Anda di halaman 1dari 3

PELACAKAN ANGKA

KEMATIAN IBU (AKI) DAN


ANGKA KEMATIAN BAYI
(AKB)
No. Dokumen :
No. Revisi :
PEMERINTAH Tanggal Terbit :
PROVINSI DKI Tanggal Berlaku :
JAKARTA SOP
Halaman :1/3

PUSKESMAS TTD KA. PUSKES Dr. Siti Ainun Dwiyanti


KECAMATAN NIP 196710272007012022
SAWAH BESAR

1. Pengertian Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya wanita yang


meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan
kehamilan atau penanganannya selama kehamilan, melahirkan
dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) per 100.000
kelahiran hidup. tanpa melihat usia dan lokasi kehamilan.

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian


bayi berusia dibawah satu tahun,per 1000 kelahiran hidup
pada satu tahun tertentu.

Pelacakan AKI dan AKB adalah melakukan pelacakan ke wilayah


Kecamatan Menteng apakah terjadi atau ada tidaknya AKI dan
AKB di wilayah Kecamatan Menteng.
2. Tujuan 1. Mengetahui data ibu atau bayi yang meninggal dunia
2. Mengetahui penyebab ibu atau bayi meninggal dunia
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kecamatan Sawah Besar No. Tahun.
Tentang Jenis-Jenis Pelayanan di Puskesmas Kecamatan Sawah
Besar.
4. Referensi 1. Permenkes No.75 Tahun 2014 tentang Puskesmas layanan
kesehatan dalam melaksanakan tugas perlu mengadakan
fungsi
a. Penyelenggaraan UKM tingkat pertama di wilayah kerja.
b. Penyelenggaraan UKP tingkat pertama di wilayah kerja.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2015.
Pedoman Audit Maternal-Perinatal di Tingkat Kabupaten/Kota.
Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
3. Alat dan Bahan 1. ATK
2. Buku Tulis
4. Prosedur / 1. Petugas KIA menyampaikan informasi kepada kader untuk
langkah-langkah melaporkan ke petugas KIA bila ada ibu dan atau bayi yang
meninggal di wilayah tinggal kader (disampaikan pada
pertemuan kader setiap bulan);
2. Bila ada laporan dari kader bahwa ada ibu dan atau bayi yang
meninggal, maka petugas KIA akan melakukan kunjungan
rumah;
3. Petugas KIA melakukan kunjungan rumah untuk otopsi verbal
maternal atau otopsi verbal perinatal;
4. Jika tidak ada kematian maka petugas KIA tidak melakukan
kunjungan rumah;
5. Petugas KIA mencatat dan membuat hasil kegiatan.
5. Dokumen 1. Laporan AKI dan AKB
Terkait 2. OVM (Otopsi Verval Maternal) atau OVP (Otopsi Verbal
Perinatal)
6. Unit Terkait 1. Kepala Puskesmas
2. Penanggungjawab program KIA
3. Pelaksana program KIA
4. Tokoh masyarakat, kader dan masyarakat wilayah kerja

9. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.Terbit

No. Dokumen :
No. Revisi : 00
Halaman : 2/3
No. Dokumen :
No. Revisi : 00
Halaman : 3/3

Anda mungkin juga menyukai