Anda di halaman 1dari 4

Soal THT e.

CT-scan nasofaring
9. Gejala berikut tidak didapatkan pada tonsillitis akut :
1. Rinitis adalah keradangan mukosa rongga hidung dengan a. Nyeri telan
bermacam klasifikasi, pernyataan berikut yg bukan termasuk b. Febris
klasifikasi rhinitis non infeksi : c. Ptialismus
a. Rhinitis gustatory d. Frog face
b. Rhinitis akibat kerja e. Foetor ex ore
c. Rhinitis karena jamur 10. Pernyataan berikut yg tidak sesuai dengan penanganan
d. NARES faringitis akut :
e. Rhinitis vasomotor a. Dianjurkan tidak minum dingin
2. Pernyataan berikut benar untuk rhinitis alergi, kecuali : b. Mandi air hangat
a. Termasuk rekasi hipersensitivitas tipe 1 pada penderita c. Memberi anti histamine untuk mengurangi batuk
non atopi d. Antipiretik bila perlu
b. Gejala bersin, pilek encer, buntu hidung setelah kontak e. Cukup istirahat
c. Bisa gatal di hidung, mata, telinga, dan palatum molle 11. Anak 4 tahun dibawa ke RS malam hari dengan keluhan batuk,
d. Pada fase lambat eosinofil memegang peran penting pilek, panas selama 3 hari. Mulai tadi sore parau & sesak
dengan dominasi gejala buntu hidung napas. Makin lama makin berat. Dugaan kuat penyakit :
e. Allergen bisa inhalasi maupun ingestan a. Epiglotitis
3. Pernyataan berikut yg tidak benar untuk sinus paranasalis b. Laryngitis akut
adalah : c. Trakeititis
a. Sinus maksila kanan-kiri hampir sama besar d. Bronchitis
b. Sinus frontalis kanan-kiri bisa tidak sama besar e. bronkopneumoni
c. Sel etmoid anterior mempunyai ostia di meatus nasi 12. Wanita 17 tahun datang ke IRJ dengan anamnesis menelan
superior larutan pembersih toilet setengah gelas 1 jam yg lalu. Pada
d. Sinus maksila mempunyai ostium di kompleks ostio pemeriksaan tidak ditemukan adanya ulkus bakar pada mulut.
meatal Penatalaksanaan segera :
e. Sinus sphenoid mempunyai ostium di resessus sfeno- a. Pulangkan, observasi di rumah
etmoid b. Kumbah lambung
4. Seorang pemuda menderita pilek buntu hidung sebelah kiri c. Pemasangan sonde lambung
d. Foto esofagogram
selama 10 hari. 3 hari pertama disertai demam setelah itu
e. Esofagoskopi
demam menghilang pilek menetap. Ingus kental dari kedua 13. Pria 40 tahun datang ke IRJ dengan keluhan sakit menelan
rongga hidung, tidak berbau. Penderita ini tidak minum obat setelah menelan ayam goreng 2 jam yg lalu. Pada foto
sama sekali, kadang memakai tetes hidung bila buntu. esophagus didapatkan benda asing pada esophagus bagian
Penderita ini kemungkinan menderita : distal. Penatalaksanaan segera :
a. Rhinitis akut yg belum membaik a. pulangkan, observasi di rumah
b. Rhinitis alergi b. ulangi foto esophagus
c. Rhinitis medikamentosa c. tampung di feses
d. Rinosinusitis bacterial akut d. esofagoskopi & dorong agar masuk lambung
e. Rhinitis difteri e. esofagoskopi & ekstraksi benda asing
5. Proses yg tidak terjadi pada patofisiologi rinosinusitis bacterial 14. Anak 3 tahun datang ke IRJ dengan anamnesis tertelan uang
akut : logam 2 jam yg lalu. Saat ini mengeluh makan minum muntah
a. Kolonisasi kuman
dan terasa mengganjal di tenggorokan. Penatalaksanaan :
b. Metaplasi epitel
a. Palpasi di tiroid
c. Disfungsi cilia
b. Foto servikal & torakal
d. Transudasi
c. Foto esofagogram
e. Perubahan pH
d. Heimlich maneuver
6. Seorang wanita 19 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan
e. esofagoskopi
sering buntu & pilek yg mula-mula kumat-kumatan tapi sudah 15. Laki-laki 35 tahun sakit gigi geraham kanan bawah 1 minggu.
2 bulan ini terus menerus. 1 minggu terakhir dirasakan ingus Leher kanan atas bengkak 3 hari, sulit membuka mulut, sakit
berbau. Penderita ini kemungkinan menderita : menelan. Dicurigai ada abses :
a. Rhinitis vasomotorika a. Sublingual
b. Rhinitis alergi b. Peritonsil
c. Rinosinusitis c. Retrofaring
d. Polip nasi d. Submandibula
e. Polip nasi dengan sinusitis e. Para faring
7. Pernyataan yg benar ttg polip hidung : 16. Penanganan abses leher dalam adalah :
a. Wanita lebih banyak a. Antibiotika dosis tinggi
b. Selalu bilateral b. Terapi konservatif, antibiotika tunggu hasil kultur
c. Polip koanal dari sinus etmoid c. Insisi, antibiotika
d. Diagnosis pasti dengan nasoendoskopi d. Insisi, antibiotika, awasi jalan napas
e. Polip jenis eosinofil dapat diberikan kortikosteroid e. Insisi, awasi jalan napas, antibiotika tunggu hasil kultur
intranasal 17. Wanita 28 tahun mengeluh nyeri telan hebat dan tidak bisa
8. Anak 3 tahun suara terdengar sengau, sering pilek & sering makan kecuali bubur halus / makanan cair selama 4 hari.
bernapas melalui mulut. Pemeriksaan apa yg diperlukan : Penderita juga demam & sulit membuka mulut. Kadang bila
a. Rinoskopi posterior
minum cairan keluar lewat hidung. Dugaan diagnosis :
b. Nasofaringoskopi
a. Tonsillitis akut
c. X-foto AP nasofaring
b. Faringitis akut
d. X-foto lateral nasofaring
c. Abses peritonsil 27. Pemeriksaan garpu tala yg didapatkan :
d. Laryngitis akut a. Rinne (+) pada telinga kiri
e. Tumor jinak tonsil b. Batas atas telinga kiri menurun
18. Dibawah ini tidak benat ttg pseudomembran pada tonsillitis c. Batas bawah telinga kanan naik
difteri : d. Weber lateralisasi ke kiri
a. Terbatas pada tonsil e. Weber bisa di tengah/lateralisasi ke kanan
b. Tebal 28. Gangguan keseimbangan yg disebabkan karena adanya
c. Warna putih kotor otokonia pada kanalis semisirkularis :
d. Melekat erat a. Penyakit menier
e. Bila diangkat mudah berdarah b. Obat ototoksik
19. Pernyataan berikut yg salah pada tumor parotis : c. Presbiastasia
a. Terbanyak diantara tumor kelenjar minor d. BPPV
b. Gambaran PA sering tidak sesuai klinis e. Neuroma akustika
c. Kebanyakan di lobus superficial 29. Pasien datang ke tmp praktek saudara dengan keluhan keluar
d. Paling sering jenis pleiomorfik adenoma cairan dari telingan kanan yg berwarna putih kental kehijauan
e. Tumor dapat ekspansi ke medial melewati celah sejak 5 tahun yg lalu dan sering kambuh. Sejak 2 minggu ada
stilomandibularis pembengkakan di belakang telinga. Diagnosis :
20. Pernyataan yg salah ttg karsinogenesis : a. Otitis eksterna maligna
a. Etiologi Ca adalah multifaktorial b. OMSK tipe aman
b. Ca berkembang dari 1 sel Ca c. OMA dengan mastoiditis
c. Awal poliklonal d. OMSK tipe bahaya dengan abses retroaurikuler
d. Kelainan gen berakibat kelainan pengendalian proliferasi e. Furunkel liang telinga dengan anses retroaurikuler
& diferensiasi 30. Utk kasus no 29 foto xray yg diperlukan :
e. Perkembangan Ca melalui bbrp tahap (multi step) a. Waters
21. Tumor leher dibawah ini benar utk metastasis Ca nasofaring : b. Schuller
a. Superficial di bawah kulit c. Caldwel
b. Nyeri tekan d. Skull lateral
c. Umumnya di daerah submandibula e. Eisler
d. Merupakan gejala utama terbanyak pada penderita KNF 31. Yg bukan komplikasi otitis media akut :
e. Sering bilateral a. Mastoiditis akut
22. Berikut ini tanda & gejala Ca lidah dini : b. Labirinitis akut
a. Ulkus lidah 0,5x1x0,5 cm, tidak nyeri c. Paresis saraf fasial
b. Ulkus lidah 1x1x1 cm dan pembesaran k.g.b d. Meningitis
submandibula 1,2x1x1 cm, mobil e. Penyakit menier
c. Ulkus lidah 2x2x1 cm, lidah terfiksir 32. Terapi OMSA stadium resolusi :
d. Ulkus lidah 0,3x0,3x0,3 cm, multiple, nyeri hebat a. Miringoplasti
e. Ulkus lidah lateral 4x3x5 cm, mobil b. Timpanoplasti
23. Gejala yg tidak benar ttg Ca nasofaring : c. Antibiotika
a. Strabismus d. Menjaga higienis
b. Sulit menelan e. Analgetika
c. Kelemahan otot bahu 33. Keluhan yg tidak benar ttg OMSK :
d. Ptosis a. Otore berbau busuk
e. Vertigo b. Pendengaran berkurang
24. Laki 50 tahun mengeluh pipi kanan bengkak selama 1 tahun. c. Tinitus aurium
Pilek dengan ingus bercampur darah. Mata kanan menonjol d. Perforasi membrane timpani yg kecil
selama 8 bulan. Curiga : e. Otore bercampur darah
a. Ca nasofaring 34. Wanita 36 thn datang ke tmp praktek saudara dengan keluhan
b. Ca sinus maksilaris wajah sebelah kiri menceng. Yg pertama kali ditanyakan :
c. Ca hidung a. Derajat keparahan
d. Sinusitis maksilaris kronis b. Keluhan telinga
e. Etmoiditis akut c. Onset terjadi
25. Laki 72 tahun mengeluh mendadak pada pagi hari bangun d. Keluhan intracranial
tidur telinga kirinya tidak mendengar, sblm ini penderita juga e. Keluhan kulit
35. Selanjutnya pemeriksaan yg dapat saudara kerjakan utk
sudah kurang pendengaran telinga kanan dan kirinya. Pada
menentukan penyebab di bidang THT-KL/neurologi :
pemeriksaan otoskopi didapatkan telinga kiri ada serumen yg
a. Tes pendengaran
menyumbat, telinga kanan membran timpani normal. b. Menentukan topografi lesi
Diagnosis telinga kiri yg mendadak tidak bisa mendengar : c. Memeriksa derajat kelumpuhan wajah
a. Sudden deafness d. Menentukan lesi sentral/perifer
b. Serumen obturan e. Pemeriksaan CT scan temporal
c. Presbiakusis 36. Bila ternyata dijumpai lesi pada infra nuclear, penyakit yg
d. OMSA paling sering dijumpai :
e. Trauma akustik a. Bells palsy
26. Diagnosis utk kurang pendengarannya yg sebelumnya telah b. OMSK tipe bahaya
dirasakan : c. Ramsay hurt syndrome
a. Intoksikasi obat d. OMA
b. Noise induced hearing loss e. Neuritis
c. OMK 37. Kortikosteroid topical pada rhinitis alergi lebih dianjurkan
d. Presbiakusis dibanding kortikosteroid sistemik
e. Penyakit menier Sebab
Kortikosteroid topical mempunyai efek samping minimal. 2. Foetor nasi
38. Rhinitis vasomotor terjadi akibat ketidakseimbangan system 3. Pendarahan
saraf otonom. 4. Miasis nasi
Sebab 54. Berikut ini gejala deviasi septum nasi :
Ada hubungan dengan kelembaban udara yg tinggi & udara 1. Sefalgi
dingin. 2. Nyeri daerah pipi
39. Rhinitis akut tidak perlu diobati 3. Buntu hidung
Sebab 4. epistaksis
Penyebab utama adalah virus. 55. Komponen yg berperan dalam desinfeksi udara pernapasan :
40. Pada abses retrofaring disarankan utk dilakukan trakeostomi. 1. Fagosit
Sebab 2. Enzim lisosom
Abses retrofaring menyebabkan sumbatan jalan napas atas. 3. Limfosit
41. Terapi abses peritonsiler dapat dilakukan dengan pungsi di 4. pH basa
56. Pada difteri hidung dijumpai sbb :
bbrp tmp.
1. Pilek bercampur darah
Sebab
2. Pilek berbau
Pungsi berfungsi utk evakuasi pus.
3. Ada pseudomembra
42. Uang logam di esophagus kebanyakan berhenti di just below
4. Sering pada dewasa
the cricopharynx. 57. Penyebab epistaksis :
Sebab 1. Angiofibroma nasofaring
Secara fisiologi, just below merupakan bagian paling sempit. 2. Polip hidung
43. Anak 3 tahun tertelan baterai jam tangan 2 jam yg lalu tdk 3. Trauma hidung
perlu dilakukan tindakan segera. 4. Rhinitis medikamentosa
Sebab 58. Anak 3 tahun dibawa ibunya ke IRJ dengan keluhan batuk dan
Baterai jam tangan yg tertelan mungkin keluar di feses karena sesak pada waktu makan kacang 6 jam yg lalu. Saat ini
baterainya kecil. penderita tidak batuk dan sesak napas. Penatalaksanaan :
44. Ca tonsil stadium lanjut dapat menimbulkan trismus. 1. Foto toraks
Sebab 2. Oksigenasi
Ca tonsil dapat mengadakan infiltrasi ke m.pteroigoideus 3. Heimlich maneuver
internus. 4. Bronkoskopi
45. Ca supraglotis lebih sering metastasis ke kelenjar getah bening 59. Anak 3 tahu dibawa ke IRJ dengan keluhan mendengkur dan
regional drpd ca glottis. sesak napas waktu tidur yg makin menghebat 1 bulan ini. Utk
Sebab diagnosis perlu dilakukan :
Daerah supraglotis mempunyai lebih banyak aliran limfe. 1. Rinoskopi posterior
46. Keluhan tinnitus perlu diwaspadai sbg gejala awal ototoksik. 2. Nasofaringoskopi
Sebab 3. Foto toraks
Tinnitus hanya terjadi pada gangguan pendengaran tipe 4. Pemeriksaan tonsil & faring
sensorineural. 60. Stomatiti dapat disebabkan karena infeksi :
47. Trauma akustik akibat suara ledakan dapat menimbulkan tuli 1. Virus
campuran. 2. Bakteri
Sebab 3. HIV
Tekanan udara yg sangat besar menyebabkan membrane 4. Jamur
reisner robek. 61. Penyakit yg tidak menyebabkan sesak napas :
48. Tuli konginetal dapat menyebabkan tuna rungu wicara. 1. Nodul vocal
Sebab 2. Laryngitis akut dewasa
Tuna rungu prelingual mengalami hambatan dalam 3. Paralisis aduktor korda vokalis bilateral
perkembangan bicara. 4. Tuberculosis laring
49. Furunkel liang telinga di posterior perlu dibuat diagnosis 62. Audible slap yg terdengar pd auskultasi di tiroid waktu batuk
banding dengan abses mastoid. adalah tanda benda asing di :
Sebab 1. Supraglotis
Furunkel liang telinga dapat menyebabkan pembengkakan 2. Glottis
retroaurikuler. 3. Subglotis
50. Penyebab otitis eksterna difusa sebagian besar adalah trauma. 4. Trakea
Sebab 63. Diagnostik tertelan uang logam 500 kuning pada anak 3 thn yg
Trauma dapat menyebabkan iritasi pada kulit MAE. tepat :
51. Antihistamin generasi baru utk rhinitis alergi : 1. Foto barium esophagus
1. Tidak mempunyai efek samping mengantuk 2. Foto servikal
2. Kompetitif inhibitor dengan histamine dalam menempati 3. Foto thoraks
reseptor di organ target 4. Foto servikotorakoabdominal
3. Tidak menembus sawar otak 64. Yg benar utk laringomalasia :
4. Dapat mengatasi gejala buntu hidung 1. Terjadi sejak lahir
52. Rhinitis hiperemika : 2. Dapat sembuh spontan
1. Gejala yg menonjol adalah buntu hidung 3. Disebabkan pembentukan tulang rawan blm sempurna
2. Merupakan rebound effect dari pemakaian tetes hidung 4. Suara parau
65. Yg mempunyai gejala trismus adalah abses :
yg berlebihan
1. Submandibula
3. Ditandai dengan mukosa udem, hiperemi, atau hipertrofi
2. Parafaring
4. Bisa merupakan akibat dari rhinitis akut berulang
3. Peritonsil
53. Pada benda asing hidung dapat terjadi :
4. Retrofaring
1. Rinolit
66. Terapi yg segera dilakukan pada laryngitis akut balita dengan 4. Abses bezold
gejala sesak : 79. Pada OMSA bisa terjadi perforasi spontan karena pus :
1. Pemberian oksigen 1. Sulit mengalir ke belakang melalui aditus ad anthrum
2. Injeksi deksamethason 2. Menekan membrane timpani
3. Pemberian nebulizer 3. Sulit mengalir melalui tube
4. Pemberian antibiotika 4. Menumpuk banyak sehingga terjadi nekrosis sentral
67. Suara parau yg intensitasnya berubah-ubah kemungkinan : 80. Terapi OMSA stadium 3 :
1. Ca laring 1. Parasintesis bila perlu
2. Papiloma laring 2. Antibiotika
3. Tuberkulosa laring 3. Simtomatis
4. Nodul vokal 4. Cuci telinga dengan H2O2
68. Sakit menelan 1 sisi kemungkinan pada :
1. Hipertrofi tonsil
2. Tertelan duri
3. Tonsillitis akut 1. CACDB EEADC
4. Abses peritonsil 11. BCEED DCAEC
69. Yg benar ttg angiofibroma nasofaring juvenile : 21. DAEBB DDDDB
1. Banyak pembuluh darah tanpa tunika muskularis 31. EDECD AABDA
2. Diduga ada gangguan keseimbangan hormonal 41. AADAA CBAAA
3. Palatum molle bombans 51. AAEEA BBCEE
4. Tumor yg berbatas jelas tanpa diliputi mukosa 61. BDDAA EDCAE
70. Gejala pada ca laring : 71. AEECA EBEEE
1. Sesak napas
2. Suara parau
3. Batuk darah
4. disfagia
71. Program skrining pendengaran bayi baru lahir dilakukan utk
deteksi dini pada
1. Bayi yg mempunyai resiko gangguan pendengaran
2. Bayi sebelum keluar RS
3. Bayi yg lahir di luar RS
4. Semua bayi sampai usia 1 thn
72. Bbrp faktor resiko yg berkaitan dengan tuli konginetal :
1. Ibu kena infeksi virus rubella pada trimester 1
2. Bayi dengan kelainan maksilofasial
3. Orang tua tuli sejak lahir
4. Asfiksia
73. Gangguan pendengaran akibat bising bisa dicegah dengan
program perlindungan pendengaran (hearing conservation
program) berupa :
1. Pemetaan kebisingan
2. Melakukan seleksi pada calon pekerja
3. Pengukuran pendengaran secara berkala
4. Memakai tutup telinga
74. Gangguan berikut dapat menyertai efek obat ototoksik :
1. Gangguan pendengaran yg permanen sehingga tidak bisa
dicegah
2. Gangguan keseimbangan
3. Rasa penuh di telinga
4. Gangguan pada organ corti
75. Pada otomikosis :
1. Debris keputihan seperti kapas
2. Gatal
3. Otalgi
4. Otore
76. Fungsi serumen pada liang telinga luar :
1. Memberi minyak
2. Anti bakteri
3. Membantu membersihkan
4. Anti jamur
77. OMSK tipe maligna ditandai dengan perforasi membrane
timpani :
1. Atik
2. Sentral
3. Marginal
4. Subtotal
78. Komplikasi OMSK tipe bahaya :
1. Abses serebelum
2. Abses serebri
3. Abses sub periosteal mastoid