Anda di halaman 1dari 3

2.

5 Patofisiologi
Penularan HIV

Cairan darah Cairan sperma Cairan vagina ASI

HIV masuk ke dalam tubuh

Melekat pada membrane sel CD4 sel T4 pembantu

RNA virus masuk ke dalam sel

Virus mengeluarkan enzim reverse transkriptase

RNA virus di transkripsi ke dalam bentuk DNA

DNA virus berkerak ke dalam nucleus sel

DNA virus diintegrasikan kedalam DNA sel (provirus)

Pembentukan RNA virus dari DNA

Perakitan virus baru

Enzim protease memproses protein untuk


pengembangan virus baru

Virus baru melepaskan diri


Sel inang (sel CD4 T4 pembantu) mati

Aktifitas koordinasi system imun & pembentukan antibody

Defisiensi imunitas

Virus HIV bereplikasi semakin cepat


Sel CD4 T4 semakin berkurang MK : Resiko infeksi

Sangat rentan terhadap infeksi

Sindrom retroviral akut Asimtomatik Simtomatik Infeksi Oportunistik

1
Sindrom retroviral akut Asimtomatik Simtomatik Infeksi Oportunistik

Destruksi jaringan limpa Demam M. Tuberculosis GI Tract Neuro Rongga


dan kelenjar limfe PCP mulut
Gejala umum Gejala neuro Gangg. Sal. Cerna
M. Avium
MK : CMV
CD4 Hipertermi
Demam Fatigue Anoreksia Diare M. Avium
Salmonella
Tidak muncul Limfadenopati Kerusakan
Hepatitis
gejala tapi masih jaringan paru
MK : Nyeri kepala Isospora belli
Hipertermi bisa menularkan
BB MK : Diare
M:Keletihan Sesak nafas
Toksoplasma
MK : CMV
Ketidakseimbangan MK : Kurang MK : MK : Herpes simplek
MK : Nyeri nutrisi kurang dari pengetahuan Ansietas Ketidakefektifan
akut kebutuhan tubuh bersihan jalan nafas
Gangguan pertukaran gas Kandidiasis
Ketidakefektifan pola Histoplasmosis
MK : Demam Hipermetabolik Herpes simplek
nafas
Hipertermi

BB
MK : Diare
Peningkatan TIK
Defisit neurologis
MK : Diare kronis
Ketidakefektifan perfusi jaringanMK serebral MK : Anoreksia
BB
: Disfagia
Nyeri akutKetidakseimbangan Ketidakseimbangan
BB
Hambatan mobilitas fisikkurang dari nutrisi kurang dari Sariawan
nutrisi
kebutuhan tubuh MK : Nyeri akut
kebutuhan tubuh