk mengambil,
memahami dan mengisi Lembar General Consent
2. Tanyakan apakah pasien / keluarga sudah memahami
General Consent
3. Persilahkan Pasien / Keluarga untuk menanda tangani
Lembar General Consent apabila pasien / keluarga
sudah memahami
4. Apabila pasien / keluarga belum memahami, pasien /
keluarga dipersilahkan untuk menemui Petugas
Customer Service
5. Dokumentasikan Lembar General Consent yang sudah
ditandatangani Pasien dalam Berkas Rekam Medis
Langkah Informed Consent
1. Ciptakan suasana akrab dan yang
mendukung keterbukaan serta kejujuran
sebelum memberikan Penjelasan atas
Tindakan yang akan dilakukan
2. Berikan Penjelasan secara adekuat, dengan
bahasa yang mudah dipahami dan berikan
contoh apabila diperlukan
3. Isi Informed
Nama Penanggung Jawab Tindakan
Diagnosis dan dasar diagnosa
Apabila belum dapat ditegakkan, maka sampaikan
diagnosis kerja dan diagnosis banding;
Hasil temuan klinis dari hasil pemeriksaan medis
sebagai dasar diagnosa
Tindakan kedokteran yang akan dilakukan :
Apa yang akan dialami pasien selama dan sesudah
tindakan
Efek samping atau ketidaknyamanan yang mungkin
terjadi.
Isi Informed
Indikasi atau keadaan klinis pasien yang membutuhkan
dilakukannya tindakan kedokteran tsb
Tata cara pelaksanaan tindakan yang akan dilakukan
Tujuan tindakan kedokteran
Risiko dan komplikasi tindakan kedokteran yang dapat
terjadi mengikuti tindakan kedokteran yang dilakukan,
kecuali :
Perluasan tindakan yang mungkin dilakukan untuk
mengatasi keadaan darurat akibat risiko dan komplikasi
tersebut atau keadaan tak terduga lainnya.
Isi Informed
Prognosis :
Prognosis tentang hidup-matinya (ad vitam);
Prognosis tentang fungsinya (ad functionam);
Prognosis tentang kesembuhan (ad sanationa)
Alternatif tindakan lain berikut kelebihan dan
kekurangannya dibandingkan dengan tindakan
yang direncanakan
Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi pada
masing-masing alternatif tindakan.
Langkah Informed
4. Berikan kesempatan kepada pasien untuk
menanyakan hal hal yang belum jelas dan
berikan penjelasan secara jujur dan akurat atas
pertanyaan pasien tersebut, termasuk jawaban
atas pertanyaan tentang :
Second opinion
Alternatif terapi
Nama operator dan Petugas lain
5. Dokumentasikan penjelasan tersebut dalam
berkas rekam medis dengan cantumkan tanggal,
jam, nama, dan tanda tangan Pemberi
Penjelasan dan Penerima Penjelasan
Consent
1. Mintakan pasien memutuskan untuk
menyetujui atau menolak terhadap tindakan
yang akan dilakukan, yang dapat
disampaikan secara lisan atau tertulis.
2. Dokumentasikan persetujuan yang
Persetujuan lisan : dalam Lembar Harian
Pasien.
Persetujuan tertulis : dalam Lembar
Persetujuan Tindakan Kedokteran
Consent
3. Pendokumentasiaan Persetujuan dalam Rekam
Medis tuliskan
nama, umur, alamat Pemberi persetujuan dan
tanggal, jam pemberian persetujuan, dan mintakan
tanda tangan Pemberi Persetujuan dan
dua orang Saksi dari pihak pasien dan pihak Rumah
Sakit.
4. Apabila pasien tidak setuju atas tindakan yang
akan diberikan, dokumentasikan hal tersebut
(lihat point 3) dan jelaskan tentang akibat dari
tidak dilakukannya tindakan tersebut
Bila pembatalan :
1. Jelaskan segala akibat yang timbul dari
pembatalan persetujuan tindakan kedokteran
sebagaimana dimaksud menjadi tanggung jawab
yang membatalkan persetujuan.
2. Mintakan pembatalan persetujuan tindakan
kedokteran tersebut secara tertulis oleh yang
memberi persetujuan.
3. Dokumentasikan pembatalan tersebut dalam
Rekam Medis Pasien