Anda di halaman 1dari 2

TUJUAN PUSTAKA

Pendahuluan tentang air


Air (H2O) merupakan sebutan kimia yang berada dalam bentuk cair pada tekanan biasa
dan pada suhu kamar. Air meliputi % dari pada permukaan bumi. Setiap kehidupan di bumi ini
memerlukan air untuk terus hidup. Rumus kimia bagi air adalah H2O, yang membawa maksud
setiap molekul air mengandung dua atom hydrogen dan satu atom oksigen. Hubungan terjadi
antara electron-elektron yang membentuk bagian luar atom dan merupakan mata rantai kuat yang
dinamakan ikatan kovalen.

H-O-H

Molekul air boleh di uraikan kepada unsure asas dengan mangalirkan arus elektrik
melaluinya. Proses ini di kenal sebagai proses elektrolisis mengurai dua atom hydrogen
menerima electron dan membentuk gas O2 (Oksigen) pada anoda. Gas-gas ini membentuk buih
dan boleh dikumpulkan.

Air juga merupakan bahan pelarut semesta. Ini disebabkan molekul air terdiri dari pada
dua atom hydrogen bergabung dengan satu atom oksigen pada sudut 1500 antara keduanya.
Struktur ini menjadikan molekul air mempunyai atom positif di sebelah atom hydrogen dan
negative di sebelah atom oksigen. Oleh demikian, molekul air adalah dwikutub.

Air juga mampu wujud dalam 3 bentuk :

Ais (pepejal) Air (cair) Wap (gas)

Air juga merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang memenuhi hajat hidup orang
banyak sehingga perlu dilindungi agar dapat tetap bermanfaat bagi hidup dan kehidupan manusia
serta mahluk hidup lainnya. Hal ini berarti bahwa pemanfaatan air untuk berbagai kepentingan
harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhitungkan generasi sekarang dan yang akan
datang. Agar air dapat bermanfaat secara berkelanjutan dengan tingkat mutu yang diinginkan,
maka pengendalian pencemaran air menjadi sangat penting, pengendalian pencemaran air
merupakan salah satu segi pengelolaan lingkungan hidup.

Di muka bumi ini, air merupakan bahan yang paling kerap ditemui terutama dalam
bentuk cair. Walau bagaimanapun terdapat juga kuantitas air yang besar yang wujud dalam
bentuk gas di atmosfer dan dalam bentuk pepejal (aisr atau salju). Selain dari pada itu
kewujudannya dalam tiga bentuk yang berbeda ini, air mempunyai beberapa cirri lain yang tidak
kurang mengagumkan. Jadi bentuk dan wujud air ditentukan oleh suhu di sekitarnya.

Manfaat Air Dalam Kehidupan Manusia
Air dalam kehidupan sehari-hari sangat bermanfaat, slah satunya sebagai kebutuhan
rumah tangga (minum, mencuci, dan lain-lain), pertanian, industry, sumber tenaga, rekreasi
dan lain-lain. Kebutuhan air semakin hari semakin meningkat sebanding dengan
pertambahan penduduk dan peningkatan kesejahteraan.
Pencemaran Air
Pada masa sekarang, belakangan air bersih untuk kegunaan manusia dianggarkan
semakin berkurang disebabkan oleh pencemaran, dan permintaan yang meningkat. Malah
dianggarkan bahwa air bersih mampu mencetuskan peperangan dimasa yang akan datang
sekiranya isu-isu ini tidak ditangani dengan cermat pada masa sekarang.
Pencemaran air selalu berarti turunnya kualitas air pada tingkat tertentu yang
mengakibatkan air tidak dapat berfungsi lagi sesua dengan yang diperuntukan. Hal ini
berarti perlu ditetapkan baku mutu air yang berfungsi sebagai tolak ukur untuk menentukan
telah terjadi pencemaran, dan peruntukan air itu sendiri . dalam pengertian pencemaran air,
baku mutu air akan selalu terkait dengan peruntukan air. Baku mutu air di salah satu pihak
merupakan salah satu tingkat mutu air yang dikehendaki bagi suatu peruntukan, dan di lain
pihak merupakan arahan dan pedoman bagi pengendalian pencemaran air.
Dengan ditetapkannya baku mutu air untuk setiap peruntukan dan memperhatikan kondisi
airnya dapat dihitung berapa beban zat pencemar yang dapat ditenggang adanya oleh air
penerima sehingga air dapat tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Beban
pencemaran ini merupakan daya tamping beban pencemaran bagi air penerima yang telah
ditetapkan peruntukannya.
Dalam langka melaksanakan pengendalian kualitas air, pemerintah mengundang
beberapa peraturan antara lain UU No.23 Tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup; UU No.7
Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air; dan peraturan pemerintah No.82 Tahun 2001 tentang
pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.
Saat ini masalah utama yang dihadapi oleh sumber daya air meliputi kuantitas air dan
kualitas air untuk keperluan domestic yang semakin menurun. Kegiatan industry, domestic,
dan kegiatan laindampaknya negative terhadap sumber daya air, antara lain menyebabkan
penurunan kualitas air. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan, kerusakan, dan bahaya
bagi semua makhluk hidup yang bergantung pada sumber daya air. Oleh karena itu,
diperlukan pengelolaan dan perlindungan sumber daya air secara seksama.

Pencemaran
Dampak
Metode pengujian