Anda di halaman 1dari 26

LEMBAR KERJA

PRAKTIKUM IPA DI SD

MAKANAN

3. Judul Percobaan : Membuat judul menu makanan berdasarkan 4 sehat 5 sempurna

a. Hasil Pengamatan

Menu yang dibuat :


Adapun menu yang akan saya buat antara lain.

1. Nasi goreng
2. Susu segar
3. Nasi kuning
4. Sambel goreng kering
5. Perkedel
6. Es campur
b. Pembahasan

Bahan makanan sayuran adalah segala sesuatu yang dapat di masak dan diolah untuk
dihidangkan. bahan makanan di kelompokkan menjadi :

1. Bahan makanan pokok, bahan makanan pokok adalah bahan makanan yang sudah
di masak merupakan makanan utama. Contoh : Nasi, Jagung, Sagu, Ubi, Talas, dan
lain-lain.
2. Bahan makanan lauk pauk, Bahan makanan lauk pauk adalah bahan makanan yang
setelah diolah merupakan penyerta dari makanan utama. Contoh : Daging, Telur,
Perkedel, dan lain-lain.
3. Bahan makanan sayuran, bahan makanan sayuran adalah bahan makanan yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan yang setelah diolah merupakan penyerta makanan
utama. Contoh : Sayuran daun, sayuran buah, sayuran umbi/akar, sayuran tunas.
4. Buah-buahan, buah-buahan adalah bahan makanan dari tumbuhan buah. Contoh :
Mentimun, Pisang, Jeruk, dan lain-lain.
5. Minuman, minuman adalah sejumlah air yang telah dicampur sedemikian rupa
sehingga menghasilkan energi atau vitamin, dan juga merupakan cairan pelepas
dahaga. baik sementara beraktivitas maupun selesai beraktivitas. Contoh : Susu, Es,
Juice, dan lain-lain.

c. Kesimpulan

Zat makanan atau zat gizi adalah komponen-komponen yang terkandung pada bahan
makanan. zat makanan yang diperlukan oleh tubuh adalah karbohidrat, protein, lemak,
vitamin, dan mineral.

d. Jawaban Pertanyaan

1. Empat sehat lima sempurna adalah cara sederhana dan mudah untuk menyusun
menu seimbang yang berstandar pada nilai gizi dan kebutuhan zat makanan yang
dibutuhkan tubuh yaitu : Nasi, Lauk pauk, Sayuran, Buah, dan susu.
2. Triguna pangan adalah pengelompokkan makanan berdasarkan fungsi fisiologisnya
yaitu:

Untuk bergerak, merupakan zat tenaga. Misalnya, Karbohidrat, Lemak, dan Protein.
Untuk membangun, merupakan zat pembangun. Misalnya, Protein, Mineral,
Vitamin, Air.
Untuk mengatur, merupakan zat pengatur. Misalnya, Protein dan Air.
A. KEGIATAN PRAKTIKUM
1. Judul Percobaan : Pengelompokkan Bahan Makanan
a. Tujuan
Dapat mengelompokkan bahan makanan berdasarkan kandungan zat gizinya.
b. Alat dan Bahan
1) Tempat plastik
2) 20 macam bahan makanan
c. Cara kerja
1) Kumpulkan bahan makanan sebanyak 20 macam
2) Kelompokkan masing-masing bahan makanan tersebut ke dalam kelompok
karbohidrat, protein, lemak dan vitamin.
3) Catat semua data masing-masing kelompok itu dalam kolom yang sudah disediakan
pada lembar kerja.
4) Simpulan apa yang dapat diambil dari percobaan ini?
d. Hasil Pengamatan
Pengelompokkan Bahan Makanan Berdasarkan Zat Gizi

No Jenis bahan makanan Karbohidrat Protein Lemak Vitamin
1 Kentang V V
2 Tepung V V
3 Jagung V V
4 Ubi jalar V V
5 Gandum V V
6 Beras merah V V
7 Talas V
8 Telur V V
9 Ikan V V
10 Daging V V
11 Kedelai V V
12 Kacang tanah V V V
13 Susu V V V
14 Kacang hijau V V
15 Kacang merah V V
16 Wortel V
17 Tomat V
18 Bayam V
19 Daun pepaya V
20 Gajih V V

e. Pembahasan
1. Karbohidrat disebut juga hidrat arang atau zat tepung merupakan makanan pokok
yang berguna sebagai sumber zat tenaga.
Karbohidrat terdapat pada padi-padian atau umbi-umbian, misal kentang, jagung, ubi
jalar, gandum, tepung beras, beras merah.
2. Protein sebagai zat pembangun terdiri 2 hal :
a). Protein nabati bersumber dari tumbuhan
Contoh : kacang hijau, kedelai, dan kacang tanah
b). Protein hewani bersumber dari hewan
Contoh : susu, telur
3. Lemak berfungsi sebagai sumber energi dan cadangan energi
Terdapat pada kelapa, kemiri, gajih
4. Vitamin berguna sebagai zat pembangun
Contoh :
a. Tomat, wortel sebagai sumber prekusor vitaminA (B kerotin)
b. Bayam, daun pepaya sebagai mereduksi pembentukan kolesterol.

f. Kesimpulan
Berdasarkan pengamatan pengelompokkan bahan makanan berdasarkan zat gizi ada 4
jenis.
1. Karbohidrat sebagai sumber zat tenaga
Contoh : kentang, tepung beras, jagung
2. Protein sebagai zat pembangun
Contoh : telur, ikan, daging, kedelai
3. Lemak sebagai sumber energi dan cadangan energi
Contoh : gajih
4. Vitamin sebagai zat pembangun
Contoh : wortel, tomat, bayam, daun papaya

g. Jawaban pertanyaan
1. Zat makanan (zat gizi) yang dibutuhkan balita adalah
a. Zat pembangun : protein, mineral, vitamin, air
b. Zat pengatur : protein, air
2. Zat makanan (zat gizi) yang dibutuhkan untuk orang bekerja adalah:
a. Zat tenaga : hidrat arang/karbohidrat, lemak, protein
b. Zat pembangun : protein, mineral, vitamin, air
c. Zat pengatur : protein, air
3. Zat makanan (zat gizi) yang dibutuhkan pada usia lanjut
a. Zat pembangun : protein, mineral, vitamin, air
b. Zat pengatur : protein, air
Laporan Praktikum IPA Modul 3. A.2
2. Percobaan : Pengelompokkan Sayuran
a. Tujuan
Dapat mengelompokkan sayuran berdasarkan macamnya.
b. Alat dan Bahan
1) Tempat plastik
2) 20 macam bahan sayuran

c. Cara kerja
1) Kumpulkan bahan sayuran sebanyak 20 macam
2) Kelompokkan masing-masing sayuran tersebut ke dalam kelompok sayuran daun, sayuran buah,
sayuran akar/umbi, sayuran kacang-kacangan dan sayuran tunas.
3) Catat semua data masing-masing kelompok itu dalam kolom yang sudah disediakan pada lembar
kerja.
4) Simpulan apa yang dapat diambil dari percobaan ini?

d. Hasil Pengamatan
Pengelompokkan Sayuran
No Jenis bahan Sayuran Sayuran Sayuran Sayuran Sayuran
makanan daun buah akar/umbi kacang tunas
kacangan
1 Bayam V
2 Kangkung V
3 Sawi V
4 Daun singkong V
5 Daun Pepaya V
6 Tomat V
7 Terong V
8 Cabe V
9 Melinjo V
10 Nangka V
11 Waluh V
12 Wortel V
13 Kentang V
14 Kacang panjang V
15 Kacang merah V
16 Buncis V
17 Kapri V
18 Mentimun V
19 Rebung V
20 Tauge V

e. Pembahasan
Bahan makanan sayuran adalah bahan makanan dari tumbuh-tumbuhan yang setelah diolah
menjadi makanan penyerta dan makanan utama.
Bahan makanan sayuran dibedakan menajdi beberapa kelompok:
1. Sayuran daun: tumbuhan dengan bagian utama yang diubah menjadi hidangan makanan adalah
bagian daunnya.
Contoh: bayam, kangkung, sawi, daun, singkong dan daun pepaya
2. Sayuran buah : tumbuhan dengan bagian utama yang diolah menjadi hidangan makanan adalah
buahnya.
Contoh: tomat, terong, cabe, melinjo, nangka, waluh
3. Sayuran umbi/akar : tumbuhan dengan bagian utama yang diolah menjadi hidangan makanan
adalah bagian umbi/akarnya.
Contoh: wortel, kentang
4. Sayuran kacang-kacangan : tumbuhan dengan bagian utama yang diolah menjadi hidangan
makanan adalah biji yang berupa kacang-kacangan..
Contoh: kacang panjang, kacang tanah, buncis, kapri
5. Sayuran tunas : tumbuhan dengan bagian utama sebagai makanan adalah tunas tanaman.
Contoh: tauge, rebung

f. Kesimpulan
Bahan makanan berupa sayuran dapat dikelompokkan menjadi 5 kelompk yaitu:
1. Sayuran daun
2. Sayuran buah
3. Sayuran umbi/akar
4. Sayuran kacang-kacangan
5. Sayuran tunas

g. Jawaban pertanyaan
1. Dilihat dari TRIGUNA MAKANAN sayuran termasuk : zat pembangun
2. Termasuk ke dalam kelompok makanan
a. Melinjo termasuk sayuran kacang-kacangan
b. Brokoli termasuk sayuran
c. Cabe termasuk sayuran buah
d. Bawang merah termasuk sayuran umbi/akar
e. Terong termasuk sayuran buah
Laporan Praktikum IPA Modul 3. A. 3
3. Percobaan : Membuat Judul menu makanan berdasarkan empat sehat lima
sempurna
a. Tujuan
Membuat menu makanan dari bahan makanan sederhana sesuai dengan slogan 4 sehat 5
sempurna.
b. Alat dan Bahan
1) Tempat plastik
2) Berbagai bahan makanan
c. Cara kerja
1) Siapkan bahan makanan yang diperlukan untuk membuat menu makanan
2) Dari bahan makanan tersebut buatlah menu sederhana yang memenuhi syarat 4 sehat 5
sempurna
3) Sebutkan masakan yang dihasilkan dari bahan makanan tersebut serta masukkan ke dalam
kolom yang sudah disediakan pada lembar kerja
4) Kelompokkan masing-masing bahan makanan tersebut ke dalam kolom yang sudah disediakan
dalam lembar kerja
5) Catat semua data masing-masing kelompok itu ke dalam kolom yang sudah disediakan dalam
lembar kerja
6) Simpulan apa yang diambil dari percobaan ini?

d. Hasil Pengamatan
No Jenis Kelompok Jenis bahan Zat makanan
Masakan makanan makanan Karbohidrat Protein Lemak Vitamin
1 Nasi Makanan Nasi +
Goreng Pokok Daging + -
Lauk Pauk Telur +
Kubis/kol +
Sayuran Lombok +
Bawang +
merah +
Bawang putih +
Tomat +
Buah Mentimun + -
Kecap +
Minyak +
Susu segar Minuman goreng +
Susu +
Buah Gula pasir +
Nasi kuning Makanan Pisang +
pokok Nasi +
Sambal Kelapa/Santan +
goreng Sayuran Kentang +
Kering Lombok +
Bawang + -
merah
Bawang putih +
Perkedel Lauk pauk Kelapa/santan +
Kentang +
Buah Telur +
Mentimun +
Es campur Minuman Jeruk +
Susu +
Sirup +
Bengkoang +
Pepaya
Advokat
Degan

e. Pembahasan
Bahan makanan sayuran adalah segala sesuatu yang dapat dimasak dan diolah untuk
dihidangkan.
Bahan makanan dikelompokkan menjadi:
1. Bahan makanan pokok
Bahan makanan yang sudah dimasak merupakan makanan utama
Contoh: Nasi, jagung, sagu, ubi, talas
2. Bahan makanan lauk-pauk : bahan makanan yang setelah diolah merupakan penerta dari
makanan utama.
Contoh: daging, telur dadar, perkedel
3. Bahan makanan sayuran : bahan makanan dari tumbuh-tumbuhan yang setelah diolah
merupakan penyerta makanan utama.
Contoh: sayur, sambal goreng, sayur lodeh, dll.
4. Buah-buahan : bahan makanan dari buah tumbuhan
Contoh: mentimun, pisang, jeruk, dll.
5. Minuman : merupakan pelepas dahaga
Contoh: susu segar, es campur
f. Kesimpulan
Zat makanan atau zat gizi adalah komponen-komponen yang terkandung pada bahan makanan.
Zat makanan yang diperlukan oleh tubuh adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan
mineral.

g. Jawaban pertanyaan
1. Empat sehat lima sempurna : cara sederhana dan mudah untuk menyusun menu seimbang yang
berstandar pada nilai gizi dan kebutuhan zat makana yang dibutuhkan tubuh yaitu : nasi, lauk
pauk, sayuran, buah, dan susu.
2. Triguna pangan : pengelompokkan makanan berdasarkan fungsi fisiologisnya yaiut:
1. Untuk begerak : merupakan zat tenaga
Misal : karbohidrat, lemak, protein
2. Untuk membangun : merupakan zat pembangun
Misal : protein, mineral, vitamin, air
3. Untuk mengatur : merupakan zat pengatur
Misal : protein dan air

Laporan Praktikum Modul 3. B. A


UJI KARBOHIDRAT, LEMAK DAN PROTEIN DALAM MAKANAN

A. Uji Karbohidrat
1. Tujuan praktikum : setelah melakukan keigatan ini, dapat mengidentifikasi zat-zat makanan
yang mengandung karbohidrat dan mengelompokkan bahan-bahan
makanan yang dapat dijadikan sumber karbohidrat.
2. Alat dan bahan :
a. Piring plastik h. Margarin
b. Pipet i. Biskuit
c. Pisang j. Tepung terigu
d. Apel k. Gula pasir
e. Nasi l. Kentang
f. Telur rebus (bag putih) m. Kentang
g. Tahu putih

3. Cara Kerja:
a. Menyusun dan memberi nama-nama bahan makanan yang akan diuji di atas piring plastik
pada gambar sebagai berikut:

Margarin Kentang
Apel Tepung terigu
Biskuit Nasi
Pisang Gula pasir
Telur rebus Tahu putih
(Putihnya)

b. Mencatat warna setiap bahan makanan pada tabel berikut:


No Bahan Makanan Warna
Sebelum diberi Yodium Setelah diberi Yodium
1 Pisang Kuning Biru
2 Apel Putih Coklat
3 Nasi Putih Biru tua
4 Telur rebus (bag putih) Putih Coklat
5 Tahu putih Putih Coklat
6 Margarin Kuning Kuning
7 Biskuit Kuning Biru tua
8 Tepung terigu Putih Biru tua
9 Gula pasir Putih Coklat
10 Kentang Kuning Biru

c. Menetesi satu persatu bahan makanan dengan 2-3 tetes larutan yodium dalam KI/lugol dan
mencatat bahan-bahan yang menunjukkan warna ungu atau biru setelah ditetesi yodium.
d. Pembahasan hasil percobaan
Dari 10 macam bahan makanan apabila ditetesi dengan larutan lugol, dibiarkan 1-2 menit
ternyata ada beberapa yang berubah warnanya antar lain: biru tua, coklat dan tetap.
e. Kesimpulan
1. Bahan makanan tidak semuanya mengandung karbohidrat
2. Yang warnanya tidak berubah berarti tidak atau kurang mengandung karbohidrat
3. Yang warnanya biru tua banyak mengandung karbohidrat
4. Yang warnanya coklat berarti sedikit mengandung karbohidrat
f. Jawaban
1. Tidak
2. Bau yang ditimbulkan dari putih telur rebus, biskuit dan tempe baunya sama dengan bau
bulu ayam yang dibakar.
3. Semuanya beerwarna ungu
Keunggulannya tidak sama
Warna ungu yang paling muda terdapat pada tempe.
Warna ungu yang paling tua terdapat pada daging ayam.
Karena warna yang paling ungu terdapat pada daging ayam dan daging ternyata banyak
mengandung protein.
4. Bahan makanan yang mengandung sumber protein adalah:
1. Daging ayam
2. Putih telur rebus
3. Tempe
4. Biskuit
5. Gandum
Laporan Praktikum IPA Modul 3. B. B
UJI KARBOHIDRAT, LEMAK DAN PROTEIN DALAM MAKANAN

B. Uji Lemak
1. Tujuan praktikum : dapat mengidentifikasi bahan-bahan makanan yang mengandung lemak
dan mengelompokkannya yang dapat dijadikan sumber lemak

2. Alat dan bahan :


a. Piring plastik
b. Pipet
c. Kertas coklat sampul buku ukuran 10 x
10 d.
Kemiri
e. Wortel
f. Seledri
g. Singkong kering
h. Pepaya
i. Santan
j. Air
k. Pepaya
l. Santan
m. Minyak goring
n. Susu
o. Margarin
p. Lampu/senter
q. Biji jagung kering
r. Kacang tanah yang dikupas
s. Sendok

3. Cara Kerja:
a. Mengambil dua buah kertas coklat sampul buku yang telah dipotong-potong dengan ukuran
10x10 cm2.
b. Meneteskan air dengan pipet di atas salah satu kertas coklat
c. Meneteskan minyak dengan pipet diatas salah satu kertas yang lain
d. Membiarkan kedua dengan pipet diatas salah satu kertas yang lain
e. Mengambil kesepuluh kertas coklat yang telah disiapkan. Memberi nomor dan mana jenis bahan
makanan yang diuji.
f. Menghancurkan kemiri, usap-usap diatas kertas-kertas coklat kira-kira 10 kali dan
membersihkan sisa kemiri. Biarkan 5-10 menit.
g. Sambil menunggu waktu 10 menit kerjakan hal serupa untuk kesembilan bahan makanan lain.
Mencairkan margin diatas sendok dengan menggunakan nyala lilin. Teteskan margin diatas
kertas coklat. Biarkan selama 10 menit.
h. Mengusap seledri di atas kertas coklat berulang kali. Usap-usapkan biji jagung kering diatas
kertas coklat berulang-ulang dan melakukan bahan-bahan makanan lain dengan cara yang sama
membiarkan kesimpulan kertas coklat ini selama 10 menit.
i. Setelah 10 menit mengamati kertas coklat satu persatu dengan mempergunakan lampu atau
senter ke arah bekas usapan dari bahan-bahan makanan yang diuji serta menentukan kertas yang
meninggalkan bekas noda minyak serta mencatat pada tabel berikut:
No. Bahan Yang Diuji Meninggalkan Bekas Minyak
Kertas Ya Tidak
1 Kemiri V
2 Margarin V
3 Seledri V
4 Wortel V
5 Biji jagung kering V
6 Singkong kering V
7 Kacang tanah kering V
8 Pepaya V
9 Santan/kelapa V
10 Susu V

Pembahasan hasil percobaan


a. Setelah bahan makanan tersebut digosok pada kertas payung dibiarkan 5-10 menit akan
meninggalkan bekas dan sebagian tetap
b. Jika bahan makanan mengandung lemak akan meninggalkan bekas seperti minyak dan
transparan.

Kesimpulan
c. Makanan yang mengandung lemak membekas pada kertas payung, antara lain: kemiri, margarin,
kacang tanah kering, santan/kelapa dan susu.
d. Makanan yang tidak membekas berarti tidak mengandung lemak antara lain: sledri, wortel,
singkong kering, pepaya, sedang biji jagung sedikit meninggalkan bekas.
Jawaban
1. Kemiri halus sebab mengandung minyak
Sledri kasar sebab banyak air
2. Kemiri transparan atau tembus pandang
Sledri kembali kering
3. Jadi yang mengandung lemak: kemiri, margarin, kacang tanah, santan, susu
PRAKTIKUM IPA SD MODUL 3
(Bagian 6)
April 22, 2014

3. Judul Percobaan : Uji Protein

Uji Protein

Sebelum melakukan Uji Protein pada jenis bahan makanan, ada dua cara yaitu melalui
pembakaran dan melalui larutan tembaga sulfat/larutan air kapur.

1. Melalui Pembakaran

Kesimpulan
1. yang berbau seperti bulu ayam berarti mengandung protein, yaitu ; putih telur dan
daging ayam.
2. yang berbau aroma lain, tidak mengandung protein, yaitu ; seledri, kangkung dan roti.

2. Melalui larutan tembaga sulfat


Kesimpulan

1. yang berubah warna menjadi ungu adalah jenis bahan makanan yang mengandung
protein yaitu ; putih telur (rebus), daging ayam, tempe, ikan dan tahu.
2. yang tidak berubah warna menjadi ungu adalah jenis makanan yang tidak
mengandung protein, yaitu ; gula pasir, roti, tepung terigu, seledri, kangkung.

a. Hasil pengamatan

Dari hasil uji coba yang telah di lakukan di atas dengan melalui dua jenis percobaan, sudah
bisa dipastikan jenis makanan / bahan makanan mana yang mengandung protein.

Tabel Uji Protein


b. Pembahasan

Bahwa semua jenis makanan/bahan makanan yang mengandung protein jika di lakukan
dengan dua cara yang telah dilakukan, dapat dengan mudah mengetahui jenis/bahan
makanan mana yang mengandung protein.

Uji coba dengan menggunakan larutan/di tetesi dengan air kapur atau tembaga sulfat, warna
makanan akan berubah menjadi warna ungu apabila makanan/bahan makanan tersebut
mengandung protein. sedangkan makanan/bahan makanan yang tidak memiliki kandungan
protein, setelah dilakukan uji coba dengan larutan / tetesan air kapur atau tembaga sulfat
tidak akan berubah warna.

c. Kesimpulan

Semua Jenis bahan makanan yang diuji tersebut di atas tidak menunjukkan perubahan yang
sama. makanan yang mengandung protein berwarna ungu dan makanan/jenis bahan
makanan yang tidak mengandung protein tidak mengalami perubahan.
d. Jawaban Pertanyaan

1. tidak, semua bahan makanan tidak menunjukkan warna yang sama. karena
semuanya tidak memiliki protein hanya sebagian saja.
2. putih telur rebus bila dibakar baunya seperti bulu ayam yang di bakar. apabila
dilakukan terus menerus baunya akan semakin menyengat. tempe apabila dibakar
akan mengeluarkan bau yang sama dengan bau putih telur rebus yang di bakar, yaitu
bau bulu ayam yang dibakar. artinya tempe juga mengandung protein. sama halnya
dengan daging ayam, jika di bakar akan mengeluarkan bau yang sama.
3. daging ayam jika diberikan larutan tembaga sulfat dan air kapur akan berubah warna.
sama halnya putih telur rebus dan tempe. dari ketiga bahan makanan tersebut semua
berwarna ungu, keunggulannya sama, yaitu sama-sama mengandung protein. dari
segi warna pasti berbeda karena dilihat dari kandungan proteinnya. warna paling tua
ungunya adalah daging ayam dan yang lebih muda adalah tempe.
4. Bahan makanan yang mengandung sumber protein adalah putih telur
rebus.
Laporan Praktikum IPA Modul 3. C.1
C. KEGIATAN PRAKTIKUM 3

1. Judul Percobaan: Struktur Sistem Pencernaan

a. Hasil perngamatan

Keterangan gambar :

1. Rongga mulut

2. Kerongkongan

3. Lambung

4. Hati

5. Usus 12 jari

6. Empedu

7. Pankreas

8. Usus halus

9. Usus besar

10. Usus buntu

11. Anus

b. Pengamatan

Sistem pencernaan diawali dari mulut, dari mulut terjadi ke kerongkongan, terjadilah gerak
peristaltik, lalu terdorong ke lambung terjadi pencernaan secara kimiawai dibantu oleh enzim.
Kemudian makanan masuk ke usus halus, sisa-sisa makanan masuk ke susus besar (kolon).

c. Kesimpulan

Urutan sistem pencernaan makanan adalah:

Mulut (cavum oris) kerongkongan lambung usus halus usus besar anus

d. Jawaban pertanyaan

1) Bagain dari sistem pencernaan yang menghasilkan enzim adalah:

a. Mulut yaitu pada kelenjar ludah


b. Lambung

c. Usus halus, pankreas

2) Enzim yang dihasilkan adalah:

a. Kelenjar ludah menghasilkan enzim ptialin

b. Lambung menghasilkan pepsin, rennin, asam klorida

c. Usus halus menghasilkan enzim sakrose, maltase, lactose, peptidase. Pankreas menghasilkan
enzim lipase, amylase, tripsinogen (tripsin).

3) Enzim ptialin (amylase ludah) menguraikan amilun menjadi maltase. Pepsin adalah protease
yang berperan memecah molekul protein jadi peptisokarase mencerna sokarosa menjadi glukosa
dan fruktosa. Mlatase mencerna maltosa menjadi dua glukosa.

4) Laktase mencerna laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.

Enzim lipase pancreas mencerna zat lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Enzim amylase pankreas mencerna amilum menjadi maltosa.

Enzim Tripsin mencerna protein dan peptone menjadi peptida dan asam amino.
RAKTIKUM IPA SD MODUL 3
(Bagian 7)
April 24, 2014
C. Kegiatan Praktikum 3
1. Judul Percobaan : Struktur Sistem Pencernaan

Gambar
Sistem Pencernaan

Keterangan Gambar :

1. Rongga mulut
2. Kelenjar ludah
3. Kerongkongan
4. Lambung
5. Usus dua belas jari
6. Usus besar
7. Anus, dan organ-organ lain yang berperan dalam proses pencernaan
8. Hati, dan
9. pankreaas

HASIL PENGAMATAN
Alat pencernaan makanan pada tubuh kita tersusun dari rongga mulut - kelenjar ludah -
kerongkongan - lambung - usus dua belas jari - usus besar - anus. dan organ-organ lain
yang berperan dalam proses pencernaan, seperti empedu, dan pangkreas.

PEMBAHASAN
Agar makanan dapat dipergunakan oleh tubuh, maka di perlukan adanya proses yang dapat
menyederhanakan molekul-molekul tersebut untuk di serap dan di manfaatkan oleh tubuh.

KESIMPULAN
Urutan sistem pencernaan adalah :
Rongga mulut (Cavum oris)-kerongkongan-lambung-usus halus-usus besar-anus
(pembuangan).

JAWABAN PERTANYAAN

1. Bagian dari sistem pencernaan yang menghasikan enzim adalah mulut yaitu
kelenjar ludah, lambung, dan usus halus (pankreas).
2. Enzim yang dihasilkan yaitu

Pada kelenjar ludah menghasilkan enzim ptialin


Pada lambung menghasilkan pepsin, rennin, asam klorida.
Pada usus halus menghasilkan enzim sakrose, maltase, lactose, peptidase.
pankreas menghasilkan enzim lipase, amylase, tripsinogen (tripsin).

3. - Enzim ptialin (amylase ludah) menguraikan amilum menjadi maltase


- Enzim pepsin adalah protease yang berperan memecah molekul protein menjadi
peptisokarase mencerna sokarosa menjadi glukosa dan fruktosa.
- Enzim maltase mencerna maltosa menjadi dua glukosa.
- Enzim laktase mencerna laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.
- Enzim lipase pankreas mencerna zat lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
- Enzim amylase pankreas mencerna amilum menjadi maltosa.
- Enzim tripsin mencerna protein dan peptone menjadi peptida dan asam amino.