Anda di halaman 1dari 6

aanstamping atau dalam istilah bangunannya susunan batu kosong tanpa mortar (adukan semen

dan pasir). Aanstamping disusun dibawah pondasi yang berfungsi untuk mengatasi gerakan
dinamis tanah sehingga tidak merusak pondasi dan struktur bangunan di atasnya.
Aanstampeng/Lapisan Batu Kosong, terbuat dari batu kali berdiameter sekitar 10-15 cm, disusun tegak dan rapat
tanpa adukan (batu kosong), disela-selanya diisi pasir yang disiram air lalu dipadatkan (ditumbuk) sehingga tidak
ada rongga kosong dan susunan batu menjadi kokoh bersama-sama. Lapisan ini lebih lebar sekitar 10 cm dari kiri-
kanan badan pondasi. Berfungsi sebagai lantai kerja dan drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di
sekitar badan pondasi. Bila lapisan tanah untuk pondasi mengandung pasir atau cukup kering. Lapisan
Aanstamping tidak diperlukan. Cukup diberi lapisan pasir dasar yang sudah dipadatkan setebal 10 cm
Hal berikut yang harus diperhatikan
b. Untuk memadatkan pasir urug dicelah-celah batu, harus disiram dengan air, sampai
pasir betul-betul mengisi celah-celah batu kali.
c. Pemakaian ukuran batu kali variatif
d. Susunan batu kali dibuat berdiri, dengan ketebalan sekitar 20 cm
Cara menghitung volume aanstamping
Panjang x lebar x tinggi
I & III: 70 X 95 X 20 = 133000
II: 260 X 20 X 70 = 364000
TOTAL : 630000

Alat :
1. Gergaji
2. Palu
3. Kapak
4. Pensil
5. Siku besar
6. Siku kecil
7. Gerobak
8. Ember
9. Sendok semen
10. Skop
11. Selang air
12. Meteran
13. kursi kerja
Bahan :
1. Kayu
2. Papan
3. Paku
4. Pasir
5. Air
6. Benang
7. Batu kali

Prosedur
1. Siapkan alat dan bahan untuk pembuatan aantsamping
2. Potong 4 pasang kayu sepanjang 95 cm dan 2 pasang papan sepanjang 80 cm
3.
Potong 4 pasang kayu pada salah satu ujungnya sebesar 45o menggunakan siku kecil
4.
Sambungkan dan pakukan sepasang ujung kayu yang telah dipotong 45o, lakukan pada 3
pasang kayu lainnya
5.
Susun kayu yang telah disambung membentuk + (plus) dengan jarak 70 cm dari dalam
6.
Pakukan papan pada satu sisi terlebih dahulu bertujuan menyesuaikan dengan ukuran
yang diinginkan. Apabila ukuran telah sesuai, lakukan pemasangan papan pada sisi
lainnya. Pasangkan Skors pada sudut kayu
7.
Ukur as pada bagian dalam papan lalu beri garis
8.
Pasang paku pada garis as lalu ikat benang pada paku dan hubungkan dengan titik as
papan yang berhadapan, lakukan pada sepasang papan lainnya
9.
Masukkan pasir setebal +- 3 cm dan ratakan dengan seendok semen
10.
Susun batu secara tegak dan beri sedikit ruang antar batu
11.
Tambahkan pasir kembali hingga mnegisi ruang pada sela batu tanpa menutupi ujung
batu
12.
Siram air pada anstamping bertujuan memadatkan pasir hingga tidak ada sela antar batu
yang kosong

Kesimpulan
Saat pembuatan aanstamping dibutuhkan ketelitian yang jelimet agar mendapatkan hasil yang
sesuai dan mendapatkan bentuk yang simetris. Apabila dalam pengukuran aanstamping salah
maka akan mempengaruhi hasil hingga akhir pengukuran dan betuk aanstamping yang akan
dibuat.
Hasil pratikum kali ini terdapat kesalahan saat pemilihan dan peletakan posisi batu pada
aanstamping.

DAFTAR PUSTAKA
1. Mahendra,aditya. RANGKUMAN BAHAN, JENIS, DAN KONSTRUKSI PONDASI
BATUKALI/BATUBATA, https://www.scribd.com/doc/306799327/Makalah-Teknologi-
Bahan-Bangunan, diakses 18/09/2017 pukul 20:41

2. Muzaqqi,Aan.2012. PEKERJAAN PONDASI, http://ant-


isme.blogspot.co.id/2012/10/pekerjaan-pondasi.html, diakses 18/09/2017 pukul 19:30

3. Semarang ,Sekawan triasa.2009. Tentang Pelaksanaan Proyek,


http://pelaksanaanproyek.blogspot.co.id/2009/12/pelaksanaan-proyek_5810.html,
diakses 18/09/2017 pukul 19:50

4. Haris.2012. Standart pondasi batukali untuk bangunan gedung,


http://rizpoint.blogspot.co.id/2012/02/standart-pondasi-batukali-untuk.html, diakses
18/09/2017 pukul 19:14
Profil pondasi

Tujuan Umum:
1. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara pemasangan dan
pembuatan profil pondasi batu kali pada pekerjaan suatu proyek dan mampu cara
pemasangan pondasi batu kali yang benar.

Tujuan Khusus
1. Mahasiswa dapat membuat dan memasang profil pondasi batu kali dengan benar.
2. Mahasiswa dapat menggunakan bahan dan alat yang tersedia sesuai dengan fungsinya.
3. Mahasiswa dapat membuat perbandingan ukuran dalam membuat profil pondasi.

Teori singkat
Pasangan profil pondasi batu kali digunakan orang dalam pengerjaan pondasi batu kali
untuk pembuatan gedung. Pasangan profil pondasi adalah proses awal dalam pembuatan pondasi/
yang menjadi patokan dalam pembuatan pondasi sehingga terbentuklah pondasi sesuai dengan
profil yang kita bentuk. Jika bentuk profil yang di buat bagus, tepat ukuran, siku & lurus maka
bentuk pondasi yang kita buat bagus pula, tepat ukuran, lurus dan siku. Langkah-langkah dalam
pemasangan profil pondasi adalah: memasang bowplank, menentukan letak/posisi profil, dan
memasang profil.

Profil pondasi biasanya diletakkan diatas aanstamping yang menggambarkan bentuk pondasi
dengan ukuran yang telah ditentukkan, menggunakkan benang yang saling dihubungkan.

Hal yang diperhatikkan saat pembuatan profil pondasi :


1. Saat menggunakkan slang air dibutuhkan ketelitian tinggi antara patok ke patok lainnya harus
sama
2. Perhitungan titik tengah yang harus tepat
3. Sudut perpotongan antar benang dipastikan membentuk sudut 45

Alat :
1. gergaji
2. waterpass
3. selang air
4. palu
5. pensil
6. siku kecil
7. siku besar
8. unting unting
9. kursi kerja
10. meteran
bahan :
1. kayu
2. paku
3. papan
4. benang

prosedur
1. Siapkan alat dan bahan untuk pembuatan profil pondasi
2. Potong 4 pasang kayu sepanjang 80 cm
3. Pakukan pada sisi tepi kayu aanstamping secara vertical
4. Pasang skors (penahan), satu ujung di pakukan di dalam anstamping dan ujung satunya
lagi di luar anstamping
5. Ukur ketinggian kayu dari dasar lantai setinggi 70 cm beri tanda pada kayu patok
6. Lalu ukur ketinggian patok lain menggunakan selang air dan beri tanda
7. Pasang plank pada patok sesuai dengan ketinggian yang telah diukur
8. Cari as pada plank atas dari bagian dalam, lalu beri paku pada titik as
9. Beri tanda pada plank atas 10 cm dari kanan dan kiri titik as
10. Beri tanda pada plank bawah 25 cm dari kanan dan kiri titik as
11. Pakukan kayu pada tanda yang ada di plank atas dan bawah sehingga pada bouwplank
membentuk trapesium sehingga menggambarkan bentuk pondasi
12. Semua tanda diberi paku
13. Lalu hubungkan menggunakan benang ke titik as pada papn yang di sebrang , stelah itu
akan membentuk profil dari pondasi

Kesimpulan
Saat pembuatan profil pondasi dibutuhkan ketelitian yang jelimet agar mendapatkan hasil yang
sesuai dan mendapatkan bentuk yang simetris. Apabila dalam pengukuran profil pondasi salah
maka akan mempengaruhi hasil hingga akhir pengukuran dan betuk profil pondasi yang akan
dibuat.
Hasil pratikum kali ini terdapat beberapa kendala seperti paku lepas Karena papan yang tipis dan
lapuk dalam pemasangan profil pondasi.

Daftar pustaka
1. https://dokumen.tips/documents/profil-pondasi.html ,
Ningrum, sofiy. 2012. Profil pondasi,
diakses 19/09/2017 pukul 16:10
2. Ningrum , Sofiyati. 2012. LAPORAN MEMBUAT PROFIL PONDASI,
https://www.scribd.com/doc/205741983/Profil-Pondasi#user-util-view-profile, diakses
19/09/2017 pukul 16:50