Anda di halaman 1dari 60

Surabaya, September 2015

Disampaikan oleh :
Kepala Sub Bidang Harmonisasi

BIDANG HARMONISASI DAN PENANGANAN KASUS


PUSAT SERTIFIKASI MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN


KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
RUANG LINGKUP
I. Prosedur Pendaftaran UPI ke Negara Mitra
a. Pendahuluan
b. Prosedur Penerbitan Nomor Registrasi Ekspor ke
Negara Mitra
c. Persyaratan Negara Mitra
II. Penanganan Kasus Penolakan Ekspor
a. Pendahuluan
b. Potensi Penyebab Terjadinya Kasus Teknis
c. Potensi Penyebab Terjadinya Kasus Non-Teknis
d. Prosedur Penanganan Kasus Penolakan Ekspor
e. Ketidaksesuaian Penerapan GMP/Inspeksi di UPI
I. PROSEDUR PENDAFTARAN
UPI
KE NEGARA MITRA
a. Pendahuluan

NO NEGARA JENIS KERJASAMA TANGGAL


1 UNI EROPA Commision Decision 2001/254/EC laying down 19 Mei 1994
(28 negara) special conditions governing imports of fishery
and aquaculture products originating in Indonesia
(Amandemen CD 94/324/EC)
2 KANADA Arrangement on the mutual of fish and fishery 7 Maret 2002
products inspection and control system
3 KOREA Arrangement on the cooperation in quality 15 September 2005
control and hygiene safety of import and export
fish and fisheries
4 CHINA Cooperation agreement on safety assurance in 11 November 2008
the import and export of aquatic products
5 CUSTOMS Arrangement on quality control and hygiene 23 April 2009
UNION (Rusia, safety of import and export fish and fisheries
Belarus, products
Kazakhtan)
6 VIETNAM Implementing arrangement on quality and food 22 September 2011
safety control of fish and fishery products

7 NORWEGIA Mutual recognition arrangement on quality and 11 September 2013


food safety of fish and fishery products
1. UE (28
negara
anggota)

7.
NORWEGIA 2. KOREA

MOU/MRA 1. USA

6. 3. 7.
VIETNAM KANADA NEGARA
2.
TUJUAN
EKSPOR JEPANG
LAINNYA
5.EURASIAN
ECONOMIC
UNION
(Belarus,
Kazakhstan, 4. CHINA NON
Rusia,
Armenia, MOU/MRA
Kyrgyzstan)
6. 3. AUSTRALIA
TAIWAN

5. SAUDI
4. BRAZIL
ARABIA
NEGARA ANGGOTA UE :
1. BELGIA 11. PORTUGAL 21. LITHUANIA
2. PRANCIS 12. SPANYOL 22. MALTA
3. JERMAN 13. AUSTRIA 23. POLANDIA
4. ITALIA 14. FINLAND 24. SLOVAKIA
5. LUXEMBOURG 15. SWEDIA 25. SLOVENIA
6. NETHERLANDS 16. CYPRUS 26. BULGARIA
7. DENMARK 17. CZECH REPUBLIK 27. RUMANIA
8. IRLANDIA 18. ESTONIA 28. KROASIA
9. UNITED KINGDOM 19. HUNGARY
10. GREECE 20. LATVIA
apa sih nomor
registrasi
itu???
b. Prosedur Penerbitan Nomor Registrasi Ekspor ke Negara Mitra
Lampiran:
1 tahun tidak dimanfaatkan
1. Copy sertifikat HACCP
maka nomor registrasi dibekukan
2. Surat pernyataan pemanfaatan
3. Appendix 3 (Vietnam)

Permohonan Telah menerapkan HACCP


nomor registrasi dengan Grade Tertentu

Tidak memenuhi Bidang Harmonisasi dan


syarat
Kapus SM Penanganan Kasus

Verifikasi

Informasi persetujuan
Nomor registrasi Memenuhi syarat

Kepala BKIPM

Persetujuan nomor registrasi Pengusulan nomor registrasi

Negara Mitra

*PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA


NO NEGARA JUMLAH UPI
1 UNI EROPA 203 unit
2 KOREA 340 unit
3 CHINA 417 unit
4 EURASIAN ECONOMIC 15 unit
UNION
5 KANADA 159 unit
6 VIETNAM 239 unit
7 NORWEGIA 203 unit
Data: s/d Agustus 2015

Website: - http://www.bkipm.kkp.go.id/bkipm/upi
- http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/?c=Seafood-Indonesia&category_id=114
JUMLAH PERUSAHAAN PERIKANAN NEGARA
MITRA YANG TEREGISTRASI DI INDONESIA

NO NEGARA JUMLAH

1 CHINA 516 unit

2 KOREA 74 unit

3 VIETNAM 620 unit

4 NORWEGIA 1363 unit (*)


Data: s/d Agustus 2015

Website: http://www.bkipm.kkp.go.id/bkipm/upi

(*) Website Norwegia :


http://www.mattilsynet.no/om_mattilsynet/godkjente_produkter_og_virk
somheter/
C. Persyaratan Negara Mitra

UPI memiliki HACCP (Grade A)

UPI harus terdaftar (memiliki Approval Number)

Produk disertai HC

Official Control harus equivalen dengan UE

Sertifikat hasil tangkapan (catch certification) dari DJPT,KKP, atau Petugas TPI/PPI setempat

Amandemen CD 853/2004

Supplier yang melakukan proses pengolahan (Loining, crab meat miniplant) harus menerapkan
HACCP dan bersertifikat dengan Grade A.

DASAR EQUIVALENSI :
CD 94/324/EC
(laying down: Special Conditions Governing Imports of Fishery and Aquaculture Products
Originating in Indonesia)

Website :
https://webgate.ec.europa.eu/sanco/traces/output/non_eu_listsPerCountry_en.htm
EU Legislation On Fishery Products

Regulation (EC) No.178/2002 Prinsip-prinsip umum dan


persyaratan hukum makanan,
Pendirian EFSA dan prosedur
keamanan pangan
Regulation (EC) No.852/2004 Higiene bahan pangan
Regulation (EC) No.853/2004 Persyaratan higiene khusus
terhadap makanan yang berasal
dari hewan
Regulation (EC) No.854/2004 Aturan khusus untuk pengawasan
produk yang berasal dari hewan
untuk konsumsi manusia
Regulation (EC) No.882/2004 Pengawasan untuk memverifikasi
kesesuaian/pemenuhan dengan
hukum makanan dan peraturan
kesehatan hewan
EU Legislation On Fishery Products
(Public Health)

Regulation (EC) No.2406/96 Standar pemasaran umum


untuk produk perikanan
Directive 98/83/EC Kualitas air untuk konsumsi manusia
Decision 2002/226/EC Pemeriksaan keamanan kekerangan
terhadap limit dari ASP (Amnestic Shellfish
Poison)
Regulation (EC) No.2073/2005 Kriteria mikrobiologi pada bahan
pangan
Regulation (EC) No.2074/2005 Pelaksanaan Regulation (EC)
No.853/2004, No. 854/2004, dan
No.882/2004
Regulation (EC) No.1881/2006 Batas maksimum kontaminan
pada bahan pangan
Regulation (EC) No.1883/2006 Metode sampling dan analisis
untuk pengawasan pada
tingkatan dioxin dan dioxin-like
PCBs pada bahan pangan
Regulation (EC) No.333/2007 Metode sampling dan analisis
untuk pengawasan timbal,
kadmium, merkuri, inorganic tin,
3-MCPD dan benzopyrene pada
bahan pangan
Regulation (EC) No.1333/2008 Bahan tambahan makanan
UNI EROPA :
Contoh :
024.10.A/B
Keterangan:
- 024 : Nomor urut pendaftaran
- 10 : Kode provinsi
- A/B : Tipe produk

Contoh :
A =Segar/Hidup;
B = Beku;
C = Kaleng/Canned;
D = Kering

Activities/Remark Legend:
PP : Processing Plant
ZV : Freezing Vessel
Aq : Aquaculture Product (farmed product) included
INFO TAMBAHAN TERKAIT PRODUK PASTEURISASI
DI UNI EROPA
RUSIA CUSTOM UNION EURASIAN ECONOMIC UNION

UPI memiliki HACCP (Grade A)

UPI harus terdaftar (memiliki nomor Registrasi)


per Jenis Produk sejak Tanggal 18 Januari 2012

Produk disertai HC

Dasar Perjanjian:
Arrangement on quality control and hygiene safety of import and export fish and fishery products Between
The Ministry of Marine affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia and the Federal Service for
verinary and phytosanitary surveillance (Rosselkhoznadzor) of The Rusian Federation.
Moscow, 23 April 2009

Website :
http://www.fsvps.ru/fsvps/importExport?_language=en

Ruang Lingkup Kerjasama :


Fish : Ikan, crustacea, moluska.
Fishery Products : ikan segar, ikan utuh, atau ikan yang telah diolah dengan cara cooking, drying,
salting, brining, smoking, freezing.
PERUBAHAN RUSIA KE CUSTOM UNION
(KINI EURASIAN ECONOMIC UNION)

1 Januari 2010, 1 Januari 2015,


Perubahan pada
Pembentukan Pembentukan
aturan-aturan terkait
Eurasian Economic
Custom Union pemenuhan sistem
Union (EEU)dengan
(CU) dengan jaminan mutu dan
anggota : Rusia,
anggota : Rusia, keamanan hasil
Belarus, Kazakhstan,
perikanan yang
Belarus dan Armenia, dan
diekspor ke Rusia
Kazakhstan Kyrgyzstan

Pencabutan
Hasil investigasi tim
Temporary 15 UPI terdaftar
Custom Union Temporary
Restriction Hanya UPI ber
Restriction
168 UPI teregistrasi
1 Juli 2013 Grade HACCP A
dibekukan 17 Sept 2014
INFORMASI TERBARU TERKAIT DAFTAR PERUSAHAAAN YANG EKSPOR
KE WILAYAH EURASIAN ECONOMIC UNION
SURAT ROSSELKHOZNADZOR NO. FS-EN-8/12029 TANGGAL
15 JULI 2015
Dalam rangka memperbaiki prosedur pengawasan Rosselkhoznadzor, perusahaan perikanan yang
bergerak di bidang pengolahan, perlu mencantumkan certified type of product pada saat proses
pendaftaran
NO

1 Production of types of products :

1.1 Live fish*

1.2 Fresh and cooled fish*

1.3 Frozen fish*

1.4 Fish fillet (including fish meat, minced fish) fresh, cooled and frozen*

1.5 Dried, sun dried, salted or in brine fish, hot or cold smoked fish*

1.6 Crustaceans, in carapace or without carapace, live, fresh, cooled, frozen, boiled-frozen, dried, salted or in brine*

1.7 Fish flour*

1.8 Fish by-products cooled, frozen*

1.9 Fats and its fractions of fish, sea mammals, crustaceans, mollusks and other invertebrates*

1.10 Roe of sturgeon, salmon and other kinds of fish, invertebrates and its subtitutes*

1.11 Semi-processed fish products*

1.12 Cooked or canned fish, roe of sturgeons and its subtituted made of fish roe*

1.13 Cooked or canned crustaceans, mollusks and other water invertebrates*

1.14 Storage of frozen (cooled) products of fish, crustaceans, mollusks and other water invertebrates*

2. Storage of frozen (cooled) products of fish, crustaceans, mollusks and other water invertebrates*

3. Aquaculture*

3.1 Growing of fish seed, including live fish roe*

3.2 Production of commercial fish (Aquaculture)*


ATURAN VETERINER DAN SANITASI CUSTOM UNION

SANITARY AND EPIDEMIOLOGICAL


HYGIENIC REQUIREMENTS FOR SAFETY AND NUTRITION
RULES AND REGULATIONS
VALUE OF FOOD PRODUCTS
SanPin 2.3.2.1078-01
NOVEMBER 14, 2001
REGULATION ON A PROCEDURE OF STATE SANITARY-AND-
DECISION OF THE CUSTOMS EPIDEMIOLOGIC SUPERVISION (CONTROL) OVER PERSONS AND
UNION COMMISSION NO. 299 VEHICLES, CROSSING CUSTOMS BORDER OF CUSTOMS UNION, OF
MAY 28, 2010 GOOD UNDER CONTROL, MOVED THROUGH CUSTOMS BORDER OF
CUSTOMS UNION AND ON CUSTOMS TERRITORY OF CUSTOMS
UNION

DECISION OF THE CUSTOMS COMMON VETERINARY (VETERINARY AND HEALTH)


UNION COMMISSION NO 317 REQUIREMENT IN RELATION TO GOODS SUBJECT TO
JUNE 18, 2010 VETERINARY CONTROL (INSPECTION)

CU COMMON FORMS OF VETERINARY CERTIFICATES FOR


DECISION OF THE CUSTOMS
UNION COMMISSION NO 607 IMPORT INTO THE CU TERRITORY
APRIL 7, 2011

ON THE REGULATION ON THE COMMON PROCEDURE OF


DECISION OF THE CUSTOMS JOINT INSPECTIONS OF OBJECTS AND SAMPLING OF
UNION COMMISSION NO 834 GOODS (PRODUCTS) SUBJECT TO VETERINARY CONTROL
OCTOBER 18, 2011 (SURVEILLANCE)

PUSAT SERTIFIKASI MUTU-BKIPM


EURASIAN ECONOMIC UNION:

Contoh : RR.B 090 02


Kode :
A = Segar/Hidup; B = Beku; C = Kaleng/Canned; D = Kering

Keterangan:
RR : Rusia Registration
090 : Nomor Urut Pendaftaran
02 : Kode Provinsi
INFO TAMBAHAN TERKAIT STATUS PERUSAHAAN
PERIKANAN INDONESIA DI RUSIA BERDASARKAN
WARNA PADA WEBSITE RESMI ROSSELKHOZNADZOR
www.fsvps.ru

WARNA PENGERTIAN

Hijau Tidak ada status pembatasan Perusahaan dapat melakukan ekspor ke


CU tanpa ada larangan dan pembatasan tambahan
Kuning Enhanced control/enhanced laboratory monitoring Ekspor masih
dimungkinkan, tetapi setiap barang yang diekspor ke CU akan diuji
untuk pengujian laboratorium
Merah Temporary restriction Ekspor dari perusahaan sementara dibatasi

Ungu Penangguhan sertifikasi Otoritas Kompeten Negara Pengekspor


men-suspend perusahaan yang akan ekspor ke CU, dan
memberitahukan kepada Rosselkhoznadzor
Biru Pengambilan sampel produk untuk peningkatan pengujian laboratorium
telah selesai tetapi pengujian masih dalam proses
CANADA UPI memiliki HACCP (Grade min B)

Produk disertai HC

UPI yang terdaftar (Nomor Registrasi), mendapat fasilitas pengujian maks


5%

UPI yang tidak terdaftar, pengujian 15%

Dasar perjanjian:
Arrangement on the Mutual Recognition of Fish and Fishery
Products Inspection and Control Systems
Canada, 7 Maret 2002
Website daftar UPI yang sudah memiliki nomor registrasi:
http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/?c=Seafood-Indonesia&category_id=114

Website regulasi Canada :


http://www.hc-sc.gc.ca/fn-an/securit/index-eng.php
Ruang Lingkup Kerjasama :
Fish : finfish, crustacea, moluska, dan hewan akuatik lainnya.
Fishery Products : produk yang seluruh atau sebagian produknya
berasal dari ikan.
Jenis Proses : cleaning, filleting, washing, sucking, icing, packing,
canning, freezing, irradiating, pasteurizing, smoking, salting,
cooking, pickling, and drying.

Food and Drug Regulation:


Aturan mengenai kemasan untuk ekspor ke Kanada :
UPI mencantumkan identitas pada tiap kemasan karton
Pada kemasan karton dicantumkan kode produksi yang
menerangkan hari, bulan, dan tahun proses produksi, serta
nomor registrasi Kanada
CANADA :
Nomor registrasi per jenis produk.

Contoh : CND. A 100 12


Kode :
A =Segar/Hidup; B = Beku; C = kaleng/Canned; D = Kering

CND : Canada Registration


100 : Nomor Urut Pendaftaran
12 : Kode Provinsi
INFO TAMBAHAN TERKAIT ATURAN KANADA
MENGENAI PENGGUNAAN SAPP
(SODIUM ACID PYROPHOSPHAT)

http://www.hc-sc.gc.ca

SAPP diperbolehkan pada produk :


Frozen fish fillet
Frozen minced fish
Frozen lobster
Frozen crab
Frozen clams
Frozen shrimp

Berfungsi untuk
mengurangi hilangnya
proses olahan dan thaw
drip

Maximum level : digunakan dengan kombinasi Sodium Tripoliphospat


dan Sodium Pyrophospat tetrabasic, dimana total penggunaan phospat
tidak lebih dari 0,5% , dihitung sebagai sodium phospat, dibasic
UPI memiliki HACCP (Grade min B)
UPI harus terdaftar (memiliki nomor Registrasi), TIDAK
berdasarkan spesifikasi produk

Produk disertai HC
KOREA

Diinspeksi setiap tahun oleh CA Korea

KOREA Jadwal/periode pendaftaran nomor registrasi: minggu kedua


bulan Maret, Juni, Oktober, Desember

Website : http://www.mof.go.kr

Website tentang regulasi Korea: http://www.mfds.go.kr

Dasar perjanjian:
Arrangement on the Cooperation in Quality Control and
Hygiene Safety of Import and Export Fish and Fishery
Products
Bali, 15 September 2005
TARGET PENGUJIAN TERHADAP PRODUK HASIL
PERIKANAN YANG DIEKSPOR KE KOREA SELATAN

SURAT EDARAN NO : 01/BKIPM.3.3/TU.210/I/2014

Dasar :
Peraturan baru Pemerintah Korea Selatan terkait Special Inspections on
Imported Fishery Products in 2014

Produk yang masuk Korea Selatan diberlakukan uji spesifik berdasarkan jenis produk,
hazard (bahaya) dan prosentase sampel
Produk asal Indonesia secara khusus wajib uji nitrofuran (frozen crab) sebesar 3%
Produk asal Indonesia dikenakan uji wajib yang bersifat umum terhadap semua negara
eksportir, yaitu :
1. Uji chloramfenicol : produk fish dan crustacea, dengan presentase 100%
2. Uji carbonmonoxide : produk frozen tilapia dan frozen/refrigerated yellowtail,
dengan prosentase 100%
3. Uji sulphurdioxide : produk frozen shrimp, dengan prosentase 50%
4. Uji benzopyrene : produk smoked fish, dengan prosentase 100%
KOREA :

Contoh : 1229

Keterangan:
12 : Kode Provinsi
29 : Nomor Urut Pendaftaran
CHINA UPI memiliki HACCP (Grade min B)

UPI harus terdaftar (memiliki nomor Registrasi), TIDAK BERDASARKAN


spesifikasi produk

Produk disertai HC

Produk : hewan akuatik hidup, rumput laut & produk-produknya.

Pemberlakuan Model HC baru sesuai regulasi 135 25 Juni 2012

Dasar perjanjian:
COOPERATION AGREEMENT ON SAFETY ASSURANCE IN THE
IMPORT AND EXPORT OF AQUATIC PRODUCTS
11 November 2008

Regulasi :
Administrative Measures of Inspection, Quarantine and Supervision on Entry and Exit
Aquatic Products No. 135-2010.

Website :
http://www.cnca.gov.cn
Berdasarkan AQSIQ Bulletin Nomor 73 tahun 2012 yang disampaikan
melalui surat elektronik dari Department of Registration, CNCA, China
tanggal 13 Mei 2013 bahwa untuk Ikan Hidup DIDAFTARKAN
TERSENDIRI PER 1 MEI 2013

Produk Makanan Ternak Olahan HARUS TERDAFTAR


Per Tanggal 1 Juni 2013

Berdasarkan Surat Keputusan AQSIQ Nomor 118 tahun 2009 tentang Tata
Cara manajemen Pengawasan, Pemeriksaan, dan Karantina Terhadap
Impor dan Ekspor Makanan Ternak dan Aditif Makanan Ternak
CHINA :

Contoh : CR. 89 12
Keterangan:
CR : China Registration
89 : Nomor Urut Pendaftaran
12 : Kode Provinsi
UPI memiliki HACCP (Grade min B)
VIETNAM
UPI harus terdaftar (memiliki nomor Registrasi)

Produk disertai HC

Ruang Lingkup : seluruh hewan laut yang dikonsumsi manusia, kecuali


amphibi dan reptil laut

Dasar perjanjian:

IMPLEMENTING ARRANGEMENT ON QUALITY AND FOOD S


AFETY CONTROL OF FISH AND FISHERY PRODUCTS
Hanoi, 22 September 2011

Website :
http://www.nafiqad.gov.vn/?set_language=en&cl=en
Circular No. 25/2010/TT-BNNPTNT (8 April 2010) Pedoman
tentang kebersihan dan keamanan pangan pada impor bahan
pangan yang berasal dari hewan.

Circular No. 51/2010/TT-BNNPTNT (8 September 2010)


Perubahan/amandemen Circular No. 25/2010/TT-BNNPTNT dan
Circular 06/2010/TT-BNNPTNT.

Contoh : VR. A/B 046 24

Kode :
A =Segar/Hidup; B = Beku; C = Kaleng/Canned; D = Kering

Keterangan:
VR : Vietnam Registration
046 : Nomor Urut Pendaftaran
24 : Kode Provinsi
NORWEGIA UPI memiliki HACCP (Grade A)

Produk disertai HC

Dasar perjanjian:
Mutual Recognition Arrangement on Quality and
Food Safety of Fish and Fishery Products
Bergen-Norway, 11 September 2013

Ruang Lingkup Kerjasama :


Fishery Products : ikan yang hidup di laut maupun di air tawar
(seluruh bagian, sebagian besar bagian, serta produk-produknya),
termasuk yang di lakukan secara budidaya (Kecuali live
echinodermata, live tunicates, live marine gastropods, dan seluruh
mamalia dan reptil).
Rumput laut (termasuk produk-produknya).
Dalam salah satu pasal (Artikel 4 ayat 3) pada
perjanjian kerjasama tersebut, disebutkan bahwa kedua
belah pihak saling melakukan registrasi terhadap UPI
yang akan melakukan ekspor ke masing-masing
negara.

Norwegia merupakan salah satu negara anggota


European Food Safety Authority (EFSA) yang
tergabung dalam system European Union Rapid Alert
System for Food and Feed (EU RASFF), maka UPI yang
boleh melakukan ekspor ke Norwegia adalah UPI
yang mempunyai Approval Number Uni Eropa dan
dapat diakses melalui website www.bkipm.go.id.
Informasi Tambahan mengenai Aturan Negara Non-mitra

1. JEPANG
JAPAN 24 HOURS ADVANCE FILING RULES (AFR) NEW RULE JAPAN CUSTOM

Peraturan Japan 24 hours advance filling berlaku mulai 1 Maret 2014


Dokumen sebaiknya dikirim ke Japan Customs 24 jam sebelum kapal diberangk
atkan dari Port of Loading (POL)
Keterangan wajib pada Bill of Loading (BL) yang ada pada Advance Filing Rule
adalah sebagai berikut :
1. Nama; alamat lengkap; nomor telpon; kode pos pengirim dan penerima
2. Minimal terdiri atas 6 kode digit (HS6 codes) per barang kargo
3. Tipe dan nomor kemasan
4. Ukuran
5. Nomor seal
6. Untuk pengiriman barang dengan berbagai macam komoditas, wajib dirinci
per komoditas
7. Maksimal 100 kontainer per BL
8. Keterangan kargo yang tepat keterangan umum tidak diperbolehkan
Lanjutan
Keterangan wajib pada Bill of Loading (BL) yang ada
pada Advance Filing Rule adalah sebagai berikut :

9. Kode IMDG / UN number untuk benda berbahaya


10. Berat bersih
11. Nomor kontainer
12. Diharapkan dapat menunjukkan dengan jelas jika ingin mengiri
mkan House BL dengan menyebutkan nomor BL
13. Untuk konsolidasi SIs DG cargo harus disebutkan sebelum GC
cargo, untuk memastikan penilaian resiko yang tepat
2. AMERIKA SERIKAT
Catatan dari Seminar tentang Safety and Fraud Enforcement for Seafood Act
(HR 1012/S 520), Boston 17 Maret 2014

Rancangan RUU tentang Safety and Fraud Enforcement for Seafood Act (HR 101
2/S 520) didasarkan pada fakta kejadian-kejadian:
1. Kasus transhipment, over treating, short weighing.
2. Mislabeling; pemberian label yang tidak sesuai dengan jenis ikan.
3. Misrepresenting; seafood list yang dikeluarkan oleh USFDA dan FAO masih
sangat umum.

Dipersyaratkan Label (Traceability Requirement) pada setiap kemasan produk


perikanan yang berisi:
1. Informasi dasar: market and scientific name, gear type, date of catch, weigh
of fish or lot number.
2. Label dipasang di kemasan atau dokumen yang menyertai.
3. Informasi apabila tempat pengolahan berbeda dengan tempat
penangkapan/pendaratan.
4. Lokasi dan cara budidaya (apabila berasal dari tambak budidaya).
5. Informasi penolakan dan hukuman yang pernah diterima.
Lanjutan

Inspeksi produk perikanan akan dialihkan dari USFDA kepada


institusi federal lainnya seperti NOAA (Department of Commerc
e) dan US Department of Agriculture (USDA).

Inspeksi akan dilakukan secara swadana, yaitu seluruh biaya


operasional Seafood Inspection Program (SIP) akan dibebankan
kepada industri yang bersangkutan.
3. MALAYSIA
Surat dari Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia
No. KP/ITTP/S/2/215/13-6 (28) tanggal 7 Januari 2015 berisi tentang:
1. Jenis produk yang dilarang untuk di impor dari Malaysia, yaitu:
a. Kembung (Indian mackerel) : Rastrelliger sp.
b. Pelaling (Island mackerel) : Rastrelliger faughni
c. Cencaru (Torpedo scad): Megalaspis cordyla
d. Selayang (Shortfin Scad) : Decapterus sp.
e. Selar (Scad) : Atule Mate
2. Periode pelarangan tersebut berlaku pada tanggal:
a. 1 Juni 2015 31 Agustus 2015
b. 1 Desember 2015 28 Februari 2016
4. TAIWAN
Surat dari The Bureau of Standards, Metrology and Inspection Ministry of Econo
mic Affairs, Republic of China
No. 10400548261 tanggal 29 Juni 2015 berisi tentang:
1. Penerbitan Health Certificate (HC) untuk tujuan ekspor Taiwan untuk selanjutnya
diekspor ke Uni Eropa.
2. Melakukan revisi pada format HC, meliputi :
a. Title dari Socialist Republik of Vietnam menjadi Taiwan.
b. Penambahan kalimat The products will be processed and exported to :
EU atau Non EU.
c. Penghapusan kata if available dan jika ada pada kalimat Approval
Number/Nomor Persetujuan.
3. Per 1 Oktober 2015 wajib pakai HC model Taiwan
II. PENANGANAN KASUS
PENOLAKAN EKSPOR
kasus
a. Pendahuluan
KASUS PENOLAKAN PRODUK PERIKANAN INDONESIA
DI NEGARA MITRA 2006 2015
PERIODE PENOLAKAN
NO NEGARA
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015*)

1 UNI 34 17 6 9 11 7 Italia: 9 Italia: 1 Jerman: 3 Belgia: 1


EROPA**) Spanyol: 2 Jerman: 2 Belgia: 1 Perancis : 1
Perancis: 1 Perancis: 1 Italia: 1 Inggris : 1
Inggris: 1 Spanyol: 1 Perancis: 1 italia : 1
Greece: 1 Inggris: 1
Slovenia: 1
Spanyol: 1
2 KOREA 0 0 6 4 3 1 2 3 2 0

3 CHINA 10 21 2 12 0 2 0 0 0 0

4 RUSIA 0 0 1 1 7 6 1 4 0 2

5 KANADA 0 0 0 6 1 0 0 3 3 1

6 VIETNAM - - - - - 0 0 0 0 0

Keterangan : *) Data sampai dengan Juli 2015 Sumber : Pusat Sertifikasi Mutu
**) terdiri dari 28 negara anggota KHP, BKIPM
KASUS PENAHANAN PRODUK PERIKANAN INDONESIA
DI NEGARA MITRA

PERIODE PENAHANAN
NO NEGARA
2014 2015
1 UNI EROPA**) Inggris : 3 Belgia : 1
kemasan tidak dicantumkan Kesalahan kode produksi
Approval number Spanyol : 2
Ketidaksesuaian antara HC dengan Perbedaan nomor referensi antara
label halaman 1 dan 2 pada HC
Kesalahan pelabelan Penggantian nomor HC walaupun
ada stempel koreksi
2 KOREA 0 0
3 CHINA 2 0
keraguan terhadap penandatanganan
HC sehingga barang ditahan

4 RUSIA 0 0
5 KANADA 0 0
6 VIETNAM 0 0
Keterangan : *) Data sampai dengan Juni 2015 Sumber : Pusat Sertifikasi Mutu
**) terdiri dari 28 negara anggota KHP, BKIPM
Perbandingan Data RASFF Indonesia dengan negara
ASEAN among Global Market ASEAN (2012-2014) JUMLAH KASUS
NO NAMA NEGARA
TAHUN 2014
JUMLAH KASUS TAHUN JUMLAH KASUS
NO NAMA NEGARA NO NAMA NEGARA 1 SPANYOL 93
2012 TAHUN 2013
1 SPANYOL 69 2 VIETNAM 92
1 SPANYOL 128
2 MAROKO 41 3 INDIA 28
2 VIETNAM 48
3 VIETNAM 35 4 BELANDA 28
3 PERANCIS 27
4 INDIA 29 5 PERANCIS 27
4 CINA 23
5 CHINA 27 6 POLANDIA 25
5 MAROKO 22
6 THAILAND 25 7 CINA 21
6 TURKI 21
7 PERANCIS 21 8 ITALIA 21
7 ITALIA 16
8 BELANDA 19 9 PORTUGAL 19
8 INDIA 15
9 ITALIA 17 10 TUNISIA 17
9 AMERIKA SERIKAT 13
10 INDONESIA 14 10 MOZAMBIQUE 13 11 MAROKO 14
11 CHILI 13 11 BELANDA 13 12 LATVIA 12
12 ARGENTINA 11 12 DENMARK 11 13 DENMARK 11
13 POLANDIA 11 13 TUNISIA 10 14 INGGRIS 10
14 DENMARK 11 14 POLANDIA 9 15 CILI 10
15 INGGRIS 10 15 IRLANDIA 9 16 THAILAND 10
16 SENEGAL 9 16 SWEDIA 8 17 INDONESIA 9
17 EKUADOR 9 17 EKUADOR 7 18 AMERIKA SERIKAT 8
18 TUNISIA 8 18 YUNANI 7 19 BELGIA 8
19 SRILANKA 8 19 ARGENTINA 7 20 SENEGAL 6
20 MOZAMBIQUE 7 20 THAILAND 6 21 MESIR 6
21 YUNANI 7 21 SRILANKA 6 22 EKUADOR 6
22 TURKI 6 22 INDONESIA 5 23 IRLANDIA 6
23 PERU 6 23 PAPUA NEW GUINEA 4 24 MOZAMBIQUE 6
24 PORTUGAL 6 24 GHANA 4 25 MAURITANIA 5
25 JERMAN 5 25 FAROE ISLANDS 3 26 YUNANI 5
26 NORWEGIA 5 26 COTE' D'IVOIRE 3 27 NAMIBIA 4
27 IRLANDIA 5 27 UGANDA 2 28 ARGENTINA 4
28 JEPANG 5 28 JEPANG 2 29 GHANA 4
29 KROASIA 4 29 ALBANIA 1 30 URUGUAY 2
30 MAURITANIA 4 Sumber : RASFF report yang diolah oleh
Pusat Sertifikasi Mutu BKIPM
Data RASFF Produk Perikanan Indonesia Berdasarkan Alasan Penolakan (2006 - 2015)
TAHUN
ALASAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Produk
PENOLAKAN

Carbon 1 2 - - - 1 - - - - Frozen Swordfish,


Monoxide
Heavy Metal 16 7 3 2 4 3 1 1 4 3 Frozen Baramundi, Canned
Octopus, marlin loins,
Frozen dolphin Fish Fillets.
Frozen Moon fish, frozen
swordfish
Histamine 4 4 1 - 1 - 3 4 - Chilled Tuna (Thunnus
Albacares), Canned Sardine
Antibiotik 11 3 1 2 - 1 - - - Produk Budidaya

Mikrobiologi - 1 - - 1 1 9 - 1 - Frozen Octopus

Organoleptik 2 - - - 1 - - - - Frozen Frog legs

Peningkatan - - 1 2 3 1 3 1 - 1 Frozen Cooked Peeled


Suhu Prawns Chilled Yellowfin
Tuna, Frozen Tuna Loin
Parasit - - - 2 - - - - - - Frog legs

Irradiasi - - - 1 1 - - - - - Frozen Frog legs

Lain-lain - - - - - 1 - - - - Frozen Escolar

TOTAL RASFF 34 17 6 9 11 7 14 5 9 4

Sumber : Pusat Sertifikasi Mutu KHP, BKIPM


TAHUN Produk
ALASAN PENOLAKAN 2013 2014 2015
Sensory (decompose) 5 - - Frozen tuna,
frozen marlin,
frozen octopus
Histamin - 1 - Frozen tuna
Net Weight determination - 2 - Frozen shrimp

Penggunaan SAPP - - 1 Crab meat

TOTAL 5 3 1
Penolakan Produk Perikanan di AMERIKA karena
SALMONELLA

TAHUN JUMLAH UPI


2009 31 UPI
2010 22 UPI
2011 9 UPI
2012 8 UPI
2013 7 UPI
2014 3 UPI
2015 6 UPI

Produk : tuna/snapper/squid/shrimp/milkfish,
octopus, dried salted fish, mahi-mahi, scallop,
cuttlefish, anchovy
b. Potensi Penyebab Terjadinya Kasus Teknis dan Upaya Pencegahannya

NEGARA
NO PENOLAKAN PRODUK POTENSI PENYEBAB
PENOTIFIKASI
1 Kadmium (Cd) Perancis Tuna 1. Food chained
Timbal (Pb), Italia Tuna Like (mahi- 2. Accumulation
Mercury (Hg) Uni Eropa mahi, swordfish,
Rusia marlin)
2 Crystalviolet Inggris Catfish Penambahan zat anti
Rusia (budidaya) bakteri dan anti
China jamur pada media air
Frozen fish selama transportasi
(tangkapan) untuk mengurangi
luka akibat gesekan.
3 Salmonella Greece Octopus Penerapan sanitasi
Italia Squid dan higiene yang
Amerika Loligo tidak konsisten
Serikat
Lanjutan....
NEGARA
NO PENOLAKAN PRODUK POTENSI PENYEBAB
PENOTIFIKASI
4 Mikrobiologi Rusia Octopus Penerapan sanitasi
(Coliform) Udang dan higiene yang
Mesophyl tidak konsisten
aerobic and
optional-
anaerbic
microorganism
5 Parasit China Eel (belut) Program monitoring
Gnathostoma bahan baku yang
kurang efektif
6 Benzopyrene Korea Smoked Fish Suhu pengasapan
yang terlalu tinggi
7 Histamin Germany Tuna Kurang
Italia Cobia diterapkannya sistem
Canned Sardine rantai dingin selama
proses produksi
Lanjutan....
NEGARA
NO PENOLAKAN PRODUK POTENSI PENYEBAB
PENOTIFIKASI
8 Poor Spanyol Tuna Tidak terkendalinya
temperature Skipjack suhu selama proses
control distribusi
9 Metal fragment Australia Barramundi Monitoring terkait
Korea Tuna metal fragment
kurang efektif
10 Decompose Kanada Frozen fish Mutu bahan baku
Kurang berat Baby octopus yang rendah dan
Tuna/mahi-mahi tidak terkendalinya
Baby clam sistem rantai dingin
11 Antibiotik Kanada Kepiting Penggunaan
antibiotik di kolam
budidaya
c. Potensi Penyebab Terjadinya Kasus Non-teknis
dan Upaya Pencegahannya

NO KASUS POTENSI PENYEBAB

1 Perbedaan nama dan alamat Ketidakpahaman terhadap makna dan


UPI yang tertulis pada HC penggunaan nomor registrasi.
dengan nama dan alamat UPI
yang terdaftar di negara
mitra.
2 Kesalahan dalam penulisan Ketidaktelitian sehingga berakibat
nomor registrasi. terjadinya penolakan.
3 HC terbit setelah shipping. Saling tunggu dokumen

4 Pemalsuan paraf tindakan Komunikasi yang kurang harmonis


koreksi sehingga keabsahan antara LPPMHP dengan UPI
HC diragukan.
Lanjutan...

NO KASUS POTENSI PENYEBAB

5 Penambahan informasi pada Komunikasi yang kurang harmonis


HC setelah HC di antara LPPMHP dengan UPI
tandatangani.
6 Terbitnya HC untuk produk Pemahaman aturan yang tidak holistik
beku; sementara UPI tidak
mempunyai unit proses untuk
produk beku (UPI mengolah
produk segar).
7 Pemalsuan Surat Otoritas Etika UPI yang kurang baik
Kompeten. Kurangnya koordinasi
Lanjutan...

NO KASUS POTENSI PENYEBAB

8 Kesalahan yang terjadi pada Pemilihan shipping line yang salah;


container (perusahaan tidak menjamin mutu produk.
shipping line) akibat suhu
container tidak mencapai
suhu yang dipersyaratkan.
9 Pemberian label yang kurang Keteledoran dan ketidakpatuhan
jelas, sehingga terjadi terhadap aturan negara tujuan ekspor.
kesalahan dalam proses
pengiriman produk (produk
ber-CO dikirim ke pasar UE)
serta pemberian label yang
tidak sesuai persyaratan
negara tujuan ekspor.
Lanjutan...

NO KASUS POTENSI PENYEBAB

10 Terjadinya perubahan HC Komunikasi / update informasi yang


untuk negara tujuan tertentu kurang cepat (dibutuhkan komunikasi
yang menyebabkan trilateral antara OK, LPPMHP dan UPI).
tertahannya produk
perikanan di port entry.
11 UPI tidak memiliki HACCP Ketidaktelitian terkait verifikasi HACCP.
untuk produk yang baru.

12 UPI 2 nama dengan alamat Ketidaktelitian inspektur mutu dalam


yang berbeda. melaksanakan inspeksi/verifikasi.

13 UPI tidak mempunyai unit Surveilance tidak dilaksanakan secara


proses pembekuan tetapi optimal.
terbit HC untuk produk beku.
Informasi atau Notifikasi Kasus
Penolakan dari Negara Tujuan
Ekspor

KEPALA BKIPM

KAPUS SM

UPT BKIPM/ INSPEKTUR


LPPMHP MUTU

UPI
e. KETIDAKSESUAIAN PENERAPAN GMP
1. Tidak memiliki kajian Fo-Value.
2. Tidak membalik kaleng pada saat proses inkubasi.
3. Tidak ada tahapan pencucian (Manual/Implementasi).
4. Proses cooling shock yang tidak menggunakan potable water.
5. Alur proses tidak sesuai antara manual HACCP dengan implementasi.
6. Inspeksi untuk UPI X ditunjukkan UPI Y.
7. Metode pencucian yang asal-asalan/tidak sesuai persyaratan.
8. UPI sama sekali tidak memiliki karyawan yang mengerti dan memiliki
sertifikat penerapan HACCP.
9. Penerapan suhu proses tidak dipahami (pengasapan > 90C menyebabkan
benzopyren, rebus beku menyebabkan TPC melonjak).
TERIMA KASIH