Anda di halaman 1dari 4

First-In, First-Out (FIFO)

Medote FIFO mengansumsikan bahwa barang_barang digunakan (dikeluarkan) sesuai urutan


pembeliannya. Dengan kata lain, medote ini mengansumsikan bahwa barang pertama yang dibeli adalah
barang pertama yang digunakan (dalam perusahaan manufaktur) atau dijual (dalam perusahaan
dagang). Karena itu, persediaan yang tersisa merupakan barang yang dibeli paling terakhir.

Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa Call-Mart Inc. menggunakan system persedian periodic (jumlah
persedian hanya dihitung pada akhir bulan). Biaya persedian akhir dihitung dengan mengambil biaya
dari pembelian paling terakhir dan dikerjakan kembali sampai semua unit dalam persediaan
diperhitungkan.

Ilustrasi metode FIFO-persedian periodic

Tanggal Jumlah Unit Biaya Per Unit Total Biaya


30 Maret 2000 $4,75 $ 9.500
15 Maret 4000 $4,40 $17.600
Persedian akhir 6000 $27.100

Biaya barang yang tersedia untuk dijual $43.900


Dikurangi: Persediaan akhir $27.100
Harga pokok penjualan $16.800

Jika yang digunakan adalah system persedian perpetual baik dalam kuantitas maupun nilai dolar, maka
angka biaya dikaitkan dengan setiap penarikan barang. Kemudian biaya dari 4.000 unit yang dikeluarkan
pada tanggal 19 maret akan terdiri dari item-item yang di beli pada tanggal 2 maret dan 15 maret.

Ilustrasi metode FIFO-persedian perpetual

Tanggal Pembelian Dijual atau Digunakan Saldo


2 Maret (2.000x$4,00) $ 8.000 2.000x$4,00 $8.000
15 Maret (6.000x$4,00) $26.400 2.000x$4,00
$34.400
6.000x$4,40
19 Maret 2.000x$4,00
4.000x4,40 $17600
2.000x4,40
($16.800)
30 Maret (2.000x$4,75) $9.500 4.000x4,40
$27.100
2.000x4,75

Nilai persedian akhir dalam kasus ini adalah $27.100, dan harga pokok penjualan adalah $16.800
[(2.000x4,40)+(2.000x4,40)].
Last-In, First Out (LIFO)

Metode LIFO membandingkan (matches) biaya dari barang-barang yang paling akhir dibeli terhadap
pendapatan. jika yang digunakan adalah system periodic, maka akan diasumsikan bahwa biaya dari total
kuatitas yang terjual atau dikeluarkan selama suatu bulan berasal dari pembelian paling akhir.
Persediaan akhir Call-Mart ditentukan dengan menggunakan unit total sebagai dasar perhitungan dan
mengabaikan tanggal-tanggal pembelian terlibat. Dengan mengansumsikan bahwa 4.000 unit yang
dikeluarkan berasal dari 2.000 unit yang dibeli tanggal 30 Maret dan 2.000 unit (dari 6.000 unit) yang
dibeli tanggal 15 Maret .

Ilustrasi perhitungan persediaan dan harga pokok penjualan CallMart system periodic.

Tanggal Jumlah Unit Biaya Per Unit Total Biaya


2 Maret 2000 $4,00 $ 8.000
15 Maret 4000 $4,40 $17.600
Persedian akhir 6000 $25.600

Biaya barang yang tersedia untuk dijual $43.900


Dikurangi: Persediaan akhir $25.600
Harga pokok penjualan $18.300

Jika yang digunkan Call-Mart adalah system persedian perpetual baik dalam kuantitas maupun nilai
dolar, aplikasi metode LIFO akan menghasilkan nilai persediaan akhir dan harga pokok penjualan yang
berbeda.

Ilustrasi perhitungan persediaan dan harga pokok penjualan CallMart system perpetual.

Tanggal Pembelian Dijual atau Digunakan Saldo


2 Maret (2.000x$4,00) $ 8.000 2.000x$4,00 $8.000
15 Maret (6.000x$4,00) $26.400 2.000x$4,00
$34.400
6.000x$4,40
19 Maret (4.000x$4,40) 2.000x$4,00
($17.600) $16.800
2.000x$4,40
30 Maret (2.000x$4,75) $9.500 4.000x4,40
2.000x$4,40 $26.300
2.000x$4,75

Perhitungan persediaan dan harga pokok penjualan CallMart system periodic adalah $25.600 dan
$18.300 sedangkan perhitungan persediaan dan harga pokok penjualan CallMart system perpetual
adalah $26.300 dan $17.600. perbedaan ini disebabkan karena system periodic membandingkan total
penarikan selama bulan bersangkutan dengan total pembelian untuk bulan yang sama dalam
mengaplikasikan metode LIFO, sementara system perpetual membandingkan setiap penarikan dengan
pembelian terakhir yang mendahuluinya.
1. MENYAJIKAN NILAI PERSEDIAAN DI NERACA
Nilai yang disajikan di neraca dapat saja nilai costnya seperti yang telah ditentukan dengan berbagai
asumsi arus barang. Nilai yang disajikan di neraca dapat juga nilai pasarnya. Atau dapat juga dipilih yang
terendah antara cost dengan harga pasarnya.

Biasanya nilai yang disajikan di neraca adalah nilai yang terendah antara cost dengan harga pasarnya.
Misalnya dalam perusahaan mempunyai persediaan dengan cost $ 1,000. Pada akhir tahun harga pasar
dari persediaan tersebut adalah $ 900, maka yang disajikan di neraca adalah $ 900. Jika harga pasar
barang tersebut adalah $ 1,100, maka yang disajikan di neraca adalah costnya yaitu $ 1,000.
Yang dimaksud dengan cost adalah pasar harga yang tidak lebih tinggi dari ceiling dan tidak boleh lebih
rendah dari floor. Ceiling adalah taksiran harga jual dikurangi dengan taksiran biaya penjualan barang
tersebut. Floor adalah ceiling dikurangi dengan laba normal. Misalkan perusahaan telah menaksir biaya
penjualan adalah 2% dari harga jual dan laba kotor yang normal bagi perusahaan itu adalah 20% dari
harga jual maka berikut ini diberikan beberapa kemungkinan sebagai berikut:

Market

COMWIL

Kasus Cost Replacement Floor Ceiling Market ($)


($) Cost ($) ($) ($) ($)

A 65 70 55 80 70 65

B 65 60 55 80 60 60

C 65 50 55 80 55 55

D 50 45 55 80 55 50

E 75 85 55 80 80 75
F 90 100 55 80 80 80

Dalam kasus A replacement cost berada di antara floor dan ceiling, oleh karena itu replacement
cost akan mewakili market untuk dibandingkan dengan cost yaitu $65. Ternyata cost $65 lebih rendah
dari market ($70) oleh karena itu harga yang dilaporkan adalah cost nya yaitu $65.
Dalam kasus B, replacement cost yang $60 berada di antara ceiling, dan floor oleh karena
itu replacement cost dapat mewakili marketkemudian dibandingkan dengan cost $.65. Ternyata market
lebih rendah, maka yang disajikan di neraca adalah market.
Dalam Kasus C, replacement cost $50 ternyata dibawah floor maka market diwakili oleh floor, kemudian
dibandingkan dengan cost, ternyatafloor lebih rendah, maka yang disajikan di neraca adalah floor
Dalam kasus D, replacement cost di bawah floor, maka market diwakili oleh floor dan dibandingkan
dengan cost. Ternyata cost lebih rendah, maka yang disajikan di neraca adalah cost. Begitu juga kasus E.
Dalam kasus F, replacement cost di atas ceiling, sehingga ceiling, mewakili market dan dibandingkan
dengan cost, ternyata lebih rendah, sehingga yang disajikan di neraca adalah ceiling.