Anda di halaman 1dari 5

VI.

TABEL DATA PENGAMATAN

Tabel 1 : Kapasitas air 100 ml


Alumunium
No (m ± ∆m) (m ± ∆m) T1 oC T2 oC T3 oC Cz kal/gr oC
gram gram
1 22,4 ± 0,005
2 22,49 ± 0,005
3 22,5 ± 0,005 22,47 ± 0,019 24o 91o 29o 0,39o
4 22,48 ± 0,005
5 22,5 ± 0,005

Besi
No (m ± ∆m) (m ± ∆m) T1 oC T2 oC T3 oC Cz kal/gr oC
gram gram
1 55,7 ± 0,005
2 55,75 ± 0,005
3 55,74 ± 0,005 55,73 ± 0,0095 24o 93o 27o 0,089o
4 55,75 ± 0,005
5 55,73 ± 0,005

Tabel 2 : Kapasitas air 200 ml


Alumunium
No (m ± ∆m) (m ± ∆m) T1 oC T2 oC T3 oC Cz kal/gr oC
gram gram
1 22,4 ± 0,005
2 22,49 ± 0,005
3 22,5 ± 0,005 22,47 ± 0,019 24o 92o 25o 0,139o
4 22,48 ± 0,005
5 22,5 ± 0,005

Besi
No (m ± ∆m) (m ± ∆m) T1 oC T2 oC T3 oC Cz kal/gr oC
gram gram
1 55,7 ± 0,005
2 55,75 ± 0,005
3 55,74 ± 0,005 55,734 ± 0,0095 24o 94o 26o 0,11o
4 55,75 ± 0,005
5 55,73 ± 0,005
VIII. TUGAS AKHIR
 Tentukan harga panas jenis untuk balok Alumunium dan Besi berdasarkan
data hasil percobaan!
Jawab :
1. Untuk menghitung Cal
( C a .ma + c )( T3 − T1 )
Cal =
mal ( T2 − T3 )
(1.100 + 9.19 )( 29 − 24 ) = 0.39 kal/goC
=
22 .47 ( 91 − 29 )

 Ca .∆m ∆TA ∆m 
∆TB 
∆C al =  + + + Cal

 ma .Ca + c TA m TB 

 1.0.005 0 .5 0.019 0 .5 
= + + + 0.39 = 0.042 kal/g oC
100 .1 + 9.19 5 22 .47 62 

Pelaporan (Cal ± ∆ Cal) = (0.39 ± 0.042) kal/goC


(Untuk mencari (Cbesi ± ∆ Cbesi) dengan kapasitas air 100 ml dapat di hitung dengan
menggunakan cara di atas, sehingga di peroleh = (0.089 ± 0.0192) kal/goC ).

2. Menghitung (Cbesi ± ∆ Cbesi)


( C a .ma + c )( T3 − T1 )
Cbesi =
m z ( T2 − T3 )
(1.200 + 9.19 )( 26 − 24 ) = 0.11 kal/goC
=
55 .73( 94 − 26 )

 Ca .∆m ∆TA ∆m ∆TB 

∆C besi =  + + + Cbesi

 ma .Ca + c TA m TB 

 1.0.005 0.5 0.0095 0.5 


= + + + 0.11 = 0.028 kal/g oC
 200 . 1 + 9. 19 2 55 .73 68 

Pelaporan (Cbesi ± ∆ Cbesi )= (0.11 ± 0.028) kal/goC


(Untuk mencari (Cal ± ∆ Cal) dengan kapasitas air 200 ml dapat di hitung dengan
menggunakan cara di atas, sehingga diperoleh hasil =(0.139 ± 0.071) kal/goC).
3. Menghitung Cal dan C besi
C al 100 + C al 200
C al =
2
sampel :
0.39 + 0.139
= = 0.2645 kal/goC
2
C besi 100 + C besi 200
C besi =
2

0.089 + 0.11
= = 0.0995 kal/goC
2
Jadi, berdasarkan data hasil percobaan diperoleh harga panas jenis untuk balok logam
yaitu :
- Cal = 0,2645 kal/goC
- Cbesi = 0,0995 kal/goC

 Tentukan harga panas jenis terbaik dan harga ketidakpastian hasil percobaan
untuk masing-masing balok logam!
Jawab :
1. Tabel 1 :
- (Cal ± ∆Cal) = (0,39 ± 0,042) kal/goC
- (Cbesi ± ∆Cbesi) = (0,089 ± 0,0192) kal/goC
2. Tabel 2 :
- (Cal ± ∆Cal) = (0,139 ± 0,071) kal/goC
- (Cbesi ± ∆Cbesi) = (0,11 ± 0,028) kal/goC

 Hitunglah kesalahan relatif percobaan dengan membandingkan


harga panas jenis hasil percobaan dengan harga literaturnya!
Jawab :
Mencari KSR
Cal − Clit
KSR = ×100 % , dengan
C lit

Clit al = 0.22 kal/goC


Clit besi = 0.11 kal/goC
0.2645 − 0.22
KSR = ×100 % = 20 .23 %
0.22

KP = 100 – 20.23 = 79.77 %


Cbesi − Clit
KSR = ×100 %
C lit

0.0995 − 0.11
KSR = ×100 % = 9.55 %
0.11

KP = 100 – 9.55 = 90.45 %

IX. ANALISA PERCOBAAN

Berdasarkan hasil percobaan, diperoleh panas jenis yang mendekati harga


panas jenis literaturnya terutama besi yaitu Clit = 0,11 kal/goC dan Cbesi = 0,0995
kal/goC dimana perbedaannya hanya 0,0105 sedangkan panas jenis alumunium
dengan harga panas jenis literaturnya perbedaannya sebesar 0,0445. Hal ini juga
dapat dilihat dari harga KP besi nya yang mendekati 100 % yakni 90,45 %. Sedangkan
panas jenis alumunium yang didapat dari hasil percobaan juga mendekati harga
literaturnya, hal ini dapat dilihat dari harga KP al nya yang melebihi dari 50 % yakni
79,77 %. Hasil perhitungan tersebut dapat di peroleh disebabkan oleh adanya alat
praktikum dan perhitungan yang dilakukan oleh praktikan.

X. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan percobaan yang telah
dilakukan yaitu sebagai berikut :
1) Pemindahan logam dari pemanas harus dilakukan dengan cepat. Hal ini
disebabkan agar logam yang dari pemanas tersebut tidak terkontaminasi
dengan udara.
2) Logam sebelum dimasukkan ke kalorimeter harus dikeringkan dulu.
3) Kalorimeter yang digunakan dalam percobaan sebaiknya harus adiabatis.
4) Keakuratan alat percobaan dan ketelitian penghitungan data oleh praktikan
mempengaruhi hasil percobaan, sehingga tujuan percobaan untuk menentukan
harga panas jenis zat padat dapat tercapai.