Anda di halaman 1dari 7

Konstruksi Sambungan

Paku keling, pada negara maju dipakai untuk konstruksi yang


sifatnya berat. Cara pemasangannya dapat dilakukan dengan
1 dipanaskan hingga memijar dan dimasukkan ke lubang, kemudian
ditekan hingga terbentuk kepala dari paku keling. Kemudian paku
keling dibiarkan dingin dan mengerut yang menimbulkan adanya
clamping force yang membentuk shear resistance. Ada juga
pemasangan paku keling dalam keadaan dingin meskipun akhirnya
tidak memiliki clamping force. Jarak dan cara pemasangan paku
keling disamakan dengan pemasangan baut (PPBBI, bab 8, ayat 8.2,
butir 3 6). Untuk tegangan paku keeling (PPBBI, bab 8, ayat 8.3);

2 Baut (baut/sekrup hitam), untuk konstruksi ringan saja (negara maju), sedangkan di
Indonesia penting dipakai pada konstruksi berat juga bersama paku keling (PPBBI);

3 High Strength Bolt (HSB) atau Baut Mutu Tinggi (BMT), untuk konstruksi berat dan
memerlukan sambungan rigid/kaku; dan

4 Las, untuk konstruksi ringan dan berat, juga untuk keperluan sambungan rigid.
1 Bidang Geser
P

2
P

Sambungan penampang/irisan satu/tunggal, memiliki ciri sbb:

Memiliki satu bidang geser;


Biasanya 1 = 2 , dan jika 1 2 maka dipilih ;
Adanya momen sekunder karena adanya eksentrisitas (e), sebesar (M =
p.e) yang dapat mengakibatkan batang baja membengkok dan
konstruksi menjadi kurang baik, sebab itu sedapat mungkin sambungan
type ini dihindari pada konstruksi.
1
2 P 1 Bidang Geser

2
P

1
2 P
3

Sambungan penampang/irisan kembar, memiliki ciri sbb:

Memiliki dua bidang geser;


Biasanya 2 < 2. 1 , atau diambil ;
Tidak terjadi momen sekunder dan bending, sehingga merupakan
konstruksi yang baik
Kemampuan sambungan, didasarkan atas keruntuhan/kegagalan
geser dan keruntuhan tumpu:

Untuk penampang
paku keling = 2 beririsan
tunggal:

= 0,8 1
4
. . 2 .
Terhadap
Untuk penampang beririsan kembar: geser
= 0,8 2 14. . 2 . = 0,8 1
2
. . 2 . .

dimana:
Proyeksi luas lubang tertekan pada dinding
Terhadap
:
beban ijin dinding lubang pelat (kg)
lubang dari pelat sebesar = . 1 .
d paku keling = lubang (cm)
:
tumputebal pelat yang disambung (cm) Kemampuannya adalah sbb:
:

:
:
2. untuk 1 2.
1,6. untuk 1,5. 1 < 2.
s1 : jarak paku keling terujung ke ujung batang = . .