Anda di halaman 1dari 3

Alur proses produksi salep

a. proses produksi salep pada ruang bahan baku.


1. Pemeriksaan bahan
Pada proses pembuatannya, setiap bahan baku diperiksa terlebih dahulu oleh tim QC
dengan mengambil sampel di ruang sampling, pemeriksaan yang dilakukan oleh tim QC
meliputi pemerian, kelarutan, bilangan asam, dan bilangan penyabunan, dari hasil uji tersebut
tim QC dapat memutuskan apakah bahan baku tersebut memenuhi kriteria yang
berstandarkan CPOB atau tidak.
2. Penimbangan bahan
Setelah pemeriksaan bahan, petugas yang bertanggung jawab terhadap bahan baku
menimbang bahan-bahan apa saja yang akan dibutuhkan dalam proses produksi sediaan krim
dan salep. Penimbangan bahan dilakukan untuk produksi sediaan per satu bets. Setelah bahan
baku ini dinyatakan lulus uji kriteria, bahan baku tersebut dicampur dan diolah menjadi
produk antara. Kemudian petugas bagian produksi mengambil bahan baku yang telah
ditimbang dengan melakukan serah terima yang disertai dengan dokumen CPB (Catatan
Pengolahan Bets) yang telah melampirkan tanda tangan petugas.

b. Proses produksi dilanjutkan di ruang pencampuran.


1. proses pencampuran
Pada ruang ini, awalnya air ditampung di dalam alat pemanas (Double Jacket). Air
yang digunakan dalam proses produksi menggunakan air Aquadem (Aquademineralisasi). Air
yang dipakai adalah air yang diambil dari pipa yang telah diatur penyalurannya, yang mana
sebelumnya air ini telah melewati serangkaian proses pernyaringan. Kemudian proses
dilanjutkan di tangki Oil Pot, tangki ini berfungsi untuk melebur fase minyak dari sediaan,
lalu dilanjutkan proses pencampuran bahan dengan menggunakan alat Vacum emulsifier
Mixer. Pada alat ini proses pencampuran dimulai dari pembuatan basis hingga membentuk
masa krim/salep.
Selanjutnya masa yang telah jadi disimpan dalam wadah kemudian di tempatkan di
ruang Ruang karantina produk antara. Produk yang telah jadi di lakukan kembali proses IPC
oleh QC, pemeriksaan pemerian, pH, homogenitas, koefisien variasi, dan stabilitas krim

3. pengisian dan pengemasan


jika senyawa dinyatatakan lulus evaluasi sediaaan maka produk tersebut dimasukkan ke
dalam wadah. selama proses pengisian sediaan salep operator melakukan proses
penimbangan setiap 15 menit sekali, proses ini bertujuan untuk memastikan bobot per tube
sesuai dengan bobot yang diinginkan dari kemasan. kemudian produk yang telah diisi
ditempatkan di ruang karantina produk ruahan untuk selanjutnya melewati tahap pemeriksaan
oleh QC, pemeriksaan itu meliputi pemerian, identifikasi, pH, kadar zat berkhasiat,
homogenitas, koefisien variasi dan keseragaman sediaan,. Waktu yang dibutuhkan untuk
menuggu hasil pemeriksaan ini yaitu 1-2 hari.

Anda mungkin juga menyukai