Anda di halaman 1dari 21

Contoh Laporan supervisi Akademik

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan telah
menetapkan kebijakan tentang pengkategorian sekolah berdasarkan tingkat keterlaksanaan
standar nasional pendidikan ke dalam kategori standar, mandiri dan bertaraf internasional.
Penjelasan Pasal 11, Ayat 2 dan Ayat 3 Peraturan Pemerintah tersebut menyebutkan bahwa
dengan diberlakukannya Standar Nasional Pendidikan, maka Pemerintah memiliki kepentingan
untuk memetakan sekolah/madrasah menjadi sekolah/madrasah yang sudah atau hampir
memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi Standar
Nasional Pendidikan. Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah mengkategorikan
sekolah/madrasah yang telah memenuhi atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan ke
dalam kategori mandiri, dan sekolah/ madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional
Pendidikan ke dalam kategori standar.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran bahwa kategori sekolah standard dan mandiri
didasarkan pada terpenuhinya delapan Standar Nasional Pendidikan (standar isi, standar proses,
standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan
prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan).
Pemerintah telah menetapkan bahwa satuan pendidikan wajib menyesuaikan diri dengan
ketentuan tersebut paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah
tersebut. Hal tersebut berarti bahwa paling lambat pada tahun 2012 semua sekolah jalur
pendidikan formal khususnya di SD sudah/hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan yang
berarti berada pada kategori sekolah mandiri.
Secara umum tujuan dari program pengawasan adalah: 1) mendorong sekolah untuk dapat
menyelenggarakan pendidikan agar mencapai kondisi memenuhi/hampir memenuhi standar
nasional pendidikan, 2) memberikan arahan upaya-upaya yang harus dilakukan sekolah untuk
dapat memenuhi/hampir memenuhi standar nasional pendidikan, 3) memberikan pendampingan
kepada sekolah untuk mewujudkan pengawasan dalam kurun waktu tertentu, 4) menjalin
kerjasama dan meningkatkan peran serta stakeholder pendidikan di SD baik ditingkat pusat dan
daerah dalam mengembangkan pengawasan, dan 5) mendapatkan model/rujukan pengawasan.
Program pengawasan terdiri dari beberapa kegiatan yaitu identifikasi profil sekolah berdasarkan
data yang dijaring melalui inventarisasi kondisi sekolah; penyusunan program kerja oleh
sekolah; penilaian, penyempurnaan dan penyepakatan program kerja melalui asistensi dan
sinkronisasi program; dan Supervisi hasil pelaksanan program sekolah.
Berkaitan dengan program sekolah tersebut di atas, tindak lanjut pembinaan yang
dilakukan oleh kepala sekolah adalah melakukan Supervisi keterlaksanaan program sekolah yang
telah disusun oleh pihak sekolah dan pencapaian profil sekolah yang sesuai standar nasional
pendidikan. Kegiatan Supervisi dilakukan sebagai upaya pembinaan untuk memantau
keterlaksanaan program kerja dan pencapaian profil sekolah.

B. Tujuan

Supervisi di SDN 02 Sawangan dilaksanakan dengan tujuan:

1. Mengumpulkan informasi yang obyektif, akurat, dan valid mengenai keterlaksanaan program, yang mencakup:

a. Penyusunan program pembelajaran


b. Pelaksanaan pembelajaran
c. Pelaksanaan Supervisi pembelajaran dan,
d. Tindak lanjut hasil pembelajaran
c. Teridentifikasinya tingkat ketercapaian program pembelajaran sesuai SNP
2. Teridentifikasinya hambatan, kelemahan dan keberhasilan keterlaksanaan program
3. Tersusunnya program tindak lanjut hasil Supervisi sekolah untuk menindaklanjuti
permasalahan yang ada.

C. Sasaran
Sasaran Supervisi di SDN 02 Sawangan adalah dimana guru dalam melaksanakan
pembelajaran di kelasnya. Sasaran Supervisi yang akan dilakukan pada semua komponen
pelaksana program sekolah. Lokasi Supervisi ditetapkan kemudian berdasarkan kesepakatan
bersama antara supervisor dan responden sesuai jadwal yang telah direncanakan.
D. Hasil yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dari Supervisi di SDN 02 Sawangan adalah:


1. Adanya informasi yang obyektif, akurat, dan valid mengenai keterlaksanaan program, yang
mencakup:
a. Penyusunan program pembelajaran
b. Pelaksanaan pembelajaran
c. Pelaksanaan Supervisi pembelajaran dan,
d. Tindak lanjut hasil pembelajaran
2. Teridentifikasinya tingkat ketercapaian program pembelajaran sesuai SNP
3. Teridentifikasinya hambatan, kelemahan dan keberhasilan keterlaksanaan program
4. Tersusunnya tindak lanjut hasil Supervisi sekolah.

BAB II
PROGRAM KEGIATAN SUPERVISI
A. Pengorganisasian
Kegiatan Supervisi di SDN 02 Sawangan pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Kepala Sekolah
bersama guru seniaor di sekolah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten atau
pengawas SD.

B. Waktu dan Tempat


Supervisi di SD SDN 02 Sawangan dilaksanakan selama 2 x setahun sesuai jenis kegiatan sesuai
dengan jadwal.
Daftar nama Guru dan kegiatan lokasi Supervisi terlampir.

C. Petugas

1. Jumlah dan unsur


Jumlah petugas Supervisi yang dilakukan oleh Kepala sekolah sebanyak 1 orang dapat dibantu
oleh guru senior.

2. Tugas dan tanggungjawab


a. Melakukan temu awal dengan Kepala Sekolah dan staf yang ditunjuk sesuai dengan jadwal yang
telah ditetapkan dalam surat tugas untuk menjelaskan maksud, tujuan, kegiatan, dan jadwal
pelaksanaan Supervisi
b. Mengumpulkan data dan informasi melalui wawancara, studi dokumen dan studi lapangan yang
berkaitan dengan:
Keterlaksanaan program sekolah
Permasalahan dan pemecahan masalah
Identifikasi profil
3. Mengolah data dan informasi dalam instrumen Supervisi dan format keberhasilan dan
permasalahan pelaksanaan program
4. Menyusun tindak lanjut hasil Supervisi pada format keberhasilan dan permasalahan pelaksanaan
program
5. Pada hari terakhir melakukan pertemuan antara Kepala Sekolah dan staf yang ditunjuk untuk
menjelaskan hasil pelaksanaan Supervisi guna mencapai kesepakatan dan kesepahaman
6. Menyusun laporan hasil Supervisi
7. Menyerahkan laporan hasil Supervisi kepada pihak-pihak yang membutuhkan laboran tersebut.

D. Perangkat

Perangkat Supervisi di SD SDN 02 Sawangan terdiri dari:


1. Instrumen penilaian penyusunan program pembelajaran
2. Instrumen Pelaksanaan pembelajaran
3. Instrumen Pelaksanaan Supervisi pembelajaran dan,
E. Responden

Responden Supervisi adalah sebagai berikut:


a. Supervisi administrasi program pembelajaran Responden adalah guru.
b. Supervisi pelaksanaan program pembelajaran Responden adalah guru dan siswa
c. Supervisi pelaksanaan Supervisi pembelajaran Responden adalah guru dan siswa
d. Supervisi pelaksanaan tindak lanjut hasil Supervisi pembelajaran Responden adalah guru dan
siswa
F. Strategi Pelaksanaan

a. Temu awal

Temu awal merupakan kegiatan pertemuan antara Petugas Supervisi / Kepala Sekolah
menjelaskan maksud, tujuan, jadwal, responden, dan substansi materi pelaksanaan Supervisi.
Kegiatan temu awal diupayakan tidak menggunakan waktu terlalu lama.

b. Pelaksanaan Supervisi
a. Pembagian waktu
Agar pelaksanaan Supervisi terlaksana efektif dan efisien serta dapat menjaring informasi yang
optimal dan akurat, maka perlu dilakukan pembagian waktu. Pembagian waktu dilakukan
berdasarkan responden / guru yang akan diSupervisi sesuai dengan instrumen yang tersedia.
b. Pengumpulan data dan informasi
Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara, studi dokumen dan studi
lapangan dengan responden.
Wawancara
Wawancara merupakan kegiatan diskusi dan tanya jawab dengan responden berkaitan dengan
materi Supervisi. Substansi wawancara mengacu pada instrumen Supervisi.
Studi dokumen
Studi dokumen merupakan pengecekan ketersediaan, kualitas dan kebenaran dokumen, naskah
yang terkait dengan substansi Supervisi.
Studi lapangan
Studi lapangan merupakan pengamatan langsung ke obyek Supervisi da Supervisi seperti ruang
kelas, aktivitas pembelajaran, dan lain-lain.
Secara teknis, kegiatan wawancara, studi dokumen dan studi lapangan dapat dilakukan secara
terintegrasi sesuai dengan materi yang mengacu pada instrumen Supervisi.
c. Layanan asistensi
Layanan asistensi merupakan kegiatan pemberian pelayanan teknis dan manajerial yang
diberikan oleh Kepala Sekolah kepada Guru melalui diskusi interaktif terkait dengan hasil
Supervisi. Layanan asistensi dilakukan terintegrasi dengan kegiatan pengumpulan data dan
informasi (wawancara, studi dokumen dan studi lapangan). Layanan asistensi dapat diberikan
dalam bentuk saran dan masukan, dan perbaikan ringan sepanjang petugas mampu
melaksanakannya.

d. Temu akhir
Temu akhir dilaksanakan setelah kegiatan pengumpulan data, informasi dan layanan
asistensi selesai dilaksanakan. Petugas menyampaikan hasil Supervisi sesuai dengan kondisi
yang ada. Jika terjadi perbedaan persepsi antara kepala sekolah dan pihak guru maka disarankan
untuk dilakukan pengkajian kembali. kepala sekolah menyerahkan copy hasil Supervisi yang
sudah disepakati kepada guru berupa:
Hasil Supervisi keterlaksanaan program pembelajaran.
Keberhasilan dan permasalahan pelaksanaan program pembelajaran.
G. Alur Kegiatan

Alur Supervisi akademik sebagai berikut :


Bagan 1. Jadwal dan alur kegiatan Supervisi
H. Pelaporan

1. Laporan pelaksanaan Supervisi mengacu pada perangkat / instrumen Supervisi yang disediakan
2. Penyerahan berkas hasil Supervisi kepada guru untuk dapat persetujuan
3. kepala Sekolah menyampaikan laporan rangkuman hasil Supervisi kepada Pengawas SD.
I. Pembiayaan
Supervisi yang dilakukan Keapala Sekolah dibiayai oleh sekolah. Ketentuan mengenai
pembiayaan kegiatan ini disesuaikan dengan anggaran yang direncanakan ( RAPBS ).

J. Program Kegiatan:
PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK
SDN 02 SAWANGAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014
SEMESTER II
Waktu Pelaksanaan
(Bulan) Ketera
No Program Jenis Kegiatan Sasaran
ngan
1 2 3 4 5 6
1. Perencanaan Penyusunan Program Program Supervisi
Pembuatan Instruemen
Instrumen Supervisi
2 Pelaksanaan Observasi kelas Semua Guru
Supervisi Adm.
KBM Semua Guru
Supervisi KBM Semua Guru
Data
Tindak hasil Supervisi
3 Lanjut Hasil Supervisi Adm Adm
Data
Hasil Supervisi hasil Supervisi
Kelas&KBM Adm
Program Tindak
Perencanaan lanjut
Pelaksanaan
Pelaksanaan Pembinaan
Pelaporan Laporan
Dokumentasi Arsip

K. Jadwal Kegiatan
JADWAL KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK
SDN 02 SAWANGAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014
SEMESTER II

Pelaksanaan Supervisi
No Nama Guru Adm Keterangan
Supervisi KBM
Pembelajaran
1 Waginem, A.Ma.Pd 4 Pebruari 2014 18 Pebruari 2014 Guru Kelas I
2 Sri Wardiyani, S.Pd 4 Pebruari 2014 18 Pebruari 2014 Guru Kelas IV
Teguh Sri widati, Guru Kelas
3 5 Pebruari 2014 19 Pebruari 2014 VI
S.Pd.SD
4 Darno, S.Pd 5 Pebruari 2014 19 Pebruari 2014 Guru Kelas III
Khusnul Fatimah, Guru Kelas
5 6 Pebruari 2014 20 Pebruari 2014 V
S.Pd.SD
6 Lukas Lukito, S.Pd 7 Pebruari 2014 20 Pebruari 2014 Guru Kelas II
Guru
7 7 Pebruari 2014 21 Pebruari 2014 PAI
Abdullah, S.Pd.I Mapel
8 Waginem, A.Ma.Pd 4 Pebruari 2014 18 Pebruari 2014 Guru Kelas I

SAWANGAN, 20 JAN 2013


Kepala Sekolah

Misran, S.Pd.
NIP. 19600817 198201 1 010
BAB III
PELAKSANAAN DAN HASIL SUPERVISI

A. Prosedur Supervisi Akademik


Berlangsung dalam suatu SIKLUS dengan 3 tahap utama
1. Tahap Pertemuan Awal
Guru diberi angket berisi macam-macam administrasi kelas
Mengkaji administarasi/ tugas tanggung jawab.
Kesimpulan pengkajian kesepakatan tentang waktu
2. Tahap kunjungan kelas dan Observasi Mengajar
Guru yang sedang mengajar diobservasi oleh supervisor sesuai dengan tindakan perbaikan
& waktu yang disepakati.
3. Tahap Pertemuan Setelah Observasi
Memberikan penguatan pendapat/perasaan
mengulas kembali permasalahan dalam pekerjaan
mengulas kembali angket yang telah diisi.
Memberikan pembinaan
menetapkan tindak lanjut
B. Pelaksanaan Supervisi Akademik
Supervisi yang dilaksanakan adalah supervisi kunjungan kelas. Kepala Sekolah sebagai
supervisor mengunjungi kelas dan melakukan observasi dan wawancara serta studi dokumen.
Supervisor sambil melakukan kunjungan kelas mengisi instrumen yang telah disiapkanDari
instrumen yang saat pelaksanaan supervisi merupakan dokumen hasil supervisi
tehadapadministrasi guru dan proses pembelajaran. Dari hasil pengisian intrumen tersebut
dapat diketahui seberapa tingkat kemampuan guru dalam penyusunan administrasi
pembelajaran dan proses pembelajaran.

C. Hasil Supervisi Akademik


. Supervisi dilakukan melalui kunjungan kelas untuk mengetahui keadaan kelas apakah sesuai
dengan hasil pengisian instrumen. Disamping itu kepala sekolah melakukan observasi
pelaksanaan KBM. Dari hasil penyebaran instrumen dan observasi kelas dapat dilihat pada
tabel-tabel hasil supervisi berikut ini.:
BAB IV
TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI

Hasil supervisi perlu ditindaklanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk
meningkatkan profesionalisme guru. Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan
masyarakat maupun stakeholders. Tindak lanjut tersebut berupa: penguatan dan penghargaan
diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar, teguran yang bersifat mendidik
diberikan kepada guru yang belum memenuhi standard dan guru diberi kesempatan untuk
mengikuti pelatihan/penataran lebih lanjut.
Dalam Tindak lanjut ini akan disampaikan beberapa hal berbentuk tabel yaitu:
A. Rekap Hasil Supervisi
B. Analisis Hasil Supervisi
C. Program Tindak lanjut hasil supervisi
D. Tindak Lanjut hasil Supervisi
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan

1. Supervisi dilakukan untuk mendapatkan gambaran proses dan hasil pelaksanaan program
sekolah bidang pembelajaran.
2. Supervisi dilaksanakan dengan metode kuesioner, diskusi, wawancara, studi dokumen dan
studi lapangan.
3. Kegiatan supervisi melibatkan responden Guru, Penanggung Jawab TIK, Staf TU, Siswa dan
Komite Sekolah.
4. Dari hasil supervise dapat diketahui kelemahan dari guru yang perlu ditingkatkan, sehingga
di masa mendatang dapat berkembang secara maksimal.
5. Dari hasil supervisi yang dilaksanakan di SDN 02 Sawangan telah menghasilkan hal-hal
sebagai berikut:
a. Sebagian besar guru telah dapat membuat dan menyusun administrasi program pembelajaran.
b. Hanya masih ada beberapa guru yang perlu dibina untuk memahami dan meningkatkan
kompetnsinya tentang penyusunan administrasi pembelajaran.
c. Proses pembelajaran sudah menunjukkan kesesuaian dengan RPP yang telah disusun, namun
perlu diarahkan pada proses pembelajaran model PAIKEM yang mengarah pada anak sebagai
subjek pembelajaran.
d. Dalam kegiatan supervisi perlu adanya pembinaan secara khusus tentang tehnik penilaian.
Hal ini perlu diarahkan pada instrumen dan model penilaian yang variatif.

B. Rekomendasi

1. Dari hasil supervisi terhadap guru pada SEMESTER II ini diharapkan adanya kerja sama
antara kepala sekolah dan guru untuk:
a. Saling meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan tugas sebagai guru.
b. Supervisi jangan dianggap sebagai kegiatan untuk menilai, mencari keslahan dan sebagainya,
tetapi merupakan suatu cara untuk saling sharing dan berusaha meningkatkan kemampuan.
c. Dalam kegiatan supervisi guru dapat secara aktif meminta kepada kepala sekolah atau guru
senior untuk mengamati, menilai kinerjanya supaya tahu apakah masih ada kekurangan.
Berawal dari kekurangan tersebut guru minta saran dan bimbingan untuk meningkatkan
kemampuannya dalam pembelajaran atau dalam bidang administrasi.

d. Pekerjaan supervisi bukan tugas kepala sekolah saja termasuk pengawas sekolah, maka
diharapkan pengawas SD juga aktif dalam pelaksanaan supervisi yang selama ini belum
terlaksana. Kalau hal ini dapat berjalan dengan baik diharapkan mutu pendidikan akan
meningkat, karena segala masalah yang timbul dapat diatasi bersama oleh beberapa pihak
yang berkompeten. Masalah seperti ini yang sangat diharapkan oleh guru karena selama ini
kesalahan hanya ditumpukan pada guru tanpa ada solusi dari atasan.
e. Pihak Dinas Pendidikan diharapkan supaya berperan aktif untuk memfasilitasi hal-hal yang
berkaitan dengan kegiatan supervisi. Meliputi pembekalan secara khusus tentang tehnik dan
perangkat berupa instrumen. Tidak kalah pentingnya juga pelaksanaan tindak lanjut hasil
supervisi yang menjadikan permasalahan rendahnya mutu pendidikan perlu dikaji dan dicari
solusinya.
LAPORAN

SUPERVISI AKADEMIK
SD INPRES KUIPONS
SEPTEMBER - OKTOBER 2012

Di Susun
Oleh

KEPALA SD INPRES KUIPONS


SLAMET RIYADI, S.Pd
NIP. 197409071996061002

PEMERINTAH KABUPATEN JAYAPURA


DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI PAPUA
2012

I. Pendahuluan
Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran menuju standar proses perlu dilakukan
upaya yang sistematis dan berkelanjutan, diantaranya melalui program supervisi akademik
terhadap guru mata pelajaran dan guru pembimbing. Supervisi akademik mencakup
kurikulum, kegiatan belajar mengajar, dan pelaksanaan bimbingan dan konseling. Tujuan
utama supervisi akademik adalah perbaikan proses belajar mengajar untuk meningkatkan
mutu proses dan mutu hasil pembelajaran..

Sasaran utama supervisi akademik adalah kemampuan guru dalam merencanakan kegiatan
pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran,
memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran, menciptakan
lingkungan belajar yang menyenangkan, memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, dan
mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi, metode, teknik) yang tepat. Supervisi
akademik didukung oleh instrumen-instrumen yang sesuai.

Supervisi akademik melalui pendekatan klinis diharapkan dapat meningkatkan kualitas


pembelajaran, siswa akan terlayani secara baik untuk meningkatkan kemampuan sesuai
potensinya, serta meningkatkan prestasi dan prosentase lulusan dari satuan pendidikan.

II. Dasar Hukum


a. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi
b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi
dan Kompetensi Kepala Sekolah
c. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan
d. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses
e. Program Kerja SD INPRES KUIPONS Tahun 2012/2013

III. Tujuan supervisi


a. Meningkatkan kompetensi guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses
pembelajaran di kelas.
b. Meningkatkan manajemen dan administrasi guru kelas maupun guru mata pelajaran.
c. Meningkatkan layanan profesionalisme guru kepada peserta didik
d. Mengevaluasi kinerja guru dalam rangka pembinaan guru.

IV. Teknik supervisi


Supervisi dilakukan secara individual dan kelompok. Supervisi individual dilakukan terhadap
guru sasaran melalui observasi kelas, supervisi kelompok dilakukan melalui pertemuan
secara periodik sebelum dan setelah dilakukan supervisi individual terhadap pembinaan
yang sifatnya umum

V. Sasaran obyek kegiatan dan subyek


Sasaran obyek supervisi adalah kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran dan
kemampuan guru melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada student center,
kontekstual, dan PAKEM . Subyek supervisi adalah semua guru kelas dan guru mata
pelajaran.

VI. Waktu pelaksanaan dan supervisor


Waktu pelaksanaan supervisi pada semester ganjil dilakukan pada bulan September
sampai Oktober, sedangkan pada semester genap dilakukan pada bulan Maret sampai
April. Petugas supervisi (supervisor) dilakukan oleh kepala sekolah bekerjasama dengan
pengawas pembina dan guru senior yang sesuai dengan mata pelajaran yang di supervisi.

VII. Lampiran-Lampiran
a. Jadwal Supervisi
b. Instrumen Hasil Penilaian supervisi
c. Form Rekapitulasi hasil supervise
d. Foto Kegiatan Supervisi Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran

LAMPIRAN 1

JADWAL SUPERVISI AKADEMIK


SD INPRES KUIPONS NIMBOKRANG
SEMESTER I (SATU)
TAHUN PELAJARAN 2012./ 2013

Hari, Jam Kelas Nama


No Nama Guru Mapel Ket
Tanggal Pelaj ke Sasaran Supervisor
02 Okt
1. Lemina Dodop,S.Pd 5-6 SBK III Slamet Riyadi
2012
24 Sept
2 M. Daka, S.Pd 1-2 PKN II Slamet Riyadi
2012
3 Ariance Hawase 18 Sept 3-4 Pend. Ag VI Slamet Riyadi
2012 Kristen
25 Sept
4 Toijah, S.Pd 4-5 Bhs Indo V Slamet Riyadi
2012
27 Sept
5 Mugiyanto, S.Pd 1-2 IPS III Slamet Riyadi
2012
01 Okt
6 Martince Giay,S.Pd 4-5 IPS I Slamet Riyadi
2012
24 Sept
7 Sujono, S.Pd 1-2 MAT IV Slamet Riyadi
2012
17 Sept
8 Samsudin, A.Ma.Pd 1-2 IPA VI Slamet Riyadi
2012
02 Okt
9 Surianti, S.Pd 5-6 IPA II Slamet Riyadi
2012
25 Sept
10 Dwi Yuli Astuti,S.Pd 5-6 SBK V Slamet Riyadi
2012
27 Sept
11 Husni Ohee 1-2 Penjas IV Slamet Riyadi
2012

Nimbokrang, 02 Oktober 2012

Kepala Sekolah,

(SLAMET RIYADI, S.Pd)


Nip. 19740907199606 1 002
PENILAIAN PERSIAPAN PEMBELAJARAN DAN
PENGAMATAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

IDENTITAS GURU

1. Nama guru :
2. Mata pelajaran :
3. Topik / Tema :
4. Kelas/Semester :
5. Hari/tanggal :
6. Waktu :

NO ASPEK KEGIATAN / KONDISI SKOR


KETERANGAN
I. PERSIAPAN 0 1 2 3 4
1 Standar kompetensi / Kompetensi Dasar / Silabus
2 Program Tahunan / Program Semester
3 Pemetaan Standar Kompetensi, Topic / Tema
4 Desain Pembelajaran / Rencana Pelajaran , SKM / SKH
5 LKS
6 Daftar Nilai
7 Daftar Hadir Siswa / Absensi
8 Jurnal Kelas / Guru
II. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
A. PENDAHULUAN
1 Apersepsi / Prasarat pengetahuan
2 Menuliskan / menyampaikan tujuan / Indikator
3 Motivasi
4 Pra eksperimen *
5 Membahas tugas ( PR ) sebelumnya
B. KEGIATAN POKOK / KEGIATAN INTI
1 Penggunaan metode / pendekatan sesuai dengan materi
2 Penggunaan alat peraga / alat bantu
3 Penggunaan LKS
4 Keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar mengajar
5 Bimbingan guru kepada siswa
6 Pengembangan ketrampilan siswa : Menggunakan alat,
pemecahan masalah, pemanfaatan lingkungan,
pengungkapan, presentasi
7 Menghubungkan materi dengan budi pekerti, kehidupan
sehari-hari, tehnologi dan lingkungan
8 Pencapaian tujuan / indikator
9 Penilaian
C. PENUTUP
1 Membuat kesimpulan / Rangkuman / Pengembangan
2 Memberikan tugas rumah ( PR )
III. PENGELOLAAN PEMBELAJARAN
1 Penyajian sesuai dengan urutan materi
2 Pengelolaan waktu
3 Tehnik bertanya
4 Pengelolaan kelas
5 Penguasaan Materi
6 Penggunaan Papan Tulis
7 Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
8 Penampilan / Performance Guru

Jumlah skor

Keterangan Penilaian :
4 = ada, sesuai, lengkap, teratur 4,00
3 ada, sesuai, lengkap, kurang teratur 3,00
2 = ada, sesuai, tidak lengkap, tidak 2,00
teratur
1 = ada, tidak sesuai, tidak lengkap,tidak 1,00
teratur
0 = tidak ada 0
* Tidak dinilai
Skor Maksimal : 4 x 31 = 124
Jumlah SkorPerolehan
Nilai = x 100
Jumlah skor maksimal

Klasifikasi nilai
:
3,10 - 4,00 = Amat Baik A
2,10 - 3,00 = Baik B
1,10 - 2,00 = Cukup C
0,10 - 1,00 = Kurang D

Kesimpulan :
.................................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................................

Saran Saran :
...................................................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................................ .......
..
..

Nimbokrang, .. 2013

KEPALA SEKOLAH, GURU MATA PELAJARAN,

... .
Nip. - NIP. -

LAMPIRAN: 2
REKAPITULASI HASIL SUPERVISI AKADEMIK
SD INPRES KUIPONS
SEMESTER 1 (SATU)
TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013
Hasil skor Realisasi
Catatan Tindak
No Nama Guru Mapel Kelas Tindak
Kualita Kuanti Khusus lanjut
lanjut
Dipertahankan Perlu Amat baik
Amat
1. L. DODOP SBK III 96% agar lebih tingkatkan
baik
sempurna
Dipertahankan Perlu Amat baik
Amat
2 M. DAKA PKn II 98% agar lebih tingkatkan Perlu di
baik
sempurna pertahankan
Ditingkatkn Akan di Setelah di
KBM nya dan supervise supervisi
3 A.HAWASE PGAK IV Baik 90% dilengkapi kembali kembali
kekurangnnya hasilnya lbh
sempurna
Ditingkatkan Perlu Amat baik
Amat
4 M. GIAY IPS I 93% lagi tingkatkan Perlu di
Baik
prestasinya pertahankan
Dipertahankan Perlu Ditingkatkan
Amat
5 TOIJAH B. Indo V 98% agar lebih tingkatkan lagi agar lbh
Baik
sempurna sempurna
Dipertahankan Perlu Ditingkatkan
Amat
6 MUGIYANTO IPS III 98% agar lebih tingkatkan lagi agar lbh
Baik
sempurna sempurna
Dipertahankan Perlu Ditingkatkan
Amat
7 SUJONO MTK IV 98% agar lebih tingkatkan lagi agar lbh
Baik
sempurna sempurna
Coba Perlu Ditingkatkan
Amat gunakan tingkatkan lagi agar lbh
8 SAMSUDIN IPA III 97%
Baik percobaan sempurna
eksperimen
Perlu Akan di Setelah di
Amat ditingkatkan supervise supervisi
9 SURIANTI IPA II Baik 95% lagi dan kembali kembali
dilengkapi yg hasilnya lbh
lainnya sempurna
Pend Perlu Perlu Agar lebih
Sgt
10 D.Y. ASTUTI Ag. V 95% tingkatkan lagi tingkatkan sempurna
Baik
Islam lagi
Baik Pertahankan Akan di Setelah di
11 HUSNI OHE Penjas IV 96%
prestasinya supervise supervisi
dan kembali kembali
kekurangan hasilnya
nya dilengkapi sempurna

Nimbokrang, 03 Oktober 2012

Kepala Seolah,

(SLAMET RIYADI, S.Pd)


Nip. 197409071996061002