Anda di halaman 1dari 6

Nama : Ayu Lestari Pasmawati

NPM : 1511011043
Jurusan : Manajemen

Contoh Soal
- Permintaan
1. Permintaan TV berwarna (20 inchi) ditemukan fungsi permintaan secara umum
sebagai berikut : QDX = -1,4 15 PX + 7,5 PR + 2,6 I + 2,5 A
QDX = kuantitas permintaan TV berwarna (ribuan unit)
PX = harga dari TV berwarna (ratusan ribu rupiah)
PR = harga TV dari merk lain (ratusan ribu rupuah)
I = pendapatan konsumen (jutaan rupiah per tahun)
A = pengeluaran iklan produk TV tersebut (ratusan juta rupiah per tahun)

Tahun 2010, harga rata-rata TV berwarna 20 inchi Samsung di Surabaya Rp. 1,1 juta;
harga TV berwarna merk lain Rp. 0,9 juta; rata-rata pendapatan konsumen Rp. 10 juta
per tahun dan total pengeluaran iklan untuk TV berwarna Samsung 20 inchi Rp. 5
milyar.
a. Tentukan fungsi permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi !
b. Hitunglah besar kuantitas permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi !
Jawaban
a. Fungsi Permintaan
QDX = - 1,4 15 PX + 7,5 PR + 2,6 I + 2,5 A
= - 1,4 15 PX + 7,5 (9) + 2,6 (10) + 2,5 (50)
= 217,1 15 PX
Maka fungsi permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi yaitu 217,1 15 PX

b. Kuantitas Permintaan
QDX = 217,1 15 (11)
= 217,1 165
= 51,9 = 52
Maka, besar kuantitas permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi yaitu 52 unit.
2. Bila harga kue putri ayu Rp 500, jumlah kue donat yang diminta 10 buah. Bila
harga kue putri ayu naik menjadi Rp 600 jumlah kue putri ayu yang diminta 8
buah.
a) Carilah fungsi permintaannya
b) Berdasarkan fungsi permintaan yang telah ditemukan, tentukanlah berapa
jumlah kue putri ayu yang diminta (Q) ketika harganya naik menjadi Rp 900
Jawaban
a) P1 = 500 Q1 = 10
P2 = 600 Q2 = 8
1 1
=
2 1 2 1
500 10
=
600 500 8 10
500 10
=
100 2
-2 ( P 500 ) = 100 ( Q 10 )
-2P + 1000 = 100Q 1000
-2P = 100Q 1000 1000
100 2000
P =
2
P = - 50Q +1000
Jadi, fungsi permintaan adalah P = - 50Q + 1000

b) Apabila harga Rp 900


P = -50Q + 1000
900 = -50Q + 1000
50Q = 1000 900
50Q = 100
Q =2
Ketika harga naik menjadi 900 maka kuantitas nya menjadi 2 buah kue petri ayu

- Biaya
1. Kevin Choughlin, seorang pengacara bekerja di sebuah kantor pengacara besar
dan memperoleh pendapatan $60.000 per tahun, berkeinginan untuk membuka
praktik hukum sendiri. Dia memperkirakan sewa kantor sebesar $10.000 per
tahun, mempekerjakan seorang sekertaris dengan gaji $20.000 per tahun,
menyewa perlengkapan kantor dengan biaya sebesar $15.000 per tahun dan
membeli peralatan yang diperlukan, membayar listrik, telpon, dan lainnya akan
memerlukan biaya sebesar $5.000. Pengacara tersebut memperkirakan
pendapatannya setiap tahun adalah $100.000, dan dia indifference antara tetap
berada pada pekerjaannya yang sekarang dengan membuka kantor pengcara
sendiri yang baru.
a) Berapakah biaya eksplisit dari pengacara tersebut untuk menjalankan kantor
pengacara sendiri per tahun?
b) Berapa biaya akuntansinya? Biaya implisit? Biaya ekonomis?
c) Apakah pengacara tersebut harus melanjutkan dan memulai praktiknya
sendiri?
Jawaban
a) Biaya eksplisit adalah $10.000 + $20.000 + $15.000 +$5.000 = $50.000
Maka, biaya eksplisit dari pengacara tersebut untuk menjalankan kantor pengacara
sendiri per tahunnya sebesar $50.000
b) Biaya akuntansi akan menjadi sama untuk biaya eksplisit sebesar $50.000.
Biaya implisit sebesar $60.000 (pendapatan yang terdahulu dari pekerjaanya yang
sekarang)
Biaya ekonomis adalah jumlah biaya eksplisit dan biaya implisit. ($50.000 +
$60.000 = $110.000). Maka, Biaya ekonomis sebesar $110.000
c) Karena estimasi total penerimaan dari pembukaan praktisi hukum pribadi adalah
$100.000, sementara total estimasi biaya ekonomis adalah $110.000, Kevin tidak
seharusnya memulai usaha praktisi hukum pribadinya.

2. Amir adalah seorang pedangan mi baso yang menjual mi basonya dengan cara
berkeliling kampung menggunakan gerobak dorong. Ia membeli bahan bahan
jualannya berupa mi, bumbu dan daging sapi, dan membuat baso sendiri.
Misalkan ia membeli bahan bahan jualannya sebesar Rp. 200.000. Apabila dari
hasil penjualan mi baso dengan cara berkeliling kampung memperoleh pendapatan
Rp. 350.000. Amir mengupah orang lain senilai Rp 30.000 dan upah untuk
menjualkan mi baso keliling kampung adalah Rp 50.000
a) Hitunglah laba bisnis dan laba ekonomis yang diperoleh Amir
Jawaban
a) Laba bisnis = Rp. 350.000 Rp. 200.000 = Rp. 150.000
Maka, laba bisnis yang di peroleh Amir senilai Rp. 150.000 dan pengeluaran
Rp.200.000 merupakan biaya eksplisit
Laba ekonomis = Rp 350.000 Rp 200.000 Rp 30.000 Rp 50.000 = Rp 70.000
Maka, lab ekonomis yang di peroleh Amir senilai Rp. 70.000 dengan biaya
implisit sebesar Rp 80.000

- Pasar
1. Sebuah perusahaan monopoli menghadapi permintaan Q = 20 2p dimana Q
adalah jumlah barang yang diterima (unit). Monopolis memiliki biaya rata rata
konstan 4 per unit.
a) Dari informasi diatas, turunkan persamaan-persamaan penerimaan rata rata
(AR), penerimaan biaya marginal (MR), dan biaya marginal (MC).
b) Berapa jumlah output yang harus diproduksi dan harga jual per unit untuk
mencapai laba maksimum. Hitung besarnya laba maksimum tersebut
c) Berapa selisih harga dan output yang dihasilkan perusahaan dibandingkan
dengan harga dan output bila perusahaan beroperasi pada pasar persaingan
sempurna
Jawaban
a) Kurva permintaan rata rata perusahaan sama dengan kurva permintaan
perusahaan
Kurva penerimaan marginal (MR) :
TR = P(Q).Q
= (10 1/2Q)Q
= 10Q 1/2Q2 .......................................................(1)
MR = TR/Q
= 10 Q................................................................(2)
Biaya Marginal :
Jika biaya rata rata : AC = 4; maka TC = (AC).Q = 4Q
Dengan demikian MC = TC / Q = 4............................(3)

b) Laba maksimum tercapai bila MR = MC


10 Q = 4
Q* =6
Jumlah output = 6 unit
Jika jumlah output 6, maka
6 = 20 2P
P=7
Harga jual adalah 7 per unit
Besarnya laba maksimum = Q ( P AC ) = 6 ( 7 4 ) = 18

c) Jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna, laba maksimum


tercapai bila D = AR = MC, atau
10 Q =4
Q =6
Q = 12 maka,
12 = 20 2P
2P =8
P =4
Jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna
Output yang dihasilkan adalah 12 unit atau 2 kali jumlah yang dihasilkan
bila perusahaan beroperasi dalam pasar monopoli
Harga jual per unit jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan
sempurna yaitu 4 per unit jauh lebih murah (75% lebih murah) dibanding
harga jual per unit jika perusahaan beroperasi dalam pasar monopoli

2. Sebuah perusahaan monopoli memproduksi barang X memiliki struktur biaya


produksi yang ditunjukan oleh persamaan TC = 250 + 200Q 10Q2 + Q3 .
Persamaan kurva permintaan pasar terhadap produk (barang X) yang dihasilkan
oleh perusahaan monopoli tersebut adalah P = 500 10Q. Berdasarkan informasi
tersebut, tentukan:
a) Harga dan jumlah barang X yang harus dipilih perusahaan monopoli agar
tercapai kondisi keseimbangan perusahaan monopoli (perusahaan tersebut
diperoleh laba maksimum/ rugi minimum)
b) Laba maksimum / rugi minimum perusahaan monopoli tersebut
Jawaban
a) Harga dan jumlah barang pada kondisi keseimbangan perusahaan monopoli
tercapai pada saat MR = MC
MR = /
TR = P x Q = (500 10Q) Q = 500Q 10Q2
MR = /
TC = 250 + 200Q 10Q2 + Q3
MC = / = 200 20Q + 3Q2
500 20Q = 200 20Q +3Q2

3Q2 = 300

Q2 = 100

Q = 10

Jumlah barang yang dapat dipilih dari penyelesaian secara sistemati adalah Q =-10
dan Q = 10. Jumlah barang yang tidak mungkin bernilainegatif, maka jumlah
barang keseimbangan perusahaan monopoli adalah 10 unit.
Harga keseimbangan perusahaan monopoli dapat ditentukan dengan memasukkan
jumlah barang (Q) kedalam persamaan permintaan perusahaan monopoli, yaitu
P = 500 - 10Q
= 500 10 (10)
= 400
b) Menentukan keuntungan maksimum/ kerugian minimum
= TR TC
TR = P x Q
= 400 (10)
= 4.000
TC = 250 + 200Q 10Q2 + Q3
= 250 + 200(10) 10(10)2 + (10)3
= 2.250
= 4.000 2.250
= 1.750
Besarnya adalah positif. Ini berarti perusahaan monopoli memperoleh
keuntungan maksimum pada produksi barang X sebanyak 10 unit dan harga
barang X sebesar 400.