Anda di halaman 1dari 2

KRITERIA PASIEN MASUK NICU

Kode Nomor : /APK / YANMED No. Revisi : 00 Halaman : / 2


Ditetapkan :

SPO
Tanggal Terbit : 04/03/2014
PROFESI
dr. Lussy Messiana, MPH
Direktur

PENGERTIAN 1. Kriteria pasien masuk NICU adalah persyaratan keadaan tertentu pada pasien neonatus (usia < 1
bulan) yang diharapkan akan memperoleh manfaat besar bila dirawat di NICU
TUJUAN Pemanfaatan pelayanan NICU secara tepat dan benar
KEBIJAKAN Sesuai dengan Keputusan Direktur Nomor 046A/KEP-DIR/RSIAHC/I/2014 tentang Kebijakan
Akses ke Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan butir 6 mengenai Transfer Pasien, yaitu:
a. Rumah sakit menetapkan kriteria masuk atau pindah dari pelayanan intensif yang ditentukan
sesuai dengan kriteria (prioritas I, II, III) berdasarkan fisiologi yang tepat untuk pelayanan yang
dibutuhkan
b. Kriteria ditentukan dan dikembangkan oleh staf yang tepat dan dilaksanakan oleh staf yang
terlatih
PROSEDUR 1. NICU memberikan pelayanan antara lain pemantauan yang canggih terhadap bayi- bayi yang
memerlukan pengobatan dan perawatan khusus guna mencegah dan mengobati terjadinya
kegagalan organ-organ vital. Bayi-bayi yang memerlukan terapi intensif (prioritas I)
didahulukan rawat NICU, dibandingkan bayi yang memerlukan pemantauan intensif (prioritas
2) dan bayi sakit kritis atau terminal dengan prognosis yang jelek untuk sembuh (prioritas 3)
penilaian obyektif atas beratnya penyakit dan prognosis digunakan untuk menentukan prioritas
pasien masuk NICU. Prioritas pasien masuk NICU sebagai berikut:
a. Pasien Prioritas I :
Kelompok ini merupakan perawatan bayi pasien kritis atau tidak stabil yang memerlukan
support alat bantu nafas mekanik (Bubble Nasal CPAP atau ventilator mekanik) monitoring
dan obat-obatan vasoaktif kontinyu, dengan bayi ancaman gagal organ, dan lain-lain.
Misalnya :
Syok : Hipovolemik, Septik, Kardiogenik, Neurogenik
Ancaman gagal sirkulasi : TD sistol-diastol <20 mmHg, TD sistol 180 mmHg
atau sistol 100mmHg dengan gejala organ target, PT/APTT memanjang >1,5 kali
dibandingkan nilai kontrol disertai dengan perdarahan aktif.
Ancaman gagal napas : bayi dengan sindroma gawat nafas derajat 3-4, DOWNE
SCORE > 4, AGD dengan pH < 7,2, PaO2 60 mmHg, PaCO2 60 mmHg
disertai work of breathing, bayi dengan aspirasi air ketuban (Meconeum Aspiration
Syndrome)
Pasien post resusitasi
Pasien pre / post operasi besar khusus seperti bayi dengan kelainan kongenital yang
membutuhkan tindakan operatif, misal bayi dengan obstruksi saluran pencernaan.
Status konvulsivus, atau post kejang 1x, durasi 5 menit dengan penurunan
kesadaran dan tanda peningkatan intrakranial.

* DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI RSIA HERMINA CIPUTAT SECARA TERTULIS *
Halaman 1
KRITERIA PASIEN MASUK NICU
Kode Nomor : /APK / YANMED No. Revisi : 00 Halaman : / 2
Ditetapkan :

SPO
Tanggal Terbit : 04/03/2014
PROFESI
dr. Lussy Messiana, MPH
Direktur

Pasien dengan ancaman gagal organ : NEC, serum kreatinin > 3x normal, GFR
berkurang >75%, diuresis <0,3 ml/kg/jam dalam 24 jam anuria >12 jam, Nilai
laboratorium nilai kritis: Hb 4, Trombosit 10.000, Kalium 2,5
Bayi berat badan lahir amat/ sangat rendah ( 1500 gram) atau bayi dengan usia
gestasi 34 minggu yang belum mendapatkan obat pematangan paru.
Bayi yang membutuhkan intervensi invasif, misalnya pemberian surfaktan,
transfusi tukar, pemasangan akses umbilikal, pemasangan akses vena dalam dan
akses arteri.
Kelompok ini didahulukan untuk dirawat di NICU dibandingkan prioritas II dan III, apabila
NICU penuh maka atas persetujuan dokter NICU pasien di rujuk atau bila tempat rujukan
belum ada, tatalaksana tetap dilakukan sesuai standar yang berlaku
b. Pasien Prioritas II :
Kelompok ini memerlukan pelayanan pemantauan canggih dari NICU dan resiko
sehingga memerlukan terapi intensif segera
Misalnya: pasien pasca operasi dengan komplikasi (perdarahan), hasil laboratorium
nilai kritis namun pasien stabil,
Kelompok ini bisa dirawat di NICU sesuai indikasi dan didahulukan dibandingkan
prioritas III, apabila NICU penuh, maka atas persetujuan dokter NICU pasien akan
dirujuk
c. Pasien Prioritas III :
Bayi kritis dan tidak stabil dimana kemungkinan kesembuhan dan atau
manfaat dari terapi di NICU minimal
Kelompok ini merupakan prioritas terakhir apabila ada 2 pasien atau lebih yang
perlu perawatan NICU sedangkan tempat terbatas, apabila NICU penuh, maka
dokter NICU melakukan informed consent kepada keluarga pasien mengenai
kondisi dan prognosisnya

2. Dokter NICU berwenang memutuskan masuk atau tidaknya pasien untuk kasus-kasus atau
perkecualian yang kurang atau tidak memenuhi kriteria, seperti :
a. Brain death, kecuali dipersiapkan untuk donor organ
b. Untuk perawatan yang nyaman tetapi pasien menolak life support
c. Vegetatif permanent
UNIT Bidang Keperawatan/Bidang Pelayanan Medis
TERKAIT

* DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI RSIA HERMINA CIPUTAT SECARA TERTULIS *
Halaman 2