Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS SWOT PT SIDO MUNCUL

Perkembangan PT Sido Muncul di tangan Irwan Hidayat memang tumbuh sangat pesat. Belakangan
ini iklan produk Kuku Bima Energik ataupun Tolak Angin dengan bintang sejumlah olahragawan dan
tokoh berlatar belakang budaya dan pemandangan alam bermunculan di media massa. Kedua
produk itu merupakan produk andalan PT Sido Muncul. Salahsatu strategi yang digunakan oleh PT
Sido Muncul adalah dengan mengedepankan budaya dan keunikan alam dalam promosi produknya.

Strategi ini muncul saat Malaysia menggunakan sejumlah budaya kita sebagai bagian dari promosi
pariwisatanya. Ini berarti semua budaya kita itu bagus dan dimanfaatkan negara lain. Mengapa kita
sendiri tidak menggunakannya? Dengan bertolak pada pemikiran inilah PT Sido Muncul
mengeluarkan iklan dalam beberapa versi seperti Papua, Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur), serta
Labuan Bajo dan Komodo (Flores Barat, Nusa Tenggara Timur). Iklan dan promosi itu bisa membuat
produk kami dikenal orang dan daerah- daerah ini lebih maju, terutama pariwisatanya, karena kini
dikenal orang.

Selain versi tersebut PT Sido Muncul juga mengeluarkan iklan Kuku Bima Energik dengan bintang
iklan olahragawan hingga Mbah Marijan. Strategi iklan ini digunakan karena Sido Muncul ingin
merubah brand Kuku Bima Energi bukan jamu lagi, tetapi minuman suplemen untuk menambah
semangat dan daya tahan tubuh.

Selain strategi pemasaran yang memang sangat bagus, PT Sido Muncul juga mengedepankan
pengembangan dan riset (R&D) selama 40 tahun ini. Dari R&D inilah tercipta produk produk baru
yang sesuai dengan permintaan pasar. PT Sido Muncul juga punya sejumlah konsultan. Dari 3.500
karyawan yang ada, sekitar 187 orang bekerja di laboratorium yang bekerja 24 jam untuk melakukan
riset dan pengembangan dari produk yang harus diperbaiki dari waktu ke waktu dan dengan fasilitas
yang semakin baik.

Masalah persaingan di dalam negeri antar produsen jamu, saat ini tidak terlalu banyak. Pesaing yang
dirasakan cukup berat adalah pesaing dari luar negeri. Bagi pabrik jamu saat ini, bagaimana
meningkatkan kepercayaan konsumen akan jamu sebagai sebuah obat dibandingkan dengan obat-
obatan kimia yang diimpor, apalagi dengan globalisasi, dengan ACFTA (perjanjian perdagangan
bebas ASEAN-China). Tetapi, kompetisi ini yang harus ditanggapi dengan kerja keras, membangun
kepercayaan, jujur, dan tekun. Industri jamu itu harus rasional, jujur, agar bisa bersaing secara baik.

ANALISIS SWOT

Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi
suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor
eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering
digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT
hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.

Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:

Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.
Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau
konsep bisnis itu sendiri.

Weakness (kelemahan)

merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang
ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek
atau konsep bisnis itu sendiri.

Opportunities (peluang)

merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi
merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor,
kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

Threats (ancaman)

merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek
atau konsep bisnis itu sendiri.

Setelah itu dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai
tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi
Strength dan Weakness dengan faktor luar Opportunity dan threat. Setelah itu kita bisa melakukan
strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling
menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil.

Selain pemilihan alternatif analisis Swot juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan
improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita
(weakness dan threat), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah
satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan opportunity atau melakukan strategi yang lain
yaitu mengurangi weakness dan threat.

Dari kasus yang ada pada PT Sido Muncul tersebut dapat dirumuskan analisis SWOT sebagai berikut :

Strength

PT Sido Muncul didukung oleh SDM yang handal

Fasilitas pabrik yang lengkap

Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia

Distribusi tersebar di seluruh wilayah Indonesia

Produk terjangkau

Weakness

Dari beberapa informasi yang ada menunjukkan bahwa PT Sido Muncul belum mempunyai alat
untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga
pada musim hujan pengeringan tidak sempurna. Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul
mengambil bahan baku dari pengumpul. Proses produksi menjadi sangat tergantung pada pasokan
bahan baku pengepul.

Opportunity

1. Teknologi

Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang
dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik
farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.

2. Selera masyarakat

Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal
(obat- obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat
dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul.

3. Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan

Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk
suatu image yang bagus.

Threatment

Persaingan industri jamu di Indonesia tumbuh sangat pesat. Karena kini selera masyarakat banyak
yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal
terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di
Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang
mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk
menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara Memlesetkan salah satu iklan dari PT Sido
Muncul. Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini menjadi sebuah
persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-perusahaan tersebut hanya mencari
keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap konsumen.

Selain persaingan yang ketat krisis ekonomi juga berpengaruh terhadap industri jamu. Ditengah
krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil, pembiayaan
proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan solusi yang
tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini
a. Strength
1. SDM yang handal
PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan
ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki
tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
2. Fasilitas pabrik yang lengkap
Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas
guna mendukung produksi.
3. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi
pabrik jamu lainnya.
4. Distribusi tersebr di seluruh wilayah Indonesia
Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan
maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh
wilayah Indonesia.

5. Produk terjangkau
Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.

b. Weakness
1. Beberapa tahun lalu bintang iklan PT Sido Muncul menggunaka Sophia Latjuba yang kemudian
terjaddi masalah pribadi (antara Sophia Latjuba dan kekasihnya yang berasal dari Amerika) sehingga
menyebabkan iklan itu jarang muncul di TV tetapi sudah diselesaikan dengan menggunakan bintang
iklan yang baru
2. PT Sido Muncul belum mempunyai alat untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya
mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga pada musim hujan pengeringan tidak sempurna.
Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul mengambil bahan baku dari pengumpul.

c. Opportunity (Kesempatan)
1) Teknologi
Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang
dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik
farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
2) Selera masyarakat
Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal
(obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat
dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul

3) Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan


Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk
suatu image yang bagus.
d. Threatment/ancaman
1) Pesaing
(a) Karena kini slera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan
permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan
perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat
ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak
tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara
Memlesetkan salah satu iklan dari PT Sido Muncul.
(b) Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini (ex : Koperasi perusahaan
jamu BKO di Cilacap) menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-
perusahaan tersebut hanya mencari keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap
konsumen.
2) Krisis ekonomi
Ditengah krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil,
pembiayaan proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan
solusi yang tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini.